HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Artikel ini berisi kumpulan latihan soal PAS (Penilaian Akhir Semester) Semester Ganjil 2024 untuk kelas 10 SMA IPS. </em></p>
1 <blockquote><p><em>Artikel ini berisi kumpulan latihan soal PAS (Penilaian Akhir Semester) Semester Ganjil 2024 untuk kelas 10 SMA IPS. </em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
3 <p>Teman-teman, sudah sejauh mana persiapan kamu untuk menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil? Supaya nilai kamu maksimal, justru harus dipersiapkan dari sekarang,<em>loh!</em> <em>Nah</em>, berikut ini telah disiapkan beberapa contoh soal PAS dan pembahasannya untuk siswa kelas 10 IPS. Simak,<em>yuk</em>!</p>
3 <p>Teman-teman, sudah sejauh mana persiapan kamu untuk menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil? Supaya nilai kamu maksimal, justru harus dipersiapkan dari sekarang,<em>loh!</em> <em>Nah</em>, berikut ini telah disiapkan beberapa contoh soal PAS dan pembahasannya untuk siswa kelas 10 IPS. Simak,<em>yuk</em>!</p>
4 <h2>BAHASA INDONESIA</h2>
4 <h2>BAHASA INDONESIA</h2>
5 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
5 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
6 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
6 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
7 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
7 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
8 <p>1. Teks yang berisi gambaran sesuatu secara umum dan sesuai fakta yang ada tanpa ada opini atau pendapat penulis disebut …</p>
8 <p>1. Teks yang berisi gambaran sesuatu secara umum dan sesuai fakta yang ada tanpa ada opini atau pendapat penulis disebut …</p>
9 <ol><li>Teks deskripsi</li>
9 <ol><li>Teks deskripsi</li>
10 <li>Teks prosedur</li>
10 <li>Teks prosedur</li>
11 <li>Teks laporan hasil observasi</li>
11 <li>Teks laporan hasil observasi</li>
12 <li>Teks penelitian</li>
12 <li>Teks penelitian</li>
13 <li>Teks eksplanasi</li>
13 <li>Teks eksplanasi</li>
14 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
14 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
15 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
15 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
16 <p>Teks laporan hasil observasi bersifat universal atau umum, sedangkan teks deskripsi bersifat unik dan individual. Selain itu, teks laporan hasil observasi juga menggambarkan sesuatu secara umum dan sesuai fakta yang ada tanpa ada opini atau pendapat penulis, sedangkan teks deskripsi menggambarkan secara khusus, yaitu unik dan individual dan penggambarannya sesuai dengan sudut pandang penulis. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah pilihan C.</p>
16 <p>Teks laporan hasil observasi bersifat universal atau umum, sedangkan teks deskripsi bersifat unik dan individual. Selain itu, teks laporan hasil observasi juga menggambarkan sesuatu secara umum dan sesuai fakta yang ada tanpa ada opini atau pendapat penulis, sedangkan teks deskripsi menggambarkan secara khusus, yaitu unik dan individual dan penggambarannya sesuai dengan sudut pandang penulis. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah pilihan C.</p>
17 <p>Baca Juga:<a>Pengertian, Tujuan, Ciri, Struktur Teks Laporan Hasil Observasi beserta Contohnya</a></p>
17 <p>Baca Juga:<a>Pengertian, Tujuan, Ciri, Struktur Teks Laporan Hasil Observasi beserta Contohnya</a></p>
18 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
18 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
19 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
19 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
20 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
20 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
21 <p>2. Laporan hasil observasi memiliki sifat, yaitu …</p>
21 <p>2. Laporan hasil observasi memiliki sifat, yaitu …</p>
22 <ol><li>Objektif dan komunikatif</li>
22 <ol><li>Objektif dan komunikatif</li>
23 <li>Objektif dan infortmatif</li>
23 <li>Objektif dan infortmatif</li>
24 <li>Subjektif dan informatif</li>
24 <li>Subjektif dan informatif</li>
25 <li>Subjektif, informatif, dan komunikatif</li>
25 <li>Subjektif, informatif, dan komunikatif</li>
26 <li>Objektif, informatif, dan komunikatif</li>
26 <li>Objektif, informatif, dan komunikatif</li>
27 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
27 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
28 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
28 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
29 <p>Teks laporan hasil observasi memiliki tiga sifat, yaitu objektif, komunikatif, dan informatif. Artinya isi teks tersebut dapat memberikan sebuah informasi yang mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah pilihan E.</p>
29 <p>Teks laporan hasil observasi memiliki tiga sifat, yaitu objektif, komunikatif, dan informatif. Artinya isi teks tersebut dapat memberikan sebuah informasi yang mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah pilihan E.</p>
30 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
30 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
31 <p><strong>Subtopik: Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
31 <p><strong>Subtopik: Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
32 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
32 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
33 <p><strong>Bacalah kutipan teks berikut ini!</strong></p>
33 <p><strong>Bacalah kutipan teks berikut ini!</strong></p>
34 <p>(1) Kantong semar adalah tumbuhan pemakan serangga. (2) Tumbuhan ini hidup dengan memakan serangga-serangga kecil, seperti lalat, semut, dan lebah atau kumbang. (3) Untuk memangsa serangga, tumbuhan ini akan membuka kantung mulutnya lebar-lebar. (4) Kemudian, ketika ada serangga yang masuk ke dalamnya, tumbuhan ini akan langsung menutup kelopaknya yang menyerupai mulut. (5) Saat ini, tumbuhan kantong semar mulai dikonservasikan di berbagai daerah di Indonesia. (6) Dengan begitu, diharapkan tumbuhan ini akan tetap terjaga kelestariannya.</p>
34 <p>(1) Kantong semar adalah tumbuhan pemakan serangga. (2) Tumbuhan ini hidup dengan memakan serangga-serangga kecil, seperti lalat, semut, dan lebah atau kumbang. (3) Untuk memangsa serangga, tumbuhan ini akan membuka kantung mulutnya lebar-lebar. (4) Kemudian, ketika ada serangga yang masuk ke dalamnya, tumbuhan ini akan langsung menutup kelopaknya yang menyerupai mulut. (5) Saat ini, tumbuhan kantong semar mulai dikonservasikan di berbagai daerah di Indonesia. (6) Dengan begitu, diharapkan tumbuhan ini akan tetap terjaga kelestariannya.</p>
35 <p>3. Kalimat definisi pada kutipan teks di atas terdapat pada kalimat nomor …</p>
35 <p>3. Kalimat definisi pada kutipan teks di atas terdapat pada kalimat nomor …</p>
36 <ol><li>(1)</li>
36 <ol><li>(1)</li>
37 <li>(2)</li>
37 <li>(2)</li>
38 <li>(3)</li>
38 <li>(3)</li>
39 <li>(4)</li>
39 <li>(4)</li>
40 <li>(5)</li>
40 <li>(5)</li>
41 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
41 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
42 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
42 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
43 <p>Kalimat definisi adalah suatu kalimat yang memberikan penjelasan umum tentang suatu benda, hal, aktivitas, dan lain-lain. Kalimat definisi pada paragraf di atas terdapat pada kalimat (1), yaitu<em>Kantong semar adalah tumbuhan pemakan serangga</em>. Oleh karena itu, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</p>
43 <p>Kalimat definisi adalah suatu kalimat yang memberikan penjelasan umum tentang suatu benda, hal, aktivitas, dan lain-lain. Kalimat definisi pada paragraf di atas terdapat pada kalimat (1), yaitu<em>Kantong semar adalah tumbuhan pemakan serangga</em>. Oleh karena itu, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</p>
44 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
44 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
45 <p><strong>Subtopik: Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
45 <p><strong>Subtopik: Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
46 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
46 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
47 <p><strong>Perhatikan kalimat berikut ini!</strong></p>
47 <p><strong>Perhatikan kalimat berikut ini!</strong></p>
48 <p><em>Semua dapat hidup karena perawatannya yang dipantau secara berkala untuk melihat perkembangannya.</em></p>
48 <p><em>Semua dapat hidup karena perawatannya yang dipantau secara berkala untuk melihat perkembangannya.</em></p>
49 <p>4. Konjungsi sebab pada kalimat di atas terdapat pada kata …</p>
49 <p>4. Konjungsi sebab pada kalimat di atas terdapat pada kata …</p>
50 <ol><li>dapat</li>
50 <ol><li>dapat</li>
51 <li>karena</li>
51 <li>karena</li>
52 <li>yang</li>
52 <li>yang</li>
53 <li>secara</li>
53 <li>secara</li>
54 <li>untuk</li>
54 <li>untuk</li>
55 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
55 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
56 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
56 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
57 <p>Konjungsi sebab ditandai dengan penggunaan kata<em>sebab</em>dan<em>karena.</em>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
57 <p>Konjungsi sebab ditandai dengan penggunaan kata<em>sebab</em>dan<em>karena.</em>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
58 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
58 <p><strong>Topik: Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
59 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
59 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi</strong></p>
60 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
60 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
61 <p><strong>Bacalah teks berikut ini!</strong></p>
61 <p><strong>Bacalah teks berikut ini!</strong></p>
62 <p>(1) Narkoba merupakan bahan berbahaya yang jika disalahgunakan akan mengakibatkan ketergantungan pada pemakainya dan pada akhirnya akan membawa pada kematian jika dikonsumsi secara terus menerus. (2) Latar belakang pengguna narkoba saat ini sangat banyak, mulai untuk menghilangkan masalah hingga demi pergaulan. (3) Saat ini, target para pengedar adalah kalangan remaja antara 15 - 25 tahun yang masih sangat mudah untuk ikut-ikutan karena kejiwaannya masih labil dan masih mudah terpengaruh teman-teman pergaulannya.</p>
62 <p>(1) Narkoba merupakan bahan berbahaya yang jika disalahgunakan akan mengakibatkan ketergantungan pada pemakainya dan pada akhirnya akan membawa pada kematian jika dikonsumsi secara terus menerus. (2) Latar belakang pengguna narkoba saat ini sangat banyak, mulai untuk menghilangkan masalah hingga demi pergaulan. (3) Saat ini, target para pengedar adalah kalangan remaja antara 15 - 25 tahun yang masih sangat mudah untuk ikut-ikutan karena kejiwaannya masih labil dan masih mudah terpengaruh teman-teman pergaulannya.</p>
63 <p>(4) Kita semua tahu bahwa anak-anak remaja pada usia tersebut adalah bunga bangsa yang baru merekah yang sangat dinanti-nantikan untuk meneruskan bangsa Indonesia kelak untuk menjadi negara yang lebih sejahtera lagi. (5) Saat ini, terdapat 4 juta orang di Indonesia yang menggunakan atau menyalahgunakan narkoba dan dari jumlah tersebut, sebanyak 22 persen adalah remaja dalam rentang usia tersebut. (6) Survei BNN tahun lalu menyatakan bahwa, perkembangan pengguna dan pengedar gelap narkoba pada pelajar dan mahasiswa. (7) Berdasarkan hasil penelitian pada 17 provinsi di Indonesia, sebanyak 2,6 persen siswa SLTP dan 4,7 persen pelajar SMA tercatat pernah menggunakan barang haram itu. (8) Sementara itu, di perguruan tinggi terdapat 7,7 persen mahasiswa yang pernah menggunakan narkoba. (9) Mulai tahun lalu, pemerintah bersama instansi-instansi terkait bertekad menekan angka penggunaan narkoba pada pelajar hingga ke angka 0 persen.</p>
63 <p>(4) Kita semua tahu bahwa anak-anak remaja pada usia tersebut adalah bunga bangsa yang baru merekah yang sangat dinanti-nantikan untuk meneruskan bangsa Indonesia kelak untuk menjadi negara yang lebih sejahtera lagi. (5) Saat ini, terdapat 4 juta orang di Indonesia yang menggunakan atau menyalahgunakan narkoba dan dari jumlah tersebut, sebanyak 22 persen adalah remaja dalam rentang usia tersebut. (6) Survei BNN tahun lalu menyatakan bahwa, perkembangan pengguna dan pengedar gelap narkoba pada pelajar dan mahasiswa. (7) Berdasarkan hasil penelitian pada 17 provinsi di Indonesia, sebanyak 2,6 persen siswa SLTP dan 4,7 persen pelajar SMA tercatat pernah menggunakan barang haram itu. (8) Sementara itu, di perguruan tinggi terdapat 7,7 persen mahasiswa yang pernah menggunakan narkoba. (9) Mulai tahun lalu, pemerintah bersama instansi-instansi terkait bertekad menekan angka penggunaan narkoba pada pelajar hingga ke angka 0 persen.</p>
64 <p>5. Salah satu fungsi laporan hasil observasi yang ditunjukkan pada teks di atas adalah …</p>
64 <p>5. Salah satu fungsi laporan hasil observasi yang ditunjukkan pada teks di atas adalah …</p>
65 <ol><li>Membantu pemerintah menyelesaikan masalah pengedaran narkoba di Indonesia.</li>
65 <ol><li>Membantu pemerintah menyelesaikan masalah pengedaran narkoba di Indonesia.</li>
66 <li>Mengimbau masyarakat agar tidak terjerumus ke dalam narkoba.</li>
66 <li>Mengimbau masyarakat agar tidak terjerumus ke dalam narkoba.</li>
67 <li>Mendukung pemerintah yang sedang berupaya memberantas narkoba.</li>
67 <li>Mendukung pemerintah yang sedang berupaya memberantas narkoba.</li>
68 <li>Menunjukkan data dan fakta mengenai pengguna narkoba di Indonesia.</li>
68 <li>Menunjukkan data dan fakta mengenai pengguna narkoba di Indonesia.</li>
69 <li>Memberikan masukan kepada pemerintah mengenai kebijakan yang bisa diambil untuk memberantas narkoba.</li>
69 <li>Memberikan masukan kepada pemerintah mengenai kebijakan yang bisa diambil untuk memberantas narkoba.</li>
70 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
70 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
71 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
71 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
72 <p>Laporan hasil observasi ditulis memiliki lima fungsi, yaitu (1) untuk memberitahukan atau menjelaskan kegiatan yang dilakukan, (2) memberitahukan kepada pihak berwenang atau terkait tentang suatu informasi, (3) dasar penyusunan kebijakan, (4) bahan informasi untuk berbagai kepentingan, dan (5) alat pendokumentasian suatu objek atau kegiatan. Berdasarkan isinya, laporan hasil observasi di atas berfungsi untuk menunjukkan data dan fakta mengenai narkoba di Indonesia. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</p>
72 <p>Laporan hasil observasi ditulis memiliki lima fungsi, yaitu (1) untuk memberitahukan atau menjelaskan kegiatan yang dilakukan, (2) memberitahukan kepada pihak berwenang atau terkait tentang suatu informasi, (3) dasar penyusunan kebijakan, (4) bahan informasi untuk berbagai kepentingan, dan (5) alat pendokumentasian suatu objek atau kegiatan. Berdasarkan isinya, laporan hasil observasi di atas berfungsi untuk menunjukkan data dan fakta mengenai narkoba di Indonesia. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</p>
73 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Laporan Hasil Observasi beserta Strukturnya</a></p>
73 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Laporan Hasil Observasi beserta Strukturnya</a></p>
74 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
74 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
75 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Eksposisi</strong></p>
75 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Eksposisi</strong></p>
76 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
76 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
77 <p>6. Tujuan ditulisnya teks eksposisi adalah …</p>
77 <p>6. Tujuan ditulisnya teks eksposisi adalah …</p>
78 <ol><li>Memaparkan berita untuk memberi tahu pembaca mengenai suatu peristiwa.</li>
78 <ol><li>Memaparkan berita untuk memberi tahu pembaca mengenai suatu peristiwa.</li>
79 <li>Menceritakan pengetahuan baru yang mungkin belum diketahui oleh pembaca.</li>
79 <li>Menceritakan pengetahuan baru yang mungkin belum diketahui oleh pembaca.</li>
80 <li>Menjelaskan informasi tertentu untuk menambah wawasan pembaca.</li>
80 <li>Menjelaskan informasi tertentu untuk menambah wawasan pembaca.</li>
81 <li>Mengisahkan informasi tertentu dengan tujuan menghibur pembaca.</li>
81 <li>Mengisahkan informasi tertentu dengan tujuan menghibur pembaca.</li>
82 <li>Mendeskripsikan informasi atau pengetahuan tertentu yang dapat menarik perhatian pembaca.</li>
82 <li>Mendeskripsikan informasi atau pengetahuan tertentu yang dapat menarik perhatian pembaca.</li>
83 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
83 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
84 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
84 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
85 <p>Teks eksposisi adalah teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat dan padat dengan disertai argumen penulisnya. Teks eksposisi bertujuan untuk menjelaskan informasi-informasi tertentu agar dapat menambah wawasan pembaca. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan C.</p>
85 <p>Teks eksposisi adalah teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat dan padat dengan disertai argumen penulisnya. Teks eksposisi bertujuan untuk menjelaskan informasi-informasi tertentu agar dapat menambah wawasan pembaca. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan C.</p>
86 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
86 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
87 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Eksposisi</strong></p>
87 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Eksposisi</strong></p>
88 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
88 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
89 <p><strong>Perhatikan hal-hal berikut!</strong></p>
89 <p><strong>Perhatikan hal-hal berikut!</strong></p>
90 <ol><li>Tesis</li>
90 <ol><li>Tesis</li>
91 <li>Pembuka</li>
91 <li>Pembuka</li>
92 <li>Argumentasi</li>
92 <li>Argumentasi</li>
93 <li>Deskripsi bagian</li>
93 <li>Deskripsi bagian</li>
94 <li>Rekomendasi</li>
94 <li>Rekomendasi</li>
95 <li>Simpulan</li>
95 <li>Simpulan</li>
96 </ol><p>7. Struktur teks eksposisi yang tepat terdapat pada nomor …</p>
96 </ol><p>7. Struktur teks eksposisi yang tepat terdapat pada nomor …</p>
97 <ol><li>(1), (2), dan (5)</li>
97 <ol><li>(1), (2), dan (5)</li>
98 <li>(1), (3), dan (5)</li>
98 <li>(1), (3), dan (5)</li>
99 <li>(2), (3) dan (4)</li>
99 <li>(2), (3) dan (4)</li>
100 <li>(2), (3), dan (5)</li>
100 <li>(2), (3), dan (5)</li>
101 <li>(2), (4), dan (6)</li>
101 <li>(2), (4), dan (6)</li>
102 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
102 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
103 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
103 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
104 <p>Teks eksposisi terdiri dari tiga bagian, yaitu (1) pendahuluan atau tesis, (2) rangkaian argumen/argumentasi atau isi, dan (3) rekomendasi atau penutup. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
104 <p>Teks eksposisi terdiri dari tiga bagian, yaitu (1) pendahuluan atau tesis, (2) rangkaian argumen/argumentasi atau isi, dan (3) rekomendasi atau penutup. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
105 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Eksposisi, Ciri, Struktur, dan Contohnya</a></p>
105 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Eksposisi, Ciri, Struktur, dan Contohnya</a></p>
106 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
106 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
107 <p><strong>Subtopik: Kebahasaan Teks Eksposisi</strong></p>
107 <p><strong>Subtopik: Kebahasaan Teks Eksposisi</strong></p>
108 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
108 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
109 <p><strong>Perhatikan kutipan berikut ini untuk menjawab soal nomor 15 dan 16!</strong></p>
109 <p><strong>Perhatikan kutipan berikut ini untuk menjawab soal nomor 15 dan 16!</strong></p>
110 <p>(1) Kondisi hutan Indonesia benar-benar sudah memprihatinkan. (2) Dalam kurun waktu lima puluh tahun, hutan alam Indonesia mengalami penurunan luas sebesar 64 juta hektare. (3) Pembukaan hutan alam di dataran rendah di Sulawesi telah memusnahkan keanekaragaman hayati. (4) Berjuta-juta spesies flora dan fauna musnah sudah. (5) Pembukaan lahan dengan cara membakar hutan telah menambah masalah kerusakan hutan.</p>
110 <p>(1) Kondisi hutan Indonesia benar-benar sudah memprihatinkan. (2) Dalam kurun waktu lima puluh tahun, hutan alam Indonesia mengalami penurunan luas sebesar 64 juta hektare. (3) Pembukaan hutan alam di dataran rendah di Sulawesi telah memusnahkan keanekaragaman hayati. (4) Berjuta-juta spesies flora dan fauna musnah sudah. (5) Pembukaan lahan dengan cara membakar hutan telah menambah masalah kerusakan hutan.</p>
111 <p>8. Kalimat opini pada kutipan teks di atas ditunjukkan pada kalimat nomor …</p>
111 <p>8. Kalimat opini pada kutipan teks di atas ditunjukkan pada kalimat nomor …</p>
112 <ol><li>(1)</li>
112 <ol><li>(1)</li>
113 <li>(2)</li>
113 <li>(2)</li>
114 <li>(3)</li>
114 <li>(3)</li>
115 <li>(4)</li>
115 <li>(4)</li>
116 <li>(5)</li>
116 <li>(5)</li>
117 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
117 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
118 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
118 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
119 <p>Kalimat opini merupakan kalimat yang mengandung pendapat, pikiran, dan pendirian penulis. Kalimat yang menyatakan pendapat dari penulis terdapat pada kalimat (1) karena kalimat tersebut menyatakan argumen dari sisi penglihatan atau pengalaman yang dimiliki oleh penulis tentang hutan Indonesia. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</p>
119 <p>Kalimat opini merupakan kalimat yang mengandung pendapat, pikiran, dan pendirian penulis. Kalimat yang menyatakan pendapat dari penulis terdapat pada kalimat (1) karena kalimat tersebut menyatakan argumen dari sisi penglihatan atau pengalaman yang dimiliki oleh penulis tentang hutan Indonesia. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</p>
120 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
120 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
121 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Eksposisi</strong></p>
121 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Eksposisi</strong></p>
122 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
122 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
123 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
123 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
124 <p>Pisang adalah tumbuhan yang biasa tumbuh di sekitar rumah. Pisang biasa diambil buahnya hanya untuk dimakan. Buah pisang sangat baik untuk kesehatan karena mengandung vitamin (A, B, B6, C) mineral ( kalium, fosfor, magnesium, kalsium dan besi) serta karbohidrat.</p>
124 <p>Pisang adalah tumbuhan yang biasa tumbuh di sekitar rumah. Pisang biasa diambil buahnya hanya untuk dimakan. Buah pisang sangat baik untuk kesehatan karena mengandung vitamin (A, B, B6, C) mineral ( kalium, fosfor, magnesium, kalsium dan besi) serta karbohidrat.</p>
125 <p>Selain buah, seluruh bagian dari tanaman pisang dari daun, bonggol, jantung, hati, bahkan hingga kulit pisang mempunyai manfaat untuk kesehatan. Daun pisang dapat digunakan masyarakat sebagai alat membungkus makanan atau bahkan tempe. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, selain juga bermanfaat untuk kesehatan. Daun pisang mempunyai zat polifenol yang dapat digunakan sebagai antioksidan.</p>
125 <p>Selain buah, seluruh bagian dari tanaman pisang dari daun, bonggol, jantung, hati, bahkan hingga kulit pisang mempunyai manfaat untuk kesehatan. Daun pisang dapat digunakan masyarakat sebagai alat membungkus makanan atau bahkan tempe. Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan, selain juga bermanfaat untuk kesehatan. Daun pisang mempunyai zat polifenol yang dapat digunakan sebagai antioksidan.</p>
126 <p>Pisang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan manusia. Baik dengan mengkonsumsi secara langsung, maupun dengan proses pengolahan terlebih dahulu. Seharusnya ketika memanen buah pisang, bagian pisang lainnya juga dimanfaatkan untuk dapat dikonsumsi. Dengan mengetahui beragam manfaat dan cara pengolahan buah ini, masyarakat bisa memanfaatkannya baik untuk pribadi atau menjadikan sebagai lahan usaha.</p>
126 <p>Pisang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan manusia. Baik dengan mengkonsumsi secara langsung, maupun dengan proses pengolahan terlebih dahulu. Seharusnya ketika memanen buah pisang, bagian pisang lainnya juga dimanfaatkan untuk dapat dikonsumsi. Dengan mengetahui beragam manfaat dan cara pengolahan buah ini, masyarakat bisa memanfaatkannya baik untuk pribadi atau menjadikan sebagai lahan usaha.</p>
127 <p>9. Teks di atas digolongkan dalam teks eksposisi karena …</p>
127 <p>9. Teks di atas digolongkan dalam teks eksposisi karena …</p>
128 <ol><li>Di dalamnya terdapat kalimat opini</li>
128 <ol><li>Di dalamnya terdapat kalimat opini</li>
129 <li>Di dalamnya terdapat fakta dan opini</li>
129 <li>Di dalamnya terdapat fakta dan opini</li>
130 <li>Mengandung istilah-istilah khusus dalam bidang tertentu</li>
130 <li>Mengandung istilah-istilah khusus dalam bidang tertentu</li>
131 <li>Dipaparkan dengan ragam bahasa formal, namun tetap mudah dimengerti</li>
131 <li>Dipaparkan dengan ragam bahasa formal, namun tetap mudah dimengerti</li>
132 <li>Berisi informasi yang dimuat secara singkat dan disertai argumen dari penulisnya</li>
132 <li>Berisi informasi yang dimuat secara singkat dan disertai argumen dari penulisnya</li>
133 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
133 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
134 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
134 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
135 <p>Teks eksposisi merupakan teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat dan padat dengan disertai argumen penulisnya. Kutipan teks di atas tergolong dalam teks eksposisi karena ditulis secara singkat, padat, dan disertai argumen dari penulisnya. Argumen dalam kutipan teks di atas terdapat pada kalimat terakhir, yaitu<em>Seharusnya ketika memanen buah pisang, bagian pisang lainnya juga dimanfaatkan untuk dapat dikonsumsi.</em>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah E.</p>
135 <p>Teks eksposisi merupakan teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat dan padat dengan disertai argumen penulisnya. Kutipan teks di atas tergolong dalam teks eksposisi karena ditulis secara singkat, padat, dan disertai argumen dari penulisnya. Argumen dalam kutipan teks di atas terdapat pada kalimat terakhir, yaitu<em>Seharusnya ketika memanen buah pisang, bagian pisang lainnya juga dimanfaatkan untuk dapat dikonsumsi.</em>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah E.</p>
136 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Jenis-Jenis Teks Eksposisi disertai Contohnya</a></p>
136 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Jenis-Jenis Teks Eksposisi disertai Contohnya</a></p>
137 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
137 <p><strong>Topik: Teks Eksposisi</strong></p>
138 <p><strong>Subtopik: Analisis Teks Eksposisi</strong></p>
138 <p><strong>Subtopik: Analisis Teks Eksposisi</strong></p>
139 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
139 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
140 <p><strong>Perhatikan kedua kutipan berikut ini!</strong></p>
140 <p><strong>Perhatikan kedua kutipan berikut ini!</strong></p>
141 <p><strong>Kutipan I</strong></p>
141 <p><strong>Kutipan I</strong></p>
142 <p>Ilmu alam adalah ilmu yang mempelajari tentang objek empiris di alam semesta. Mempelajari berbagai gejala dan peristiwa sesuai dengan objek telaahnya dan bermanfaat untuk kehidupan manusia. Karena objek telaahnya, sehingga ilmu alam bisa disebut sebagai pengetahuan empiris. Memiliki asumsi terkait objek telaahnya.</p>
142 <p>Ilmu alam adalah ilmu yang mempelajari tentang objek empiris di alam semesta. Mempelajari berbagai gejala dan peristiwa sesuai dengan objek telaahnya dan bermanfaat untuk kehidupan manusia. Karena objek telaahnya, sehingga ilmu alam bisa disebut sebagai pengetahuan empiris. Memiliki asumsi terkait objek telaahnya.</p>
143 <p><strong>Kutipan II</strong></p>
143 <p><strong>Kutipan II</strong></p>
144 <p>Jika Pemerintah Indonesia memprioritaskan pertanian menjadi basis ekonomi negara, jadi telah harusnya nasib beberapa petani juga akan menjadi lebih baik. Namun, sayangnya pemerintah lebih memprioritaskan industri dan juga bidang usaha beda yang malah bukanlah menjadi akar dari kekayaan tanah air Indonesia.</p>
144 <p>Jika Pemerintah Indonesia memprioritaskan pertanian menjadi basis ekonomi negara, jadi telah harusnya nasib beberapa petani juga akan menjadi lebih baik. Namun, sayangnya pemerintah lebih memprioritaskan industri dan juga bidang usaha beda yang malah bukanlah menjadi akar dari kekayaan tanah air Indonesia.</p>
145 <p>10. Perbedaan penyajian struktur kedua teks di atas adalah …</p>
145 <p>10. Perbedaan penyajian struktur kedua teks di atas adalah …</p>
146 <ol><li>Kutipan teks I merupakan bagian argumen, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian rekomendasi.</li>
146 <ol><li>Kutipan teks I merupakan bagian argumen, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian rekomendasi.</li>
147 <li>Kutipan teks I merupakan bagian tesis, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian rekomendasi.</li>
147 <li>Kutipan teks I merupakan bagian tesis, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian rekomendasi.</li>
148 <li>Kutipan teks I merupakan bagian tesis, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian argumen.</li>
148 <li>Kutipan teks I merupakan bagian tesis, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian argumen.</li>
149 <li>Kutipan teks I merupakan bagian argumen, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian tesis.</li>
149 <li>Kutipan teks I merupakan bagian argumen, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian tesis.</li>
150 <li>Kutipan teks I merupakan bagian rekomendasi, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian tesis.</li>
150 <li>Kutipan teks I merupakan bagian rekomendasi, sedangkan kutipan teks II merupakan bagian tesis.</li>
151 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
151 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
152 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
152 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
153 <p>Kutipan teks I berisi tentang definisi umum dari ilmu alam dan juga pernyataan pendapat sang penulis tentang ilmu alam. Dengan demikian, kutipan teks I merupakan bagian dari tesis. Kutipan teks II berisi tentang pendapat penulis tentang penegasan ulang tentang pertanian yang diurus oleh pemerintah Indonesia. Dengan demikian, kutipan teks II merupakan bagian dari rekomendasi. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
153 <p>Kutipan teks I berisi tentang definisi umum dari ilmu alam dan juga pernyataan pendapat sang penulis tentang ilmu alam. Dengan demikian, kutipan teks I merupakan bagian dari tesis. Kutipan teks II berisi tentang pendapat penulis tentang penegasan ulang tentang pertanian yang diurus oleh pemerintah Indonesia. Dengan demikian, kutipan teks II merupakan bagian dari rekomendasi. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</p>
154 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Eksposisi beserta Strukturnya</a></p>
154 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Eksposisi beserta Strukturnya</a></p>
155 <p><strong>Topik: Teks Anekdot</strong></p>
155 <p><strong>Topik: Teks Anekdot</strong></p>
156 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Anekdot</strong></p>
156 <p><strong>Subtopik: Mengenal Teks Anekdot</strong></p>
157 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
157 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
158 <p><strong>Perhatikan ciri-ciri berikut!</strong></p>
158 <p><strong>Perhatikan ciri-ciri berikut!</strong></p>
159 <ol><li>Berupa teks berita</li>
159 <ol><li>Berupa teks berita</li>
160 <li>Menampilkan tokoh yang fenomenal</li>
160 <li>Menampilkan tokoh yang fenomenal</li>
161 <li>Memiliki sifat humoris</li>
161 <li>Memiliki sifat humoris</li>
162 <li>Hanya memuat humor</li>
162 <li>Hanya memuat humor</li>
163 <li>Menampilkan orang penting</li>
163 <li>Menampilkan orang penting</li>
164 </ol><p>11. Ciri-ciri utama teks anekdot terdapat pada nomor …</p>
164 </ol><p>11. Ciri-ciri utama teks anekdot terdapat pada nomor …</p>
165 <ol><li>(1), (3), dan (5)</li>
165 <ol><li>(1), (3), dan (5)</li>
166 <li>(1), (2), dan (4)</li>
166 <li>(1), (2), dan (4)</li>
167 <li>(2) dan (5)</li>
167 <li>(2) dan (5)</li>
168 <li>(3) dan (5)</li>
168 <li>(3) dan (5)</li>
169 <li>(2) dan (4)</li>
169 <li>(2) dan (4)</li>
170 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
170 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
171 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
171 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
172 <p>Teks anekdot memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut.</p>
172 <p>Teks anekdot memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut.</p>
173 <ul><li>Berupa teks cerita</li>
173 <ul><li>Berupa teks cerita</li>
174 <li>Menampilkan tokoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari atau juga orang penting</li>
174 <li>Menampilkan tokoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari atau juga orang penting</li>
175 <li>Memiliki sifat humoris</li>
175 <li>Memiliki sifat humoris</li>
176 <li>Terselip kritik atau pesan</li>
176 <li>Terselip kritik atau pesan</li>
177 </ul><p>Dengan demikian, ciri-ciri utama teks anekdot terdapat pada nomor (3) dan (5). Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
177 </ul><p>Dengan demikian, ciri-ciri utama teks anekdot terdapat pada nomor (3) dan (5). Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
178 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Anekdot, Ciri, Struktur, dan Contohnya</a></p>
178 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Anekdot, Ciri, Struktur, dan Contohnya</a></p>
179 <p><strong>Topik: Teks Anekdot</strong></p>
179 <p><strong>Topik: Teks Anekdot</strong></p>
180 <p><strong>Subtopik: Kebahasaan Teks Anekdot</strong></p>
180 <p><strong>Subtopik: Kebahasaan Teks Anekdot</strong></p>
181 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
181 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
182 <p><strong>Perhatikan teks berikut ini!</strong></p>
182 <p><strong>Perhatikan teks berikut ini!</strong></p>
183 <p><strong>Miskin Dan Sepi</strong></p>
183 <p><strong>Miskin Dan Sepi</strong></p>
184 <p>Seorang pemuda baru saja mewarisi kekayaan orang tuanya. Ia langsung terkenal sebagai orang kaya dan banyak orang yang menjadi kawannya. Namun, ia tidak cakap mengelola, tidak lama seluruh uangnya habis. Satu per satu kawan-kawannya pun menjauhinya.</p>
184 <p>Seorang pemuda baru saja mewarisi kekayaan orang tuanya. Ia langsung terkenal sebagai orang kaya dan banyak orang yang menjadi kawannya. Namun, ia tidak cakap mengelola, tidak lama seluruh uangnya habis. Satu per satu kawan-kawannya pun menjauhinya.</p>
185 <p>Ketika ia benar-benar miskin dan sebatang kara, ia mendatangi Mahendra, untuk meminta petunjuk,</p>
185 <p>Ketika ia benar-benar miskin dan sebatang kara, ia mendatangi Mahendra, untuk meminta petunjuk,</p>
186 <p>“Uang saya sudah habis. Kawan-kawan saya meninggalkan saya. Apa yang harus saya lakukan?” keluh pemuda itu.</p>
186 <p>“Uang saya sudah habis. Kawan-kawan saya meninggalkan saya. Apa yang harus saya lakukan?” keluh pemuda itu.</p>
187 <p>“Jangan khawatir,” jawab Mahendra, “Segalanya akan normal kembali. Tunggu saja beberapa hari ini. Kau akan kembali tenang dan bahagia.”</p>
187 <p>“Jangan khawatir,” jawab Mahendra, “Segalanya akan normal kembali. Tunggu saja beberapa hari ini. Kau akan kembali tenang dan bahagia.”</p>
188 <p>Pemuda itu gembira bukan main. “Jadi saya akan segera kembali kaya?”</p>
188 <p>Pemuda itu gembira bukan main. “Jadi saya akan segera kembali kaya?”</p>
189 <p>“Bukan begitu maksudku. Kau salah tafsir. Maksudku, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kau akan terbiasa menjadi orang yang miskin dan tidak mempunyai teman.”</p>
189 <p>“Bukan begitu maksudku. Kau salah tafsir. Maksudku, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kau akan terbiasa menjadi orang yang miskin dan tidak mempunyai teman.”</p>
190 <p>12. Teks anekdot di atas menggunakan sudut pandang orang ketiga yang ditandai dengan …</p>
190 <p>12. Teks anekdot di atas menggunakan sudut pandang orang ketiga yang ditandai dengan …</p>
191 <ol><li>Penggunaan nama tokoh<em>saya</em></li>
191 <ol><li>Penggunaan nama tokoh<em>saya</em></li>
192 <li>Penggunaan nama tokoh kawan-kawan pemuda</li>
192 <li>Penggunaan nama tokoh kawan-kawan pemuda</li>
193 <li>Penggunaan nama tokoh<em>saya</em>dan<em>kau</em></li>
193 <li>Penggunaan nama tokoh<em>saya</em>dan<em>kau</em></li>
194 <li>Penggunaan nama sapaan tokoh pemuda dan Mahendra</li>
194 <li>Penggunaan nama sapaan tokoh pemuda dan Mahendra</li>
195 <li>Penggunaan nama tokoh pemuda dan kawannya</li>
195 <li>Penggunaan nama tokoh pemuda dan kawannya</li>
196 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
196 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
197 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
197 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
198 <p>Sudut pandang yang digunakan dalam teks anekdot tersebut adalah sudut pandang orang ketiga. Sudut pandang orang ketiga ditunjukkan ketika pengarang menggunakan nama sapaan tokoh, yaitu pemuda dan Mahendra. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan D.</p>
198 <p>Sudut pandang yang digunakan dalam teks anekdot tersebut adalah sudut pandang orang ketiga. Sudut pandang orang ketiga ditunjukkan ketika pengarang menggunakan nama sapaan tokoh, yaitu pemuda dan Mahendra. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan D.</p>
199 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Anekdot Lucu dan Singkat beserta Strukturnya</a></p>
199 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Teks Anekdot Lucu dan Singkat beserta Strukturnya</a></p>
200 <p><strong>Topik: Teks Anekdot</strong></p>
200 <p><strong>Topik: Teks Anekdot</strong></p>
201 <p><strong>Subtopik: Analisis Teks Anekdot</strong></p>
201 <p><strong>Subtopik: Analisis Teks Anekdot</strong></p>
202 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
202 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
203 <p><strong>Perhatikan kedua kutipan teks berikut ini!</strong></p>
203 <p><strong>Perhatikan kedua kutipan teks berikut ini!</strong></p>
204 <p><strong>Kutipan teks 1</strong></p>
204 <p><strong>Kutipan teks 1</strong></p>
205 <p>Beberapa hari setelah hari raya idul adha di sore hari. Arya sedang mengobrol kesana kemari dengan sepupunya dan saudara kandungnya yang berkunjung kerumahnya.</p>
205 <p>Beberapa hari setelah hari raya idul adha di sore hari. Arya sedang mengobrol kesana kemari dengan sepupunya dan saudara kandungnya yang berkunjung kerumahnya.</p>
206 <p><strong>Kutipan teks 2</strong></p>
206 <p><strong>Kutipan teks 2</strong></p>
207 <p>Semua mahasiswa di kelas itu tercengang dengan jawaban si Ahmad, semua teman-temannya saling berpandang-pandangan dan mulai tertawa keras.</p>
207 <p>Semua mahasiswa di kelas itu tercengang dengan jawaban si Ahmad, semua teman-temannya saling berpandang-pandangan dan mulai tertawa keras.</p>
208 <p>13. Perbedaan pola penyajian kedua kutipan teks anekdot di atas adalah …</p>
208 <p>13. Perbedaan pola penyajian kedua kutipan teks anekdot di atas adalah …</p>
209 <ol><li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari orientasi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari reaksi teks anekdot.</li>
209 <ol><li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari orientasi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari reaksi teks anekdot.</li>
210 <li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari orientasi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari koda teks anekdot.</li>
210 <li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari orientasi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari koda teks anekdot.</li>
211 <li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari krisis teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari reaksi teks anekdot.</li>
211 <li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari krisis teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari reaksi teks anekdot.</li>
212 <li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari orientasi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari krisis teks anekdot.</li>
212 <li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari orientasi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari krisis teks anekdot.</li>
213 <li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari abstraksi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari reaksi teks anekdot.</li>
213 <li>Kutipan teks 1 merupakan bagian dari abstraksi teks anekdot, sedangkan kutipan teks 2 merupakan bagian dari reaksi teks anekdot.</li>
214 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
214 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
215 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
215 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
216 <p>Kutipan teks 1 berisi suatu gambaran latar tempat dan latar waktu keadaan dalam cerita sebuah teks anekdot. Maka, kutipan tersebut termasuk bagian dari abstraksi. Kutipan teks 2 berisi tanggapan dari jawaban tokoh yang telah mengutarakan suatu hal. Maka, kutipan tersebut termasuk bagian reaksi. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah E.</p>
216 <p>Kutipan teks 1 berisi suatu gambaran latar tempat dan latar waktu keadaan dalam cerita sebuah teks anekdot. Maka, kutipan tersebut termasuk bagian dari abstraksi. Kutipan teks 2 berisi tanggapan dari jawaban tokoh yang telah mengutarakan suatu hal. Maka, kutipan tersebut termasuk bagian reaksi. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah E.</p>
217 <p>Baca Juga:<a>Cara Menganalisis Teks Anekdot</a></p>
217 <p>Baca Juga:<a>Cara Menganalisis Teks Anekdot</a></p>
218 <p><strong>Topik: Hikayat</strong></p>
218 <p><strong>Topik: Hikayat</strong></p>
219 <p><strong>Subtopik: Mengenal Hikayat</strong></p>
219 <p><strong>Subtopik: Mengenal Hikayat</strong></p>
220 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
220 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
221 <p>14. Hikayat termasuk ke dalam salah satu …</p>
221 <p>14. Hikayat termasuk ke dalam salah satu …</p>
222 <ol><li>Fabel</li>
222 <ol><li>Fabel</li>
223 <li>Legenda</li>
223 <li>Legenda</li>
224 <li>Dongeng</li>
224 <li>Dongeng</li>
225 <li>Cerita sejarah</li>
225 <li>Cerita sejarah</li>
226 <li>Cerita rakyat</li>
226 <li>Cerita rakyat</li>
227 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
227 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
228 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
228 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
229 <p>Salah satu karakteristik hikayat adalah penulisnya anonim (tidak diketahui). Cerita dalam hikayat telah menjadi milik masyarakat sehingga hikayat disebut juga sebagai salah satu cerita rakyat. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</p>
229 <p>Salah satu karakteristik hikayat adalah penulisnya anonim (tidak diketahui). Cerita dalam hikayat telah menjadi milik masyarakat sehingga hikayat disebut juga sebagai salah satu cerita rakyat. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</p>
230 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Hikayat, Jenis, dan Contohnya</a></p>
230 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Hikayat, Jenis, dan Contohnya</a></p>
231 <p><strong>Topik: Hikayat</strong></p>
231 <p><strong>Topik: Hikayat</strong></p>
232 <p><strong>Subtopik: Menganalisis Hikayat</strong></p>
232 <p><strong>Subtopik: Menganalisis Hikayat</strong></p>
233 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
233 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
234 <p><strong>Perhatikan kutipan hikayat berikut ini!</strong></p>
234 <p><strong>Perhatikan kutipan hikayat berikut ini!</strong></p>
235 <p>Di suatu negeri nun jauh hiduplah seorang tua bersama keluarganya. Pekerjaan si Tua itu sehari-hari menangkap burung dan ayam di hutan. Maka ayam yang ditangkapnya akan dijualnya kepada saudagar-saudagar di pasar.</p>
235 <p>Di suatu negeri nun jauh hiduplah seorang tua bersama keluarganya. Pekerjaan si Tua itu sehari-hari menangkap burung dan ayam di hutan. Maka ayam yang ditangkapnya akan dijualnya kepada saudagar-saudagar di pasar.</p>
236 <p>Syahdan maka pada suatu ketika datanglah seorang yang gagah lagi muda. Maka karena tidak percaya bahwa sang kakek yang tua mampu menangkap ayam, seorang muda itu mengajaknya berlomba mencari ayam di hutan. Maka pada suatu hari pergilah orang tua itu menuju hutan bersama orang sekampung yang hendak menyaksikan ia mencari ayam.</p>
236 <p>Syahdan maka pada suatu ketika datanglah seorang yang gagah lagi muda. Maka karena tidak percaya bahwa sang kakek yang tua mampu menangkap ayam, seorang muda itu mengajaknya berlomba mencari ayam di hutan. Maka pada suatu hari pergilah orang tua itu menuju hutan bersama orang sekampung yang hendak menyaksikan ia mencari ayam.</p>
237 <p>Maka pada ketika sampai di hutan, orang tua itu langsung menuju pohon paling besar. Maka dilihat olehnya banyak burung bayan menempel di daun dan ranting pohon. Maka ia segera melepas bajunya, lalu sambil membawa golok ia memanjat pohon besar itu. Dalam waktu tidak lama, sudah ada 99 ekor burung bayan dijatuhkannya ke tanah. Maka heranlah orang-orang kampung itu melihatnya dan beroleh malulah orang pemuda yang mengajaknya berlomba.</p>
237 <p>Maka pada ketika sampai di hutan, orang tua itu langsung menuju pohon paling besar. Maka dilihat olehnya banyak burung bayan menempel di daun dan ranting pohon. Maka ia segera melepas bajunya, lalu sambil membawa golok ia memanjat pohon besar itu. Dalam waktu tidak lama, sudah ada 99 ekor burung bayan dijatuhkannya ke tanah. Maka heranlah orang-orang kampung itu melihatnya dan beroleh malulah orang pemuda yang mengajaknya berlomba.</p>
238 <p>15. Nilai yang paling menonjol dalam kutipan hikayat tersebut adalah …</p>
238 <p>15. Nilai yang paling menonjol dalam kutipan hikayat tersebut adalah …</p>
239 <ol><li>Nilai moral</li>
239 <ol><li>Nilai moral</li>
240 <li>Nilai edukasi</li>
240 <li>Nilai edukasi</li>
241 <li>Nilai estetika</li>
241 <li>Nilai estetika</li>
242 <li>Nilai budaya</li>
242 <li>Nilai budaya</li>
243 <li>Nilai religi</li>
243 <li>Nilai religi</li>
244 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
244 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
245 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
245 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
246 <p>Hikayat merupakan karya sastra yang kaya akan nilai-nilai kehidupan. Nilai paling menonjol yang terdapat pada kutipan hikayat tersebut adalah nilai moral, yaitu nilai yang berkaitan dengan kemanusiaan; berkaitan dengan ajaran tentang baik buruk yang diterima secara umum. Kutipan hikayat tersebut bercerita tentang seorang pemuda yang dengan sombongnya menantang seorang kakek tua untuk berlomba menangkap ayam. Rupanya sang kakek benar-benar hebat menangkap ayam, si pemuda pun merasa malu. Cerita tersebut mengajarkan agar perbuatan sombong dan menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya merupakan hal yang tidak boleh dilakukan (nilai moral). Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan A.</p>
246 <p>Hikayat merupakan karya sastra yang kaya akan nilai-nilai kehidupan. Nilai paling menonjol yang terdapat pada kutipan hikayat tersebut adalah nilai moral, yaitu nilai yang berkaitan dengan kemanusiaan; berkaitan dengan ajaran tentang baik buruk yang diterima secara umum. Kutipan hikayat tersebut bercerita tentang seorang pemuda yang dengan sombongnya menantang seorang kakek tua untuk berlomba menangkap ayam. Rupanya sang kakek benar-benar hebat menangkap ayam, si pemuda pun merasa malu. Cerita tersebut mengajarkan agar perbuatan sombong dan menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya merupakan hal yang tidak boleh dilakukan (nilai moral). Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah pilihan A.</p>
247 <p><strong>Topik: Hikayat</strong></p>
247 <p><strong>Topik: Hikayat</strong></p>
248 <p><strong>Subtopik: Menganalisis Hikayat</strong></p>
248 <p><strong>Subtopik: Menganalisis Hikayat</strong></p>
249 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
249 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
250 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
250 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
251 <p>Barang siapa yang melihatnya pastilah terpegun dan takjub akan keindahan dan kepelikan burung cenderawasih. Maka tak ada heranlah jika si Jelita banyak diinginkan oleh orang.</p>
251 <p>Barang siapa yang melihatnya pastilah terpegun dan takjub akan keindahan dan kepelikan burung cenderawasih. Maka tak ada heranlah jika si Jelita banyak diinginkan oleh orang.</p>
252 <p>16. Majas yang terdapat dalam kutipan teks di atas adalah …</p>
252 <p>16. Majas yang terdapat dalam kutipan teks di atas adalah …</p>
253 <ol><li>Majas antonomasia</li>
253 <ol><li>Majas antonomasia</li>
254 <li>Majas hiperbola</li>
254 <li>Majas hiperbola</li>
255 <li>Majas simile</li>
255 <li>Majas simile</li>
256 <li>Majas metafora</li>
256 <li>Majas metafora</li>
257 <li>Majas personifikasi</li>
257 <li>Majas personifikasi</li>
258 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
258 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
259 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
259 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
260 <p>Majas yang terkandung dalam kutipan teks di atas adalah majas antonomasia, yaitu majas yang menyebutkan sesuatu bukan dengan nama asli dari benda tersebut, melainkan dari salah satu sifat benda tersebut. Majas antonomasia terdapat pada kalimat “Maka tak ada heranlah jika<strong>si Jelita</strong>banyak diinginkan oleh orang.” Kata<em>si Jelita</em>dalam kalimat tersebut merujuk pada burung cendrawasih. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</p>
260 <p>Majas yang terkandung dalam kutipan teks di atas adalah majas antonomasia, yaitu majas yang menyebutkan sesuatu bukan dengan nama asli dari benda tersebut, melainkan dari salah satu sifat benda tersebut. Majas antonomasia terdapat pada kalimat “Maka tak ada heranlah jika<strong>si Jelita</strong>banyak diinginkan oleh orang.” Kata<em>si Jelita</em>dalam kalimat tersebut merujuk pada burung cendrawasih. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</p>
261 <p><strong>Topik: Hikayat</strong></p>
261 <p><strong>Topik: Hikayat</strong></p>
262 <p><strong>Subtopik: Menganalisis Hikayat</strong></p>
262 <p><strong>Subtopik: Menganalisis Hikayat</strong></p>
263 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
263 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
264 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
264 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut ini!</strong></p>
265 <p>(1) Tersebut cerita seorang raja yang terlalu besar kerajaannya, Saeful Muluk namanya, Ajam Saukat nama kerajaannya. (2) Adapun raja ini telah berkawin dengan Putri Sukanda Rum. (3) Tetapi oleh karena permaisurinya tidak beranak, ia berkawin dengan Putri Sukanda Bayang-Bayang seperti dititahkan oleh yang penghulu raja. (4) Hatta berapa lamanya, Putri Sukanda Bayang-Bayang pun beranak anak kembar yang diberi nama Makdam dan Makdim. (5) Permaisuri takut kehilangan kasih sayang raja sama sekali, lalu berdoa meminta anak.</p>
265 <p>(1) Tersebut cerita seorang raja yang terlalu besar kerajaannya, Saeful Muluk namanya, Ajam Saukat nama kerajaannya. (2) Adapun raja ini telah berkawin dengan Putri Sukanda Rum. (3) Tetapi oleh karena permaisurinya tidak beranak, ia berkawin dengan Putri Sukanda Bayang-Bayang seperti dititahkan oleh yang penghulu raja. (4) Hatta berapa lamanya, Putri Sukanda Bayang-Bayang pun beranak anak kembar yang diberi nama Makdam dan Makdim. (5) Permaisuri takut kehilangan kasih sayang raja sama sekali, lalu berdoa meminta anak.</p>
266 <p>17. Kalimat yang menunjukkan bahwa kutipan teks di atas mengandung nilai budaya adalah …</p>
266 <p>17. Kalimat yang menunjukkan bahwa kutipan teks di atas mengandung nilai budaya adalah …</p>
267 <ol><li>Kalimat (1)</li>
267 <ol><li>Kalimat (1)</li>
268 <li>Kalimat (2)</li>
268 <li>Kalimat (2)</li>
269 <li>Kalimat (3)</li>
269 <li>Kalimat (3)</li>
270 <li>Kalimat (4)</li>
270 <li>Kalimat (4)</li>
271 <li>Kalimat (5)</li>
271 <li>Kalimat (5)</li>
272 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
272 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
273 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
273 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
274 <p>Nilai budaya adalah nilai yang berkaitan dengan pola hidup suatu masyarakat tertentu pada zamannya. Nilai budaya yang tampak dalam Teks I adalah akan diadakannya perkawinan kedua bagi raja yang permaisurinya tidak kunjung memiliki anak. Nilai budaya tersebut ditunjukkan pada kalimat ketiga dalam teks, yaitu “Tetapi oleh karena<strong>permaisurinya tidak beranak, ia berkawin</strong>dengan Putri Sukanda Baying-Bayang<strong>seperti dititahkan oleh yang penghulu raja</strong>.” Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</p>
274 <p>Nilai budaya adalah nilai yang berkaitan dengan pola hidup suatu masyarakat tertentu pada zamannya. Nilai budaya yang tampak dalam Teks I adalah akan diadakannya perkawinan kedua bagi raja yang permaisurinya tidak kunjung memiliki anak. Nilai budaya tersebut ditunjukkan pada kalimat ketiga dalam teks, yaitu “Tetapi oleh karena<strong>permaisurinya tidak beranak, ia berkawin</strong>dengan Putri Sukanda Baying-Bayang<strong>seperti dititahkan oleh yang penghulu raja</strong>.” Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</p>
275 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Hikayat berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></p>
275 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Hikayat berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></p>
276 <p><strong>Topik: Ikhtisar</strong></p>
276 <p><strong>Topik: Ikhtisar</strong></p>
277 <p><strong>Subtopik: Mengenal Ikhtisar</strong></p>
277 <p><strong>Subtopik: Mengenal Ikhtisar</strong></p>
278 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
278 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
279 <p>18. Salah satu fungsi dari ikhtisar adalah …</p>
279 <p>18. Salah satu fungsi dari ikhtisar adalah …</p>
280 <ol><li>Melatih memahami isi sebuah buku atau karangan ilmiah</li>
280 <ol><li>Melatih memahami isi sebuah buku atau karangan ilmiah</li>
281 <li>Menuntun seseorang agar dapat memahami inti dari isi suatu teks fiksi</li>
281 <li>Menuntun seseorang agar dapat memahami inti dari isi suatu teks fiksi</li>
282 <li>Meningkatkan angka literasi di kalangan masyarakat</li>
282 <li>Meningkatkan angka literasi di kalangan masyarakat</li>
283 <li>Melatih seseorang untuk menulis kalimat pendek</li>
283 <li>Melatih seseorang untuk menulis kalimat pendek</li>
284 <li>Melatih memahami isi sebuah buku atau karangan</li>
284 <li>Melatih memahami isi sebuah buku atau karangan</li>
285 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
285 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
286 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
286 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
287 <p>Selain berfungsi untuk mengemas ulang suatu teks menjadi lebih ringkas, ikhtisar juga memiliki fungsi yang lebih kompleks, yaitu sebagai berikut.</p>
287 <p>Selain berfungsi untuk mengemas ulang suatu teks menjadi lebih ringkas, ikhtisar juga memiliki fungsi yang lebih kompleks, yaitu sebagai berikut.</p>
288 <ol><li>Melatih memahami isi sebuah buku atau karangan (bukan hanya karangan ilmiah).</li>
288 <ol><li>Melatih memahami isi sebuah buku atau karangan (bukan hanya karangan ilmiah).</li>
289 <li>Membimbing atau menuntun seseorang agar dapat memahami inti dari isi suatu teks (bukan hanya teks fiksi).</li>
289 <li>Membimbing atau menuntun seseorang agar dapat memahami inti dari isi suatu teks (bukan hanya teks fiksi).</li>
290 <li>Melatih daya ungkap seseorang dengan kata-kata yang terbatas.</li>
290 <li>Melatih daya ungkap seseorang dengan kata-kata yang terbatas.</li>
291 <li>Membudayakan literasi.</li>
291 <li>Membudayakan literasi.</li>
292 </ol><p>Berdasarkan penjelasan di atas, jawaban yang tepat adalah E.</p>
292 </ol><p>Berdasarkan penjelasan di atas, jawaban yang tepat adalah E.</p>
293 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Ikhtisar, Ciri, Tujuan, Struktur, dan Contohnya</a></p>
293 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Ikhtisar, Ciri, Tujuan, Struktur, dan Contohnya</a></p>
294 <p><strong>Topik: Ikhtisar</strong></p>
294 <p><strong>Topik: Ikhtisar</strong></p>
295 <p><strong>Subtopik: Mengenal Ikhtisar</strong></p>
295 <p><strong>Subtopik: Mengenal Ikhtisar</strong></p>
296 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
296 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
297 <p><strong>Perhatikan ilustrasi berikut ini!</strong></p>
297 <p><strong>Perhatikan ilustrasi berikut ini!</strong></p>
298 <p>Lani telah selesai membaca cerpen berjudul “Filosofi Kopi”. Menurutnya, cerpen yang memiliki alur maju itu sangat menarik. Oleh karena itu, ia berencana untuk membuat ikhtisar dari cerpen tersebut. Tak hanya itu, ia pun berencana mengunggah ikhtisarnya di media sosial agar orang lain bisa tahu inti dari cerpen tersebut.</p>
298 <p>Lani telah selesai membaca cerpen berjudul “Filosofi Kopi”. Menurutnya, cerpen yang memiliki alur maju itu sangat menarik. Oleh karena itu, ia berencana untuk membuat ikhtisar dari cerpen tersebut. Tak hanya itu, ia pun berencana mengunggah ikhtisarnya di media sosial agar orang lain bisa tahu inti dari cerpen tersebut.</p>
299 <p>19. Berdasarkan ilustrasi di atas, Ningsih dapat mengikhtisarkan cerpen tersebut menggunakan …</p>
299 <p>19. Berdasarkan ilustrasi di atas, Ningsih dapat mengikhtisarkan cerpen tersebut menggunakan …</p>
300 <ol><li>Alur maju</li>
300 <ol><li>Alur maju</li>
301 <li>Alur mundur</li>
301 <li>Alur mundur</li>
302 <li>Alur campuran</li>
302 <li>Alur campuran</li>
303 <li>Alur maju atau mundur</li>
303 <li>Alur maju atau mundur</li>
304 <li>Alur apa pun sesuai keinginannya</li>
304 <li>Alur apa pun sesuai keinginannya</li>
305 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
305 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
306 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
306 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
307 <p>Struktur ikhtisar harus mengikuti struktur teks yang diikhtisarkan, tetapi tidak harus memperhatikan urutan gagasan yang sama persis dengan teks sumbernya. Sebagai contoh, jika kita akan mengikhtisarkan cerita fiksi yang beralur campuran, kita dapat membuatnya menjadi ikhtisar beralur maju atau alur lain sesuai keinginan. Hal itu diperbolehkan karena salah satu ciri ikhtisar adalah menggunakan bahasa sendiri. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</p>
307 <p>Struktur ikhtisar harus mengikuti struktur teks yang diikhtisarkan, tetapi tidak harus memperhatikan urutan gagasan yang sama persis dengan teks sumbernya. Sebagai contoh, jika kita akan mengikhtisarkan cerita fiksi yang beralur campuran, kita dapat membuatnya menjadi ikhtisar beralur maju atau alur lain sesuai keinginan. Hal itu diperbolehkan karena salah satu ciri ikhtisar adalah menggunakan bahasa sendiri. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</p>
308 <p><strong>Topik: Ikhtisar</strong></p>
308 <p><strong>Topik: Ikhtisar</strong></p>
309 <p><strong>Subtopik: Mengenal Ikhtisar</strong></p>
309 <p><strong>Subtopik: Mengenal Ikhtisar</strong></p>
310 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
310 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
311 <p><strong>Perhatikan teks berikut!</strong></p>
311 <p><strong>Perhatikan teks berikut!</strong></p>
312 <p>Seorang lelaki masih muda dengan penampilan yang sangat rapi datang ke sebuah kantor. Ia berharap bisa diterima di perusahaan tersebut dan bisa bekerja di sana dengan nyaman. Oleh karena itu, ia mempersiapkan materi dan kebutuhan wawancara kerja dengan sangat baik. Sesampainya di perusahaan, ia dengan percaya diri mengetuk pintu dari luar.</p>
312 <p>Seorang lelaki masih muda dengan penampilan yang sangat rapi datang ke sebuah kantor. Ia berharap bisa diterima di perusahaan tersebut dan bisa bekerja di sana dengan nyaman. Oleh karena itu, ia mempersiapkan materi dan kebutuhan wawancara kerja dengan sangat baik. Sesampainya di perusahaan, ia dengan percaya diri mengetuk pintu dari luar.</p>
313 <p>“Silakan masuk!” jawab seseorang dari dalam ruangan.</p>
313 <p>“Silakan masuk!” jawab seseorang dari dalam ruangan.</p>
314 <p>“Mohon maaf, apakah Pak Toni ada?” tanyanya.</p>
314 <p>“Mohon maaf, apakah Pak Toni ada?” tanyanya.</p>
315 <p>“Enggak, sila keluar!”</p>
315 <p>“Enggak, sila keluar!”</p>
316 <p>“Baiklah.”</p>
316 <p>“Baiklah.”</p>
317 <p>“Di mana Pak Toni? Kenapa yang berada di dalam justru OB?” tanya pemuda tersebut kepada salah seorang petugas yang ada di luar ruangan.</p>
317 <p>“Di mana Pak Toni? Kenapa yang berada di dalam justru OB?” tanya pemuda tersebut kepada salah seorang petugas yang ada di luar ruangan.</p>
318 <p>“Yang di dalam itu Pak Toni. Beliau memang kerap begitu, pura-pura menjadi OB untuk mengetes karyawannya,” jelas petugas tersebut.</p>
318 <p>“Yang di dalam itu Pak Toni. Beliau memang kerap begitu, pura-pura menjadi OB untuk mengetes karyawannya,” jelas petugas tersebut.</p>
319 <p>“Lalu nasib saya bagaimana?”</p>
319 <p>“Lalu nasib saya bagaimana?”</p>
320 <p>20. Paragraf ikhtisar yang tepat berdasarkan kutipan teks tersebut adalah …</p>
320 <p>20. Paragraf ikhtisar yang tepat berdasarkan kutipan teks tersebut adalah …</p>
321 <ol><li>Seorang lelaki masih muda dengan penampilan yang sangat rapi datang ke sebuah kantor. Ia berharap bisa diterima di perusahaan tersebut dan bisa bekerja di sana dengan nyaman. Oleh karena itu, ia mempersiapkan materi dan kebutuhan wawancara kerja dengan sangat baik.</li>
321 <ol><li>Seorang lelaki masih muda dengan penampilan yang sangat rapi datang ke sebuah kantor. Ia berharap bisa diterima di perusahaan tersebut dan bisa bekerja di sana dengan nyaman. Oleh karena itu, ia mempersiapkan materi dan kebutuhan wawancara kerja dengan sangat baik.</li>
322 <li>Ada lelaki muda berpenampilan rapi yang datang ke kantor untuk wawancara. Meski sudah mempersiapkan semua materi dan kebutuhan wawancara dengan baik, ia akhirnya gagal karena salah mengira pewawancaranya sebagai OB.</li>
322 <li>Ada lelaki muda berpenampilan rapi yang datang ke kantor untuk wawancara. Meski sudah mempersiapkan semua materi dan kebutuhan wawancara dengan baik, ia akhirnya gagal karena salah mengira pewawancaranya sebagai OB.</li>
323 <li>Seorang lelaki masih muda dengan penampilan yang sangat rapi datang ke sebuah kantor. Sesampainya di perusahaan, ia dengan percaya diri mengetuk pintu dari luar. Rupanya, orang yang di dalam ruangan adalah OB.</li>
323 <li>Seorang lelaki masih muda dengan penampilan yang sangat rapi datang ke sebuah kantor. Sesampainya di perusahaan, ia dengan percaya diri mengetuk pintu dari luar. Rupanya, orang yang di dalam ruangan adalah OB.</li>
324 <li>Seorang lelaki muda berpenampilan rapi datang ke sebuah kantor. Ia sudah mempersiapkan materi dan semua kebutuhan wawancara, berharap agar diterima. Namun, saat masuk ruangan hendak wawancara, ia justru menyangka orang yang seharusnya akan mewawancarainya sebagai OB.</li>
324 <li>Seorang lelaki muda berpenampilan rapi datang ke sebuah kantor. Ia sudah mempersiapkan materi dan semua kebutuhan wawancara, berharap agar diterima. Namun, saat masuk ruangan hendak wawancara, ia justru menyangka orang yang seharusnya akan mewawancarainya sebagai OB.</li>
325 <li>Seorang lelaki masih muda dengan penampilan yang sangat rapi datang ke sebuah kantor. Ia berharap bisa diterima di perusahaan tersebut dan bisa bekerja di sana dengan nyaman. Sesampainya di perusahaan, ia dengan percaya diri mengetuk pintu dari luar dan dimulailah wawancaranya.</li>
325 <li>Seorang lelaki masih muda dengan penampilan yang sangat rapi datang ke sebuah kantor. Ia berharap bisa diterima di perusahaan tersebut dan bisa bekerja di sana dengan nyaman. Sesampainya di perusahaan, ia dengan percaya diri mengetuk pintu dari luar dan dimulailah wawancaranya.</li>
326 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
326 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
327 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
327 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
328 <p>Ikhtisar adalah teks yang dibuat secara ringkas berdasarkan teks aslinya. Ikhtisar dibuat menggunakan bahasa sendiri, memiliki struktur sama dengan struktur asli, tetapi urutan gagasannya boleh diubah sesuai dengan prioritas informasi yang akan disampaikan. Ikhtisar yang sesuai isi teks di atas terdapat pada pilihan jawaban D. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
328 <p>Ikhtisar adalah teks yang dibuat secara ringkas berdasarkan teks aslinya. Ikhtisar dibuat menggunakan bahasa sendiri, memiliki struktur sama dengan struktur asli, tetapi urutan gagasannya boleh diubah sesuai dengan prioritas informasi yang akan disampaikan. Ikhtisar yang sesuai isi teks di atas terdapat pada pilihan jawaban D. Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah D.</p>
329 <h2>MATEMATIKA</h2>
329 <h2>MATEMATIKA</h2>
330 <p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi</strong></p>
330 <p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi</strong></p>
331 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jenis Fungsi</strong></p>
331 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jenis Fungsi</strong></p>
332 <p>1. Di antara fungsi f(x) berikut ini, yang merupakan fungsi ganjil adalah ….</p>
332 <p>1. Di antara fungsi f(x) berikut ini, yang merupakan fungsi ganjil adalah ….</p>
333 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
333 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
334 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
334 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
335 <p>Ingat bahwa f(x) merupakan fungsi ganjil, jika f(-x) = -f(x) untuk semua x.</p>
335 <p>Ingat bahwa f(x) merupakan fungsi ganjil, jika f(-x) = -f(x) untuk semua x.</p>
336 <p><strong>Pilihan jawaban A</strong></p>
336 <p><strong>Pilihan jawaban A</strong></p>
337 <p>Karena f(-x ) ≠ -f(x), maka fungsi tersebut bukan fungsi ganjil.</p>
337 <p>Karena f(-x ) ≠ -f(x), maka fungsi tersebut bukan fungsi ganjil.</p>
338 <p><strong>Pilihan jawaban B</strong></p>
338 <p><strong>Pilihan jawaban B</strong></p>
339 <p>Karena f(-x) = -f(x), maka fungsi tersebut adalah fungsi ganjil.</p>
339 <p>Karena f(-x) = -f(x), maka fungsi tersebut adalah fungsi ganjil.</p>
340 <p><strong>Pilihan jawaban C</strong></p>
340 <p><strong>Pilihan jawaban C</strong></p>
341 <p><strong>Pilihan jawaban D</strong></p>
341 <p><strong>Pilihan jawaban D</strong></p>
342 <p>Karena f(-x) ≠ -f(x), maka fungsi tersebut bukan fungsi ganjil.</p>
342 <p>Karena f(-x) ≠ -f(x), maka fungsi tersebut bukan fungsi ganjil.</p>
343 <p><strong>Pilihan jawaban E</strong></p>
343 <p><strong>Pilihan jawaban E</strong></p>
344 <p>Dengan demikian, yang merupakan fungsi ganjil adalah </p>
344 <p>Dengan demikian, yang merupakan fungsi ganjil adalah </p>
345 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
345 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
346 <p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak</strong></p>
346 <p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak</strong></p>
347 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear</strong></p>
347 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Nilai Mutlak Linear</strong></p>
348 <p>2. Banyak bilangan bulat x yang memenuhi pertidaksamaan |x + 10| ≤ 4 adalah ….</p>
348 <p>2. Banyak bilangan bulat x yang memenuhi pertidaksamaan |x + 10| ≤ 4 adalah ….</p>
349 <ol><li>9</li>
349 <ol><li>9</li>
350 <li>8</li>
350 <li>8</li>
351 <li>7</li>
351 <li>7</li>
352 <li>6</li>
352 <li>6</li>
353 <li>5</li>
353 <li>5</li>
354 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
354 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
355 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
355 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
356 <p>Ingat bahwa bentuk nilai mutlak |f(x)| &lt; a memiliki penyelesaian -a &lt; f(x) &lt; a sehingga didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
356 <p>Ingat bahwa bentuk nilai mutlak |f(x)| &lt; a memiliki penyelesaian -a &lt; f(x) &lt; a sehingga didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
357 <p>x + 10 ≤ 4</p>
357 <p>x + 10 ≤ 4</p>
358 <p>-4 ≤ x + 10 ≤ 4</p>
358 <p>-4 ≤ x + 10 ≤ 4</p>
359 <p>-4 - 10 ≤ x ≤ 4 - 10</p>
359 <p>-4 - 10 ≤ x ≤ 4 - 10</p>
360 <p>- 14 ≤ x ≤ -6</p>
360 <p>- 14 ≤ x ≤ -6</p>
361 <p>Dengan demikian, bilangan bulat x yang memenuhi adalah -14, -13, -12, -11, -10, -9, -8, -7, dan -6, sehingga banyaknya nilai x yang memenuhi adalah 9.</p>
361 <p>Dengan demikian, bilangan bulat x yang memenuhi adalah -14, -13, -12, -11, -10, -9, -8, -7, dan -6, sehingga banyaknya nilai x yang memenuhi adalah 9.</p>
362 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
362 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
363 <p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Irasional (Bentuk Akar)</strong></p>
363 <p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Irasional (Bentuk Akar)</strong></p>
364 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Irasional (Bentuk Akar)</strong></p>
364 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Irasional (Bentuk Akar)</strong></p>
365 <p>3. Diberikan pertidaksamaan dengan x ≥ 0. Pernyataan di bawah ini yang bernilai<strong>BENAR</strong> adalah ….</p>
365 <p>3. Diberikan pertidaksamaan dengan x ≥ 0. Pernyataan di bawah ini yang bernilai<strong>BENAR</strong> adalah ….</p>
366 <ol><li>x &lt; 8</li>
366 <ol><li>x &lt; 8</li>
367 <li>x &gt; 18</li>
367 <li>x &gt; 18</li>
368 <li>x &lt; 18</li>
368 <li>x &lt; 18</li>
369 <li>x &gt; 80</li>
369 <li>x &gt; 80</li>
370 <li>x &lt; 80</li>
370 <li>x &lt; 80</li>
371 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
371 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
372 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
372 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
373 <p>Ingat bahwa a2 - 2ab + b2 = (a - b)2. Oleh karena itu, karena x ≥ 0, maka bentuk x + 5 - 2√5x dapat dijabarkan sebagai berikut.</p>
373 <p>Ingat bahwa a2 - 2ab + b2 = (a - b)2. Oleh karena itu, karena x ≥ 0, maka bentuk x + 5 - 2√5x dapat dijabarkan sebagai berikut.</p>
374 <p>Dengan demikian, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
374 <p>Dengan demikian, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
375 <p>Kemudian, ingat bahwa untuk a &gt; 0, maka |f(x)| &lt; a ekuivalen dengan -a &lt; f(x) &lt;a. Akibatnya, didapat hasil sebagai berikut.</p>
375 <p>Kemudian, ingat bahwa untuk a &gt; 0, maka |f(x)| &lt; a ekuivalen dengan -a &lt; f(x) &lt;a. Akibatnya, didapat hasil sebagai berikut.</p>
376 <p>Pada soal diketahui bahwa x ≥ 0 sehingga √x dapat terdefinisi. Kemudian, ingat bahwa √x ≥ 0, sehingga pasti terpenuhi bahwa √x &gt; -2√5. Oleh karena itu, pertidaksamaan -2√5 &lt; √x &lt; 4√5 dapat ditulis menjadi √x &lt; 4√5.</p>
376 <p>Pada soal diketahui bahwa x ≥ 0 sehingga √x dapat terdefinisi. Kemudian, ingat bahwa √x ≥ 0, sehingga pasti terpenuhi bahwa √x &gt; -2√5. Oleh karena itu, pertidaksamaan -2√5 &lt; √x &lt; 4√5 dapat ditulis menjadi √x &lt; 4√5.</p>
377 <p>Karena √x ≥ 0, maka penyelesaian dari pertidaksamaan √x &lt; 4√5 dapat dihitung sebagai berikut:</p>
377 <p>Karena √x ≥ 0, maka penyelesaian dari pertidaksamaan √x &lt; 4√5 dapat dihitung sebagai berikut:</p>
378 <p>Karena x ≥ 0, maka didapat penyelesaiannya adalah 0 ≤ x &lt; 80.</p>
378 <p>Karena x ≥ 0, maka didapat penyelesaiannya adalah 0 ≤ x &lt; 80.</p>
379 <p>Dari kelima pernyataan yang diberikan, pernyataan yang bernilai<strong>BENAR</strong>adalah x &lt; 80 karena nilai x yang memenuhi 0 ≤ x &lt; 80 pasti memenuhi x &lt; 80.</p>
379 <p>Dari kelima pernyataan yang diberikan, pernyataan yang bernilai<strong>BENAR</strong>adalah x &lt; 80 karena nilai x yang memenuhi 0 ≤ x &lt; 80 pasti memenuhi x &lt; 80.</p>
380 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
380 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
381 <p>-</p>
381 <p>-</p>
382 <p>Sudah mulai puyeng dengan soal-soal matematika? Mau belajar dengan fokus bersama tutor-tutor berpengalaman yang kualitasnya sudah terstandarisasi? Gabung aja yuk di<strong><a>Ruangguru Privat Matematika</a></strong>!</p>
382 <p>Sudah mulai puyeng dengan soal-soal matematika? Mau belajar dengan fokus bersama tutor-tutor berpengalaman yang kualitasnya sudah terstandarisasi? Gabung aja yuk di<strong><a>Ruangguru Privat Matematika</a></strong>!</p>
383 <p>Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
383 <p>Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
384 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem Persamaan Linear</strong></p>
384 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem Persamaan Linear</strong></p>
385 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV)</strong></p>
385 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV)</strong></p>
386 <p>4. Perbandingan besar uang yang dimiliki Agus dan Beni adalah 2:3. Perbandingan besar uang yang dimiliki Beni dan Chandra adalah 6:5. Jika jumlah uang yang dimiliki Agus dan Beni adalah Rp200.000,00 lebih banyak dari besar uang yang dimiliki Chandra, maka besar uang yang dimiliki Chandra adalah ….</p>
386 <p>4. Perbandingan besar uang yang dimiliki Agus dan Beni adalah 2:3. Perbandingan besar uang yang dimiliki Beni dan Chandra adalah 6:5. Jika jumlah uang yang dimiliki Agus dan Beni adalah Rp200.000,00 lebih banyak dari besar uang yang dimiliki Chandra, maka besar uang yang dimiliki Chandra adalah ….</p>
387 <ol><li>Rp75.000,00</li>
387 <ol><li>Rp75.000,00</li>
388 <li>Rp80.000,00</li>
388 <li>Rp80.000,00</li>
389 <li>Rp90.000,00</li>
389 <li>Rp90.000,00</li>
390 <li>Rp100.000,00</li>
390 <li>Rp100.000,00</li>
391 <li>Rp200.000,00</li>
391 <li>Rp200.000,00</li>
392 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
392 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
393 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
393 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
394 <p>Diumpamakan beberapa hal berikut:</p>
394 <p>Diumpamakan beberapa hal berikut:</p>
395 <ul><li>Besar uang yang dimiliki Agus adalah x ribu rupiah.</li>
395 <ul><li>Besar uang yang dimiliki Agus adalah x ribu rupiah.</li>
396 <li>Besar uang yang dimiliki Beni adalah y ribu rupiah.</li>
396 <li>Besar uang yang dimiliki Beni adalah y ribu rupiah.</li>
397 <li>Besar uang yang dimiliki Chandra adalah z ribu rupiah.</li>
397 <li>Besar uang yang dimiliki Chandra adalah z ribu rupiah.</li>
398 </ul><p>Model matematika yang tepat untuk kasus pada soal yang diberikan dapat dibuat dengan analisis sebagai berikut.</p>
398 </ul><p>Model matematika yang tepat untuk kasus pada soal yang diberikan dapat dibuat dengan analisis sebagai berikut.</p>
399 <p>Perbandingan besar uang yang dimiliki Agus dan Beni adalah 2:3.</p>
399 <p>Perbandingan besar uang yang dimiliki Agus dan Beni adalah 2:3.</p>
400 <p>Perbandingan besar uang yang dimiliki Beni dan Chandra adalah 6:5.</p>
400 <p>Perbandingan besar uang yang dimiliki Beni dan Chandra adalah 6:5.</p>
401 <p>Jumlah uang yang dimiliki Agus dan Beni adalah Rp200.000,00 lebih banyak dari besar uang yang dimiliki Chandra.</p>
401 <p>Jumlah uang yang dimiliki Agus dan Beni adalah Rp200.000,00 lebih banyak dari besar uang yang dimiliki Chandra.</p>
402 <p>x + y = z + 200.000 … (3)</p>
402 <p>x + y = z + 200.000 … (3)</p>
403 <p>Dari persamaan (1), (2), dan (3) didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
403 <p>Dari persamaan (1), (2), dan (3) didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
404 <p>Dengan demikian, besar uang yang dimiliki Chandra adalah Rp200.000,00.</p>
404 <p>Dengan demikian, besar uang yang dimiliki Chandra adalah Rp200.000,00.</p>
405 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
405 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
406 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem Persamaan &amp; Pertidaksamaan Linear-Kuadrat Dua Variabel (SPLKDV)</strong></p>
406 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem Persamaan &amp; Pertidaksamaan Linear-Kuadrat Dua Variabel (SPLKDV)</strong></p>
407 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Kuadrat Dua Variabel</strong></p>
407 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Kuadrat Dua Variabel</strong></p>
408 <p>5. Gambar grafik fungsi (x - 1)2 + (y - 1)2 = 9 yang tepat adalah ….</p>
408 <p>5. Gambar grafik fungsi (x - 1)2 + (y - 1)2 = 9 yang tepat adalah ….</p>
409 <p> </p>
409 <p> </p>
410 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
410 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
411 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
411 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
412 <p>Ingat bahwa bentuk umum persamaan lingkaran dengan pusat di titik (h, k) dan jari-jari r adalah x - h2 + y - k2 = r2.</p>
412 <p>Ingat bahwa bentuk umum persamaan lingkaran dengan pusat di titik (h, k) dan jari-jari r adalah x - h2 + y - k2 = r2.</p>
413 <p>Diketahui persamaan (x - 1)2 + (y - 1)2 = 9. Dapat dilihat bahwa persamaan tersebut merupakan persamaan lingkaran dengan titik pusat (1,1) dan berjari-jari 9 = 3.</p>
413 <p>Diketahui persamaan (x - 1)2 + (y - 1)2 = 9. Dapat dilihat bahwa persamaan tersebut merupakan persamaan lingkaran dengan titik pusat (1,1) dan berjari-jari 9 = 3.</p>
414 <p>Kemudian, dapat ditentukan titik-titik yang dilalui lingkaran tersebut antara lain adalah sebagai berikut.</p>
414 <p>Kemudian, dapat ditentukan titik-titik yang dilalui lingkaran tersebut antara lain adalah sebagai berikut.</p>
415 <p>(1 + 3,1) = (4,1)</p>
415 <p>(1 + 3,1) = (4,1)</p>
416 <p>(1 - 3,1) = (-2,1)</p>
416 <p>(1 - 3,1) = (-2,1)</p>
417 <p>(1,1 + 3) = (1,4)</p>
417 <p>(1,1 + 3) = (1,4)</p>
418 <p>(1, 1 - 3) = (1, -2)</p>
418 <p>(1, 1 - 3) = (1, -2)</p>
419 <p>Dengan demikian, didapatkan gambar grafik fungsinya sebagai berikut.</p>
419 <p>Dengan demikian, didapatkan gambar grafik fungsinya sebagai berikut.</p>
420 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
420 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
421 <p><strong>Topik: Pertidaksamaan</strong></p>
421 <p><strong>Topik: Pertidaksamaan</strong></p>
422 <p><strong>Sub Topik: Pertidaksamaan Nilai Mutlak</strong></p>
422 <p><strong>Sub Topik: Pertidaksamaan Nilai Mutlak</strong></p>
423 <p><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
423 <p><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
424 <p>6. Nilai <em>x</em> yang memenuhi pertidaksamaan |4x - 20| ≤ 6x adalah …</p>
424 <p>6. Nilai <em>x</em> yang memenuhi pertidaksamaan |4x - 20| ≤ 6x adalah …</p>
425 <ol><li>x ≥ -2</li>
425 <ol><li>x ≥ -2</li>
426 <li>x ≤ 2</li>
426 <li>x ≤ 2</li>
427 <li>x ≥ -10</li>
427 <li>x ≥ -10</li>
428 <li>x ≤ -10</li>
428 <li>x ≤ -10</li>
429 <li>x ≥ 2</li>
429 <li>x ≥ 2</li>
430 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
430 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
431 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
431 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
432 <p>Ruas kiri</p>
432 <p>Ruas kiri</p>
433 <p>Ruas kanan</p>
433 <p>Ruas kanan</p>
434 <p>Maka penyelesaian pertidaksamaan di atas adalah x ≥ 2.</p>
434 <p>Maka penyelesaian pertidaksamaan di atas adalah x ≥ 2.</p>
435 <p><strong>Topik: Pertidaksamaan (WAJIB)</strong></p>
435 <p><strong>Topik: Pertidaksamaan (WAJIB)</strong></p>
436 <p><strong>Sub Topik: Pertidaksamaan Linier</strong></p>
436 <p><strong>Sub Topik: Pertidaksamaan Linier</strong></p>
437 <p><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
437 <p><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
438 <p>7. 2(5x - 8) ≥ 4x + 8</p>
438 <p>7. 2(5x - 8) ≥ 4x + 8</p>
439 <p>Maka 3x yang memenuhi adalah…</p>
439 <p>Maka 3x yang memenuhi adalah…</p>
440 <ol><li>3x ≥ 4</li>
440 <ol><li>3x ≥ 4</li>
441 <li>3x ≥ 6</li>
441 <li>3x ≥ 6</li>
442 <li>3x ≤ 4</li>
442 <li>3x ≤ 4</li>
443 <li>3x ≤ 6</li>
443 <li>3x ≤ 6</li>
444 <li>3x ≥ 12</li>
444 <li>3x ≥ 12</li>
445 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
445 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
446 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
446 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
447 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
447 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
448 <p><strong>Topik: Sistem Pertidaksamaan Linier (WAJIB)</strong></p>
448 <p><strong>Topik: Sistem Pertidaksamaan Linier (WAJIB)</strong></p>
449 <p><strong>Sub Topik: Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel</strong></p>
449 <p><strong>Sub Topik: Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel</strong></p>
450 <p><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
450 <p><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
451 <p>8. Nilai maksimum dari 4x + 2y pada sistem pertidaksamaan 3x + 4y ≤ 24 dan x + y ≤ 7 adalah ….</p>
451 <p>8. Nilai maksimum dari 4x + 2y pada sistem pertidaksamaan 3x + 4y ≤ 24 dan x + y ≤ 7 adalah ….</p>
452 <ol><li>12</li>
452 <ol><li>12</li>
453 <li>14</li>
453 <li>14</li>
454 <li>22</li>
454 <li>22</li>
455 <li>28</li>
455 <li>28</li>
456 <li>32</li>
456 <li>32</li>
457 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
457 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
458 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
458 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
459 <p>Titik potong 3x + 4y ≤ 24 terhadap sumbu x dan y:</p>
459 <p>Titik potong 3x + 4y ≤ 24 terhadap sumbu x dan y:</p>
460 <p>x = 0 -&gt; y = 6 -&gt; (0,6)</p>
460 <p>x = 0 -&gt; y = 6 -&gt; (0,6)</p>
461 <p>y = 0 -&gt; x = 8 -&gt; (8,0)</p>
461 <p>y = 0 -&gt; x = 8 -&gt; (8,0)</p>
462 <p>Titik potong x + y ≤ 7 terhadap sumbu x dan y:</p>
462 <p>Titik potong x + y ≤ 7 terhadap sumbu x dan y:</p>
463 <p>x = 0 -&gt; y = 7 -&gt; (0,7)</p>
463 <p>x = 0 -&gt; y = 7 -&gt; (0,7)</p>
464 <p>y = 0 -&gt; x = 7 -&gt; (7,0)</p>
464 <p>y = 0 -&gt; x = 7 -&gt; (7,0)</p>
465 <p>Titik potong 3x + 4y ≤ 24 dan x + y ≤ 7:</p>
465 <p>Titik potong 3x + 4y ≤ 24 dan x + y ≤ 7:</p>
466 <p>Substitusi y = 3 ke x + y = 7</p>
466 <p>Substitusi y = 3 ke x + y = 7</p>
467 <p>x + 3 = 7</p>
467 <p>x + 3 = 7</p>
468 <p>x = 4 -&gt; (4,3)</p>
468 <p>x = 4 -&gt; (4,3)</p>
469 <p>Nilai dari 4x + 2y dari titik (7,0), (0,6), (4,3)</p>
469 <p>Nilai dari 4x + 2y dari titik (7,0), (0,6), (4,3)</p>
470 <p>Titik (7,0) → 4(7) + 2(0) = 28 (maksimum)</p>
470 <p>Titik (7,0) → 4(7) + 2(0) = 28 (maksimum)</p>
471 <p>Titik (0,6) → 4(0) + 2(6) = 12</p>
471 <p>Titik (0,6) → 4(0) + 2(6) = 12</p>
472 <p>Titik (4,3) → 4(4) + 2(3) = 22</p>
472 <p>Titik (4,3) → 4(4) + 2(3) = 22</p>
473 <p>Maka nilai maksimum dari 4x + 2y adalah 28.</p>
473 <p>Maka nilai maksimum dari 4x + 2y adalah 28.</p>
474 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
474 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
475 <p>Baca Juga:<a>Cara Menyelesaikan Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel</a></p>
475 <p>Baca Juga:<a>Cara Menyelesaikan Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel</a></p>
476 <p><strong>Topik: Fungsi Kuadrat (WAJIB)</strong></p>
476 <p><strong>Topik: Fungsi Kuadrat (WAJIB)</strong></p>
477 <p><strong>Sub Topik: Pengertian Fungsi Kuadrat</strong></p>
477 <p><strong>Sub Topik: Pengertian Fungsi Kuadrat</strong></p>
478 <p><strong>Tipe: LOTS</strong></p>
478 <p><strong>Tipe: LOTS</strong></p>
479 <p>9. Yang merupakan fungsi kuadrat adalah …</p>
479 <p>9. Yang merupakan fungsi kuadrat adalah …</p>
480 <ol><li>f(x) = 8x4 - 8x + 8</li>
480 <ol><li>f(x) = 8x4 - 8x + 8</li>
481 <li>f(x) = 9x - 9</li>
481 <li>f(x) = 9x - 9</li>
482 <li>f(x) = 10 - 10x</li>
482 <li>f(x) = 10 - 10x</li>
483 <li>f(x) = 11x2 - 11×4 + 11</li>
483 <li>f(x) = 11x2 - 11×4 + 11</li>
484 <li>f(x) = 12x2 + 12x - 12</li>
484 <li>f(x) = 12x2 + 12x - 12</li>
485 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
485 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
486 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
486 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
487 <p>Fungsi kuadrat adalah fungsi dengan pangkat tertinggi 2. Bentuk umum fungsi kuadrat yaitu f(x) = ax2 + bx + c</p>
487 <p>Fungsi kuadrat adalah fungsi dengan pangkat tertinggi 2. Bentuk umum fungsi kuadrat yaitu f(x) = ax2 + bx + c</p>
488 <p>Maka, jawaban yang tepat adalah E.</p>
488 <p>Maka, jawaban yang tepat adalah E.</p>
489 <p>Baca Juga:<a>Cara Menyusun Persamaan dari Grafik Fungsi Kuadrat</a></p>
489 <p>Baca Juga:<a>Cara Menyusun Persamaan dari Grafik Fungsi Kuadrat</a></p>
490 <p><strong>Topik: Sistem Persamaan Linier Kuadrat Dua Variabel (WAJIB)</strong></p>
490 <p><strong>Topik: Sistem Persamaan Linier Kuadrat Dua Variabel (WAJIB)</strong></p>
491 <p><strong>Sub Topik: Penyelesaian Sistem Pertidaksamaan Linier Kuadrat Dua Variabel</strong></p>
491 <p><strong>Sub Topik: Penyelesaian Sistem Pertidaksamaan Linier Kuadrat Dua Variabel</strong></p>
492 <p><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
492 <p><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
493 <p>10. Perhatikan gambar berikut!</p>
493 <p>10. Perhatikan gambar berikut!</p>
494 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
494 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
495 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
495 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
496 <p>Maka sistem pertidaksamaan dari daerah yang diarsir y ≥ x2 - 9, y ≤ x + 2, y ≤ 0.</p>
496 <p>Maka sistem pertidaksamaan dari daerah yang diarsir y ≥ x2 - 9, y ≤ x + 2, y ≤ 0.</p>
497 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
497 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
498 <h2><strong>GEOGRAFI</strong></h2>
498 <h2><strong>GEOGRAFI</strong></h2>
499 <p><strong>Topik: Pengetahuan Dasar Geografi</strong></p>
499 <p><strong>Topik: Pengetahuan Dasar Geografi</strong></p>
500 <p><strong>Subtopik: Ruang Lingkup Geografi</strong></p>
500 <p><strong>Subtopik: Ruang Lingkup Geografi</strong></p>
501 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
501 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
502 <p>1. Ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, serta mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan dan kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan adalah ….</p>
502 <p>1. Ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, serta mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan dan kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan adalah ….</p>
503 <ol><li>geologi</li>
503 <ol><li>geologi</li>
504 <li>geodesi</li>
504 <li>geodesi</li>
505 <li>geografi</li>
505 <li>geografi</li>
506 <li>ilmu lingkungan</li>
506 <li>ilmu lingkungan</li>
507 <li>pembangunan wilayah</li>
507 <li>pembangunan wilayah</li>
508 </ol><p>Ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, serta mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan dan kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan. Definisi ini dicetuskan oleh Bintarto pada tahun 1977.</p>
508 </ol><p>Ilmu pengetahuan yang mencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, serta mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan dan kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan. Definisi ini dicetuskan oleh Bintarto pada tahun 1977.</p>
509 <p>Jawaban yang tepat adalah C.</p>
509 <p>Jawaban yang tepat adalah C.</p>
510 <p>Baca Juga:<a>Ruang Lingkup Geografi dan Objek Kajiannya</a></p>
510 <p>Baca Juga:<a>Ruang Lingkup Geografi dan Objek Kajiannya</a></p>
511 <p><strong>Topik: Pengetahuan Dasar Geografi</strong></p>
511 <p><strong>Topik: Pengetahuan Dasar Geografi</strong></p>
512 <p><strong>Subtopik: Pendekatan Geografi</strong></p>
512 <p><strong>Subtopik: Pendekatan Geografi</strong></p>
513 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
513 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
514 <p>2. Tiga desa di lereng Gunung Sinabung mengalami kerusakan akibat banjir lahar. Hal ini disebabkan beberapa hari terakhir sebelumnya, terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah puncak Gunung Sinabung. Pendekatan yang tepat untuk mengkaji masalah tersebut adalah ….</p>
514 <p>2. Tiga desa di lereng Gunung Sinabung mengalami kerusakan akibat banjir lahar. Hal ini disebabkan beberapa hari terakhir sebelumnya, terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah puncak Gunung Sinabung. Pendekatan yang tepat untuk mengkaji masalah tersebut adalah ….</p>
515 <ol><li>korologi</li>
515 <ol><li>korologi</li>
516 <li>korelasi</li>
516 <li>korelasi</li>
517 <li>kompleks wilayah</li>
517 <li>kompleks wilayah</li>
518 <li>kelingkungan</li>
518 <li>kelingkungan</li>
519 <li>keruangan</li>
519 <li>keruangan</li>
520 </ol><p>Kasus kekeringan pada soal tepat dikaji dengan menggunakan pendekatan keruangan. Pendekatan keruangan merupakan pendekatan yang menekankan pada berbagai aspek dalam ruang yang merupakan tempat bagi manusia untuk melakukan kegiatan. Pendekatan keruangan dapat digunakan untuk mengkaji letak, distribusi, dan interaksi keruangan fenomena geosfer pada suatu ruang. Oleh sebab itu, kasus panjangnya musim kemarau di Indonesia yang disebabkan oleh fenomena El Nino dapat dikaji dengan pendekatan keruangan. Jawaban yang tepat adalah E.</p>
520 </ol><p>Kasus kekeringan pada soal tepat dikaji dengan menggunakan pendekatan keruangan. Pendekatan keruangan merupakan pendekatan yang menekankan pada berbagai aspek dalam ruang yang merupakan tempat bagi manusia untuk melakukan kegiatan. Pendekatan keruangan dapat digunakan untuk mengkaji letak, distribusi, dan interaksi keruangan fenomena geosfer pada suatu ruang. Oleh sebab itu, kasus panjangnya musim kemarau di Indonesia yang disebabkan oleh fenomena El Nino dapat dikaji dengan pendekatan keruangan. Jawaban yang tepat adalah E.</p>
521 <p>Baca Juga:<a>Perbedaan Objek Studi dengan Pendekatan Penelitian Geografi</a></p>
521 <p>Baca Juga:<a>Perbedaan Objek Studi dengan Pendekatan Penelitian Geografi</a></p>
522 <p><strong>Topik: Pengetahuan Dasar Pemetaan</strong></p>
522 <p><strong>Topik: Pengetahuan Dasar Pemetaan</strong></p>
523 <p><strong>Subtopik: Sistem Informasi Geografis</strong></p>
523 <p><strong>Subtopik: Sistem Informasi Geografis</strong></p>
524 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
524 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
525 <p>3. Perhatikan alat-alat berikut ini:</p>
525 <p>3. Perhatikan alat-alat berikut ini:</p>
526 <ol><li>Arc GIS</li>
526 <ol><li>Arc GIS</li>
527 <li>Plotter</li>
527 <li>Plotter</li>
528 <li>Quantum GIS</li>
528 <li>Quantum GIS</li>
529 <li>Scanner</li>
529 <li>Scanner</li>
530 </ol><p>Alat-alat yang termasuk dalam komponen perangkat keras SIG ditunjukkan oleh nomor….</p>
530 </ol><p>Alat-alat yang termasuk dalam komponen perangkat keras SIG ditunjukkan oleh nomor….</p>
531 <ol><li>(i) dan (ii)</li>
531 <ol><li>(i) dan (ii)</li>
532 <li>(i) dan (iii)</li>
532 <li>(i) dan (iii)</li>
533 <li>(ii) dan (iii)</li>
533 <li>(ii) dan (iii)</li>
534 <li>(ii) dan (iv)</li>
534 <li>(ii) dan (iv)</li>
535 <li>(iii) dan (iv)</li>
535 <li>(iii) dan (iv)</li>
536 </ol><p>Komponen penyusun SIG terdiri dari perangkat keras (<em>hardware</em>), perangkat lunak (<em>software</em>), dan pengguna (<em>brainware</em>). Perangkat keras merupakan perangkat-perangkat fisik yang merupakan bagian dari sistem komputer yang mendukung analisis geografi dan pemetaan. Beberapa alat yang termasuk komponen perangkat keras adalah <em>scanner</em>, <em>plotter</em>, printer, komputer, hardisk, <em>digitizer</em>, dan lain-lain. Jawaban yang tepat adalah D.</p>
536 </ol><p>Komponen penyusun SIG terdiri dari perangkat keras (<em>hardware</em>), perangkat lunak (<em>software</em>), dan pengguna (<em>brainware</em>). Perangkat keras merupakan perangkat-perangkat fisik yang merupakan bagian dari sistem komputer yang mendukung analisis geografi dan pemetaan. Beberapa alat yang termasuk komponen perangkat keras adalah <em>scanner</em>, <em>plotter</em>, printer, komputer, hardisk, <em>digitizer</em>, dan lain-lain. Jawaban yang tepat adalah D.</p>
537 <p>Baca Juga:<a>Pengertian SIG dan Manfaatnya yang Harus Kamu Tahu!</a></p>
537 <p>Baca Juga:<a>Pengertian SIG dan Manfaatnya yang Harus Kamu Tahu!</a></p>
538 <p><strong>Subtopik: Menganalisis Data Geografis</strong></p>
538 <p><strong>Subtopik: Menganalisis Data Geografis</strong></p>
539 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
539 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
540 <p>4. Analisis data kualitatif yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang informasi yang tidak perlu, dan mengorganisasi data sehingga akhirnya ditarik kesimpulan yang kemudian diverifikasi adalah ….</p>
540 <p>4. Analisis data kualitatif yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang informasi yang tidak perlu, dan mengorganisasi data sehingga akhirnya ditarik kesimpulan yang kemudian diverifikasi adalah ….</p>
541 <ol><li>reduksi data</li>
541 <ol><li>reduksi data</li>
542 <li>triangulasi data</li>
542 <li>triangulasi data</li>
543 <li>penyuntingan</li>
543 <li>penyuntingan</li>
544 <li>pemberian kode</li>
544 <li>pemberian kode</li>
545 <li>kategorisasi</li>
545 <li>kategorisasi</li>
546 </ol><p>Ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam proses analisis data kualitatif. Salah satunya adalah kegiatan reduksi data. Reduksi data adalah kegiatan analisis yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang informasi yang tidak perlu, dan mengorganisasi data sehingga akhirnya ditarik kesimpulan yang kemudian diverifikasi. Kegiatan ini dilakukan secara terus menerus selama proses pengumpulan data. Jawaban yang tepat adalah A.</p>
546 </ol><p>Ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam proses analisis data kualitatif. Salah satunya adalah kegiatan reduksi data. Reduksi data adalah kegiatan analisis yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang informasi yang tidak perlu, dan mengorganisasi data sehingga akhirnya ditarik kesimpulan yang kemudian diverifikasi. Kegiatan ini dilakukan secara terus menerus selama proses pengumpulan data. Jawaban yang tepat adalah A.</p>
547 <p>Baca Juga:<a>Langkah-Langkah Penelitian Geografi</a></p>
547 <p>Baca Juga:<a>Langkah-Langkah Penelitian Geografi</a></p>
548 <p><strong>Topik: Bumi sebagai Ruang Kehidupan</strong></p>
548 <p><strong>Topik: Bumi sebagai Ruang Kehidupan</strong></p>
549 <p><strong>Subtopik: Rotasi dan Revolusi Bumi</strong></p>
549 <p><strong>Subtopik: Rotasi dan Revolusi Bumi</strong></p>
550 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
550 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
551 <p>5. Dampak dari gerak rotasi bumi terhadap kehidupan di bumi ditunjukkan oleh nomor ….</p>
551 <p>5. Dampak dari gerak rotasi bumi terhadap kehidupan di bumi ditunjukkan oleh nomor ….</p>
552 <ol><li>terjadinya siang dan malam</li>
552 <ol><li>terjadinya siang dan malam</li>
553 <li>perbedaan lama waktu siang dan malam</li>
553 <li>perbedaan lama waktu siang dan malam</li>
554 <li>pergantian musim</li>
554 <li>pergantian musim</li>
555 <li>gerak semu tahunan matahari</li>
555 <li>gerak semu tahunan matahari</li>
556 <li>perubahan rasi bintang</li>
556 <li>perubahan rasi bintang</li>
557 </ol><p>Gerak rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Bumi berotasi dari timur ke barat. Dampak dari gerakan rotasi bumi ini adalah:</p>
557 </ol><p>Gerak rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Bumi berotasi dari timur ke barat. Dampak dari gerakan rotasi bumi ini adalah:</p>
558 <ul><li>terjadinya peristiwa siang dan malam</li>
558 <ul><li>terjadinya peristiwa siang dan malam</li>
559 <li>peredaran semu harian benda-benda langit</li>
559 <li>peredaran semu harian benda-benda langit</li>
560 <li>perbedaan waktu di bumi</li>
560 <li>perbedaan waktu di bumi</li>
561 <li>pembelokan arah angin dan arus laut</li>
561 <li>pembelokan arah angin dan arus laut</li>
562 </ul><p>Jawaban yang tepat adalah A.</p>
562 </ul><p>Jawaban yang tepat adalah A.</p>
563 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Rotasi Bumi dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan</a></p>
563 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Rotasi Bumi dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan</a></p>
564 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pengetahuan Dasar Geografi</strong></p>
564 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pengetahuan Dasar Geografi</strong></p>
565 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Prinsip Geografi</strong></p>
565 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Prinsip Geografi</strong></p>
566 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Medium</strong></p>
566 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Medium</strong></p>
567 <p><strong>6. Perhatikan fenomena-fenomena berikut ini!</strong></p>
567 <p><strong>6. Perhatikan fenomena-fenomena berikut ini!</strong></p>
568 <ol><li>Sungai Kapuas adalah sungai terpanjang di Indonesia.</li>
568 <ol><li>Sungai Kapuas adalah sungai terpanjang di Indonesia.</li>
569 <li>Fenomena urbanisasi sering terjadi di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.</li>
569 <li>Fenomena urbanisasi sering terjadi di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.</li>
570 <li>Awan hujan berada di atas Kota Bogor, Bandung, dan Lebak.</li>
570 <li>Awan hujan berada di atas Kota Bogor, Bandung, dan Lebak.</li>
571 <li>Gerakan lempeng tektonik dapat menimbulkan gempa dan tsunami.</li>
571 <li>Gerakan lempeng tektonik dapat menimbulkan gempa dan tsunami.</li>
572 <li>Sumber daya alam timah berada di Pulau Singkep, Bakinang, Muntok, dan Belitung.</li>
572 <li>Sumber daya alam timah berada di Pulau Singkep, Bakinang, Muntok, dan Belitung.</li>
573 </ol><p>Fenomena yang menggunakan prinsip distribusi ditunjukkan oleh nomor ….</p>
573 </ol><p>Fenomena yang menggunakan prinsip distribusi ditunjukkan oleh nomor ….</p>
574 <ol><li>1, 2, dan 4</li>
574 <ol><li>1, 2, dan 4</li>
575 <li>2, 3, dan 4</li>
575 <li>2, 3, dan 4</li>
576 <li>1, 3, dan 5</li>
576 <li>1, 3, dan 5</li>
577 <li>1, 4, dan 5</li>
577 <li>1, 4, dan 5</li>
578 <li>2, 3, dan 5<strong></strong></li>
578 <li>2, 3, dan 5<strong></strong></li>
579 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
579 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
580 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
580 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
581 <p>Prinsip distribusi adalah prinsip yang digunakan untuk<strong>menggambarkan persebaran objek atau fenomena geosfer di permukaan bumi.</strong>Contoh fenomena geosfer yang menggunakan prinsip distribusi adalah sebagai berikut.</p>
581 <p>Prinsip distribusi adalah prinsip yang digunakan untuk<strong>menggambarkan persebaran objek atau fenomena geosfer di permukaan bumi.</strong>Contoh fenomena geosfer yang menggunakan prinsip distribusi adalah sebagai berikut.</p>
582 <ol><li>Sumber daya alam timah berada di Pulau Singkep, Bakinang, Muntok, dan Belitung.</li>
582 <ol><li>Sumber daya alam timah berada di Pulau Singkep, Bakinang, Muntok, dan Belitung.</li>
583 <li>Awan hujan berada di atas Kota Bogor, Bandung, dan Lebak.</li>
583 <li>Awan hujan berada di atas Kota Bogor, Bandung, dan Lebak.</li>
584 <li>Fenomena urbanisasi sering terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.</li>
584 <li>Fenomena urbanisasi sering terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.</li>
585 </ol><p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
585 </ol><p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
586 <p>Baca Juga:<a>Prinsip-Prinsip Geografi dan Contohnya</a></p>
586 <p>Baca Juga:<a>Prinsip-Prinsip Geografi dan Contohnya</a></p>
587 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pengetahuan Dasar Pemetaan</strong></p>
587 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pengetahuan Dasar Pemetaan</strong></p>
588 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Penghitungan Pada Peta, Jenis Peta</strong></p>
588 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Penghitungan Pada Peta, Jenis Peta</strong></p>
589 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
589 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
590 <p>7. Suatu peta topografi menampilkan garis kontur dengan interval 250 meter. Jarak antara dua lembah pada peta tersebut adalah 5 cm. Berdasarkan informasi tersebut, jarak sebenarnya dua lembah tersebut adalah … dan peta tersebut termasuk dalam jenis peta ….</p>
590 <p>7. Suatu peta topografi menampilkan garis kontur dengan interval 250 meter. Jarak antara dua lembah pada peta tersebut adalah 5 cm. Berdasarkan informasi tersebut, jarak sebenarnya dua lembah tersebut adalah … dan peta tersebut termasuk dalam jenis peta ….</p>
591 <ol><li>0,25 km; peta skala kecil</li>
591 <ol><li>0,25 km; peta skala kecil</li>
592 <li>2,5 km; peta skala kecil</li>
592 <li>2,5 km; peta skala kecil</li>
593 <li>2,5 km; peta skala sedang</li>
593 <li>2,5 km; peta skala sedang</li>
594 <li>25 km; peta skala kecil</li>
594 <li>25 km; peta skala kecil</li>
595 <li>25 km; peta skala sedang</li>
595 <li>25 km; peta skala sedang</li>
596 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
596 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
597 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
597 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
598 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
598 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
599 <ul><li>Kontur interval (CI) = 250 m</li>
599 <ul><li>Kontur interval (CI) = 250 m</li>
600 <li>Jarak dua lembah pada peta (JP) = 5 cm</li>
600 <li>Jarak dua lembah pada peta (JP) = 5 cm</li>
601 </ul><p><strong>Ditanya:</strong>Jarak sebenarnya (JS) dan jenis peta</p>
601 </ul><p><strong>Ditanya:</strong>Jarak sebenarnya (JS) dan jenis peta</p>
602 <p><strong>Jawab:</strong></p>
602 <p><strong>Jawab:</strong></p>
603 <p><strong>(I) Mencari skala peta (S)</strong></p>
603 <p><strong>(I) Mencari skala peta (S)</strong></p>
604 <p>Berdasarkan perhitungan tersebut, peta topografi itu memiliki<strong>skala 1:500.000.</strong>Berdasarkan skalanya, peta itu termasuk dalam jenis peta berskala<strong>sedang/menengah.</strong></p>
604 <p>Berdasarkan perhitungan tersebut, peta topografi itu memiliki<strong>skala 1:500.000.</strong>Berdasarkan skalanya, peta itu termasuk dalam jenis peta berskala<strong>sedang/menengah.</strong></p>
605 <p><strong>(II) Mencari jarak sebenarnya (JS)</strong></p>
605 <p><strong>(II) Mencari jarak sebenarnya (JS)</strong></p>
606 <p>Berdasarkan perhitungan di atas,<strong>jarak sebenarnya (JS) kedua lembah pada peta topografi tersebut adalah 25 km. </strong></p>
606 <p>Berdasarkan perhitungan di atas,<strong>jarak sebenarnya (JS) kedua lembah pada peta topografi tersebut adalah 25 km. </strong></p>
607 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
607 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
608 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penelitian Geografi</strong></p>
608 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penelitian Geografi</strong></p>
609 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Langkah-Langkah Penelitian Geografi</strong></p>
609 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Langkah-Langkah Penelitian Geografi</strong></p>
610 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Medium</strong></p>
610 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Medium</strong></p>
611 <p>8. Sinta membuat penelitian dengan judul “Pengaruh Penggunaan Lahan terhadap Bencana Longsor di Kabupaten Banjarnegara”. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah ….</p>
611 <p>8. Sinta membuat penelitian dengan judul “Pengaruh Penggunaan Lahan terhadap Bencana Longsor di Kabupaten Banjarnegara”. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah ….</p>
612 <ol><li>bencana longsor</li>
612 <ol><li>bencana longsor</li>
613 <li>curah hujan</li>
613 <li>curah hujan</li>
614 <li>jumlah penduduk</li>
614 <li>jumlah penduduk</li>
615 <li>aktivitas penduduk</li>
615 <li>aktivitas penduduk</li>
616 <li>penggunaan lahan</li>
616 <li>penggunaan lahan</li>
617 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
617 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
618 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
618 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
619 <p>Variabel bebas adalah variabel yang memberikan pengaruh dan menyebabkan terjadinya suatu perubahan. Berdasarkan judul penelitian pada soal, terdapat dua variabel yang digunakan oleh Sinta, yaitu penggunaan lahan dan bencana longsor.<strong>Penggunaan lahan merupakan variabel bebas penelitian yang memberikan pengaruh terhadap timbulnya bencana longsor</strong>(variabel terikat).</p>
619 <p>Variabel bebas adalah variabel yang memberikan pengaruh dan menyebabkan terjadinya suatu perubahan. Berdasarkan judul penelitian pada soal, terdapat dua variabel yang digunakan oleh Sinta, yaitu penggunaan lahan dan bencana longsor.<strong>Penggunaan lahan merupakan variabel bebas penelitian yang memberikan pengaruh terhadap timbulnya bencana longsor</strong>(variabel terikat).</p>
620 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
620 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
621 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bumi Sebagai Ruang Kehidupan</strong></p>
621 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bumi Sebagai Ruang Kehidupan</strong></p>
622 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Lapisan Interior Bumi</strong></p>
622 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Lapisan Interior Bumi</strong></p>
623 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Easy</strong></p>
623 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Easy</strong></p>
624 <p>9. Lapisan bumi paling atas yang berbatasan langsung dengan atmosfer adalah ….</p>
624 <p>9. Lapisan bumi paling atas yang berbatasan langsung dengan atmosfer adalah ….</p>
625 <ol><li><em>core</em></li>
625 <ol><li><em>core</em></li>
626 <li><em>crust</em></li>
626 <li><em>crust</em></li>
627 <li><em>inner core</em></li>
627 <li><em>inner core</em></li>
628 <li><em>outer core</em></li>
628 <li><em>outer core</em></li>
629 <li><em>mantle</em><strong></strong></li>
629 <li><em>mantle</em><strong></strong></li>
630 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
630 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
631 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
631 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
632 <p>Lapisan bumi yang paling luar adalah<strong>lapisan kerak bumi atau</strong><strong><em>crust</em></strong>. Lapisan ini merupakan lapisan yang<strong>berbatasan langsung dengan atmosfer</strong>. Lapisan kerak bumi atau<em>crust</em>dibagi menjadi dua, yaitu kerak samudra dan kerak benua.</p>
632 <p>Lapisan bumi yang paling luar adalah<strong>lapisan kerak bumi atau</strong><strong><em>crust</em></strong>. Lapisan ini merupakan lapisan yang<strong>berbatasan langsung dengan atmosfer</strong>. Lapisan kerak bumi atau<em>crust</em>dibagi menjadi dua, yaitu kerak samudra dan kerak benua.</p>
633 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
633 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
634 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bumi Sebagai Ruang Kehidupan</strong></p>
634 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bumi Sebagai Ruang Kehidupan</strong></p>
635 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perkembangan Planet Bumi</strong></p>
635 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perkembangan Planet Bumi</strong></p>
636 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
636 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
637 <p>10. Salah satu palung yang ada di wilayah Indonesia adalah Palung Jawa. Palung ini terletak di sisi selatan Pulau Jawa. Pernyataan yang paling tepat dan berkaitan dengan faktor penyebab terbentuknya palung tersebut adalah …</p>
637 <p>10. Salah satu palung yang ada di wilayah Indonesia adalah Palung Jawa. Palung ini terletak di sisi selatan Pulau Jawa. Pernyataan yang paling tepat dan berkaitan dengan faktor penyebab terbentuknya palung tersebut adalah …</p>
638 <ol><li>Adanya interaksi antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia.</li>
638 <ol><li>Adanya interaksi antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia.</li>
639 <li>Proses pembentukannya banyak dipengaruhi oleh gaya eksogen.</li>
639 <li>Proses pembentukannya banyak dipengaruhi oleh gaya eksogen.</li>
640 <li>Adanya pengaruh dari gerakan orogenesa di Benua Australia.</li>
640 <li>Adanya pengaruh dari gerakan orogenesa di Benua Australia.</li>
641 <li>Adanya tumbukan antara lempeng Eurasia dengan Pasifik.</li>
641 <li>Adanya tumbukan antara lempeng Eurasia dengan Pasifik.</li>
642 <li>Adanya pengaruh pergerakan antara lempeng Pasifik dengan Indo-Australia.</li>
642 <li>Adanya pengaruh pergerakan antara lempeng Pasifik dengan Indo-Australia.</li>
643 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
643 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
644 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
644 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
645 <p>Lempeng tektonik yang ada di bumi terus bergerak dan memengaruhi bentukan alam yang ada di permukaan bumi. Salah satunya adalah bentukan alam<strong>palung laut</strong>. Palung laut terbentuk karena adanya gerakan<strong>lempeng bumi yang saling bertumbukan</strong>. Tumbukan ini menimbulkan patahan-patahan besar dan lempeng yang satu masuk ke bawah lempeng yang lainnya (subduksi).<strong>Posisi Pulau Jawa berada pada zona tumbukan antara lempeng Eurasia dan Indo-Australia.</strong>Oleh sebab itu tumbukan antara kedua lempeng ini<strong>menyebabkan terbentuknya Palung Jawa dan gunung api di Pulau Jawa. </strong></p>
645 <p>Lempeng tektonik yang ada di bumi terus bergerak dan memengaruhi bentukan alam yang ada di permukaan bumi. Salah satunya adalah bentukan alam<strong>palung laut</strong>. Palung laut terbentuk karena adanya gerakan<strong>lempeng bumi yang saling bertumbukan</strong>. Tumbukan ini menimbulkan patahan-patahan besar dan lempeng yang satu masuk ke bawah lempeng yang lainnya (subduksi).<strong>Posisi Pulau Jawa berada pada zona tumbukan antara lempeng Eurasia dan Indo-Australia.</strong>Oleh sebab itu tumbukan antara kedua lempeng ini<strong>menyebabkan terbentuknya Palung Jawa dan gunung api di Pulau Jawa. </strong></p>
646 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
646 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
647 <h2><strong>SEJARAH</strong></h2>
647 <h2><strong>SEJARAH</strong></h2>
648 <p><strong>Topik: Cara Berpikir Sejarah</strong></p>
648 <p><strong>Topik: Cara Berpikir Sejarah</strong></p>
649 <p><strong>Subtopik: </strong><strong>Cara Berpikir Sinkronik dalam Mempelajari Sejarah</strong></p>
649 <p><strong>Subtopik: </strong><strong>Cara Berpikir Sinkronik dalam Mempelajari Sejarah</strong></p>
650 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
650 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
651 <p>1. Perhatikan pernyataan berikut!</p>
651 <p>1. Perhatikan pernyataan berikut!</p>
652 <ol><li>mempelajari kehidupan sosial secara meluas dan berdimensi ruang</li>
652 <ol><li>mempelajari kehidupan sosial secara meluas dan berdimensi ruang</li>
653 <li>mempelajari kehidupan sosial secara memanjang berdimensi waktu</li>
653 <li>mempelajari kehidupan sosial secara memanjang berdimensi waktu</li>
654 <li>menguraikan kehidupan masyarakat secara deskriptif dengan menjelaskan bagian demi bagian</li>
654 <li>menguraikan kehidupan masyarakat secara deskriptif dengan menjelaskan bagian demi bagian</li>
655 <li>menguraikan proses transformasi kehidupan masyarakat, yang terus berlangsung dari waktu ke waktu secara kesinambungan.</li>
655 <li>menguraikan proses transformasi kehidupan masyarakat, yang terus berlangsung dari waktu ke waktu secara kesinambungan.</li>
656 </ol><p>Pernyataan di atas yang merupakan bagian dari cara berpikir sejarah secara sinkronik adalah ….</p>
656 </ol><p>Pernyataan di atas yang merupakan bagian dari cara berpikir sejarah secara sinkronik adalah ….</p>
657 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
657 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
658 <li>1 dan 3</li>
658 <li>1 dan 3</li>
659 <li>2 dan 4</li>
659 <li>2 dan 4</li>
660 <li>4 saja</li>
660 <li>4 saja</li>
661 <li>benar semua</li>
661 <li>benar semua</li>
662 </ol><p>Berikut cara berpikir sejarah secara sinkronik:</p>
662 </ol><p>Berikut cara berpikir sejarah secara sinkronik:</p>
663 <ul><li>mempelajari kehidupan sosial secara memanjang berdimensi ruang</li>
663 <ul><li>mempelajari kehidupan sosial secara memanjang berdimensi ruang</li>
664 <li>menguraikan kehidupan masyarakat secara deskriptif dengan menjelaskan bagian demi bagian</li>
664 <li>menguraikan kehidupan masyarakat secara deskriptif dengan menjelaskan bagian demi bagian</li>
665 <li>menjelaskan struktur dan fungsi dari masing-masing unit dalam kondisi statis</li>
665 <li>menjelaskan struktur dan fungsi dari masing-masing unit dalam kondisi statis</li>
666 </ul><p>Digunakan oleh ilmu sejarah dan juga ilmu-ilmu sosial yang lain seperti geografi, sosiologi, politik, ekonomi, antropologi dan arkeologi.</p>
666 </ul><p>Digunakan oleh ilmu sejarah dan juga ilmu-ilmu sosial yang lain seperti geografi, sosiologi, politik, ekonomi, antropologi dan arkeologi.</p>
667 <p>Baca Juga:<a>Cara Berpikir Sejarah: Diakronik dan Sinkronik</a></p>
667 <p>Baca Juga:<a>Cara Berpikir Sejarah: Diakronik dan Sinkronik</a></p>
668 <p><strong>Topik</strong><strong>: Konsep Perubahan dan Keberlanjutan</strong></p>
668 <p><strong>Topik</strong><strong>: Konsep Perubahan dan Keberlanjutan</strong></p>
669 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Makna Perubahan dan Makna Keberlanjutan</strong></p>
669 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Makna Perubahan dan Makna Keberlanjutan</strong></p>
670 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
670 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
671 <p>2. Perhatikan data berikut ini</p>
671 <p>2. Perhatikan data berikut ini</p>
672 <p>i. perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat ii. anggapan masyarakat yang cenderung negatif akan adanya perubahan iii. kurangnya hubungan antar masyarakat iv. masyarakat yang aktif dan menerima teknologi baru</p>
672 <p>i. perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat ii. anggapan masyarakat yang cenderung negatif akan adanya perubahan iii. kurangnya hubungan antar masyarakat iv. masyarakat yang aktif dan menerima teknologi baru</p>
673 <p>Dari pernyataan diatas yang mendorong terhambatnya suatu perubahan terdapat pada ….</p>
673 <p>Dari pernyataan diatas yang mendorong terhambatnya suatu perubahan terdapat pada ….</p>
674 <ol><li>i dan iii</li>
674 <ol><li>i dan iii</li>
675 <li>ii dan iv</li>
675 <li>ii dan iv</li>
676 <li>ii dan iii</li>
676 <li>ii dan iii</li>
677 <li>i dan iv</li>
677 <li>i dan iv</li>
678 <li>iii dan iv</li>
678 <li>iii dan iv</li>
679 </ol><p>Pola masyarakat yang cenderung tertutup dan negatif akan adanya perubahan dan juga tidak adanya interaksi antar masyarakat dapat menyebabkan terhambatnya suatu perubahan pada masyarakat tersebut. Contohnya adalah suku anak dalam yang berada di Jambi masih banyak yang mempertahankan budayanya dan tertutup akan adanya perubahan.</p>
679 </ol><p>Pola masyarakat yang cenderung tertutup dan negatif akan adanya perubahan dan juga tidak adanya interaksi antar masyarakat dapat menyebabkan terhambatnya suatu perubahan pada masyarakat tersebut. Contohnya adalah suku anak dalam yang berada di Jambi masih banyak yang mempertahankan budayanya dan tertutup akan adanya perubahan.</p>
680 <p>Baca Juga:<a>Makna di Balik Pentingnya Perubahan dan Keberlanjutan</a></p>
680 <p>Baca Juga:<a>Makna di Balik Pentingnya Perubahan dan Keberlanjutan</a></p>
681 <p>Topik: Indonesia Zaman Praaksara</p>
681 <p>Topik: Indonesia Zaman Praaksara</p>
682 <p>Subtopik: Manusia Purba dan Corak Kehidupannya</p>
682 <p>Subtopik: Manusia Purba dan Corak Kehidupannya</p>
683 <p>Level Kognitif: MOTS</p>
683 <p>Level Kognitif: MOTS</p>
684 <p>3. Manusia Purba yang memiliki perawakan tubuh yang besar dan ditemukan pada lapisan plestosen bawah, sampai saat ini dinyatakan sebagai manusia purba tertua di pulau Jawa ….</p>
684 <p>3. Manusia Purba yang memiliki perawakan tubuh yang besar dan ditemukan pada lapisan plestosen bawah, sampai saat ini dinyatakan sebagai manusia purba tertua di pulau Jawa ….</p>
685 <ol><li>Pithecanthropus Erectus</li>
685 <ol><li>Pithecanthropus Erectus</li>
686 <li>Pithecanthropus Wajakensis</li>
686 <li>Pithecanthropus Wajakensis</li>
687 <li>Meganthropus Paleojavanicus</li>
687 <li>Meganthropus Paleojavanicus</li>
688 <li>Homo Wajakensis</li>
688 <li>Homo Wajakensis</li>
689 <li>Homo Soloensis</li>
689 <li>Homo Soloensis</li>
690 </ol><p>Meganthropus Paleojavanicus adalah manusia purba dengan perawakan yang besar dan ditemukan pada lapisan plestosen bawah. Secara etimologis Meganthropus Paleojavanicus mempunyai arti manusia bertubuh besar yang paling tua di Pulau Jawa.</p>
690 </ol><p>Meganthropus Paleojavanicus adalah manusia purba dengan perawakan yang besar dan ditemukan pada lapisan plestosen bawah. Secara etimologis Meganthropus Paleojavanicus mempunyai arti manusia bertubuh besar yang paling tua di Pulau Jawa.</p>
691 <ul><li>Mega = besar</li>
691 <ul><li>Mega = besar</li>
692 <li>Anthropus = manusia</li>
692 <li>Anthropus = manusia</li>
693 <li>Paleo = tertua</li>
693 <li>Paleo = tertua</li>
694 <li>Javanicus = Jawa</li>
694 <li>Javanicus = Jawa</li>
695 </ul><p>Meganthropus sendiri memiliki ciri-ciri di antaranya memiliki tulang rahang yang kuat, tidak memiliki dagu, ciri-ciri seperti manusia walau mendekati ciri kera, berbadan besar, dan tegap.</p>
695 </ul><p>Meganthropus sendiri memiliki ciri-ciri di antaranya memiliki tulang rahang yang kuat, tidak memiliki dagu, ciri-ciri seperti manusia walau mendekati ciri kera, berbadan besar, dan tegap.</p>
696 <p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia</a></p>
696 <p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia</a></p>
697 <p><strong>Topik</strong><strong>: Indonesia Zaman Praaksara</strong></p>
697 <p><strong>Topik</strong><strong>: Indonesia Zaman Praaksara</strong></p>
698 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Manusia Purba dan Corak Kehidupannya</strong></p>
698 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Manusia Purba dan Corak Kehidupannya</strong></p>
699 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
699 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: MOTS</strong></p>
700 <p>4. Kebudayaan manusia purba di Indonesia khususnya masa Mesolitikum dipengaruhi oleh kebudayaan Bacson-Hoabinh, hal itu didasari ….</p>
700 <p>4. Kebudayaan manusia purba di Indonesia khususnya masa Mesolitikum dipengaruhi oleh kebudayaan Bacson-Hoabinh, hal itu didasari ….</p>
701 <ol><li>mulai digunakannya logam untuk kehidupan</li>
701 <ol><li>mulai digunakannya logam untuk kehidupan</li>
702 <li>banyak ditemukan sisa kebudayaan pendukung seperti kapak corong, candrasa.</li>
702 <li>banyak ditemukan sisa kebudayaan pendukung seperti kapak corong, candrasa.</li>
703 <li>mulai digunakannya bahasa Melayu-Polinesia</li>
703 <li>mulai digunakannya bahasa Melayu-Polinesia</li>
704 <li>terdapat peninggalan kebudayaan Proto Melayu</li>
704 <li>terdapat peninggalan kebudayaan Proto Melayu</li>
705 <li>banyak ditemukan budaya pendukung Papua Melanosoid</li>
705 <li>banyak ditemukan budaya pendukung Papua Melanosoid</li>
706 </ol><p>Kebudayaan Bacson-Hoabinh ke Indonesia menyebar bersamaan dengan perpindahan ras Papua Melanosoid ke Indonesia. Persebaran ini terjadi pada masa mesolitikum dengan ditemukannya kebudayaan batu seperti kapak sumatera yang merupakan dari bagian kebudayaan Papua Melanosoid.</p>
706 </ol><p>Kebudayaan Bacson-Hoabinh ke Indonesia menyebar bersamaan dengan perpindahan ras Papua Melanosoid ke Indonesia. Persebaran ini terjadi pada masa mesolitikum dengan ditemukannya kebudayaan batu seperti kapak sumatera yang merupakan dari bagian kebudayaan Papua Melanosoid.</p>
707 <p><strong>Topik:</strong><strong> Indonesia Zaman Praaksara</strong></p>
707 <p><strong>Topik:</strong><strong> Indonesia Zaman Praaksara</strong></p>
708 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Manusia Purba dan Corak Kehidupannya</strong></p>
708 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Manusia Purba dan Corak Kehidupannya</strong></p>
709 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
709 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
710 <p>5. Bukit yang terbentuk dari hasil tumpukan kulit kerang dan banyak ditemukan dipesisir pantai timur pulau Sumatera dinamakan ….</p>
710 <p>5. Bukit yang terbentuk dari hasil tumpukan kulit kerang dan banyak ditemukan dipesisir pantai timur pulau Sumatera dinamakan ….</p>
711 <ol><li><em>Abis Saus Roche</em></li>
711 <ol><li><em>Abis Saus Roche</em></li>
712 <li><em>Kjokkenmodinger</em></li>
712 <li><em>Kjokkenmodinger</em></li>
713 <li>Nekara</li>
713 <li>Nekara</li>
714 <li>Pabble</li>
714 <li>Pabble</li>
715 <li><em>Shells Saus Roche</em></li>
715 <li><em>Shells Saus Roche</em></li>
716 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
716 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
717 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
717 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
718 <p><em>Kjokkenmodinger</em> berasal dari bahasa Denmark yang berarti <em>Kjokken </em>= Dapur <em>Modding</em> = sampah. Berkaitan dengan dengan budaya manusia, <em>Kjokkenmodinger</em> adalah tumpukan kulit kerang yang banyak ditemukan dipesisir pantai timur Sumatra merupakan sampah dapur dari peninggalan manusia purba yang hidup di pesisir laut. Tumpukan tersebut dibiarkan menggunung dari generasi ke generasi.</p>
718 <p><em>Kjokkenmodinger</em> berasal dari bahasa Denmark yang berarti <em>Kjokken </em>= Dapur <em>Modding</em> = sampah. Berkaitan dengan dengan budaya manusia, <em>Kjokkenmodinger</em> adalah tumpukan kulit kerang yang banyak ditemukan dipesisir pantai timur Sumatra merupakan sampah dapur dari peninggalan manusia purba yang hidup di pesisir laut. Tumpukan tersebut dibiarkan menggunung dari generasi ke generasi.</p>
719 <p><strong>Topik: Cara Berpikir Sejarah</strong></p>
719 <p><strong>Topik: Cara Berpikir Sejarah</strong></p>
720 <p><strong>Subtopik: Cara Berpikir Diakronik (Kronologis) dalam mempelajari Sejarah</strong></p>
720 <p><strong>Subtopik: Cara Berpikir Diakronik (Kronologis) dalam mempelajari Sejarah</strong></p>
721 <p>6. Cara berpikir diakronik sering disebut juga sebagai cara berpikir kronologis. Hal itu dikarenakan ….</p>
721 <p>6. Cara berpikir diakronik sering disebut juga sebagai cara berpikir kronologis. Hal itu dikarenakan ….</p>
722 <ol><li>diakronik dan kronologis mengutamakan penggambaran peristiwa secara luas</li>
722 <ol><li>diakronik dan kronologis mengutamakan penggambaran peristiwa secara luas</li>
723 <li>kedua cara berpikir tersebut menyusun suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu</li>
723 <li>kedua cara berpikir tersebut menyusun suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu</li>
724 <li>keduanya mempunyai sifat kajian yang sistematis dan mendalam</li>
724 <li>keduanya mempunyai sifat kajian yang sistematis dan mendalam</li>
725 <li>keduanya mengutamakan periodisasi dari setiap peristiwa sejarah</li>
725 <li>keduanya mengutamakan periodisasi dari setiap peristiwa sejarah</li>
726 <li>keduanya menyusun peristiwa berdasarkan kejadian yang paling penting</li>
726 <li>keduanya menyusun peristiwa berdasarkan kejadian yang paling penting</li>
727 </ol><p>Jawaban: B</p>
727 </ol><p>Jawaban: B</p>
728 <p>Pembahasan:</p>
728 <p>Pembahasan:</p>
729 <p>Cara berpikir diakronik sering disebut sebagai cara berpikir kronologis. Hal itu karena keduanya merupakan cara berpikir untuk menyusun suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu. Secara etimologis, diakronik memiliki arti melintas atau melampaui waktu. Sedangkan kronologis selalu berkenaan dengan penyusunan kejadian atau peristiwa menurut urutan waktu. Pada dasarnya kedua cara berpikir ini merupakan hal yang serupa. Keduanya berkenaan dengan proses penyusunan suatu peristiwa sejarah berdasarkan urutan waktunya, dari waktu lampau hingga kini.</p>
729 <p>Cara berpikir diakronik sering disebut sebagai cara berpikir kronologis. Hal itu karena keduanya merupakan cara berpikir untuk menyusun suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu. Secara etimologis, diakronik memiliki arti melintas atau melampaui waktu. Sedangkan kronologis selalu berkenaan dengan penyusunan kejadian atau peristiwa menurut urutan waktu. Pada dasarnya kedua cara berpikir ini merupakan hal yang serupa. Keduanya berkenaan dengan proses penyusunan suatu peristiwa sejarah berdasarkan urutan waktunya, dari waktu lampau hingga kini.</p>
730 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</p>
730 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</p>
731 <p><strong>Topik: Indonesia Zaman Praaksara</strong></p>
731 <p><strong>Topik: Indonesia Zaman Praaksara</strong></p>
732 <p><strong>Subtopik: Asal-Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia</strong></p>
732 <p><strong>Subtopik: Asal-Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia</strong></p>
733 <p>7. Sebelum datangnya ras Melayu Tua dan Melayu Muda, sudah terdapat dua jenis ras manusia yang lebih dahulu menempati wilayah Indonesia. Jenis manusia pertama memiliki ciri berkulit gelap, berambut keriting, bermata bundar dan memiliki tubuh yang pendek. Sedangkan yang kedua diduga berasal dari Srilanka, memiliki kulit kecoklatan dan tinggi rata-rata hanya berkisar 155 cm. Dua jenis ras manusia ini adalah ….</p>
733 <p>7. Sebelum datangnya ras Melayu Tua dan Melayu Muda, sudah terdapat dua jenis ras manusia yang lebih dahulu menempati wilayah Indonesia. Jenis manusia pertama memiliki ciri berkulit gelap, berambut keriting, bermata bundar dan memiliki tubuh yang pendek. Sedangkan yang kedua diduga berasal dari Srilanka, memiliki kulit kecoklatan dan tinggi rata-rata hanya berkisar 155 cm. Dua jenis ras manusia ini adalah ….</p>
734 <ol><li>Proto Melayu dan Deutro Melayu</li>
734 <ol><li>Proto Melayu dan Deutro Melayu</li>
735 <li>Mongoloid dan Kaukasoid</li>
735 <li>Mongoloid dan Kaukasoid</li>
736 <li>Negrito dan Weddoid</li>
736 <li>Negrito dan Weddoid</li>
737 <li>Melanosoid dan Kaukasoid</li>
737 <li>Melanosoid dan Kaukasoid</li>
738 <li>Negrito dan Melanosoid</li>
738 <li>Negrito dan Melanosoid</li>
739 </ol><p>Jawaban: C</p>
739 </ol><p>Jawaban: C</p>
740 <p>Pembahasan:</p>
740 <p>Pembahasan:</p>
741 <p>Sebelum kedatangan ras Proto Melayu dan Deutero Melayu, Nusantara sudah terlebih dahulu ditempati oleh ras Negrito dan Weddoid. Kata Negrito merupakan sebutan dari bangsa Spanyol yang menganggap bahwa mereka serumpun dengan Negro. Bangsa Negrito sendiri mempunyai perawakan yang pendek, bermata bundar berkulit gelap dan berambut keriting. Sedangkan bangsa Weddoid diperkirakan berasal dari Srilanka yang mana mempunyai ciri-ciri yaitu kulit kecoklatan dan tinggi rata-rata berkisar 155 cm.</p>
741 <p>Sebelum kedatangan ras Proto Melayu dan Deutero Melayu, Nusantara sudah terlebih dahulu ditempati oleh ras Negrito dan Weddoid. Kata Negrito merupakan sebutan dari bangsa Spanyol yang menganggap bahwa mereka serumpun dengan Negro. Bangsa Negrito sendiri mempunyai perawakan yang pendek, bermata bundar berkulit gelap dan berambut keriting. Sedangkan bangsa Weddoid diperkirakan berasal dari Srilanka yang mana mempunyai ciri-ciri yaitu kulit kecoklatan dan tinggi rata-rata berkisar 155 cm.</p>
742 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
742 <p>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
743 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Sejarah Nenek Moyang Indonesia</a></p>
743 <p>Baca Juga:<a>Mengenal Sejarah Nenek Moyang Indonesia</a></p>
744 <p><strong>Topik: Sumber Sejarah</strong></p>
744 <p><strong>Topik: Sumber Sejarah</strong></p>
745 <p><strong>Subtopik: Sumber Tertulis</strong></p>
745 <p><strong>Subtopik: Sumber Tertulis</strong></p>
746 <p>8.<strong>Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
746 <p>8.<strong>Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
747 <p>Orang-orang tertentu memiliki kebiasaan untuk mencatat berbagai peristiwa yang ia anggap penting dalam catatan pribadinya atau sering disebut dengan buku catatan harian. Peristiwa-peristiwa penting itu baik yang menyangkut dirinya maupun orang lain. Makna yang paling tepat berdasarkan pernyataan tersebut adalah …</p>
747 <p>Orang-orang tertentu memiliki kebiasaan untuk mencatat berbagai peristiwa yang ia anggap penting dalam catatan pribadinya atau sering disebut dengan buku catatan harian. Peristiwa-peristiwa penting itu baik yang menyangkut dirinya maupun orang lain. Makna yang paling tepat berdasarkan pernyataan tersebut adalah …</p>
748 <ol><li>Kebiasaan menulis seseorang dapat digunakan sebagai salah satu sumber sejarah tertulis yang kredibel.</li>
748 <ol><li>Kebiasaan menulis seseorang dapat digunakan sebagai salah satu sumber sejarah tertulis yang kredibel.</li>
749 <li>Catatan harian merupakan salah satu sumber sejarah tertulis yang bersifat objektif dan kebenarannya dapat diuji.</li>
749 <li>Catatan harian merupakan salah satu sumber sejarah tertulis yang bersifat objektif dan kebenarannya dapat diuji.</li>
750 <li>Penggunaan catatan harian sebagai sumber sejarah tertulis perlu dikritisi akibat adanya subjektivitas penulis.</li>
750 <li>Penggunaan catatan harian sebagai sumber sejarah tertulis perlu dikritisi akibat adanya subjektivitas penulis.</li>
751 <li>Catatan pribadi dapat memberikan informasi yang mungkin saja tidak terdapat dalam laporan resmi.</li>
751 <li>Catatan pribadi dapat memberikan informasi yang mungkin saja tidak terdapat dalam laporan resmi.</li>
752 <li>Peristiwa penting yang dicatat dalam catatan pribadi bersifat personal dan tidak terdapat di dalam dokumen pemerintah.</li>
752 <li>Peristiwa penting yang dicatat dalam catatan pribadi bersifat personal dan tidak terdapat di dalam dokumen pemerintah.</li>
753 </ol><p>Jawaban: D</p>
753 </ol><p>Jawaban: D</p>
754 <p>Pembahasan:</p>
754 <p>Pembahasan:</p>
755 <p>Catatan pribadi dapat memberikan informasi yang mungkin saja tidak terdapat dalam laporan-laporan resmi, misalnya laporan resmi pemerintah. Ada kemungkinan beberapa pejabat pemerintah memiliki catatan-catatan khusus pribadi mengenai kegiatan-kegiatan yang ia lakukan di departemennya. Misalnya catatan-catatan tentang rapat-rapat yang dilakukan. Mungkin saja informasi yang diberikan dalam catatan pribadi pejabat tidak tercantum dalam laporan resmi, sehingga akan banyak memberikan informasi. Dalam laporan resmi pemerintah, kita tidak menemukan adanya perbedaan pendapat, tetapi dalam catatan harian kita menemukan berbagai argumen di antara para pejabat yang berbeda pendapat.</p>
755 <p>Catatan pribadi dapat memberikan informasi yang mungkin saja tidak terdapat dalam laporan-laporan resmi, misalnya laporan resmi pemerintah. Ada kemungkinan beberapa pejabat pemerintah memiliki catatan-catatan khusus pribadi mengenai kegiatan-kegiatan yang ia lakukan di departemennya. Misalnya catatan-catatan tentang rapat-rapat yang dilakukan. Mungkin saja informasi yang diberikan dalam catatan pribadi pejabat tidak tercantum dalam laporan resmi, sehingga akan banyak memberikan informasi. Dalam laporan resmi pemerintah, kita tidak menemukan adanya perbedaan pendapat, tetapi dalam catatan harian kita menemukan berbagai argumen di antara para pejabat yang berbeda pendapat.</p>
756 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
756 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
757 <p>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Sumber Sejarah berdasarkan Sifat dan Bentuknya</a></p>
757 <p>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Sumber Sejarah berdasarkan Sifat dan Bentuknya</a></p>
758 <p><strong>Topik: Penelitian Sejarah</strong></p>
758 <p><strong>Topik: Penelitian Sejarah</strong></p>
759 <p><strong>Subtopik: Verifikasi</strong></p>
759 <p><strong>Subtopik: Verifikasi</strong></p>
760 <p>9. Kritik internal dalam penelitian sejarah mempunyai tujuan untuk ….</p>
760 <p>9. Kritik internal dalam penelitian sejarah mempunyai tujuan untuk ….</p>
761 <ol><li>menguji kredibilitas atau isi data yang terdapat dalam sumber</li>
761 <ol><li>menguji kredibilitas atau isi data yang terdapat dalam sumber</li>
762 <li>menguji keabsahan data atau autensitas sumber dari luar</li>
762 <li>menguji keabsahan data atau autensitas sumber dari luar</li>
763 <li>mengumpulkan data dari sumber-sumber sejarah</li>
763 <li>mengumpulkan data dari sumber-sumber sejarah</li>
764 <li>mengidentifikasi sumber primer dan sekunder pada data</li>
764 <li>mengidentifikasi sumber primer dan sekunder pada data</li>
765 <li>menafsirkan kebenaran terhadap sumber sejarah yang ditemukan</li>
765 <li>menafsirkan kebenaran terhadap sumber sejarah yang ditemukan</li>
766 </ol><p>Jawaban: A</p>
766 </ol><p>Jawaban: A</p>
767 <p>Pembahasan:</p>
767 <p>Pembahasan:</p>
768 <p>Kritik internal dalam penelitian sejarah dilakukan untuk menguji kredibelitas sumber atau isi yang terdapat dalam sumber yang akan digunakan yang biasanya menyangkut isi informasi apakah bisa dipercaya atau tidak.</p>
768 <p>Kritik internal dalam penelitian sejarah dilakukan untuk menguji kredibelitas sumber atau isi yang terdapat dalam sumber yang akan digunakan yang biasanya menyangkut isi informasi apakah bisa dipercaya atau tidak.</p>
769 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
769 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
770 <p>Baca Juga:<a>Cara Melakukan Penelitian Sejarah</a></p>
770 <p>Baca Juga:<a>Cara Melakukan Penelitian Sejarah</a></p>
771 <p><strong>Topik: Historiografi</strong></p>
771 <p><strong>Topik: Historiografi</strong></p>
772 <p><strong>Subtopik: Historiografi Tradisional, Kolonial dan Modern</strong></p>
772 <p><strong>Subtopik: Historiografi Tradisional, Kolonial dan Modern</strong></p>
773 <p>10. Fase historiografi tradisional dimulai sejak zaman kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha, sampai pada masuk dan berkembangnya kerajaan Islam di Indonesia. Salah satu ciri-ciri historiografi masa Hindu dan Buddha adalah ….</p>
773 <p>10. Fase historiografi tradisional dimulai sejak zaman kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha, sampai pada masuk dan berkembangnya kerajaan Islam di Indonesia. Salah satu ciri-ciri historiografi masa Hindu dan Buddha adalah ….</p>
774 <ol><li>bersifat kritis analitis serta terstruktur</li>
774 <ol><li>bersifat kritis analitis serta terstruktur</li>
775 <li>menggunakan metodologi dalam penulisannya</li>
775 <li>menggunakan metodologi dalam penulisannya</li>
776 <li>rakyat biasa ikut terlibat dalam pembuatannya</li>
776 <li>rakyat biasa ikut terlibat dalam pembuatannya</li>
777 <li>menggunakan pendekatan multidimensional</li>
777 <li>menggunakan pendekatan multidimensional</li>
778 <li>merupakan terjemahan dari naskah-naskah India</li>
778 <li>merupakan terjemahan dari naskah-naskah India</li>
779 </ol><p>Jawaban: E</p>
779 </ol><p>Jawaban: E</p>
780 <p>Pembahasan:</p>
780 <p>Pembahasan:</p>
781 <p>Ciri-ciri historiografi masa Hindu dan Buddha antara lain sebagai berikut.</p>
781 <p>Ciri-ciri historiografi masa Hindu dan Buddha antara lain sebagai berikut.</p>
782 <ol><li>bersifat istanasentris</li>
782 <ol><li>bersifat istanasentris</li>
783 <li>karya yang dihasilkan berupa terjemahan dari naskah-naskah dari India</li>
783 <li>karya yang dihasilkan berupa terjemahan dari naskah-naskah dari India</li>
784 <li>bersifat religiomagis, artinya percaya kepada kekuatan di atas manusia dan adanya kekuatan gaib yang menguasai alam sekitaran</li>
784 <li>bersifat religiomagis, artinya percaya kepada kekuatan di atas manusia dan adanya kekuatan gaib yang menguasai alam sekitaran</li>
785 </ol><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
785 </ol><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
786 <p><strong>Baca Juga:<a>Memahami 4 Jenis Historiografi dalam Sejarah</a></strong></p>
786 <p><strong>Baca Juga:<a>Memahami 4 Jenis Historiografi dalam Sejarah</a></strong></p>
787 <h2><strong>EKONOMI</strong></h2>
787 <h2><strong>EKONOMI</strong></h2>
788 <p><strong>Topik: Konsep Dasar Ilmu Ekonomi</strong></p>
788 <p><strong>Topik: Konsep Dasar Ilmu Ekonomi</strong></p>
789 <p><strong>Subtopik: Pengertian dan Masalah Ekonomi</strong></p>
789 <p><strong>Subtopik: Pengertian dan Masalah Ekonomi</strong></p>
790 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
790 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
791 <p>1. Setiap manusia menghadapi masalah pokok ekonomi dalam kehidupannya. Masalah pokok ekonomi terjadi karena ….</p>
791 <p>1. Setiap manusia menghadapi masalah pokok ekonomi dalam kehidupannya. Masalah pokok ekonomi terjadi karena ….</p>
792 <ol><li>tidak tersedianya faktor-faktor produksi yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya</li>
792 <ol><li>tidak tersedianya faktor-faktor produksi yang dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya</li>
793 <li>keadaan ekonomi suatu rumah tangga yang tidak stabil dari waktu ke waktu</li>
793 <li>keadaan ekonomi suatu rumah tangga yang tidak stabil dari waktu ke waktu</li>
794 <li>ketidakseimbangan antara kebutuhan yang tidak terbatas dan alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas</li>
794 <li>ketidakseimbangan antara kebutuhan yang tidak terbatas dan alat pemenuhan kebutuhan yang terbatas</li>
795 <li>tidak tersedianya barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan hidup sehari-hari</li>
795 <li>tidak tersedianya barang dan jasa sebagai alat pemuas kebutuhan hidup sehari-hari</li>
796 <li>pengorbanan yang dikeluarkan untuk mendapatkan barang dan jasa tidak sesuai dengan hasilnya</li>
796 <li>pengorbanan yang dikeluarkan untuk mendapatkan barang dan jasa tidak sesuai dengan hasilnya</li>
797 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
797 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
798 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
798 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
799 <p>Masalah pokok atau masalah utama dalam ekonomi adalah adanya kelangkaan. Kelangkaan adalah kondisi dimana kebutuhan manusia sulit untuk dipenuhi karena adanya ketika seimbangan antara kebutuhan dengan jumlah alat pemenuh kebutuhan. Hal tersebut terjadi karena kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, manusia memerlukan usaha agar dapat memenuhi kebutuhannya.</p>
799 <p>Masalah pokok atau masalah utama dalam ekonomi adalah adanya kelangkaan. Kelangkaan adalah kondisi dimana kebutuhan manusia sulit untuk dipenuhi karena adanya ketika seimbangan antara kebutuhan dengan jumlah alat pemenuh kebutuhan. Hal tersebut terjadi karena kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, manusia memerlukan usaha agar dapat memenuhi kebutuhannya.</p>
800 <p>Baca Juga:<a>Masalah Ekonomi Klasik dan Modern, Apa Bedanya?</a></p>
800 <p>Baca Juga:<a>Masalah Ekonomi Klasik dan Modern, Apa Bedanya?</a></p>
801 <p><strong>Topik: Sistem Ekonomi</strong></p>
801 <p><strong>Topik: Sistem Ekonomi</strong></p>
802 <p><strong>Subtopik: Sistem Ekonomi Komando</strong></p>
802 <p><strong>Subtopik: Sistem Ekonomi Komando</strong></p>
803 <p><strong>Level kognitif: HOTS</strong></p>
803 <p><strong>Level kognitif: HOTS</strong></p>
804 <p>2. Negara Melati menerapkan sistem ekonomi liberal. Persaingan usaha di negara Melati ditentukan oleh mekanisme pasar. Akibat persaingan usaha di negara Melati ditentukan oleh mekanisme pasar. Akibat persaingan usaha yang ketat, di negara Melati sering terjadi krisis dan gejolak ekonomi yang tidak sehat. Oleh karena kondisi ini, pemerintah negara Melati beralih ke sistem ekonomi komando. Akibat perubahan sistem ekonomi, dampak terhadap kegiatan ekspor negara Melati, yaitu ….</p>
804 <p>2. Negara Melati menerapkan sistem ekonomi liberal. Persaingan usaha di negara Melati ditentukan oleh mekanisme pasar. Akibat persaingan usaha di negara Melati ditentukan oleh mekanisme pasar. Akibat persaingan usaha yang ketat, di negara Melati sering terjadi krisis dan gejolak ekonomi yang tidak sehat. Oleh karena kondisi ini, pemerintah negara Melati beralih ke sistem ekonomi komando. Akibat perubahan sistem ekonomi, dampak terhadap kegiatan ekspor negara Melati, yaitu ….</p>
805 <ol><li>nilai ekspor perusahaan negara dan perusahaan swasta akan berimbang</li>
805 <ol><li>nilai ekspor perusahaan negara dan perusahaan swasta akan berimbang</li>
806 <li>nilai ekspor perusahaan swasta akan lebih besar daripada perusahaan negara</li>
806 <li>nilai ekspor perusahaan swasta akan lebih besar daripada perusahaan negara</li>
807 <li>nilai ekspor perusahaan swasta akan meningkat, sedangkan nilai ekspor perusahaan negara akan menurun</li>
807 <li>nilai ekspor perusahaan swasta akan meningkat, sedangkan nilai ekspor perusahaan negara akan menurun</li>
808 <li>nilai ekspor perusahaan negara akan meningkat, sedangkan nilai ekspor perusahaan swasta akan menurun drastis</li>
808 <li>nilai ekspor perusahaan negara akan meningkat, sedangkan nilai ekspor perusahaan swasta akan menurun drastis</li>
809 <li>nilai ekspor perusahaan negara dan perusahaan swasta akan menurun</li>
809 <li>nilai ekspor perusahaan negara dan perusahaan swasta akan menurun</li>
810 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
810 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
811 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
811 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
812 <p>Berdasarkan soal, negara Melati mengalami perubahan sistem ekonomi. Pada awalnya negara Melati menganut sistem ekonomi pasar/liberal dan berubah menganut sistem ekonomi komando/terpusat. Perubahan tersebut berdampak pada kebebasan kegiatan ekonomiperusahaan swasta. Kondisi ini juga berdampak pada kegiatan ekspor negara Melati yaitu nilai ekspor akan didominasi oleh perusahaan negara. Kegiatan ekspor yang dilakukan perusahaan swasta juga akan menurun, bahkan kemungkinan perusahaan swasta tidak dapat melakukan ekspor karena kegiatan ekspor sudah dikuasai pemerintah.</p>
812 <p>Berdasarkan soal, negara Melati mengalami perubahan sistem ekonomi. Pada awalnya negara Melati menganut sistem ekonomi pasar/liberal dan berubah menganut sistem ekonomi komando/terpusat. Perubahan tersebut berdampak pada kebebasan kegiatan ekonomiperusahaan swasta. Kondisi ini juga berdampak pada kegiatan ekspor negara Melati yaitu nilai ekspor akan didominasi oleh perusahaan negara. Kegiatan ekspor yang dilakukan perusahaan swasta juga akan menurun, bahkan kemungkinan perusahaan swasta tidak dapat melakukan ekspor karena kegiatan ekspor sudah dikuasai pemerintah.</p>
813 <p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Sistem Ekonomi dan Karakteristiknya</a></p>
813 <p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Sistem Ekonomi dan Karakteristiknya</a></p>
814 <p><strong>Topik: Kegiatan dan Pelaku Kegiatan Ekonomi</strong></p>
814 <p><strong>Topik: Kegiatan dan Pelaku Kegiatan Ekonomi</strong></p>
815 <p><strong>Subtopik: Produksi</strong></p>
815 <p><strong>Subtopik: Produksi</strong></p>
816 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
816 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
817 <p>3. Pradita adalah produsen Sweater. Ia menjual sweater produksinya melalui aplikasi Shoppa. Sebagai produsen, Pradita akan mencapai keseimbangan ketika ….</p>
817 <p>3. Pradita adalah produsen Sweater. Ia menjual sweater produksinya melalui aplikasi Shoppa. Sebagai produsen, Pradita akan mencapai keseimbangan ketika ….</p>
818 <ol><li>harga pashmina yang dijual Pradita kurang dari biaya per unitnya</li>
818 <ol><li>harga pashmina yang dijual Pradita kurang dari biaya per unitnya</li>
819 <li>penerimaan marginal pashmina Pradita sama dengan biaya marginal yang dikeluarkannya</li>
819 <li>penerimaan marginal pashmina Pradita sama dengan biaya marginal yang dikeluarkannya</li>
820 <li>kurva isoquant Pradita bersinggungan dengan kurva isocost</li>
820 <li>kurva isoquant Pradita bersinggungan dengan kurva isocost</li>
821 <li>kurva indiferensi Pradita bersinggungan dengan kurva budget line</li>
821 <li>kurva indiferensi Pradita bersinggungan dengan kurva budget line</li>
822 <li>kurva permintaan konsumen Pradita bersinggungan dengan kurva penawaran Pradita</li>
822 <li>kurva permintaan konsumen Pradita bersinggungan dengan kurva penawaran Pradita</li>
823 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
823 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
824 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
824 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
825 <p>Kondisi keseimbangan produsen merupakan kondisi yang menggambarkan biaya yang dikeluarkan produsen (kombinasi penggunaan dua faktor produksi yang ada) mampu memberikan kuantitas produksi/output yang optimum. Hal ini dapat dilihat dari kurva isocost (kurva yang menggambarkan kombinasi penggunaan dua faktor produksi yang membutuhkan biaya yang sama bagi produsen) dan kurva isoquant (kurva yang menggambarkan kombinasi penggunaan dua faktor produksi yang menghasilkan tingkat produksi/kuantitas produksi yang sama) di mana kedua kurva tersebut bersinggungan.</p>
825 <p>Kondisi keseimbangan produsen merupakan kondisi yang menggambarkan biaya yang dikeluarkan produsen (kombinasi penggunaan dua faktor produksi yang ada) mampu memberikan kuantitas produksi/output yang optimum. Hal ini dapat dilihat dari kurva isocost (kurva yang menggambarkan kombinasi penggunaan dua faktor produksi yang membutuhkan biaya yang sama bagi produsen) dan kurva isoquant (kurva yang menggambarkan kombinasi penggunaan dua faktor produksi yang menghasilkan tingkat produksi/kuantitas produksi yang sama) di mana kedua kurva tersebut bersinggungan.</p>
826 <p>Baca Juga:<a>Hubungan Pelaku Kegiatan Ekonomi dan Perannya</a></p>
826 <p>Baca Juga:<a>Hubungan Pelaku Kegiatan Ekonomi dan Perannya</a></p>
827 <p><strong>Topik: Pasar dalam perekonomian</strong></p>
827 <p><strong>Topik: Pasar dalam perekonomian</strong></p>
828 <p><strong>Subtopik: Macam-Macam Pasar</strong></p>
828 <p><strong>Subtopik: Macam-Macam Pasar</strong></p>
829 <p><strong>Level kognitif: LOTS</strong></p>
829 <p><strong>Level kognitif: LOTS</strong></p>
830 <p>4. Aby baru saja pindah sekolah ke Surabaya. Ternyata di sekolah barunya Aby diharuskan memakai sepatu berwarna hitam, sedangkan sepatu yang Aby miliki berwarna putih. Akhirnya Aby memutuskan untuk membeli sepatu di salah satu toko online terbesar di Indonesia. Jika dilihat berdasarkan jenis transaksinya, toko tempat Aby membeli sepatu secara online termasuk sebagai..</p>
830 <p>4. Aby baru saja pindah sekolah ke Surabaya. Ternyata di sekolah barunya Aby diharuskan memakai sepatu berwarna hitam, sedangkan sepatu yang Aby miliki berwarna putih. Akhirnya Aby memutuskan untuk membeli sepatu di salah satu toko online terbesar di Indonesia. Jika dilihat berdasarkan jenis transaksinya, toko tempat Aby membeli sepatu secara online termasuk sebagai..</p>
831 <ol><li>pasar homogen</li>
831 <ol><li>pasar homogen</li>
832 <li>pasar harian</li>
832 <li>pasar harian</li>
833 <li>pasar konkret</li>
833 <li>pasar konkret</li>
834 <li>pasar abstrak</li>
834 <li>pasar abstrak</li>
835 <li>pasar output</li>
835 <li>pasar output</li>
836 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
836 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
837 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
837 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
838 <p>Jika dilihat berdasarkan jenis transaksinya, pasar terbagi atas 2 macam yaitu pasar konkret dan pasar abstrak. Pasar abstrak adalah pasar dimana barang dan jasa yang diperjualbelikan tidak ada di tempat. Pedagang hanya memberikan contoh atau gambar kepada calon pembeli. Akan tetapi barang tersebut sudah dijamin kualitasnya. Pasar abstrak ini juga disebut dengan pasar bursa; toko online.</p>
838 <p>Jika dilihat berdasarkan jenis transaksinya, pasar terbagi atas 2 macam yaitu pasar konkret dan pasar abstrak. Pasar abstrak adalah pasar dimana barang dan jasa yang diperjualbelikan tidak ada di tempat. Pedagang hanya memberikan contoh atau gambar kepada calon pembeli. Akan tetapi barang tersebut sudah dijamin kualitasnya. Pasar abstrak ini juga disebut dengan pasar bursa; toko online.</p>
839 <p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Pasar dalam Ekonomi</a></p>
839 <p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Pasar dalam Ekonomi</a></p>
840 <p><strong>Topik: Sistem Ekonomi</strong></p>
840 <p><strong>Topik: Sistem Ekonomi</strong></p>
841 <p><strong>Subtopik: Sistem Ekonomi Komando</strong></p>
841 <p><strong>Subtopik: Sistem Ekonomi Komando</strong></p>
842 <p><strong>Level kognitif: LOTS</strong></p>
842 <p><strong>Level kognitif: LOTS</strong></p>
843 <p>5. Bulan lalu Rista mewakili sekolahnya untuk mengikuti pertukaran pelajar di salah satu negara dimana masyarakat negara tersebut memiliki kebebasan yang terbatas karena pemerintah sangat dominan. Semua kegiatan berpusat pada pemerintah. Hal tersebut dilakukan untuk menyamaratakan kondisi ekonomi masyarakatnya. Berdasarkan pernyataan tersebut, system ekonomi yang dianut oleh negara yang dikunjungi oleh Rista adalah sistem ekonomi …</p>
843 <p>5. Bulan lalu Rista mewakili sekolahnya untuk mengikuti pertukaran pelajar di salah satu negara dimana masyarakat negara tersebut memiliki kebebasan yang terbatas karena pemerintah sangat dominan. Semua kegiatan berpusat pada pemerintah. Hal tersebut dilakukan untuk menyamaratakan kondisi ekonomi masyarakatnya. Berdasarkan pernyataan tersebut, system ekonomi yang dianut oleh negara yang dikunjungi oleh Rista adalah sistem ekonomi …</p>
844 <ol><li>pasar</li>
844 <ol><li>pasar</li>
845 <li>komando</li>
845 <li>komando</li>
846 <li>tradisional</li>
846 <li>tradisional</li>
847 <li>campuran</li>
847 <li>campuran</li>
848 <li>Pancasila</li>
848 <li>Pancasila</li>
849 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
849 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
850 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
850 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
851 <p>Sistem ekonomi komando adalah suatu system ekonomi dimana <strong>peran pemerintah sangat besar sedangkan peran swasta/masyarakat sangat minim bahkan tidak ada. </strong>Ciri dari system ekonomi komando adalah:</p>
851 <p>Sistem ekonomi komando adalah suatu system ekonomi dimana <strong>peran pemerintah sangat besar sedangkan peran swasta/masyarakat sangat minim bahkan tidak ada. </strong>Ciri dari system ekonomi komando adalah:</p>
852 <ul><li>Semua kegiatan berpusat pada pemerintah</li>
852 <ul><li>Semua kegiatan berpusat pada pemerintah</li>
853 <li>Peran swasta/masyarakat sangat minim</li>
853 <li>Peran swasta/masyarakat sangat minim</li>
854 <li>Bertujuan untuk menyamaratakan kondisi ekonomi masyarakat</li>
854 <li>Bertujuan untuk menyamaratakan kondisi ekonomi masyarakat</li>
855 <li>Tidak adanya persaingan</li>
855 <li>Tidak adanya persaingan</li>
856 </ul><p>Topik: Kegiatan dan Pelaku Kegiatan Ekonomi</p>
856 </ul><p>Topik: Kegiatan dan Pelaku Kegiatan Ekonomi</p>
857 <p>Subtopik: Distribusi<strong> </strong></p>
857 <p>Subtopik: Distribusi<strong> </strong></p>
858 <p>6. Rakha bekerja di sebuah perusahaan asuransi. Doni bertugas untuk memperkenalkan dan menawarkan produk-produk dari perusahaannya kepada masyarakat. Apabila Rakha berhasil mengajak 12 orang untuk bergabung dalam asuransi tersebut, Rakha akan mendapatkan sejumlah komisi dari perusahaan. Berdasarkan ilustrasi tersebut, Rakha termasuk salah satu perantara khusus, yaitu ….</p>
858 <p>6. Rakha bekerja di sebuah perusahaan asuransi. Doni bertugas untuk memperkenalkan dan menawarkan produk-produk dari perusahaannya kepada masyarakat. Apabila Rakha berhasil mengajak 12 orang untuk bergabung dalam asuransi tersebut, Rakha akan mendapatkan sejumlah komisi dari perusahaan. Berdasarkan ilustrasi tersebut, Rakha termasuk salah satu perantara khusus, yaitu ….</p>
859 <ol><li>makelar</li>
859 <ol><li>makelar</li>
860 <li>komisioner</li>
860 <li>komisioner</li>
861 <li>eksportir</li>
861 <li>eksportir</li>
862 <li>importir</li>
862 <li>importir</li>
863 <li>agen</li>
863 <li>agen</li>
864 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
864 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
865 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
865 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
866 <p>Terdapat beberapa jenis perantara khusus, salah satunya<strong>agen (</strong><strong><em>dealer</em></strong><strong>) yaitu perantara pemasaran atas nama perusahaan</strong>. Menjualkan barang hasil produksi perusahaan tersebut di suatu daerah tertentu. Balas jasa yang diterima berupa pengurangan harga dan juga komisi. Doni termasuk agen, karena Doni bekerja di perusahaan asuransi tersebut untuk menawarkan produk asuransi ke masyarakat dan Doni akan mendapatkan komisi dari perusahaan.</p>
866 <p>Terdapat beberapa jenis perantara khusus, salah satunya<strong>agen (</strong><strong><em>dealer</em></strong><strong>) yaitu perantara pemasaran atas nama perusahaan</strong>. Menjualkan barang hasil produksi perusahaan tersebut di suatu daerah tertentu. Balas jasa yang diterima berupa pengurangan harga dan juga komisi. Doni termasuk agen, karena Doni bekerja di perusahaan asuransi tersebut untuk menawarkan produk asuransi ke masyarakat dan Doni akan mendapatkan komisi dari perusahaan.</p>
867 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
867 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
868 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Distribusi dan Cara Penyalurannya</a></p>
868 <p>Baca Juga:<a>Pengertian Distribusi dan Cara Penyalurannya</a></p>
869 <p>Topik: Mekanisme Pasar dan Elastisitas</p>
869 <p>Topik: Mekanisme Pasar dan Elastisitas</p>
870 <p>Subtopik: Kurva Permintaan dan Penawaran</p>
870 <p>Subtopik: Kurva Permintaan dan Penawaran</p>
871 <p>7. Kenaikan harga barang X (yang merupakan substitusi dari barang Y) akan menyebabkan ….</p>
871 <p>7. Kenaikan harga barang X (yang merupakan substitusi dari barang Y) akan menyebabkan ….</p>
872 <ol><li>kurva permintaan barang Y bergeser ke kanan, sehingga harga barang Y turun</li>
872 <ol><li>kurva permintaan barang Y bergeser ke kanan, sehingga harga barang Y turun</li>
873 <li>kurva permintaan barang Y bergeser ke kanan, sehingga harga barang Y naik</li>
873 <li>kurva permintaan barang Y bergeser ke kanan, sehingga harga barang Y naik</li>
874 <li>kurva permintaan barang Y bergeser ke kanan, sehingga harga barang X turun kembali</li>
874 <li>kurva permintaan barang Y bergeser ke kanan, sehingga harga barang X turun kembali</li>
875 <li>kurva permintaan barang X bergeser ke kiri, sehingga permintaan barang X berkurang</li>
875 <li>kurva permintaan barang X bergeser ke kiri, sehingga permintaan barang X berkurang</li>
876 <li>kurva penawaran barang Y bergeser ke kanan, sehingga harga barang Y turun</li>
876 <li>kurva penawaran barang Y bergeser ke kanan, sehingga harga barang Y turun</li>
877 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
877 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
878 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
878 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
879 <p>Salah satu faktor yang mengakibatkan kurva permintaan bergeser ke kanan adalah adanya kenaikan harga barang substitusi, sehingga apabila harga barang X (yang merupakan substitusi dari barang Y) naik, maka<strong>kurva permintaan barang Y akan bergeser ke kanan</strong>(permintaan meningkat). Dengan meningkatnya permintaan terhadap barang Y, maka<strong>harga barang Y pun akan meningkat</strong>pula.</p>
879 <p>Salah satu faktor yang mengakibatkan kurva permintaan bergeser ke kanan adalah adanya kenaikan harga barang substitusi, sehingga apabila harga barang X (yang merupakan substitusi dari barang Y) naik, maka<strong>kurva permintaan barang Y akan bergeser ke kanan</strong>(permintaan meningkat). Dengan meningkatnya permintaan terhadap barang Y, maka<strong>harga barang Y pun akan meningkat</strong>pula.</p>
880 <p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah B.</strong><strong></strong></p>
880 <p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah B.</strong><strong></strong></p>
881 <p>Topik: Pasar dalam Perekonomian</p>
881 <p>Topik: Pasar dalam Perekonomian</p>
882 <p>Subtopik: Pasar Persaingan Sempurna</p>
882 <p>Subtopik: Pasar Persaingan Sempurna</p>
883 <p><strong>8. Perhatikan ciri-ciri pasar berikut!</strong></p>
883 <p><strong>8. Perhatikan ciri-ciri pasar berikut!</strong></p>
884 <ol><li>Bebas masuk dan keluar pasar</li>
884 <ol><li>Bebas masuk dan keluar pasar</li>
885 <li>Jumlah penjual dan pembeli banyak</li>
885 <li>Jumlah penjual dan pembeli banyak</li>
886 <li>Pemerintah ikut serta menentukan harga</li>
886 <li>Pemerintah ikut serta menentukan harga</li>
887 <li>Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen</li>
887 <li>Barang yang diperjualbelikan bersifat homogen</li>
888 <li>Penjual di pasar bertindak sebagai<em>price maker</em></li>
888 <li>Penjual di pasar bertindak sebagai<em>price maker</em></li>
889 <li>Informasi pasar sangat lengkap</li>
889 <li>Informasi pasar sangat lengkap</li>
890 </ol><p>Berdasarkan ciri pasar tersebut, yang termasuk ciri pasar persaingan sempurna ditunjukkan oleh nomor ….</p>
890 </ol><p>Berdasarkan ciri pasar tersebut, yang termasuk ciri pasar persaingan sempurna ditunjukkan oleh nomor ….</p>
891 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
891 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
892 <li>1, 3, dan 5</li>
892 <li>1, 3, dan 5</li>
893 <li>2, 3, dan 4</li>
893 <li>2, 3, dan 4</li>
894 <li>2, 4, dan 5</li>
894 <li>2, 4, dan 5</li>
895 <li>3, 4, dan 5</li>
895 <li>3, 4, dan 5</li>
896 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
896 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
897 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
897 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
898 <p>Berikut ini adalah ciri dari pasar persaingan sempurna.</p>
898 <p>Berikut ini adalah ciri dari pasar persaingan sempurna.</p>
899 <ul><li>Penjual dan pembeli sangat banyak.</li>
899 <ul><li>Penjual dan pembeli sangat banyak.</li>
900 <li>Produk-produk homogen (sejenis).<strong>(3)</strong></li>
900 <li>Produk-produk homogen (sejenis).<strong>(3)</strong></li>
901 <li>Penjual sebagai<em>price taker.</em></li>
901 <li>Penjual sebagai<em>price taker.</em></li>
902 <li>Pasar bebas untuk dimasuki dan ditinggalkan.<strong>(1)</strong></li>
902 <li>Pasar bebas untuk dimasuki dan ditinggalkan.<strong>(1)</strong></li>
903 <li>Konsumen mengetahui kondisi pasar.</li>
903 <li>Konsumen mengetahui kondisi pasar.</li>
904 <li>Faktor-faktor produksi bergerak bebas.</li>
904 <li>Faktor-faktor produksi bergerak bebas.</li>
905 <li>Tidak ada campur tangan pemerintah.</li>
905 <li>Tidak ada campur tangan pemerintah.</li>
906 <li>Pembeli dan penjual mengetahui keadaan pasar.<strong>(5)</strong></li>
906 <li>Pembeli dan penjual mengetahui keadaan pasar.<strong>(5)</strong></li>
907 </ul><p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah opsi B.</strong></p>
907 </ul><p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah opsi B.</strong></p>
908 <p>Baca Juga:<a>Perbedaan Struktur Pasar Persaingan Sempurna dengan Pasar Persaingan Tidak Sempurna</a></p>
908 <p>Baca Juga:<a>Perbedaan Struktur Pasar Persaingan Sempurna dengan Pasar Persaingan Tidak Sempurna</a></p>
909 <p>Topik: Pasar dalam Perekonomian</p>
909 <p>Topik: Pasar dalam Perekonomian</p>
910 <p>Subtopik: Pasar Oligopoli</p>
910 <p>Subtopik: Pasar Oligopoli</p>
911 <p>9. Saat ini banyak sekali perusahaan operator selular yang bersaing dalam mengeluarkan macam-macam produk. Harga produk yang ditawarkan pun sangat bersaing antar perusahaan. Kondisi ini merupakan contoh pasar yang berstruktur ….</p>
911 <p>9. Saat ini banyak sekali perusahaan operator selular yang bersaing dalam mengeluarkan macam-macam produk. Harga produk yang ditawarkan pun sangat bersaing antar perusahaan. Kondisi ini merupakan contoh pasar yang berstruktur ….</p>
912 <ol><li>persaingan sempurna</li>
912 <ol><li>persaingan sempurna</li>
913 <li>persaingan monopolistik</li>
913 <li>persaingan monopolistik</li>
914 <li>persaingan monopoli</li>
914 <li>persaingan monopoli</li>
915 <li>persaingan bebas</li>
915 <li>persaingan bebas</li>
916 <li>persaingan oligopoli</li>
916 <li>persaingan oligopoli</li>
917 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
917 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
918 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
918 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
919 <p>Perusahaan operator selular merupakan kebutuhan yang sering digunakan oleh penduduk di dunia. Perusahaan operator memiliki ciri saling memengaruhi antar produsen, karena itu dapat dikatakan struktur pasarnya adalah<strong>pasar oligopoli</strong>. Ciri-ciri pasar oligopoli di antaranya sebagai berikut.</p>
919 <p>Perusahaan operator selular merupakan kebutuhan yang sering digunakan oleh penduduk di dunia. Perusahaan operator memiliki ciri saling memengaruhi antar produsen, karena itu dapat dikatakan struktur pasarnya adalah<strong>pasar oligopoli</strong>. Ciri-ciri pasar oligopoli di antaranya sebagai berikut.</p>
920 <ul><li>Terdapat beberapa/sedikit penjual yang menjual produk substitusi, artinya yang mempunyai kurva permintaan dengan elastisitas silang (<em>cross elasticity of demand</em>) yang tinggi.</li>
920 <ul><li>Terdapat beberapa/sedikit penjual yang menjual produk substitusi, artinya yang mempunyai kurva permintaan dengan elastisitas silang (<em>cross elasticity of demand</em>) yang tinggi.</li>
921 <li>Terdapat rintangan untuk memasuki industri oligopoli. Hal ini karena perusahaan yang ada dalam pasar hanya sedikit.</li>
921 <li>Terdapat rintangan untuk memasuki industri oligopoli. Hal ini karena perusahaan yang ada dalam pasar hanya sedikit.</li>
922 <li>Keputusan harga yang diambil oleh suatu perusahaan harus dipertimbangkan oleh perusahaan yang lain dalam industri, menyebabkan adanya interdependensi dalam pengambilan keputusan dan kekakuan harga.</li>
922 <li>Keputusan harga yang diambil oleh suatu perusahaan harus dipertimbangkan oleh perusahaan yang lain dalam industri, menyebabkan adanya interdependensi dalam pengambilan keputusan dan kekakuan harga.</li>
923 </ul><p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
923 </ul><p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
924 <p>Topik: Pasar dalam Perekonomian</p>
924 <p>Topik: Pasar dalam Perekonomian</p>
925 <p>Subtopik: Peran IPTEK terhadap Perubahan Jenis dan Struktur Pasar</p>
925 <p>Subtopik: Peran IPTEK terhadap Perubahan Jenis dan Struktur Pasar</p>
926 <p>10. Melisa adalah mahasiswi tingkat akhir di Universitas Negeri Jakarta yang saat ini sedang mengerjakan skripsi. Dalam rangka memenuhi kebutuhan penelitian skripsinya, ia perlu membeli buku<em>Financial Accounting for Decision Makes</em>, namun buku tersebut tidak dijual secara<em>offline</em>di Indonesia. Ia harus memesan buku tersebut dari situs<em>e-commerce</em>khusus buku bernama Mazona dari Amerika Serikat.</p>
926 <p>10. Melisa adalah mahasiswi tingkat akhir di Universitas Negeri Jakarta yang saat ini sedang mengerjakan skripsi. Dalam rangka memenuhi kebutuhan penelitian skripsinya, ia perlu membeli buku<em>Financial Accounting for Decision Makes</em>, namun buku tersebut tidak dijual secara<em>offline</em>di Indonesia. Ia harus memesan buku tersebut dari situs<em>e-commerce</em>khusus buku bernama Mazona dari Amerika Serikat.</p>
927 <p>Dalam hal ini, Mazona telah memberikan manfaat bagi Melisa, yaitu ….</p>
927 <p>Dalam hal ini, Mazona telah memberikan manfaat bagi Melisa, yaitu ….</p>
928 <ol><li>memperpendek jarak</li>
928 <ol><li>memperpendek jarak</li>
929 <li>biaya produksi lebih efisien</li>
929 <li>biaya produksi lebih efisien</li>
930 <li>proses layanan semakin kompleks</li>
930 <li>proses layanan semakin kompleks</li>
931 <li>anggaran penelitian semakin membengkak</li>
931 <li>anggaran penelitian semakin membengkak</li>
932 <li>perluasan jaringan mitra kerja</li>
932 <li>perluasan jaringan mitra kerja</li>
933 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
933 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
934 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
934 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
935 <p>Salah satu manfaat berkembangnya iptek khususnya internet dan menjamurnya situs serta aplikasi<em>e-commerce</em>bagi pembeli dan penjual dalam bertransaksi di pasar adalah<strong>memperpendek jarak</strong>, yang berarti jarak antara pembeli dan penjual menjadi terasa semakin dekat dengan adanya bantuan internet terutama karena pembeli dan penjual tidak perlu bertemu untuk bertransaksi.</p>
935 <p>Salah satu manfaat berkembangnya iptek khususnya internet dan menjamurnya situs serta aplikasi<em>e-commerce</em>bagi pembeli dan penjual dalam bertransaksi di pasar adalah<strong>memperpendek jarak</strong>, yang berarti jarak antara pembeli dan penjual menjadi terasa semakin dekat dengan adanya bantuan internet terutama karena pembeli dan penjual tidak perlu bertemu untuk bertransaksi.</p>
936 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
936 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
937 <p><strong>Baca Juga:<a>Peran IPTEK terhadap Perubahan Jenis dan Struktur Pasar</a></strong></p>
937 <p><strong>Baca Juga:<a>Peran IPTEK terhadap Perubahan Jenis dan Struktur Pasar</a></strong></p>
938 <h2><strong>SOSIOLOGI</strong></h2>
938 <h2><strong>SOSIOLOGI</strong></h2>
939 <p><strong>Topik: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
939 <p><strong>Topik: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
940 <p><strong>Subtopik: Proses Interaksi dalam Hubungan Sosial</strong></p>
940 <p><strong>Subtopik: Proses Interaksi dalam Hubungan Sosial</strong></p>
941 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
941 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
942 <p>1. Perhatikan pernyataan berikut!</p>
942 <p>1. Perhatikan pernyataan berikut!</p>
943 <p>1) Ira menasihati adiknya yang membolos les piano. 2) Luna dan ibunya meriawar harga buah yang dijual di pasar. 3) Yesi menyimak berita bencana alam di televisi. 4) Azka berdiskusi dengan teman sebangkunya terkait materi Ujian Nasional. 5) Rahma menyalin catatan milik Sandra karena buku catatannya hilang.</p>
943 <p>1) Ira menasihati adiknya yang membolos les piano. 2) Luna dan ibunya meriawar harga buah yang dijual di pasar. 3) Yesi menyimak berita bencana alam di televisi. 4) Azka berdiskusi dengan teman sebangkunya terkait materi Ujian Nasional. 5) Rahma menyalin catatan milik Sandra karena buku catatannya hilang.</p>
944 <p>Pernyataan yang memenuhi syarat interaksi sosial ditunjukkan oleh angka ….</p>
944 <p>Pernyataan yang memenuhi syarat interaksi sosial ditunjukkan oleh angka ….</p>
945 <ol><li>1), 2), dan 3)</li>
945 <ol><li>1), 2), dan 3)</li>
946 <li>1), 2), dan 4)</li>
946 <li>1), 2), dan 4)</li>
947 <li>1), 3), dan 4)</li>
947 <li>1), 3), dan 4)</li>
948 <li>2), 3), dan 5)</li>
948 <li>2), 3), dan 5)</li>
949 <li>3), 4), dan 5)</li>
949 <li>3), 4), dan 5)</li>
950 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
950 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
951 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
951 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
952 <p>lnteraksi sosial terjadi apabila memenuhi dua syarat yaitu kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial dapat terjadi apabila dua individu/kelompok saling berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung. Komunikasi terjadi apabila ada stimulus serta respons antara kedua pihak yaitu komunikan dan komunikator. lnteraksi sosial ditunjukkan oleh angka 1), 2), dan 4). Sementara itu, angka 3) dan 5) merupakan aktivitas yang tidak menunjukkan adanya kontak dan komunikasi. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
952 <p>lnteraksi sosial terjadi apabila memenuhi dua syarat yaitu kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial dapat terjadi apabila dua individu/kelompok saling berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung. Komunikasi terjadi apabila ada stimulus serta respons antara kedua pihak yaitu komunikan dan komunikator. lnteraksi sosial ditunjukkan oleh angka 1), 2), dan 4). Sementara itu, angka 3) dan 5) merupakan aktivitas yang tidak menunjukkan adanya kontak dan komunikasi. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
953 <p><strong>Topik: Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
953 <p><strong>Topik: Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
954 <p><strong>Subtopik: Akomodasi sebagai Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
954 <p><strong>Subtopik: Akomodasi sebagai Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
955 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
955 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
956 <p>2. Aspirasi para pekerja yang berbeda-beda hendaknya ditanggapi melalui diskusi agar tidak merugikan salah satu pihak. Dewan direksi perusahaan sepakat membentuk forum komunikasi dengan para pekerja untuk menanggapi aspirasi dan keinginan para pekerja tersebut. Proses sosial asosiatif tersebut berbentu…</p>
956 <p>2. Aspirasi para pekerja yang berbeda-beda hendaknya ditanggapi melalui diskusi agar tidak merugikan salah satu pihak. Dewan direksi perusahaan sepakat membentuk forum komunikasi dengan para pekerja untuk menanggapi aspirasi dan keinginan para pekerja tersebut. Proses sosial asosiatif tersebut berbentu…</p>
957 <ol><li>kerja sama</li>
957 <ol><li>kerja sama</li>
958 <li>kompromi</li>
958 <li>kompromi</li>
959 <li>akulturasi</li>
959 <li>akulturasi</li>
960 <li>konsiliasi</li>
960 <li>konsiliasi</li>
961 <li>koalisi</li>
961 <li>koalisi</li>
962 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
962 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
963 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
963 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
964 <p>Kompromi merupakan bentuk akomodasi. Kompromi adalah perundingan secara damai antara kedua belah pihak yang bertentangan untuk saling mengurangi tuntutan. Kompromi dilakukan dengan cara membentuk forum komunikasi antara dewan direksi dan para pekerja. Melalui kompromi, kedua belah pihak yang berselisih duduk bersama untuk mencari solusi terbaik. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
964 <p>Kompromi merupakan bentuk akomodasi. Kompromi adalah perundingan secara damai antara kedua belah pihak yang bertentangan untuk saling mengurangi tuntutan. Kompromi dilakukan dengan cara membentuk forum komunikasi antara dewan direksi dan para pekerja. Melalui kompromi, kedua belah pihak yang berselisih duduk bersama untuk mencari solusi terbaik. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
965 <p>Baca Juga:<a>Beragam Bentuk Interaksi Sosial: Asosiatif, Akomodatif, Disosiatif</a></p>
965 <p>Baca Juga:<a>Beragam Bentuk Interaksi Sosial: Asosiatif, Akomodatif, Disosiatif</a></p>
966 <p><strong>Topik: Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
966 <p><strong>Topik: Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
967 <p><strong>Subtopik: Keja Sama sebagai Bentuk Interaksi Asosiatif</strong></p>
967 <p><strong>Subtopik: Keja Sama sebagai Bentuk Interaksi Asosiatif</strong></p>
968 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
968 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
969 <p>3. Untuk memenangkan pemilu presiden dan wakil presiden, beberapa partai politik bergabung menjadi satu kubu. lnteraksi sosial yang terbentuk berdasarkan ilustrasi tersebut yaitu ….</p>
969 <p>3. Untuk memenangkan pemilu presiden dan wakil presiden, beberapa partai politik bergabung menjadi satu kubu. lnteraksi sosial yang terbentuk berdasarkan ilustrasi tersebut yaitu ….</p>
970 <ol><li>joint venture</li>
970 <ol><li>joint venture</li>
971 <li>konsiliasi</li>
971 <li>konsiliasi</li>
972 <li>kooptasi</li>
972 <li>kooptasi</li>
973 <li>koalisi</li>
973 <li>koalisi</li>
974 <li>koersi</li>
974 <li>koersi</li>
975 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
975 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
976 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
976 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
977 <p>Uraian pada soal menunjukkan proses sosial asosiatif berbentuk koalisi. Proses ini merupakan bentuk kerja sama yang dilakukan dua atau lebih partai politik untuk mencapai tujuan bersama. Biasanya partai-partai tersebut bergabung menjadi satu untuk memberikan dukungan. Dengan koalisi, dukungan terhadap partai semakin meningkat. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
977 <p>Uraian pada soal menunjukkan proses sosial asosiatif berbentuk koalisi. Proses ini merupakan bentuk kerja sama yang dilakukan dua atau lebih partai politik untuk mencapai tujuan bersama. Biasanya partai-partai tersebut bergabung menjadi satu untuk memberikan dukungan. Dengan koalisi, dukungan terhadap partai semakin meningkat. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
978 <p><strong>Topik: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
978 <p><strong>Topik: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
979 <p><strong>Subtopik: Proses Interaksi dalam Hubungan Sosial</strong></p>
979 <p><strong>Subtopik: Proses Interaksi dalam Hubungan Sosial</strong></p>
980 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
980 <p><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
981 <p>4. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!</p>
981 <p>4. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!</p>
982 <ol><li>Turis asing bertanya kepada penduduk setempat dengan bahasa yang tidak dimengerti.</li>
982 <ol><li>Turis asing bertanya kepada penduduk setempat dengan bahasa yang tidak dimengerti.</li>
983 <li>Seseorang mengajak bicara temannya yang sedang tidur mengigau.</li>
983 <li>Seseorang mengajak bicara temannya yang sedang tidur mengigau.</li>
984 <li>Tamu restoran memanggil pelayan di restoran.</li>
984 <li>Tamu restoran memanggil pelayan di restoran.</li>
985 <li>Seorang turis memesan kamar pada resepsionis hotel.</li>
985 <li>Seorang turis memesan kamar pada resepsionis hotel.</li>
986 <li>Pelayan menanyakan kepada tamu, apa yang ingin dipesannya.</li>
986 <li>Pelayan menanyakan kepada tamu, apa yang ingin dipesannya.</li>
987 </ol><p>Berdasarkan beberapa pernyataan tersebut, yang merupakan interaksi sosial ditunjukkan oleh nomor ….</p>
987 </ol><p>Berdasarkan beberapa pernyataan tersebut, yang merupakan interaksi sosial ditunjukkan oleh nomor ….</p>
988 <ol><li>1), 2), dan 3)</li>
988 <ol><li>1), 2), dan 3)</li>
989 <li>1), 2), dan 4)</li>
989 <li>1), 2), dan 4)</li>
990 <li>1), 3), dan 5)</li>
990 <li>1), 3), dan 5)</li>
991 <li>2), 4), dan 5)</li>
991 <li>2), 4), dan 5)</li>
992 <li>3), 4), dan 5)</li>
992 <li>3), 4), dan 5)</li>
993 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
993 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
994 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
994 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
995 <p>Dua syarat interaksi sosial yaitu sebagai berikut:</p>
995 <p>Dua syarat interaksi sosial yaitu sebagai berikut:</p>
996 <ol><li>Kontak, berasal dari bahasa Latin, cum yang berarti bersama-sama dan tangere yang artinya menyentuh.</li>
996 <ol><li>Kontak, berasal dari bahasa Latin, cum yang berarti bersama-sama dan tangere yang artinya menyentuh.</li>
997 <li>Komunikasi, artinya pengiriman dan penerimaan pesan atau berita yang dapat dimengerti maknanya.</li>
997 <li>Komunikasi, artinya pengiriman dan penerimaan pesan atau berita yang dapat dimengerti maknanya.</li>
998 </ol><p>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.</p>
998 </ol><p>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.</p>
999 <p><strong>Topik: Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
999 <p><strong>Topik: Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
1000 <p><strong>Subtopik: Kerja Sama sebagai Bentuk Interaksi Asosiatif</strong></p>
1000 <p><strong>Subtopik: Kerja Sama sebagai Bentuk Interaksi Asosiatif</strong></p>
1001 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
1001 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
1002 <p>5. Gotong royong dilakukan di suatu desa untuk membangun rumah salah satu warga. Ditinjau dari bentuk interaksi sosialnya, tujuan gotong royong tersebut adalah ….</p>
1002 <p>5. Gotong royong dilakukan di suatu desa untuk membangun rumah salah satu warga. Ditinjau dari bentuk interaksi sosialnya, tujuan gotong royong tersebut adalah ….</p>
1003 <ol><li>koalisi</li>
1003 <ol><li>koalisi</li>
1004 <li>bargaining</li>
1004 <li>bargaining</li>
1005 <li>kooptasi</li>
1005 <li>kooptasi</li>
1006 <li>kerukunan</li>
1006 <li>kerukunan</li>
1007 <li>joint venture</li>
1007 <li>joint venture</li>
1008 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1008 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1009 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1009 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1010 <p>Gotong royong merupakan contoh kerja sama sosial dalam bentuk tolong-menolong. Tujuan melakukan kerja sama dengan gotong royong adalah menciptakan kerukunan. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
1010 <p>Gotong royong merupakan contoh kerja sama sosial dalam bentuk tolong-menolong. Tujuan melakukan kerja sama dengan gotong royong adalah menciptakan kerukunan. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
1011 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
1011 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bentuk Interaksi Sosial</strong></p>
1012 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Asimilasi dan Akulturasi sebagai Interaksi Asosiatif</strong></p>
1012 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Asimilasi dan Akulturasi sebagai Interaksi Asosiatif</strong></p>
1013 <p>6. Terbentuknya sebuah kebudayaan dari gabungan dua kebudayaan tanpa menghilangkan ciri khas dari kebudayaan masing-masing adalah ….</p>
1013 <p>6. Terbentuknya sebuah kebudayaan dari gabungan dua kebudayaan tanpa menghilangkan ciri khas dari kebudayaan masing-masing adalah ….</p>
1014 <ol><li>asosiatif</li>
1014 <ol><li>asosiatif</li>
1015 <li>asimilasi</li>
1015 <li>asimilasi</li>
1016 <li>akulturasi</li>
1016 <li>akulturasi</li>
1017 <li>amalgamasi</li>
1017 <li>amalgamasi</li>
1018 <li>akomodasi</li>
1018 <li>akomodasi</li>
1019 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
1019 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
1020 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1020 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1021 <p>Salah satu bentuk interaksi asosiatif berupa akulturasi.<strong>Akulturasi adalah berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk suatu kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing.</strong>Contoh akulturasi adalah<strong><a>Candi Borobudur</a></strong>yang merupakan perpaduan antara kebudayaan India dan kebudayaan Indonesia. Demikian juga musik keroncong yang merupakan perpaduan antara musik Portugis dan musik Indonesia.</p>
1021 <p>Salah satu bentuk interaksi asosiatif berupa akulturasi.<strong>Akulturasi adalah berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk suatu kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing.</strong>Contoh akulturasi adalah<strong><a>Candi Borobudur</a></strong>yang merupakan perpaduan antara kebudayaan India dan kebudayaan Indonesia. Demikian juga musik keroncong yang merupakan perpaduan antara musik Portugis dan musik Indonesia.</p>
1022 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
1022 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
1023 <p>Baca Juga:<a>Mengetahui Pengertian Asimilasi dan Akulturasi dalam Bentuk Integrasi Sosial</a></p>
1023 <p>Baca Juga:<a>Mengetahui Pengertian Asimilasi dan Akulturasi dalam Bentuk Integrasi Sosial</a></p>
1024 <p><strong>Topik</strong><strong>: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
1024 <p><strong>Topik</strong><strong>: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
1025 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Faktor Pendorong Interaksi Sosial</strong></p>
1025 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Faktor Pendorong Interaksi Sosial</strong></p>
1026 <p>7. Siswa SMA di Pontianak mengumpulkan sumbangan bagi korban banjir. Tindakan yang dilakukan para siswa tersebut didasari oleh faktor ….</p>
1026 <p>7. Siswa SMA di Pontianak mengumpulkan sumbangan bagi korban banjir. Tindakan yang dilakukan para siswa tersebut didasari oleh faktor ….</p>
1027 <ol><li>imitasi</li>
1027 <ol><li>imitasi</li>
1028 <li>motivasi</li>
1028 <li>motivasi</li>
1029 <li>sugesti</li>
1029 <li>sugesti</li>
1030 <li>empati</li>
1030 <li>empati</li>
1031 <li>simpati</li>
1031 <li>simpati</li>
1032 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1032 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
1033 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1033 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1034 <p>Tindakan para siswa yang menyumbang korban<strong>banjir dilandasi oleh rasa simpati mendalam sehingga memengaruhi kejiwaan dan fisiknya yang berujung pada tindakan nyata membantu korban.</strong>Hal itu disebut sebagai empati.</p>
1034 <p>Tindakan para siswa yang menyumbang korban<strong>banjir dilandasi oleh rasa simpati mendalam sehingga memengaruhi kejiwaan dan fisiknya yang berujung pada tindakan nyata membantu korban.</strong>Hal itu disebut sebagai empati.</p>
1035 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
1035 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
1036 <p><strong>Topik</strong><strong>: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
1036 <p><strong>Topik</strong><strong>: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
1037 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Faktor Pendorong Interaksi Sosial</strong></p>
1037 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Faktor Pendorong Interaksi Sosial</strong></p>
1038 <p>8. lnteraksi sosial yang dipengaruhi faktor simpati terdapat pada pernyataan …</p>
1038 <p>8. lnteraksi sosial yang dipengaruhi faktor simpati terdapat pada pernyataan …</p>
1039 <ol><li>lwan meniru gaya rambut dan gaya berpakaian gitaris grup musik idolanya.</li>
1039 <ol><li>lwan meniru gaya rambut dan gaya berpakaian gitaris grup musik idolanya.</li>
1040 <li>Tutik memberi pujian kepada adiknya yang telah menyelesaikan kuliah S1.</li>
1040 <li>Tutik memberi pujian kepada adiknya yang telah menyelesaikan kuliah S1.</li>
1041 <li>Nita ingin seperti ibunya yang menjadi perancang busana sukses di kotanya.</li>
1041 <li>Nita ingin seperti ibunya yang menjadi perancang busana sukses di kotanya.</li>
1042 <li>Ayah memotivasi Dhika agar lulus ujian dengan nilai memuaskan.</li>
1042 <li>Ayah memotivasi Dhika agar lulus ujian dengan nilai memuaskan.</li>
1043 <li>Peserta didik SMA Mulia mengumpulkan donasi untuk membantu korban banjir.</li>
1043 <li>Peserta didik SMA Mulia mengumpulkan donasi untuk membantu korban banjir.</li>
1044 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
1044 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
1045 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1045 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1046 <p>Simpati merupakan proses ketika seseorang tertarik kepada pihak lain berkaitan dengan perilaku dan penampilannya.<strong>Wujud simpati antara lain memberikan sanjungan, pujian, dan tanggapan positif kepada orang/kelompok lain.</strong>Perilaku Tutik memberikan pujian kepada adiknya merupakan contoh simpati.</p>
1046 <p>Simpati merupakan proses ketika seseorang tertarik kepada pihak lain berkaitan dengan perilaku dan penampilannya.<strong>Wujud simpati antara lain memberikan sanjungan, pujian, dan tanggapan positif kepada orang/kelompok lain.</strong>Perilaku Tutik memberikan pujian kepada adiknya merupakan contoh simpati.</p>
1047 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
1047 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
1048 <p><strong>Topik</strong><strong>: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
1048 <p><strong>Topik</strong><strong>: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
1049 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Proses Interaksi dalam Hubungan Sosial</strong></p>
1049 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Proses Interaksi dalam Hubungan Sosial</strong></p>
1050 <p><strong>9. Perhatikan beberapa contoh interaksi sosial berikut!</strong></p>
1050 <p><strong>9. Perhatikan beberapa contoh interaksi sosial berikut!</strong></p>
1051 <ol><li>Agus berjabat tangan dengan temannya yang sudah lama tidak berjumpa.</li>
1051 <ol><li>Agus berjabat tangan dengan temannya yang sudah lama tidak berjumpa.</li>
1052 <li>Bagas menyampaikan pesan dari Adi untuk Ani.</li>
1052 <li>Bagas menyampaikan pesan dari Adi untuk Ani.</li>
1053 <li>Astri melakukan perawatan kulit di salon langganannya.</li>
1053 <li>Astri melakukan perawatan kulit di salon langganannya.</li>
1054 <li>Anung menelepon pamannya yang berada di Makassar.</li>
1054 <li>Anung menelepon pamannya yang berada di Makassar.</li>
1055 <li>Agnes membaca buku di ruang tamu.</li>
1055 <li>Agnes membaca buku di ruang tamu.</li>
1056 </ol><p>Pernyataan yang menunjukkan adanya interaksi sosial ditunjukkan oleh nomor ….</p>
1056 </ol><p>Pernyataan yang menunjukkan adanya interaksi sosial ditunjukkan oleh nomor ….</p>
1057 <ol><li>1), 2), dan 3)</li>
1057 <ol><li>1), 2), dan 3)</li>
1058 <li>1), 2), dan 4)</li>
1058 <li>1), 2), dan 4)</li>
1059 <li>1), 4), dan 5)</li>
1059 <li>1), 4), dan 5)</li>
1060 <li>2), 3), dan 5)</li>
1060 <li>2), 3), dan 5)</li>
1061 <li>3), 4), dan 5)</li>
1061 <li>3), 4), dan 5)</li>
1062 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
1062 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
1063 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1063 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1064 <p>Syarat terjadinya interaksi ada dua, yaitu kontak sosial dan komunikasi. Pada prosesnya, masing-masing pihak akan saling memengaruhi, serta saling memberi dan menerima (<em>take and give</em>). Hal itu ditunjukkan oleh<strong>nomor 1), 2), dan 4) yang pernyataannya menunjukkan ada interaksi (aksi dan reaksi) antara dua orang, baik secara langsung maupun tidak langsung.</strong>Sementara pernyataan nomor 3) dan 5) tidak mengandung interaksi di dalamnya.</p>
1064 <p>Syarat terjadinya interaksi ada dua, yaitu kontak sosial dan komunikasi. Pada prosesnya, masing-masing pihak akan saling memengaruhi, serta saling memberi dan menerima (<em>take and give</em>). Hal itu ditunjukkan oleh<strong>nomor 1), 2), dan 4) yang pernyataannya menunjukkan ada interaksi (aksi dan reaksi) antara dua orang, baik secara langsung maupun tidak langsung.</strong>Sementara pernyataan nomor 3) dan 5) tidak mengandung interaksi di dalamnya.</p>
1065 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B. </strong></p>
1065 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B. </strong></p>
1066 <p><strong>Topik</strong><strong>: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
1066 <p><strong>Topik</strong><strong>: Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial</strong></p>
1067 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Teori Interaksi Sosial</strong></p>
1067 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Teori Interaksi Sosial</strong></p>
1068 <p>10. Seorang ibu yang sedang menunggu kendaraan umum untuk pulang, kemudian muncul sebuah mobil yang menawarkan tumpangan. lbu tersebut tidak menyahut orang yang ingin memberinya tumpangan karena tidak mengenali orang yang berada di dalam mobil tersebut. Contoh tersebut menunjukkan pendapat mengenai interaksi sosial menurut ….</p>
1068 <p>10. Seorang ibu yang sedang menunggu kendaraan umum untuk pulang, kemudian muncul sebuah mobil yang menawarkan tumpangan. lbu tersebut tidak menyahut orang yang ingin memberinya tumpangan karena tidak mengenali orang yang berada di dalam mobil tersebut. Contoh tersebut menunjukkan pendapat mengenai interaksi sosial menurut ….</p>
1069 <ol><li>W. I. Thomas</li>
1069 <ol><li>W. I. Thomas</li>
1070 <li>Herbert Blumer</li>
1070 <li>Herbert Blumer</li>
1071 <li>Kimball Young</li>
1071 <li>Kimball Young</li>
1072 <li>Erving Goffman</li>
1072 <li>Erving Goffman</li>
1073 <li>Gillin dan Gillin</li>
1073 <li>Gillin dan Gillin</li>
1074 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
1074 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
1075 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1075 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
1076 <p>Salah satu pendekatan interaksi sosial dalam sosiologi berupa<strong>interaksionisme simbolik.</strong>Terdapat beberapa tokoh yang menjelaskan tentang pendekatan interaksionisme simbolik dalam interaksi sosial secara berbeda berdasarkan konsep yang dikemukakan tokoh.<strong>Salah satu tokoh tersebut adalah W. I. Thomas. Makna muncul dari interaksi sosial. Akan tetapi, makna itu tidak langsung diberikan atau ditanggapi.</strong></p>
1076 <p>Salah satu pendekatan interaksi sosial dalam sosiologi berupa<strong>interaksionisme simbolik.</strong>Terdapat beberapa tokoh yang menjelaskan tentang pendekatan interaksionisme simbolik dalam interaksi sosial secara berbeda berdasarkan konsep yang dikemukakan tokoh.<strong>Salah satu tokoh tersebut adalah W. I. Thomas. Makna muncul dari interaksi sosial. Akan tetapi, makna itu tidak langsung diberikan atau ditanggapi.</strong></p>
1077 <p><strong>Menurut W. I. Thomas, seseorang tidak langsung bereaksi atau memberi tanggapan (respon) terhadap rangsangan (stimulus) dari luar, melainkan menilai atau mempertimbangkan terlebih dahulu berdasarkan definisi atas situasi.</strong>Contohnya yang dijelaskan pada soal, yaitu seorang ibu yang disapa dan ditawari tumpangan, namun ibu tersebut tidak menyahut orang yang ingin memberinya tumpangan.<strong>Dalam kasus ini, si ibu akan menafsirkan terlebih dahulu apakah orang itu berniat baik atau buruk. Jika ibu itu menilai bahwa tindakan pengendara mobil tersebut berniat buruk, responnya adalah mengabaikan tawaran tersebut.</strong></p>
1077 <p><strong>Menurut W. I. Thomas, seseorang tidak langsung bereaksi atau memberi tanggapan (respon) terhadap rangsangan (stimulus) dari luar, melainkan menilai atau mempertimbangkan terlebih dahulu berdasarkan definisi atas situasi.</strong>Contohnya yang dijelaskan pada soal, yaitu seorang ibu yang disapa dan ditawari tumpangan, namun ibu tersebut tidak menyahut orang yang ingin memberinya tumpangan.<strong>Dalam kasus ini, si ibu akan menafsirkan terlebih dahulu apakah orang itu berniat baik atau buruk. Jika ibu itu menilai bahwa tindakan pengendara mobil tersebut berniat buruk, responnya adalah mengabaikan tawaran tersebut.</strong></p>
1078 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
1078 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
1079 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Latihan Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 10 SMA IPS Semester Ganjil 2021</a></p>
1079 <p>Baca Juga:<a>Kumpulan Latihan Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 10 SMA IPS Semester Ganjil 2021</a></p>
1080 <p>Gimana? Setelah membaca dan memahami latihan soal PAS kelas 10 IPS di atas, masih<em>nggak</em>mau nyicil belajar dari sekarang? Ayo<em>dong</em>semangat biar nanti kamu<em>nggak</em>nyesel!<em>Nah</em>, supaya semangat belajar kamu meningkat, coba aplikasi<a>ruangbelajar</a>,<em>deh</em>. Kenapa? Di sana, semua materi pelajaran disediakan dalam bentuk video animasi yang menarik,<em>lho</em>. Jadi, bakal anti bosen. Selain itu, banyak latihan soal dan rangkuman untuk memudahkan kamu dalam belajar. Tunggu apalagi, gabung sekarang,<em>yuk</em>! Semangat belajar ya, teman-teman!</p>
1080 <p>Gimana? Setelah membaca dan memahami latihan soal PAS kelas 10 IPS di atas, masih<em>nggak</em>mau nyicil belajar dari sekarang? Ayo<em>dong</em>semangat biar nanti kamu<em>nggak</em>nyesel!<em>Nah</em>, supaya semangat belajar kamu meningkat, coba aplikasi<a>ruangbelajar</a>,<em>deh</em>. Kenapa? Di sana, semua materi pelajaran disediakan dalam bentuk video animasi yang menarik,<em>lho</em>. Jadi, bakal anti bosen. Selain itu, banyak latihan soal dan rangkuman untuk memudahkan kamu dalam belajar. Tunggu apalagi, gabung sekarang,<em>yuk</em>! Semangat belajar ya, teman-teman!</p>
1081  
1081