0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Setelah di artikel sebelumnya kamu telah belajar mengenai seluk-sebluk teks cerita sejarah dan contohnya, kali ini, mari kita pahami bagaimana cara menulis teks cerita sejarah yang singkat. Baca sampai habis, ya!</em></p>
1
<blockquote><p><em>Setelah di artikel sebelumnya kamu telah belajar mengenai seluk-sebluk teks cerita sejarah dan contohnya, kali ini, mari kita pahami bagaimana cara menulis teks cerita sejarah yang singkat. Baca sampai habis, ya!</em></p>
2
</blockquote><p>-</p>
2
</blockquote><p>-</p>
3
<p>Pastinya kamu pernah<em>kan</em>membaca cerita-cerita sejarah? Cerita apa yang jadi favoritmu? Hampir semua kisah kejadian-kejadian masa lampau memang kerap menarik dibaca ya. Di balik itu, ada seseorang yang juga harus menguasai cara<a>menulis teks cerita</a><a>sejarah</a>secara baik pula. Kira-kira bagaimana ya langkah-langkah untuk menuliskannya? Kamu simak terus ya penjelasannya!</p>
3
<p>Pastinya kamu pernah<em>kan</em>membaca cerita-cerita sejarah? Cerita apa yang jadi favoritmu? Hampir semua kisah kejadian-kejadian masa lampau memang kerap menarik dibaca ya. Di balik itu, ada seseorang yang juga harus menguasai cara<a>menulis teks cerita</a><a>sejarah</a>secara baik pula. Kira-kira bagaimana ya langkah-langkah untuk menuliskannya? Kamu simak terus ya penjelasannya!</p>
4
<h2>Struktur Teks Cerita Sejarah</h2>
4
<h2>Struktur Teks Cerita Sejarah</h2>
5
<p>Pertama, kamu harus pahami dahulu 3 struktur penyusunan teks sejarah yaitu:</p>
5
<p>Pertama, kamu harus pahami dahulu 3 struktur penyusunan teks sejarah yaitu:</p>
6
<p>1. Orientasi, merupakan bagian pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah.</p>
6
<p>1. Orientasi, merupakan bagian pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah.</p>
7
<p>2. Urutan Peristiwa, merupakan rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, umumnya disampaikan dalam urutan kronologis.</p>
7
<p>2. Urutan Peristiwa, merupakan rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, umumnya disampaikan dalam urutan kronologis.</p>
8
<p>3. Reorientasi, berisi komentar pribadi penulis tentang peristiwa sejarah yang diceritakan. Reorientasi boleh ada, boleh tidak. Tergantung kehendak penulis.</p>
8
<p>3. Reorientasi, berisi komentar pribadi penulis tentang peristiwa sejarah yang diceritakan. Reorientasi boleh ada, boleh tidak. Tergantung kehendak penulis.</p>
9
<p>Sekarang, kamu lihat contoh teks cerita sejarah beserta penempatan strukturnya:</p>
9
<p>Sekarang, kamu lihat contoh teks cerita sejarah beserta penempatan strukturnya:</p>
10
<p>Baca Juga:<a>Contoh-Contoh Teks Cerita Sejarah</a></p>
10
<p>Baca Juga:<a>Contoh-Contoh Teks Cerita Sejarah</a></p>
11
<p><strong>Sejarah Terciptanya Instagram</strong></p>
11
<p><strong>Sejarah Terciptanya Instagram</strong></p>
12
<p><strong>(Orientasi)</strong></p>
12
<p><strong>(Orientasi)</strong></p>
13
<p><em>Siapa yang tidak tahu instagram? Aplikasi yang berfungsi untuk berbagi foto dan video ini memungkinkan penggunanya untuk mengambil foto, menambahkan efek, dan mempublikasikan foto tersebut ke berbagai jenis jejaring sosial yang ada, termasuk ke dalam instagram itu sendiri.</em></p>
13
<p><em>Siapa yang tidak tahu instagram? Aplikasi yang berfungsi untuk berbagi foto dan video ini memungkinkan penggunanya untuk mengambil foto, menambahkan efek, dan mempublikasikan foto tersebut ke berbagai jenis jejaring sosial yang ada, termasuk ke dalam instagram itu sendiri.</em></p>
14
<p><em>Instagram terbentuk dari dua kata utama yakni, “insta” yang berarti “instan” seperti pada kamera jenis polaroid yang lebih akrab disebut dengan foto instan. Selain itu, terdapat kata “gram” yang mengarah pada kata “telegram” yaitu cara untuk mengirimkan informasi pada seseorang dengan cepat.</em></p>
14
<p><em>Instagram terbentuk dari dua kata utama yakni, “insta” yang berarti “instan” seperti pada kamera jenis polaroid yang lebih akrab disebut dengan foto instan. Selain itu, terdapat kata “gram” yang mengarah pada kata “telegram” yaitu cara untuk mengirimkan informasi pada seseorang dengan cepat.</em></p>
15
<p><strong>(Urutan Peristiwa 1)</strong></p>
15
<p><strong>(Urutan Peristiwa 1)</strong></p>
16
<p><em>Instagram dibuat oleh Burbn Inc, yakni perusahaan start-up teknologi yang notabene hanya berkonsentrasi pada pengembangan dan pembuatan aplikasi ponsel dan berdiri sejak tahun 2010. Pada mulanya, Burbn Inc fokus pada pendalaman seluruh fungsi bahasa pemprograman, yakni HTML5. Namun, seiring berjalannya waktu, Mike Krieger dan Kevin Systorm selaku CEO dari perusahaan ini memilih untuk fokus pada satu hal saja.</em></p>
16
<p><em>Instagram dibuat oleh Burbn Inc, yakni perusahaan start-up teknologi yang notabene hanya berkonsentrasi pada pengembangan dan pembuatan aplikasi ponsel dan berdiri sejak tahun 2010. Pada mulanya, Burbn Inc fokus pada pendalaman seluruh fungsi bahasa pemprograman, yakni HTML5. Namun, seiring berjalannya waktu, Mike Krieger dan Kevin Systorm selaku CEO dari perusahaan ini memilih untuk fokus pada satu hal saja.</em></p>
17
<p><strong>(Urutan Peristiwa 2)</strong></p>
17
<p><strong>(Urutan Peristiwa 2)</strong></p>
18
<p><em>Seminggu mereka berusaha membuat ide-ide yang dapat mendatangkan profit. Pada akhirnya, kedua CEO ini berhasil menciptakan versi pertama Instagram. Namun, seperti prototipe pada umumnya, versi awal ini masih memiliki banyak sekali kelemahan dalam segala sistem. Setelah melalui berbagai tahap penyempurnaan, akhirnya Instagram sudah dapat diuji coba dengan menggunakan perangkat Iphone. Akan tetapi, versi tersebut masih dirasa tidak mengkategorikan fiturnya dengan baik.</em></p>
18
<p><em>Seminggu mereka berusaha membuat ide-ide yang dapat mendatangkan profit. Pada akhirnya, kedua CEO ini berhasil menciptakan versi pertama Instagram. Namun, seperti prototipe pada umumnya, versi awal ini masih memiliki banyak sekali kelemahan dalam segala sistem. Setelah melalui berbagai tahap penyempurnaan, akhirnya Instagram sudah dapat diuji coba dengan menggunakan perangkat Iphone. Akan tetapi, versi tersebut masih dirasa tidak mengkategorikan fiturnya dengan baik.</em></p>
19
<p><strong>(Urutan Peristiwa 3)</strong></p>
19
<p><strong>(Urutan Peristiwa 3)</strong></p>
20
<p><em>Sulit bagi Kevin dan Mike untuk mengatur ulang seluruh fitur yang ada dan memulai semuanya dari awal. Akhirnya, mereka memilih untuk memusatkan perhatian hanya pada fitur foto, komentar, dan menyukai foto. Inilah kerangka awal terbentuknya Instagram saat ini.</em></p>
20
<p><em>Sulit bagi Kevin dan Mike untuk mengatur ulang seluruh fitur yang ada dan memulai semuanya dari awal. Akhirnya, mereka memilih untuk memusatkan perhatian hanya pada fitur foto, komentar, dan menyukai foto. Inilah kerangka awal terbentuknya Instagram saat ini.</em></p>
21
<p><strong>(Reorientasi)</strong></p>
21
<p><strong>(Reorientasi)</strong></p>
22
<p><em>Instagram saat ini telah banyak diminati, baik kalangan tua maupun muda. Penggunaannya yang mudah dan fitur yang terkesan canggih, membuat instagram semakin populer dari tahun ke tahun. Dengan jejaring sosial Instagram, kini kita dapat mengetahui segala aktivitas teman-teman kita hanya dengan melihat foto dan video mereka.</em></p>
22
<p><em>Instagram saat ini telah banyak diminati, baik kalangan tua maupun muda. Penggunaannya yang mudah dan fitur yang terkesan canggih, membuat instagram semakin populer dari tahun ke tahun. Dengan jejaring sosial Instagram, kini kita dapat mengetahui segala aktivitas teman-teman kita hanya dengan melihat foto dan video mereka.</em></p>
23
<p><i>Nah</i>, sekarang pasti RG Squad sudah paham <em>kan</em>cara menulis teks cerita sejarah? Kamu tentunya juga bisa bertanya-tanya dengan tutor yang sudah berpengalaman, caranya tinggal gabung di<strong>ruangbelajar</strong>dan temukan cara belajar versi milenial.</p>
23
<p><i>Nah</i>, sekarang pasti RG Squad sudah paham <em>kan</em>cara menulis teks cerita sejarah? Kamu tentunya juga bisa bertanya-tanya dengan tutor yang sudah berpengalaman, caranya tinggal gabung di<strong>ruangbelajar</strong>dan temukan cara belajar versi milenial.</p>
24
<p><strong>Referensi</strong>Maryanto dkk. 2015. Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.</p>
24
<p><strong>Referensi</strong>Maryanto dkk. 2015. Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.</p>
25
25