HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p><em>Hai</em>! Sebelumnya, kita sudah membahas mengenai<strong>ingkaran dan konjungsi</strong>yang merupakan kata penghubung dalam kalimat majemuk pada logika matematika SMA. Apa kamu sudah menyimak materi tersebut?<em>Nah</em>, ternyata masih ada 3 jenis kata penghubung lainnya,<i>lho</i>. Apa sajakah itu?<i>Keep scrolling</i>! </p>
1 <p><em>Hai</em>! Sebelumnya, kita sudah membahas mengenai<strong>ingkaran dan konjungsi</strong>yang merupakan kata penghubung dalam kalimat majemuk pada logika matematika SMA. Apa kamu sudah menyimak materi tersebut?<em>Nah</em>, ternyata masih ada 3 jenis kata penghubung lainnya,<i>lho</i>. Apa sajakah itu?<i>Keep scrolling</i>! </p>
2 <h2><strong><strong>1. Disjungsi (∨</strong><strong>)</strong></strong></h2>
2 <h2><strong><strong>1. Disjungsi (∨</strong><strong>)</strong></strong></h2>
3 <p>Disjungsi adalah kata penghubung yang menggunakan kata<strong>atau</strong>yang disimbolkan dengan ∨.<strong> </strong>Jika dua pernyataan p atau q, maka p∨q. Bernilai benar jika p dan q keduanya bernilai benar, atau salah satu dari p atau q bernilai benar. Sebaliknya p∨q bernilai salah jika keduanya bernilai salah. <strong> </strong></p>
3 <p>Disjungsi adalah kata penghubung yang menggunakan kata<strong>atau</strong>yang disimbolkan dengan ∨.<strong> </strong>Jika dua pernyataan p atau q, maka p∨q. Bernilai benar jika p dan q keduanya bernilai benar, atau salah satu dari p atau q bernilai benar. Sebaliknya p∨q bernilai salah jika keduanya bernilai salah. <strong> </strong></p>
4 <p></p>
4 <p></p>
5 <p><strong>Contoh :</strong></p>
5 <p><strong>Contoh :</strong></p>
6 <p>Nilai kebenaran dari bilangan prima 4 habis dibagi 3 atau 4 habis dibagi 2 adalah ….</p>
6 <p>Nilai kebenaran dari bilangan prima 4 habis dibagi 3 atau 4 habis dibagi 2 adalah ….</p>
7 <p><strong>Jawab :</strong></p>
7 <p><strong>Jawab :</strong></p>
8 <p>Pernyataan pertama: p = Bilangan prima 4 habis dibagi 3 (bernilai salah)</p>
8 <p>Pernyataan pertama: p = Bilangan prima 4 habis dibagi 3 (bernilai salah)</p>
9 <p>Pernyataan pertama: q = 4 habis dibagi 2 (bernilai benar)</p>
9 <p>Pernyataan pertama: q = 4 habis dibagi 2 (bernilai benar)</p>
10 <p>Karena<strong>p bernilai salah</strong>dan<strong>q bernilai benar</strong>maka pernyataan<strong>p∨</strong><strong>q bernilai benar</strong>.</p>
10 <p>Karena<strong>p bernilai salah</strong>dan<strong>q bernilai benar</strong>maka pernyataan<strong>p∨</strong><strong>q bernilai benar</strong>.</p>
11 <h2><strong>2. Implikasi (-&gt;)</strong></h2>
11 <h2><strong>2. Implikasi (-&gt;)</strong></h2>
12 <p>Implikasi adalah kata penghubung pada pernyataan majemuk dengan kata penghubung<strong>j</strong><strong>ika …, maka …</strong>Jika p dan q merupakan dua buah pernyataan, maka p -&gt; q akan bernilai salah jika p benar dan q salah. Kemudian, akan bernilai benar untuk kemungkinan yang lainnya dari pernyataan p -&gt; q.</p>
12 <p>Implikasi adalah kata penghubung pada pernyataan majemuk dengan kata penghubung<strong>j</strong><strong>ika …, maka …</strong>Jika p dan q merupakan dua buah pernyataan, maka p -&gt; q akan bernilai salah jika p benar dan q salah. Kemudian, akan bernilai benar untuk kemungkinan yang lainnya dari pernyataan p -&gt; q.</p>
13 <p></p>
13 <p></p>
14 <p><strong>Contoh :</strong></p>
14 <p><strong>Contoh :</strong></p>
15 <p>Nilai kebenaran dari jika 2 + 3 = 5, maka 2 - 3 = 5” adalah…</p>
15 <p>Nilai kebenaran dari jika 2 + 3 = 5, maka 2 - 3 = 5” adalah…</p>
16 <p><strong>Jawab :</strong></p>
16 <p><strong>Jawab :</strong></p>
17 <p>p = 2 + 3 = 5 (benar) q = 2 - 3 = 5 (salah)</p>
17 <p>p = 2 + 3 = 5 (benar) q = 2 - 3 = 5 (salah)</p>
18 <p>Karena<strong>p bernilai benar</strong>dan<strong>q bernilai salah</strong>, maka pernyataan<strong>p -&gt; q bernilai salah</strong>.</p>
18 <p>Karena<strong>p bernilai benar</strong>dan<strong>q bernilai salah</strong>, maka pernyataan<strong>p -&gt; q bernilai salah</strong>.</p>
19 <p><strong>3. Biimplikasi (↔)</strong></p>
19 <p><strong>3. Biimplikasi (↔)</strong></p>
20 <p>Biimplikasi adalah kata penghubung pada pernyataan majemuk yang menggunakan kata<strong>j</strong><strong>ika … dan hanya jika …</strong>Jika p dan q dua buah pernyataan, maka p<strong>↔</strong>q. Jika kedua pernyataan tersebut mempunyai nilai kebenaran yang sama maka pernyataan tersebut bernilai benar, sebaliknya p<strong>↔</strong>q jika salah satu bernilai salah atau salah satu bernilai benar, maka nilai pernyataan akan bernilai salah.</p>
20 <p>Biimplikasi adalah kata penghubung pada pernyataan majemuk yang menggunakan kata<strong>j</strong><strong>ika … dan hanya jika …</strong>Jika p dan q dua buah pernyataan, maka p<strong>↔</strong>q. Jika kedua pernyataan tersebut mempunyai nilai kebenaran yang sama maka pernyataan tersebut bernilai benar, sebaliknya p<strong>↔</strong>q jika salah satu bernilai salah atau salah satu bernilai benar, maka nilai pernyataan akan bernilai salah.</p>
21 <p><strong>Contoh :</strong></p>
21 <p><strong>Contoh :</strong></p>
22 <p>Tentukan nilai kebenaran dari 10 + 5 = 15 jika dan hanya jika 15 bukan bilangan prima adalah .…</p>
22 <p>Tentukan nilai kebenaran dari 10 + 5 = 15 jika dan hanya jika 15 bukan bilangan prima adalah .…</p>
23 <p><strong>Jawab :</strong></p>
23 <p><strong>Jawab :</strong></p>
24 <p>p = 10 + 5 = 15 (Bernilai benar) q = 15 bukan bilangan prima (Bernilai benar)</p>
24 <p>p = 10 + 5 = 15 (Bernilai benar) q = 15 bukan bilangan prima (Bernilai benar)</p>
25 <p>Karena<strong>p bernilai benar</strong>dan<strong>q bernilai benar</strong>, maka pernyataan majemuk tersebut bernilai<strong>benar</strong>.</p>
25 <p>Karena<strong>p bernilai benar</strong>dan<strong>q bernilai benar</strong>, maka pernyataan majemuk tersebut bernilai<strong>benar</strong>.</p>
26 <p>Demikianlah pembahasan mengenai macam-macam kalimat yang digunakan dalam penalaran logika. Semoga bermanfaat untukmu ya! Masih mau belajar lagi?<em>Yuk</em>, gabung di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>! Di sana kamu bisa belajar dengan video animasi yang keren dan soal-soal latihan.</p>
26 <p>Demikianlah pembahasan mengenai macam-macam kalimat yang digunakan dalam penalaran logika. Semoga bermanfaat untukmu ya! Masih mau belajar lagi?<em>Yuk</em>, gabung di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>! Di sana kamu bisa belajar dengan video animasi yang keren dan soal-soal latihan.</p>
27 <p><strong>Sumber Referensi </strong></p>
27 <p><strong>Sumber Referensi </strong></p>
28 <p>Sharma S. N, Widiastuti N, Himawan C, dkk (2017) Jelajah Matematika SMA Kelas XI Program Wajib. Jakarta:Yudisthira</p>
28 <p>Sharma S. N, Widiastuti N, Himawan C, dkk (2017) Jelajah Matematika SMA Kelas XI Program Wajib. Jakarta:Yudisthira</p>
29 <p><em>Artikel diperbahui 21 Januari 2021</em></p>
29 <p><em>Artikel diperbahui 21 Januari 2021</em></p>
30  
30