Supaya persiapanmu menghadapi UTBK SNBT 2025 lebih matang, yuk asah dengan mengerjakan kumpulan latihan soal TPS Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis beserta pembahasannya!
—
Topik: Ejaan
Subtopik: Konsep Kilat Penggunaan Tanda Baca, Konsep Kilat Penulisan Kata
Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 1—4.
(1) Indonesia memiliki kata yang cukup unik untuk mengekspresikan tertawa di internet. (2) Netizen Indonesia sering kali menggunakan kata wkwk (baca: weka-weka) untuk ekspresi kala gembira, senang dan geli tersebut. (3) Penggunaan kata wkwk di Indonesia bisa dikatakan sangat unik. (4) Warga dunia biasanya memilih istilah laugh out loud yang sering kali disingkat LOL atau haha untuk menggambarkan situasi tertawa. (5) Adapun, wkwk hanya digunakan orang Indonesia. (6) […], dari mana kata wkwk itu berasal?
(7) Para anggota Quora asal Indonesia pun berlomba-lomba menjawab pertanyaan tersebut. (8) Salah satu pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto Nugroho menuturkan bahwa kata wkwk lahir di komunitas game online. (9) Penggunaan kata haha dianggap sangat formal di dunia game. (10) Pemain lebih memilih untuk menggunakan kata huehue dan huahua untuk ekspresi tertawa. (11) Nah, sama seperti gua menjadi gw, huruf U yang ada di huehue dan huahua diubah menjadi W sehingga pemain memilih menggunakan kata hwhwhw. (12) Kemudian, kata itu berubah lagi menjadi wkwk dengan alasan lebih mudah diketik dibandingkan haha. (13) Pemain game online bisa mengetikkan huruf W tanpa menggerakkan tangan kiri, sedangkan huruf K bisa diketik tanpa menggerakkan tangan kanan.
(Sumber: Yusuf, O. (2021). Orang Indonesia Doyan Ketik “Wkwkwk” Saat Tertawa, Ini Asal-usulnya. Diambil 21 Desember 2021 dari https://tekno.kompas.com/read/2021/08/06/16470007/orang-indonesia-doyan-ketik-wkwkwk-saat-tertawa-ini-asal-usulnya.)
1. Kalimat yang bebas dari kesalahan penulisan adalah ….
- (2)
- (4)
- (5)
- (11)
- (12)
Jawaban: D
Pembahasan:
Soal ini sangat umum. Kesalahan yang dimaksud bisa disebabkan ketidakefektifan, ketidakbakuan, atau kesalahan dalam penggunaan ejaan. Kalimat yang bebas dari kesalahan penulisan adalah kalimat (11).
- Kalimat (2) kekurangan tanda koma di sebelum kata dan. Perincian yang lebih dari dua harus dipisahkan tanda koma pada setiap unsurnya.
- Kalimat (4) mengandung singkatan LOL yang menggunakan huruf miring. Singkatan tidak menggunakan huruf miring meskipun merupakan singkatan yang berasal dari bahasa asing.
- Kalimat (5) kelebihan tanda baca koma setelah kata adapun.
- Kalimat (12) mengandung kesalahan pembentukan kata. Kata diketik tidak tepat karena kata dasarnya adalah tik bukan ketik. Imbuhan di- ditambahkan pada kata dasar tik menjadi ditik, bukan diketik.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.
Topik: Kata, Frasa, Makna, dan Konjungsi
Subtopik: Konsep Kilat Konjungsi
2. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat (6) agar padu adalah ….
- dengan demikian
- lantas
- jadi
- sebenarnya
- namun
Jawaban: B
Pembahasan:
Soal ini menanyakan konjungsi antarkalimat yang tepat untuk mengisi bagian rumpang pada kalimat (6). Untuk menentukan konjungsi yang tepat, kita perlu mengetahui hubungan di antara kalimat (5) dan (6), (5) Adapun, wkwk hanya digunakan orang Indonesia. (6) […], dari mana kata wkwk itu berasal?. Kalimat (5) membicarakan kata wkwk yang hanya digunakan di Indonesia. Kalimat (6) melanjutkan kalimat (5) dengan menanyakan dari mana asal kata wkwk tersebut. Konjungsi yang tepat untuk melanjutkan informasi adalah lantas yang bermakna lalu atau kemudian.
Pilihan jawaban A dan C tidak tepat karena konjungsi dengan demikian dan jadi digunakan untuk menunjukkan hubungan simpulan.
Pilihan jawaban D tidak tepat karena konjungsi sebenarnya bukan merupakan konjungsi, melainkan adverbia.
Pilihan jawaban E tidak tepat karena konjungsi namun digunakan untuk menunjukkan hubungan pertentangan.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.
Topik: Kalimat dan Wacana
Subtopik: Konsep Kilat Wacana
3. Ide pokok paragraf kedua teks tersebut adalah ….
- anggota Quora berlomba menjawab asal katawkwk
-
wkwk berasal dari komunitas game online
- asal mula munculnya kata wkwk
-
wkwk muncul karena kebiasaan para pemain game online
- salah satu pendapat mengenai asal kata wkwk
Jawaban: E
Pembahasan:
Ide pokok adalah hal yang dibicarakan dalam sebuah teks atau paragraf. Ide pokok mencakup hal utama yang dibicarakan dan penjelasnya.
Paragraf kedua berisi penjelasan dari mana asal kata wkwk berasal. Penjelasan tersebut berasal dari seorang pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto. Artinya, asal kata wkwk dalam paragraf kedua merupakan sebuah pendapat yang dikemukakan oleh pengguna Quora tersebut.
Pilihan jawaban A tidak tepat karena paragraf kedua tidak menjelaskan perihal pengguna Quora yang berlomba menjawab pertanyaan mengenai asal kata wkwk.
Pilihan jawaban B tidak tepat karena kalimat ini berbunyi seakan-akan asal kata tersebut memang berasal dari sana, sedangkan pada awal kalimat dijelaskan bahwa itu hanya pendapat dari seorang pengguna Quora.
Pilihan jawaban C tidak tepat karena paragraf 2 membicarakan pendapat netizen terkait asal mula kata wkwk.
Pilihan jawaban D tidak tepat karena pernyataan tersebut merupakan penjelas bagi paragraf kedua.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.
Topik: Kalimat dan Wacana
Subtopik: Konsep Kilat Kalimat
4. Gagasan utama kalimat (8) adalah …
- Salah satu pengguna Quora bernama Dio Wijayanto.
- Dio Wijayanto Nugroho menuturkanwkwk lahir di komunitas game online.
- Pengguna Quora menuturkan wkwk lahir di komunitas game online.
- Kata wkwk lahir di komunitas game online.
- Nugroho menuturkan kata wkwk di komunitas game online.
Jawaban: D
Pembahasan:
Gagasan utama kalimat adalah hal pokok yang dibicarakan dalam sebuah kalimat. Gagasan utama dalam sebuah kalimat biasanya terletak pada unsur intinya, yakni subjek dan predikat. Akan tetapi, pada sebuah kalimat aktif transitif tersebut terdapat kata bahwa sebagai kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yang menjadi pokok kalimat. Oleh karena itu, gagasan utamanya terletak pada klausa objek tersebut.
Kalimat Salah satu pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto Nugroho menuturkan bahwa kata wkwk lahir di komunitas game online. mengandung objek yang diperluas. Dengan demikian, gagasan utama pada kalimat ini terletak pada klausa objeknya. Secara keseluruhan, struktur kalimat tersebut adalah
- Salah satu pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto Nugroho → subjek
- menuturkan → predikat
- bahwa kata wkwk lahir di komunitas game online → objek
Analisis klausa anak perluasan objeknya adalah
- kata wkwk → subjek
- lahir → predikat
- di komunitas game online → keterangan
Jadi, yang dibicarakan adalah kata wkwk lahir di komunitas game online. Keterangan pada kalimat tersebut berfungsi untuk memperjelas kalimatnya. Sementara itu, pilihan jawaban A, B, C, dan E tidak tepat karena subjek yang digunakan bukan kata wkwk.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.
Topik: Kalimat dan Wacana
Subtopik: Konsep Kilat Wacana
Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 5—8.
(1) Lebih dari satu dekade yang lalu, para ahli belum mampu memahami apa itu rasa gatal. (2) Para ilmuwan benar-benar mengira bahwa gatal hanyalah jenis rasa sakit yang lebih ringan. (3) Gatal dianggap berasal dari reseptor yang sama di epidermis yang menyampaikan pesan kimia dan listrik ke tulang belakang dan otak untuk memberi tahu bahwa ada sesuatu yang menyakitkan. (4) Namun, sekarang kita mengetahui bahwa gatal sebenarnya memiliki sirkuit spesifiknya sendiri yang melibatkan bahan kimia dan selnya sendiri. (5) Sementara itu, kita semua memiliki respons yang berbeda terhadap rasa sakit, tetapi memiliki respons massal terhadap rasa gatal.
(6) Ketika kita menggaruk bagian tubuh yang terasa gatal, tidak lama kemudian kita akan merasakan sensasi lega. (7) Mengapa bisa demikian? (8) Saat menggaruk, otak akan meresponsnya dengan mengeluarkan hormon serotonin yang berfungsi sementara untuk mengurangi rasa gatal tersebut. (9) Hal yang sama juga akan dirasakan ketika bagian tubuh yang gatal sedikit dicubit atau dipukul perlahan karena rasa sakit lemah juga dapat dihasilkan dari tindakan tersebut. (10) Itulah sebabnya, saat digaruk, bagian tubuh yang gatal akan terasa nyaman sementara. (11) Akan tetapi, ketika hormon serotonin sudah habis, rasa gatal akan kembali di bagian tubuh yang lain atau di tempat semula.
(Sumber: Jenihansen, R. (2021). Misteri Rasa Gatal, Mengapa Menggaruk Memberi Sensasi Menyenangkan?. Diambil 2 November 2021 dari https://nationalgeographic.grid.id/read/132967566/misteri-rasa-gatal-mengapa-menggaruk-memberi-sensasi-menyenangkan?page=3.)
5. Jika informasi di bawah ini ditambahkan pada paragraf 2, kalimat mana yang akan melemahkan argumen pada paragraf tersebut?
- Rasa gatal yang muncul terkadang tidak diketahui posisi tepatnya.
- Menggaruk bagian tubuh yang gatal akan menimbulkan rasa nyaman.
- Tidak hanya menggaruk, mencubit pun bisa meredakan rasa gatal itu.
- Hormon serotonin mampu menimbulkan rasa nyaman.
- Ada banyak rasa gatal yang tidak perlu digaruk.
Jawaban: A
Pembahasan:
Hal yang dibicarakan dalam paragraf 2 adalah rasa lega yang dihasilkan saat menggaruk bagian yang gatal di tubuh. Pernyataan ini bisa dilemahkan oleh informasi yang ada di pilihan jawaban A. Jika kita tidak mengetahui posisi yang gatal, garukan yang kita lakukan pun tidak akan terasa melegakan.
Pilihan jawaban B tidak tepat karena pernyataan ini memperkuat pernyataan tentang munculnya rasa lega saat menggaruk.
Pilihan jawaban C tidak tepat karena informasi ini bersifat menambahkan informasi yang sudah tertulis sebelumnya.
Pilihan jawaban D tidak tepat karena pernyataan ini memberi tambahan informasi terkait rasa nyaman yang muncul saat menggaruk.
Pilihan jawaban E tidak tepat karena paragraf 2 membicarakan sebab gatal dan perasaan lega yang muncul saat kita menggaruknya.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
Topik: Kalimat dan Wacana
Subtopik: Konsep Kilat Kalimat Efektif
6. Perbaikan yang harus dilakukan agar kalimat (8) menjadi logis adalah ….
- mengganti menggaruk menjadi digaruk
- mengubah kata tersebut menjadi kata itu
- menambahkan kata kita sebelum menggaruk
- menghilangkan kata rasa sebelum kata gatal
- menghilangkan kata untuk setelah sementara
Jawaban: C
Pembahasan:
Secara terminologi, logis berarti ‘masuk akal’. Kalimat yang logis adalah kalimat yang masuk akal. Kelogisan kalimat didapat dari syarat keefektifan sebuah kalimat. Kalimat yang efektif tentu saja logis. Keefektifan kalimat sendiri bisa ditentukan dari kelengkapan unsur kalimatnya, kehematan penggunaan kata, dan kesejajaran kelas kata dan verbanya.
Kalimat (10), Saat menggaruk, otak akan meresponnya dengan mengeluarkan hormon serotonin yang berfungsi sementara untuk mengurangi rasa gatal tersebut., tidak logis karena adanya kesalahan dalam pelesapan subjek di anak kalimatnya. Pada klausa anak, terdapat predikat yang tidak diawali subjek. Ini menandakan bahwa klausa anak tersebut memiliki subjek yang sama dengan induk kalimatnya, yakni otak. Jika kita memasukkan subjeknya pada klausa anak tersebut, kalimatnya menjadi tidak logis karena akan menjadi Saat otak menggaruk, otak akan meresponnya dengan mengeluarkan hormon serotonin yang berfungsi sementara untuk mengurangi rasa gatal tersebut. Otak tidak dapat menggaruk.
Pilihan jawaban A tidak tepat karena mengganti kata menggaruk dengan digaruk tidak mengubah fakta bahwa subjek pada anak kalimatnya adalah otak.
Pilihan jawaban B tidak tepat karena fungsi tersebut dan itu sama sehingga tidak ada perubahan yang terjadi akibat penggantian ini.
Pilihan jawaban D tidak tepat karena menghilangkan kata rasa tidak mengubah fakta bahwa subjek pada anak kalimat tetap otak sehingga kalimat tetap tidak logis.
Pilihan jawaban E tidak tepat karena frasa berfungsi sementara dan tanda kata sementara mengubah makna.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.
Bacalah teks berikut, kemudian jawablah soal-soal yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.
Baca Juga: Latihan Soal TPS UTBK 2025: Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Topik: Kalimat dan Wacana
Subtopik: Konsep Kilat Wacana
7. Kalimat mana yang paling tepat dituliskan sebagai simpulan teks tersebut?
- Dapat disimpulkan bahwa serotonin adalah penyebab rasa gatal hilang saat kita menggaruknya.
- Dengan demikian, cara terbaik untuk menghilangkan gatal adalah dengan menggaruk, mencubit, atau memukul perlahan bagian yang gatal.
- Simpulan yang dapat diambil adalah serotonin dibutuhkan agar rasa gatal tidak kembali menyerang.
- Pemaparan tersebut membawa kita pada simpulan bahwa rasa nyaman yang kita alami saat menggaruk hanya sementara.
- Uraian tersebut menunjukkan bahwa rasa gatal dapat dihilangkan dengan dua cara.
Jawaban: D
Pembahasan:
Untuk menentukan simpulan dari sebuah paragraf, kita perlu mengetahui ide pokok pada setiap paragrafnya.
- Ide pokok paragraf 1 adalah penyebab gatal pada tubuh menurut ilmuwan.
- Ide pokok paragraf 2 adalah perasaan nyaman menggaruk bagian tubuh yang gatal sifatnya hanya sementara.
Jadi, simpulan yang tepat pada akhir teks tersebut dapat diambil dari ide pokoknya, yakni terkait sensasi nyaman saat kita menggaruk yang sifatnya sementara. Fokus yang hendak ditampilkan adalah perasaan nyaman yang muncul sementara saat menggaruk bagian tubuh yang gatal.
Pilihan jawaban A tidak tepat karena berfokus ke serotonin dan rasa gatal yang hilang pun hanya sementara, sedangkan jawaban A melepaskan kata sementara tersebut.
Pilihan jawaban B tidak tepat karena pernyataan tersebut hanya fokus ke cara menghilangkan gatal.
Pilihan jawaban C tidak tepat karena hormon serotonin tidak bisa dihasilkan secara sengaja.
Pilihan jawaban E tidak tepat karena dengan dua cara yang dimaksud, rasa gatal tidak dapat dihilangkan, melainkan hanya mampu mengurangi rasa gatal.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.
Topik: Kata, Frasa, Makna, dan Konjungsi
Subtopik: Konsep Kilat Pembentukan Kata, Frasa, dan Makna
8. Kata massal pada kalimat (5) dapat diperbaiki menjadi ….
- sederhana
- dominan
- universal
- general
- serupa
Jawaban: E
Pembahasan:
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata massal memiliki makna ‘dalam jumlah yang sangat banyak’. Berdasarkan maknanya, kata massal tidak tepat untuk digunakan pada kalimat tersebut sehingga perlu diganti menjadi kata lain yang maknanya lebih tepat. Kata yang tepat untuk menggantikan kata massal dalam kalimat (5) tersebut adalah serupa. Hal ini diperkuat dengan adanya konjungsi tetapi yang merupakan konjungsi pertentangan yang mengharuskan adanya dua kata berantonim.
Pilihan jawaban A tidak tepat karena kata sederhana tidak sesuai dengan konteks kalimatnya.
Pilihan jawaban B tidak tepat karena kata dominan tidak tepat jika dimasukkan ke dalam konteks kalimat (5).
Pilihan jawaban C tidak tepat karena kata universal tidak tepat digunakan untuk konteks kalimat (5).
Pilihan jawaban D tidak tepat karena kata general merupakan kata yang berbahasa Inggris yang bermakna ‘jenderal atau umum’, tetapi tidak tepat jika dimasukkan ke dalam kalimat tersebut.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.
Contoh Soal Isian
9. Subtopik: Konjungsi
Teks ini digunakan untuk menjawab soal berikut.
(1) Bagi sebagian orang, melupakan mantan merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan. (2) Faktor utama yang menyebabkan terjadinya hal tersebut adalah kesepian. (3) Setelah putus cinta, sosok yang biasa menemani, memperhatikan, dan setia mendengarkan setiap cerita telah hilang. (4) Rasa kesepian itu yang memunculkan ingatan-ingatan tentang masa-masa indah bersama mantan. (5) Alasan lain yang menyebabkan seseorang sulit melupakan mantan adalah karena banyaknya memori bersama mantan yang masih terekam dengan jelas. (6) Bahkan, ketika tempat yang sering dikunjungi atau benda yang punya kenangan tersendiri terlihat di depan mata, semua cerita di balik hal-hal tersebut tiba-tiba muncul dan membuat mereka terkungkung di masa lalu. (7) Banyaknya waktu yang dihabiskan bersama mantan juga menjadi salahsatu alasan yang membuat beberapa orang sulit melupakan sosok yang pernah berarti dalam hidup mereka tersebut. (8) Bahkan, ternyata, ada rentang waktu yang berkaitan dengan lamanya seseorang dalam melupakan mantan. (9) Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Positive Psychology menunjukkan bahwa seseorang membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam bulan untuk melupakan masa lalunya. (10) Jane Greer, seorang terapis pernikahan dan keluarga, mengatakan bahwa melupakan mantan dapat memakan waktu dari enam minggu, tiga bulan, hingga selamanya, tergantung pada seberapa intens hubungan tersebut dan seberapa besar seseorang menginvestasikan perasaannya di dalam hubungan tersebut. (11) Dengan demikian, lama tidaknya seseorang dalam melupakan mantan berkaitan erat dengan besarnya rasa cinta orang tersebut terhadap mantannya.
Penggunaan konjungsi yang TIDAK tepat terdapat pada kalimat ….
Catatan: Hanya diisi dengan angka (contoh: 7)
Jawaban: 8
Pembahasan:
Kata sambung atau konjungsi merupakan kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat. Penggunaan konjungsi yang TIDAK tepat terdapat pada kalimat (8), tepatnya konjungsi bahkan. Kalimat (1)—(7) membahas alasan-alasan yang membuat sebagian orang sulit melupakan mantan, sedangkan kalimat (8) membahas adanya rentang waktu dalam melupakan mantan. Dari hal tersebut, dapat terlihat bahwa kalimat (8) bukan merupakan penguatan dari kalimat-kalimat sebelumnya sehingga penggunaan konjungsi bahkan tidak tepat. Perbaikan kalimat (8) adalah dengan mengganti konjungsi bahkan menjadi namun karena pernyataan dalam kalimat (8) berisi pertentangan dari informasi-informasi sebelumnya yang membuktikan adanya rentang waktu dalam melupakan mantan. Maksudnya, walaupun melupakan mantan sulit dilakukan, ternyata dalam rentang waktu tertentu, seseorang akhirnya tetap bisa melupakan mantan.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah kalimat 8.
Topik: Kalimat dan Wacana
Subtopik: Konsep Kilat Wacana
Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 10—11.
(1) Bahwa banyak laki-laki kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal bukanlah rahasia lagi. (2) Daripada perempuan, laki-laki juga diklaim lebih berani dalam bertindak gila. (3) Oleh karena itu, tak hanya kalangan awam, para ilmuwan juga mulai membahas dan mencari tahu alasan di balik hal itu.
(4) Ben Alexander Daniel Lendrem bersama para ahli dari Institute of Cellular Medicine meneliti para nominasi pemenang Darwin Awards—sebuah penghargaan untuk seseorang yang berani melakukan hal-hal gila—sejak 1995 hingga 2014. (5) Dari 318 penerima penghargaan, sebanyak 282 penerimanya (setara dengan 88,7 persen) adalah laki-laki. (6) Berdasarkan hal itu, para peneliti menyimpulkan bahwa laki-laki lebih mungkin untuk terlibat dalam kegiatan berisiko tinggi daripada perempuan.
(7) Terkait alasannya, sebuah penelitian menemukan bahwa laki-laki berani mengambil risiko dalam tindakan gila-gilaan karena hormon testosteron yang dimilikinya. (8) Pada tahun 2011, para peneliti dari Amerika Serikat dan Jerman, juga membenarkan hal tersebut. (9) Testosteron berkontribusi terhadap reaksi berlebihan dan meledak-ledak pada laki-laki. (10) Sementara itu, dari sisi psikologis, hormon testosteron berperan dalam memotivasi laki-laki untuk berbuat sesuatu demi mendapatkan imbalan dari sumber luar. (11) Namun, secara gender, hal itu tidak hanya terjadi pada laki-laki; perempuan yang memiliki kadar testosteron tinggi juga berpotensi mengalami hal yang sama.
(Sumber: Mukhaer, A. A. (2021). Layaknya Film “Jackass”, Kenapa Lelaki Sering Bertingkah Gila-Gilaan?. National Geographic Indonesia. Diambil 3 November 2021 dari https://nationalgeographic.grid.id/read/132828684/layaknya-film-jackass-kenapa-lelaki-sering-bertingkah-gila-gilaan?page=all.)
10. Agar menjadi logis, kalimat (1) harus diperbaiki dengan cara ….
- menghilangkan kata banyak
- menghilangkan kata bahwa
- mengganti kata kerap dengan sering
- mengganti kata sesuatu dengan hal
- meletakkan klausa anak di belakang klausa induk
Jawaban: A
Pembahasan:
Kelogisan termasuk salah satu syarat kalimat efektif. Sebuah kalimat perlu disusun dengan efektif agar maksud yang disampaikan dapat sampai dengan tepat kepada pembaca. Kalimat (1) dalam bacaan pada soal berbunyi Bahwa banyak laki-laki kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal (anak kalimat) bukanlah rahasia lagi (induk kalimat). Kalimat tersebut terdiri dari anak kalimat dan induk kalimat. Anak kalimat pada kalimat tersebut diawali dengan konjungsi bahwa. Jika strukturnya dirinci lebih lanjut, anak kalimat tersebut memiliki dua predikat. Berikut adalah rincian struktur kalimatnya.
- bahwa → konjungsi (konj.)
- banyak → predikat (P)
- laki-laki → subjek (S)
- kerap melakukan → predikat (P)
- sesuatu yang gila atau tidak masuk akal → objek (O)
Pada klausa tersebut terdapat dua predikat, yakni banyak dan kerap melakukan. Padahal, sebuah kalimat yang efektif hanya boleh mengandung satu predikat. Untuk memperbaikinya, kata banyak dapat dihilangkan sehingga klausa anak akan menjadi Bahwa (konj.) laki-laki (S) kerap melakukan (P) sesuatu yang gila atau tidak masuk akal (O). Selain dengan menghilangkan kata banyak, perbaikan juga dapat dilakukan dengan menambahkan kata yang setelah kata laki-laki sehingga klausanya akan menjadi Bahwa (konj.) banyak (P) laki-laki yang kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal (S).
Pilihan B tidak tepat. Penggunaan konjungsi bahwa pada kalimat tersebut sudah tepat karena kata bahwa, salah satunya, berfungsi sebagai kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yang menjadi pokok kalimat.
Pilihan C dan D tidak tepat. Kata kerap dan sering memiliki makna yang serupa. Begitu pula dengan kata sesuatu dan hal. Penggantian kata kerap menjadi sering atau sesuatu menjadi hal tidak perlu dilakukan dan tidak membuat kalimat menjadi efektif.
Pilihan E tidak tepat. Jika klausa anak (anak kalimat) diletakkan di belakang klausa induk (induk kalimat), kalimat tersebut akan menjadi Bukanlah rahasia lagi bahwa banyak laki-laki kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal. Perubahan tersebut dapat dilakukan, tetapi tidak membuat kalimat menjadi efektif karena anak kalimat masih tetap memiliki dua predikat, yakni banyak dan kerap melakukan.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
Baca Juga: Latihan Soal TPS UTBK 2025: Penalaran Umum
Topik: Kalimat dan Wacana
Subtopik: Konsep Kilat Wacana
11. Apa judul yang tepat untuk bacaan tersebut?
- Pemenang Darwin Awards Didominasi oleh Laki-Laki
- Kegilaan Laki-Laki dan Alasan di Baliknya
- Perbandingan Kegilaan Laki-Laki dan Perempuan
- Alasan Biologis yang Membuat Laki-Laki Lebih Gila
- Pengaruh Hormon Testosteron terhadap Kegilaan Laki-Laki
Jawaban: B
Pembahasan:
Judul merupakan kepala karangan. Sebuah judul bacaan yang baik harus dapat mewakili keseluruhan isi bacaan. Oleh karena itu, untuk dapat menentukan judul yang tepat, pembaca perlu memahami keseluruhan isi bacaan.
Bacaan yang ada pada soal mengandung tiga paragraf yang saling berkaitan. Paragraf pertama membahas seringnya laki-laki melakukan hal-hal gila. Laki-laki juga diklaim lebih sering bertindak gila daripada perempuan. Pada paragraf kedua, penulis membahas sebuah penelitian yang meneliti kebenaran terkait klaim yang disebut pada paragraf pertama. Hasil penelitian menyebutkan bahwa laki-laki memang cenderung lebih sering bertindak gila daripada perempuan. Lebih lanjut, pada paragraf ketiga, penulis membahas alasan di balik kegilaan laki-laki sebagaimana telah disebutkan pada dua paragraf sebelumnya. Berdasarkan isi bacaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa judul yang tepat adalah “Kegilaan Laki-Laki dan Alasan di Baliknya”. Judul tersebut dapat mewakili keseluruhan paragraf yang terdapat pada bacaan.
Pilihan A tidak tepat karena keseluruhan bacaan tersebut tidak membahas pemenang Darwin Awards yang didominasi oleh laki-laki. Informasi tersebut hanya merupakan informasi tambahan yang dibahas pada paragraf kedua.
Pilihan C tidak tepat karena bacaan tersebut tidak membahas perbandingan kegilaan antara laki-laki dan perempuan secara detail. Pada bacaan tersebut, hanya disebutkan bahwa laki-laki cenderung lebih sering bertindak gila daripada perempuan. Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai perbandingannya.
Pilihan D dan E tidak tepat karena alasan biologis yang menyebabkan laki-laki sering berbuat gila atau pengaruh hormon testosteron terhadap kegilaan laki-laki hanya dijelaskan pada paragraf ketiga. Jadi, judul pada pilihan D dan E belum bisa mewakili keseluruhan isi bacaan.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.
12. Subtopik: Wacana
Teks ini digunakan untuk menjawab soal berikut.
(1) Kota Yakutsk yang terletak di Rusia sering dinobatkan sebagai kota dengan suhu udara terdingin di dunia. (2) Rata-rata suhu udara tahunannya sekitar -8 °C dan suhu udaranya bisa turun sampai ke -60 °C ketika musim dingin. (3) Hal ini menjadikan Yakutsk sebagai kota yang memiliki suhu yang hampir sama dengan suhu dinginnya Arktik atau Kutub Utara, padahal Yakutsk berada pada posisi lintang yang lebih rendah daripada Arktik. (4) Kondisi iklim yang sangat dingin ini memengaruhi pola hidup masyarakat yang tinggal di sana. (5) Masyarakat Yakutsk harus memerhatikan pakaian, sepatu, sarung tangan, dan penutup kepala yang digunakan setiap hari agar tidak kedinginan saat di luar rumah. (6) Mereka harus menjaga kehangatan tubuh mereka agar meminimalisasi resiko hipotermia. (7) Oleh karena itu, bepergian keluar rumah saat cuaca dingin di Yakutsk menjadi hal yang berbahaya karena kabut akan menghalangi jarak pandang. (8) Kondisi iklim di Yakutsk juga memengaruhi cara orang dalam berjualan di pasar tradisional. (9) Umumnya, penjual di sana akan meletakkan barang dagangannya, seperti ikan, kepingan susu, ataupun daging-dagingan di tempat terbuka selama berjam-jam tanpa khawatir dagangannya akan busuk. (10) Hal ini terjadi karenasuhu udara dingin di Yakutsk mencegah proses pembusukan makanan dan bisa menjaga keawetannya.
Manakah simpulan yang tepat berdasarkan teks tersebut?
- Dinobatkannya Kota Yakutsk sebagai kota terdingin membuat masyarakat Kota Yakuts harus menyesuaikan pola hidup mereka.
- Masyarakat Yakutsk telah beradaptasi dengan pola hidup mereka di lingkungan yang memiliki suhu udara layaknya suhu di Kutub Utara.
- Menurunnya suhu udara di Kota Yakutsk membuat bahan makanan dan ikan menjadi lebih awet dan tidak mudah busuk.
- Suhu udara di Yakutsk yang sangat dingin memengaruhi kehidupan masyarakatnya.
- Suhu udara yang sangat rendah membuat Yakutsk menjadi kota terdingin di dunia.
Jawaban: D
Pembahasan:
Simpulan adalah penyajian informasi secara singkat, tetapi tetap mampu mewakili keseluruhan informasi. Simpulan umumnya dibentuk berdasarkan gabungan gagasan-gagasan utama yang ada di dalam teks.
Bagian awal bacaan tersebut (kalimat 1 s.d. 3) membahas keadaan atau suhu dingin di Kota Yakutsk. Sementara itu, bagian tengah hingga akhir bacaan tersebut (kalimat 4 s.d. 10) membahas pola hidup dan kebiasaan masyarakat di Kota Yakutsk yang dipengaruhi oleh kondisi iklim tersebut. Berdasarkan penjelasan tersebut, simpulan bacaan yang paling tepat adalah Suhu udara di Yakutsk yang sangat dingin memengaruhi kehidupan masyarakatnya.
Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D.
13. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 13 sampai 17!
(1) Perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut telah membuat dunia khawatir akan dampaknya terhadap bumi. (2) Salah satunya adalah potensi hilangnya sepertiga pantai berpasir di planet ini. (3) Ilmuan memperingatkan kedua hal tersebut dapat memusnahkan sepertiga pantai berpasir di dunia pada 2100. (4) Pantai berpasir berperan sebagai garis pertama perlindungan dari badai pesisir dan banjir. (5) Jika ini menghilang, peluang cuaca ekstrem akan semakin besar. (6) Hal tersebut dijelaskan oleh Michalis Vousdoukas, seorang peneliti di European Commission’s Joint Research Centre.
Tidak hanya itu, hilangnya pantai berpasir juga akan memengaruhi sektor pariwisata. Menurut jurnal Nature Climate Change, pengurangan penggunaan bahan bakar fosil tetap tidak menghilangkan kemungkinan musnahnya sepertiga pantai berpasir di dunia.
Sebagian negara maju seperti Amerika Serikat telah memerluas sistem pertahanan. [ … ], bagi sebagian negara lainnya skema rekayasa besar seperti itu akan sulit dilakukan, tidak dapat menjangkau biayanya, atau keduanya.
Kemungkinan dampak terbesar akan dirasakan oleh Australia. Sebab, hampir 15.000 kilometer garis tepi pantai putih akan tersapu dalam 80 tahun kedepan. Sembilan negara lainnya yang juga memiliki risiko besar akibat dari musnahnya garis pantai berpasir adalah Kanada, Chile, Amerika Serikat, Meksiko, China, Rusia, Argentina, India, dan Brasil.
Pantai berpasir mengisi lebih dari sepertiga garis tepi di dunia, sebagian besar berada di negara dengan populasi besar. Akan tetapi, pekerjaan konstruksi, meningkatnya permukaan air laut, gelombang badai dan angin topan, serta berkurangnya sedimen dari bendungan pantai sangat efektif mengikis garis tepi pantai.
Dampak dari hal-hal tersebut adalah ancaman terhadap penghidupan dan infrastruktur di tepi pantai. Untuk mengukur seberapa cepat dan seberapa banyak kemungkinan hilangnya garis pantai. Vousdoukas dan timnya mengamati gambar satelit garis pantai selama tiga dekade, yaitu sejak 1984.
Skenario “kasus terburuk” jalur RCP8.5 menduga emisi karbon akan terus berlanjut atau bumi akan mulai meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, yang merupakan dampak dari tindakan manusia. Skenario lain yang lebih baik, yaitu RCP4.5, akan membuat manusia membatasi efek pemanasan global sekitar tiga derajat celcius, itu masih jauh dari batas “di bawah dua derajat celcius” yang disebut dalam Perjanjian Paris.
(Sumber: diadaptasi dari kompas.com/sains)
Konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf ketiga adalah ….
- Melainkan
- Sedangkan
- Akan tetapi
- Oleh karena itu
- Dengan demikian
Jawaban: C
Pembahasan:
Konjungsi adalah kata hubung. Konjungsi berfungsi untuk menghubungkan kata dan kata, frasa dan frasa, serta kalimat dan kalimat. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat pada paragraf ketiga adalah konjungsi antarkalimat karena terletak di awal kalimat. Selain itu, konjungsi tersebut harus menyatakan perlawanan. Sebab, kalimat 2 merupakan pernyataan yang berkebalikan dari pernyataan pada kalimat 1. Dengan demikian, konjungsi yang tepat adalah akan tetapi. Kata oleh karena itu dan dengan demikian merupakan konjungsi yang menyatakan simpulan. Kata melainkan dan sedangkan merupakan konjungsi intrakalimat.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.
14. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
Kesalahan penulisan terdapat pada ….
- Penulisan kata bumi pada kalimat (1)
- Penulisan kata ilmuan pada kalimat (3)
- Penulisan kata ekstrem pada kalimat (5)
- Penulisan kata sepertiga pada kalimat (2)
- Penulisan kata european commission’s joint research centre pada kalimat (6)
Jawaban: B
Pembahasan:
Kesalahan penulisan terdapat pada kata ilmuan di kalimat (5). Kata ilmuan merupakan bentuk tidak baku dari kata ilmuwan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ilmuwan memiliki makna orang yang ahli atau banyak pengetahuan mengenai ilmu; orang yang berkecimpung dalam ilmu pengetahuan.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.
15. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
Kesalahan penulisan kata berimbuhan terdapat pada …
- Paragraf 2
- Paragraf 3
- Paragraf 4
- Paragraf 5
- Paragraf 6
Jawaban: B
Pembahasan:
Kesalahan penulisan kata berimbuhan terdapat pada paragraf 3, yaitu pada kata memerluas. Kata memerluas berasal dari kata dasar luas dan mendapat imbuhan memper-. Dengan demikian, penulisan yang tepat adalah memperoleh.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.
Baca Juga: Kumpulan Contoh Soal UTBK-SNBT 2025 & Pembahasannya
16. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
Kalimat tidak efektif terdapat pada ….
- Kalimat kedua paragraf ketujuh
- Kalimat kedua paragraf keenam
- Kalimat kedua paragraf keempat
- Kalimat pertama paragraf kelima
- Kalimat pertama paragraf ketujuh
Jawaban: B
Pembahasan:
Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku. Sebuah kalimat dinyatakan sebagai kalimat efektif apabila terdapat unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat). selain itu, kalimat efektif juga harus menggunakan ejaan yang tepat dan pemilihan kata (diksi) yang tepat. Kalimat tidak efektif terdapat pada kalimat kedua paragraf keenam. Kalimat tersebut tidak efektif karena hanya terdiri dari keterangan. Dengan demikian, kalimat tersebut tidak memiliki unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat).
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.
17. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
Penulisan kata depan yang tidak tepat terdapat pada ….
- Paragraf pertama
- Paragraf kedua
- Paragraf keempat
- Paragraf kelima
- Paragraf keenam
Jawaban: C
Pembahasan:
Kata depan adalah kata yang menunjukkan keterangan. Kata depan harus ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya. Kata depan yang sering digunakan adalah kata di, ke, dari, pada, dan daripada. Kesalahan penulisan kata depan terdapat pada paragraf keempat, yaitu pada kata kedepan. Penulisan kata yang tepat adalah ke depan.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.
Teks berikut diikuti oleh dua butir pertanyaan. Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, atau E)
Teks berikut unruk menjawab soal nomor 18 sampai 22.
Pantai berpasir mengisi lebih dari sepertiga garis tepi di dunia, sebagian besar berada di negara dengan populasi besar. 16Akan tetapi, pekerjaan konstruksi, meningkatnya permukaan air laut, gelombang badai dan angin topan, serta berkurangnya sedimen dari bendungan pantai sangat 17evektif mengikis garis tepi pantai.
Dampak dari hal-hal tersebut adalah ancaman terhadap penghidupan dan infrastruktur di tepi pantai. Untuk mengukur seberapa cepat dan seberapa banyak kemungkinan hilangnya garis pantai. Vousdoukas dan timnya mengamati gambar satelit 18garis pantai selama tiga dekade, yaitu sejak 1984.
Skenario “kasus terburuk” jalur RCP8.5 menduga emisi karbon akan terus berlanjut atau bumi akan mulai meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di 19atmosfir, yang merupakan dampak dari tindakan manusia. Skenario lain yang lebih baik, yaitu RCP4.5, akan membuat manusia membatasi efek pemanasan global sekitar tiga derajat celcius, itu masih jauh dari batas “di bawah dua derajat celcius” yang disebut dalam 20Perjanjian Paris.
(Sumber: diadaptasi dari kompas.com/sains)
18. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- Tetapi
- Melainkan
- Oleh karena itu
- Dengan demikian
Jawaban: A
Pembahasan:
Konjungsi yang tepat untuk menjawab soal nomor 6 adalah konjungsi antarkalimat karena terletak di awal kalimat. Selain itu, konjungsi tersebut harus menyatakan perlawanan. Sebab, kalimat 2 merupakan pernyataan yang berkebalikan dari pernyataan pada kalimat 1. Dengan demikian, konjungsi yang tepat adalah akan tetapi sehingga konjungsi tersebut tidak perlu diperbaiki.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
19. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- efektiv
- efektif
- efektive
- efektif
Jawaban: E
Pembahasan:
Penulisan yang tepat untuk kata pada soal nomor 7 adalah efektif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata efektif memiliki makna dapat membawa hasil. Kata efektif tidak perlu ditulis dalam huruf cetak miring karena sudah diserap dalam bahasa Indonesia.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.
20. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- garis Pantai
- Garis Pantai
- “garis pantai”
- garis berpantai
Jawaban: A
Pembahasan:
Kata garis pantai adalah kata yang tidak menunjukkan nama tempat atau nama geografis. Penulisan nama tempat ditulis dengan huruf awal kapital, seperti Kebun Binatang Ragunan, Balaikota Depok, dll. Selain itu, nama geografis ditulis dengan huruf awal kapital apabila diikuti nama diri, seperti Gunung Krakatau, Pantai Losari, Danau Toba, dll. Dengan demikian, kata garis pantai tidak perlu ditulis dengan awal kapital.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
Baca Juga: Kisi-Kisi Materi UTBK-SNBT 2025: Tes Potensi Skolastik & Tes Literasi
21. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- atmosfer
- atmosfir
- atmosfire
- lapisan udara
Jawaban: B
Pembahasan:
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penulisan yang baku adalah atmosfer. Kata atmosfer memiliki makna lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km (terutama terdiri atas campuran berbagai gas, yaitu nitrogen, oksigen, argon, dan sejumlah kecil gas lain).
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.
22. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- “Perjanjian Paris”
- Perjanjain paris
- perjanjain paris
- perjanjain Paris
Jawaban: A
Pembahasan:
Salah satu kata yang ditulis dengan awal huruf kapital adalah kata yang mengandung peristiwa sejarah, seperti Revolusi Industri, Perang Padri, Perjanjian Meja Bundar, dll
Dengan demikian, penulisan Perjanjian Paris tidak perlu diperbaiki karena merupakan nama peristiwa bersejarah.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
Bacalah teks berikut, kemudian jawablah soal-soal yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.
Teks berikut untuk menjawab soal nomor 23 sampai 27.
Buah durian (Sumber: hellosehat.com)
(1) Buah yang dijuluki “Raja” semua buah ini mungkin tidak banyak disukai karena baunya yang sangat tajam. (2) Namun, siapa sangka jika di dalam daging buah durian terkandung asam amino langka. (3) Para peneliti dari Leibniz-Institute for Food Systems Biology di Technical University of Munich menemukan adanya asam amino langka yang disebut dengan Ethionine di dalam daging buah.
(4) Durian bernama latin Durio zibethinus ini adalah tanaman tropis khas Asia Tenggara. (5) Buah ini dikenal karena ukurannya yang besar, dengan kulit tajam dan aromanya yang dianggap seperti campuran belerang dan bawang. (6) Bau durian, menurut peneliti, merupakan gabungan beberapa zat kesuburan dengan dominasi sulfur atau belerang yang sangat menyengat.
(7) Bahkan, bagi orang barat, yang tidak terbiasa mengkonsumsi durian, buah ini tampak tidak biasa dan terkadang dianggap menjijikkan. (8) “Kami telah menunjukkan, bau dari buah ini ternyata disebabkan oleh ethanethiol dan turunannya,” ujar penulis penelitian Dr. Nadine Fischer dan Dr. Martin Steinhaus. (9) Kendati demikian, keduanya masih mencari tahu dan belum dapat menjelaskan jalur biokimia saat tanaman ini menghasilkan ethanethiol tersebut. (10) Hal inilah yang menjadi tujuan utama penelitian tersebut. (11) Para peneliti mencoba menyaring durian untuk mencari keberadaan ethionine, yakni pelopor bau menyengat pada buah ini.
(12) Akhirnya, para peneliti berhasil mendeteksi ethionine dengan mempelajari pengaruh varietas dan tahap pematangan. (13) Peneliti juga telah mengkonfirmasi perannya sebagai pelopor munculnya ethanethiol.
(Sumber: dikutip dari kompas.com/sains)
23. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
Kalimat inti pada kalimat (3) adalah …
- Para peneliti menemukan.
- Temuan adanya asam amino.
- Asam amino langka telah ditemukan.
- Para peneliti dari Leibniz-Institute for Food Systems Biology.
- Dalam daging buah ditemukan asam amino langka yang disebut Ethionine.
Jawaban: A
Pembahasan:
Sebuah kalimat utuh memiliki inti, yaitu kata yang berkedudukan sebagai subjek dan predikat.
Perhatikan analisis struktur berikut:
Kalimat inti dalam sebuah kalimat berkedudukan sebagai subjek dan predikat.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
24. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
Penggunaan tanda kutip pada kalimat (1) berfungsi untuk ….
- menandakan kata tersebut mempunyai arti khusus
- menandakan kata tersebut adalah arti dari sebuah kata
- menandakan bawah kata tersebut adalah kata yang penting diingat
- menandakan kata tersebut adalah kata yang diserap dari bahasa asing
- menandakan sebuah istilah ilmiah yang belum dikenal oleh masyarakat umum
Jawaban: A
Pembahasan:
Salah satu fungsi tanda kutip adalah untuk menunjukkan sebuah kata memiliki arti khusus. Kata raja pada pada kalimat (1) bukan berarti seorang yang tinggal di istana dan memiliki suatu kedudukan.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
25. Subtopik: Pemahaman Isi Bacaan
Pernyataan implisit yang tidak sesuai dengan teks tersebut adalah ….
- Pada daging buah durian ditemukan asam amino langka.
- Tanaman durian merupakan tanaman khas Asia Tenggara.
- Buah durian mungkin tidak banyak disukai karena baunya yang sangat tajam.
- Bau durian berasal dari gabungan beberapa zat kesuburan yang sangat menyengat.
- Buah durian tampak tidak biasa dan terkadang dianggap menjijikkan bagi orang barat.
Jawaban: E
Pembahasan:
Pernyataan implisit adalah pernyataan yang terdapat dalam teks. Pernyataan yang tidak tepat terdapat pada pilihan E, yaitu Buah durian tampak tidak biasa dan terkadang dianggap menjijikkan bagi orang barat. Pernyataan tersebut tidak tepat karena tidak semua orang barat mengganggap bahwa buah durian dianggap menjijikan (kalimat 7).
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.
Baca Juga: Contoh Soal Literasi Bahasa Inggris UTBK SNBT 2025 & Pembahasannya
26. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
Bentukan kata tidak tepat ditemukan pada ….
- Kalimat (1)
- Kalimat (3)
- Kalimat (9)
- Kalimat (11)
- Kalimat (13)
Jawaban: E
Pembahasan:
Pembentukan kata yang tidak tepat ditemukan dalam kalimat nomor 13, yaitu pada kata mengkonfirmasi. Pembentukan kata yang tepat adalah mengonfirmasi karena terdapat proses peleburan imbuhan. Peleburan imbuhan terjadi apabila imbuhan me- bertemu dengan kata yang diawali huruf K, T, S, P, terdiri lebih dari satu suku kata, dan diawali huruf konsonan dan huruf kedua vokal.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.
27. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
Penggunaan tanda koma yang tidak tepat ditemukan pada ….
- Kalimat (2)
- Kalimat (5)
- Kalimat (6)
- Kalimat (8)
- Kalimat (9)
Jawaban: B
Pembahasan:
Penggunaan tanda koma yang tidak tepat terdapat pada kalimat (5). Kesalahan penggunaan tanda koma terdapat pada setelah kata tajam. Tanda koma digunakan untuk memisahkan perincian yang lebih dari dua unsur, misalnya : apel, mangga, dan jambu. Tanda koma tidak digunakan apabila perincian hanya dua unsur misalnya, air dan api. Dengan demikian, perbaikan yang tepat untuk kalimat kedua adalah Buah ini dikenal karena ukurannya yang besar, dengan kulit tajam, dan aromanya yang dianggap seperti campuran belerang dan bawang.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.
Teks berikut diikuti oleh dua butir pertanyaan. Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, atau E).
Teks berikut untuk menjawab soal nomor 28 sampai 32.
Pulau Madura (Sumber: merdeka.com)
Bagi penyuka 26spot-spot unik namun tak terlalu dibanjiri turis, coba jadwalkan untuk datang ke Madura pada rencana perjalanan 27Anda. Destinasi di sebelah timur Jawa Timur ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah nan eksotis.
Salah satu yang dapat dinikmati adalah 28air terjun Toroan yang terletak di Kabupaten Sampang. Air terjun dengan ketinggian 20 meter tersebut memiliki keunikan karena terletak di pesisir Pantai Nepa, menghadap pada lautan lepas. Tumpahan air terjun langsung menyatu dengan air laut yang berada di sebuah muara. Ada banyak turunan air di tempat ini. Namun, hanya ada satu air terjun yang begitu deras dan besar.
Dikelilingi dengan pohon yang rindang serta kesegaran air yang dimilikinya menjadi keunggulan tersendiri bagi tempat ini. Perpaduan antara gemericik air terjun dengan deburan ombak di pantai memberikan efek 29relaksasi di tengah suasana alam yang masih natural. Aliran air terjun tersebut mengalir dari Sungai Payung yang berada di bagian 30timur kota Sampang.
28. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- spot
-
“spot”
- “spot-spot”
- spot-spot
Jawaban: E
Pembahasan:
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata spot merupakan bentuk cakapan yang memiliki makna tempat yang digunakan untuk kegiatan tertentu (olahraga, wisata, belajar, dan sebagainya). Penulisan kata cakapan dalam sebuah kalimat menggunakan huruf cetak miring.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.
29. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- dia
- anda
- ananda
- saudara
Jawaban: A
Pembahasan:
Salah satu penggunaan huruf kapital adalah pada kata sapaan. Kata Anda dan Saudara adalah kata sapaan. Dengan demikian, kata Anda penulisannya harus diawali dengan huruf kapital.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
30. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- air terjun toroan
- air Terjun Toroan
- Air Terjun Toroan
- Air Terjun di Toroan
Jawaban: D
Pembahasan:
Nama tempat atau nama geografis yang diikuti nama diri harus ditulis dengan awal huruf kapital. Misalnya, Gunung Bromo, Sungai Kapuas, Laut Jawa, Dll. Kata Air Terjun Toroan merupakan nama geografis yang diikuti dengan nama diri. Dengan demikian, ditulis menggunakan huruf awal kapital.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.
31. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- relax
- reaksi
- relaksasi
- Relaxation
Jawaban: A
Pembahasan:
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata relaksasi memiliki makna cara atau tindakan untuk mengistirahatkan atau menyenangkan diri. Kata relaksasi merupakan kata baku dan sudah tertera di kamus. Dengan demikian, penulisan kata relaksasi tidak perlu ditulis menggunakan huruf cetak miring. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.
Baca Juga: Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia UTBK-SNBT 2025 & Pembahasannya
32. Subtopik: Penalaran Kebahasaan
- TIDAK PERLU DIPERBAIKI
- Timur Kota Sampang
- Timur kota sampang
- Kota Sampang Timur
- timur Kota Sampang
Jawaban: E
Pembahasan:
Penulisan arah mata angin (timur, barat, utara, selatan, dll.) ditulis kapital apabila menunjukkan nama tempat, kota, atau provinsi, misalnya Jakarta Barat, Jawa Timur, Afrika Selatan, dll. Kata timur pada timur Kota Sampang tidak menunjukkan nama kota.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.
Itulah beberapa kumpulan contoh soal TPS UTBK 2025 untuk subtes Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis. Nah, gimana soal latihan kali ini? Terus semangat, karena masih banyaaak lagi soal-soal yang harus sering kamu asah!
Yuk, ikutan rangkaian tryout UTBK SNBT di ruanguji sekarang juga. Di sana kamu bisa dapet banyak latihan soal-soal UTBK sesuai standar, lengkap dengan pembahasannya!
<!DOCTYPE html>
<html lang="en-US">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
<meta author="viewport" content="Ruangguru Tech Team">
<title>Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025</title>
<link rel="shortcut icon" href="https://cdn-web-2.ruangguru.com/homepage-web/public/assets/icons/favicon.id.ico" type="image/x-icon" />
<!-- <link rel="profile" href="https://gmpg.org/xfn/11"> -->
<link rel="pingback" href="https://www.ruangguru.com/blog/xmlrpc.php">
<link rel="preconnect" href="https://fonts.googleapis.com">
<link rel="preconnect" href="https://fonts.gstatic.com" crossorigin>
<link href="https://fonts.googleapis.com/css2?family=Inter:wght@400;600;700&display=swap" rel="stylesheet">
<link rel="stylesheet" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/css/bootstrap.min.css">
<link rel="stylesheet" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/css/style.css">
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/jquery-3.6.3.min.js"></script>
<script src="https://cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/popper.js/1.16.0/umd/popper.min.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/bootstrap.min.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/main.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/side-banner.js"></script>
<!-- Google Tag Manager -->
<meta name="google-site-verification" content="VJAn1g6wmtTZPpTXh-B4xoSFEkUi5jcV74xQSr6jnOM" />
<!-- <script>
document.querySelector('meta[name="author"]').setAttribute("content", "Ruangguru Tech Team");
</script> -->
<meta name="publisher" content="PT Ruang Raya Indonesia">
<!-- Google Tag Manager -->
<script>
(function(w, d, s, l, i) {
w[l] = w[l] || [];
w[l].push({
'gtm.start': new Date().getTime(),
event: 'gtm.js'
});
var f = d.getElementsByTagName(s)[0],
j = d.createElement(s),
dl = l != 'dataLayer' ? '&l=' + l : '';
j.async = true;
j.src =
'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id=' + i + dl;
f.parentNode.insertBefore(j, f);
})(window, document, 'script', 'dataLayer', 'GTM-PVNLZFT');
</script>
<!-- End Google Tag Manager -->
<meta name='robots' content='index, follow, max-image-preview:large, max-snippet:-1, max-video-preview:-1' />
<style>img:is([sizes="auto" i], [sizes^="auto," i]) { contain-intrinsic-size: 3000px 1500px }</style>
<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https://yoast.com/wordpress/plugins/seo/ -->
<meta name="description" content="Sudah sampai mana persiapanmu menghadapi UTBK? Supaya lebih matang, yuk kerjakan contoh soal TPS UTBK 2025 subtes Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis!" />
<link rel="canonical" href="https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan" />
<meta property="og:locale" content="en_US" />
<meta property="og:type" content="article" />
<meta property="og:title" content="Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025" />
<meta property="og:description" content="Sudah sampai mana persiapanmu menghadapi UTBK? Supaya lebih matang, yuk kerjakan contoh soal TPS UTBK 2025 subtes Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis!" />
<meta property="og:url" content="https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan" />
<meta property="og:site_name" content="Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru" />
<meta property="article:publisher" content="https://www.facebook.com/ruanggurucom/" />
<meta property="article:published_time" content="2025-03-10T06:00:00+00:00" />
<meta property="article:modified_time" content="2025-03-19T05:11:51+00:00" />
<meta name="author" content="Rabia Edra" />
<meta name="twitter:card" content="summary_large_image" />
<meta name="twitter:creator" content="@ruangguru" />
<meta name="twitter:site" content="@ruangguru" />
<meta name="twitter:label1" content="Written by" />
<meta name="twitter:data1" content="Rabia Edra" />
<meta name="twitter:label2" content="Est. reading time" />
<meta name="twitter:data2" content="32 minutes" />
<script type="application/ld+json" class="yoast-schema-graph">{"@context":"https://schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan","url":"https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan","name":"Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025","isPartOf":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan#primaryimage"},"image":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/PK%20-%20Latihan%20soal%20UTBK%20Ekonomi-01.jpg","datePublished":"2025-03-10T06:00:00+00:00","dateModified":"2025-03-19T05:11:51+00:00","author":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3"},"description":"Sudah sampai mana persiapanmu menghadapi UTBK? Supaya lebih matang, yuk kerjakan contoh soal TPS UTBK 2025 subtes Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis!","breadcrumb":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan#primaryimage","url":"https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/PK%20-%20Latihan%20soal%20UTBK%20Ekonomi-01.jpg","contentUrl":"https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/PK%20-%20Latihan%20soal%20UTBK%20Ekonomi-01.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https://www.ruangguru.com/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#website","url":"https://www.ruangguru.com/blog/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https://www.ruangguru.com/blog/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/a59fae0c4aa8599711a1cba0814c47b3","name":"Rabia Edra","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/image/","url":"https://secure.gravatar.com/avatar/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https://secure.gravatar.com/avatar/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rabia Edra"},"url":"https://www.ruangguru.com/blog/author/rabia-edra"}]}</script>
<!-- / Yoast SEO plugin. -->
<link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru » Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025 Comments Feed" href="https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan/feed" />
<script type="text/javascript">
/* <![CDATA[ */
window._wpemojiSettings = {"baseUrl":"https:\/\/s.w.org\/images\/core\/emoji\/15.1.0\/72x72\/","ext":".png","svgUrl":"https:\/\/s.w.org\/images\/core\/emoji\/15.1.0\/svg\/","svgExt":".svg","source":{"concatemoji":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-includes\/js\/wp-emoji-release.min.js?ver=6.8.1"}};
/*! This file is auto-generated */
!function(i,n){var o,s,e;function c(e){try{var t={supportTests:e,timestamp:(new Date).valueOf()};sessionStorage.setItem(o,JSON.stringify(t))}catch(e){}}function p(e,t,n){e.clearRect(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height),e.fillText(t,0,0);var t=new Uint32Array(e.getImageData(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height).data),r=(e.clearRect(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height),e.fillText(n,0,0),new Uint32Array(e.getImageData(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height).data));return t.every(function(e,t){return e===r[t]})}function u(e,t,n){switch(t){case"flag":return n(e,"\ud83c\udff3\ufe0f\u200d\u26a7\ufe0f","\ud83c\udff3\ufe0f\u200b\u26a7\ufe0f")?!1:!n(e,"\ud83c\uddfa\ud83c\uddf3","\ud83c\uddfa\u200b\ud83c\uddf3")&&!n(e,"\ud83c\udff4\udb40\udc67\udb40\udc62\udb40\udc65\udb40\udc6e\udb40\udc67\udb40\udc7f","\ud83c\udff4\u200b\udb40\udc67\u200b\udb40\udc62\u200b\udb40\udc65\u200b\udb40\udc6e\u200b\udb40\udc67\u200b\udb40\udc7f");case"emoji":return!n(e,"\ud83d\udc26\u200d\ud83d\udd25","\ud83d\udc26\u200b\ud83d\udd25")}return!1}function f(e,t,n){var r="undefined"!=typeof WorkerGlobalScope&&self instanceof WorkerGlobalScope?new OffscreenCanvas(300,150):i.createElement("canvas"),a=r.getContext("2d",{willReadFrequently:!0}),o=(a.textBaseline="top",a.font="600 32px Arial",{});return e.forEach(function(e){o[e]=t(a,e,n)}),o}function t(e){var t=i.createElement("script");t.src=e,t.defer=!0,i.head.appendChild(t)}"undefined"!=typeof Promise&&(o="wpEmojiSettingsSupports",s=["flag","emoji"],n.supports={everything:!0,everythingExceptFlag:!0},e=new Promise(function(e){i.addEventListener("DOMContentLoaded",e,{once:!0})}),new Promise(function(t){var n=function(){try{var e=JSON.parse(sessionStorage.getItem(o));if("object"==typeof e&&"number"==typeof e.timestamp&&(new Date).valueOf()<e.timestamp+604800&&"object"==typeof e.supportTests)return e.supportTests}catch(e){}return null}();if(!n){if("undefined"!=typeof Worker&&"undefined"!=typeof OffscreenCanvas&&"undefined"!=typeof URL&&URL.createObjectURL&&"undefined"!=typeof Blob)try{var e="postMessage("+f.toString()+"("+[JSON.stringify(s),u.toString(),p.toString()].join(",")+"));",r=new Blob([e],{type:"text/javascript"}),a=new Worker(URL.createObjectURL(r),{name:"wpTestEmojiSupports"});return void(a.onmessage=function(e){c(n=e.data),a.terminate(),t(n)})}catch(e){}c(n=f(s,u,p))}t(n)}).then(function(e){for(var t in e)n.supports[t]=e[t],n.supports.everything=n.supports.everything&&n.supports[t],"flag"!==t&&(n.supports.everythingExceptFlag=n.supports.everythingExceptFlag&&n.supports[t]);n.supports.everythingExceptFlag=n.supports.everythingExceptFlag&&!n.supports.flag,n.DOMReady=!1,n.readyCallback=function(){n.DOMReady=!0}}).then(function(){return e}).then(function(){var e;n.supports.everything||(n.readyCallback(),(e=n.source||{}).concatemoji?t(e.concatemoji):e.wpemoji&&e.twemoji&&(t(e.twemoji),t(e.wpemoji)))}))}((window,document),window._wpemojiSettings);
/* ]]> */
</script>
<style id='wp-emoji-styles-inline-css' type='text/css'>
img.wp-smiley, img.emoji {
display: inline !important;
border: none !important;
box-shadow: none !important;
height: 1em !important;
width: 1em !important;
margin: 0 0.07em !important;
vertical-align: -0.1em !important;
background: none !important;
padding: 0 !important;
}
</style>
<link rel='stylesheet' id='wp-block-library-css' href='https://www.ruangguru.com/blog/wp-includes/css/dist/block-library/style.min.css?ver=6.8.1' type='text/css' media='all' />
<style id='classic-theme-styles-inline-css' type='text/css'>
/*! This file is auto-generated */
.wp-block-button__link{color:#fff;background-color:#32373c;border-radius:9999px;box-shadow:none;text-decoration:none;padding:calc(.667em + 2px) calc(1.333em + 2px);font-size:1.125em}.wp-block-file__button{background:#32373c;color:#fff;text-decoration:none}
</style>
<style id='global-styles-inline-css' type='text/css'>
:root{--wp--preset--aspect-ratio--square: 1;--wp--preset--aspect-ratio--4-3: 4/3;--wp--preset--aspect-ratio--3-4: 3/4;--wp--preset--aspect-ratio--3-2: 3/2;--wp--preset--aspect-ratio--2-3: 2/3;--wp--preset--aspect-ratio--16-9: 16/9;--wp--preset--aspect-ratio--9-16: 9/16;--wp--preset--color--black: #000000;--wp--preset--color--cyan-bluish-gray: #abb8c3;--wp--preset--color--white: #ffffff;--wp--preset--color--pale-pink: #f78da7;--wp--preset--color--vivid-red: #cf2e2e;--wp--preset--color--luminous-vivid-orange: #ff6900;--wp--preset--color--luminous-vivid-amber: #fcb900;--wp--preset--color--light-green-cyan: #7bdcb5;--wp--preset--color--vivid-green-cyan: #00d084;--wp--preset--color--pale-cyan-blue: #8ed1fc;--wp--preset--color--vivid-cyan-blue: #0693e3;--wp--preset--color--vivid-purple: #9b51e0;--wp--preset--gradient--vivid-cyan-blue-to-vivid-purple: linear-gradient(135deg,rgba(6,147,227,1) 0%,rgb(155,81,224) 100%);--wp--preset--gradient--light-green-cyan-to-vivid-green-cyan: linear-gradient(135deg,rgb(122,220,180) 0%,rgb(0,208,130) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange: linear-gradient(135deg,rgba(252,185,0,1) 0%,rgba(255,105,0,1) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-vivid-orange-to-vivid-red: linear-gradient(135deg,rgba(255,105,0,1) 0%,rgb(207,46,46) 100%);--wp--preset--gradient--very-light-gray-to-cyan-bluish-gray: linear-gradient(135deg,rgb(238,238,238) 0%,rgb(169,184,195) 100%);--wp--preset--gradient--cool-to-warm-spectrum: linear-gradient(135deg,rgb(74,234,220) 0%,rgb(151,120,209) 20%,rgb(207,42,186) 40%,rgb(238,44,130) 60%,rgb(251,105,98) 80%,rgb(254,248,76) 100%);--wp--preset--gradient--blush-light-purple: linear-gradient(135deg,rgb(255,206,236) 0%,rgb(152,150,240) 100%);--wp--preset--gradient--blush-bordeaux: linear-gradient(135deg,rgb(254,205,165) 0%,rgb(254,45,45) 50%,rgb(107,0,62) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-dusk: linear-gradient(135deg,rgb(255,203,112) 0%,rgb(199,81,192) 50%,rgb(65,88,208) 100%);--wp--preset--gradient--pale-ocean: linear-gradient(135deg,rgb(255,245,203) 0%,rgb(182,227,212) 50%,rgb(51,167,181) 100%);--wp--preset--gradient--electric-grass: linear-gradient(135deg,rgb(202,248,128) 0%,rgb(113,206,126) 100%);--wp--preset--gradient--midnight: linear-gradient(135deg,rgb(2,3,129) 0%,rgb(40,116,252) 100%);--wp--preset--font-size--small: 13px;--wp--preset--font-size--medium: 20px;--wp--preset--font-size--large: 36px;--wp--preset--font-size--x-large: 42px;--wp--preset--spacing--20: 0.44rem;--wp--preset--spacing--30: 0.67rem;--wp--preset--spacing--40: 1rem;--wp--preset--spacing--50: 1.5rem;--wp--preset--spacing--60: 2.25rem;--wp--preset--spacing--70: 3.38rem;--wp--preset--spacing--80: 5.06rem;--wp--preset--shadow--natural: 6px 6px 9px rgba(0, 0, 0, 0.2);--wp--preset--shadow--deep: 12px 12px 50px rgba(0, 0, 0, 0.4);--wp--preset--shadow--sharp: 6px 6px 0px rgba(0, 0, 0, 0.2);--wp--preset--shadow--outlined: 6px 6px 0px -3px rgba(255, 255, 255, 1), 6px 6px rgba(0, 0, 0, 1);--wp--preset--shadow--crisp: 6px 6px 0px rgba(0, 0, 0, 1);}:where(.is-layout-flex){gap: 0.5em;}:where(.is-layout-grid){gap: 0.5em;}body .is-layout-flex{display: flex;}.is-layout-flex{flex-wrap: wrap;align-items: center;}.is-layout-flex > :is(*, div){margin: 0;}body .is-layout-grid{display: grid;}.is-layout-grid > :is(*, div){margin: 0;}:where(.wp-block-columns.is-layout-flex){gap: 2em;}:where(.wp-block-columns.is-layout-grid){gap: 2em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-flex){gap: 1.25em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-grid){gap: 1.25em;}.has-black-color{color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-color{color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-color{color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-color{color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-color{color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-color{color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-color{color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-color{color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-black-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-black-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-vivid-cyan-blue-to-vivid-purple-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--vivid-cyan-blue-to-vivid-purple) !important;}.has-light-green-cyan-to-vivid-green-cyan-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--light-green-cyan-to-vivid-green-cyan) !important;}.has-luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-orange-to-vivid-red-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-vivid-orange-to-vivid-red) !important;}.has-very-light-gray-to-cyan-bluish-gray-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--very-light-gray-to-cyan-bluish-gray) !important;}.has-cool-to-warm-spectrum-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--cool-to-warm-spectrum) !important;}.has-blush-light-purple-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--blush-light-purple) !important;}.has-blush-bordeaux-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--blush-bordeaux) !important;}.has-luminous-dusk-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-dusk) !important;}.has-pale-ocean-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--pale-ocean) !important;}.has-electric-grass-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--electric-grass) !important;}.has-midnight-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--midnight) !important;}.has-small-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--small) !important;}.has-medium-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--medium) !important;}.has-large-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--large) !important;}.has-x-large-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--x-large) !important;}
:where(.wp-block-post-template.is-layout-flex){gap: 1.25em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-grid){gap: 1.25em;}
:where(.wp-block-columns.is-layout-flex){gap: 2em;}:where(.wp-block-columns.is-layout-grid){gap: 2em;}
:root :where(.wp-block-pullquote){font-size: 1.5em;line-height: 1.6;}
</style>
<link rel="https://api.w.org/" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/" /><link rel="alternate" title="JSON" type="application/json" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/wp/v2/posts/724" /><link rel="EditURI" type="application/rsd+xml" title="RSD" href="https://www.ruangguru.com/blog/xmlrpc.php?rsd" />
<meta name="generator" content="WordPress 6.8.1" />
<link rel='shortlink' href='https://www.ruangguru.com/blog/?p=724' />
<link rel="alternate" title="oEmbed (JSON)" type="application/json+oembed" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/oembed/1.0/embed?url=https%3A%2F%2Fwww.ruangguru.com%2Fblog%2Flatihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan" />
<link rel="alternate" title="oEmbed (XML)" type="text/xml+oembed" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/oembed/1.0/embed?url=https%3A%2F%2Fwww.ruangguru.com%2Fblog%2Flatihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan&format=xml" />
</head>
<body class="wp-singular post-template-default single single-post postid-724 single-format-standard wp-theme-ruangguru">
<!-- Google Tag Manager (noscript) -->
<noscript><iframe src="https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-M28L4XJ" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"></iframe></noscript>
<!-- End Google Tag Manager (noscript) -->
<header class="header">
<div class="container">
<nav class="navbar navbar-expand-lg header-inner">
<div style="display:flex; gap:12px;">
<button class="navbar-toggler" type="button" data-bs-toggle="collapse" data-bs-target="#navbarSupportedContent" aria-controls="navbarSupportedContent" aria-expanded="false" aria-label="Toggle navigation">
<img alt="menu" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/beba4a70-3971-41be-9364-f9ee6857b192.svg" loading="lazy" width="30px" height="32px" />
</button>
<a href="https://ruangguru.com" class="header-logo">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/logo-ruangguru.png" alt="Logo">
</a>
</div>
<form class="form-inline my-2 my-lg-0" role="search" method="get" id="searchformmobile" class="searchform" action="https://www.ruangguru.com/blog/">
<div>
<label class="screen-reader-text" for="s">Search for:</label>
<div class="input-group input-group-sm">
<span class="input-group-text" id="search-2"><img width="20px" height="20px" loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/baf38d7b-226b-4374-8b2b-e49766395871.png" alt="" /></span>
<input type="text" value="" name="s" class="form-control" placeholder="Cari artikel di sini!" aria-label="Cari artikel di sini!" aria-describedby="Cari artikel di sini!">
</div>
</div>
</form>
<div class="collapse navbar-collapse dropdown-hover-all" id="navbarSupportedContent">
<div class="d-lg-none navbar-head-collapse">
<a href="https://ruangguru.com" class="header-logo">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/logo-ruangguru.png" alt="Logo">
</a>
<button class="navbar-toggler" type="button" data-bs-toggle="collapse" data-bs-target="#navbarSupportedContent" aria-controls="navbarSupportedContent" aria-expanded="false" aria-label="Toggle navigation">
X
</button>
</div>
<ul class="navbar-nav me-auto mb-2 mb-lg-0">
<li class="nav-item">
<a class="nav-link" href="https://www.ruangguru.com/blog/">Blog</a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Konsep & Tips Pelajaran </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1">
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Bahasa Indonesia</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu0">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Bahasa Inggris</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu1">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Biologi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu2">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Ekonomi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu3">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Fisika</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu4">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu5" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Geografi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu5">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu6" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">IPA Terpadu</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu6">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu7" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">IPS Terpadu</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu7">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu8" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Kimia</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu8">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu9" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Matematika</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu9">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu10" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Sejarah</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu10">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu11" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Sosiologi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu11">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
</div>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Latihan Soal </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav2">
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-4">Latihan Soal Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-5">Latihan Soal Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-6">Latihan Soal Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-7">Latihan Soal Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-8">Latihan Soal Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu5" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-9">Latihan Soal Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu6" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-10">Latihan Soal Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu7" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-11">Latihan Soal Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu8" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-12">Latihan Soal Kelas 12</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Pojok Kampus </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav3">
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/info-beasiswa">Info Beasiswa</a>
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kampus-dan-jurusan">Kampus dan Jurusan</a>
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/seleksi-masuk">Seleksi Masuk</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
">
<a class="nav-link
" href=" https://www.ruangguru.com/blog/c/fakta-seru" id="nav4"
>
Fakta Seru </a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Dunia Kata </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav5">
<a class="dropdown-item" id="nav5-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/cerpen">Cerpen</a>
<a class="dropdown-item" id="nav5-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/resensi-buku">Resensi Buku</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
">
<a class="nav-link
" href=" https://www.ruangguru.com/blog/tag/for-kids" id="nav6"
>
For Kids </a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Seputar Ruangguru </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav7">
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/info-ruangguru">Info Ruangguru</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/siaran-pers">Siaran Pers</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/cerita-juara">Cerita Juara</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/seputar-guru">Seputar Guru</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/lifeatruangguru">Life at Ruangguru</a>
</div>
</li>
</ul>
<form class="form-inline my-2 my-lg-0" role="search" method="get" id="searchform" class="searchform" action="https://www.ruangguru.com/blog/">
<div>
<label class="screen-reader-text" for="s">Search for:</label>
<div class="input-group input-group-sm">
<span class="input-group-text" id="search-2"><img width="10" height="10" loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/baf38d7b-226b-4374-8b2b-e49766395871.png" alt="" /></span>
<input type="text" value="" name="s" class="form-control" placeholder="Cari artikel di sini!" aria-label="Cari artikel di sini!" aria-describedby="Cari artikel di sini!">
</div>
</div>
</form>
</div>
</nav>
<script>
(function($bs) {
const CLASS_NAME = 'has-child-dropdown-show';
$bs.Dropdown.prototype.toggle = function(_orginal) {
return function() {
document.querySelectorAll('.' + CLASS_NAME).forEach(function(e) {
e.classList.remove(CLASS_NAME);
});
let dd = this._element.closest('.dropdown').parentNode.closest('.dropdown');
for (; dd && dd !== document; dd = dd.parentNode.closest('.dropdown')) {
dd.classList.add(CLASS_NAME);
}
return _orginal.call(this);
}
}($bs.Dropdown.prototype.toggle);
document.querySelectorAll('.dropdown').forEach(function(dd) {
dd.addEventListener('hide.bs.dropdown', function(e) {
if (this.classList.contains(CLASS_NAME)) {
this.classList.remove(CLASS_NAME);
e.preventDefault();
}
e.stopPropagation(); // do not need pop in multi level mode
});
});
// for hover
document.querySelectorAll('.dropdown-hover, .dropdown-hover-all .dropdown').forEach(function(dd) {
dd.addEventListener('mouseenter', function(e) {
let toggle = e.target.querySelector(':scope>[data-bs-toggle="dropdown"]');
if (!toggle.classList.contains('show')) {
$bs.Dropdown.getOrCreateInstance(toggle).toggle();
dd.classList.add(CLASS_NAME);
$bs.Dropdown.clearMenus(e);
}
});
dd.addEventListener('mouseleave', function(e) {
let toggle = e.target.querySelector(':scope>[data-bs-toggle="dropdown"]');
if (toggle.classList.contains('show')) {
$bs.Dropdown.getOrCreateInstance(toggle).toggle();
}
});
});
})(bootstrap);
$(document).ready(() => {
if ($(window).width() > 991) {
$("a[data-bs-toggle='dropdown']").click(function() {
window.location = $(this).attr('href');
});
}
})
</script>
</div>
</header>
<div class="main-content">
<div class="side-banner-mobile">
</div>
<div class="glider-navigation mobile">
<div role="tablist" class="dots" id="side-banner-mobile-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="side-banner-mobile-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="side-banner-mobile-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-md-8 post">
<div class="content">
<nav aria-label="breadcrumb">
<ol class="breadcrumb">
<!-- Home Link -->
<li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog">Home</a></li>
<!-- Categories -->
<li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/pojok-kampus">Pojok Kampus</a></li><li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/pojok-kampus/seleksi-masuk">Seleksi Masuk</a></li> </ol>
</nav>
<h1 class="content-title">
Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025 </h1>
<div class="content-meta">
<p class="content-author"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/author/rabia-edra" class="">Rabia Edra</a> </p>
<p class="content-info"><span>March 10, 2025 • </span> <span>32 minutes read</span></p>
<br />
</div>
<div class="content-body">
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 820px; height: auto; max-width: 100%; margin-left: auto; margin-right: auto; display: block;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/PK%20-%20Latihan%20soal%20UTBK%20Ekonomi-01.jpg" alt="latihan soal TPS UTBK" width="820" /></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em>Supaya persiapanmu menghadapi UTBK SNBT 2025 lebih matang, yuk asah dengan mengerjakan </em><a style="font-weight: bold; font-style: italic;" href="/blog/tag/seleksi-masuk" target="_blank" rel="noopener">kumpulan latihan soal</a><em> TPS Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis beserta pembahasannya! </em></p>
<p style="text-align: center;"><em>—</em></p>
<p> </p></blockquote>
<h2 style="font-size: 16px;"><strong>Topik</strong><strong>: Ejaan</strong></h2>
<p style="text-align: justify;"><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Penggunaan Tanda Baca, Konsep Kilat Penulisan Kata</strong></p>
<p> </p>
<p><strong>Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 1—4.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">(1) Indonesia memiliki kata yang cukup unik untuk mengekspresikan tertawa di internet. (2) Netizen Indonesia sering kali menggunakan kata <em>wkwk </em>(baca: weka-weka) untuk ekspresi kala gembira, senang dan geli tersebut. (3) Penggunaan kata <em>wkwk </em>di Indonesia bisa dikatakan sangat unik. (4) Warga dunia biasanya memilih istilah <em>laugh out loud</em> yang sering kali disingkat <em>LOL </em>atau <em>haha</em> untuk menggambarkan situasi tertawa. (5) Adapun, <em>wkwk </em>hanya digunakan orang Indonesia. (6) […], dari mana kata <em>wkwk </em>itu berasal?</p>
<p style="text-align: justify;">(7) Para anggota Quora asal Indonesia pun berlomba-lomba menjawab pertanyaan tersebut. (8) Salah satu pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto Nugroho menuturkan bahwa kata <em>wkwk </em>lahir di komunitas <em>game online</em>. (9) Penggunaan kata <em>haha </em>dianggap sangat formal di dunia <em>game</em>. (10) Pemain lebih memilih untuk menggunakan kata <em>huehue </em>dan <em>huahua </em>untuk ekspresi tertawa. (11) Nah, sama seperti <em>gua </em>menjadi <em>gw</em>, huruf U yang ada di <em>huehue </em>dan <em>huahua </em>diubah menjadi W sehingga pemain memilih menggunakan kata <em>hwhwhw</em>. (12) Kemudian, kata itu berubah lagi menjadi <em>wkwk </em>dengan alasan lebih mudah diketik dibandingkan haha. (13) Pemain <em>game online</em> bisa mengetikkan huruf W tanpa menggerakkan tangan kiri, sedangkan huruf K bisa diketik tanpa menggerakkan tangan kanan.<img decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/R7ghSjE1lhcAD_828-UC2LRzhaMho-EKnJYk4Tn-ukFtx2V2K8AYZe0U5YVqEavw9gon26ZuPrV_Zm5_waGCM3H-vzmIcUyIJdDufvmAEmJZToWlsNSQT9lq4uorFLgX8PgJPR2BgB622JoR0JJ_luSHEBQ6_11qPvAAAaPImmMHmAlI08xZitBIsbB6dA" width="4" height="6" /></p>
<p><span style="font-size: 8pt;">(Sumber: Yusuf, O. (2021). Orang Indonesia Doyan Ketik “Wkwkwk” Saat Tertawa, Ini Asal-usulnya. Diambil 21 Desember 2021 dari https://tekno.kompas.com/read/2021/08/06/16470007/orang-indonesia-doyan-ketik-wkwkwk-saat-tertawa-ini-asal-usulnya.) </span></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;">1. Kalimat yang bebas dari kesalahan penulisan adalah ….</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li>(2)</li>
<li>(4)</li>
<li>(5)</li>
<li>(11)</li>
<li>(12)</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Soal ini sangat umum. Kesalahan yang dimaksud bisa disebabkan ketidakefektifan, ketidakbakuan, atau kesalahan dalam penggunaan ejaan. Kalimat yang bebas dari kesalahan penulisan adalah kalimat (11).</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Kalimat (2) kekurangan tanda koma di sebelum kata dan. Perincian yang lebih dari dua harus dipisahkan tanda koma pada setiap unsurnya.</li>
<li style="text-align: justify;">Kalimat (4) mengandung singkatan <em>LOL</em> yang menggunakan huruf miring. Singkatan tidak menggunakan huruf miring meskipun merupakan singkatan yang berasal dari bahasa asing.</li>
<li style="text-align: justify;">Kalimat (5) kelebihan tanda baca koma setelah kata adapun.</li>
<li style="text-align: justify;">Kalimat (12) mengandung kesalahan pembentukan kata. Kata diketik tidak tepat karena kata dasarnya adalah tik bukan ketik. Imbuhan di- ditambahkan pada kata dasar tik menjadi ditik, bukan diketik.</li>
</ul>
<p> </p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.<img decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/c8q5_WoAxaBFz_zyiHDklCuGj6GCgVbyz2KlloDG0fUl3I8_4PfqsFMOsQ-3UhuXPJyfl_pzCaST4B6p3n2U82x4la8yk6ynLHaMMFZ_aKTlpMsc6hQd5tXUmj2S7GgiPmrZO-S7PwWBsNbsJq4s-Lop0vvH4p7LROEAigEFJXF-dkJssAyPb8wsuDuICA" width="4" height="6" /></strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-size: 16px;"><strong><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></strong></span></p>
<h2 style="font-size: 16px;"><strong>Topik</strong><strong>: Kata, Frasa, Makna, dan Konjungsi</strong></h2>
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Konjungsi</strong></p>
<p> </p>
<p>2. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat (6) agar padu adalah ….</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li>dengan demikian</li>
<li>lantas</li>
<li>jadi</li>
<li>sebenarnya</li>
<li>namun</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Soal ini menanyakan konjungsi antarkalimat yang tepat untuk mengisi bagian rumpang pada kalimat (6). Untuk menentukan konjungsi yang tepat, kita perlu mengetahui hubungan di antara kalimat (5) dan (6), <em>(5) Adapun, wkwk hanya digunakan orang Indonesia. (6) […], dari mana kata wkwk itu berasal?</em>. Kalimat (5) membicarakan kata <em>wkwk </em>yang hanya digunakan di Indonesia. Kalimat (6) melanjutkan kalimat (5) dengan menanyakan dari mana asal kata <em>wkwk </em>tersebut. Konjungsi yang tepat untuk melanjutkan informasi adalah <em>lantas </em>yang bermakna <em>lalu </em>atau <em>kemudian</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban A dan C tidak tepat</strong> karena konjungsi <em>dengan demikian</em> dan <em>jadi </em>digunakan untuk menunjukkan hubungan simpulan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban D tidak tepat</strong> karena konjungsi <em>sebenarnya</em> bukan merupakan konjungsi, melainkan adverbia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban E tidak tepat</strong> karena konjungsi <em>namun </em>digunakan untuk menunjukkan hubungan pertentangan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.<img decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/YSIhShGi8fEnyL9rXlsLO8g07jUKgmeGfFuLKOAjnrAYGNF2rADBl5TIF-KGfNX9K-X7NwqFWfVG_etKA7Pgg9Cln_rqzcC5WZPyR088DDhUv6yYrKxuLBKiSE50d-Sk6AU_tOb7N0khzrfTi3gaCI7quy9M661V6_omrhrZw_J5KWPUWIDSFToKc0Kz1Q" width="4" height="6" /></strong></span></p>
<p style="text-align: justify; font-size: 16px;"><strong><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></strong></p>
<h2 style="font-size: 16px;"><strong>Topik</strong><strong>: Kalimat dan Wacana</strong></h2>
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Wacana</strong></p>
<p> </p>
<p>3. Ide pokok paragraf kedua teks tersebut adalah ….</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li aria-level="1">anggota Quora berlomba menjawab asal kata<img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/r95l0I4Jbk1-UqDYB4HzbdduyVuBUM3pZL4jCqkNkcPpjlfWxGEpb2fLEQjSNI9OQW4b5qLyngsZTVWFTcER6pKqii3qJr3kIyPm6J61IPzu9fMMGNkg9J2xlzOOMlqHV882LqMBlnt1o_YihvKsz2ZHtf3GyEbh2QEqNL53sojx-cdZu0zL3hYk_SFG4A" width="4" height="6" /><em>wkwk</em></li>
<li aria-level="1"><em>wkwk</em> berasal dari komunitas game online<img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh3.googleusercontent.com/uigdvxyEb5K5WvOqmpPew5KHwMjAzNzpn1sqCCRFDyfzumtNnkDbp6h4LOwwEwjIqwgLFfwSaO1vbAg12p70IjB5w8NP2k35zSyp3pU0GhvXahvzL0k7MUhVOEN6I3LcYzpNU0std6veQNKx1-1qPatbw7uiciE1fLrpTDVuFxOIGiCST28S6EYFSIe2Sg" width="4" height="6" /></li>
<li aria-level="1">asal mula munculnya kata <em>wkwk</em><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh5.googleusercontent.com/J8_ecd3ZvhtUgsXFEAclCRUmO5uIBKdDFvVE-ZAiGzO_3uXlTn3XEJ2XTsL8HhT8RyJVYx3PibzUTMGabzXb9f4rE0yLzJJ4m9ci2KKXna6V2hnadS9nJqY1241jAp_-MwFqcamwl2GQir_kJ5a6r7Y3SWkDq2X0yorYiwiTVjdaO38L9MId1gBANybVcA" width="4" height="6" /></li>
<li aria-level="1"><em>wkwk</em> muncul karena kebiasaan para pemain game online<img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/kioXaq-n2PSCAntio1rkNoDeOMz4Z8a3x1z1U8KKGRTg8pIxfQy9Pg284C_MIHgFqld-DhUY2__KGtZQ4DikRuXyVetgYvGScm_Aq7cauQuBeFVJxju6Ggp8pNwsaY3bjifsdajcLykXs0VTT-te96YpwoT5zqaDjmA_4XWGIVljUeQTUTcRotamqOtCYQ" width="4" height="6" /></li>
<li aria-level="1">salah satu pendapat mengenai asal kata <em>wkwk</em><img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/oPRra0EG7gn5lXCge6nlFOve2u4yER7OuErYnMY_BFpvx3pZjlIEyxuk8GZB-cMudynsZtWGn0UPhZuJn0kmyI9bpZODFzbXb2r6rE-5NTXWb1i-nwTPdEViVp59gMUYBxqtKzeqxI5et3dcpVbyitN9SNR1sMMrzdahVKxnnk7P1E_G06mdyeLu1fF8Ag" width="4" height="6" /></li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ide pokok adalah hal yang dibicarakan dalam sebuah teks atau paragraf. Ide pokok mencakup hal utama yang dibicarakan dan penjelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Paragraf kedua berisi penjelasan dari mana asal kata <em>wkwk </em>berasal. Penjelasan tersebut berasal dari seorang pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto. Artinya, asal kata <em>wkwk </em>dalam paragraf kedua merupakan sebuah pendapat yang dikemukakan oleh pengguna Quora tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban A tidak tepat</strong> karena paragraf kedua tidak menjelaskan perihal pengguna Quora yang berlomba menjawab pertanyaan mengenai asal kata <em>wkwk</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban B tidak tepat</strong> karena kalimat ini berbunyi seakan-akan asal kata tersebut memang berasal dari sana, sedangkan pada awal kalimat dijelaskan bahwa itu hanya pendapat dari seorang pengguna Quora.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban C tidak tepat</strong> karena paragraf 2 membicarakan pendapat netizen terkait asal mula kata <em>wkwk</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban D tidak tepat</strong> karena pernyataan tersebut merupakan penjelas bagi paragraf kedua.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.<img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh5.googleusercontent.com/UkpqN3GefgMNr_fcGaXuXNsyO9fBfrGWfdDAa-tpZ-y2yvmZ1VINQP4A4HNShf_nmVpo365kKbxSDqO0j8Yqov8vR6vhv0SG6WKJR8RWy3Q7xy5WsNo7_fIwTFf9QBza3Jem-A5Q_CQts0DgfI7dPOw-5vHsTBchKC6_kWzTdZv7ZTe3qPVnP0MYs6tMqQ" width="4" height="6" /></strong></span></p>
<p style="text-align: justify; font-size: 16px;"><strong><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></span></strong></p>
<h2 style="font-size: 16px;"><strong>Topik</strong><strong>: Kalimat dan Wacana</strong></h2>
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Kalimat</strong></p>
<p> </p>
<p>4. Gagasan utama kalimat (8) adalah …</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li>Salah satu pengguna Quora bernama Dio Wijayanto.</li>
<li>Dio Wijayanto Nugroho menuturkan<img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/qSDUbF8M7MMh5Td99efWHJa-ZDAHQK9s1khtJ8A3vxvyEqToUgBQAztRmyrUGSK7-_zdfsvfVZvUOGD6XKtXAxjxv-1DoqyxwI1r0jAvz2bO5AQWJc8wZbYcFrlKX6qLDXHD8f59mb-_7AqHdNZm8xLSOnYxkiyFwcj6vCHFtFk_kTuwZA2PidUEZQQ-Xg" width="4" height="6" /><em>wkwk</em> lahir di komunitas game online.</li>
<li>Pengguna Quora menuturkan <em>wkwk</em> lahir di komunitas game online.</li>
<li>Kata <em>wkwk</em> lahir di komunitas game online.</li>
<li>Nugroho menuturkan kata <em>wkwk</em> di komunitas game online.</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Gagasan utama kalimat adalah hal pokok yang dibicarakan dalam sebuah kalimat. Gagasan utama dalam sebuah kalimat biasanya terletak pada unsur intinya, yakni subjek dan predikat. Akan tetapi, pada sebuah kalimat aktif transitif tersebut terdapat kata <em>bahwa </em>sebagai kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yang menjadi pokok kalimat. Oleh karena itu, gagasan utamanya terletak pada klausa objek tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat <em>Salah satu pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto Nugroho menuturkan bahwa kata wkwk lahir di komunitas game online</em>. mengandung objek yang diperluas. Dengan demikian, gagasan utama pada kalimat ini terletak pada klausa objeknya. Secara keseluruhan, struktur kalimat tersebut adalah</p>
<ul>
<li aria-level="1">Salah satu pengguna Quora yang bernama Dio Wijayanto Nugroho → subjek</li>
<li aria-level="1">menuturkan → predikat</li>
<li aria-level="1">bahwa kata <em>wkwk</em> lahir di komunitas game online → objek</li>
</ul>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;">Analisis klausa anak perluasan objeknya adalah</p>
<ul>
<li aria-level="1">kata <em>wkwk</em> → subjek</li>
<li aria-level="1">lahir → predikat</li>
<li aria-level="1">di komunitas game online → keterangan</li>
</ul>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, yang dibicarakan adalah <em>kata </em><strong><em>wkwk </em></strong><em>lahir di komunitas </em><strong><em>game online</em></strong>. Keterangan pada kalimat tersebut berfungsi untuk memperjelas kalimatnya. Sementara itu, pilihan jawaban A, B, C, dan E tidak tepat karena subjek yang digunakan bukan <em>kata </em><strong><em>wkwk</em></strong>.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.<img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh4.googleusercontent.com/GDhebkND69RJpBYJMYLb3T0Iw5XCf9LZLz408IugcDQ374d1aKvXNiitORprlK2fv8PbHVXxXOA8GIZgArtAhxQYIyhqCxC-NaEGOVwf0GLrRECKeMgNednxWepDFMchWxquflKTWJ_G3Yw513CpuGOhqmiG0Wx5hxIbYWfX6zXNJNITOUYkIZpb-CFaPw" width="4" height="6" /></strong></span></p>
<p style="text-align: justify; font-size: 16px;"><strong><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></span></span></strong></p>
<h2 style="font-size: 16px;"><strong>Topik</strong><strong>: Kalimat dan Wacana</strong></h2>
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Wacana</strong></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 5—8.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">(1) Lebih dari satu dekade yang lalu, para ahli belum mampu memahami apa itu rasa gatal. (2) Para ilmuwan benar-benar mengira bahwa gatal hanyalah jenis rasa sakit yang lebih ringan. (3) Gatal dianggap berasal dari reseptor yang sama di epidermis yang menyampaikan pesan kimia dan listrik ke tulang belakang dan otak untuk memberi tahu bahwa ada sesuatu yang menyakitkan. (4) Namun, sekarang kita mengetahui bahwa gatal sebenarnya memiliki sirkuit spesifiknya sendiri yang melibatkan bahan kimia dan selnya sendiri. (5) Sementara itu, kita semua memiliki respons yang berbeda terhadap rasa sakit, tetapi memiliki respons massal terhadap rasa gatal.</p>
<p style="text-align: justify;">(6) Ketika kita menggaruk bagian tubuh yang terasa gatal, tidak lama kemudian kita akan merasakan sensasi lega. (7) Mengapa bisa demikian? (8) Saat menggaruk, otak akan meresponsnya dengan mengeluarkan hormon serotonin yang berfungsi sementara untuk mengurangi rasa gatal tersebut. (9) Hal yang sama juga akan dirasakan ketika bagian tubuh yang gatal sedikit dicubit atau dipukul perlahan karena rasa sakit lemah juga dapat dihasilkan dari tindakan tersebut. (10) Itulah sebabnya, saat digaruk, bagian tubuh yang gatal akan terasa nyaman sementara. (11) Akan tetapi, ketika hormon serotonin sudah habis, rasa gatal akan kembali di bagian tubuh yang lain atau di tempat semula.</p>
<p><span style="font-size: 8pt;">(Sumber: Jenihansen, R. (2021). Misteri Rasa Gatal, Mengapa Menggaruk Memberi Sensasi Menyenangkan?. Diambil 2 November 2021 dari https://nationalgeographic.grid.id/read/132967566/misteri-rasa-gatal-mengapa-menggaruk-memberi-sensasi-menyenangkan?page=3.)</span></p>
<p> </p>
<p>5. Jika informasi di bawah ini ditambahkan pada paragraf 2, kalimat mana yang akan melemahkan argumen pada paragraf tersebut?</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li>Rasa gatal yang muncul terkadang tidak diketahui posisi tepatnya.</li>
<li>Menggaruk bagian tubuh yang gatal akan menimbulkan rasa nyaman.</li>
<li>Tidak hanya menggaruk, mencubit pun bisa meredakan rasa gatal itu.</li>
<li>Hormon serotonin mampu menimbulkan rasa nyaman.</li>
<li>Ada banyak rasa gatal yang tidak perlu digaruk.</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hal yang dibicarakan dalam paragraf 2 adalah rasa lega yang dihasilkan saat menggaruk bagian yang gatal di tubuh. Pernyataan ini bisa dilemahkan oleh informasi yang ada di pilihan jawaban A. Jika kita tidak mengetahui posisi yang gatal, garukan yang kita lakukan pun tidak akan terasa melegakan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban B tidak tepat </strong>karena pernyataan ini memperkuat pernyataan tentang munculnya rasa lega saat menggaruk.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban C tidak tepat</strong> karena informasi ini bersifat menambahkan informasi yang sudah tertulis sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban D tidak tepat </strong>karena pernyataan ini memberi tambahan informasi terkait rasa nyaman yang muncul saat menggaruk.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban E tidak tepat </strong>karena paragraf 2 membicarakan sebab gatal dan perasaan lega yang muncul saat kita menggaruknya.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A. <img loading="lazy" decoding="async" src="https://lh6.googleusercontent.com/VSWYP5FbgFRLFn4the4XZXjbPEJahNFLgZ-ODhJM4_962aY73kfIUxNKNMBXB2_nCk7qTQiHUVCkzsKv44p0UlLvECduoFk1-Q2qW4n74F-hGs0eBLYR-hch8GfdWAbNrb4XxOKYteLzB3nA7qHi2boaD-nSIhmVgLk9CMnFHgV9c_-889x_3blsVfZaGg" width="8" height="6" /></strong></span></p>
<p style="font-size: 16px; text-align: left;"><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><strong><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></strong></span></span></p>
<h2 style="font-size: 16px;"><strong>Topik</strong><strong>: Kalimat dan Wacana</strong></h2>
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Kalimat Efektif</strong></p>
<p> </p>
<p>6. Perbaikan yang harus dilakukan agar kalimat (8) menjadi logis adalah ….</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li aria-level="1">mengganti menggaruk menjadi digaruk</li>
<li aria-level="1">mengubah kata tersebut menjadi kata itu</li>
<li aria-level="1">menambahkan kata kita sebelum menggaruk</li>
<li aria-level="1">menghilangkan kata rasa sebelum kata gatal</li>
<li aria-level="1">menghilangkan kata untuk setelah sementara</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Secara terminologi, logis berarti ‘masuk akal’. Kalimat yang logis adalah kalimat yang masuk akal. Kelogisan kalimat didapat dari syarat keefektifan sebuah kalimat. Kalimat yang efektif tentu saja logis. Keefektifan kalimat sendiri bisa ditentukan dari kelengkapan unsur kalimatnya, kehematan penggunaan kata, dan kesejajaran kelas kata dan verbanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat (10), <em>Saat menggaruk, otak akan meresponnya dengan mengeluarkan hormon serotonin yang berfungsi sementara untuk mengurangi rasa gatal tersebut.</em>, tidak logis karena adanya kesalahan dalam pelesapan subjek di anak kalimatnya. Pada klausa anak, terdapat predikat yang tidak diawali subjek. Ini menandakan bahwa klausa anak tersebut memiliki subjek yang sama dengan induk kalimatnya, yakni otak. Jika kita memasukkan subjeknya pada klausa anak tersebut, kalimatnya menjadi tidak logis karena akan menjadi <em>Saat otak menggaruk, otak akan meresponnya dengan mengeluarkan hormon serotonin yang berfungsi sementara untuk mengurangi rasa gatal tersebut.</em> Otak tidak dapat menggaruk.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban A tidak tepat</strong> karena mengganti kata <em>menggaruk</em> dengan <em>digaruk</em> tidak mengubah fakta bahwa subjek pada anak kalimatnya adalah otak.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban B tidak</strong> tepat karena fungsi <em>tersebut</em> dan <em>itu</em> sama sehingga tidak ada perubahan yang terjadi akibat penggantian ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban D tidak tepat</strong> karena menghilangkan kata <em>rasa</em> tidak mengubah fakta bahwa subjek pada anak kalimat tetap otak sehingga kalimat tetap tidak logis.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban E tidak tepat</strong> karena frasa <em>berfungsi sementara</em> dan tanda kata <em>sementara </em>mengubah makna.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C. </span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bacalah teks berikut, kemudian jawablah soal-soal yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.</strong></p>
<p style="text-align: justify; font-size: 16px;"><span style="font-weight: bold;">Baca Juga: <a href="/blog/soal-utbk-pengetahuan-umum" target="_blank" rel="noopener">Latihan Soal TPS UTBK 2025: Pengetahuan dan Pemahaman Umum</a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></strong></p>
<h2 style="font-size: 16px;"><strong>Topik</strong><strong>: Kalimat dan Wacana</strong></h2>
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Wacana</strong></p>
<p> </p>
<p>7. Kalimat mana yang paling tepat dituliskan sebagai simpulan teks tersebut?</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li style="text-align: justify;">Dapat disimpulkan bahwa serotonin adalah penyebab rasa gatal hilang saat kita menggaruknya.</li>
<li style="text-align: justify;">Dengan demikian, cara terbaik untuk menghilangkan gatal adalah dengan menggaruk, mencubit, atau memukul perlahan bagian yang gatal.</li>
<li style="text-align: justify;">Simpulan yang dapat diambil adalah serotonin dibutuhkan agar rasa gatal tidak kembali menyerang.</li>
<li style="text-align: justify;">Pemaparan tersebut membawa kita pada simpulan bahwa rasa nyaman yang kita alami saat menggaruk hanya sementara.</li>
<li style="text-align: justify;">Uraian tersebut menunjukkan bahwa rasa gatal dapat dihilangkan dengan dua cara.</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menentukan simpulan dari sebuah paragraf, kita perlu mengetahui ide pokok pada setiap paragrafnya.</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Ide pokok paragraf 1 adalah penyebab gatal pada tubuh menurut ilmuwan.</li>
<li style="text-align: justify;">Ide pokok paragraf 2 adalah perasaan nyaman menggaruk bagian tubuh yang gatal sifatnya hanya sementara.</li>
</ul>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, simpulan yang tepat pada akhir teks tersebut dapat diambil dari ide pokoknya, yakni terkait sensasi nyaman saat kita menggaruk yang sifatnya sementara. Fokus yang hendak ditampilkan adalah perasaan nyaman yang muncul sementara saat menggaruk bagian tubuh yang gatal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban A tidak tepat</strong> karena berfokus ke serotonin dan rasa gatal yang hilang pun hanya sementara, sedangkan jawaban A melepaskan kata <em>sementara</em> tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban B tidak tepat</strong> karena pernyataan tersebut hanya fokus ke cara menghilangkan gatal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban C tidak tepat</strong> karena hormon serotonin tidak bisa dihasilkan secara sengaja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban E tidak tepat</strong> karena dengan dua cara yang dimaksud, rasa gatal tidak dapat dihilangkan, melainkan hanya mampu mengurangi rasa gatal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></strong></p>
<h2 style="font-size: 16px;"><strong>Topik</strong><strong>: Kata, Frasa, Makna, dan Konjungsi</strong></h2>
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Pembentukan Kata, Frasa, dan Makna</strong></p>
<p> </p>
<p>8. Kata <em>massal</em> pada kalimat (5) dapat diperbaiki menjadi ….</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha; font-size: 16px;">
<li aria-level="1">sederhana</li>
<li aria-level="1">dominan</li>
<li aria-level="1">universal</li>
<li aria-level="1">general</li>
<li aria-level="1">serupa</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam <em>Kamus Besar Bahasa Indonesia</em>, kata <em>massal</em> memiliki makna ‘dalam jumlah yang sangat banyak’. Berdasarkan maknanya, kata <em>massal</em> tidak tepat untuk digunakan pada kalimat tersebut sehingga perlu diganti menjadi kata lain yang maknanya lebih tepat. Kata yang tepat untuk menggantikan kata <em>massal</em> dalam kalimat (5) tersebut adalah <em>serupa</em>. Hal ini diperkuat dengan adanya konjungsi <em>tetapi</em> yang merupakan konjungsi pertentangan yang mengharuskan adanya dua kata berantonim.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban A tidak tepat</strong> karena kata <em>sederhana</em> tidak sesuai dengan konteks kalimatnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban B tidak tepat</strong> karena kata <em>dominan</em> tidak tepat jika dimasukkan ke dalam konteks kalimat (5).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban C tidak tepat</strong> karena kata <em>universal</em> tidak tepat digunakan untuk konteks kalimat (5).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan jawaban D tidak tepat</strong> karena kata <em>general</em> merupakan kata yang berbahasa Inggris yang bermakna ‘jenderal atau umum’, tetapi tidak tepat jika dimasukkan ke dalam kalimat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E. </span></strong></p>
<p><strong><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Contoh Soal Isian</strong></span></p>
<p> </p>
<p><strong>9. Subtopik</strong><strong>: Konjungsi</strong></p>
<p><strong>Teks ini digunakan untuk menjawab soal berikut.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">(1) Bagi sebagian orang, melupakan mantan merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan. (2) Faktor utama yang menyebabkan terjadinya hal tersebut adalah kesepian. (3) Setelah putus cinta, sosok yang biasa menemani, memperhatikan, dan setia mendengarkan setiap cerita telah hilang. (4) Rasa kesepian itu yang memunculkan ingatan-ingatan tentang masa-masa indah bersama mantan. (5) Alasan lain yang menyebabkan seseorang sulit melupakan mantan adalah karena banyaknya memori bersama mantan yang masih terekam dengan jelas. (6) Bahkan, ketika tempat yang sering dikunjungi atau benda yang punya kenangan tersendiri terlihat di depan mata, semua cerita di balik hal-hal tersebut tiba-tiba muncul dan membuat mereka terkungkung di masa lalu. (7) Banyaknya waktu yang dihabiskan bersama mantan juga menjadi salahsatu alasan yang membuat beberapa orang sulit melupakan sosok yang pernah berarti dalam hidup mereka tersebut. (8) Bahkan, ternyata, ada rentang waktu yang berkaitan dengan lamanya seseorang dalam melupakan mantan. (9) Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam<em> Journal of Positive Psychology</em> menunjukkan bahwa seseorang membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam bulan untuk melupakan masa lalunya. (10) Jane Greer, seorang terapis pernikahan dan keluarga, mengatakan bahwa melupakan mantan dapat memakan waktu dari enam minggu, tiga bulan, hingga selamanya, tergantung pada seberapa intens hubungan tersebut dan seberapa besar seseorang menginvestasikan perasaannya di dalam hubungan tersebut. (11) Dengan demikian, lama tidaknya seseorang dalam melupakan mantan berkaitan erat dengan besarnya rasa cinta orang tersebut terhadap mantannya.</p>
<p> </p>
<p>Penggunaan konjungsi yang TIDAK tepat terdapat pada kalimat ….</p>
<p><strong>Catatan:</strong> Hanya diisi dengan angka (contoh: 7)</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>Jawaban: 8 </strong></p>
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kata sambung atau konjungsi merupakan kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat. Penggunaan konjungsi yang TIDAK tepat terdapat pada kalimat (8), tepatnya konjungsi <em><strong>bahkan</strong></em>. Kalimat (1)—(7) membahas <strong>alasan-alasan yang membuat sebagian orang sulit melupakan mantan</strong>, sedangkan kalimat (8) membahas adanya <strong>rentang waktu dalam melupakan mantan</strong>. Dari hal tersebut, dapat terlihat bahwa <strong>kalimat (8) bukan merupakan penguatan dari kalimat-kalimat sebelumnya</strong> sehingga penggunaan konjungsi <em>bahkan </em>tidak tepat. Perbaikan kalimat (8) adalah dengan mengganti konjungsi <em><strong>bahkan</strong></em> menjadi <em><strong>namun</strong></em> karena pernyataan dalam kalimat (8) berisi pertentangan dari informasi-informasi sebelumnya yang membuktikan adanya rentang waktu dalam melupakan mantan. Maksudnya, walaupun melupakan mantan sulit dilakukan, ternyata dalam rentang waktu tertentu, seseorang akhirnya tetap bisa melupakan mantan.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah kalimat 8.</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></strong></p>
<h2 style="font-size: 16px;"><strong>Topik</strong><strong>: Kalimat dan Wacana</strong></h2>
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Wacana</strong></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 10—11.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">(1) Bahwa banyak laki-laki kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal bukanlah rahasia lagi. (2) Daripada perempuan, laki-laki juga diklaim lebih berani dalam bertindak gila. (3) Oleh karena itu, tak hanya kalangan awam, para ilmuwan juga mulai membahas dan mencari tahu alasan di balik hal itu.</p>
<p style="text-align: justify;">(4) Ben Alexander Daniel Lendrem bersama para ahli dari Institute of Cellular Medicine meneliti para nominasi pemenang Darwin Awards—sebuah penghargaan untuk seseorang yang berani melakukan hal-hal gila—sejak 1995 hingga 2014. (5) Dari 318 penerima penghargaan, sebanyak 282 penerimanya (setara dengan 88,7 persen) adalah laki-laki. (6) Berdasarkan hal itu, para peneliti menyimpulkan bahwa laki-laki lebih mungkin untuk terlibat dalam kegiatan berisiko tinggi daripada perempuan.</p>
<p style="text-align: justify;">(7) Terkait alasannya, sebuah penelitian menemukan bahwa laki-laki berani mengambil risiko dalam tindakan gila-gilaan karena hormon testosteron yang dimilikinya. (8) Pada tahun 2011, para peneliti dari Amerika Serikat dan Jerman, juga membenarkan hal tersebut. (9) Testosteron berkontribusi terhadap reaksi berlebihan dan meledak-ledak pada laki-laki. (10) Sementara itu, dari sisi psikologis, hormon testosteron berperan dalam memotivasi laki-laki untuk berbuat sesuatu demi mendapatkan imbalan dari sumber luar. (11) Namun, secara gender, hal itu tidak hanya terjadi pada laki-laki; perempuan yang memiliki kadar testosteron tinggi juga berpotensi mengalami hal yang sama.</p>
<p style="font-size: 13px; text-align: left;"><span style="font-size: 8pt;">(Sumber: Mukhaer, A. A. (2021). Layaknya Film “Jackass”, Kenapa Lelaki Sering Bertingkah Gila-Gilaan?. National Geographic Indonesia. Diambil 3 November 2021 dari https://nationalgeographic.grid.id/read/132828684/layaknya-film-jackass-kenapa-lelaki-sering-bertingkah-gila-gilaan?page=all.)</span></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;">10. Agar menjadi logis, kalimat (1) harus diperbaiki dengan cara ….</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li>menghilangkan kata banyak</li>
<li>menghilangkan kata bahwa</li>
<li>mengganti kata kerap dengan sering</li>
<li>mengganti kata sesuatu dengan hal</li>
<li>meletakkan klausa anak di belakang klausa induk</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kelogisan termasuk salah satu syarat kalimat efektif. Sebuah kalimat perlu disusun dengan efektif agar maksud yang disampaikan dapat sampai dengan tepat kepada pembaca. Kalimat (1) dalam bacaan pada soal berbunyi <em>Bahwa banyak laki-laki kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal</em> <strong>(anak kalimat)</strong> <em>bukanlah rahasia lagi</em> <strong>(induk kalimat)</strong>. Kalimat tersebut terdiri dari anak kalimat dan induk kalimat. Anak kalimat pada kalimat tersebut diawali dengan konjungsi bahwa. Jika strukturnya dirinci lebih lanjut, anak kalimat tersebut memiliki dua predikat. Berikut adalah rincian struktur kalimatnya.</p>
<ul>
<li>bahwa → konjungsi (konj.)</li>
<li>banyak → predikat (P)</li>
<li>laki-laki → subjek (S)</li>
<li>kerap melakukan → predikat (P)</li>
<li>sesuatu yang gila atau tidak masuk akal → objek (O)</li>
</ul>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;">Pada klausa tersebut terdapat dua predikat, yakni <em>banyak</em> dan <em>kerap melakukan</em>. Padahal, sebuah kalimat yang efektif hanya boleh mengandung satu predikat. Untuk memperbaikinya, kata <em>banyak</em> dapat dihilangkan sehingga klausa anak akan menjadi <em>Bahwa</em> <strong>(konj.)</strong> <em>laki-laki</em> <strong>(S)</strong> <em>kerap melakukan</em> <strong>(P)</strong> <em>sesuatu yang gila atau tidak masuk akal</em> <strong>(O)</strong>. Selain dengan menghilangkan kata banyak, perbaikan juga dapat dilakukan dengan menambahkan kata yang setelah kata <em>laki-laki</em> sehingga klausanya akan menjadi <em>Bahwa</em> <strong>(konj.)</strong> <em>banyak</em> <strong>(P)</strong> <em>laki-laki yang kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal</em> <strong>(S).</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan B tidak tepat.</strong> Penggunaan konjungsi <em>bahwa</em> pada kalimat tersebut sudah tepat karena kata <em>bahwa</em>, salah satunya, berfungsi sebagai kata penghubung untuk mendahului anak kalimat yang menjadi pokok kalimat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan C dan D tidak tepat</strong>. Kata <em>kerap</em> dan <em>sering</em> memiliki makna yang serupa. Begitu pula dengan kata <em>sesuatu</em> dan <em>hal</em>. Penggantian kata <em>kerap</em> menjadi <em>sering</em> atau <em>sesuatu</em> menjadi <em>hal</em> tidak perlu dilakukan dan tidak membuat kalimat menjadi efektif.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan E tidak tepat</strong>. Jika klausa anak (anak kalimat) diletakkan di belakang klausa induk (induk kalimat), kalimat tersebut akan menjadi <em>Bukanlah rahasia lagi bahwa banyak laki-laki kerap melakukan sesuatu yang gila atau tidak masuk akal</em>. Perubahan tersebut dapat dilakukan, tetapi tidak membuat kalimat menjadi efektif karena anak kalimat masih tetap memiliki dua predikat, yakni <em>banyak</em> dan <em>kerap melakukan</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="/blog/soal-tps-utbk-penalaran-umum" target="_blank" rel="noopener">Latihan Soal TPS UTBK 2025: Penalaran Umum</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></strong></p>
<p><strong>Topik</strong><strong>: Kalimat dan Wacana</strong></p>
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Kilat Wacana</strong></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;">11. Apa judul yang tepat untuk bacaan tersebut?</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li aria-level="1">Pemenang Darwin Awards Didominasi oleh Laki-Laki</li>
<li aria-level="1">Kegilaan Laki-Laki dan Alasan di Baliknya</li>
<li aria-level="1">Perbandingan Kegilaan Laki-Laki dan Perempuan</li>
<li aria-level="1">Alasan Biologis yang Membuat Laki-Laki Lebih Gila</li>
<li aria-level="1">Pengaruh Hormon Testosteron terhadap Kegilaan Laki-Laki</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Judul merupakan kepala karangan. Sebuah judul bacaan yang baik harus dapat mewakili keseluruhan isi bacaan. Oleh karena itu, untuk dapat menentukan judul yang tepat, pembaca perlu memahami keseluruhan isi bacaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bacaan yang ada pada soal mengandung tiga paragraf yang saling berkaitan. Paragraf pertama membahas seringnya laki-laki melakukan hal-hal gila. Laki-laki juga diklaim lebih sering bertindak gila daripada perempuan. Pada paragraf kedua, penulis membahas sebuah penelitian yang meneliti kebenaran terkait klaim yang disebut pada paragraf pertama. Hasil penelitian menyebutkan bahwa laki-laki memang cenderung lebih sering bertindak gila daripada perempuan. Lebih lanjut, pada paragraf ketiga, penulis membahas alasan di balik kegilaan laki-laki sebagaimana telah disebutkan pada dua paragraf sebelumnya. Berdasarkan isi bacaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa judul yang tepat adalah “Kegilaan Laki-Laki dan Alasan di Baliknya”. Judul tersebut dapat mewakili keseluruhan paragraf yang terdapat pada bacaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan A tidak tepat</strong> karena keseluruhan bacaan tersebut tidak membahas pemenang Darwin Awards yang didominasi oleh laki-laki. Informasi tersebut hanya merupakan informasi tambahan yang dibahas pada paragraf kedua.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan C tidak tepat</strong> karena bacaan tersebut tidak membahas perbandingan kegilaan antara laki-laki dan perempuan secara detail. Pada bacaan tersebut, hanya disebutkan bahwa laki-laki cenderung lebih sering bertindak gila daripada perempuan. Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai perbandingannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pilihan D dan E tidak tepat</strong> karena alasan biologis yang menyebabkan laki-laki sering berbuat gila atau pengaruh hormon testosteron terhadap kegilaan laki-laki hanya dijelaskan pada paragraf ketiga. Jadi, judul pada pilihan D dan E belum bisa mewakili keseluruhan isi bacaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></strong></p>
<p><strong>12. Subtopik: Wacana</strong></p>
<p><strong>Teks ini digunakan untuk menjawab soal berikut.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">(1) Kota Yakutsk yang terletak di Rusia sering dinobatkan sebagai kota dengan suhu udara terdingin di dunia. (2) Rata-rata suhu udara tahunannya sekitar -8 °C dan suhu udaranya bisa turun sampai ke -60 °C ketika musim dingin. (3) Hal ini menjadikan Yakutsk sebagai kota yang memiliki suhu yang hampir sama dengan suhu dinginnya Arktik atau Kutub Utara, padahal Yakutsk berada pada posisi lintang yang lebih rendah daripada Arktik. (4) Kondisi iklim yang sangat dingin ini memengaruhi pola hidup masyarakat yang tinggal di sana. (5) Masyarakat Yakutsk harus memerhatikan pakaian, sepatu, sarung tangan, dan penutup kepala yang digunakan setiap hari agar tidak kedinginan saat di luar rumah. (6) Mereka harus menjaga kehangatan tubuh mereka agar meminimalisasi resiko hipotermia. (7) Oleh karena itu, bepergian keluar rumah saat cuaca dingin di Yakutsk menjadi hal yang berbahaya karena kabut akan menghalangi jarak pandang. (8) Kondisi iklim di Yakutsk juga memengaruhi cara orang dalam berjualan di pasar tradisional. (9) Umumnya, penjual di sana akan meletakkan barang dagangannya, seperti ikan, kepingan susu, ataupun daging-dagingan di tempat terbuka selama berjam-jam tanpa khawatir dagangannya akan busuk. (10) Hal ini terjadi karenasuhu udara dingin di Yakutsk mencegah proses pembusukan makanan dan bisa menjaga keawetannya.</p>
<p> </p>
<p>Manakah simpulan yang tepat berdasarkan teks tersebut?</p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li>Dinobatkannya Kota Yakutsk sebagai kota terdingin membuat masyarakat Kota Yakuts harus menyesuaikan pola hidup mereka.</li>
<li>Masyarakat Yakutsk telah beradaptasi dengan pola hidup mereka di lingkungan yang memiliki suhu udara layaknya suhu di Kutub Utara.</li>
<li>Menurunnya suhu udara di Kota Yakutsk membuat bahan makanan dan ikan menjadi lebih awet dan tidak mudah busuk.</li>
<li>Suhu udara di Yakutsk yang sangat dingin memengaruhi kehidupan masyarakatnya.</li>
<li>Suhu udara yang sangat rendah membuat Yakutsk menjadi kota terdingin di dunia.</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>Jawaban: D </strong></p>
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Simpulan adalah penyajian informasi secara singkat, tetapi tetap mampu mewakili keseluruhan informasi. Simpulan umumnya dibentuk berdasarkan gabungan gagasan-gagasan utama yang ada di dalam teks.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagian awal bacaan tersebut (kalimat 1 s.d. 3) membahas keadaan atau suhu dingin di Kota Yakutsk. Sementara itu, bagian tengah hingga akhir bacaan tersebut (kalimat 4 s.d. 10) membahas pola hidup dan kebiasaan masyarakat di Kota Yakutsk yang dipengaruhi oleh kondisi iklim tersebut. Berdasarkan penjelasan tersebut, simpulan bacaan yang paling tepat adalah <i>Suhu udara di Yakutsk yang sangat dingin memengaruhi kehidupan masyarakatnya. </i></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong> </span></p>
<p><strong><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000; text-decoration: underline;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></span></span></strong></p>
<p><strong>13. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 13 sampai 17!</strong></p>
<p style="text-align: justify;">(1) Perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut telah membuat dunia khawatir akan dampaknya terhadap bumi. (2) Salah satunya adalah potensi hilangnya sepertiga pantai berpasir di planet ini. (3) Ilmuan memperingatkan kedua hal tersebut dapat memusnahkan sepertiga pantai berpasir di dunia pada 2100. (4) Pantai berpasir berperan sebagai garis pertama perlindungan dari badai pesisir dan banjir. (5) Jika ini menghilang, peluang cuaca ekstrem akan semakin besar. (6) Hal tersebut dijelaskan oleh Michalis Vousdoukas, seorang peneliti di European Commission’s Joint Research Centre.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak hanya itu, hilangnya pantai berpasir juga akan memengaruhi sektor pariwisata. Menurut jurnal <i>Nature Climate Change</i>, pengurangan penggunaan bahan bakar fosil tetap tidak menghilangkan kemungkinan musnahnya sepertiga pantai berpasir di dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagian negara maju seperti Amerika Serikat telah memerluas sistem pertahanan. <strong>[ … ]</strong>, bagi sebagian negara lainnya skema rekayasa besar seperti itu akan sulit dilakukan, tidak dapat menjangkau biayanya, atau keduanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemungkinan dampak terbesar akan dirasakan oleh Australia. Sebab, hampir 15.000 kilometer garis tepi pantai putih akan tersapu dalam 80 tahun kedepan. Sembilan negara lainnya yang juga memiliki risiko besar akibat dari musnahnya garis pantai berpasir adalah Kanada, Chile, Amerika Serikat, Meksiko, China, Rusia, Argentina, India, dan Brasil.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantai berpasir mengisi lebih dari sepertiga garis tepi di dunia, sebagian besar berada di negara dengan populasi besar. Akan tetapi, pekerjaan konstruksi, meningkatnya permukaan air laut, gelombang badai dan angin topan, serta berkurangnya sedimen dari bendungan pantai sangat efektif mengikis garis tepi pantai.</p>
<p style="text-align: justify;">Dampak dari hal-hal tersebut adalah ancaman terhadap penghidupan dan infrastruktur di tepi pantai. Untuk mengukur seberapa cepat dan seberapa banyak kemungkinan hilangnya garis pantai. Vousdoukas dan timnya mengamati gambar satelit garis pantai selama tiga dekade, yaitu sejak 1984.</p>
<p style="text-align: justify;">Skenario “kasus terburuk” jalur RCP8.5 menduga emisi karbon akan terus berlanjut atau bumi akan mulai meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, yang merupakan dampak dari tindakan manusia. Skenario lain yang lebih baik, yaitu RCP4.5, akan membuat manusia membatasi efek pemanasan global sekitar tiga derajat celcius, itu masih jauh dari batas “di bawah dua derajat celcius” yang disebut dalam Perjanjian Paris.</p>
<p><span style="font-size: 8pt;">(Sumber: diadaptasi dari kompas.com/sains)</span></p>
<p> </p>
<p>Konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf ketiga adalah ….</p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>Melainkan</li>
<li>Sedangkan</li>
<li>Akan tetapi</li>
<li>Oleh karena itu</li>
<li>Dengan demikian</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: C</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Konjungsi adalah kata hubung. Konjungsi berfungsi untuk menghubungkan kata dan kata, frasa dan frasa, serta kalimat dan kalimat. Konjungsi yang tepat untuk melengkapi kalimat pada paragraf ketiga adalah konjungsi antarkalimat karena terletak di awal kalimat. Selain itu, konjungsi tersebut harus menyatakan perlawanan. Sebab, kalimat 2 merupakan pernyataan yang berkebalikan dari pernyataan pada kalimat 1. Dengan demikian, konjungsi yang tepat adalah <i>akan tetapi</i>. Kata <i>oleh karena itu </i>dan <i>dengan demikian</i> merupakan konjungsi yang menyatakan simpulan. Kata <i>melainkan</i> dan <i>sedangkan</i> merupakan konjungsi intrakalimat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>14. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<p>Kesalahan penulisan terdapat pada ….</p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>Penulisan kata <i>bumi </i>pada kalimat (1)</li>
<li>Penulisan kata <i>ilmuan </i>pada kalimat (3)</li>
<li>Penulisan kata ekstrem pada kalimat (5)</li>
<li>Penulisan kata <i>sepertiga </i>pada kalimat (2)</li>
<li>Penulisan kata <i>european commission’s joint research centre</i> pada kalimat (6)</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: B</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kesalahan penulisan terdapat pada kata <i>ilmuan </i>di kalimat (5). Kata <i>ilmuan </i>merupakan bentuk tidak baku dari kata <i>ilmuwan. </i>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata <i>ilmuwan </i>memiliki makna orang yang ahli atau banyak pengetahuan mengenai ilmu; orang yang berkecimpung dalam ilmu pengetahuan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>15. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<p>Kesalahan penulisan kata berimbuhan terdapat pada …</p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>Paragraf 2</li>
<li>Paragraf 3</li>
<li>Paragraf 4</li>
<li>Paragraf 5</li>
<li>Paragraf 6</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: B</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kesalahan penulisan kata berimbuhan terdapat pada paragraf 3, yaitu pada kata <i>memerluas. </i>Kata <i>memerluas </i>berasal dari kata dasar <i>luas </i>dan mendapat imbuhan <i>memper-. </i>Dengan demikian, penulisan yang tepat adalah <i>memperoleh. </i></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="/blog/contoh-soal-tes-skolastik" target="_blank" rel="noopener">Kumpulan Contoh Soal UTBK-SNBT 2025 & Pembahasannya</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>16. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<p>Kalimat tidak efektif terdapat pada ….</p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>Kalimat kedua paragraf ketujuh</li>
<li>Kalimat kedua paragraf keenam</li>
<li>Kalimat kedua paragraf keempat</li>
<li>Kalimat pertama paragraf kelima</li>
<li>Kalimat pertama paragraf ketujuh</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: B</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku. Sebuah kalimat dinyatakan sebagai kalimat efektif apabila terdapat unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat). selain itu, kalimat efektif juga harus menggunakan ejaan yang tepat dan pemilihan kata (diksi) yang tepat. Kalimat tidak efektif terdapat pada kalimat kedua paragraf keenam. Kalimat tersebut tidak efektif karena hanya terdiri dari keterangan. Dengan demikian, kalimat tersebut tidak memiliki unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>17. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<p>Penulisan kata depan yang tidak tepat terdapat pada ….</p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>Paragraf pertama</li>
<li>Paragraf kedua</li>
<li>Paragraf keempat</li>
<li>Paragraf kelima</li>
<li>Paragraf keenam</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: C</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kata depan adalah kata yang menunjukkan keterangan. Kata depan harus ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya. Kata depan yang sering digunakan adalah kata <i>di, ke, dari, pada, </i>dan <i>daripada. </i>Kesalahan penulisan kata depan terdapat pada paragraf keempat, yaitu pada kata <i>kedepan. </i>Penulisan kata yang tepat adalah <i>ke depan.</i></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><i> <img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></i></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Teks berikut diikuti oleh dua butir pertanyaan. Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, atau E)</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Teks berikut unruk menjawab soal nomor 18 sampai 22.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pantai berpasir mengisi lebih dari sepertiga garis tepi di dunia, sebagian besar berada di negara dengan populasi besar. <sup><strong>16</strong></sup><strong>Akan tetapi</strong>, pekerjaan konstruksi, meningkatnya permukaan air laut, gelombang badai dan angin topan, serta berkurangnya sedimen dari bendungan pantai sangat <sup><strong>17</strong></sup><strong>evektif</strong> mengikis garis tepi pantai.</p>
<p style="text-align: justify;">Dampak dari hal-hal tersebut adalah ancaman terhadap penghidupan dan infrastruktur di tepi pantai. Untuk mengukur seberapa cepat dan seberapa banyak kemungkinan hilangnya garis pantai. Vousdoukas dan timnya mengamati gambar satelit <span style="font-weight: normal;"><sup>18</sup></span><strong>garis pantai </strong>selama tiga dekade, yaitu sejak 1984.</p>
<p style="text-align: justify;">Skenario “kasus terburuk” jalur RCP8.5 menduga emisi karbon akan terus berlanjut atau bumi akan mulai meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di <sup><strong>19</strong></sup><strong>atmosfir</strong>, yang merupakan dampak dari tindakan manusia. Skenario lain yang lebih baik, yaitu RCP4.5, akan membuat manusia membatasi efek pemanasan global sekitar tiga derajat celcius, itu masih jauh dari batas “di bawah dua derajat celcius” yang disebut dalam <sup><strong>20</strong></sup><strong>Perjanjian Paris</strong>.</p>
<p><span style="font-size: 8pt;">(Sumber: diadaptasi dari kompas.com/sains)</span></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>18. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li>Tetapi</li>
<li>Melainkan</li>
<li>Oleh karena itu</li>
<li>Dengan demikian</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: A</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Konjungsi yang tepat untuk menjawab soal nomor 6 adalah konjungsi antarkalimat karena terletak di awal kalimat. Selain itu, konjungsi tersebut harus menyatakan perlawanan. Sebab, kalimat 2 merupakan pernyataan yang berkebalikan dari pernyataan pada kalimat 1. Dengan demikian, konjungsi yang tepat adalah <i>akan tetapi </i>sehingga konjungsi tersebut tidak perlu diperbaiki.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>19. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li>efektiv</li>
<li><em>efektif</em></li>
<li>efektive</li>
<li>efektif</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: E</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penulisan yang tepat untuk kata pada soal nomor 7 adalah <i>efektif. </i>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata <i>efektif </i>memiliki makna dapat membawa hasil. Kata <i>efektif </i>tidak perlu ditulis dalam huruf cetak miring karena sudah diserap dalam bahasa Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>20. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li>garis Pantai</li>
<li>Garis Pantai</li>
<li>“garis pantai”</li>
<li>garis berpantai</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: A</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kata <i>garis pantai</i> adalah kata yang tidak menunjukkan nama tempat atau nama geografis. Penulisan nama tempat ditulis dengan huruf awal kapital, seperti <i>Kebun Binatang Ragunan, Balaikota Depok, </i>dll. Selain itu, nama geografis ditulis dengan huruf awal kapital apabila diikuti nama diri, seperti <i>Gunung Krakatau, Pantai Losari, Danau Toba, </i>dll. Dengan demikian, kata <i>garis pantai </i>tidak perlu ditulis dengan awal kapital.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/kisi-kisi-utbk-snbt">Kisi-Kisi Materi UTBK-SNBT 2025: Tes Potensi Skolastik & Tes Literasi</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>21. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li>atmosfer</li>
<li>atmosfir</li>
<li>atmosfire</li>
<li>lapisan udara</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: B</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), penulisan yang baku adalah <i>atmosfer. </i>Kata <i>atmosfer </i>memiliki makna lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km (terutama terdiri atas campuran berbagai gas, yaitu nitrogen, oksigen, argon, dan sejumlah kecil gas lain).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>22. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li>“Perjanjian Paris”</li>
<li>Perjanjain paris</li>
<li>perjanjain paris</li>
<li>perjanjain Paris</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: A</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu kata yang ditulis dengan awal huruf kapital adalah kata yang mengandung peristiwa sejarah, seperti <i>Revolusi Industri, Perang Padri, Perjanjian Meja Bundar, </i>dll</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian, penulisan <i>Perjanjian Paris </i>tidak perlu diperbaiki karena merupakan nama peristiwa bersejarah.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bacalah teks berikut, kemudian jawablah soal-soal yang tersedia dengan memilih jawaban yang tepat di antara pilihan jawaban A, B, C, D, atau E.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Teks berikut untuk menjawab soal nomor 23 sampai 27.</strong></p>
<p><strong><img decoding="async" style="width: 600px; display: block; margin: 0px auto;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/buah-durian-1024x683.jpg" alt="buah durian" width="600" /></strong></p>
<p style="text-align: center;"><em>Buah durian (Sumber: hellosehat.com)</em></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><span style="background-color: transparent;">(1) Buah yang dijuluki “Raja” semua buah ini mungkin tidak banyak disukai karena baunya yang sangat tajam. (2) Namun, siapa sangka jika di dalam daging buah durian terkandung asam amino langka. (3) Para peneliti dari Leibniz-Institute for Food Systems Biology di Technical University of Munich menemukan adanya asam amino langka yang disebut dengan Ethionine di dalam daging buah.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="background-color: transparent;">(4) Durian bernama latin </span><i style="background-color: transparent;">Durio zibethinus</i><span style="background-color: transparent;"> ini adalah tanaman tropis khas Asia Tenggara. (5) Buah ini dikenal karena ukurannya yang besar, dengan kulit tajam dan aromanya yang dianggap seperti campuran belerang dan bawang. (6) Bau durian, menurut peneliti, merupakan gabungan beberapa zat kesuburan dengan dominasi sulfur atau belerang yang sangat menyengat. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="background-color: transparent;">(7) Bahkan, bagi orang barat, yang tidak terbiasa mengkonsumsi durian, buah ini tampak tidak biasa dan terkadang dianggap menjijikkan. (8) “Kami telah menunjukkan, bau dari buah ini ternyata disebabkan oleh ethanethiol dan turunannya,” ujar penulis penelitian Dr. Nadine Fischer dan Dr. Martin Steinhaus. (9) Kendati demikian, keduanya masih mencari tahu dan belum dapat menjelaskan jalur biokimia saat tanaman ini menghasilkan ethanethiol tersebut. (10) Hal inilah yang menjadi tujuan utama penelitian tersebut. (11) Para peneliti mencoba menyaring durian untuk mencari keberadaan </span><i style="background-color: transparent;">ethionine</i><span style="background-color: transparent;">, yakni pelopor bau menyengat pada buah ini. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="background-color: transparent;">(12) Akhirnya, para peneliti berhasil mendeteksi </span><i style="background-color: transparent;">ethionine</i><span style="background-color: transparent;"> dengan mempelajari pengaruh varietas dan tahap pematangan. (13) Peneliti juga telah mengkonfirmasi perannya sebagai pelopor munculnya ethanethiol. </span></p>
<p><span style="font-size: 8pt;">(Sumber: dikutip dari kompas.com/sains)</span></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>23. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<p>Kalimat inti pada kalimat (3) adalah …</p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>Para peneliti menemukan.</li>
<li>Temuan adanya asam amino.</li>
<li>Asam amino langka telah ditemukan.</li>
<li>Para peneliti dari Leibniz-Institute for Food Systems Biology.</li>
<li>Dalam daging buah ditemukan asam amino langka yang disebut Ethionine.</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: A</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah kalimat utuh memiliki inti, yaitu kata yang berkedudukan sebagai subjek dan predikat.</p>
<p style="text-align: justify;">Perhatikan analisis struktur berikut:</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 563px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/Screen%20Shot%202020-04-29%20at%2013.45.23.png" alt="Screen Shot 2020-04-29 at 13.45.23" width="563" /></p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat inti dalam sebuah kalimat berkedudukan sebagai subjek dan predikat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>24. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="background-color: transparent;">Penggunaan tanda kutip pada kalimat (1) berfungsi untuk ….</span></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>menandakan kata tersebut mempunyai arti khusus</li>
<li>menandakan kata tersebut adalah arti dari sebuah kata</li>
<li>menandakan bawah kata tersebut adalah kata yang penting diingat</li>
<li>menandakan kata tersebut adalah kata yang diserap dari bahasa asing</li>
<li>menandakan sebuah istilah ilmiah yang belum dikenal oleh masyarakat umum</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: A</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu fungsi tanda kutip adalah untuk menunjukkan sebuah kata memiliki arti khusus. Kata <i>raja </i>pada pada kalimat (1) bukan berarti seorang yang tinggal di istana dan memiliki suatu kedudukan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>25. Subtopik: Pemahaman Isi Bacaan</strong></p>
<p>Pernyataan implisit yang tidak sesuai dengan teks tersebut adalah ….</p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>Pada daging buah durian ditemukan asam amino langka.</li>
<li>Tanaman durian merupakan tanaman khas Asia Tenggara.</li>
<li>Buah durian mungkin tidak banyak disukai karena baunya yang sangat tajam.</li>
<li>Bau durian berasal dari gabungan beberapa zat kesuburan yang sangat menyengat.</li>
<li>Buah durian tampak tidak biasa dan terkadang dianggap menjijikkan bagi orang barat.</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: E</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pernyataan implisit adalah pernyataan yang terdapat dalam teks. Pernyataan yang tidak tepat terdapat pada pilihan E, yaitu <i>Buah durian tampak tidak biasa dan terkadang dianggap menjijikkan bagi orang barat. </i>Pernyataan tersebut tidak tepat karena tidak semua orang barat mengganggap bahwa buah durian dianggap menjijikan (kalimat 7).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/contoh-soal-tes-skolastik-literasi-bahasa-inggris">Contoh Soal Literasi Bahasa Inggris UTBK SNBT 2025 & Pembahasannya</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>26. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<p>Bentukan kata tidak tepat ditemukan pada ….</p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>Kalimat (1)</li>
<li>Kalimat (3)</li>
<li>Kalimat (9)</li>
<li>Kalimat (11)</li>
<li>Kalimat (13)</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: E </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pembentukan kata yang tidak tepat ditemukan dalam kalimat nomor 13, yaitu pada kata <i>mengkonfirmasi</i>. Pembentukan kata yang tepat adalah <i>mengonfirmasi </i>karena terdapat proses peleburan imbuhan. Peleburan imbuhan terjadi apabila imbuhan <i>me- </i>bertemu dengan kata yang diawali huruf K, T, S, P, terdiri lebih dari satu suku kata, dan diawali huruf konsonan dan huruf kedua vokal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>27. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="background-color: transparent;">Penggunaan tanda koma yang tidak tepat ditemukan pada ….</span></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>Kalimat (2)</li>
<li>Kalimat (5)</li>
<li>Kalimat (6)</li>
<li>Kalimat (8)</li>
<li>Kalimat (9)</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: B</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penggunaan tanda koma yang tidak tepat terdapat pada kalimat (5). Kesalahan penggunaan tanda koma terdapat pada setelah kata <i>tajam</i>. Tanda koma digunakan untuk memisahkan perincian yang lebih dari dua unsur, misalnya : apel, mangga, dan jambu. Tanda koma tidak digunakan apabila perincian hanya dua unsur misalnya, air dan api. Dengan demikian, perbaikan yang tepat untuk kalimat kedua adalah <i>Buah ini dikenal karena ukurannya yang besar, dengan kulit tajam, dan aromanya yang dianggap seperti campuran belerang dan bawang.</i></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Teks berikut diikuti oleh dua butir pertanyaan. Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, atau E).</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Teks berikut untuk menjawab soal nomor 28 sampai 32.</strong></p>
<p><strong><img decoding="async" style="width: 600px; display: block; margin: 0px auto;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/pulau-madura-berniat-bercerai-dari-provinsi-jawa-timur.jpg" alt="pulau madura" width="600" /></strong></p>
<p style="text-align: center;"><em>Pulau Madura (Sumber: merdeka.com)</em></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;">Bagi penyuka <sup>26</sup><strong>spot-spot</strong> unik namun tak terlalu dibanjiri turis, coba jadwalkan untuk datang ke Madura pada rencana perjalanan <sup><strong>27</strong></sup><strong>Anda</strong>. Destinasi di sebelah timur Jawa Timur ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah nan eksotis.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu yang dapat dinikmati adalah <sup><strong>28</strong></sup><strong>air terjun Toroan</strong> yang terletak di Kabupaten Sampang. Air terjun dengan ketinggian 20 meter tersebut memiliki keunikan karena terletak di pesisir Pantai Nepa, menghadap pada lautan lepas. Tumpahan air terjun langsung menyatu dengan air laut yang berada di sebuah muara. Ada banyak turunan air di tempat ini. Namun, hanya ada satu air terjun yang begitu deras dan besar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dikelilingi dengan pohon yang rindang serta kesegaran air yang dimilikinya menjadi keunggulan tersendiri bagi tempat ini. Perpaduan antara gemericik air terjun dengan deburan ombak di pantai memberikan efek <sup><strong>29</strong></sup><strong>relaksasi</strong> di tengah suasana alam yang masih natural. Aliran air terjun tersebut mengalir dari Sungai Payung yang berada di bagian <sup><strong>30</strong></sup><strong>timur kota Sampang</strong>.</p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>28. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li><i>spot</i></li>
<li><i>“</i>spot<i>”</i></li>
<li>“spot-spot”</li>
<li><i>spot-spot</i></li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: E</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata <i>spot </i>merupakan bentuk cakapan yang memiliki makna tempat yang digunakan untuk kegiatan tertentu (olahraga, wisata, belajar, dan sebagainya). Penulisan kata cakapan dalam sebuah kalimat menggunakan huruf cetak miring.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>29. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li>dia</li>
<li>anda</li>
<li>ananda</li>
<li>saudara</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: A</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu penggunaan huruf kapital adalah pada kata sapaan. Kata <i>Anda </i>dan <i>Saudara </i>adalah kata sapaan. Dengan demikian, kata <i>Anda </i>penulisannya harus diawali dengan huruf kapital.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>30. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li>air terjun toroan</li>
<li>air Terjun Toroan</li>
<li>Air Terjun Toroan</li>
<li>Air Terjun di Toroan</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: D</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Nama tempat atau nama geografis yang diikuti nama diri harus ditulis dengan awal huruf kapital. Misalnya, Gunung Bromo, Sungai Kapuas, Laut Jawa, Dll. Kata <i>Air Terjun Toroan </i>merupakan nama geografis yang diikuti dengan nama diri. Dengan demikian, ditulis menggunakan huruf awal kapital.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>31. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li>relax</li>
<li>reaksi</li>
<li>relaksasi</li>
<li>Relaxation</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: A</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata <strong>relaksasi</strong> memiliki makna cara atau tindakan untuk mengistirahatkan atau menyenangkan diri. Kata <strong>relaksasi</strong> merupakan kata baku dan sudah tertera di kamus. Dengan demikian, penulisan kata <strong>relaksasi</strong> tidak perlu ditulis menggunakan huruf cetak miring. <strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/contoh-soal-tes-skolastik-literasi-bahasa-indonesia">Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia UTBK-SNBT 2025 & Pembahasannya</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>32. Subtopik: Penalaran Kebahasaan</strong></p>
<ol style="text-align: justify; list-style-type: upper-alpha;">
<li>TIDAK PERLU DIPERBAIKI</li>
<li>Timur Kota Sampang</li>
<li>Timur kota sampang</li>
<li>Kota Sampang Timur</li>
<li>timur Kota Sampang</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Jawaban: E</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pembahasan:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Penulisan arah mata angin (timur, barat, utara, selatan, dll.) ditulis kapital apabila menunjukkan nama tempat, kota, atau provinsi, misalnya Jakarta Barat, Jawa Timur, Afrika Selatan, dll. Kata <i>timur </i>pada <i>timur Kota Sampang </i>tidak menunjukkan nama kota.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;">Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" style="width: 1709px;" src="https://cdn-web.ruangguru.com/landing-pages/assets/hs/LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4.png" alt="LS_-_Separator_Semua_Mapel_TPS-4" width="1709" /></p>
<p style="text-align: justify;">Itulah beberapa kumpulan contoh soal TPS UTBK 2025 untuk subtes Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis. Nah, gimana soal latihan kali ini? Terus semangat, karena masih banyaaak lagi soal-soal yang harus sering kamu asah!</p>
<p style="text-align: justify;">Yuk, ikutan rangkaian <strong><a href="https://www.ruangguru.com/ruanguji">tryout UTBK SNBT di ruanguji</a></strong> sekarang juga. Di sana kamu bisa dapet banyak latihan soal-soal UTBK sesuai standar, lengkap dengan pembahasannya!</p>
<p><a href="https://www.ruangguru.com/ruanguji"><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/5801ad60-a2d4-4732-b1e9-9f3c04057d5b.jpeg" alt="CTA ruanguji" /></a></p>
</div>
<div class="content-meta-tags">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/pemahaman-bacaan" rel="tag">Pemahaman Bacaan</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/pojok-kampus" rel="tag">Pojok Kampus</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/seleksi-masuk" rel="tag">Seleksi Masuk</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/snbt" rel="tag">SNBT</a> </div>
</div>
<div class="author-post">
<img loading="lazy" class="author-avatar" width="64px" height="64px" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/5196bc4b-168b-4b6f-8c46-cb076ca8b451.png">
<div>
<h5 class="author-title">Rabia Edra</h5>
<p class="author-description"></p>
</div>
</div> <div class="share-post">
<p>Bagikan artikel ini:</p>
<ul class="socmed">
<li>
<a target="_blank" href="https://api.whatsapp.com/send?phone=&text=Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025%0D%0A%0D%0Ahttps://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/whatsapp.png" loading="lazy" alt="Logo Whatsapp " /></a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/share.php?u=https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan&quote=Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025"> <img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook " /> </a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025&url=https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan"> <img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading="lazy" alt="Logo Twitter " /> </a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&url=https://www.ruangguru.com/blog/latihan-soal-tps-utbk-memahami-bacaan&title=Contoh Soal Kemampuan Memahami Bacaan & Menulis TPS UTBK 2025"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading="lazy" alt="Logo LinkedIn " /></a>
</li>
</ul>
</div>
</div>
<div class="col-md-4 sticky">
<aside id="sidebar">
<div class="side-banner-desktop">
</div>
<div class="glider-navigation desktop">
<div role="tablist" class="dots" id="side-banner-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="side-banner-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="side-banner-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
<h2 style="font-size: 24px; font-weight: bold; margin-bottom: 16px;margin-top: 16px;">Artikel Terbaru</h2>
<ul>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/pergerakan-nasional-indonesia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png" alt="Pergerakan Nasional" class="external-img wp-post-image " /> <span>Pergerakan Nasional Indonesia: Pengertian, Tujuan & Penyebabnya | Sejarah Kelas 11</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/runtuhnya-uni-soviet">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png" alt="Runtuhnya Uni Soviet" class="external-img wp-post-image " /> <span>Sejarah Runtuhnya Uni Soviet, Penyebab, dan Dampaknya | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/konflik-palestina-israel">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png" class="external-img wp-post-image " /> <span>Latar Belakang Terjadinya Konflik Palestina dengan Israel | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/9-lembaga-dan-pelaku-pasar-modal-di-indonesia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/279825ac-672b-43f9-b66e-a1c7ec87f784.png" alt="Pelaku Pasar Modal di Indonesia" class="external-img wp-post-image " /> <span>9 Lembaga dan Pelaku Pasar Modal di Indonesia | Ekonomi Kelas 10</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/peristiwa-kontemporer-dunia-perpecahan-cekoslovakia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/2a1a35c0-f1f5-45d4-8869-ff5083bd90e5.png" alt="Perpecahan Cekoslowakia" class="external-img wp-post-image " /> <span>Latar Belakang Perpecahan Cekoslowakia dan Penyebabnya | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
</ul>
</aside>
</div>
</div>
<div class="row">
<div class="col-12">
<section class="related-posts">
<h2 class="page-title">
Artikel Lainnya
</h2>
<div class="content-grid">
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/pergerakan-nasional-indonesia">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Pergerakan Nasional Indonesia: Pengertian, Tujuan & Penyebabnya | Sejarah Kelas 11 </h2>
<div class="content-meta">
<span>March 6, 2026</span> <span>• 8 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/runtuhnya-uni-soviet">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Sejarah Runtuhnya Uni Soviet, Penyebab, dan Dampaknya | Sejarah Kelas 12 </h2>
<div class="content-meta">
<span></span> <span>• 11 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/konflik-palestina-israel">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Latar Belakang Terjadinya Konflik Palestina dengan Israel | Sejarah Kelas 12 </h2>
<div class="content-meta">
<span>March 5, 2026</span> <span>• 5 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
</div>
</section> </div>
</div>
<div class="banner-product-wrapper">
<a href="https://cta.ruangguru.com/ruanguji-banner-bottom-blog-rg" target="_blank" class="alert alert-dismissible fade show banner-product banner-ruanguji" role="alert">
<button type="button" class="btn-close" data-bs-dismiss="alert" aria-label="Close"></button>
<img class="image-floating-bottom" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/17a14d86-890f-4e42-ba8f-26bc4beea748.png?convert=web" />
</a>
</div>
</div>
</div>
<script>
function sleep(ms) {
return new Promise((resolve) => setTimeout(resolve, ms));
}
async function replaceCtaMarkupAsync() {
await sleep(2000);
alert("replace")
const contentBody = document.querySelector('.content-body');
const paragraphs = contentBody.querySelectorAll('p');
const regexPattern = /{{cta\(['"](.+?)['"]\)}}/g;
paragraphs.forEach((paragraph) => {
const originalHTML = paragraph.innerHTML;
let modifiedHTML = '';
let lastIndex = 0;
for (const match of originalHTML.matchAll(regexPattern)) {
const ctaId = match[1];
modifiedHTML += originalHTML.slice(lastIndex, match.index) + `<b>${ctaId}</b>`;
lastIndex = match.index + match[0].length;
}
modifiedHTML += originalHTML.slice(lastIndex);
paragraph.innerHTML = modifiedHTML;
});
document.addEventListener("DOMContentLoaded", () => {
replaceCtaMarkupAsync();
});
}
</script>
<div class="modal fade" id="popupPromo" tabindex="-1" aria-labelledby="popupPromoLabel" aria-hidden="true">
<div class="modal-dialog modal-dialog-centered" data-bs-backdrop="static" data-bs-keyboard="false">
<div class="modal-content">
<div class="button-wrapper">
<button type="button" class="btn-close" data-bs-dismiss="modal" aria-label="Close"></button>
</div>
<div class="glider-contain">
<div class="glider">
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/ab-web-pop-up-banner-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/4680961a-4e01-4169-8ff4-da0823d0da6c.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/e0ebb0c9-e368-4524-9241-dbaf73cafccd.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/rasionalisasi-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-blog-to-snbt-prem">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/e6888a56-1d95-4d8a-b87a-b19b8a185651.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/rgp-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/cbe7b869-fbe2-4497-8a1e-42344df5b137.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/kitab-tka-smp-popup-blog">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/eb41ad00-e4dc-46f5-b9f6-721266fc371e.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/f7908ac1-3b0b-492c-bf87-dcea2b20b87c.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-rg-kitablitetkasmp">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/50097055-1862-46a8-bbe0-fa5b077f88bb.png" />
</a>
</div>
<div class="glider-navigation">
<div role="tablist" class="dots" id="popup-promo-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="popup-promo-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="popup-promo-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<script>
var jsonString = '[{"CreatedAt":"2025-07-25 01:01:27+00:00","Id":696,"UpdatedAt":"2026-02-25 02:12:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":31467,"ctaId":"ab-web-pop-up-banner-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/ab-web-pop-up-banner-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b9b5f501-be14-4e3f-9ad8-a87e17ec16e9.png","name":"[AB] Web Pop Up Banner - Blog RG","targetUrl":"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/?utm-source=ab-web-pop-up-banner-blog-rg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/4680961a-4e01-4169-8ff4-da0823d0da6c.png","name":"[RG] Popup Banner Blog - Promo SNBT Ramadan","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":1,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-07-25 01:01:27+00:00","Id":705,"UpdatedAt":"2026-02-23 10:52:46+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33341,"ctaId":"ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f30c4943-4456-4a96-858b-fe065c9073ae.png","name":"[AB] Web Pop Up Banner - Blog RG 1","targetUrl":"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/?utm-source=ab-web-pop-up-banner-blog-rg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e0ebb0c9-e368-4524-9241-dbaf73cafccd.png","name":"[RG] Popup Banner Blog - Promo TKA Ramadan","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":2,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":657,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:10+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33189,"ctaId":"rasionalisasi-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/rasionalisasi-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png","name":"[RG] Pop Up Blog - Rasionalisasi","targetUrl":"https:\/\/www.ruangguru.com\/rasionalisasi"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Rasionalisasi","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":3,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-12-07 09:26:39+00:00","Id":677,"UpdatedAt":"2026-02-12 02:22:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33305,"ctaId":"to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg","name":"[IDN] CTA Popup Blog RG - Tryout SNBT Regular 2026","targetUrl":"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/TOUTBKREG7"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg","name":"[RG] Popup Blog RG - Tryout Regular 2026","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":4,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2026-02-05 10:16:52+00:00","Id":689,"UpdatedAt":"2026-03-05 02:41:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33338,"ctaId":"pop-blog-to-snbt-prem","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-blog-to-snbt-prem)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg","name":"[RG] Popup Blog - TO SNBT Prem","targetUrl":"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/TOUTBKPREM"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg","name":"[RG] Pop blog - TO SNBT Prem","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":5,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-12-07 09:26:39+00:00","Id":679,"UpdatedAt":"2026-03-04 03:44:16+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33304,"ctaId":"to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1bf472e1-62f4-4aa9-ab8c-4fa72a82dd7b.png","name":"[RG] Pop Up Blog RG - TO Premium TKA SD SMP","targetUrl":"https:\/\/s.id\/TOTKAPREMSDSMP"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e6888a56-1d95-4d8a-b87a-b19b8a185651.png","name":"[RG] Popup Blog RG - TO TKA Premium SD SMP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":6,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-08-25 04:25:04+00:00","Id":672,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:17+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33285,"ctaId":"rgp-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/rgp-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png","name":"[RG] Pop Up Blog - RGP","targetUrl":"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png","name":"[RG] Pop Up Blog - RGP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":7,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":379,"UpdatedAt":"2026-03-06 01:54:52+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":31356,"ctaId":"25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f60bc49c-c00f-4a5e-80a2-2552fa18ae21.jpg","name":"CTA Blog RG - Kitab UTBK SNBT","targetUrl":"https:\/\/bit.ly\/orderkitabrg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/cbe7b869-fbe2-4497-8a1e-42344df5b137.jpg","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Kitab UTBK SNBT","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":8,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":587,"UpdatedAt":"2026-03-06 01:55:00+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33020,"ctaId":"kitab-tka-smp-popup-blog","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/kitab-tka-smp-popup-blog)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9ea9eca7-9ef7-433c-baad-14bc1019f890.jpg","name":"[RG] Pop up blog - Kitab TKA SMP","targetUrl":"https:\/\/bit.ly\/kitabtkasmprg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/eb41ad00-e4dc-46f5-b9f6-721266fc371e.jpg","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Kitab TKA SMP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":9,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-11-12 10:28:45+00:00","Id":636,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:20+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33149,"ctaId":"pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d6f8639-cfff-4d64-89ea-f68bfe7a868c.png","name":"[RG] Pop blog - Kitab utbk snbt lite","targetUrl":"https:\/\/s.id\/litesnbt26"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f7908ac1-3b0b-492c-bf87-dcea2b20b87c.png","name":"[RG] Pop blog - Kitab utbk snbt lite","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":10,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-11-14 08:09:42+00:00","Id":647,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:21+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33160,"ctaId":"pop-rg-kitablitetkasmp","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-rg-kitablitetkasmp)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/20edba9b-ef84-4938-b698-4a82783478a5.png","name":"[RG] Pop blog - kitab lite tka smp","targetUrl":"https:\/\/s.id\/litetkasmp26"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/50097055-1862-46a8-bbe0-fa5b077f88bb.png","name":"[RG] Pop blog - kitab lite tka smp","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":11,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"}]';
var jsArray = JSON.parse(jsonString);
console.log(jsArray);
</script>
<script>
let windowHeight = window.innerHeight;
let promosLength = 11;
document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
// Initialize Bootstrap Modal
let popupPromo = new bootstrap.Modal(document.getElementById('popupPromo'), {});
// Initialize Glider.js inside the Bootstrap Modal
function initGliderInModal() {
new Glider(document.querySelector('#popupPromo .glider'), {
slidesToScroll: 1,
slidesToShow: 1,
draggable: true,
dots: '#popup-promo-dots',
arrows: {
prev: '#popup-promo-prev',
next: '#popup-promo-next'
}
});
}
// Show Bootstrap Modal and initialize Glider.js after a specified scroll amount
const scrollThreshold = 2 / 3 * windowHeight; // The scroll amount in pixels to trigger the Modal
let gliderInitialized = false;
window.addEventListener('scroll', function() {
if (window.scrollY >= scrollThreshold && !gliderInitialized && promosLength > 0) {
popupPromo.show();
// Listen for the 'shown' event to initialize Glider.js after the Modal has been fully displayed
$('#popupPromo').on('shown.bs.modal', function() {
initGliderInModal();
gliderInitialized = true;
// Optionally, remove the 'shown' event listener after initializing the Glider to avoid re-initializing
$('#popupPromo').off('shown.bs.modal');
});
// Remove the scroll event listener after the Modal is shown to avoid re-initializing the Glider
this.removeEventListener('scroll', arguments.callee);
}
});
});
</script>
<script src="https://unpkg.com/analytics@0.8.1/dist/analytics.min.js"></script>
<script type="text/javascript" src="https://unpkg.com/analytics-plugin-trackable-min@0.4.5/dist/analytics-plugin-trackable.min.js"></script>
<script type="text/javascript" defer>
/* Initialize analytics */
var Analytics = window._analytics.init({
app: "ruangguruLanding",
debug: false,
plugins: [analyticsTrackable()],
});
/* Additional context tracker pageView */
const post_id = 724;
const tags_id = [430,55,58,568];
const category_id = 563;
const sub_category_id = 565;
const customData = {
tags_id: tags_id,
category_id: category_id,
sub_category_id: sub_category_id,
post_id: post_id,
};
Analytics.plugins.trackable.context(JSON.stringify(customData));
Analytics.ready(function () {
Analytics.page();
});
$(document).on('click', '[data-tracking-event-type]', function (event) {
const eventType = $(this).data('tracking-event-type');
const context = $(this).data('tracking-context');
Analytics.track(eventType, context);
});
</script>
<footer class="footer">
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-lg-3">
<div class="office">
<a href="https://www.ruangguru.com/">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/RG_LOGO_WHITE.png?convert=auto" alt="Logo Ruangguru" loading="lazy" />
</a>
<address>
<p class="hq">RUANGGURU HQ</p>
<p>
Gedung Sinarmas MSIG Tower Lt. 33. Jl. Jenderal Sudirman Kav. 21, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jakarta 12920
</p>
</address>
</div>
<nav class="footer-menu call-us">
<p class="title">Hubungi Kami</p>
<address>
<a href="mailto:info@ruangguru.com">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/4739a139-8f09-42ea-b517-d842c5d1c28d.png" loading="lazy" alt="Logo Email Footer" />
info@ruangguru.com</a>
<a href="tel:02130930000">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/6f4bb6c8-52c9-4acb-859b-47a10a7eec75.png" loading="lazy" alt="Logo Phone Footer" />(021) 3093 0000</a>
<a href="https://wa.me/6281574410000">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/4b58468a-b2f9-40e4-867f-d3242a065dcf.png" loading="lazy" alt="Logo Whatsapp Footer" />0815 7441 0000</a>
</address>
</nav>
<nav class="footer-menu social d-none d-lg-block">
<p class="title">Ikuti Kami</p>
<a target="_blank" href="https://www.instagram.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png" loading="lazy" alt="Logo Instagram Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/ruanggurucom/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading=" lazy" alt="Logo Twitter Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.youtube.com/ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png" loading=" lazy" alt="Logo Youtube Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/company/ruangguru-com">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading=" lazy" alt="Logo LinkedIn Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.tiktok.com/@ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png" loading=" lazy" alt="Logo TikTok Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
</nav>
</div>
<div class="col-lg-9">
<div class="row">
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Produk Ruangguru</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://roboguru.ruangguru.com" target="_blank">Roboguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/roboguruplus">Roboguru Plus</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/dafa-lulu">Dafa dan Lulu</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/for-kids/kursus">Kursus for Kids</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/for-kids">Ruangguru for Kids</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bisnis">Ruangguru for Business</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruanguji">Ruanguji</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/blog">Ruangbaca</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruangkelas">Ruangkelas</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruangbelajar">Ruangbelajar</a></li>
<li><a href="https://pengajar.ruangguru.com/">Ruangpengajar</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/privat">Ruangguru Privat</a></li>
<li><a href="https://www.ruangpeduli.org/" target="_blank">Ruangpeduli</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Bantuan & Panduan</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://www.ruangguru.com/company-credentials">Company Credentials</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/beasiswa">Beasiswa Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/cicilan">Cicilan Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/promo">Promo Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://ticketing.ruangguru.com/help?request_type_id=459" target="_blank">Vulnerability Report</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bantuan#layanan">Layanan Pengaduan</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/terms-conditions">Syarat & Ketentuan</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/privacy-policy">Kebijakan Privasi</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/about-us">Tentang Kami</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/contact-us">Kontak Kami</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/press">Press Kit</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bantuan">Bantuan</a></li>
<li><a href="https://career.ruangguru.com/">Karier</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Produk Lainnya</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://www.brainacademy.id/" target="_blank">Brain Academy</a></li>
<li><a href="https://www.english-academy.id/" target="_blank">English Academy</a></li>
<li><a href="https://skillacademy.com/" target="_blank">Skill Academy</a></li>
<li><a href="https://www.ruangkerja.id/" target="_blank">Ruangkerja</a></li>
<li><a href="https://www.schoters.com/id/" target="_blank">Schoters</a></li>
<li><a href="https://www.kalananti.id/" target="_blank">Kalananti</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title"> Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru</p>
<div class="download-list">
<ul>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://apps.apple.com/id/app/ruangguru-solusi-belajar/id1099742206?l=id">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/appstore.png" loading="lazy" alt="Button App Store Footer " />
</a>
</li>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ruangguru.livestudents&hl=in">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/googleplay.png" loading="lazy" alt="Button Google Play Footer " />
</a>
</li>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://appgallery.huawei.com/#/app/C102352375">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/huawei.png" loading="lazy" alt="Button AppGallery Footer " />
</a>
</li>
</ul>
</div>
</nav>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="d-lg-none text-center">
<nav class="footer-menu social">
<p class="title">Ikuti Kami</p>
<a target="_blank" href="https://www.instagram.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png" loading="lazy" alt="Logo Instagram Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/ruanggurucom/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading=" lazy" alt="Logo Twitter Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.youtube.com/ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png" loading=" lazy" alt="Logo Youtube Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/company/ruangguru-com">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading=" lazy" alt="Logo LinkedIn Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.tiktok.com/@ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png" loading=" lazy" alt="Logo TikTok Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
</nav>
</div>
<p class="footer-copyright">
© 2026 All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia
</p>
</div>
<style>
.bantuan-container {
position: relative;
}
.bantuan-element {
position: fixed;
z-index: 999;
display: flex;
align-items: flex-end;
justify-content: flex-end;
cursor: pointer;
transition: all 0.6s ease;
}
.bantuan-top {
bottom: 11rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom {
bottom: 2rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-top-2 {
bottom: 15rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-top-3 {
bottom: 19rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom-2 {
bottom: 5rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom-3 {
bottom: 8rem;
right: 2rem;
}
@media (min-width: 768px) {
.bantuan-element img {
width: auto;
transition: all 0.4s ease;
}
.bantuan-top img {
width: 140px;
}
.bantuan-bottom img {
width: 140px;
}
.bantuan-top-2 img,
.bantuan-top-3 img {
width: 140px;
}
.bantuan-bottom-2 img,
.bantuan-bottom-3 img {
width: 140px;
}
.bantuan-element.clicked {
bottom: 9rem;
right: 2.5rem;
}
.bantuan-element.clicked img {
width: auto;
height: 64px;
}
}
@media (max-width: 767px) {
.bantuan-top {
bottom: 8rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom {
bottom: 2rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-top-2 {
bottom: 12rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-top-3 {
bottom: 16rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom-2 {
bottom: 5rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom-3 {
bottom: 8rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-element img {
width: auto;
}
.bantuan-top img,
.bantuan-top-2 img,
.bantuan-top-3 img {
width: 96px;
}
.bantuan-bottom img,
.bantuan-bottom-2 img,
.bantuan-bottom-3 img {
width: 96px;
}
}
.bantuan-element:hover {
transform: scale(1.05);
}
.bantuan-element img {
max-width: 100%;
height: auto;
}
</style>
<div id="bantuan-divs-container" style="position: relative" data-product="ruangguru" data-table="rg_floating_icon"></div>
<script>
class FloatingDivsComponent {
constructor(product = 'ruangguru', table = 'rg_floating_icon') {
this.container = document.getElementById('bantuan-divs-container');
this.floatingElements = [];
this.product = product;
this.table = table;
// Configuration
this.config = {
baseApiUrl: 'https://gw.ruangguru.com/api/v3/rdb/p_ddgy8hjx5dxsqx/rg_banner/views/',
apiKey: 'vLyK3dJrDBRmOwueX2OJXibMkgsUbBk0WS4ua2p1',
maxElements: 2,
zIndexBase: 100,
};
// Build dynamic API URL based on table parameter
this.config.apiUrl = this.buildApiUrl();
this.init();
}
buildApiUrl() {
const baseUrl = this.config.baseApiUrl;
const tableName = this.table || 'rg_floating_icon';
const queryParams =
'offset=0&limit=99999&sort=rankPosition&where=(type,eq,floating)~and(showIn,anyof,blog)~and(hide,is,false)~and(product,eq,' +
this.product +
')&nested%5Bcta%5D%5Bfields%5D=Id,name,ctaId,imageUrl,ctaLink,targetUrl';
return `${baseUrl}${tableName}?${queryParams}`;
}
async init() {
try {
await this.fetchFloatingElements();
this.renderFloatingElements();
} catch (error) {
console.error('Failed to initialize floating divs component:', error);
}
}
async fetchFloatingElements() {
try {
const options = {
method: 'GET',
headers: {
'xc-token': this.config.apiKey || 'vLyK3dJrDBRmOwueX2OJXibMkgsUbBk0WS4ua2p1',
},
};
const urlNoco = this.config.apiUrl;
const response = await fetch(urlNoco, options);
if (!response.ok) {
throw new Error(`HTTP error! status: ${response.status}`);
}
const data = await response.json();
this.floatingElements = this.processApiResponse(data);
} catch (error) {
console.error('Error fetching floating elements:', error);
throw error;
}
}
processApiResponse(data) {
if (!data || !data.list || !Array.isArray(data.list)) {
return [];
}
console.log(data.list);
// Ensure we only get maximum 2 elements
const limitedElements = data.list.slice(0, this.config.maxElements);
return limitedElements;
}
renderFloatingElements() {
if (!this.container || this.floatingElements.length === 0) {
return;
}
// Additional safeguard: ensure we never render more than maxElements
const elementsToRender = this.floatingElements.slice(0, this.config.maxElements);
// Clean up existing elements and their event listeners
this.cleanupExistingElements();
// Clear existing content
this.container.innerHTML = '';
elementsToRender.forEach((element, index) => {
const floatingDiv = this.createFloatingDiv(element, index);
this.container.appendChild(floatingDiv);
});
}
cleanupExistingElements() {
// Clear existing elements (no need for event listener cleanup with CSS approach)
const existingElements = this.container.querySelectorAll('[data-floating-element]');
existingElements.forEach(element => {
element.remove();
});
}
createFloatingDiv(element, index) {
const div = document.createElement('div');
const cta = element.cta[0]; // Use the first CTA
// Add data attribute for cleanup tracking
div.setAttribute('data-floating-element', 'true');
// Apply CSS classes based on rankPosition
const positionClass = this.getPositionClass(element.rankPosition, index);
div.className = `bantuan-element ${positionClass}`;
div.style.zIndex = this.config.zIndexBase + index;
// Create the link and image
const link = document.createElement('a');
link.href = 'https://cta.ruangguru.com/' + cta.ctaId || '#';
link.target = '_blank';
// Add tracking attributes
link.setAttribute('data-tracking-event-type', 'landing_page__core__item_click');
link.setAttribute(
'data-tracking-context',
JSON.stringify({
product_name: this.product,
cta_action: 'redirection',
cta_action_detail: link.href,
item_type: 'floating',
item_name: element.name || 'Floating element',
item_category: 'payment',
item_position: index,
item_serial: null,
section_type: 'floating_item',
section_position: 'body',
section_name: 'floating_item',
})
);
const img = document.createElement('img');
img.src = element.imageUrl + '?h=200&convert=webp';
img.alt = element.name || 'Floating element';
img.loading = 'lazy';
// Add click tracking
link.addEventListener('click', () => {
this.trackClick(element, cta);
});
link.appendChild(img);
div.appendChild(link);
return div;
}
getPositionClass(rankPosition, index) {
// Define positioning classes based on rankPosition
if (rankPosition === 1) {
return 'bantuan-top'; // Top position
} else if (rankPosition === 2) {
return 'bantuan-bottom'; // Bottom position
} else {
// For additional elements, distribute them evenly
return `bantuan-${index % 2 === 0 ? 'top' : 'bottom'}-${Math.floor(index / 2) + 1}`;
}
}
trackClick(element, cta) {
// Implement click tracking logic here
console.log('Floating element clicked:', {
elementId: element.Id,
elementName: cta.name,
ctaId: cta.ctaId,
targetUrl: cta.targetUrl,
});
}
// Public method to manually refresh
async refresh() {
try {
await this.fetchFloatingElements();
this.renderFloatingElements();
} catch (error) {
console.error('Failed to refresh floating elements:', error);
throw error;
}
}
// Public method to get current floating elements
getFloatingElements() {
return [...this.floatingElements];
}
}
// Initialize the component when DOM is ready
document.addEventListener('DOMContentLoaded', () => {
// Get product and table parameters from data attributes
const container = document.getElementById('bantuan-divs-container');
const product = container.getAttribute('data-product') || 'ruangguru';
const table = container.getAttribute('data-table') || 'rg_floating_icon';
new FloatingDivsComponent(product, table);
});
// Export for use in other modules if needed
if (typeof module !== 'undefined' && module.exports) {
module.exports = FloatingDivsComponent;
}
</script> </footer>
<div id="__next"></div>
<script type="speculationrules">
{"prefetch":[{"source":"document","where":{"and":[{"href_matches":"\/blog\/*"},{"not":{"href_matches":["\/blog\/wp-*.php","\/blog\/wp-admin\/*","\/blog\/wp-content\/uploads\/*","\/blog\/wp-content\/*","\/blog\/wp-content\/plugins\/*","\/blog\/wp-content\/themes\/ruangguru\/*","\/blog\/*\\?(.+)"]}},{"not":{"selector_matches":"a[rel~=\"nofollow\"]"}},{"not":{"selector_matches":".no-prefetch, .no-prefetch a"}}]},"eagerness":"conservative"}]}
</script>
<script>
async function getCtaDetails(ctaIds) {
const endpoint =
" https://gw.ruangguru.com/api/v3/rdb/p_ddgy8hjx5dxsqx/CTA/views/CTA?offset=0&limit=10&where=(ctaId,in," + ctaIds.toString() + ")";
try {
const response = await fetch(endpoint, {
headers: {
"xc-token": "-hG2nBDJzSj0agSgNtcJx97M4F02y54nUMoY6plJ",
},
});
const data = await response.json();
const ctaList = data?.list || [];
const ctaMap = new Map();
for (const ctaData of ctaList) {
ctaMap.set(ctaData.ctaId, ctaData);
}
return ctaMap;
} catch (error) {
console.error("Error fetching CTA details:", error);
return new Map();
}
}
async function replaceCTA() {
const regex = /{{cta\((‘(.*?)’|“(.*?)”)\)}}/g;
const bodyHTML = document.body.innerHTML;
const matches = Array.from(bodyHTML.matchAll(regex));
const ctaIds = matches.map((match) => {
let ctaId = match[2] ?? match[3];
return ctaId;
});
const ctaMap = await getCtaDetails(ctaIds);
const replacedHTML = bodyHTML.replace(regex, (match, _inner, ctaId1, ctaId2) => {
const ctaId = ctaId1 ?? ctaId2;
const ctaData = ctaMap.get(ctaId);
if (ctaData) {
return `<a href="https://cta.ruangguru.com/${ctaData.ctaId}" target="_${ctaData.targetType}" style="position:relative;display:inline-block;">
<img src="${ctaData.imageUrl}" loading="lazy" alt="${ctaData.altText}" />
</a>`;
} else {
return match;
}
});
document.body.innerHTML = replacedHTML;
}
</script>
<meta name="author" content="Ruangguru Tech Team">
<!-- Google Tag Manager (noscript) -->
<noscript><iframe src="https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-PVNLZFT" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"></iframe></noscript>
<!-- Tracker -->
<script type="text/javascript" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-page-web/public/staticpages/global-assets/js/cta.js"></script>
<script src="https://unpkg.com/@dotlottie/player-component@latest/dist/dotlottie-player.mjs" type="module"></script>
</body>
</html>