HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p><em>Artikel ini membahas tentang pengertian isomer, jenis-jenisnya. Mulai dari isomer struktur dan isomer geometri</em></p>
1 <p><em>Artikel ini membahas tentang pengertian isomer, jenis-jenisnya. Mulai dari isomer struktur dan isomer geometri</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 <p>Di kehidupan sehari-hari, kamu pasti sering mendengar kata-kata yang mirip, tapi sebenarnya beda. Kayak “bang” dan “bank”. Atau “sayang” dan “sayank”. Oke, kalo itu alay aja sih…</p>
3 <p>Di kehidupan sehari-hari, kamu pasti sering mendengar kata-kata yang mirip, tapi sebenarnya beda. Kayak “bang” dan “bank”. Atau “sayang” dan “sayank”. Oke, kalo itu alay aja sih…</p>
4 <p>Nah, di dalam kimia, khususnya hidrokarbon, ada hal yang mirip-mirip kayak gitu. Ada senyawa yang punya rumus molekul sama, tetapi penyusunan strukturnya beda. Hal ini disebut dengan<strong>isomer.</strong></p>
4 <p>Nah, di dalam kimia, khususnya hidrokarbon, ada hal yang mirip-mirip kayak gitu. Ada senyawa yang punya rumus molekul sama, tetapi penyusunan strukturnya beda. Hal ini disebut dengan<strong>isomer.</strong></p>
5 <p>Kata “isomer” sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu “iso” yang berarti “sama” dan “meros” yang berarti “bagian”. Maksudnya, senyawa-senyawa ini memiliki bagian yang sama, meskipun penyusunan atom-atomnya berbeda.</p>
5 <p>Kata “isomer” sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu “iso” yang berarti “sama” dan “meros” yang berarti “bagian”. Maksudnya, senyawa-senyawa ini memiliki bagian yang sama, meskipun penyusunan atom-atomnya berbeda.</p>
6 <p>(Sumber: Don’t Memorise via Youtube)</p>
6 <p>(Sumber: Don’t Memorise via Youtube)</p>
7 <p>Oke, jangan pusing-pusing dulu ngeliat gambar di atas. Kamu bayangin aja lego. Bayangin kamu punya 10 lego, lalu kamu beri nama “LEGOLAS”. Lalu suruh 3 teman kamu menyusun LEGOLAS menjadi bentuk bebas. Lalu, foto hasilnya. Ketiganya pasti akan ngebuat bentuk yang berbeda-beda. Bisa jadi, ada yang ngebuat LEGOLAS jadi pesawat. Di sisi lain, ada teman kamu yang lain berhasil ngebuat itu jadi rumah dan tank.</p>
7 <p>Oke, jangan pusing-pusing dulu ngeliat gambar di atas. Kamu bayangin aja lego. Bayangin kamu punya 10 lego, lalu kamu beri nama “LEGOLAS”. Lalu suruh 3 teman kamu menyusun LEGOLAS menjadi bentuk bebas. Lalu, foto hasilnya. Ketiganya pasti akan ngebuat bentuk yang berbeda-beda. Bisa jadi, ada yang ngebuat LEGOLAS jadi pesawat. Di sisi lain, ada teman kamu yang lain berhasil ngebuat itu jadi rumah dan tank.</p>
8 <p>Itu artinya, LEGOLAS merupakan isomer.</p>
8 <p>Itu artinya, LEGOLAS merupakan isomer.</p>
9 <p>Iya, gampang kan konsepnya?</p>
9 <p>Iya, gampang kan konsepnya?</p>
10 <p>Sekarang, kita coba masuk langsung ke kimia ya. Secara umum, isomer terbagi menjadi 2:<strong>isomer struktur dan isomer geometri.</strong></p>
10 <p>Sekarang, kita coba masuk langsung ke kimia ya. Secara umum, isomer terbagi menjadi 2:<strong>isomer struktur dan isomer geometri.</strong></p>
11 <p>Seperti namanya, isomer struktur, terjadi karena perbedaan susunan ikatan struktur antaratom maupun gugus fungsi di dalam suatu molekul. Isomer struktur ini dibagi menjadi 3 jenis: isomer rangka, isomer posisi, isomer gugus fungsi.</p>
11 <p>Seperti namanya, isomer struktur, terjadi karena perbedaan susunan ikatan struktur antaratom maupun gugus fungsi di dalam suatu molekul. Isomer struktur ini dibagi menjadi 3 jenis: isomer rangka, isomer posisi, isomer gugus fungsi.</p>
12 <p><strong>Baca juga:<a>Mengenal Dasar-dasar Alkana</a></strong></p>
12 <p><strong>Baca juga:<a>Mengenal Dasar-dasar Alkana</a></strong></p>
13 <p>Coba kita bahas satu per satu ya.</p>
13 <p>Coba kita bahas satu per satu ya.</p>
14 <p><strong>ISOMER RANGKA</strong></p>
14 <p><strong>ISOMER RANGKA</strong></p>
15 <p>Dari namanya, udah jelas kalau yang membedakan dari dua senyawa ini adalah<strong>kerangkanya.</strong>Biasanya, terjadi antarsenyawa rantai lurus dan senyawa yang memiliki cabang.</p>
15 <p>Dari namanya, udah jelas kalau yang membedakan dari dua senyawa ini adalah<strong>kerangkanya.</strong>Biasanya, terjadi antarsenyawa rantai lurus dan senyawa yang memiliki cabang.</p>
16 <p>Butana, misalnya, yang mempunyai rumus kimia C4H10.</p>
16 <p>Butana, misalnya, yang mempunyai rumus kimia C4H10.</p>
17 <p>Kalau kamu liat dari strukturnya, terlihat jauh berbeda kan? Senyawa sebelah kiri adalah n-butana, bentuk<strong>kerangkanya lurus-lurus aja.</strong>Sementara sebelah kanan<strong>ada cabangnya,</strong>yaitu 2-metilpropana. Meskipun begitu, mereka berasal dari rumus kimia yang sama, yaitu C4H10. Jumlah C-nya sama-samma 4, dan H-nya sama-sama 10.</p>
17 <p>Kalau kamu liat dari strukturnya, terlihat jauh berbeda kan? Senyawa sebelah kiri adalah n-butana, bentuk<strong>kerangkanya lurus-lurus aja.</strong>Sementara sebelah kanan<strong>ada cabangnya,</strong>yaitu 2-metilpropana. Meskipun begitu, mereka berasal dari rumus kimia yang sama, yaitu C4H10. Jumlah C-nya sama-samma 4, dan H-nya sama-sama 10.</p>
18 <p><strong>ISOMER POSISI</strong></p>
18 <p><strong>ISOMER POSISI</strong></p>
19 <p>Kalau isomer rangka adalah bentuk dari kerangka yang berbeda, pada isomer posisi, yang membedakannya adalah<strong>posisi dari gugus fungsi.</strong>Ingat ya, hanya<strong>posisinya</strong>yang berbeda. Bukan gugus fungsinya. Salah satu cirinya, isomer ini hanya terjadi pada senyawa hidrokarbon tak jenuh (<a><strong>alkena</strong></a>dan<a><strong>alkuna</strong></a>).</p>
19 <p>Kalau isomer rangka adalah bentuk dari kerangka yang berbeda, pada isomer posisi, yang membedakannya adalah<strong>posisi dari gugus fungsi.</strong>Ingat ya, hanya<strong>posisinya</strong>yang berbeda. Bukan gugus fungsinya. Salah satu cirinya, isomer ini hanya terjadi pada senyawa hidrokarbon tak jenuh (<a><strong>alkena</strong></a>dan<a><strong>alkuna</strong></a>).</p>
20 <p>Dari gambar di atas kita bisa liat walaupun sama-sama pentana, tapi ada perbedaan<strong>di posisi.</strong>Meskipun sama-sama punya rumus C4H8, dia bisa menjadi 2 senyawa, yaitu 1-butena, dan 2-butena.</p>
20 <p>Dari gambar di atas kita bisa liat walaupun sama-sama pentana, tapi ada perbedaan<strong>di posisi.</strong>Meskipun sama-sama punya rumus C4H8, dia bisa menjadi 2 senyawa, yaitu 1-butena, dan 2-butena.</p>
21 <p><strong>ISOMER GUGUS FUNGSI</strong></p>
21 <p><strong>ISOMER GUGUS FUNGSI</strong></p>
22 <p>Oke, yang ini kayaknya udah jelas deh. Isomer gugus fungsi adalah senyawa yang mempunyai rumus molekul yang sama, tapi atom-atomnya terhubung dengan cara lain, sehingga membentuk<strong>gugus fungsinya berbeda.</strong> </p>
22 <p>Oke, yang ini kayaknya udah jelas deh. Isomer gugus fungsi adalah senyawa yang mempunyai rumus molekul yang sama, tapi atom-atomnya terhubung dengan cara lain, sehingga membentuk<strong>gugus fungsinya berbeda.</strong> </p>
23 <p>Contohnya, senyawa propuna (C3H4) memiliki isomer gugus fungsi yaitu propuna dan 1,2-propadiena.</p>
23 <p>Contohnya, senyawa propuna (C3H4) memiliki isomer gugus fungsi yaitu propuna dan 1,2-propadiena.</p>
24 <p>Setelah puas ngomongin isomer struktur, kita lanjut ke kategori berikutnya ya. Yaitu isomer geometri. Isomer geometri adalah isomer yang disebabkan oleh<strong>keterbatasan rotasi bebas pada suatu ikatan dalam molekul.</strong>Berbeda dengan isomer struktur, isomer ini hanya terjadi pada senyawa yang memiliki ikatan yang kaku dengan dua sisi berlainan dan, biasanya terjadi pada senyawa<strong><a>alkena.</a></strong></p>
24 <p>Setelah puas ngomongin isomer struktur, kita lanjut ke kategori berikutnya ya. Yaitu isomer geometri. Isomer geometri adalah isomer yang disebabkan oleh<strong>keterbatasan rotasi bebas pada suatu ikatan dalam molekul.</strong>Berbeda dengan isomer struktur, isomer ini hanya terjadi pada senyawa yang memiliki ikatan yang kaku dengan dua sisi berlainan dan, biasanya terjadi pada senyawa<strong><a>alkena.</a></strong></p>
25 <p>Oke, mungkin kamu bingung yang dimaksud dengan maksud dari ikatan “kaku” di sini. Coba, deh, kamu bayangin ikatan tunggal C-C. Pada ikatan itu, atom karbonnya dapat berotasi bebas terhadap atom karbon lain. Beda halnya kalau terjadi pada ikatan rangkap C=C. Di ikatan rangkap, si karbon cenderung lebih “posesif” dan gak bisa berikatan dengan atom lain semaunya.</p>
25 <p>Oke, mungkin kamu bingung yang dimaksud dengan maksud dari ikatan “kaku” di sini. Coba, deh, kamu bayangin ikatan tunggal C-C. Pada ikatan itu, atom karbonnya dapat berotasi bebas terhadap atom karbon lain. Beda halnya kalau terjadi pada ikatan rangkap C=C. Di ikatan rangkap, si karbon cenderung lebih “posesif” dan gak bisa berikatan dengan atom lain semaunya.</p>
26 <p>Ya iya gitu lho. Ikatannya kan dua rangkap. Dekapannya lebih erat dan takkan kulepas begitu saja ke pelukan orang lain.</p>
26 <p>Ya iya gitu lho. Ikatannya kan dua rangkap. Dekapannya lebih erat dan takkan kulepas begitu saja ke pelukan orang lain.</p>
27 <p>Bentar, ini tadi ngomongin apa sih?</p>
27 <p>Bentar, ini tadi ngomongin apa sih?</p>
28 <p>Isomer geometri dibagi menjadi 2, yaitu<strong>cis dan trans.</strong>Isomer sistem cis-trans adalah cara yang paling umum digunakan untuk menunjukkan konfigurasi alkena. Kok namanya aneh ya? Jangan takut.<strong>Cis</strong>di sini berarti bahwa atom atau gugus atom sejenis terletak<strong>pada bidang yang sama, sementara trans berseberangan.</strong>Keliatan, kan, pada atom Hidrogen-nya terletak di bidang yang sama, disebut dengan cis. Perhatikan deh letak CH3 dan pada gambar di atas.</p>
28 <p>Isomer geometri dibagi menjadi 2, yaitu<strong>cis dan trans.</strong>Isomer sistem cis-trans adalah cara yang paling umum digunakan untuk menunjukkan konfigurasi alkena. Kok namanya aneh ya? Jangan takut.<strong>Cis</strong>di sini berarti bahwa atom atau gugus atom sejenis terletak<strong>pada bidang yang sama, sementara trans berseberangan.</strong>Keliatan, kan, pada atom Hidrogen-nya terletak di bidang yang sama, disebut dengan cis. Perhatikan deh letak CH3 dan pada gambar di atas.</p>
29 <p>Nah, itu dia tadi berbagai macam jenis-jenis isomer, lengkap dengan contoh maupun perbedaannya. Gimana, Squad. udah lumayan paham kan? Kalau kamu masih ingin mencari tahu lebih dalam, coba aja tonton di<a><strong>ruangbelajar!</strong></a></p>
29 <p>Nah, itu dia tadi berbagai macam jenis-jenis isomer, lengkap dengan contoh maupun perbedaannya. Gimana, Squad. udah lumayan paham kan? Kalau kamu masih ingin mencari tahu lebih dalam, coba aja tonton di<a><strong>ruangbelajar!</strong></a></p>
30 <p><a></a> </p>
30 <p><a></a> </p>
31  
31