0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Nggak kerasa! Sebentar lagi PTS Semester Genap. Udah siap belum persiapannya? Yuk, pelajari kembali latihan soal PTS Kelas 10 IPS beserta pembahasannya berikut ini.</em></p>
1
<blockquote><p><em>Nggak kerasa! Sebentar lagi PTS Semester Genap. Udah siap belum persiapannya? Yuk, pelajari kembali latihan soal PTS Kelas 10 IPS beserta pembahasannya berikut ini.</em></p>
2
<p>-</p>
2
<p>-</p>
3
</blockquote><h2>MATEMATIKA</h2>
3
</blockquote><h2>MATEMATIKA</h2>
4
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Fungsi</a></strong></p>
4
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Fungsi</a></strong></p>
5
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Relasi dan Fungsi</a></strong></p>
5
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Relasi dan Fungsi</a></strong></p>
6
<p>1. Diketahui<em>f : R×R →R</em>yang didefinisikan<em>f (x, y)</em>= Nilai fungsi<em>f</em>jika<em>x = -1</em>dan<em>y = 2</em>adalah ..</p>
6
<p>1. Diketahui<em>f : R×R →R</em>yang didefinisikan<em>f (x, y)</em>= Nilai fungsi<em>f</em>jika<em>x = -1</em>dan<em>y = 2</em>adalah ..</p>
7
<p><strong>Kunci Jawaban: A</strong></p>
7
<p><strong>Kunci Jawaban: A</strong></p>
8
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
8
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
9
<p>Dilakukan substitusi<em>x</em>=-1 dan<em>y</em>=2 ke fungsi<em>f (x,y)</em>= sehingga didapat perhitungan berikut ini:</p>
9
<p>Dilakukan substitusi<em>x</em>=-1 dan<em>y</em>=2 ke fungsi<em>f (x,y)</em>= sehingga didapat perhitungan berikut ini:</p>
10
<p>Dengan demikian, nilai fungsi<em>f</em> jika<em>x</em>=-1 dan<em>y =</em>2 adalah </p>
10
<p>Dengan demikian, nilai fungsi<em>f</em> jika<em>x</em>=-1 dan<em>y =</em>2 adalah </p>
11
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
11
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
12
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi</strong></p>
12
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi</strong></p>
13
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Aljabar Fungsi</a></strong></p>
13
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Aljabar Fungsi</a></strong></p>
14
<p>2. Diketahui<em>f (x)</em>= x3+1 dan <em>g(x)</em>=3<em>x</em>-1. Nilai dari (<em>f∙g</em>) (-2) dan (-1) secara berturut-turut adalah ….</p>
14
<p>2. Diketahui<em>f (x)</em>= x3+1 dan <em>g(x)</em>=3<em>x</em>-1. Nilai dari (<em>f∙g</em>) (-2) dan (-1) secara berturut-turut adalah ….</p>
15
<ol><li>-49 dan -1</li>
15
<ol><li>-49 dan -1</li>
16
<li>-14 dan -1</li>
16
<li>-14 dan -1</li>
17
<li>-14 dan 0</li>
17
<li>-14 dan 0</li>
18
<li>49 dan -1</li>
18
<li>49 dan -1</li>
19
<li>49 dan 0</li>
19
<li>49 dan 0</li>
20
</ol><p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
20
</ol><p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
21
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
21
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
22
<p>Diketahui<em>f (x)</em>= x3+1 dan <em>g(x)</em>=3<em>x</em>-1. Akan ditentukan nilai (<em>f∙g</em>) (-2) dan (-1)</p>
22
<p>Diketahui<em>f (x)</em>= x3+1 dan <em>g(x)</em>=3<em>x</em>-1. Akan ditentukan nilai (<em>f∙g</em>) (-2) dan (-1)</p>
23
<p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
23
<p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
24
<p>Kemudian, perhatikan juga perhitungan berikut!</p>
24
<p>Kemudian, perhatikan juga perhitungan berikut!</p>
25
<p>Dengan demikian, nilai dari(<em>f∙g</em>) (-2) dan (-1). secara berturut-turut adalah 49 dan 0.</p>
25
<p>Dengan demikian, nilai dari(<em>f∙g</em>) (-2) dan (-1). secara berturut-turut adalah 49 dan 0.</p>
26
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
26
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
27
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Fungsi Komposisi dan Invers</a></strong></p>
27
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Fungsi Komposisi dan Invers</a></strong></p>
28
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Fungsi Komposisi</a></strong></p>
28
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Fungsi Komposisi</a></strong></p>
29
<p>3. Diketahui<em>f(x)</em>= 4x+6 dan<em>g(x)</em>= . Jika (f∘g) (a) = 6, maka nilai a yang memenuhi adalah ….</p>
29
<p>3. Diketahui<em>f(x)</em>= 4x+6 dan<em>g(x)</em>= . Jika (f∘g) (a) = 6, maka nilai a yang memenuhi adalah ….</p>
30
<ol><li>-9</li>
30
<ol><li>-9</li>
31
<li>2</li>
31
<li>2</li>
32
<li>3</li>
32
<li>3</li>
33
<li>6</li>
33
<li>6</li>
34
<li>12</li>
34
<li>12</li>
35
</ol><p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
35
</ol><p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
36
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
36
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
37
<p>Diketahui (f∘g) (a) = 6 dengan<em>f(x)</em>= 4x+6 dan<em>g(x)</em>= .</p>
37
<p>Diketahui (f∘g) (a) = 6 dengan<em>f(x)</em>= 4x+6 dan<em>g(x)</em>= .</p>
38
<p>Perhatikan perhitungan sebagai berikut.</p>
38
<p>Perhatikan perhitungan sebagai berikut.</p>
39
<p>Dengan demikian, nilai a yang memenuhi adalah 3.</p>
39
<p>Dengan demikian, nilai a yang memenuhi adalah 3.</p>
40
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
40
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
41
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi Komposisi dan Invers</strong></p>
41
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi Komposisi dan Invers</strong></p>
42
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Funsi Invers</strong></p>
42
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Funsi Invers</strong></p>
43
<p>4. Diketahui f dan g merupakan fungsi yang mempunyai invers. Jika<em>f(g(x))</em>=<em>x</em>- 4 dan<em>g (x-</em>2) = x+1, maka hasil dari f-1(2) + g-1(2) adalah ….</p>
43
<p>4. Diketahui f dan g merupakan fungsi yang mempunyai invers. Jika<em>f(g(x))</em>=<em>x</em>- 4 dan<em>g (x-</em>2) = x+1, maka hasil dari f-1(2) + g-1(2) adalah ….</p>
44
<ol><li>5</li>
44
<ol><li>5</li>
45
<li>6</li>
45
<li>6</li>
46
<li>7</li>
46
<li>7</li>
47
<li>8</li>
47
<li>8</li>
48
<li>9</li>
48
<li>9</li>
49
</ol><p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
49
</ol><p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
50
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
50
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
51
<p>Diketahui<em>f(g(x))</em>=<em>x</em>- 4 dan<em>g (x-</em>2) = x+1</p>
51
<p>Diketahui<em>f(g(x))</em>=<em>x</em>- 4 dan<em>g (x-</em>2) = x+1</p>
52
<p>Rumus fungsi dari<em>g(x) </em>dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
52
<p>Rumus fungsi dari<em>g(x) </em>dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
53
<p>Oleh karena itu, diperoleh<em>g (u)</em>=<em>u</em>+3 atau dapat ditulis sebagai<em>g(x)</em>= x+3.</p>
53
<p>Oleh karena itu, diperoleh<em>g (u)</em>=<em>u</em>+3 atau dapat ditulis sebagai<em>g(x)</em>= x+3.</p>
54
<p>Karena<em>f(g(x))</em>=<em>x</em>- 4, maka dapat ditentukan<em>f(x)</em>sebagai berikut.</p>
54
<p>Karena<em>f(g(x))</em>=<em>x</em>- 4, maka dapat ditentukan<em>f(x)</em>sebagai berikut.</p>
55
<p>Diperoleh<em>f (u)</em>= u - 7 atau dapat ditulis sebagai<em>f(x)</em>= x-7.</p>
55
<p>Diperoleh<em>f (u)</em>= u - 7 atau dapat ditulis sebagai<em>f(x)</em>= x-7.</p>
56
<p>Kemudian,<em>g-1(x)</em>dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
56
<p>Kemudian,<em>g-1(x)</em>dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
57
<p>Didapat<em>g-1(x)</em>= x-3 sehingga<em>g-1(2)</em>= 2-3 =-1.</p>
57
<p>Didapat<em>g-1(x)</em>= x-3 sehingga<em>g-1(2)</em>= 2-3 =-1.</p>
58
<p>Selanjutnya,<em>f<em>-</em>1(x)</em>dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
58
<p>Selanjutnya,<em>f<em>-</em>1(x)</em>dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
59
<p>Didapat<em>f<em>-</em>1(x)</em>= x+7 sehingga<em>f-1(2)</em>= 2+7 = 9.</p>
59
<p>Didapat<em>f<em>-</em>1(x)</em>= x+7 sehingga<em>f-1(2)</em>= 2+7 = 9.</p>
60
<p>Dengan demikian, hasil dari<em>f<em>-</em>1(2) + g-1(2)</em>= -1+9 = 8.</p>
60
<p>Dengan demikian, hasil dari<em>f<em>-</em>1(2) + g-1(2)</em>= -1+9 = 8.</p>
61
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
61
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
62
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi Komposisi dan Invers</strong></p>
62
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi Komposisi dan Invers</strong></p>
63
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Invers Fungsi Komposisi</strong></p>
63
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Invers Fungsi Komposisi</strong></p>
64
<ol><li>4</li>
64
<ol><li>4</li>
65
<li>3</li>
65
<li>3</li>
66
<li>2</li>
66
<li>2</li>
67
<li>-2</li>
67
<li>-2</li>
68
<li>-3</li>
68
<li>-3</li>
69
</ol><p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
69
</ol><p><strong>Kunci Jawaban: E</strong></p>
70
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
70
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
71
<p>Diketahui bahwa </p>
71
<p>Diketahui bahwa </p>
72
<p>Perhatikan bentuk berikut!</p>
72
<p>Perhatikan bentuk berikut!</p>
73
<p>Dapat diperhatikan bahwa yang ditanyakan adalah nilai dari <em>f(3)</em>.</p>
73
<p>Dapat diperhatikan bahwa yang ditanyakan adalah nilai dari <em>f(3)</em>.</p>
74
<p>Jika dimisalkan 2<em>x</em>-5=3, maka didapat nilai <em>x</em> sebagai berikut.</p>
74
<p>Jika dimisalkan 2<em>x</em>-5=3, maka didapat nilai <em>x</em> sebagai berikut.</p>
75
<p>Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
75
<p>Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
76
<p>Selanjutnya, ingat sifat fungsi invers berikut!</p>
76
<p>Selanjutnya, ingat sifat fungsi invers berikut!</p>
77
<p>Akibatnya, jika , maka berlaku bahwa Misalkan<em>f(3) = k</em>, maka didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
77
<p>Akibatnya, jika , maka berlaku bahwa Misalkan<em>f(3) = k</em>, maka didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
78
<p>Ingat kembali jika , maka berlaku bahwa . Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
78
<p>Ingat kembali jika , maka berlaku bahwa . Akibatnya, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
79
<p>Karena telah dimisalkan sebelumnya bahwa<em>f(3)=k</em>, maka dapat disimpulkan bahwa<em>f(3)</em>=-3.</p>
79
<p>Karena telah dimisalkan sebelumnya bahwa<em>f(3)=k</em>, maka dapat disimpulkan bahwa<em>f(3)</em>=-3.</p>
80
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
80
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
81
<h2>EKONOMI</h2>
81
<h2>EKONOMI</h2>
82
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>OJK dan Lembaga Keuangan Perbankan</a>⚡️</strong></p>
82
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>OJK dan Lembaga Keuangan Perbankan</a>⚡️</strong></p>
83
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: OJK</strong></p>
83
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: OJK</strong></p>
84
<p>1. Tujuan dibentuknya OJK adalah untuk menggantikan peran ….</p>
84
<p>1. Tujuan dibentuknya OJK adalah untuk menggantikan peran ….</p>
85
<ol><li>Bapepam - LK dan menteri keuangan</li>
85
<ol><li>Bapepam - LK dan menteri keuangan</li>
86
<li>Bapepam - LK dan Dirjen pajak</li>
86
<li>Bapepam - LK dan Dirjen pajak</li>
87
<li>Bapepam - LK dan BI</li>
87
<li>Bapepam - LK dan BI</li>
88
<li>Menteri keuangan dan BI</li>
88
<li>Menteri keuangan dan BI</li>
89
<li>Menteri keuangan dan Dirjen pajak</li>
89
<li>Menteri keuangan dan Dirjen pajak</li>
90
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
90
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
91
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
91
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
92
<p><strong>OJK didirikan untuk menggantikan peran Bapepam-LK</strong>dalam pengaturan dan pengawasan pasar modal dan lembaga keuangan, serta menggantikan<strong>peran Bank Indonesia</strong>dalam pengaturan dan pengawasan bank, serta untuk melindungi konsumen industri jasa keuangan.</p>
92
<p><strong>OJK didirikan untuk menggantikan peran Bapepam-LK</strong>dalam pengaturan dan pengawasan pasar modal dan lembaga keuangan, serta menggantikan<strong>peran Bank Indonesia</strong>dalam pengaturan dan pengawasan bank, serta untuk melindungi konsumen industri jasa keuangan.</p>
93
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C.</strong></p>
93
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah C.</strong></p>
94
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Lembaga Keuangan Non Perbankan</a>⚡️</strong></p>
94
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Lembaga Keuangan Non Perbankan</a>⚡️</strong></p>
95
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Pasar Modal (Pengertian, Fungsi, dan Peran)</a></strong></p>
95
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Pasar Modal (Pengertian, Fungsi, dan Peran)</a></strong></p>
96
<p><strong>Perhatikan matriks jenis lembaga keuangan berikut!</strong></p>
96
<p><strong>Perhatikan matriks jenis lembaga keuangan berikut!</strong></p>
97
<p> </p>
97
<p> </p>
98
<p>2. Lembaga keuangan di atas yang termasuk lembaga keuangan non perbankan ditunjukkan oleh nomor ….</p>
98
<p>2. Lembaga keuangan di atas yang termasuk lembaga keuangan non perbankan ditunjukkan oleh nomor ….</p>
99
<ol><li>A1, A2, dan C1</li>
99
<ol><li>A1, A2, dan C1</li>
100
<li>A1, B1, dan C1</li>
100
<li>A1, B1, dan C1</li>
101
<li>A2, B2, dan C2</li>
101
<li>A2, B2, dan C2</li>
102
<li>A2, B1, dan C1</li>
102
<li>A2, B1, dan C1</li>
103
<li>A1, B2, dan C2<strong></strong></li>
103
<li>A1, B2, dan C2<strong></strong></li>
104
</ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
104
</ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
105
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
105
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
106
<p><strong>Lembaga keuangan non perbankan</strong>yaitu semua badan yang melakukan kegiatan-kegiatannya dalam bidang keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung menghimpun dana dari masyarakat dengan menerbitkan surat berharga dan menyalurkan dana tersebut untuk membiayai investasi di berbagai perusahaan. Contoh lembaga keuangan bukan bank antara lain:</p>
106
<p><strong>Lembaga keuangan non perbankan</strong>yaitu semua badan yang melakukan kegiatan-kegiatannya dalam bidang keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung menghimpun dana dari masyarakat dengan menerbitkan surat berharga dan menyalurkan dana tersebut untuk membiayai investasi di berbagai perusahaan. Contoh lembaga keuangan bukan bank antara lain:</p>
107
<ul><li>pasar modal,</li>
107
<ul><li>pasar modal,</li>
108
<li>perusahaan asuransi,<strong>(C2)</strong></li>
108
<li>perusahaan asuransi,<strong>(C2)</strong></li>
109
<li>dana pensiun,</li>
109
<li>dana pensiun,</li>
110
<li>lembaga pembiayaan atau<em>leasing,</em><strong>(A1)</strong>,</li>
110
<li>lembaga pembiayaan atau<em>leasing,</em><strong>(A1)</strong>,</li>
111
<li>modal ventura,<strong>(B2)</strong></li>
111
<li>modal ventura,<strong>(B2)</strong></li>
112
<li>koperasi simpan pinjam, dan</li>
112
<li>koperasi simpan pinjam, dan</li>
113
<li>pegadaian.<strong>(C1)</strong></li>
113
<li>pegadaian.<strong>(C1)</strong></li>
114
</ul><p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E.</strong></p>
114
</ul><p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E.</strong></p>
115
<p><strong>Topik</strong><strong>: Lembaga Keuangan Non Perbankan ⚡️</strong></p>
115
<p><strong>Topik</strong><strong>: Lembaga Keuangan Non Perbankan ⚡️</strong></p>
116
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Mekanisme Transaksi dan Investasi di Pasar Modal</a></strong></p>
116
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Mekanisme Transaksi dan Investasi di Pasar Modal</a></strong></p>
117
<p>3. Radian dan Budi ingin berinvestasi di bursa efek. Radian membeli saham biasa atau<em>common stock</em>dan Budi membeli saham preferensi atau<em>preferred stock.</em>Pada saat RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) akan ada pembagian dividen, maka yang berhak didahulukan pembagian dividennya adalah ….</p>
117
<p>3. Radian dan Budi ingin berinvestasi di bursa efek. Radian membeli saham biasa atau<em>common stock</em>dan Budi membeli saham preferensi atau<em>preferred stock.</em>Pada saat RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) akan ada pembagian dividen, maka yang berhak didahulukan pembagian dividennya adalah ….</p>
118
<p>a. Radian b. Budi c. Radian dan Budi d. seluruh pemilik saham biasa e. seluruh pemodal/investor</p>
118
<p>a. Radian b. Budi c. Radian dan Budi d. seluruh pemilik saham biasa e. seluruh pemodal/investor</p>
119
<p><strong>Jawaban: B</strong></p>
119
<p><strong>Jawaban: B</strong></p>
120
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
120
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
121
<p><strong>Saham preferen</strong>adalah saham yang memberikan prioritas pilihan kepada pemegangnya, contohnya:</p>
121
<p><strong>Saham preferen</strong>adalah saham yang memberikan prioritas pilihan kepada pemegangnya, contohnya:</p>
122
<ol><li>berhak didahulukan dalam hal pembayaran dividen,</li>
122
<ol><li>berhak didahulukan dalam hal pembayaran dividen,</li>
123
<li>mendapat prioritas pembayaran kembali permodalan ketika perusahaan dilikuidasi, dan</li>
123
<li>mendapat prioritas pembayaran kembali permodalan ketika perusahaan dilikuidasi, dan</li>
124
<li>tidak memiliki hak suara pada RUPS.</li>
124
<li>tidak memiliki hak suara pada RUPS.</li>
125
</ol><p>Dalam soal dijelaskan bahwa<strong>Radian membeli saham biasa</strong>atau<em>common stock</em>dan<strong>Budi membeli saham preferen</strong>atau<em>preferred stock,</em>artinya yang didahulukan pada saat pembagian dividen adalah<strong>Budi</strong>.</p>
125
</ol><p>Dalam soal dijelaskan bahwa<strong>Radian membeli saham biasa</strong>atau<em>common stock</em>dan<strong>Budi membeli saham preferen</strong>atau<em>preferred stock,</em>artinya yang didahulukan pada saat pembagian dividen adalah<strong>Budi</strong>.</p>
126
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
126
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
127
<p><strong>Baca Juga:<a>Contoh Soal & Jawaban PTS Kelas 10 SMA IPS Semester Genap 2024</a></strong></p>
127
<p><strong>Baca Juga:<a>Contoh Soal & Jawaban PTS Kelas 10 SMA IPS Semester Genap 2024</a></strong></p>
128
<p><strong>Topik</strong><strong>: Lembaga Keuangan Non Perbankan ⚡️</strong></p>
128
<p><strong>Topik</strong><strong>: Lembaga Keuangan Non Perbankan ⚡️</strong></p>
129
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Dana Pensiun</a></strong></p>
129
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Dana Pensiun</a></strong></p>
130
<p><strong>Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!</strong></p>
130
<p><strong>Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!</strong></p>
131
<p>1) Pak Restu sebagai nasabah dana pensiun tidak mendapatkan informasi mengenai perubahan peraturan yang berlaku.</p>
131
<p>1) Pak Restu sebagai nasabah dana pensiun tidak mendapatkan informasi mengenai perubahan peraturan yang berlaku.</p>
132
<p>2) Bu Rastu sebagai pegawai Dana Pensiun selalu mengelola Dana Pensiun secara profesional tanpa pengaruh kepentingan maupun tekanan dari pihak manapun.</p>
132
<p>2) Bu Rastu sebagai pegawai Dana Pensiun selalu mengelola Dana Pensiun secara profesional tanpa pengaruh kepentingan maupun tekanan dari pihak manapun.</p>
133
<p>3) Pak Randu mendapatkan perlakuan diskriminatif dari pihak Dana Pensiun.</p>
133
<p>3) Pak Randu mendapatkan perlakuan diskriminatif dari pihak Dana Pensiun.</p>
134
<p>4) Bu Ratna selalu membuat laporan keuangan Dana Pensiun setiap tahun untuk diaudit oleh akuntan publik.</p>
134
<p>4) Bu Ratna selalu membuat laporan keuangan Dana Pensiun setiap tahun untuk diaudit oleh akuntan publik.</p>
135
<p>4. Yang termasuk cerminan prinsip dana pensiun ditunjukkan oleh nomor ….</p>
135
<p>4. Yang termasuk cerminan prinsip dana pensiun ditunjukkan oleh nomor ….</p>
136
<ol><li>1) dan 2)</li>
136
<ol><li>1) dan 2)</li>
137
<li>2) dan 3)</li>
137
<li>2) dan 3)</li>
138
<li>3) dan 4)</li>
138
<li>3) dan 4)</li>
139
<li>1 ) dan 3)</li>
139
<li>1 ) dan 3)</li>
140
<li>2) dan 4)</li>
140
<li>2) dan 4)</li>
141
</ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
141
</ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
142
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
142
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
143
<p>Lima prinsip dana pensiun sebagai berikut.</p>
143
<p>Lima prinsip dana pensiun sebagai berikut.</p>
144
<ol><li><strong>Transparansi</strong>, Dana Pensiun harus menerapkan keterbukaan dalam semua penyampaian dan pengungkapan informasi. Selain itu, pengurus wajib menyampaikan keterangan mengenai setiap perubahan peraturan dana pensiun kepada peserta.</li>
144
<ol><li><strong>Transparansi</strong>, Dana Pensiun harus menerapkan keterbukaan dalam semua penyampaian dan pengungkapan informasi. Selain itu, pengurus wajib menyampaikan keterangan mengenai setiap perubahan peraturan dana pensiun kepada peserta.</li>
145
<li><strong>Akuntabilitas</strong>, yaitu Dana Pensiun harus mampu mempertanggungjawabkan baik fungsi, kegiatan, maupun tugas yang dilakukannya.</li>
145
<li><strong>Akuntabilitas</strong>, yaitu Dana Pensiun harus mampu mempertanggungjawabkan baik fungsi, kegiatan, maupun tugas yang dilakukannya.</li>
146
<li><strong>Responsibility</strong>, Dana Pensiun memiliki tanggung jawab untuk menaati Undang Undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun dan peraturan lainnya, untuk menjamin kesinambungan pembayaran manfaat pensiun.</li>
146
<li><strong>Responsibility</strong>, Dana Pensiun memiliki tanggung jawab untuk menaati Undang Undang Nomor 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun dan peraturan lainnya, untuk menjamin kesinambungan pembayaran manfaat pensiun.</li>
147
<li><strong>Independensi</strong>, Dana Pensiun dikelola secara profesional tanpa pengaruh kepentingan maupun tekanan dari pihak manapun, dengan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip pengelolaan kegiatan yang sehat.</li>
147
<li><strong>Independensi</strong>, Dana Pensiun dikelola secara profesional tanpa pengaruh kepentingan maupun tekanan dari pihak manapun, dengan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip pengelolaan kegiatan yang sehat.</li>
148
<li>K<strong>esetaraan (</strong><strong><em>fairness)</em></strong>, yang berupa keadilan dan kesetaraan di dalam memenuhi hak-hak setiap pihak berdasarkan asas perlakuan yang setara dan asas manfaat yang wajar.</li>
148
<li>K<strong>esetaraan (</strong><strong><em>fairness)</em></strong>, yang berupa keadilan dan kesetaraan di dalam memenuhi hak-hak setiap pihak berdasarkan asas perlakuan yang setara dan asas manfaat yang wajar.</li>
149
</ol><p>Berdasarkan pernyataan dalam soal yang mencerminkan prinsip dana pensiun adalah<strong>2 (Independen) dan 4 (Akuntabilitas)</strong>.</p>
149
</ol><p>Berdasarkan pernyataan dalam soal yang mencerminkan prinsip dana pensiun adalah<strong>2 (Independen) dan 4 (Akuntabilitas)</strong>.</p>
150
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah pilihan E.</strong></p>
150
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah pilihan E.</strong></p>
151
<p><strong>Topik</strong><strong>: Lembaga Keuangan Non Perbankan ⚡️</strong></p>
151
<p><strong>Topik</strong><strong>: Lembaga Keuangan Non Perbankan ⚡️</strong></p>
152
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Lembaga Pembiayaan</a></strong></p>
152
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Lembaga Pembiayaan</a></strong></p>
153
<p>5. Pak Yusuf berencana akan membeli mobil baru di<em>showroom</em>dengan cara kredit. Pak Yusuf mempunyai uang Rp20.000.000,00 untuk uang muka, jika harga mobil Rp120.000.000,00, bunga per bulan 2% flat waktu cicilan 3 tahun, berapa cicilan Pak Yusuf per bulan setelah dikurangi dengan uang muka?</p>
153
<p>5. Pak Yusuf berencana akan membeli mobil baru di<em>showroom</em>dengan cara kredit. Pak Yusuf mempunyai uang Rp20.000.000,00 untuk uang muka, jika harga mobil Rp120.000.000,00, bunga per bulan 2% flat waktu cicilan 3 tahun, berapa cicilan Pak Yusuf per bulan setelah dikurangi dengan uang muka?</p>
154
<p>a. Rp4.250.000,00 per bulan b. Rp4.500.000,00 per bulan c. Rp4.777.750,00 per bulan d. Rp4.888.850,00 per bulan e. Rp5.250.000,00 per bulan</p>
154
<p>a. Rp4.250.000,00 per bulan b. Rp4.500.000,00 per bulan c. Rp4.777.750,00 per bulan d. Rp4.888.850,00 per bulan e. Rp5.250.000,00 per bulan</p>
155
<p><strong>Jawaban: C</strong></p>
155
<p><strong>Jawaban: C</strong></p>
156
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
156
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
157
<p><strong>Diketahui:</strong></p>
157
<p><strong>Diketahui:</strong></p>
158
<ul><li>Uang yang dimiliki = Rp20.000.000,00</li>
158
<ul><li>Uang yang dimiliki = Rp20.000.000,00</li>
159
<li>Harga mobil = Rp120.000.000,00</li>
159
<li>Harga mobil = Rp120.000.000,00</li>
160
<li>Bunga per bulan = 2% flat</li>
160
<li>Bunga per bulan = 2% flat</li>
161
<li>Waktu cicilan = 3 tahun</li>
161
<li>Waktu cicilan = 3 tahun</li>
162
</ul><p><strong>Ditanya:</strong><strong></strong></p>
162
</ul><p><strong>Ditanya:</strong><strong></strong></p>
163
<p>Cicilan Pak Yusuf per bulan setelah dikurangi uang muka</p>
163
<p>Cicilan Pak Yusuf per bulan setelah dikurangi uang muka</p>
164
<p><strong>Jawab:</strong><strong></strong></p>
164
<p><strong>Jawab:</strong><strong></strong></p>
165
<p>Untuk menghitung besarnya cicilan Pak Yusuf per bulan setelah dikurangi uang muka adalah sebagai berikut.</p>
165
<p>Untuk menghitung besarnya cicilan Pak Yusuf per bulan setelah dikurangi uang muka adalah sebagai berikut.</p>
166
<p><strong>Langkah pertama, menghitung harga mobil setelah uang muka:</strong></p>
166
<p><strong>Langkah pertama, menghitung harga mobil setelah uang muka:</strong></p>
167
<p><strong>Langkah kedua, menghitung angsuran mobil perbulan Pak Yusuf:</strong></p>
167
<p><strong>Langkah kedua, menghitung angsuran mobil perbulan Pak Yusuf:</strong></p>
168
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah pilihan C.</strong></p>
168
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah pilihan C.</strong></p>
169
<h2>GEOGRAFI</h2>
169
<h2>GEOGRAFI</h2>
170
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Dinamika Litosfer</a></strong></p>
170
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Dinamika Litosfer</a></strong></p>
171
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Tektonisme</a></strong></p>
171
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Tektonisme</a></strong></p>
172
<p><strong>Perhatikan gambar di bawah ini!</strong></p>
172
<p><strong>Perhatikan gambar di bawah ini!</strong></p>
173
<p>1. Gambar di atas menunjukkan bentang alam yang dihasilkan oleh sesar ….</p>
173
<p>1. Gambar di atas menunjukkan bentang alam yang dihasilkan oleh sesar ….</p>
174
<ol><li>naik dan turun</li>
174
<ol><li>naik dan turun</li>
175
<li>graben dan horst</li>
175
<li>graben dan horst</li>
176
<li>siklin dan antiklin</li>
176
<li>siklin dan antiklin</li>
177
<li>fleksur dan thrust</li>
177
<li>fleksur dan thrust</li>
178
<li>dekstral dan sinistral</li>
178
<li>dekstral dan sinistral</li>
179
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
179
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
180
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
180
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
181
<p>Gambar tersebut merupakan sesar geser atau<em>transform</em>. Gambar (A) adalah<strong>dekstral</strong>, dekstral merupakan patahan horizontal yang bergerak ke arah kanan. Gambar (B) adalah<strong>sinistral</strong>, sinistral merupakan horizontal yang bergerak ke arah kiri.</p>
181
<p>Gambar tersebut merupakan sesar geser atau<em>transform</em>. Gambar (A) adalah<strong>dekstral</strong>, dekstral merupakan patahan horizontal yang bergerak ke arah kanan. Gambar (B) adalah<strong>sinistral</strong>, sinistral merupakan horizontal yang bergerak ke arah kiri.</p>
182
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong><strong></strong></p>
182
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong><strong></strong></p>
183
<p><strong>Baca Juga:<a>Soal & Pembahasan PTS Kelas 10 SMA IPS Semester Ganjil 2024</a></strong></p>
183
<p><strong>Baca Juga:<a>Soal & Pembahasan PTS Kelas 10 SMA IPS Semester Ganjil 2024</a></strong></p>
184
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Dinamika Litosfer</a></strong></p>
184
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Dinamika Litosfer</a></strong></p>
185
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Vulkanisme</a></strong></p>
185
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Vulkanisme</a></strong></p>
186
<p>2. Gunung api yang bentuk puncaknya menyerupai danau dan terbentuk karena letusan yang sangat eksplosif, disebut gunung api ….</p>
186
<p>2. Gunung api yang bentuk puncaknya menyerupai danau dan terbentuk karena letusan yang sangat eksplosif, disebut gunung api ….</p>
187
<ol><li>maar</li>
187
<ol><li>maar</li>
188
<li>kerucut</li>
188
<li>kerucut</li>
189
<li>perisai</li>
189
<li>perisai</li>
190
<li>hawaii</li>
190
<li>hawaii</li>
191
<li>perret</li>
191
<li>perret</li>
192
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
192
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
193
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
193
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
194
<p><strong>Gunung api maar</strong>memiliki<strong>bentuk puncak yang menyerupai danau</strong>, hal tersebut disebabkan oleh letusan yang sangat eksplosif. Gunung api tipe maar memiliki dapur magma yang relatif dangkal tapi tekanannya cenderung tinggi.</p>
194
<p><strong>Gunung api maar</strong>memiliki<strong>bentuk puncak yang menyerupai danau</strong>, hal tersebut disebabkan oleh letusan yang sangat eksplosif. Gunung api tipe maar memiliki dapur magma yang relatif dangkal tapi tekanannya cenderung tinggi.</p>
195
<p>Gunung api kerucut atau strato memiliki bentuk menyerupai kerucut. Gunung api perisai memiliki bentuk yang menyerupai perisai, terjadi pada permukaan lereng yang landai. Hawaii dan perret merupakan jenis letusan gunung api.</p>
195
<p>Gunung api kerucut atau strato memiliki bentuk menyerupai kerucut. Gunung api perisai memiliki bentuk yang menyerupai perisai, terjadi pada permukaan lereng yang landai. Hawaii dan perret merupakan jenis letusan gunung api.</p>
196
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong></strong></p>
196
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong></strong></p>
197
<p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer</strong></p>
197
<p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer</strong></p>
198
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Erosi</a></strong></p>
198
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Erosi</a></strong></p>
199
<p>3. Peristiwa erosi yang disebabkan oleh gerakan gelombang laut disebut ….</p>
199
<p>3. Peristiwa erosi yang disebabkan oleh gerakan gelombang laut disebut ….</p>
200
<ol><li>deflasi</li>
200
<ol><li>deflasi</li>
201
<li>abrasi</li>
201
<li>abrasi</li>
202
<li>ablasi</li>
202
<li>ablasi</li>
203
<li>eksarasi</li>
203
<li>eksarasi</li>
204
<li>sedimentasi</li>
204
<li>sedimentasi</li>
205
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
205
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
206
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
206
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
207
<p>Erosi adalah tenaga eksogen yang merupakan proses pengikisan permukaan bumi oleh media yang melibatkan pengikisan/pengangkatan batuan. Beberapa media yang bisa menyebabkan perpindahan partikel batuan adalah air, angin, es, dan gelombang.<strong>Erosi yang disebabkan oleh gerakan gelombang air laut</strong>disebut juga dengan<strong>abrasi</strong>.</p>
207
<p>Erosi adalah tenaga eksogen yang merupakan proses pengikisan permukaan bumi oleh media yang melibatkan pengikisan/pengangkatan batuan. Beberapa media yang bisa menyebabkan perpindahan partikel batuan adalah air, angin, es, dan gelombang.<strong>Erosi yang disebabkan oleh gerakan gelombang air laut</strong>disebut juga dengan<strong>abrasi</strong>.</p>
208
<p>Gelombang laut dapat mengikis tanah dan batuan yang berada di pesisir pantai. Deflasi merupakan erosi yang disebabkan oleh media angin, ablasi merupakan merupakan erosi yang disebabkan oleh media air, dan eksarasi merupakan erosi yang disebabkan oleh media aliran es. Sedangkan sedimentasi merupakan proses pengendapan bukan pengikisan batuan.</p>
208
<p>Gelombang laut dapat mengikis tanah dan batuan yang berada di pesisir pantai. Deflasi merupakan erosi yang disebabkan oleh media angin, ablasi merupakan merupakan erosi yang disebabkan oleh media air, dan eksarasi merupakan erosi yang disebabkan oleh media aliran es. Sedangkan sedimentasi merupakan proses pengendapan bukan pengikisan batuan.</p>
209
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong><strong></strong></p>
209
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong><strong></strong></p>
210
<p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer</strong></p>
210
<p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer</strong></p>
211
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mass Wasting</strong></p>
211
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mass Wasting</strong></p>
212
<p>4. Kabupaten Sukabumi yang terletak di Jawa Barat merupakan wilayah rawan terhadap bencana longsor. Hal ini disebabkan oleh kondisi topografinya yang banyak memiliki lereng dengan tingkat kemiringan yang tinggi. Upaya yang tepat dilakukan untuk menanggulangi masalah ini adalah ….</p>
212
<p>4. Kabupaten Sukabumi yang terletak di Jawa Barat merupakan wilayah rawan terhadap bencana longsor. Hal ini disebabkan oleh kondisi topografinya yang banyak memiliki lereng dengan tingkat kemiringan yang tinggi. Upaya yang tepat dilakukan untuk menanggulangi masalah ini adalah ….</p>
213
<ol><li>membuat embung di atas perbukitan</li>
213
<ol><li>membuat embung di atas perbukitan</li>
214
<li>menanam pepohonan dengan akar kuat</li>
214
<li>menanam pepohonan dengan akar kuat</li>
215
<li>membangun permukiman dekat sungai</li>
215
<li>membangun permukiman dekat sungai</li>
216
<li>memperbaiki infrastruktur jalan di lereng</li>
216
<li>memperbaiki infrastruktur jalan di lereng</li>
217
<li>menanam tanaman semusim di lereng gunung<strong></strong></li>
217
<li>menanam tanaman semusim di lereng gunung<strong></strong></li>
218
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
218
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
219
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
219
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
220
<p>Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu wilayah yang<strong>rawan terhadap bencana longsor</strong>. Hal ini disebabkan<strong>topografinya yang bergunung-gunung</strong>sehingga banyak<strong>lahan dengan kemiringan lereng tinggi</strong>.</p>
220
<p>Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu wilayah yang<strong>rawan terhadap bencana longsor</strong>. Hal ini disebabkan<strong>topografinya yang bergunung-gunung</strong>sehingga banyak<strong>lahan dengan kemiringan lereng tinggi</strong>.</p>
221
<p>Kondisi fisik tersebut menjadikan<strong>gerak massa tanah</strong>mudah terjadi. Untuk menanggulangi terjadinya<em>mass wasting</em>di wilayah tersebut, ada beberapa cara atau upaya konservasi lahan yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan<strong>menanam pepohonan dengan akar kuat</strong>. Hal tersebut bertujuan agar<strong>akar tanaman dapat menahan tanah dari longsor</strong>.</p>
221
<p>Kondisi fisik tersebut menjadikan<strong>gerak massa tanah</strong>mudah terjadi. Untuk menanggulangi terjadinya<em>mass wasting</em>di wilayah tersebut, ada beberapa cara atau upaya konservasi lahan yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan<strong>menanam pepohonan dengan akar kuat</strong>. Hal tersebut bertujuan agar<strong>akar tanaman dapat menahan tanah dari longsor</strong>.</p>
222
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
222
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
223
<p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer</strong></p>
223
<p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer</strong></p>
224
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Tanah</a></strong></p>
224
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Tanah</a></strong></p>
225
<p>5. Batuan gamping dapat mengalami pelapukan dan membentuk suatu jenis tanah dengan tekstur lempung. Tanah yang dimaksud adalah ….</p>
225
<p>5. Batuan gamping dapat mengalami pelapukan dan membentuk suatu jenis tanah dengan tekstur lempung. Tanah yang dimaksud adalah ….</p>
226
<ol><li>tanah andosol</li>
226
<ol><li>tanah andosol</li>
227
<li>tanah gambut</li>
227
<li>tanah gambut</li>
228
<li>tanah podzolik</li>
228
<li>tanah podzolik</li>
229
<li>tanah grumusol</li>
229
<li>tanah grumusol</li>
230
<li>tanah humus</li>
230
<li>tanah humus</li>
231
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
231
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
232
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
232
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
233
<p><strong>Tanah margalit atau grumusol</strong>adalah tanah yang terbentuk dari<strong>batuan induk kapur</strong>dan tuffa vulkanik. Karakteristik dari tanah ini adalah kandungan organik yang rendah,<strong>bertekstur lempung</strong>, dan memiliki warna kelabu hingga hitam.</p>
233
<p><strong>Tanah margalit atau grumusol</strong>adalah tanah yang terbentuk dari<strong>batuan induk kapur</strong>dan tuffa vulkanik. Karakteristik dari tanah ini adalah kandungan organik yang rendah,<strong>bertekstur lempung</strong>, dan memiliki warna kelabu hingga hitam.</p>
234
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
234
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
235
<h2>SEJARAH</h2>
235
<h2>SEJARAH</h2>
236
<p><strong>Topik:<a>Indonesia Zaman Hindu-Buddha</a></strong></p>
236
<p><strong>Topik:<a>Indonesia Zaman Hindu-Buddha</a></strong></p>
237
<p><strong>Subtopik:<a>Teori Masuknya Agama Hindu-Buddha</a></strong></p>
237
<p><strong>Subtopik:<a>Teori Masuknya Agama Hindu-Buddha</a></strong></p>
238
<p>1. Salah satu teori menyatakan bahwa agama Hindu dan Buddha masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum waisya dari India. Tetapi pernyataan dari teori ini mempunyai kelemahan, yaitu ….</p>
238
<p>1. Salah satu teori menyatakan bahwa agama Hindu dan Buddha masuk ke Indonesia dibawa oleh kaum waisya dari India. Tetapi pernyataan dari teori ini mempunyai kelemahan, yaitu ….</p>
239
<ol><li>kaum waisya tidak memahami kitab Weda dan kewajiban menyebarkan agama</li>
239
<ol><li>kaum waisya tidak memahami kitab Weda dan kewajiban menyebarkan agama</li>
240
<li>kaum waisya mempunyai pantangan untuk tidak melintasi lautan</li>
240
<li>kaum waisya mempunyai pantangan untuk tidak melintasi lautan</li>
241
<li>kaum waisya tidak cakap dalam bersosialisasi dengan masyarakat luar India</li>
241
<li>kaum waisya tidak cakap dalam bersosialisasi dengan masyarakat luar India</li>
242
<li>kaum waisya merupakan kelompok masyarakat yang eksklusif</li>
242
<li>kaum waisya merupakan kelompok masyarakat yang eksklusif</li>
243
<li>kaum waisya lebih mengutamakan aktivitas perdagangandi pesisir </li>
243
<li>kaum waisya lebih mengutamakan aktivitas perdagangandi pesisir </li>
244
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
244
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
245
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
245
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
246
<p>Teori yang mengatakan bahwa agama Hindu dan Buddha disebarkan oleh golongan waisya atau pedagang ke Nusantara mempunyai suatu kelemahan, yaitu kaum waisya tidak mempunyai keahlian dalam memahami kitab Weda serta tidak mempunyai kewajiban dalam menyebarkan agama Hindu dan Buddha. Dalam agama Hindu dan Buddha, kaum yang bisa memahami isi kitab suci hanyalah kaum brahmana atau pendeta.</p>
246
<p>Teori yang mengatakan bahwa agama Hindu dan Buddha disebarkan oleh golongan waisya atau pedagang ke Nusantara mempunyai suatu kelemahan, yaitu kaum waisya tidak mempunyai keahlian dalam memahami kitab Weda serta tidak mempunyai kewajiban dalam menyebarkan agama Hindu dan Buddha. Dalam agama Hindu dan Buddha, kaum yang bisa memahami isi kitab suci hanyalah kaum brahmana atau pendeta.</p>
247
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong></strong></p>
247
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong></strong></p>
248
<p><strong>Topik: Indonesia Zaman Hindu-Buddha</strong></p>
248
<p><strong>Topik: Indonesia Zaman Hindu-Buddha</strong></p>
249
<p><strong>Subtopik:<a>Kerajaan-Kerajaan Hindu-Buddha</a></strong></p>
249
<p><strong>Subtopik:<a>Kerajaan-Kerajaan Hindu-Buddha</a></strong></p>
250
<p>2. Kerajaan Sriwijaya terkenal sebagai kerajaan yang melahirkan berbagai prasasti yang berisi kutukan. Setidaknya terdapat kurang lebih enam prasasti yang berisi kutukan-kutukan. Adapun alasan Kerajaan Sriwijaya membuat prasasti kutukan tersebut adalah ….</p>
250
<p>2. Kerajaan Sriwijaya terkenal sebagai kerajaan yang melahirkan berbagai prasasti yang berisi kutukan. Setidaknya terdapat kurang lebih enam prasasti yang berisi kutukan-kutukan. Adapun alasan Kerajaan Sriwijaya membuat prasasti kutukan tersebut adalah ….</p>
251
<ol><li>sebagai peringatan agar tidak melakukan pemberontakan terhadap Kerajaan Sriwijaya</li>
251
<ol><li>sebagai peringatan agar tidak melakukan pemberontakan terhadap Kerajaan Sriwijaya</li>
252
<li>untuk memberi peringatan terhadap musuh yang ingin menyerang wilayah Kerajaan Sriwijaya</li>
252
<li>untuk memberi peringatan terhadap musuh yang ingin menyerang wilayah Kerajaan Sriwijaya</li>
253
<li>sebagai bentuk kepercayaan rakyat atas adanya karma terhadap setiap perbuatan jahat</li>
253
<li>sebagai bentuk kepercayaan rakyat atas adanya karma terhadap setiap perbuatan jahat</li>
254
<li>untuk memastikan seluruh rakyat dan abdi kerajaan menjalankan tugasnya dengan baik</li>
254
<li>untuk memastikan seluruh rakyat dan abdi kerajaan menjalankan tugasnya dengan baik</li>
255
<li>untuk membuat rakyat tunduk dan taat kepada ajaran Buddha dan raja Sriwijaya</li>
255
<li>untuk membuat rakyat tunduk dan taat kepada ajaran Buddha dan raja Sriwijaya</li>
256
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A </strong></p>
256
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A </strong></p>
257
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
257
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
258
<p>Banyaknya prasasti yang berisi kutukan di Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh Kerajaan Sriwijaya dalam mempertahankan wilayahnya. Pada saat itu prasasti kutukan dimanfaatkan untuk menakuti masyarakat yang hendak melawan atau memberontak pada Kerajaan Sriwijaya. Prasasti kutukan juga digunakan sebagai peringatan bagi masyarakat di daerah taklukan untuk tidak melawan atau memberontak.</p>
258
<p>Banyaknya prasasti yang berisi kutukan di Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh Kerajaan Sriwijaya dalam mempertahankan wilayahnya. Pada saat itu prasasti kutukan dimanfaatkan untuk menakuti masyarakat yang hendak melawan atau memberontak pada Kerajaan Sriwijaya. Prasasti kutukan juga digunakan sebagai peringatan bagi masyarakat di daerah taklukan untuk tidak melawan atau memberontak.</p>
259
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
259
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
260
<p><strong>Topik:<a>Persamaan dan Perbedaan Manusia Purba</a></strong></p>
260
<p><strong>Topik:<a>Persamaan dan Perbedaan Manusia Purba</a></strong></p>
261
<p><strong>Subtopik:<a>Manusia Purba di Dunia</a></strong></p>
261
<p><strong>Subtopik:<a>Manusia Purba di Dunia</a></strong></p>
262
<p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
262
<p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
263
<p>3. Gambar tersebut merupakan gambaran dari jenis manusia purba<em>Homo heidelbergensis.</em>Adapun keahlian yang dimiliki oleh jenis manusia purba ini adalah ….</p>
263
<p>3. Gambar tersebut merupakan gambaran dari jenis manusia purba<em>Homo heidelbergensis.</em>Adapun keahlian yang dimiliki oleh jenis manusia purba ini adalah ….</p>
264
<ol><li>mampu membuat peralatan dari logam</li>
264
<ol><li>mampu membuat peralatan dari logam</li>
265
<li>mulai menggunakan peralatan berburu yang lebih maju</li>
265
<li>mulai menggunakan peralatan berburu yang lebih maju</li>
266
<li>hanya memakan tumbuh-tumbuhan</li>
266
<li>hanya memakan tumbuh-tumbuhan</li>
267
<li>mampu membuat lukisan-lukisan indah di dinding gua</li>
267
<li>mampu membuat lukisan-lukisan indah di dinding gua</li>
268
<li>sudah mulai hidup bercocok tanam</li>
268
<li>sudah mulai hidup bercocok tanam</li>
269
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B </strong></p>
269
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B </strong></p>
270
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
270
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
271
<p>Salah satu keahlian yang dimiliki oleh<em>Homo heidelbergensis</em>adalah mampu membuat peralatan berburu yang lebih maju, hal tersebut dibuktikan dengan penemuan mata tombak dan pentungan yang ditemukan disekitar fosil manusia purba ini. Manusia jenis ini diketahui sudah memakan makanan hewan bertubuh besar seperti badak, beruang, dan rusa.</p>
271
<p>Salah satu keahlian yang dimiliki oleh<em>Homo heidelbergensis</em>adalah mampu membuat peralatan berburu yang lebih maju, hal tersebut dibuktikan dengan penemuan mata tombak dan pentungan yang ditemukan disekitar fosil manusia purba ini. Manusia jenis ini diketahui sudah memakan makanan hewan bertubuh besar seperti badak, beruang, dan rusa.</p>
272
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
272
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
273
<p><strong>Topik: Persamaan dan Perbedaan Manusia Purba</strong></p>
273
<p><strong>Topik: Persamaan dan Perbedaan Manusia Purba</strong></p>
274
<p><strong>Subtopik:<a>Manusia Modern</a></strong></p>
274
<p><strong>Subtopik:<a>Manusia Modern</a></strong></p>
275
<p>4. Ras negroid merupakan ras manusia yang banyak tersebar di wilayah ….</p>
275
<p>4. Ras negroid merupakan ras manusia yang banyak tersebar di wilayah ….</p>
276
<ol><li>Amerika Utara</li>
276
<ol><li>Amerika Utara</li>
277
<li>Eropa</li>
277
<li>Eropa</li>
278
<li>Amerika Selatan</li>
278
<li>Amerika Selatan</li>
279
<li>Afrika</li>
279
<li>Afrika</li>
280
<li>Australia</li>
280
<li>Australia</li>
281
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D </strong></p>
281
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D </strong></p>
282
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
282
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
283
<p>Ras Negroid merupakan ras yang banyak tersebar di benua Afrika. Ras ini memiliki ciri-ciri berkulit hitam dan berambut keriting. Ras Negroid berasal dari<em>Homo sapiens</em>Asselar yang ditemukan di Asselar, Gurun Sahara, Mali. Subras negroid terbagi menjadi tiga.</p>
283
<p>Ras Negroid merupakan ras yang banyak tersebar di benua Afrika. Ras ini memiliki ciri-ciri berkulit hitam dan berambut keriting. Ras Negroid berasal dari<em>Homo sapiens</em>Asselar yang ditemukan di Asselar, Gurun Sahara, Mali. Subras negroid terbagi menjadi tiga.</p>
284
<ul><li>Negroid Afrika yang tersebar di Gabon, Zaire, Kongo, Namibia dan lainnya.</li>
284
<ul><li>Negroid Afrika yang tersebar di Gabon, Zaire, Kongo, Namibia dan lainnya.</li>
285
<li>Negrito yang tersebar di Malaysia dan Filipina.</li>
285
<li>Negrito yang tersebar di Malaysia dan Filipina.</li>
286
<li>Melanesia yang tersebar di Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua.</li>
286
<li>Melanesia yang tersebar di Nusa Tenggara Timur, Maluku dan Papua.</li>
287
</ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
287
</ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
288
<p><strong>Topik: Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia</strong></p>
288
<p><strong>Topik: Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia</strong></p>
289
<p><strong>Subtopik:<a>Perkembangan Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia</a></strong></p>
289
<p><strong>Subtopik:<a>Perkembangan Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia</a></strong></p>
290
<p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
290
<p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
291
<p>5. Benda pada gambar tersebut terbentuk dari logam yang disebut dengan ….</p>
291
<p>5. Benda pada gambar tersebut terbentuk dari logam yang disebut dengan ….</p>
292
<p>a. kapak corong b. nekara c. bejana d. kapak perimbas e. kapak genggam</p>
292
<p>a. kapak corong b. nekara c. bejana d. kapak perimbas e. kapak genggam</p>
293
<p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
293
<p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
294
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
294
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
295
<p>Benda pada gambar tersebut disebut kapak corong. Kapak yang terbuat dari perunggu ini dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia seperti di Jawa, Sumatra Selatan, Bali, Sulawesi Tengah, Pulau Selayar, dan Papua. Kapak ini mempunyai fungsi sebagai perkakas dan juga sebagai alat hias dalam upacara.</p>
295
<p>Benda pada gambar tersebut disebut kapak corong. Kapak yang terbuat dari perunggu ini dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia seperti di Jawa, Sumatra Selatan, Bali, Sulawesi Tengah, Pulau Selayar, dan Papua. Kapak ini mempunyai fungsi sebagai perkakas dan juga sebagai alat hias dalam upacara.</p>
296
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
296
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
297
<h2>SOSIOLOGI</h2>
297
<h2>SOSIOLOGI</h2>
298
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Ragam Gejala Sosial di Masyarakat I</a></strong></p>
298
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Ragam Gejala Sosial di Masyarakat I</a></strong></p>
299
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Stratifikasi Sosial sebagai Komponen Struktur Sosial</a></strong></p>
299
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Stratifikasi Sosial sebagai Komponen Struktur Sosial</a></strong></p>
300
<p>1. Abdi dalem dibagi menjadi dua golongan, yaitu punakawan dan keprajan. Punakawan adalah abdi dalem yang berasal dari masyarakat umum, sedangkan keprajan adalah abdi yang berasal dari instansi pemerintahan, seperti PNS atau petugas kepolisian yang sudah pensiun. Abdi dalem di keraton pada umumnya memilih mengabdi untuk ketenteraman jiwa. Uraian tersebut menunjukkan bahwa para abdi dalem di lingkungan keraton termasuk dalam ….</p>
300
<p>1. Abdi dalem dibagi menjadi dua golongan, yaitu punakawan dan keprajan. Punakawan adalah abdi dalem yang berasal dari masyarakat umum, sedangkan keprajan adalah abdi yang berasal dari instansi pemerintahan, seperti PNS atau petugas kepolisian yang sudah pensiun. Abdi dalem di keraton pada umumnya memilih mengabdi untuk ketenteraman jiwa. Uraian tersebut menunjukkan bahwa para abdi dalem di lingkungan keraton termasuk dalam ….</p>
301
<ol><li>interaksi sosial</li>
301
<ol><li>interaksi sosial</li>
302
<li>diferensiasi sosial</li>
302
<li>diferensiasi sosial</li>
303
<li>stratifikasi campuran</li>
303
<li>stratifikasi campuran</li>
304
<li>stratifikasi terbuka</li>
304
<li>stratifikasi terbuka</li>
305
<li>stratifikasi tertutup</li>
305
<li>stratifikasi tertutup</li>
306
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
306
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
307
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
307
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
308
<p><strong>Stratifikasi tertutup merupakan stratifikasi lebih bersifat tetap dan cenderung sulit diubah.</strong>Hal tersebut<strong>tidak memungkinkan seseorang untuk berpindah dari satu tingkatan ke tingkatan lain.</strong></p>
308
<p><strong>Stratifikasi tertutup merupakan stratifikasi lebih bersifat tetap dan cenderung sulit diubah.</strong>Hal tersebut<strong>tidak memungkinkan seseorang untuk berpindah dari satu tingkatan ke tingkatan lain.</strong></p>
309
<p>Contohnya, seorang abdi dalem tidak mungkin menjadi seorang raja. Tetapi di luar keraton dengan lingkungan sosial yang bebas, mereka tetap bisa membuat status sosialnya naik atau bahkan turun.</p>
309
<p>Contohnya, seorang abdi dalem tidak mungkin menjadi seorang raja. Tetapi di luar keraton dengan lingkungan sosial yang bebas, mereka tetap bisa membuat status sosialnya naik atau bahkan turun.</p>
310
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E. </strong></p>
310
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E. </strong></p>
311
<p><strong>Topik</strong><strong>: Ragam Gejala Sosial di Masyarakat II</strong></p>
311
<p><strong>Topik</strong><strong>: Ragam Gejala Sosial di Masyarakat II</strong></p>
312
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Proses Terjadinya Sosialisasi</a></strong></p>
312
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Proses Terjadinya Sosialisasi</a></strong></p>
313
<p>2. Akibat dari orang tua yang sibuk bekerja, seorang anak tidak mendapatkan penanaman nilai dan contoh perilaku yang baik dari keluarganya. Hal tersebut menjadikan anak lebih sering bersosialisasi dengan komunitas yang berperilaku negatif sehingga perilaku yang ditimbulkan oleh anak tersebut cenderung negatif. Faktor penyebab penyimpangan sosial tersebut adalah ….</p>
313
<p>2. Akibat dari orang tua yang sibuk bekerja, seorang anak tidak mendapatkan penanaman nilai dan contoh perilaku yang baik dari keluarganya. Hal tersebut menjadikan anak lebih sering bersosialisasi dengan komunitas yang berperilaku negatif sehingga perilaku yang ditimbulkan oleh anak tersebut cenderung negatif. Faktor penyebab penyimpangan sosial tersebut adalah ….</p>
314
<ol><li>pengaruh media massa</li>
314
<ol><li>pengaruh media massa</li>
315
<li>keinginan untuk dipuji</li>
315
<li>keinginan untuk dipuji</li>
316
<li>proses belajar menyimpang</li>
316
<li>proses belajar menyimpang</li>
317
<li>ketidakharmonisan keluarga</li>
317
<li>ketidakharmonisan keluarga</li>
318
<li>ketidakmampuan menyerap norma</li>
318
<li>ketidakmampuan menyerap norma</li>
319
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
319
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
320
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
320
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
321
<p><strong>Tindakan menyimpang dapat disebabkan oleh ketidakmampuan seseorang menyerap norma yang seharusnya dijalankan.</strong>Keadaan ini disebabkan karena<strong>intensitas sosialisasi norma</strong>yang baik lebih sedikit dibandingkan dengan sosialisasi norma negatif. Dalam kasus ini, anak tidak mendapatkan penanaman nilai dan contoh perilaku yang baik dari keluarganya sehingga ia tidak memahami bahwa perilakunya mengarah pada hal-hal yang cenderung negatif.</p>
321
<p><strong>Tindakan menyimpang dapat disebabkan oleh ketidakmampuan seseorang menyerap norma yang seharusnya dijalankan.</strong>Keadaan ini disebabkan karena<strong>intensitas sosialisasi norma</strong>yang baik lebih sedikit dibandingkan dengan sosialisasi norma negatif. Dalam kasus ini, anak tidak mendapatkan penanaman nilai dan contoh perilaku yang baik dari keluarganya sehingga ia tidak memahami bahwa perilakunya mengarah pada hal-hal yang cenderung negatif.</p>
322
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
322
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
323
<p><strong>Topik</strong><strong>: Penyimpangan dan Pengendalian Sosial</strong></p>
323
<p><strong>Topik</strong><strong>: Penyimpangan dan Pengendalian Sosial</strong></p>
324
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Pengendalian Sosial</a></strong></p>
324
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Pengendalian Sosial</a></strong></p>
325
<p>3. Pengendalian sosial dengan cara formal dan informal dikemukakan oleh ….</p>
325
<p>3. Pengendalian sosial dengan cara formal dan informal dikemukakan oleh ….</p>
326
<ol><li>Horton dan Hunt</li>
326
<ol><li>Horton dan Hunt</li>
327
<li>Richard Lapiere</li>
327
<li>Richard Lapiere</li>
328
<li>Joseph Roucek</li>
328
<li>Joseph Roucek</li>
329
<li>Peter L. Berger</li>
329
<li>Peter L. Berger</li>
330
<li>Erich Fromm</li>
330
<li>Erich Fromm</li>
331
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
331
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
332
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
332
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
333
<p><strong>Cara pengendalian formal dan informal dikemukakan oleh Paul Horton dan Chester Hunt. Cara pengendalian formal adalah cara pengendalian sosial oleh lembaga-lembaga resmi yang memiliki peraturan-peraturan resmi, seperti perusahaan, perkumpulan serikat kerja, atau lembaga peradilan.</strong></p>
333
<p><strong>Cara pengendalian formal dan informal dikemukakan oleh Paul Horton dan Chester Hunt. Cara pengendalian formal adalah cara pengendalian sosial oleh lembaga-lembaga resmi yang memiliki peraturan-peraturan resmi, seperti perusahaan, perkumpulan serikat kerja, atau lembaga peradilan.</strong></p>
334
<p>Peraturan-peraturan lembaga ini umumnya tertulis dan sudah distandarisasi. Contoh, sebuah perusahaan sudah membuat aturan mengenai kenaikan pangkat, gaji, atau cuti beserta sanksi-sanksi.</p>
334
<p>Peraturan-peraturan lembaga ini umumnya tertulis dan sudah distandarisasi. Contoh, sebuah perusahaan sudah membuat aturan mengenai kenaikan pangkat, gaji, atau cuti beserta sanksi-sanksi.</p>
335
<p>Sementara itu,<strong>cara pengendalian informal adalah cara pengendalian sosial yang dilakukan oleh kelompok yang kecil, akrab, bersifat tidak resmi, dan tidak mempunyai aturan-aturan resmi yang tertulis.</strong>Contohnya, aturan-aturan dan kebiasaan yang ada dalam sebuah keluarga atau kelompok bermain.</p>
335
<p>Sementara itu,<strong>cara pengendalian informal adalah cara pengendalian sosial yang dilakukan oleh kelompok yang kecil, akrab, bersifat tidak resmi, dan tidak mempunyai aturan-aturan resmi yang tertulis.</strong>Contohnya, aturan-aturan dan kebiasaan yang ada dalam sebuah keluarga atau kelompok bermain.</p>
336
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
336
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
337
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Pengantar Penelitian Sosial</a></strong></p>
337
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Pengantar Penelitian Sosial</a></strong></p>
338
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Jenis-Jenis Penelitian II</a></strong></p>
338
<p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Jenis-Jenis Penelitian II</a></strong></p>
339
<p>4. Contoh penelitian yang sesuai digunakan untuk jenis penelitian historik adalah ….</p>
339
<p>4. Contoh penelitian yang sesuai digunakan untuk jenis penelitian historik adalah ….</p>
340
<ol><li>tingkat kekerasan di perkotaan</li>
340
<ol><li>tingkat kekerasan di perkotaan</li>
341
<li>masuknya agama Islam di Nusantara</li>
341
<li>masuknya agama Islam di Nusantara</li>
342
<li>fenomena pergaulan bebas</li>
342
<li>fenomena pergaulan bebas</li>
343
<li>evaluasi kurikulum pendidikan internasional</li>
343
<li>evaluasi kurikulum pendidikan internasional</li>
344
<li>pengaruh<em>gadget</em>terhadap prestasi belajar</li>
344
<li>pengaruh<em>gadget</em>terhadap prestasi belajar</li>
345
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
345
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
346
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
346
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
347
<p>Salah satu jenis penelitian<strong>berdasarkan metodenya berupa penelitian historik. Fokus kajian penelitian historik adalah peristiwa yang telah terjadi di masa lampau.</strong></p>
347
<p>Salah satu jenis penelitian<strong>berdasarkan metodenya berupa penelitian historik. Fokus kajian penelitian historik adalah peristiwa yang telah terjadi di masa lampau.</strong></p>
348
<p>Penelitian ini berdasarkan pada deskripsi lisan maupun tulisan dari objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rekonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif. Contohnya, penelitian tentang stratifikasi sosial pada masa penjajahan Belanda. Contoh lainnya seperti sejarah masuknya agama Islam di Nusantara.</p>
348
<p>Penelitian ini berdasarkan pada deskripsi lisan maupun tulisan dari objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rekonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif. Contohnya, penelitian tentang stratifikasi sosial pada masa penjajahan Belanda. Contoh lainnya seperti sejarah masuknya agama Islam di Nusantara.</p>
349
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
349
<p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
350
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Lembaga Sosial</a></strong></p>
350
<p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Lembaga Sosial</a></strong></p>
351
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Lembaga Pendidikan</strong></p>
351
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Lembaga Pendidikan</strong></p>
352
<p>5. Penyebaran miras atau minuman keras semakin tidak terkendali. Bahkan banyak juga di kalangan siswa sekolah yang perlahan-lahan mulai mengenal miras. Orang tua dan pihak sekolah pun menjadi khawatir jika siswa ikut-ikutan suka minum miras.</p>
352
<p>5. Penyebaran miras atau minuman keras semakin tidak terkendali. Bahkan banyak juga di kalangan siswa sekolah yang perlahan-lahan mulai mengenal miras. Orang tua dan pihak sekolah pun menjadi khawatir jika siswa ikut-ikutan suka minum miras.</p>
353
<p>Oleh karena itu, dilakukan sosialisasi oleh lembaga sekolah bekerja sama dengan lembaga kepolisian berupa penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan dampak yang akan ditimbulkan jika melanggar hukum dengan mencoba miras. Ilustrasi tersebut menunjukkan berlangsungnya pola sosialisasi ….</p>
353
<p>Oleh karena itu, dilakukan sosialisasi oleh lembaga sekolah bekerja sama dengan lembaga kepolisian berupa penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan dampak yang akan ditimbulkan jika melanggar hukum dengan mencoba miras. Ilustrasi tersebut menunjukkan berlangsungnya pola sosialisasi ….</p>
354
<ol><li>primer</li>
354
<ol><li>primer</li>
355
<li>formal</li>
355
<li>formal</li>
356
<li>represif</li>
356
<li>represif</li>
357
<li>sekunder</li>
357
<li>sekunder</li>
358
<li>partisipatoris</li>
358
<li>partisipatoris</li>
359
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
359
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
360
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
360
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
361
<p>Ada dua pola sosialisasi, yaitu sosialisasi represif dan sosialisasi partisipatoris.<strong>Sosialisasi partisipatoris dilakukan dengan cara menanamkan nilai dan norma dengan mengajak individu berkebiasaan baik</strong>.</p>
361
<p>Ada dua pola sosialisasi, yaitu sosialisasi represif dan sosialisasi partisipatoris.<strong>Sosialisasi partisipatoris dilakukan dengan cara menanamkan nilai dan norma dengan mengajak individu berkebiasaan baik</strong>.</p>
362
<p>Seperti dalam kasus ini, pihak kepolisian dan lembaga sekolah bekerja sama dalam menanamkan nilai dan norma pada siswa. Penanaman nilai dan norma ini diperuntukkan agar siswa mematuhi aturan sehingga terhindar dari tindakan yang melanggar hukum, yaitu mencoba minuman keras.</p>
362
<p>Seperti dalam kasus ini, pihak kepolisian dan lembaga sekolah bekerja sama dalam menanamkan nilai dan norma pada siswa. Penanaman nilai dan norma ini diperuntukkan agar siswa mematuhi aturan sehingga terhindar dari tindakan yang melanggar hukum, yaitu mencoba minuman keras.</p>
363
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
363
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
364
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal PTS Kelas 10 SMA IPS Semester Ganjil 2023 & Pembahasannya</a></strong></p>
364
<p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal PTS Kelas 10 SMA IPS Semester Ganjil 2023 & Pembahasannya</a></strong></p>
365
<p>Terima kasih sudah belajar hari ini! Nah, Itu tadi beberapa contoh untuk latihan soal dan pembahasan yang bisa kamu pakai sebagai latihan untuk menghadapi PTS (Penilaian Tengah Semester). Semoga bermanfaat ya! Mau belajar lebih banyak materi dan latihan soal? <strong><a>Kamu bisa cek ruanguji</a></strong> untuk mendapatkan try out yang bisa bantu nge-<em>boost </em>nilai PTS kamu!</p>
365
<p>Terima kasih sudah belajar hari ini! Nah, Itu tadi beberapa contoh untuk latihan soal dan pembahasan yang bisa kamu pakai sebagai latihan untuk menghadapi PTS (Penilaian Tengah Semester). Semoga bermanfaat ya! Mau belajar lebih banyak materi dan latihan soal? <strong><a>Kamu bisa cek ruanguji</a></strong> untuk mendapatkan try out yang bisa bantu nge-<em>boost </em>nilai PTS kamu!</p>
366
366