0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Yuk, kita ketahui bersama mengenai<strong>jenis-jenis puisi kontemporer</strong>beserta pengertian, ciri, dan contohnya lewat<strong><a>artikel Bahasa Indonesia kelas 12</a></strong>berikut!</em></p>
1
<blockquote><p><em>Yuk, kita ketahui bersama mengenai<strong>jenis-jenis puisi kontemporer</strong>beserta pengertian, ciri, dan contohnya lewat<strong><a>artikel Bahasa Indonesia kelas 12</a></strong>berikut!</em></p>
2
</blockquote><p>-</p>
2
</blockquote><p>-</p>
3
<p>Apa kamu pernah mendengar jenis puisi kontemporer? Secara bentuk, puisi kontemporer merupakan puisi masa kini (modern), sehingga<strong>struktur puisinya tidak terpaku dengan aturan-aturan konvensional</strong>.</p>
3
<p>Apa kamu pernah mendengar jenis puisi kontemporer? Secara bentuk, puisi kontemporer merupakan puisi masa kini (modern), sehingga<strong>struktur puisinya tidak terpaku dengan aturan-aturan konvensional</strong>.</p>
4
<p>Jenis puisi kontemporer banyak ragamnya, loh. Meskipun puisi kontemporer juga disebut sebagai puisi modern, tapi terdapat gaya dan ciri-ciri yang sedikit berbeda dari jenis puisi baru.</p>
4
<p>Jenis puisi kontemporer banyak ragamnya, loh. Meskipun puisi kontemporer juga disebut sebagai puisi modern, tapi terdapat gaya dan ciri-ciri yang sedikit berbeda dari jenis puisi baru.</p>
5
<p>Nah, kalau kamu mau tahu apa saja contoh puisi kontemporer berdasarkan masing-masing jenisnya, perhatikan baik-baik ya penjelasan di bawah ini, agar kamu tidak salah dalam menerapkannya!<em>Let’s go</em>!</p>
5
<p>Nah, kalau kamu mau tahu apa saja contoh puisi kontemporer berdasarkan masing-masing jenisnya, perhatikan baik-baik ya penjelasan di bawah ini, agar kamu tidak salah dalam menerapkannya!<em>Let’s go</em>!</p>
6
<h2>Pengertian Puisi Kontemporer</h2>
6
<h2>Pengertian Puisi Kontemporer</h2>
7
<p>Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata kontemporer memiliki arti kekinian atau modern. Sehingga,<strong>puisi kontemporer adalah</strong>puisi yang<strong>dibuat berdasarkan masa kini</strong>atau mengikuti arus perkembangan zaman.</p>
7
<p>Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata kontemporer memiliki arti kekinian atau modern. Sehingga,<strong>puisi kontemporer adalah</strong>puisi yang<strong>dibuat berdasarkan masa kini</strong>atau mengikuti arus perkembangan zaman.</p>
8
<p>Puisi kontemporer dianggap sebagai salah satu jenis puisi modern yang bersifat bebas.<strong>Isinya</strong>lebih mengutamakan<strong>ide-ide, gagasan, hingga ekspresi</strong>dari sang penulis. Gaya bahasa pada puisi kontemporer tidak lagi mengikuti aturan-aturan, seperti pada puisi lama.</p>
8
<p>Puisi kontemporer dianggap sebagai salah satu jenis puisi modern yang bersifat bebas.<strong>Isinya</strong>lebih mengutamakan<strong>ide-ide, gagasan, hingga ekspresi</strong>dari sang penulis. Gaya bahasa pada puisi kontemporer tidak lagi mengikuti aturan-aturan, seperti pada puisi lama.</p>
9
<p>Nah, beberapa pengarang puisi kontemporer terkenal di Indonesia, di antaranya ada Sutardji Calzoum Bachri, Chairil Anwar, Remy Sylado, Iwan Simatupang, dan masih banyak lagi. Ada yang pernah mendengar nama-nama orang hebat di atas?</p>
9
<p>Nah, beberapa pengarang puisi kontemporer terkenal di Indonesia, di antaranya ada Sutardji Calzoum Bachri, Chairil Anwar, Remy Sylado, Iwan Simatupang, dan masih banyak lagi. Ada yang pernah mendengar nama-nama orang hebat di atas?</p>
10
<p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></strong></p>
10
<p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Puisi Lama berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></strong></p>
11
<p>Berikut ciri-ciri puisi kontemporer yang bisa kamu pahami:</p>
11
<p>Berikut ciri-ciri puisi kontemporer yang bisa kamu pahami:</p>
12
<ul><li>Puisi kontemporer<strong>tidak terikat pada aturan-aturan</strong>puisi konvensional.</li>
12
<ul><li>Puisi kontemporer<strong>tidak terikat pada aturan-aturan</strong>puisi konvensional.</li>
13
<li><strong>Isinya lebih subjektif</strong>dan penulis<strong>bebas berekspresi</strong>.</li>
13
<li><strong>Isinya lebih subjektif</strong>dan penulis<strong>bebas berekspresi</strong>.</li>
14
<li>Pemilihan kata diambil dari<strong>bahasa sehari-hari</strong>.</li>
14
<li>Pemilihan kata diambil dari<strong>bahasa sehari-hari</strong>.</li>
15
<li>Kata-kata yang digunakan bersifat simbolis yang<strong>mengandung makna tersirat</strong>.</li>
15
<li>Kata-kata yang digunakan bersifat simbolis yang<strong>mengandung makna tersirat</strong>.</li>
16
<li>Punya<strong>tipografi yang unik,</strong>banyak pengulangan kata, frasa, dan kelompok kata.</li>
16
<li>Punya<strong>tipografi yang unik,</strong>banyak pengulangan kata, frasa, dan kelompok kata.</li>
17
<li>Menggunakan<strong>idiom-idiom yang tidak lazim</strong>.</li>
17
<li>Menggunakan<strong>idiom-idiom yang tidak lazim</strong>.</li>
18
<li>Terkadang<strong>mencampur adukkan kata atau kalimat</strong>dalam Bahasa Indonesia dengan kata atau kalimat dalam bahasa daerah atau bahasa asing.</li>
18
<li>Terkadang<strong>mencampur adukkan kata atau kalimat</strong>dalam Bahasa Indonesia dengan kata atau kalimat dalam bahasa daerah atau bahasa asing.</li>
19
<li>Umumnya puisi kontemporer bertema kritikan.</li>
19
<li>Umumnya puisi kontemporer bertema kritikan.</li>
20
</ul><h2>Apa yang Diutamakan dalam Puisi Kontemporer?</h2>
20
</ul><h2>Apa yang Diutamakan dalam Puisi Kontemporer?</h2>
21
<p>Kalau kita simpulkan dari pengertian dan ciri-cirinya, kita bisa tahu nih kalau hal yang diutamakan puisi kontemporer adalah<strong>eksplorasi penulis dalam berekspresi</strong>.</p>
21
<p>Kalau kita simpulkan dari pengertian dan ciri-cirinya, kita bisa tahu nih kalau hal yang diutamakan puisi kontemporer adalah<strong>eksplorasi penulis dalam berekspresi</strong>.</p>
22
<p>Penulis atau penyair, akan berusaha untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Misalnya, dengan menggunakan gaya bahasa yang tidak biasa, struktur penulisan yang lebih inovatif, hingga memberikan ritme dan intonasi yang lebih menarik.</p>
22
<p>Penulis atau penyair, akan berusaha untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda. Misalnya, dengan menggunakan gaya bahasa yang tidak biasa, struktur penulisan yang lebih inovatif, hingga memberikan ritme dan intonasi yang lebih menarik.</p>
23
<p>Oleh karena itu, puisi kontemporer dianggap unik. Penulis atau penyair sangat dihargai atas perasaan serta pengalaman yang mereka bawa ke dalam karya-karyanya.</p>
23
<p>Oleh karena itu, puisi kontemporer dianggap unik. Penulis atau penyair sangat dihargai atas perasaan serta pengalaman yang mereka bawa ke dalam karya-karyanya.</p>
24
<p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Puisi Baru berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></strong></p>
24
<p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Puisi Baru berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></strong></p>
25
<h2>Perbedaan antara Puisi Lama, Puisi Baru, dan Puisi Kontemporer</h2>
25
<h2>Perbedaan antara Puisi Lama, Puisi Baru, dan Puisi Kontemporer</h2>
26
<p>Berdasarkan bentuknya,<strong><a>puisi</a></strong>dibedakan menjadi tiga, yaitu puisi lama, puisi baru, dan puisi kontemporer. Nah, di artikel sebelumnya, kamu sudah belajar materi puisi lama dan puisi baru, ya. Lalu, apa sih perbedaan dari ketiga bentuk puisi tersebut?</p>
26
<p>Berdasarkan bentuknya,<strong><a>puisi</a></strong>dibedakan menjadi tiga, yaitu puisi lama, puisi baru, dan puisi kontemporer. Nah, di artikel sebelumnya, kamu sudah belajar materi puisi lama dan puisi baru, ya. Lalu, apa sih perbedaan dari ketiga bentuk puisi tersebut?</p>
27
<p>Agar kamu lebih mudah memahaminya, yuk simak tabel perbedaan antara puisi lama, puisi baru, dan puisi kontemporer berikut ini:</p>
27
<p>Agar kamu lebih mudah memahaminya, yuk simak tabel perbedaan antara puisi lama, puisi baru, dan puisi kontemporer berikut ini:</p>
28
<strong>Puisi Lama</strong><strong>Puisi Baru</strong><strong>Puisi Kontemporer</strong><ul><li>Nama pengarang tidak diketahui (bersifat anonim).</li>
28
<strong>Puisi Lama</strong><strong>Puisi Baru</strong><strong>Puisi Kontemporer</strong><ul><li>Nama pengarang tidak diketahui (bersifat anonim).</li>
29
<li>Penyampaiannya dilakukan secara lisan.</li>
29
<li>Penyampaiannya dilakukan secara lisan.</li>
30
<li>Terikat oleh aturan-aturan tertentu, seperti jumlah kata, jumlah baris, rima, dan sebagainya.</li>
30
<li>Terikat oleh aturan-aturan tertentu, seperti jumlah kata, jumlah baris, rima, dan sebagainya.</li>
31
</ul><ul><li>Nama pengarang tercantum di dalam karya.</li>
31
</ul><ul><li>Nama pengarang tercantum di dalam karya.</li>
32
<li>Penyampaiannya dilakukan secara lisan dan tulisan.</li>
32
<li>Penyampaiannya dilakukan secara lisan dan tulisan.</li>
33
<li>Tidak terikat oleh aturan-aturan tertentu, namun bentuk penulisannya tetap rapi dan simetris.</li>
33
<li>Tidak terikat oleh aturan-aturan tertentu, namun bentuk penulisannya tetap rapi dan simetris.</li>
34
</ul><ul><li>Nama pengarang tercantum di dalam karya.</li>
34
</ul><ul><li>Nama pengarang tercantum di dalam karya.</li>
35
<li>Penyampaiannya dilakukan secara lisan dan tulisan.</li>
35
<li>Penyampaiannya dilakukan secara lisan dan tulisan.</li>
36
<li>Tidak terikat oleh aturan-aturan tertentu, namun bentuk penulisannya lebih menekankan pada efek tipografi dan kebebasan berekspresi dari penulis.</li>
36
<li>Tidak terikat oleh aturan-aturan tertentu, namun bentuk penulisannya lebih menekankan pada efek tipografi dan kebebasan berekspresi dari penulis.</li>
37
</ul><h2>Jenis-Jenis Puisi Kontemporer</h2>
37
</ul><h2>Jenis-Jenis Puisi Kontemporer</h2>
38
<p>Puisi kontemporer ada banyak jenisnya, antara lain:</p>
38
<p>Puisi kontemporer ada banyak jenisnya, antara lain:</p>
39
<h3>1. Puisi Mantra (Supra Kata)</h3>
39
<h3>1. Puisi Mantra (Supra Kata)</h3>
40
<p>Puisi mantra atau supra kata adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>cenderung memutarbalikkan kata-kata konvensional</strong>, serta<strong>menemukan kata-kata baru yang belum pernah ada sebelumnya</strong>.</p>
40
<p>Puisi mantra atau supra kata adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>cenderung memutarbalikkan kata-kata konvensional</strong>, serta<strong>menemukan kata-kata baru yang belum pernah ada sebelumnya</strong>.</p>
41
<p>Puisi mantra biasanya akan memunculkan kesan magis karena mementingkan aspek bunyi dan ritme. Berikut ini salah satu<strong>contoh puisi mantra</strong>karya Sutardji Calzoum Bachri:</p>
41
<p>Puisi mantra biasanya akan memunculkan kesan magis karena mementingkan aspek bunyi dan ritme. Berikut ini salah satu<strong>contoh puisi mantra</strong>karya Sutardji Calzoum Bachri:</p>
42
<p><strong><em>Shang Hai</em></strong></p>
42
<p><strong><em>Shang Hai</em></strong></p>
43
<p><em>ping di atas pong</em><em>pong di atas ping</em><em>ping ping bilang pong</em><em>pong pong bilang ping</em><em>mau pong? bilang ping</em><em>mau mau bilang pong</em><em>mau ping? bilang pong</em><em>mau mau bilang ping</em><em>ya pong ya ping</em><em>ya ping ya pong</em><em>tak ya pong tak ya ping</em><em>ya tak ping ya tak pong</em><em>sembilu jarakMu merancap nyaring</em></p>
43
<p><em>ping di atas pong</em><em>pong di atas ping</em><em>ping ping bilang pong</em><em>pong pong bilang ping</em><em>mau pong? bilang ping</em><em>mau mau bilang pong</em><em>mau ping? bilang pong</em><em>mau mau bilang ping</em><em>ya pong ya ping</em><em>ya ping ya pong</em><em>tak ya pong tak ya ping</em><em>ya tak ping ya tak pong</em><em>sembilu jarakMu merancap nyaring</em></p>
44
<h3>2. Puisi Mbeling</h3>
44
<h3>2. Puisi Mbeling</h3>
45
<p>Jenis puisi yang satu ini mengambil dari bahasa Jawa, yaitu “<em>mbeling</em>”, artinya nakal atau sulit diatur. Ternyata, arti kata mbeling juga sesuai<em>lho</em>dengan ciri khas puisi ini.</p>
45
<p>Jenis puisi yang satu ini mengambil dari bahasa Jawa, yaitu “<em>mbeling</em>”, artinya nakal atau sulit diatur. Ternyata, arti kata mbeling juga sesuai<em>lho</em>dengan ciri khas puisi ini.</p>
46
<p>Puisi mbeling adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>tidak punya aturan tertentu</strong>. Puisi ini biasanya ditulis sebagai bentuk<strong>penyampaian opini maupun kritik</strong>. Isinya juga<strong>cenderung menghadirkan humor dan kelakar</strong>melalui lagu sederhana.</p>
46
<p>Puisi mbeling adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>tidak punya aturan tertentu</strong>. Puisi ini biasanya ditulis sebagai bentuk<strong>penyampaian opini maupun kritik</strong>. Isinya juga<strong>cenderung menghadirkan humor dan kelakar</strong>melalui lagu sederhana.</p>
47
<p>Berikut ini<strong>contoh puisi mbeling</strong>:</p>
47
<p>Berikut ini<strong>contoh puisi mbeling</strong>:</p>
48
<p><strong>Pedas</strong></p>
48
<p><strong>Pedas</strong></p>
49
<p><em>pedas</em><em>cabai rawit</em><em>semua kecanduan</em><em>pedas</em><em>harga cabe rawit</em><em>haruskah mati kecanduan?</em><em>super pedas</em><em>ulah sang penguasa</em><em>pedas kecanduan</em></p>
49
<p><em>pedas</em><em>cabai rawit</em><em>semua kecanduan</em><em>pedas</em><em>harga cabe rawit</em><em>haruskah mati kecanduan?</em><em>super pedas</em><em>ulah sang penguasa</em><em>pedas kecanduan</em></p>
50
<p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Puisi Pendek Bermacam Tema dan Makna</a></strong></p>
50
<p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Puisi Pendek Bermacam Tema dan Makna</a></strong></p>
51
<h3>3. Puisi Tipografi</h3>
51
<h3>3. Puisi Tipografi</h3>
52
<p>Puisi tipografi adalah jenis puisi kontemporer yang memiliki pandangan bahwa<strong>bentuk atau wujud fisik puisi, mampu memperkuat ekspresi</strong>dari puisi itu sendiri. Bahkan, wujud fisik dipandang sebagai salah satu unsur puisi sebagai suatu tanda yang memiliki makna tertentu, yang tidak terlepas dari keseluruhan makna puisi.</p>
52
<p>Puisi tipografi adalah jenis puisi kontemporer yang memiliki pandangan bahwa<strong>bentuk atau wujud fisik puisi, mampu memperkuat ekspresi</strong>dari puisi itu sendiri. Bahkan, wujud fisik dipandang sebagai salah satu unsur puisi sebagai suatu tanda yang memiliki makna tertentu, yang tidak terlepas dari keseluruhan makna puisi.</p>
53
<p>Sekarang coba deh kamu perhatikan<strong>contoh puisi tipografi</strong>yang satu ini:</p>
53
<p>Sekarang coba deh kamu perhatikan<strong>contoh puisi tipografi</strong>yang satu ini:</p>
54
<p><strong>Cinta</strong></p>
54
<p><strong>Cinta</strong></p>
55
<h3>4. Puisi Mini Kata</h3>
55
<h3>4. Puisi Mini Kata</h3>
56
<p>Selanjutnya ada puisi mini kata. Sesuai namanya, puisi mini kata adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>menggunakan jumlah kata sangat terbatas</strong>. Puisi mini kata biasanya dilengkapi dengan tanda baca, atau tanda bantu tertentu, seperti huruf tertentu, garis, titik, atau tanda baca lainnya.</p>
56
<p>Selanjutnya ada puisi mini kata. Sesuai namanya, puisi mini kata adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>menggunakan jumlah kata sangat terbatas</strong>. Puisi mini kata biasanya dilengkapi dengan tanda baca, atau tanda bantu tertentu, seperti huruf tertentu, garis, titik, atau tanda baca lainnya.</p>
57
<p>Nah, supaya kamu lebih kebayang, berikut<strong>contoh puisi mini kata</strong>:</p>
57
<p>Nah, supaya kamu lebih kebayang, berikut<strong>contoh puisi mini kata</strong>:</p>
58
<p>Reformasi</p>
58
<p>Reformasi</p>
59
<p>RR R</p>
59
<p>RR R</p>
60
<p>RRRR</p>
60
<p>RRRR</p>
61
<p>R</p>
61
<p>R</p>
62
<p>RRRRRRRR</p>
62
<p>RRRRRRRR</p>
63
<p>RRRRRRR</p>
63
<p>RRRRRRR</p>
64
<p>RRRRRRRR</p>
64
<p>RRRRRRRR</p>
65
<p>!! Reformasi!!</p>
65
<p>!! Reformasi!!</p>
66
<h3>5. Puisi Konkret</h3>
66
<h3>5. Puisi Konkret</h3>
67
<p>Hampir mirip dengan puisi tipografi, kalau puisi konkret adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>cara penulisannya menggunakan permainan huruf, kata, dan bentuk garis seperti pola atau lambang tertentu</strong>.</p>
67
<p>Hampir mirip dengan puisi tipografi, kalau puisi konkret adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>cara penulisannya menggunakan permainan huruf, kata, dan bentuk garis seperti pola atau lambang tertentu</strong>.</p>
68
<p>Jadi, puisi konkret cenderung lebih memperhatikan efek tipografi dalam menyampaikan makna.<strong>Contoh puisi konkret</strong>bisa kamu lihat di bawah ini:</p>
68
<p>Jadi, puisi konkret cenderung lebih memperhatikan efek tipografi dalam menyampaikan makna.<strong>Contoh puisi konkret</strong>bisa kamu lihat di bawah ini:</p>
69
<p>Di</p>
69
<p>Di</p>
70
<p>Di Betul kau pasti sedang menghitung berapa nasib lagi tinggal sebelum fajar terakhir kau tutup tanpa seorang pun tahu siapa kau dan di kau masa kini lengkaplah sudah perhitungan di luar akal dan angan-angan di dalam hati kita tentang sesuatu yang tak bias siapa pun menerangkatakan pada saat itu kau mungkin sedang di Betul kan ?</p>
70
<p>Di Betul kau pasti sedang menghitung berapa nasib lagi tinggal sebelum fajar terakhir kau tutup tanpa seorang pun tahu siapa kau dan di kau masa kini lengkaplah sudah perhitungan di luar akal dan angan-angan di dalam hati kita tentang sesuatu yang tak bias siapa pun menerangkatakan pada saat itu kau mungkin sedang di Betul kan ?</p>
71
<p>(Puisi Karya Noorca Marendra)</p>
71
<p>(Puisi Karya Noorca Marendra)</p>
72
<p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Puisi berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></strong></p>
72
<p><strong>Baca Juga:<a>Kumpulan Contoh Puisi berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></strong></p>
73
<h3>6. Puisi Tanpa Kata</h3>
73
<h3>6. Puisi Tanpa Kata</h3>
74
<p>Bingung nggak, kalau puisi tanpa kata, apa yang mau disampaikan ya?<em>Hehehe</em>…</p>
74
<p>Bingung nggak, kalau puisi tanpa kata, apa yang mau disampaikan ya?<em>Hehehe</em>…</p>
75
<p>Yap, puisi tanpa kata memang merupakan jenis puisi yang<strong>tidak menggunakan kata</strong>. Puisi tanpa kata adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>lebih menggunakan penggunaan titik, garis, atau simbol tertentu untuk mengekspresikan pesan</strong>yang ingin disampaikan penulis. Kamu bisa melihat contoh puisi tanpa kata karya Abdul Malik berikut:</p>
75
<p>Yap, puisi tanpa kata memang merupakan jenis puisi yang<strong>tidak menggunakan kata</strong>. Puisi tanpa kata adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>lebih menggunakan penggunaan titik, garis, atau simbol tertentu untuk mengekspresikan pesan</strong>yang ingin disampaikan penulis. Kamu bisa melihat contoh puisi tanpa kata karya Abdul Malik berikut:</p>
76
<p><strong>PUPUS</strong></p>
76
<p><strong>PUPUS</strong></p>
77
<p>” “</p>
77
<p>” “</p>
78
<p> ? ?</p>
78
<p> ? ?</p>
79
<p> ?</p>
79
<p> ?</p>
80
<p> X</p>
80
<p> X</p>
81
<h3>7. Puisi Idiom Baru</h3>
81
<h3>7. Puisi Idiom Baru</h3>
82
<p>Kita lanjut, ya. Puisi idiom baru adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>menggunakan idiom atau ungkapan-ungkapan baru</strong>. Umumnya, puisi idiom baru tidak lagi memperhatikan hubungan makna setiap kata. Bahkan, seringkali penulis akan memutar balikkan hubungan makna antar kata-kata.</p>
82
<p>Kita lanjut, ya. Puisi idiom baru adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>menggunakan idiom atau ungkapan-ungkapan baru</strong>. Umumnya, puisi idiom baru tidak lagi memperhatikan hubungan makna setiap kata. Bahkan, seringkali penulis akan memutar balikkan hubungan makna antar kata-kata.</p>
83
<p>Supaya kamu nggak bingung, yuk lihat<strong>contoh puisi idiom baru</strong>karya Sutardji Calzoum Bachri berikut ini:</p>
83
<p>Supaya kamu nggak bingung, yuk lihat<strong>contoh puisi idiom baru</strong>karya Sutardji Calzoum Bachri berikut ini:</p>
84
<p><strong>JADI</strong></p>
84
<p><strong>JADI</strong></p>
85
<p> Jadi</p>
85
<p> Jadi</p>
86
<p>tidak setiap derita</p>
86
<p>tidak setiap derita</p>
87
<p> jadi luka</p>
87
<p> jadi luka</p>
88
<p>tidak setiap duri</p>
88
<p>tidak setiap duri</p>
89
<p> jadi duri</p>
89
<p> jadi duri</p>
90
<p>tidak setiap tanda</p>
90
<p>tidak setiap tanda</p>
91
<p> jadi makna</p>
91
<p> jadi makna</p>
92
<p>tidak setiap tanya</p>
92
<p>tidak setiap tanya</p>
93
<p> jadi ragu</p>
93
<p> jadi ragu</p>
94
<p>tidak setiap jawab</p>
94
<p>tidak setiap jawab</p>
95
<p> jadi sebab</p>
95
<p> jadi sebab</p>
96
<p>tidak setiap seru</p>
96
<p>tidak setiap seru</p>
97
<p> jadi mau</p>
97
<p> jadi mau</p>
98
<p>tidak setiap tangan</p>
98
<p>tidak setiap tangan</p>
99
<p> jadi pegang</p>
99
<p> jadi pegang</p>
100
<p>tidak setiap kabar</p>
100
<p>tidak setiap kabar</p>
101
<p> jadi tahu</p>
101
<p> jadi tahu</p>
102
<p>tidak setiap luka</p>
102
<p>tidak setiap luka</p>
103
<p> jadi kaca</p>
103
<p> jadi kaca</p>
104
<p> memandang kau</p>
104
<p> memandang kau</p>
105
<p> pada wajahku!</p>
105
<p> pada wajahku!</p>
106
<p><strong>Baca Juga:<a>Unsur-Unsur Pembangun Puisi: Ekstrinsik dan Intrinsik</a></strong></p>
106
<p><strong>Baca Juga:<a>Unsur-Unsur Pembangun Puisi: Ekstrinsik dan Intrinsik</a></strong></p>
107
<h3>8. Puisi Multi Lingual</h3>
107
<h3>8. Puisi Multi Lingual</h3>
108
<p>Terakhir nih, puisi multi lingual adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>menggunakan kata atau kalimat dari berbagai bahasa</strong>. Bisa Bahasa Indonesia dicampur dengan bahasa daerah atau bahasa asing.</p>
108
<p>Terakhir nih, puisi multi lingual adalah jenis puisi kontemporer yang<strong>menggunakan kata atau kalimat dari berbagai bahasa</strong>. Bisa Bahasa Indonesia dicampur dengan bahasa daerah atau bahasa asing.</p>
109
<p>Berikut<strong>contoh puisi multi lingual</strong>karya Remy Sylado yang bisa kamu jadikan inspirasi:</p>
109
<p>Berikut<strong>contoh puisi multi lingual</strong>karya Remy Sylado yang bisa kamu jadikan inspirasi:</p>
110
<p><strong>DUA JEMBATAN: MIRABEAU & ASEMKA</strong>Karya: Remy Sylado</p>
110
<p><strong>DUA JEMBATAN: MIRABEAU & ASEMKA</strong>Karya: Remy Sylado</p>
111
<p>Mengapa orang mau mendengar Apollonaire Yang berkisah tentang kebohongan dunia -Et Sous le pount Mirabeau coule la Seine -Et nouns amours -?</p>
111
<p>Mengapa orang mau mendengar Apollonaire Yang berkisah tentang kebohongan dunia -Et Sous le pount Mirabeau coule la Seine -Et nouns amours -?</p>
112
<p>Mengapa tak mau dengan Remifasolasido Yang berkisah tentang kejujuran dunia -Ning ngisore kreteg Asemka iku -Akeh umbele Cino</p>
112
<p>Mengapa tak mau dengan Remifasolasido Yang berkisah tentang kejujuran dunia -Ning ngisore kreteg Asemka iku -Akeh umbele Cino</p>
113
<p>-?</p>
113
<p>-?</p>
114
<p>-</p>
114
<p>-</p>
115
<p>Itu dia<strong>jenis-jenis puisi kontemporer</strong>yang mesti dipahami. Kamu sudah pernah mempraktikkan membuat puisi kontemporer, belum? Kalau belum, sudah siap<em>dong</em>untuk mencoba? Jika kalian masih mengalami kesulitan, bisa langsung tonton video di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>, tentunya bersama tutor yang berpengalaman!</p>
115
<p>Itu dia<strong>jenis-jenis puisi kontemporer</strong>yang mesti dipahami. Kamu sudah pernah mempraktikkan membuat puisi kontemporer, belum? Kalau belum, sudah siap<em>dong</em>untuk mencoba? Jika kalian masih mengalami kesulitan, bisa langsung tonton video di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>, tentunya bersama tutor yang berpengalaman!</p>
116
<p><strong>Referensi:</strong></p>
116
<p><strong>Referensi:</strong></p>
117
<p>Waluyo, Herman J. 1995. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.</p>
117
<p>Waluyo, Herman J. 1995. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.</p>
118
<p>https://blogbahasa-indonesia.blogspot.com/2018/04/jenis-puisi-lama-baru-kontemporer-contoh-dan-perbedaannya.html (Diakses pada 20 Mei 2024)</p>
118
<p>https://blogbahasa-indonesia.blogspot.com/2018/04/jenis-puisi-lama-baru-kontemporer-contoh-dan-perbedaannya.html (Diakses pada 20 Mei 2024)</p>
119
<p>https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20231017165722-569-1012415/pengertian-ciri-ciri-jenis-dan-contoh-puisi-kontemporer#:~:text=Ciri%2Dciri%20puisi%20kontemporer&text=Pilihan%20kata%20diambil%20dari%20bahasa,%22%20dengan%20benda%2Dbenda). (Diakses pada 20 Mei 2024)</p>
119
<p>https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20231017165722-569-1012415/pengertian-ciri-ciri-jenis-dan-contoh-puisi-kontemporer#:~:text=Ciri%2Dciri%20puisi%20kontemporer&text=Pilihan%20kata%20diambil%20dari%20bahasa,%22%20dengan%20benda%2Dbenda). (Diakses pada 20 Mei 2024)</p>
120
<p>https://www.slideshare.net/slideshow/puisi-kontemporer-41020734/41020734 (Diakses pada 20 Mei 2024)</p>
120
<p>https://www.slideshare.net/slideshow/puisi-kontemporer-41020734/41020734 (Diakses pada 20 Mei 2024)</p>
121
<p><em><strong>Artikel ini terakhir diperbarui pada 20 Mei 2024.</strong></em></p>
121
<p><em><strong>Artikel ini terakhir diperbarui pada 20 Mei 2024.</strong></em></p>
122
122