HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p><em>Penilaian Akhir Tahun (PAT) sudah di depan mata! Yuk, ukur dan latih kemampuanmu dengan mengerjakan latihan soal PAT kelas 10 IPS tahun 2024 berikut ini!</em></p>
1 <p><em>Penilaian Akhir Tahun (PAT) sudah di depan mata! Yuk, ukur dan latih kemampuanmu dengan mengerjakan latihan soal PAT kelas 10 IPS tahun 2024 berikut ini!</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
3 <h2>MATEMATIKA</h2>
3 <h2>MATEMATIKA</h2>
4 <p><strong>Topik: Fungsi</strong></p>
4 <p><strong>Topik: Fungsi</strong></p>
5 <p><strong>Subtopik:<a>Jenis Fungsi</a></strong></p>
5 <p><strong>Subtopik:<a>Jenis Fungsi</a></strong></p>
6 <p>1. Diketahui A = {1, 2, 3} dan B = {a, b}. Banyaknya fungsi yang dapat dibentuk dari A ke B adalah ….</p>
6 <p>1. Diketahui A = {1, 2, 3} dan B = {a, b}. Banyaknya fungsi yang dapat dibentuk dari A ke B adalah ….</p>
7 <ol><li>5</li>
7 <ol><li>5</li>
8 <li>6</li>
8 <li>6</li>
9 <li>7</li>
9 <li>7</li>
10 <li>8</li>
10 <li>8</li>
11 <li>9</li>
11 <li>9</li>
12 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
12 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
13 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
13 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
14 <p>Ingat bahwa banyaknya fungsi dari A ke B adalah dengan<em>n</em>(A) adalah banyaknya anggota himpunan A dan<em>n</em>(B) adalah banyaknya anggota himpunan B.</p>
14 <p>Ingat bahwa banyaknya fungsi dari A ke B adalah dengan<em>n</em>(A) adalah banyaknya anggota himpunan A dan<em>n</em>(B) adalah banyaknya anggota himpunan B.</p>
15 <p>Pada soal, diketahui bahwaA = {1, 2, 3} dan B = {a, b} sehingga didapat<em>n</em>(A) = 3 dan<em>n</em>(B) = 2.</p>
15 <p>Pada soal, diketahui bahwaA = {1, 2, 3} dan B = {a, b} sehingga didapat<em>n</em>(A) = 3 dan<em>n</em>(B) = 2.</p>
16 <p>Akibatnya, banyak fungsi yang dapat dibentuk dari A ke B adalah </p>
16 <p>Akibatnya, banyak fungsi yang dapat dibentuk dari A ke B adalah </p>
17 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
17 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
18 <p><strong>Topik: Fungsi Komposisi dan Invers</strong></p>
18 <p><strong>Topik: Fungsi Komposisi dan Invers</strong></p>
19 <p><strong>Subtopik:<a>Fungsi Komposisi</a></strong></p>
19 <p><strong>Subtopik:<a>Fungsi Komposisi</a></strong></p>
20 <p>2. Diketahui . Jika (-1) =<em>a</em>, maka nilai dari (<em>a</em>) adalah ….</p>
20 <p>2. Diketahui . Jika (-1) =<em>a</em>, maka nilai dari (<em>a</em>) adalah ….</p>
21 <ol><li>3</li>
21 <ol><li>3</li>
22 <li>2</li>
22 <li>2</li>
23 <li>0</li>
23 <li>0</li>
24 <li>-2</li>
24 <li>-2</li>
25 <li>-9</li>
25 <li>-9</li>
26 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
26 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
27 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
27 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
28 <p>Diketahui f. Kemudian, yang ditanyakan adalah nilai dari (<em>a</em>).</p>
28 <p>Diketahui f. Kemudian, yang ditanyakan adalah nilai dari (<em>a</em>).</p>
29 <p>Ingat bahwa (<em>x</em>) =<em>g(f(x))</em>. Oleh karena itu, (<em>x</em>) dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
29 <p>Ingat bahwa (<em>x</em>) =<em>g(f(x))</em>. Oleh karena itu, (<em>x</em>) dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
30 <p>Diketahui pada soal bahwa (-1) =<em>a</em>. Oleh karena itu, didapat hubungan sebagai berikut.</p>
30 <p>Diketahui pada soal bahwa (-1) =<em>a</em>. Oleh karena itu, didapat hubungan sebagai berikut.</p>
31 <p>Selanjutnya, akan dicari (<em>x</em>) sebagai berikut.</p>
31 <p>Selanjutnya, akan dicari (<em>x</em>) sebagai berikut.</p>
32 <p>Oleh karena itu, diperoleh nilai dari (<em>a</em>) atau (-2) sebagai berikut.</p>
32 <p>Oleh karena itu, diperoleh nilai dari (<em>a</em>) atau (-2) sebagai berikut.</p>
33 <p>Dengan demikian, nilai dari (<em>a</em>) adalah 3.</p>
33 <p>Dengan demikian, nilai dari (<em>a</em>) adalah 3.</p>
34 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
34 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
35 <p><strong>Topik: Fungsi Komposisi dan Invers</strong></p>
35 <p><strong>Topik: Fungsi Komposisi dan Invers</strong></p>
36 <p><strong>Subtopik: Fungsi Invers</strong></p>
36 <p><strong>Subtopik: Fungsi Invers</strong></p>
37 <p>3. Invers dari adalah ….</p>
37 <p>3. Invers dari adalah ….</p>
38 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
38 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
39 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
39 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
40 <p>Diketahui fungsi<em>f</em>merupakan fungsi linear sehingga fungsi<em>f</em>adalah fungsi bijektif. Oleh karena itu, fungsi<em>f</em>memiliki invers.</p>
40 <p>Diketahui fungsi<em>f</em>merupakan fungsi linear sehingga fungsi<em>f</em>adalah fungsi bijektif. Oleh karena itu, fungsi<em>f</em>memiliki invers.</p>
41 <p>Ingat bahwa apabila sehingga invers dari fungsi<em>f</em>dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
41 <p>Ingat bahwa apabila sehingga invers dari fungsi<em>f</em>dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
42 <p>Dengan demikian, invers dari adalah </p>
42 <p>Dengan demikian, invers dari adalah </p>
43 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
43 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
44 <p><strong>Topik:<a>Fungsi Trigonometri </a></strong></p>
44 <p><strong>Topik:<a>Fungsi Trigonometri </a></strong></p>
45 <p><strong>Subtopik: Identitas Trigonometri</strong></p>
45 <p><strong>Subtopik: Identitas Trigonometri</strong></p>
46 <p>4. Bentuk sederhana dari adalah ….</p>
46 <p>4. Bentuk sederhana dari adalah ….</p>
47 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
47 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
48 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
48 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
49 <p>Ingat beberapa identitas trigonometri berikut!</p>
49 <p>Ingat beberapa identitas trigonometri berikut!</p>
50 <p>Dengan demikian, didapat perhitungan sebagai berikut</p>
50 <p>Dengan demikian, didapat perhitungan sebagai berikut</p>
51 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
51 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
52 <p><strong>Topik: Fungsi Trigonometri </strong></p>
52 <p><strong>Topik: Fungsi Trigonometri </strong></p>
53 <p><strong>Subtopik: Perbandingan Sisi (Trigonometri)</strong></p>
53 <p><strong>Subtopik: Perbandingan Sisi (Trigonometri)</strong></p>
54 <p><strong>5. Perhatikan gambar berikut! </strong></p>
54 <p><strong>5. Perhatikan gambar berikut! </strong></p>
55 <p>Jika panjang adalah 8 cm, maka panjang adalah … cm.</p>
55 <p>Jika panjang adalah 8 cm, maka panjang adalah … cm.</p>
56 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
56 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
57 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
57 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
58 <p>Untuk menentukan panjang , terlebih dahulu tentukan panjang</p>
58 <p>Untuk menentukan panjang , terlebih dahulu tentukan panjang</p>
59 <p>Perhatikan segitiga BCE!</p>
59 <p>Perhatikan segitiga BCE!</p>
60 <p>Panjang dapat ditentukan dengan cara sebagai berikut.</p>
60 <p>Panjang dapat ditentukan dengan cara sebagai berikut.</p>
61 <p>Kemudian, perhatikan segitiga BCD!</p>
61 <p>Kemudian, perhatikan segitiga BCD!</p>
62 <p>Panjang dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
62 <p>Panjang dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
63 <p>Selanjutnya, akan ditentukan panjang dengan memperhatikan segitiga ABC.</p>
63 <p>Selanjutnya, akan ditentukan panjang dengan memperhatikan segitiga ABC.</p>
64 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
64 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
65 <p>Karena , maka panjang adalah sebagai berikut.</p>
65 <p>Karena , maka panjang adalah sebagai berikut.</p>
66 <p>Dengan demikian, panjang adalah </p>
66 <p>Dengan demikian, panjang adalah </p>
67 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
67 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
68 <h2><strong>EKONOMI</strong></h2>
68 <h2><strong>EKONOMI</strong></h2>
69 <p><strong>Topik</strong><strong>: Lembaga Keuangan Non Perbankan</strong></p>
69 <p><strong>Topik</strong><strong>: Lembaga Keuangan Non Perbankan</strong></p>
70 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Pasar Modal (Pengertian, Fungsi, dan Peran)</a></strong></p>
70 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Pasar Modal (Pengertian, Fungsi, dan Peran)</a></strong></p>
71 <p>1. Berikut ini yang merupakan fungsi pasar modal di bidang ekonomi adalah ….</p>
71 <p>1. Berikut ini yang merupakan fungsi pasar modal di bidang ekonomi adalah ….</p>
72 <ol><li>menyediakan alternatif pilihan bagi pemilik dana</li>
72 <ol><li>menyediakan alternatif pilihan bagi pemilik dana</li>
73 <li>sarana untuk menambah keuntungan berupa dividen</li>
73 <li>sarana untuk menambah keuntungan berupa dividen</li>
74 <li>dapat digunakan sebagai perluasan pertumbuhan ekonomi</li>
74 <li>dapat digunakan sebagai perluasan pertumbuhan ekonomi</li>
75 <li>sebagai sarana penambah modal bagi perusahaan yang belum<em>go public</em></li>
75 <li>sebagai sarana penambah modal bagi perusahaan yang belum<em>go public</em></li>
76 <li>menyediakan fasilitas untuk mempertemukan pihak yang surplus dan defisit</li>
76 <li>menyediakan fasilitas untuk mempertemukan pihak yang surplus dan defisit</li>
77 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
77 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
78 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
78 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
79 <p>Fungsi pasar modal terbagi menjadi dua, di antaranya adalah sebagai berikut.</p>
79 <p>Fungsi pasar modal terbagi menjadi dua, di antaranya adalah sebagai berikut.</p>
80 <ol><li><strong>Fungsi ekonomi. Menyediakan fasilitas untuk mempertemukan pihak yang berkelebihan dana (surplus) dengan pihak yang membutuhkan dana (defisit)</strong>, serta sebagai sarana untuk penambah modal untuk perusahaan yang sudah<em>go public.</em></li>
80 <ol><li><strong>Fungsi ekonomi. Menyediakan fasilitas untuk mempertemukan pihak yang berkelebihan dana (surplus) dengan pihak yang membutuhkan dana (defisit)</strong>, serta sebagai sarana untuk penambah modal untuk perusahaan yang sudah<em>go public.</em></li>
81 <li>Fungsi keuangan. Menyediakan alternatif pilihan bagi pemilik dana, sarana penambah keuntungan berupa deviden, dan sebagai perluasan pertumbuhan ekonomi.</li>
81 <li>Fungsi keuangan. Menyediakan alternatif pilihan bagi pemilik dana, sarana penambah keuntungan berupa deviden, dan sebagai perluasan pertumbuhan ekonomi.</li>
82 </ol><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
82 </ol><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
83 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bank Sentral serta Alat dan Sistem Pembayaran</strong></p>
83 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bank Sentral serta Alat dan Sistem Pembayaran</strong></p>
84 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Syarat, Fungsi, Nilai, dan Jenis Uang</a></strong></p>
84 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Syarat, Fungsi, Nilai, dan Jenis Uang</a></strong></p>
85 <p>2. Suatu benda dapat dikatakan sebagai uang apabila memenuhi beberapa syarat, salah satunya adalah<em>durability,</em>yang artinya ….</p>
85 <p>2. Suatu benda dapat dikatakan sebagai uang apabila memenuhi beberapa syarat, salah satunya adalah<em>durability,</em>yang artinya ….</p>
86 <ol><li>dapat diterima secara umum</li>
86 <ol><li>dapat diterima secara umum</li>
87 <li>terbuat dari bahan yang tahan lama</li>
87 <li>terbuat dari bahan yang tahan lama</li>
88 <li>memiliki kualitas yang sama</li>
88 <li>memiliki kualitas yang sama</li>
89 <li>mudah dibagi tanpa mengurangi nilai</li>
89 <li>mudah dibagi tanpa mengurangi nilai</li>
90 <li>memiliki nilai yang cenderung stabil</li>
90 <li>memiliki nilai yang cenderung stabil</li>
91 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
91 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
92 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
92 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
93 <p>Suatu benda dapat dikatakan sebagai uang apabila memenuhi syarat berikut ini.</p>
93 <p>Suatu benda dapat dikatakan sebagai uang apabila memenuhi syarat berikut ini.</p>
94 <ul><li>Dapat diterima secara umum (<em>acceptability</em>).</li>
94 <ul><li>Dapat diterima secara umum (<em>acceptability</em>).</li>
95 <li><strong>Terbuat dari bahan yang tahan lama (</strong><strong><em>durability</em></strong><strong>).</strong></li>
95 <li><strong>Terbuat dari bahan yang tahan lama (</strong><strong><em>durability</em></strong><strong>).</strong></li>
96 <li>Memiliki kualitas yang sama (<em>uniformity</em>).</li>
96 <li>Memiliki kualitas yang sama (<em>uniformity</em>).</li>
97 <li>Tidak mudah dipalsukan (<em>scarcity</em>).</li>
97 <li>Tidak mudah dipalsukan (<em>scarcity</em>).</li>
98 <li>Mudah dibawa (<em>portable</em>).</li>
98 <li>Mudah dibawa (<em>portable</em>).</li>
99 <li>Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (<em>divisibility</em>).</li>
99 <li>Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai (<em>divisibility</em>).</li>
100 <li>Memiliki nilai yang cenderung stabil (<em>stability of value</em>).</li>
100 <li>Memiliki nilai yang cenderung stabil (<em>stability of value</em>).</li>
101 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
101 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
102 <p><strong>Topik</strong><strong>: Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia</strong></p>
102 <p><strong>Topik</strong><strong>: Badan Usaha dalam Perekonomian Indonesia</strong></p>
103 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Jenis BUMS</a>dan Kelebihan serta Kekurangannya 1</strong></p>
103 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Jenis BUMS</a>dan Kelebihan serta Kekurangannya 1</strong></p>
104 <p>3. Pak Aldy dan Pak Aby bekerja sama mendirikan suatu usaha dengan menyertakan harta pribadi sebagai jaminan atas usaha tersebut. Pernyataan yang BENAR terkait usaha bersama tersebut adalah ….</p>
104 <p>3. Pak Aldy dan Pak Aby bekerja sama mendirikan suatu usaha dengan menyertakan harta pribadi sebagai jaminan atas usaha tersebut. Pernyataan yang BENAR terkait usaha bersama tersebut adalah ….</p>
105 <ol><li>usaha yang didirikan Pak Aldy dan Pak Aby berbentuk firma</li>
105 <ol><li>usaha yang didirikan Pak Aldy dan Pak Aby berbentuk firma</li>
106 <li>tidak terdapat kejelasan atas pembagian tugas tiap-tiap anggota</li>
106 <li>tidak terdapat kejelasan atas pembagian tugas tiap-tiap anggota</li>
107 <li>Pak Aby tidak menanggung kerugian usaha tersebut apabila bangkrut</li>
107 <li>Pak Aby tidak menanggung kerugian usaha tersebut apabila bangkrut</li>
108 <li>pengambilan keputusan dalam aktivitas usaha tidak perlu melalui musyawarah</li>
108 <li>pengambilan keputusan dalam aktivitas usaha tidak perlu melalui musyawarah</li>
109 <li>Pak Aby adalah sekutu pasif, sedangkan Pak Aldy adalah sekutu aktif</li>
109 <li>Pak Aby adalah sekutu pasif, sedangkan Pak Aldy adalah sekutu aktif</li>
110 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
110 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
111 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
111 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
112 <p><strong>Usaha yang dibentuk Pak Aldy dan Pak Aby adalah firma</strong>.<strong>Firma</strong>adalah persekutuan dua orang atau lebih yang menjalankan sebuah badan usaha dalam satu nama dengan tujuan untuk membagi hasil yang diperoleh dari persekutuan tersebut.<strong>Ciri-ciri firma</strong>adalah semua risiko kerugian dan utang perusahaan ditanggung bersama dengan mengikutsertakan harta pribadi tiap-tiap anggota sebagai jaminan.</p>
112 <p><strong>Usaha yang dibentuk Pak Aldy dan Pak Aby adalah firma</strong>.<strong>Firma</strong>adalah persekutuan dua orang atau lebih yang menjalankan sebuah badan usaha dalam satu nama dengan tujuan untuk membagi hasil yang diperoleh dari persekutuan tersebut.<strong>Ciri-ciri firma</strong>adalah semua risiko kerugian dan utang perusahaan ditanggung bersama dengan mengikutsertakan harta pribadi tiap-tiap anggota sebagai jaminan.</p>
113 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
113 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
114 <p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Perkoperasian</a></strong></p>
114 <p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Perkoperasian</a></strong></p>
115 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sisa Hasil Usaha</strong></p>
115 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sisa Hasil Usaha</strong></p>
116 <p>4. Koperasi berkarya mendapatkan SHU sebesar Rp120.000.000,00 yang dibagikan kepada anggota. Berdasarkan ketentuan AD/ART pembagian SHU untuk anggota, yaitu jasa modal 25% dan jasa usaha 25%. Jumlah seluruh simpanan anggota yang terdiri atas simpanan wajib dan simpanan pokok berjumlah Rp250.000.000,00 dengan omzet penjualan selama satu tahun sebesar Rp375.000.000,00. Ajeng sebagai anggota koperasi memiliki simpanan wajib dan simpanan pokok Rp6.500.000,00 serta jumlah pembelian selama satu tahun sebesar Rp3.200.000,00. Aris memiliki simpanan wajib dan simpanan pokok sebesar Rp5.300.000,00 serta jumlah pembelian selama satu tahun selama sebesar Rp7.000.000,00. Berdasarkan data koperasi tersebut, kesimpulan yang TEPAT adalah ….</p>
116 <p>4. Koperasi berkarya mendapatkan SHU sebesar Rp120.000.000,00 yang dibagikan kepada anggota. Berdasarkan ketentuan AD/ART pembagian SHU untuk anggota, yaitu jasa modal 25% dan jasa usaha 25%. Jumlah seluruh simpanan anggota yang terdiri atas simpanan wajib dan simpanan pokok berjumlah Rp250.000.000,00 dengan omzet penjualan selama satu tahun sebesar Rp375.000.000,00. Ajeng sebagai anggota koperasi memiliki simpanan wajib dan simpanan pokok Rp6.500.000,00 serta jumlah pembelian selama satu tahun sebesar Rp3.200.000,00. Aris memiliki simpanan wajib dan simpanan pokok sebesar Rp5.300.000,00 serta jumlah pembelian selama satu tahun selama sebesar Rp7.000.000,00. Berdasarkan data koperasi tersebut, kesimpulan yang TEPAT adalah ….</p>
117 <ol><li>SHU Ajeng sebesar Rp60.000,00</li>
117 <ol><li>SHU Ajeng sebesar Rp60.000,00</li>
118 <li>SHU Aris sebesar Rp1.036.000,00</li>
118 <li>SHU Aris sebesar Rp1.036.000,00</li>
119 <li>SHU Ajeng sebesar Rp1.196.000,00</li>
119 <li>SHU Ajeng sebesar Rp1.196.000,00</li>
120 <li>SHU Aris sebesar Rp1.196.000,00</li>
120 <li>SHU Aris sebesar Rp1.196.000,00</li>
121 <li>Selisih SHU Ajeng dan Aris sebesar Rp50.000,00</li>
121 <li>Selisih SHU Ajeng dan Aris sebesar Rp50.000,00</li>
122 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
122 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
123 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
123 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
124 <p>Faktor penyebab perbedaan SHU anggota koperasi adalah kontribusi jasa anggota tersebut bagi koperasi. Jasa anggota terdiri atas jasa modal atau simpanan, jasa pembelian, jasa pinjaman, dan jasa penjualan. Makin besar kontribusi jasa yang diberikan anggota koperasi, makin banyak SHU yang diperoleh anggota bersangkutan. Berdasarkan data koperasi, dapat dilakukan penghitungan perolehan SHU tiap-tiap anggota sebagai berikut.</p>
124 <p>Faktor penyebab perbedaan SHU anggota koperasi adalah kontribusi jasa anggota tersebut bagi koperasi. Jasa anggota terdiri atas jasa modal atau simpanan, jasa pembelian, jasa pinjaman, dan jasa penjualan. Makin besar kontribusi jasa yang diberikan anggota koperasi, makin banyak SHU yang diperoleh anggota bersangkutan. Berdasarkan data koperasi, dapat dilakukan penghitungan perolehan SHU tiap-tiap anggota sebagai berikut.</p>
125 <p><strong>Kesimpulan:</strong></p>
125 <p><strong>Kesimpulan:</strong></p>
126 <ul><li>SHU yang diterima Ajeng: Rp780.000,00 + Rp256.000,00 = Rp1.036.000,00</li>
126 <ul><li>SHU yang diterima Ajeng: Rp780.000,00 + Rp256.000,00 = Rp1.036.000,00</li>
127 <li>SHU yang diterima Aris: Rp636.000,00 + Rp560.000,00 = Rp1.196.000,00</li>
127 <li>SHU yang diterima Aris: Rp636.000,00 + Rp560.000,00 = Rp1.196.000,00</li>
128 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
128 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
129 <p><strong>Topik</strong><strong>: Manajemen</strong></p>
129 <p><strong>Topik</strong><strong>: Manajemen</strong></p>
130 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Fungsi Manajemen</a></strong></p>
130 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Fungsi Manajemen</a></strong></p>
131 <p>5. Pak Fikrie seorang manajer personalia merencanakan penerimaan pegawai baru. Untuk mewujudkan rencananya, Pak Fikrie melakukan kegiatan seperti menetapkan tugas dan tanggung jawab masing-masing pegawai serta pendelegasian wewenang kepada bawahan. Kegiatan yang dilakukan oleh manajer tersebut sesuai dengan fungsi manajemen, yaitu ….</p>
131 <p>5. Pak Fikrie seorang manajer personalia merencanakan penerimaan pegawai baru. Untuk mewujudkan rencananya, Pak Fikrie melakukan kegiatan seperti menetapkan tugas dan tanggung jawab masing-masing pegawai serta pendelegasian wewenang kepada bawahan. Kegiatan yang dilakukan oleh manajer tersebut sesuai dengan fungsi manajemen, yaitu ….</p>
132 <ol><li><em>commanding</em></li>
132 <ol><li><em>commanding</em></li>
133 <li><em>organizing</em></li>
133 <li><em>organizing</em></li>
134 <li><em>controlling</em></li>
134 <li><em>controlling</em></li>
135 <li><em>planning</em></li>
135 <li><em>planning</em></li>
136 <li><em>actuating</em></li>
136 <li><em>actuating</em></li>
137 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
137 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
138 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
138 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
139 <p><strong>Pengorganisasian (</strong><strong><em>organizing</em></strong><strong>)</strong>dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.</p>
139 <p><strong>Pengorganisasian (</strong><strong><em>organizing</em></strong><strong>)</strong>dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, dan pada tingkatan mana keputusan harus diambil.</p>
140 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
140 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
141 <h2><strong>GEOGRAFI</strong></h2>
141 <h2><strong>GEOGRAFI</strong></h2>
142 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer </strong></p>
142 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer </strong></p>
143 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Tektonisme</a></strong></p>
143 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Tektonisme</a></strong></p>
144 <p>1. Berikut ini bentukan alam yang merupakan hasil dari tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia adalah ….</p>
144 <p>1. Berikut ini bentukan alam yang merupakan hasil dari tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia adalah ….</p>
145 <ol><li>Patahan Yapen di Papua</li>
145 <ol><li>Patahan Yapen di Papua</li>
146 <li>Patahan Sulu di Sulawesi</li>
146 <li>Patahan Sulu di Sulawesi</li>
147 <li>Patahan Memberamo di Papua</li>
147 <li>Patahan Memberamo di Papua</li>
148 <li>Patahan Semangko di Pulau Sumatra</li>
148 <li>Patahan Semangko di Pulau Sumatra</li>
149 <li>Patahan Semangko di pesisir selatan Jawa</li>
149 <li>Patahan Semangko di pesisir selatan Jawa</li>
150 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
150 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
151 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
151 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
152 <p>Patahan adalah morfologi atau bentukan yang merupakan hasil dari proses tektonisme yang terjadi akibat pengaruh tenaga dari arah horizontal maupun vertikal. Patahan naik disebut horst dan patahan turun disebut graben. Salah satu patahan yang ada di Indonesia adalah<strong>patahan Semangko di Pulau Sumatra</strong>. Patahan Semangko merupakan bentukan morfologi yang membentang dari utara hingga ke selatan Pulau Sumatra. Patahan Semangko terbentuk karena<strong>tumbukan antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.</strong></p>
152 <p>Patahan adalah morfologi atau bentukan yang merupakan hasil dari proses tektonisme yang terjadi akibat pengaruh tenaga dari arah horizontal maupun vertikal. Patahan naik disebut horst dan patahan turun disebut graben. Salah satu patahan yang ada di Indonesia adalah<strong>patahan Semangko di Pulau Sumatra</strong>. Patahan Semangko merupakan bentukan morfologi yang membentang dari utara hingga ke selatan Pulau Sumatra. Patahan Semangko terbentuk karena<strong>tumbukan antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.</strong></p>
153 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
153 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
154 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer </strong></p>
154 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Litosfer </strong></p>
155 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Seisme</a></strong></p>
155 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Seisme</a></strong></p>
156 <p>2. Frekuensi getaran gempa vulkanik jauh lebih tinggi dibandingkan dengan gempa tektonik. Faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan frekuensi gempa tersebut adalah ….</p>
156 <p>2. Frekuensi getaran gempa vulkanik jauh lebih tinggi dibandingkan dengan gempa tektonik. Faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan frekuensi gempa tersebut adalah ….</p>
157 <ol><li>pergerakan magma secara mendadak lebih dari sekali</li>
157 <ol><li>pergerakan magma secara mendadak lebih dari sekali</li>
158 <li>jumlah gunung api banyak dan tersebar secara merata</li>
158 <li>jumlah gunung api banyak dan tersebar secara merata</li>
159 <li>cadangan energi gempa vulkanik dari erupsi sangat besar</li>
159 <li>cadangan energi gempa vulkanik dari erupsi sangat besar</li>
160 <li>pascagempa vulkanik selalu disusul dengan erupsi gunung api</li>
160 <li>pascagempa vulkanik selalu disusul dengan erupsi gunung api</li>
161 <li>energi gempa vulkanik dilepaskan secara bertahap dan sistematis</li>
161 <li>energi gempa vulkanik dilepaskan secara bertahap dan sistematis</li>
162 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
162 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
163 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
163 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
164 <p><strong>Gempa vulkanik</strong>adalah gempa disebabkan oleh<strong>aktivitas gunung api.</strong>Getaran gempa tersebut dapat<strong>diakibatkan</strong>oleh beberapa hal seperti saat bersentuhannya magma dengan dinding pipa kepundan gunung api, tekanan gas pada waktu peledakan yang kuat, dan<strong>perpindahan magma dari dapur magma secara mendadak</strong>dengan<strong>frekuensi yang lebih dari sekali</strong>. Hal tersebutlah yang menyebabkan frekuensi getaran gempa vulkanik biasanya selalu lebih tinggi dibandingkan gempa lainnya. Pada umumnya, kekuatan gempa vulkanik bersifat lemah sehingga tidak menimbulkan kerusakan hebat di sekitar episentrum.</p>
164 <p><strong>Gempa vulkanik</strong>adalah gempa disebabkan oleh<strong>aktivitas gunung api.</strong>Getaran gempa tersebut dapat<strong>diakibatkan</strong>oleh beberapa hal seperti saat bersentuhannya magma dengan dinding pipa kepundan gunung api, tekanan gas pada waktu peledakan yang kuat, dan<strong>perpindahan magma dari dapur magma secara mendadak</strong>dengan<strong>frekuensi yang lebih dari sekali</strong>. Hal tersebutlah yang menyebabkan frekuensi getaran gempa vulkanik biasanya selalu lebih tinggi dibandingkan gempa lainnya. Pada umumnya, kekuatan gempa vulkanik bersifat lemah sehingga tidak menimbulkan kerusakan hebat di sekitar episentrum.</p>
165 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
165 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
166 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Atmosfer </strong></p>
166 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Atmosfer </strong></p>
167 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Hujan</a></strong></p>
167 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Hujan</a></strong></p>
168 <p>3. Data curah hujan kota X tahun 2018 menunjukkan jumlah bulan basah sebanyak 2 bulan dan bulan kering sebanyak 10 bulan. Iklim di kota X menurut pembagian iklim Schmidt Ferguson merupakan iklim ….</p>
168 <p>3. Data curah hujan kota X tahun 2018 menunjukkan jumlah bulan basah sebanyak 2 bulan dan bulan kering sebanyak 10 bulan. Iklim di kota X menurut pembagian iklim Schmidt Ferguson merupakan iklim ….</p>
169 <ol><li>G</li>
169 <ol><li>G</li>
170 <li>F</li>
170 <li>F</li>
171 <li>E</li>
171 <li>E</li>
172 <li>D</li>
172 <li>D</li>
173 <li>C</li>
173 <li>C</li>
174 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
174 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
175 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
175 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
176 <p>Schmidt Ferguson membagi iklim berdasarkan curah hujan, yaitu perbandingan antara jumlah rata-rata bulan kering dan jumlah rata-rata bulan basah.</p>
176 <p>Schmidt Ferguson membagi iklim berdasarkan curah hujan, yaitu perbandingan antara jumlah rata-rata bulan kering dan jumlah rata-rata bulan basah.</p>
177 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
177 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
178 <p>Jumlah bulan basah = 2</p>
178 <p>Jumlah bulan basah = 2</p>
179 <p>Jumlah bulan kering = 10</p>
179 <p>Jumlah bulan kering = 10</p>
180 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
180 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
181 <p>Jenis iklim?</p>
181 <p>Jenis iklim?</p>
182 <p><strong>Jawab:</strong></p>
182 <p><strong>Jawab:</strong></p>
183 <p>Berdasarkan perhitungan di atas 500% merupakan<strong>tipe iklim G.</strong></p>
183 <p>Berdasarkan perhitungan di atas 500% merupakan<strong>tipe iklim G.</strong></p>
184 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
184 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
185 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Hidrosfer </strong></p>
185 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika Hidrosfer </strong></p>
186 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Laut</strong></p>
186 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Laut</strong></p>
187 <p>4. Laut yang terbentuk karena adanya proses penurunan dasar laut dan menyebabkan laut menjadi semakin dalam disebut dengan ….</p>
187 <p>4. Laut yang terbentuk karena adanya proses penurunan dasar laut dan menyebabkan laut menjadi semakin dalam disebut dengan ….</p>
188 <ol><li>laut depresi</li>
188 <ol><li>laut depresi</li>
189 <li>laut ingresi</li>
189 <li>laut ingresi</li>
190 <li>laut neritik</li>
190 <li>laut neritik</li>
191 <li>laut regresi</li>
191 <li>laut regresi</li>
192 <li>laut transgresi</li>
192 <li>laut transgresi</li>
193 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
193 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
194 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
194 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
195 <p>Berdasarkan proses pembentukannya, laut terbagi menjadi tiga macam, yaitu laut transgresi, ingresi, dan regresi.<strong>Laut yang terbentuk karena adanya proses penurunan dasar laut akibat gaya endogen disebut dengan laut ingresi</strong>. Proses ini menyebabkan laut menjadi semakin dalam. Contoh laut ingresi adalah Laut Banda, Laut Flores, dan Laut Sulawesi.</p>
195 <p>Berdasarkan proses pembentukannya, laut terbagi menjadi tiga macam, yaitu laut transgresi, ingresi, dan regresi.<strong>Laut yang terbentuk karena adanya proses penurunan dasar laut akibat gaya endogen disebut dengan laut ingresi</strong>. Proses ini menyebabkan laut menjadi semakin dalam. Contoh laut ingresi adalah Laut Banda, Laut Flores, dan Laut Sulawesi.</p>
196 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
196 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
197 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika<a>Hidrosfer </a></strong></p>
197 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dinamika<a>Hidrosfer </a></strong></p>
198 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dinamika Air Laut</strong></p>
198 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dinamika Air Laut</strong></p>
199 <p>5. Adanya arus Kuroshio dan Oyashio sangat menguntungkan Jepang. Hal ini disebabkan di daerah pertemuan kedua arus tersebut terdapat konsentrasi ikan yang tinggi. Faktor yang menyebabkan terjadinya fenomena tersebut adalah ….</p>
199 <p>5. Adanya arus Kuroshio dan Oyashio sangat menguntungkan Jepang. Hal ini disebabkan di daerah pertemuan kedua arus tersebut terdapat konsentrasi ikan yang tinggi. Faktor yang menyebabkan terjadinya fenomena tersebut adalah ….</p>
200 <ol><li>ikan lebih banyak berada di arus dingin</li>
200 <ol><li>ikan lebih banyak berada di arus dingin</li>
201 <li>banyak plankton sebagai makanan ikan</li>
201 <li>banyak plankton sebagai makanan ikan</li>
202 <li>jumlah ikan di arus panas akan lebih sedikit</li>
202 <li>jumlah ikan di arus panas akan lebih sedikit</li>
203 <li>turbulensi air laut meningkatkan jumlah ikan</li>
203 <li>turbulensi air laut meningkatkan jumlah ikan</li>
204 <li>daerah perairan yang dangkal konsentrasi ikannya tinggi</li>
204 <li>daerah perairan yang dangkal konsentrasi ikannya tinggi</li>
205 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
205 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
206 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
206 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
207 <p>Dampak dari adanya pertemuan<strong>arus dingin Oyashio dengan arus panas Kuroshio</strong>menyebabkan wilayah pertemuan tersebut<strong>memiliki konsentrasi ikan yang tinggi</strong>. Hal itu disebabkan arus dingin Oyashio ini banyak terdapat nutrisi dan oksigen, karena terjadi fenomena<em>upwelling</em>nutrisi dari bagian dalam lautan ke bagian atas dimana plankton dan ikan-ikan dapat hidup dengan nyaman. Oleh karena itu, nutrisi yang dibawa oleh arus Oyashio ini menyebabkan perairan di sekitar Jepang menjadi sangat produktif untuk aktivitas perikanan.</p>
207 <p>Dampak dari adanya pertemuan<strong>arus dingin Oyashio dengan arus panas Kuroshio</strong>menyebabkan wilayah pertemuan tersebut<strong>memiliki konsentrasi ikan yang tinggi</strong>. Hal itu disebabkan arus dingin Oyashio ini banyak terdapat nutrisi dan oksigen, karena terjadi fenomena<em>upwelling</em>nutrisi dari bagian dalam lautan ke bagian atas dimana plankton dan ikan-ikan dapat hidup dengan nyaman. Oleh karena itu, nutrisi yang dibawa oleh arus Oyashio ini menyebabkan perairan di sekitar Jepang menjadi sangat produktif untuk aktivitas perikanan.</p>
208 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
208 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
209 <h2><strong>SOSIOLOGI</strong></h2>
209 <h2><strong>SOSIOLOGI</strong></h2>
210 <p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Lembaga Sosial</a></strong></p>
210 <p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Lembaga Sosial</a></strong></p>
211 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Lembaga Agama||Lembaga Ekonomi</strong></p>
211 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Lembaga Agama||Lembaga Ekonomi</strong></p>
212 <p>1. Di Indonesia, industri halal memiliki potensi untuk makin berkembang, mengingat jumlah Muslim yang dominan di Indonesia dan semakin tingginya kesadaran gaya hidup halal. Ini menjadi peluang bisnis menjanjikan, salah satunya dalam bentuk pariwisata halal. Tentu saja, pariwisata halal akan berjalan dengan baik jika ada kerja sama antara lembaga ekonomi dan lembaga agama. Hubungan lembaga ekonomi dan lembaga agama tersebut dapat dilakukan melalui …. </p>
212 <p>1. Di Indonesia, industri halal memiliki potensi untuk makin berkembang, mengingat jumlah Muslim yang dominan di Indonesia dan semakin tingginya kesadaran gaya hidup halal. Ini menjadi peluang bisnis menjanjikan, salah satunya dalam bentuk pariwisata halal. Tentu saja, pariwisata halal akan berjalan dengan baik jika ada kerja sama antara lembaga ekonomi dan lembaga agama. Hubungan lembaga ekonomi dan lembaga agama tersebut dapat dilakukan melalui …. </p>
213 <ol><li>industri halal berfokus melayani konsumen yang bertransaksi sesuai konsep syariah</li>
213 <ol><li>industri halal berfokus melayani konsumen yang bertransaksi sesuai konsep syariah</li>
214 <li>lembaga ekonomi, seperti bank dan pegadaian, mengutamakan konsumen Muslim</li>
214 <li>lembaga ekonomi, seperti bank dan pegadaian, mengutamakan konsumen Muslim</li>
215 <li>industri halal diutamakan oleh pemerintah karena berpotensi menyumbang pajak besar bagi negara</li>
215 <li>industri halal diutamakan oleh pemerintah karena berpotensi menyumbang pajak besar bagi negara</li>
216 <li>pelaku industri halal mengikuti perkembangan tren di masyarakat agar lebih mudah mendapatkan modal dari bank</li>
216 <li>pelaku industri halal mengikuti perkembangan tren di masyarakat agar lebih mudah mendapatkan modal dari bank</li>
217 <li>penyediaan produk dan layanan perbankan berkonsep syariah kepada berbagai komponen yang berkaitan dengan industri halal</li>
217 <li>penyediaan produk dan layanan perbankan berkonsep syariah kepada berbagai komponen yang berkaitan dengan industri halal</li>
218 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
218 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
219 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
219 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
220 <p><strong>Hubungan lembaga agama dan lembaga ekonomi dapat terlihat dari penerapan prinsip-prinsip keagamaan dalam aktivitas ekonomi</strong>. Misalnya, penyediaan produk dan layanan berbasis syariah untuk mendukung perkembangan industri halal di Indonesia.<strong>Lembaga ekonomi menyediakan fasilitas berupa produk dan layanan perbankan berkonsep syariah untuk memenuhi permintaan industri halal, seperti tour &amp; travel dalam menyediakan pariwisata halal</strong>. Dengan begitu, potensi bisnis pariwisata halal ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin bertransaksi dengan landasan ajaran Islam, tentu saja melalui produk perbankan yang syariah.</p>
220 <p><strong>Hubungan lembaga agama dan lembaga ekonomi dapat terlihat dari penerapan prinsip-prinsip keagamaan dalam aktivitas ekonomi</strong>. Misalnya, penyediaan produk dan layanan berbasis syariah untuk mendukung perkembangan industri halal di Indonesia.<strong>Lembaga ekonomi menyediakan fasilitas berupa produk dan layanan perbankan berkonsep syariah untuk memenuhi permintaan industri halal, seperti tour &amp; travel dalam menyediakan pariwisata halal</strong>. Dengan begitu, potensi bisnis pariwisata halal ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin bertransaksi dengan landasan ajaran Islam, tentu saja melalui produk perbankan yang syariah.</p>
221 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
221 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
222 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penyimpangan dan Pengendalian Sosial</strong></p>
222 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penyimpangan dan Pengendalian Sosial</strong></p>
223 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Peran Lembaga dalam Upaya Pengendalian Sosial</strong></p>
223 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Peran Lembaga dalam Upaya Pengendalian Sosial</strong></p>
224 <p><strong>2. Perhatikan ilustrasi berikut!</strong></p>
224 <p><strong>2. Perhatikan ilustrasi berikut!</strong></p>
225 <p>Pak Gino adalah seseorang yang sangat dihormati oleh warga sekitarnya, sebab Pak Gino memiliki ucapan, perilaku, dan etika yang bisa diteladani oleh warga di sekitarnya. Tak jarang masyarakat mengikuti nasihat dan pemikirannya sehingga memengaruhi masyarakat untuk berperilaku baik seperti dirinya.</p>
225 <p>Pak Gino adalah seseorang yang sangat dihormati oleh warga sekitarnya, sebab Pak Gino memiliki ucapan, perilaku, dan etika yang bisa diteladani oleh warga di sekitarnya. Tak jarang masyarakat mengikuti nasihat dan pemikirannya sehingga memengaruhi masyarakat untuk berperilaku baik seperti dirinya.</p>
226 <p>Pengendalian sosial pada kasus tersebut dilakukan oleh ….</p>
226 <p>Pengendalian sosial pada kasus tersebut dilakukan oleh ….</p>
227 <ol><li>keteladanan</li>
227 <ol><li>keteladanan</li>
228 <li>lembaga adat</li>
228 <li>lembaga adat</li>
229 <li>lembaga agama</li>
229 <li>lembaga agama</li>
230 <li>tokoh masyarakat</li>
230 <li>tokoh masyarakat</li>
231 <li>lembaga pendidikan</li>
231 <li>lembaga pendidikan</li>
232 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
232 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
233 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
233 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
234 <p>Beberapa lembaga yang memiliki fungsi untuk melakukan pengendalian sosial antara lain sebagai berikut.</p>
234 <p>Beberapa lembaga yang memiliki fungsi untuk melakukan pengendalian sosial antara lain sebagai berikut.</p>
235 <p><strong>Lembaga agama</strong>, ajaran agama mengatur para umatnya untuk berbuat kebajikan. Jika ada pelanggaran, maka akan mendapatkan dosa.</p>
235 <p><strong>Lembaga agama</strong>, ajaran agama mengatur para umatnya untuk berbuat kebajikan. Jika ada pelanggaran, maka akan mendapatkan dosa.</p>
236 <p><strong>Lembaga adat</strong>, aturan dalam masyarakat yang bersifat lisan, hanya berlaku di daerah tersebut, berasal dari nenek moyang.</p>
236 <p><strong>Lembaga adat</strong>, aturan dalam masyarakat yang bersifat lisan, hanya berlaku di daerah tersebut, berasal dari nenek moyang.</p>
237 <p><strong>Lembaga pendidikan</strong>, tata tertib yang ada di sekolah diharapkan mampu mengendalikan perilaku siswanya.</p>
237 <p><strong>Lembaga pendidikan</strong>, tata tertib yang ada di sekolah diharapkan mampu mengendalikan perilaku siswanya.</p>
238 <p><strong>Tokoh masyarakat</strong>, seseorang yang memiliki pengaruh besar dalam lingkungan masyarakat, biasanya ia akan disegani dan dihormati karena sifat yang baik, sikap yang bijak, dan wawasan yang dimilikinya luas.</p>
238 <p><strong>Tokoh masyarakat</strong>, seseorang yang memiliki pengaruh besar dalam lingkungan masyarakat, biasanya ia akan disegani dan dihormati karena sifat yang baik, sikap yang bijak, dan wawasan yang dimilikinya luas.</p>
239 <p><strong>Berdasarkan pemaparan tersebut, maka jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
239 <p><strong>Berdasarkan pemaparan tersebut, maka jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
240 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pengantar<a>Penelitian Sosial</a></strong></p>
240 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pengantar<a>Penelitian Sosial</a></strong></p>
241 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jenis-Jenis Penelitian I</strong></p>
241 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jenis-Jenis Penelitian I</strong></p>
242 <p><strong>3. Perhatikan ilustrasi di bawah ini!</strong></p>
242 <p><strong>3. Perhatikan ilustrasi di bawah ini!</strong></p>
243 <p>Berdasarkan hasil pengumpulan data, dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Desa Lebeteng dan Desa Jatirawa. Masyarakat Desa Lebeteng mengalami peningkatan ekonomi lebih signifikan daripada Desa Jatirawa. Perbedaan tersebut bergantung pada usaha yang dijalankan di kedua desa. Minat dan kerja keras masyarakat dalam mengembangkan usaha tersebut juga memengaruhi peningkatan perekonomian kedua desa.</p>
243 <p>Berdasarkan hasil pengumpulan data, dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Desa Lebeteng dan Desa Jatirawa. Masyarakat Desa Lebeteng mengalami peningkatan ekonomi lebih signifikan daripada Desa Jatirawa. Perbedaan tersebut bergantung pada usaha yang dijalankan di kedua desa. Minat dan kerja keras masyarakat dalam mengembangkan usaha tersebut juga memengaruhi peningkatan perekonomian kedua desa.</p>
244 <p>Berdasarkan hasil ilustrasi, jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah ….</p>
244 <p>Berdasarkan hasil ilustrasi, jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah ….</p>
245 <ol><li>fenomenologi</li>
245 <ol><li>fenomenologi</li>
246 <li>eksperimen</li>
246 <li>eksperimen</li>
247 <li>komparatif</li>
247 <li>komparatif</li>
248 <li>eksploratif</li>
248 <li>eksploratif</li>
249 <li>historis<strong></strong></li>
249 <li>historis<strong></strong></li>
250 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
250 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
251 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
251 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
252 <p><strong>Penelitian komparatif berupaya membandingkan dua gejala atau lebih, yaitu dalam variabel sama dan sampel berbeda</strong>. Adapun variabel dan sampel yang dibandingkan adalah tingkat perekonomian masyarakat Desa Lebeteng dan Desa Jatirawa.<strong>Tujuan akhir penelitian ini ingin mengetahui upaya pengembangan usaha kecil di tiap-tiap lokasi agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat</strong>. Dengan demikian, hasil penelitian dapat dijadikan evaluasi mengembangkan perekonomian desa menjadi lebih baik.</p>
252 <p><strong>Penelitian komparatif berupaya membandingkan dua gejala atau lebih, yaitu dalam variabel sama dan sampel berbeda</strong>. Adapun variabel dan sampel yang dibandingkan adalah tingkat perekonomian masyarakat Desa Lebeteng dan Desa Jatirawa.<strong>Tujuan akhir penelitian ini ingin mengetahui upaya pengembangan usaha kecil di tiap-tiap lokasi agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat</strong>. Dengan demikian, hasil penelitian dapat dijadikan evaluasi mengembangkan perekonomian desa menjadi lebih baik.</p>
253 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
253 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
254 <p><strong>Topik</strong><strong>: Metode Penelitian Kuantitatif</strong></p>
254 <p><strong>Topik</strong><strong>: Metode Penelitian Kuantitatif</strong></p>
255 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengantar Penelitian Kuantitatif</strong></p>
255 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengantar Penelitian Kuantitatif</strong></p>
256 <p>4. Rias melakukan penelitian tentang pengaruh mengikuti kegiatan les privat terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik SMA Dwisaka. Rias menyebarkan instrumen penelitian kepada sejumlah peserta didik kelas X, XI, dan XII. Teknik pengambilan sampel yang digunakan Rias adalah ….</p>
256 <p>4. Rias melakukan penelitian tentang pengaruh mengikuti kegiatan les privat terhadap peningkatan prestasi belajar peserta didik SMA Dwisaka. Rias menyebarkan instrumen penelitian kepada sejumlah peserta didik kelas X, XI, dan XII. Teknik pengambilan sampel yang digunakan Rias adalah ….</p>
257 <ol><li><em>probability sampling</em></li>
257 <ol><li><em>probability sampling</em></li>
258 <li><em>stratified sampling</em></li>
258 <li><em>stratified sampling</em></li>
259 <li><em>cluster sampling</em></li>
259 <li><em>cluster sampling</em></li>
260 <li><em>quota sampling</em></li>
260 <li><em>quota sampling</em></li>
261 <li><em>area sampling</em></li>
261 <li><em>area sampling</em></li>
262 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
262 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
263 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
263 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
264 <p><strong><em>Stratified sampling</em></strong><strong>merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan tingkatan (strata)</strong>. Sampel dipilih secara acak dari setiap strata. Menyebarkan instrumen penelitian (angket) kepada sejumlah peserta didik kelas X, XI, dan XII<strong>menunjukkan sampel dipilih secara acak dari setiap strata.</strong>Sementara itu, teknik<em>cluster sampling</em>merupakan pengambilan sampel acak sederhana dari kelompok/klaster dengan karakteristik tertentu.<em>Probability sampling</em>, yaitu pemilihan sampel secara acak.<em>Area sampling</em>merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan pembagian wilayah.<em>Quota sampling</em>, yaitu teknik pengambilan sampel dari populasi yang memiliki kriteria tertentu dalam jumlah tertentu.</p>
264 <p><strong><em>Stratified sampling</em></strong><strong>merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan tingkatan (strata)</strong>. Sampel dipilih secara acak dari setiap strata. Menyebarkan instrumen penelitian (angket) kepada sejumlah peserta didik kelas X, XI, dan XII<strong>menunjukkan sampel dipilih secara acak dari setiap strata.</strong>Sementara itu, teknik<em>cluster sampling</em>merupakan pengambilan sampel acak sederhana dari kelompok/klaster dengan karakteristik tertentu.<em>Probability sampling</em>, yaitu pemilihan sampel secara acak.<em>Area sampling</em>merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan pembagian wilayah.<em>Quota sampling</em>, yaitu teknik pengambilan sampel dari populasi yang memiliki kriteria tertentu dalam jumlah tertentu.</p>
265 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong><strong></strong></p>
265 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong><strong></strong></p>
266 <p><strong>Topik</strong><strong>: Metode Penelitian Kualitatif</strong></p>
266 <p><strong>Topik</strong><strong>: Metode Penelitian Kualitatif</strong></p>
267 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengolahan dan Analisis Data Penelitian Kualitatif</strong></p>
267 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengolahan dan Analisis Data Penelitian Kualitatif</strong></p>
268 <p><strong>5. Perhatikan kegiatan berikut!</strong></p>
268 <p><strong>5. Perhatikan kegiatan berikut!</strong></p>
269 <ol><li>Kelengkapan jawaban dari setiap daftar pertanyaan diperiksa kembali.</li>
269 <ol><li>Kelengkapan jawaban dari setiap daftar pertanyaan diperiksa kembali.</li>
270 <li>Jawaban dari setiap narasumber dicatat sesuai daftar pertanyaan.</li>
270 <li>Jawaban dari setiap narasumber dicatat sesuai daftar pertanyaan.</li>
271 <li>Data yang sudah diberi kode dimasukkan dalam tabel.</li>
271 <li>Data yang sudah diberi kode dimasukkan dalam tabel.</li>
272 <li>Jawaban-jawaban yang sama dikelompokkan dan dikategorikan sebagai data.</li>
272 <li>Jawaban-jawaban yang sama dikelompokkan dan dikategorikan sebagai data.</li>
273 <li>Penjelasan dari berbagai sumber dihubungkan dan disajikan dalam deskripsi secara menyeluruh.</li>
273 <li>Penjelasan dari berbagai sumber dihubungkan dan disajikan dalam deskripsi secara menyeluruh.</li>
274 </ol><p>Proses pengolahan data kualitatif ditunjukkan oleh nomor ….</p>
274 </ol><p>Proses pengolahan data kualitatif ditunjukkan oleh nomor ….</p>
275 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
275 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
276 <li>1, 2, dan 4</li>
276 <li>1, 2, dan 4</li>
277 <li>1, 3, dan 5</li>
277 <li>1, 3, dan 5</li>
278 <li>2, 4, dan 5</li>
278 <li>2, 4, dan 5</li>
279 <li>3, 4, dan 5</li>
279 <li>3, 4, dan 5</li>
280 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
280 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
281 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
281 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
282 <p><strong>Proses pengolahan data pada penelitian kualitatif meliputi reduksi data (penyaringan), penyajian data (penulisan data yang telah direduksi), dan verifikasi (menarik kesimpulan).</strong>Tahap reduksi data ditunjukkan oleh nomor 2. Tahap penyajian data ditunjukkan oleh nomor 4. Adapun tahap verifikasi ditunjukkan oleh nomor 5. Nomor 1 dan 3 tidak tepat karena menunjukkan proses pengolahan data pada penelitian kuantitatif, yakni nomor 1 menunjukkan tahap<em>editing</em>dan nomor 3 menunjukkan tahap<em>coding</em>.</p>
282 <p><strong>Proses pengolahan data pada penelitian kualitatif meliputi reduksi data (penyaringan), penyajian data (penulisan data yang telah direduksi), dan verifikasi (menarik kesimpulan).</strong>Tahap reduksi data ditunjukkan oleh nomor 2. Tahap penyajian data ditunjukkan oleh nomor 4. Adapun tahap verifikasi ditunjukkan oleh nomor 5. Nomor 1 dan 3 tidak tepat karena menunjukkan proses pengolahan data pada penelitian kuantitatif, yakni nomor 1 menunjukkan tahap<em>editing</em>dan nomor 3 menunjukkan tahap<em>coding</em>.</p>
283 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
283 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
284 <h2><strong>SEJARAH</strong></h2>
284 <h2><strong>SEJARAH</strong></h2>
285 <p><strong>Topik: Indonesia Zaman Hindu-Buddha</strong></p>
285 <p><strong>Topik: Indonesia Zaman Hindu-Buddha</strong></p>
286 <p><strong>Subtopik:<a>Kerajaan-Kerajaan Hindu Buddha</a></strong></p>
286 <p><strong>Subtopik:<a>Kerajaan-Kerajaan Hindu Buddha</a></strong></p>
287 <p>1. Perpindahan ibu kota Mataram Kuno dari wilayah Medang ke Daha (Jawa Timur) dilakukan pada masa …. </p>
287 <p>1. Perpindahan ibu kota Mataram Kuno dari wilayah Medang ke Daha (Jawa Timur) dilakukan pada masa …. </p>
288 <ol><li>Dinasti Syailendra</li>
288 <ol><li>Dinasti Syailendra</li>
289 <li>Dinasti Asyana</li>
289 <li>Dinasti Asyana</li>
290 <li>Dinasti Sanjaya</li>
290 <li>Dinasti Sanjaya</li>
291 <li>Dinasti Isyana</li>
291 <li>Dinasti Isyana</li>
292 <li>Dinasti Sanna</li>
292 <li>Dinasti Sanna</li>
293 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
293 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
294 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
294 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
295 <p>Setelah adanya letusan Gunung Merapi yang dianggap membahayakan ibu kota kerajaan, Mpu Sindok memilih untuk memindahkan ibu kota Kerajaan Mataram Kuno dari daerah Medang ke Daha di Jawa Timur. Perpindahan ibu kota ini sekaligus menandai berdirinya sebuah dinasti baru yang memerintah di Mataram, yakni Dinasti Isyana.</p>
295 <p>Setelah adanya letusan Gunung Merapi yang dianggap membahayakan ibu kota kerajaan, Mpu Sindok memilih untuk memindahkan ibu kota Kerajaan Mataram Kuno dari daerah Medang ke Daha di Jawa Timur. Perpindahan ibu kota ini sekaligus menandai berdirinya sebuah dinasti baru yang memerintah di Mataram, yakni Dinasti Isyana.</p>
296 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
296 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
297 <p><strong>Topik:<a>Indonesia Zaman Kerajaan Islam</a></strong></p>
297 <p><strong>Topik:<a>Indonesia Zaman Kerajaan Islam</a></strong></p>
298 <p><strong>Subtopik: Teori dan Saluran Masuknya Agama Islam</strong></p>
298 <p><strong>Subtopik: Teori dan Saluran Masuknya Agama Islam</strong></p>
299 <p>2. Menurut Slamet Mulyana, komunitas masyarakat muslim Tiongkok mempunyai peranan penting dalam menyebarkan pengaruh agama Islam di Nusantara. Bukti kuat yang menjadi dasar pernyataan tersebut adalah …. </p>
299 <p>2. Menurut Slamet Mulyana, komunitas masyarakat muslim Tiongkok mempunyai peranan penting dalam menyebarkan pengaruh agama Islam di Nusantara. Bukti kuat yang menjadi dasar pernyataan tersebut adalah …. </p>
300 <ol><li>migrasi muslim Xinjiang ke beberapa wilayah Nusantara</li>
300 <ol><li>migrasi muslim Xinjiang ke beberapa wilayah Nusantara</li>
301 <li>hubungan dagang antara Dinasti Han dengan Kerajaan Majapahit</li>
301 <li>hubungan dagang antara Dinasti Han dengan Kerajaan Majapahit</li>
302 <li>adanya ekspedisi yang dilakukan oleh Kerajaan Mongol di Pulau Jawa</li>
302 <li>adanya ekspedisi yang dilakukan oleh Kerajaan Mongol di Pulau Jawa</li>
303 <li>fakta bahwa Raden Patah adalah seorang Raja Demak keturunan Tiongkok</li>
303 <li>fakta bahwa Raden Patah adalah seorang Raja Demak keturunan Tiongkok</li>
304 <li>peninggalan berbagai kebudayaan komunitas muslim Tiongkok di Nusantara</li>
304 <li>peninggalan berbagai kebudayaan komunitas muslim Tiongkok di Nusantara</li>
305 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
305 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
306 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
306 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
307 <p>Teori Tiongkok merupakan teori yang dipopulerkan oleh sejarawan Slamet Mulyana. Ia berpendapat bahwa proses penyebaran Islam di Indonesia tidak lepas dari peran komunitas Tiongkok. Peranan komunitas Tiongkok dalam menyebarkan agama Islam dapat dilihat dari aktivitas mereka di Kesultanan Demak. Slamet berpendapat bahwa kesultanan ini didirikan oleh Raden Wijaya yang memiliki silsilah keturunan berasal dari Tiongkok.</p>
307 <p>Teori Tiongkok merupakan teori yang dipopulerkan oleh sejarawan Slamet Mulyana. Ia berpendapat bahwa proses penyebaran Islam di Indonesia tidak lepas dari peran komunitas Tiongkok. Peranan komunitas Tiongkok dalam menyebarkan agama Islam dapat dilihat dari aktivitas mereka di Kesultanan Demak. Slamet berpendapat bahwa kesultanan ini didirikan oleh Raden Wijaya yang memiliki silsilah keturunan berasal dari Tiongkok.</p>
308 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
308 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
309 <p><strong>Topik: Persamaan dan Perbedaan Manusia Purba</strong></p>
309 <p><strong>Topik: Persamaan dan Perbedaan Manusia Purba</strong></p>
310 <p><strong>Subtopik:<a>Manusia Purba di Dunia</a></strong></p>
310 <p><strong>Subtopik:<a>Manusia Purba di Dunia</a></strong></p>
311 <p><strong>3.</strong><strong>Perhatikan jenis manusia purba berikut!</strong></p>
311 <p><strong>3.</strong><strong>Perhatikan jenis manusia purba berikut!</strong></p>
312 <ul><li><em>Homo heidelbergensis</em></li>
312 <ul><li><em>Homo heidelbergensis</em></li>
313 <li><em>Pithecantropus pekinensis</em></li>
313 <li><em>Pithecantropus pekinensis</em></li>
314 <li><em>Homo neanderthalensis</em></li>
314 <li><em>Homo neanderthalensis</em></li>
315 <li><em>Homo rhodesiensis</em></li>
315 <li><em>Homo rhodesiensis</em></li>
316 <li><em>Homo cro magnon</em></li>
316 <li><em>Homo cro magnon</em></li>
317 </ul><p>Jenis manusia purba yang ditemukan di daratan Eropa ditunjukkan pada nomor ….</p>
317 </ul><p>Jenis manusia purba yang ditemukan di daratan Eropa ditunjukkan pada nomor ….</p>
318 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
318 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
319 <li>1, 3, dan 5</li>
319 <li>1, 3, dan 5</li>
320 <li>2, 3, dan 5</li>
320 <li>2, 3, dan 5</li>
321 <li>2, 4, dan 5</li>
321 <li>2, 4, dan 5</li>
322 <li>3, 4, dan 5</li>
322 <li>3, 4, dan 5</li>
323 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
323 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
324 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
324 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
325 <p>Berdasarkan jenis manusia purba tersebut, manusia purba yang ditemukan di dataran Eropa terdiri dari tiga jenis yaitu<em>Homo heidelbergensis</em>yang ditemukan di Kota Heidelberg, Jerman dan diperkirakan hidup sekitar 600.000 hingga 400.000 tahun yang lalu,<em>Homo neanderthalensis</em>yang ditemukan Dusseldorf, Jerman, dan<em>Homo cro magnon</em>yang fosilnya ditemukan di sekitar wilayah Dordogne, Prancis.</p>
325 <p>Berdasarkan jenis manusia purba tersebut, manusia purba yang ditemukan di dataran Eropa terdiri dari tiga jenis yaitu<em>Homo heidelbergensis</em>yang ditemukan di Kota Heidelberg, Jerman dan diperkirakan hidup sekitar 600.000 hingga 400.000 tahun yang lalu,<em>Homo neanderthalensis</em>yang ditemukan Dusseldorf, Jerman, dan<em>Homo cro magnon</em>yang fosilnya ditemukan di sekitar wilayah Dordogne, Prancis.</p>
326 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
326 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
327 <p><strong>Topik: Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia</strong></p>
327 <p><strong>Topik: Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia</strong></p>
328 <p><strong>Subtopik: Pengaruh Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia Terhadap Kehidupan Masa Kini</strong></p>
328 <p><strong>Subtopik: Pengaruh Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia Terhadap Kehidupan Masa Kini</strong></p>
329 <p><strong>4.</strong><strong>Perhatikan pernyataan berikut ini!</strong></p>
329 <p><strong>4.</strong><strong>Perhatikan pernyataan berikut ini!</strong></p>
330 <ol><li>Menjadi milik bersama dari kolektif tertentu</li>
330 <ol><li>Menjadi milik bersama dari kolektif tertentu</li>
331 <li>Penyebaran dan pewarisannya dilakukan secara lisan</li>
331 <li>Penyebaran dan pewarisannya dilakukan secara lisan</li>
332 <li>Bersifat anonim, artinya penciptanya tidak diketahui</li>
332 <li>Bersifat anonim, artinya penciptanya tidak diketahui</li>
333 <li>Hadir dalam versi-versi bahkan variasi yang berbeda</li>
333 <li>Hadir dalam versi-versi bahkan variasi yang berbeda</li>
334 <li>Bersifat tradisional, yakni disebarkan dalam bentuk relatif tetap atau standar</li>
334 <li>Bersifat tradisional, yakni disebarkan dalam bentuk relatif tetap atau standar</li>
335 </ol><p>Pernyataan tersebut merupakan ciri-ciri dari folklor. Berikut ini yang termasuk folklor setengah lisan adalah ….</p>
335 </ol><p>Pernyataan tersebut merupakan ciri-ciri dari folklor. Berikut ini yang termasuk folklor setengah lisan adalah ….</p>
336 <ol><li>mitos</li>
336 <ol><li>mitos</li>
337 <li>legenda</li>
337 <li>legenda</li>
338 <li>perhiasan</li>
338 <li>perhiasan</li>
339 <li>tarian rakyat</li>
339 <li>tarian rakyat</li>
340 <li>kerajinan tangan</li>
340 <li>kerajinan tangan</li>
341 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
341 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
342 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
342 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
343 <p>Folklor sering diidentikkan dengan tradisi dan kesenian yang berkembang pada zaman sejarah dan telah menyatu dalam kehidupan masyarakat. Dalam masyarakat Indonesia, setiap daerah, kelompok, suku, etnis, bangsa dan golongan agama, masing-masing mempunyai folklor nya sendiri. Folklor ialah kebudayaan manusia (kolektif) yang diwariskan secara turun-temurun, baik dalam bentuk lisan maupun gerak isyarat. Folklor terbagi dalam beberapa bentuk:</p>
343 <p>Folklor sering diidentikkan dengan tradisi dan kesenian yang berkembang pada zaman sejarah dan telah menyatu dalam kehidupan masyarakat. Dalam masyarakat Indonesia, setiap daerah, kelompok, suku, etnis, bangsa dan golongan agama, masing-masing mempunyai folklor nya sendiri. Folklor ialah kebudayaan manusia (kolektif) yang diwariskan secara turun-temurun, baik dalam bentuk lisan maupun gerak isyarat. Folklor terbagi dalam beberapa bentuk:</p>
344 <ul><li>folklor lisan, yaitu folklor yang bentuknya murni secara lisan, seperti puisi rakyat, teka-teki, Bahasa rakyat, mitos, legenda, dan dongeng,</li>
344 <ul><li>folklor lisan, yaitu folklor yang bentuknya murni secara lisan, seperti puisi rakyat, teka-teki, Bahasa rakyat, mitos, legenda, dan dongeng,</li>
345 <li>folklor setengah lisan, yaitu folklor yang bentuknya merupakan campuran unsur lisan dan unsur bukan lisan, seperti kepercayaan rakyat, permainan rakyat dan tarian rakyat, dan</li>
345 <li>folklor setengah lisan, yaitu folklor yang bentuknya merupakan campuran unsur lisan dan unsur bukan lisan, seperti kepercayaan rakyat, permainan rakyat dan tarian rakyat, dan</li>
346 <li>folklor bukan lisan, adalah folklor yang bentuknya bukan lisan, walaupun cara pembuatannya diajarkan secara lisan. Contohnya, kerajinan tangan, arsitektur rakyat, pakaian dan perhiasan.</li>
346 <li>folklor bukan lisan, adalah folklor yang bentuknya bukan lisan, walaupun cara pembuatannya diajarkan secara lisan. Contohnya, kerajinan tangan, arsitektur rakyat, pakaian dan perhiasan.</li>
347 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
347 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
348 <p><strong>Topik: Peradaban Awal Dunia</strong></p>
348 <p><strong>Topik: Peradaban Awal Dunia</strong></p>
349 <p><strong>Subtopik:<a>Peradaban Amerika Kuno</a></strong></p>
349 <p><strong>Subtopik:<a>Peradaban Amerika Kuno</a></strong></p>
350 <p><strong>5.</strong>Shamans merupakan sebutan bagi orang yang dapat menyembuhkan segala jenis penyakit yang terjadi pada masa Peradaban Maya. Tokoh ini mempunyai keunikan dalam proses menyembuhkan orang sakit, karena …. </p>
350 <p><strong>5.</strong>Shamans merupakan sebutan bagi orang yang dapat menyembuhkan segala jenis penyakit yang terjadi pada masa Peradaban Maya. Tokoh ini mempunyai keunikan dalam proses menyembuhkan orang sakit, karena …. </p>
351 <ol><li>mengandalkan kekuatan supranatural</li>
351 <ol><li>mengandalkan kekuatan supranatural</li>
352 <li>bersandar pada keahlian pengobatan ilmiah</li>
352 <li>bersandar pada keahlian pengobatan ilmiah</li>
353 <li>sudah mampu membuat obat-obatan berbahan kimia</li>
353 <li>sudah mampu membuat obat-obatan berbahan kimia</li>
354 <li>menggabungkan antara kekuatan supranatural dan sains</li>
354 <li>menggabungkan antara kekuatan supranatural dan sains</li>
355 <li>menggunakan obat-obatan herbal dalam proses menyembuhkan</li>
355 <li>menggunakan obat-obatan herbal dalam proses menyembuhkan</li>
356 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
356 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
357 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
357 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
358 <p>Pada bidang kesehatan, peradaban Maya mempunyai tokoh yang diberi nama<em>Shamans</em>yang bertugas untuk mengobati orang-orang sakit. Tokoh ini menggabungkan pengobatan secara sains dan kekuatan supranatural.<em>Shamans</em>dipercaya dapat menjadi penghubung antara dunia arwah dan manusia.</p>
358 <p>Pada bidang kesehatan, peradaban Maya mempunyai tokoh yang diberi nama<em>Shamans</em>yang bertugas untuk mengobati orang-orang sakit. Tokoh ini menggabungkan pengobatan secara sains dan kekuatan supranatural.<em>Shamans</em>dipercaya dapat menjadi penghubung antara dunia arwah dan manusia.</p>
359 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
359 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
360 <p>Mudah dipahami ‘kan? Itulah tadi berbagai soal dan pembahasan yang bisa kamu pakai sebagai latihan untuk menghadapi PAT (Penilaian Akhir Semester). Semoga berguna! Mau belajar lebih banyak materi dan latihan soal? Ada kok dalam bentuk video animasi. Kamu bisa tonton aja langsung di <a><strong>ruangbelajar!</strong></a></p>
360 <p>Mudah dipahami ‘kan? Itulah tadi berbagai soal dan pembahasan yang bisa kamu pakai sebagai latihan untuk menghadapi PAT (Penilaian Akhir Semester). Semoga berguna! Mau belajar lebih banyak materi dan latihan soal? Ada kok dalam bentuk video animasi. Kamu bisa tonton aja langsung di <a><strong>ruangbelajar!</strong></a></p>
361  
361