0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Simple Present Tense, namanya aja yang simple, tapi ternyata polanya ada banyak, lho! Yuk, kita belajar pola atau rumus Simple Present Tense beserta contoh dan fungsinya, lengkap di<strong><a>artikel Bahasa Inggris kelas 10</a></strong>berikut!</em></p>
1
<blockquote><p><em>Simple Present Tense, namanya aja yang simple, tapi ternyata polanya ada banyak, lho! Yuk, kita belajar pola atau rumus Simple Present Tense beserta contoh dan fungsinya, lengkap di<strong><a>artikel Bahasa Inggris kelas 10</a></strong>berikut!</em></p>
2
<p><em>-</em></p>
2
<p><em>-</em></p>
3
</blockquote><p><em>“Do you like it?”</em></p>
3
</blockquote><p><em>“Do you like it?”</em></p>
4
<p><em>“Yes, I like it!”</em></p>
4
<p><em>“Yes, I like it!”</em></p>
5
<p>Hayoo, coba tebak, percakapan di atas itu menggunakan tenses apa?</p>
5
<p>Hayoo, coba tebak, percakapan di atas itu menggunakan tenses apa?</p>
6
<p>Yap, betul! Tenses yang digunakan adalah<strong>Simple Present Tense</strong>, sesuai dengan judul artikel ini. Kamu pasti sudah familiar ya, dengan tenses yang satu ini. Eits, meskipun namanya ‘simple’, tapi tenses satu ini pola atau rumusnya ada banyak juga, lho! Kamu sudah paham, belum?</p>
6
<p>Yap, betul! Tenses yang digunakan adalah<strong>Simple Present Tense</strong>, sesuai dengan judul artikel ini. Kamu pasti sudah familiar ya, dengan tenses yang satu ini. Eits, meskipun namanya ‘simple’, tapi tenses satu ini pola atau rumusnya ada banyak juga, lho! Kamu sudah paham, belum?</p>
7
<p>Biar kita semua sama-sama paham, yuk kita pelajari bersama! Tapi, sebelumnya, kita ketahui dulu fungsi dari Simple Present Tense, ya!</p>
7
<p>Biar kita semua sama-sama paham, yuk kita pelajari bersama! Tapi, sebelumnya, kita ketahui dulu fungsi dari Simple Present Tense, ya!</p>
8
<p>Apa itu Simple Present Tense?<em>Simple Present Tense is used to describe actions or situations that are regular, habitual, or generally true</em>.</p>
8
<p>Apa itu Simple Present Tense?<em>Simple Present Tense is used to describe actions or situations that are regular, habitual, or generally true</em>.</p>
9
<p>Kalau diartikan, Simple Present Tense adalah<strong>tenses yang digunakan untuk menjelaskan kejadian yang teratur, rutin, atau kebiasaan yang terus terjadi sehari-hari</strong>. Simple Present Tense juga bisa digunakan untuk menunjukkan suatu hal yang sedang terjadi saat ini.</p>
9
<p>Kalau diartikan, Simple Present Tense adalah<strong>tenses yang digunakan untuk menjelaskan kejadian yang teratur, rutin, atau kebiasaan yang terus terjadi sehari-hari</strong>. Simple Present Tense juga bisa digunakan untuk menunjukkan suatu hal yang sedang terjadi saat ini.</p>
10
<p><strong>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Simple Present Tense berdasarkan Polanya</a></strong></p>
10
<p><strong>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Simple Present Tense berdasarkan Polanya</a></strong></p>
11
<h2>Fungsi Simple Present Tense</h2>
11
<h2>Fungsi Simple Present Tense</h2>
12
<p>Simple Present Tense adalah tenses yang berfungsi untuk menyatakan<em>general truth, habits, instruction</em>, dan<em>fixed schedules</em>. Kita bahas satu per satu, yuk!</p>
12
<p>Simple Present Tense adalah tenses yang berfungsi untuk menyatakan<em>general truth, habits, instruction</em>, dan<em>fixed schedules</em>. Kita bahas satu per satu, yuk!</p>
13
<h3>1.<em>General Truth</em></h3>
13
<h3>1.<em>General Truth</em></h3>
14
<p><em>General truth</em>maksudnya adalah<strong>kebenaran umum atau kebenaran yang mutlak</strong>. Artinya, hal-hal yang kebenarannya sudah pasti dan sudah diketahui secara umum. Contoh:</p>
14
<p><em>General truth</em>maksudnya adalah<strong>kebenaran umum atau kebenaran yang mutlak</strong>. Artinya, hal-hal yang kebenarannya sudah pasti dan sudah diketahui secara umum. Contoh:</p>
15
<ul><li><em>Water freezes at zero degrees</em>. (Air membeku pada suhu 0 derajat.) Hal ini sudah pasti benar dan terbukti, karena nggak ada tuh air yang malah menguap pada suhu 0 derajat. Hehe.</li>
15
<ul><li><em>Water freezes at zero degrees</em>. (Air membeku pada suhu 0 derajat.) Hal ini sudah pasti benar dan terbukti, karena nggak ada tuh air yang malah menguap pada suhu 0 derajat. Hehe.</li>
16
</ul><ul><li><em>Cats are mammals</em>. (Kucing merupakan mamalia.) Ini juga sudah pasti benar ya, dan juga sudah diketahui secara umum.</li>
16
</ul><ul><li><em>Cats are mammals</em>. (Kucing merupakan mamalia.) Ini juga sudah pasti benar ya, dan juga sudah diketahui secara umum.</li>
17
</ul><h3>2.<em>Habits</em></h3>
17
</ul><h3>2.<em>Habits</em></h3>
18
<p>Selanjutnya yaitu<em>habits</em>atau<strong>kebiasaan</strong>. Kebiasaan berarti sesuatu yang dilakukan secara terus-menerus secara konsisten. Contoh:</p>
18
<p>Selanjutnya yaitu<em>habits</em>atau<strong>kebiasaan</strong>. Kebiasaan berarti sesuatu yang dilakukan secara terus-menerus secara konsisten. Contoh:</p>
19
<ul><li><em>My father goes to work every weekdays</em>. (Ayahku pergi bekerja setiap hari kerja.)</li>
19
<ul><li><em>My father goes to work every weekdays</em>. (Ayahku pergi bekerja setiap hari kerja.)</li>
20
<li><em>I study with my friends every Sunday at the academy</em>. (Aku belajar bersama teman-temanku setiap hari Minggu di tempat les.)</li>
20
<li><em>I study with my friends every Sunday at the academy</em>. (Aku belajar bersama teman-temanku setiap hari Minggu di tempat les.)</li>
21
</ul><p>Dua contoh ini merupakan kebiasaan yang selalu dilakukan secara rutin. Hmm, kok kesannya agak mirip ya sama<em>fixed schedules</em>? Berangkat kerja dan berangkat les kan terjadwal, tapi kenapa masuknya ke<em>habits</em>? Eits, baca terus dong makanya biar tahu :p Penjelasannya akan kita bahas di poin tentang<em>fixed schedules</em>, yaw!</p>
21
</ul><p>Dua contoh ini merupakan kebiasaan yang selalu dilakukan secara rutin. Hmm, kok kesannya agak mirip ya sama<em>fixed schedules</em>? Berangkat kerja dan berangkat les kan terjadwal, tapi kenapa masuknya ke<em>habits</em>? Eits, baca terus dong makanya biar tahu :p Penjelasannya akan kita bahas di poin tentang<em>fixed schedules</em>, yaw!</p>
22
<p><strong>Baca Juga:<a>Yuk, Belajar Pola Kalimat Simple Past Tense dan Contohnya!</a></strong></p>
22
<p><strong>Baca Juga:<a>Yuk, Belajar Pola Kalimat Simple Past Tense dan Contohnya!</a></strong></p>
23
<h3>3.<em>Instruction</em></h3>
23
<h3>3.<em>Instruction</em></h3>
24
<p>Lanjuut, ada<em>instruction</em>yang berarti perintah atau instruksi. Contohnya seperti papan-papan perintah yang sering kita temui di jalan. Selain itu, ada juga instruksi yang bisa kita temukan pada kemasan produk. Kaya gini, nih:</p>
24
<p>Lanjuut, ada<em>instruction</em>yang berarti perintah atau instruksi. Contohnya seperti papan-papan perintah yang sering kita temui di jalan. Selain itu, ada juga instruksi yang bisa kita temukan pada kemasan produk. Kaya gini, nih:</p>
25
<ul><li><em>Do not enter this area!</em>(Dilarang masuk ke area ini!)</li>
25
<ul><li><em>Do not enter this area!</em>(Dilarang masuk ke area ini!)</li>
26
<li><em>Cook the noodle for 3 minutes.</em>(Masak mie selama 3 menit.)</li>
26
<li><em>Cook the noodle for 3 minutes.</em>(Masak mie selama 3 menit.)</li>
27
</ul><p>Hahay, yang suka makan mie instan pasti udah nggak asing ya sama contoh yang kedua? Ish, jangan sering-sering masak mie instan lho ya!</p>
27
</ul><p>Hahay, yang suka makan mie instan pasti udah nggak asing ya sama contoh yang kedua? Ish, jangan sering-sering masak mie instan lho ya!</p>
28
<p>Btw, selain kalimat instruksi di jalan atau di kemasan produk, tenses ini juga digunakan dalam kalimat perintah secara umum ya, guys. Misalnya:</p>
28
<p>Btw, selain kalimat instruksi di jalan atau di kemasan produk, tenses ini juga digunakan dalam kalimat perintah secara umum ya, guys. Misalnya:</p>
29
<ul><li><em>Close the door, please</em>! (Tolong, tutup pintunya!)</li>
29
<ul><li><em>Close the door, please</em>! (Tolong, tutup pintunya!)</li>
30
</ul><p>Wah, contohnya kaya nama podcast ya, hahaha…</p>
30
</ul><p>Wah, contohnya kaya nama podcast ya, hahaha…</p>
31
<h3>4.<em>Fixed Schedules</em></h3>
31
<h3>4.<em>Fixed Schedules</em></h3>
32
<p>Nah, yang terakhir dan yang ditunggu-tunggu, ada<em>fixed schedules</em>alias sesuatu yang sudah terjadwal atau sudah pasti terjadi. Bedanya apa sih, sama<em>habits</em>tadi?</p>
32
<p>Nah, yang terakhir dan yang ditunggu-tunggu, ada<em>fixed schedules</em>alias sesuatu yang sudah terjadwal atau sudah pasti terjadi. Bedanya apa sih, sama<em>habits</em>tadi?</p>
33
<p>Kalau <strong><em>habits </em></strong>adalah<strong>kebiasaan atau sesuatu yang dilakukan berulang secara rutin</strong>, bisa terjadwal, bisa juga nggak. Contohnya kaya berangkat kerja, berangkat sekolah, atau berangkat les.</p>
33
<p>Kalau <strong><em>habits </em></strong>adalah<strong>kebiasaan atau sesuatu yang dilakukan berulang secara rutin</strong>, bisa terjadwal, bisa juga nggak. Contohnya kaya berangkat kerja, berangkat sekolah, atau berangkat les.</p>
34
<p>Kamu sudah pasti berangkat sekolah sesuai jadwal kan? Tapi kenapa dia masuknya ke<em>habits</em>bukannya ke<em>fixed schedules</em>? Karena kejadian itu berulang-ulang. Oke, kita tekankan sekali lagi: berulang-ulang.</p>
34
<p>Kamu sudah pasti berangkat sekolah sesuai jadwal kan? Tapi kenapa dia masuknya ke<em>habits</em>bukannya ke<em>fixed schedules</em>? Karena kejadian itu berulang-ulang. Oke, kita tekankan sekali lagi: berulang-ulang.</p>
35
<p>Nah, kalau <strong><em>fixed schedules</em></strong>ini adalah<strong>sesuatu yang terjadwal, tapi tidak berulang</strong>,<em>guys</em>. Contohnya begini:</p>
35
<p>Nah, kalau <strong><em>fixed schedules</em></strong>ini adalah<strong>sesuatu yang terjadwal, tapi tidak berulang</strong>,<em>guys</em>. Contohnya begini:</p>
36
<ul><li><em>The show starts at 7 pm</em>. (Pertunjukan itu dimulai pada jam 7 malam.)</li>
36
<ul><li><em>The show starts at 7 pm</em>. (Pertunjukan itu dimulai pada jam 7 malam.)</li>
37
<li><em>The Script marks their upcoming concerts in Indonesia on September 30th and October 1st</em>. (<em>The Script</em>menandai konser mendatang mereka di Indonesia pada 30 September dan 1 Oktober.)</li>
37
<li><em>The Script marks their upcoming concerts in Indonesia on September 30th and October 1st</em>. (<em>The Script</em>menandai konser mendatang mereka di Indonesia pada 30 September dan 1 Oktober.)</li>
38
</ul><p>Iya,<em>guys</em>,<em>The Script</em>mau konser lho di Indonesia wihiii, kamu nonton nggak?</p>
38
</ul><p>Iya,<em>guys</em>,<em>The Script</em>mau konser lho di Indonesia wihiii, kamu nonton nggak?</p>
39
<p>Yha, malah ngomongin konser.<em>Okay, let’s go back to the topic</em>. Sampai sini udah paham ya, apa bedanya habits sama<em>fixed schedules</em>? Kalau udah, yuk lanjut ke pola alias rumus Simple Present Tense!</p>
39
<p>Yha, malah ngomongin konser.<em>Okay, let’s go back to the topic</em>. Sampai sini udah paham ya, apa bedanya habits sama<em>fixed schedules</em>? Kalau udah, yuk lanjut ke pola alias rumus Simple Present Tense!</p>
40
<h2>Pola (Rumus) Simple Present Tense</h2>
40
<h2>Pola (Rumus) Simple Present Tense</h2>
41
<p>Sebelum membahas rumus atau pola, kamu harus tahu dulu nih, tabel<em>subject</em>beserta<em>to be</em>dan<em>verb</em>-nya yang sesuai, supaya nanti saat membuat kalimat, kamu nggak salah-salah lagi. Tabelnya bisa kamu lihat di bawah ini, yess.</p>
41
<p>Sebelum membahas rumus atau pola, kamu harus tahu dulu nih, tabel<em>subject</em>beserta<em>to be</em>dan<em>verb</em>-nya yang sesuai, supaya nanti saat membuat kalimat, kamu nggak salah-salah lagi. Tabelnya bisa kamu lihat di bawah ini, yess.</p>
42
<p>Jadi, untuk<strong><em>subject I</em></strong>menggunakan<em><strong>to be</strong>→ am</em>dan<strong><em>verb → do</em></strong>atau<strong><em>verb </em>tanpa akhiran<em>s/es</em></strong>.</p>
42
<p>Jadi, untuk<strong><em>subject I</em></strong>menggunakan<em><strong>to be</strong>→ am</em>dan<strong><em>verb → do</em></strong>atau<strong><em>verb </em>tanpa akhiran<em>s/es</em></strong>.</p>
43
<p>Sedangkan<strong><em>subject you, they, we</em></strong>, dan<strong><em>plural subejct</em></strong>(subjek jamak) menggunakan<strong><em>to be → are</em></strong>dan<em><strong>verb → do</strong></em>atau<strong><em>verb</em>tanpa akhiran<em>s/es</em></strong>.</p>
43
<p>Sedangkan<strong><em>subject you, they, we</em></strong>, dan<strong><em>plural subejct</em></strong>(subjek jamak) menggunakan<strong><em>to be → are</em></strong>dan<em><strong>verb → do</strong></em>atau<strong><em>verb</em>tanpa akhiran<em>s/es</em></strong>.</p>
44
<p>Terakhir,<strong><em>subject he, she, it</em></strong>, dan<strong><em>singular subject</em></strong>(subjek tunggal) menggunakan<strong><em>to be → is</em></strong>dan<strong><em>verb → does</em></strong>atau<strong><em>verb</em>berakhiran<em>s/es</em></strong>.</p>
44
<p>Terakhir,<strong><em>subject he, she, it</em></strong>, dan<strong><em>singular subject</em></strong>(subjek tunggal) menggunakan<strong><em>to be → is</em></strong>dan<strong><em>verb → does</em></strong>atau<strong><em>verb</em>berakhiran<em>s/es</em></strong>.</p>
45
<p><strong>Baca Juga:<a>Ungkapan Showing Preference untuk Menunjukkan Selera</a></strong></p>
45
<p><strong>Baca Juga:<a>Ungkapan Showing Preference untuk Menunjukkan Selera</a></strong></p>
46
<p>Nah, untuk polanya sendiri, terbagi menjadi dua macam nih, yaitu<strong>pola untuk kalimat nomina dan pola untuk kalimat verba</strong>. Kita bahas lebih dalam satu per satu, ya.</p>
46
<p>Nah, untuk polanya sendiri, terbagi menjadi dua macam nih, yaitu<strong>pola untuk kalimat nomina dan pola untuk kalimat verba</strong>. Kita bahas lebih dalam satu per satu, ya.</p>
47
<p>-</p>
47
<p>-</p>
48
<blockquote><p><em>Kalau kamu ada pertanyaan, boleh lho, tanya dulu ke<strong>Roboguru</strong>. Dijamin jawabannya akurat karena dijawab langsung oleh Master Teacher Ruangguru!</em></p>
48
<blockquote><p><em>Kalau kamu ada pertanyaan, boleh lho, tanya dulu ke<strong>Roboguru</strong>. Dijamin jawabannya akurat karena dijawab langsung oleh Master Teacher Ruangguru!</em></p>
49
</blockquote><h3>1. Pola (Rumus) Simple Present Tense untuk Kalimat Nomina</h3>
49
</blockquote><h3>1. Pola (Rumus) Simple Present Tense untuk Kalimat Nomina</h3>
50
<p>Kalimat nomina adalah<strong>kalimat yang menyatakan kebendaan</strong>, bisa berupa nama orang, profesi, tempat, dan segala hal yang dibendakan. Jadi predikatnya berupa<strong><em>to be (is, am, are)</em></strong>.</p>
50
<p>Kalimat nomina adalah<strong>kalimat yang menyatakan kebendaan</strong>, bisa berupa nama orang, profesi, tempat, dan segala hal yang dibendakan. Jadi predikatnya berupa<strong><em>to be (is, am, are)</em></strong>.</p>
51
<p>Kenapa<em>to be</em>-nya<em>is, am, are</em>? Karena Simple Present Tense merupakan bentuk present alias masa sekarang atau saat ini, sehingga<em>to be</em>yang tepat adalah<em>to be</em>bentuk present, yaitu<em>is, am, are</em>.</p>
51
<p>Kenapa<em>to be</em>-nya<em>is, am, are</em>? Karena Simple Present Tense merupakan bentuk present alias masa sekarang atau saat ini, sehingga<em>to be</em>yang tepat adalah<em>to be</em>bentuk present, yaitu<em>is, am, are</em>.</p>
52
<p>Untuk kalimat nomina, ada empat macam bentuk kalimat nih, yaitu<em>positive, negative, interrogative</em>, dan<em>interrogative</em>with<em>WH- question</em>. Perhatikan gambar berikut untuk mengetahui pola lengkapnya, yaw~</p>
52
<p>Untuk kalimat nomina, ada empat macam bentuk kalimat nih, yaitu<em>positive, negative, interrogative</em>, dan<em>interrogative</em>with<em>WH- question</em>. Perhatikan gambar berikut untuk mengetahui pola lengkapnya, yaw~</p>
53
<p>Biar nggak bingung sendiri, yuk, kita bedah masing-masing bentuk tersebut plus contoh-contohnya!</p>
53
<p>Biar nggak bingung sendiri, yuk, kita bedah masing-masing bentuk tersebut plus contoh-contohnya!</p>
54
<h4>a.<em>Positive Form</em></h4>
54
<h4>a.<em>Positive Form</em></h4>
55
<p><em>Positive form</em>maksudnya adalah<strong>kalimat yang berbentuk atau bernilai positif</strong>. Polanya untuk kalimat nomina adalah:</p>
55
<p><em>Positive form</em>maksudnya adalah<strong>kalimat yang berbentuk atau bernilai positif</strong>. Polanya untuk kalimat nomina adalah:</p>
56
<p><strong><em>Subject + to be + Complement</em></strong></p>
56
<p><strong><em>Subject + to be + Complement</em></strong></p>
57
<p><strong><em>To be</em></strong>terdiri atas<strong><em>is, am, are</em></strong>, pemakaiannya tergantung subjek. Sedangkan<em><strong>Complement</strong></em>terdiri atas<strong><em><a>noun</a>,<a>adverb</a>,</em>dan<em>adjective</em></strong>, pemakaiannya tergantung kalimatnya. Contoh:</p>
57
<p><strong><em>To be</em></strong>terdiri atas<strong><em>is, am, are</em></strong>, pemakaiannya tergantung subjek. Sedangkan<em><strong>Complement</strong></em>terdiri atas<strong><em><a>noun</a>,<a>adverb</a>,</em>dan<em>adjective</em></strong>, pemakaiannya tergantung kalimatnya. Contoh:</p>
58
<ul><li><em>He is a teacher</em>. (Dia adalah seorang guru.)</li>
58
<ul><li><em>He is a teacher</em>. (Dia adalah seorang guru.)</li>
59
<li><em>I am smart</em>. (Aku pintar.)</li>
59
<li><em>I am smart</em>. (Aku pintar.)</li>
60
<li><em>We are a group of students.</em>(Kita merupakan satu grup pelajar.)</li>
60
<li><em>We are a group of students.</em>(Kita merupakan satu grup pelajar.)</li>
61
</ul><p>Pada<em>positive form</em>, kalimatnya bernilai positif dan tidak menyatakan negasi atau penyangkalan. Contohnya<em>I am smart</em>, bukan<em>I am not smart</em>. Gue tuh pinter, bukan gue nggak pinter. Wow, pede banget, tapi gapapa, pede<em>is a must</em>.</p>
61
</ul><p>Pada<em>positive form</em>, kalimatnya bernilai positif dan tidak menyatakan negasi atau penyangkalan. Contohnya<em>I am smart</em>, bukan<em>I am not smart</em>. Gue tuh pinter, bukan gue nggak pinter. Wow, pede banget, tapi gapapa, pede<em>is a must</em>.</p>
62
<h4>b.<em>Negative Form</em></h4>
62
<h4>b.<em>Negative Form</em></h4>
63
<p>Nah, kalau yang menyatakan negasi atau penyangkalan namanya<em>negative form</em>. Jadi, kalimat<em>negative form</em>ini adalah<strong>kalimat yang bernilai negatif</strong>. Polanya untuk kalimat nomina adalah:</p>
63
<p>Nah, kalau yang menyatakan negasi atau penyangkalan namanya<em>negative form</em>. Jadi, kalimat<em>negative form</em>ini adalah<strong>kalimat yang bernilai negatif</strong>. Polanya untuk kalimat nomina adalah:</p>
64
<p><strong><em>Subject + to be + not + Complement</em></strong></p>
64
<p><strong><em>Subject + to be + not + Complement</em></strong></p>
65
<p>Yup, tinggal tambahin ‘<em>not</em>‘ aja dari bentuk yang positif tadi. Contoh:</p>
65
<p>Yup, tinggal tambahin ‘<em>not</em>‘ aja dari bentuk yang positif tadi. Contoh:</p>
66
<ul><li><em>Mom is not a chef</em>. (Ibu bukan seorang chef.)</li>
66
<ul><li><em>Mom is not a chef</em>. (Ibu bukan seorang chef.)</li>
67
<li><em>I am not lazy</em>. (Aku tidak malas.)</li>
67
<li><em>I am not lazy</em>. (Aku tidak malas.)</li>
68
<li><em>They are not here yet.</em> (Mereka belum ada di sini.)</li>
68
<li><em>They are not here yet.</em> (Mereka belum ada di sini.)</li>
69
</ul><p>Sudah paham ya, sampai sini?</p>
69
</ul><p>Sudah paham ya, sampai sini?</p>
70
<h4>c.<em>Interrogative Form</em></h4>
70
<h4>c.<em>Interrogative Form</em></h4>
71
<p><em>Interrogative form</em>maksudnya adalah<strong>kalimat yang berbentuk kalimat tanya</strong>, jadi jangan lupa pakai tanda tanya, yaa. Polanya untuk kalimat nomina adalah:</p>
71
<p><em>Interrogative form</em>maksudnya adalah<strong>kalimat yang berbentuk kalimat tanya</strong>, jadi jangan lupa pakai tanda tanya, yaa. Polanya untuk kalimat nomina adalah:</p>
72
<p><strong><em>To be + Subject + Complement + ? </em></strong></p>
72
<p><strong><em>To be + Subject + Complement + ? </em></strong></p>
73
<p>Contoh:</p>
73
<p>Contoh:</p>
74
<ul><li><em>Is the food delicious?</em> (Apakah makanannya enak?)</li>
74
<ul><li><em>Is the food delicious?</em> (Apakah makanannya enak?)</li>
75
<li><em>Am I right?</em>(Apakah aku benar?)</li>
75
<li><em>Am I right?</em>(Apakah aku benar?)</li>
76
<li><em>Are you a doctor?</em> (Apakah kamu seorang dokter?)</li>
76
<li><em>Are you a doctor?</em> (Apakah kamu seorang dokter?)</li>
77
</ul><p>Pada<em>interrogative form, to be</em>diletakkan di awal kalimat sebelum<em>subject</em>. Diingat-ingat, ya!</p>
77
</ul><p>Pada<em>interrogative form, to be</em>diletakkan di awal kalimat sebelum<em>subject</em>. Diingat-ingat, ya!</p>
78
<h4>d.<em>Interrogative Form with WH- Question</em></h4>
78
<h4>d.<em>Interrogative Form with WH- Question</em></h4>
79
<p>Terakhir, ada<em>interrogative form with WH- question</em>. Apa nih, maksudnya? Apa bedanya sama<em>interrogative form</em>yang tadi?</p>
79
<p>Terakhir, ada<em>interrogative form with WH- question</em>. Apa nih, maksudnya? Apa bedanya sama<em>interrogative form</em>yang tadi?</p>
80
<p>Bedanya adalah<em>interrogative form</em>yang ini<strong>menggunakan<em>WH- question</em></strong>alias<strong>kata tanya yang mengandung huruf WH-</strong>, yaitu<em>what, when, where, who, whom, which, whose, why,</em>dan<em>how</em>.</p>
80
<p>Bedanya adalah<em>interrogative form</em>yang ini<strong>menggunakan<em>WH- question</em></strong>alias<strong>kata tanya yang mengandung huruf WH-</strong>, yaitu<em>what, when, where, who, whom, which, whose, why,</em>dan<em>how</em>.</p>
81
<p>Untuk bentuk ini, polanya pada kalimat nomina adalah:</p>
81
<p>Untuk bentuk ini, polanya pada kalimat nomina adalah:</p>
82
<p><strong><em>WH- question + to be + Subject + ?</em></strong></p>
82
<p><strong><em>WH- question + to be + Subject + ?</em></strong></p>
83
<p>Berbeda dengan bentuk interogatif yang tadi, bentuk interogatif yang ini diawali dengan<em>WH- question</em>terlebih dahulu, baru diikuti dengan<em>to be</em>, lalu<em>subject</em>. Contoh:</p>
83
<p>Berbeda dengan bentuk interogatif yang tadi, bentuk interogatif yang ini diawali dengan<em>WH- question</em>terlebih dahulu, baru diikuti dengan<em>to be</em>, lalu<em>subject</em>. Contoh:</p>
84
<ul><li><em>Who is that boy? </em>(Siapa laki-laki itu?)</li>
84
<ul><li><em>Who is that boy? </em>(Siapa laki-laki itu?)</li>
85
<li><em>Where am I?</em> (Di mana aku?)</li>
85
<li><em>Where am I?</em> (Di mana aku?)</li>
86
<li><em>Why are you late?</em>(Kenapa kamu terlambat?)</li>
86
<li><em>Why are you late?</em>(Kenapa kamu terlambat?)</li>
87
</ul><p>Okeehh, udah selesai deh bahas kalimat nomina. Sekarang, bahas pola untuk kalimat verba yukss~</p>
87
</ul><p>Okeehh, udah selesai deh bahas kalimat nomina. Sekarang, bahas pola untuk kalimat verba yukss~</p>
88
<p><strong>Baca Juga:<a>Jenis, Struktur, dan Contoh Announcement Text</a></strong></p>
88
<p><strong>Baca Juga:<a>Jenis, Struktur, dan Contoh Announcement Text</a></strong></p>
89
<p>-</p>
89
<p>-</p>
90
<p>Eits, sebelum kita bahas pola kalimat Simple Present Tense lainnya, kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, deh. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di <a><strong>Ruangguru Privat Bahasa Inggris</strong></a> misalnya.</p>
90
<p>Eits, sebelum kita bahas pola kalimat Simple Present Tense lainnya, kalo masih ada poin-poin yang belum kamu mengerti, mending belajar sama ahlinya, deh. Belajar bareng kakak-kakak pengajar di <a><strong>Ruangguru Privat Bahasa Inggris</strong></a> misalnya.</p>
91
<p>Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
91
<p>Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
92
<h3>2. Pola (Rumus) Simple Present Tense untuk Kalimat Verba</h3>
92
<h3>2. Pola (Rumus) Simple Present Tense untuk Kalimat Verba</h3>
93
<p>Kalimat verba adalah kalimat yang<strong>menyatakan tindakan atau perlakuan</strong>. Jadi predikatnya berupa<strong><em>verb</em>(kata kerja)</strong>.</p>
93
<p>Kalimat verba adalah kalimat yang<strong>menyatakan tindakan atau perlakuan</strong>. Jadi predikatnya berupa<strong><em>verb</em>(kata kerja)</strong>.</p>
94
<p>Verb yang digunakan hukumnya<strong>wajib Verb 1</strong>. Sekali lagi, wajib Verb 1. Kenapa? Karena Simple Present Tense merupakan bentuk<em>present</em>alias masa sekarang atau saat ini, sehingga verb yang tepat adalah Verb 1.</p>
94
<p>Verb yang digunakan hukumnya<strong>wajib Verb 1</strong>. Sekali lagi, wajib Verb 1. Kenapa? Karena Simple Present Tense merupakan bentuk<em>present</em>alias masa sekarang atau saat ini, sehingga verb yang tepat adalah Verb 1.</p>
95
<p>Sama halnya dengan kalimat nomina, untuk kalimat verba, juga ada empat macam bentuk kalimat, yaitu<em>positive, negative, interrogative</em>, dan<em>interrogative with WH- question</em>. Pola lengkapnya bisa kamu cekicek di gambar berikut, ya.</p>
95
<p>Sama halnya dengan kalimat nomina, untuk kalimat verba, juga ada empat macam bentuk kalimat, yaitu<em>positive, negative, interrogative</em>, dan<em>interrogative with WH- question</em>. Pola lengkapnya bisa kamu cekicek di gambar berikut, ya.</p>
96
<p>Langsung aja, cus, kita bedah masing-masing bentuk dengan contohnya masing-masing!<em>Check it out</em>!</p>
96
<p>Langsung aja, cus, kita bedah masing-masing bentuk dengan contohnya masing-masing!<em>Check it out</em>!</p>
97
<h4>a.<em>Positive Form</em></h4>
97
<h4>a.<em>Positive Form</em></h4>
98
<p>Untuk<em>positive form</em>kalimat verba, polanya adalah:</p>
98
<p>Untuk<em>positive form</em>kalimat verba, polanya adalah:</p>
99
<p><em><strong>Subject + Verb 1 / Verb 1 + s/es + Complement</strong></em></p>
99
<p><em><strong>Subject + Verb 1 / Verb 1 + s/es + Complement</strong></em></p>
100
<p>Nah,<em>verb</em>-nya ini bisa pakai yang biasa (tanpa akhiran<em>s/es</em>) atau yang berakhiran<em>s/es</em>, tergantung subjeknya.</p>
100
<p>Nah,<em>verb</em>-nya ini bisa pakai yang biasa (tanpa akhiran<em>s/es</em>) atau yang berakhiran<em>s/es</em>, tergantung subjeknya.</p>
101
<p>Masih ingat ya, tabel<em>subject</em>yang kita bahas tadi? Kalau<strong>subjeknya<em>I, you, they, we</em>, dan<em>plural subject</em></strong>pakainya<strong><em>verb</em></strong>yang<strong>tanpa akhiran s/es</strong>. Kalau<strong>subjeknya<em>He, She, It</em>, dan<em>singular subject</em></strong>, pakainya<strong><em>verb</em></strong>yang<strong>berakhiran<em>s/es</em></strong>. Contoh:</p>
101
<p>Masih ingat ya, tabel<em>subject</em>yang kita bahas tadi? Kalau<strong>subjeknya<em>I, you, they, we</em>, dan<em>plural subject</em></strong>pakainya<strong><em>verb</em></strong>yang<strong>tanpa akhiran s/es</strong>. Kalau<strong>subjeknya<em>He, She, It</em>, dan<em>singular subject</em></strong>, pakainya<strong><em>verb</em></strong>yang<strong>berakhiran<em>s/es</em></strong>. Contoh:</p>
102
<ul><li><em>I write a letter</em>. (Aku menulis sebuah surat.)</li>
102
<ul><li><em>I write a letter</em>. (Aku menulis sebuah surat.)</li>
103
<li><em>He goes to school</em>. (Dia pergi ke sekolah.)</li>
103
<li><em>He goes to school</em>. (Dia pergi ke sekolah.)</li>
104
</ul><p>Beda kan, sama contoh yang kalimat nomina tadi? Kalau kalimat verba, ada kata kerja yang menandakan subjek sedang melakukan suatu tindakan atau perlakuan. Sedangkan pada kalimat nomina, menggunakan<em>to be</em>yang berguna menyatakan subjek sebagai sesuatu yang dibendakan.</p>
104
</ul><p>Beda kan, sama contoh yang kalimat nomina tadi? Kalau kalimat verba, ada kata kerja yang menandakan subjek sedang melakukan suatu tindakan atau perlakuan. Sedangkan pada kalimat nomina, menggunakan<em>to be</em>yang berguna menyatakan subjek sebagai sesuatu yang dibendakan.</p>
105
<h4>b.<em>Negative Form</em></h4>
105
<h4>b.<em>Negative Form</em></h4>
106
<p><em>Next</em>, kita ke bentuk negatif. Untuk<em>negative form</em>kalimat verba, polanya adalah:</p>
106
<p><em>Next</em>, kita ke bentuk negatif. Untuk<em>negative form</em>kalimat verba, polanya adalah:</p>
107
<p><em><strong>Subject + do/does + not + Verb 1 + Complement</strong></em></p>
107
<p><em><strong>Subject + do/does + not + Verb 1 + Complement</strong></em></p>
108
<p>Masih ingat ya, kalau<em>negative form</em>, kita sisipkan ‘<em>not</em>‘ untuk menyatakan negasi atau penyangkalan. Contoh:</p>
108
<p>Masih ingat ya, kalau<em>negative form</em>, kita sisipkan ‘<em>not</em>‘ untuk menyatakan negasi atau penyangkalan. Contoh:</p>
109
<ul><li><em>They do not know where to go</em>. (Mereka tidak tahu harus pergi ke mana.)</li>
109
<ul><li><em>They do not know where to go</em>. (Mereka tidak tahu harus pergi ke mana.)</li>
110
<li><em>She does not bring an umbrella</em>. (Dia tidak membawa payung.)</li>
110
<li><em>She does not bring an umbrella</em>. (Dia tidak membawa payung.)</li>
111
</ul><p><em>Do not</em>dan<em>does not</em>boleh kamu singkat menjadi<em>don’t</em>dan<em>doesn’t</em>. Biar apa? Ya biar singkat…….</p>
111
</ul><p><em>Do not</em>dan<em>does not</em>boleh kamu singkat menjadi<em>don’t</em>dan<em>doesn’t</em>. Biar apa? Ya biar singkat…….</p>
112
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Expression of Happiness, Sadness, Sympathy, dan Affection</a></strong></p>
112
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Expression of Happiness, Sadness, Sympathy, dan Affection</a></strong></p>
113
<p>Oke, lanjuuttt!</p>
113
<p>Oke, lanjuuttt!</p>
114
<h4>c.<em>Interrogative Form</em></h4>
114
<h4>c.<em>Interrogative Form</em></h4>
115
<p>Untuk<em>interrogative form</em>kalimat verba, polanya adalah:</p>
115
<p>Untuk<em>interrogative form</em>kalimat verba, polanya adalah:</p>
116
<p><strong><em>Do/does + Subject + Verb 1 + Complement + ?</em></strong></p>
116
<p><strong><em>Do/does + Subject + Verb 1 + Complement + ?</em></strong></p>
117
<p>Jangan lupa, pakai tanda tanya! Contoh:</p>
117
<p>Jangan lupa, pakai tanda tanya! Contoh:</p>
118
<ul><li><em>Does he bring the book?</em> (Apakah dia membawa buku itu?)</li>
118
<ul><li><em>Does he bring the book?</em> (Apakah dia membawa buku itu?)</li>
119
<li><em>Do you like it?</em> (Apakah kamu menyukainya?)</li>
119
<li><em>Do you like it?</em> (Apakah kamu menyukainya?)</li>
120
</ul><p>Sama kaya yang kalimat nomina tadi,<em>interrogative form</em>di kalimat verba ini,<em>to be</em>-nya juga diletakkan di awal kalimat, yaww. Jadi,<em>to be</em>di sini tuh, berperan sebagai kata tanyanya,<em>guys</em>.</p>
120
</ul><p>Sama kaya yang kalimat nomina tadi,<em>interrogative form</em>di kalimat verba ini,<em>to be</em>-nya juga diletakkan di awal kalimat, yaww. Jadi,<em>to be</em>di sini tuh, berperan sebagai kata tanyanya,<em>guys</em>.</p>
121
<h4>d.<em>Interrogative Form with WH- Question</em></h4>
121
<h4>d.<em>Interrogative Form with WH- Question</em></h4>
122
<p>Terakhir banget, ada<em>interrogative form with WH- question</em>kalimat verba. Polanya adalah:</p>
122
<p>Terakhir banget, ada<em>interrogative form with WH- question</em>kalimat verba. Polanya adalah:</p>
123
<p><strong><em>WH- question + do/does + Subject + Verb 1 + Complement + ?</em></strong></p>
123
<p><strong><em>WH- question + do/does + Subject + Verb 1 + Complement + ?</em></strong></p>
124
<p>Sama juga dengan kalimat nomina, di bentuk yang ini,<em>WH- question</em>-nya diletakkan di awal kalimat sebelum<em>to be</em>. Contoh:</p>
124
<p>Sama juga dengan kalimat nomina, di bentuk yang ini,<em>WH- question</em>-nya diletakkan di awal kalimat sebelum<em>to be</em>. Contoh:</p>
125
<ul><li><em>When does he go to school?</em> (Kapan dia pergi ke sekolah?)</li>
125
<ul><li><em>When does he go to school?</em> (Kapan dia pergi ke sekolah?)</li>
126
<li><em>Why do you love badminton so much?</em> (Kenapa kamu cinta sekali dengan badminton?)</li>
126
<li><em>Why do you love badminton so much?</em> (Kenapa kamu cinta sekali dengan badminton?)</li>
127
</ul><p>Satu hal yang perlu kamu perhatiin, ketika kamu pakai ‘<em>does</em>‘ di kalimat verbamu, maka<em>verb</em>-nya nggak perlu pakai akhiran<em>s/es</em>lagi ya, karena<em>s/es</em>nya sudah direpresentasikan melalui si ‘<em>does</em>‘ itu tadi. Okay? Janji nggak bingung?</p>
127
</ul><p>Satu hal yang perlu kamu perhatiin, ketika kamu pakai ‘<em>does</em>‘ di kalimat verbamu, maka<em>verb</em>-nya nggak perlu pakai akhiran<em>s/es</em>lagi ya, karena<em>s/es</em>nya sudah direpresentasikan melalui si ‘<em>does</em>‘ itu tadi. Okay? Janji nggak bingung?</p>
128
<p>-</p>
128
<p>-</p>
129
<p>Wowww, udah kelar materinyaaaa! Paham kan, ya? Paham dong, kalau nggak paham, coba baca lagi deh dari atas. Hahaha… wah jahat nih, penulisnya 🙁</p>
129
<p>Wowww, udah kelar materinyaaaa! Paham kan, ya? Paham dong, kalau nggak paham, coba baca lagi deh dari atas. Hahaha… wah jahat nih, penulisnya 🙁</p>
130
<p>Okeeyy, itu tadi pembahasan tentang<strong>Simple Present Tense</strong>, lengkap sampai pola atau rumus, dan contoh kalimatnya. Kamu suka dengan pembahasan materi seperti ini? Yuk, baca juga artikel Bahasa Inggris kelas 10 lainnya hanya di<strong><a>ruangbaca</a></strong>! Eits, ruangbaca juga bisa diakses melalui aplikasi Ruangguru, lho! Yuk, download sekarang, sekalian gabung di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>!</p>
130
<p>Okeeyy, itu tadi pembahasan tentang<strong>Simple Present Tense</strong>, lengkap sampai pola atau rumus, dan contoh kalimatnya. Kamu suka dengan pembahasan materi seperti ini? Yuk, baca juga artikel Bahasa Inggris kelas 10 lainnya hanya di<strong><a>ruangbaca</a></strong>! Eits, ruangbaca juga bisa diakses melalui aplikasi Ruangguru, lho! Yuk, download sekarang, sekalian gabung di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>!</p>
131
131