0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<p>Tahukah kamu, mengapa organ di dalam perut kita tetap berada di dalam posisinya dan tidak “jatuh”, meskipun kita melompat? Hal ini disebabkan<strong>organ dalam perut kita dibungkus oleh jaringan ikat</strong>. Apa itu jaringan ikat dan apa saja ya struktur dan fungsi jaringan ikat di dalam tubuh kita? Simak artikel ini ya!</p>
1
<p>Tahukah kamu, mengapa organ di dalam perut kita tetap berada di dalam posisinya dan tidak “jatuh”, meskipun kita melompat? Hal ini disebabkan<strong>organ dalam perut kita dibungkus oleh jaringan ikat</strong>. Apa itu jaringan ikat dan apa saja ya struktur dan fungsi jaringan ikat di dalam tubuh kita? Simak artikel ini ya!</p>
2
<p> Jaringan ikat. (Sumber: sciencedirect.com)</p>
2
<p> Jaringan ikat. (Sumber: sciencedirect.com)</p>
3
<p>Seperti namanya, fungsi jaringan ikat adalah untuk <strong>mengikat atau menyokong antarjaringan atau antarorgan.</strong></p>
3
<p>Seperti namanya, fungsi jaringan ikat adalah untuk <strong>mengikat atau menyokong antarjaringan atau antarorgan.</strong></p>
4
<p>Jaringan ikat ini disusun oleh berbagai<strong>sel dan serabut/serat.</strong>Supaya lebih mudah, perhatikan gambar berikut:</p>
4
<p>Jaringan ikat ini disusun oleh berbagai<strong>sel dan serabut/serat.</strong>Supaya lebih mudah, perhatikan gambar berikut:</p>
5
<p>Nah, setelah Squad mengetahui apa saja sel dan serabut penyusun jaringan ikat tersebut, kita akan lanjut membahas tentang jenis-jenis jaringan ikat. Secara umum, jaringan ikat dibagi menjadi 3 jenis;</p>
5
<p>Nah, setelah Squad mengetahui apa saja sel dan serabut penyusun jaringan ikat tersebut, kita akan lanjut membahas tentang jenis-jenis jaringan ikat. Secara umum, jaringan ikat dibagi menjadi 3 jenis;</p>
6
<ol><li><strong>Jaringan ikat sejati</strong></li>
6
<ol><li><strong>Jaringan ikat sejati</strong></li>
7
<li><strong>Jaringan ikat cair</strong></li>
7
<li><strong>Jaringan ikat cair</strong></li>
8
<li><strong>Jaringan ikat penyokong</strong></li>
8
<li><strong>Jaringan ikat penyokong</strong></li>
9
</ol><h2><strong>1. Jaringan Ikat Sejati</strong></h2>
9
</ol><h2><strong>1. Jaringan Ikat Sejati</strong></h2>
10
<p><strong>Jaringan ikat sejati terdiri atas jaringan ikat longgar dan jaringan ikat padat.</strong>Jaringan ikat longgar mempunyai komponen penyusun sel yang lebih banyak dibanding serabut/serat. Jaringan ikat longgar berfungsi untuk membungkus organ tubuh, pembuluh darah, dan saraf. Adapun salah satu contoh jaringan ikat longgar adalah mesenterium, yaitu selaput pembungkus organ dalam perut.</p>
10
<p><strong>Jaringan ikat sejati terdiri atas jaringan ikat longgar dan jaringan ikat padat.</strong>Jaringan ikat longgar mempunyai komponen penyusun sel yang lebih banyak dibanding serabut/serat. Jaringan ikat longgar berfungsi untuk membungkus organ tubuh, pembuluh darah, dan saraf. Adapun salah satu contoh jaringan ikat longgar adalah mesenterium, yaitu selaput pembungkus organ dalam perut.</p>
11
<p> Mesenterium (Sumber: mayoclinic.org)</p>
11
<p> Mesenterium (Sumber: mayoclinic.org)</p>
12
<ul><li><strong>Baca juga:<a>Komposisi Sel Darah dan Proses Penyembuhan Luka</a></strong></li>
12
<ul><li><strong>Baca juga:<a>Komposisi Sel Darah dan Proses Penyembuhan Luka</a></strong></li>
13
</ul><p>Di sisi lain, j<strong>aringan ikat padat merupakan jaringan ikat yang komponen penyusun selnya lebih sedikit dibandingkan serabut/seratnya.</strong>Jaringan ikat padat terbagi menjadi dua:</p>
13
</ul><p>Di sisi lain, j<strong>aringan ikat padat merupakan jaringan ikat yang komponen penyusun selnya lebih sedikit dibandingkan serabut/seratnya.</strong>Jaringan ikat padat terbagi menjadi dua:</p>
14
<ol><li><strong>Jaringan ikat padat teratur:</strong>Contohnya tendon (penghubung antara tulang dan otot), serta ligamen (penghubung tulang dan tulang)</li>
14
<ol><li><strong>Jaringan ikat padat teratur:</strong>Contohnya tendon (penghubung antara tulang dan otot), serta ligamen (penghubung tulang dan tulang)</li>
15
<li><strong>Jaringan ikat padat tidak teratur:</strong>Contohnya fasia (selaput pembungkus otot).</li>
15
<li><strong>Jaringan ikat padat tidak teratur:</strong>Contohnya fasia (selaput pembungkus otot).</li>
16
</ol><h2><strong>2. Jaringan Ikat Cair</strong></h2>
16
</ol><h2><strong>2. Jaringan Ikat Cair</strong></h2>
17
<p>Berbeda dengan jaringan ikat padat, jaringan ikat cair terdiri dari<strong>jaringan darah dan limfa.</strong>Jaringan darah berperan dalam proses transportasi dan sebagai sistem kekebalan tubuh. Sementara jaringan limfa berperan dalam sistem imunitas tubuh.</p>
17
<p>Berbeda dengan jaringan ikat padat, jaringan ikat cair terdiri dari<strong>jaringan darah dan limfa.</strong>Jaringan darah berperan dalam proses transportasi dan sebagai sistem kekebalan tubuh. Sementara jaringan limfa berperan dalam sistem imunitas tubuh.</p>
18
<h2><strong>3. Jaringan Ikat Penyokong</strong></h2>
18
<h2><strong>3. Jaringan Ikat Penyokong</strong></h2>
19
<p><strong>Jaringan ikat penyokong adalah jaringan ikat yang berperan dalam membentuk dan menyokong tubuh.</strong>Jaringan ini terdiri dari tulang rawan dan tulang keras.</p>
19
<p><strong>Jaringan ikat penyokong adalah jaringan ikat yang berperan dalam membentuk dan menyokong tubuh.</strong>Jaringan ini terdiri dari tulang rawan dan tulang keras.</p>
20
<p><strong>Jaringan tulang rawan:</strong>Tersusun oleh sel kondrosit. Terdapat 3 macam jaringan rawan, yaitu hialin, elastin, dan fibrosa.</p>
20
<p><strong>Jaringan tulang rawan:</strong>Tersusun oleh sel kondrosit. Terdapat 3 macam jaringan rawan, yaitu hialin, elastin, dan fibrosa.</p>
21
<p><strong>Jaringan tulang keras:</strong>Tersusun oleh sel osteosit. Dan terdiri dari tulang kompak dan tulang berongga.</p>
21
<p><strong>Jaringan tulang keras:</strong>Tersusun oleh sel osteosit. Dan terdiri dari tulang kompak dan tulang berongga.</p>
22
<p>Bagaimana, Squad. Sudah lebih paham, kan, mengenai jaringan ikat yang ada di dalam tubuh kita. Kalau kamu ingin memelajari dengan cara menonton video-video menarik lengkap dengan animasi, segera gunakan<strong><a>ruangbelajar!</a></strong></p>
22
<p>Bagaimana, Squad. Sudah lebih paham, kan, mengenai jaringan ikat yang ada di dalam tubuh kita. Kalau kamu ingin memelajari dengan cara menonton video-video menarik lengkap dengan animasi, segera gunakan<strong><a>ruangbelajar!</a></strong></p>
23
<p><strong>Referensi:</strong></p>
23
<p><strong>Referensi:</strong></p>
24
<p>Irnaningtyas, Istiadi Y. (2016). Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kurikulum 2013 yang Disempurnakan Edisi Revisi. Erlangga: Jakarta.</p>
24
<p>Irnaningtyas, Istiadi Y. (2016). Biologi untuk SMA/MA Kelas XI Kurikulum 2013 yang Disempurnakan Edisi Revisi. Erlangga: Jakarta.</p>
25
<p><strong>Sumber foto:</strong></p>
25
<p><strong>Sumber foto:</strong></p>
26
<p>Foto ‘Jaringan Ikat’ [daring] Tautan: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2666351120300553</p>
26
<p>Foto ‘Jaringan Ikat’ [daring] Tautan: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2666351120300553</p>
27
<p>Foto ‘Mesenterium’ [daring] Tautan: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mesenteric-lymphadenitis/symptoms-causes/syc-20353799</p>
27
<p>Foto ‘Mesenterium’ [daring] Tautan: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mesenteric-lymphadenitis/symptoms-causes/syc-20353799</p>
28
<p><em>Artikel ini diperbarui pada 15 Desember 2020.</em></p>
28
<p><em>Artikel ini diperbarui pada 15 Desember 2020.</em></p>
29
29