0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<p>Hai, Squad! Ujian Akhir Semester sudah di depan mata<em>nih</em>, gimana dengan persiapan kamu? <em>Nah</em>, untuk membantu kamu siswa kelas XII IPS agar lebih menguasai materi, yuk pelajari <strong><a>soal-soal ekonomi</a></strong> berikut ini.</p>
1
<p>Hai, Squad! Ujian Akhir Semester sudah di depan mata<em>nih</em>, gimana dengan persiapan kamu? <em>Nah</em>, untuk membantu kamu siswa kelas XII IPS agar lebih menguasai materi, yuk pelajari <strong><a>soal-soal ekonomi</a></strong> berikut ini.</p>
2
<p><strong>1. Topik</strong><strong>: </strong><strong>Akuntansi sebagai Sistem Informasi</strong></p>
2
<p><strong>1. Topik</strong><strong>: </strong><strong>Akuntansi sebagai Sistem Informasi</strong></p>
3
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: </strong><strong>Pengguna informasi akuntansi</strong></p>
3
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: </strong><strong>Pengguna informasi akuntansi</strong></p>
4
<p><strong>Indikator</strong><strong>:</strong><strong>Siswa mampu memahami mengenai karakteristik kualitas informasi akuntasi</strong></p>
4
<p><strong>Indikator</strong><strong>:</strong><strong>Siswa mampu memahami mengenai karakteristik kualitas informasi akuntasi</strong></p>
5
<p>Informasi keuangan perusahaan dapat digunakan oleh pihak-pihak di luar perusahaan, khususnya pihak perbankan untuk.…</p>
5
<p>Informasi keuangan perusahaan dapat digunakan oleh pihak-pihak di luar perusahaan, khususnya pihak perbankan untuk.…</p>
6
<ol><li><p>menilai perkembangan kemakmuran perusahaan</p>
6
<ol><li><p>menilai perkembangan kemakmuran perusahaan</p>
7
</li>
7
</li>
8
<li><p>menetapkan besarnya pajak yang harus dibayar</p>
8
<li><p>menetapkan besarnya pajak yang harus dibayar</p>
9
</li>
9
</li>
10
<li><p>menilai prospek perusahaan yang akan datang</p>
10
<li><p>menilai prospek perusahaan yang akan datang</p>
11
</li>
11
</li>
12
<li><p>menentukan untuk menambah atau mengurangi modal</p>
12
<li><p>menentukan untuk menambah atau mengurangi modal</p>
13
</li>
13
</li>
14
<li><p>menentukan kemampuan perusahaan dalam membayar utang</p>
14
<li><p>menentukan kemampuan perusahaan dalam membayar utang</p>
15
</li>
15
</li>
16
</ol><p><strong>Kunci : E</strong></p>
16
</ol><p><strong>Kunci : E</strong></p>
17
<p><strong>Pembahasan :</strong></p>
17
<p><strong>Pembahasan :</strong></p>
18
<p>Laporan keuangan digunakan oleh bank sebagai kreditor perusahaan untuk menganalisis kemampuan perusahaan dalam membayar utang. Maka jawaban yang benar adalah pilihan jawaban E.</p>
18
<p>Laporan keuangan digunakan oleh bank sebagai kreditor perusahaan untuk menganalisis kemampuan perusahaan dalam membayar utang. Maka jawaban yang benar adalah pilihan jawaban E.</p>
19
<p><strong>2. Topik</strong><strong>: </strong><strong>Persamaan Dasar Akuntansi</strong></p>
19
<p><strong>2. Topik</strong><strong>: </strong><strong>Persamaan Dasar Akuntansi</strong></p>
20
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: </strong><strong>Konsep persamaan dasar akuntansi</strong></p>
20
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: </strong><strong>Konsep persamaan dasar akuntansi</strong></p>
21
<p><strong>Indikator</strong><strong>:</strong><strong>Siswa mampu mendeskripsikan konsep persamaan dasar akuntansi</strong></p>
21
<p><strong>Indikator</strong><strong>:</strong><strong>Siswa mampu mendeskripsikan konsep persamaan dasar akuntansi</strong></p>
22
<p>Perhatikan jenis-jenis<em>aktiva</em>berikut ini :</p>
22
<p>Perhatikan jenis-jenis<em>aktiva</em>berikut ini :</p>
23
<ol><li><p>Tanah</p>
23
<ol><li><p>Tanah</p>
24
</li>
24
</li>
25
<li><p>Peralatan</p>
25
<li><p>Peralatan</p>
26
</li>
26
</li>
27
<li><p>Kas</p>
27
<li><p>Kas</p>
28
</li>
28
</li>
29
<li><p>Kendaraan</p>
29
<li><p>Kendaraan</p>
30
</li>
30
</li>
31
<li><p>Piutang</p>
31
<li><p>Piutang</p>
32
</li>
32
</li>
33
</ol><p>Yang termasuk ke dalam<em>aktiva</em>tetap ditunjukkan angka …</p>
33
</ol><p>Yang termasuk ke dalam<em>aktiva</em>tetap ditunjukkan angka …</p>
34
<ol><li><p>1, 2, dan 3</p>
34
<ol><li><p>1, 2, dan 3</p>
35
</li>
35
</li>
36
<li><p>1, 2, dan 4</p>
36
<li><p>1, 2, dan 4</p>
37
</li>
37
</li>
38
<li><p>2, 3, dan 4</p>
38
<li><p>2, 3, dan 4</p>
39
</li>
39
</li>
40
<li><p>2, 3, dan 5</p>
40
<li><p>2, 3, dan 5</p>
41
</li>
41
</li>
42
<li><p>3, 4, dan 5</p>
42
<li><p>3, 4, dan 5</p>
43
</li>
43
</li>
44
</ol><p><strong>Kunci : B</strong></p>
44
</ol><p><strong>Kunci : B</strong></p>
45
<p><strong>Pembahasan :</strong></p>
45
<p><strong>Pembahasan :</strong></p>
46
<p>Aktiva tetap adalah aktiva yang berwujud secara fisik dan digunakan serta dimanfaatkan untuk kegiatan produksi barang dan atau jasa oleh perusahaan secara terus menerus. Perusahaan memiliki aktiva ini bukan bertujuan untuk dijual kembali, namun hanya untuk produksi saja, dan aktiva ini hanya akan dijual ketika aktiva tersebut dinilai kurang bermanfaat, habis manfaatnya, perlu diganti, rusak, dan sebagainya. Contoh aktiva yang termasuk dalam aktiva tetap adalah sebagai berikut:tanah, bangunan, mesin, kendaraan, peralatan dan sebagainya. Maka jawaban yang benar adalah pilihan jawaban B.</p>
46
<p>Aktiva tetap adalah aktiva yang berwujud secara fisik dan digunakan serta dimanfaatkan untuk kegiatan produksi barang dan atau jasa oleh perusahaan secara terus menerus. Perusahaan memiliki aktiva ini bukan bertujuan untuk dijual kembali, namun hanya untuk produksi saja, dan aktiva ini hanya akan dijual ketika aktiva tersebut dinilai kurang bermanfaat, habis manfaatnya, perlu diganti, rusak, dan sebagainya. Contoh aktiva yang termasuk dalam aktiva tetap adalah sebagai berikut:tanah, bangunan, mesin, kendaraan, peralatan dan sebagainya. Maka jawaban yang benar adalah pilihan jawaban B.</p>
47
<p><strong>3. Topik</strong><strong>: </strong><strong>Persamaan Dasar Akuntansi</strong></p>
47
<p><strong>3. Topik</strong><strong>: </strong><strong>Persamaan Dasar Akuntansi</strong></p>
48
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: </strong><strong>Analisis transaksi dan pencatatan dalam persamaan dasar akuntansi</strong></p>
48
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: </strong><strong>Analisis transaksi dan pencatatan dalam persamaan dasar akuntansi</strong></p>
49
<p><strong>Indikator</strong><strong>:</strong><strong>Siswa mampu melakukan analisis transaksi dan penerapannya pada persamaan dasar akuntansi</strong></p>
49
<p><strong>Indikator</strong><strong>:</strong><strong>Siswa mampu melakukan analisis transaksi dan penerapannya pada persamaan dasar akuntansi</strong></p>
50
<p>Pak Banu membeli peralatan kantor seharga Rp 5.000.000,00 dibayar tunai Rp 3.500.000,00 dan sisanya dibayar kemudian. Berdasarkan ilustrasi transaksi tersebut pencatatan yang benar pada persamaan dasar akuntansi adalah….</p>
50
<p>Pak Banu membeli peralatan kantor seharga Rp 5.000.000,00 dibayar tunai Rp 3.500.000,00 dan sisanya dibayar kemudian. Berdasarkan ilustrasi transaksi tersebut pencatatan yang benar pada persamaan dasar akuntansi adalah….</p>
51
<ol><li><p>kas (-) Rp 3.500.000,00, peralatan kantor (-) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (+) Rp 1.500.000,00</p>
51
<ol><li><p>kas (-) Rp 3.500.000,00, peralatan kantor (-) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (+) Rp 1.500.000,00</p>
52
</li>
52
</li>
53
<li><p>kas (+) Rp 3.500.000,00, peralatan kantor (-) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (+) Rp 1.500.000,00</p>
53
<li><p>kas (+) Rp 3.500.000,00, peralatan kantor (-) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (+) Rp 1.500.000,00</p>
54
</li>
54
</li>
55
<li><p>kas (-) Rp 5.000.000,00, peralatan kantor (+) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (+) Rp 1.500.000,00</p>
55
<li><p>kas (-) Rp 5.000.000,00, peralatan kantor (+) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (+) Rp 1.500.000,00</p>
56
</li>
56
</li>
57
<li><p>kas (-) Rp 3.500.000,00, peralatan kantor (+) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (-) Rp 1.500.000,00</p>
57
<li><p>kas (-) Rp 3.500.000,00, peralatan kantor (+) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (-) Rp 1.500.000,00</p>
58
</li>
58
</li>
59
<li><p>kas (-) Rp 3.500.000,00, peralatan kantor (+) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (+) Rp 1.500.000,00</p>
59
<li><p>kas (-) Rp 3.500.000,00, peralatan kantor (+) Rp 5.000.000,00, dan utang usaha (+) Rp 1.500.000,00</p>
60
</li>
60
</li>
61
</ol><p><strong>Kunci : E</strong></p>
61
</ol><p><strong>Kunci : E</strong></p>
62
<p><strong>Pembahasan :</strong></p>
62
<p><strong>Pembahasan :</strong></p>
63
<p>Transaksi pembelian peralatan kantor secara tunai dan kredit menyebabkan perubahan pada akun harta dan utang. Akun harta berupa kas berkurang Rp 3.500.000,00, peralatan kantor bertambah sebesar Rp 5.000.000,00, dan utang usaha bertambah Rp 1.500.000,00. Maka jawaban yang benar adalah pilihan jawaban E.</p>
63
<p>Transaksi pembelian peralatan kantor secara tunai dan kredit menyebabkan perubahan pada akun harta dan utang. Akun harta berupa kas berkurang Rp 3.500.000,00, peralatan kantor bertambah sebesar Rp 5.000.000,00, dan utang usaha bertambah Rp 1.500.000,00. Maka jawaban yang benar adalah pilihan jawaban E.</p>
64
<p><strong>4. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa</strong></p>
64
<p><strong>4. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa</strong></p>
65
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: Bukti transaksi</strong></p>
65
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: Bukti transaksi</strong></p>
66
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu memahami tentang bukti transaksi yang sah</strong></p>
66
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu memahami tentang bukti transaksi yang sah</strong></p>
67
<p>Bukti transaksi memainkan peranan penting dalam siklus akuntansi karena ketidakadaan bukti transaksi merupakan indikasi awal adanya kecurangan<em>(fraud)</em>dalam perusahaan. Dibawah ini merupakan bukti transaksi beserta fungsinya adalah benar<strong>kecuali</strong>….</p>
67
<p>Bukti transaksi memainkan peranan penting dalam siklus akuntansi karena ketidakadaan bukti transaksi merupakan indikasi awal adanya kecurangan<em>(fraud)</em>dalam perusahaan. Dibawah ini merupakan bukti transaksi beserta fungsinya adalah benar<strong>kecuali</strong>….</p>
68
<ol><li><p>kuitansi sebagai bukti pembayaran yang dibuat oleh pihak yang menerima uang</p>
68
<ol><li><p>kuitansi sebagai bukti pembayaran yang dibuat oleh pihak yang menerima uang</p>
69
</li>
69
</li>
70
<li><p>nota debit sebagai nota yang berisikan bahwa perkiraan langganan didebit karena pengembalian barang yang dijual</p>
70
<li><p>nota debit sebagai nota yang berisikan bahwa perkiraan langganan didebit karena pengembalian barang yang dijual</p>
71
</li>
71
</li>
72
<li><p>cek yang merupakan perintah yang diterima dari pihak lain sebagai alat untuk melakukan pembayaran melalui bank</p>
72
<li><p>cek yang merupakan perintah yang diterima dari pihak lain sebagai alat untuk melakukan pembayaran melalui bank</p>
73
</li>
73
</li>
74
<li><p>faktur sebagai bukti transaksi untuk pembelian dan penjualan kredit yang dibuat pihak penjual kepada pihak pembeli</p>
74
<li><p>faktur sebagai bukti transaksi untuk pembelian dan penjualan kredit yang dibuat pihak penjual kepada pihak pembeli</p>
75
</li>
75
</li>
76
<li><p>nota kredit sebagai nota yang berisikan perkiraan langganan dikredit karena penerimaan kembali barang yang dijual</p>
76
<li><p>nota kredit sebagai nota yang berisikan perkiraan langganan dikredit karena penerimaan kembali barang yang dijual</p>
77
</li>
77
</li>
78
</ol><p><strong>Kunci</strong><strong>: B</strong></p>
78
</ol><p><strong>Kunci</strong><strong>: B</strong></p>
79
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
79
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
80
<p>Bukti transaksi serta fungsinya adalah sebagai berikut.</p>
80
<p>Bukti transaksi serta fungsinya adalah sebagai berikut.</p>
81
<ol><li><p>kuitansi sebagai bukti pembayaran yang dibuat oleh pihak yang menerima uang</p>
81
<ol><li><p>kuitansi sebagai bukti pembayaran yang dibuat oleh pihak yang menerima uang</p>
82
</li>
82
</li>
83
<li><p>nota debit sebagai nota yang berisikan bahwa perkiraan langganan didebit karena pengembalian barang yang dibeli</p>
83
<li><p>nota debit sebagai nota yang berisikan bahwa perkiraan langganan didebit karena pengembalian barang yang dibeli</p>
84
</li>
84
</li>
85
<li><p>cek yang merupakan perintah yang diterima dari pihak lain sebagai alat untuk melakukan pembayaran melalui bank</p>
85
<li><p>cek yang merupakan perintah yang diterima dari pihak lain sebagai alat untuk melakukan pembayaran melalui bank</p>
86
</li>
86
</li>
87
<li><p>faktur sebagai bukti transaksi untuk pembelian dan penjualan kredit yang dibuat pihak penjual kepada pihak pembeli.</p>
87
<li><p>faktur sebagai bukti transaksi untuk pembelian dan penjualan kredit yang dibuat pihak penjual kepada pihak pembeli.</p>
88
</li>
88
</li>
89
<li><p>nota kredit sebagai nota yang berisikan perkiraan langganan dikredit karena penerimaan kembali barang yang dijual.</p>
89
<li><p>nota kredit sebagai nota yang berisikan perkiraan langganan dikredit karena penerimaan kembali barang yang dijual.</p>
90
</li>
90
</li>
91
<li><p>memo sebagai bukti yang dibuat pimpinan perusahaan untuk bagian akuntansi atau urusan akuntansi.</p>
91
<li><p>memo sebagai bukti yang dibuat pimpinan perusahaan untuk bagian akuntansi atau urusan akuntansi.</p>
92
</li>
92
</li>
93
<li><p>nota sebagai bukti penjualan barang yang langsung dibayar oleh pembeli.</p>
93
<li><p>nota sebagai bukti penjualan barang yang langsung dibayar oleh pembeli.</p>
94
</li>
94
</li>
95
</ol><p><strong>5. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa</strong></p>
95
</ol><p><strong>5. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa</strong></p>
96
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: Aturan debit-kredit dan aturan saldo normal</strong></p>
96
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: Aturan debit-kredit dan aturan saldo normal</strong></p>
97
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu memahami Aturan debit-kredit dan aturan saldo normal</strong></p>
97
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu memahami Aturan debit-kredit dan aturan saldo normal</strong></p>
98
<p>Pelunasan utang usaha sebesar Rp1.500.000,00 apabila dicatat dalam jurnal umum adalah ….</p>
98
<p>Pelunasan utang usaha sebesar Rp1.500.000,00 apabila dicatat dalam jurnal umum adalah ….</p>
99
<p>A. Utang usaha Rp1.500.000,00</p>
99
<p>A. Utang usaha Rp1.500.000,00</p>
100
<p> Kas Rp1.500.000,00</p>
100
<p> Kas Rp1.500.000,00</p>
101
<p>B. Kas Rp1.500.000,00</p>
101
<p>B. Kas Rp1.500.000,00</p>
102
<p> Utang usaha Rp1.500.000,00</p>
102
<p> Utang usaha Rp1.500.000,00</p>
103
<p>C. Kas Rp1.500.000,00</p>
103
<p>C. Kas Rp1.500.000,00</p>
104
<p> Piutang usaha Rp1.500.000,00</p>
104
<p> Piutang usaha Rp1.500.000,00</p>
105
<p>D. Piutang usaha Rp1.500.000,00</p>
105
<p>D. Piutang usaha Rp1.500.000,00</p>
106
<p> Kas Rp1.500.000,00</p>
106
<p> Kas Rp1.500.000,00</p>
107
<p>E. Beban utang Rp1.500.000,00</p>
107
<p>E. Beban utang Rp1.500.000,00</p>
108
<p> Kas Rp1.500.000,00</p>
108
<p> Kas Rp1.500.000,00</p>
109
<p><strong>Kunci</strong><strong>: A</strong></p>
109
<p><strong>Kunci</strong><strong>: A</strong></p>
110
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
110
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
111
<p>Transaksi pelunasan utang usaha sebesar Rp1.500.000,00 dicatat dalam jurnal umum dengan mendebitkan utang usaha pada kas. Utang usaha memiliki saldo normal di sebelah kredit yang artinya apabila hutang bertambah akan dijurnal disebelah kredit sedangkan apabila berkurang disebelah debit. Oleh karena itu pelunasan utang usaha akan menyebabkan berkurangnya utang usaha, sehingga utang usaha dicatat disebelah debit. Kas memiliki saldo normal di sebelah debit yang artinya apabila kas bertambah akan dijurnal disebelah debit sedangkan apabila berkurang disebelah kredit. Oleh karena itu pembayaran kas untuk pelunasan utang usaha akan menyebabkan berkurangnya kas, sehingga kas dicatat disebelah kredit.</p>
111
<p>Transaksi pelunasan utang usaha sebesar Rp1.500.000,00 dicatat dalam jurnal umum dengan mendebitkan utang usaha pada kas. Utang usaha memiliki saldo normal di sebelah kredit yang artinya apabila hutang bertambah akan dijurnal disebelah kredit sedangkan apabila berkurang disebelah debit. Oleh karena itu pelunasan utang usaha akan menyebabkan berkurangnya utang usaha, sehingga utang usaha dicatat disebelah debit. Kas memiliki saldo normal di sebelah debit yang artinya apabila kas bertambah akan dijurnal disebelah debit sedangkan apabila berkurang disebelah kredit. Oleh karena itu pembayaran kas untuk pelunasan utang usaha akan menyebabkan berkurangnya kas, sehingga kas dicatat disebelah kredit.</p>
112
<p><strong>6. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa</strong></p>
112
<p><strong>6. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa</strong></p>
113
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: Tahapan pencatatan akuntansi pada perusahaan jasa</strong></p>
113
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: Tahapan pencatatan akuntansi pada perusahaan jasa</strong></p>
114
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu menganalisis tahapan pencatatan akuntansi pada</strong></p>
114
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu menganalisis tahapan pencatatan akuntansi pada</strong></p>
115
<p><strong>perusahaanJasa</strong></p>
115
<p><strong>perusahaanJasa</strong></p>
116
<p>Berikut ini yang<strong>tidak</strong>termasuk proses pemindahbukuan dari jurnal ke dalam buku besar adalah ….</p>
116
<p>Berikut ini yang<strong>tidak</strong>termasuk proses pemindahbukuan dari jurnal ke dalam buku besar adalah ….</p>
117
<ol><li><p>pemindahan pos nama akun dari jurnal ke dalam rekening buku besar</p>
117
<ol><li><p>pemindahan pos nama akun dari jurnal ke dalam rekening buku besar</p>
118
</li>
118
</li>
119
<li><p>ref dalam jurnal dan ref dalam buku besar diberi tanda √</p>
119
<li><p>ref dalam jurnal dan ref dalam buku besar diberi tanda √</p>
120
</li>
120
</li>
121
<li><p>pemindahan pos jumlah tiap akun dari jurnal ke dalam rekening buku besar</p>
121
<li><p>pemindahan pos jumlah tiap akun dari jurnal ke dalam rekening buku besar</p>
122
</li>
122
</li>
123
<li><p>pilihan a dan b</p>
123
<li><p>pilihan a dan b</p>
124
</li>
124
</li>
125
<li><p>ref dalam jurnal diisi nomor rekening dan ref dalam buku besar diisi halaman jurnal</p>
125
<li><p>ref dalam jurnal diisi nomor rekening dan ref dalam buku besar diisi halaman jurnal</p>
126
</li>
126
</li>
127
</ol><p><strong>Kunci</strong><strong>: E</strong></p>
127
</ol><p><strong>Kunci</strong><strong>: E</strong></p>
128
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
128
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
129
<p>Proses pemindahbukuan dari jurnal ke dalam buku besar antara lain sebagai berikut.</p>
129
<p>Proses pemindahbukuan dari jurnal ke dalam buku besar antara lain sebagai berikut.</p>
130
<ol><li><p>Pemindahan pos nama akun dari jurnal ke dalam rekening buku besar</p>
130
<ol><li><p>Pemindahan pos nama akun dari jurnal ke dalam rekening buku besar</p>
131
</li>
131
</li>
132
<li><p>Pemindahan pos jumlah tiap akun dari jurnal ke dalam rekening buku besar</p>
132
<li><p>Pemindahan pos jumlah tiap akun dari jurnal ke dalam rekening buku besar</p>
133
</li>
133
</li>
134
<li><p>Ref dalam jurnal dan ref dalam buku besar diberi tanda √</p>
134
<li><p>Ref dalam jurnal dan ref dalam buku besar diberi tanda √</p>
135
</li>
135
</li>
136
</ol><p><strong>7. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang</strong></p>
136
</ol><p><strong>7. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang</strong></p>
137
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: Akun-akun pada perusahaan dagang</strong></p>
137
<p><strong>Sub Topik</strong><strong>: Akun-akun pada perusahaan dagang</strong></p>
138
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu mendeskripsikan akun-akun pada perusahaan dagang</strong></p>
138
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu mendeskripsikan akun-akun pada perusahaan dagang</strong></p>
139
<p>Salah satu syarat pembayaran pada faktur penjualan adalah 2/10, n/30 yang berarti pembeli akan mendapat potongan sebesar 2% dari nilai faktur penjualan apabila melakukan pembayaran kurang dari sepuluh hari dari tanggal faktur. Akun yang digunakan untuk mencatat potongan sebesar 2% tersebut adalah ….</p>
139
<p>Salah satu syarat pembayaran pada faktur penjualan adalah 2/10, n/30 yang berarti pembeli akan mendapat potongan sebesar 2% dari nilai faktur penjualan apabila melakukan pembayaran kurang dari sepuluh hari dari tanggal faktur. Akun yang digunakan untuk mencatat potongan sebesar 2% tersebut adalah ….</p>
140
<ol><li><p>potongan pembelian</p>
140
<ol><li><p>potongan pembelian</p>
141
</li>
141
</li>
142
<li><p>potongan penjualan</p>
142
<li><p>potongan penjualan</p>
143
</li>
143
</li>
144
<li><p>retur pembelian</p>
144
<li><p>retur pembelian</p>
145
</li>
145
</li>
146
<li><p>utang usaha</p>
146
<li><p>utang usaha</p>
147
</li>
147
</li>
148
<li><p>retur penjualan</p>
148
<li><p>retur penjualan</p>
149
</li>
149
</li>
150
</ol><p><strong>Kunci</strong><strong>: A</strong></p>
150
</ol><p><strong>Kunci</strong><strong>: A</strong></p>
151
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
151
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
152
<p>Salah satu akun pada perusahaan dagang adalah akun potongan penjualan dimana akun ini digunakan untuk mencatat potongan penjualan yang diberikan oleh perusahaan kepada konsumen mereka yang melunasi faktur dalam tempo potongan penjualan.</p>
152
<p>Salah satu akun pada perusahaan dagang adalah akun potongan penjualan dimana akun ini digunakan untuk mencatat potongan penjualan yang diberikan oleh perusahaan kepada konsumen mereka yang melunasi faktur dalam tempo potongan penjualan.</p>
153
<p><strong>8. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang</strong></p>
153
<p><strong>8. Topik</strong><strong>: Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang</strong></p>
154
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Tahapan pelaporan akuntansi pada perusahaan dagang</strong></p>
154
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Tahapan pelaporan akuntansi pada perusahaan dagang</strong></p>
155
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu menganalisis tahapan pelaporan akuntansi pada perusahaan dagang</strong></p>
155
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu menganalisis tahapan pelaporan akuntansi pada perusahaan dagang</strong></p>
156
<p>Dalam laporan laba/rugi suatu perusahaan dagang pada tanggal 31 Desember 2017 ditunjukan data sebagai berikut.</p>
156
<p>Dalam laporan laba/rugi suatu perusahaan dagang pada tanggal 31 Desember 2017 ditunjukan data sebagai berikut.</p>
157
<p>Penjualan bersih Rp48.750.000,00</p>
157
<p>Penjualan bersih Rp48.750.000,00</p>
158
<p>Harga pokok penjualan Rp26.400.000,00</p>
158
<p>Harga pokok penjualan Rp26.400.000,00</p>
159
<p>Total beban bagian penjualan Rp 3.800.000,00</p>
159
<p>Total beban bagian penjualan Rp 3.800.000,00</p>
160
<p>Pendapatan lain-lain Rp 950.000,00</p>
160
<p>Pendapatan lain-lain Rp 950.000,00</p>
161
<p>Beban lain-lain Rp 200.000,00</p>
161
<p>Beban lain-lain Rp 200.000,00</p>
162
<p>Pajak penghasilan Rp 2.520.000,00</p>
162
<p>Pajak penghasilan Rp 2.520.000,00</p>
163
<p>Berdasarkan data tersebut, besarnya laba bersih sebelum pajak adalah ….</p>
163
<p>Berdasarkan data tersebut, besarnya laba bersih sebelum pajak adalah ….</p>
164
<ol><li>Rp 19.300.000,00 </li>
164
<ol><li>Rp 19.300.000,00 </li>
165
<li>Rp 16.850.000,00</li>
165
<li>Rp 16.850.000,00</li>
166
<li>Rp 16.800.000,00</li>
166
<li>Rp 16.800.000,00</li>
167
<li>Rp. 17.000.000,00</li>
167
<li>Rp. 17.000.000,00</li>
168
<li>Rp. 17.200.000,00</li>
168
<li>Rp. 17.200.000,00</li>
169
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
169
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
170
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
170
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
171
<p>Laba kotor: Penjualan bersih - HPP</p>
171
<p>Laba kotor: Penjualan bersih - HPP</p>
172
<p>Rp 48.750.000-Rp 26.400.000 = Rp 22.350.000</p>
172
<p>Rp 48.750.000-Rp 26.400.000 = Rp 22.350.000</p>
173
<p>Laba bersih sebelum pajak: Laba kotor- beban+pendapatan</p>
173
<p>Laba bersih sebelum pajak: Laba kotor- beban+pendapatan</p>
174
<p>Rp 22.350.000-Rp 3.800.000-Rp 200.000+Rp 950.000= Rp 19.300.000</p>
174
<p>Rp 22.350.000-Rp 3.800.000-Rp 200.000+Rp 950.000= Rp 19.300.000</p>
175
<p><strong>9. Topik</strong><strong>: Penutupan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang</strong></p>
175
<p><strong>9. Topik</strong><strong>: Penutupan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang</strong></p>
176
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jurnal Penutup</strong></p>
176
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jurnal Penutup</strong></p>
177
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu menganalisis tahapan penutupan siklus akuntansi pada perusahaan dagang</strong></p>
177
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu menganalisis tahapan penutupan siklus akuntansi pada perusahaan dagang</strong></p>
178
<p>Perhatikan akun-akun di bawah ini!</p>
178
<p>Perhatikan akun-akun di bawah ini!</p>
179
<ol><li><p>Piutang dagang</p>
179
<ol><li><p>Piutang dagang</p>
180
</li>
180
</li>
181
<li><p>Penjualan</p>
181
<li><p>Penjualan</p>
182
</li>
182
</li>
183
<li><p>Pembelian</p>
183
<li><p>Pembelian</p>
184
</li>
184
</li>
185
<li><p>Kas</p>
185
<li><p>Kas</p>
186
</li>
186
</li>
187
<li><p>Biaya angkut pembelian</p>
187
<li><p>Biaya angkut pembelian</p>
188
</li>
188
</li>
189
</ol><p>Akun yang bersaldo nol setelah jurnal penutup adalah…</p>
189
</ol><p>Akun yang bersaldo nol setelah jurnal penutup adalah…</p>
190
<ol><li>1, 2 dan 3</li>
190
<ol><li>1, 2 dan 3</li>
191
<li>2, 3 dan 4</li>
191
<li>2, 3 dan 4</li>
192
<li>2, 3 dan 5</li>
192
<li>2, 3 dan 5</li>
193
<li>3, 4 dan 5</li>
193
<li>3, 4 dan 5</li>
194
<li>1, 3 dan 5</li>
194
<li>1, 3 dan 5</li>
195
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
195
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
196
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
196
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
197
<p>Akun akun yang ditutup di jurnal penutup perusahaan dagang antara lain:</p>
197
<p>Akun akun yang ditutup di jurnal penutup perusahaan dagang antara lain:</p>
198
<ul><li><p>penjualan</p>
198
<ul><li><p>penjualan</p>
199
</li>
199
</li>
200
<li><p>pendapatan</p>
200
<li><p>pendapatan</p>
201
</li>
201
</li>
202
<li><p>pembelian</p>
202
<li><p>pembelian</p>
203
</li>
203
</li>
204
<li><p>retur</p>
204
<li><p>retur</p>
205
</li>
205
</li>
206
<li><p>potongan-potongan</p>
206
<li><p>potongan-potongan</p>
207
</li>
207
</li>
208
<li><p>beban</p>
208
<li><p>beban</p>
209
</li>
209
</li>
210
<li><p>modal</p>
210
<li><p>modal</p>
211
</li>
211
</li>
212
<li><p><em>prive</em></p>
212
<li><p><em>prive</em></p>
213
</li>
213
</li>
214
</ul><p><strong>10. Topik</strong><strong>: Penutupan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang</strong></p>
214
</ul><p><strong>10. Topik</strong><strong>: Penutupan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang</strong></p>
215
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jurnal Penutup</strong></p>
215
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jurnal Penutup</strong></p>
216
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu memahami tentang jurnal penutup</strong></p>
216
<p><strong>Indikator</strong><strong>: Siswa mampu memahami tentang jurnal penutup</strong></p>
217
<p>Akun beban angkut pembelian pada akhir periode bersaldo Rp 1.500.000,00. Jurnal penutup akun beban angkut pembelian pada tanggal 31 Desember 2017 adalah….</p>
217
<p>Akun beban angkut pembelian pada akhir periode bersaldo Rp 1.500.000,00. Jurnal penutup akun beban angkut pembelian pada tanggal 31 Desember 2017 adalah….</p>
218
<p>A. modal Rp 1.500.000,00</p>
218
<p>A. modal Rp 1.500.000,00</p>
219
<p>beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
219
<p>beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
220
<p>B. beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
220
<p>B. beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
221
<p>modal Rp 1.500.000,00</p>
221
<p>modal Rp 1.500.000,00</p>
222
<p>C. beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
222
<p>C. beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
223
<p>ikhtisar L/R Rp 1.500.000,00</p>
223
<p>ikhtisar L/R Rp 1.500.000,00</p>
224
<p>D. ikhtisar L/R Rp 1.500.000,00</p>
224
<p>D. ikhtisar L/R Rp 1.500.000,00</p>
225
<p>beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
225
<p>beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
226
<p>E. beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
226
<p>E. beban gaji Rp 1.500.000,00</p>
227
<p>pendapatan Rp 1.500.000,00</p>
227
<p>pendapatan Rp 1.500.000,00</p>
228
<p><strong>Jawaban: D</strong></p>
228
<p><strong>Jawaban: D</strong></p>
229
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
229
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
230
<p>Beban angkut pembelian merupakan akun yang memiliki posisi wajar didebit, sehingga penutupannya harus berada di kredit</p>
230
<p>Beban angkut pembelian merupakan akun yang memiliki posisi wajar didebit, sehingga penutupannya harus berada di kredit</p>
231
<p>Ikhtisar L/R Rp 1.500.000</p>
231
<p>Ikhtisar L/R Rp 1.500.000</p>
232
<p>Beban angkut pembelian Rp 1.500.000</p>
232
<p>Beban angkut pembelian Rp 1.500.000</p>
233
<p>Semoga latihan soal di atas dapat membantu kamu dalam mengerjakan soal nanti ya Squad. Ayo, terus asah kemampuanmu dengan mengerjakan soal-soal ekonomi atau mengikuti tryout UAS di<strong><a>ruanguji</a></strong>!</p>
233
<p>Semoga latihan soal di atas dapat membantu kamu dalam mengerjakan soal nanti ya Squad. Ayo, terus asah kemampuanmu dengan mengerjakan soal-soal ekonomi atau mengikuti tryout UAS di<strong><a>ruanguji</a></strong>!</p>
234
234