HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Pada<strong><a>artikel Matematika kelas 7</a></strong>kali ini, kamu akan mengetahui apa itu bilangan rasional dan irasional, disertai contohnya. Yuk, pelajari bersama!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Pada<strong><a>artikel Matematika kelas 7</a></strong>kali ini, kamu akan mengetahui apa itu bilangan rasional dan irasional, disertai contohnya. Yuk, pelajari bersama!</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 </blockquote><p>Tentunya kamu sudah belajar tentang jenis-jenis bilangan Matematika sewaktu duduk di bangku sekolah dasar bukan? Hayo, siapa di antara kamu yang masih ingat apa saja jenis-jenis bilangan Matematika itu?</p>
3 </blockquote><p>Tentunya kamu sudah belajar tentang jenis-jenis bilangan Matematika sewaktu duduk di bangku sekolah dasar bukan? Hayo, siapa di antara kamu yang masih ingat apa saja jenis-jenis bilangan Matematika itu?</p>
4 <p>Yup, benar! Ada<strong><a>bilangan bulat</a></strong>, bilangan cacah, bilangan asli, dan<strong><a>bilangan pecahan</a></strong>. Ternyata, bilangan Matematika itu banyak macamnya, lho! Tidak hanya yang kamu pelajari di sekolah dasar saja, tapi ada juga yang namanya bilangan rasional dan bilangan irasional.</p>
4 <p>Yup, benar! Ada<strong><a>bilangan bulat</a></strong>, bilangan cacah, bilangan asli, dan<strong><a>bilangan pecahan</a></strong>. Ternyata, bilangan Matematika itu banyak macamnya, lho! Tidak hanya yang kamu pelajari di sekolah dasar saja, tapi ada juga yang namanya bilangan rasional dan bilangan irasional.</p>
5 <p>Hmm, kira-kira apa ya bilangan rasional dan bilangan irasional itu? Seperti apa sih contohnya? Penasaran, kan? Kalau begitu, langsung saja yuk kita simak penjelasannya pada artikel di bawah ini!</p>
5 <p>Hmm, kira-kira apa ya bilangan rasional dan bilangan irasional itu? Seperti apa sih contohnya? Penasaran, kan? Kalau begitu, langsung saja yuk kita simak penjelasannya pada artikel di bawah ini!</p>
6 <h2>Apa itu Bilangan Rasional?</h2>
6 <h2>Apa itu Bilangan Rasional?</h2>
7 <p>Bilangan rasional adalah<strong>bilangan yang dapat diubah menjadi pecahan biasa</strong>(a/b) dan apabila bilangan ini<strong>diubah ke pecahan desimal</strong>, maka angkanya<strong>akan berhenti di suatu bilangan tertentu</strong>. Apabila<strong>tidak berhenti</strong>, maka akan<strong>membentuk pola pengulangan</strong>.</p>
7 <p>Bilangan rasional adalah<strong>bilangan yang dapat diubah menjadi pecahan biasa</strong>(a/b) dan apabila bilangan ini<strong>diubah ke pecahan desimal</strong>, maka angkanya<strong>akan berhenti di suatu bilangan tertentu</strong>. Apabila<strong>tidak berhenti</strong>, maka akan<strong>membentuk pola pengulangan</strong>.</p>
8 <p>Contoh bilangan rasional:</p>
8 <p>Contoh bilangan rasional:</p>
9 <ul><li>Pecahan biasa: ½, ¾, -5/8</li>
9 <ul><li>Pecahan biasa: ½, ¾, -5/8</li>
10 <li>Bilangan bulat: -3, 0, 7 (karena bisa ditulis sebagai -3/1, 0/1, 7/1)</li>
10 <li>Bilangan bulat: -3, 0, 7 (karena bisa ditulis sebagai -3/1, 0/1, 7/1)</li>
11 <li>Desimal: 0,25 (karena 0,25 = 25/100)</li>
11 <li>Desimal: 0,25 (karena 0,25 = 25/100)</li>
12 <li>Desimal dengan pola berulang: 0,333… = 1/3; 2,121212… = 212/99</li>
12 <li>Desimal dengan pola berulang: 0,333… = 1/3; 2,121212… = 212/99</li>
13 </ul><h2>Apa itu Bilangan Irasional?</h2>
13 </ul><h2>Apa itu Bilangan Irasional?</h2>
14 <p>Berbeda dengan bilangan rasional, kalau bilangan irasional adalah bilangan yang<strong>tidak dapat diubah ke pecahan biasa</strong>dan apabila bilangan ini<strong>diubah ke pecahan desimal</strong>, maka<strong>angkanya tidak akan berhenti dan tidak memiliki pola tertentu</strong>.</p>
14 <p>Berbeda dengan bilangan rasional, kalau bilangan irasional adalah bilangan yang<strong>tidak dapat diubah ke pecahan biasa</strong>dan apabila bilangan ini<strong>diubah ke pecahan desimal</strong>, maka<strong>angkanya tidak akan berhenti dan tidak memiliki pola tertentu</strong>.</p>
15 <p>Contoh bilangan irasional:</p>
15 <p>Contoh bilangan irasional:</p>
16 <ul><li>√2 = 1,414213562… (tak pernah habis dan tak berulang)</li>
16 <ul><li>√2 = 1,414213562… (tak pernah habis dan tak berulang)</li>
17 <li>√3, √5, √7 (akar dari bilangan bukan kuadrat sempurna)</li>
17 <li>√3, √5, √7 (akar dari bilangan bukan kuadrat sempurna)</li>
18 <li>π (pi) = 3,14159265… (tak berakhir dan tak berulang)</li>
18 <li>π (pi) = 3,14159265… (tak berakhir dan tak berulang)</li>
19 <li>e (bilangan Euler) = 2,7182818…</li>
19 <li>e (bilangan Euler) = 2,7182818…</li>
20 </ul><p><strong>Baca Juga:<a>Operasi Perkalian dan Pembagian pada Bilangan Bulat</a></strong></p>
20 </ul><p><strong>Baca Juga:<a>Operasi Perkalian dan Pembagian pada Bilangan Bulat</a></strong></p>
21 <h2>Letak Bilangan Rasional dan Irasional pada Garis Bilangan</h2>
21 <h2>Letak Bilangan Rasional dan Irasional pada Garis Bilangan</h2>
22 <p>Agar lebih jelas, coba bayangkan sebuah garis bilangan yang memuat angka-angka di sisi kiri (negatif) dan kanan (positif), dengan nol (0) di tengah.</p>
22 <p>Agar lebih jelas, coba bayangkan sebuah garis bilangan yang memuat angka-angka di sisi kiri (negatif) dan kanan (positif), dengan nol (0) di tengah.</p>
23 <p>Contoh garis bilangan. (Sumber: roboguru.com)</p>
23 <p>Contoh garis bilangan. (Sumber: roboguru.com)</p>
24 <p><strong>Bilangan rasional mudah</strong>sekali<strong>ditempatkan pada garis bilangan</strong>karena bisa ditulis dalam bentuk pecahan atau desimal yang pasti. Misalnya:</p>
24 <p><strong>Bilangan rasional mudah</strong>sekali<strong>ditempatkan pada garis bilangan</strong>karena bisa ditulis dalam bentuk pecahan atau desimal yang pasti. Misalnya:</p>
25 <ul><li>½ terletak di tengah antara 0 dan 1.</li>
25 <ul><li>½ terletak di tengah antara 0 dan 1.</li>
26 <li>-¾ ada di antara -1 dan 0, lebih dekat ke -1.</li>
26 <li>-¾ ada di antara -1 dan 0, lebih dekat ke -1.</li>
27 <li>2 dan 0 sudah jelas posisinya di angka bulat.</li>
27 <li>2 dan 0 sudah jelas posisinya di angka bulat.</li>
28 <li>3,25 berada sedikit setelah angka 3.</li>
28 <li>3,25 berada sedikit setelah angka 3.</li>
29 </ul><p>Nah,<strong>bilangan irasional juga ada di garis bilangan</strong>, hanya saja<strong>posisinya tidak bisa ditentukan secara tepat</strong>dengan pecahan sederhana. Misalnya:</p>
29 </ul><p>Nah,<strong>bilangan irasional juga ada di garis bilangan</strong>, hanya saja<strong>posisinya tidak bisa ditentukan secara tepat</strong>dengan pecahan sederhana. Misalnya:</p>
30 <ul><li>√2 ≈ 1,414, artinya posisinya ada di antara 1,4 dan 1,5.</li>
30 <ul><li>√2 ≈ 1,414, artinya posisinya ada di antara 1,4 dan 1,5.</li>
31 <li>π ≈ 3,14159…, posisinya ada sedikit lewat angka 3, sebelum mencapai 3,2.</li>
31 <li>π ≈ 3,14159…, posisinya ada sedikit lewat angka 3, sebelum mencapai 3,2.</li>
32 </ul><p>Jadi, meskipun bilangan irasional tidak bisa dituliskan sebagai pecahan sederhana, bilangan ini tetap bisa “didekati” dan ditempatkan di garis bilangan.</p>
32 </ul><p>Jadi, meskipun bilangan irasional tidak bisa dituliskan sebagai pecahan sederhana, bilangan ini tetap bisa “didekati” dan ditempatkan di garis bilangan.</p>
33 <h2>Contoh Soal dan Pembahasan</h2>
33 <h2>Contoh Soal dan Pembahasan</h2>
34 <p>Bagaimana, paham ya sampai di sini? Nah, setelah kamu tahu apa itu bilangan rasional dan bilangan irasional, selanjutnya ayo kita latihan soal, ya. Nanti, jawabannya kita selesaikan bersama-sama. Oke?</p>
34 <p>Bagaimana, paham ya sampai di sini? Nah, setelah kamu tahu apa itu bilangan rasional dan bilangan irasional, selanjutnya ayo kita latihan soal, ya. Nanti, jawabannya kita selesaikan bersama-sama. Oke?</p>
35 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
35 <p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
36 <p>Dalam menyelesaikan soal di atas, kita dapat menyaring setiap pilihan jawabannya. Dapat dipastikan bahwa bilangan irasional merupakan bilangan yang tidak dapat diubah ke bentuk pecahan biasa. Sehingga, opsi b dan d bukan merupakan jawabannya.</p>
36 <p>Dalam menyelesaikan soal di atas, kita dapat menyaring setiap pilihan jawabannya. Dapat dipastikan bahwa bilangan irasional merupakan bilangan yang tidak dapat diubah ke bentuk pecahan biasa. Sehingga, opsi b dan d bukan merupakan jawabannya.</p>
37 <p>Kemudian, tersisa opsi a dan c. Ternyata, opsi a juga bukan merupakan jawaban yang tepat karena akar dari 25 merupakan bilangan bulat, yaitu 5. Jadi, sudah pasti jawabannya itu c ya, karena hasil dari √2 adalah 1,4142135623… yang angkanya tidak berhenti di suatu bilangan tertentu dan tidak berpola.</p>
37 <p>Kemudian, tersisa opsi a dan c. Ternyata, opsi a juga bukan merupakan jawaban yang tepat karena akar dari 25 merupakan bilangan bulat, yaitu 5. Jadi, sudah pasti jawabannya itu c ya, karena hasil dari √2 adalah 1,4142135623… yang angkanya tidak berhenti di suatu bilangan tertentu dan tidak berpola.</p>
38 <p><strong>Baca Juga:<a>Cara Menentukan Nilai Tempat Bilangan Bulat &amp; Bilangan Desimal</a></strong></p>
38 <p><strong>Baca Juga:<a>Cara Menentukan Nilai Tempat Bilangan Bulat &amp; Bilangan Desimal</a></strong></p>
39 <p>-</p>
39 <p>-</p>
40 <p>Wah, ternyata mudah ya untuk menentukan bilangan-bilangan yang tergolong jenis bilangan rasional dan bilangan irasional. Biasanya, untuk menuliskan bilangan irasional diperlukan pembulatan angka. Misalnya, 2 atau 3 angka di belakang koma, seperti π yang dibulatkan menjadi 3,14.</p>
40 <p>Wah, ternyata mudah ya untuk menentukan bilangan-bilangan yang tergolong jenis bilangan rasional dan bilangan irasional. Biasanya, untuk menuliskan bilangan irasional diperlukan pembulatan angka. Misalnya, 2 atau 3 angka di belakang koma, seperti π yang dibulatkan menjadi 3,14.</p>
41 <p>Nah, bagi kamu yang ingin tahu lebih lanjut tentang materi ini, y<em>uk</em>, cobain download dan belajar bareng <em>Master Teacher</em> di ruangbelajar! Ada fitur konsep kilat yang bisa membantu kamu mempelajari ringkasan, dan juga video Adapto yang bisa menyesuaikan kemampuanmu menerima materi! Ayo, gabung belajar di <strong><a>ruangbelajar</a></strong>!</p>
41 <p>Nah, bagi kamu yang ingin tahu lebih lanjut tentang materi ini, y<em>uk</em>, cobain download dan belajar bareng <em>Master Teacher</em> di ruangbelajar! Ada fitur konsep kilat yang bisa membantu kamu mempelajari ringkasan, dan juga video Adapto yang bisa menyesuaikan kemampuanmu menerima materi! Ayo, gabung belajar di <strong><a>ruangbelajar</a></strong>!</p>
42 <p><strong>Referensi:</strong></p>
42 <p><strong>Referensi:</strong></p>
43 <p>As’ari A.R, Tohir M, Valentino E, Imron Z, Taufiq I. (2017) Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester I. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.</p>
43 <p>As’ari A.R, Tohir M, Valentino E, Imron Z, Taufiq I. (2017) Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester I. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.</p>
44  
44