0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Dalam artikel<strong><a>Matematika kelas 11</a></strong>ini, akan menjelaskan cara mencari determinan dan invers suatu matriks disertai dengan beberapa contoh soal dan pembahasannya.</em></p>
1
<blockquote><p><em>Dalam artikel<strong><a>Matematika kelas 11</a></strong>ini, akan menjelaskan cara mencari determinan dan invers suatu matriks disertai dengan beberapa contoh soal dan pembahasannya.</em></p>
2
</blockquote><p><em>-</em></p>
2
</blockquote><p><em>-</em></p>
3
<p>Di artikel sebelumnya, kita<em>udah</em>belajar mengenai pengertian serta operasi hitung pada<strong><a>matriks</a></strong>.<em>Hayoo</em>, ada yang masih ingat syarat perkalian dua matriks itu apa? Nah loh! Masa sih<em>udah</em>lupa aja. Coba deh baca-baca lagi artikel di<strong><a>link ini</a></strong>kalau kamu lupa.</p>
3
<p>Di artikel sebelumnya, kita<em>udah</em>belajar mengenai pengertian serta operasi hitung pada<strong><a>matriks</a></strong>.<em>Hayoo</em>, ada yang masih ingat syarat perkalian dua matriks itu apa? Nah loh! Masa sih<em>udah</em>lupa aja. Coba deh baca-baca lagi artikel di<strong><a>link ini</a></strong>kalau kamu lupa.</p>
4
<p>Nah, bahasan kali ini masih seputar matriks, nih. Pasti kamu<em>udah tau</em>dari judul artikel di atas.<em>Yap</em>!<em>Bener</em>banget. Kita akan belajar tentang cara mencari determinan dan invers matriks. Waduh, bagaimana tuh ya? Langsung<em>aja</em>yuk kita simak bersama-sama.</p>
4
<p>Nah, bahasan kali ini masih seputar matriks, nih. Pasti kamu<em>udah tau</em>dari judul artikel di atas.<em>Yap</em>!<em>Bener</em>banget. Kita akan belajar tentang cara mencari determinan dan invers matriks. Waduh, bagaimana tuh ya? Langsung<em>aja</em>yuk kita simak bersama-sama.</p>
5
<p><em>Well</em>, kita mulai dari cara mencari determinan matriks terlebih dahulu, ya. Kenapa? Soalnya, untuk mencari invers matriks, kita perlu mencari determinan matriksnya lebih dulu. Teman-teman ada yang<em>udah tau</em>apa itu determinan matriks?</p>
5
<p><em>Well</em>, kita mulai dari cara mencari determinan matriks terlebih dahulu, ya. Kenapa? Soalnya, untuk mencari invers matriks, kita perlu mencari determinan matriksnya lebih dulu. Teman-teman ada yang<em>udah tau</em>apa itu determinan matriks?</p>
6
<p><strong>Determinan adalah nilai yang dapat dihitung dari unsur-unsur suatu matriks persegi</strong>. Maksudnya matriks persegi tuh yang kayak gimana sih? Matriks persegi adalah matriks yang memiliki jumlah baris dan kolom yang sama, sehingga kalau kita gambarkan bentuk matriksnya, akan membentuk bangun layaknya persegi.</p>
6
<p><strong>Determinan adalah nilai yang dapat dihitung dari unsur-unsur suatu matriks persegi</strong>. Maksudnya matriks persegi tuh yang kayak gimana sih? Matriks persegi adalah matriks yang memiliki jumlah baris dan kolom yang sama, sehingga kalau kita gambarkan bentuk matriksnya, akan membentuk bangun layaknya persegi.</p>
7
<p>“Jadi, kalau jumlah baris dan kolomnya<em>nggak</em>sama, kita<em>nggak</em>bisa mencari determinannya?”</p>
7
<p>“Jadi, kalau jumlah baris dan kolomnya<em>nggak</em>sama, kita<em>nggak</em>bisa mencari determinannya?”</p>
8
<p>Jawabannya<em>udah</em>pasti,</p>
8
<p>Jawabannya<em>udah</em>pasti,</p>
9
<p><em>(sumber: giphy.com)</em></p>
9
<p><em>(sumber: giphy.com)</em></p>
10
<p>Gimana, paham ya sampai sini? Oke, kita lanjut, ya. Misalnya, terdapat suatu matriks yang kita beri nama matriks A. Determinan matriks A bisa ditulis dengan tanda<strong>det (A), det A, atau |A|</strong>. Nah, cara mencari determinan suatu matriks juga berbeda-beda, tergantung dari ordonya. Kita bahas satu-satu, ya…</p>
10
<p>Gimana, paham ya sampai sini? Oke, kita lanjut, ya. Misalnya, terdapat suatu matriks yang kita beri nama matriks A. Determinan matriks A bisa ditulis dengan tanda<strong>det (A), det A, atau |A|</strong>. Nah, cara mencari determinan suatu matriks juga berbeda-beda, tergantung dari ordonya. Kita bahas satu-satu, ya…</p>
11
<p><strong>Baca Juga:<a>Memahami Konsep Turunan Fungsi Aljabar</a></strong></p>
11
<p><strong>Baca Juga:<a>Memahami Konsep Turunan Fungsi Aljabar</a></strong></p>
12
<h3>a. Determinan Matriks Ordo 2 x 2</h3>
12
<h3>a. Determinan Matriks Ordo 2 x 2</h3>
13
<p>Misalkan,adalah matriks berordo 2 x 2. Elemen a dan d terletak pada diagonal utama, sedangkan elemen b dan c terletak pada diagonal kedua. Determinan matriks A dapat diperoleh dengan mengurangkan hasil kali elemen-elemen diagonal utama dengan hasil kali elemen-elemen diagonal kedua.</p>
13
<p>Misalkan,adalah matriks berordo 2 x 2. Elemen a dan d terletak pada diagonal utama, sedangkan elemen b dan c terletak pada diagonal kedua. Determinan matriks A dapat diperoleh dengan mengurangkan hasil kali elemen-elemen diagonal utama dengan hasil kali elemen-elemen diagonal kedua.</p>
14
<p>Nah, supaya kamu<em>nggak</em>bingung, coba kita perhatikan contoh soal di bawah ini.</p>
14
<p>Nah, supaya kamu<em>nggak</em>bingung, coba kita perhatikan contoh soal di bawah ini.</p>
15
<p><strong>Contoh soal mencari determinan matriks 2 x 2</strong></p>
15
<p><strong>Contoh soal mencari determinan matriks 2 x 2</strong></p>
16
<p>Tentukanlah determinan matriks berikut!</p>
16
<p>Tentukanlah determinan matriks berikut!</p>
17
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
17
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
18
<p>Teman-teman, mudah kan ternyata.<em>Hm</em>, kira-kira, mencari determinan matriks berordo 3×3 mudah juga<em>nggak</em>ya? Yuk, kita cari<em>tau</em>!</p>
18
<p>Teman-teman, mudah kan ternyata.<em>Hm</em>, kira-kira, mencari determinan matriks berordo 3×3 mudah juga<em>nggak</em>ya? Yuk, kita cari<em>tau</em>!</p>
19
<h3>b. Determinan Matriks Ordo 3 x 3</h3>
19
<h3>b. Determinan Matriks Ordo 3 x 3</h3>
20
<p>Misalkan,adalah matriks berordo 3 x 3. Terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk mencari determinannya, yaitu menggunakan aturan<em>Sarrus</em>dan metode minor-kofaktor.</p>
20
<p>Misalkan,adalah matriks berordo 3 x 3. Terdapat dua cara yang bisa dilakukan untuk mencari determinannya, yaitu menggunakan aturan<em>Sarrus</em>dan metode minor-kofaktor.</p>
21
<p><em>Hmm</em>… Kamu pasti bingung ya maksud rumus di atas. Tenang<em>aja</em>, di bawah ini<em>udah</em>ada contoh soal dan pembahasannya kok. Jadi, bisa kamu pahami dengan baik. Tapi, jangan cuma dibaca<em>aja</em>ya. Supaya kamu lebih mudah paham, coba deh ikutan corat-coret di kertas.<em>Yuk</em>, siapkan pulpen dan kertasnya!</p>
21
<p><em>Hmm</em>… Kamu pasti bingung ya maksud rumus di atas. Tenang<em>aja</em>, di bawah ini<em>udah</em>ada contoh soal dan pembahasannya kok. Jadi, bisa kamu pahami dengan baik. Tapi, jangan cuma dibaca<em>aja</em>ya. Supaya kamu lebih mudah paham, coba deh ikutan corat-coret di kertas.<em>Yuk</em>, siapkan pulpen dan kertasnya!</p>
22
<p><strong>Baca Juga:<a>Kedudukan Titik dan Garis Lurus pada Lingkaran</a></strong></p>
22
<p><strong>Baca Juga:<a>Kedudukan Titik dan Garis Lurus pada Lingkaran</a></strong></p>
23
<p><strong>Contoh soal mencari determinan matriks 3 x 3</strong></p>
23
<p><strong>Contoh soal mencari determinan matriks 3 x 3</strong></p>
24
<p>Tentukan determinan matriks berikut ini menggunakan aturan<em>Sarrus</em>dan metode minor-kofaktor!</p>
24
<p>Tentukan determinan matriks berikut ini menggunakan aturan<em>Sarrus</em>dan metode minor-kofaktor!</p>
25
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
25
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
26
<ul><li><h4><strong>Aturan<em>Sarrus</em></strong></h4>
26
<ul><li><h4><strong>Aturan<em>Sarrus</em></strong></h4>
27
</li>
27
</li>
28
</ul><p>Agar lebih mudah, kita tulis kembali elemen-elemen pada kolom ke-1 dan ke-2 di sebelah kanan matriks A sebagai berikut:</p>
28
</ul><p>Agar lebih mudah, kita tulis kembali elemen-elemen pada kolom ke-1 dan ke-2 di sebelah kanan matriks A sebagai berikut:</p>
29
<p>Kemudian, kita tarik garis putus-putus seperti gambar di atas. Kalikan elemen-elemen yang terkena garis putus-putus tersebut. Hasil kali elemen yang terkena garis putus-putus berwarna biru diberi tanda positif (+), sedangkan hasil kali elemen yang terkena garis putus-putus berwarna oranye diberi tanda negatif (-). Ingat urutan penulisannya juga, ya!</p>
29
<p>Kemudian, kita tarik garis putus-putus seperti gambar di atas. Kalikan elemen-elemen yang terkena garis putus-putus tersebut. Hasil kali elemen yang terkena garis putus-putus berwarna biru diberi tanda positif (+), sedangkan hasil kali elemen yang terkena garis putus-putus berwarna oranye diberi tanda negatif (-). Ingat urutan penulisannya juga, ya!</p>
30
<p>Sepintas terlihat cukup rumit ya. Tapi, kalau kamu sering berlatih soal, pasti akan hafal dengan sendirinya. Jadi, jangan malas untuk berlatih soal, ya! Sekarang, kita coba kerjakan menggunakan metode yang satunya lagi<em>kuy</em>!</p>
30
<p>Sepintas terlihat cukup rumit ya. Tapi, kalau kamu sering berlatih soal, pasti akan hafal dengan sendirinya. Jadi, jangan malas untuk berlatih soal, ya! Sekarang, kita coba kerjakan menggunakan metode yang satunya lagi<em>kuy</em>!</p>
31
<ul><li><h4><strong>Metode Minor-Kofaktor</strong></h4>
31
<ul><li><h4><strong>Metode Minor-Kofaktor</strong></h4>
32
</li>
32
</li>
33
</ul><p>Berdasarkan rumus minor-kofaktor di atas, determinan matriks A dapat dicari dengan menghitung jumlah seluruh hasil kali antara kofaktor matriks bagian dari matriks A dengan elemen-elemen pada salah satu baris atau kolom matriks A. Jadi, pertama, kita pilih salah satu baris atau kolom matriks A untuk mendapatkan nilai determinannya. Misalnya, kita pilih baris ke-1. Elemen-elemen matriks baris ke-1, yaitu a11, a12, dan a13.</p>
33
</ul><p>Berdasarkan rumus minor-kofaktor di atas, determinan matriks A dapat dicari dengan menghitung jumlah seluruh hasil kali antara kofaktor matriks bagian dari matriks A dengan elemen-elemen pada salah satu baris atau kolom matriks A. Jadi, pertama, kita pilih salah satu baris atau kolom matriks A untuk mendapatkan nilai determinannya. Misalnya, kita pilih baris ke-1. Elemen-elemen matriks baris ke-1, yaitu a11, a12, dan a13.</p>
34
<p>Selanjutnya, karena kita pilih elemen-elemen pada baris ke-1, rumus determinan matriks yang kita gunakan adalah sebagai berikut:</p>
34
<p>Selanjutnya, karena kita pilih elemen-elemen pada baris ke-1, rumus determinan matriks yang kita gunakan adalah sebagai berikut:</p>
35
<p>Langkah kedua, kita cari kofaktor matriks bagian dari matriks A (Cij). Cij = (-1)i+j Mij dan Mij = det Aij dengan Aij merupakan matriks bagian dari matriks A yang diperoleh dengan menghilangkan baris ke-i dan kolom ke-j. Maksudnya bagaimana? Oke, coba kamu perhatikan baik-baik ya.</p>
35
<p>Langkah kedua, kita cari kofaktor matriks bagian dari matriks A (Cij). Cij = (-1)i+j Mij dan Mij = det Aij dengan Aij merupakan matriks bagian dari matriks A yang diperoleh dengan menghilangkan baris ke-i dan kolom ke-j. Maksudnya bagaimana? Oke, coba kamu perhatikan baik-baik ya.</p>
36
<p>Sebelumnya, kita telah memilih elemen-elemen pada baris ke-1, yaitu a11, a12, dan a13. Oleh karena itu, matriks bagian dari matriks A nya adalah A11, A12, dan A13.</p>
36
<p>Sebelumnya, kita telah memilih elemen-elemen pada baris ke-1, yaitu a11, a12, dan a13. Oleh karena itu, matriks bagian dari matriks A nya adalah A11, A12, dan A13.</p>
37
<ul><li>A11 diperoleh dengan menghilangkan elemen-elemen pada baris ke-1 dan kolom ke-1.</li>
37
<ul><li>A11 diperoleh dengan menghilangkan elemen-elemen pada baris ke-1 dan kolom ke-1.</li>
38
</ul><ul><li>A12 diperoleh dengan menghilangkan elemen-elemen pada baris ke-1 dan kolom ke-2.</li>
38
</ul><ul><li>A12 diperoleh dengan menghilangkan elemen-elemen pada baris ke-1 dan kolom ke-2.</li>
39
</ul><ul><li>A13 diperoleh dengan menghilangkan elemen-elemen pada baris ke-1 dan kolom ke-3.</li>
39
</ul><ul><li>A13 diperoleh dengan menghilangkan elemen-elemen pada baris ke-1 dan kolom ke-3.</li>
40
</ul><p>Sehingga,</p>
40
</ul><p>Sehingga,</p>
41
<p>Kalau kamu perhatikan, nilai determinan matriks A yang dihasilkan menggunakan dua metode di atas akan sama aja ya. Jadi, kamu tinggal pilih nih, mana metode yang menurutmu paling mudah. Tapi, meskipun begitu, ada baiknya kamu juga pahami kedua-duanya. Kenapa? Siapa<em>tau</em>di ujian nanti keluar dua-duanya, loh.</p>
41
<p>Kalau kamu perhatikan, nilai determinan matriks A yang dihasilkan menggunakan dua metode di atas akan sama aja ya. Jadi, kamu tinggal pilih nih, mana metode yang menurutmu paling mudah. Tapi, meskipun begitu, ada baiknya kamu juga pahami kedua-duanya. Kenapa? Siapa<em>tau</em>di ujian nanti keluar dua-duanya, loh.</p>
42
<p>-</p>
42
<p>-</p>
43
<p>Mau punya banyak latihan soal? Langsung aja cek fitur <a>Bank Soal</a> di aplikasi Ruangguru ya.</p>
43
<p>Mau punya banyak latihan soal? Langsung aja cek fitur <a>Bank Soal</a> di aplikasi Ruangguru ya.</p>
44
<p>Oh iya, kamu juga perlu<em>tau</em>nih, determinan matriks memiliki beberapa sifat sebagai berikut:</p>
44
<p>Oh iya, kamu juga perlu<em>tau</em>nih, determinan matriks memiliki beberapa sifat sebagai berikut:</p>
45
<p>Teman-teman, ada pertanyaan<em>nggak</em>sejauh ini? Kalau ada yang ingin ditanyakan, tulis<em>aja</em>pertanyaanmu di kolom komentar, ya. Kita lanjut ke materi berikutnya yuk, yaitu invers matriks. Ada yang<em>udah nggak</em>sabar<em>mau tau</em>cara mencari invers suatu matriks?<em>Yok</em>lah kita simak bahasan berikut.</p>
45
<p>Teman-teman, ada pertanyaan<em>nggak</em>sejauh ini? Kalau ada yang ingin ditanyakan, tulis<em>aja</em>pertanyaanmu di kolom komentar, ya. Kita lanjut ke materi berikutnya yuk, yaitu invers matriks. Ada yang<em>udah nggak</em>sabar<em>mau tau</em>cara mencari invers suatu matriks?<em>Yok</em>lah kita simak bahasan berikut.</p>
46
<h2>Cara Mencari Invers Matriks</h2>
46
<h2>Cara Mencari Invers Matriks</h2>
47
<p>Kamu pasti<em>nggak</em>asing lagi dengan istilah invers. Saat mendengar kata invers, kamu pasti teringat materi fungsi invers yang<em>udah</em>pernah kamu pelajari sebelumnya.</p>
47
<p>Kamu pasti<em>nggak</em>asing lagi dengan istilah invers. Saat mendengar kata invers, kamu pasti teringat materi fungsi invers yang<em>udah</em>pernah kamu pelajari sebelumnya.</p>
48
<p><strong>Invers dapat juga diartikan sebagai lawan dari sesuatu (kebalikan)</strong>. Invers matriks adalah kebalikan (invers) dari sebuah matriks. Jadi, apabila matriks tersebut dikalikan dengan inversnya, maka akan menjadi matriks identitas.</p>
48
<p><strong>Invers dapat juga diartikan sebagai lawan dari sesuatu (kebalikan)</strong>. Invers matriks adalah kebalikan (invers) dari sebuah matriks. Jadi, apabila matriks tersebut dikalikan dengan inversnya, maka akan menjadi matriks identitas.</p>
49
<p>Pada fungsi invers, kita disuruh mencari kebalikan dari fungsi tersebut. Misalnya<em>aja</em>, invers dari f(x) = 2x, maka jawabannya adalah f-1 (x) = ½ x. Gimana cara mencarinya? Kalau lupa, bisa langsung klik<em>link</em>di bawah ini.</p>
49
<p>Pada fungsi invers, kita disuruh mencari kebalikan dari fungsi tersebut. Misalnya<em>aja</em>, invers dari f(x) = 2x, maka jawabannya adalah f-1 (x) = ½ x. Gimana cara mencarinya? Kalau lupa, bisa langsung klik<em>link</em>di bawah ini.</p>
50
<p><strong>Baca Juga:<a>Apakah Fungsi Invers itu?</a></strong></p>
50
<p><strong>Baca Juga:<a>Apakah Fungsi Invers itu?</a></strong></p>
51
<p>Invers pada fungsi dengan invers pada matriks tentu<em>aja</em>berbeda. Selain itu, sama halnya dengan determinan, ordo matriks mempengaruhi cara mencari invers pada matriks tersebut.</p>
51
<p>Invers pada fungsi dengan invers pada matriks tentu<em>aja</em>berbeda. Selain itu, sama halnya dengan determinan, ordo matriks mempengaruhi cara mencari invers pada matriks tersebut.</p>
52
<p>Nah, jika suatu matriks memiliki invers, maka dapat dikatakan matriks tersebut adalah matriks nonsingular. Sebaliknya, jika suatu matriks tidak memiliki invers, maka matriks tersebut merupakan matriks singular.</p>
52
<p>Nah, jika suatu matriks memiliki invers, maka dapat dikatakan matriks tersebut adalah matriks nonsingular. Sebaliknya, jika suatu matriks tidak memiliki invers, maka matriks tersebut merupakan matriks singular.</p>
53
<p>Teman-teman, untuk penjelasan lebih lengkapnya mengenai mencari invers matriks dapat kamu perhatikan penjelasan di bawah ini.</p>
53
<p>Teman-teman, untuk penjelasan lebih lengkapnya mengenai mencari invers matriks dapat kamu perhatikan penjelasan di bawah ini.</p>
54
<h3>a. Invers Matriks Ordo 2 x 2</h3>
54
<h3>a. Invers Matriks Ordo 2 x 2</h3>
55
<p>Kita langsung ke contoh soal ya agar kamu semakin paham.</p>
55
<p>Kita langsung ke contoh soal ya agar kamu semakin paham.</p>
56
<p><strong>Contoh soal mencari invers matriks ordo 2 x 2</strong></p>
56
<p><strong>Contoh soal mencari invers matriks ordo 2 x 2</strong></p>
57
<p>Tentukanlah invers dari matriks berikut.</p>
57
<p>Tentukanlah invers dari matriks berikut.</p>
58
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
58
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
59
<p><strong>Catatan:</strong>elemen-elemen yang berada di lingkar biru merupakan diagonal utama matriks A yang ditukar posisinya, sedangkan elemen-elemen yang berada di lingkar oranye merupakan diagonal kedua matriks A yang dikalikan dengan minus satu (-1).</p>
59
<p><strong>Catatan:</strong>elemen-elemen yang berada di lingkar biru merupakan diagonal utama matriks A yang ditukar posisinya, sedangkan elemen-elemen yang berada di lingkar oranye merupakan diagonal kedua matriks A yang dikalikan dengan minus satu (-1).</p>
60
<p>Gimana, paham ya dengan pembahasan di atas. Lanjut ke invers matriks ordo 3 x 3 yuk!</p>
60
<p>Gimana, paham ya dengan pembahasan di atas. Lanjut ke invers matriks ordo 3 x 3 yuk!</p>
61
<h3>b. Invers Matriks Ordo 3 x 3</h3>
61
<h3>b. Invers Matriks Ordo 3 x 3</h3>
62
<p>Mencari invers matriks berordo 3 x 3 dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan adjoin dan transformasi baris elementer.<em>Hm</em>, kira-kira seperti apa ya penjelasan lebih detailnya. Mari kita bahas satu persatu, ya.</p>
62
<p>Mencari invers matriks berordo 3 x 3 dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan adjoin dan transformasi baris elementer.<em>Hm</em>, kira-kira seperti apa ya penjelasan lebih detailnya. Mari kita bahas satu persatu, ya.</p>
63
<ul><li><h4><strong>Invers matriks ordo 3 x 3 dengan adjoin</strong></h4>
63
<ul><li><h4><strong>Invers matriks ordo 3 x 3 dengan adjoin</strong></h4>
64
</li>
64
</li>
65
</ul><p>Pada penjelasan sebelumnya tentang determinan matriks, kamu<em>udah tau</em>kan bagaimana cara mencari kofaktor dari suatu matriks. Nah, dari kofaktor-kofaktor tersebut, kita dapat menentukan adjoin matriksnya,<em>lho</em>. Adjoin matriks merupakan transpose dari suatu matriks yang elemen-elemennya merupakan kofaktor dari elemen-elemen matriks tersebut.</p>
65
</ul><p>Pada penjelasan sebelumnya tentang determinan matriks, kamu<em>udah tau</em>kan bagaimana cara mencari kofaktor dari suatu matriks. Nah, dari kofaktor-kofaktor tersebut, kita dapat menentukan adjoin matriksnya,<em>lho</em>. Adjoin matriks merupakan transpose dari suatu matriks yang elemen-elemennya merupakan kofaktor dari elemen-elemen matriks tersebut.</p>
66
<p>Sekarang, coba perhatikan contoh soal di bawah ini.</p>
66
<p>Sekarang, coba perhatikan contoh soal di bawah ini.</p>
67
<p><strong>Contoh soal mencari invers matriks ordo 3 x 3 dengan adjoin</strong></p>
67
<p><strong>Contoh soal mencari invers matriks ordo 3 x 3 dengan adjoin</strong></p>
68
<p>Tentukan invers matriks berikut dengan menggunakan adjoin!</p>
68
<p>Tentukan invers matriks berikut dengan menggunakan adjoin!</p>
69
<p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
69
<p><strong>Penyelesaian:</strong></p>
70
<p>Oke, berdasarkan rumus di atas, kita membutuhkan determinan dan adjoin matriks A. Pertama, kita cari terlebih dahulu determinan matriks A menggunakan metode yang sudah dijelaskan sebelumnya. Bisa dengan cara aturan Sarrus ataupun metode minor-kofaktor. Misalnya, kita akan menggunakan metode Sarrus, sehingga:</p>
70
<p>Oke, berdasarkan rumus di atas, kita membutuhkan determinan dan adjoin matriks A. Pertama, kita cari terlebih dahulu determinan matriks A menggunakan metode yang sudah dijelaskan sebelumnya. Bisa dengan cara aturan Sarrus ataupun metode minor-kofaktor. Misalnya, kita akan menggunakan metode Sarrus, sehingga:</p>
71
<p>Kemudian, kita tentukan adjoin matriks dengan mencari kofaktor matriks A tersebut.</p>
71
<p>Kemudian, kita tentukan adjoin matriks dengan mencari kofaktor matriks A tersebut.</p>
72
<p>Oleh karena itu,</p>
72
<p>Oleh karena itu,</p>
73
<p>Jadi,</p>
73
<p>Jadi,</p>
74
<ul><li><h4><strong>Invers matriks ordo 3 x 3 dengan transformasi baris elementer</strong></h4>
74
<ul><li><h4><strong>Invers matriks ordo 3 x 3 dengan transformasi baris elementer</strong></h4>
75
</li>
75
</li>
76
</ul><p>Untuk menentukan invers matriks menggunakan transformasi baris elementer, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.</p>
76
</ul><p>Untuk menentukan invers matriks menggunakan transformasi baris elementer, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.</p>
77
<p>Bingung ya sama langkah-langkah di atas? Yaudah, supaya<em>nggak</em>bingung, di bawah ini ada contoh soal, nih. Gimana kalo kita kerjakan sama-sama. Pulpen dan kertas tadi masih ada, kan?</p>
77
<p>Bingung ya sama langkah-langkah di atas? Yaudah, supaya<em>nggak</em>bingung, di bawah ini ada contoh soal, nih. Gimana kalo kita kerjakan sama-sama. Pulpen dan kertas tadi masih ada, kan?</p>
78
<p><strong>Contoh soal mencari invers matriks 3 x 3 dengan transformasi baris elementer</strong></p>
78
<p><strong>Contoh soal mencari invers matriks 3 x 3 dengan transformasi baris elementer</strong></p>
79
<p>Tentukan invers matriks A dengan transformasi baris elementer.</p>
79
<p>Tentukan invers matriks A dengan transformasi baris elementer.</p>
80
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
80
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
81
<p>Pertama-tama, kita bentuk matriks A menjadi matriks (A3|I3).</p>
81
<p>Pertama-tama, kita bentuk matriks A menjadi matriks (A3|I3).</p>
82
<p>Lalu, kita transformasikan matriks (A3|I3) ke bentuk (I3|A3). Kita bisa menggunakan beberapa cara seperti yang dijelaskan poin a-d pada langkah ke-2 rumus di atas.</p>
82
<p>Lalu, kita transformasikan matriks (A3|I3) ke bentuk (I3|A3). Kita bisa menggunakan beberapa cara seperti yang dijelaskan poin a-d pada langkah ke-2 rumus di atas.</p>
83
<p><strong>Keterangan:</strong></p>
83
<p><strong>Keterangan:</strong></p>
84
<p>1) B2-2B1 = elemen-elemen baris ke-2 dikurang 2 kali elemen-elemen baris ke-1.</p>
84
<p>1) B2-2B1 = elemen-elemen baris ke-2 dikurang 2 kali elemen-elemen baris ke-1.</p>
85
<p>2) B3-2B1 = elemen-elemen baris ke-3 dikurang 2 kali elemen-elemen baris ke-1.</p>
85
<p>2) B3-2B1 = elemen-elemen baris ke-3 dikurang 2 kali elemen-elemen baris ke-1.</p>
86
<p>3) B3+B2 = elemen-elemen baris ke-3 ditambah elemen-elemen baris ke-2.</p>
86
<p>3) B3+B2 = elemen-elemen baris ke-3 ditambah elemen-elemen baris ke-2.</p>
87
<p>4) 1/5B3 = elemen-elemen baris ke-3 dikali degan ⅕.</p>
87
<p>4) 1/5B3 = elemen-elemen baris ke-3 dikali degan ⅕.</p>
88
<p>5) B2-2B3 = elemen-elemen baris ke-2 dikurang 2 kali elemen-elemen baris ke-3.</p>
88
<p>5) B2-2B3 = elemen-elemen baris ke-2 dikurang 2 kali elemen-elemen baris ke-3.</p>
89
<p>6) B1-B2 = elemen-elemen baris ke-1 dikurang elemen-elemen baris ke-2.</p>
89
<p>6) B1-B2 = elemen-elemen baris ke-1 dikurang elemen-elemen baris ke-2.</p>
90
<p>Sehingga, diperoleh invers matriks A, yaitu:</p>
90
<p>Sehingga, diperoleh invers matriks A, yaitu:</p>
91
<p>“Ingin berkata kasar tapi diriku terlalu Masya Allah”.</p>
91
<p>“Ingin berkata kasar tapi diriku terlalu Masya Allah”.</p>
92
<p>Pusing ya? Belajarnya pelan-pelan<em>aja</em>dulu. Baca dan pahami penjelasannya berulang-ulang. Selain itu, coba juga untuk latihan mengerjakan beberapa soal. Ingat! Belajar Matematika itu butuh kesabaran, waktu, dan ketekunan, loh.</p>
92
<p>Pusing ya? Belajarnya pelan-pelan<em>aja</em>dulu. Baca dan pahami penjelasannya berulang-ulang. Selain itu, coba juga untuk latihan mengerjakan beberapa soal. Ingat! Belajar Matematika itu butuh kesabaran, waktu, dan ketekunan, loh.</p>
93
<p>Makanya, jangan harap sekali belajar langsung hafal rumus dan<em>expert</em>menjawab soal. Apalagi kalau besok ada ulangan, terus baru hari ini kamu belajar. Duh! Hasilnya<em>udah</em>pasti kurang maksimal.</p>
93
<p>Makanya, jangan harap sekali belajar langsung hafal rumus dan<em>expert</em>menjawab soal. Apalagi kalau besok ada ulangan, terus baru hari ini kamu belajar. Duh! Hasilnya<em>udah</em>pasti kurang maksimal.</p>
94
<p>Coba deh baca artikel<a><strong>7 solusi belajar menghadapi ulangan Matematika</strong></a>di<a><strong>blog Ruangguru</strong></a>biar lain kali kamu punya strategi yang tepat agar ulangan kamu nggak remed terus.</p>
94
<p>Coba deh baca artikel<a><strong>7 solusi belajar menghadapi ulangan Matematika</strong></a>di<a><strong>blog Ruangguru</strong></a>biar lain kali kamu punya strategi yang tepat agar ulangan kamu nggak remed terus.</p>
95
<p>Nah, teman-teman, kita lanjut ya. Invers pada matriks juga memiliki beberapa sifat yang bisa kamu ketahui. Apa aja ya? Ini dia!</p>
95
<p>Nah, teman-teman, kita lanjut ya. Invers pada matriks juga memiliki beberapa sifat yang bisa kamu ketahui. Apa aja ya? Ini dia!</p>
96
<p>Waduh, banyak juga ya materi yang kita pelajari hari ini. Semoga penjelasan mengenai<strong>cara mencari determinan dan invers matriks</strong>di atas tadi bermanfaat ya buat kamu.</p>
96
<p>Waduh, banyak juga ya materi yang kita pelajari hari ini. Semoga penjelasan mengenai<strong>cara mencari determinan dan invers matriks</strong>di atas tadi bermanfaat ya buat kamu.</p>
97
<p>Oh iya, kalau misalnya kamu masih kurang mengerti dengan materi ini dan ingin penjelasan yang lebih lengkap dan menarik, kamu bisa kok cobain belajar lewat aplikasi<a><strong>ruangbelajar</strong></a>. Bukan hanya video animasi menariknya<em>aja</em>yang bikin kamu<em>nggak</em>gampang bosen, tapi juga Master Teachernya yang asik dan keren-keren. Buruan langganan yuk sekarang!</p>
97
<p>Oh iya, kalau misalnya kamu masih kurang mengerti dengan materi ini dan ingin penjelasan yang lebih lengkap dan menarik, kamu bisa kok cobain belajar lewat aplikasi<a><strong>ruangbelajar</strong></a>. Bukan hanya video animasi menariknya<em>aja</em>yang bikin kamu<em>nggak</em>gampang bosen, tapi juga Master Teachernya yang asik dan keren-keren. Buruan langganan yuk sekarang!</p>
98
<p><strong>Referensi:</strong></p>
98
<p><strong>Referensi:</strong></p>
99
<p>Wirodikromo, S. dan Darmanto, M. (2019) Matematika untuk SMA/MA Kelas XI kelompok Wajib 2. Jakarta:Erlangga.</p>
99
<p>Wirodikromo, S. dan Darmanto, M. (2019) Matematika untuk SMA/MA Kelas XI kelompok Wajib 2. Jakarta:Erlangga.</p>
100
<p><em>Artikel ini telah diperbaharui pada 27 Februari 2024.</em></p>
100
<p><em>Artikel ini telah diperbaharui pada 27 Februari 2024.</em></p>
101
101