0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Perubahan sosial adalah bentuk peralihan yang terjadi di masyarakat akibat berbagai faktor. Nah, sekarang kita belajar dulu yuk mengenai pengertian, karakteristik, dan teori-teorinya di<a>artikel Sosiologi kelas 12</a>.</em></p>
1
<blockquote><p><em>Perubahan sosial adalah bentuk peralihan yang terjadi di masyarakat akibat berbagai faktor. Nah, sekarang kita belajar dulu yuk mengenai pengertian, karakteristik, dan teori-teorinya di<a>artikel Sosiologi kelas 12</a>.</em></p>
2
</blockquote><p><em>-</em></p>
2
</blockquote><p><em>-</em></p>
3
<p>Ternyata perkembangan zaman yang terjadi saat ini menghasilkan perubahan dari yang tradisional menuju modern,<em>lho</em>. Buktinya, sekarang kamu bisa<em>tuh</em>main bareng sama teman kamu tanpa harus ketemu secara langsung. Nah, itu termasuk ke dalam salah satu contoh perubahan sosial.</p>
3
<p>Ternyata perkembangan zaman yang terjadi saat ini menghasilkan perubahan dari yang tradisional menuju modern,<em>lho</em>. Buktinya, sekarang kamu bisa<em>tuh</em>main bareng sama teman kamu tanpa harus ketemu secara langsung. Nah, itu termasuk ke dalam salah satu contoh perubahan sosial.</p>
4
<p>Apa sih itu perubahan sosial? Yuk, simak pengertiannya beserta teori-teori perubahan sosial dan karakteristiknya yang penting kamu ketahui berikut ini.</p>
4
<p>Apa sih itu perubahan sosial? Yuk, simak pengertiannya beserta teori-teori perubahan sosial dan karakteristiknya yang penting kamu ketahui berikut ini.</p>
5
<h2><strong>Pengertian Perubahan Sosial menurut Para Tokoh</strong></h2>
5
<h2><strong>Pengertian Perubahan Sosial menurut Para Tokoh</strong></h2>
6
<p>Sebagai manusia, kita dekat dengan perubahan karena manusia itu adalah makhluk yang dinamis. Artinya, manusia sebagai makhluk yang dinamis senantiasa berubah atau menginginkan perubahan.</p>
6
<p>Sebagai manusia, kita dekat dengan perubahan karena manusia itu adalah makhluk yang dinamis. Artinya, manusia sebagai makhluk yang dinamis senantiasa berubah atau menginginkan perubahan.</p>
7
<p><em><i>Apa kaitannya sama perubahan sosial ya?</i></em></p>
7
<p><em><i>Apa kaitannya sama perubahan sosial ya?</i></em></p>
8
<p>Baca Juga: <a>Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli, Cari Tahu Yuk!</a></p>
8
<p>Baca Juga: <a>Pengertian Perubahan Sosial Menurut Para Ahli, Cari Tahu Yuk!</a></p>
9
<p>Nah, coba kita lihat yuk pengertian perubahan sosial dari beberapa tokoh Sosiolog berikut ini.</p>
9
<p>Nah, coba kita lihat yuk pengertian perubahan sosial dari beberapa tokoh Sosiolog berikut ini.</p>
10
<h3><strong>1. Kingsley Davis</strong></h3>
10
<h3><strong>1. Kingsley Davis</strong></h3>
11
<p>Menurut Kingsley Davis, perubahan sosial adalah<strong>perubahan struktur dan fungsi masyarakat</strong>. Maksudnya gimana? Struktur yang dimaksud adalah pola hubungan yang dibentuk oleh norma, ikatan kelompok, hingga tingkatan sosial. Sementara fungsi berkaitan dengan peran yang dijalani oleh masyarakat.</p>
11
<p>Menurut Kingsley Davis, perubahan sosial adalah<strong>perubahan struktur dan fungsi masyarakat</strong>. Maksudnya gimana? Struktur yang dimaksud adalah pola hubungan yang dibentuk oleh norma, ikatan kelompok, hingga tingkatan sosial. Sementara fungsi berkaitan dengan peran yang dijalani oleh masyarakat.</p>
12
<p>Jadi, menurut Kingsley Davis,<strong>perubahan sosial ditandai oleh berubahnya pola hubungan dan peran yang dijalani masyarakat.</strong></p>
12
<p>Jadi, menurut Kingsley Davis,<strong>perubahan sosial ditandai oleh berubahnya pola hubungan dan peran yang dijalani masyarakat.</strong></p>
13
<h3><strong>2. Selo Soemardjan</strong></h3>
13
<h3><strong>2. Selo Soemardjan</strong></h3>
14
<p>Menurut Sosiolog asal Indonesia, Selo Soemardjan,<strong>perubahan sosial berkaitan dengan perubahan pada lembaga-lembaga sosial</strong>. Mulai dari lembaga keluarga, pendidikan, ekonomi, hingga politik dan hukum.</p>
14
<p>Menurut Sosiolog asal Indonesia, Selo Soemardjan,<strong>perubahan sosial berkaitan dengan perubahan pada lembaga-lembaga sosial</strong>. Mulai dari lembaga keluarga, pendidikan, ekonomi, hingga politik dan hukum.</p>
15
<p>Selo Soemardjan mengatakan, perubahan sosial membuat<strong>lembaga-lembaga di masyarakat beradaptasi</strong> untuk<strong>menyesuaikan dengan keadaan terkini</strong>.</p>
15
<p>Selo Soemardjan mengatakan, perubahan sosial membuat<strong>lembaga-lembaga di masyarakat beradaptasi</strong> untuk<strong>menyesuaikan dengan keadaan terkini</strong>.</p>
16
<p>Baca Juga:<a>Apa Faktor Internal dan Eksternal Penyebab Perubahan Sosial?</a></p>
16
<p>Baca Juga:<a>Apa Faktor Internal dan Eksternal Penyebab Perubahan Sosial?</a></p>
17
<h3><strong>3. William F. Ogburn</strong></h3>
17
<h3><strong>3. William F. Ogburn</strong></h3>
18
<p>Menurut William F. Ogburn,<strong>perubahan sosial berkaitan dengan perubahan kebudayaan</strong>. Kebudayaan dimaksud adalah kebudayaan material yang memengaruhi kebudayaan imaterial. Apa tuh?</p>
18
<p>Menurut William F. Ogburn,<strong>perubahan sosial berkaitan dengan perubahan kebudayaan</strong>. Kebudayaan dimaksud adalah kebudayaan material yang memengaruhi kebudayaan imaterial. Apa tuh?</p>
19
<ul><li><strong>Kebudayaan material:</strong>kebudayaan yang berwujud atau bisa dilihat, dipegang dan digunakan. Contoh: teknologi.</li>
19
<ul><li><strong>Kebudayaan material:</strong>kebudayaan yang berwujud atau bisa dilihat, dipegang dan digunakan. Contoh: teknologi.</li>
20
<li><strong>Kebudayaan imaterial:</strong>kebudayaan yang tidak berwujud atau tidak bisa dilihat atau dipegang tapi bisa dirasakan. Contoh: pola pikir atau perilaku.</li>
20
<li><strong>Kebudayaan imaterial:</strong>kebudayaan yang tidak berwujud atau tidak bisa dilihat atau dipegang tapi bisa dirasakan. Contoh: pola pikir atau perilaku.</li>
21
</ul><p>Jadi, menurut William F. Ogburn, kebudayaan yang berwujud seperti teknologi bisa mempengaruhi perubahan yang tidak berwujud seperti pola pikir atau kebiasaan manusia.</p>
21
</ul><p>Jadi, menurut William F. Ogburn, kebudayaan yang berwujud seperti teknologi bisa mempengaruhi perubahan yang tidak berwujud seperti pola pikir atau kebiasaan manusia.</p>
22
<h3><strong>4. Robert McIver</strong></h3>
22
<h3><strong>4. Robert McIver</strong></h3>
23
<p>Nggak selamanya perubahan itu bisa diterima kan? Nah, menurut Robert McIver,<strong>perubahan sosial bisa mengganggu hubungan dan keseimbangan sosial</strong>, hingga keharmonisan masyarakat.</p>
23
<p>Nggak selamanya perubahan itu bisa diterima kan? Nah, menurut Robert McIver,<strong>perubahan sosial bisa mengganggu hubungan dan keseimbangan sosial</strong>, hingga keharmonisan masyarakat.</p>
24
<p>Menurutnya,<strong>tidak semua perubahan dapat diterima</strong> oleh masyarakat karena kemunculannya dianggap telah mengganggu kepentingan kelompoknya.</p>
24
<p>Menurutnya,<strong>tidak semua perubahan dapat diterima</strong> oleh masyarakat karena kemunculannya dianggap telah mengganggu kepentingan kelompoknya.</p>
25
<p>Contohnya seperti munculnya ojek<em>online</em>yang menimbulkan keributan dengan ojek pangkalan.</p>
25
<p>Contohnya seperti munculnya ojek<em>online</em>yang menimbulkan keributan dengan ojek pangkalan.</p>
26
<h2><strong>Karakteristik Perubahan Sosial</strong></h2>
26
<h2><strong>Karakteristik Perubahan Sosial</strong></h2>
27
<p>Apa saja sih karakterikstik dari perubahan sosial? Untuk mencari tahu, yuk kita lihat pendapat dari Sosiolog asal Amerika, John J. Macionis.</p>
27
<p>Apa saja sih karakterikstik dari perubahan sosial? Untuk mencari tahu, yuk kita lihat pendapat dari Sosiolog asal Amerika, John J. Macionis.</p>
28
<h3><strong>1. Bisa Terjadi di Setiap Masyarakat</strong></h3>
28
<h3><strong>1. Bisa Terjadi di Setiap Masyarakat</strong></h3>
29
<p>Baik itu masyarakat perkotaan atau pedesaan bisa mengalami perubahan sosial. Namun, yang membedakannya adalah laju dan tantangan.</p>
29
<p>Baik itu masyarakat perkotaan atau pedesaan bisa mengalami perubahan sosial. Namun, yang membedakannya adalah laju dan tantangan.</p>
30
<h3><strong>2. Beberapa Perubahan Dianggap Lebih Penting</strong></h3>
30
<h3><strong>2. Beberapa Perubahan Dianggap Lebih Penting</strong></h3>
31
<p>Kamu bisa melihat penting atau tidaknya suatu perubahan dari pengaruh atau dampaknya. Misalnya, mana nih yang paling berdampak besar antara munculnya trend Citayem Fashion Week atau Pandemi Covid-19? Jelas, pandemi ya!</p>
31
<p>Kamu bisa melihat penting atau tidaknya suatu perubahan dari pengaruh atau dampaknya. Misalnya, mana nih yang paling berdampak besar antara munculnya trend Citayem Fashion Week atau Pandemi Covid-19? Jelas, pandemi ya!</p>
32
<h3><strong>3. Dapat Direncanakan dan Tidak Direncanakan</strong></h3>
32
<h3><strong>3. Dapat Direncanakan dan Tidak Direncanakan</strong></h3>
33
<p>Untuk membedakan perubahan yang dapat direncanakan dan tidak, kamu bisa melihat dari ada atau tidaknya andil masyarakat dalam menciptakan suatu perubahan. Kalau tidak direncanakan, perubahannya di luar kuasa manusia seperti pandemi.</p>
33
<p>Untuk membedakan perubahan yang dapat direncanakan dan tidak, kamu bisa melihat dari ada atau tidaknya andil masyarakat dalam menciptakan suatu perubahan. Kalau tidak direncanakan, perubahannya di luar kuasa manusia seperti pandemi.</p>
34
<h3><strong>4. Sering Menciptakan Kontroversi</strong></h3>
34
<h3><strong>4. Sering Menciptakan Kontroversi</strong></h3>
35
<p>Saat masyarakat mengalami perubahan sosial pasti ada saja kelompok yang setuju atau tidak setuju dengan perubahan tersebut.</p>
35
<p>Saat masyarakat mengalami perubahan sosial pasti ada saja kelompok yang setuju atau tidak setuju dengan perubahan tersebut.</p>
36
<p>Baca Juga:<a>Apa Saja Sih Bentuk-Bentuk dari Perubahan Sosial?</a></p>
36
<p>Baca Juga:<a>Apa Saja Sih Bentuk-Bentuk dari Perubahan Sosial?</a></p>
37
<p>Ada beberapa teori tentang perubahan sosial yaitu Teori Linier, Teori Siklus, Teori Fungsional, Teori Konflik, dan Teori Gerakan Sosial . Yuk, simak penjelasannya.</p>
37
<p>Ada beberapa teori tentang perubahan sosial yaitu Teori Linier, Teori Siklus, Teori Fungsional, Teori Konflik, dan Teori Gerakan Sosial . Yuk, simak penjelasannya.</p>
38
<h3><strong>1. Teori Linier</strong></h3>
38
<h3><strong>1. Teori Linier</strong></h3>
39
<p>Teori Linier sering juga disebut sebagai Teori Perkembangan atau Teori Evolusi. Menurut Teori Linier, perubahan sosial adalah proses yang terjadi dalam waktu yang cukup panjang, relatif lambat dan mengarah pada tujuan tertentu. Artinya, nggak ada perubahan sosial yang datang dengan sendirinya.</p>
39
<p>Teori Linier sering juga disebut sebagai Teori Perkembangan atau Teori Evolusi. Menurut Teori Linier, perubahan sosial adalah proses yang terjadi dalam waktu yang cukup panjang, relatif lambat dan mengarah pada tujuan tertentu. Artinya, nggak ada perubahan sosial yang datang dengan sendirinya.</p>
40
<p>Teori Linier menggambarkan bahwa<strong>perubahan sosial membentuk pola yang memanjang dan menuju ke tahap yang paling terkini.</strong>Coba lihat gambar di bawah ini ya.</p>
40
<p>Teori Linier menggambarkan bahwa<strong>perubahan sosial membentuk pola yang memanjang dan menuju ke tahap yang paling terkini.</strong>Coba lihat gambar di bawah ini ya.</p>
41
<h4><strong>Tahapan perubahan sosial dalam Teori Linier</strong></h4>
41
<h4><strong>Tahapan perubahan sosial dalam Teori Linier</strong></h4>
42
<p>Menurut Teori Linier, perubahan sosial terjadi dengan tiga tahapan, yaitu mulai dari tahap primitif, tradisional, hingga modern.</p>
42
<p>Menurut Teori Linier, perubahan sosial terjadi dengan tiga tahapan, yaitu mulai dari tahap primitif, tradisional, hingga modern.</p>
43
<ul><li><strong>Tahap Primitif:</strong>masyarakat belum mengenal dan menerapkan adat istiadat, poal hidupnya masih seputar berburu dan meramu.</li>
43
<ul><li><strong>Tahap Primitif:</strong>masyarakat belum mengenal dan menerapkan adat istiadat, poal hidupnya masih seputar berburu dan meramu.</li>
44
<li><strong>Tahap Tradisional:</strong>masyarakat telah menerapkan adat istiadat dan sudah mulai bercocok tanam.</li>
44
<li><strong>Tahap Tradisional:</strong>masyarakat telah menerapkan adat istiadat dan sudah mulai bercocok tanam.</li>
45
<li><strong>Tahap Modern:</strong>tidak lagi mengutamakan adat istiadat, melainkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, kehidupan telah bergantung pada industrialisasi.</li>
45
<li><strong>Tahap Modern:</strong>tidak lagi mengutamakan adat istiadat, melainkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, kehidupan telah bergantung pada industrialisasi.</li>
46
</ul><h4><strong>Bentuk-Bentuk Teori Linier</strong></h4>
46
</ul><h4><strong>Bentuk-Bentuk Teori Linier</strong></h4>
47
<p>Teori Linier ini memiliki beragam bentuk juga,<em><i>guys</i></em>. Yuk, simak penjelasan mengenai bentuk-bentuk Teori Linier berikut.</p>
47
<p>Teori Linier ini memiliki beragam bentuk juga,<em><i>guys</i></em>. Yuk, simak penjelasan mengenai bentuk-bentuk Teori Linier berikut.</p>
48
<ul><li><em><strong>Unilinier Theories of Evolution:</strong></em>masyarakat akan mengalami perubahan sesuai dengan tahap-tahap tertentu. Dari bentuk yang sederhana menuju bentuk yang sempurna atau kompleks.</li>
48
<ul><li><em><strong>Unilinier Theories of Evolution:</strong></em>masyarakat akan mengalami perubahan sesuai dengan tahap-tahap tertentu. Dari bentuk yang sederhana menuju bentuk yang sempurna atau kompleks.</li>
49
<li><em><strong>Universal Theories of Evolution:</strong></em>perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahap-tahap tertentu.</li>
49
<li><em><strong>Universal Theories of Evolution:</strong></em>perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahap-tahap tertentu.</li>
50
<li><em><strong>Multilinier Theories of Evolution:</strong></em>perubahan sosial dapat terjadi lewat beragam atau multi cara, meskipun tetap mengarah pada tujuan yang sama.</li>
50
<li><em><strong>Multilinier Theories of Evolution:</strong></em>perubahan sosial dapat terjadi lewat beragam atau multi cara, meskipun tetap mengarah pada tujuan yang sama.</li>
51
</ul><p>Baca Juga:<a>Yuk, Kenalan dengan Teori Linier atau Teori Evolusi dalam Perubahan Sosial</a></p>
51
</ul><p>Baca Juga:<a>Yuk, Kenalan dengan Teori Linier atau Teori Evolusi dalam Perubahan Sosial</a></p>
52
<h3><strong>2. Teori Siklus</strong></h3>
52
<h3><strong>2. Teori Siklus</strong></h3>
53
<p>Berbeda dengan Teori Linier, menurut Teori Siklus,<strong>perubahan sosial adalah sebuah proses yang berulang</strong>. Maka, perubahan yang terjadi di era digital sekarang bisa memiliki kesamaan dengan apa yang terjadi di masa lampau. Coba lihat gambar skema Teori Siklus di bawah ini.</p>
53
<p>Berbeda dengan Teori Linier, menurut Teori Siklus,<strong>perubahan sosial adalah sebuah proses yang berulang</strong>. Maka, perubahan yang terjadi di era digital sekarang bisa memiliki kesamaan dengan apa yang terjadi di masa lampau. Coba lihat gambar skema Teori Siklus di bawah ini.</p>
54
<h4><strong>Contoh Fenomena Teori Siklus</strong></h4>
54
<h4><strong>Contoh Fenomena Teori Siklus</strong></h4>
55
<p>Coba lihat<em>deh</em>fenomena tren gaya rambut dan pakaian klasik yang kembali ngetren akhir-akhir ini di masyarakat. Selain itu, semakin banyak pula komunitas pencinta motor klasik yang muncul. Inilah bukti bahwa perubahan sosial itu bisa berulang.</p>
55
<p>Coba lihat<em>deh</em>fenomena tren gaya rambut dan pakaian klasik yang kembali ngetren akhir-akhir ini di masyarakat. Selain itu, semakin banyak pula komunitas pencinta motor klasik yang muncul. Inilah bukti bahwa perubahan sosial itu bisa berulang.</p>
56
<p>Fenomena ini menunjukkan bahwa secara tidak sadar, masyarakat telah menghidupkan kembali tren yang pernah ada di masa lalu.</p>
56
<p>Fenomena ini menunjukkan bahwa secara tidak sadar, masyarakat telah menghidupkan kembali tren yang pernah ada di masa lalu.</p>
57
<h3><strong>3. Teori Fungsional</strong></h3>
57
<h3><strong>3. Teori Fungsional</strong></h3>
58
<p>Menurut Teori Fungsional, masyarakat dilihat sebagai sebuah sistem yang saling terhubung dan memiliki fungsi. Jika fungsi tersebut bisa dijalankan dengan tepat, maka keseimbangan sosial akan tercipta.</p>
58
<p>Menurut Teori Fungsional, masyarakat dilihat sebagai sebuah sistem yang saling terhubung dan memiliki fungsi. Jika fungsi tersebut bisa dijalankan dengan tepat, maka keseimbangan sosial akan tercipta.</p>
59
<p>Pandangan Teori Fungsional terhadap perubahan sosial:</p>
59
<p>Pandangan Teori Fungsional terhadap perubahan sosial:</p>
60
<ul><li>Perubahan sosial dapat terjadi akibat<strong>perubahan sistem sosial</strong></li>
60
<ul><li>Perubahan sosial dapat terjadi akibat<strong>perubahan sistem sosial</strong></li>
61
<li>Perubahan sosial bisa menciptakan<strong>keseimbangan sosial</strong>baru di masyarakat</li>
61
<li>Perubahan sosial bisa menciptakan<strong>keseimbangan sosial</strong>baru di masyarakat</li>
62
<li>Konflik akibat perubahan sosial dianggap dapat<strong>mengganggu keharmonisan</strong>di masyarakat</li>
62
<li>Konflik akibat perubahan sosial dianggap dapat<strong>mengganggu keharmonisan</strong>di masyarakat</li>
63
</ul><h3><strong>4. Teori Konflik</strong></h3>
63
</ul><h3><strong>4. Teori Konflik</strong></h3>
64
<p>Menurut Teori Konflik, perubahan sosial tercipta akibat<strong>adanya pertentangan antar kelas atau konflik</strong>. Menurut teori ini, perubahan sosial dianggap telah<strong>menciptakan perbedaan kelas sosial</strong> di masyarakat.</p>
64
<p>Menurut Teori Konflik, perubahan sosial tercipta akibat<strong>adanya pertentangan antar kelas atau konflik</strong>. Menurut teori ini, perubahan sosial dianggap telah<strong>menciptakan perbedaan kelas sosial</strong> di masyarakat.</p>
65
<p>Misalnya industrialisasi yang membedakan antara kelas pemilik modal dan kelas buruh. Akibatnya, perubahan sosial dianggap dapat<strong> menghasilkan kesenjangan</strong>. Selain itu, konflik juga dianggap sebagai cara untuk menghasilkan perubahan sosial.</p>
65
<p>Misalnya industrialisasi yang membedakan antara kelas pemilik modal dan kelas buruh. Akibatnya, perubahan sosial dianggap dapat<strong> menghasilkan kesenjangan</strong>. Selain itu, konflik juga dianggap sebagai cara untuk menghasilkan perubahan sosial.</p>
66
<h3><strong>5. Teori Gerakan Sosial</strong></h3>
66
<h3><strong>5. Teori Gerakan Sosial</strong></h3>
67
<p>Sebelum kita membahas teorinya, kira-kira apa sih gerakan sosial itu? Gerakan sosial adalah tindakan bersama yang terorganisasi dan didorong oleh ketidakpuasan, tujuan, serta kepentingan yang sama.</p>
67
<p>Sebelum kita membahas teorinya, kira-kira apa sih gerakan sosial itu? Gerakan sosial adalah tindakan bersama yang terorganisasi dan didorong oleh ketidakpuasan, tujuan, serta kepentingan yang sama.</p>
68
<p><em><i>Terus, gimana hubungan gerakan sosial dengan perubahan sosial?</i></em></p>
68
<p><em><i>Terus, gimana hubungan gerakan sosial dengan perubahan sosial?</i></em></p>
69
<p>Hubungan keduanya sebenarnya adalah hubungan sebab akibat,<em>guys</em>. Dari teori ini kamu bisa lihat bahwa<strong>suatu perubahan bisa memunculkan gerakan sosial, begitupun sebaliknya.</strong></p>
69
<p>Hubungan keduanya sebenarnya adalah hubungan sebab akibat,<em>guys</em>. Dari teori ini kamu bisa lihat bahwa<strong>suatu perubahan bisa memunculkan gerakan sosial, begitupun sebaliknya.</strong></p>
70
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Teori Evolusi dalam Perubahan Sosial</a></strong></p>
70
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Teori Evolusi dalam Perubahan Sosial</a></strong></p>
71
<p>Contohnya, krisis ekonomi di suatu negara mengakibatkan banyaknya pengangguran dan kemiskinan. Lalu, masyarakat yang nggak puas dengan kinerja pemerintah melakukan protes yang akhirnya memicu gerakan sosial. Nah, gerakan sosial ini nantinya juga bisa mengakibatkan perubahan sosial seperti bergantinya rezim kekuasaan.</p>
71
<p>Contohnya, krisis ekonomi di suatu negara mengakibatkan banyaknya pengangguran dan kemiskinan. Lalu, masyarakat yang nggak puas dengan kinerja pemerintah melakukan protes yang akhirnya memicu gerakan sosial. Nah, gerakan sosial ini nantinya juga bisa mengakibatkan perubahan sosial seperti bergantinya rezim kekuasaan.</p>
72
<h4><strong>Tipe Gerakan Sosial menurut David Aberle</strong></h4>
72
<h4><strong>Tipe Gerakan Sosial menurut David Aberle</strong></h4>
73
<ul><li><em><strong>Alternative movement:</strong></em>gerakan sosial yang bertujuan mengubah sebagian perilaku seseorang.</li>
73
<ul><li><em><strong>Alternative movement:</strong></em>gerakan sosial yang bertujuan mengubah sebagian perilaku seseorang.</li>
74
<li><em><strong>Redemptive movement:</strong></em>gerakan sosial yang bertujuan untuk mengubah perilaku seseorang secara menyeluruh.</li>
74
<li><em><strong>Redemptive movement:</strong></em>gerakan sosial yang bertujuan untuk mengubah perilaku seseorang secara menyeluruh.</li>
75
<li><em><strong>Reformative movement:</strong></em>gerakan sosial yang bertujuan mengubah segi-segi tertentu atau sebagian dari kehidupan masyarakat.</li>
75
<li><em><strong>Reformative movement:</strong></em>gerakan sosial yang bertujuan mengubah segi-segi tertentu atau sebagian dari kehidupan masyarakat.</li>
76
<li><em><strong>Transformative movement:</strong></em>gerakan sosial yang bertujuan untuk mengubah keadaan masyarakat secara menyeluruh.</li>
76
<li><em><strong>Transformative movement:</strong></em>gerakan sosial yang bertujuan untuk mengubah keadaan masyarakat secara menyeluruh.</li>
77
</ul><p>-</p>
77
</ul><p>-</p>
78
<p>Gimana, ternyata banyak banget ya teori-teori yang menjelaskan mengenai terjadinya perubahan sosial. Sebenarnya perubahan sosial masih terus terjadi setiap hari dalam skala kecil atau besar, lho. Kira-kira apa contoh perubahan sosial yang kamu ketahui? Coba tulis di kolom komentar ya. Kalau masih mau belajar lebih dalam dan mengetahui contoh lainnya, langsung aja buka<a><strong>ruangbelajar</strong></a>kamu ya!</p>
78
<p>Gimana, ternyata banyak banget ya teori-teori yang menjelaskan mengenai terjadinya perubahan sosial. Sebenarnya perubahan sosial masih terus terjadi setiap hari dalam skala kecil atau besar, lho. Kira-kira apa contoh perubahan sosial yang kamu ketahui? Coba tulis di kolom komentar ya. Kalau masih mau belajar lebih dalam dan mengetahui contoh lainnya, langsung aja buka<a><strong>ruangbelajar</strong></a>kamu ya!</p>
79
<p><strong>Referensi:</strong></p>
79
<p><strong>Referensi:</strong></p>
80
<p>Waluya, Bagja. 2009.<em>Sosiologi Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat Kelas XII.</em>Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.</p>
80
<p>Waluya, Bagja. 2009.<em>Sosiologi Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat Kelas XII.</em>Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.</p>
81
81