HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p>Squad, setelah kamu melakukan penelitian, apa sih yang kamu lakukan setelah itu?<em>Yap</em>, betul banget! Kamu harus membuat laporan penelitian. Sudah pernah membuat laporan penelitian sebelumnya? Sekarang, coba menyusun laporan penelitian, yuk!</p>
1 <p>Squad, setelah kamu melakukan penelitian, apa sih yang kamu lakukan setelah itu?<em>Yap</em>, betul banget! Kamu harus membuat laporan penelitian. Sudah pernah membuat laporan penelitian sebelumnya? Sekarang, coba menyusun laporan penelitian, yuk!</p>
2 <p>Sebenarnya, laporan penelitian itu apa, sih? Laporan penelitian sebenarnya merupakan satu kesatuan pola pikir ilmiah yang disusun secara sistematis dalam sebuah tulisan. Laporan penelitian berisi segala informasi maupun catatan yang diperoleh sesorang peneliti, baik sebelum mengadakan penelitian, ketika penelitian, maupun sesudah penelitian. Jadi sebenarnya laporan penelitian itu tidak sesederhana yang dipikirkan, ya. Tapi, bukan berarti kamu nggak bisa membuatnya. Kita coba bahas bareng-bareng, yuk! </p>
2 <p>Sebenarnya, laporan penelitian itu apa, sih? Laporan penelitian sebenarnya merupakan satu kesatuan pola pikir ilmiah yang disusun secara sistematis dalam sebuah tulisan. Laporan penelitian berisi segala informasi maupun catatan yang diperoleh sesorang peneliti, baik sebelum mengadakan penelitian, ketika penelitian, maupun sesudah penelitian. Jadi sebenarnya laporan penelitian itu tidak sesederhana yang dipikirkan, ya. Tapi, bukan berarti kamu nggak bisa membuatnya. Kita coba bahas bareng-bareng, yuk! </p>
3 <p>Yuk, mulai menyusun laporan penelitianmu! (Sumber: Radiusins.com)</p>
3 <p>Yuk, mulai menyusun laporan penelitianmu! (Sumber: Radiusins.com)</p>
4 <p><strong>Bagian Rancangan Penelitian</strong></p>
4 <p><strong>Bagian Rancangan Penelitian</strong></p>
5 <p>Sesuai dengan namanya, rancangan penelitian tentu disusun sebelum kamu mulai mengadakan penelitian. Apa saja sih, yang harus kamu tulis di dalam rancangan penelitian? Pada bagian ini, kamu harus menulis masalah penelitian, tinjauan pustaka dan metodologi yang digunakan. Dijelaskan dengan sejelas mungkin, ya!</p>
5 <p>Sesuai dengan namanya, rancangan penelitian tentu disusun sebelum kamu mulai mengadakan penelitian. Apa saja sih, yang harus kamu tulis di dalam rancangan penelitian? Pada bagian ini, kamu harus menulis masalah penelitian, tinjauan pustaka dan metodologi yang digunakan. Dijelaskan dengan sejelas mungkin, ya!</p>
6 <p><strong>Pembahasan dan Analisis Hasil Penelitian</strong></p>
6 <p><strong>Pembahasan dan Analisis Hasil Penelitian</strong></p>
7 <p>Pada pembahasan dan analisis hasil penelitian, kamu harus mengubah data mentah yang sudah kamu olah menjadi kalimat. Dengan kata lain, kamu harus menarasikan data yang sudah kamu peroleh. Tetapi kamu masih boleh menyertakan tabel data atau grafik yang mendukung pernyataanmu, kok.</p>
7 <p>Pada pembahasan dan analisis hasil penelitian, kamu harus mengubah data mentah yang sudah kamu olah menjadi kalimat. Dengan kata lain, kamu harus menarasikan data yang sudah kamu peroleh. Tetapi kamu masih boleh menyertakan tabel data atau grafik yang mendukung pernyataanmu, kok.</p>
8 <p><strong>Kesimpulan</strong></p>
8 <p><strong>Kesimpulan</strong></p>
9 <p>Squad, penelitian yang baik tidak hanya memberikan kesimpulan, tapi juga memberikan evaluasi. Jadi, sebenarnya, kesimpulan itu apa, ya? Kesimpulan merupakan pernyataan singkat, jelas, dan sistematis dari keseluruhan hasil analisis. Nah, untuk menarik kesimpulan, kamu bisa membuatnya dengan menggunakan logika deduktif dan logika induktif. Apa sih, logika deduktif dan logika induktif itu?</p>
9 <p>Squad, penelitian yang baik tidak hanya memberikan kesimpulan, tapi juga memberikan evaluasi. Jadi, sebenarnya, kesimpulan itu apa, ya? Kesimpulan merupakan pernyataan singkat, jelas, dan sistematis dari keseluruhan hasil analisis. Nah, untuk menarik kesimpulan, kamu bisa membuatnya dengan menggunakan logika deduktif dan logika induktif. Apa sih, logika deduktif dan logika induktif itu?</p>
10 <p><strong>Baca Juga:<a>Lembaga Sosial: Pengertian, Fungsi, Ciri &amp; Jenisnya</a></strong></p>
10 <p><strong>Baca Juga:<a>Lembaga Sosial: Pengertian, Fungsi, Ciri &amp; Jenisnya</a></strong></p>
11 <p>Jadi, logika deduktif adalah proses berpikir yang dimulai dari hal umum ke hal-hal yang bersifat lebih khusus. Logika deduktif juga disebut dengan pola pikir umum-khusus. Wah, kalau logika induktif itu berarti kebalikannya dong?<em>Yap</em>! Logika induktif merupakan pola pikir yang dimulai dari hal yang lebih spesifik, baru kemudian ke hal yang lebih umum, baru kemudian kesimpulan bisa ditarik.</p>
11 <p>Jadi, logika deduktif adalah proses berpikir yang dimulai dari hal umum ke hal-hal yang bersifat lebih khusus. Logika deduktif juga disebut dengan pola pikir umum-khusus. Wah, kalau logika induktif itu berarti kebalikannya dong?<em>Yap</em>! Logika induktif merupakan pola pikir yang dimulai dari hal yang lebih spesifik, baru kemudian ke hal yang lebih umum, baru kemudian kesimpulan bisa ditarik.</p>
12 <p>-</p>
12 <p>-</p>
13 <p>Wah, sekarang kamu sudah siap belum untuk membuat laporan penelitian sendiri? Kalau kamu belum siap, jangan khawatir! Kamu cuma perlu berlatih lebih keras lagi, Squad. Yuk, belajar membuat laporan penelitian sambil nonton video belajar di<a>ruangbelajar</a>. Download sekarang untuk bisa buat #BelajarJadiMudah ya, Squad!</p>
13 <p>Wah, sekarang kamu sudah siap belum untuk membuat laporan penelitian sendiri? Kalau kamu belum siap, jangan khawatir! Kamu cuma perlu berlatih lebih keras lagi, Squad. Yuk, belajar membuat laporan penelitian sambil nonton video belajar di<a>ruangbelajar</a>. Download sekarang untuk bisa buat #BelajarJadiMudah ya, Squad!</p>
14 <p><strong>Sumber Referensi</strong></p>
14 <p><strong>Sumber Referensi</strong></p>
15 <p>Suyatno, Bagong &amp; Sutinah. 2005. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Kencana Prenadamedia Grup.</p>
15 <p>Suyatno, Bagong &amp; Sutinah. 2005. Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Kencana Prenadamedia Grup.</p>
16 <p>Kawedhar, Widyabakti Hesti &amp; Diatmika Wijayanti. 2012. Detik-Detik Sosiologi SMA Tahun 2012/2013. Klaten. Intan Prawira.</p>
16 <p>Kawedhar, Widyabakti Hesti &amp; Diatmika Wijayanti. 2012. Detik-Detik Sosiologi SMA Tahun 2012/2013. Klaten. Intan Prawira.</p>
17 <p>Rufikasari, Lia Chandra. 2013. Sosiologi untuk SMA/MA. Surakarta: Mediatama</p>
17 <p>Rufikasari, Lia Chandra. 2013. Sosiologi untuk SMA/MA. Surakarta: Mediatama</p>
18 <p><strong>Sumber Foto</strong></p>
18 <p><strong>Sumber Foto</strong></p>
19 <p>Gambar ‘Top shot of three unrecognizable business people sitting at meeting and looking at charts’ [Daring]. Tautan: https://www.freepik.com/free-photo/top-shot-three-unrecognizable-business-people-sitting-meeting-looking-charts_5577430.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=12&amp;uuid=c578bef1-2a6d-48ec-8c28-8b092509f70a (Diakses: 17 Maret 2024)</p>
19 <p>Gambar ‘Top shot of three unrecognizable business people sitting at meeting and looking at charts’ [Daring]. Tautan: https://www.freepik.com/free-photo/top-shot-three-unrecognizable-business-people-sitting-meeting-looking-charts_5577430.htm#fromView=search&amp;page=1&amp;position=12&amp;uuid=c578bef1-2a6d-48ec-8c28-8b092509f70a (Diakses: 17 Maret 2024)</p>
20 <p><em><strong>Artikel diperbarui 23 November 2020</strong></em></p>
20 <p><em><strong>Artikel diperbarui 23 November 2020</strong></em></p>
21  
21