HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Di artikel kali ini, blog Ruangguru akan menjelaskan tentang kalimat tunggal, mencakup pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contohnya. Yuk, simak penjelasannya sampai selesai ya!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Di artikel kali ini, blog Ruangguru akan menjelaskan tentang kalimat tunggal, mencakup pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contohnya. Yuk, simak penjelasannya sampai selesai ya!</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
3 </blockquote><p>Pada materi pembelajaran Bahasa Indonesia, pasti kamu sudah<em>nggak</em>asing lagi dengan yang namanya kalimat. Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final, dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa. Dalam bentuk tulisan, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda tanya, atau tanda seru.</p>
3 </blockquote><p>Pada materi pembelajaran Bahasa Indonesia, pasti kamu sudah<em>nggak</em>asing lagi dengan yang namanya kalimat. Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final, dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa. Dalam bentuk tulisan, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda tanya, atau tanda seru.</p>
4 <p>Kalimat tersusun dari beberapa kata yang memiliki unsur. Kamu sudah tahu kan, unsur apa saja yang ada dalam sebuah kalimat? Betul, terdapat lima unsur untuk membuat kalimat yang lengkap, yaitu subjek, predikat, objek, keterangan, dan pelengkap.</p>
4 <p>Kalimat tersusun dari beberapa kata yang memiliki unsur. Kamu sudah tahu kan, unsur apa saja yang ada dalam sebuah kalimat? Betul, terdapat lima unsur untuk membuat kalimat yang lengkap, yaitu subjek, predikat, objek, keterangan, dan pelengkap.</p>
5 <p>Akan tetapi, jika dalam susunan kata tersebut hanya ada subjek dan predikat, itu tetap disebut sebagai kalimat, bahkan jika terdapat predikat saja juga bisa disebut sebagai kalimat. Jika dalam sebuah kalimat tidak terdapat kedua unsur tersebut, maka pernyataan itu bukanlah kalimat, melainkan hanya sebuah frasa.</p>
5 <p>Akan tetapi, jika dalam susunan kata tersebut hanya ada subjek dan predikat, itu tetap disebut sebagai kalimat, bahkan jika terdapat predikat saja juga bisa disebut sebagai kalimat. Jika dalam sebuah kalimat tidak terdapat kedua unsur tersebut, maka pernyataan itu bukanlah kalimat, melainkan hanya sebuah frasa.</p>
6 <p>Intinya,<strong>kalimat adalah gabungan dari beberapa kata yang sedikitnya mengandung unsur subjek dan unsur predikat</strong>.<em>Nah,</em>kalimat ini dikelompokkan menjadi berbagai macam jenis loh, gais. Salah satunya ialah kalimat tunggal. Di artikel kali ini, kita akan kupas tuntas mengenai pengertian kalimat tunggal, ciri-ciri, jenis, hingga contohnya. Selamat membaca~</p>
6 <p>Intinya,<strong>kalimat adalah gabungan dari beberapa kata yang sedikitnya mengandung unsur subjek dan unsur predikat</strong>.<em>Nah,</em>kalimat ini dikelompokkan menjadi berbagai macam jenis loh, gais. Salah satunya ialah kalimat tunggal. Di artikel kali ini, kita akan kupas tuntas mengenai pengertian kalimat tunggal, ciri-ciri, jenis, hingga contohnya. Selamat membaca~</p>
7 <h2>Pengertian Kalimat Tunggal</h2>
7 <h2>Pengertian Kalimat Tunggal</h2>
8 <p>Ketika mendengar kata tunggal, apa yang kamu bayangkan pertama kali? Jangan-jangan, biskuit tunggal?<em>wkwkwk…</em></p>
8 <p>Ketika mendengar kata tunggal, apa yang kamu bayangkan pertama kali? Jangan-jangan, biskuit tunggal?<em>wkwkwk…</em></p>
9 <p>Seperti namanya, tunggal artinya satu atau satu-satunya.<strong>Kalimat tunggal</strong>adalah<strong>kalimat yang disusun oleh satu pola unsur lengkap,</strong>yaitu subjek, predikat, objek, dan keterangan. Kalimat tunggal sering disebut kalimat sederhana atau kalimat simpleks, yaitu kalimat hanya terdiri dari satu predikat saja atau satu klausa bebas.</p>
9 <p>Seperti namanya, tunggal artinya satu atau satu-satunya.<strong>Kalimat tunggal</strong>adalah<strong>kalimat yang disusun oleh satu pola unsur lengkap,</strong>yaitu subjek, predikat, objek, dan keterangan. Kalimat tunggal sering disebut kalimat sederhana atau kalimat simpleks, yaitu kalimat hanya terdiri dari satu predikat saja atau satu klausa bebas.</p>
10 <p>Maksud dari satu klausa di sini adalah kalimat tunggal hanya mengandung satu informasi saja. Informasi tersebut bisa kamu temukan dengan mencari predikat dari kalimat yang ditulis.</p>
10 <p>Maksud dari satu klausa di sini adalah kalimat tunggal hanya mengandung satu informasi saja. Informasi tersebut bisa kamu temukan dengan mencari predikat dari kalimat yang ditulis.</p>
11 <p>Contoh kalimat tunggal:</p>
11 <p>Contoh kalimat tunggal:</p>
12 <ul><li>Fathan (S) bernyanyi (P).</li>
12 <ul><li>Fathan (S) bernyanyi (P).</li>
13 <li>Adi (S) membeli (P) semangka (O).</li>
13 <li>Adi (S) membeli (P) semangka (O).</li>
14 <li>Salwa (S) menggosok (P) baju (O) dengan rapi (K).</li>
14 <li>Salwa (S) menggosok (P) baju (O) dengan rapi (K).</li>
15 <li>Vikra (S) mengunjungi (P) rumah Azzahra (O) kemarin (K).</li>
15 <li>Vikra (S) mengunjungi (P) rumah Azzahra (O) kemarin (K).</li>
16 </ul><p><em>Nah,</em>kalimat<strong>Fathan bernyanyi</strong>menunjukkan informasi bahwa subjek<em>Fathan</em>melakukan aktivitas<em>bernyanyi</em>. Begitu pula dengan kalimat selanjutnya, predikat memberikan informasi mengenai apa yang sedang dilakukan oleh subjek.</p>
16 </ul><p><em>Nah,</em>kalimat<strong>Fathan bernyanyi</strong>menunjukkan informasi bahwa subjek<em>Fathan</em>melakukan aktivitas<em>bernyanyi</em>. Begitu pula dengan kalimat selanjutnya, predikat memberikan informasi mengenai apa yang sedang dilakukan oleh subjek.</p>
17 <h2>Ciri-Ciri Kalimat Tunggal</h2>
17 <h2>Ciri-Ciri Kalimat Tunggal</h2>
18 <p>Salah satu cara agar kamu bisa menentukan kalimat tunggal di antara jenis kalimat lainnya yaitu dengan memerhatikan cirinya. Seperti apa ciri-ciri kalimat tunggal? Berikut penjelasan lengkapnya!</p>
18 <p>Salah satu cara agar kamu bisa menentukan kalimat tunggal di antara jenis kalimat lainnya yaitu dengan memerhatikan cirinya. Seperti apa ciri-ciri kalimat tunggal? Berikut penjelasan lengkapnya!</p>
19 <h3>1. Tidak mengandung kata penghubung atau konjungsi</h3>
19 <h3>1. Tidak mengandung kata penghubung atau konjungsi</h3>
20 <p>Konjungsi atau kata hubung berfungsi untuk menghubungkan dua kata, frasa, kalimat, maupun paragraf. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kalimat tunggal hanya memiliki satu klausa.</p>
20 <p>Konjungsi atau kata hubung berfungsi untuk menghubungkan dua kata, frasa, kalimat, maupun paragraf. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kalimat tunggal hanya memiliki satu klausa.</p>
21 <p>Maka, kalimat tunggal ini tidak mengandung kata penghubung atau konjungsi. Konjungsi bisa berupa kata<em>dan</em>,<em>atau</em>,<em>tetapi</em>, dan lain-lain yang diikuti dengan koma.</p>
21 <p>Maka, kalimat tunggal ini tidak mengandung kata penghubung atau konjungsi. Konjungsi bisa berupa kata<em>dan</em>,<em>atau</em>,<em>tetapi</em>, dan lain-lain yang diikuti dengan koma.</p>
22 <p>Baca Juga:<a>Pengertian dan Jenis-Jenis Konjungsi Antarkalimat</a></p>
22 <p>Baca Juga:<a>Pengertian dan Jenis-Jenis Konjungsi Antarkalimat</a></p>
23 <p><em>Nah,</em>karena dalam kalimat tunggal tidak ada konjungsi, maka tanda koma juga tidak digunakan dalam kalimat tunggal. Kalimat yang menggunakan koma termasuk ke dalam kalimat majemuk.</p>
23 <p><em>Nah,</em>karena dalam kalimat tunggal tidak ada konjungsi, maka tanda koma juga tidak digunakan dalam kalimat tunggal. Kalimat yang menggunakan koma termasuk ke dalam kalimat majemuk.</p>
24 <p>Biar<em>nggak</em>bingung,<em>yuk</em>lihat contoh kalimat tunggal di bawah ini yang hanya memiliki satu klausa dan tidak mengandung kata penghubung atau konjungsi.</p>
24 <p>Biar<em>nggak</em>bingung,<em>yuk</em>lihat contoh kalimat tunggal di bawah ini yang hanya memiliki satu klausa dan tidak mengandung kata penghubung atau konjungsi.</p>
25 <p>Ayah (S) tidur (P).</p>
25 <p>Ayah (S) tidur (P).</p>
26 <p>Kakak (S) membuka (P) jendela (O).</p>
26 <p>Kakak (S) membuka (P) jendela (O).</p>
27 <h3>2. Memiliki satu unsur penyusun kalimat</h3>
27 <h3>2. Memiliki satu unsur penyusun kalimat</h3>
28 <p>Selain tidak memiliki kata penghubung atau konjungsi, struktur kalimat tunggal lebih sederhana dibandingkan dengan jenis kalimat lain. Kalimat tunggal hanya memiliki satu unsur penyusun kalimat, yaitu terdiri dari satu predikat, subjek, lalu objek dan disertai keterangan atau pelengkap.</p>
28 <p>Selain tidak memiliki kata penghubung atau konjungsi, struktur kalimat tunggal lebih sederhana dibandingkan dengan jenis kalimat lain. Kalimat tunggal hanya memiliki satu unsur penyusun kalimat, yaitu terdiri dari satu predikat, subjek, lalu objek dan disertai keterangan atau pelengkap.</p>
29 <p>Penyusun kalimat tersebut bisa S-P atau S-P-O.<em>Nah</em>, jika unsur penyusunnya lebih dari satu maka kalimat tersebut bukan kalimat tunggal melainkan kalimat majemuk. Contoh:</p>
29 <p>Penyusun kalimat tersebut bisa S-P atau S-P-O.<em>Nah</em>, jika unsur penyusunnya lebih dari satu maka kalimat tersebut bukan kalimat tunggal melainkan kalimat majemuk. Contoh:</p>
30 <p>Amel (S) makan (P).</p>
30 <p>Amel (S) makan (P).</p>
31 <p>Agung (S) bermain (P) bola (O).</p>
31 <p>Agung (S) bermain (P) bola (O).</p>
32 <p>Aril (S) menggambar (P) pemandangan (O).</p>
32 <p>Aril (S) menggambar (P) pemandangan (O).</p>
33 <h3>3. Hanya memiliki satu peristiwa</h3>
33 <h3>3. Hanya memiliki satu peristiwa</h3>
34 <p>Karena tidak menggunakan kata penghubung atau konjungsi maka contoh kalimat tunggal ini biasanya hanya menggambarkan satu peristiwa saja. Contoh:</p>
34 <p>Karena tidak menggunakan kata penghubung atau konjungsi maka contoh kalimat tunggal ini biasanya hanya menggambarkan satu peristiwa saja. Contoh:</p>
35 <p>Sarah (S) membeli (P) bakso (O).</p>
35 <p>Sarah (S) membeli (P) bakso (O).</p>
36 <p>Adri (S) membaca (P) komik (O) di teras (K).</p>
36 <p>Adri (S) membaca (P) komik (O) di teras (K).</p>
37 <p>Baca Juga:<a>Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></p>
37 <p>Baca Juga:<a>Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></p>
38 <h2>Jenis-Jenis Kalimat Tunggal</h2>
38 <h2>Jenis-Jenis Kalimat Tunggal</h2>
39 <p>Kalimat tunggal terbagi menjadi lima jenis, yaitu kalimat tunggal nomina, kalimat tunggal adjektiva, kalimat tunggal numeral, kalimat tunggal verba, dan kalimat tunggal preposisional. Supaya lebih memahami kelima jenis kalimat tunggal tadi, berikut penjelasannya.</p>
39 <p>Kalimat tunggal terbagi menjadi lima jenis, yaitu kalimat tunggal nomina, kalimat tunggal adjektiva, kalimat tunggal numeral, kalimat tunggal verba, dan kalimat tunggal preposisional. Supaya lebih memahami kelima jenis kalimat tunggal tadi, berikut penjelasannya.</p>
40 <h3>1. Kalimat tunggal nomina</h3>
40 <h3>1. Kalimat tunggal nomina</h3>
41 <p>Nomina adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, atau semua yang dibendakan.<strong>Kalimat tunggal nomina merupakan jenis kalimat tunggal yang memiliki satu predikat berupa kata benda.</strong></p>
41 <p>Nomina adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, atau semua yang dibendakan.<strong>Kalimat tunggal nomina merupakan jenis kalimat tunggal yang memiliki satu predikat berupa kata benda.</strong></p>
42 <p>Kalimat “Kakak adalah seorang<em>pelaut.”</em>merupakan kalimat tunggal nomina karena<em>pelaut</em>termasuk predikat yang mengacu pada sebuah profesi (kata benda).</p>
42 <p>Kalimat “Kakak adalah seorang<em>pelaut.”</em>merupakan kalimat tunggal nomina karena<em>pelaut</em>termasuk predikat yang mengacu pada sebuah profesi (kata benda).</p>
43 <p><strong>Contoh kalimat tunggal nomina:</strong></p>
43 <p><strong>Contoh kalimat tunggal nomina:</strong></p>
44 <ol><li>Dokter gigi itu adalah<em>Ayah Egi.</em></li>
44 <ol><li>Dokter gigi itu adalah<em>Ayah Egi.</em></li>
45 <li>Shintia adalah<em>seorang penari</em><em>di sekolahnya.</em></li>
45 <li>Shintia adalah<em>seorang penari</em><em>di sekolahnya.</em></li>
46 <li>Melly adalah<em>seorang pelajar.</em></li>
46 <li>Melly adalah<em>seorang pelajar.</em></li>
47 <li>Iqbaal Ramadhan adalah<em>seorang aktor.</em></li>
47 <li>Iqbaal Ramadhan adalah<em>seorang aktor.</em></li>
48 <li>Ayah Akmal adalah<em>seorang pengusaha tambang yang sukses.</em></li>
48 <li>Ayah Akmal adalah<em>seorang pengusaha tambang yang sukses.</em></li>
49 <li>Mereka adalah<em>siswa SMAN 1 Ruangguru.</em></li>
49 <li>Mereka adalah<em>siswa SMAN 1 Ruangguru.</em></li>
50 <li>Widya adalah<em>seorang pelukis.</em></li>
50 <li>Widya adalah<em>seorang pelukis.</em></li>
51 <li>Dewanda adalah<em>anak yang pemberani.</em></li>
51 <li>Dewanda adalah<em>anak yang pemberani.</em></li>
52 <li>Robby adalah<em>seorang perwira polisi.</em></li>
52 <li>Robby adalah<em>seorang perwira polisi.</em></li>
53 <li>Orang yang tidur itu adalah<em>Rizky.</em></li>
53 <li>Orang yang tidur itu adalah<em>Rizky.</em></li>
54 <li>Dia adalah<em>seorang dokter</em>.</li>
54 <li>Dia adalah<em>seorang dokter</em>.</li>
55 <li>Anak itu<em>murid baru</em>.</li>
55 <li>Anak itu<em>murid baru</em>.</li>
56 <li>Ayah adalah<em>seorang petani</em>.</li>
56 <li>Ayah adalah<em>seorang petani</em>.</li>
57 <li>Ibu adalah<em>seorang guru</em>.</li>
57 <li>Ibu adalah<em>seorang guru</em>.</li>
58 <li>Mereka adalah<em>pelajar SMA</em>.</li>
58 <li>Mereka adalah<em>pelajar SMA</em>.</li>
59 <li>Dia adalah<em>mahasiswa universitas</em>.</li>
59 <li>Dia adalah<em>mahasiswa universitas</em>.</li>
60 <li>Kucing itu<em>hewan peliharaan</em>.</li>
60 <li>Kucing itu<em>hewan peliharaan</em>.</li>
61 <li>Mobil itu<em>kendaraan pribadi</em>.</li>
61 <li>Mobil itu<em>kendaraan pribadi</em>.</li>
62 <li>Rumah itu<em>bangunan tua</em>.</li>
62 <li>Rumah itu<em>bangunan tua</em>.</li>
63 <li>Buku itu<em>sumber ilmu</em>.</li>
63 <li>Buku itu<em>sumber ilmu</em>.</li>
64 </ol><h3>2. Kalimat tunggal adjektiva</h3>
64 </ol><h3>2. Kalimat tunggal adjektiva</h3>
65 <p>Jenis kalimat yang kedua adalah kalimat tunggal adjektiva. Kalimat tunggal adjektiva merupakan jenis kalimat tunggal yang memiliki satu predikat berupa kata sifat.</p>
65 <p>Jenis kalimat yang kedua adalah kalimat tunggal adjektiva. Kalimat tunggal adjektiva merupakan jenis kalimat tunggal yang memiliki satu predikat berupa kata sifat.</p>
66 <p>Kata sifat yaitu kata yang dipakai untuk menjelaskan sifat, kualitas atau kondisi suatu hal seperti makhluk hidup, benda mati, tempat, waktu, dan lainnya. Pada kalimat “Andi memiliki meja belajar yang<em>besar</em>.” merupakan kalimat tunggal adjektiva karena<em>besar</em>termasuk ke dalam sebuah predikat yang mengacu pada sebuah kata sifat.</p>
66 <p>Kata sifat yaitu kata yang dipakai untuk menjelaskan sifat, kualitas atau kondisi suatu hal seperti makhluk hidup, benda mati, tempat, waktu, dan lainnya. Pada kalimat “Andi memiliki meja belajar yang<em>besar</em>.” merupakan kalimat tunggal adjektiva karena<em>besar</em>termasuk ke dalam sebuah predikat yang mengacu pada sebuah kata sifat.</p>
67 <p><strong>Contoh kalimat tunggal adjektiva:</strong></p>
67 <p><strong>Contoh kalimat tunggal adjektiva:</strong></p>
68 <ol><li>Sepatu adik menjadi<em>kotor</em></li>
68 <ol><li>Sepatu adik menjadi<em>kotor</em></li>
69 <li>Sekolah itu<em>angker.</em></li>
69 <li>Sekolah itu<em>angker.</em></li>
70 <li>Bunga tulip<em>sangat indah</em>.</li>
70 <li>Bunga tulip<em>sangat indah</em>.</li>
71 <li>Ayah<em>sangat lelah.</em></li>
71 <li>Ayah<em>sangat lelah.</em></li>
72 <li>Adik berdandan<em>cantik</em>.</li>
72 <li>Adik berdandan<em>cantik</em>.</li>
73 <li>Kayu itu<em>mudah patah.</em></li>
73 <li>Kayu itu<em>mudah patah.</em></li>
74 <li>Menara itu<em>lebih tinggi dari Monas</em>.</li>
74 <li>Menara itu<em>lebih tinggi dari Monas</em>.</li>
75 <li>Halaman rumahnya<em>sangat luas</em>.</li>
75 <li>Halaman rumahnya<em>sangat luas</em>.</li>
76 <li>Rumah paman<em>sangat besar.</em></li>
76 <li>Rumah paman<em>sangat besar.</em></li>
77 <li>Taman itu<em>indah sekali</em>.</li>
77 <li>Taman itu<em>indah sekali</em>.</li>
78 <li>Dia<em>pintar</em>.</li>
78 <li>Dia<em>pintar</em>.</li>
79 <li>Anak itu<em>rajin</em>.</li>
79 <li>Anak itu<em>rajin</em>.</li>
80 <li>Makanan ini<em>enak</em>.</li>
80 <li>Makanan ini<em>enak</em>.</li>
81 <li>Cuaca hari ini<em>cerah</em>.</li>
81 <li>Cuaca hari ini<em>cerah</em>.</li>
82 <li>Kamar itu<em>bersih</em>.</li>
82 <li>Kamar itu<em>bersih</em>.</li>
83 <li>Mobil itu<em>cepat</em>.</li>
83 <li>Mobil itu<em>cepat</em>.</li>
84 <li>Baju ini<em>baru</em>.</li>
84 <li>Baju ini<em>baru</em>.</li>
85 <li>Film itu<em>menarik</em>.</li>
85 <li>Film itu<em>menarik</em>.</li>
86 <li>Pelajaran ini<em>sulit</em>.</li>
86 <li>Pelajaran ini<em>sulit</em>.</li>
87 <li>Pemandangan itu<em>indah</em>.</li>
87 <li>Pemandangan itu<em>indah</em>.</li>
88 </ol><h3>3. Kalimat tunggal numeral</h3>
88 </ol><h3>3. Kalimat tunggal numeral</h3>
89 <p>Numeralia atau kata bilangan yang menyatakan jumlah dari sebuah benda. Kalimat tunggal numeral merupakan jenis kalimat tunggal yang memiliki satu predikat berupa kata bilangan. Kalimat “Sepatunya<em>tiga</em>pasang.” merupakan kalimat tunggal berpredikat numeral karena memiliki predikat bilangan yaitu tiga.</p>
89 <p>Numeralia atau kata bilangan yang menyatakan jumlah dari sebuah benda. Kalimat tunggal numeral merupakan jenis kalimat tunggal yang memiliki satu predikat berupa kata bilangan. Kalimat “Sepatunya<em>tiga</em>pasang.” merupakan kalimat tunggal berpredikat numeral karena memiliki predikat bilangan yaitu tiga.</p>
90 <p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Kalimat Simpleks &amp; Kompleks beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Jenisnya</a></strong></p>
90 <p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Kalimat Simpleks &amp; Kompleks beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Jenisnya</a></strong></p>
91 <p><strong>Contoh kalimat tunggal numeral:</strong></p>
91 <p><strong>Contoh kalimat tunggal numeral:</strong></p>
92 <ol><li>Kakak membeli<em>enam</em>apel.</li>
92 <ol><li>Kakak membeli<em>enam</em>apel.</li>
93 <li>Harga sepatu ini adalah<em>Rp150.000,-</em></li>
93 <li>Harga sepatu ini adalah<em>Rp150.000,-</em></li>
94 <li>Marcella memiliki<em>satu</em>ekor kucing.</li>
94 <li>Marcella memiliki<em>satu</em>ekor kucing.</li>
95 <li>Farisska memiliki<em>sepasang</em>cincin.</li>
95 <li>Farisska memiliki<em>sepasang</em>cincin.</li>
96 <li>Balonku ada<em>lima</em>.</li>
96 <li>Balonku ada<em>lima</em>.</li>
97 <li>Minimarket itu sudah memiliki<em>15 cabang</em>di Indonesia.</li>
97 <li>Minimarket itu sudah memiliki<em>15 cabang</em>di Indonesia.</li>
98 <li>Lama pembangunan itu<em>bertahun-tahun</em>.</li>
98 <li>Lama pembangunan itu<em>bertahun-tahun</em>.</li>
99 <li>Kami berangkat<em>pukul 09.30.</em></li>
99 <li>Kami berangkat<em>pukul 09.30.</em></li>
100 <li>Sapi Pak Budi tinggal<em>tiga ekor.</em></li>
100 <li>Sapi Pak Budi tinggal<em>tiga ekor.</em></li>
101 <li>Lama pembangunan gedung itu hanya<em>sebulan</em>saja.</li>
101 <li>Lama pembangunan gedung itu hanya<em>sebulan</em>saja.</li>
102 <li>Dia anak<em>pertama</em>.</li>
102 <li>Dia anak<em>pertama</em>.</li>
103 <li>Kami<em>bertiga</em>.</li>
103 <li>Kami<em>bertiga</em>.</li>
104 <li>Mereka<em>berdua</em>.</li>
104 <li>Mereka<em>berdua</em>.</li>
105 <li>Siswa itu<em>nomor satu</em>.</li>
105 <li>Siswa itu<em>nomor satu</em>.</li>
106 <li>Tim kami juara<em>kedua</em>.</li>
106 <li>Tim kami juara<em>kedua</em>.</li>
107 <li>Dia<em>peringkat ketiga</em>.</li>
107 <li>Dia<em>peringkat ketiga</em>.</li>
108 <li>Anak itu usia<em>lima tahun</em>.</li>
108 <li>Anak itu usia<em>lima tahun</em>.</li>
109 <li>Kami tinggal di<em>lantai dua</em>.</li>
109 <li>Kami tinggal di<em>lantai dua</em>.</li>
110 <li>Dia<em>nomor empat</em>dalam daftar.</li>
110 <li>Dia<em>nomor empat</em>dalam daftar.</li>
111 <li>Mereka kelompok<em>lima</em>.</li>
111 <li>Mereka kelompok<em>lima</em>.</li>
112 </ol><h3>4. Kalimat tunggal verba</h3>
112 </ol><h3>4. Kalimat tunggal verba</h3>
113 <p>Verba atau kata kerja digunakan untuk menggambarkan proses, menunjukkan perbuatan, atau keadaan. Predikat yang terdapat pada kalimat tunggal verba berupa kata kerja. Kalimat “Sindi<em>memasak</em>opor” memiliki unsur predikat yang menunjukkan sebuah perbuatan yang dilakukan oleh Sindi yaitu<em>memasak.</em></p>
113 <p>Verba atau kata kerja digunakan untuk menggambarkan proses, menunjukkan perbuatan, atau keadaan. Predikat yang terdapat pada kalimat tunggal verba berupa kata kerja. Kalimat “Sindi<em>memasak</em>opor” memiliki unsur predikat yang menunjukkan sebuah perbuatan yang dilakukan oleh Sindi yaitu<em>memasak.</em></p>
114 <p><strong>Contoh kalimat tunggal verba:</strong></p>
114 <p><strong>Contoh kalimat tunggal verba:</strong></p>
115 <ol><li>Rahmadiva<em>membaca</em>novel.</li>
115 <ol><li>Rahmadiva<em>membaca</em>novel.</li>
116 <li>Riri<em>mencuci</em>sepatu.</li>
116 <li>Riri<em>mencuci</em>sepatu.</li>
117 <li>Sidiq<em>menendang</em>bola.</li>
117 <li>Sidiq<em>menendang</em>bola.</li>
118 <li>Tohari<em>memukul</em>meja.</li>
118 <li>Tohari<em>memukul</em>meja.</li>
119 <li>Thomas menyapu lantai.</li>
119 <li>Thomas menyapu lantai.</li>
120 <li>Nova<em>mencabut</em>rumput.</li>
120 <li>Nova<em>mencabut</em>rumput.</li>
121 <li>Nazwa<em>melukis</em>pemandangan.</li>
121 <li>Nazwa<em>melukis</em>pemandangan.</li>
122 <li>Syifa<em>menggunakan</em>seragam pramuka.</li>
122 <li>Syifa<em>menggunakan</em>seragam pramuka.</li>
123 <li>Pemerintah<em>memberikan</em>bantuan kepada masyarakat.</li>
123 <li>Pemerintah<em>memberikan</em>bantuan kepada masyarakat.</li>
124 <li>Menteri<em>memberlakukan</em>kurikulum baru untuk pendidikan Indonesia.</li>
124 <li>Menteri<em>memberlakukan</em>kurikulum baru untuk pendidikan Indonesia.</li>
125 <li>Dia<em>menulis</em>surat.</li>
125 <li>Dia<em>menulis</em>surat.</li>
126 <li>Anak itu<em>bermain</em>bola.</li>
126 <li>Anak itu<em>bermain</em>bola.</li>
127 <li>Mereka<em>membaca</em>buku.</li>
127 <li>Mereka<em>membaca</em>buku.</li>
128 <li>Ibu<em>memasak</em>sayur.</li>
128 <li>Ibu<em>memasak</em>sayur.</li>
129 <li>Ayah<em>memperbaiki</em>mobil.</li>
129 <li>Ayah<em>memperbaiki</em>mobil.</li>
130 <li>Siswa<em>belajar</em>matematika.</li>
130 <li>Siswa<em>belajar</em>matematika.</li>
131 <li>Kami<em>menonton</em>film.</li>
131 <li>Kami<em>menonton</em>film.</li>
132 <li>Dia<em>menggambar</em>pemandangan.</li>
132 <li>Dia<em>menggambar</em>pemandangan.</li>
133 <li>Petani<em>menanam</em>padi.</li>
133 <li>Petani<em>menanam</em>padi.</li>
134 <li>Guru<em>mengajar</em>di kelas.</li>
134 <li>Guru<em>mengajar</em>di kelas.</li>
135 </ol><h3>5. Kalimat tunggal preposisional</h3>
135 </ol><h3>5. Kalimat tunggal preposisional</h3>
136 <p><em>Hayoo…</em>kamu tahu<em>nggak</em>apa itu preposisional? Preposisional atau preposisi merupakan kata yang biasa terdapat di depan nomina, atau biasanya disebut dengan kata depan. Contoh preposisi yaitu<em>dari, di, dengan, ke, oleh, pada, untuk</em>dan masih banyak lagi.</p>
136 <p><em>Hayoo…</em>kamu tahu<em>nggak</em>apa itu preposisional? Preposisional atau preposisi merupakan kata yang biasa terdapat di depan nomina, atau biasanya disebut dengan kata depan. Contoh preposisi yaitu<em>dari, di, dengan, ke, oleh, pada, untuk</em>dan masih banyak lagi.</p>
137 <p>Kalimat tunggal preposisional merupakan jenis kalimat tunggal yang memiliki satu predikat bentuk kata depan. Misalnya, pada kalimat “Saya<em>di kantor</em>” kata<em>di kantor</em>merupakan predikat yang berupa kata depan atau preposisi.</p>
137 <p>Kalimat tunggal preposisional merupakan jenis kalimat tunggal yang memiliki satu predikat bentuk kata depan. Misalnya, pada kalimat “Saya<em>di kantor</em>” kata<em>di kantor</em>merupakan predikat yang berupa kata depan atau preposisi.</p>
138 <p>Contoh kalimat tunggal preposisional:</p>
138 <p>Contoh kalimat tunggal preposisional:</p>
139 <ol><li>Perpustakaan<em>di</em>belakang sekolah.</li>
139 <ol><li>Perpustakaan<em>di</em>belakang sekolah.</li>
140 <li>Damar pergi<em>ke</em>toko alat tulis.</li>
140 <li>Damar pergi<em>ke</em>toko alat tulis.</li>
141 <li>Zaki tiba<em>di</em>rumah.</li>
141 <li>Zaki tiba<em>di</em>rumah.</li>
142 <li>Pak Feri ayah dari Alfie.</li>
142 <li>Pak Feri ayah dari Alfie.</li>
143 <li>Mutiara ikut memanen buah<em>di kebun nenek.</em></li>
143 <li>Mutiara ikut memanen buah<em>di kebun nenek.</em></li>
144 <li>Rasya pergi<em>ke rumah teman.</em></li>
144 <li>Rasya pergi<em>ke rumah teman.</em></li>
145 <li>Ibu<em>di sekolah.</em></li>
145 <li>Ibu<em>di sekolah.</em></li>
146 <li>Anginnya<em>ke arah tenggara.</em></li>
146 <li>Anginnya<em>ke arah tenggara.</em></li>
147 <li>Aku sembunyi<em>di depan gedung.</em></li>
147 <li>Aku sembunyi<em>di depan gedung.</em></li>
148 <li>Rumahnya<em>di sebelah kantor pos.</em></li>
148 <li>Rumahnya<em>di sebelah kantor pos.</em></li>
149 <li>Dia<em>di rumah</em>.</li>
149 <li>Dia<em>di rumah</em>.</li>
150 <li>Buku itu<em>di meja</em>.</li>
150 <li>Buku itu<em>di meja</em>.</li>
151 <li>Anak itu<em>di sekolah</em>.</li>
151 <li>Anak itu<em>di sekolah</em>.</li>
152 <li>Kami<em>di kantor</em>.</li>
152 <li>Kami<em>di kantor</em>.</li>
153 <li>Mobil itu<em>di garasi</em>.</li>
153 <li>Mobil itu<em>di garasi</em>.</li>
154 <li>Dia<em>di pasar</em>.</li>
154 <li>Dia<em>di pasar</em>.</li>
155 <li>Mereka<em>di taman</em>.</li>
155 <li>Mereka<em>di taman</em>.</li>
156 <li>Kucing itu<em>di bawah kursi</em>.</li>
156 <li>Kucing itu<em>di bawah kursi</em>.</li>
157 <li>Anjing itu tidur<em>di halaman</em>.</li>
157 <li>Anjing itu tidur<em>di halaman</em>.</li>
158 <li>Kami<em>di ruang tamu</em>.</li>
158 <li>Kami<em>di ruang tamu</em>.</li>
159 </ol><p>Baca Juga:<a>Perbedaan Contoh Kalimat Aktif &amp; Pasif berdasarkan Pengertian, Ciri-Ciri, Jenisnya</a></p>
159 </ol><p>Baca Juga:<a>Perbedaan Contoh Kalimat Aktif &amp; Pasif berdasarkan Pengertian, Ciri-Ciri, Jenisnya</a></p>
160 <h2>Contoh Kalimat Tunggal</h2>
160 <h2>Contoh Kalimat Tunggal</h2>
161 <p><em>Nah</em>, setelah kamu paham mengenai pengertian, ciri, dan jenis kalimat tunggal, selanjutnya di bawah ini terdapat 50 contoh kalimat tunggal lainnya yang bisa kamu jadikan referensi,<em>ya</em>~</p>
161 <p><em>Nah</em>, setelah kamu paham mengenai pengertian, ciri, dan jenis kalimat tunggal, selanjutnya di bawah ini terdapat 50 contoh kalimat tunggal lainnya yang bisa kamu jadikan referensi,<em>ya</em>~</p>
162 <ol><li>Kekasihku seorang pemain gitar.</li>
162 <ol><li>Kekasihku seorang pemain gitar.</li>
163 <li>Paman memberiku oleh-oleh.</li>
163 <li>Paman memberiku oleh-oleh.</li>
164 <li>Tetanggaku bekerja sebagai kontraktor.</li>
164 <li>Tetanggaku bekerja sebagai kontraktor.</li>
165 <li>Kucing itu berlari.</li>
165 <li>Kucing itu berlari.</li>
166 <li>Ibuku adalah seorang pegawai.</li>
166 <li>Ibuku adalah seorang pegawai.</li>
167 <li>Tiara terlihat sedih.</li>
167 <li>Tiara terlihat sedih.</li>
168 <li>Rumah Andi sangat jauh.</li>
168 <li>Rumah Andi sangat jauh.</li>
169 <li>Kintan anak yang rajin.</li>
169 <li>Kintan anak yang rajin.</li>
170 <li>Saya adalah seorang pelajar.</li>
170 <li>Saya adalah seorang pelajar.</li>
171 <li>Kakekku adalah polisi.</li>
171 <li>Kakekku adalah polisi.</li>
172 <li>Hujan malam ini sangat deras.</li>
172 <li>Hujan malam ini sangat deras.</li>
173 <li>Ibuku ada di rumah.</li>
173 <li>Ibuku ada di rumah.</li>
174 <li>Uang adikku tinggal 10 ribu.</li>
174 <li>Uang adikku tinggal 10 ribu.</li>
175 <li>Aku cuma bawa dua ribu rupiah.</li>
175 <li>Aku cuma bawa dua ribu rupiah.</li>
176 <li>Tugu Monas ada di Jakarta.</li>
176 <li>Tugu Monas ada di Jakarta.</li>
177 <li>Danu ulang tahun ke-17.</li>
177 <li>Danu ulang tahun ke-17.</li>
178 <li>Lina pergi ke terminal.</li>
178 <li>Lina pergi ke terminal.</li>
179 <li>Lukas adalah kakak dari Luki.</li>
179 <li>Lukas adalah kakak dari Luki.</li>
180 <li>Pak Ilham ayah dari Rais.</li>
180 <li>Pak Ilham ayah dari Rais.</li>
181 <li>Kakak pulang kerja pukul 2 sore.</li>
181 <li>Kakak pulang kerja pukul 2 sore.</li>
182 <li>Saya menyampaikan presentasi dengan lancar.</li>
182 <li>Saya menyampaikan presentasi dengan lancar.</li>
183 <li>Sekolahku terletak di Jalan Dipenogoro.</li>
183 <li>Sekolahku terletak di Jalan Dipenogoro.</li>
184 <li>Rini tidak datang ke pestaku semalam.</li>
184 <li>Rini tidak datang ke pestaku semalam.</li>
185 <li>Sayyi menangis karena HP nya hilang di stasiun.</li>
185 <li>Sayyi menangis karena HP nya hilang di stasiun.</li>
186 <li>Mobil Fahri sangat mewah.</li>
186 <li>Mobil Fahri sangat mewah.</li>
187 <li>Nenek moyangku seorang pelaut.</li>
187 <li>Nenek moyangku seorang pelaut.</li>
188 <li>Pasangan itu terlihat sangat serasi.</li>
188 <li>Pasangan itu terlihat sangat serasi.</li>
189 <li>Guru Matematika baru itu sangat galak.</li>
189 <li>Guru Matematika baru itu sangat galak.</li>
190 <li>Ibu membeli 2 pasang sepatu untuk aku.</li>
190 <li>Ibu membeli 2 pasang sepatu untuk aku.</li>
191 <li>Hewan qurban tahun ini ada 17 ekor.</li>
191 <li>Hewan qurban tahun ini ada 17 ekor.</li>
192 <li>Teddy membeli HP seharga 25 juta.</li>
192 <li>Teddy membeli HP seharga 25 juta.</li>
193 <li>Aku mandi sehari dua kali.</li>
193 <li>Aku mandi sehari dua kali.</li>
194 <li>Dia sarapan setiap pagi.</li>
194 <li>Dia sarapan setiap pagi.</li>
195 <li>Toilet ada di belakang kelas XII IPA 1.</li>
195 <li>Toilet ada di belakang kelas XII IPA 1.</li>
196 <li>Rumahku persis di depan Megamart.</li>
196 <li>Rumahku persis di depan Megamart.</li>
197 <li>Aku berlindung ke balai desa saat gempa terjadi.</li>
197 <li>Aku berlindung ke balai desa saat gempa terjadi.</li>
198 <li>Adik di rumah menonton TV.</li>
198 <li>Adik di rumah menonton TV.</li>
199 <li>Ratu membuat roti bakar.</li>
199 <li>Ratu membuat roti bakar.</li>
200 <li>Intan memesan secangkir Americano.</li>
200 <li>Intan memesan secangkir Americano.</li>
201 <li>Ayah membawa sekarung rumput untuk pakan sapi.</li>
201 <li>Ayah membawa sekarung rumput untuk pakan sapi.</li>
202 <li>Kakak mengerjakan 50 soal Matematika.</li>
202 <li>Kakak mengerjakan 50 soal Matematika.</li>
203 <li>Hari ini aku ulangan 3 mapel.</li>
203 <li>Hari ini aku ulangan 3 mapel.</li>
204 <li>Rok balerina itu sangat indah.</li>
204 <li>Rok balerina itu sangat indah.</li>
205 <li>Skincare ini ampuh mengatasi jerawat.</li>
205 <li>Skincare ini ampuh mengatasi jerawat.</li>
206 <li>Wajah Irene sangat cantik.</li>
206 <li>Wajah Irene sangat cantik.</li>
207 <li>Hofar anak yang pemalu.</li>
207 <li>Hofar anak yang pemalu.</li>
208 <li>Kucingku rakus sekali.</li>
208 <li>Kucingku rakus sekali.</li>
209 <li>Girl group New Jeans memiliki 5 member.</li>
209 <li>Girl group New Jeans memiliki 5 member.</li>
210 <li>Kenya menonton konser The Script.</li>
210 <li>Kenya menonton konser The Script.</li>
211 <li>Pantai Sanur indah sekali.</li>
211 <li>Pantai Sanur indah sekali.</li>
212 </ol><p>Baca Juga:<a>Apa Itu Kalimat Efektif? Berikut Pengertian, Ciri-Ciri, Syarat, dan Contohnya</a></p>
212 </ol><p>Baca Juga:<a>Apa Itu Kalimat Efektif? Berikut Pengertian, Ciri-Ciri, Syarat, dan Contohnya</a></p>
213 <p>Nah, itulah penjelasan singkat mengenai pengertian, jenis, dan contoh kalimat tunggal. Gimana, sudah paham kan sekarang? Kalau ada materi pelajaran yang menurut kamu sulit buat dijawab, foto soal kamu di<strong><a>roboguru</a></strong>. Tanya jawab soal via Whatsapp secara gratis. Penasaran? Langsung aja yuk foto soal tersulit kamu sekarang juga!</p>
213 <p>Nah, itulah penjelasan singkat mengenai pengertian, jenis, dan contoh kalimat tunggal. Gimana, sudah paham kan sekarang? Kalau ada materi pelajaran yang menurut kamu sulit buat dijawab, foto soal kamu di<strong><a>roboguru</a></strong>. Tanya jawab soal via Whatsapp secara gratis. Penasaran? Langsung aja yuk foto soal tersulit kamu sekarang juga!</p>
214 <p><strong>Referensi:</strong></p>
214 <p><strong>Referensi:</strong></p>
215 <p>Kusmayadi, I. (2008). Think smart Bahasa Indonesia. Bandung: Grafindo Media Pratama.</p>
215 <p>Kusmayadi, I. (2008). Think smart Bahasa Indonesia. Bandung: Grafindo Media Pratama.</p>
216 <p><strong>Sumber Gambar:</strong></p>
216 <p><strong>Sumber Gambar:</strong></p>
217 <p>Gambar ‘Biskuit Tunggal’ [Daring]. Tautan: https://shopee.co.id/Biskuit-Kue-Marie-TUNGGAL-100-Gram-i.1115900.1852109670 (Diakses: 7 Juli 2022)</p>
217 <p>Gambar ‘Biskuit Tunggal’ [Daring]. Tautan: https://shopee.co.id/Biskuit-Kue-Marie-TUNGGAL-100-Gram-i.1115900.1852109670 (Diakses: 7 Juli 2022)</p>
218  
218