Artikel Sosiologi kelas 10 ini membahas tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan penelitian sosial. Kita akan membahas tentang pengertian, contoh, karakteristik, manfaat, fungsi, jenis-jenis, dan contoh rancangan penelitian sosial.
—
Siapa disini yang sudah pernah melakukan penelitian sosial? Nah, penelitian sosial adalah sebuah disiplin ilmu yang sangat penting untuk menyusun pemahaman terkait bagaimana fenomena sosial atau permasalahan sosial bisa terjadi di dalam masyarakat.
Penelitian sosial sendiri punya banyak sekali manfaat, seperti mengumpulkan data dan informasi yang akurat serta sistematis terkait banyak aspek yang ada di kehidupan sosial kita.
Sekarang, yuk kita bahas tentang aspek-aspek yang ada di dalam penelitian sosial!
Pengertian Penelitian Sosial Menurut Para Ahli
Kita akan membahas tentang pengertian penelitian sosial. Penelitian sosial adalah suatu proses ilmiah untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan kehidupan sosial.
Penelitian sosial biasanya dilakukan dengan berbagai metode yang sistematis dan terstruktur. Metode sistematis dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi yang reliabel dan valid.
Dibawah ini adalah beberapa definisi dari penelitian sosial menurut para ahli:
1. Sarjono Soekanto
Penelitian sosial adalah suatu proses yang sistematis untuk mendapatkan data dan informasi tentang permasalahan sosial. Hal ini bertujuan untuk memahami permasalahan secara mendalam.
2. Bungin
Penelitian sosial adalah suatu proses yang sistematis untuk mengumpulkan informasi dan data tentang suatu fenomena sosial menggunakan metode ilmiah.
3. Nasution
Penelitian sosial adalah proses menemukan pengetahuan baru tentang fenomena sosial dengan metode ilmiah.
Baca Juga: Mengenal Rancangan Penelitian Sosial
Karakteristik Penelitian Sosial
Guys, ada banyak karakteristik yang menyusun sebuah penelitian sosial. Karakteristik tersebut adalah sebagai berikut.
-
Sistematis: Penelitian sosial ini dilakukan dengan cara yang terencana dan terstruktur.
-
Objektif: Data dan informasi yang dikumpulkan haruslah objektif dan tidak bias.
-
Empiris: Data dan informasi yang dikumpulkan haruslah berdasarkan fakta dan realitas yang sebenarnya terjadi di dalam masyarakat.
-
Verifikasi: Hasil penelitian harus dapat diverifikasi dan diuji ulang oleh orang lain.
Ciri-Ciri Penelitian Sosial
Penelitian sosial memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis penelitian lainnya. Beberapa poinnya mirip seperti karakteristik guys. Yuk simak aja beberapa ciri-ciri penelitian sosial:
1. Sistematis
Penelitian sosial harus dilakukan dengan cara yang terstruktur dan terencana. Sistematis berarti peneliti membuat rancangan penelitian yang berisi langkah-langkah penelitian yang jelas dan terarah, dimulai dari perumusan masalah hingga penarikan kesimpulan.
2. Objektif
Penelitian sosial haruslah memuat data, dan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian sosial haruslah objektif dan tidak bias. Hal ini berarti bahwa data dan informasi yang dikumpulkan harus sesuai dengan kenyataan dan tidak dipengaruhi oleh pendapat atau kepentingan pribadi peneliti. Peneliti menggunakan instrumen penelitian yang valid dan reliabel untuk mengumpulkan data yang objektif.
3. Empiris
Data dan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian sosial haruslah berdasarkan fakta dan realitas. Hal ini berarti bahwa data dan informasi yang dikumpulkan harus dapat diverifikasi dan diuji ulang oleh orang lain. Peneliti haruslah melakukan observasi dan pengukuran secara langsung untuk mendapatkan data yang empiris.
4. Verifikasi
Hasil penelitian sosial harus dapat diverifikasi dan diuji ulang oleh orang lain. Hal ini berarti bahwa penelitian sosial harus dapat diulangi dengan menggunakan metode yang sama dan menghasilkan hasil yang sama. Peneliti haruslah menggunakan metode statistik untuk menganalisis data dan memastikan hasil penelitiannya dapat diverifikasi.
5. Teoritis
Penelitian sosial harus didasarkan pada teori atau kerangka pemikiran yang jelas. Hal ini berarti bahwa penelitian sosial harus memiliki tujuan yang jelas dan ingin menjawab pertanyaan penelitian yang spesifik. Peneliti harus menggunakan teori yang relevan untuk menjelaskan hasil penelitiannya.
6. Etis
Penelitian sosial harus dilakukan dengan memperhatikan etika penelitian. Hal ini berarti bahwa penelitian sosial harus dilakukan dengan menghormati hak-hak dan privasi responden. Peneliti haruslah meminta persetujuan terlebih dahulu kepada responden sebelum melakukan penelitian dan menjaga kerahasiaan data responden.
7. Bermanfaat
Hasil penelitian sosial diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini berarti bahwa hasil penelitian sosial dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah atau meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Syarat Penelitian Sosial
Penelitian sosial merupakan suatu proses yang sistematis dan ilmiah untuk mendapatkan data dan informasi tentang suatu fenomena sosial. Agar penelitian sosial dapat dikatakan valid dan reliabel, maka perlu memenuhi beberapa syarat, yaitu:
1. Memiliki Rumusan Masalah yang Jelas
Rumusan masalah merupakan pertanyaan yang ingin dijawab oleh penelitian. Rumusan masalah yang jelas akan membantu peneliti dalam menentukan tujuan penelitian, metode penelitian, dan alat pengumpulan data.
2. Memiliki Tujuan Penelitian yang Jelas
Tujuan penelitian merupakan pernyataan tentang apa yang ingin dicapai oleh penelitian. Tujuan penelitian haruslah spesifik, terukur, dan achievable.
3. Memiliki Manfaat Penelitian yang Jelas
Manfaat penelitian merupakan pernyataan tentang bagaimana hasil penelitian dapat bermanfaat bagi berbagai pihak. Manfaat penelitian haruslah jelas dan realistis.
Baca Juga: Merumuskan Pertanyaan dalam Penelitian Sosial
4. Memiliki Tinjauan Pustaka yang Memadai
Tinjauan pustaka merupakan uraian tentang berbagai teori dan penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian. Tinjauan pustaka akan membantu peneliti dalam memahami konteks penelitian dan mengembangkan kerangka pemikiran.
5. Memiliki Metodologi Penelitian yang Tepat
Metodologi penelitian merupakan uraian tentang bagaimana penelitian akan dilakukan. Metodologi penelitian haruslah jelas, sistematis, dan ilmiah.
6. Memiliki Alat Pengumpulan Data yang Valid dan Reliabel
Alat pengumpulan data adalah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data. Alat pengumpulan data haruslah valid dan reliabel, sehingga data yang diperoleh dapat dipercaya.
7. Memiliki Teknik Analisis Data yang Tepat
Teknik analisis data adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Teknik analisis data haruslah sesuai dengan jenis data dan tujuan penelitian.
8. Memiliki Kesimpulan dan Saran yang Jelas
Kesimpulan merupakan pernyataan tentang hasil penelitian yang menjawab rumusan masalah. Saran merupakan rekomendasi yang diberikan berdasarkan hasil penelitian.
9. Memiliki Etika Penelitian
Penelitian sosial harus dilakukan dengan memperhatikan etika penelitian. Etika penelitian adalah norma-norma yang harus dipatuhi oleh peneliti dalam melakukan penelitian.
10. Memiliki Sistematika Penulisan yang Baik
Laporan penelitian harus ditulis dengan sistematika yang baik, sehingga mudah dipahami oleh pembaca.
—
Kalau kamu tertarik buat cari tahu tentang penelitian sosial lebih lanjut, kamu bisa cek video lebih lengkapnya di ADAPTO, lho! Di situ kamu akan belajar bareng Master Teacher yang adaptif dan bisa pilih pendalaman materi yang belum tentu diajarkan di sekolah! Wah, daripada penasaran, mending langsung klik link di bawah ini buat materi lebih lengkap!
Manfaat Penelitian Sosial
Penelitian sosial sendiri memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan kita. Entah untuk pribadi atau lembaga. Manfaat tersebut adalah sebagai berikut.
1. Pemerintah
Hasil penelitian sosial dapat membantu pemerintah dalam membuat kebijakan yang tepat dan efektif sesuai dengan kebutuhan di dalam masyarakat.
2. Masyarakat
Hasil penelitian sosial dapat membantu masyarakat dalam memahami berbagai fenomena dan permasalahan sosial yang terjadi di sekitar mereka.
3. Lembaga sosial
Hasil penelitian sosial dapat membantu lembaga sosial dalam mengembangkan program-program yang tepat dan efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial.
4. Peneliti
Hasil penelitian sosial dapat membantu peneliti dalam mengembangkan teori-teori baru tentang berbagai fenomena sosial.
Fungsi Penelitian Sosial
Selain memiliki manfaat, penelitian sosial juga memiliki fungsi, beberapa fungsi tersebut antara lain:
1. Fungsi deskriptif
Untuk menggambarkan suatu fenomena sosial secara detail.
2. Fungsi eksplanatif
Untuk menjelaskan mengapa suatu fenomena sosial terjadi.
3. Fungsi prediktif
Untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan.
4. Fungsi kontrol
Untuk mengontrol atau mengendalikan suatu fenomena sosial.
Baca Juga: Teknik Analisis Data Kualitatif pada Penelitian Sosial
Tujuan Penelitian Sosial
Penelitian sosial memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:
1. Untuk Memperoleh Pengetahuan Baru
Penelitian sosial bertujuan untuk menemukan pengetahuan baru tentang berbagai fenomena dan permasalahan sosial. Pengetahuan baru ini dapat membantu kita dalam memahami dunia sosial dengan lebih baik dan mengembangkan solusi yang tepat untuk berbagai permasalahan yang ada.
2. Untuk Menguji Teori
Penelitian sosial dapat digunakan untuk menguji teori-teori yang ada tentang berbagai fenomena sosial. Dengan menguji teori, kita dapat mengetahui apakah teori tersebut benar atau tidak dan perlu dimodifikasi atau tidak.
3. Untuk Menyusun Kebijakan
Hasil penelitian sosial dapat digunakan untuk menyusun kebijakan yang tepat dan efektif dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial. Dengan menggunakan data dan informasi yang valid dan reliabel, pemerintah dan lembaga sosial dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
4. Untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat
Hasil penelitian sosial dapat membantu masyarakat dalam memahami berbagai fenomena dan permasalahan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Dengan memahami permasalahan yang ada, masyarakat dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.
5. Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Penelitian sosial dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memberikan solusi untuk berbagai permasalahan sosial. Dengan mengatasi permasalahan sosial, seperti kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan, kualitas hidup masyarakat dapat meningkat.
Baca Juga: Metode Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya | Sosiologi Kelas 10
Tujuan penelitian sosial juga dapat dibedakan berdasarkan jenis penelitiannya:
-
Penelitian eksploratif, bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum tentang suatu fenomena sosial.
-
Penelitian deskriptif, bertujuan untuk menggambarkan suatu fenomena sosial secara detail.
-
Penelitian eksplanatif, bertujuan untuk menjelaskan mengapa suatu fenomena sosial terjadi.
-
Penelitian evaluatif, bertujuan untuk menilai efektivitas suatu program atau kebijakan.
Jenis-Jenis Penelitian Sosial
Jenis-jenis penelitian sosial dapat diklasifikasikan sebagai berikut.
1. Berdasarkan Tujuan Penelitian
Penelitian eksploratif, penelitian deskriptif, dan penelitian eksplanatif.
2. Berdasarkan Metode Penelitian
Penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian campuran.
3. Berdasarkan Topik penelitian
Penelitian tentang kemiskinan, penelitian tentang pendidikan, penelitian tentang kesehatan, dan lain-lain.
Langkah-Langkah Penelitian Sosial
Penelitian sosial merupakan sebuah proses ilmiah yang sistematis untuk memahami berbagai fenomena dan permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Proses ini terbagi dalam beberapa langkah yang terstruktur untuk menghasilkan penelitian yang valid dan reliabel. Berikut adalah penjelasan tentang langkah-langkah penelitian sosial:
1. Merumuskan Rumusan Masalah
Langkah pertama dalam penelitian sosial adalah merumuskan rumusan masalah yang jelas dan spesifik. Rumusan masalah ini menjadi fokus penelitian dan menentukan arah penelitian selanjutnya.
2. Melakukan Tinjauan Pustaka
Setelah merumuskan rumusan masalah, peneliti perlu melakukan tinjauan pustaka untuk mempelajari berbagai teori dan penelitian sebelumnya yang terkait dengan topik penelitian.
3. Menentukan Metodologi Penelitian
Peneliti perlu menentukan metodologi penelitian yang tepat, termasuk:
- Pendekatan penelitian: Kualitatif, kuantitatif, atau campuran.
- Jenis penelitian: Deskriptif, eksploratif, eksplanatif, atau eksperimental.
- Populasi dan sampel: Subjek penelitian yang akan diteliti.
- Teknik pengumpulan data: Kuesioner, wawancara, observasi, dan lain-lain.
- Teknik analisis data: Analisis statistik, analisis kualitatif, dan lain-lain.
4. Mengumpulkan Data
Peneliti kemudian mengumpulkan data sesuai dengan metodologi yang telah ditentukan.
5. Menganalisis Data
Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menghasilkan temuan penelitian.
Baca Juga: Teknik Analisis Data Kualitatif pada Penelitian Sosial
6. Menarik Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data, peneliti menarik kesimpulan yang menjawab rumusan masalah yang diajukan.
7. Menyusun Laporan Penelitian
Langkah terakhir adalah menyusun laporan penelitian yang mendokumentasikan seluruh proses penelitian dan hasil penelitian.
Topik Penelitian Sosial
Topik penelitian sosial adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan manusia dalam bermasyarakat. Cakupannya sangat luas, mulai dari fenomena sosial yang kasat mata hingga isu-isu kompleks yang mendasari kehidupan masyarakat.
Memilih topik penelitian sosial yang tepat merupakan langkah awal yang penting. Berikut beberapa tips dalam memilih topik penelitian:
-
Sesuai dengan minat dan bakat: Pilih topik yang Anda minati dan memiliki pengetahuan dasar tentangnya.
-
Relevan dengan isu-isu terkini: Pilih topik yang relevan dengan permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat.
-
Memiliki akses data: Pastikan Anda memiliki akses data yang cukup untuk meneliti topik tersebut.
-
Terbatas dan terukur: Rumuskan topik penelitian dengan batasan yang jelas dan terukur.
-
Metodologi penelitian: Pilih metodologi penelitian yang tepat untuk meneliti topik tersebut.
Contoh Penelitian Sosial
Berikut adalah contoh rancangan penelitian sosial dengan judul “STRATEGI PEMBERDAYAAN PETANI KOPI DESA GENILANGIT, PONCOL, MAGETAN, JAWA TIMUR“. Contoh ini hanya menampilkan sebagian rancangannya saja, yaa.
A. Latar Belakang
Kegiatan pembangunan masyarakat sangat erat kaitannya dengan peningkatan kapasitas masyarakat. Tujuan pemberdayaan masyarakat adalah untuk menghilangkan kemiskinan, ketimpangan, dan mendorong masyarakat untuk lebih proaktif. Peningkatan kapasitas masyarakat itu sendiri merupakan salah satu upaya menjadikan masyarakat mandiri dengan mewujudkan potensi kapasitas masyarakat.
Pembangunan dan pemberdayaan bisa dimana saja dan kapan saja tergantung sejauh mana masyarakat membutuhkannya. Hal tersebut termasuk dalam masyarakat desa Genilangit, Poncol, Magetan, Jawa Timur. Desa ini Terletak di kecamatan Poncol, kabupaten Magetan, Jawa Timur, desa Genilangit merupakan sebuah desa wisata yang bertempat di antara lereng-lereng perbukitan di kaki gunung Lawu. bisa dibilang, desa Genilangit masih jauh dari hiruk-pikuk suasana perkotaan karena letaknya yang cukup jauh dari Kota.
Di desa tersebut, terdapat potensi-potensi alam yang kurang lebih sudah dapat dimanfaatkan oleh penduduk desa sekitar. Potensi desa yang sudah menonjol, beberapa diantaranya adalah terbentuknya taman wisata dan bidang pertanian sayur mayur. Selain kedua potensi tersebut, masih ada potensi dari dari bidang tanaman kopi yang perlu dikembangkan dengan serius agar menjadi suatu komoditas bagi para petani karena potensi dari kopi tersebut amat sangat disayangkan apabila hanya segelintir orang yang dapat memanfaatkannya.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, maka masalah dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:
- Bagaimana keadaan sosial ekonomi pada usaha-usaha mikro kecil dan menengah pada masyarakat petani kopi desa Genilangit?
- Bagaimana strategi pemberdayaan pada masyarakat petani kopi desa Genilangit?
C. Tujuan Penelitian
Setiap pemberdayaan pasti memiliki tujuan yang diinginkan para pemberdaya terhadap sasaran pemberdayaan. Semua tujuan tersebut mengarah ke arah perbaikan suatu kondisi yang ada di dalam masyarakat. Dalam pemberdayaan yang akan dilakukan di Desa Genilangit, Poncol, Magetan, Jawa Timur ini memiliki tujuan sebagai berikut.
- Untuk dapat mengetahui keadaan sosial ekonomi pada usaha-usaha mikro dan menengah pada petani kopi desa Genilangit.
- Untuk dapat mengetahui dan merancang strategi pemberdayaan pada petani kopi di desa Genilangit.
Diharapkan dengan adanya pemberdayaan ini, kemampuan masyarakat untuk memberikan nilai lebih pada wujud budidaya kopi yang ada. Karenanya, masyarakat secara tidak langsung akan belajar lebih banyak dan mampu menguasai cara produksi kopi dari hulu hingga hilir.
D. Manfaat Penelitian
- Dilakukannya strategi pemberdayaan untuk dapat memaksimalkan potensi kopi yang dimiliki oleh Desa Genilangit.
- Dilakukannya strategi pemberdayaan untuk dapat memberikan penyadaran dan pendidikan terkait kopi terhadap petani di Desa Genilangit sehingga dapat memaksimalkan penjualan dan menaikkan pendapatan petani.
- Dilakukannya strategi pemberdayaan petani kopi untuk memiliki suatu sistem alur budidaya kopi sampai dengan penjualan dengan menggunakan potensi sumber daya manusia yang ada melalui kelompok petani kopi.
E. Metodologi Penelitian
Pendefinisian metode FGD berhubungan erat dengan alasan atau justifikasi utama penggunaan FGD itu sendiri sebagai metode pengumpulan data dari suatu penelitian. Justifikasi utama penggunaan FGD adalah memperoleh data/informasi yang kaya akan berbagai pengalaman sosial dari interaksi para individu yang berada dalam suatu kelompok diskusi. Definisi awal tentang metode FGD menurut Kitzinger dan Barbour (1999) adalah melakukan eksplorasi suatu isu/fenomena khusus dari diskusi suatu kelompok individu yang berfokus pada aktivitas bersama diantara para individu yang terlibat didalamnya untuk menghasilkan suatu kesepakatan bersama. Aktivitas para individu/partisipan yang terlibat dalam kelompok diskusi tersebut antara lain saling berbicara dan berinteraksi dalam memberikan pertanyaan, dan memberikan komentar satu dengan lainnya tentang pengalaman atau pendapat diantara mereka terhadap suatu permasalahan/isu sosial untuk didefinisikan atau diselesaikan dalam kelompok diskusi yang kami lakukan.
FGD yang dilakukan oleh tim pemberdaya ini diterapkan pada para petani di desa Genilangit yang memiliki tanaman kopi di pelataran ladang mereka dan stakeholder yang berperan aktif dalam produksi kopi di desa Genilangit (Pendamping tani, Ketua Komunitas Tani, dan Tokoh pemuda yang bergerak pada pertanian termasuk kopi). Dikarenakan para petani menanam benih yang lain FGD dilakukan salah satunya untuk mencari data informasi terkait seberapa besar pengaruh dari penanaman kopi bagi kehidupan petani. Keseluruhan data yang diperoleh dari FGD yang dilakukan ini adalah sebagai berikut:
- Data Jumlah pohon yang dimiliki oleh setiap petani di desa Genilangit.
- Data jumlah petani yang memiliki pohon kopi di ladang mereka.
- Data kondisi usaha kopi di desa Genilangit.
- Data praktek penanaman kopi dari hulu hingga hilir.
- Data jumlah kopi saat panen.
- Data Kesulitan petani dalam lingkup penanaman, perawatan, hingga panen, dan pasca panen.
- Data keberfungsian kopi dibandingkan dengan komoditas lainnya.
- Data kelompok tani termasuk kelompok tani kopi.
- Data keberfungsian kelompok tani bagi hidup masyarakat tani di desa Genilangit
- Dampak penanaman kopi bagi tingkat ekonomi petani.
Maka dari itu, usaha pemberdayaan yang kami lakukan adalah dengan cara FGD dengan tujuan agar masyarakat atau petani dapat dengan leluasa menyampaikan keluh kesah dan apa saja hambatan-hambatan yang mereka temui selama menanam dan menjual kopi kepada pengepul yang menjadi kebiasaan mereka. FGD juga dilakukan dengan cara Non-formal, hanya berupa ngobrol-ngobrol biasa dengan para stakeholder seperti disebutkan di atas dan beberapa petani kopi sehingga data dapat dicari secara menyeluruh dari beberapa informan.
FGD juga dilakukan dengan pengepul kopi pada waktu yang berbeda. Tujuan dilakukannya FGD yang terpisah antara petani kopi dan pengepul, ialah bertujuan meminimalisir terjadinya saling ketersinggungan antara petani dan pengepul, sehingga petani dapat terbuka tanpa ada perasaan tidak enak atau takut menyinggung hati pengepul. Begitupun sebaliknya, pengepul dapat dengan leluasa menyampaikan apa saja yang menjadi hambatan dalam usaha produksi kopinya dan mengenai kemampuan dirinya untuk ikut serta memberikan penyuluhan dan pendidikan terhadap petani kopi agar petani mampu mengolah kopi sehingga tidak sekedar menjual biji kopi matang kepada pengepul.
F. Hasil Penelitian
Hasil penelitian yang kami lakukan di desa geni langit, baik itu melalui pengamatan langsung maupun berdiskusi dengan pihak-pihak terkait, maka kami bisa menggambarkan kondisi masyarakat Genilangit dan menuangkannya ke dalam tulisan seperti dibawah:
1. Deskripsi Lokasi
Jika ditempuh dari kota Solo, desa Genilangit cukup menghabiskan waktu kurang lebih hanya dua jam perjalanan yang lumayan tidak terasa karena di sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi pemandangan alam yang memanjakan dan yang terpenting adalah akses menuju Genilangit sudah sangat bagus sehingga tidak mengurangi kenyamanan kita selama panjangnya perjalanan.
Terlebih lagi, perjalanan menuju desa Genilangit akan melewati beberapa tempat pariwisata seperti Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang. Kepuasan tersebut akan bertambah jika kita sudah sampai di desa tersebut, Selain penduduknya yang ramah, desa ini juga menyuguhkan hamparan perkebunan sayur yang cukup luas dan hutan-hutan di perbukitan yang kelihatannya masih sangat asri.
Ditinjau dari profil kecamatan Poncol, Kecamatan Poncol merupakan kecamatan yang terletak di bagian barat daya Kabupaten Magetan dan berada pada ketinggian antara 612 meter sampai dengan 1.104 meter di atas permukaan laut (DPL). Batas wilayah Kecamatan Poncol adalah sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Plaosan dan sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Parang dan Ngariboyo.
Selain dengan kedua kecamatan tersebut, Kecamatan Poncol berbatasan langsung dengan kabupaten lain, yaitu di sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah.Kecamatan Poncol terdiri dari 1 kelurahan dan 7 desa yang merupakan kecamatan dengan jumlah desa/kelurahan terkecil se-Kabupaten Magetan, dengan luas seluruh Kecamatan Poncol 51,31 km2.
Desa Gonggang merupakan desa terluas dengan luas 10,87 km2, sedang Desa Sombo dengan luas 2,74 km2 merupakan desa dengan luas terkecil. Dengan 8 desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Poncol, berarti rata-rata luas tiap desa/kelurahan sebesar 6,41 km2 dan luas tanah pertanian di Kecamatan Poncol sebesar 3.004,96 Hektare dan tanah lainnya seluas 2.125,68 Hektare (Prasetya, 2017).
2. Deskripsi Usaha
Tabel. 1.1. Deskripsi Usaha Kopi Genilangit
Pelaku paling vital dalam usaha ini adalah para petani kopi, yang dimana apabila para petani tidak menanam kopi dan menjualnya kepada pengepul, maka kopi Genilangit tidak akan pernah ada. Peran petani dalam usaha ini ialah menanam, merawat, memanen dan menjual biji kopi mentah yang mereka tanam kepada pengepul. Dengan menjual hasil paennya pada kisaran Rp.35.000/Kg, para petani mendapat keuntungan yang tidak seberapa setiap panennya.
Menurut para petani kopi di desa Genilangit, mereka bisa memperoleh biji kopi sebanyak 25 Kg sampai 30 Kg per sekali panen yaitu enam sampai delapan bulan sekali kurun waktu panen. Jika dikalikan dengan harga penjualan biji kopi kepada pengepul, maka petani hanya akan mendapatkan kisaran pendapatan sebesar Rp.875.000 sampai dengan Rp.1.050.000 dalam kurun waktu tersebut.
Dari hasil diskusi dengan pihak terkait, yaitu para petani kopi, kami dapat menyimpulkan bahwa terdapat permasalahan yang dialami oleh para petani kopi tersebut. Permasalahan bagi para petani kopi diantara lain adalah kurangnya edukasi perihal cara mengolah maupun memproduksi agar rasa yang dihasilkan dapat menimbulkan ciri khas tersendiri bagi para penikmat kopi dan dapat menambah penghasilan dari menjual kopi kepada pengepul seperti biasanya. Selain itu, para petani kopi belum menemukan urgensi agar mereka menjadikan tanaman kopi sebagai komoditas dan dapat disejajarkan dengan sayuran yang mereka tanam di kebun.
3. Kondisi Ekonomi Masyarakat Petani Kopi
Masyarakat Genilangit hidup ditengah-tengah kesederhanaan, yang dimana hampir keseluruhan penduduk berprofesi sebagai petani sayur dan penggembala ternak. Petani sayur pun tidak serta merta menjual langsung sayuran yang mereka tanam ke pasar, melainkan kepada para pengepul sayur yang datang langsung ke perkebunan dan rumah-rumah para petani untuk membeli hasil panen dan menjualnya kembali ke pasar luas. Jika kita datang kesana dan melihat langsung kondisi perumahan yang ada, makan kita pasti akan menyepakati bahwa masyarakat Genilangit memang benar hidup ditengah-tengah kesederhanaan dan hanya menggantungkan hidup mereka kepada kebun dan hasil panen sayuran yang mereka tanam.
Hal yang lebih dilihat dari pemberdayaan ini selain kondisi yang sudah dijelaskan di atas adalah bagaimana masyarakat dapat hidup dari sistem pertanian khususnya pertanian kopi. Kondisi masyarakat terkait kopi masih tergantung kepada tengkulak, mereka hanya menjual kopi kepada tengkulak tanpa tahu bagaimana dan seberapa besar penghasilan mereka ketika dapat mengolah kopi tersebut sendiri.
Pendapatan dari menjual buah kopi berwarna merah ini tidak sesuai dengan hasil penjualan kopi berbentuk bubuk oleh tengkulak ke pasaran. Kopi yang ada di desa Genilangit ini terhitung banyak varian yakni Robusta, Arabika dan Liberika (Jarang berbuah), namun lebih banyak komoditas kopi Arabika (Data Hasil Wawancara, 2021).
Kopi Robusta yang dapat dihasilkan dari produksi petani masih belum begitu banyak dan diminati oleh konsumen, berbeda dengan kopi Arabika yang penjualannya sedikit lebih unggul. Setiap petani dapat menghasilkan sekitar 25-30 Kg sekali panen karena masih memiliki sistem tumpang sari. Jika kita konsentrasikan kepada komoditas kopi, 1 hektar tanah akan menghasilkan kopi sekitar kurang lebih 1200 kg kopi arabika (Dirjen Perkebunan, 2016). Hasil yang terlampau jauh itu dikarenakan kopi masih ditanam tumpang sari dengan komoditas yang lain. Ketika dikembangkan butuh pembebasan lahan yang harus dikonsentrasikan pada sistem penanaman yang dikhususkan kepada tanaman kopi.
Kekurangan yang lainnya juga dari faktor harga yang diterima para petani ketika menjual kopinya. Petani menjual biji kopi basah dengan harga Rp.35.000/Kg, sedangkan seharusnya harga kopi redberry (biji merah) ini dapat berkisar Rp.100.000, 00 /kg untuk biji Arabika (cybex.pertanian.go.id, 2020), untuk biji kopi dari Genilangit memiliki kemungkinan penjualan diatas Rp.75.000 /kg.
Hal ini sungguh jauh ketika petani mengambil jasa tengkulak untuk memasarkan hasil taninya. Hal yang selanjutnya yang tentu tidak sebanding dengan hasil penjualan kopi bubuk dalam 480 gramnya mencapai Rp.50.000 oleh tengkulak, sedangkan dapat menghasilkan lebih besar dari itu karena harga kopi basahnya mencapai harga yang lebih besar daripada kopi bubuk yang dijual dari desa Genilangit.
Oleh karena itu dibutuhkan beberapa cara untuk dapat memberdayakan petani kopi agar dapat menjualnya dalam bentuk bubuk. Beberapa cara yang dilakukan adalah penyadaran kepada petani kopi untuk concern dalam mengolah kopi menjadi setengah jadi, membuat komunitas petani kopi, menjembatani pelatihan pengolahan kopi dari buah hingga berbentuk bubuk dengan melibatkan tokoh masyarakat sebagai orang yang berpengaruh terhadap tengkulak dan petani kopi, berdiskusi dengan petani kopi dan tokoh masyarakat untuk merumuskan strategi pemasaran.
4. Strategi Pengembangan
Berdasarkan analisis SWOT yang sudah dilakukan, menghasilkan beberapa konsep pemberdayaan yang dapat dilakukan di desa Genilangit sebagai berikut:
- Karena sudah ada kelompok tani, dan mereka sudah terorganisir pada kelompok tani. Pemberdayaan yang akan dilakukan dengan cara mengorganisir petani menjadi suatu wadah kelompok tani kopi.
- Kurangnya jumlah kopi yang dihasilkan yang disebabkan oleh kurangnya lahan, maka pemberdaya mencoba untuk memfokuskan lahan tanam kopi.
- Kurangnya pengetahuan atas pengolahan kopi, ketika sudah ada kelompok tani kopi, akan lebih mudah mentransfer pengetahuan terkait pengolahan kopi dari hulu hingga hilir.
- Kurangnya pengetahuan terkait pemasaran yang ada, maka sangat tepat ketika diterapkan pemberdayaan terkait pemasaran kopi.
- Adanya tengkulak yang merupakan tokoh yang penting juga dalam pemberdayaan ini, maka pemberdayaan harus juga melibatkan semua elemen yang ada sehingga meminimalisir konflik di dalam masyarakat.
—
Penelitian sosial merupakan alat yang penting untuk memahami berbagai fenomena dan permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Dengan melakukan penelitian sosial, kita dapat memperoleh data dan informasi yang valid dan reliabel untuk merumuskan kebijakan yang tepat dan efektif dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial.
Gimana guys? Sekarang sudah paham belum tentang rancangan penelitian? Kalau kamu masih bingung, yuk tanyakan langsung dengan Master Teacher Sosiologi di Ruangguru Privat. Ada banyak Master Teacher Sosiologi yang pasti bisa bantu jawab pertanyaan dan kesulitan kamu dalam belajar Sosiologi.
Bersama Ruangguru Privat, belajar gak hanya menyenangkan, tapi juga akan dibimbing sampai paham! Apalagi, pengajar di Ruangguru Privat sudah terstandarisasi kualitasnya. Kamu juga bebas pilih mau belajar secara langsung (offline) atau daring (online). Asyik banget karen abisa fleksibel! Untuk info lebih lanjut, yuk klik link berikut!
<!DOCTYPE html>
<html lang="en-US">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
<meta author="viewport" content="Ruangguru Tech Team">
<title>Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis, dan Contoh</title>
<link rel="shortcut icon" href="https://cdn-web-2.ruangguru.com/homepage-web/public/assets/icons/favicon.id.ico" type="image/x-icon" />
<!-- <link rel="profile" href="https://gmpg.org/xfn/11"> -->
<link rel="pingback" href="https://www.ruangguru.com/blog/xmlrpc.php">
<link rel="preconnect" href="https://fonts.googleapis.com">
<link rel="preconnect" href="https://fonts.gstatic.com" crossorigin>
<link href="https://fonts.googleapis.com/css2?family=Inter:wght@400;600;700&display=swap" rel="stylesheet">
<link rel="stylesheet" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/css/bootstrap.min.css">
<link rel="stylesheet" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/css/style.css">
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/jquery-3.6.3.min.js"></script>
<script src="https://cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/popper.js/1.16.0/umd/popper.min.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/bootstrap.min.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/main.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/side-banner.js"></script>
<!-- Google Tag Manager -->
<meta name="google-site-verification" content="VJAn1g6wmtTZPpTXh-B4xoSFEkUi5jcV74xQSr6jnOM" />
<!-- <script>
document.querySelector('meta[name="author"]').setAttribute("content", "Ruangguru Tech Team");
</script> -->
<meta name="publisher" content="PT Ruang Raya Indonesia">
<!-- Google Tag Manager -->
<script>
(function(w, d, s, l, i) {
w[l] = w[l] || [];
w[l].push({
'gtm.start': new Date().getTime(),
event: 'gtm.js'
});
var f = d.getElementsByTagName(s)[0],
j = d.createElement(s),
dl = l != 'dataLayer' ? '&l=' + l : '';
j.async = true;
j.src =
'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id=' + i + dl;
f.parentNode.insertBefore(j, f);
})(window, document, 'script', 'dataLayer', 'GTM-PVNLZFT');
</script>
<!-- End Google Tag Manager -->
<meta name='robots' content='index, follow, max-image-preview:large, max-snippet:-1, max-video-preview:-1' />
<style>img:is([sizes="auto" i], [sizes^="auto," i]) { contain-intrinsic-size: 3000px 1500px }</style>
<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https://yoast.com/wordpress/plugins/seo/ -->
<meta name="description" content="Artikel ini membahas tentang hal-ikhwal yang berkaitan dengan penelitian sosial dari pengertian hingga contoh penelitian sosial." />
<link rel="canonical" href="https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial" />
<meta property="og:locale" content="en_US" />
<meta property="og:type" content="article" />
<meta property="og:title" content="Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis, dan Contoh" />
<meta property="og:description" content="Artikel ini membahas tentang hal-ikhwal yang berkaitan dengan penelitian sosial dari pengertian hingga contoh penelitian sosial." />
<meta property="og:url" content="https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial" />
<meta property="og:site_name" content="Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru" />
<meta property="article:publisher" content="https://www.facebook.com/ruanggurucom/" />
<meta property="article:published_time" content="2025-03-14T10:18:43+00:00" />
<meta property="article:modified_time" content="2025-03-17T06:13:47+00:00" />
<meta name="author" content="Ringgana Wandy Wiguna" />
<meta name="twitter:card" content="summary_large_image" />
<meta name="twitter:creator" content="@ruangguru" />
<meta name="twitter:site" content="@ruangguru" />
<meta name="twitter:label1" content="Written by" />
<meta name="twitter:data1" content="Ringgana Wandy Wiguna" />
<meta name="twitter:label2" content="Est. reading time" />
<meta name="twitter:data2" content="19 minutes" />
<script type="application/ld+json" class="yoast-schema-graph">{"@context":"https://schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial","url":"https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial","name":"Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis, dan Contoh","isPartOf":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial#primaryimage"},"image":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/9fd7032c-0c08-426a-b813-f05733b3a37c.png","datePublished":"2025-03-14T10:18:43+00:00","dateModified":"2025-03-17T06:13:47+00:00","author":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165"},"description":"Artikel ini membahas tentang hal-ikhwal yang berkaitan dengan penelitian sosial dari pengertian hingga contoh penelitian sosial.","breadcrumb":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial#primaryimage","url":"https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/9fd7032c-0c08-426a-b813-f05733b3a37c.png","contentUrl":"https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/9fd7032c-0c08-426a-b813-f05733b3a37c.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https://www.ruangguru.com/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis & Contoh | Sosiologi Kelas 10"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#website","url":"https://www.ruangguru.com/blog/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https://www.ruangguru.com/blog/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165","name":"Ringgana Wandy Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/image/","url":"https://secure.gravatar.com/avatar/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https://secure.gravatar.com/avatar/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringgana Wandy Wiguna"},"url":"https://www.ruangguru.com/blog/author/ringgana-wandy-wiguna"}]}</script>
<!-- / Yoast SEO plugin. -->
<link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru » Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis & Contoh | Sosiologi Kelas 10 Comments Feed" href="https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial/feed" />
<script type="text/javascript">
/* <![CDATA[ */
window._wpemojiSettings = {"baseUrl":"https:\/\/s.w.org\/images\/core\/emoji\/15.1.0\/72x72\/","ext":".png","svgUrl":"https:\/\/s.w.org\/images\/core\/emoji\/15.1.0\/svg\/","svgExt":".svg","source":{"concatemoji":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-includes\/js\/wp-emoji-release.min.js?ver=6.8.1"}};
/*! This file is auto-generated */
!function(i,n){var o,s,e;function c(e){try{var t={supportTests:e,timestamp:(new Date).valueOf()};sessionStorage.setItem(o,JSON.stringify(t))}catch(e){}}function p(e,t,n){e.clearRect(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height),e.fillText(t,0,0);var t=new Uint32Array(e.getImageData(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height).data),r=(e.clearRect(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height),e.fillText(n,0,0),new Uint32Array(e.getImageData(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height).data));return t.every(function(e,t){return e===r[t]})}function u(e,t,n){switch(t){case"flag":return n(e,"\ud83c\udff3\ufe0f\u200d\u26a7\ufe0f","\ud83c\udff3\ufe0f\u200b\u26a7\ufe0f")?!1:!n(e,"\ud83c\uddfa\ud83c\uddf3","\ud83c\uddfa\u200b\ud83c\uddf3")&&!n(e,"\ud83c\udff4\udb40\udc67\udb40\udc62\udb40\udc65\udb40\udc6e\udb40\udc67\udb40\udc7f","\ud83c\udff4\u200b\udb40\udc67\u200b\udb40\udc62\u200b\udb40\udc65\u200b\udb40\udc6e\u200b\udb40\udc67\u200b\udb40\udc7f");case"emoji":return!n(e,"\ud83d\udc26\u200d\ud83d\udd25","\ud83d\udc26\u200b\ud83d\udd25")}return!1}function f(e,t,n){var r="undefined"!=typeof WorkerGlobalScope&&self instanceof WorkerGlobalScope?new OffscreenCanvas(300,150):i.createElement("canvas"),a=r.getContext("2d",{willReadFrequently:!0}),o=(a.textBaseline="top",a.font="600 32px Arial",{});return e.forEach(function(e){o[e]=t(a,e,n)}),o}function t(e){var t=i.createElement("script");t.src=e,t.defer=!0,i.head.appendChild(t)}"undefined"!=typeof Promise&&(o="wpEmojiSettingsSupports",s=["flag","emoji"],n.supports={everything:!0,everythingExceptFlag:!0},e=new Promise(function(e){i.addEventListener("DOMContentLoaded",e,{once:!0})}),new Promise(function(t){var n=function(){try{var e=JSON.parse(sessionStorage.getItem(o));if("object"==typeof e&&"number"==typeof e.timestamp&&(new Date).valueOf()<e.timestamp+604800&&"object"==typeof e.supportTests)return e.supportTests}catch(e){}return null}();if(!n){if("undefined"!=typeof Worker&&"undefined"!=typeof OffscreenCanvas&&"undefined"!=typeof URL&&URL.createObjectURL&&"undefined"!=typeof Blob)try{var e="postMessage("+f.toString()+"("+[JSON.stringify(s),u.toString(),p.toString()].join(",")+"));",r=new Blob([e],{type:"text/javascript"}),a=new Worker(URL.createObjectURL(r),{name:"wpTestEmojiSupports"});return void(a.onmessage=function(e){c(n=e.data),a.terminate(),t(n)})}catch(e){}c(n=f(s,u,p))}t(n)}).then(function(e){for(var t in e)n.supports[t]=e[t],n.supports.everything=n.supports.everything&&n.supports[t],"flag"!==t&&(n.supports.everythingExceptFlag=n.supports.everythingExceptFlag&&n.supports[t]);n.supports.everythingExceptFlag=n.supports.everythingExceptFlag&&!n.supports.flag,n.DOMReady=!1,n.readyCallback=function(){n.DOMReady=!0}}).then(function(){return e}).then(function(){var e;n.supports.everything||(n.readyCallback(),(e=n.source||{}).concatemoji?t(e.concatemoji):e.wpemoji&&e.twemoji&&(t(e.twemoji),t(e.wpemoji)))}))}((window,document),window._wpemojiSettings);
/* ]]> */
</script>
<style id='wp-emoji-styles-inline-css' type='text/css'>
img.wp-smiley, img.emoji {
display: inline !important;
border: none !important;
box-shadow: none !important;
height: 1em !important;
width: 1em !important;
margin: 0 0.07em !important;
vertical-align: -0.1em !important;
background: none !important;
padding: 0 !important;
}
</style>
<link rel='stylesheet' id='wp-block-library-css' href='https://www.ruangguru.com/blog/wp-includes/css/dist/block-library/style.min.css?ver=6.8.1' type='text/css' media='all' />
<style id='classic-theme-styles-inline-css' type='text/css'>
/*! This file is auto-generated */
.wp-block-button__link{color:#fff;background-color:#32373c;border-radius:9999px;box-shadow:none;text-decoration:none;padding:calc(.667em + 2px) calc(1.333em + 2px);font-size:1.125em}.wp-block-file__button{background:#32373c;color:#fff;text-decoration:none}
</style>
<style id='global-styles-inline-css' type='text/css'>
:root{--wp--preset--aspect-ratio--square: 1;--wp--preset--aspect-ratio--4-3: 4/3;--wp--preset--aspect-ratio--3-4: 3/4;--wp--preset--aspect-ratio--3-2: 3/2;--wp--preset--aspect-ratio--2-3: 2/3;--wp--preset--aspect-ratio--16-9: 16/9;--wp--preset--aspect-ratio--9-16: 9/16;--wp--preset--color--black: #000000;--wp--preset--color--cyan-bluish-gray: #abb8c3;--wp--preset--color--white: #ffffff;--wp--preset--color--pale-pink: #f78da7;--wp--preset--color--vivid-red: #cf2e2e;--wp--preset--color--luminous-vivid-orange: #ff6900;--wp--preset--color--luminous-vivid-amber: #fcb900;--wp--preset--color--light-green-cyan: #7bdcb5;--wp--preset--color--vivid-green-cyan: #00d084;--wp--preset--color--pale-cyan-blue: #8ed1fc;--wp--preset--color--vivid-cyan-blue: #0693e3;--wp--preset--color--vivid-purple: #9b51e0;--wp--preset--gradient--vivid-cyan-blue-to-vivid-purple: linear-gradient(135deg,rgba(6,147,227,1) 0%,rgb(155,81,224) 100%);--wp--preset--gradient--light-green-cyan-to-vivid-green-cyan: linear-gradient(135deg,rgb(122,220,180) 0%,rgb(0,208,130) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange: linear-gradient(135deg,rgba(252,185,0,1) 0%,rgba(255,105,0,1) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-vivid-orange-to-vivid-red: linear-gradient(135deg,rgba(255,105,0,1) 0%,rgb(207,46,46) 100%);--wp--preset--gradient--very-light-gray-to-cyan-bluish-gray: linear-gradient(135deg,rgb(238,238,238) 0%,rgb(169,184,195) 100%);--wp--preset--gradient--cool-to-warm-spectrum: linear-gradient(135deg,rgb(74,234,220) 0%,rgb(151,120,209) 20%,rgb(207,42,186) 40%,rgb(238,44,130) 60%,rgb(251,105,98) 80%,rgb(254,248,76) 100%);--wp--preset--gradient--blush-light-purple: linear-gradient(135deg,rgb(255,206,236) 0%,rgb(152,150,240) 100%);--wp--preset--gradient--blush-bordeaux: linear-gradient(135deg,rgb(254,205,165) 0%,rgb(254,45,45) 50%,rgb(107,0,62) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-dusk: linear-gradient(135deg,rgb(255,203,112) 0%,rgb(199,81,192) 50%,rgb(65,88,208) 100%);--wp--preset--gradient--pale-ocean: linear-gradient(135deg,rgb(255,245,203) 0%,rgb(182,227,212) 50%,rgb(51,167,181) 100%);--wp--preset--gradient--electric-grass: linear-gradient(135deg,rgb(202,248,128) 0%,rgb(113,206,126) 100%);--wp--preset--gradient--midnight: linear-gradient(135deg,rgb(2,3,129) 0%,rgb(40,116,252) 100%);--wp--preset--font-size--small: 13px;--wp--preset--font-size--medium: 20px;--wp--preset--font-size--large: 36px;--wp--preset--font-size--x-large: 42px;--wp--preset--spacing--20: 0.44rem;--wp--preset--spacing--30: 0.67rem;--wp--preset--spacing--40: 1rem;--wp--preset--spacing--50: 1.5rem;--wp--preset--spacing--60: 2.25rem;--wp--preset--spacing--70: 3.38rem;--wp--preset--spacing--80: 5.06rem;--wp--preset--shadow--natural: 6px 6px 9px rgba(0, 0, 0, 0.2);--wp--preset--shadow--deep: 12px 12px 50px rgba(0, 0, 0, 0.4);--wp--preset--shadow--sharp: 6px 6px 0px rgba(0, 0, 0, 0.2);--wp--preset--shadow--outlined: 6px 6px 0px -3px rgba(255, 255, 255, 1), 6px 6px rgba(0, 0, 0, 1);--wp--preset--shadow--crisp: 6px 6px 0px rgba(0, 0, 0, 1);}:where(.is-layout-flex){gap: 0.5em;}:where(.is-layout-grid){gap: 0.5em;}body .is-layout-flex{display: flex;}.is-layout-flex{flex-wrap: wrap;align-items: center;}.is-layout-flex > :is(*, div){margin: 0;}body .is-layout-grid{display: grid;}.is-layout-grid > :is(*, div){margin: 0;}:where(.wp-block-columns.is-layout-flex){gap: 2em;}:where(.wp-block-columns.is-layout-grid){gap: 2em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-flex){gap: 1.25em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-grid){gap: 1.25em;}.has-black-color{color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-color{color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-color{color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-color{color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-color{color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-color{color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-color{color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-color{color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-black-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-black-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-vivid-cyan-blue-to-vivid-purple-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--vivid-cyan-blue-to-vivid-purple) !important;}.has-light-green-cyan-to-vivid-green-cyan-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--light-green-cyan-to-vivid-green-cyan) !important;}.has-luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-orange-to-vivid-red-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-vivid-orange-to-vivid-red) !important;}.has-very-light-gray-to-cyan-bluish-gray-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--very-light-gray-to-cyan-bluish-gray) !important;}.has-cool-to-warm-spectrum-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--cool-to-warm-spectrum) !important;}.has-blush-light-purple-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--blush-light-purple) !important;}.has-blush-bordeaux-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--blush-bordeaux) !important;}.has-luminous-dusk-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-dusk) !important;}.has-pale-ocean-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--pale-ocean) !important;}.has-electric-grass-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--electric-grass) !important;}.has-midnight-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--midnight) !important;}.has-small-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--small) !important;}.has-medium-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--medium) !important;}.has-large-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--large) !important;}.has-x-large-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--x-large) !important;}
:where(.wp-block-post-template.is-layout-flex){gap: 1.25em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-grid){gap: 1.25em;}
:where(.wp-block-columns.is-layout-flex){gap: 2em;}:where(.wp-block-columns.is-layout-grid){gap: 2em;}
:root :where(.wp-block-pullquote){font-size: 1.5em;line-height: 1.6;}
</style>
<link rel="https://api.w.org/" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/" /><link rel="alternate" title="JSON" type="application/json" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/wp/v2/posts/22698" /><link rel="EditURI" type="application/rsd+xml" title="RSD" href="https://www.ruangguru.com/blog/xmlrpc.php?rsd" />
<meta name="generator" content="WordPress 6.8.1" />
<link rel='shortlink' href='https://www.ruangguru.com/blog/?p=22698' />
<link rel="alternate" title="oEmbed (JSON)" type="application/json+oembed" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/oembed/1.0/embed?url=https%3A%2F%2Fwww.ruangguru.com%2Fblog%2Fpenelitian-sosial" />
<link rel="alternate" title="oEmbed (XML)" type="text/xml+oembed" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/oembed/1.0/embed?url=https%3A%2F%2Fwww.ruangguru.com%2Fblog%2Fpenelitian-sosial&format=xml" />
</head>
<body class="wp-singular post-template-default single single-post postid-22698 single-format-standard wp-theme-ruangguru">
<!-- Google Tag Manager (noscript) -->
<noscript><iframe src="https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-M28L4XJ" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"></iframe></noscript>
<!-- End Google Tag Manager (noscript) -->
<header class="header">
<div class="container">
<nav class="navbar navbar-expand-lg header-inner">
<div style="display:flex; gap:12px;">
<button class="navbar-toggler" type="button" data-bs-toggle="collapse" data-bs-target="#navbarSupportedContent" aria-controls="navbarSupportedContent" aria-expanded="false" aria-label="Toggle navigation">
<img alt="menu" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/beba4a70-3971-41be-9364-f9ee6857b192.svg" loading="lazy" width="30px" height="32px" />
</button>
<a href="https://ruangguru.com" class="header-logo">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/logo-ruangguru.png" alt="Logo">
</a>
</div>
<form class="form-inline my-2 my-lg-0" role="search" method="get" id="searchformmobile" class="searchform" action="https://www.ruangguru.com/blog/">
<div>
<label class="screen-reader-text" for="s">Search for:</label>
<div class="input-group input-group-sm">
<span class="input-group-text" id="search-2"><img width="20px" height="20px" loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/baf38d7b-226b-4374-8b2b-e49766395871.png" alt="" /></span>
<input type="text" value="" name="s" class="form-control" placeholder="Cari artikel di sini!" aria-label="Cari artikel di sini!" aria-describedby="Cari artikel di sini!">
</div>
</div>
</form>
<div class="collapse navbar-collapse dropdown-hover-all" id="navbarSupportedContent">
<div class="d-lg-none navbar-head-collapse">
<a href="https://ruangguru.com" class="header-logo">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/logo-ruangguru.png" alt="Logo">
</a>
<button class="navbar-toggler" type="button" data-bs-toggle="collapse" data-bs-target="#navbarSupportedContent" aria-controls="navbarSupportedContent" aria-expanded="false" aria-label="Toggle navigation">
X
</button>
</div>
<ul class="navbar-nav me-auto mb-2 mb-lg-0">
<li class="nav-item">
<a class="nav-link" href="https://www.ruangguru.com/blog/">Blog</a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Konsep & Tips Pelajaran </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1">
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Bahasa Indonesia</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu0">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Bahasa Inggris</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu1">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Biologi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu2">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Ekonomi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu3">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Fisika</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu4">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu5" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Geografi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu5">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu6" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">IPA Terpadu</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu6">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu7" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">IPS Terpadu</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu7">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu8" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Kimia</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu8">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu9" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Matematika</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu9">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu10" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Sejarah</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu10">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu11" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Sosiologi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu11">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
</div>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Latihan Soal </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav2">
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-4">Latihan Soal Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-5">Latihan Soal Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-6">Latihan Soal Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-7">Latihan Soal Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-8">Latihan Soal Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu5" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-9">Latihan Soal Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu6" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-10">Latihan Soal Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu7" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-11">Latihan Soal Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu8" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-12">Latihan Soal Kelas 12</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Pojok Kampus </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav3">
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/info-beasiswa">Info Beasiswa</a>
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kampus-dan-jurusan">Kampus dan Jurusan</a>
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/seleksi-masuk">Seleksi Masuk</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
">
<a class="nav-link
" href=" https://www.ruangguru.com/blog/c/fakta-seru" id="nav4"
>
Fakta Seru </a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Dunia Kata </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav5">
<a class="dropdown-item" id="nav5-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/cerpen">Cerpen</a>
<a class="dropdown-item" id="nav5-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/resensi-buku">Resensi Buku</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
">
<a class="nav-link
" href=" https://www.ruangguru.com/blog/tag/for-kids" id="nav6"
>
For Kids </a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Seputar Ruangguru </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav7">
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/info-ruangguru">Info Ruangguru</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/siaran-pers">Siaran Pers</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/cerita-juara">Cerita Juara</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/seputar-guru">Seputar Guru</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/lifeatruangguru">Life at Ruangguru</a>
</div>
</li>
</ul>
<form class="form-inline my-2 my-lg-0" role="search" method="get" id="searchform" class="searchform" action="https://www.ruangguru.com/blog/">
<div>
<label class="screen-reader-text" for="s">Search for:</label>
<div class="input-group input-group-sm">
<span class="input-group-text" id="search-2"><img width="10" height="10" loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/baf38d7b-226b-4374-8b2b-e49766395871.png" alt="" /></span>
<input type="text" value="" name="s" class="form-control" placeholder="Cari artikel di sini!" aria-label="Cari artikel di sini!" aria-describedby="Cari artikel di sini!">
</div>
</div>
</form>
</div>
</nav>
<script>
(function($bs) {
const CLASS_NAME = 'has-child-dropdown-show';
$bs.Dropdown.prototype.toggle = function(_orginal) {
return function() {
document.querySelectorAll('.' + CLASS_NAME).forEach(function(e) {
e.classList.remove(CLASS_NAME);
});
let dd = this._element.closest('.dropdown').parentNode.closest('.dropdown');
for (; dd && dd !== document; dd = dd.parentNode.closest('.dropdown')) {
dd.classList.add(CLASS_NAME);
}
return _orginal.call(this);
}
}($bs.Dropdown.prototype.toggle);
document.querySelectorAll('.dropdown').forEach(function(dd) {
dd.addEventListener('hide.bs.dropdown', function(e) {
if (this.classList.contains(CLASS_NAME)) {
this.classList.remove(CLASS_NAME);
e.preventDefault();
}
e.stopPropagation(); // do not need pop in multi level mode
});
});
// for hover
document.querySelectorAll('.dropdown-hover, .dropdown-hover-all .dropdown').forEach(function(dd) {
dd.addEventListener('mouseenter', function(e) {
let toggle = e.target.querySelector(':scope>[data-bs-toggle="dropdown"]');
if (!toggle.classList.contains('show')) {
$bs.Dropdown.getOrCreateInstance(toggle).toggle();
dd.classList.add(CLASS_NAME);
$bs.Dropdown.clearMenus(e);
}
});
dd.addEventListener('mouseleave', function(e) {
let toggle = e.target.querySelector(':scope>[data-bs-toggle="dropdown"]');
if (toggle.classList.contains('show')) {
$bs.Dropdown.getOrCreateInstance(toggle).toggle();
}
});
});
})(bootstrap);
$(document).ready(() => {
if ($(window).width() > 991) {
$("a[data-bs-toggle='dropdown']").click(function() {
window.location = $(this).attr('href');
});
}
})
</script>
</div>
</header>
<div class="main-content">
<div class="side-banner-mobile">
</div>
<div class="glider-navigation mobile">
<div role="tablist" class="dots" id="side-banner-mobile-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="side-banner-mobile-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="side-banner-mobile-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-md-8 post">
<div class="content">
<nav aria-label="breadcrumb">
<ol class="breadcrumb">
<!-- Home Link -->
<li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog">Home</a></li>
<!-- Categories -->
<li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi">Sosiologi</a></li><li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-10">Sosiologi SMA Kelas 10</a></li> </ol>
</nav>
<h1 class="content-title">
Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis & Contoh | Sosiologi Kelas 10 </h1>
<div class="content-meta">
<p class="content-author"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/author/ringgana-wandy-wiguna" class="">Ringgana Wandy Wiguna</a> </p>
<p class="content-info"><span>March 14, 2025 • </span> <span>20 minutes read</span></p>
<br />
</div>
<div class="content-body">
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/9fd7032c-0c08-426a-b813-f05733b3a37c.png" alt="Penelitian Sosial" /></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em><span style="font-weight: 400;"><strong><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-10" target="_blank" rel="noopener">Artikel Sosiologi kelas 10</a></strong> ini membahas tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan penelitian sosial. Kita akan membahas tentang pengertian, contoh, karakteristik, manfaat, fungsi, jenis-jenis, dan contoh rancangan penelitian sosial.</span></em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: center;">—</p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Siapa disini yang sudah pernah melakukan penelitian sosial? </span><em>Nah</em><i><span style="font-weight: 400;">, </span></i><span style="font-weight: 400;">penelitian sosial adalah sebuah disiplin ilmu yang sangat penting untuk menyusun pemahaman terkait bagaimana fenomena sosial atau permasalahan sosial bisa terjadi di dalam masyarakat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial sendiri punya banyak sekali manfaat, seperti mengumpulkan data dan informasi yang akurat serta sistematis terkait banyak aspek yang ada di kehidupan sosial kita</span><i><span style="font-weight: 400;">.</span></i></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Sekarang, </span><em>yuk</em><span style="font-weight: 400;"> kita bahas tentang aspek-aspek yang ada di dalam penelitian sosial!</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Pengertian Penelitian Sosial Menurut Para Ahli</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">K</span>ita akan membahas tentang pengertian penelitian sosial. Penelitian sosial adalah suatu proses ilmiah untuk <strong>mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan kehidupan sosial</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Penelitian sosial biasanya dilakukan dengan berbagai metode yang sistematis dan terstruktur. Metode sistematis dilakukan untuk mengumpulkan data dan informasi yang reliabel dan valid.</p>
<p style="text-align: justify;">Dibawah ini adalah beberapa definisi dari penelitian sosial menurut para ahli:</p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">1. Sarjono Soekanto</span></h3>
<p style="text-align: justify;">Penelitian sosial adalah suatu proses yang sistematis untuk mendapatkan data dan informasi tentang permasalahan sosial. Hal ini bertujuan untuk memahami permasalahan secara mendalam.</p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">2. Bungin</span></h3>
<p style="text-align: justify;">Penelitian sosial adalah suatu proses yang sistematis untuk mengumpulkan informasi dan data tentang suatu fenomena sosial menggunakan metode ilmiah.</p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">3. Nasution</span></h3>
<p style="text-align: justify;">Penelitian sosial adalah proses menemukan pengetahuan baru tentang fenomena sosial dengan metode ilmiah.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/mengenal-rancangan-penelitian-sosial" target="_blank" rel="noopener">Mengenal Rancangan Penelitian Sosial</a></strong></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Karakteristik Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><em>Guys</em><span style="font-weight: 400;">, ada banyak karakteristik yang menyusun sebuah penelitian sosial. Karakteristik tersebut adalah sebagai berikut.</span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Sistematis:</strong><span style="font-weight: 400;"> Penelitian sosial ini dilakukan dengan cara yang terencana dan terstruktur. </span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Objektif:</strong><span style="font-weight: 400;"> Data dan informasi yang dikumpulkan haruslah objektif dan tidak bias.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Empiris:</strong><span style="font-weight: 400;"> Data dan informasi yang dikumpulkan haruslah berdasarkan fakta dan realitas yang sebenarnya terjadi di dalam masyarakat.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Verifikasi:</strong><span style="font-weight: 400;"> Hasil penelitian harus dapat diverifikasi dan diuji ulang oleh orang lain.</span></li>
</ul>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Ciri-Ciri Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis penelitian lainnya. Beberapa poinnya mirip seperti karakteristik <em>guys</em>. Yuk simak aja beberapa ciri-ciri penelitian sosial:</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">1. Sistematis</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial harus <strong>dilakukan dengan cara yang terstruktur dan terencana</strong>. Sistematis berarti peneliti membuat rancangan penelitian yang berisi langkah-langkah penelitian yang jelas dan terarah, dimulai dari perumusan masalah hingga penarikan kesimpulan.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Objektif</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial haruslah memuat data, dan <strong>informasi yang dikumpulkan dalam penelitian sosial haruslah objektif dan tidak bias</strong>. Hal ini berarti bahwa data dan informasi yang dikumpulkan harus sesuai dengan kenyataan dan tidak dipengaruhi oleh pendapat atau kepentingan pribadi peneliti. Peneliti menggunakan instrumen penelitian yang valid dan reliabel untuk mengumpulkan data yang objektif.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Empiris</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Data dan informasi yang dikumpulkan dalam penelitian sosial haruslah<strong> berdasarkan fakta dan realitas</strong>. Hal ini berarti bahwa data dan informasi yang dikumpulkan harus dapat diverifikasi dan diuji ulang oleh orang lain. Peneliti haruslah melakukan observasi dan pengukuran secara langsung untuk mendapatkan data yang empiris.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Verifikasi</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hasil penelitian sosial <strong>harus dapat diverifikasi dan diuji ulang oleh orang lain</strong>. Hal ini berarti bahwa penelitian sosial harus dapat diulangi dengan menggunakan metode yang sama dan menghasilkan hasil yang sama. Peneliti haruslah menggunakan metode statistik untuk menganalisis data dan memastikan hasil penelitiannya dapat diverifikasi.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Teoritis</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial harus<strong> didasarkan pada teori atau kerangka pemikiran yang jelas</strong>. Hal ini berarti bahwa penelitian sosial harus memiliki tujuan yang jelas dan ingin menjawab pertanyaan penelitian yang spesifik. Peneliti harus menggunakan teori yang relevan untuk menjelaskan hasil penelitiannya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;">6.<b> Etis</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial harus dilakukan dengan <strong>memperhatikan etika penelitian</strong>. Hal ini berarti bahwa penelitian sosial harus dilakukan dengan menghormati hak-hak dan privasi responden. Peneliti haruslah meminta persetujuan terlebih dahulu kepada responden sebelum melakukan penelitian dan menjaga kerahasiaan data responden.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>7. Bermanfaat</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hasil penelitian sosial diharapkan dapat <strong>bermanfaat bagi masyarakat</strong>. Hal ini berarti bahwa hasil penelitian sosial dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah atau meningkatkan kualitas hidup masyarakat. </span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Syarat Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial merupakan suatu proses yang sistematis dan ilmiah untuk mendapatkan data dan informasi tentang suatu fenomena sosial. Agar penelitian sosial dapat dikatakan valid dan reliabel, maka perlu memenuhi beberapa syarat, yaitu:</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Memiliki Rumusan Masalah yang Jelas</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Rumusan masalah merupakan pertanyaan yang ingin dijawab oleh penelitian. Rumusan masalah yang jelas akan membantu peneliti dalam menentukan tujuan penelitian, metode penelitian, dan alat pengumpulan data.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Memiliki Tujuan Penelitian yang Jelas</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tujuan penelitian merupakan pernyataan tentang apa yang ingin dicapai oleh penelitian. Tujuan penelitian haruslah spesifik, terukur, dan achievable.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Memiliki Manfaat Penelitian yang Jelas</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Manfaat penelitian merupakan pernyataan tentang bagaimana hasil penelitian dapat bermanfaat bagi berbagai pihak. Manfaat penelitian haruslah jelas dan realistis.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/merumuskan-pertanyaan-dalam-penelitian-sosial" target="_blank" rel="noopener">Merumuskan Pertanyaan dalam Penelitian Sosial</a></strong></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Memiliki Tinjauan Pustaka yang Memadai</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tinjauan pustaka merupakan uraian tentang berbagai teori dan penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik penelitian. Tinjauan pustaka akan membantu peneliti dalam memahami konteks penelitian dan mengembangkan kerangka pemikiran.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Memiliki Metodologi Penelitian yang Tepat</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Metodologi penelitian merupakan uraian tentang bagaimana penelitian akan dilakukan. Metodologi penelitian haruslah jelas, sistematis, dan ilmiah.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>6. Memiliki Alat Pengumpulan Data yang Valid dan Reliabel</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Alat pengumpulan data adalah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data. Alat pengumpulan data haruslah valid dan reliabel, sehingga data yang diperoleh dapat dipercaya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>7. Memiliki Teknik Analisis Data yang Tepat</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Teknik analisis data adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan. Teknik analisis data haruslah sesuai dengan jenis data dan tujuan penelitian.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>8. Memiliki Kesimpulan dan Saran yang Jelas</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kesimpulan merupakan pernyataan tentang hasil penelitian yang menjawab rumusan masalah. Saran merupakan rekomendasi yang diberikan berdasarkan hasil penelitian.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>9. Memiliki Etika Penelitian</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial harus dilakukan dengan memperhatikan etika penelitian. Etika penelitian adalah norma-norma yang harus dipatuhi oleh peneliti dalam melakukan penelitian.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>10. Memiliki Sistematika Penulisan yang Baik</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Laporan penelitian harus ditulis dengan sistematika yang baik, sehingga mudah dipahami oleh pembaca.</span></p>
<p style="text-align: center;">—</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau kamu tertarik buat cari tahu tentang penelitian sosial lebih lanjut, kamu bisa cek video lebih lengkapnya di <strong>ADAPTO</strong>, lho! Di situ kamu akan belajar bareng Master Teacher yang adaptif dan bisa pilih pendalaman materi yang belum tentu diajarkan di sekolah! Wah, daripada penasaran, mending langsung klik link di bawah ini buat materi lebih lengkap!</p>
<p><a href="https://app.ruangguru.com/ruangbelajar/v/pengertian-syarat-dan-kegunaan-penelitian-sosial-subtopi-yahlf622-hr-sma-kelas-10-kurikulum-merdeka"><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/b46ca8f8-3927-4ee3-a099-ff7a2586ff66.jpeg" alt="CTA Adapto" /></a></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Manfaat Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial sendiri memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan kita. Entah untuk pribadi atau lembaga. Manfaat tersebut adalah sebagai berikut.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Pemerintah</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hasil penelitian sosial dapat membantu pemerintah dalam membuat kebijakan yang tepat dan efektif sesuai dengan kebutuhan di dalam masyarakat.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Masyarakat</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hasil penelitian sosial dapat membantu masyarakat dalam memahami berbagai fenomena dan permasalahan sosial yang terjadi di sekitar mereka.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Lembaga sosial</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hasil penelitian sosial dapat membantu lembaga sosial dalam mengembangkan program-program yang tepat dan efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Peneliti</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hasil penelitian sosial dapat membantu peneliti dalam mengembangkan teori-teori baru tentang berbagai fenomena sosial.</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Fungsi Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Selain memiliki manfaat, penelitian sosial juga memiliki fungsi, beberapa fungsi tersebut antara lain:</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Fungsi deskriptif</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Untuk menggambarkan suatu fenomena sosial secara detail.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Fungsi eksplanatif</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Untuk menjelaskan mengapa suatu fenomena sosial terjadi.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Fungsi prediktif</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Fungsi kontrol</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Untuk mengontrol atau mengendalikan suatu fenomena sosial.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/belajar-mengolah-dan-menganalisis-data-kualitatif">Teknik Analisis Data Kualitatif pada Penelitian Sosial</a></strong></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Tujuan Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Untuk Memperoleh Pengetahuan Baru</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial bertujuan untuk menemukan pengetahuan baru tentang berbagai fenomena dan permasalahan sosial. Pengetahuan baru ini dapat membantu kita dalam memahami dunia sosial dengan lebih baik dan mengembangkan solusi yang tepat untuk berbagai permasalahan yang ada.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Untuk Menguji Teori</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial dapat digunakan untuk menguji teori-teori yang ada tentang berbagai fenomena sosial. Dengan menguji teori, kita dapat mengetahui apakah teori tersebut benar atau tidak dan perlu dimodifikasi atau tidak.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Untuk Menyusun Kebijakan</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hasil penelitian sosial dapat digunakan untuk menyusun kebijakan yang tepat dan efektif dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial. Dengan menggunakan data dan informasi yang valid dan reliabel, pemerintah dan lembaga sosial dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Untuk Meningkatkan Pemahaman Masyarakat</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hasil penelitian sosial dapat membantu masyarakat dalam memahami berbagai fenomena dan permasalahan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Dengan memahami permasalahan yang ada, masyarakat dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memberikan solusi untuk berbagai permasalahan sosial. Dengan mengatasi permasalahan sosial, seperti kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan, kualitas hidup masyarakat dapat meningkat.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/metode-penelitian-kuantitatif" target="_blank" rel="noopener">Metode Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya | Sosiologi Kelas 10</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tujuan penelitian sosial juga dapat dibedakan berdasarkan jenis penelitiannya:</span></p>
<ul>
<li><b>Penelitian eksploratif</b>, b<span style="font-weight: 400;">ertujuan untuk mendapatkan gambaran umum tentang suatu fenomena sosial.</span></li>
<li><b>Penelitian deskriptif</b><span style="font-weight: 400;">, bertujuan untuk menggambarkan suatu fenomena sosial secara detail.</span></li>
<li><b>Penelitian eksplanatif</b><span style="font-weight: 400;">, bertujuan untuk menjelaskan mengapa suatu fenomena sosial terjadi.</span></li>
<li><b>Penelitian evaluatif</b><span style="font-weight: 400;">, bertujuan untuk menilai efektivitas suatu program atau kebijakan.</span></li>
</ul>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Jenis-Jenis Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Jenis-jenis penelitian sosial dapat diklasifikasikan sebagai berikut.</span></p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/2daf4b0a-c6ba-4d57-b1e6-e1a57b8df1d9.png" alt="Jenis-Jenis Penelitian Sosial" /></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Berdasarkan Tujuan Penelitian</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian eksploratif, penelitian deskriptif, dan penelitian eksplanatif.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Berdasarkan Metode Penelitian</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian kualitatif, penelitian kuantitatif, dan penelitian campuran.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Berdasarkan Topik penelitian</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian tentang kemiskinan, penelitian tentang pendidikan, penelitian tentang kesehatan, dan lain-lain.</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Langkah-Langkah Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial merupakan sebuah proses ilmiah yang sistematis untuk memahami berbagai fenomena dan permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Proses ini terbagi dalam beberapa langkah yang terstruktur untuk menghasilkan penelitian yang valid dan reliabel. Berikut adalah penjelasan tentang langkah-langkah penelitian sosial:</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Merumuskan Rumusan Masalah</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Langkah pertama dalam penelitian sosial adalah merumuskan rumusan masalah yang jelas dan spesifik. Rumusan masalah ini menjadi fokus penelitian dan menentukan arah penelitian selanjutnya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Melakukan Tinjauan Pustaka</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Setelah merumuskan rumusan masalah, peneliti perlu melakukan tinjauan pustaka untuk mempelajari berbagai teori dan penelitian sebelumnya yang terkait dengan topik penelitian.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Menentukan Metodologi Penelitian</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Peneliti perlu menentukan metodologi penelitian yang tepat, termasuk:</span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Pendekatan penelitian: Kualitatif, kuantitatif, atau campuran.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Jenis penelitian: Deskriptif, eksploratif, eksplanatif, atau eksperimental.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Populasi dan sampel: Subjek penelitian yang akan diteliti.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Teknik pengumpulan data: Kuesioner, wawancara, observasi, dan lain-lain.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Teknik analisis data: Analisis statistik, analisis kualitatif, dan lain-lain.</span></li>
</ul>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Mengumpulkan Data</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Peneliti kemudian mengumpulkan data sesuai dengan metodologi yang telah ditentukan.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>5. Menganalisis Data</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menghasilkan temuan penelitian.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/belajar-mengolah-dan-menganalisis-data-kualitatif" target="_blank" rel="noopener">Teknik Analisis Data Kualitatif pada Penelitian Sosial</a></strong></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>6. Menarik Kesimpulan</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Berdasarkan hasil analisis data, peneliti menarik kesimpulan yang menjawab rumusan masalah yang diajukan.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>7. Menyusun Laporan Penelitian</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Langkah terakhir adalah menyusun laporan penelitian yang mendokumentasikan seluruh proses penelitian dan hasil penelitian.</span></p>
<p> </p>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><b>Topik Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Topik penelitian sosial adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan manusia dalam bermasyarakat. Cakupannya sangat luas, mulai dari fenomena sosial yang kasat mata hingga isu-isu kompleks yang mendasari kehidupan masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Memilih topik penelitian sosial yang tepat merupakan langkah awal yang penting. Berikut beberapa tips dalam memilih topik penelitian:</span></p>
<ul>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Sesuai dengan minat dan bakat</strong>:<span style="font-weight: 400;"> Pilih topik yang Anda minati dan memiliki pengetahuan dasar tentangnya.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Relevan dengan isu-isu terkini</strong>:<span style="font-weight: 400;"> Pilih topik yang relevan dengan permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Memiliki akses data</strong>:<span style="font-weight: 400;"> Pastikan Anda memiliki akses data yang cukup untuk meneliti topik tersebut.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Terbatas dan terukur</strong>:<span style="font-weight: 400;"> Rumuskan topik penelitian dengan batasan yang jelas dan terukur.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Metodologi penelitian</strong>:<span style="font-weight: 400;"> Pilih metodologi penelitian yang tepat untuk meneliti topik tersebut.</span></li>
</ul>
<p> </p>
<h2><span style="font-size: 18pt;"><b>Contoh Penelitian Sosial</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Berikut adalah contoh rancangan penelitian sosial dengan judul “</span><strong>STRATEGI PEMBERDAYAAN PETANI KOPI DESA GENILANGIT, PONCOL, MAGETAN, JAWA</strong> <strong>TIMUR</strong><span style="font-weight: 400;">“. Contoh ini hanya menampilkan sebagian rancangannya saja, yaa. </span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><strong>A. Latar Belakang</strong></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kegiatan pembangunan masyarakat sangat erat kaitannya dengan peningkatan kapasitas masyarakat. Tujuan pemberdayaan masyarakat adalah untuk menghilangkan kemiskinan, ketimpangan, dan mendorong masyarakat untuk lebih proaktif. Peningkatan kapasitas masyarakat itu sendiri merupakan salah satu upaya menjadikan masyarakat mandiri dengan mewujudkan potensi kapasitas masyarakat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Pembangunan dan pemberdayaan bisa dimana saja dan kapan saja tergantung sejauh mana masyarakat membutuhkannya. Hal tersebut termasuk dalam masyarakat desa Genilangit, Poncol, Magetan, Jawa Timur. Desa ini Terletak di kecamatan Poncol, kabupaten Magetan, Jawa Timur, desa Genilangit merupakan sebuah desa wisata yang bertempat di antara lereng-lereng perbukitan di kaki gunung Lawu. bisa dibilang, desa Genilangit masih jauh dari hiruk-pikuk suasana perkotaan karena letaknya yang cukup jauh dari Kota.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Di desa tersebut, terdapat potensi-potensi alam yang kurang lebih sudah dapat dimanfaatkan oleh penduduk desa sekitar. Potensi desa yang sudah menonjol, beberapa diantaranya adalah terbentuknya taman wisata dan bidang pertanian sayur mayur. Selain kedua potensi tersebut, masih ada potensi dari dari bidang tanaman kopi yang perlu dikembangkan dengan serius agar menjadi suatu komoditas bagi para petani karena potensi dari kopi tersebut amat sangat disayangkan apabila hanya segelintir orang yang dapat memanfaatkannya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18.6667px;">B. Rumusan Masalah</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, maka masalah dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:</span></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><span style="font-weight: 400;"> Bagaimana keadaan sosial ekonomi pada usaha-usaha mikro kecil dan menengah pada masyarakat petani kopi desa Genilangit?</span></li>
<li><span style="font-weight: 400;"> Bagaimana strategi pemberdayaan pada masyarakat petani kopi desa Genilangit?</span></li>
</ol>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18.6667px;">C. Tujuan Penelitian</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Setiap pemberdayaan pasti memiliki tujuan yang diinginkan para pemberdaya terhadap sasaran pemberdayaan. Semua tujuan tersebut mengarah ke arah perbaikan suatu kondisi yang ada di dalam masyarakat. Dalam pemberdayaan yang akan dilakukan di Desa Genilangit, Poncol, Magetan, Jawa Timur ini memiliki tujuan sebagai berikut.</span></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><span style="font-weight: 400;">Untuk dapat mengetahui keadaan sosial ekonomi pada usaha-usaha mikro dan menengah pada petani kopi desa Genilangit.</span></li>
<li><span style="font-weight: 400;">Untuk dapat mengetahui dan merancang strategi pemberdayaan pada petani kopi di desa Genilangit.</span></li>
</ol>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Diharapkan dengan adanya pemberdayaan ini, kemampuan masyarakat untuk memberikan nilai lebih pada wujud budidaya kopi yang ada. Karenanya, masyarakat secara tidak langsung akan belajar lebih banyak dan mampu menguasai cara produksi kopi dari hulu hingga hilir.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18.6667px;">D. Manfaat Penelitian</span></h3>
<ol style="text-align: justify;">
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Dilakukannya strategi pemberdayaan untuk dapat memaksimalkan potensi kopi yang dimiliki oleh Desa Genilangit.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Dilakukannya strategi pemberdayaan untuk dapat memberikan penyadaran dan pendidikan terkait kopi terhadap petani di Desa Genilangit sehingga dapat memaksimalkan penjualan dan menaikkan pendapatan petani.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Dilakukannya strategi pemberdayaan petani kopi untuk memiliki suatu sistem alur budidaya kopi sampai dengan penjualan dengan menggunakan potensi sumber daya manusia yang ada melalui kelompok petani kopi.</span></li>
</ol>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18.6667px;">E. Metodologi Penelitian</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Pendefinisian metode FGD berhubungan erat dengan alasan atau justifikasi utama penggunaan FGD itu sendiri sebagai metode pengumpulan data dari suatu penelitian. Justifikasi utama penggunaan FGD adalah memperoleh data/informasi yang kaya akan berbagai pengalaman sosial dari interaksi para individu yang berada dalam suatu kelompok diskusi. Definisi awal tentang metode FGD menurut Kitzinger dan Barbour (1999) adalah melakukan eksplorasi suatu isu/fenomena khusus dari diskusi suatu kelompok individu yang berfokus pada aktivitas bersama diantara para individu yang terlibat didalamnya untuk menghasilkan suatu kesepakatan bersama. Aktivitas para individu/partisipan yang terlibat dalam kelompok diskusi tersebut antara lain saling berbicara dan berinteraksi dalam memberikan pertanyaan, dan memberikan komentar satu dengan lainnya tentang pengalaman atau pendapat diantara mereka terhadap suatu permasalahan/isu sosial untuk didefinisikan atau diselesaikan dalam kelompok diskusi yang kami lakukan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">FGD yang dilakukan oleh tim pemberdaya ini diterapkan pada para petani di desa Genilangit yang memiliki tanaman kopi di pelataran ladang mereka dan stakeholder yang berperan aktif dalam produksi kopi di desa Genilangit (Pendamping tani, Ketua Komunitas Tani, dan Tokoh pemuda yang bergerak pada pertanian termasuk kopi). Dikarenakan para petani menanam benih yang lain FGD dilakukan salah satunya untuk mencari data informasi terkait seberapa besar pengaruh dari penanaman kopi bagi kehidupan petani. Keseluruhan data yang diperoleh dari FGD yang dilakukan ini adalah sebagai berikut:</span></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Data Jumlah pohon yang dimiliki oleh setiap petani di desa Genilangit.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Data jumlah petani yang memiliki pohon kopi di ladang mereka.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Data kondisi usaha kopi di desa Genilangit.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Data praktek penanaman kopi dari hulu hingga hilir.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Data jumlah kopi saat panen.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Data Kesulitan petani dalam lingkup penanaman, perawatan, hingga panen, dan pasca panen.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Data keberfungsian kopi dibandingkan dengan komoditas lainnya.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Data kelompok tani termasuk kelompok tani kopi.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Data keberfungsian kelompok tani bagi hidup masyarakat tani di desa Genilangit</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Dampak penanaman kopi bagi tingkat ekonomi petani.</span></li>
</ol>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Maka dari itu, usaha pemberdayaan yang kami lakukan adalah dengan cara FGD dengan tujuan agar masyarakat atau petani dapat dengan leluasa menyampaikan keluh kesah dan apa saja hambatan-hambatan yang mereka temui selama menanam dan menjual kopi kepada pengepul yang menjadi kebiasaan mereka. FGD juga dilakukan dengan cara Non-formal, hanya berupa ngobrol-ngobrol biasa dengan para stakeholder seperti disebutkan di atas dan beberapa petani kopi sehingga data dapat dicari secara menyeluruh dari beberapa informan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">FGD juga dilakukan dengan pengepul kopi pada waktu yang berbeda. Tujuan dilakukannya FGD yang terpisah antara petani kopi dan pengepul, ialah bertujuan meminimalisir terjadinya saling ketersinggungan antara petani dan pengepul, sehingga petani dapat terbuka tanpa ada perasaan tidak enak atau takut menyinggung hati pengepul. Begitupun sebaliknya, pengepul dapat dengan leluasa menyampaikan apa saja yang menjadi hambatan dalam usaha produksi kopinya dan mengenai kemampuan dirinya untuk ikut serta memberikan penyuluhan dan pendidikan terhadap petani kopi agar petani mampu mengolah kopi sehingga tidak sekedar menjual biji kopi matang kepada pengepul.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18.6667px;">F. Hasil Penelitian</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hasil penelitian yang kami lakukan di desa geni langit, baik itu melalui pengamatan langsung maupun berdiskusi dengan pihak-pihak terkait, maka kami bisa menggambarkan kondisi masyarakat Genilangit dan menuangkannya ke dalam tulisan seperti dibawah:</span></p>
<p> </p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>1. Deskripsi Lokasi</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Jika ditempuh dari kota Solo, desa Genilangit cukup menghabiskan waktu kurang lebih hanya dua jam perjalanan yang lumayan tidak terasa karena di sepanjang perjalanan, kita akan disuguhi pemandangan alam yang memanjakan dan yang terpenting adalah akses menuju Genilangit sudah sangat bagus sehingga tidak mengurangi kenyamanan kita selama panjangnya perjalanan. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Terlebih lagi, perjalanan menuju desa Genilangit akan melewati beberapa tempat pariwisata seperti Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang. Kepuasan tersebut akan bertambah jika kita sudah sampai di desa tersebut, Selain penduduknya yang ramah, desa ini juga menyuguhkan hamparan perkebunan sayur yang cukup luas dan hutan-hutan di perbukitan yang kelihatannya masih sangat asri.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Ditinjau dari profil kecamatan Poncol, Kecamatan Poncol merupakan kecamatan yang terletak di bagian barat daya Kabupaten Magetan dan berada pada ketinggian antara 612 meter sampai dengan 1.104 meter di atas permukaan laut (DPL). Batas wilayah Kecamatan Poncol adalah sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Plaosan dan sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Parang dan Ngariboyo. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Selain dengan kedua kecamatan tersebut, Kecamatan Poncol berbatasan langsung dengan kabupaten lain, yaitu di sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah.Kecamatan Poncol terdiri dari 1 kelurahan dan 7 desa yang merupakan kecamatan dengan jumlah desa/kelurahan terkecil se-Kabupaten Magetan, dengan luas seluruh Kecamatan Poncol 51,31 km</span><span style="font-weight: 400;">2</span><span style="font-weight: 400;">. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Desa Gonggang merupakan desa terluas dengan luas 10,87 km</span><span style="font-weight: 400;">2</span><span style="font-weight: 400;">, sedang Desa Sombo dengan luas 2,74 km</span><span style="font-weight: 400;">2</span><span style="font-weight: 400;"> merupakan desa dengan luas terkecil. Dengan 8 desa/kelurahan yang ada di Kecamatan Poncol, berarti rata-rata luas tiap desa/kelurahan sebesar 6,41 km</span><span style="font-weight: 400;">2</span><span style="font-weight: 400;"> dan luas tanah pertanian di Kecamatan Poncol sebesar 3.004,96 Hektare dan tanah lainnya seluas 2.125,68 Hektare (Prasetya, 2017).</span></p>
<p> </p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>2. Deskripsi Usaha</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tabel. 1.1. Deskripsi Usaha Kopi Genilangit</span></p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="size-medium aligncenter" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/c2c2dfb7-b13e-485e-a2c2-edaae13d6967.jpeg" alt="Usaha Kopi Genilangit" /></p>
<p><img decoding="async" class="size-medium aligncenter" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/1274253e-8d71-4d35-9ccc-4e164051a5fd.jpeg" alt=" Usaha Kopi Genilangit" /></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Pelaku paling vital dalam usaha ini adalah para petani kopi, yang dimana apabila para petani tidak menanam kopi dan menjualnya kepada pengepul, maka kopi Genilangit tidak akan pernah ada. Peran petani dalam usaha ini ialah menanam, merawat, memanen dan menjual biji kopi mentah yang mereka tanam kepada pengepul. Dengan menjual hasil paennya pada kisaran Rp.35.000/Kg, para petani mendapat keuntungan yang tidak seberapa setiap panennya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Menurut para petani kopi di desa Genilangit, mereka bisa memperoleh biji kopi sebanyak 25 Kg sampai 30 Kg per sekali panen yaitu enam sampai delapan bulan sekali kurun waktu panen. Jika dikalikan dengan harga penjualan biji kopi kepada pengepul, maka petani hanya akan mendapatkan kisaran pendapatan sebesar Rp.875.000 sampai dengan Rp.1.050.000 dalam kurun waktu tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dari hasil diskusi dengan pihak terkait, yaitu para petani kopi, kami dapat menyimpulkan bahwa terdapat permasalahan yang dialami oleh para petani kopi tersebut. Permasalahan bagi para petani kopi diantara lain adalah kurangnya edukasi perihal cara mengolah maupun memproduksi agar rasa yang dihasilkan dapat menimbulkan ciri khas tersendiri bagi para penikmat kopi dan dapat menambah penghasilan dari menjual kopi kepada pengepul seperti biasanya. Selain itu, para petani kopi belum menemukan urgensi agar mereka menjadikan tanaman kopi sebagai komoditas dan dapat disejajarkan dengan sayuran yang mereka tanam di kebun.</span></p>
<p> </p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>3. Kondisi Ekonomi Masyarakat Petani Kopi</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Masyarakat Genilangit hidup ditengah-tengah kesederhanaan, yang dimana hampir keseluruhan penduduk berprofesi sebagai petani sayur dan penggembala ternak. Petani sayur pun tidak serta merta menjual langsung sayuran yang mereka tanam ke pasar, melainkan kepada para pengepul sayur yang datang langsung ke perkebunan dan rumah-rumah para petani untuk membeli hasil panen dan menjualnya kembali ke pasar luas. Jika kita datang kesana dan melihat langsung kondisi perumahan yang ada, makan kita pasti akan menyepakati bahwa masyarakat Genilangit memang benar hidup ditengah-tengah kesederhanaan dan hanya menggantungkan hidup mereka kepada kebun dan hasil panen sayuran yang mereka tanam.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hal yang lebih dilihat dari pemberdayaan ini selain kondisi yang sudah dijelaskan di atas adalah bagaimana masyarakat dapat hidup dari sistem pertanian khususnya pertanian kopi. Kondisi masyarakat terkait kopi masih tergantung kepada tengkulak, mereka hanya menjual kopi kepada tengkulak tanpa tahu bagaimana dan seberapa besar penghasilan mereka ketika dapat mengolah kopi tersebut sendiri. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Pendapatan dari menjual buah kopi berwarna merah ini tidak sesuai dengan hasil penjualan kopi berbentuk bubuk oleh tengkulak ke pasaran. Kopi yang ada di desa Genilangit ini terhitung banyak varian yakni Robusta, Arabika dan Liberika (Jarang berbuah), namun lebih banyak komoditas kopi Arabika (Data Hasil Wawancara, 2021). </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kopi Robusta yang dapat dihasilkan dari produksi petani masih belum begitu banyak dan diminati oleh konsumen, berbeda dengan kopi Arabika yang penjualannya sedikit lebih unggul. Setiap petani dapat menghasilkan sekitar 25-30 Kg sekali panen karena masih memiliki sistem tumpang sari. Jika kita konsentrasikan kepada komoditas kopi, 1 hektar tanah akan menghasilkan kopi sekitar kurang lebih 1200 kg kopi arabika (Dirjen Perkebunan, 2016). Hasil yang terlampau jauh itu dikarenakan kopi masih ditanam tumpang sari dengan komoditas yang lain. Ketika dikembangkan butuh pembebasan lahan yang harus dikonsentrasikan pada sistem penanaman yang dikhususkan kepada tanaman kopi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kekurangan yang lainnya juga dari faktor harga yang diterima para petani ketika menjual kopinya. Petani menjual biji kopi basah dengan harga Rp.35.000/Kg, sedangkan seharusnya harga kopi redberry (biji merah) ini dapat berkisar Rp.100.000, 00 /kg untuk biji Arabika (cybex.pertanian.go.id, 2020), untuk biji kopi dari Genilangit memiliki kemungkinan penjualan diatas Rp.75.000 /kg. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hal ini sungguh jauh ketika petani mengambil jasa tengkulak untuk memasarkan hasil taninya. Hal yang selanjutnya yang tentu tidak sebanding dengan hasil penjualan kopi bubuk dalam 480 gramnya mencapai Rp.50.000 oleh tengkulak, sedangkan dapat menghasilkan lebih besar dari itu karena harga kopi basahnya mencapai harga yang lebih besar daripada kopi bubuk yang dijual dari desa Genilangit. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Oleh karena itu dibutuhkan beberapa cara untuk dapat memberdayakan petani kopi agar dapat menjualnya dalam bentuk bubuk. Beberapa cara yang dilakukan adalah penyadaran kepada petani kopi untuk </span><em>concern</em><span style="font-weight: 400;"> dalam mengolah kopi menjadi setengah jadi, membuat komunitas petani kopi, menjembatani pelatihan pengolahan kopi dari buah hingga berbentuk bubuk dengan melibatkan tokoh masyarakat sebagai orang yang berpengaruh terhadap tengkulak dan petani kopi, berdiskusi dengan petani kopi dan tokoh masyarakat untuk merumuskan strategi pemasaran.</span></p>
<p> </p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>4. Strategi Pengembangan</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Berdasarkan analisis SWOT yang sudah dilakukan, menghasilkan beberapa konsep pemberdayaan yang dapat dilakukan di desa Genilangit sebagai berikut:</span></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Karena sudah ada kelompok tani, dan mereka sudah terorganisir pada kelompok tani. Pemberdayaan yang akan dilakukan dengan cara mengorganisir petani menjadi suatu wadah kelompok tani kopi.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Kurangnya jumlah kopi yang dihasilkan yang disebabkan oleh kurangnya lahan, maka pemberdaya mencoba untuk memfokuskan lahan tanam kopi.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Kurangnya pengetahuan atas pengolahan kopi, ketika sudah ada kelompok tani kopi, akan lebih mudah mentransfer pengetahuan terkait pengolahan kopi dari hulu hingga hilir.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Kurangnya pengetahuan terkait pemasaran yang ada, maka sangat tepat ketika diterapkan pemberdayaan terkait pemasaran kopi.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Adanya tengkulak yang merupakan tokoh yang penting juga dalam pemberdayaan ini, maka pemberdayaan harus juga melibatkan semua elemen yang ada sehingga meminimalisir konflik di dalam masyarakat.</span></li>
</ol>
<p style="text-align: center;">—</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penelitian sosial merupakan alat yang penting untuk memahami berbagai fenomena dan permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Dengan melakukan penelitian sosial, kita dapat memperoleh data dan informasi yang valid dan reliabel untuk merumuskan kebijakan yang tepat dan efektif dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Gimana guys</em>?<span style="font-weight: 400;"> Sekarang sudah paham belum tentang rancangan penelitian? Kalau kamu masih bingung, </span><i><span style="font-weight: 400;">yuk</span></i><span style="font-weight: 400;"> tanyakan langsung dengan </span>Master Teacher <span style="font-weight: 400;">Sosiologi di </span><strong><a href="https://www.ruangguru.com/privat/sosiologi" target="_blank" rel="noopener">Ruangguru Privat</a></strong><span style="font-weight: 400;">.</span><span style="font-weight: 400;"> Ada banyak </span>Master Teacher<span style="font-weight: 400;"> Sosiologi yang pasti bisa bantu jawab pertanyaan dan kesulitan kamu dalam belajar Sosiologi.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Bersama Ruangguru Privat, belajar <em>gak </em>hanya menyenangkan, tapi juga akan dibimbing sampai paham! Apalagi, pengajar di Ruangguru Privat sudah terstandarisasi kualitasnya. Kamu juga bebas pilih mau belajar secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Asyik banget karen abisa fleksibel! Untuk info lebih lanjut, yuk klik link berikut!</p>
<p><a href="https://cta.ruangguru.com/blog-rg10-privat "><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/b5d22793-0606-47ce-b955-a69d39c6d969.png" alt="CTA Ruangguru Privat" /></a></p>
</div>
<div class="content-meta-tags">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/kelas-10" rel="tag">Kelas 10</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/konsep-pelajaran" rel="tag">Konsep Pelajaran</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/sma" rel="tag">SMA</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/sosiologi-x" rel="tag">Sosiologi X</a> </div>
</div>
<div class="author-post">
<img loading="lazy" class="author-avatar" width="64px" height="64px" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/5196bc4b-168b-4b6f-8c46-cb076ca8b451.png">
<div>
<h5 class="author-title">Ringgana Wandy Wiguna</h5>
<p class="author-description"></p>
</div>
</div> <div class="share-post">
<p>Bagikan artikel ini:</p>
<ul class="socmed">
<li>
<a target="_blank" href="https://api.whatsapp.com/send?phone=&text=Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis & Contoh | Sosiologi Kelas 10%0D%0A%0D%0Ahttps://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/whatsapp.png" loading="lazy" alt="Logo Whatsapp " /></a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/share.php?u=https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial&quote=Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis & Contoh | Sosiologi Kelas 10"> <img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook " /> </a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis & Contoh | Sosiologi Kelas 10&url=https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial"> <img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading="lazy" alt="Logo Twitter " /> </a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&url=https://www.ruangguru.com/blog/penelitian-sosial&title=Penelitian Sosial: Pengertian, Manfaat, Fungsi, Jenis & Contoh | Sosiologi Kelas 10"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading="lazy" alt="Logo LinkedIn " /></a>
</li>
</ul>
</div>
</div>
<div class="col-md-4 sticky">
<aside id="sidebar">
<div class="side-banner-desktop">
</div>
<div class="glider-navigation desktop">
<div role="tablist" class="dots" id="side-banner-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="side-banner-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="side-banner-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
<h2 style="font-size: 24px; font-weight: bold; margin-bottom: 16px;margin-top: 16px;">Artikel Terbaru</h2>
<ul>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/pergerakan-nasional-indonesia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png" alt="Pergerakan Nasional" class="external-img wp-post-image " /> <span>Pergerakan Nasional Indonesia: Pengertian, Tujuan & Penyebabnya | Sejarah Kelas 11</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/runtuhnya-uni-soviet">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png" alt="Runtuhnya Uni Soviet" class="external-img wp-post-image " /> <span>Sejarah Runtuhnya Uni Soviet, Penyebab, dan Dampaknya | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/konflik-palestina-israel">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png" class="external-img wp-post-image " /> <span>Latar Belakang Terjadinya Konflik Palestina dengan Israel | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/9-lembaga-dan-pelaku-pasar-modal-di-indonesia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/279825ac-672b-43f9-b66e-a1c7ec87f784.png" alt="Pelaku Pasar Modal di Indonesia" class="external-img wp-post-image " /> <span>9 Lembaga dan Pelaku Pasar Modal di Indonesia | Ekonomi Kelas 10</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/peristiwa-kontemporer-dunia-perpecahan-cekoslovakia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/2a1a35c0-f1f5-45d4-8869-ff5083bd90e5.png" alt="Perpecahan Cekoslowakia" class="external-img wp-post-image " /> <span>Latar Belakang Perpecahan Cekoslowakia dan Penyebabnya | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
</ul>
</aside>
</div>
</div>
<div class="row">
<div class="col-12">
<section class="related-posts">
<h2 class="page-title">
Artikel Lainnya
</h2>
<div class="content-grid">
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/pergerakan-nasional-indonesia">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Pergerakan Nasional Indonesia: Pengertian, Tujuan & Penyebabnya | Sejarah Kelas 11 </h2>
<div class="content-meta">
<span>March 6, 2026</span> <span>• 8 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/runtuhnya-uni-soviet">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Sejarah Runtuhnya Uni Soviet, Penyebab, dan Dampaknya | Sejarah Kelas 12 </h2>
<div class="content-meta">
<span></span> <span>• 11 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/konflik-palestina-israel">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Latar Belakang Terjadinya Konflik Palestina dengan Israel | Sejarah Kelas 12 </h2>
<div class="content-meta">
<span>March 5, 2026</span> <span>• 5 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
</div>
</section> </div>
</div>
<div class="banner-product-wrapper">
<a href="https://cta.ruangguru.com/7c02db90-610d-11ee-80fe-4201ac180089" target="_blank" class="alert alert-dismissible fade show banner-product" role="alert">
<button type="button" class="btn-close" data-bs-dismiss="alert" aria-label="Close"></button>
<!-- <p>Yuk pilih kelas dan materi belajar kamu di sini</p>
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/0e292531-9ee1-4eed-92f5-b5c053eea4c2.svg" width="42px" height="42px" class="arrow-right"> -->
<img class="image-floating-bottom" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/d19eb9b6-999d-4b92-87c6-c4fb32000d73.png?convert=web" />
</a>
</div>
</div>
</div>
<script>
function sleep(ms) {
return new Promise((resolve) => setTimeout(resolve, ms));
}
async function replaceCtaMarkupAsync() {
await sleep(2000);
alert("replace")
const contentBody = document.querySelector('.content-body');
const paragraphs = contentBody.querySelectorAll('p');
const regexPattern = /{{cta\(['"](.+?)['"]\)}}/g;
paragraphs.forEach((paragraph) => {
const originalHTML = paragraph.innerHTML;
let modifiedHTML = '';
let lastIndex = 0;
for (const match of originalHTML.matchAll(regexPattern)) {
const ctaId = match[1];
modifiedHTML += originalHTML.slice(lastIndex, match.index) + `<b>${ctaId}</b>`;
lastIndex = match.index + match[0].length;
}
modifiedHTML += originalHTML.slice(lastIndex);
paragraph.innerHTML = modifiedHTML;
});
document.addEventListener("DOMContentLoaded", () => {
replaceCtaMarkupAsync();
});
}
</script>
<div class="modal fade" id="popupPromo" tabindex="-1" aria-labelledby="popupPromoLabel" aria-hidden="true">
<div class="modal-dialog modal-dialog-centered" data-bs-backdrop="static" data-bs-keyboard="false">
<div class="modal-content">
<div class="button-wrapper">
<button type="button" class="btn-close" data-bs-dismiss="modal" aria-label="Close"></button>
</div>
<div class="glider-contain">
<div class="glider">
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/ab-web-pop-up-banner-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/4680961a-4e01-4169-8ff4-da0823d0da6c.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/e0ebb0c9-e368-4524-9241-dbaf73cafccd.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/rasionalisasi-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-blog-to-snbt-prem">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/e6888a56-1d95-4d8a-b87a-b19b8a185651.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/rgp-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/cbe7b869-fbe2-4497-8a1e-42344df5b137.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/kitab-tka-smp-popup-blog">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/eb41ad00-e4dc-46f5-b9f6-721266fc371e.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/f7908ac1-3b0b-492c-bf87-dcea2b20b87c.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-rg-kitablitetkasmp">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/50097055-1862-46a8-bbe0-fa5b077f88bb.png" />
</a>
</div>
<div class="glider-navigation">
<div role="tablist" class="dots" id="popup-promo-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="popup-promo-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="popup-promo-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<script>
var jsonString = '[{"CreatedAt":"2025-07-25 01:01:27+00:00","Id":696,"UpdatedAt":"2026-02-25 02:12:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":31467,"ctaId":"ab-web-pop-up-banner-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/ab-web-pop-up-banner-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b9b5f501-be14-4e3f-9ad8-a87e17ec16e9.png","name":"[AB] Web Pop Up Banner - Blog RG","targetUrl":"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/?utm-source=ab-web-pop-up-banner-blog-rg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/4680961a-4e01-4169-8ff4-da0823d0da6c.png","name":"[RG] Popup Banner Blog - Promo SNBT Ramadan","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":1,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-07-25 01:01:27+00:00","Id":705,"UpdatedAt":"2026-02-23 10:52:46+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33341,"ctaId":"ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f30c4943-4456-4a96-858b-fe065c9073ae.png","name":"[AB] Web Pop Up Banner - Blog RG 1","targetUrl":"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/?utm-source=ab-web-pop-up-banner-blog-rg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e0ebb0c9-e368-4524-9241-dbaf73cafccd.png","name":"[RG] Popup Banner Blog - Promo TKA Ramadan","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":2,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":657,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:10+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33189,"ctaId":"rasionalisasi-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/rasionalisasi-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png","name":"[RG] Pop Up Blog - Rasionalisasi","targetUrl":"https:\/\/www.ruangguru.com\/rasionalisasi"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Rasionalisasi","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":3,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-12-07 09:26:39+00:00","Id":677,"UpdatedAt":"2026-02-12 02:22:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33305,"ctaId":"to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg","name":"[IDN] CTA Popup Blog RG - Tryout SNBT Regular 2026","targetUrl":"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/TOUTBKREG7"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg","name":"[RG] Popup Blog RG - Tryout Regular 2026","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":4,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2026-02-05 10:16:52+00:00","Id":689,"UpdatedAt":"2026-03-05 02:41:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33338,"ctaId":"pop-blog-to-snbt-prem","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-blog-to-snbt-prem)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg","name":"[RG] Popup Blog - TO SNBT Prem","targetUrl":"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/TOUTBKPREM"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg","name":"[RG] Pop blog - TO SNBT Prem","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":5,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-12-07 09:26:39+00:00","Id":679,"UpdatedAt":"2026-03-04 03:44:16+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33304,"ctaId":"to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1bf472e1-62f4-4aa9-ab8c-4fa72a82dd7b.png","name":"[RG] Pop Up Blog RG - TO Premium TKA SD SMP","targetUrl":"https:\/\/s.id\/TOTKAPREMSDSMP"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e6888a56-1d95-4d8a-b87a-b19b8a185651.png","name":"[RG] Popup Blog RG - TO TKA Premium SD SMP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":6,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-08-25 04:25:04+00:00","Id":672,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:17+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33285,"ctaId":"rgp-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/rgp-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png","name":"[RG] Pop Up Blog - RGP","targetUrl":"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png","name":"[RG] Pop Up Blog - RGP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":7,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":379,"UpdatedAt":"2026-03-06 01:54:52+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":31356,"ctaId":"25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f60bc49c-c00f-4a5e-80a2-2552fa18ae21.jpg","name":"CTA Blog RG - Kitab UTBK SNBT","targetUrl":"https:\/\/bit.ly\/orderkitabrg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/cbe7b869-fbe2-4497-8a1e-42344df5b137.jpg","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Kitab UTBK SNBT","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":8,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":587,"UpdatedAt":"2026-03-06 01:55:00+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33020,"ctaId":"kitab-tka-smp-popup-blog","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/kitab-tka-smp-popup-blog)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9ea9eca7-9ef7-433c-baad-14bc1019f890.jpg","name":"[RG] Pop up blog - Kitab TKA SMP","targetUrl":"https:\/\/bit.ly\/kitabtkasmprg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/eb41ad00-e4dc-46f5-b9f6-721266fc371e.jpg","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Kitab TKA SMP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":9,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-11-12 10:28:45+00:00","Id":636,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:20+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33149,"ctaId":"pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d6f8639-cfff-4d64-89ea-f68bfe7a868c.png","name":"[RG] Pop blog - Kitab utbk snbt lite","targetUrl":"https:\/\/s.id\/litesnbt26"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f7908ac1-3b0b-492c-bf87-dcea2b20b87c.png","name":"[RG] Pop blog - Kitab utbk snbt lite","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":10,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-11-14 08:09:42+00:00","Id":647,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:21+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33160,"ctaId":"pop-rg-kitablitetkasmp","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-rg-kitablitetkasmp)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/20edba9b-ef84-4938-b698-4a82783478a5.png","name":"[RG] Pop blog - kitab lite tka smp","targetUrl":"https:\/\/s.id\/litetkasmp26"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/50097055-1862-46a8-bbe0-fa5b077f88bb.png","name":"[RG] Pop blog - kitab lite tka smp","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":11,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"}]';
var jsArray = JSON.parse(jsonString);
console.log(jsArray);
</script>
<script>
let windowHeight = window.innerHeight;
let promosLength = 11;
document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
// Initialize Bootstrap Modal
let popupPromo = new bootstrap.Modal(document.getElementById('popupPromo'), {});
// Initialize Glider.js inside the Bootstrap Modal
function initGliderInModal() {
new Glider(document.querySelector('#popupPromo .glider'), {
slidesToScroll: 1,
slidesToShow: 1,
draggable: true,
dots: '#popup-promo-dots',
arrows: {
prev: '#popup-promo-prev',
next: '#popup-promo-next'
}
});
}
// Show Bootstrap Modal and initialize Glider.js after a specified scroll amount
const scrollThreshold = 2 / 3 * windowHeight; // The scroll amount in pixels to trigger the Modal
let gliderInitialized = false;
window.addEventListener('scroll', function() {
if (window.scrollY >= scrollThreshold && !gliderInitialized && promosLength > 0) {
popupPromo.show();
// Listen for the 'shown' event to initialize Glider.js after the Modal has been fully displayed
$('#popupPromo').on('shown.bs.modal', function() {
initGliderInModal();
gliderInitialized = true;
// Optionally, remove the 'shown' event listener after initializing the Glider to avoid re-initializing
$('#popupPromo').off('shown.bs.modal');
});
// Remove the scroll event listener after the Modal is shown to avoid re-initializing the Glider
this.removeEventListener('scroll', arguments.callee);
}
});
});
</script>
<script src="https://unpkg.com/analytics@0.8.1/dist/analytics.min.js"></script>
<script type="text/javascript" src="https://unpkg.com/analytics-plugin-trackable-min@0.4.5/dist/analytics-plugin-trackable.min.js"></script>
<script type="text/javascript" defer>
/* Initialize analytics */
var Analytics = window._analytics.init({
app: "ruangguruLanding",
debug: false,
plugins: [analyticsTrackable()],
});
/* Additional context tracker pageView */
const post_id = 22698;
const tags_id = [52,10,37,106];
const category_id = 534;
const sub_category_id = 538;
const customData = {
tags_id: tags_id,
category_id: category_id,
sub_category_id: sub_category_id,
post_id: post_id,
};
Analytics.plugins.trackable.context(JSON.stringify(customData));
Analytics.ready(function () {
Analytics.page();
});
$(document).on('click', '[data-tracking-event-type]', function (event) {
const eventType = $(this).data('tracking-event-type');
const context = $(this).data('tracking-context');
Analytics.track(eventType, context);
});
</script>
<footer class="footer">
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-lg-3">
<div class="office">
<a href="https://www.ruangguru.com/">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/RG_LOGO_WHITE.png?convert=auto" alt="Logo Ruangguru" loading="lazy" />
</a>
<address>
<p class="hq">RUANGGURU HQ</p>
<p>
Gedung Sinarmas MSIG Tower Lt. 33. Jl. Jenderal Sudirman Kav. 21, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jakarta 12920
</p>
</address>
</div>
<nav class="footer-menu call-us">
<p class="title">Hubungi Kami</p>
<address>
<a href="mailto:info@ruangguru.com">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/4739a139-8f09-42ea-b517-d842c5d1c28d.png" loading="lazy" alt="Logo Email Footer" />
info@ruangguru.com</a>
<a href="tel:02130930000">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/6f4bb6c8-52c9-4acb-859b-47a10a7eec75.png" loading="lazy" alt="Logo Phone Footer" />(021) 3093 0000</a>
<a href="https://wa.me/6281574410000">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/4b58468a-b2f9-40e4-867f-d3242a065dcf.png" loading="lazy" alt="Logo Whatsapp Footer" />0815 7441 0000</a>
</address>
</nav>
<nav class="footer-menu social d-none d-lg-block">
<p class="title">Ikuti Kami</p>
<a target="_blank" href="https://www.instagram.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png" loading="lazy" alt="Logo Instagram Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/ruanggurucom/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading=" lazy" alt="Logo Twitter Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.youtube.com/ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png" loading=" lazy" alt="Logo Youtube Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/company/ruangguru-com">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading=" lazy" alt="Logo LinkedIn Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.tiktok.com/@ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png" loading=" lazy" alt="Logo TikTok Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
</nav>
</div>
<div class="col-lg-9">
<div class="row">
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Produk Ruangguru</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://roboguru.ruangguru.com" target="_blank">Roboguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/roboguruplus">Roboguru Plus</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/dafa-lulu">Dafa dan Lulu</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/for-kids/kursus">Kursus for Kids</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/for-kids">Ruangguru for Kids</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bisnis">Ruangguru for Business</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruanguji">Ruanguji</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/blog">Ruangbaca</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruangkelas">Ruangkelas</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruangbelajar">Ruangbelajar</a></li>
<li><a href="https://pengajar.ruangguru.com/">Ruangpengajar</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/privat">Ruangguru Privat</a></li>
<li><a href="https://www.ruangpeduli.org/" target="_blank">Ruangpeduli</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Bantuan & Panduan</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://www.ruangguru.com/company-credentials">Company Credentials</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/beasiswa">Beasiswa Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/cicilan">Cicilan Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/promo">Promo Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://ticketing.ruangguru.com/help?request_type_id=459" target="_blank">Vulnerability Report</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bantuan#layanan">Layanan Pengaduan</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/terms-conditions">Syarat & Ketentuan</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/privacy-policy">Kebijakan Privasi</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/about-us">Tentang Kami</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/contact-us">Kontak Kami</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/press">Press Kit</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bantuan">Bantuan</a></li>
<li><a href="https://career.ruangguru.com/">Karier</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Produk Lainnya</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://www.brainacademy.id/" target="_blank">Brain Academy</a></li>
<li><a href="https://www.english-academy.id/" target="_blank">English Academy</a></li>
<li><a href="https://skillacademy.com/" target="_blank">Skill Academy</a></li>
<li><a href="https://www.ruangkerja.id/" target="_blank">Ruangkerja</a></li>
<li><a href="https://www.schoters.com/id/" target="_blank">Schoters</a></li>
<li><a href="https://www.kalananti.id/" target="_blank">Kalananti</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title"> Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru</p>
<div class="download-list">
<ul>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://apps.apple.com/id/app/ruangguru-solusi-belajar/id1099742206?l=id">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/appstore.png" loading="lazy" alt="Button App Store Footer " />
</a>
</li>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ruangguru.livestudents&hl=in">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/googleplay.png" loading="lazy" alt="Button Google Play Footer " />
</a>
</li>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://appgallery.huawei.com/#/app/C102352375">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/huawei.png" loading="lazy" alt="Button AppGallery Footer " />
</a>
</li>
</ul>
</div>
</nav>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="d-lg-none text-center">
<nav class="footer-menu social">
<p class="title">Ikuti Kami</p>
<a target="_blank" href="https://www.instagram.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png" loading="lazy" alt="Logo Instagram Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/ruanggurucom/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading=" lazy" alt="Logo Twitter Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.youtube.com/ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png" loading=" lazy" alt="Logo Youtube Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/company/ruangguru-com">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading=" lazy" alt="Logo LinkedIn Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.tiktok.com/@ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png" loading=" lazy" alt="Logo TikTok Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
</nav>
</div>
<p class="footer-copyright">
© 2026 All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia
</p>
</div>
<style>
.bantuan-container {
position: relative;
}
.bantuan-element {
position: fixed;
z-index: 999;
display: flex;
align-items: flex-end;
justify-content: flex-end;
cursor: pointer;
transition: all 0.6s ease;
}
.bantuan-top {
bottom: 11rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom {
bottom: 2rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-top-2 {
bottom: 15rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-top-3 {
bottom: 19rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom-2 {
bottom: 5rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom-3 {
bottom: 8rem;
right: 2rem;
}
@media (min-width: 768px) {
.bantuan-element img {
width: auto;
transition: all 0.4s ease;
}
.bantuan-top img {
width: 140px;
}
.bantuan-bottom img {
width: 140px;
}
.bantuan-top-2 img,
.bantuan-top-3 img {
width: 140px;
}
.bantuan-bottom-2 img,
.bantuan-bottom-3 img {
width: 140px;
}
.bantuan-element.clicked {
bottom: 9rem;
right: 2.5rem;
}
.bantuan-element.clicked img {
width: auto;
height: 64px;
}
}
@media (max-width: 767px) {
.bantuan-top {
bottom: 8rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom {
bottom: 2rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-top-2 {
bottom: 12rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-top-3 {
bottom: 16rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom-2 {
bottom: 5rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom-3 {
bottom: 8rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-element img {
width: auto;
}
.bantuan-top img,
.bantuan-top-2 img,
.bantuan-top-3 img {
width: 96px;
}
.bantuan-bottom img,
.bantuan-bottom-2 img,
.bantuan-bottom-3 img {
width: 96px;
}
}
.bantuan-element:hover {
transform: scale(1.05);
}
.bantuan-element img {
max-width: 100%;
height: auto;
}
</style>
<div id="bantuan-divs-container" style="position: relative" data-product="ruangguru" data-table="rg_floating_icon"></div>
<script>
class FloatingDivsComponent {
constructor(product = 'ruangguru', table = 'rg_floating_icon') {
this.container = document.getElementById('bantuan-divs-container');
this.floatingElements = [];
this.product = product;
this.table = table;
// Configuration
this.config = {
baseApiUrl: 'https://gw.ruangguru.com/api/v3/rdb/p_ddgy8hjx5dxsqx/rg_banner/views/',
apiKey: 'vLyK3dJrDBRmOwueX2OJXibMkgsUbBk0WS4ua2p1',
maxElements: 2,
zIndexBase: 100,
};
// Build dynamic API URL based on table parameter
this.config.apiUrl = this.buildApiUrl();
this.init();
}
buildApiUrl() {
const baseUrl = this.config.baseApiUrl;
const tableName = this.table || 'rg_floating_icon';
const queryParams =
'offset=0&limit=99999&sort=rankPosition&where=(type,eq,floating)~and(showIn,anyof,blog)~and(hide,is,false)~and(product,eq,' +
this.product +
')&nested%5Bcta%5D%5Bfields%5D=Id,name,ctaId,imageUrl,ctaLink,targetUrl';
return `${baseUrl}${tableName}?${queryParams}`;
}
async init() {
try {
await this.fetchFloatingElements();
this.renderFloatingElements();
} catch (error) {
console.error('Failed to initialize floating divs component:', error);
}
}
async fetchFloatingElements() {
try {
const options = {
method: 'GET',
headers: {
'xc-token': this.config.apiKey || 'vLyK3dJrDBRmOwueX2OJXibMkgsUbBk0WS4ua2p1',
},
};
const urlNoco = this.config.apiUrl;
const response = await fetch(urlNoco, options);
if (!response.ok) {
throw new Error(`HTTP error! status: ${response.status}`);
}
const data = await response.json();
this.floatingElements = this.processApiResponse(data);
} catch (error) {
console.error('Error fetching floating elements:', error);
throw error;
}
}
processApiResponse(data) {
if (!data || !data.list || !Array.isArray(data.list)) {
return [];
}
console.log(data.list);
// Ensure we only get maximum 2 elements
const limitedElements = data.list.slice(0, this.config.maxElements);
return limitedElements;
}
renderFloatingElements() {
if (!this.container || this.floatingElements.length === 0) {
return;
}
// Additional safeguard: ensure we never render more than maxElements
const elementsToRender = this.floatingElements.slice(0, this.config.maxElements);
// Clean up existing elements and their event listeners
this.cleanupExistingElements();
// Clear existing content
this.container.innerHTML = '';
elementsToRender.forEach((element, index) => {
const floatingDiv = this.createFloatingDiv(element, index);
this.container.appendChild(floatingDiv);
});
}
cleanupExistingElements() {
// Clear existing elements (no need for event listener cleanup with CSS approach)
const existingElements = this.container.querySelectorAll('[data-floating-element]');
existingElements.forEach(element => {
element.remove();
});
}
createFloatingDiv(element, index) {
const div = document.createElement('div');
const cta = element.cta[0]; // Use the first CTA
// Add data attribute for cleanup tracking
div.setAttribute('data-floating-element', 'true');
// Apply CSS classes based on rankPosition
const positionClass = this.getPositionClass(element.rankPosition, index);
div.className = `bantuan-element ${positionClass}`;
div.style.zIndex = this.config.zIndexBase + index;
// Create the link and image
const link = document.createElement('a');
link.href = 'https://cta.ruangguru.com/' + cta.ctaId || '#';
link.target = '_blank';
// Add tracking attributes
link.setAttribute('data-tracking-event-type', 'landing_page__core__item_click');
link.setAttribute(
'data-tracking-context',
JSON.stringify({
product_name: this.product,
cta_action: 'redirection',
cta_action_detail: link.href,
item_type: 'floating',
item_name: element.name || 'Floating element',
item_category: 'payment',
item_position: index,
item_serial: null,
section_type: 'floating_item',
section_position: 'body',
section_name: 'floating_item',
})
);
const img = document.createElement('img');
img.src = element.imageUrl + '?h=200&convert=webp';
img.alt = element.name || 'Floating element';
img.loading = 'lazy';
// Add click tracking
link.addEventListener('click', () => {
this.trackClick(element, cta);
});
link.appendChild(img);
div.appendChild(link);
return div;
}
getPositionClass(rankPosition, index) {
// Define positioning classes based on rankPosition
if (rankPosition === 1) {
return 'bantuan-top'; // Top position
} else if (rankPosition === 2) {
return 'bantuan-bottom'; // Bottom position
} else {
// For additional elements, distribute them evenly
return `bantuan-${index % 2 === 0 ? 'top' : 'bottom'}-${Math.floor(index / 2) + 1}`;
}
}
trackClick(element, cta) {
// Implement click tracking logic here
console.log('Floating element clicked:', {
elementId: element.Id,
elementName: cta.name,
ctaId: cta.ctaId,
targetUrl: cta.targetUrl,
});
}
// Public method to manually refresh
async refresh() {
try {
await this.fetchFloatingElements();
this.renderFloatingElements();
} catch (error) {
console.error('Failed to refresh floating elements:', error);
throw error;
}
}
// Public method to get current floating elements
getFloatingElements() {
return [...this.floatingElements];
}
}
// Initialize the component when DOM is ready
document.addEventListener('DOMContentLoaded', () => {
// Get product and table parameters from data attributes
const container = document.getElementById('bantuan-divs-container');
const product = container.getAttribute('data-product') || 'ruangguru';
const table = container.getAttribute('data-table') || 'rg_floating_icon';
new FloatingDivsComponent(product, table);
});
// Export for use in other modules if needed
if (typeof module !== 'undefined' && module.exports) {
module.exports = FloatingDivsComponent;
}
</script> <div id="wp-install-nudge" style="
position: fixed;
bottom: 0rem;
right: 0;
z-index: 999;
cursor: pointer;
"></div>
<script>
(function (w, d, s, o, f, js, fjs) {
w['Sales-Nudge-Widget'] = o; w[o] = w[o] || function () { (w[o].q = w[o].q || []).push(arguments) };
js = d.createElement(s), fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
js.id = o; js.src = f; js.async = 1; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(window, document, 'script', 'wpInstallNudge', 'https://cdn-web-2.ruangguru.com/sales-nudge/6198a95130/dist/widget.js'));
wpInstallNudge('init', { targetElementId: 'wp-install-nudge', clientTarget: 'ruangguru_blog' });
</script>
<script>
// note: disabled due to auto reload page
// var lastScrollTop = 0;
// $(window).scroll(function(event){
// var st = $(this).scrollTop();
// if (st > lastScrollTop){
// $('#wp-install-nudge').slideDown( "slow", function() {});
// } else {
// $('#wp-install-nudge').slideUp( "slow", function() {});
// }
// lastScrollTop = st;
// });
// $(document).ready(function () {
// $("#wp-install-nudge").hide();
// });
$('#wp-install-nudge').click(function(){
Analytics.track("promotion__install_nudge__click",
{
user_email: "ruangguru@blog.com",
cta_link: widgetData.dataConfig.target_link
}).catch((err) => {
console.log("tracker error", err);
});
});
</script>
</footer>
<div id="__next"></div>
<script type="speculationrules">
{"prefetch":[{"source":"document","where":{"and":[{"href_matches":"\/blog\/*"},{"not":{"href_matches":["\/blog\/wp-*.php","\/blog\/wp-admin\/*","\/blog\/wp-content\/uploads\/*","\/blog\/wp-content\/*","\/blog\/wp-content\/plugins\/*","\/blog\/wp-content\/themes\/ruangguru\/*","\/blog\/*\\?(.+)"]}},{"not":{"selector_matches":"a[rel~=\"nofollow\"]"}},{"not":{"selector_matches":".no-prefetch, .no-prefetch a"}}]},"eagerness":"conservative"}]}
</script>
<script>
async function getCtaDetails(ctaIds) {
const endpoint =
" https://gw.ruangguru.com/api/v3/rdb/p_ddgy8hjx5dxsqx/CTA/views/CTA?offset=0&limit=10&where=(ctaId,in," + ctaIds.toString() + ")";
try {
const response = await fetch(endpoint, {
headers: {
"xc-token": "-hG2nBDJzSj0agSgNtcJx97M4F02y54nUMoY6plJ",
},
});
const data = await response.json();
const ctaList = data?.list || [];
const ctaMap = new Map();
for (const ctaData of ctaList) {
ctaMap.set(ctaData.ctaId, ctaData);
}
return ctaMap;
} catch (error) {
console.error("Error fetching CTA details:", error);
return new Map();
}
}
async function replaceCTA() {
const regex = /{{cta\((‘(.*?)’|“(.*?)”)\)}}/g;
const bodyHTML = document.body.innerHTML;
const matches = Array.from(bodyHTML.matchAll(regex));
const ctaIds = matches.map((match) => {
let ctaId = match[2] ?? match[3];
return ctaId;
});
const ctaMap = await getCtaDetails(ctaIds);
const replacedHTML = bodyHTML.replace(regex, (match, _inner, ctaId1, ctaId2) => {
const ctaId = ctaId1 ?? ctaId2;
const ctaData = ctaMap.get(ctaId);
if (ctaData) {
return `<a href="https://cta.ruangguru.com/${ctaData.ctaId}" target="_${ctaData.targetType}" style="position:relative;display:inline-block;">
<img src="${ctaData.imageUrl}" loading="lazy" alt="${ctaData.altText}" />
</a>`;
} else {
return match;
}
});
document.body.innerHTML = replacedHTML;
}
</script>
<meta name="author" content="Ruangguru Tech Team">
<!-- Google Tag Manager (noscript) -->
<noscript><iframe src="https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-PVNLZFT" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"></iframe></noscript>
<!-- Tracker -->
<script type="text/javascript" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-page-web/public/staticpages/global-assets/js/cta.js"></script>
<script src="https://unpkg.com/@dotlottie/player-component@latest/dist/dotlottie-player.mjs" type="module"></script>
</body>
</html>