HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p><em>Artikel ini berisi latihan soal PTS untuk kelas 11 IPS beserta pembahasannya. Ada latihan soal Matematika, Ekonomi, Geografi, Sejarah, dan Sosiologi.</em></p>
1 <p><em>Artikel ini berisi latihan soal PTS untuk kelas 11 IPS beserta pembahasannya. Ada latihan soal Matematika, Ekonomi, Geografi, Sejarah, dan Sosiologi.</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 <p>Memasuki minggu PTS atau Penilaian Tengah Semester, Ruangguru hadir membawakan kamu latihan-latihan soal, nih! Kali ini, latihan soal yang akan dibahas adalah latihan soal<strong>PTS</strong> <strong>khusus</strong>untuk<strong>siswa SMA kelas 11 IPS</strong>. Yuk, coba dikerjakan! Jangan lupa pahami juga pembahasannya dengan baik, ya.</p>
3 <p>Memasuki minggu PTS atau Penilaian Tengah Semester, Ruangguru hadir membawakan kamu latihan-latihan soal, nih! Kali ini, latihan soal yang akan dibahas adalah latihan soal<strong>PTS</strong> <strong>khusus</strong>untuk<strong>siswa SMA kelas 11 IPS</strong>. Yuk, coba dikerjakan! Jangan lupa pahami juga pembahasannya dengan baik, ya.</p>
4 <h2>MATEMATIKA</h2>
4 <h2>MATEMATIKA</h2>
5 <p><strong>Topik: Limit Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Limit Fungsi Aljabar</strong><strong>Level: MOTS</strong></p>
5 <p><strong>Topik: Limit Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Limit Fungsi Aljabar</strong><strong>Level: MOTS</strong></p>
6 <p>1. Nilai dari adalah ….</p>
6 <p>1. Nilai dari adalah ….</p>
7 <p>a.</p>
7 <p>a.</p>
8 <p>b. 2</p>
8 <p>b. 2</p>
9 <p>c. 1</p>
9 <p>c. 1</p>
10 <p>d. 3</p>
10 <p>d. 3</p>
11 <p>e. </p>
11 <p>e. </p>
12 <p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
12 <p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
13 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
13 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
14 <p>Perhatikan bahwa</p>
14 <p>Perhatikan bahwa</p>
15 <p>Kemudian, ingat kembali bahwa (a - b) (a + b) = (a2 - b2)</p>
15 <p>Kemudian, ingat kembali bahwa (a - b) (a + b) = (a2 - b2)</p>
16 <p>Akibatnya, diperoleh hasil sebagai berikut:</p>
16 <p>Akibatnya, diperoleh hasil sebagai berikut:</p>
17 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
17 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
18 <p><strong>Topik: Limit Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Limit Fungsi Aljabar &amp; Sifat Limit</strong><strong>Level: MOTS</strong></p>
18 <p><strong>Topik: Limit Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Limit Fungsi Aljabar &amp; Sifat Limit</strong><strong>Level: MOTS</strong></p>
19 <p>2. Hasil dari adalah ….</p>
19 <p>2. Hasil dari adalah ….</p>
20 <p>a. </p>
20 <p>a. </p>
21 <p>b. -1</p>
21 <p>b. -1</p>
22 <p>c. </p>
22 <p>c. </p>
23 <p>d. </p>
23 <p>d. </p>
24 <p>e. </p>
24 <p>e. </p>
25 <p><strong>Kunci Jawaban: A</strong></p>
25 <p><strong>Kunci Jawaban: A</strong></p>
26 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
26 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
27 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
27 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
28 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
28 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
29 <p><strong>Baca Juga:<a>Memahami Konsep Turunan Fungsi Aljabar</a></strong></p>
29 <p><strong>Baca Juga:<a>Memahami Konsep Turunan Fungsi Aljabar</a></strong></p>
30 <p><strong>Topik: Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Level: MOTS</strong></p>
30 <p><strong>Topik: Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Level: MOTS</strong></p>
31 <p>3. Jika diketahui fungsi , maka nilai f'(x)</p>
31 <p>3. Jika diketahui fungsi , maka nilai f'(x)</p>
32 <p>adalah ….</p>
32 <p>adalah ….</p>
33 <p>a. 4(2x-1) (x+3)</p>
33 <p>a. 4(2x-1) (x+3)</p>
34 <p>b. 2(2x-1) (5x+6)</p>
34 <p>b. 2(2x-1) (5x+6)</p>
35 <p>c. (2x-1) (6x+5)</p>
35 <p>c. (2x-1) (6x+5)</p>
36 <p>d. (2x-1) (6x+7)</p>
36 <p>d. (2x-1) (6x+7)</p>
37 <p>e. (2x-1) (5x+7)</p>
37 <p>e. (2x-1) (5x+7)</p>
38 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
38 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
39 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
39 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
40 <p>Diketahui f(x) = (2x-1)2 (x+2)</p>
40 <p>Diketahui f(x) = (2x-1)2 (x+2)</p>
41 <p>Misalnya:</p>
41 <p>Misalnya:</p>
42 <p>u(x) = (2x-1)2 u'(x) = 2(2x-1)(2) u'(x) = 4(2x-1)</p>
42 <p>u(x) = (2x-1)2 u'(x) = 2(2x-1)(2) u'(x) = 4(2x-1)</p>
43 <p>v(x) = (x+2) v'(x) = 1</p>
43 <p>v(x) = (x+2) v'(x) = 1</p>
44 <p>Oleh karena itu, didapat turunan pertamanya adalah sebagai berikut:</p>
44 <p>Oleh karena itu, didapat turunan pertamanya adalah sebagai berikut:</p>
45 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
45 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
46 <p><strong>Topik: Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Latihan Soal Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
46 <p><strong>Topik: Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Latihan Soal Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
47 <p>4. Diketahui grafik fungsi f(x) = x3+cx2-15x+3 naik pada interval x&lt;-5 atau x&gt;1. Turunan kedua dari f(x) adalah ….</p>
47 <p>4. Diketahui grafik fungsi f(x) = x3+cx2-15x+3 naik pada interval x&lt;-5 atau x&gt;1. Turunan kedua dari f(x) adalah ….</p>
48 <p>a. f”(x) = 3(x2+2x-5)</p>
48 <p>a. f”(x) = 3(x2+2x-5)</p>
49 <p>b. f”(x) = 3(x2+4x-5)</p>
49 <p>b. f”(x) = 3(x2+4x-5)</p>
50 <p>c. f”(x) = 3(2x+3)</p>
50 <p>c. f”(x) = 3(2x+3)</p>
51 <p>d. f”(x) = 6(x+2)</p>
51 <p>d. f”(x) = 6(x+2)</p>
52 <p>e. f”(x) = 6(x+12)</p>
52 <p>e. f”(x) = 6(x+12)</p>
53 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
53 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
54 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
54 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
55 <p>Grafik fungsi f(x) = x3 + cx2 - 15x + 3 akan naik saat turunan pertamanya lebih besar dari 0.</p>
55 <p>Grafik fungsi f(x) = x3 + cx2 - 15x + 3 akan naik saat turunan pertamanya lebih besar dari 0.</p>
56 <p>f'(x) &gt; 0 3x2 + 2cx - 15 &gt; 0</p>
56 <p>f'(x) &gt; 0 3x2 + 2cx - 15 &gt; 0</p>
57 <p>Karena f(x) naik pada interval x&lt;-5 atau x&gt;1, maka pilih x=-5 atau x=1 sebagai pembuat nol pertidaksamaan di atas.</p>
57 <p>Karena f(x) naik pada interval x&lt;-5 atau x&gt;1, maka pilih x=-5 atau x=1 sebagai pembuat nol pertidaksamaan di atas.</p>
58 <p>Kemudian, substitusi x=-5 dan x=1 ke 3x2+2cx-15=0 sehingga didapat nilai c berikut:</p>
58 <p>Kemudian, substitusi x=-5 dan x=1 ke 3x2+2cx-15=0 sehingga didapat nilai c berikut:</p>
59 <p>atau</p>
59 <p>atau</p>
60 <p>Dengan substitusi nilai c=6 ke rumus fungsi f(x), kita peroleh</p>
60 <p>Dengan substitusi nilai c=6 ke rumus fungsi f(x), kita peroleh</p>
61 <p>f(x) = x3+6x2-15x+3.</p>
61 <p>f(x) = x3+6x2-15x+3.</p>
62 <p>Untuk mendapatkan turunan kedua, maka f(x) harus diturunkan sebanyak dua kali.</p>
62 <p>Untuk mendapatkan turunan kedua, maka f(x) harus diturunkan sebanyak dua kali.</p>
63 <p>Dengan demikian, didapat turunan keduanya adalah f”(x) = 6(x+2)</p>
63 <p>Dengan demikian, didapat turunan keduanya adalah f”(x) = 6(x+2)</p>
64 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
64 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
65 <p><strong>Topik: Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Gradien Garis Singgung</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
65 <p><strong>Topik: Turunan Fungsi Aljabar</strong><strong>Subtopik: Gradien Garis Singgung</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
66 <p>5. Garis singgung kurva y = 2(x-4) (x+1) yang tegak lurus dengan garis dengan persamaan x-2y+6 = 0 adalah y = ax-10. Jika garis singgung bersinggungan dengan kurva di titik (x1, y1) maka nilai dari adalah ….</p>
66 <p>5. Garis singgung kurva y = 2(x-4) (x+1) yang tegak lurus dengan garis dengan persamaan x-2y+6 = 0 adalah y = ax-10. Jika garis singgung bersinggungan dengan kurva di titik (x1, y1) maka nilai dari adalah ….</p>
67 <p>a. -2</p>
67 <p>a. -2</p>
68 <p>b. </p>
68 <p>b. </p>
69 <p>c. 1</p>
69 <p>c. 1</p>
70 <p>d. </p>
70 <p>d. </p>
71 <p>e. 2</p>
71 <p>e. 2</p>
72 <p><strong>Kunci Jawaban: A</strong></p>
72 <p><strong>Kunci Jawaban: A</strong></p>
73 <p><strong>Pembahasan</strong>:</p>
73 <p><strong>Pembahasan</strong>:</p>
74 <p>Ingat, garis dengan persamaan ax+by+c = 0 memiliki gradien </p>
74 <p>Ingat, garis dengan persamaan ax+by+c = 0 memiliki gradien </p>
75 <p>Oleh karena itu, garis dengan persamaan x-2y+6 = 0 memiliki gradien</p>
75 <p>Oleh karena itu, garis dengan persamaan x-2y+6 = 0 memiliki gradien</p>
76 <p>Misal garis singgung kurva y = 2(x-4) (x+1) memiliki gradien m2. Karena garis singgungnya tegak lurus dengan garis x-2y+6 = 0 maka berlaku hubungan berikut:</p>
76 <p>Misal garis singgung kurva y = 2(x-4) (x+1) memiliki gradien m2. Karena garis singgungnya tegak lurus dengan garis x-2y+6 = 0 maka berlaku hubungan berikut:</p>
77 <p>Misal garis singgung tersebut melalui (x1, y1). Persamaan garisnya dapat ditentukan sebagai berikut:</p>
77 <p>Misal garis singgung tersebut melalui (x1, y1). Persamaan garisnya dapat ditentukan sebagai berikut:</p>
78 <p>Pada soal diketahui bahwa persamaan garisnya adalah y = ax-10</p>
78 <p>Pada soal diketahui bahwa persamaan garisnya adalah y = ax-10</p>
79 <p>Oleh karena itu, y = ax-10 dan y = -2x+2x1+y1 adalah dua garis yang sama sehingga didapatkan nilai-nilai berikut:</p>
79 <p>Oleh karena itu, y = ax-10 dan y = -2x+2x1+y1 adalah dua garis yang sama sehingga didapatkan nilai-nilai berikut:</p>
80 <p>Karena titik (x1, y1) terletak pada kurva y = 2(x-4)(x+1), maka didapat hasil berikut:</p>
80 <p>Karena titik (x1, y1) terletak pada kurva y = 2(x-4)(x+1), maka didapat hasil berikut:</p>
81 <p>dan</p>
81 <p>dan</p>
82 <p>Dengan demikian, dapat ditentukan nilai dari sebagai berikut:</p>
82 <p>Dengan demikian, dapat ditentukan nilai dari sebagai berikut:</p>
83 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
83 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
84 <p><strong>Topik: Limit Fungsi</strong><strong>Subtopik: Konsep dan Sifat Limit</strong><strong>Level Kognitif: Easy</strong></p>
84 <p><strong>Topik: Limit Fungsi</strong><strong>Subtopik: Konsep dan Sifat Limit</strong><strong>Level Kognitif: Easy</strong></p>
85 <p><strong>Perhatikan tabel berikut ini!</strong></p>
85 <p><strong>Perhatikan tabel berikut ini!</strong></p>
86 <p>6.</p>
86 <p>6.</p>
87 <p>a. 1</p>
87 <p>a. 1</p>
88 <p>b. 1,9</p>
88 <p>b. 1,9</p>
89 <p>c. 2</p>
89 <p>c. 2</p>
90 <p>d. 2,1</p>
90 <p>d. 2,1</p>
91 <p>e. 3</p>
91 <p>e. 3</p>
92 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
92 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
93 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
93 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
94 <p><strong>Baca Juga:<a>Konsep Limit Fungsi Aljabar dan Sifat-sifatnya</a></strong></p>
94 <p><strong>Baca Juga:<a>Konsep Limit Fungsi Aljabar dan Sifat-sifatnya</a></strong></p>
95 <h2>EKONOMI</h2>
95 <h2>EKONOMI</h2>
96 <p><strong>Topik: APBN dan APBD</strong><strong>Subtopik: Pengertian, Fungsi dan Tujuan APBN dan APBD</strong></p>
96 <p><strong>Topik: APBN dan APBD</strong><strong>Subtopik: Pengertian, Fungsi dan Tujuan APBN dan APBD</strong></p>
97 <p>1. APBD adalah rencana keuangan pemerintah daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. APBD ditetapkan dengan ….</p>
97 <p>1. APBD adalah rencana keuangan pemerintah daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. APBD ditetapkan dengan ….</p>
98 <p>a. UUD 1945</p>
98 <p>a. UUD 1945</p>
99 <p>b. Undang-Undang</p>
99 <p>b. Undang-Undang</p>
100 <p>c. Peraturan Daerah</p>
100 <p>c. Peraturan Daerah</p>
101 <p>d. Keputusan Menteri</p>
101 <p>d. Keputusan Menteri</p>
102 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
102 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
103 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
103 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
104 <p>APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) merupakan rencana pengelolaan keuangan daerah yang ditetapkan setiap tahun dengan peraturan daerah dan dibuat oleh pemerintah daerah serta disetujui atau disahkan oleh DPRD.</p>
104 <p>APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) merupakan rencana pengelolaan keuangan daerah yang ditetapkan setiap tahun dengan peraturan daerah dan dibuat oleh pemerintah daerah serta disetujui atau disahkan oleh DPRD.</p>
105 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
105 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
106 <p><strong>Topik: APBN dan APBD</strong><strong>Subtopik: Sumber - Sumber Penerimaan Negara dan Daerah</strong></p>
106 <p><strong>Topik: APBN dan APBD</strong><strong>Subtopik: Sumber - Sumber Penerimaan Negara dan Daerah</strong></p>
107 <p>2. Berikut ini sumber anggaran penerimaan yang paling besar adalah ….</p>
107 <p>2. Berikut ini sumber anggaran penerimaan yang paling besar adalah ….</p>
108 <p>a. Hasil sitaan peradilan</p>
108 <p>a. Hasil sitaan peradilan</p>
109 <p>b. Laba Badan Usaha Milik Negara</p>
109 <p>b. Laba Badan Usaha Milik Negara</p>
110 <p>c. Pajak perdagangan internasional</p>
110 <p>c. Pajak perdagangan internasional</p>
111 <p>d. Penerimaan pajak</p>
111 <p>d. Penerimaan pajak</p>
112 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
112 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
113 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
113 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
114 <p>Pendapatan negara terdiri dari 2 komponen utama, yaitu penerimaan dalam negeri dan hibah. Penerimaan dalam negeri sendiri terdiri atas penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak. Jika dilihat pada data-data APBN, penerimaan pajak merupakan komponen penerimaan terbesar bagi Indonesia. Menurut data Kementerian Keuangan pada tahun 2018, dari total pendapatan negara sebesar 1.894,7 triliun rupiah, sebesar 1.618 triliun rupiahnya berasal dari penerimaan pajak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan<strong>penerimaan terbesar bagi negara adalah penerimaan pajak</strong>.</p>
114 <p>Pendapatan negara terdiri dari 2 komponen utama, yaitu penerimaan dalam negeri dan hibah. Penerimaan dalam negeri sendiri terdiri atas penerimaan perpajakan dan penerimaan negara bukan pajak. Jika dilihat pada data-data APBN, penerimaan pajak merupakan komponen penerimaan terbesar bagi Indonesia. Menurut data Kementerian Keuangan pada tahun 2018, dari total pendapatan negara sebesar 1.894,7 triliun rupiah, sebesar 1.618 triliun rupiahnya berasal dari penerimaan pajak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan<strong>penerimaan terbesar bagi negara adalah penerimaan pajak</strong>.</p>
115 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
115 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
116 <p><strong>Baca Juga:<a>APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi &amp; Tujuan</a></strong></p>
116 <p><strong>Baca Juga:<a>APBN dan APBD: Pengertian, Fungsi &amp; Tujuan</a></strong></p>
117 <p><strong>Topik: Perpajakan</strong><strong>Subtopik: Menghitung Pajak</strong></p>
117 <p><strong>Topik: Perpajakan</strong><strong>Subtopik: Menghitung Pajak</strong></p>
118 <p>3. Nanda membeli sebuah<em>handphone</em>di toko elektronik seharga Rp3.500.000,00 belum termasuk pajak 10%. Bila Nanda ingin membeli<em>handphone</em>tersebut, maka uang yang harus dibayar Nanda adalah sebanyak ….</p>
118 <p>3. Nanda membeli sebuah<em>handphone</em>di toko elektronik seharga Rp3.500.000,00 belum termasuk pajak 10%. Bila Nanda ingin membeli<em>handphone</em>tersebut, maka uang yang harus dibayar Nanda adalah sebanyak ….</p>
119 <p>a. Rp3.500.000,00</p>
119 <p>a. Rp3.500.000,00</p>
120 <p>b. Rp4.000.000,00</p>
120 <p>b. Rp4.000.000,00</p>
121 <p>c. Rp3.850.000,00</p>
121 <p>c. Rp3.850.000,00</p>
122 <p>d. Rp3.535.000,00</p>
122 <p>d. Rp3.535.000,00</p>
123 <p>e. Rp3.580.000,00</p>
123 <p>e. Rp3.580.000,00</p>
124 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
124 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
125 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
125 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
126 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
126 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
127 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Itu Pajak? Berikut Pengertian, Fungsi, Manfaat &amp; Tarifnya</a></strong></p>
127 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Itu Pajak? Berikut Pengertian, Fungsi, Manfaat &amp; Tarifnya</a></strong></p>
128 <p><strong>Topik: APBN dan APBD</strong><strong>Subtopik: Jenis Belanja Negara dan Daerah</strong></p>
128 <p><strong>Topik: APBN dan APBD</strong><strong>Subtopik: Jenis Belanja Negara dan Daerah</strong></p>
129 <p>4. Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 17 triliun untuk menyelenggarakan Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun 2018. Hal tersebut merupakan contoh pengeluaran negara berupa ….</p>
129 <p>4. Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 17 triliun untuk menyelenggarakan Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun 2018. Hal tersebut merupakan contoh pengeluaran negara berupa ….</p>
130 <p>a. Belanja tidak langsung</p>
130 <p>a. Belanja tidak langsung</p>
131 <p>b. Belanja kementerian dan lembaga</p>
131 <p>b. Belanja kementerian dan lembaga</p>
132 <p>c. Belanja hibah</p>
132 <p>c. Belanja hibah</p>
133 <p>d. Belanja non-kementerian dan lembaga</p>
133 <p>d. Belanja non-kementerian dan lembaga</p>
134 <p>e. Transfer dana ke desa</p>
134 <p>e. Transfer dana ke desa</p>
135 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
135 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
136 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
136 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
137 <p>Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program pemerintah yang dijalankan melalui Kementerian Sosial. Oleh karena itu, pengeluaran untuk kegiatan PKH dikategorikan sebagai belanja kementerian/lembaga.</p>
137 <p>Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program pemerintah yang dijalankan melalui Kementerian Sosial. Oleh karena itu, pengeluaran untuk kegiatan PKH dikategorikan sebagai belanja kementerian/lembaga.</p>
138 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
138 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
139 <p><strong>Topik: Perpajakan</strong><strong>Subtopik: Perbedaan Pajak dengan Pungutan Lain</strong></p>
139 <p><strong>Topik: Perpajakan</strong><strong>Subtopik: Perbedaan Pajak dengan Pungutan Lain</strong></p>
140 <p>5. Perhatikan tabel berikut ini!</p>
140 <p>5. Perhatikan tabel berikut ini!</p>
141 <p>Ghiffary adalah warga negara Indonesia yang bekerja di sebuah perusahaan swasta. Ia mempunyai bisnis<em>online</em>di luar kegiatan kerja setiap harinya. Barang-barang yang ia jual adalah produk yang terkenal dari luar negeri. Berdasarkan pernyataan di atas, pungutan yang dikenakan kepada Ghiffary adalah ….</p>
141 <p>Ghiffary adalah warga negara Indonesia yang bekerja di sebuah perusahaan swasta. Ia mempunyai bisnis<em>online</em>di luar kegiatan kerja setiap harinya. Barang-barang yang ia jual adalah produk yang terkenal dari luar negeri. Berdasarkan pernyataan di atas, pungutan yang dikenakan kepada Ghiffary adalah ….</p>
142 <p>a. A1 dan B1</p>
142 <p>a. A1 dan B1</p>
143 <p>b. A1 dan B3</p>
143 <p>b. A1 dan B3</p>
144 <p>c. A2 dan B1</p>
144 <p>c. A2 dan B1</p>
145 <p>d. A2 dan B2</p>
145 <p>d. A2 dan B2</p>
146 <p>e. A3 dan B3</p>
146 <p>e. A3 dan B3</p>
147 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
147 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
148 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
148 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
149 <p>Ghiffary adalah pegawai di perusahaan swasta sehingga pungutan yang akan terutang adalah<strong>pajak penghasilan</strong>. Lalu, Ghiffary juga mempunyai bisnis<em>online</em>yang produknya ia impor dari luar negeri. Oleh sebab itu, ia harus membayar<strong>bea impor</strong> atas barang yang dibeli. Jadi, Ghiffary dikenakan pajak dan bea impor A2 dan B1.</p>
149 <p>Ghiffary adalah pegawai di perusahaan swasta sehingga pungutan yang akan terutang adalah<strong>pajak penghasilan</strong>. Lalu, Ghiffary juga mempunyai bisnis<em>online</em>yang produknya ia impor dari luar negeri. Oleh sebab itu, ia harus membayar<strong>bea impor</strong> atas barang yang dibeli. Jadi, Ghiffary dikenakan pajak dan bea impor A2 dan B1.</p>
150 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
150 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
151 <p><strong>Topik: APBN dan APBD Subtopik: Pengaruh APBN dan APBD terhadap perekonomian Level Kognitif: Hard</strong></p>
151 <p><strong>Topik: APBN dan APBD Subtopik: Pengaruh APBN dan APBD terhadap perekonomian Level Kognitif: Hard</strong></p>
152 <p>6.<strong>Perhatikan bagian APBD salah satu provinsi di Ankaraya (dalam triliun rupiah) berikut ini!</strong></p>
152 <p>6.<strong>Perhatikan bagian APBD salah satu provinsi di Ankaraya (dalam triliun rupiah) berikut ini!</strong></p>
153 <p>Pernyataan yang tepat mengenai APBD tersebut adalah ….</p>
153 <p>Pernyataan yang tepat mengenai APBD tersebut adalah ….</p>
154 <p>a. APBD mengalami defisit sehingga perlu meminjam dana dari pusat.</p>
154 <p>a. APBD mengalami defisit sehingga perlu meminjam dana dari pusat.</p>
155 <p>b. APBD mengalami surplus sehingga pemerintah daerah dapat memberikan kelebihan dana kepada pemerintah pusat.</p>
155 <p>b. APBD mengalami surplus sehingga pemerintah daerah dapat memberikan kelebihan dana kepada pemerintah pusat.</p>
156 <p>c. APBD mengalami surplus sehingga terdapat sisa anggaran untuk mendanai pelaksanaan kegiatan yang belum selesai.</p>
156 <p>c. APBD mengalami surplus sehingga terdapat sisa anggaran untuk mendanai pelaksanaan kegiatan yang belum selesai.</p>
157 <p>d. APBD mengalami defisit sehingga pemerintah daerah kesulitan mengatur dana.</p>
157 <p>d. APBD mengalami defisit sehingga pemerintah daerah kesulitan mengatur dana.</p>
158 <p>e. APBD mengalami keseimbangan sehingga pemerintah tidak memiliki sisa anggaran.</p>
158 <p>e. APBD mengalami keseimbangan sehingga pemerintah tidak memiliki sisa anggaran.</p>
159 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
159 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
160 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
160 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
161 <p>Berdasarkan perhitungan tersebut diperoleh<b>surplus sebesar Rp278 triliun</b>sehingga sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) dapat digunakan untuk menutupi defisit anggaran. Selain itu, surplus APBD juga dapat digunakan untuk mendanai pelaksanaan kegiatan lanjutan atas beban belanja langsung, serta mendanai kewajiban lainnya yang sampai dengan akhir tahun anggaran belum diselesaikan.</p>
161 <p>Berdasarkan perhitungan tersebut diperoleh<b>surplus sebesar Rp278 triliun</b>sehingga sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) dapat digunakan untuk menutupi defisit anggaran. Selain itu, surplus APBD juga dapat digunakan untuk mendanai pelaksanaan kegiatan lanjutan atas beban belanja langsung, serta mendanai kewajiban lainnya yang sampai dengan akhir tahun anggaran belum diselesaikan.</p>
162 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan C.</strong></p>
162 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan C.</strong></p>
163 <h2>GEOGRAFI</h2>
163 <h2>GEOGRAFI</h2>
164 <p><strong>Topik: Dinamika Kependudukan di Indonesia</strong><strong>Subtopik: Dinamika Kependudukan I</strong></p>
164 <p><strong>Topik: Dinamika Kependudukan di Indonesia</strong><strong>Subtopik: Dinamika Kependudukan I</strong></p>
165 <p>1. Jika diketahui bahwa angka kelahiran kasar di wilayah A adalah 36 dan jumlah kelahirannya 90, jumlah penduduk yang ada di wilayah A pada tahun tersebut adalah … jiwa.</p>
165 <p>1. Jika diketahui bahwa angka kelahiran kasar di wilayah A adalah 36 dan jumlah kelahirannya 90, jumlah penduduk yang ada di wilayah A pada tahun tersebut adalah … jiwa.</p>
166 <p>a. 1.250</p>
166 <p>a. 1.250</p>
167 <p>b. 2.350</p>
167 <p>b. 2.350</p>
168 <p>c. 2.500</p>
168 <p>c. 2.500</p>
169 <p>d. 2.700</p>
169 <p>d. 2.700</p>
170 <p>e. 3.000</p>
170 <p>e. 3.000</p>
171 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
171 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
172 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
172 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
173 <p>Diketahui:</p>
173 <p>Diketahui:</p>
174 <p>Angka kelahiran kasar (CBR) = 36</p>
174 <p>Angka kelahiran kasar (CBR) = 36</p>
175 <p>Angka kelahiran (B) = 90</p>
175 <p>Angka kelahiran (B) = 90</p>
176 <p>Ditanya: Jumlah penduduk (P)</p>
176 <p>Ditanya: Jumlah penduduk (P)</p>
177 <p>Jawab:</p>
177 <p>Jawab:</p>
178 <p>Berdasarkan perhitungan tersebut, maka jumlah penduduk di wilayah A pada tahun tersebut adalah 2.500 jiwa.</p>
178 <p>Berdasarkan perhitungan tersebut, maka jumlah penduduk di wilayah A pada tahun tersebut adalah 2.500 jiwa.</p>
179 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
179 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
180 <p><strong>Topik: Dinamika Kependudukan di Indonesia</strong><strong>Subtopik: Kualitas Penduduk</strong></p>
180 <p><strong>Topik: Dinamika Kependudukan di Indonesia</strong><strong>Subtopik: Kualitas Penduduk</strong></p>
181 <p>2. Kualitas penduduk Indonesia pada bidang pendidikan masih sangat rendah bahkan dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Berdasarkan indeks yang telah dipublikasikan oleh PISA (Programme for International Student Assessment), Singapura berada pada urutan atas, sedangkan Indonesia berada pada urutan mendekati paling bawah dari total 90 negara yang berpartisipasi. Faktor yang bisa menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia adalah ….</p>
181 <p>2. Kualitas penduduk Indonesia pada bidang pendidikan masih sangat rendah bahkan dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Berdasarkan indeks yang telah dipublikasikan oleh PISA (Programme for International Student Assessment), Singapura berada pada urutan atas, sedangkan Indonesia berada pada urutan mendekati paling bawah dari total 90 negara yang berpartisipasi. Faktor yang bisa menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia adalah ….</p>
182 <p>a. Pendapatan penduduk lebih banyak dialokasikan pada bidang lain</p>
182 <p>a. Pendapatan penduduk lebih banyak dialokasikan pada bidang lain</p>
183 <p>b. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan</p>
183 <p>b. Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan</p>
184 <p>c. Fasilitas pendidikan tidak terkonsentrasi di wilayah pusat saja</p>
184 <p>c. Fasilitas pendidikan tidak terkonsentrasi di wilayah pusat saja</p>
185 <p>d. Sarana dan prasarana pendidikan cukup memadai</p>
185 <p>d. Sarana dan prasarana pendidikan cukup memadai</p>
186 <p>e. Tingginya angka persaingan di dunia pendidikan</p>
186 <p>e. Tingginya angka persaingan di dunia pendidikan</p>
187 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
187 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
188 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
188 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
189 <p>Programme for International Student Assessment (PISA) adalah survei internasional tiga tahunan yang diselenggarakan oleh The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang bertujuan untuk mengevaluasi sistem pendidikan di seluruh dunia dengan menguji keterampilan dan pengetahuan siswa berusia 15 tahun yang mendekati akhir dari pendidikan wajib mereka. Hasil publikasi PISA pada akhir tahun 2019 lalu menunjukkan bahwa Indonesia berada pada peringkat yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki kualitas pendidikan yang rendah. Beberapa hal yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan di indonesia adalah sebagai berikut:</p>
189 <p>Programme for International Student Assessment (PISA) adalah survei internasional tiga tahunan yang diselenggarakan oleh The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang bertujuan untuk mengevaluasi sistem pendidikan di seluruh dunia dengan menguji keterampilan dan pengetahuan siswa berusia 15 tahun yang mendekati akhir dari pendidikan wajib mereka. Hasil publikasi PISA pada akhir tahun 2019 lalu menunjukkan bahwa Indonesia berada pada peringkat yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki kualitas pendidikan yang rendah. Beberapa hal yang menyebabkan rendahnya tingkat pendidikan di indonesia adalah sebagai berikut:</p>
190 <ul><li>Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.</li>
190 <ul><li>Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.</li>
191 <li>Jumlah dan kualitas fasilitas sarana dan prasarana pendidikan masih rendah.</li>
191 <li>Jumlah dan kualitas fasilitas sarana dan prasarana pendidikan masih rendah.</li>
192 <li>Sarana, prasarana, serta tenaga pengajar masih terpusat di beberapa wilayah tertentu.</li>
192 <li>Sarana, prasarana, serta tenaga pengajar masih terpusat di beberapa wilayah tertentu.</li>
193 <li>Banyak penduduk yang tidak bisa mengakses pendidikan karena kendala ekonomi.</li>
193 <li>Banyak penduduk yang tidak bisa mengakses pendidikan karena kendala ekonomi.</li>
194 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
194 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
195 <p><strong>Topik: Dinamika Kependudukan di Indonesia</strong><strong>Subtopik: Sumber Data Kependudukan</strong></p>
195 <p><strong>Topik: Dinamika Kependudukan di Indonesia</strong><strong>Subtopik: Sumber Data Kependudukan</strong></p>
196 <p>3. Dwita merupakan seorang mahasiswa asal Mojokerto yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Kemudian, sensus penduduk dilaksanakan di Yogyakarta. Petugas sensus turut mendata Dwita karena ia sedang berada di sana. Berdasarkan peristiwa tersebut, jenis sensus yang dilakukan adalah .…</p>
196 <p>3. Dwita merupakan seorang mahasiswa asal Mojokerto yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Kemudian, sensus penduduk dilaksanakan di Yogyakarta. Petugas sensus turut mendata Dwita karena ia sedang berada di sana. Berdasarkan peristiwa tersebut, jenis sensus yang dilakukan adalah .…</p>
197 <p>a. Registrasi</p>
197 <p>a. Registrasi</p>
198 <p>b. Survei</p>
198 <p>b. Survei</p>
199 <p>c.<em>De jure</em></p>
199 <p>c.<em>De jure</em></p>
200 <p>d.<em>De facto</em></p>
200 <p>d.<em>De facto</em></p>
201 <p>e.<em>Canvasser</em></p>
201 <p>e.<em>Canvasser</em></p>
202 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
202 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
203 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
203 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
204 <p>Sensus penduduk merupakan proses mengumpulkan data demografi dari semua anggota populasi di suatu wilayah. Jenis sensus dapat dibedakan menjadi dua, yaitu<em>de jure</em>dan<em>de facto</em>. Sensus<em>de jure</em> merupakan sensus yang dilakukan dengan mendata penduduk yang secara hukum (negara) diakui atau dengan memeriksa penduduk yang disensus sesuai dengan alamat KTP. Apabila alamat tempat tinggal tidak sesuai dengan KTP-nya, penduduk tersebut tidak akan dihitung di wilayah yang melakukan sensus. Sementara itu, sensus<em>de facto</em> dilakukan dengan menghitung dan mencatat semua data penduduk yang ada di suatu wilayah saat sensus dilakukan, baik yang memang memiliki KTP di sana maupun yang tidak memilikinya. Pada soal, diketahui bahwa petugas sensus turut mencatat data Dwita karena posisinya saat itu sedang berada di Yogyakarta, meskipun ia bukanlah penduduk wilayah ini secara hukum. Oleh sebab itu, jenis sensus yang dilakukan adalah sensus<em>de facto</em>.</p>
204 <p>Sensus penduduk merupakan proses mengumpulkan data demografi dari semua anggota populasi di suatu wilayah. Jenis sensus dapat dibedakan menjadi dua, yaitu<em>de jure</em>dan<em>de facto</em>. Sensus<em>de jure</em> merupakan sensus yang dilakukan dengan mendata penduduk yang secara hukum (negara) diakui atau dengan memeriksa penduduk yang disensus sesuai dengan alamat KTP. Apabila alamat tempat tinggal tidak sesuai dengan KTP-nya, penduduk tersebut tidak akan dihitung di wilayah yang melakukan sensus. Sementara itu, sensus<em>de facto</em> dilakukan dengan menghitung dan mencatat semua data penduduk yang ada di suatu wilayah saat sensus dilakukan, baik yang memang memiliki KTP di sana maupun yang tidak memilikinya. Pada soal, diketahui bahwa petugas sensus turut mencatat data Dwita karena posisinya saat itu sedang berada di Yogyakarta, meskipun ia bukanlah penduduk wilayah ini secara hukum. Oleh sebab itu, jenis sensus yang dilakukan adalah sensus<em>de facto</em>.</p>
205 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
205 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
206 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) Kelas 11 SMA IPS Tahun 2023 &amp; Pembahasannya</a></strong></p>
206 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) Kelas 11 SMA IPS Tahun 2023 &amp; Pembahasannya</a></strong></p>
207 <p><strong>Topik: Keragaman Budaya Indonesia</strong><strong>Subtopik: Pembentukan Kebudayaan Nasional</strong></p>
207 <p><strong>Topik: Keragaman Budaya Indonesia</strong><strong>Subtopik: Pembentukan Kebudayaan Nasional</strong></p>
208 <p>4. Indonesia memiliki kebudayaan yang sangat beragam, bahkan masyarakat yang ada di satu pulau pun bisa memiliki budaya yang berbeda-beda. Contohnya adalah suku Toraja dan Bugis yang ada di Sulawesi. Suku Toraja memakai pakaian yang cenderung lebih tebal, sedangkan suku Bugis-Makassar yang tinggal di wilayah pantai memakai pakaian yang cenderung lebih tipis. Faktor yang mempengaruhi kebudayaan tersebut adalah ….</p>
208 <p>4. Indonesia memiliki kebudayaan yang sangat beragam, bahkan masyarakat yang ada di satu pulau pun bisa memiliki budaya yang berbeda-beda. Contohnya adalah suku Toraja dan Bugis yang ada di Sulawesi. Suku Toraja memakai pakaian yang cenderung lebih tebal, sedangkan suku Bugis-Makassar yang tinggal di wilayah pantai memakai pakaian yang cenderung lebih tipis. Faktor yang mempengaruhi kebudayaan tersebut adalah ….</p>
209 <p>a. Letak astronomis</p>
209 <p>a. Letak astronomis</p>
210 <p>b. Kondisi ekologis</p>
210 <p>b. Kondisi ekologis</p>
211 <p>c. Posisi strategis</p>
211 <p>c. Posisi strategis</p>
212 <p>d. Teknologi masyarakat</p>
212 <p>d. Teknologi masyarakat</p>
213 <p>e. Wawasan penduduk</p>
213 <p>e. Wawasan penduduk</p>
214 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
214 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
215 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
215 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
216 <p>Suku Toraja dan suku Bugis memiliki kebudayaan yang berbeda satu sama lain. Hal ini dapat dilihat dari cara mereka berpakaian. Masyarakat Toraja cenderung menggunakan pakaian yang lebih tebal, sedangkan suku Bugis menggunakan pakaian yang lebih tipis. Kondisi ini bisa timbul akibat perbedaan letak geografis dan kondisi ekologis di kedua suku tersebut. Secara geografis, suku Toraja berada di wilayah pegunungan, sedangkan suku Bugis banyak berada di wilayah pesisir. Letak geografis ini berkaitan erat dengan kondisi ekologisnya, yang terdiri dari struktur tanah, iklim, air, serta topografi. Suku Toraja berpakaian lebih tebal karena kondisi iklim di wilayah pegunungan lebih dingin. Sementara itu, kondisi pesisir yang panas membuat suku Bugis berpakaian lebih tipis.</p>
216 <p>Suku Toraja dan suku Bugis memiliki kebudayaan yang berbeda satu sama lain. Hal ini dapat dilihat dari cara mereka berpakaian. Masyarakat Toraja cenderung menggunakan pakaian yang lebih tebal, sedangkan suku Bugis menggunakan pakaian yang lebih tipis. Kondisi ini bisa timbul akibat perbedaan letak geografis dan kondisi ekologis di kedua suku tersebut. Secara geografis, suku Toraja berada di wilayah pegunungan, sedangkan suku Bugis banyak berada di wilayah pesisir. Letak geografis ini berkaitan erat dengan kondisi ekologisnya, yang terdiri dari struktur tanah, iklim, air, serta topografi. Suku Toraja berpakaian lebih tebal karena kondisi iklim di wilayah pegunungan lebih dingin. Sementara itu, kondisi pesisir yang panas membuat suku Bugis berpakaian lebih tipis.</p>
217 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
217 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
218 <p><strong>Topik: Keragaman Budaya Indonesia</strong><strong>Subtopik: Pelestarian dan Pemanfaatan Produk Kebudayaan</strong><strong>Indonesia</strong><strong>Dalam Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata</strong></p>
218 <p><strong>Topik: Keragaman Budaya Indonesia</strong><strong>Subtopik: Pelestarian dan Pemanfaatan Produk Kebudayaan</strong><strong>Indonesia</strong><strong>Dalam Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata</strong></p>
219 <p>5. Kebudayaan merupakan simbol dan bisa menjadi identitas dari suatu wilayah, bahkan suatu negara. Namun, saat ini, banyak budaya di masyarakat yang telah mengalami kemunduran. Contohnya bisa dilihat dari sepinya minat pengunjung pada pertunjukan beberapa jenis kesenian daerah. Faktor utama yang bisa menyebabkan terjadinya kemunduran budaya adalah ….</p>
219 <p>5. Kebudayaan merupakan simbol dan bisa menjadi identitas dari suatu wilayah, bahkan suatu negara. Namun, saat ini, banyak budaya di masyarakat yang telah mengalami kemunduran. Contohnya bisa dilihat dari sepinya minat pengunjung pada pertunjukan beberapa jenis kesenian daerah. Faktor utama yang bisa menyebabkan terjadinya kemunduran budaya adalah ….</p>
220 <p>a. Kurangnya toleransi dalam keragaman</p>
220 <p>a. Kurangnya toleransi dalam keragaman</p>
221 <p>b. Memiliki perbedaan pandangan</p>
221 <p>b. Memiliki perbedaan pandangan</p>
222 <p>c. Majunya sumber daya manusia</p>
222 <p>c. Majunya sumber daya manusia</p>
223 <p>d. Kemajuan teknologi informasi</p>
223 <p>d. Kemajuan teknologi informasi</p>
224 <p>e. Peran pemerintah yang masif</p>
224 <p>e. Peran pemerintah yang masif</p>
225 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
225 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
226 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
226 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
227 <p>Kemunduran budaya bisa terjadi ketika banyak orang yang tidak menunjukkan minatnya pada budaya tersebut. Hal ini bisa dilihat pada pertunjukan budaya yang sepi pengunjungnya. Kemunduran budaya ini tentunya bisa berdampak buruk, yaitu menghilangnya suatu budaya. Kemunduran budaya ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Namun, salah satu faktor utamanya adalah kemajuan teknologi dan informasi. Saat ini, majunya teknologi dan informasi menyebabkan interaksi suatu masyarakat dengan bangsa lain makin tinggi dan bisa mendorong masyarakat untuk mencari tahu budaya-budaya luar dibandingkan dengan budaya aslinya sendiri. Hal ini menyebabkan pengaruh bangsa lain makin kuat pada masyarakat dan bisa menyebabkan krisis identitas pada masyarakat. Hal inilah yang bisa menyebabkan kemunduran budaya.</p>
227 <p>Kemunduran budaya bisa terjadi ketika banyak orang yang tidak menunjukkan minatnya pada budaya tersebut. Hal ini bisa dilihat pada pertunjukan budaya yang sepi pengunjungnya. Kemunduran budaya ini tentunya bisa berdampak buruk, yaitu menghilangnya suatu budaya. Kemunduran budaya ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Namun, salah satu faktor utamanya adalah kemajuan teknologi dan informasi. Saat ini, majunya teknologi dan informasi menyebabkan interaksi suatu masyarakat dengan bangsa lain makin tinggi dan bisa mendorong masyarakat untuk mencari tahu budaya-budaya luar dibandingkan dengan budaya aslinya sendiri. Hal ini menyebabkan pengaruh bangsa lain makin kuat pada masyarakat dan bisa menyebabkan krisis identitas pada masyarakat. Hal inilah yang bisa menyebabkan kemunduran budaya.</p>
228 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
228 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
229 <p><strong>Baca Juga:<a>Keragaman Budaya Indonesia dalam Menyambut Ramadan dan Idulfitri</a></strong></p>
229 <p><strong>Baca Juga:<a>Keragaman Budaya Indonesia dalam Menyambut Ramadan dan Idulfitri</a></strong></p>
230 <p><strong>Topik: Dinamika Kependudukan di Indonesia Subtopik: Sumber data kependudukan Level Kognitif: Hard</strong></p>
230 <p><strong>Topik: Dinamika Kependudukan di Indonesia Subtopik: Sumber data kependudukan Level Kognitif: Hard</strong></p>
231 <p>6.<strong>Perhatikan peta berikut!</strong></p>
231 <p>6.<strong>Perhatikan peta berikut!</strong></p>
232 <p>Sumber: https://media.beritagar.id/2021-06/1080x1080_cb7a040baca3c004a2a818905d9f3e6b940ca69e.png</p>
232 <p>Sumber: https://media.beritagar.id/2021-06/1080x1080_cb7a040baca3c004a2a818905d9f3e6b940ca69e.png</p>
233 <p>6. Pernyataan yang benar berdasarkan Peta Kepadatan Penduduk Indonesia Menurut Provinsi 2020, yaitu ….</p>
233 <p>6. Pernyataan yang benar berdasarkan Peta Kepadatan Penduduk Indonesia Menurut Provinsi 2020, yaitu ….</p>
234 <p>a. Provinsi Maluku kepadatan penduduknya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Provinsi Sumatra Selatan</p>
234 <p>a. Provinsi Maluku kepadatan penduduknya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Provinsi Sumatra Selatan</p>
235 <p>b. Pulau Jawa merupakan pulau terpadat di dunia</p>
235 <p>b. Pulau Jawa merupakan pulau terpadat di dunia</p>
236 <p>c. Pulau Papua merupakan pulau yang paling rendah kualitas penduduknya</p>
236 <p>c. Pulau Papua merupakan pulau yang paling rendah kualitas penduduknya</p>
237 <p>d. Provinsi Kalimantan Barat kepadatan penduduknya lebih tinggi dari Provinsi Sumatra Barat</p>
237 <p>d. Provinsi Kalimantan Barat kepadatan penduduknya lebih tinggi dari Provinsi Sumatra Barat</p>
238 <p>e. Provinsi Bali kepadatan penduduknya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Provinsi Sumatra Utara</p>
238 <p>e. Provinsi Bali kepadatan penduduknya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Provinsi Sumatra Utara</p>
239 <p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
239 <p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
240 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
240 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
241 <p>Berdasarkan Peta Kepadatan Penduduk Indonesia Menurut Provinsi 2020 tersebut jelas diketahui Provinsi Bali kepadatan penduduknya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Provinsi Sumatra Utara. Provinsi Bali kepadatan penduduknya ditandai dengan warna merah tua sebesar 500-15.000jiwa/km2, sedangkan Provinsi Sumatra Utara ditandai dengan warna merah sebesar 100-500 jiwa/km2.</p>
241 <p>Berdasarkan Peta Kepadatan Penduduk Indonesia Menurut Provinsi 2020 tersebut jelas diketahui Provinsi Bali kepadatan penduduknya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Provinsi Sumatra Utara. Provinsi Bali kepadatan penduduknya ditandai dengan warna merah tua sebesar 500-15.000jiwa/km2, sedangkan Provinsi Sumatra Utara ditandai dengan warna merah sebesar 100-500 jiwa/km2.</p>
242 <ul><li>Jawaban A tidak tepat karena Maluku kepadatan penduduknya lebih besar dari pada Sumatra Selatan.</li>
242 <ul><li>Jawaban A tidak tepat karena Maluku kepadatan penduduknya lebih besar dari pada Sumatra Selatan.</li>
243 <li>Jawaban B tidak tepat karena Pulau Jawa bukan merupakan pulau terpadat di dunia.</li>
243 <li>Jawaban B tidak tepat karena Pulau Jawa bukan merupakan pulau terpadat di dunia.</li>
244 <li>Jawaban C tidak melihat kualitas penduduk.</li>
244 <li>Jawaban C tidak melihat kualitas penduduk.</li>
245 <li>Jawaban D Provinsi Kalimantan Barat lebih rendah kepadatan penduduknya jika dibandingkan dengan Sumatra Barat.</li>
245 <li>Jawaban D Provinsi Kalimantan Barat lebih rendah kepadatan penduduknya jika dibandingkan dengan Sumatra Barat.</li>
246 </ul><p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
246 </ul><p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
247 <h2>SEJARAH</h2>
247 <h2>SEJARAH</h2>
248 <p><strong>Topik: Pendudukan Jepang di Indonesia</strong><strong>Subtopik: Kebijakan Masa Jepang</strong><strong>Level: Easy</strong></p>
248 <p><strong>Topik: Pendudukan Jepang di Indonesia</strong><strong>Subtopik: Kebijakan Masa Jepang</strong><strong>Level: Easy</strong></p>
249 <p>1. Pemerintahan Militer Angkatan Laut Jepang (Armada Selatan Ke-2) berpusat di ….</p>
249 <p>1. Pemerintahan Militer Angkatan Laut Jepang (Armada Selatan Ke-2) berpusat di ….</p>
250 <p>a. Jakarta</p>
250 <p>a. Jakarta</p>
251 <p>b. Sulawesi</p>
251 <p>b. Sulawesi</p>
252 <p>c. Makassar</p>
252 <p>c. Makassar</p>
253 <p>d. Bukittinggi</p>
253 <p>d. Bukittinggi</p>
254 <p>e. Kalimantan</p>
254 <p>e. Kalimantan</p>
255 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
255 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
256 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
256 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
257 <p>Pada masa pendudukan Jepang terdapat tiga pemerintahan militer, yakni:</p>
257 <p>Pada masa pendudukan Jepang terdapat tiga pemerintahan militer, yakni:</p>
258 <ul><li>Pemerintahan Militer Angkatan Darat (Tentara Ke-25) untuk Sumatra dengan pusatnya di Bukittinggi.</li>
258 <ul><li>Pemerintahan Militer Angkatan Darat (Tentara Ke-25) untuk Sumatra dengan pusatnya di Bukittinggi.</li>
259 <li>Pemerintahan Militer Angkatan Darat (Tentara Ke-16) untuk Jawa dan Madura dengan pusatnya di Jakarta.</li>
259 <li>Pemerintahan Militer Angkatan Darat (Tentara Ke-16) untuk Jawa dan Madura dengan pusatnya di Jakarta.</li>
260 <li>Pemerintahan Militer Angkatan Laut (Armada Selatan Ke-2) untuk Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku dengan pusatnya di Makassar.</li>
260 <li>Pemerintahan Militer Angkatan Laut (Armada Selatan Ke-2) untuk Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku dengan pusatnya di Makassar.</li>
261 </ul><p><strong> Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
261 </ul><p><strong> Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
262 <p><strong>Baca Juga:<a>Kehidupan Bangsa Indonesia pada Masa Pendudukan Jepang </a></strong></p>
262 <p><strong>Baca Juga:<a>Kehidupan Bangsa Indonesia pada Masa Pendudukan Jepang </a></strong></p>
263 <p><strong>Topik: Tokoh Pejuang Kemerdekaan</strong><strong>Subtopik: Tokoh Nasional</strong><strong>Level: Medium</strong></p>
263 <p><strong>Topik: Tokoh Pejuang Kemerdekaan</strong><strong>Subtopik: Tokoh Nasional</strong><strong>Level: Medium</strong></p>
264 <p>2. Perhatikan data berikut ini!</p>
264 <p>2. Perhatikan data berikut ini!</p>
265 <p>(1)<em> Medan</em><em>Priaji</em><em></em>(2)<em> Tjahaja</em>(3)<em>Soenda Berita</em>(4)<em> Bintang Timur</em></p>
265 <p>(1)<em> Medan</em><em>Priaji</em><em></em>(2)<em> Tjahaja</em>(3)<em>Soenda Berita</em>(4)<em> Bintang Timur</em></p>
266 <p>Dari pernyataan di atas, surat kabar yang didirikan oleh Tirto Adhi Suryo, di antaranya adalah …</p>
266 <p>Dari pernyataan di atas, surat kabar yang didirikan oleh Tirto Adhi Suryo, di antaranya adalah …</p>
267 <p>a. 1, 2, dan 3 SAJA yang benar.</p>
267 <p>a. 1, 2, dan 3 SAJA yang benar.</p>
268 <p>b. 1 dan 3 SAJA yang benar.</p>
268 <p>b. 1 dan 3 SAJA yang benar.</p>
269 <p>c. 2 dan 4 SAJA yang benar.</p>
269 <p>c. 2 dan 4 SAJA yang benar.</p>
270 <p>d. HANYA 4 yang benar.</p>
270 <p>d. HANYA 4 yang benar.</p>
271 <p>e. SEMUA pilihan benar.</p>
271 <p>e. SEMUA pilihan benar.</p>
272 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
272 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
273 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
273 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
274 <p>Dari data di atas, surat kabar yang didirikan oleh Tirto Adi Suryo adalah Soenda Berita dan Medan Prijaji. Pada saat itu, Tirto memanfaatkan surat kabar sebagai salah satu media untuk menyadarkan masyarakat atas ketidakadilan dan kerugian bangsa Indonesia akibat penjajahan.</p>
274 <p>Dari data di atas, surat kabar yang didirikan oleh Tirto Adi Suryo adalah Soenda Berita dan Medan Prijaji. Pada saat itu, Tirto memanfaatkan surat kabar sebagai salah satu media untuk menyadarkan masyarakat atas ketidakadilan dan kerugian bangsa Indonesia akibat penjajahan.</p>
275 <p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
275 <p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
276 <p><strong>Topik: Perang Dunia I dan II</strong><strong>Subtopik: Medan Pertempuran Perang Dunia I</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
276 <p><strong>Topik: Perang Dunia I dan II</strong><strong>Subtopik: Medan Pertempuran Perang Dunia I</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
277 <p>3. Dalam Perang Dunia I, Amerika Serikat baru menyatakan perang terhadap Jerman pada bulan April 1917. Keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Dunia I yang terjadi di Eropa disebabkan oleh ….</p>
277 <p>3. Dalam Perang Dunia I, Amerika Serikat baru menyatakan perang terhadap Jerman pada bulan April 1917. Keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Dunia I yang terjadi di Eropa disebabkan oleh ….</p>
278 <p>a. Ikatan persaudaraan antara rakyat Amerika Serikat dengan Inggris</p>
278 <p>a. Ikatan persaudaraan antara rakyat Amerika Serikat dengan Inggris</p>
279 <p>b. Terganggunya jalur niaga Amerika Serikat-Inggris</p>
279 <p>b. Terganggunya jalur niaga Amerika Serikat-Inggris</p>
280 <p>c. Adanya semangat Pan-Jermanisme di Eropa</p>
280 <p>c. Adanya semangat Pan-Jermanisme di Eropa</p>
281 <p>d. Terbongkarnya telegram Zimmermann</p>
281 <p>d. Terbongkarnya telegram Zimmermann</p>
282 <p>e. Adanya perjanjian Reinsurance Treaty antara Amerika Serikat dan Inggris</p>
282 <p>e. Adanya perjanjian Reinsurance Treaty antara Amerika Serikat dan Inggris</p>
283 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
283 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
284 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
284 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
285 <p>Keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Dunia I di Eropa terjadi pasca terbongkarnya telegram Zimmermann yang dikirimkan oleh Jerman ke Meksiko. Telegram tersebut berisi ajakan dari Jerman kepada Meksiko untuk menyerang Amerika Serikat. Jerman bahkan berjanji akan memberikan bantuan persenjataan kepada Meksiko jika mau membantu Jerman menyerang Amerika Serikat.</p>
285 <p>Keterlibatan Amerika Serikat dalam Perang Dunia I di Eropa terjadi pasca terbongkarnya telegram Zimmermann yang dikirimkan oleh Jerman ke Meksiko. Telegram tersebut berisi ajakan dari Jerman kepada Meksiko untuk menyerang Amerika Serikat. Jerman bahkan berjanji akan memberikan bantuan persenjataan kepada Meksiko jika mau membantu Jerman menyerang Amerika Serikat.</p>
286 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
286 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
287 <p><strong>Baca Juga:<a>Perang Dunia I dan Kegagalan LBB dalam Menciptakan Perdamaian Dunia</a></strong></p>
287 <p><strong>Baca Juga:<a>Perang Dunia I dan Kegagalan LBB dalam Menciptakan Perdamaian Dunia</a></strong></p>
288 <p><strong>Topik: Perang Dunia I dan II</strong><strong>Subtopik: PBB</strong><strong>Level: Medium</strong></p>
288 <p><strong>Topik: Perang Dunia I dan II</strong><strong>Subtopik: PBB</strong><strong>Level: Medium</strong></p>
289 <p>4. Perbedaan antara Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di antaranya adalah …</p>
289 <p>4. Perbedaan antara Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di antaranya adalah …</p>
290 <p>a. PBB tidak memiliki pasukan keamanan khusus, sementara LBB memiliki pasukan keamanan khusus.</p>
290 <p>a. PBB tidak memiliki pasukan keamanan khusus, sementara LBB memiliki pasukan keamanan khusus.</p>
291 <p>b. PBB memiliki struktur yang lengkap, sementara LBB memiliki struktur terbatas.</p>
291 <p>b. PBB memiliki struktur yang lengkap, sementara LBB memiliki struktur terbatas.</p>
292 <p>c. PBB memiliki struktur yang terbatas, sedangkan LBB memiliki struktur yang lengkap.</p>
292 <p>c. PBB memiliki struktur yang terbatas, sedangkan LBB memiliki struktur yang lengkap.</p>
293 <p>d. LBB mempunyai sumber dana yang besar, sedangkan LBB mempunyai dana yang tidak terbatas.</p>
293 <p>d. LBB mempunyai sumber dana yang besar, sedangkan LBB mempunyai dana yang tidak terbatas.</p>
294 <p>e. LBB didukung oleh negara-negara besar, sedangkan PBB hanya didukung negara-negara secara sukarela.</p>
294 <p>e. LBB didukung oleh negara-negara besar, sedangkan PBB hanya didukung negara-negara secara sukarela.</p>
295 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
295 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
296 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
296 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
297 <p>Liga Bangsa-Bangsa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa merupakan dua organisasi dunia yang bertujuan untuk menjaga perdamaian. Meski demikian, kedua organisasi ini memiliki beberapa perbedaan, di antaranya sebagai berikut:</p>
297 <p>Liga Bangsa-Bangsa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa merupakan dua organisasi dunia yang bertujuan untuk menjaga perdamaian. Meski demikian, kedua organisasi ini memiliki beberapa perbedaan, di antaranya sebagai berikut:</p>
298 <ul><li>PBB didukung oleh negara-negara besar sedangkan LBB hanya didukung oleh negara negara pemenang Perang Dunia I.</li>
298 <ul><li>PBB didukung oleh negara-negara besar sedangkan LBB hanya didukung oleh negara negara pemenang Perang Dunia I.</li>
299 <li>PBB memiliki struktur organisasi yang lengkap seperti Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, Sekretariat, Mahkamah Internasional dll berbeda dengan LBB yang memiliki struktur organisasi yang terbatas.</li>
299 <li>PBB memiliki struktur organisasi yang lengkap seperti Dewan Keamanan, Dewan Ekonomi dan Sosial, Sekretariat, Mahkamah Internasional dll berbeda dengan LBB yang memiliki struktur organisasi yang terbatas.</li>
300 <li>PBB memiliki pasukan khusus perdamaian dunia sedangkan LBB tidak memiliki pasukan khusus perdamaian.</li>
300 <li>PBB memiliki pasukan khusus perdamaian dunia sedangkan LBB tidak memiliki pasukan khusus perdamaian.</li>
301 <li>PBB mempunyai sumber dana yang sangat besar berbeda dengan LBB yang masih terbatas.</li>
301 <li>PBB mempunyai sumber dana yang sangat besar berbeda dengan LBB yang masih terbatas.</li>
302 <li>PBB mempunyai anggota yang tersebar diseluruh dunia, sedangkan LBB kebanyakan berasal dari Eropa.</li>
302 <li>PBB mempunyai anggota yang tersebar diseluruh dunia, sedangkan LBB kebanyakan berasal dari Eropa.</li>
303 </ul><p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
303 </ul><p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
304 <p><strong>Topik: Perang Dunia I dan II</strong><strong>Subtopik: Perang II di Eropa dimulai</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
304 <p><strong>Topik: Perang Dunia I dan II</strong><strong>Subtopik: Perang II di Eropa dimulai</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
305 <p>5. Pada tahun 1939, Jerman dan Uni Soviet menandatangani Perjanjian Non-Agresi. Perjanjian ini ternyata dilanggar oleh Jerman pada tahun 1941. Jerman mengerahkan pasukannya ke Uni Soviet dan berusaha menaklukkan Moskow. Berdasarkan peristiwa di atas, alasan Jerman memilih untuk menyerang Uni Soviet dan melanggar Perjanjian Non-Agresi adalah …</p>
305 <p>5. Pada tahun 1939, Jerman dan Uni Soviet menandatangani Perjanjian Non-Agresi. Perjanjian ini ternyata dilanggar oleh Jerman pada tahun 1941. Jerman mengerahkan pasukannya ke Uni Soviet dan berusaha menaklukkan Moskow. Berdasarkan peristiwa di atas, alasan Jerman memilih untuk menyerang Uni Soviet dan melanggar Perjanjian Non-Agresi adalah …</p>
306 <p>a. Jerman ingin membalas kekalahan pada Perang Dunia I.</p>
306 <p>a. Jerman ingin membalas kekalahan pada Perang Dunia I.</p>
307 <p>b. Jerman membutuhkan sumber daya alam yang tersedia di Uni Soviet.</p>
307 <p>b. Jerman membutuhkan sumber daya alam yang tersedia di Uni Soviet.</p>
308 <p>c. Uni Soviet menolak berkoalisi untuk melawan Inggris.</p>
308 <p>c. Uni Soviet menolak berkoalisi untuk melawan Inggris.</p>
309 <p>d. Uni Soviet membangun persekutuan dengan Inggris.</p>
309 <p>d. Uni Soviet membangun persekutuan dengan Inggris.</p>
310 <p>e. Uni Soviet menyuplai bahan bakar minyak ke Inggris.</p>
310 <p>e. Uni Soviet menyuplai bahan bakar minyak ke Inggris.</p>
311 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
311 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
312 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
312 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
313 <p>Serangan Jerman ke wilayah Uni Soviet merupakan salah satu langkah Jerman untuk memenuhi kebutuhan perang Jerman pada saat Perang Dunia II. Jerman membutuhkan sumber daya alam yang tersedia di Uni Soviet seperti minyak bumi yang ada di Kaukakus dan gandum yang ada di Ukraina.</p>
313 <p>Serangan Jerman ke wilayah Uni Soviet merupakan salah satu langkah Jerman untuk memenuhi kebutuhan perang Jerman pada saat Perang Dunia II. Jerman membutuhkan sumber daya alam yang tersedia di Uni Soviet seperti minyak bumi yang ada di Kaukakus dan gandum yang ada di Ukraina.</p>
314 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
314 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
315 <p><strong>Topik: Perang Dunia I dan II Subtopik: PBB Level Kognitif: Medium</strong></p>
315 <p><strong>Topik: Perang Dunia I dan II Subtopik: PBB Level Kognitif: Medium</strong></p>
316 <p>6. Berikut adalah tujuan pokok pendirian Perserikatan Bangsa-Bangsa …. </p>
316 <p>6. Berikut adalah tujuan pokok pendirian Perserikatan Bangsa-Bangsa …. </p>
317 <p>a. memungut iuran rutin tahunan kepada semua negara anggota PBB </p>
317 <p>a. memungut iuran rutin tahunan kepada semua negara anggota PBB </p>
318 <p>b. memungut iuran rutin tahunan kepada semua negara anggota PBB </p>
318 <p>b. memungut iuran rutin tahunan kepada semua negara anggota PBB </p>
319 <p>c. mendukung setiap langkah yang diambil oleh negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB</p>
319 <p>c. mendukung setiap langkah yang diambil oleh negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB</p>
320 <p>d. mendukung setiap langkah yang diambil oleh negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB</p>
320 <p>d. mendukung setiap langkah yang diambil oleh negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB</p>
321 <p>e. menyelesaikan konflik atau pertikaian-pertikaian internasional dengan jalan damai, serta sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan hukum internasional</p>
321 <p>e. menyelesaikan konflik atau pertikaian-pertikaian internasional dengan jalan damai, serta sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan hukum internasional</p>
322 <p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
322 <p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
323 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
323 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
324 <p>Sebagai organisasi internasional, PBB memiliki peran utama untuk menjaga perdamaian dunia. Sejalan dengan hal tersebut, secara spesifik PBB memiliki tujuan-tujuan spesifik sebagai berikut.</p>
324 <p>Sebagai organisasi internasional, PBB memiliki peran utama untuk menjaga perdamaian dunia. Sejalan dengan hal tersebut, secara spesifik PBB memiliki tujuan-tujuan spesifik sebagai berikut.</p>
325 <ul><li>Memelihara perdamaian dan keamanan internasional, serta melakukan tindakan-tindakan bersama yang efektif untuk mencegah dan melenyapkan ancaman terhadap pelanggaran-pelanggaran perdamaian.</li>
325 <ul><li>Memelihara perdamaian dan keamanan internasional, serta melakukan tindakan-tindakan bersama yang efektif untuk mencegah dan melenyapkan ancaman terhadap pelanggaran-pelanggaran perdamaian.</li>
326 <li>Menyelesaikan konflik atau pertikaian-pertikaian internasional dengan jalan damai, serta sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan hukum internasional.</li>
326 <li>Menyelesaikan konflik atau pertikaian-pertikaian internasional dengan jalan damai, serta sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan hukum internasional.</li>
327 <li>Mengembangkan hubungan persahabatan antar bangsa berdasarkan prinsip persamaan hak dan mengambil tindakan-tindakan lain yang wajar untuk memperteguh perdamaian universal.</li>
327 <li>Mengembangkan hubungan persahabatan antar bangsa berdasarkan prinsip persamaan hak dan mengambil tindakan-tindakan lain yang wajar untuk memperteguh perdamaian universal.</li>
328 <li>Mengadakan kerja sama internasional guna memecahkan persoalan-persoalan internasional di bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, dan permasalah kemanusiaan sebagai upaya mempromosikan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan fundamental.</li>
328 <li>Mengadakan kerja sama internasional guna memecahkan persoalan-persoalan internasional di bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, dan permasalah kemanusiaan sebagai upaya mempromosikan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan fundamental.</li>
329 <li>Menjadi pusat bagi penyelarasan segala tindakan bangsa-bangsa dunia dalam rangka mencapai tujuan bersama tersebut.</li>
329 <li>Menjadi pusat bagi penyelarasan segala tindakan bangsa-bangsa dunia dalam rangka mencapai tujuan bersama tersebut.</li>
330 </ul><p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E. </strong></p>
330 </ul><p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E. </strong></p>
331 <h2>SOSIOLOGI</h2>
331 <h2>SOSIOLOGI</h2>
332 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik: Beberapa Tokoh Teori Konflik dan Pemikirannya</strong><strong>Level: LOTS</strong></p>
332 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik: Beberapa Tokoh Teori Konflik dan Pemikirannya</strong><strong>Level: LOTS</strong></p>
333 <p>1. Setiap unsur di dalam suatu masyarakat memberikan sumbangan bagi terjadinya disintegrasi dan perubahan sosial. Hal ini pandangan dari ….</p>
333 <p>1. Setiap unsur di dalam suatu masyarakat memberikan sumbangan bagi terjadinya disintegrasi dan perubahan sosial. Hal ini pandangan dari ….</p>
334 <p>a. Ralf Dahrendorf</p>
334 <p>a. Ralf Dahrendorf</p>
335 <p>b. Karl Marx</p>
335 <p>b. Karl Marx</p>
336 <p>c. Max Weber</p>
336 <p>c. Max Weber</p>
337 <p>d. Emile Durkheim</p>
337 <p>d. Emile Durkheim</p>
338 <p>e. George Simmel</p>
338 <p>e. George Simmel</p>
339 <p><strong>Kunci Jawaban: A</strong></p>
339 <p><strong>Kunci Jawaban: A</strong></p>
340 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
340 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
341 <p>Ada beberapa anggapan dasar berkenaan dengan konflik menurut Ralf Dahrendorf, yaitu sebagai berikut:</p>
341 <p>Ada beberapa anggapan dasar berkenaan dengan konflik menurut Ralf Dahrendorf, yaitu sebagai berikut:</p>
342 <ul><li>Setiap masyarakat senantiasa berada dalam proses perubahan yang tiada akhir.</li>
342 <ul><li>Setiap masyarakat senantiasa berada dalam proses perubahan yang tiada akhir.</li>
343 <li>Setiap masyarakat mengandung konflik-konflik di dalam dirinya, dengan kata lain konflik adalah gejala yang melekat di dalam setiap masyarakat. Artinya, setiap individu cenderung memiliki potensi konflik dalam dirinya.</li>
343 <li>Setiap masyarakat mengandung konflik-konflik di dalam dirinya, dengan kata lain konflik adalah gejala yang melekat di dalam setiap masyarakat. Artinya, setiap individu cenderung memiliki potensi konflik dalam dirinya.</li>
344 <li>Setiap unsur di dalam suatu masyarakat memberikan sumbangan bagi terjadinya disintegrasi dan perubahan sosial.</li>
344 <li>Setiap unsur di dalam suatu masyarakat memberikan sumbangan bagi terjadinya disintegrasi dan perubahan sosial.</li>
345 <li>Setiap masyarakat terintegrasi di atas penguasaan atau dominasi oleh sejumlah orang atas sejumlah orang yang lain.</li>
345 <li>Setiap masyarakat terintegrasi di atas penguasaan atau dominasi oleh sejumlah orang atas sejumlah orang yang lain.</li>
346 </ul><p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
346 </ul><p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
347 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik: Faktor Penyebab Konflik Sosial</strong><strong>Level:</strong><strong>MOTS</strong></p>
347 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik: Faktor Penyebab Konflik Sosial</strong><strong>Level:</strong><strong>MOTS</strong></p>
348 <p>2. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa oleh individu yang terlibat dalam suatu interaksi. Pada prinsipnya, penyebab terjadinya konflik adalah ….</p>
348 <p>2. Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa oleh individu yang terlibat dalam suatu interaksi. Pada prinsipnya, penyebab terjadinya konflik adalah ….</p>
349 <p>a. Adanya kemampuan untuk mengendalikan suatu masyarakat</p>
349 <p>a. Adanya kemampuan untuk mengendalikan suatu masyarakat</p>
350 <p>b. Apabila seseorang atau sekelompok orang terhalang upayanya dalam mencapai tujuan</p>
350 <p>b. Apabila seseorang atau sekelompok orang terhalang upayanya dalam mencapai tujuan</p>
351 <p>c. Adanya pihak-pihak yang sengaja menciptakan konflik agar tercapainya suatu tujuan tertentu</p>
351 <p>c. Adanya pihak-pihak yang sengaja menciptakan konflik agar tercapainya suatu tujuan tertentu</p>
352 <p>d. Apabila kelompok mayoritas mendiskriminasi kelompok minoritas</p>
352 <p>d. Apabila kelompok mayoritas mendiskriminasi kelompok minoritas</p>
353 <p>e. Menciptakan situasi yang diinginkan oleh sekelompok orang</p>
353 <p>e. Menciptakan situasi yang diinginkan oleh sekelompok orang</p>
354 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
354 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
355 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
355 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
356 <p>Konflik merupakan bagian dari sebuah proses interaksi sosial manusia untuk mencapai tujuan atau harapan. Sebagai proses sosial, konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu yang terlibat dalam suatu interaksi. Perbedaan-perbedaan tersebut meliputi perbedaan fisik, kepentingan, kebutuhan, pengetahuan, adat istiadat, dan keyakinan. Pada prinsipnya, suatu konflik dapat terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang terhalang upayanya dalam mencapai tujuan. Hal itu dapat disebabkan perbedaan pandangan terhadap tujuan itu sendiri, norma-norma sosial (yang ingin diubah), ataupun terhadap tindakan dalam masyarakat.</p>
356 <p>Konflik merupakan bagian dari sebuah proses interaksi sosial manusia untuk mencapai tujuan atau harapan. Sebagai proses sosial, konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu yang terlibat dalam suatu interaksi. Perbedaan-perbedaan tersebut meliputi perbedaan fisik, kepentingan, kebutuhan, pengetahuan, adat istiadat, dan keyakinan. Pada prinsipnya, suatu konflik dapat terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang terhalang upayanya dalam mencapai tujuan. Hal itu dapat disebabkan perbedaan pandangan terhadap tujuan itu sendiri, norma-norma sosial (yang ingin diubah), ataupun terhadap tindakan dalam masyarakat.</p>
357 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
357 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
358 <p><strong>Baca Juga:<a>Teori Konflik dan Faktor Penyebab Kekerasan Sosial</a></strong></p>
358 <p><strong>Baca Juga:<a>Teori Konflik dan Faktor Penyebab Kekerasan Sosial</a></strong></p>
359 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak Konflik Sosial</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
359 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak Konflik Sosial</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
360 <p>3. Dalam masa kampanye pemilihan presiden, perpecahan dan konflik antarwarga banyak terjadi. Perbedaan pilihan politik telah mengarah pada munculnya konflik agama hingga perpecahan di dalam keluarga. Hal ini dipandang sebagai ujian toleransi agama dan etnis di Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia.</p>
360 <p>3. Dalam masa kampanye pemilihan presiden, perpecahan dan konflik antarwarga banyak terjadi. Perbedaan pilihan politik telah mengarah pada munculnya konflik agama hingga perpecahan di dalam keluarga. Hal ini dipandang sebagai ujian toleransi agama dan etnis di Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia.</p>
361 <p>Dampak konflik sosial berdasarkan kutipan artikel tersebut adalah ….</p>
361 <p>Dampak konflik sosial berdasarkan kutipan artikel tersebut adalah ….</p>
362 <p>a. Menimbulkan luka fisik dan korban jiwa</p>
362 <p>a. Menimbulkan luka fisik dan korban jiwa</p>
363 <p>b. Menumbuhkan kesadaran politik warga</p>
363 <p>b. Menumbuhkan kesadaran politik warga</p>
364 <p>c. Mendorong warga bersikap etnosentrisme</p>
364 <p>c. Mendorong warga bersikap etnosentrisme</p>
365 <p>d. Menyebabkan disintegrasi antarwarga</p>
365 <p>d. Menyebabkan disintegrasi antarwarga</p>
366 <p>e. Menguatkan solidaritas antarwarga</p>
366 <p>e. Menguatkan solidaritas antarwarga</p>
367 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
367 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
368 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
368 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
369 <p>Berdasarkan uraian pada kutipan artikel tersebut, hal yang dirasakan masyarakat Indonesia yang mengalami gesekan akibat perbedaan politik menunjukkan adanya diskursus politik kebencian (<em>politics of hate</em>) yang semakin menguat. Pasalnya adalah terbelahnya persepsi masyarakat tentang kelayakan kepemimpinan nasional dan maraknya tindakan intoleransi dalam berbangsa. Fenomena politik kebencian saat ini tidak saja menimbulkan permusuhan berlarut (<em>protracted hostility</em>), tetapi juga memicu gejala disintegrasi bangsa. Perilaku politik semacam ini sungguh sangat berbahaya hingga dapat mengancam peradaban dan sistem kehidupan dalam bernegara.</p>
369 <p>Berdasarkan uraian pada kutipan artikel tersebut, hal yang dirasakan masyarakat Indonesia yang mengalami gesekan akibat perbedaan politik menunjukkan adanya diskursus politik kebencian (<em>politics of hate</em>) yang semakin menguat. Pasalnya adalah terbelahnya persepsi masyarakat tentang kelayakan kepemimpinan nasional dan maraknya tindakan intoleransi dalam berbangsa. Fenomena politik kebencian saat ini tidak saja menimbulkan permusuhan berlarut (<em>protracted hostility</em>), tetapi juga memicu gejala disintegrasi bangsa. Perilaku politik semacam ini sungguh sangat berbahaya hingga dapat mengancam peradaban dan sistem kehidupan dalam bernegara.</p>
370 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
370 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
371 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik: Jenis-Jenis Konflik Sosial</strong><strong>Level: MOTS</strong></p>
371 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik: Jenis-Jenis Konflik Sosial</strong><strong>Level: MOTS</strong></p>
372 <p>4. Faiz tidak belajar dengan sungguh-sungguh sehingga ia tidak dapat mengerjakan ujian dengan baik dan benar. Akibatnya, ia tidak lulus ujian. Menurut Ursula Lehr, uraian tersebut menggambarkan adanya konflik ….</p>
372 <p>4. Faiz tidak belajar dengan sungguh-sungguh sehingga ia tidak dapat mengerjakan ujian dengan baik dan benar. Akibatnya, ia tidak lulus ujian. Menurut Ursula Lehr, uraian tersebut menggambarkan adanya konflik ….</p>
373 <p>a. Dalam keluarga</p>
373 <p>a. Dalam keluarga</p>
374 <p>b. Antarkelas</p>
374 <p>b. Antarkelas</p>
375 <p>c. Di sekolah</p>
375 <p>c. Di sekolah</p>
376 <p>d. Antarteman</p>
376 <p>d. Antarteman</p>
377 <p>e. Peran sosial</p>
377 <p>e. Peran sosial</p>
378 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
378 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
379 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
379 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
380 <p>Salah satu bentuk konflik sosial menurut Ursula Lehr berupa konflik di sekolah. Konflik di sekolah dapat berupa konflik akibat tidak dapat mengikuti pelajaran, tidak lulus ujian, konflik hubungan antara guru dan murid, atau konflik tentang kedudukan di antara teman-teman sebaya di kelas.</p>
380 <p>Salah satu bentuk konflik sosial menurut Ursula Lehr berupa konflik di sekolah. Konflik di sekolah dapat berupa konflik akibat tidak dapat mengikuti pelajaran, tidak lulus ujian, konflik hubungan antara guru dan murid, atau konflik tentang kedudukan di antara teman-teman sebaya di kelas.</p>
381 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
381 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
382 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik: Upaya Pencegahan dan Pengendalian Konflik Sosial dan</strong><strong>Kekerasan</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
382 <p><strong>Topik: Konflik Sosial dan Kekerasan</strong><strong>Subtopik: Upaya Pencegahan dan Pengendalian Konflik Sosial dan</strong><strong>Kekerasan</strong><strong>Level: HOTS</strong></p>
383 <p>5. Margaret Paloma, sosiolog Amerika yang sering mengulas Teori Sosiologi Kontemporer, mengkritik dan menemukan kekurangan dari konsep katup penyelamat, yaitu berorientasi menyelamatkan struktur dengan mengabaikan faktor-faktor lain dalam konflik sosial dan struktur. Di bawah ini yang merupakan kekurangan dari konsep tersebut adalah ….</p>
383 <p>5. Margaret Paloma, sosiolog Amerika yang sering mengulas Teori Sosiologi Kontemporer, mengkritik dan menemukan kekurangan dari konsep katup penyelamat, yaitu berorientasi menyelamatkan struktur dengan mengabaikan faktor-faktor lain dalam konflik sosial dan struktur. Di bawah ini yang merupakan kekurangan dari konsep tersebut adalah ….</p>
384 <p>a. Kekuatan sosial yang berkonflik harus terorganisasi</p>
384 <p>a. Kekuatan sosial yang berkonflik harus terorganisasi</p>
385 <p>b. Tidak tercapainya keinginan dan kehendak peserta konflik</p>
385 <p>b. Tidak tercapainya keinginan dan kehendak peserta konflik</p>
386 <p>c. Pengendalian konflik bertujuan kepada keseimbangan sosial</p>
386 <p>c. Pengendalian konflik bertujuan kepada keseimbangan sosial</p>
387 <p>d. Lembaga sosial menjadi tempat sarana dan wadah peserta konflik</p>
387 <p>d. Lembaga sosial menjadi tempat sarana dan wadah peserta konflik</p>
388 <p>e. Adanya peran lembaga-lembaga sosial dalam pengendalian konflik</p>
388 <p>e. Adanya peran lembaga-lembaga sosial dalam pengendalian konflik</p>
389 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
389 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
390 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
390 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
391 <p>Margaret Paloma mengkritik bahwa katup penyelamat terlalu berorientasi kepada struktur sehingga mengabaikan faktor utama dalam pengendalian konflik, yaitu tercapainya keinginan dan kehendak peserta konflik. Katup penyelamat memegang peran cukup penting dalam mempertahankan atau ikut merobohkan suatu struktur atau sistem. Pada akhirnya, peserta konflik tidak merasa puas karena belum dapat menghancurkan struktur. Katup penyelamat sebenarnya tidak benar-benar dapat menyelamatkan.</p>
391 <p>Margaret Paloma mengkritik bahwa katup penyelamat terlalu berorientasi kepada struktur sehingga mengabaikan faktor utama dalam pengendalian konflik, yaitu tercapainya keinginan dan kehendak peserta konflik. Katup penyelamat memegang peran cukup penting dalam mempertahankan atau ikut merobohkan suatu struktur atau sistem. Pada akhirnya, peserta konflik tidak merasa puas karena belum dapat menghancurkan struktur. Katup penyelamat sebenarnya tidak benar-benar dapat menyelamatkan.</p>
392 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
392 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
393 <p><strong>Topik: Konflik Sosial</strong><strong>Subtopik: Jenis, Dampak, dan Upaya Penyelesaian Konflik</strong><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
393 <p><strong>Topik: Konflik Sosial</strong><strong>Subtopik: Jenis, Dampak, dan Upaya Penyelesaian Konflik</strong><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
394 <p><strong>Perhatikan ilustrasi berikut!</strong></p>
394 <p><strong>Perhatikan ilustrasi berikut!</strong></p>
395 <p>Sekelompok petani kecewa terhadap putusan pengadilan yang memenangkan gugatan pemerintah atas tindakan penggusuran lahan milik petani. Namun, akibat putusan tersebut, muncul kecemburuan dari kelompok petani yang lahan pertaniannya tergusur terhadap kelompok petani yang lahannya tidak mengalami penggusuran.</p>
395 <p>Sekelompok petani kecewa terhadap putusan pengadilan yang memenangkan gugatan pemerintah atas tindakan penggusuran lahan milik petani. Namun, akibat putusan tersebut, muncul kecemburuan dari kelompok petani yang lahan pertaniannya tergusur terhadap kelompok petani yang lahannya tidak mengalami penggusuran.</p>
396 <p>Konflik antarkelompok petani tersebut menggambarkan jenis konflik …. </p>
396 <p>Konflik antarkelompok petani tersebut menggambarkan jenis konflik …. </p>
397 <p>a. realistis dan vertikal </p>
397 <p>a. realistis dan vertikal </p>
398 <p>b. nonrealistis dan vertikal </p>
398 <p>b. nonrealistis dan vertikal </p>
399 <p>c. realistis dan horizontal </p>
399 <p>c. realistis dan horizontal </p>
400 <p>d. nonrealistis dan horizontal </p>
400 <p>d. nonrealistis dan horizontal </p>
401 <p>e. vertikal dan horizontal</p>
401 <p>e. vertikal dan horizontal</p>
402 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
402 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
403 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
403 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
404 <p>Lewis A. Coser membagi konflik menjadi dua jenis, yaitu konflik realistis dan nonrealistis. Konflik realistis adalah konflik yang bersumber dari adanya<strong>kekecewaan</strong>suatu kelompok terhadap kondisi tertentu sehingga berupaya untuk menentang keadaan yang terjadi.</p>
404 <p>Lewis A. Coser membagi konflik menjadi dua jenis, yaitu konflik realistis dan nonrealistis. Konflik realistis adalah konflik yang bersumber dari adanya<strong>kekecewaan</strong>suatu kelompok terhadap kondisi tertentu sehingga berupaya untuk menentang keadaan yang terjadi.</p>
405 <p>Sedangkan,<strong>konflik nonrealistis</strong>tidak berasal dari<strong>tujuan untuk melawan</strong><b>,</b>tetapi untuk menyalurkan kemarahannya kepada pihak lain sehingga terdapat pihak yang menjadi “kambing hitam” (pihak yang dikorbankan).Lalu, berdasarkan kedudukan pihaknya, konflik dibagi menjadi dua jenis, yaitu konflik vertikal dan horizontal. Konflik vertikal melibatkan pihak yang berbeda tingkatan sosialnya, sedangkan konflik horizontal melibatkan pihak yang memiliki kedudukan yang sama.</p>
405 <p>Sedangkan,<strong>konflik nonrealistis</strong>tidak berasal dari<strong>tujuan untuk melawan</strong><b>,</b>tetapi untuk menyalurkan kemarahannya kepada pihak lain sehingga terdapat pihak yang menjadi “kambing hitam” (pihak yang dikorbankan).Lalu, berdasarkan kedudukan pihaknya, konflik dibagi menjadi dua jenis, yaitu konflik vertikal dan horizontal. Konflik vertikal melibatkan pihak yang berbeda tingkatan sosialnya, sedangkan konflik horizontal melibatkan pihak yang memiliki kedudukan yang sama.</p>
406 <p>Konflik antarkelompok petani tersebut adalah konflik nonrealistis karena tujuan awalnya bukan untuk saling melawan, melainkan ada pihak yang menjadi kambing hitam. Dalam hal ini, kelompok petani yang lahannya tidak tergusur menjadi sasaran kemarahan dari petani yang tergusur sehingga terjadi konflik di antara mereka.</p>
406 <p>Konflik antarkelompok petani tersebut adalah konflik nonrealistis karena tujuan awalnya bukan untuk saling melawan, melainkan ada pihak yang menjadi kambing hitam. Dalam hal ini, kelompok petani yang lahannya tidak tergusur menjadi sasaran kemarahan dari petani yang tergusur sehingga terjadi konflik di antara mereka.</p>
407 <p>Selain itu, karena konflik tersebut terjadi di antara sesama petani (kedudukannya setara), maka dapat dikatakan bahwa konflik tersebut tergolong konflik horizontal. </p>
407 <p>Selain itu, karena konflik tersebut terjadi di antara sesama petani (kedudukannya setara), maka dapat dikatakan bahwa konflik tersebut tergolong konflik horizontal. </p>
408 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
408 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
409 <p>Nah, kalau kamu mau mengerjakan latihan soal lebih banyak lagi, kamu bisa cek di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>. Ada ribuan soal yang bisa membantu kamu mempersiapkan diri untuk menghadapi PTS, lho!</p>
409 <p>Nah, kalau kamu mau mengerjakan latihan soal lebih banyak lagi, kamu bisa cek di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>. Ada ribuan soal yang bisa membantu kamu mempersiapkan diri untuk menghadapi PTS, lho!</p>
410  
410