HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Di artikel<a>Fisika kelas 12</a>kali ini, kita akan mempelajari tentang rangkaian arus bolak-balik, penjelasan resistor, induktor, dan kapasitor secara lengkap, disertai dengan rumus serta latihan soal!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Di artikel<a>Fisika kelas 12</a>kali ini, kita akan mempelajari tentang rangkaian arus bolak-balik, penjelasan resistor, induktor, dan kapasitor secara lengkap, disertai dengan rumus serta latihan soal!</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
3 </blockquote><p>Tahukah kamu, generator pembangkit listrik yang biasa digunakan kalau listrik di rumahmu sedang mati merupakan salah satu aplikasi dari rangkaian arus bolak-balik?</p>
3 </blockquote><p>Tahukah kamu, generator pembangkit listrik yang biasa digunakan kalau listrik di rumahmu sedang mati merupakan salah satu aplikasi dari rangkaian arus bolak-balik?</p>
4 <p>Ternyata rangkaian arus bolak-balik terdiri dari beberapa jenis yaitu rangkaian resistor, induktor, dan kapasitor. Lalu, bagaimana keadaan rangkaian-rangkaian tersebut saat dialiri arus bolak-balik? Yuk kita bahas secara detail ya!</p>
4 <p>Ternyata rangkaian arus bolak-balik terdiri dari beberapa jenis yaitu rangkaian resistor, induktor, dan kapasitor. Lalu, bagaimana keadaan rangkaian-rangkaian tersebut saat dialiri arus bolak-balik? Yuk kita bahas secara detail ya!</p>
5 <p><strong>Arus bolak-balik atau </strong><strong><em>alternating current</em></strong><strong> (AC) merupakan arus dan tegangan listrik yang besarnya berubah terhadap waktu dan mengalir dalam dua arah.</strong> Arus bolak-balik biasanya dimanfaatkan untuk peralatan elektronik.</p>
5 <p><strong>Arus bolak-balik atau </strong><strong><em>alternating current</em></strong><strong> (AC) merupakan arus dan tegangan listrik yang besarnya berubah terhadap waktu dan mengalir dalam dua arah.</strong> Arus bolak-balik biasanya dimanfaatkan untuk peralatan elektronik.</p>
6 <p>Pada prinsipnya, sumber arus bolak-balik bekerja melalui perputaran kumparan dengan kecepatan sudut tertentu yang berada dalam medan magnetik. Jenis-jenis rangkaian dalam rangkaian AC adalah rangkaian resistor, rangkaian induktor, dan rangkaian kapasitor. Sudah pernah belajar tentang hal tersebut? kita bahas dulu satu persatu ya!</p>
6 <p>Pada prinsipnya, sumber arus bolak-balik bekerja melalui perputaran kumparan dengan kecepatan sudut tertentu yang berada dalam medan magnetik. Jenis-jenis rangkaian dalam rangkaian AC adalah rangkaian resistor, rangkaian induktor, dan rangkaian kapasitor. Sudah pernah belajar tentang hal tersebut? kita bahas dulu satu persatu ya!</p>
7 <p><strong>Baca Juga:<a>Kenapa Pulang dari Pantai Kulit Menjadi Belang?</a></strong></p>
7 <p><strong>Baca Juga:<a>Kenapa Pulang dari Pantai Kulit Menjadi Belang?</a></strong></p>
8 <h2>Rangkaian Resistor</h2>
8 <h2>Rangkaian Resistor</h2>
9 <p>Sebuah resistor akan dialiri arus bolak-balik ketika dihubungkan dengan<strong>sumber tegangan bolak-balik</strong>. Fungsi rangkaian resistor dalam arus bolak-balik ialah untuk menurunkan potensial listrik dalam rangkaian, atau sebagai pembatas arus listrik yang masuk.</p>
9 <p>Sebuah resistor akan dialiri arus bolak-balik ketika dihubungkan dengan<strong>sumber tegangan bolak-balik</strong>. Fungsi rangkaian resistor dalam arus bolak-balik ialah untuk menurunkan potensial listrik dalam rangkaian, atau sebagai pembatas arus listrik yang masuk.</p>
10 <p>Nah jika sudah dibatasi, arus dan tegangan dalam rangkaian resistor mempunyai fase yang sama saat terhubung dengan sumber tegangan bolak-balik.</p>
10 <p>Nah jika sudah dibatasi, arus dan tegangan dalam rangkaian resistor mempunyai fase yang sama saat terhubung dengan sumber tegangan bolak-balik.</p>
11 <p><em>Rangkaian resistor pada arus bolak-balik.</em></p>
11 <p><em>Rangkaian resistor pada arus bolak-balik.</em></p>
12 <p><em>Grafik hubungan tegangan dan arus terhadap waktu pada resistor.</em></p>
12 <p><em>Grafik hubungan tegangan dan arus terhadap waktu pada resistor.</em></p>
13 <p>Berdasarkan grafik terlihat bahwa tegangan dan arus berada pada keadaan sefase, yang artinya mencapai nilai maksimum pada saat yang sama. Sebuah resistor dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, besarnya tegangan pada resistor sama dengan tegangan sumber.</p>
13 <p>Berdasarkan grafik terlihat bahwa tegangan dan arus berada pada keadaan sefase, yang artinya mencapai nilai maksimum pada saat yang sama. Sebuah resistor dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, besarnya tegangan pada resistor sama dengan tegangan sumber.</p>
14 <h3>Rumus Tegangan pada Resistor</h3>
14 <h3>Rumus Tegangan pada Resistor</h3>
15 <p>Di bawah ini merupakan rumus tegangan resistor dan arus yang mengalir melalui resistor.</p>
15 <p>Di bawah ini merupakan rumus tegangan resistor dan arus yang mengalir melalui resistor.</p>
16 <p>Nah, supaya kamu nggak bingung sama rumus-rumus di atas, kita coba kerjakan contoh soal di bawah ini, kuy!</p>
16 <p>Nah, supaya kamu nggak bingung sama rumus-rumus di atas, kita coba kerjakan contoh soal di bawah ini, kuy!</p>
17 <h3>Contoh Soal Tegangan Resistor</h3>
17 <h3>Contoh Soal Tegangan Resistor</h3>
18 <p>Sebuah sumber arus sinusoidal AC memiliki frekuensi sudut 100 rad/s dan mempunyai arus maksimum sebesar 10 mA, maka arus yang terjadi pada selang waktu adalah… </p>
18 <p>Sebuah sumber arus sinusoidal AC memiliki frekuensi sudut 100 rad/s dan mempunyai arus maksimum sebesar 10 mA, maka arus yang terjadi pada selang waktu adalah… </p>
19 <ol><li>10 mA</li>
19 <ol><li>10 mA</li>
20 <li>5 mA</li>
20 <li>5 mA</li>
21 <li>5 √3 mA</li>
21 <li>5 √3 mA</li>
22 <li>10 √3 mA</li>
22 <li>10 √3 mA</li>
23 <li>5 √2 mA</li>
23 <li>5 √2 mA</li>
24 </ol><p>Jawaban:</p>
24 </ol><p>Jawaban:</p>
25 <p>Pertama, kita tulis dulu apa aja yang diketahui di soal.</p>
25 <p>Pertama, kita tulis dulu apa aja yang diketahui di soal.</p>
26 <p>Diketahui:</p>
26 <p>Diketahui:</p>
27 <p><em>ω</em>= 100<em>rad/s</em></p>
27 <p><em>ω</em>= 100<em>rad/s</em></p>
28 <p><em>Im =</em>10<em>mA</em></p>
28 <p><em>Im =</em>10<em>mA</em></p>
29 <p><em>t =</em></p>
29 <p><em>t =</em></p>
30 <p>Ditanya:<em>i …? </em></p>
30 <p>Ditanya:<em>i …? </em></p>
31 <p>Jadi, arus yang terjadi pada selang waktu<em></em>adalah 5mA. Jawaban yang tepat B.</p>
31 <p>Jadi, arus yang terjadi pada selang waktu<em></em>adalah 5mA. Jawaban yang tepat B.</p>
32 <p><strong>Baca Juga:<a>Berbagai Manfaat Sinar Inframerah di Kehidupan Sehari-hari dan Karakteristiknya</a></strong></p>
32 <p><strong>Baca Juga:<a>Berbagai Manfaat Sinar Inframerah di Kehidupan Sehari-hari dan Karakteristiknya</a></strong></p>
33 <h2>Rangkaian Induktor</h2>
33 <h2>Rangkaian Induktor</h2>
34 <p>Sebuah induktor mempunyai hambatan yang disebut reaktansi induktif saat dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik. Hambatan atau reaktansi induktif ini bergantung pada frekuensi sudut arus, dan induktansi diri induktor. Secara singkat, dapat dirumuskan sebagai:</p>
34 <p>Sebuah induktor mempunyai hambatan yang disebut reaktansi induktif saat dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik. Hambatan atau reaktansi induktif ini bergantung pada frekuensi sudut arus, dan induktansi diri induktor. Secara singkat, dapat dirumuskan sebagai:</p>
35 <p>Keterangan:</p>
35 <p>Keterangan:</p>
36 <p>XL = Reaktansi Induktif (Ω)</p>
36 <p>XL = Reaktansi Induktif (Ω)</p>
37 <p>ω = Kecepatan sudut (rad/s)</p>
37 <p>ω = Kecepatan sudut (rad/s)</p>
38 <p>L = Induktansi induktor (H)</p>
38 <p>L = Induktansi induktor (H)</p>
39 <p><em>Rangkaian induktor pada arus bolak-balik.</em></p>
39 <p><em>Rangkaian induktor pada arus bolak-balik.</em></p>
40 <p><em>Grafik hubungan tegangan dan arus terhadap waktu pada induktor.</em></p>
40 <p><em>Grafik hubungan tegangan dan arus terhadap waktu pada induktor.</em></p>
41 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Transistor, Si Kecil Pendobrak Zaman</a></strong></p>
41 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Transistor, Si Kecil Pendobrak Zaman</a></strong></p>
42 <p>Berdasarkan grafik, terlihat bahwa besar tegangan pada induktor adalah nol saat arus induktornya maksimum, begitupun sebaliknya. Artinya tegangan pada induktor mencapai nilai maksimum lebih cepat seperempat periode daripada saat arus mencapai maksimumnya.</p>
42 <p>Berdasarkan grafik, terlihat bahwa besar tegangan pada induktor adalah nol saat arus induktornya maksimum, begitupun sebaliknya. Artinya tegangan pada induktor mencapai nilai maksimum lebih cepat seperempat periode daripada saat arus mencapai maksimumnya.</p>
43 <h3>Rumus Tegangan pada Induktor</h3>
43 <h3>Rumus Tegangan pada Induktor</h3>
44 <p>Rumus tegangan dan arus yang mengalir pada induktor seperti berikut:</p>
44 <p>Rumus tegangan dan arus yang mengalir pada induktor seperti berikut:</p>
45 <p>Wah, kelihatannya rumit banget tuh rumus. Eits, tenang, guys! Kalo kamu sering berlatih soal, pasti lama-lama jadi hapal di luar kepala.</p>
45 <p>Wah, kelihatannya rumit banget tuh rumus. Eits, tenang, guys! Kalo kamu sering berlatih soal, pasti lama-lama jadi hapal di luar kepala.</p>
46 <h3><strong>Contoh Soal Tegangan Induktor</strong></h3>
46 <h3><strong>Contoh Soal Tegangan Induktor</strong></h3>
47 <p>Sebuah hambatan sebesar 50 Ω, dihubungkan dengan sumber tegangan AC yang memenuhi persamaan<em>V = </em>200 Sin (200t), kuat arus rata-rata yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah…</p>
47 <p>Sebuah hambatan sebesar 50 Ω, dihubungkan dengan sumber tegangan AC yang memenuhi persamaan<em>V = </em>200 Sin (200t), kuat arus rata-rata yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah…</p>
48 <ol><li>5,55 A</li>
48 <ol><li>5,55 A</li>
49 <li>4,55 A</li>
49 <li>4,55 A</li>
50 <li>3,55 A</li>
50 <li>3,55 A</li>
51 <li>2,55 A</li>
51 <li>2,55 A</li>
52 <li>1,55 A</li>
52 <li>1,55 A</li>
53 </ol><p>Jawaban: </p>
53 </ol><p>Jawaban: </p>
54 <p>Diketahui pada soal:</p>
54 <p>Diketahui pada soal:</p>
55 <p>R = 50 Ω</p>
55 <p>R = 50 Ω</p>
56 <p>V = 200 sin (200t)</p>
56 <p>V = 200 sin (200t)</p>
57 <p>Persamaan tegangan tiap saat diberikan oleh</p>
57 <p>Persamaan tegangan tiap saat diberikan oleh</p>
58 <ul><li><em>V = Vmaks sin ωt</em></li>
58 <ul><li><em>V = Vmaks sin ωt</em></li>
59 <li><em>V =</em>200 sin (200t)</li>
59 <li><em>V =</em>200 sin (200t)</li>
60 </ul><p>Sehingga,</p>
60 </ul><p>Sehingga,</p>
61 <ul><li><em>Vmaks = </em>200 V</li>
61 <ul><li><em>Vmaks = </em>200 V</li>
62 </ul><p>Maka arus maksimum pada rangkaian yaitu:</p>
62 </ul><p>Maka arus maksimum pada rangkaian yaitu:</p>
63 <p>Dengan demikian arus rata-rata dalam rangkaiannya yaitu:</p>
63 <p>Dengan demikian arus rata-rata dalam rangkaiannya yaitu:</p>
64 <p>Jadi, kuat arus rata-rata yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah 2,55 A. Jawaban yang tepat adalah D.</p>
64 <p>Jadi, kuat arus rata-rata yang mengalir pada rangkaian tersebut adalah 2,55 A. Jawaban yang tepat adalah D.</p>
65 <h2>Rangkaian Kapasitor</h2>
65 <h2>Rangkaian Kapasitor</h2>
66 <p>Sebuah kapasitor memiliki karakteristik yang dapat menyimpan energi dalam bentuk muatan listrik ketika dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik maupun tegangan searah.</p>
66 <p>Sebuah kapasitor memiliki karakteristik yang dapat menyimpan energi dalam bentuk muatan listrik ketika dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik maupun tegangan searah.</p>
67 <p>Kapasitor yang dialiri arus bolak-balik akan timbul <strong>resistansi semu</strong> atau biasa disebut dengan <strong>reaktansi kapasitif</strong>. Besar nilai reaktansi kapasitif bergantung pada besarnya nilai kapasitansi kapasitor dan frekuensi sudut arus atau dapat dirumuskan sebagai:</p>
67 <p>Kapasitor yang dialiri arus bolak-balik akan timbul <strong>resistansi semu</strong> atau biasa disebut dengan <strong>reaktansi kapasitif</strong>. Besar nilai reaktansi kapasitif bergantung pada besarnya nilai kapasitansi kapasitor dan frekuensi sudut arus atau dapat dirumuskan sebagai:</p>
68 <p>Keterangan:</p>
68 <p>Keterangan:</p>
69 <p>Xc = Reaktansi kapasitif (Ω)</p>
69 <p>Xc = Reaktansi kapasitif (Ω)</p>
70 <p>ω = Kecepatan sudut (rad/s)</p>
70 <p>ω = Kecepatan sudut (rad/s)</p>
71 <p>L = Induktansi induktor (H)</p>
71 <p>L = Induktansi induktor (H)</p>
72 <p><strong>Baca Juga:<a>Peran Sinar-X di Berbagai Bidang Kehidupan</a></strong></p>
72 <p><strong>Baca Juga:<a>Peran Sinar-X di Berbagai Bidang Kehidupan</a></strong></p>
73 <p><em>Rangkaian kapasitor pada arus bolak-balik.</em></p>
73 <p><em>Rangkaian kapasitor pada arus bolak-balik.</em></p>
74 <p><em>Grafik hubungan tegangan dan arus terhadap waktu pada kapasitor.</em></p>
74 <p><em>Grafik hubungan tegangan dan arus terhadap waktu pada kapasitor.</em></p>
75 <p>Berdasarkan grafik, terlihat bahwa arus pada kapasitor maksimum saat tegangan kapasitor bernilai nol, begitupun sebaliknya. Artinya, arus mencapai nilai maksimumnya seperempat periode lebih cepat daripada saat tegangan mencapai nilai maksimumnya.</p>
75 <p>Berdasarkan grafik, terlihat bahwa arus pada kapasitor maksimum saat tegangan kapasitor bernilai nol, begitupun sebaliknya. Artinya, arus mencapai nilai maksimumnya seperempat periode lebih cepat daripada saat tegangan mencapai nilai maksimumnya.</p>
76 <h3>Rumus Tegangan pada Kapasitor</h3>
76 <h3>Rumus Tegangan pada Kapasitor</h3>
77 <p>Rumus tegangan dan arus yang mengalir pada kapasitor seperti berikut:</p>
77 <p>Rumus tegangan dan arus yang mengalir pada kapasitor seperti berikut:</p>
78 <p>Daripada bingung, kuy kita kerjakan contoh soal di bawah ini bersama-sama!</p>
78 <p>Daripada bingung, kuy kita kerjakan contoh soal di bawah ini bersama-sama!</p>
79 <h3>Contoh Soal Tegangan Kapasitor</h3>
79 <h3>Contoh Soal Tegangan Kapasitor</h3>
80 <p>Kapasitas pengganti susunan kapasitor di atas adalah…</p>
80 <p>Kapasitas pengganti susunan kapasitor di atas adalah…</p>
81 <ol><li>1,2F</li>
81 <ol><li>1,2F</li>
82 <li>3,0F</li>
82 <li>3,0F</li>
83 <li>6,0F</li>
83 <li>6,0F</li>
84 <li>9,0F</li>
84 <li>9,0F</li>
85 <li>12,0F</li>
85 <li>12,0F</li>
86 </ol><p>Jawaban:</p>
86 </ol><p>Jawaban:</p>
87 <p>Diketahui:</p>
87 <p>Diketahui:</p>
88 <p>C1 = 6F</p>
88 <p>C1 = 6F</p>
89 <p>C2 = 3F</p>
89 <p>C2 = 3F</p>
90 <p>C3 = 3F</p>
90 <p>C3 = 3F</p>
91 <p>Ditanya: Cp = …</p>
91 <p>Ditanya: Cp = …</p>
92 <p>Kapasitor di atas disusun secara paralel, maka kapasitas pengganti memenuhi:</p>
92 <p>Kapasitor di atas disusun secara paralel, maka kapasitas pengganti memenuhi:</p>
93 <ul><li>Cp = C1 + C2 + C3</li>
93 <ul><li>Cp = C1 + C2 + C3</li>
94 <li>Cp = 6F + 3F + 3F</li>
94 <li>Cp = 6F + 3F + 3F</li>
95 <li><strong>Cp = 12F</strong></li>
95 <li><strong>Cp = 12F</strong></li>
96 </ul><p>Jadi, jawaban yang tepat adalah E. Mudah, bukan?</p>
96 </ul><p>Jadi, jawaban yang tepat adalah E. Mudah, bukan?</p>
97 <p>Gimana, sekarang kamu sudah lebih paham <em>kan</em> jenis-jenis rangkaian pada rangkaian arus bolak-balik? <em>Yup</em>, rangkaian resistor, induktor dan kapasitor memiliki besar tegangan dan arus yang berbeda ketika dialiri dengan sumber tegangan bolak-balik seperti rumus yang sudah dibahas di atas.</p>
97 <p>Gimana, sekarang kamu sudah lebih paham <em>kan</em> jenis-jenis rangkaian pada rangkaian arus bolak-balik? <em>Yup</em>, rangkaian resistor, induktor dan kapasitor memiliki besar tegangan dan arus yang berbeda ketika dialiri dengan sumber tegangan bolak-balik seperti rumus yang sudah dibahas di atas.</p>
98 <p>Tapi masih bingung ngga? Kalau iya, yuk langsung aja tanyain secara privat ke<strong><a>Ruangguru Privat Fisika</a></strong>. Akan ada tutor yang membantumu untuk memahami rumus serta memberikan penjelasannya. Buatlah belajar jadi praktis dari sekarang!</p>
98 <p>Tapi masih bingung ngga? Kalau iya, yuk langsung aja tanyain secara privat ke<strong><a>Ruangguru Privat Fisika</a></strong>. Akan ada tutor yang membantumu untuk memahami rumus serta memberikan penjelasannya. Buatlah belajar jadi praktis dari sekarang!</p>
99  
99