HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p>RG Squad, jika kamu diminta Ibu untuk merapikan bola warna-warni yang kalian miliki ke dalam kotak mainan. Namun tiba-tiba, adikmu yang masih kecil minta diambilkan bola. Secara acak, kamu akan mengambil kembali bola tersebut.<em>Nah</em>, peluang terambilnya bola warna biru dan merah kira-kira ada berapa ya RG Squad? Kejadian-kejadian seperti ini dapat dijawab dengan mempelajari materi kejadian majemuk di dalam teori peluang matematika. Simak caranya di bawah ini!</p>
1 <p>RG Squad, jika kamu diminta Ibu untuk merapikan bola warna-warni yang kalian miliki ke dalam kotak mainan. Namun tiba-tiba, adikmu yang masih kecil minta diambilkan bola. Secara acak, kamu akan mengambil kembali bola tersebut.<em>Nah</em>, peluang terambilnya bola warna biru dan merah kira-kira ada berapa ya RG Squad? Kejadian-kejadian seperti ini dapat dijawab dengan mempelajari materi kejadian majemuk di dalam teori peluang matematika. Simak caranya di bawah ini!</p>
2 <p><strong>Apabila ada kejadian atau percobaan yang terjadi lebih dari satu kali sehingga menghasilkan kejadian baru, maka kejadian baru itu disebut kejadian majemuk.</strong>Terdapat beberapa kejadian yang disebut sebagai kejadian majemuk. Yuk kita pelajari lebih lanjut!</p>
2 <p><strong>Apabila ada kejadian atau percobaan yang terjadi lebih dari satu kali sehingga menghasilkan kejadian baru, maka kejadian baru itu disebut kejadian majemuk.</strong>Terdapat beberapa kejadian yang disebut sebagai kejadian majemuk. Yuk kita pelajari lebih lanjut!</p>
3 <h2><strong>1. Dua Kejadian Sembarang</strong></h2>
3 <h2><strong>1. Dua Kejadian Sembarang</strong></h2>
4 <p>Untuk dua kejadian sembarang A dan B pada ruang sampel S, berlaku rumus:</p>
4 <p>Untuk dua kejadian sembarang A dan B pada ruang sampel S, berlaku rumus:</p>
5 <p><strong>P (A ∪ B) = P (A) + P (B) - P (A ∩ B)</strong></p>
5 <p><strong>P (A ∪ B) = P (A) + P (B) - P (A ∩ B)</strong></p>
6 <p><strong>Contoh :</strong></p>
6 <p><strong>Contoh :</strong></p>
7 <p>Dari 45 siswa pada suatu kelas, diketahui 28 siswa suka Matematika, 22 siswa suka bahasa Inggris, dan 10 siswa suka kedua-duanya. Jika seorang siswa dipilih secara acak, tentukan peluang siswa yang terpilih adalah yang menyukai Matematika atau bahasa Inggris!</p>
7 <p>Dari 45 siswa pada suatu kelas, diketahui 28 siswa suka Matematika, 22 siswa suka bahasa Inggris, dan 10 siswa suka kedua-duanya. Jika seorang siswa dipilih secara acak, tentukan peluang siswa yang terpilih adalah yang menyukai Matematika atau bahasa Inggris!</p>
8 <p> </p>
8 <p> </p>
9 <p>n(S) = 45</p>
9 <p>n(S) = 45</p>
10 <p>Suka Matematika, n(M) = 28</p>
10 <p>Suka Matematika, n(M) = 28</p>
11 <p>Suka Bahasa Inggris, n(B) = 22</p>
11 <p>Suka Bahasa Inggris, n(B) = 22</p>
12 <p>Suka keduanya, n(M ∩ B ) = 10</p>
12 <p>Suka keduanya, n(M ∩ B ) = 10</p>
13 <p>Jawab :</p>
13 <p>Jawab :</p>
14 <p>n(S) = 45</p>
14 <p>n(S) = 45</p>
15 <p>Suka Matematika, n(M) = 28</p>
15 <p>Suka Matematika, n(M) = 28</p>
16 <p>Suka Bahasa Inggris, n(B) = 22</p>
16 <p>Suka Bahasa Inggris, n(B) = 22</p>
17 <p>Suka keduanya, n(M ∩ B ) = 10</p>
17 <p>Suka keduanya, n(M ∩ B ) = 10</p>
18 <p>Peluang terpilih yang suka Matematika atau Bahasa Inggris ialah:</p>
18 <p>Peluang terpilih yang suka Matematika atau Bahasa Inggris ialah:</p>
19 <p>P (M ∪ B) = P (M) + P (B) - P (M ∩ B)</p>
19 <p>P (M ∪ B) = P (M) + P (B) - P (M ∩ B)</p>
20 <h2><strong>2. Komplemen Suatu Kejadian</strong></h2>
20 <h2><strong>2. Komplemen Suatu Kejadian</strong></h2>
21 <p><strong>Rumus: P (Ac) = 1 - P (A)</strong></p>
21 <p><strong>Rumus: P (Ac) = 1 - P (A)</strong></p>
22 <p><strong>Contoh:</strong></p>
22 <p><strong>Contoh:</strong></p>
23 <p>Sebuah dadu dilempar sekali, tentukan peluang munculnya mata dadu lebih dari dua.</p>
23 <p>Sebuah dadu dilempar sekali, tentukan peluang munculnya mata dadu lebih dari dua.</p>
24 <p>Jawab:</p>
24 <p>Jawab:</p>
25 <p>Sebuah dadu dilempar sekali, maka n (S) = 6</p>
25 <p>Sebuah dadu dilempar sekali, maka n (S) = 6</p>
26 <p>Jika A = {mata dadu lebih dari sama dengan 2}</p>
26 <p>Jika A = {mata dadu lebih dari sama dengan 2}</p>
27 <p>Sehingga Ac = { mata dadu kurang dari atau sama dengan 2 } = {1, 2}, n(Ac) = 2</p>
27 <p>Sehingga Ac = { mata dadu kurang dari atau sama dengan 2 } = {1, 2}, n(Ac) = 2</p>
28 <p>Jadi, peluang munculnya mata dadu lebih dari 2 adalah 2/3</p>
28 <p>Jadi, peluang munculnya mata dadu lebih dari 2 adalah 2/3</p>
29 <h2><strong>3. Dua Kejadian Saling Lepas</strong></h2>
29 <h2><strong>3. Dua Kejadian Saling Lepas</strong></h2>
30 <p><strong>Rumus: P (A</strong>∪<strong>B) = P(A) + P (B)</strong></p>
30 <p><strong>Rumus: P (A</strong>∪<strong>B) = P(A) + P (B)</strong></p>
31 <p><strong>Contoh:</strong></p>
31 <p><strong>Contoh:</strong></p>
32 <p>Pada pelemparan sebuah dadu bermata 6, berapakah peluang mendapatkan dadu mata 1 atau 3 ?</p>
32 <p>Pada pelemparan sebuah dadu bermata 6, berapakah peluang mendapatkan dadu mata 1 atau 3 ?</p>
33 <p>Jawab:</p>
33 <p>Jawab:</p>
34 <p>A = {1}, B = {3}</p>
34 <p>A = {1}, B = {3}</p>
35 <p>n(A) = 1, n(B) = 1</p>
35 <p>n(A) = 1, n(B) = 1</p>
36 <p>Peluang mendapatkan dadu mata 1 atau 3:</p>
36 <p>Peluang mendapatkan dadu mata 1 atau 3:</p>
37 <p>RG Squad, pembahasan tentang teori peluang ini masih ada di <a><strong>peluang</strong><strong>kejadian majemuk</strong><strong>bagian ke dua</strong></a> <em>lho</em>. Kalau kalian masih bingung dengan penjelasan di atas, kalian bisa tonton video belajarnya hanya di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>!</p>
37 <p>RG Squad, pembahasan tentang teori peluang ini masih ada di <a><strong>peluang</strong><strong>kejadian majemuk</strong><strong>bagian ke dua</strong></a> <em>lho</em>. Kalau kalian masih bingung dengan penjelasan di atas, kalian bisa tonton video belajarnya hanya di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>!</p>
38 <p><strong>Sumber Referensi </strong></p>
38 <p><strong>Sumber Referensi </strong></p>
39 <p>Waluyo S, Sutrisna. () Konsep dan Penerapan Matematika SMA/MA/SMK/MAK. Jakarta:Bailmu</p>
39 <p>Waluyo S, Sutrisna. () Konsep dan Penerapan Matematika SMA/MA/SMK/MAK. Jakarta:Bailmu</p>
40 <p><em>Artikel diperbarui 25 Januari 2021</em></p>
40 <p><em>Artikel diperbarui 25 Januari 2021</em></p>
41  
41