0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em><a>Artikel Biologi kelas 8</a>ini membahas tentang macam-macam organ pencernaan manusia, masing-masing fungsinya, serta cara sistem pencernaan manusia bekerja, mulai dari mulut, sampai ke anus.</em></p>
1
<blockquote><p><em><a>Artikel Biologi kelas 8</a>ini membahas tentang macam-macam organ pencernaan manusia, masing-masing fungsinya, serta cara sistem pencernaan manusia bekerja, mulai dari mulut, sampai ke anus.</em></p>
2
</blockquote><p>-</p>
2
</blockquote><p>-</p>
3
<p>Kita semua tahu ya, untuk mendapatkan sumber energi, kita perlu mengonsumsi makanan. Nah, tapi pernah nggak kepikiran, gimana ya semua makanan yang kamu konsumsi itu, bisa dicerna sama tubuh?</p>
3
<p>Kita semua tahu ya, untuk mendapatkan sumber energi, kita perlu mengonsumsi makanan. Nah, tapi pernah nggak kepikiran, gimana ya semua makanan yang kamu konsumsi itu, bisa dicerna sama tubuh?</p>
4
<p>Padahal, kalo kita masukin makanan ke mulut nih, itu bentuknya masih berupa makanan utuh. Makan donat ya bentuknya kayak huruf ‘O’, tapi ketika udah dicerna, bentuk fesesnya beda?</p>
4
<p>Padahal, kalo kita masukin makanan ke mulut nih, itu bentuknya masih berupa makanan utuh. Makan donat ya bentuknya kayak huruf ‘O’, tapi ketika udah dicerna, bentuk fesesnya beda?</p>
5
<p>Nah, ternyata, itu terjadi karena adanya<strong>sistem pencernaan</strong>di dalam tubuh kita, atau bisa juga disebut sistem gastrointestinal. Sistem pencernaan sendiri adalah serangkaian organ yang memiliki fungsi untuk mencerna makanan. Jadi, ada beberapa organ tubuh yang melakukan proses pengolahan makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap oleh tubuh.</p>
5
<p>Nah, ternyata, itu terjadi karena adanya<strong>sistem pencernaan</strong>di dalam tubuh kita, atau bisa juga disebut sistem gastrointestinal. Sistem pencernaan sendiri adalah serangkaian organ yang memiliki fungsi untuk mencerna makanan. Jadi, ada beberapa organ tubuh yang melakukan proses pengolahan makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap oleh tubuh.</p>
6
<p>Ada<strong>10 macam organ sistem pencernaan manusia</strong>, yaitu<strong>mulut, tenggorokan (faring), kerongkongan (esofagus), lambung, pankreas, hati, empedu, usus halus, usus besar, dan anus</strong>. Lalu, bagaimana ya tepatnya proses pencernaan makanan itu terjadi, serta apa peran masing-masing organ pencernaan tersebut? Kita coba cari tau lewat artikel ini, yuk!</p>
6
<p>Ada<strong>10 macam organ sistem pencernaan manusia</strong>, yaitu<strong>mulut, tenggorokan (faring), kerongkongan (esofagus), lambung, pankreas, hati, empedu, usus halus, usus besar, dan anus</strong>. Lalu, bagaimana ya tepatnya proses pencernaan makanan itu terjadi, serta apa peran masing-masing organ pencernaan tersebut? Kita coba cari tau lewat artikel ini, yuk!</p>
7
<h2>Macam-Macam Proses Pencernaan Manusia</h2>
7
<h2>Macam-Macam Proses Pencernaan Manusia</h2>
8
<p>Oke, kita mulai dari proses pencernaan manusia dulu, ya. Gimana sih yang tadinya makanan utuh, bisa dicerna menjadi energi yang berguna bagi tubuh kita?</p>
8
<p>Oke, kita mulai dari proses pencernaan manusia dulu, ya. Gimana sih yang tadinya makanan utuh, bisa dicerna menjadi energi yang berguna bagi tubuh kita?</p>
9
<p>Secara umum, proses pencernaan manusia terdiri dari 2 jenis, yaitu<strong>proses pencernaan mekanis dan proses pencernaan kimiawi</strong>. Berikut perbedaannya:</p>
9
<p>Secara umum, proses pencernaan manusia terdiri dari 2 jenis, yaitu<strong>proses pencernaan mekanis dan proses pencernaan kimiawi</strong>. Berikut perbedaannya:</p>
10
<h3><strong>1. Proses Pencernaan Mekanik</strong></h3>
10
<h3><strong>1. Proses Pencernaan Mekanik</strong></h3>
11
<p>Proses pencernaan mekanik adalah proses pencernaan makanan yang dilakukan dengan gerakan-gerakan, seperti mengunyah, menelan, memompa, menghancurkan, dan meremas makanan. Pencernaan mekanik bertujuan untuk mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil, agar lebih mudah diproses di dalam tubuh.</p>
11
<p>Proses pencernaan mekanik adalah proses pencernaan makanan yang dilakukan dengan gerakan-gerakan, seperti mengunyah, menelan, memompa, menghancurkan, dan meremas makanan. Pencernaan mekanik bertujuan untuk mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil, agar lebih mudah diproses di dalam tubuh.</p>
12
<p>Proses pencernaan mekanik terjadi di dalam<strong>mulut</strong><strong>dan lambung</strong>, tepatnya ketika makanan dihaluskan oleh gerakan otot-otot lambung.</p>
12
<p>Proses pencernaan mekanik terjadi di dalam<strong>mulut</strong><strong>dan lambung</strong>, tepatnya ketika makanan dihaluskan oleh gerakan otot-otot lambung.</p>
13
<h3><strong>2. Proses Pencernaan Kimiawi</strong></h3>
13
<h3><strong>2. Proses Pencernaan Kimiawi</strong></h3>
14
<p>Sementara itu, proses pencernaan kimiawi adalah proses pencernaan makanan yang melibatkan enzim. Pencernaan kimiawi ini bertujuan untuk mengubah partikel makanan yang kecil-kecil menjadi bentuk yang siap diserap oleh tubuh.</p>
14
<p>Sementara itu, proses pencernaan kimiawi adalah proses pencernaan makanan yang melibatkan enzim. Pencernaan kimiawi ini bertujuan untuk mengubah partikel makanan yang kecil-kecil menjadi bentuk yang siap diserap oleh tubuh.</p>
15
<p>Proses pencernaan kimiawi terjadi di<strong>mulut, kerongkongan, lambung, hati, pankreas, empedu, dan usus</strong>.</p>
15
<p>Proses pencernaan kimiawi terjadi di<strong>mulut, kerongkongan, lambung, hati, pankreas, empedu, dan usus</strong>.</p>
16
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Organ Sistem Pernapasan Manusia dan Fungsinya</a></strong></p>
16
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Organ Sistem Pernapasan Manusia dan Fungsinya</a></strong></p>
17
<h2>Macam-Macam Organ Pencernaan Manusia</h2>
17
<h2>Macam-Macam Organ Pencernaan Manusia</h2>
18
<p>Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sistem pencernaan melibatkan serangkaian organ pencernaan.<strong>Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut dan berakhir di anus</strong>. Berikut adalah ilustrasi gambar sistem pencernaan di dalam tubuh manusia:</p>
18
<p>Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sistem pencernaan melibatkan serangkaian organ pencernaan.<strong>Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut dan berakhir di anus</strong>. Berikut adalah ilustrasi gambar sistem pencernaan di dalam tubuh manusia:</p>
19
<p>Yuk, bahas satu per satu masing-masing organ pencernaan dan fungsinya!</p>
19
<p>Yuk, bahas satu per satu masing-masing organ pencernaan dan fungsinya!</p>
20
<h3>1. Mulut</h3>
20
<h3>1. Mulut</h3>
21
<p>Mulut berfungsi sebagai tempat masuknya makanan dan dimulainya proses pencernaan. Ini karena di dalam mulut, terjadi pencernaan secara mekanik oleh gigi dan pencernaan kimiawi oleh enzim amilase.</p>
21
<p>Mulut berfungsi sebagai tempat masuknya makanan dan dimulainya proses pencernaan. Ini karena di dalam mulut, terjadi pencernaan secara mekanik oleh gigi dan pencernaan kimiawi oleh enzim amilase.</p>
22
<p>Gigi berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga memudahkan enzim amilase bekerja. Enzim amilase lalu akan menguraikan kandungan pati atau amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat diserap tubuh.</p>
22
<p>Gigi berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga memudahkan enzim amilase bekerja. Enzim amilase lalu akan menguraikan kandungan pati atau amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat diserap tubuh.</p>
23
<p>Nah, enzim amilase diproduksi oleh kelenjar ludah. Selain itu, di mulut juga ada lidah yang akan mengaduk makanan, sehingga bisa bercampur dengan enzim amilase. Berikut gambar anatomi atau bagian-bagian mulut pada sistem pencernaan manusia:</p>
23
<p>Nah, enzim amilase diproduksi oleh kelenjar ludah. Selain itu, di mulut juga ada lidah yang akan mengaduk makanan, sehingga bisa bercampur dengan enzim amilase. Berikut gambar anatomi atau bagian-bagian mulut pada sistem pencernaan manusia:</p>
24
<p><strong>Baca Juga:<a>Kenapa Mulut Berbau Tak Sedap Saat Berpuasa? Ini Penyebabnya!</a></strong></p>
24
<p><strong>Baca Juga:<a>Kenapa Mulut Berbau Tak Sedap Saat Berpuasa? Ini Penyebabnya!</a></strong></p>
25
<h3>2. Tenggorokan dan Kerongkongan</h3>
25
<h3>2. Tenggorokan dan Kerongkongan</h3>
26
<p>Tenggorokan (faring) merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut ke kerongkongan (esofagus). Makanan yang ditelan dari mulut, kemudian masuk melalui tenggorokan, dan diteruskan ke kerongkongan. Pada dinding kerongkongan, terjadi<strong>gerakan</strong><strong><em>peristaltik</em></strong>, yaitu<strong>gerakan meremas-remas yang mendorong makanan menuju lambung.</strong></p>
26
<p>Tenggorokan (faring) merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut ke kerongkongan (esofagus). Makanan yang ditelan dari mulut, kemudian masuk melalui tenggorokan, dan diteruskan ke kerongkongan. Pada dinding kerongkongan, terjadi<strong>gerakan</strong><strong><em>peristaltik</em></strong>, yaitu<strong>gerakan meremas-remas yang mendorong makanan menuju lambung.</strong></p>
27
<p>Agar kamu lebih mudah mengetahui letak tenggorokan (faring) dan kerongkongan (esofagus), kamu bisa melihat gambar di bawah ini ya!</p>
27
<p>Agar kamu lebih mudah mengetahui letak tenggorokan (faring) dan kerongkongan (esofagus), kamu bisa melihat gambar di bawah ini ya!</p>
28
<h3>3. Lambung</h3>
28
<h3>3. Lambung</h3>
29
<p>Sistem pencernaan pada manusia selanjutnya adalah lambung. Di lambung, terjadi pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi. Pencernaan mekanik di lambung terjadi saat makanan dihaluskan kembali oleh otot-otot lambung.</p>
29
<p>Sistem pencernaan pada manusia selanjutnya adalah lambung. Di lambung, terjadi pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi. Pencernaan mekanik di lambung terjadi saat makanan dihaluskan kembali oleh otot-otot lambung.</p>
30
<p>Sementara itu, makanan akan mengalami pencernaan kimiawi karena dicerna oleh enzim dalam getah lambung. Getah lambung ini dihasilkan dari sel kelenjar dinding lambung. Nah, getah lambung terdiri dari:</p>
30
<p>Sementara itu, makanan akan mengalami pencernaan kimiawi karena dicerna oleh enzim dalam getah lambung. Getah lambung ini dihasilkan dari sel kelenjar dinding lambung. Nah, getah lambung terdiri dari:</p>
31
<ul><li><strong>Pepsin</strong>: enzim yang fungsinya memecah protein menjadi asam amino.</li>
31
<ul><li><strong>Pepsin</strong>: enzim yang fungsinya memecah protein menjadi asam amino.</li>
32
<li><strong>Renin</strong>: enzim yang fungsinya mengubah protein menjadi kasein.</li>
32
<li><strong>Renin</strong>: enzim yang fungsinya mengubah protein menjadi kasein.</li>
33
<li><strong>Asam Klorida (HCl)</strong>: asam yang berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri pada makananan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.</li>
33
<li><strong>Asam Klorida (HCl)</strong>: asam yang berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri pada makananan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.</li>
34
</ul><p>Lambung terdiri dari beberapa bagian, yaitu fundus, badan lambung, kardiak, pilorus, dan otot sfingter. Masing-masing bagian lambung ini punya fungsi khusus. Berikut rinciannya:</p>
34
</ul><p>Lambung terdiri dari beberapa bagian, yaitu fundus, badan lambung, kardiak, pilorus, dan otot sfingter. Masing-masing bagian lambung ini punya fungsi khusus. Berikut rinciannya:</p>
35
<p>Jadi, secara keseluruhan, fungsi lambung di antaranya untuk:</p>
35
<p>Jadi, secara keseluruhan, fungsi lambung di antaranya untuk:</p>
36
<ol><li>Mencerna protein,</li>
36
<ol><li>Mencerna protein,</li>
37
<li>Menyimpan makanan (selama 2-5 jam), dan</li>
37
<li>Menyimpan makanan (selama 2-5 jam), dan</li>
38
<li>Mematikan mikroorgansime berbahaya yang ada di lambung karena ada asam lambung.</li>
38
<li>Mematikan mikroorgansime berbahaya yang ada di lambung karena ada asam lambung.</li>
39
</ol><p>Setelah melalui pencernaan di lambung, makanan akan perlahan-perlahan didorong masuk ke usus halus.</p>
39
</ol><p>Setelah melalui pencernaan di lambung, makanan akan perlahan-perlahan didorong masuk ke usus halus.</p>
40
<p><strong>Baca Juga:<a>Lambung Manusia Bisa Menghancurkan Silet, Mitos Atau Fakta?</a></strong></p>
40
<p><strong>Baca Juga:<a>Lambung Manusia Bisa Menghancurkan Silet, Mitos Atau Fakta?</a></strong></p>
41
<h3>4. Pankreas, Hati, dan Empedu</h3>
41
<h3>4. Pankreas, Hati, dan Empedu</h3>
42
<p>Hati adalah organ pelengkap dalam sistem pencernaan karena akan membentuk cairan empedu yang diperlukan dalam proses pencernaan lemak. Cairan empedu ini berwarna kuning kehijauan yang mengandung garam, kolesterol, dan lesitin. Cairan empedu tersebut, lalu akan ditampung di kantung empedu, sebelum digunakan di usus halus.</p>
42
<p>Hati adalah organ pelengkap dalam sistem pencernaan karena akan membentuk cairan empedu yang diperlukan dalam proses pencernaan lemak. Cairan empedu ini berwarna kuning kehijauan yang mengandung garam, kolesterol, dan lesitin. Cairan empedu tersebut, lalu akan ditampung di kantung empedu, sebelum digunakan di usus halus.</p>
43
<p>Jadi, kantung empedu fungsinya menyalurkan empedu ke usus halus, ya. Kalau hati berfungsi untuk menghasilkan empedu.</p>
43
<p>Jadi, kantung empedu fungsinya menyalurkan empedu ke usus halus, ya. Kalau hati berfungsi untuk menghasilkan empedu.</p>
44
<p>Nah, kalau pankreas berfungsi untuk memproduksi enzim pencernaan untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak di usus halus. Selain itu, pankreas juga akan menghasilkan senyawa bikarbonat, yang akan menetralkan makanan dari lambung yang sifatnya asam, sehingga tidak melukai dinding usus halus.</p>
44
<p>Nah, kalau pankreas berfungsi untuk memproduksi enzim pencernaan untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak di usus halus. Selain itu, pankreas juga akan menghasilkan senyawa bikarbonat, yang akan menetralkan makanan dari lambung yang sifatnya asam, sehingga tidak melukai dinding usus halus.</p>
45
<p>Di bawah ini ada gambar letak pankreas, hati, dan kantung empedu dalam tubuh manusia.</p>
45
<p>Di bawah ini ada gambar letak pankreas, hati, dan kantung empedu dalam tubuh manusia.</p>
46
<h3>5. Usus Halus</h3>
46
<h3>5. Usus Halus</h3>
47
<p>Selanjutnya, usus halus merupakan organ pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. Bentuknya berupa saluran dengan panjang sekitar 670 cm sampai 760 cm. Nah, usus halus bisa dibedakan lagi menjadi 3 bagian, yaitu<strong>duodenum, jejunum, dan ileum</strong>.</p>
47
<p>Selanjutnya, usus halus merupakan organ pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. Bentuknya berupa saluran dengan panjang sekitar 670 cm sampai 760 cm. Nah, usus halus bisa dibedakan lagi menjadi 3 bagian, yaitu<strong>duodenum, jejunum, dan ileum</strong>.</p>
48
<p>Duodenum atau usus dua belas jari berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan secara kimiawi. Caranya, makanan dari lambung yang masuk ke duodenum akan dinetralkan dulu oleh senyawa bikarbonat dari pankreas. Lalu, lanjut dicerna menggunakan enzim amilase, lipase, dan tripsin dari pankreas, serta enzim maltase yang dihasilkan usus halus itu sendiri.</p>
48
<p>Duodenum atau usus dua belas jari berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan secara kimiawi. Caranya, makanan dari lambung yang masuk ke duodenum akan dinetralkan dulu oleh senyawa bikarbonat dari pankreas. Lalu, lanjut dicerna menggunakan enzim amilase, lipase, dan tripsin dari pankreas, serta enzim maltase yang dihasilkan usus halus itu sendiri.</p>
49
<p>Baca Juga:<a>Mengenal Perbedaan Sistem Organ dan Organisme Beserta Ciri-Cirinya</a></p>
49
<p>Baca Juga:<a>Mengenal Perbedaan Sistem Organ dan Organisme Beserta Ciri-Cirinya</a></p>
50
<p>Amilase akan memecah amilum jadi maltosa. Maltosanya lalu lanjut dipecah jadi glukosa oleh enzim maltase. Kalau lipase memecah lemak jadi asam lemak dan gliserol. Ini dilakukan dengan bantuan empedu ya, yang akan mengemulsikan lemak sehingga enzim lipase bisa bekerja. Sementara itu, tripsin akan memecah pepton jadi asam amino.</p>
50
<p>Amilase akan memecah amilum jadi maltosa. Maltosanya lalu lanjut dipecah jadi glukosa oleh enzim maltase. Kalau lipase memecah lemak jadi asam lemak dan gliserol. Ini dilakukan dengan bantuan empedu ya, yang akan mengemulsikan lemak sehingga enzim lipase bisa bekerja. Sementara itu, tripsin akan memecah pepton jadi asam amino.</p>
51
<p>Nah, glukosa, asam lemak, gliserol, dan asam amino tadi merupakan bentuk zat gizi sederhana yang siap diserap tubuh. Penyerapannya terjadi di bagian usus halus berikutnya yaitu jejunum dan ileum.</p>
51
<p>Nah, glukosa, asam lemak, gliserol, dan asam amino tadi merupakan bentuk zat gizi sederhana yang siap diserap tubuh. Penyerapannya terjadi di bagian usus halus berikutnya yaitu jejunum dan ileum.</p>
52
<p>Berarti, jejunum (usus kosong) dan ileum (usus penyerapan) sama-sama berfungsi sebagai tempat penyerapan sari makanan atau zat gizi sederhana. Makanya, strukturnya dipenuhi vili atau jonjot usus yang berfungsi memperluas area penyerapan sari makanan.</p>
52
<p>Berarti, jejunum (usus kosong) dan ileum (usus penyerapan) sama-sama berfungsi sebagai tempat penyerapan sari makanan atau zat gizi sederhana. Makanya, strukturnya dipenuhi vili atau jonjot usus yang berfungsi memperluas area penyerapan sari makanan.</p>
53
<p>Berikut adalah gambar bagian-bagian usus halus, meliputi duodenum, jejunum, dan ileum:</p>
53
<p>Berikut adalah gambar bagian-bagian usus halus, meliputi duodenum, jejunum, dan ileum:</p>
54
<h3>6. Usus Besar</h3>
54
<h3>6. Usus Besar</h3>
55
<p>Usus besar adalah organ pencernaan yang terhubung dengan usus halus. Sisa makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap tubuh, lalu akan diteruskan ke usus besar. Ini karena usus besar berfungsi untuk membusukkan sisa makanan tadi dan mengubahnya menjadi feses, dengan dibantu oleh bakteri Escherichia coli.</p>
55
<p>Usus besar adalah organ pencernaan yang terhubung dengan usus halus. Sisa makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap tubuh, lalu akan diteruskan ke usus besar. Ini karena usus besar berfungsi untuk membusukkan sisa makanan tadi dan mengubahnya menjadi feses, dengan dibantu oleh bakteri Escherichia coli.</p>
56
<p>Nah, di usus besar terdapat beberapa bagian, yaitu:</p>
56
<p>Nah, di usus besar terdapat beberapa bagian, yaitu:</p>
57
<ol><li><strong>Kolon,</strong>sebagai tempat pemadatan feses atau penyerapan kembali air dari zat sisa makanan.</li>
57
<ol><li><strong>Kolon,</strong>sebagai tempat pemadatan feses atau penyerapan kembali air dari zat sisa makanan.</li>
58
<li><strong>Rektum,</strong>sebagai tempat menyimpan feses sementara waktu.</li>
58
<li><strong>Rektum,</strong>sebagai tempat menyimpan feses sementara waktu.</li>
59
</ol><p>Selain itu, ada pula<strong>umbai cacing</strong>, yaitu bagian yang berbentuk memanjang seperti cacing. Bagian ini bisa membengkak jika ada sisa makanan yang tersumbat di dalamnya, lalu menimbulkan penyakit usus buntu. Berikut gambar bagian-bagian usus besar yang bisa kamu perhatikan!</p>
59
</ol><p>Selain itu, ada pula<strong>umbai cacing</strong>, yaitu bagian yang berbentuk memanjang seperti cacing. Bagian ini bisa membengkak jika ada sisa makanan yang tersumbat di dalamnya, lalu menimbulkan penyakit usus buntu. Berikut gambar bagian-bagian usus besar yang bisa kamu perhatikan!</p>
60
<h3>7. Rektum dan Anus</h3>
60
<h3>7. Rektum dan Anus</h3>
61
<p>Sebelum feses dikeluarkan dari tubuh melalui anus, feses akan disimpan terlebih dulu di dalam<strong>rektum</strong>. Di rektum ini, sensor akan mengirimkan sinyal ke otak untuk memutuskan apakah feses peru dikeluarkan atau tidak.</p>
61
<p>Sebelum feses dikeluarkan dari tubuh melalui anus, feses akan disimpan terlebih dulu di dalam<strong>rektum</strong>. Di rektum ini, sensor akan mengirimkan sinyal ke otak untuk memutuskan apakah feses peru dikeluarkan atau tidak.</p>
62
<p>Jika, feses perlu dikeluarkan,<strong>anus akan berfungsi sebagai tempat untuk membuang feses atau zat sisa makanan</strong>tersebut. Kemudian, otot anus berfungsi menahan dan menjaga feses agar tidak keluar dari rektum sebelum saatnya.</p>
62
<p>Jika, feses perlu dikeluarkan,<strong>anus akan berfungsi sebagai tempat untuk membuang feses atau zat sisa makanan</strong>tersebut. Kemudian, otot anus berfungsi menahan dan menjaga feses agar tidak keluar dari rektum sebelum saatnya.</p>
63
<p>Baca Juga:<a>Mengenal Organ Sistem Ekskresi Manusia: Paru-Paru, Hati, Kulit</a></p>
63
<p>Baca Juga:<a>Mengenal Organ Sistem Ekskresi Manusia: Paru-Paru, Hati, Kulit</a></p>
64
<h2>Macam-Macam Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia</h2>
64
<h2>Macam-Macam Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia</h2>
65
<p>Oke, setelah mengetahui macam-macam organ dan sistem pencernaan manusia, kita bisa tahu nih, kalau organ-organ tersebut punya peran yang sangat penting. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan organ pencernaan, supaya tidak menjadi penyakit yang mengganggu aktivitas kita.</p>
65
<p>Oke, setelah mengetahui macam-macam organ dan sistem pencernaan manusia, kita bisa tahu nih, kalau organ-organ tersebut punya peran yang sangat penting. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan organ pencernaan, supaya tidak menjadi penyakit yang mengganggu aktivitas kita.</p>
66
<p>Nah, berikut ini, ada beberapa penyakit atau gangguan sistem pencernaan yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti bakteri pada makanan, stress, atau infeksi. Contoh gangguan sistem pencernaan pada manusia, di antaranya:</p>
66
<p>Nah, berikut ini, ada beberapa penyakit atau gangguan sistem pencernaan yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti bakteri pada makanan, stress, atau infeksi. Contoh gangguan sistem pencernaan pada manusia, di antaranya:</p>
67
<ul><li>Sariawan: disebabkan oleh luka tergigit, kekurangan vitamin C, dll.</li>
67
<ul><li>Sariawan: disebabkan oleh luka tergigit, kekurangan vitamin C, dll.</li>
68
<li>Konstipasi (sembelit): kesukaran dalam proses defekasi (buang air Abesar).</li>
68
<li>Konstipasi (sembelit): kesukaran dalam proses defekasi (buang air Abesar).</li>
69
<li>Diare: feses yang sangat cair akibat peristaltik terlalu cepat.</li>
69
<li>Diare: feses yang sangat cair akibat peristaltik terlalu cepat.</li>
70
<li>Apendisitis: radang usus buntu.</li>
70
<li>Apendisitis: radang usus buntu.</li>
71
<li>Peritonitis: infeksi pada rongga perut.</li>
71
<li>Peritonitis: infeksi pada rongga perut.</li>
72
<li>Sirosis hati: radang pada hati.</li>
72
<li>Sirosis hati: radang pada hati.</li>
73
</ul><p>Selain penyakit-penyakit di atas, masih banyak gangguan pencernaan lainnya. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak, kamu bisa coba baca di artikel di bawah ini, ya!</p>
73
</ul><p>Selain penyakit-penyakit di atas, masih banyak gangguan pencernaan lainnya. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak, kamu bisa coba baca di artikel di bawah ini, ya!</p>
74
<p>Baca Juga:<a>Apa Saja Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia?</a></p>
74
<p>Baca Juga:<a>Apa Saja Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia?</a></p>
75
<p>-</p>
75
<p>-</p>
76
<p>Nah, itulah penjelasan ringkas mengenai materi sistem pencernaan manusia di dalam tubuh. Adanya pengetahuan tentang organ sistem pencernaan, dapat menjadikan diri kita untuk selalu berhati-hati. Makanan yang sehat, bersih, dan bergizi adalah parameter yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh.<em>So</em>, jaga selalu organ pencernaan kalian ya guysss!!!!!</p>
76
<p>Nah, itulah penjelasan ringkas mengenai materi sistem pencernaan manusia di dalam tubuh. Adanya pengetahuan tentang organ sistem pencernaan, dapat menjadikan diri kita untuk selalu berhati-hati. Makanan yang sehat, bersih, dan bergizi adalah parameter yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh.<em>So</em>, jaga selalu organ pencernaan kalian ya guysss!!!!!</p>
77
<p>Kalau kamu merasa materi ini kurang membantu, kamu bisa belajar lebih lengkap lagi di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>. Di sana, kamu bisa belajar melalui video interaktif, dan didukung oleh beragam fitur untuk membantumu mudah kuasai materi. Yuk, download aplikasinya sekarang!</p>
77
<p>Kalau kamu merasa materi ini kurang membantu, kamu bisa belajar lebih lengkap lagi di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>. Di sana, kamu bisa belajar melalui video interaktif, dan didukung oleh beragam fitur untuk membantumu mudah kuasai materi. Yuk, download aplikasinya sekarang!</p>
78
<p>Referensi:</p>
78
<p>Referensi:</p>
79
<p>Eureka Pendidikan. “Materi Sistem Pencernaan Manusia”. https://eurekapendidikan.com/materi-sistem-pencernaan-manusia. Diakses 21 April 2021.</p>
79
<p>Eureka Pendidikan. “Materi Sistem Pencernaan Manusia”. https://eurekapendidikan.com/materi-sistem-pencernaan-manusia. Diakses 21 April 2021.</p>
80
<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII SMP/MTS Edisi Revisi 2017. Jakarta: Balitbang Kemendikbud.</p>
80
<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VIII SMP/MTS Edisi Revisi 2017. Jakarta: Balitbang Kemendikbud.</p>
81
81