HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Apakah kamu sering merasa capek setelah mengajar? Apalagi jika mengajar tiga sesi sekaligus hehe. Pasti ada sesuatu, nih yang bikin kamu merasa capek. Coba deh ingat-ingat lagi, ketika di kelas apakah kamu saja yang bicara? Atau siswa pun dilibatkan secara aktif? Hmmm, bisa jadi ini yang perlu diperhatikan. Yap, proporsi guru berbicara di dalam kelas. Loh, kok bisa?</em></p>
1 <blockquote><p><em>Apakah kamu sering merasa capek setelah mengajar? Apalagi jika mengajar tiga sesi sekaligus hehe. Pasti ada sesuatu, nih yang bikin kamu merasa capek. Coba deh ingat-ingat lagi, ketika di kelas apakah kamu saja yang bicara? Atau siswa pun dilibatkan secara aktif? Hmmm, bisa jadi ini yang perlu diperhatikan. Yap, proporsi guru berbicara di dalam kelas. Loh, kok bisa?</em></p>
2 </blockquote><p>-</p>
2 </blockquote><p>-</p>
3 <p>Hal ini ada kaitannya,<em>loh</em>dengan interaksi antara guru dan siswa. Proses pembelajaran di kelas seringkali “berpusat pada guru”. Guru hanya menyampaikan pengetahuannya, tanpa memerhatikan interaksi dengan siswa. Interaksi guru-siswa dalam kelas ditentukan oleh seberapa baik guru mengelola kelas, salah satunya pembagian waktu bicara di kelas (<em>Teacher’s Talk Time</em>atau proporsi guru berbicara). Seperti apa konsep<em>Teacher’s Talk Time</em>? Yuk, kita bahas.</p>
3 <p>Hal ini ada kaitannya,<em>loh</em>dengan interaksi antara guru dan siswa. Proses pembelajaran di kelas seringkali “berpusat pada guru”. Guru hanya menyampaikan pengetahuannya, tanpa memerhatikan interaksi dengan siswa. Interaksi guru-siswa dalam kelas ditentukan oleh seberapa baik guru mengelola kelas, salah satunya pembagian waktu bicara di kelas (<em>Teacher’s Talk Time</em>atau proporsi guru berbicara). Seperti apa konsep<em>Teacher’s Talk Time</em>? Yuk, kita bahas.</p>
4 <h2>Apa Itu<em>Teacher’s Talk Time</em>?</h2>
4 <h2>Apa Itu<em>Teacher’s Talk Time</em>?</h2>
5 <p><em>Teacher’s Talk Time</em>adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berapa banyak guru berbicara selama jam pelajaran di kelas. Konsep ini mengajak guru menghitung ulang, seberapa besar dominasi guru dibandingkan dominasi siswa di dalam kelas.</p>
5 <p><em>Teacher’s Talk Time</em>adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berapa banyak guru berbicara selama jam pelajaran di kelas. Konsep ini mengajak guru menghitung ulang, seberapa besar dominasi guru dibandingkan dominasi siswa di dalam kelas.</p>
6 <p>Guru merasa bahwa sudah mengalokasikan cukup waktu untuk siswa terlibat dalam pembelajaran. Namun, seringkali proporsi guru berbicara bisa sampai sekitar 70-75% dari keseluruhan waktu di kelas. Hal ini yang kemudian membuat guru kesulitan untuk menilai apakah siswa telah memahami materi dengan baik atau belum. Tanpa meminta tanggapan dari siswa, serta suasana kelas yang membosankan dan<em>gitu-gitu aja</em>.</p>
6 <p>Guru merasa bahwa sudah mengalokasikan cukup waktu untuk siswa terlibat dalam pembelajaran. Namun, seringkali proporsi guru berbicara bisa sampai sekitar 70-75% dari keseluruhan waktu di kelas. Hal ini yang kemudian membuat guru kesulitan untuk menilai apakah siswa telah memahami materi dengan baik atau belum. Tanpa meminta tanggapan dari siswa, serta suasana kelas yang membosankan dan<em>gitu-gitu aja</em>.</p>
7 <p>Baca Juga:<a>Cara Menggunakan Color Coding yang Efektif Saat Mengajar di Kelas</a></p>
7 <p>Baca Juga:<a>Cara Menggunakan Color Coding yang Efektif Saat Mengajar di Kelas</a></p>
8 <h2>Hubungan Teknik Mengajar dengan Pemahaman Siswa</h2>
8 <h2>Hubungan Teknik Mengajar dengan Pemahaman Siswa</h2>
9 <p>Di bawah ini terdapat gambar<em>“The Pyramid Learning”</em> yang menunjukkan tingkat retensi (bertahannya ingatan akan suatu informasi atau pengetahuan) dari metode mengajar yang diberikan (<em>passive teaching methods</em>dan<em>participatory teaching methods)</em>. </p>
9 <p>Di bawah ini terdapat gambar<em>“The Pyramid Learning”</em> yang menunjukkan tingkat retensi (bertahannya ingatan akan suatu informasi atau pengetahuan) dari metode mengajar yang diberikan (<em>passive teaching methods</em>dan<em>participatory teaching methods)</em>. </p>
10 <p><em>Tingkat Retensi dari The Pyramid Learning</em></p>
10 <p><em>Tingkat Retensi dari The Pyramid Learning</em></p>
11 <p>Terlihat pada gambar, bahwa proses pembelajaran memiliki retensi yang tinggi serta dapat lebih efektif jika terdapat waktu yang cukup bagi siswa untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan di kelas yang bisa mendorong mereka berpikir, berbicara, dan berkontribusi terhadap pembelajaran.<em>Teacher’s Talk Time</em>yang berlebihan dapat membatasi kesempatan siswa untuk mencerna materi dan berlatih berbicara,<em>loh</em>. Lalu, bagaimana ya cara meningkatkan interaksi antara guru dan siswa di kelas?</p>
11 <p>Terlihat pada gambar, bahwa proses pembelajaran memiliki retensi yang tinggi serta dapat lebih efektif jika terdapat waktu yang cukup bagi siswa untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan di kelas yang bisa mendorong mereka berpikir, berbicara, dan berkontribusi terhadap pembelajaran.<em>Teacher’s Talk Time</em>yang berlebihan dapat membatasi kesempatan siswa untuk mencerna materi dan berlatih berbicara,<em>loh</em>. Lalu, bagaimana ya cara meningkatkan interaksi antara guru dan siswa di kelas?</p>
12 <h2>Cara Berkomunikasi dengan Siswa yang Efektif</h2>
12 <h2>Cara Berkomunikasi dengan Siswa yang Efektif</h2>
13 <p>Terdapat empat cara berkomunikasi dengan siswa yang efektif, yaitu:</p>
13 <p>Terdapat empat cara berkomunikasi dengan siswa yang efektif, yaitu:</p>
14 <ol><li><em>Directive statement:</em>memberitahu seseorang apa yang harus dilakukan</li>
14 <ol><li><em>Directive statement:</em>memberitahu seseorang apa yang harus dilakukan</li>
15 <li><em>Social statements:</em>segala bentuk<em>chit-chat</em>, pujian, atau kontrol ke siswa</li>
15 <li><em>Social statements:</em>segala bentuk<em>chit-chat</em>, pujian, atau kontrol ke siswa</li>
16 <li><em>Questions:</em>segala pertanyaan yang diajukan ke siswa di kelas</li>
16 <li><em>Questions:</em>segala pertanyaan yang diajukan ke siswa di kelas</li>
17 <li><em>Informative statements:</em>informasi yang berupa fakta</li>
17 <li><em>Informative statements:</em>informasi yang berupa fakta</li>
18 </ol><p>Empat cara ini penting untuk menentukan jenis bahasa yang akan digunakan dengan siswa, mempertimbangkan cara menggunakan data untuk memberi informasi tentang pengajaran yang disampaikan.</p>
18 </ol><p>Empat cara ini penting untuk menentukan jenis bahasa yang akan digunakan dengan siswa, mempertimbangkan cara menggunakan data untuk memberi informasi tentang pengajaran yang disampaikan.</p>
19 <p><em>Empat cara berkomunikasi dengan siswa menerapkan Teacher’s Talk Time</em></p>
19 <p><em>Empat cara berkomunikasi dengan siswa menerapkan Teacher’s Talk Time</em></p>
20 <p>Baca Juga:<a>Tips untuk Menjadi Pengajar yang Menyenangkan dan Anti Bosan</a></p>
20 <p>Baca Juga:<a>Tips untuk Menjadi Pengajar yang Menyenangkan dan Anti Bosan</a></p>
21 <h2>Tips Menerapkan<em>Teacher’s Talk Time</em></h2>
21 <h2>Tips Menerapkan<em>Teacher’s Talk Time</em></h2>
22 <p>Penerapan<em>Teacher Talk Time</em>dapat dianalogikan menggunakan selotip yang kemudian ditempelkan di lengan tangan atau media lainnya, tujuannya untuk mengecek empat cara komunikasi yang sudah diterapkan dengan siswa.</p>
22 <p>Penerapan<em>Teacher Talk Time</em>dapat dianalogikan menggunakan selotip yang kemudian ditempelkan di lengan tangan atau media lainnya, tujuannya untuk mengecek empat cara komunikasi yang sudah diterapkan dengan siswa.</p>
23 <p><em>Penerapan Teacher Talk Time dengan menempelkan selotip pada lengan tangan (Sumber: andyvasily.com)</em></p>
23 <p><em>Penerapan Teacher Talk Time dengan menempelkan selotip pada lengan tangan (Sumber: andyvasily.com)</em></p>
24 <p>Selain itu, terdapat beberapa tips lain yang dapat dilakukan supaya<em>Teachers’ Talk Time</em>tidak didominasi oleh guru dan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan, yaitu dengan membuat kelas interaktif dan berkeseimbangan antara<em>Teachers’ Talk Time</em>(TTT) and<em>Student’s Talk Time</em>(STT), seperti:</p>
24 <p>Selain itu, terdapat beberapa tips lain yang dapat dilakukan supaya<em>Teachers’ Talk Time</em>tidak didominasi oleh guru dan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan, yaitu dengan membuat kelas interaktif dan berkeseimbangan antara<em>Teachers’ Talk Time</em>(TTT) and<em>Student’s Talk Time</em>(STT), seperti:</p>
25 <ol><li>Sering memancing siswa dalam bentuk pertanyaan (<em>elicitation</em>) untuk memperoleh konsep dan jawaban dari siswa.</li>
25 <ol><li>Sering memancing siswa dalam bentuk pertanyaan (<em>elicitation</em>) untuk memperoleh konsep dan jawaban dari siswa.</li>
26 <li>Pengecekan konsep (<em>concept checking</em>) dengan mengajukan pertanyaan terbuka dan bentuk pertanyaan “<em>why</em>” atau mengapa supaya lebih dari sekadar “<em>yes or no</em>” atau benar/salah.</li>
26 <li>Pengecekan konsep (<em>concept checking</em>) dengan mengajukan pertanyaan terbuka dan bentuk pertanyaan “<em>why</em>” atau mengapa supaya lebih dari sekadar “<em>yes or no</em>” atau benar/salah.</li>
27 <li>Menggunakan bahasa tubuh (<em>body language</em>) atau gerak tubuh, khususnya saat menggunakan papan tulis untuk menjelaskan suatu topik yang dapat membantu siswa memahami materi ajar.</li>
27 <li>Menggunakan bahasa tubuh (<em>body language</em>) atau gerak tubuh, khususnya saat menggunakan papan tulis untuk menjelaskan suatu topik yang dapat membantu siswa memahami materi ajar.</li>
28 <li>Memberikan<em>pause</em>atau jeda kepada siswa untuk memahami atau mencerna materi ajar.</li>
28 <li>Memberikan<em>pause</em>atau jeda kepada siswa untuk memahami atau mencerna materi ajar.</li>
29 <li>Melibatkan dan mendorong siswa dalam pembelajaran, dengan menerapkan pola interaksi yang beragam, seperti<em>teacher to students, students to teacher, students to students,</em>atau<em>student to student</em>dengan metode<em>open class discussion, group work, pair work,</em>dan<em>individual work</em>. </li>
29 <li>Melibatkan dan mendorong siswa dalam pembelajaran, dengan menerapkan pola interaksi yang beragam, seperti<em>teacher to students, students to teacher, students to students,</em>atau<em>student to student</em>dengan metode<em>open class discussion, group work, pair work,</em>dan<em>individual work</em>. </li>
30 <li>Memperkenalkan materi dalam bentuk bacaan atau video, yang memungkinkan kelas untuk lebih fokus melalui diskusi, presentasi individu atau kelompok.</li>
30 <li>Memperkenalkan materi dalam bentuk bacaan atau video, yang memungkinkan kelas untuk lebih fokus melalui diskusi, presentasi individu atau kelompok.</li>
31 </ol><p>Jadi, bagaimana menurut rekan-rekan pengajar, pasti tertarik untuk menerapkan tips di atas, kan? Dijamin<em>deh</em>kamu gak akan<em>capek</em>lagi dan kelasmu pun jadi lebih hidup dan menarik. Dengan kata lain, jumlah waktu yang dialokasikan guru untuk berbicara bisa diminimalkan, sehingga proses pengajaran akan berpusat pada siswa (<em>student-centered</em>).</p>
31 </ol><p>Jadi, bagaimana menurut rekan-rekan pengajar, pasti tertarik untuk menerapkan tips di atas, kan? Dijamin<em>deh</em>kamu gak akan<em>capek</em>lagi dan kelasmu pun jadi lebih hidup dan menarik. Dengan kata lain, jumlah waktu yang dialokasikan guru untuk berbicara bisa diminimalkan, sehingga proses pengajaran akan berpusat pada siswa (<em>student-centered</em>).</p>
32 <p>-</p>
32 <p>-</p>
33 <p>Demikian pembahasan tentang<em>Teacher Talk Time</em>dalam pembelajaran. Semoga pembahasan ini bisa menambah referensi dan membantu kamu dalam mengajar yang lebih efektif. Ruangguru mengajak kamu untuk menjadi Mitra Pengajar Ruangguru. Dapatkan penghasilan tambahan dan keuntungan lainnya menjadi Mitra Pengajar Ruangguru sekarang juga! Yuk, daftarkan diri Anda dan ajak rekan Anda untuk daftar di<a>ruangpengajar</a>! </p>
33 <p>Demikian pembahasan tentang<em>Teacher Talk Time</em>dalam pembelajaran. Semoga pembahasan ini bisa menambah referensi dan membantu kamu dalam mengajar yang lebih efektif. Ruangguru mengajak kamu untuk menjadi Mitra Pengajar Ruangguru. Dapatkan penghasilan tambahan dan keuntungan lainnya menjadi Mitra Pengajar Ruangguru sekarang juga! Yuk, daftarkan diri Anda dan ajak rekan Anda untuk daftar di<a>ruangpengajar</a>! </p>
34 <p><strong>Referensi:</strong></p>
34 <p><strong>Referensi:</strong></p>
35 <p>Azhar, Kaukab A dkk. (2019). Do I Talk Too Much In Class? A Quantitative Analysis of ESL Classroom Interaction.<em>OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra</em>,<em>13(2)</em>, 193-202.</p>
35 <p>Azhar, Kaukab A dkk. (2019). Do I Talk Too Much In Class? A Quantitative Analysis of ESL Classroom Interaction.<em>OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra</em>,<em>13(2)</em>, 193-202.</p>
36 <p>Groves, C dkk. (2014). Classroom Talk: Understanding Dialogue, Pedagogy &amp; Practice<em>. Primary English Teaching Association of Australia</em>, 1 dan 4.</p>
36 <p>Groves, C dkk. (2014). Classroom Talk: Understanding Dialogue, Pedagogy &amp; Practice<em>. Primary English Teaching Association of Australia</em>, 1 dan 4.</p>
37 <p>Mohammed, Fakhir O. (2019). The Effect of Teacher Talk Time (TTT) Strategy on the Awareness of Semantic Topics.<em>Humanities Journal of University of Zakho (HJUOZ</em>),<em>8(1)</em>, 152-158.</p>
37 <p>Mohammed, Fakhir O. (2019). The Effect of Teacher Talk Time (TTT) Strategy on the Awareness of Semantic Topics.<em>Humanities Journal of University of Zakho (HJUOZ</em>),<em>8(1)</em>, 152-158.</p>
38 <p>Sumber foto:</p>
38 <p>Sumber foto:</p>
39 <p>Penerapan<em>Teacher Talk Time </em>[daring]. Tautan: http://www.andyvasily.com/the-aligned-leader-blog/deconstructing-our-teacher-talk-time (Diakses: 12 September 2022)</p>
39 <p>Penerapan<em>Teacher Talk Time </em>[daring]. Tautan: http://www.andyvasily.com/the-aligned-leader-blog/deconstructing-our-teacher-talk-time (Diakses: 12 September 2022)</p>
40  
40