Artikel Sosiologi kelas 10 ini membahas tentang apa itu penelitian kualitatif mulai dari pengertian hingga contohnya. Mau lebih dalam memahami penelitian kualitatif? Yuk baca artikel ini sampai selesai!
—
Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana cara para peneliti memahami perilaku manusia, budaya, atau makna di balik tindakan seseorang? Jika iya, maka kamu sedang menyentuh inti dari penelitian kualitatif ya.
Eits, banyak orang masih bingung membedakan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, lho. Keduanya memang memiliki pendekatan dan tujuan yang berbeda, serta digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang berbeda pula.
Baca Juga: Metode Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya
Supaya kamu lebih paham, ayo kita ulas lebih jauh tentang definisi dan pengertian metode ini, serta kapan dan bagaimana penggunaannya. Mari kita bahas satu persatu, guys!
Metode penelitian kualitatif adalah pendekatan penelitian yang digunakan untuk memahami fenomena sosial dari perspektif partisipan ya. Penelitian ini menekankan pada makna subjektif, proses sosial, dan realitas yang dibentuk oleh individu atau kelompok dalam konteks tertentu.
Ada juga beberapa pengertian penelitian kualitatif dari para ahli ya, guys. Yuk simak!
Pengertian Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli
1. Moleong
Menurut Moleong, penelitian kualitatif bertujuan menggambarkan dan memahami fenomena yang dialami oleh subjek secara menyeluruh melalui bahasa dan kata-kata dalam situasi yang spesifik.
2. Sugiyono
Sugiyono menjelaskan bahwa metode penelitian kualitatif berakar dari pemikiran filosofis, menggunakan peneliti sebagai alat utama dalam pengumpulan data, serta menganalisis data secara non-numerik dengan fokus pada makna.
3. Creswell
Creswell mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai pendekatan yang digunakan untuk menelusuri dan memahami makna yang dimiliki oleh individu atau kelompok terkait permasalahan sosial tertentu.
4. Koentjaraningrat
Koentjaraningrat menyebut bahwa penelitian kualitatif mencakup tiga bentuk utama, yakni pendekatan deskriptif, analitis, dan interpretatif.
5. Bogdan dan Taylor
Bogdan dan Taylor mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai metode yang bersifat deskriptif dan interpretatif, yang digunakan untuk memahami konteks dan makna suatu fenomena dari sudut pandang partisipan.
Baca Juga: Teknik Analisis Data Kualitatif pada Penelitian Sosial
—
Butuh jawaban cepat dan valid buat ngerjain tugas sekolahmu? Cek aja lewat Roboguru! Kamu akan mendapatkan jawaban yang cepat dan sesuai karena sudah diverifikasi oleh Master Teacher!
Kapan Menggunakan Metode Kualitatif?
1. Memahami Makna Perilaku Manusia
Guys, metode penelitian kualitatif digunakan ketika peneliti ingin memahami makna di balik perilaku manusia atau pengalaman subjektif seseorang dalam konteks sosial.
Misalnya, saat ingin mengeksplorasi pengalaman para guru dalam mengajar di daerah terpencil, metode ini akan memberikan wawasan yang lebih mendalam dibandingkan data kuantitatif.
2. Variabel Penelitian belum Terdefinisi
Metode ini juga digunakan ketika variabel penelitian belum terdefinisi secara jelas. Dalam hal ini, peneliti mengandalkan proses eksplorasi terlebih dahulu sebelum menyusun konsep yang lebih spesifik. Dengan kata lain, metode ini berguna pada tahap awal suatu penelitian atau saat mencoba memahami peristiwa baru ya.
3. Meneliti Fenomena yang Tidak Bisa Diukur dengan Angka
Ketika peneliti ingin menggali fenomena yang tidak bisa diukur dengan angka atau statistik, seperti kepercayaan, nilai, budaya, atau emosi, maka metode kualitatif menjadi pilihan utama. Oleh karena itu, metode ini sangat cocok dalam studi antropologi, sosiologi, psikologi, maupun kajian budaya ya.
Penelitian kualitatif juga tepat digunakan ketika interaksi sosial dan konteks memegang peranan penting. Misalnya, dalam mempelajari dinamika komunikasi dalam kelompok tertentu, peneliti harus menyelami situasi sosial secara langsung melalui observasi atau wawancara, guys.
Selain itu, metode ini cocok digunakan ketika peneliti ingin menciptakan teori dari data yang dikumpulkan (grounded theory). Dengan kata lain, metode ini digunakan untuk membangun pemahaman baru berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan.
Tujuan Penelitian Kualitatif
Tujuan utama dari penelitian kualitatif adalah untuk memahami fenomena sosial dari perspektif partisipan. Peneliti berusaha mendalami pengalaman dan makna yang dibentuk oleh individu dalam kehidupan mereka sehari-hari. Berikut ini tujuan yang lainnya dari penelitian kualitatif.
1. Memahami Makna di Balik Perilaku dan Pengalaman
Penelitian kualitatif bertujuan menggali makna subjektif dari tindakan, pengalaman, dan pandangan individu dalam konteks tertentu.
2. Mengeksplorasi Fenomena Sosial yang Kompleks
Digunakan untuk memahami fenomena sosial yang tidak dapat dijelaskan secara numerik atau kuantitatif.
3. Menggali Perspektif dan Pandangan Subjek Penelitian
Fokus pada bagaimana individu melihat, merasakan, dan memberi makna terhadap situasi yang mereka alami.
4. Menghasilkan Teori atau Konsep Baru
Membantu merumuskan teori atau model berdasarkan data empiris dari lapangan (grounded theory).
5. Mengidentifikasi Pola, Tema, dan Kategori
Tujuannya untuk menemukan pola-pola umum dalam data yang bersifat naratif atau deskriptif.
6. Memberikan Pemahaman Kontekstual yang Mendalam
Menyediakan wawasan yang kaya terhadap konteks sosial, budaya, atau lingkungan tempat fenomena terjadi.
7. Mendukung atau Mengkritisi Teori yang Ada
Dapat digunakan untuk memperkuat atau mengkritisi teori yang telah ada dengan melihat realitas dari sudut pandang orang-orang yang mengalaminya.
Contoh Penelitian Kualitatif
Penelitian kualitatif ini, dalam praktiknya sangatlah luas dan dapat diterapkan pada berbagai bidang. Berikut adalah beberapa contoh metode penelitian kualitatif yang umum digunakan dalam berbagai disiplin ya guys.
1. Studi tentang pengalaman guru mengajar selama pandemi COVID-19
Penelitian ini menggali bagaimana guru menyesuaikan metode pengajaran mereka selama pembelajaran daring.
2. Analisis makna simbolik dalam upacara adat Jawa
Penelitian ini menelusuri bagaimana masyarakat memaknai simbol-simbol dalam tradisi lokal.
3. Studi etnografi tentang kehidupan komunitas nelayan
Penelitian ini mengamati secara langsung kehidupan sehari-hari nelayan dan bagaimana mereka membentuk komunitas.
4. Wawancara mendalam dengan korban kekerasan dalam rumah tangga
Penelitian ini memahami pengalaman personal dan perjuangan korban.
5. Studi kasus tentang proses kreatif penulis novel
Penelitian ini menyelidiki bagaimana seorang penulis mengembangkan ide menjadi karya sastra.
6. Pengamatan perilaku siswa di kelas inklusi
Penelitian ini menilai interaksi dan adaptasi siswa dengan kebutuhan khusus.
7. Studi fenomenologi tentang kehilangan orang tercinta
Penelitian ini mendalami pengalaman emosional seseorang setelah kehilangan.
8. Analisis naratif tentang pengalaman penderita kanker
Penelitian ini menyusun kisah hidup berdasarkan cerita pasien.
9. Studi dokumentasi media sosial selama kampanye politik
Penelitian ini menganalisis konten yang dibagikan selama masa kampanye.
10. Observasi terhadap interaksi pelanggan di kafe lokal
Penelitian ini menggambarkan dinamika sosial di ruang publik.
Baca Juga: Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis, dan Contoh
Ciri-Ciri Penelitian Kualitatif
Penelitian kualitatif memiliki sejumlah karakteristik khas yang membedakannya dari penelitian kuantitatif. Berikut beberapa ciri utama yang membedakannya ya.
1. Peneliti adalah Instrumen
Guys, di dalam penelitian kualitatif, peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan dan analisis data. Artinya, peneliti secara langsung melakukan observasi, wawancara, atau pengumpulan informasi lainnya tanpa bantuan alat ukur standar seperti kuesioner terstruktur. Kepekaan peneliti dalam menangkap makna serta interaksi dengan partisipan sangat menentukan kualitas data yang diperoleh.
2. Bersifat Subjektif
Data dalam penelitian kualitatif bersifat subjektif karena sangat dipengaruhi oleh sudut pandang peneliti maupun informan. Peneliti menginterpretasikan realitas berdasarkan pengalaman, pemahaman, dan konteks sosial masing-masing partisipan. Oleh karena itu, hasil penelitian tidak bersifat mutlak, melainkan terbuka terhadap banyak kemungkinan makna.
3. Berkembang dan Fokus pada Proses
Penelitian kualitatif bersifat fleksibel dan dapat berubah arah sesuai dengan dinamika yang terjadi di lapangan. Fokus utamanya adalah pada proses yang berlangsung, bukan semata-mata hasil akhir. Dengan demikian, peneliti menyesuaikan metode, pertanyaan, dan pendekatan seiring dengan berkembangnya pemahaman selama penelitian berlangsung.
4. Hasil Data Deskriptif
Data dalam penelitian kualitatif disajikan dalam bentuk uraian naratif, bukan angka atau statistik. Temuan biasanya dituangkan melalui kutipan langsung, deskripsi situasi, atau cerita pengalaman dari subjek penelitian. Hal ini bertujuan untuk menggambarkan makna dan konteks secara rinci dan mendalam agar pembaca bisa memahami situasi seperti yang dialami partisipan.
Jenis-Jenis Penelitian Kualitatif
Jenis metode penelitian kualitatif sangat beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Berikut lima jenis utama penelitian kualitatif.
1. Etnografi
Metode etnografi digunakan untuk mempelajari budaya, kebiasaan, dan kehidupan sehari-hari suatu kelompok masyarakat melalui keterlibatan langsung dalam komunitas tersebut. Peneliti biasanya menghabiskan waktu yang cukup lama di lapangan agar dapat memahami secara menyeluruh nilai-nilai, pola perilaku, dan struktur sosial kelompok yang diteliti. Tujuannya adalah untuk menggambarkan realitas sosial dari perspektif orang dalam (insider).
Contoh: Seorang peneliti menghabiskan enam bulan tinggal bersama komunitas suku Baduy di Banten untuk mempelajari sistem kepercayaan dan tradisi mereka.
Baca Juga: Jurusan Antropologi, Buat yang Suka Traveling & Eksplorasi Budaya
2. Studi Kasus
Penelitian studi kasus berfokus pada pendalaman terhadap satu kasus spesifik, baik itu individu, organisasi, program, maupun peristiwa, dengan tujuan memahami konteks dan dinamika yang terjadi secara menyeluruh. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengungkap detail yang tidak akan terlihat dalam studi yang lebih luas. Studi kasus sering digunakan ketika kasus tersebut unik atau kompleks dan membutuhkan perhatian khusus.
Contoh: Penelitian terhadap seorang siswa tunarungu yang berhasil lulus pendidikan formal tanpa pendamping khusus, untuk memahami faktor pendukung keberhasilannya.
3. Studi Dokumen
Studi dokumen adalah pendekatan penelitian yang melibatkan analisis terhadap dokumen tertulis atau visual guna menggali makna, konteks, atau nilai historis dari suatu fenomena sosial. Dokumen dapat berupa arsip, surat kabar, catatan rapat, foto, atau bahkan postingan media sosial. Teknik ini sangat berguna dalam melacak perubahan sosial atau membandingkan kebijakan antar periode waktu.
Contoh: Penelitian yang menganalisis pidato-pidato presiden Indonesia sejak era Orde Baru hingga sekarang untuk memahami perubahan retorika politik terhadap isu nasionalisme.
4. Observasi Alami
Dalam metode observasi alami, peneliti mengamati subjek dalam lingkungan asli mereka tanpa memberikan intervensi atau arahan apa pun. Tujuan dari metode ini adalah menangkap perilaku atau interaksi sebagaimana terjadinya secara spontan dan otentik. Teknik ini sering digunakan dalam studi perilaku sosial atau pendidikan untuk melihat pola yang tidak dapat dijelaskan melalui wawancara.
Contoh: Seorang peneliti mengamati interaksi antara siswa dan guru di taman kanak-kanak inklusif tanpa ikut campur, untuk memahami dinamika pembelajaran anak-anak berkebutuhan khusus.
5. Fenomenologi
Pendekatan fenomenologi bertujuan mengeksplorasi dan memahami pengalaman subjektif seseorang terhadap suatu peristiwa atau kondisi tertentu. Peneliti berusaha menggali makna yang diberikan oleh individu terhadap pengalaman tersebut, melalui wawancara mendalam dan refleksi naratif. Metode ini sangat cocok untuk memahami perasaan, persepsi, dan interpretasi pribadi atas situasi yang kompleks.
Contoh: Penelitian tentang pengalaman emosional perempuan yang menjalani kehamilan pertama tanpa dukungan keluarga.
Teknik Penarikan Sampel Penelitian Kualitatif
Dalam penelitian kualitatif, penarikan sampel dilakukan secara non-probabilistik. Dua teknik utama yang sering digunakan adalah:
1. Snowball Sampling (Bola Salju)
Snowball sampling adalah teknik pengambilan sampel di mana peneliti memulai dengan sejumlah kecil responden yang sesuai, kemudian meminta mereka untuk merekomendasikan orang lain yang juga relevan dengan studi.
Metode ini sangat berguna ketika peneliti ingin mengakses populasi yang sulit dijangkau atau tersembunyi, seperti komunitas marjinal atau kelompok dengan karakteristik khusus. Teknik ini akan terus bergulir dari satu partisipan ke partisipan lainnya hingga jumlah sampel yang dibutuhkan terpenuhi.
Contohnya adalah seorang peneliti ingin meneliti gaya hidup mantan pengguna narkoba yang telah pulih. Ia memulai dengan satu narasumber, lalu narasumber tersebut merekomendasikan teman-teman lain yang pernah mengalami hal serupa untuk diwawancarai.
2. Purposive Sampling (Sampel Bertujuan)
Purposive sampling adalah metode di mana peneliti secara sengaja memilih individu yang memiliki karakteristik tertentu yang sesuai dengan tujuan atau fokus penelitian. Pemilihan partisipan dilakukan bukan secara acak, melainkan berdasarkan pertimbangan dan penilaian.
Informan adalah mereka memiliki informasi penting dan relevan terhadap topik yang dikaji ya guys. Teknik ini efektif ketika peneliti memerlukan data mendalam dari sumber yang benar-benar memahami isu yang sedang diteliti.
Contohnya adalah seorang peneliti ingin mengkaji strategi pengajaran di sekolah inklusi. Ia hanya memilih guru-guru yang telah berpengalaman minimal lima tahun mengajar anak berkebutuhan khusus untuk dijadikan narasumber.
Baca Juga: Teknik Mengumpulkan Data Penelitian Kualitatif
Kelebihan Metode Penelitian Kualitatif
Kelebihan metode penelitian kualitatif adalah kemampuannya menggali makna dan pemahaman mendalam atas fenomena yang kompleks. Berikut beberapa kelebihannya ya.
1. Pemahaman Mendalam
Penelitian kualitatif membantu peneliti memahami fenomena dari sudut pandang partisipan secara utuh, termasuk makna dan konteks sosial-budaya di baliknya. Metode ini efektif dalam menggali aspek yang tidak bisa dijelaskan lewat data kuantitatif.
2. Metode yang Fleksibel
Penelitian ini tidak kaku, sehingga peneliti bebas menyesuaikan teknik dan arah pengumpulan data sesuai kondisi lapangan. Pendekatan ini sangat cocok untuk situasi dinamis atau tidak terduga.
3. Menumbuhkan Empati dan Toleransi
Dengan terlibat langsung dalam kehidupan partisipan, peneliti lebih mudah memahami perspektif orang lain. Hal ini dapat meningkatkan empati sosial serta sikap toleran terhadap perbedaan.
4. Berpotensi Melahirkan Teori Baru
Penelitian kualitatif sering digunakan untuk merumuskan teori berdasarkan data lapangan. Temuan yang diperoleh bisa menjadi kontribusi baru dalam pengembangan ilmu sosial.
5. Menyajikan Gambaran Sosial Secara Menyeluruh
Data yang dikumpulkan disusun secara naratif untuk menggambarkan konteks dan hubungan sosial secara lengkap. Ini memungkinkan pemahaman yang mendalam terhadap dinamika yang terjadi.
6. Tepat untuk Isu Sensitif atau Subjektif
Topik yang sulit dijangkau dengan angka—seperti pengalaman emosional atau konflik identitas—lebih mudah dijelajahi lewat pendekatan kualitatif. Peneliti dapat memahami nuansa personal melalui teknik seperti wawancara atau observasi.
Kekurangan Metode Penelitian Kualitatif
Meski bermanfaat, metode ini juga memiliki keterbatasan. Kekurangan metode penelitian kualitatif sebagai berikut ya, guys!
1. Butuh Waktu Lama
Guys, penelitian kualitatif itu nggak bisa buru-buru. Mulai dari wawancara sampai analisis, semuanya butuh proses panjang. Bisa-bisa berbulan-bulan sampai selesai!
2. Subjektif dan Rawan Bias
Karena pakai sudut pandang peneliti, hasilnya bisa subjektif, lho. Kalau nggak hati-hati, peneliti bisa menyimpulkan sesuai asumsi pribadi. Jadi, risiko bias-nya lumayan tinggi.
3. Nggak Bisa Digeneralisasi
Sampel yang dipakai biasanya kecil karena fokusnya mendalam, bukan banyak. Artinya, hasilnya nggak bisa mewakili semua orang. Cocoknya buat konteks tertentu aja, guys.
4. Ribet Kelola Data
Data kualitatif itu banyak banget dan bentuknya naratif. Kalau tidak ditata dengan rapi, peneliti bisa pusing sendiri. Apalagi tanpa bantuan software analisis.
5. Tidak Ada Standar Baku
Setiap peneliti bisa punya cara sendiri dalam ngumpulin dan mengolah data. Akibatnya, penelitian sulit banget buat diulang persis sama. Jadi, hasilnya kadang diragukan keandalannya.
6. Kurang Cocok untuk Kebijakan Besar
Karena hasilnya spesifik dan tidak mewakili banyak orang, data kualitatif kurang pas buat ambil keputusan skala besar. Lebih cocok buat eksplorasi awal atau studi kasus aja. Kalau buat kebijakan, perlu data kuantitatif juga.
Karakteristik Penelitian Kualitatif
Guys, untuk memahami pendekatan ini secara utuh, kita perlu mengenali berbagai karakteristik khas yang membedakan penelitian kualitatif dari jenis penelitian lainnya. Berikut ini adalah beberapa karakteristik utama yang melekat dalam penelitian kualitatif.
1. Partisipan sangat diutamakan
Peneliti berusaha memahami sudut pandang partisipan secara mendalam, bukan sekadar melihat dari kacamata peneliti. Pendekatan ini menjadikan pengalaman subjektif partisipan sebagai pusat analisis.
2. Analisis data dapat setiap saat dilakukan
Analisis dalam penelitian kualitatif bersifat fleksibel dan terus berkembang seiring proses penelitian berjalan. Data bisa langsung dianalisis saat pengumpulan masih berlangsung.
3. Menggunakan pola berpikir induktif (empiris-rasional atau bottom up)
Penelitian kualitatif tidak berangkat dari teori besar, tapi dari fakta lapangan yang kemudian membentuk pola atau konsep. Proses berpikirnya bergerak dari data ke teori.
4. Peneliti berfungsi sebagai pengumpul data
Peneliti menjadi instrumen utama dalam mengumpulkan dan menafsirkan data. Keterlibatan langsung peneliti mempengaruhi kedalaman pemahaman terhadap fenomena.
5. Menggunakan rancangan penelitian yang baku
Meski fleksibel, penelitian kualitatif tetap memakai desain sistematis agar proses dan arah penelitian tetap terstruktur. Rancangan ini membantu peneliti menjaga konsistensi selama studi.
6. Penelitian kualitatif disebut juga dengan penelitian alamiah
Disebut alamiah atau inkuiri naturalistik karena penelitian berlangsung di lingkungan asli partisipan tanpa manipulasi. Tujuannya adalah memahami realitas sebagaimana adanya.
7. Sering digunakan untuk menghasilkan grounded theory
Penelitian kualitatif bertujuan menyusun teori baru dari bawah, langsung dari data lapangan. Ini dikenal dengan pendekatan grounded theory.
8. Hasil penelitian berupa deskripsi dan interpretasi
Output penelitian ini lebih berupa narasi yang menjelaskan makna yang tersembunyi di balik fenomena. Jadi tidak dalam bentuk angka atau statistik, ya.
9. Pengumpulan data dilakukan atas dasar prinsip fenomenologis
Peneliti mencoba memahami gejala sosial dari pengalaman langsung subjeknya. Fokusnya pada “apa yang dirasakan” dan “bagaimana makna dibentuk” oleh partisipan.
—
Guys, dengan semua uraian di atas, kita dapat melihat bahwa metode penelitian kualitatif adalah pendekatan yang sangat penting dalam ilmu sosial ya. Fungsi dan tujuannya juga sangat berbeda ya dengan penelitian kuantitatif. Nah, kamu bisa melakukan penelitian kualitatif untuk mengetahui banyak hal yang tidak bisa dihitung dengan angka ya.
Dengan begitu, kini kita tidak hanya tahu apa itu metode penelitian kualitatif, tapi juga bisa memahami kedalaman dan relevansinya dalam menggambarkan realitas sosial. Kalau kamu ingin lebih dalam lagi belajar terkait penelitian sosial, kamu bisa berdiskusi dengan Master Teacher yang kompeten di Ruangguru Privat Sosiologi.
Di Ruangguru Privat, belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (offline) atau daring (online). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!
Referensi:
Afifuddin dan Beni Ahmad. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung. Pustaka Setia.
Afrizal. (2019). Metode Penelitian Kualitatif: sebagai upaya mendukung penggunaan penelitian kualitatif dalam berbagai disiplin ilmu. PT. Rajagrafindo Persada.
Creswell, J. W. (2011). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed, edisi ketiga. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Hamidi. (2008). Metode Penelitian Kualitatif. Malang. UMM Press.
Iskandar. (2008). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan Kualitatif). Jakarta. GP Press.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Prastowo. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Dalam Perspektif Rancangan Penelitian. AR-RUZZ Media.
Sugiono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r & d. Bandung. Alfabeta.
<!DOCTYPE html>
<html lang="en-US">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
<meta author="viewport" content="Ruangguru Tech Team">
<title>Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri & Contohnya</title>
<link rel="shortcut icon" href="https://cdn-web-2.ruangguru.com/homepage-web/public/assets/icons/favicon.id.ico" type="image/x-icon" />
<!-- <link rel="profile" href="https://gmpg.org/xfn/11"> -->
<link rel="pingback" href="https://www.ruangguru.com/blog/xmlrpc.php">
<link rel="preconnect" href="https://fonts.googleapis.com">
<link rel="preconnect" href="https://fonts.gstatic.com" crossorigin>
<link href="https://fonts.googleapis.com/css2?family=Inter:wght@400;600;700&display=swap" rel="stylesheet">
<link rel="stylesheet" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/css/bootstrap.min.css">
<link rel="stylesheet" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/css/style.css">
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/jquery-3.6.3.min.js"></script>
<script src="https://cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/popper.js/1.16.0/umd/popper.min.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/bootstrap.min.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/main.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/side-banner.js"></script>
<!-- Google Tag Manager -->
<meta name="google-site-verification" content="VJAn1g6wmtTZPpTXh-B4xoSFEkUi5jcV74xQSr6jnOM" />
<!-- <script>
document.querySelector('meta[name="author"]').setAttribute("content", "Ruangguru Tech Team");
</script> -->
<meta name="publisher" content="PT Ruang Raya Indonesia">
<!-- Google Tag Manager -->
<script>
(function(w, d, s, l, i) {
w[l] = w[l] || [];
w[l].push({
'gtm.start': new Date().getTime(),
event: 'gtm.js'
});
var f = d.getElementsByTagName(s)[0],
j = d.createElement(s),
dl = l != 'dataLayer' ? '&l=' + l : '';
j.async = true;
j.src =
'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id=' + i + dl;
f.parentNode.insertBefore(j, f);
})(window, document, 'script', 'dataLayer', 'GTM-PVNLZFT');
</script>
<!-- End Google Tag Manager -->
<meta name='robots' content='index, follow, max-image-preview:large, max-snippet:-1, max-video-preview:-1' />
<style>img:is([sizes="auto" i], [sizes^="auto," i]) { contain-intrinsic-size: 3000px 1500px }</style>
<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https://yoast.com/wordpress/plugins/seo/ -->
<meta name="description" content="Apa itu metode penelitian kualitatif? Artikel ini membahas tentang apa itu penelitian kualitatif mulai dari pengertian, ciri, jenis, hingga contohnya." />
<link rel="canonical" href="https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif" />
<meta property="og:locale" content="en_US" />
<meta property="og:type" content="article" />
<meta property="og:title" content="Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri & Contohnya" />
<meta property="og:description" content="Apa itu metode penelitian kualitatif? Artikel ini membahas tentang apa itu penelitian kualitatif mulai dari pengertian, ciri, jenis, hingga contohnya." />
<meta property="og:url" content="https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif" />
<meta property="og:site_name" content="Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru" />
<meta property="article:publisher" content="https://www.facebook.com/ruanggurucom/" />
<meta property="article:published_time" content="2025-06-26T09:39:56+00:00" />
<meta property="article:modified_time" content="2025-06-30T09:01:24+00:00" />
<meta name="author" content="Ringgana Wandy Wiguna" />
<meta name="twitter:card" content="summary_large_image" />
<meta name="twitter:creator" content="@ruangguru" />
<meta name="twitter:site" content="@ruangguru" />
<meta name="twitter:label1" content="Written by" />
<meta name="twitter:data1" content="Ringgana Wandy Wiguna" />
<meta name="twitter:label2" content="Est. reading time" />
<meta name="twitter:data2" content="14 minutes" />
<script type="application/ld+json" class="yoast-schema-graph">{"@context":"https://schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif","url":"https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif","name":"Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri & Contohnya","isPartOf":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif#primaryimage"},"image":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/8ac4598f-95be-4aba-9cb3-934844280fd4.png","datePublished":"2025-06-26T09:39:56+00:00","dateModified":"2025-06-30T09:01:24+00:00","author":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165"},"description":"Apa itu metode penelitian kualitatif? Artikel ini membahas tentang apa itu penelitian kualitatif mulai dari pengertian, ciri, jenis, hingga contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif#primaryimage","url":"https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/8ac4598f-95be-4aba-9cb3-934844280fd4.png","contentUrl":"https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/8ac4598f-95be-4aba-9cb3-934844280fd4.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https://www.ruangguru.com/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya | Sosiologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#website","url":"https://www.ruangguru.com/blog/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https://www.ruangguru.com/blog/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165","name":"Ringgana Wandy Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/image/","url":"https://secure.gravatar.com/avatar/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https://secure.gravatar.com/avatar/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringgana Wandy Wiguna"},"url":"https://www.ruangguru.com/blog/author/ringgana-wandy-wiguna"}]}</script>
<!-- / Yoast SEO plugin. -->
<link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru » Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya | Sosiologi Kelas 10 Comments Feed" href="https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif/feed" />
<script type="text/javascript">
/* <![CDATA[ */
window._wpemojiSettings = {"baseUrl":"https:\/\/s.w.org\/images\/core\/emoji\/15.1.0\/72x72\/","ext":".png","svgUrl":"https:\/\/s.w.org\/images\/core\/emoji\/15.1.0\/svg\/","svgExt":".svg","source":{"concatemoji":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-includes\/js\/wp-emoji-release.min.js?ver=6.8.1"}};
/*! This file is auto-generated */
!function(i,n){var o,s,e;function c(e){try{var t={supportTests:e,timestamp:(new Date).valueOf()};sessionStorage.setItem(o,JSON.stringify(t))}catch(e){}}function p(e,t,n){e.clearRect(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height),e.fillText(t,0,0);var t=new Uint32Array(e.getImageData(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height).data),r=(e.clearRect(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height),e.fillText(n,0,0),new Uint32Array(e.getImageData(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height).data));return t.every(function(e,t){return e===r[t]})}function u(e,t,n){switch(t){case"flag":return n(e,"\ud83c\udff3\ufe0f\u200d\u26a7\ufe0f","\ud83c\udff3\ufe0f\u200b\u26a7\ufe0f")?!1:!n(e,"\ud83c\uddfa\ud83c\uddf3","\ud83c\uddfa\u200b\ud83c\uddf3")&&!n(e,"\ud83c\udff4\udb40\udc67\udb40\udc62\udb40\udc65\udb40\udc6e\udb40\udc67\udb40\udc7f","\ud83c\udff4\u200b\udb40\udc67\u200b\udb40\udc62\u200b\udb40\udc65\u200b\udb40\udc6e\u200b\udb40\udc67\u200b\udb40\udc7f");case"emoji":return!n(e,"\ud83d\udc26\u200d\ud83d\udd25","\ud83d\udc26\u200b\ud83d\udd25")}return!1}function f(e,t,n){var r="undefined"!=typeof WorkerGlobalScope&&self instanceof WorkerGlobalScope?new OffscreenCanvas(300,150):i.createElement("canvas"),a=r.getContext("2d",{willReadFrequently:!0}),o=(a.textBaseline="top",a.font="600 32px Arial",{});return e.forEach(function(e){o[e]=t(a,e,n)}),o}function t(e){var t=i.createElement("script");t.src=e,t.defer=!0,i.head.appendChild(t)}"undefined"!=typeof Promise&&(o="wpEmojiSettingsSupports",s=["flag","emoji"],n.supports={everything:!0,everythingExceptFlag:!0},e=new Promise(function(e){i.addEventListener("DOMContentLoaded",e,{once:!0})}),new Promise(function(t){var n=function(){try{var e=JSON.parse(sessionStorage.getItem(o));if("object"==typeof e&&"number"==typeof e.timestamp&&(new Date).valueOf()<e.timestamp+604800&&"object"==typeof e.supportTests)return e.supportTests}catch(e){}return null}();if(!n){if("undefined"!=typeof Worker&&"undefined"!=typeof OffscreenCanvas&&"undefined"!=typeof URL&&URL.createObjectURL&&"undefined"!=typeof Blob)try{var e="postMessage("+f.toString()+"("+[JSON.stringify(s),u.toString(),p.toString()].join(",")+"));",r=new Blob([e],{type:"text/javascript"}),a=new Worker(URL.createObjectURL(r),{name:"wpTestEmojiSupports"});return void(a.onmessage=function(e){c(n=e.data),a.terminate(),t(n)})}catch(e){}c(n=f(s,u,p))}t(n)}).then(function(e){for(var t in e)n.supports[t]=e[t],n.supports.everything=n.supports.everything&&n.supports[t],"flag"!==t&&(n.supports.everythingExceptFlag=n.supports.everythingExceptFlag&&n.supports[t]);n.supports.everythingExceptFlag=n.supports.everythingExceptFlag&&!n.supports.flag,n.DOMReady=!1,n.readyCallback=function(){n.DOMReady=!0}}).then(function(){return e}).then(function(){var e;n.supports.everything||(n.readyCallback(),(e=n.source||{}).concatemoji?t(e.concatemoji):e.wpemoji&&e.twemoji&&(t(e.twemoji),t(e.wpemoji)))}))}((window,document),window._wpemojiSettings);
/* ]]> */
</script>
<style id='wp-emoji-styles-inline-css' type='text/css'>
img.wp-smiley, img.emoji {
display: inline !important;
border: none !important;
box-shadow: none !important;
height: 1em !important;
width: 1em !important;
margin: 0 0.07em !important;
vertical-align: -0.1em !important;
background: none !important;
padding: 0 !important;
}
</style>
<link rel='stylesheet' id='wp-block-library-css' href='https://www.ruangguru.com/blog/wp-includes/css/dist/block-library/style.min.css?ver=6.8.1' type='text/css' media='all' />
<style id='classic-theme-styles-inline-css' type='text/css'>
/*! This file is auto-generated */
.wp-block-button__link{color:#fff;background-color:#32373c;border-radius:9999px;box-shadow:none;text-decoration:none;padding:calc(.667em + 2px) calc(1.333em + 2px);font-size:1.125em}.wp-block-file__button{background:#32373c;color:#fff;text-decoration:none}
</style>
<style id='global-styles-inline-css' type='text/css'>
:root{--wp--preset--aspect-ratio--square: 1;--wp--preset--aspect-ratio--4-3: 4/3;--wp--preset--aspect-ratio--3-4: 3/4;--wp--preset--aspect-ratio--3-2: 3/2;--wp--preset--aspect-ratio--2-3: 2/3;--wp--preset--aspect-ratio--16-9: 16/9;--wp--preset--aspect-ratio--9-16: 9/16;--wp--preset--color--black: #000000;--wp--preset--color--cyan-bluish-gray: #abb8c3;--wp--preset--color--white: #ffffff;--wp--preset--color--pale-pink: #f78da7;--wp--preset--color--vivid-red: #cf2e2e;--wp--preset--color--luminous-vivid-orange: #ff6900;--wp--preset--color--luminous-vivid-amber: #fcb900;--wp--preset--color--light-green-cyan: #7bdcb5;--wp--preset--color--vivid-green-cyan: #00d084;--wp--preset--color--pale-cyan-blue: #8ed1fc;--wp--preset--color--vivid-cyan-blue: #0693e3;--wp--preset--color--vivid-purple: #9b51e0;--wp--preset--gradient--vivid-cyan-blue-to-vivid-purple: linear-gradient(135deg,rgba(6,147,227,1) 0%,rgb(155,81,224) 100%);--wp--preset--gradient--light-green-cyan-to-vivid-green-cyan: linear-gradient(135deg,rgb(122,220,180) 0%,rgb(0,208,130) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange: linear-gradient(135deg,rgba(252,185,0,1) 0%,rgba(255,105,0,1) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-vivid-orange-to-vivid-red: linear-gradient(135deg,rgba(255,105,0,1) 0%,rgb(207,46,46) 100%);--wp--preset--gradient--very-light-gray-to-cyan-bluish-gray: linear-gradient(135deg,rgb(238,238,238) 0%,rgb(169,184,195) 100%);--wp--preset--gradient--cool-to-warm-spectrum: linear-gradient(135deg,rgb(74,234,220) 0%,rgb(151,120,209) 20%,rgb(207,42,186) 40%,rgb(238,44,130) 60%,rgb(251,105,98) 80%,rgb(254,248,76) 100%);--wp--preset--gradient--blush-light-purple: linear-gradient(135deg,rgb(255,206,236) 0%,rgb(152,150,240) 100%);--wp--preset--gradient--blush-bordeaux: linear-gradient(135deg,rgb(254,205,165) 0%,rgb(254,45,45) 50%,rgb(107,0,62) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-dusk: linear-gradient(135deg,rgb(255,203,112) 0%,rgb(199,81,192) 50%,rgb(65,88,208) 100%);--wp--preset--gradient--pale-ocean: linear-gradient(135deg,rgb(255,245,203) 0%,rgb(182,227,212) 50%,rgb(51,167,181) 100%);--wp--preset--gradient--electric-grass: linear-gradient(135deg,rgb(202,248,128) 0%,rgb(113,206,126) 100%);--wp--preset--gradient--midnight: linear-gradient(135deg,rgb(2,3,129) 0%,rgb(40,116,252) 100%);--wp--preset--font-size--small: 13px;--wp--preset--font-size--medium: 20px;--wp--preset--font-size--large: 36px;--wp--preset--font-size--x-large: 42px;--wp--preset--spacing--20: 0.44rem;--wp--preset--spacing--30: 0.67rem;--wp--preset--spacing--40: 1rem;--wp--preset--spacing--50: 1.5rem;--wp--preset--spacing--60: 2.25rem;--wp--preset--spacing--70: 3.38rem;--wp--preset--spacing--80: 5.06rem;--wp--preset--shadow--natural: 6px 6px 9px rgba(0, 0, 0, 0.2);--wp--preset--shadow--deep: 12px 12px 50px rgba(0, 0, 0, 0.4);--wp--preset--shadow--sharp: 6px 6px 0px rgba(0, 0, 0, 0.2);--wp--preset--shadow--outlined: 6px 6px 0px -3px rgba(255, 255, 255, 1), 6px 6px rgba(0, 0, 0, 1);--wp--preset--shadow--crisp: 6px 6px 0px rgba(0, 0, 0, 1);}:where(.is-layout-flex){gap: 0.5em;}:where(.is-layout-grid){gap: 0.5em;}body .is-layout-flex{display: flex;}.is-layout-flex{flex-wrap: wrap;align-items: center;}.is-layout-flex > :is(*, div){margin: 0;}body .is-layout-grid{display: grid;}.is-layout-grid > :is(*, div){margin: 0;}:where(.wp-block-columns.is-layout-flex){gap: 2em;}:where(.wp-block-columns.is-layout-grid){gap: 2em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-flex){gap: 1.25em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-grid){gap: 1.25em;}.has-black-color{color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-color{color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-color{color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-color{color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-color{color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-color{color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-color{color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-color{color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-black-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-black-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-vivid-cyan-blue-to-vivid-purple-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--vivid-cyan-blue-to-vivid-purple) !important;}.has-light-green-cyan-to-vivid-green-cyan-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--light-green-cyan-to-vivid-green-cyan) !important;}.has-luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-orange-to-vivid-red-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-vivid-orange-to-vivid-red) !important;}.has-very-light-gray-to-cyan-bluish-gray-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--very-light-gray-to-cyan-bluish-gray) !important;}.has-cool-to-warm-spectrum-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--cool-to-warm-spectrum) !important;}.has-blush-light-purple-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--blush-light-purple) !important;}.has-blush-bordeaux-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--blush-bordeaux) !important;}.has-luminous-dusk-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-dusk) !important;}.has-pale-ocean-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--pale-ocean) !important;}.has-electric-grass-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--electric-grass) !important;}.has-midnight-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--midnight) !important;}.has-small-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--small) !important;}.has-medium-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--medium) !important;}.has-large-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--large) !important;}.has-x-large-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--x-large) !important;}
:where(.wp-block-post-template.is-layout-flex){gap: 1.25em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-grid){gap: 1.25em;}
:where(.wp-block-columns.is-layout-flex){gap: 2em;}:where(.wp-block-columns.is-layout-grid){gap: 2em;}
:root :where(.wp-block-pullquote){font-size: 1.5em;line-height: 1.6;}
</style>
<link rel="https://api.w.org/" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/" /><link rel="alternate" title="JSON" type="application/json" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/wp/v2/posts/23602" /><link rel="EditURI" type="application/rsd+xml" title="RSD" href="https://www.ruangguru.com/blog/xmlrpc.php?rsd" />
<meta name="generator" content="WordPress 6.8.1" />
<link rel='shortlink' href='https://www.ruangguru.com/blog/?p=23602' />
<link rel="alternate" title="oEmbed (JSON)" type="application/json+oembed" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/oembed/1.0/embed?url=https%3A%2F%2Fwww.ruangguru.com%2Fblog%2Fmetode-penelitian-kualitatif" />
<link rel="alternate" title="oEmbed (XML)" type="text/xml+oembed" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/oembed/1.0/embed?url=https%3A%2F%2Fwww.ruangguru.com%2Fblog%2Fmetode-penelitian-kualitatif&format=xml" />
</head>
<body class="wp-singular post-template-default single single-post postid-23602 single-format-standard wp-theme-ruangguru">
<!-- Google Tag Manager (noscript) -->
<noscript><iframe src="https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-M28L4XJ" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"></iframe></noscript>
<!-- End Google Tag Manager (noscript) -->
<header class="header">
<div class="container">
<nav class="navbar navbar-expand-lg header-inner">
<div style="display:flex; gap:12px;">
<button class="navbar-toggler" type="button" data-bs-toggle="collapse" data-bs-target="#navbarSupportedContent" aria-controls="navbarSupportedContent" aria-expanded="false" aria-label="Toggle navigation">
<img alt="menu" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/beba4a70-3971-41be-9364-f9ee6857b192.svg" loading="lazy" width="30px" height="32px" />
</button>
<a href="https://ruangguru.com" class="header-logo">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/logo-ruangguru.png" alt="Logo">
</a>
</div>
<form class="form-inline my-2 my-lg-0" role="search" method="get" id="searchformmobile" class="searchform" action="https://www.ruangguru.com/blog/">
<div>
<label class="screen-reader-text" for="s">Search for:</label>
<div class="input-group input-group-sm">
<span class="input-group-text" id="search-2"><img width="20px" height="20px" loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/baf38d7b-226b-4374-8b2b-e49766395871.png" alt="" /></span>
<input type="text" value="" name="s" class="form-control" placeholder="Cari artikel di sini!" aria-label="Cari artikel di sini!" aria-describedby="Cari artikel di sini!">
</div>
</div>
</form>
<div class="collapse navbar-collapse dropdown-hover-all" id="navbarSupportedContent">
<div class="d-lg-none navbar-head-collapse">
<a href="https://ruangguru.com" class="header-logo">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/logo-ruangguru.png" alt="Logo">
</a>
<button class="navbar-toggler" type="button" data-bs-toggle="collapse" data-bs-target="#navbarSupportedContent" aria-controls="navbarSupportedContent" aria-expanded="false" aria-label="Toggle navigation">
X
</button>
</div>
<ul class="navbar-nav me-auto mb-2 mb-lg-0">
<li class="nav-item">
<a class="nav-link" href="https://www.ruangguru.com/blog/">Blog</a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Konsep & Tips Pelajaran </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1">
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Bahasa Indonesia</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu0">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Bahasa Inggris</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu1">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Biologi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu2">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Ekonomi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu3">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Fisika</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu4">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu5" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Geografi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu5">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu6" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">IPA Terpadu</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu6">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu7" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">IPS Terpadu</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu7">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu8" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Kimia</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu8">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu9" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Matematika</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu9">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu10" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Sejarah</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu10">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu11" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Sosiologi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu11">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
</div>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Latihan Soal </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav2">
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-4">Latihan Soal Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-5">Latihan Soal Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-6">Latihan Soal Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-7">Latihan Soal Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-8">Latihan Soal Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu5" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-9">Latihan Soal Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu6" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-10">Latihan Soal Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu7" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-11">Latihan Soal Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu8" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-12">Latihan Soal Kelas 12</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Pojok Kampus </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav3">
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/info-beasiswa">Info Beasiswa</a>
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kampus-dan-jurusan">Kampus dan Jurusan</a>
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/seleksi-masuk">Seleksi Masuk</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
">
<a class="nav-link
" href=" https://www.ruangguru.com/blog/c/fakta-seru" id="nav4"
>
Fakta Seru </a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Dunia Kata </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav5">
<a class="dropdown-item" id="nav5-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/cerpen">Cerpen</a>
<a class="dropdown-item" id="nav5-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/resensi-buku">Resensi Buku</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
">
<a class="nav-link
" href=" https://www.ruangguru.com/blog/tag/for-kids" id="nav6"
>
For Kids </a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Seputar Ruangguru </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav7">
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/info-ruangguru">Info Ruangguru</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/siaran-pers">Siaran Pers</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/cerita-juara">Cerita Juara</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/seputar-guru">Seputar Guru</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/lifeatruangguru">Life at Ruangguru</a>
</div>
</li>
</ul>
<form class="form-inline my-2 my-lg-0" role="search" method="get" id="searchform" class="searchform" action="https://www.ruangguru.com/blog/">
<div>
<label class="screen-reader-text" for="s">Search for:</label>
<div class="input-group input-group-sm">
<span class="input-group-text" id="search-2"><img width="10" height="10" loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/baf38d7b-226b-4374-8b2b-e49766395871.png" alt="" /></span>
<input type="text" value="" name="s" class="form-control" placeholder="Cari artikel di sini!" aria-label="Cari artikel di sini!" aria-describedby="Cari artikel di sini!">
</div>
</div>
</form>
</div>
</nav>
<script>
(function($bs) {
const CLASS_NAME = 'has-child-dropdown-show';
$bs.Dropdown.prototype.toggle = function(_orginal) {
return function() {
document.querySelectorAll('.' + CLASS_NAME).forEach(function(e) {
e.classList.remove(CLASS_NAME);
});
let dd = this._element.closest('.dropdown').parentNode.closest('.dropdown');
for (; dd && dd !== document; dd = dd.parentNode.closest('.dropdown')) {
dd.classList.add(CLASS_NAME);
}
return _orginal.call(this);
}
}($bs.Dropdown.prototype.toggle);
document.querySelectorAll('.dropdown').forEach(function(dd) {
dd.addEventListener('hide.bs.dropdown', function(e) {
if (this.classList.contains(CLASS_NAME)) {
this.classList.remove(CLASS_NAME);
e.preventDefault();
}
e.stopPropagation(); // do not need pop in multi level mode
});
});
// for hover
document.querySelectorAll('.dropdown-hover, .dropdown-hover-all .dropdown').forEach(function(dd) {
dd.addEventListener('mouseenter', function(e) {
let toggle = e.target.querySelector(':scope>[data-bs-toggle="dropdown"]');
if (!toggle.classList.contains('show')) {
$bs.Dropdown.getOrCreateInstance(toggle).toggle();
dd.classList.add(CLASS_NAME);
$bs.Dropdown.clearMenus(e);
}
});
dd.addEventListener('mouseleave', function(e) {
let toggle = e.target.querySelector(':scope>[data-bs-toggle="dropdown"]');
if (toggle.classList.contains('show')) {
$bs.Dropdown.getOrCreateInstance(toggle).toggle();
}
});
});
})(bootstrap);
$(document).ready(() => {
if ($(window).width() > 991) {
$("a[data-bs-toggle='dropdown']").click(function() {
window.location = $(this).attr('href');
});
}
})
</script>
</div>
</header>
<div class="main-content">
<div class="side-banner-mobile">
</div>
<div class="glider-navigation mobile">
<div role="tablist" class="dots" id="side-banner-mobile-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="side-banner-mobile-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="side-banner-mobile-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-md-8 post">
<div class="content">
<nav aria-label="breadcrumb">
<ol class="breadcrumb">
<!-- Home Link -->
<li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog">Home</a></li>
<!-- Categories -->
<li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi">Sosiologi</a></li><li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-10">Sosiologi SMA Kelas 10</a></li> </ol>
</nav>
<h1 class="content-title">
Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya | Sosiologi Kelas 10 </h1>
<div class="content-meta">
<p class="content-author"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/author/ringgana-wandy-wiguna" class="">Ringgana Wandy Wiguna</a> </p>
<p class="content-info"><span>June 26, 2025 • </span> <span>14 minutes read</span></p>
<br />
</div>
<div class="content-body">
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/8ac4598f-95be-4aba-9cb3-934844280fd4.png" alt="Metode Penelitian Kualitatif" /></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em><strong><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-10" target="_blank" rel="noopener">Artikel Sosiologi kelas 10</a> </strong>ini membahas tentang apa itu penelitian kualitatif mulai dari pengertian hingga contohnya. Mau lebih dalam memahami penelitian kualitatif? Yuk baca artikel ini sampai selesai!</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: center;">—</p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana cara para peneliti memahami perilaku manusia, budaya, atau makna di balik tindakan seseorang? Jika iya, maka kamu sedang menyentuh inti dari penelitian kualitatif ya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Eits</em><span style="font-weight: 400;">, banyak orang masih bingung membedakan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, </span><em>lho</em><span style="font-weight: 400;">. Keduanya memang memiliki pendekatan dan tujuan yang berbeda, serta digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang berbeda pula.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kuantitatif" target="_blank" rel="noopener">Metode Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Supaya kamu lebih paham, ayo kita ulas lebih jauh tentang definisi dan pengertian metode ini, serta kapan dan bagaimana penggunaannya. Mari kita bahas satu persatu, <em>guys</em>!</p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Pengertian Metode Kualitatif</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Metode penelitian kualitatif adalah pendekatan penelitian yang digunakan untuk <strong>memahami fenomena sosial dari perspektif partisipan</strong> ya. Penelitian ini menekankan pada <strong>makna subjektif</strong>, <strong>proses sosial</strong>, dan <strong>realitas</strong> yang dibentuk oleh individu atau kelompok dalam konteks tertentu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Ada juga beberapa pengertian penelitian kualitatif dari para ahli ya, </span><i><span style="font-weight: 400;">guys</span></i><span style="font-weight: 400;">. Yuk simak!</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;">Pengertian Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli</span></h2>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">1. Moleong</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Menurut Moleong, penelitian kualitatif bertujuan menggambarkan dan memahami fenomena yang dialami oleh subjek secara menyeluruh melalui bahasa dan kata-kata dalam situasi yang spesifik.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">2. Sugiyono</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Sugiyono menjelaskan bahwa metode penelitian kualitatif berakar dari pemikiran filosofis, menggunakan peneliti sebagai alat utama dalam pengumpulan data, serta menganalisis data secara non-numerik dengan fokus pada makna.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">3. Creswell</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Creswell mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai pendekatan yang digunakan untuk menelusuri dan memahami makna yang dimiliki oleh individu atau kelompok terkait permasalahan sosial tertentu.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">4. Koentjaraningrat</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Koentjaraningrat menyebut bahwa penelitian kualitatif mencakup tiga bentuk utama, yakni pendekatan deskriptif, analitis, dan interpretatif.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">5. Bogdan dan Taylor</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Bogdan dan Taylor mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai metode yang bersifat deskriptif dan interpretatif, yang digunakan untuk memahami konteks dan makna suatu fenomena dari sudut pandang partisipan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/belajar-mengolah-dan-menganalisis-data-kualitatif" target="_blank" rel="noopener">Teknik Analisis Data Kualitatif pada Penelitian Sosial</a></strong></p>
<p style="text-align: center;">—</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em>Butuh jawaban cepat dan valid buat ngerjain tugas sekolahmu? <strong><a href="https://roboguru.ruangguru.com/" target="_blank" rel="noopener">Cek aja lewat Roboguru</a></strong>! Kamu akan mendapatkan jawaban yang cepat dan sesuai karena sudah diverifikasi oleh Master Teacher!</em></p>
</blockquote>
<p><a href="https://roboguru.ruangguru.com/"><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/863c9fbf-2481-4d87-b74d-833a0528f9d8.jpeg" alt="CTA Roboguru" /></a></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Kapan Menggunakan Metode Kualitatif?</b></span></h2>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">1. Memahami Makna Perilaku Manusia</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><em>Guys</em>,<span style="font-weight: 400;"> metode penelitian kualitatif digunakan ketika peneliti </span><strong>ingin memahami makna di balik perilaku manusia atau pengalaman subjektif seseorang dalam konteks sosial</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Misalnya, saat ingin mengeksplorasi pengalaman para guru dalam mengajar di daerah terpencil, metode ini akan memberikan wawasan yang lebih mendalam dibandingkan data kuantitatif.</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">2. Variabel Penelitian belum Terdefinisi</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Metode ini juga digunakan ketika </span><strong>variabel penelitia</strong><strong>n belum terdefinisi secara jelas</strong>.<span style="font-weight: 400;"> Dalam hal ini, peneliti mengandalkan proses eksplorasi terlebih dahulu sebelum menyusun konsep yang lebih spesifik. </span><span style="font-weight: 400;">Dengan kata lain, metode ini berguna pada tahap awal suatu penelitian atau saat mencoba memahami peristiwa baru ya.</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">3. Meneliti Fenomena yang Tidak Bisa Diukur dengan Angka</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Ketika peneliti </span><strong style="text-align: justify;">ingin menggali fenomena yang tidak bisa diukur dengan angka atau statistik</strong><span style="text-align: justify;">,</span><span style="font-weight: 400;"> seperti kepercayaan, nilai, budaya, atau emosi, maka metode kualitatif menjadi pilihan utama. Oleh karena itu, metode ini sangat cocok dalam studi antropologi, sosiologi, psikologi, maupun kajian budaya ya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif juga tepat digunakan </span><strong>ketika interaksi sosial dan konteks memegang peranan penting</strong><span style="font-weight: 400;">. Misalnya, dalam mempelajari dinamika komunikasi dalam kelompok tertentu, peneliti harus menyelami situasi sosial secara langsung melalui observasi atau wawancara, </span><i><span style="font-weight: 400;">guys</span></i><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Selain itu, metode ini cocok digunakan ketika </span><strong>peneliti ingin menciptakan teori dari data yang dikumpulkan</strong><span style="font-weight: 400;"> (</span><em>grounded theory</em><span style="font-weight: 400;">). Dengan kata lain, metode ini digunakan untuk membangun pemahaman baru berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan.</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Tujuan Penelitian Kualitatif</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tujuan utama dari penelitian kualitatif adalah untuk <strong>memahami fenomena sosial dari perspektif partisipan</strong>. Peneliti berusaha mendalami pengalaman dan makna yang dibentuk oleh individu dalam kehidupan mereka sehari-hari. Berikut ini tujuan yang lainnya dari penelitian kualitatif.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Memahami Makna di Balik Perilaku dan Pengalaman</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif bertujuan menggali makna subjektif dari tindakan, pengalaman, dan pandangan individu dalam konteks tertentu.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Mengeksplorasi Fenomena Sosial yang Kompleks</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Digunakan untuk memahami fenomena sosial yang tidak dapat dijelaskan secara numerik atau kuantitatif.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Menggali Perspektif dan Pandangan Subjek Penelitian</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Fokus pada bagaimana individu melihat, merasakan, dan memberi makna terhadap situasi yang mereka alami.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Menghasilkan Teori atau Konsep Baru</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Membantu merumuskan teori atau model berdasarkan data empiris dari lapangan (grounded theory).</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Mengidentifikasi Pola, Tema, dan Kategori</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tujuannya untuk menemukan pola-pola umum dalam data yang bersifat naratif atau</span> deskriptif.</p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>6. Memberikan Pemahaman Kontekstual yang Mendalam</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Menyediakan wawasan yang kaya terhadap konteks sosial, budaya, atau lingkungan tempat fenomena terjadi.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>7. Mendukung atau Mengkritisi Teori yang Ada</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dapat digunakan untuk memperkuat atau mengkritisi teori yang telah ada dengan melihat realitas dari sudut pandang orang-orang yang</span> mengalaminya.</p>
<p> </p>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><b>Contoh Penelitian Kualitatif</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif ini, dalam praktiknya sangatlah luas dan dapat diterapkan pada berbagai bidang. Berikut adalah beberapa contoh metode penelitian kualitatif yang umum digunakan dalam berbagai disiplin ya </span><i><span style="font-weight: 400;">guys</span></i><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Studi tentang pengalaman guru mengajar selama pandemi COVID-19</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini menggali bagaimana guru menyesuaikan metode pengajaran mereka selama pembelajaran daring.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Analisis makna simbolik dalam upacara adat Jawa</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini menelusuri bagaimana masyarakat memaknai simbol-simbol dalam tradisi lokal.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Studi etnografi tentang kehidupan komunitas nelayan</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini mengamati secara langsung kehidupan sehari-hari nelayan dan bagaimana mereka membentuk komunitas.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Wawancara mendalam dengan korban kekerasan dalam rumah tangga</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini memahami pengalaman personal dan perjuangan korban.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Studi kasus tentang proses kreatif penulis novel</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini menyelidiki bagaimana seorang penulis mengembangkan ide menjadi karya sastra.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>6. Pengamatan perilaku siswa di kelas inklusi</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini menilai interaksi dan adaptasi siswa dengan kebutuhan khusus.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>7. Studi fenomenologi tentang kehilangan orang tercinta</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini mendalami pengalaman emosional seseorang setelah kehilangan.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>8. Analisis naratif tentang pengalaman penderita kanker</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini menyusun kisah hidup berdasarkan cerita pasien.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>9. Studi dokumentasi media sosial selama kampanye politik</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini menganalisis konten yang dibagikan selama masa kampanye.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>10. Observasi terhadap interaksi pelanggan di kafe lokal</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini menggambarkan dinamika sosial di ruang publik.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial">Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis, dan Contoh</a></strong></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Ciri-Ciri Penelitian Kualitatif</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif memiliki sejumlah karakteristik khas yang membedakannya dari penelitian kuantitatif. Berikut beberapa ciri utama yang membedakannya ya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Peneliti adalah Instrumen</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><i><span style="font-weight: 400;">Guys</span></i><span style="font-weight: 400;">, di dalam penelitian kualitatif, peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan dan analisis data. Artinya, peneliti secara langsung melakukan observasi, wawancara, atau pengumpulan informasi lainnya tanpa bantuan alat ukur standar seperti kuesioner terstruktur. </span><span style="font-weight: 400;">Kepekaan peneliti dalam menangkap makna serta interaksi dengan partisipan sangat menentukan kualitas data yang diperoleh.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Bersifat Subjektif</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Data dalam penelitian kualitatif bersifat subjektif karena sangat dipengaruhi oleh sudut pandang peneliti maupun informan. Peneliti menginterpretasikan realitas berdasarkan pengalaman, pemahaman, dan konteks sosial masing-masing partisipan. </span><span style="font-weight: 400;">Oleh karena itu, hasil penelitian tidak bersifat mutlak, melainkan terbuka terhadap banyak kemungkinan makna.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Berkembang dan Fokus pada Proses</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif bersifat fleksibel dan dapat berubah arah sesuai dengan dinamika yang terjadi di lapangan. Fokus utamanya adalah pada proses yang berlangsung, bukan semata-mata hasil akhir. </span><span style="font-weight: 400;">Dengan demikian, peneliti menyesuaikan metode, pertanyaan, dan pendekatan seiring dengan berkembangnya pemahaman selama penelitian berlangsung.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Hasil Data Deskriptif</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Data dalam penelitian kualitatif disajikan dalam bentuk uraian naratif, bukan angka atau statistik. Temuan biasanya dituangkan melalui kutipan langsung, deskripsi situasi, atau cerita pengalaman dari subjek penelitian. </span><span style="font-weight: 400;">Hal ini bertujuan untuk menggambarkan makna dan konteks secara rinci dan mendalam agar pembaca bisa memahami situasi seperti yang dialami partisipan.</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Jenis-Jenis Penelitian Kualitatif</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Jenis metode penelitian kualitatif sangat beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Berikut lima jenis utama penelitian kualitatif.</span></p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/15569a15-587c-4afe-96ce-53a34765f4d8.png" alt="Jenis-Jenis Penelitian Kualitatif" /></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Etnografi</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Metode etnografi digunakan untuk <strong>mempelajari budaya, kebiasaan, dan kehidupan sehari-hari suatu kelompok masyarakat</strong> melalui keterlibatan langsung dalam komunitas tersebut. </span><span style="font-weight: 400;">Peneliti biasanya menghabiskan waktu yang cukup lama di lapangan agar dapat memahami secara menyeluruh nilai-nilai, pola perilaku, dan struktur sosial kelompok yang diteliti. Tujuannya adalah untuk menggambarkan realitas sosial dari perspektif orang dalam (insider).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><i><span style="font-weight: 400;">Contoh:</span></i><span style="font-weight: 400;"> Seorang peneliti menghabiskan enam bulan tinggal bersama komunitas suku Baduy di Banten untuk mempelajari sistem kepercayaan dan tradisi mereka.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/jurusan-antropologi" target="_blank" rel="noopener">Jurusan Antropologi, Buat yang Suka Traveling & Eksplorasi Budaya</a></strong></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Studi Kasus</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian studi kasus berfokus pada pendalaman terhadap satu kasus spesifik, baik itu individu, organisasi, program, maupun peristiwa, dengan tujuan memahami konteks dan dinamika yang terjadi secara menyeluruh. </span><span style="font-weight: 400;">Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengungkap detail yang tidak akan terlihat dalam studi yang lebih luas. Studi kasus sering digunakan ketika kasus tersebut unik atau kompleks dan membutuhkan perhatian khusus.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><i><span style="font-weight: 400;">Contoh:</span></i><span style="font-weight: 400;"> Penelitian terhadap seorang siswa tunarungu yang berhasil lulus pendidikan formal tanpa pendamping khusus, untuk memahami faktor pendukung keberhasilannya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Studi Dokumen</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Studi dokumen adalah pendekatan penelitian yang melibatkan analisis terhadap dokumen tertulis atau visual guna menggali makna, konteks, atau nilai historis dari suatu fenomena sosial. </span><span style="font-weight: 400;">Dokumen dapat berupa arsip, surat kabar, catatan rapat, foto, atau bahkan postingan media sosial. Teknik ini sangat berguna dalam melacak perubahan sosial atau membandingkan kebijakan antar periode waktu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><i><span style="font-weight: 400;">Contoh:</span></i><span style="font-weight: 400;"> Penelitian yang menganalisis pidato-pidato presiden Indonesia sejak era Orde Baru hingga sekarang untuk memahami perubahan retorika politik terhadap isu nasionalisme.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Observasi Alami</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dalam metode observasi alami, peneliti mengamati subjek dalam lingkungan asli mereka tanpa memberikan intervensi atau arahan apa pun. Tujuan dari metode ini adalah menangkap perilaku atau interaksi sebagaimana terjadinya secara spontan dan otentik. </span><span style="font-weight: 400;">Teknik ini sering digunakan dalam studi perilaku sosial atau pendidikan untuk melihat pola yang tidak dapat dijelaskan melalui wawancara.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><i><span style="font-weight: 400;">Contoh:</span></i><span style="font-weight: 400;"> Seorang peneliti mengamati interaksi antara siswa dan guru di taman kanak-kanak inklusif tanpa ikut campur, untuk memahami dinamika pembelajaran anak-anak berkebutuhan khusus.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Fenomenologi</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Pendekatan fenomenologi bertujuan mengeksplorasi dan memahami pengalaman subjektif seseorang terhadap suatu peristiwa atau kondisi tertentu. Peneliti berusaha menggali makna yang diberikan oleh individu terhadap pengalaman tersebut, melalui wawancara mendalam dan refleksi naratif. </span><span style="font-weight: 400;">Metode ini sangat cocok untuk memahami perasaan, persepsi, dan interpretasi pribadi atas situasi yang kompleks.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><i><span style="font-weight: 400;">Contoh:</span></i><span style="font-weight: 400;"> Penelitian tentang pengalaman emosional perempuan yang menjalani kehamilan pertama tanpa dukungan keluarga.</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Teknik Penarikan Sampel Penelitian Kualitatif</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dalam penelitian kualitatif, penarikan sampel dilakukan secara non-probabilistik. Dua teknik utama yang sering digunakan adalah:</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. <em>Snowball Sampling</em> (Bola Salju)</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;"><em>Snowball sampling</em> adalah teknik pengambilan sampel di mana peneliti memulai dengan sejumlah kecil responden yang sesuai, kemudian meminta mereka untuk merekomendasikan orang lain yang juga relevan dengan studi. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Metode ini sangat berguna ketika peneliti ingin mengakses populasi yang sulit dijangkau atau tersembunyi, seperti komunitas marjinal atau kelompok dengan karakteristik khusus. Teknik ini akan terus bergulir dari satu partisipan ke partisipan lainnya hingga jumlah sampel yang dibutuhkan terpenuhi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Contohnya adalah seorang peneliti ingin meneliti gaya hidup mantan pengguna narkoba yang telah pulih. Ia memulai dengan satu narasumber, lalu narasumber tersebut merekomendasikan teman-teman lain yang pernah mengalami hal serupa untuk diwawancarai.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. <em>Purposive Sampling</em> (Sampel Bertujuan)</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;"><em>Purposive sampling</em> adalah metode di mana peneliti secara sengaja memilih individu yang memiliki karakteristik tertentu yang sesuai dengan tujuan atau fokus penelitian. Pemilihan partisipan dilakukan bukan secara acak, melainkan berdasarkan pertimbangan dan penilaian.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Informan adalah mereka memiliki informasi penting dan relevan terhadap topik yang dikaji ya </span><em>guys</em><span style="font-weight: 400;">. Teknik ini efektif ketika peneliti memerlukan data mendalam dari sumber yang benar-benar memahami isu yang sedang diteliti.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Contohnya adalah seorang peneliti ingin mengkaji strategi pengajaran di sekolah inklusi. Ia hanya memilih guru-guru yang telah berpengalaman minimal lima tahun mengajar anak berkebutuhan khusus untuk dijadikan narasumber.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/teknik-mengumpulkan-data-penelitian-kualitatif" target="_blank" rel="noopener">Teknik Mengumpulkan Data Penelitian Kualitatif</a></strong></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Kelebihan Metode Penelitian Kualitatif</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kelebihan metode penelitian kualitatif adalah kemampuannya menggali makna dan pemahaman mendalam atas fenomena yang kompleks. Berikut beberapa kelebihannya ya.</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Pemahaman Mendalam</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif membantu peneliti memahami fenomena dari sudut pandang partisipan secara utuh, termasuk makna dan konteks sosial-budaya di baliknya. Metode ini efektif dalam menggali aspek yang tidak bisa dijelaskan lewat data kuantitatif.</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Metode yang Fleksibel</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian ini tidak kaku, sehingga peneliti bebas menyesuaikan teknik dan arah pengumpulan data sesuai kondisi lapangan. Pendekatan ini sangat cocok untuk situasi dinamis atau tidak terduga.</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Menumbuhkan Empati dan Toleransi</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dengan terlibat langsung dalam kehidupan partisipan, peneliti lebih mudah memahami perspektif orang lain. Hal ini dapat meningkatkan empati sosial serta sikap toleran terhadap perbedaan.</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Berpotensi Melahirkan Teori Baru</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif sering digunakan untuk merumuskan teori berdasarkan data lapangan. Temuan yang diperoleh bisa menjadi kontribusi baru dalam pengembangan ilmu sosial.</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Menyajikan Gambaran Sosial Secara Menyeluruh</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Data yang dikumpulkan disusun secara naratif untuk menggambarkan konteks dan hubungan sosial secara lengkap. Ini memungkinkan pemahaman yang mendalam terhadap dinamika yang terjadi.</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>6. Tepat untuk Isu Sensitif atau Subjektif</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Topik yang sulit dijangkau dengan angka—seperti pengalaman emosional atau konflik identitas—lebih mudah dijelajahi lewat pendekatan kualitatif. Peneliti dapat memahami nuansa personal melalui teknik seperti wawancara atau observasi.</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Kekurangan Metode Penelitian Kualitatif</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Meski bermanfaat, metode ini juga memiliki keterbatasan. Kekurangan metode penelitian kualitatif sebagai berikut ya, </span><i><span style="font-weight: 400;">guys</span></i><span style="font-weight: 400;">!</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Butuh Waktu Lama</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><em>Guys</em><span style="font-weight: 400;">, penelitian kualitatif itu nggak bisa buru-buru. Mulai dari wawancara sampai analisis, semuanya butuh proses panjang. Bisa-bisa berbulan-bulan sampai selesai!</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Subjektif dan Rawan Bias</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Karena pakai sudut pandang peneliti, hasilnya bisa subjektif, lho. Kalau nggak hati-hati, peneliti bisa menyimpulkan sesuai asumsi pribadi. Jadi, risiko bias-nya lumayan tinggi.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Nggak Bisa Digeneralisasi</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Sampel yang dipakai biasanya kecil karena fokusnya mendalam, bukan banyak. Artinya, hasilnya nggak bisa mewakili semua orang. Cocoknya buat konteks tertentu aja, </span><em>guys</em><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Ribet Kelola Data</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Data kualitatif itu banyak banget dan bentuknya naratif. Kalau tidak ditata dengan rapi, peneliti bisa pusing sendiri. Apalagi tanpa bantuan </span><em>software</em> <span style="font-weight: 400;">analisis.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Tidak Ada Standar Baku</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Setiap peneliti bisa punya cara sendiri dalam ngumpulin dan mengolah data. Akibatnya, penelitian sulit banget buat diulang persis sama. Jadi, hasilnya kadang diragukan keandalannya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>6. Kurang Cocok untuk Kebijakan Besar</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Karena hasilnya spesifik dan tidak mewakili banyak orang, data kualitatif kurang pas buat ambil keputusan skala besar. Lebih cocok buat eksplorasi awal atau studi kasus aja. Kalau buat kebijakan, perlu data kuantitatif juga.<br />
</span></p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/d2891dd0-a95d-4545-a553-eee7e118ed2c.png" alt="Kelebihan dan Kekurangan Penelitian Kualitatif" /></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Karakteristik Penelitian Kualitatif</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><em>Guys</em>, <span style="font-weight: 400;">untuk memahami pendekatan ini secara utuh, kita perlu mengenali berbagai karakteristik khas yang membedakan penelitian kualitatif dari jenis penelitian lainnya. Berikut ini adalah beberapa karakteristik utama yang melekat dalam penelitian kualitatif. </span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Partisipan sangat diutamakan </b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Peneliti berusaha memahami sudut pandang partisipan secara mendalam, bukan sekadar melihat dari kacamata peneliti. Pendekatan ini menjadikan pengalaman subjektif partisipan sebagai pusat analisis.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Analisis data dapat setiap saat dilakukan </b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Analisis dalam penelitian kualitatif bersifat fleksibel dan terus berkembang seiring proses penelitian berjalan. Data bisa langsung dianalisis saat pengumpulan masih berlangsung.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Menggunakan pola berpikir induktif (empiris-rasional atau <em>bottom up</em>)</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif tidak berangkat dari teori besar, tapi dari fakta lapangan yang kemudian membentuk pola atau konsep. Proses berpikirnya bergerak dari data ke teori.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Peneliti berfungsi sebagai pengumpul data </b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Peneliti menjadi instrumen utama dalam mengumpulkan dan menafsirkan data. Keterlibatan langsung peneliti mempengaruhi kedalaman pemahaman terhadap fenomena.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Menggunakan rancangan penelitian yang baku</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Meski fleksibel, penelitian kualitatif tetap memakai desain sistematis agar proses dan arah penelitian tetap terstruktur. Rancangan ini membantu peneliti menjaga konsistensi selama studi.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>6. Penelitian kualitatif disebut juga dengan penelitian alamiah </b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Disebut alamiah atau inkuiri naturalistik karena penelitian berlangsung di lingkungan asli partisipan tanpa manipulasi. Tujuannya adalah memahami realitas sebagaimana adanya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>7. Sering digunakan untuk menghasilkan <em>grounded theory</em></b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif bertujuan menyusun teori baru dari bawah, langsung dari data lapangan. Ini dikenal dengan pendekatan <em>grounded theory</em>.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>8. Hasil penelitian berupa deskripsi dan interpretasi</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;"><em>Output</em> penelitian ini lebih berupa narasi yang menjelaskan makna yang tersembunyi di balik fenomena. Jadi tidak dalam bentuk angka atau statistik, ya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>9. Pengumpulan data dilakukan atas dasar prinsip fenomenologis</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Peneliti mencoba memahami gejala sosial dari pengalaman langsung subjeknya. Fokusnya pada “apa yang dirasakan” dan “bagaimana makna dibentuk” oleh partisipan.</span></p>
<p style="text-align: center;">—</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Guys</em>,<span style="font-weight: 400;"> dengan semua uraian di atas, kita dapat melihat bahwa metode penelitian kualitatif adalah pendekatan yang sangat penting dalam ilmu sosial ya. Fungsi dan tujuannya juga sangat berbeda ya dengan penelitian kuantitatif. Nah, kamu bisa melakukan penelitian kualitatif untuk mengetahui banyak hal yang tidak bisa dihitung dengan angka ya. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dengan begitu, kini kita tidak hanya tahu apa itu metode penelitian kualitatif, tapi juga bisa memahami kedalaman dan relevansinya dalam menggambarkan realitas sosial. Kalau kamu ingin lebih dalam lagi belajar terkait penelitian sosial, kamu bisa berdiskusi dengan Master Teacher yang kompeten di <strong><a href="https://www.ruangguru.com/privat/sosiologi">Ruangguru Privat Sosiologi</a></strong></span><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Di Ruangguru Privat, belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut! </span></p>
<p><a href="https://cta.ruangguru.com/blog-rg10-privat"><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/9f42474c-2f77-4492-8ca1-cd524affbaaf.png" alt="CTA Ruangguru Privat" /></a></p>
<p><strong>Referensi:</strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Afifuddin dan Beni Ahmad. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung. Pustaka Setia. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Afrizal. (2019). Metode Penelitian Kualitatif: sebagai upaya mendukung penggunaan penelitian kualitatif dalam berbagai disiplin ilmu. PT. Rajagrafindo Persada.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Creswell, J. W. (2011). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed, edisi ketiga. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hamidi. (2008). Metode Penelitian Kualitatif. Malang. UMM Press. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Iskandar. (2008). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan Kualitatif). Jakarta. GP Press. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Prastowo. (2012). Metode Penelitian Kualitatif Dalam Perspektif Rancangan Penelitian. AR-RUZZ Media.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sugiono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r & d. Bandung. Alfabeta.</span></p>
</div>
<div class="content-meta-tags">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/kelas-10" rel="tag">Kelas 10</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/konsep-pelajaran" rel="tag">Konsep Pelajaran</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/sma" rel="tag">SMA</a> </div>
</div>
<div class="author-post">
<img loading="lazy" class="author-avatar" width="64px" height="64px" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/5196bc4b-168b-4b6f-8c46-cb076ca8b451.png">
<div>
<h5 class="author-title">Ringgana Wandy Wiguna</h5>
<p class="author-description"></p>
</div>
</div> <div class="share-post">
<p>Bagikan artikel ini:</p>
<ul class="socmed">
<li>
<a target="_blank" href="https://api.whatsapp.com/send?phone=&text=Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya | Sosiologi Kelas 10%0D%0A%0D%0Ahttps://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/whatsapp.png" loading="lazy" alt="Logo Whatsapp " /></a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/share.php?u=https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif&quote=Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya | Sosiologi Kelas 10"> <img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook " /> </a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya | Sosiologi Kelas 10&url=https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif"> <img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading="lazy" alt="Logo Twitter " /> </a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&url=https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kualitatif&title=Metode Penelitian Kualitatif: Pengertian, Ciri, Jenis & Contohnya | Sosiologi Kelas 10"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading="lazy" alt="Logo LinkedIn " /></a>
</li>
</ul>
</div>
</div>
<div class="col-md-4 sticky">
<aside id="sidebar">
<div class="side-banner-desktop">
</div>
<div class="glider-navigation desktop">
<div role="tablist" class="dots" id="side-banner-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="side-banner-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="side-banner-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
<h2 style="font-size: 24px; font-weight: bold; margin-bottom: 16px;margin-top: 16px;">Artikel Terbaru</h2>
<ul>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/pergerakan-nasional-indonesia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png" alt="Pergerakan Nasional" class="external-img wp-post-image " /> <span>Pergerakan Nasional Indonesia: Pengertian, Tujuan & Penyebabnya | Sejarah Kelas 11</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/runtuhnya-uni-soviet">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png" alt="Runtuhnya Uni Soviet" class="external-img wp-post-image " /> <span>Sejarah Runtuhnya Uni Soviet, Penyebab, dan Dampaknya | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/konflik-palestina-israel">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png" class="external-img wp-post-image " /> <span>Latar Belakang Terjadinya Konflik Palestina dengan Israel | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/9-lembaga-dan-pelaku-pasar-modal-di-indonesia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/279825ac-672b-43f9-b66e-a1c7ec87f784.png" alt="Pelaku Pasar Modal di Indonesia" class="external-img wp-post-image " /> <span>9 Lembaga dan Pelaku Pasar Modal di Indonesia | Ekonomi Kelas 10</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/peristiwa-kontemporer-dunia-perpecahan-cekoslovakia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/2a1a35c0-f1f5-45d4-8869-ff5083bd90e5.png" alt="Perpecahan Cekoslowakia" class="external-img wp-post-image " /> <span>Latar Belakang Perpecahan Cekoslowakia dan Penyebabnya | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
</ul>
</aside>
</div>
</div>
<div class="row">
<div class="col-12">
<section class="related-posts">
<h2 class="page-title">
Artikel Lainnya
</h2>
<div class="content-grid">
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/pergerakan-nasional-indonesia">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Pergerakan Nasional Indonesia: Pengertian, Tujuan & Penyebabnya | Sejarah Kelas 11 </h2>
<div class="content-meta">
<span>March 6, 2026</span> <span>• 8 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/runtuhnya-uni-soviet">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Sejarah Runtuhnya Uni Soviet, Penyebab, dan Dampaknya | Sejarah Kelas 12 </h2>
<div class="content-meta">
<span></span> <span>• 11 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/konflik-palestina-israel">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Latar Belakang Terjadinya Konflik Palestina dengan Israel | Sejarah Kelas 12 </h2>
<div class="content-meta">
<span>March 5, 2026</span> <span>• 5 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
</div>
</section> </div>
</div>
<div class="banner-product-wrapper">
<a href="https://cta.ruangguru.com/7c02db90-610d-11ee-80fe-4201ac180089" target="_blank" class="alert alert-dismissible fade show banner-product" role="alert">
<button type="button" class="btn-close" data-bs-dismiss="alert" aria-label="Close"></button>
<!-- <p>Yuk pilih kelas dan materi belajar kamu di sini</p>
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/0e292531-9ee1-4eed-92f5-b5c053eea4c2.svg" width="42px" height="42px" class="arrow-right"> -->
<img class="image-floating-bottom" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/d19eb9b6-999d-4b92-87c6-c4fb32000d73.png?convert=web" />
</a>
</div>
</div>
</div>
<script>
function sleep(ms) {
return new Promise((resolve) => setTimeout(resolve, ms));
}
async function replaceCtaMarkupAsync() {
await sleep(2000);
alert("replace")
const contentBody = document.querySelector('.content-body');
const paragraphs = contentBody.querySelectorAll('p');
const regexPattern = /{{cta\(['"](.+?)['"]\)}}/g;
paragraphs.forEach((paragraph) => {
const originalHTML = paragraph.innerHTML;
let modifiedHTML = '';
let lastIndex = 0;
for (const match of originalHTML.matchAll(regexPattern)) {
const ctaId = match[1];
modifiedHTML += originalHTML.slice(lastIndex, match.index) + `<b>${ctaId}</b>`;
lastIndex = match.index + match[0].length;
}
modifiedHTML += originalHTML.slice(lastIndex);
paragraph.innerHTML = modifiedHTML;
});
document.addEventListener("DOMContentLoaded", () => {
replaceCtaMarkupAsync();
});
}
</script>
<div class="modal fade" id="popupPromo" tabindex="-1" aria-labelledby="popupPromoLabel" aria-hidden="true">
<div class="modal-dialog modal-dialog-centered" data-bs-backdrop="static" data-bs-keyboard="false">
<div class="modal-content">
<div class="button-wrapper">
<button type="button" class="btn-close" data-bs-dismiss="modal" aria-label="Close"></button>
</div>
<div class="glider-contain">
<div class="glider">
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/ab-web-pop-up-banner-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/4680961a-4e01-4169-8ff4-da0823d0da6c.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/e0ebb0c9-e368-4524-9241-dbaf73cafccd.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/rasionalisasi-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-blog-to-snbt-prem">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/e6888a56-1d95-4d8a-b87a-b19b8a185651.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/rgp-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/cbe7b869-fbe2-4497-8a1e-42344df5b137.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/kitab-tka-smp-popup-blog">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/eb41ad00-e4dc-46f5-b9f6-721266fc371e.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/f7908ac1-3b0b-492c-bf87-dcea2b20b87c.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-rg-kitablitetkasmp">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/50097055-1862-46a8-bbe0-fa5b077f88bb.png" />
</a>
</div>
<div class="glider-navigation">
<div role="tablist" class="dots" id="popup-promo-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="popup-promo-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="popup-promo-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<script>
var jsonString = '[{"CreatedAt":"2025-07-25 01:01:27+00:00","Id":696,"UpdatedAt":"2026-02-25 02:12:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":31467,"ctaId":"ab-web-pop-up-banner-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/ab-web-pop-up-banner-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b9b5f501-be14-4e3f-9ad8-a87e17ec16e9.png","name":"[AB] Web Pop Up Banner - Blog RG","targetUrl":"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/?utm-source=ab-web-pop-up-banner-blog-rg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/4680961a-4e01-4169-8ff4-da0823d0da6c.png","name":"[RG] Popup Banner Blog - Promo SNBT Ramadan","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":1,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-07-25 01:01:27+00:00","Id":705,"UpdatedAt":"2026-02-23 10:52:46+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33341,"ctaId":"ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f30c4943-4456-4a96-858b-fe065c9073ae.png","name":"[AB] Web Pop Up Banner - Blog RG 1","targetUrl":"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/?utm-source=ab-web-pop-up-banner-blog-rg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e0ebb0c9-e368-4524-9241-dbaf73cafccd.png","name":"[RG] Popup Banner Blog - Promo TKA Ramadan","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":2,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":657,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:10+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33189,"ctaId":"rasionalisasi-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/rasionalisasi-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png","name":"[RG] Pop Up Blog - Rasionalisasi","targetUrl":"https:\/\/www.ruangguru.com\/rasionalisasi"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Rasionalisasi","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":3,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-12-07 09:26:39+00:00","Id":677,"UpdatedAt":"2026-02-12 02:22:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33305,"ctaId":"to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg","name":"[IDN] CTA Popup Blog RG - Tryout SNBT Regular 2026","targetUrl":"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/TOUTBKREG7"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg","name":"[RG] Popup Blog RG - Tryout Regular 2026","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":4,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2026-02-05 10:16:52+00:00","Id":689,"UpdatedAt":"2026-03-05 02:41:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33338,"ctaId":"pop-blog-to-snbt-prem","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-blog-to-snbt-prem)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg","name":"[RG] Popup Blog - TO SNBT Prem","targetUrl":"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/TOUTBKPREM"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg","name":"[RG] Pop blog - TO SNBT Prem","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":5,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-12-07 09:26:39+00:00","Id":679,"UpdatedAt":"2026-03-04 03:44:16+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33304,"ctaId":"to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1bf472e1-62f4-4aa9-ab8c-4fa72a82dd7b.png","name":"[RG] Pop Up Blog RG - TO Premium TKA SD SMP","targetUrl":"https:\/\/s.id\/TOTKAPREMSDSMP"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e6888a56-1d95-4d8a-b87a-b19b8a185651.png","name":"[RG] Popup Blog RG - TO TKA Premium SD SMP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":6,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-08-25 04:25:04+00:00","Id":672,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:17+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33285,"ctaId":"rgp-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/rgp-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png","name":"[RG] Pop Up Blog - RGP","targetUrl":"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png","name":"[RG] Pop Up Blog - RGP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":7,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":379,"UpdatedAt":"2026-03-06 01:54:52+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":31356,"ctaId":"25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f60bc49c-c00f-4a5e-80a2-2552fa18ae21.jpg","name":"CTA Blog RG - Kitab UTBK SNBT","targetUrl":"https:\/\/bit.ly\/orderkitabrg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/cbe7b869-fbe2-4497-8a1e-42344df5b137.jpg","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Kitab UTBK SNBT","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":8,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":587,"UpdatedAt":"2026-03-06 01:55:00+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33020,"ctaId":"kitab-tka-smp-popup-blog","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/kitab-tka-smp-popup-blog)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9ea9eca7-9ef7-433c-baad-14bc1019f890.jpg","name":"[RG] Pop up blog - Kitab TKA SMP","targetUrl":"https:\/\/bit.ly\/kitabtkasmprg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/eb41ad00-e4dc-46f5-b9f6-721266fc371e.jpg","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Kitab TKA SMP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":9,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-11-12 10:28:45+00:00","Id":636,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:20+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33149,"ctaId":"pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d6f8639-cfff-4d64-89ea-f68bfe7a868c.png","name":"[RG] Pop blog - Kitab utbk snbt lite","targetUrl":"https:\/\/s.id\/litesnbt26"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f7908ac1-3b0b-492c-bf87-dcea2b20b87c.png","name":"[RG] Pop blog - Kitab utbk snbt lite","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":10,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-11-14 08:09:42+00:00","Id":647,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:21+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33160,"ctaId":"pop-rg-kitablitetkasmp","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-rg-kitablitetkasmp)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/20edba9b-ef84-4938-b698-4a82783478a5.png","name":"[RG] Pop blog - kitab lite tka smp","targetUrl":"https:\/\/s.id\/litetkasmp26"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/50097055-1862-46a8-bbe0-fa5b077f88bb.png","name":"[RG] Pop blog - kitab lite tka smp","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":11,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"}]';
var jsArray = JSON.parse(jsonString);
console.log(jsArray);
</script>
<script>
let windowHeight = window.innerHeight;
let promosLength = 11;
document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
// Initialize Bootstrap Modal
let popupPromo = new bootstrap.Modal(document.getElementById('popupPromo'), {});
// Initialize Glider.js inside the Bootstrap Modal
function initGliderInModal() {
new Glider(document.querySelector('#popupPromo .glider'), {
slidesToScroll: 1,
slidesToShow: 1,
draggable: true,
dots: '#popup-promo-dots',
arrows: {
prev: '#popup-promo-prev',
next: '#popup-promo-next'
}
});
}
// Show Bootstrap Modal and initialize Glider.js after a specified scroll amount
const scrollThreshold = 2 / 3 * windowHeight; // The scroll amount in pixels to trigger the Modal
let gliderInitialized = false;
window.addEventListener('scroll', function() {
if (window.scrollY >= scrollThreshold && !gliderInitialized && promosLength > 0) {
popupPromo.show();
// Listen for the 'shown' event to initialize Glider.js after the Modal has been fully displayed
$('#popupPromo').on('shown.bs.modal', function() {
initGliderInModal();
gliderInitialized = true;
// Optionally, remove the 'shown' event listener after initializing the Glider to avoid re-initializing
$('#popupPromo').off('shown.bs.modal');
});
// Remove the scroll event listener after the Modal is shown to avoid re-initializing the Glider
this.removeEventListener('scroll', arguments.callee);
}
});
});
</script>
<script src="https://unpkg.com/analytics@0.8.1/dist/analytics.min.js"></script>
<script type="text/javascript" src="https://unpkg.com/analytics-plugin-trackable-min@0.4.5/dist/analytics-plugin-trackable.min.js"></script>
<script type="text/javascript" defer>
/* Initialize analytics */
var Analytics = window._analytics.init({
app: "ruangguruLanding",
debug: false,
plugins: [analyticsTrackable()],
});
/* Additional context tracker pageView */
const post_id = 23602;
const tags_id = [52,10,37];
const category_id = 534;
const sub_category_id = 538;
const customData = {
tags_id: tags_id,
category_id: category_id,
sub_category_id: sub_category_id,
post_id: post_id,
};
Analytics.plugins.trackable.context(JSON.stringify(customData));
Analytics.ready(function () {
Analytics.page();
});
$(document).on('click', '[data-tracking-event-type]', function (event) {
const eventType = $(this).data('tracking-event-type');
const context = $(this).data('tracking-context');
Analytics.track(eventType, context);
});
</script>
<footer class="footer">
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-lg-3">
<div class="office">
<a href="https://www.ruangguru.com/">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/RG_LOGO_WHITE.png?convert=auto" alt="Logo Ruangguru" loading="lazy" />
</a>
<address>
<p class="hq">RUANGGURU HQ</p>
<p>
Gedung Sinarmas MSIG Tower Lt. 33. Jl. Jenderal Sudirman Kav. 21, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jakarta 12920
</p>
</address>
</div>
<nav class="footer-menu call-us">
<p class="title">Hubungi Kami</p>
<address>
<a href="mailto:info@ruangguru.com">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/4739a139-8f09-42ea-b517-d842c5d1c28d.png" loading="lazy" alt="Logo Email Footer" />
info@ruangguru.com</a>
<a href="tel:02130930000">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/6f4bb6c8-52c9-4acb-859b-47a10a7eec75.png" loading="lazy" alt="Logo Phone Footer" />(021) 3093 0000</a>
<a href="https://wa.me/6281574410000">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/4b58468a-b2f9-40e4-867f-d3242a065dcf.png" loading="lazy" alt="Logo Whatsapp Footer" />0815 7441 0000</a>
</address>
</nav>
<nav class="footer-menu social d-none d-lg-block">
<p class="title">Ikuti Kami</p>
<a target="_blank" href="https://www.instagram.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png" loading="lazy" alt="Logo Instagram Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/ruanggurucom/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading=" lazy" alt="Logo Twitter Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.youtube.com/ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png" loading=" lazy" alt="Logo Youtube Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/company/ruangguru-com">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading=" lazy" alt="Logo LinkedIn Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.tiktok.com/@ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png" loading=" lazy" alt="Logo TikTok Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
</nav>
</div>
<div class="col-lg-9">
<div class="row">
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Produk Ruangguru</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://roboguru.ruangguru.com" target="_blank">Roboguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/roboguruplus">Roboguru Plus</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/dafa-lulu">Dafa dan Lulu</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/for-kids/kursus">Kursus for Kids</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/for-kids">Ruangguru for Kids</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bisnis">Ruangguru for Business</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruanguji">Ruanguji</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/blog">Ruangbaca</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruangkelas">Ruangkelas</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruangbelajar">Ruangbelajar</a></li>
<li><a href="https://pengajar.ruangguru.com/">Ruangpengajar</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/privat">Ruangguru Privat</a></li>
<li><a href="https://www.ruangpeduli.org/" target="_blank">Ruangpeduli</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Bantuan & Panduan</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://www.ruangguru.com/company-credentials">Company Credentials</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/beasiswa">Beasiswa Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/cicilan">Cicilan Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/promo">Promo Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://ticketing.ruangguru.com/help?request_type_id=459" target="_blank">Vulnerability Report</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bantuan#layanan">Layanan Pengaduan</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/terms-conditions">Syarat & Ketentuan</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/privacy-policy">Kebijakan Privasi</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/about-us">Tentang Kami</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/contact-us">Kontak Kami</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/press">Press Kit</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bantuan">Bantuan</a></li>
<li><a href="https://career.ruangguru.com/">Karier</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Produk Lainnya</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://www.brainacademy.id/" target="_blank">Brain Academy</a></li>
<li><a href="https://www.english-academy.id/" target="_blank">English Academy</a></li>
<li><a href="https://skillacademy.com/" target="_blank">Skill Academy</a></li>
<li><a href="https://www.ruangkerja.id/" target="_blank">Ruangkerja</a></li>
<li><a href="https://www.schoters.com/id/" target="_blank">Schoters</a></li>
<li><a href="https://www.kalananti.id/" target="_blank">Kalananti</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title"> Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru</p>
<div class="download-list">
<ul>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://apps.apple.com/id/app/ruangguru-solusi-belajar/id1099742206?l=id">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/appstore.png" loading="lazy" alt="Button App Store Footer " />
</a>
</li>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ruangguru.livestudents&hl=in">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/googleplay.png" loading="lazy" alt="Button Google Play Footer " />
</a>
</li>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://appgallery.huawei.com/#/app/C102352375">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/huawei.png" loading="lazy" alt="Button AppGallery Footer " />
</a>
</li>
</ul>
</div>
</nav>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="d-lg-none text-center">
<nav class="footer-menu social">
<p class="title">Ikuti Kami</p>
<a target="_blank" href="https://www.instagram.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png" loading="lazy" alt="Logo Instagram Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/ruanggurucom/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading=" lazy" alt="Logo Twitter Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.youtube.com/ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png" loading=" lazy" alt="Logo Youtube Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/company/ruangguru-com">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading=" lazy" alt="Logo LinkedIn Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.tiktok.com/@ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png" loading=" lazy" alt="Logo TikTok Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
</nav>
</div>
<p class="footer-copyright">
© 2026 All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia
</p>
</div>
<style>
.bantuan-container {
position: relative;
}
.bantuan-element {
position: fixed;
z-index: 999;
display: flex;
align-items: flex-end;
justify-content: flex-end;
cursor: pointer;
transition: all 0.6s ease;
}
.bantuan-top {
bottom: 11rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom {
bottom: 2rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-top-2 {
bottom: 15rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-top-3 {
bottom: 19rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom-2 {
bottom: 5rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom-3 {
bottom: 8rem;
right: 2rem;
}
@media (min-width: 768px) {
.bantuan-element img {
width: auto;
transition: all 0.4s ease;
}
.bantuan-top img {
width: 140px;
}
.bantuan-bottom img {
width: 140px;
}
.bantuan-top-2 img,
.bantuan-top-3 img {
width: 140px;
}
.bantuan-bottom-2 img,
.bantuan-bottom-3 img {
width: 140px;
}
.bantuan-element.clicked {
bottom: 9rem;
right: 2.5rem;
}
.bantuan-element.clicked img {
width: auto;
height: 64px;
}
}
@media (max-width: 767px) {
.bantuan-top {
bottom: 8rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom {
bottom: 2rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-top-2 {
bottom: 12rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-top-3 {
bottom: 16rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom-2 {
bottom: 5rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom-3 {
bottom: 8rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-element img {
width: auto;
}
.bantuan-top img,
.bantuan-top-2 img,
.bantuan-top-3 img {
width: 96px;
}
.bantuan-bottom img,
.bantuan-bottom-2 img,
.bantuan-bottom-3 img {
width: 96px;
}
}
.bantuan-element:hover {
transform: scale(1.05);
}
.bantuan-element img {
max-width: 100%;
height: auto;
}
</style>
<div id="bantuan-divs-container" style="position: relative" data-product="ruangguru" data-table="rg_floating_icon"></div>
<script>
class FloatingDivsComponent {
constructor(product = 'ruangguru', table = 'rg_floating_icon') {
this.container = document.getElementById('bantuan-divs-container');
this.floatingElements = [];
this.product = product;
this.table = table;
// Configuration
this.config = {
baseApiUrl: 'https://gw.ruangguru.com/api/v3/rdb/p_ddgy8hjx5dxsqx/rg_banner/views/',
apiKey: 'vLyK3dJrDBRmOwueX2OJXibMkgsUbBk0WS4ua2p1',
maxElements: 2,
zIndexBase: 100,
};
// Build dynamic API URL based on table parameter
this.config.apiUrl = this.buildApiUrl();
this.init();
}
buildApiUrl() {
const baseUrl = this.config.baseApiUrl;
const tableName = this.table || 'rg_floating_icon';
const queryParams =
'offset=0&limit=99999&sort=rankPosition&where=(type,eq,floating)~and(showIn,anyof,blog)~and(hide,is,false)~and(product,eq,' +
this.product +
')&nested%5Bcta%5D%5Bfields%5D=Id,name,ctaId,imageUrl,ctaLink,targetUrl';
return `${baseUrl}${tableName}?${queryParams}`;
}
async init() {
try {
await this.fetchFloatingElements();
this.renderFloatingElements();
} catch (error) {
console.error('Failed to initialize floating divs component:', error);
}
}
async fetchFloatingElements() {
try {
const options = {
method: 'GET',
headers: {
'xc-token': this.config.apiKey || 'vLyK3dJrDBRmOwueX2OJXibMkgsUbBk0WS4ua2p1',
},
};
const urlNoco = this.config.apiUrl;
const response = await fetch(urlNoco, options);
if (!response.ok) {
throw new Error(`HTTP error! status: ${response.status}`);
}
const data = await response.json();
this.floatingElements = this.processApiResponse(data);
} catch (error) {
console.error('Error fetching floating elements:', error);
throw error;
}
}
processApiResponse(data) {
if (!data || !data.list || !Array.isArray(data.list)) {
return [];
}
console.log(data.list);
// Ensure we only get maximum 2 elements
const limitedElements = data.list.slice(0, this.config.maxElements);
return limitedElements;
}
renderFloatingElements() {
if (!this.container || this.floatingElements.length === 0) {
return;
}
// Additional safeguard: ensure we never render more than maxElements
const elementsToRender = this.floatingElements.slice(0, this.config.maxElements);
// Clean up existing elements and their event listeners
this.cleanupExistingElements();
// Clear existing content
this.container.innerHTML = '';
elementsToRender.forEach((element, index) => {
const floatingDiv = this.createFloatingDiv(element, index);
this.container.appendChild(floatingDiv);
});
}
cleanupExistingElements() {
// Clear existing elements (no need for event listener cleanup with CSS approach)
const existingElements = this.container.querySelectorAll('[data-floating-element]');
existingElements.forEach(element => {
element.remove();
});
}
createFloatingDiv(element, index) {
const div = document.createElement('div');
const cta = element.cta[0]; // Use the first CTA
// Add data attribute for cleanup tracking
div.setAttribute('data-floating-element', 'true');
// Apply CSS classes based on rankPosition
const positionClass = this.getPositionClass(element.rankPosition, index);
div.className = `bantuan-element ${positionClass}`;
div.style.zIndex = this.config.zIndexBase + index;
// Create the link and image
const link = document.createElement('a');
link.href = 'https://cta.ruangguru.com/' + cta.ctaId || '#';
link.target = '_blank';
// Add tracking attributes
link.setAttribute('data-tracking-event-type', 'landing_page__core__item_click');
link.setAttribute(
'data-tracking-context',
JSON.stringify({
product_name: this.product,
cta_action: 'redirection',
cta_action_detail: link.href,
item_type: 'floating',
item_name: element.name || 'Floating element',
item_category: 'payment',
item_position: index,
item_serial: null,
section_type: 'floating_item',
section_position: 'body',
section_name: 'floating_item',
})
);
const img = document.createElement('img');
img.src = element.imageUrl + '?h=200&convert=webp';
img.alt = element.name || 'Floating element';
img.loading = 'lazy';
// Add click tracking
link.addEventListener('click', () => {
this.trackClick(element, cta);
});
link.appendChild(img);
div.appendChild(link);
return div;
}
getPositionClass(rankPosition, index) {
// Define positioning classes based on rankPosition
if (rankPosition === 1) {
return 'bantuan-top'; // Top position
} else if (rankPosition === 2) {
return 'bantuan-bottom'; // Bottom position
} else {
// For additional elements, distribute them evenly
return `bantuan-${index % 2 === 0 ? 'top' : 'bottom'}-${Math.floor(index / 2) + 1}`;
}
}
trackClick(element, cta) {
// Implement click tracking logic here
console.log('Floating element clicked:', {
elementId: element.Id,
elementName: cta.name,
ctaId: cta.ctaId,
targetUrl: cta.targetUrl,
});
}
// Public method to manually refresh
async refresh() {
try {
await this.fetchFloatingElements();
this.renderFloatingElements();
} catch (error) {
console.error('Failed to refresh floating elements:', error);
throw error;
}
}
// Public method to get current floating elements
getFloatingElements() {
return [...this.floatingElements];
}
}
// Initialize the component when DOM is ready
document.addEventListener('DOMContentLoaded', () => {
// Get product and table parameters from data attributes
const container = document.getElementById('bantuan-divs-container');
const product = container.getAttribute('data-product') || 'ruangguru';
const table = container.getAttribute('data-table') || 'rg_floating_icon';
new FloatingDivsComponent(product, table);
});
// Export for use in other modules if needed
if (typeof module !== 'undefined' && module.exports) {
module.exports = FloatingDivsComponent;
}
</script> <div id="wp-install-nudge" style="
position: fixed;
bottom: 0rem;
right: 0;
z-index: 999;
cursor: pointer;
"></div>
<script>
(function (w, d, s, o, f, js, fjs) {
w['Sales-Nudge-Widget'] = o; w[o] = w[o] || function () { (w[o].q = w[o].q || []).push(arguments) };
js = d.createElement(s), fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
js.id = o; js.src = f; js.async = 1; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(window, document, 'script', 'wpInstallNudge', 'https://cdn-web-2.ruangguru.com/sales-nudge/6198a95130/dist/widget.js'));
wpInstallNudge('init', { targetElementId: 'wp-install-nudge', clientTarget: 'ruangguru_blog' });
</script>
<script>
// note: disabled due to auto reload page
// var lastScrollTop = 0;
// $(window).scroll(function(event){
// var st = $(this).scrollTop();
// if (st > lastScrollTop){
// $('#wp-install-nudge').slideDown( "slow", function() {});
// } else {
// $('#wp-install-nudge').slideUp( "slow", function() {});
// }
// lastScrollTop = st;
// });
// $(document).ready(function () {
// $("#wp-install-nudge").hide();
// });
$('#wp-install-nudge').click(function(){
Analytics.track("promotion__install_nudge__click",
{
user_email: "ruangguru@blog.com",
cta_link: widgetData.dataConfig.target_link
}).catch((err) => {
console.log("tracker error", err);
});
});
</script>
</footer>
<div id="__next"></div>
<script type="speculationrules">
{"prefetch":[{"source":"document","where":{"and":[{"href_matches":"\/blog\/*"},{"not":{"href_matches":["\/blog\/wp-*.php","\/blog\/wp-admin\/*","\/blog\/wp-content\/uploads\/*","\/blog\/wp-content\/*","\/blog\/wp-content\/plugins\/*","\/blog\/wp-content\/themes\/ruangguru\/*","\/blog\/*\\?(.+)"]}},{"not":{"selector_matches":"a[rel~=\"nofollow\"]"}},{"not":{"selector_matches":".no-prefetch, .no-prefetch a"}}]},"eagerness":"conservative"}]}
</script>
<script>
async function getCtaDetails(ctaIds) {
const endpoint =
" https://gw.ruangguru.com/api/v3/rdb/p_ddgy8hjx5dxsqx/CTA/views/CTA?offset=0&limit=10&where=(ctaId,in," + ctaIds.toString() + ")";
try {
const response = await fetch(endpoint, {
headers: {
"xc-token": "-hG2nBDJzSj0agSgNtcJx97M4F02y54nUMoY6plJ",
},
});
const data = await response.json();
const ctaList = data?.list || [];
const ctaMap = new Map();
for (const ctaData of ctaList) {
ctaMap.set(ctaData.ctaId, ctaData);
}
return ctaMap;
} catch (error) {
console.error("Error fetching CTA details:", error);
return new Map();
}
}
async function replaceCTA() {
const regex = /{{cta\((‘(.*?)’|“(.*?)”)\)}}/g;
const bodyHTML = document.body.innerHTML;
const matches = Array.from(bodyHTML.matchAll(regex));
const ctaIds = matches.map((match) => {
let ctaId = match[2] ?? match[3];
return ctaId;
});
const ctaMap = await getCtaDetails(ctaIds);
const replacedHTML = bodyHTML.replace(regex, (match, _inner, ctaId1, ctaId2) => {
const ctaId = ctaId1 ?? ctaId2;
const ctaData = ctaMap.get(ctaId);
if (ctaData) {
return `<a href="https://cta.ruangguru.com/${ctaData.ctaId}" target="_${ctaData.targetType}" style="position:relative;display:inline-block;">
<img src="${ctaData.imageUrl}" loading="lazy" alt="${ctaData.altText}" />
</a>`;
} else {
return match;
}
});
document.body.innerHTML = replacedHTML;
}
</script>
<meta name="author" content="Ruangguru Tech Team">
<!-- Google Tag Manager (noscript) -->
<noscript><iframe src="https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-PVNLZFT" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"></iframe></noscript>
<!-- Tracker -->
<script type="text/javascript" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-page-web/public/staticpages/global-assets/js/cta.js"></script>
<script src="https://unpkg.com/@dotlottie/player-component@latest/dist/dotlottie-player.mjs" type="module"></script>
</body>
</html>