0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<p>Latihan soal kali ini disiapkan buat kamu untuk menghadapi penilaian akhir semester tahun 2019. Anak IPS kelas 12 wajib baca.</p>
1
<p>Latihan soal kali ini disiapkan buat kamu untuk menghadapi penilaian akhir semester tahun 2019. Anak IPS kelas 12 wajib baca.</p>
2
<p>-</p>
2
<p>-</p>
3
<p>Jangan pernah nganggap remeh penilaian akhir semester (PAS) lho. Terlebih kamu yang di kelas 12. Nilai PAS di semester 5 kali ini menjadi penentu raport kamu yang bakalan menjadi patokan SNMPTN. Jadi, ngga ada alasan buat meremehkan PAS kali ini ya. Biar makin mantap menghadapi PAS, yuk coba baca latihan soal berikut ini.</p>
3
<p>Jangan pernah nganggap remeh penilaian akhir semester (PAS) lho. Terlebih kamu yang di kelas 12. Nilai PAS di semester 5 kali ini menjadi penentu raport kamu yang bakalan menjadi patokan SNMPTN. Jadi, ngga ada alasan buat meremehkan PAS kali ini ya. Biar makin mantap menghadapi PAS, yuk coba baca latihan soal berikut ini.</p>
4
<p><strong>GEOGRAFI</strong></p>
4
<p><strong>GEOGRAFI</strong></p>
5
<p><strong>Topik : Konsep Wilayah dan Tata Ruang</strong><strong>Subtopik : Konsep Wilayah dan Tata Ruang</strong><strong>Level Kognitif : C2 (MOTS)</strong></p>
5
<p><strong>Topik : Konsep Wilayah dan Tata Ruang</strong><strong>Subtopik : Konsep Wilayah dan Tata Ruang</strong><strong>Level Kognitif : C2 (MOTS)</strong></p>
6
<p>1. Berikut ini yang merupakan contoh wilayah fungsional adalah….A. wilayah lereng Gunung MerapiB. wilayah pesisir selatan JawaC. Dataran Tinggi DiengD. wilayah kesultanan SuluE. wilayah Jabodetabek</p>
6
<p>1. Berikut ini yang merupakan contoh wilayah fungsional adalah….A. wilayah lereng Gunung MerapiB. wilayah pesisir selatan JawaC. Dataran Tinggi DiengD. wilayah kesultanan SuluE. wilayah Jabodetabek</p>
7
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>Wilayah fungsional adalah wilayah yang memiliki ciri kegiatan yang berhubungan dengan pusat kegiatan. Wilayah fungsional ditandai dengan adanya arus kegiatan transportasi dan komunikasi yang akhirnya menunjang pertumbuhan dari setiap wilayah tersebut. Wilayah Jabodetabek merupakan contoh dari wilayah fungsional karena pada wilayah ini terdapat hubungan fungsional dan adanya arus kegiatan yang tinggi. Sehingga, jawaban yang tepat adalah E.</p>
7
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>Wilayah fungsional adalah wilayah yang memiliki ciri kegiatan yang berhubungan dengan pusat kegiatan. Wilayah fungsional ditandai dengan adanya arus kegiatan transportasi dan komunikasi yang akhirnya menunjang pertumbuhan dari setiap wilayah tersebut. Wilayah Jabodetabek merupakan contoh dari wilayah fungsional karena pada wilayah ini terdapat hubungan fungsional dan adanya arus kegiatan yang tinggi. Sehingga, jawaban yang tepat adalah E.</p>
8
<p><strong>Topik : Konsep Wilayah dan Tata Ruang</strong><strong>Subtopik : Pembangunan dan Pertumbuhan Wilayah</strong><strong>Level Kognitif : C2 (MOTS)</strong></p>
8
<p><strong>Topik : Konsep Wilayah dan Tata Ruang</strong><strong>Subtopik : Pembangunan dan Pertumbuhan Wilayah</strong><strong>Level Kognitif : C2 (MOTS)</strong></p>
9
<p>Perhatikan gambar berikut ini:</p>
9
<p>Perhatikan gambar berikut ini:</p>
10
<p>2. Wilayah yang ditunjukkan oleh huruf X termasuk dalam memiliki kota pusat pertumbuhan yang berada di….A. MedanB. JakartaC. SurabayaD. MakassarE. Ambon</p>
10
<p>2. Wilayah yang ditunjukkan oleh huruf X termasuk dalam memiliki kota pusat pertumbuhan yang berada di….A. MedanB. JakartaC. SurabayaD. MakassarE. Ambon</p>
11
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Pembahasan:</strong>Wilayah yang ditunjukkan oleh huruf X adalah Provinsi Lampung. Provinsi Lampung termasuk dalam wilayah pembangunan IV. Wilayah pembangunan IV termasuk dalam regional pembangunan utama B yang kota pusat pertumbuhannya terletak di Jakarta. Jawaban yang tepat adalah B.</p>
11
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Pembahasan:</strong>Wilayah yang ditunjukkan oleh huruf X adalah Provinsi Lampung. Provinsi Lampung termasuk dalam wilayah pembangunan IV. Wilayah pembangunan IV termasuk dalam regional pembangunan utama B yang kota pusat pertumbuhannya terletak di Jakarta. Jawaban yang tepat adalah B.</p>
12
<p><strong>Topik : Interaksi Keruangan Desa dan Kota</strong><strong>Subtopik : Struktur Keruangan dan Perkembangan Desa</strong><strong>Level Kognitif : C2 (MOTS)</strong></p>
12
<p><strong>Topik : Interaksi Keruangan Desa dan Kota</strong><strong>Subtopik : Struktur Keruangan dan Perkembangan Desa</strong><strong>Level Kognitif : C2 (MOTS)</strong></p>
13
<p>Perhatikan unsur-unsur berikut ini:1) tanah2) manusia3) lembaga sosial4) sikap gotong royong</p>
13
<p>Perhatikan unsur-unsur berikut ini:1) tanah2) manusia3) lembaga sosial4) sikap gotong royong</p>
14
<p>Potensi nonfisik yang ada di wilayah desa ditunjukkan oleh nomor….(1) dan (2)(1) dan (3)(2) dan (3)(2) dan (4)(3) dan (4)</p>
14
<p>Potensi nonfisik yang ada di wilayah desa ditunjukkan oleh nomor….(1) dan (2)(1) dan (3)(2) dan (3)(2) dan (4)(3) dan (4)</p>
15
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>Secara umum, potensi desa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu potensi fisik dan nonfisik. Potensi nonfisik adalah seluruh potensi sumber daya sosial dan budaya yang ada di desa. Potensi nonfisik meliputi sikap gotong royong, lembaga dan organisasi sosial, dan aparatur pemerintahan. Jawaban yang tepat adalah E.</p>
15
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>Secara umum, potensi desa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu potensi fisik dan nonfisik. Potensi nonfisik adalah seluruh potensi sumber daya sosial dan budaya yang ada di desa. Potensi nonfisik meliputi sikap gotong royong, lembaga dan organisasi sosial, dan aparatur pemerintahan. Jawaban yang tepat adalah E.</p>
16
<p><strong>Topik : Interaksi Keruangan Desa dan Kota</strong><strong>Subtopik : Pola dan Faktor-Faktor Interaksi Desa dan Kota</strong><strong>Level Kognitif : C4 (HOTS)</strong></p>
16
<p><strong>Topik : Interaksi Keruangan Desa dan Kota</strong><strong>Subtopik : Pola dan Faktor-Faktor Interaksi Desa dan Kota</strong><strong>Level Kognitif : C4 (HOTS)</strong></p>
17
<p>4. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini:</p>
17
<p>4. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini:</p>
18
<p>1) model gravitasi dalam interaksi wilayah pertama kali dikemukakan oleh Kansky2) semakin banyak jumlah penduduk antarwilayah, maka semakin tinggi interaksi antarwilayahnya3) kondisi topografi dan sosial ekonomi tidak memengaruhi interaksi antarwilayah4) wilayah-wilayah yang memiliki kondisi sarana prasarana transportasi yang baik akan memillliki intensitas interaksi antarwilayah yang baik5) interaksi antarwilayah semakin rendah jika jarak kedua wilayah semakin jauh</p>
18
<p>1) model gravitasi dalam interaksi wilayah pertama kali dikemukakan oleh Kansky2) semakin banyak jumlah penduduk antarwilayah, maka semakin tinggi interaksi antarwilayahnya3) kondisi topografi dan sosial ekonomi tidak memengaruhi interaksi antarwilayah4) wilayah-wilayah yang memiliki kondisi sarana prasarana transportasi yang baik akan memillliki intensitas interaksi antarwilayah yang baik5) interaksi antarwilayah semakin rendah jika jarak kedua wilayah semakin jauh</p>
19
<p>Pernyataan yang tepat ditunjukkan oleh nomor….(1), (2), dan (3)(1), (2), dan (4)(2), (3), dan (4)(2), (4), dan (5)(3), (4), dan (5)</p>
19
<p>Pernyataan yang tepat ditunjukkan oleh nomor….(1), (2), dan (3)(1), (2), dan (4)(2), (3), dan (4)(2), (4), dan (5)(3), (4), dan (5)</p>
20
<p><strong>Jawaban: D</strong><strong>Pembahasan:</strong>Model Gravitasi pertama kali dicetuskan oleh Newton, dan kemudian dikembangkan oleh W.J. Reilly untuk mengukur kekuatan interaksi keruangan antara dua wilayah atau lebih. Reilly berpendapat bahwa kekuatan interaksi antara dua wilayah yang berbeda dapat diukur dengan melihat jumlah penduduk dan jarak kedua wilayah tersebut. Rumus model Gravitasi ini adalah:</p>
20
<p><strong>Jawaban: D</strong><strong>Pembahasan:</strong>Model Gravitasi pertama kali dicetuskan oleh Newton, dan kemudian dikembangkan oleh W.J. Reilly untuk mengukur kekuatan interaksi keruangan antara dua wilayah atau lebih. Reilly berpendapat bahwa kekuatan interaksi antara dua wilayah yang berbeda dapat diukur dengan melihat jumlah penduduk dan jarak kedua wilayah tersebut. Rumus model Gravitasi ini adalah:</p>
21
<p>Keterangan:IA.B = Kekuatan interaksi antara wilayah A dan Bk = Konstanta empiris, k=1PA = Jumlah penduduk wilayah APB = Jumlah penduduk wilayah BdA.B = Jarak wilayah A dan B</p>
21
<p>Keterangan:IA.B = Kekuatan interaksi antara wilayah A dan Bk = Konstanta empiris, k=1PA = Jumlah penduduk wilayah APB = Jumlah penduduk wilayah BdA.B = Jarak wilayah A dan B</p>
22
<p>Berdasarkan rumus tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar jumlah penduduk pada kedua wilayah, maka semakin besar kekuatan interaksi kedua wilayah tersebut. Selain itu, semakin besar jarak antara kedua wilayah, maka semakin rendah kekuatan interaksinya. Namun, teori ini hanya bisa diterapkan jika kondisi sosial ekonomi, kondisi fisik alamiah, dan sarana transportasi antarwilayah bersifat sama. Sebab, jika kondisi antarwilayah berbeda, maka teori Reilly menjadi kurang tepat diterapkan karena kondisi sosial ekoomi, fisik alamiah, dan transportasi sangat berpengaruh dalam interaksi wilayah. Pernyataan yang tepat ditunjukkan oleh angka (2), (4), dan (5). Jawaban yang benar adalah D.</p>
22
<p>Berdasarkan rumus tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa semakin besar jumlah penduduk pada kedua wilayah, maka semakin besar kekuatan interaksi kedua wilayah tersebut. Selain itu, semakin besar jarak antara kedua wilayah, maka semakin rendah kekuatan interaksinya. Namun, teori ini hanya bisa diterapkan jika kondisi sosial ekonomi, kondisi fisik alamiah, dan sarana transportasi antarwilayah bersifat sama. Sebab, jika kondisi antarwilayah berbeda, maka teori Reilly menjadi kurang tepat diterapkan karena kondisi sosial ekoomi, fisik alamiah, dan transportasi sangat berpengaruh dalam interaksi wilayah. Pernyataan yang tepat ditunjukkan oleh angka (2), (4), dan (5). Jawaban yang benar adalah D.</p>
23
<p><strong>Topik : Interaksi Keruangan Desa dan Kota</strong><strong>Subtopik : Dampak Perkembangan Kota</strong><strong>Level Kognitif : C2 (MOTS)</strong></p>
23
<p><strong>Topik : Interaksi Keruangan Desa dan Kota</strong><strong>Subtopik : Dampak Perkembangan Kota</strong><strong>Level Kognitif : C2 (MOTS)</strong></p>
24
<p>5. Perhatikan kondisi-kondisi berikut ini:1) adanya kesempatan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi2) makin sempitnya lapangan pekerjaan3) pendapatan yang rendah4) adanya berbagai fasilitas yang lengkap</p>
24
<p>5. Perhatikan kondisi-kondisi berikut ini:1) adanya kesempatan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi2) makin sempitnya lapangan pekerjaan3) pendapatan yang rendah4) adanya berbagai fasilitas yang lengkap</p>
25
<p>Faktor pendorong yang menyebabkan terjadinya urbanisasi penduduk dari desa ke kota ditunjukkan oleh nomor….</p>
25
<p>Faktor pendorong yang menyebabkan terjadinya urbanisasi penduduk dari desa ke kota ditunjukkan oleh nomor….</p>
26
<p>A. (1) dan (2)B. (1) dan (3)C. (2) dan (3)D. (2) dan (4)E. (3) dan (4)</p>
26
<p>A. (1) dan (2)B. (1) dan (3)C. (2) dan (3)D. (2) dan (4)E. (3) dan (4)</p>
27
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>Secara umum, faktor-faktor yang menyebabkan urbanisasi dibedakan menjadi dua, yaitu faktor pendorong dan faktor penarik. Faktor pendorong adalah keadaan wilayah desa yang mendorong terjadinya urbanisasi. Berikut ini adalah faktor pendorong urbanisasi:- Makin sempitnya lahan garapan di desa- Makin sempitnya lapangan pekerjaan di desa- Pendapatan di desa yang rendah- Kurangnya fasilitas sosial ekonomi, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, olah raga, dan rekreasi</p>
27
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>Secara umum, faktor-faktor yang menyebabkan urbanisasi dibedakan menjadi dua, yaitu faktor pendorong dan faktor penarik. Faktor pendorong adalah keadaan wilayah desa yang mendorong terjadinya urbanisasi. Berikut ini adalah faktor pendorong urbanisasi:- Makin sempitnya lahan garapan di desa- Makin sempitnya lapangan pekerjaan di desa- Pendapatan di desa yang rendah- Kurangnya fasilitas sosial ekonomi, seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, olah raga, dan rekreasi</p>
28
<p>Jawaban yang tepat adalah C.</p>
28
<p>Jawaban yang tepat adalah C.</p>
29
<p><strong>SEJARAH</strong></p>
29
<p><strong>SEJARAH</strong></p>
30
<p><strong>Topik: Pemberontakan Dalam Negeri</strong><strong>Sub Topik: Menghadapi Ancaman Disentegrasi Bangsa</strong><strong>Level Kognitif : C4 (HOTS)</strong></p>
30
<p><strong>Topik: Pemberontakan Dalam Negeri</strong><strong>Sub Topik: Menghadapi Ancaman Disentegrasi Bangsa</strong><strong>Level Kognitif : C4 (HOTS)</strong></p>
31
<p>6. Sebagian tentara Belanda yang masih berada di Jawa Barat dan tergabung dalam KNIL dan KL membentuk Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) dibawah pimpinan Raymond Westerling. pasukan APRA ini memberikan ultimatum kepada Republik Indonesia Serikat yang menuntut…</p>
31
<p>6. Sebagian tentara Belanda yang masih berada di Jawa Barat dan tergabung dalam KNIL dan KL membentuk Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) dibawah pimpinan Raymond Westerling. pasukan APRA ini memberikan ultimatum kepada Republik Indonesia Serikat yang menuntut…</p>
32
<p>A. Dihapuskannya Republik Indonesia SerikatB. Meminta agar Republik Indonesia Serikat segera membentuk angkatan bersenjata.C. Dipertahankannya Negara Pasundan sekaligus mengangkat APRA sebagai tentara Negara PasundanD. Menolak berdirinya Republik Indonesia Serikat dibawah pimpinan SoekarnoE. Kesetaraan bekas pasukan KNIL dan TNI</p>
32
<p>A. Dihapuskannya Republik Indonesia SerikatB. Meminta agar Republik Indonesia Serikat segera membentuk angkatan bersenjata.C. Dipertahankannya Negara Pasundan sekaligus mengangkat APRA sebagai tentara Negara PasundanD. Menolak berdirinya Republik Indonesia Serikat dibawah pimpinan SoekarnoE. Kesetaraan bekas pasukan KNIL dan TNI</p>
33
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) merupakan pasukan yang dibentuk oleh Raymond Westerling). Pasukan ini mempunyai tujuan untuk menjadi tentara federal Negara Pasundan sehingga memberikan ultimatum kepada pemerintah Republik Indonesia Serikat.</p>
33
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>APRA (Angkatan Perang Ratu Adil) merupakan pasukan yang dibentuk oleh Raymond Westerling). Pasukan ini mempunyai tujuan untuk menjadi tentara federal Negara Pasundan sehingga memberikan ultimatum kepada pemerintah Republik Indonesia Serikat.</p>
34
<p><strong>Topik: Indonesia Masa Awal Kemerdekaan Sampai Terpimpin</strong><strong>Sub Topik: Kehidupan Masa Demokrasi Liberal</strong><strong>Level Kognitif: C4 (HOTS)</strong></p>
34
<p><strong>Topik: Indonesia Masa Awal Kemerdekaan Sampai Terpimpin</strong><strong>Sub Topik: Kehidupan Masa Demokrasi Liberal</strong><strong>Level Kognitif: C4 (HOTS)</strong></p>
35
<p>7. Sistem kepartaian yang dijalankan pada masa Demokrasi Liberal adalah multi partai. Pembentukan sistem ini menurut Moch. Hatta mempunyai tujuan…A. Untuk mempercepat pelaksanaan demokrasi di Indonesia yang lebih demokratisB. Semakin banyak partai politik semakin besar untuk mencapai tujuan Indonesia yang berbanga dan bernegaraC. Mengukur kekuatan perjuangan dan untuk mempermudah dalam hal meminta tanggung jawab kepada pemimpin-pemimpin barisan perjuanganD. Untuk lebih menyalurkan suara masyarakat Indonesia yang beragam sesuai dengan pilihan perjuangannyaE. Mempermudah wadah perjuangan dan semakin memperkaya ide dan gagasan di parlemen</p>
35
<p>7. Sistem kepartaian yang dijalankan pada masa Demokrasi Liberal adalah multi partai. Pembentukan sistem ini menurut Moch. Hatta mempunyai tujuan…A. Untuk mempercepat pelaksanaan demokrasi di Indonesia yang lebih demokratisB. Semakin banyak partai politik semakin besar untuk mencapai tujuan Indonesia yang berbanga dan bernegaraC. Mengukur kekuatan perjuangan dan untuk mempermudah dalam hal meminta tanggung jawab kepada pemimpin-pemimpin barisan perjuanganD. Untuk lebih menyalurkan suara masyarakat Indonesia yang beragam sesuai dengan pilihan perjuangannyaE. Mempermudah wadah perjuangan dan semakin memperkaya ide dan gagasan di parlemen</p>
36
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>Menurut Moch. Hatta demi menjalankan sistem demokrasi yang berjalan dengan baik harus merubah sistem kepartaian di Indonesia yang sebelumnya mono partai menjadi multi partai. Hal tersebut bertujuan untuk Mengukur kekuatan perjuangan dan untuk mempermudah dalam hal meminta tanggung jawab kepada pemimpin-pemimpin barisan perjuangan<strong>Topik: Indonesia Masa Awal Kemerdekaan sampai Terpimpin</strong><strong>Sub Topik: Kehidupan pada Masa Demokrasi Terpimpin</strong><strong>Level Kognitif: C4 (HOTS)</strong></p>
36
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>Menurut Moch. Hatta demi menjalankan sistem demokrasi yang berjalan dengan baik harus merubah sistem kepartaian di Indonesia yang sebelumnya mono partai menjadi multi partai. Hal tersebut bertujuan untuk Mengukur kekuatan perjuangan dan untuk mempermudah dalam hal meminta tanggung jawab kepada pemimpin-pemimpin barisan perjuangan<strong>Topik: Indonesia Masa Awal Kemerdekaan sampai Terpimpin</strong><strong>Sub Topik: Kehidupan pada Masa Demokrasi Terpimpin</strong><strong>Level Kognitif: C4 (HOTS)</strong></p>
37
<p>8. Pada masa Demokrasi Terpimpin, pengaruh Partai Komunis Indonesia (PKI) semakin menguat dan menjadi salah satu kekuatan besar pada saat itu. Faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah…</p>
37
<p>8. Pada masa Demokrasi Terpimpin, pengaruh Partai Komunis Indonesia (PKI) semakin menguat dan menjadi salah satu kekuatan besar pada saat itu. Faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah…</p>
38
<p>A. Paham Komunis yang searah dengan keinginan rakyatB. Propaganda PKI yang berhasil merebut perhatian rakyatC. Soekarno menyatakan diri sebagai salah satu kader komunisD. Adanya sinergitas antara komunis dan TNIE. Komunis menggunakan cara radikal untuk mendapatkan dukungan rakyat</p>
38
<p>A. Paham Komunis yang searah dengan keinginan rakyatB. Propaganda PKI yang berhasil merebut perhatian rakyatC. Soekarno menyatakan diri sebagai salah satu kader komunisD. Adanya sinergitas antara komunis dan TNIE. Komunis menggunakan cara radikal untuk mendapatkan dukungan rakyat</p>
39
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Pembahasan:</strong>Pada masa Demokrasi Terpimpin, PKI menjadi salah satu kekuatan yang besar yang ada di Indonesia. Salah satunya penyebabnya adalah propaganda PKI yang menyatakan sebagai golongan yang menerima Pancasila dan selalu mendukung penuh kebijakan-kebijakan revolusioner yang dikeluarkan oleh Soekarno, hal itu menyebabkan PKI berhasil merebut sebagian hati rakyat, sebagian besar adalah golongan buruh dan petani.</p>
39
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Pembahasan:</strong>Pada masa Demokrasi Terpimpin, PKI menjadi salah satu kekuatan yang besar yang ada di Indonesia. Salah satunya penyebabnya adalah propaganda PKI yang menyatakan sebagai golongan yang menerima Pancasila dan selalu mendukung penuh kebijakan-kebijakan revolusioner yang dikeluarkan oleh Soekarno, hal itu menyebabkan PKI berhasil merebut sebagian hati rakyat, sebagian besar adalah golongan buruh dan petani.</p>
40
<p><strong>Topik: Masa Orde Baru hingga Reformasi</strong><strong>Subtopik: Kehidupan Masa Orde Baru</strong><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
40
<p><strong>Topik: Masa Orde Baru hingga Reformasi</strong><strong>Subtopik: Kehidupan Masa Orde Baru</strong><strong>Level Kognitif: MOTS</strong></p>
41
<p>9. Dalam usaha meningkatkan produksi pertanian, pemerintah Orde Baru melaksanakan program Revolusi Hijau yang dalam pelaksanannya terdiri dari empat pokok, yaitu…</p>
41
<p>9. Dalam usaha meningkatkan produksi pertanian, pemerintah Orde Baru melaksanakan program Revolusi Hijau yang dalam pelaksanannya terdiri dari empat pokok, yaitu…</p>
42
<p>A. Intensifikasi, Reboisasi, Ekstentifikasi, RehabilitasiB. Reboisasi, Diversifikasi, Ekstentifikasi, Rehabilitasi C. Terasering, Reboisasi, Diversifikasi, RehabilitasiD. Diversifikasi, Terasering, Rehabilitasi, IntensifikasiE. Intensifikasi, Diversifikasi, Rehabilitasi, Ekstentifikasi</p>
42
<p>A. Intensifikasi, Reboisasi, Ekstentifikasi, RehabilitasiB. Reboisasi, Diversifikasi, Ekstentifikasi, Rehabilitasi C. Terasering, Reboisasi, Diversifikasi, RehabilitasiD. Diversifikasi, Terasering, Rehabilitasi, IntensifikasiE. Intensifikasi, Diversifikasi, Rehabilitasi, Ekstentifikasi</p>
43
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>dalam usahanya meningkatkan produksi hasil pertanian, pemerintah mencoba melakukan program Revolusi Hijau yang mana terdapat empat pokok penting dalam pelaksanaannya. 1) Intensifikasi, yaitu penelitian, pengembangan, dan penerapan teknologi pertanian untuk memanfaatkan lahan yang ada guna memperoleh hasil yang optimal2) Ekstentifikasi, yaitu perluasan lahan pertanian untuk memperoleh hasil pertanian yang lebih optimal;3) Diversifikasi (keanekaragaman usaha tani);4) Rehabilitasi (pemulihan daya produktivitas sumber daya pertanian yang sudah kritis).</p>
43
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>dalam usahanya meningkatkan produksi hasil pertanian, pemerintah mencoba melakukan program Revolusi Hijau yang mana terdapat empat pokok penting dalam pelaksanaannya. 1) Intensifikasi, yaitu penelitian, pengembangan, dan penerapan teknologi pertanian untuk memanfaatkan lahan yang ada guna memperoleh hasil yang optimal2) Ekstentifikasi, yaitu perluasan lahan pertanian untuk memperoleh hasil pertanian yang lebih optimal;3) Diversifikasi (keanekaragaman usaha tani);4) Rehabilitasi (pemulihan daya produktivitas sumber daya pertanian yang sudah kritis).</p>
44
<p><strong>Topik: Masa Orde Baru hingga Reformasi</strong><strong>Subtopik: Kehidupan Masa Reformasi</strong><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
44
<p><strong>Topik: Masa Orde Baru hingga Reformasi</strong><strong>Subtopik: Kehidupan Masa Reformasi</strong><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
45
<p>10. Berikut ini yang merupakan kebijakan B.J Habibie untuk memenuhi tuntutan reformasi diantaranya adalah…</p>
45
<p>10. Berikut ini yang merupakan kebijakan B.J Habibie untuk memenuhi tuntutan reformasi diantaranya adalah…</p>
46
<p>A. Membatasi kebebasan rakyat dalam menyuarakan aspirasinyaB. Melakukan jejak pendapat terhadap Provinsi Timor Timur dan Nusa Tenggara TimurC. Penguatan jumlah anggota ABRI di MPRD. Membentuk KPK untuk mengusut korupsi negaraE. Melakukan pencabutan terhadap pembredelan pers</p>
46
<p>A. Membatasi kebebasan rakyat dalam menyuarakan aspirasinyaB. Melakukan jejak pendapat terhadap Provinsi Timor Timur dan Nusa Tenggara TimurC. Penguatan jumlah anggota ABRI di MPRD. Membentuk KPK untuk mengusut korupsi negaraE. Melakukan pencabutan terhadap pembredelan pers</p>
47
<p><strong>Kunci Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>Untuk merealisasikan tuntutan reformasi, Presiden B.J Habibie berusaha melakukan pembaharuan dalam pemerintahannya, diantaranya:1) Mengganti 5 paket undang-undang dan 3 di antaranya diubah agar lebih demokratis2) Kebebasan rakyat dalam menyalurkan aspirasi3) Melakukan pencabutan terhadap pembredelan pers4) Jejak pendapat wilayah Timor-timur5) Memberikan abolisi (Hak kepala Negara untuk menghapuskan hak tuntutan pidana) kepada 18 tahanan dan narapidana politik (orang-orang yang pernah mengkritik presiden).6) Pengurangan jumlah anggota ABRI di MPR, dari 75 orang menjadi 38 orang.7) Polri memisahkan diri dari ABRI menjadi Kepolisian RI. Istilah ABRI berubah menjadi TNI.</p>
47
<p><strong>Kunci Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>Untuk merealisasikan tuntutan reformasi, Presiden B.J Habibie berusaha melakukan pembaharuan dalam pemerintahannya, diantaranya:1) Mengganti 5 paket undang-undang dan 3 di antaranya diubah agar lebih demokratis2) Kebebasan rakyat dalam menyalurkan aspirasi3) Melakukan pencabutan terhadap pembredelan pers4) Jejak pendapat wilayah Timor-timur5) Memberikan abolisi (Hak kepala Negara untuk menghapuskan hak tuntutan pidana) kepada 18 tahanan dan narapidana politik (orang-orang yang pernah mengkritik presiden).6) Pengurangan jumlah anggota ABRI di MPR, dari 75 orang menjadi 38 orang.7) Polri memisahkan diri dari ABRI menjadi Kepolisian RI. Istilah ABRI berubah menjadi TNI.</p>
48
<p><strong>EKONOMI</strong></p>
48
<p><strong>EKONOMI</strong></p>
49
<p><strong>Topik: Tahap Pelaporan Perusahaan Jasa</strong><strong>Subtopik: Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa</strong><strong>Level Kognitif: C3 (MOTS)</strong></p>
49
<p><strong>Topik: Tahap Pelaporan Perusahaan Jasa</strong><strong>Subtopik: Laporan Laba Rugi Perusahaan Jasa</strong><strong>Level Kognitif: C3 (MOTS)</strong></p>
50
<p>11. Percetakan Narti mempunyai data keuangan pada bulan Desember 2018 sebagai berikut.</p>
50
<p>11. Percetakan Narti mempunyai data keuangan pada bulan Desember 2018 sebagai berikut.</p>
51
<p>Berdasarkan data keuangan tersebut, maka percetakan Narti mengalami ….A. Laba Rp2.500.000,00B. Laba Rp550.000,00C. Impas D. Rugi Rp3.050.000,00E. Rugi Rp550.000,00</p>
51
<p>Berdasarkan data keuangan tersebut, maka percetakan Narti mengalami ….A. Laba Rp2.500.000,00B. Laba Rp550.000,00C. Impas D. Rugi Rp3.050.000,00E. Rugi Rp550.000,00</p>
52
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>Jumlah pendapatan= pendapatan jasa + pendapatan komisi = 2.000.000 + 500.000= 2.500.000</p>
52
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>Jumlah pendapatan= pendapatan jasa + pendapatan komisi = 2.000.000 + 500.000= 2.500.000</p>
53
<p>Jumlah beban= beban listrik + beban perlengkapan + beban gaji + beban iklan + beban sewa = 500.000 + 350.000 + 1.500.000 + 200.000 + 500.000= 3.050.000</p>
53
<p>Jumlah beban= beban listrik + beban perlengkapan + beban gaji + beban iklan + beban sewa = 500.000 + 350.000 + 1.500.000 + 200.000 + 500.000= 3.050.000</p>
54
<p>Laba/rugi = jumlah pendapatan - jumlah beban = 2.500.000 - 3.050.000= 550.000 (Rugi)</p>
54
<p>Laba/rugi = jumlah pendapatan - jumlah beban = 2.500.000 - 3.050.000= 550.000 (Rugi)</p>
55
<p><strong>Topik: Persamaan Dasar Akuntansi</strong><strong>Subtopik: Analisis Transaksi dan Pencatatan dalam Persamaan Dasar</strong><strong>Akuntansi</strong><strong>Level Kognitif: C3 (MOTS)</strong></p>
55
<p><strong>Topik: Persamaan Dasar Akuntansi</strong><strong>Subtopik: Analisis Transaksi dan Pencatatan dalam Persamaan Dasar</strong><strong>Akuntansi</strong><strong>Level Kognitif: C3 (MOTS)</strong></p>
56
<p>12. Perhatikan analisis transaksi berikut ini.</p>
56
<p>12. Perhatikan analisis transaksi berikut ini.</p>
57
<p>1) Membeli peralatan seharga Rp 20.000.000,00 dibayar Rp5.000.000,00 dan sisanya kemudian, transaksi ini berakibat harta berupa peralatan (+) di debit Rp20.000.000,00, utang (-) di kredit Rp15.000.000,00 dan kas (-) di kredit Rp5.000.000,00. 2) Menerima pinjaman dari bank sebesar Rp15.000.000,00 transaksi ini berakibat kas (+) di debit Rp15.000.000,00 dan utang (+) di debit Rp15.000.000,00.3) Membayara cicilan utang Rp 3.000.000,00 transaksi ini berakibat harta berupa kas (-) di debit Rp3.000.000,00 dan utang (-) di debit sebesar Rp3.000.000,00.4) Menerima pelunasan piutang sebesar Rp4.000.000,00, transaksi ini berakibat kas (+) di debit Rp4.000.000,00 dan piutang (-) di kredit Rp4.000.000,00. 5) Diselesaikan pekerjaan bengkel senilai Rp2.500.000,00,. Pembayaran dilakukan satu minggu kemudian, transaksi ini berakibat piutang (+) didebit Rp2.500.000,00 dan pendapatan (+) di kredit Rp2.500.000,00.</p>
57
<p>1) Membeli peralatan seharga Rp 20.000.000,00 dibayar Rp5.000.000,00 dan sisanya kemudian, transaksi ini berakibat harta berupa peralatan (+) di debit Rp20.000.000,00, utang (-) di kredit Rp15.000.000,00 dan kas (-) di kredit Rp5.000.000,00. 2) Menerima pinjaman dari bank sebesar Rp15.000.000,00 transaksi ini berakibat kas (+) di debit Rp15.000.000,00 dan utang (+) di debit Rp15.000.000,00.3) Membayara cicilan utang Rp 3.000.000,00 transaksi ini berakibat harta berupa kas (-) di debit Rp3.000.000,00 dan utang (-) di debit sebesar Rp3.000.000,00.4) Menerima pelunasan piutang sebesar Rp4.000.000,00, transaksi ini berakibat kas (+) di debit Rp4.000.000,00 dan piutang (-) di kredit Rp4.000.000,00. 5) Diselesaikan pekerjaan bengkel senilai Rp2.500.000,00,. Pembayaran dilakukan satu minggu kemudian, transaksi ini berakibat piutang (+) didebit Rp2.500.000,00 dan pendapatan (+) di kredit Rp2.500.000,00.</p>
58
<p>Analisis transaksi di atas yang benar adalah ….1), 2), dan 3)1), 3), dan 4)2), 3), dan 4)2), 4), dan 5)3), 4), dan 5)</p>
58
<p>Analisis transaksi di atas yang benar adalah ….1), 2), dan 3)1), 3), dan 4)2), 3), dan 4)2), 4), dan 5)3), 4), dan 5)</p>
59
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>1) Seharusnya, membeli peralatan seharga Rp20.000.000,00 dibayar Rp5.000.000,00 dan sisanya kemudian, transaksi ini berakibat harta berupa peralatan (+) di debit Rp20.000.000,00, utang (+) di kredit Rp15.000.000,00 dan kas (-) di kredit Rp5.000.000,002) Menerima pinjaman dari bank sebesar Rp15.000.000,00, transaksi ini berakibat kas (+) di debit Rp15.000.000,00 dan utang (+) di kredit Rp15.000.000,003) Benar4) Benar5) Benar</p>
59
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Pembahasan:</strong>1) Seharusnya, membeli peralatan seharga Rp20.000.000,00 dibayar Rp5.000.000,00 dan sisanya kemudian, transaksi ini berakibat harta berupa peralatan (+) di debit Rp20.000.000,00, utang (+) di kredit Rp15.000.000,00 dan kas (-) di kredit Rp5.000.000,002) Menerima pinjaman dari bank sebesar Rp15.000.000,00, transaksi ini berakibat kas (+) di debit Rp15.000.000,00 dan utang (+) di kredit Rp15.000.000,003) Benar4) Benar5) Benar</p>
60
<p><strong>Topik: Tahap Pengikhtisaran Perusahaan Jasa</strong><strong>Subtopik: Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa</strong><strong>Level Kognitif: C4 (HOTS)</strong></p>
60
<p><strong>Topik: Tahap Pengikhtisaran Perusahaan Jasa</strong><strong>Subtopik: Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa</strong><strong>Level Kognitif: C4 (HOTS)</strong></p>
61
<p>Data neraca saldo usaha jasa modifikasi mobil Jipo per 31 Desember 2018 sebagai berikut:</p>
61
<p>Data neraca saldo usaha jasa modifikasi mobil Jipo per 31 Desember 2018 sebagai berikut:</p>
62
<p>Kas = Rp43.200.000,00Peralatan = Rp72.350.000,00Perlengkapan = Rp9.800.000,00Asuransi dibayar di muka = Rp6.000.000,00Kendaraan = Rp275.000.000,00Data penyesuaian per 31 Desember 2018 sebagai berikut: 1) Kendaraan disusutkan 10% per tahun. 2) Perlengkapan yang tersisa Rp2.630.000,00</p>
62
<p>Kas = Rp43.200.000,00Peralatan = Rp72.350.000,00Perlengkapan = Rp9.800.000,00Asuransi dibayar di muka = Rp6.000.000,00Kendaraan = Rp275.000.000,00Data penyesuaian per 31 Desember 2018 sebagai berikut: 1) Kendaraan disusutkan 10% per tahun. 2) Perlengkapan yang tersisa Rp2.630.000,00</p>
63
<p>Asuransi dibayar di muka dibayarkan pada 1 Oktober 2018 untuk masa satu tahun. Jurnal penyesuaian yang benar adalah ….</p>
63
<p>Asuransi dibayar di muka dibayarkan pada 1 Oktober 2018 untuk masa satu tahun. Jurnal penyesuaian yang benar adalah ….</p>
64
<p>A. Beban penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00 Kas Rp27.500.000,00B. Akumulasi penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00 Beban penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00C. Beban asuransi Rp2.630.000,00 Perlengkapan Rp2.630.000,00D. Beban asuransi Rp1.500.000,00 Asuransi dibayar Rp1.500.000,00E. Asuransi dibayar di muka Rp1.500.000,00 Beban asuransi Rp1.500.000,00</p>
64
<p>A. Beban penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00 Kas Rp27.500.000,00B. Akumulasi penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00 Beban penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00C. Beban asuransi Rp2.630.000,00 Perlengkapan Rp2.630.000,00D. Beban asuransi Rp1.500.000,00 Asuransi dibayar Rp1.500.000,00E. Asuransi dibayar di muka Rp1.500.000,00 Beban asuransi Rp1.500.000,00</p>
65
<p><strong>Jawaban : D</strong><strong>Pembahasan :</strong>Jurnal penyesuaian yang tepat berdasarkan data sebagai berikut: a) Penyusutan kendaraan ditetapkan 10%. Penghitungannya:= 10% × Rp275.000.000,00 = Rp27.500.000,00.Jurnal penyesuaian sebagai berikut. Beban penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00Akumulasi penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00</p>
65
<p><strong>Jawaban : D</strong><strong>Pembahasan :</strong>Jurnal penyesuaian yang tepat berdasarkan data sebagai berikut: a) Penyusutan kendaraan ditetapkan 10%. Penghitungannya:= 10% × Rp275.000.000,00 = Rp27.500.000,00.Jurnal penyesuaian sebagai berikut. Beban penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00Akumulasi penyusutan kendaraan Rp27.500.000,00</p>
66
<p>b) Penghitungan perlengkapan yang telah menjadi beban:= Rp9.800.000,00 - Rp2.630.000,00 = Rp7.170.000,00.Jurnal penyesuaiannya sebagai berikut. Beban perlengkapan Rp7.170.000,00Perlengkapan Rp7.170.000,00</p>
66
<p>b) Penghitungan perlengkapan yang telah menjadi beban:= Rp9.800.000,00 - Rp2.630.000,00 = Rp7.170.000,00.Jurnal penyesuaiannya sebagai berikut. Beban perlengkapan Rp7.170.000,00Perlengkapan Rp7.170.000,00</p>
67
<p>c) Asuransi yang telah menjadi beban adalah tiga bulan (1 Oktober 2018 - 31 Desember 2018). = 3/12 ×Rp6.000.000,00=Rp1.500.000,00Pencatatan jurnal penyesuaian sebagai berikut.Beban asuransi Rp1.500.000,00Asuransi dibayar di muka Rp1.500.000,00</p>
67
<p>c) Asuransi yang telah menjadi beban adalah tiga bulan (1 Oktober 2018 - 31 Desember 2018). = 3/12 ×Rp6.000.000,00=Rp1.500.000,00Pencatatan jurnal penyesuaian sebagai berikut.Beban asuransi Rp1.500.000,00Asuransi dibayar di muka Rp1.500.000,00</p>
68
<p><strong>Topik: Penutupan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa</strong><strong>Subtopik: Jurnal Pembalik</strong><strong>Level Kognitif: C3 (MOTS)</strong></p>
68
<p><strong>Topik: Penutupan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Jasa</strong><strong>Subtopik: Jurnal Pembalik</strong><strong>Level Kognitif: C3 (MOTS)</strong></p>
69
<p>Tanggal 01 Juli 2018, bengkel “Mario Bross” membayar sewa untuk 3 tahun dengan jumlah Rp1.500.000,00 per tahun. Akun yang tertera pada neraca saldo milik “ Mario Bross” adalah beban sewa. Jurnal pembalik yang dapat dibuat oleh Bengkel “Mario Bross” adalah….</p>
69
<p>Tanggal 01 Juli 2018, bengkel “Mario Bross” membayar sewa untuk 3 tahun dengan jumlah Rp1.500.000,00 per tahun. Akun yang tertera pada neraca saldo milik “ Mario Bross” adalah beban sewa. Jurnal pembalik yang dapat dibuat oleh Bengkel “Mario Bross” adalah….</p>
70
<p>A. Sewa dibayar di muka Rp1.500.000,00 Beban sewa Rp1.500.000,00B. Beban sewa Rp3.750.000,00 Sewa dibayar di muka Rp3.750.000,00C. Beban sewa Rp4.500.000,00 Kas Rp4.500.000,00D. Kas Rp4.500.000,00 Asuransi diterima di muka Rp4.500.000,00E. Asuransi diterima di muka Rp4.500.000,00 Kas Rp4.500.000,00</p>
70
<p>A. Sewa dibayar di muka Rp1.500.000,00 Beban sewa Rp1.500.000,00B. Beban sewa Rp3.750.000,00 Sewa dibayar di muka Rp3.750.000,00C. Beban sewa Rp4.500.000,00 Kas Rp4.500.000,00D. Kas Rp4.500.000,00 Asuransi diterima di muka Rp4.500.000,00E. Asuransi diterima di muka Rp4.500.000,00 Kas Rp4.500.000,00</p>
71
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Pembahasan:</strong>Jurnal penyesuaian Sewa dibayar di muka Rp3.750.000,00Beban sewa Rp3.750.000,00</p>
71
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Pembahasan:</strong>Jurnal penyesuaian Sewa dibayar di muka Rp3.750.000,00Beban sewa Rp3.750.000,00</p>
72
<p>Keterangan:Sewa selama 3 tahun adalah 3 × 1.500.000,00 = 4.500.000,00</p>
72
<p>Keterangan:Sewa selama 3 tahun adalah 3 × 1.500.000,00 = 4.500.000,00</p>
73
<p>Bulan yang dihitung adalah 30 bulan, sehingga3036 × 4.500.000 = 3.750.000</p>
73
<p>Bulan yang dihitung adalah 30 bulan, sehingga3036 × 4.500.000 = 3.750.000</p>
74
<p>Jurnal pembalikBeban sewa Rp3.750.000,00Sewa dibayar di muka Rp3.750.000,00</p>
74
<p>Jurnal pembalikBeban sewa Rp3.750.000,00Sewa dibayar di muka Rp3.750.000,00</p>
75
<p><strong>Topik : Akuntasi sebagai sistem informasi</strong><strong>Subtopik : Pengguna Informasi Akuntansi</strong><strong>Level Kognitif : C3 (MOTS)</strong></p>
75
<p><strong>Topik : Akuntasi sebagai sistem informasi</strong><strong>Subtopik : Pengguna Informasi Akuntansi</strong><strong>Level Kognitif : C3 (MOTS)</strong></p>
76
<p>15. Kegunaan atau manfaat informasi keuangan bagi pemakainya adalah untuk mengetahui perkembangan perusahaan dalam usahanya untuk memperoleh keuntungan. Selain itu, juga digunakan untuk mengetahui adanya prospek perusahaan di masa yang akan datang. Berdasarkan uraian tersebut, menunjukkan informasi keuangan berguna bagi….A. pemerintah B. bank C. krediturD. investor E. manajer</p>
76
<p>15. Kegunaan atau manfaat informasi keuangan bagi pemakainya adalah untuk mengetahui perkembangan perusahaan dalam usahanya untuk memperoleh keuntungan. Selain itu, juga digunakan untuk mengetahui adanya prospek perusahaan di masa yang akan datang. Berdasarkan uraian tersebut, menunjukkan informasi keuangan berguna bagi….A. pemerintah B. bank C. krediturD. investor E. manajer</p>
77
<p><strong>Jawaban : D</strong><strong>Pembahasan :</strong>Pemerintah memerlukan informasi akuntansi untuk menetapkan kebijakan pajak dan sebagai dasar untuk menyusun statistik pendapatan nasional dan statistik yang lainnya.</p>
77
<p><strong>Jawaban : D</strong><strong>Pembahasan :</strong>Pemerintah memerlukan informasi akuntansi untuk menetapkan kebijakan pajak dan sebagai dasar untuk menyusun statistik pendapatan nasional dan statistik yang lainnya.</p>
78
<p>Bank bank memerlukan informasi akuntansi untuk kesediaannya dalam pemberian pinjaman kepada suatu perusahaan yang dipandang mampu mengembalikan atau mengansur pinjaman beserta bunganya pada saat jatuh tempo (tepat waktu)</p>
78
<p>Bank bank memerlukan informasi akuntansi untuk kesediaannya dalam pemberian pinjaman kepada suatu perusahaan yang dipandang mampu mengembalikan atau mengansur pinjaman beserta bunganya pada saat jatuh tempo (tepat waktu)</p>
79
<p>Kreditur memerlukan informasi akuntansi untuk memutuskan apakah jumlah yang terutang akan dibayar pada saat jatuh tempo.</p>
79
<p>Kreditur memerlukan informasi akuntansi untuk memutuskan apakah jumlah yang terutang akan dibayar pada saat jatuh tempo.</p>
80
<p>Investor bagi investor atau calon investor melakukan penanaman modal dalam perusahaan bertujuan untuk mendapatkan laba atau keuntungan, sehingga investor atau calon investor memerlukan informasi akuntansi untuk membantu menentukan apakah harus membeli atau menjual investasi tersebut.</p>
80
<p>Investor bagi investor atau calon investor melakukan penanaman modal dalam perusahaan bertujuan untuk mendapatkan laba atau keuntungan, sehingga investor atau calon investor memerlukan informasi akuntansi untuk membantu menentukan apakah harus membeli atau menjual investasi tersebut.</p>
81
<p>Bagi manajer atau pimpinan perusahaan berguna untuk membantu merencakanan program bisnis perusahaan atau dapat dikatakan bahwa berguna membantu untuk membuat anggaran untuk perusahaan.</p>
81
<p>Bagi manajer atau pimpinan perusahaan berguna untuk membantu merencakanan program bisnis perusahaan atau dapat dikatakan bahwa berguna membantu untuk membuat anggaran untuk perusahaan.</p>
82
<p><strong>SOSIOLOGI</strong></p>
82
<p><strong>SOSIOLOGI</strong></p>
83
<p><strong>Topik: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal</strong><strong>Subtopik: Bentuk dan Gejala Globalisasi</strong><strong>Level Kognitif: C3 (MOTS)</strong></p>
83
<p><strong>Topik: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal</strong><strong>Subtopik: Bentuk dan Gejala Globalisasi</strong><strong>Level Kognitif: C3 (MOTS)</strong></p>
84
<p>16. Globalisasi menyebabkan suatu hasil budaya dapat mendunia, misalnya batik. Batik tidak hanya berkembang di Nusantara, tetapi di negara lain. Bahkan, banyak masyarakat luar negeri menggemari pakaian bercorak batik. Berdasarkan ilustrasi tersebut, dapat disimpulkan manfaat globalisasi bagi budaya Indonesia adalah ….A. meningkatkan jumlah perajin batik di luar negeriB. mengurangi eksistensi budaya tradisional dalam masyarakatC. mengurangi pandangan positif tentang negara IndonesiaD. meningkatkan eksistensi budaya Indonesia di mata duniaE. memengaruhi negara lain untuk mengembangkan budayanya di Indonesia</p>
84
<p>16. Globalisasi menyebabkan suatu hasil budaya dapat mendunia, misalnya batik. Batik tidak hanya berkembang di Nusantara, tetapi di negara lain. Bahkan, banyak masyarakat luar negeri menggemari pakaian bercorak batik. Berdasarkan ilustrasi tersebut, dapat disimpulkan manfaat globalisasi bagi budaya Indonesia adalah ….A. meningkatkan jumlah perajin batik di luar negeriB. mengurangi eksistensi budaya tradisional dalam masyarakatC. mengurangi pandangan positif tentang negara IndonesiaD. meningkatkan eksistensi budaya Indonesia di mata duniaE. memengaruhi negara lain untuk mengembangkan budayanya di Indonesia</p>
85
<p><strong>Jawaban: D</strong><strong>Pembahasan:</strong>Berkembangnya batik di dunia internasionai dapat meningkatkan eksistensi budaya bangsa di mata dunia. Artinya, keberadaan budaya bangsa Indonesia diakui dan dinilai positif oleh masyarakat dunia sehingga mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
85
<p><strong>Jawaban: D</strong><strong>Pembahasan:</strong>Berkembangnya batik di dunia internasionai dapat meningkatkan eksistensi budaya bangsa di mata dunia. Artinya, keberadaan budaya bangsa Indonesia diakui dan dinilai positif oleh masyarakat dunia sehingga mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</p>
86
<p><strong>Topik: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dan Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial</strong><strong>Subtopik: Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial II</strong><strong>Level Kognitif: C1 (LOTS)</strong></p>
86
<p><strong>Topik: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dan Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial</strong><strong>Subtopik: Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial II</strong><strong>Level Kognitif: C1 (LOTS)</strong></p>
87
<p>17. Budaya populer berisiko mendorong perubahan sosial regress karena ….A. kecintaan budaya lokal menjadi lunturB. budaya barat sesuai dengan budaya lokalC. pola pikir rasional menggejala dalam masyarakatD. nilai, norma sosial, dan budaya lokal bertambahE. unsur budaya lokal menjadi tidak dapat dipraktikkan</p>
87
<p>17. Budaya populer berisiko mendorong perubahan sosial regress karena ….A. kecintaan budaya lokal menjadi lunturB. budaya barat sesuai dengan budaya lokalC. pola pikir rasional menggejala dalam masyarakatD. nilai, norma sosial, dan budaya lokal bertambahE. unsur budaya lokal menjadi tidak dapat dipraktikkan</p>
88
<p><strong>Jawaban: A</strong><strong>Pembahasan:</strong>Perubahan sosial regress merupakan sifat perubahan sosial yang mengarahkan kemunduran di masyarakat dalam berbagai aspek, seperti perubahan perilaku atau gaya hidup yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Munculnya fenomena budaya populer sebagai tandingan budaya lokal sebagai akibat perubahan sosial dalam arus globalisasi dapat menyebabkan kemunduran (regress) bagi masyarakat yang ditandai dengan memudarnya kecintaan budaya lokal.</p>
88
<p><strong>Jawaban: A</strong><strong>Pembahasan:</strong>Perubahan sosial regress merupakan sifat perubahan sosial yang mengarahkan kemunduran di masyarakat dalam berbagai aspek, seperti perubahan perilaku atau gaya hidup yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Munculnya fenomena budaya populer sebagai tandingan budaya lokal sebagai akibat perubahan sosial dalam arus globalisasi dapat menyebabkan kemunduran (regress) bagi masyarakat yang ditandai dengan memudarnya kecintaan budaya lokal.</p>
89
<p>Masyarakat cenderung lebih menggemari budaya global (budaya populer) dibanding budaya lokal. Akibatnya, eksistensi budaya lokal menjadi luntur bagi masyarakat lokal itu sendiri. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
89
<p>Masyarakat cenderung lebih menggemari budaya global (budaya populer) dibanding budaya lokal. Akibatnya, eksistensi budaya lokal menjadi luntur bagi masyarakat lokal itu sendiri. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</p>
90
<p><strong>Topik: Modernisasi</strong><strong>Subtopik: Gejala-Gejala dan Permasalahan Akibat Midernisasi</strong><strong>Level Kognitif: C2 (MOTS)</strong></p>
90
<p><strong>Topik: Modernisasi</strong><strong>Subtopik: Gejala-Gejala dan Permasalahan Akibat Midernisasi</strong><strong>Level Kognitif: C2 (MOTS)</strong></p>
91
<p>18. Modernisasi di bidang politik mendorong tumbuhnya demokratisasi. Dampak positif dari gejala tersebut, yang berkaitan dengan kemajuan masyarakat adalah ….A. peluang yang besar bagi segenap lapisan masyarakat untuk melakukan protes dan demontrasiB. kesempatan yang lebih besar bagi semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunanC. tumbuh dan berkembangnya kelompok-kelompok dalam masyarakat berdasarkan ikatan primordialD. kesempatan yang terbatas bagi masyarakat untuk mengakses informasi dan media massaE. mendorong tumbuh dan berkembangnya politik aliran dalam kehidupan masyarakat</p>
91
<p>18. Modernisasi di bidang politik mendorong tumbuhnya demokratisasi. Dampak positif dari gejala tersebut, yang berkaitan dengan kemajuan masyarakat adalah ….A. peluang yang besar bagi segenap lapisan masyarakat untuk melakukan protes dan demontrasiB. kesempatan yang lebih besar bagi semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunanC. tumbuh dan berkembangnya kelompok-kelompok dalam masyarakat berdasarkan ikatan primordialD. kesempatan yang terbatas bagi masyarakat untuk mengakses informasi dan media massaE. mendorong tumbuh dan berkembangnya politik aliran dalam kehidupan masyarakat</p>
92
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Pembahasan:</strong>Demokratisasi telah melahirkan sikap menghormati persamaan hak asasi manusia tanpa melihat latar belakang setiap individu. Hal itu memberi kesempatan yang lebih besar bagi semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
92
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Pembahasan:</strong>Demokratisasi telah melahirkan sikap menghormati persamaan hak asasi manusia tanpa melihat latar belakang setiap individu. Hal itu memberi kesempatan yang lebih besar bagi semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</p>
93
<p><strong>Topik: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal</strong><strong>Subtopik: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal</strong><strong>Level Kognitif: C1 (LOTS)</strong></p>
93
<p><strong>Topik: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal</strong><strong>Subtopik: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal</strong><strong>Level Kognitif: C1 (LOTS)</strong></p>
94
<p>19. Kebijakan ekonomi nasional, harus menyesuaikan dengan dunia internasional. Hal itu disebabkan oleh pengaruh globalisasi dalam bidang ….A. hubungan internasionalB. teknologi dan komunikasiC. ekonomiD. politikE. hak asasi manusia</p>
94
<p>19. Kebijakan ekonomi nasional, harus menyesuaikan dengan dunia internasional. Hal itu disebabkan oleh pengaruh globalisasi dalam bidang ….A. hubungan internasionalB. teknologi dan komunikasiC. ekonomiD. politikE. hak asasi manusia</p>
95
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>Globalisasi ekonomi adalah peningkatan integrasi ekonomi dan saling ketergantungan ekonomi nasional, regional, dan lokal di seluruh dunia melalui intensifikasi pergerakan barang, jasa, teknologi, dan modal lintas batas. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
95
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>Globalisasi ekonomi adalah peningkatan integrasi ekonomi dan saling ketergantungan ekonomi nasional, regional, dan lokal di seluruh dunia melalui intensifikasi pergerakan barang, jasa, teknologi, dan modal lintas batas. Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</p>
96
<p><strong>Topik: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal</strong><strong>Subtopik: Permasalahan yang Timbul Akibat Globalisasi</strong><strong>Level Kognitif: C2 (MOTS)</strong></p>
96
<p><strong>Topik: Globalisasi dan Perubahan Komunitas Lokal</strong><strong>Subtopik: Permasalahan yang Timbul Akibat Globalisasi</strong><strong>Level Kognitif: C2 (MOTS)</strong></p>
97
<p>20. Tantangan akibat globalisasi di bidang ekonomi bagi bangsa Indonesia adalah ….A. semakin banyaknya produk hukum yang memihak pada kepentingan rakyatB. masuknya nilai barat yang ditiru bangsa melalui internet, parabola, dan sebagainyaC. hubungan internasional lancar, multisentris, dan saling ketergantunganD. menguatnya supremasi sipil, menyebabkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamananE. kebebasan gerak para pekerja</p>
97
<p>20. Tantangan akibat globalisasi di bidang ekonomi bagi bangsa Indonesia adalah ….A. semakin banyaknya produk hukum yang memihak pada kepentingan rakyatB. masuknya nilai barat yang ditiru bangsa melalui internet, parabola, dan sebagainyaC. hubungan internasional lancar, multisentris, dan saling ketergantunganD. menguatnya supremasi sipil, menyebabkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamananE. kebebasan gerak para pekerja</p>
98
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>Dampak positif globalisasi bidang ekonomi sektor perdagangan adalah sebagai berikut:- Perdagangan bebas membuat barang, jasa layanan, dan komoditas lain mendapat peluang untuk ikut bersaing merebut pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang.- Di bidang jasa kita mempunyai peluang menarik wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan alam dan budaya tradisional yang beraneka ragam.- Tenaga kerja lokal banyak yang terserap sehingga akan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat.- Makin terbukanya pasar internasional bagi hasil produksi dalam negeri.- Dapat meningkatkan kesempatan kerja dan devisa negara.- Mendorong kita untuk meningkatkan kualitas produk yang tinggi.- Mendorong para pengusaha untuk meningkatkan efisiensi dan menghilangkan biaya tinggi.</p>
98
<p><strong>Jawaban: C</strong><strong>Pembahasan:</strong>Dampak positif globalisasi bidang ekonomi sektor perdagangan adalah sebagai berikut:- Perdagangan bebas membuat barang, jasa layanan, dan komoditas lain mendapat peluang untuk ikut bersaing merebut pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang.- Di bidang jasa kita mempunyai peluang menarik wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan alam dan budaya tradisional yang beraneka ragam.- Tenaga kerja lokal banyak yang terserap sehingga akan meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat.- Makin terbukanya pasar internasional bagi hasil produksi dalam negeri.- Dapat meningkatkan kesempatan kerja dan devisa negara.- Mendorong kita untuk meningkatkan kualitas produk yang tinggi.- Mendorong para pengusaha untuk meningkatkan efisiensi dan menghilangkan biaya tinggi.</p>
99
<p>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.</p>
99
<p>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.</p>
100
<p><strong>MATEMATIKA</strong></p>
100
<p><strong>MATEMATIKA</strong></p>
101
<p><strong>Topik: Bidang Ruang: Kedudukan dan Proyeksi (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik: Kedudukan Titik</strong><strong>Tipe: HOTS</strong></p>
101
<p><strong>Topik: Bidang Ruang: Kedudukan dan Proyeksi (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik: Kedudukan Titik</strong><strong>Tipe: HOTS</strong></p>
102
<p>21. Perhatikan gambar berikut.Titik P… bidang KLOPQRA. berada padaB. berada di luarC. sejajar denganD. tegak lurus denganE. bersilangan dengan</p>
102
<p>21. Perhatikan gambar berikut.Titik P… bidang KLOPQRA. berada padaB. berada di luarC. sejajar denganD. tegak lurus denganE. bersilangan dengan</p>
103
<p><strong>Jawaban: A</strong><strong>Penyelesaian:</strong>Titik K, L, M, N, O, P berada pada bidang KLOPQRMaka Titik P berada pada bidang KLOPQR.</p>
103
<p><strong>Jawaban: A</strong><strong>Penyelesaian:</strong>Titik K, L, M, N, O, P berada pada bidang KLOPQRMaka Titik P berada pada bidang KLOPQR.</p>
104
<p><strong>Topik: Bidang Ruang: Kedudukan dan Proyeksi (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik: Kedudukan Bidang terhadap Bidang</strong><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
104
<p><strong>Topik: Bidang Ruang: Kedudukan dan Proyeksi (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik: Kedudukan Bidang terhadap Bidang</strong><strong>Tipe: MOTS</strong></p>
105
<p>22. Dari gambar berikut ini HCA dan DCGH adalah bidang yang ….</p>
105
<p>22. Dari gambar berikut ini HCA dan DCGH adalah bidang yang ….</p>
106
<p>A. saling sejajarB. saling berpotonganC. saling bersilanganD. saling tegak lurusE. terletak pada 1 bidang</p>
106
<p>A. saling sejajarB. saling berpotonganC. saling bersilanganD. saling tegak lurusE. terletak pada 1 bidang</p>
107
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Penyelesaian:</strong>CH terletak di bidang HCA dan DCGH Maka HCA dan DCGH bidang yang saling berpotongan.</p>
107
<p><strong>Jawaban: B</strong><strong>Penyelesaian:</strong>CH terletak di bidang HCA dan DCGH Maka HCA dan DCGH bidang yang saling berpotongan.</p>
108
<p><strong>Topik : Bidang Ruang: Jarak (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik : Jarak Dua Garis Sejajar dan Jarak Garis Bidang Sejajar</strong><strong>Tipe : HOTS</strong></p>
108
<p><strong>Topik : Bidang Ruang: Jarak (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik : Jarak Dua Garis Sejajar dan Jarak Garis Bidang Sejajar</strong><strong>Tipe : HOTS</strong></p>
109
<p>23. Diberikan kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 4 cm, dimana AQ :QB=1 :3AP :PD=1 :3FR :RG=3 :1HS :SG=3 :1maka jarak PQ ke RS adalah …</p>
109
<p>23. Diberikan kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 4 cm, dimana AQ :QB=1 :3AP :PD=1 :3FR :RG=3 :1HS :SG=3 :1maka jarak PQ ke RS adalah …</p>
110
<p><strong>Jawaban: D</strong><strong>Penyelesaian:</strong>jarak PQ ke RS = QR =Maka jarak PQ ke RS adalah .</p>
110
<p><strong>Jawaban: D</strong><strong>Penyelesaian:</strong>jarak PQ ke RS = QR =Maka jarak PQ ke RS adalah .</p>
111
<p><strong>Topik : Bidang Ruang: Jarak (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik : Jarak Dua Garis Bersilangan</strong><strong>Tipe : HOTS</strong></p>
111
<p><strong>Topik : Bidang Ruang: Jarak (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik : Jarak Dua Garis Bersilangan</strong><strong>Tipe : HOTS</strong></p>
112
<p>24. Diberikan kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 15 cm. P adalah perpanjangan BF dengan BF :FP=1 :1. Q adalah perpanjangan CG dengan CG :GQ=1 :1. R adalah perpanjangan EA dengan EA :AR=1 :1. S adalah perpanjangan HD dengan HD :DS=1 :1. Jika U adalah titik potong diagonal sisi FGQP, dan T adalah titik potong diagonal sisi ADSR, maka jarak TD dan UG adalah …</p>
112
<p>24. Diberikan kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 15 cm. P adalah perpanjangan BF dengan BF :FP=1 :1. Q adalah perpanjangan CG dengan CG :GQ=1 :1. R adalah perpanjangan EA dengan EA :AR=1 :1. S adalah perpanjangan HD dengan HD :DS=1 :1. Jika U adalah titik potong diagonal sisi FGQP, dan T adalah titik potong diagonal sisi ADSR, maka jarak TD dan UG adalah …</p>
113
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Penyelesaian:</strong>TD terletak di bidang EHSR. UG terletak di bidang BCQP.EHSR dan BCQP sejajar.Jarak TD dan UG = jarak EHSR dan BCQP =15 cm.Maka Jarak TD dan UG =15 cm</p>
113
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Penyelesaian:</strong>TD terletak di bidang EHSR. UG terletak di bidang BCQP.EHSR dan BCQP sejajar.Jarak TD dan UG = jarak EHSR dan BCQP =15 cm.Maka Jarak TD dan UG =15 cm</p>
114
<p><strong>Topik : Statistika Deskriptif (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik : Tunggal ke Distribusi Frekuensi</strong><strong>Tipe : LOTS</strong></p>
114
<p><strong>Topik : Statistika Deskriptif (WAJIB)</strong><strong>Sub Topik : Tunggal ke Distribusi Frekuensi</strong><strong>Tipe : LOTS</strong></p>
115
<p>25. Data berat badan balita di posyandu ‘bintang’ adalah sebagai berikut:9, 7, 8, 6, 128, 9, 15, 20, 822, 6, 12, 7, 9Tabel distribusi frekuensi dari data di atas yang benar adalah …</p>
115
<p>25. Data berat badan balita di posyandu ‘bintang’ adalah sebagai berikut:9, 7, 8, 6, 128, 9, 15, 20, 822, 6, 12, 7, 9Tabel distribusi frekuensi dari data di atas yang benar adalah …</p>
116
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Penyelesaian:</strong></p>
116
<p><strong>Jawaban: E</strong><strong>Penyelesaian:</strong></p>
117
<p>Sehingga tabelnya seperti berikut:</p>
117
<p>Sehingga tabelnya seperti berikut:</p>
118
<p>Maka yang benar adalah jawaban yang E.</p>
118
<p>Maka yang benar adalah jawaban yang E.</p>
119
<p>Nah, itu tadi latihan soal penilaian akhir semester 2019 buat IPS kelas 12. Semoga dengan beberapa latihan soal ini bisa membantu kamu menghadapi PAS dengan lebih mantap lagi ya. Buat kamu yang ingin mendapat latihan soal lebih banyak lagi, bisa banget lho. Dapatkan latihan soal dari ruangbelajarl yang ada di aplikasi ruangguru. Gabung sekarang yuk.</p>
119
<p>Nah, itu tadi latihan soal penilaian akhir semester 2019 buat IPS kelas 12. Semoga dengan beberapa latihan soal ini bisa membantu kamu menghadapi PAS dengan lebih mantap lagi ya. Buat kamu yang ingin mendapat latihan soal lebih banyak lagi, bisa banget lho. Dapatkan latihan soal dari ruangbelajarl yang ada di aplikasi ruangguru. Gabung sekarang yuk.</p>
120
120