0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Apa aja sih dampak dari konflik sosial yang terjadi di masyarakat? Tentunya ada dampak positif dan negatif, ya. Yuk simak penjelasan lengkapnya di<strong><a>artikel Sosiologi kelas 11</a></strong>berikut ini!</em></p>
1
<blockquote><p><em>Apa aja sih dampak dari konflik sosial yang terjadi di masyarakat? Tentunya ada dampak positif dan negatif, ya. Yuk simak penjelasan lengkapnya di<strong><a>artikel Sosiologi kelas 11</a></strong>berikut ini!</em></p>
2
</blockquote><p>-</p>
2
</blockquote><p>-</p>
3
<p>Kamu pernah berpikir<em>gak</em>sebenarnya ada atau tidak<em>sih</em>dampak positif yang bisa diambil dari suatu konflik sosial di masyarakat? Atau konflik hanya menghasilkan perselisihan saja sepertinya yang sering ditampilkan di media?<em>Yuk</em>, kita cari tahu dampak konflik sosial itu seperti apa!</p>
3
<p>Kamu pernah berpikir<em>gak</em>sebenarnya ada atau tidak<em>sih</em>dampak positif yang bisa diambil dari suatu konflik sosial di masyarakat? Atau konflik hanya menghasilkan perselisihan saja sepertinya yang sering ditampilkan di media?<em>Yuk</em>, kita cari tahu dampak konflik sosial itu seperti apa!</p>
4
<p>Kata “konflik” berasal dari bahasa Latin “<em>configure</em>” yang artinya saling memukul. Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konflik sendiri didefinisikan sebagai<strong>percekcokkan, perselisihan, atau pertentangan.</strong></p>
4
<p>Kata “konflik” berasal dari bahasa Latin “<em>configure</em>” yang artinya saling memukul. Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konflik sendiri didefinisikan sebagai<strong>percekcokkan, perselisihan, atau pertentangan.</strong></p>
5
<p>Sedangkan secara sosiologis, konflik diartikan sebagai<strong>suatu proses sosial antara dua orang atau lebih atau kelompok yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya.</strong></p>
5
<p>Sedangkan secara sosiologis, konflik diartikan sebagai<strong>suatu proses sosial antara dua orang atau lebih atau kelompok yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya.</strong></p>
6
<p><strong>Baca Juga:<a>Konflik Sosial: Pengertian, Bentuk, Macam, dan Contoh | Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
6
<p><strong>Baca Juga:<a>Konflik Sosial: Pengertian, Bentuk, Macam, dan Contoh | Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
7
<p><em>Meskipun sempat memicu konflik, inovasi transportasi berupa ojek online memaksa ojek konvensional untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman</em>.<em>(Sumber: tempo.co)</em></p>
7
<p><em>Meskipun sempat memicu konflik, inovasi transportasi berupa ojek online memaksa ojek konvensional untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman</em>.<em>(Sumber: tempo.co)</em></p>
8
<p>Konflik merupakan suatu proses yang menyebabkan ketidakteraturan dalam kehidupan masyarakat. Tapi di sisi lain, konflik juga memiliki fungsi dan dampak positif bagi masyarakat.</p>
8
<p>Konflik merupakan suatu proses yang menyebabkan ketidakteraturan dalam kehidupan masyarakat. Tapi di sisi lain, konflik juga memiliki fungsi dan dampak positif bagi masyarakat.</p>
9
<p>Konflik juga dapat didefinisikan sebagai<strong>adanya dua hal atau lebih yang berseberangan, tidak selaras, dan bertentangan</strong>. Konflik sendiri sebenarnya dapat memiliki dampak positif maupun negatif. Yuk simak dampak positif dan negatif dari konflik.</p>
9
<p>Konflik juga dapat didefinisikan sebagai<strong>adanya dua hal atau lebih yang berseberangan, tidak selaras, dan bertentangan</strong>. Konflik sendiri sebenarnya dapat memiliki dampak positif maupun negatif. Yuk simak dampak positif dan negatif dari konflik.</p>
10
<h2>Dampak Positif Konflik</h2>
10
<h2>Dampak Positif Konflik</h2>
11
<p>1. Aspek-aspek kehidupan di masyarakat yang<strong>belum jelas atau masih belum selesai ditelaah</strong>dapat diperjelas dengan adanya konflik.</p>
11
<p>1. Aspek-aspek kehidupan di masyarakat yang<strong>belum jelas atau masih belum selesai ditelaah</strong>dapat diperjelas dengan adanya konflik.</p>
12
<p>2. Perkembangan zaman memaksa masyarakat harus<strong>beradaptasi dengan perubahan</strong>yang ada.<em>Nah</em>, konflik memungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma, nilai-nilai, serta hubungan-hubungan sosial dalam masyarakat yang bersangkutan dengan kebutuhan individu atau kelompok.</p>
12
<p>2. Perkembangan zaman memaksa masyarakat harus<strong>beradaptasi dengan perubahan</strong>yang ada.<em>Nah</em>, konflik memungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma, nilai-nilai, serta hubungan-hubungan sosial dalam masyarakat yang bersangkutan dengan kebutuhan individu atau kelompok.</p>
13
<p>3. Dalam konflik antar kelompok, sebenarnya konflik berfungsi efektif dalam<strong>meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok</strong>yang sedang berselisih dengan kelompok lain.</p>
13
<p>3. Dalam konflik antar kelompok, sebenarnya konflik berfungsi efektif dalam<strong>meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok</strong>yang sedang berselisih dengan kelompok lain.</p>
14
<p>4. Adanya konflik membuat setiap individu atau kelompok yang terlibat harus<strong>mengandalkan diri sendiri untuk memenangkan konflik</strong>tersebut atas individu atau kelompok lain. Karena itu, konflik juga merupakan jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok.</p>
14
<p>4. Adanya konflik membuat setiap individu atau kelompok yang terlibat harus<strong>mengandalkan diri sendiri untuk memenangkan konflik</strong>tersebut atas individu atau kelompok lain. Karena itu, konflik juga merupakan jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok.</p>
15
<p>5. Ketika ada perubahan-perubahan sosial di masyarakat<strong>, konflik dapat membantu menghidupkan kembali norma-norma lama maupun menciptakan norma-norma baru</strong>agar tercipta harmoni dan keteraturan dalam masyarakat tersebut.</p>
15
<p>5. Ketika ada perubahan-perubahan sosial di masyarakat<strong>, konflik dapat membantu menghidupkan kembali norma-norma lama maupun menciptakan norma-norma baru</strong>agar tercipta harmoni dan keteraturan dalam masyarakat tersebut.</p>
16
<p>6. Konflik juga dapat berfungsi sebagai<strong>alat untuk mencapai keseimbangan a</strong>ntara kekuatan-kekuatan yang ada di dalam masyarakat yang terlibat.</p>
16
<p>6. Konflik juga dapat berfungsi sebagai<strong>alat untuk mencapai keseimbangan a</strong>ntara kekuatan-kekuatan yang ada di dalam masyarakat yang terlibat.</p>
17
<p>7. Ketika pihak-pihak yang terlibat sama-sama kuat, konflik pun<strong>dapat memunculkan sebuah kompromi baru</strong>agar setiap pihak mendapat apa yang diinginkan dengan konsekuensi yang disepakati bersama.</p>
17
<p>7. Ketika pihak-pihak yang terlibat sama-sama kuat, konflik pun<strong>dapat memunculkan sebuah kompromi baru</strong>agar setiap pihak mendapat apa yang diinginkan dengan konsekuensi yang disepakati bersama.</p>
18
<h2>Dampak Negatif Konflik</h2>
18
<h2>Dampak Negatif Konflik</h2>
19
<p>Sedangkan<strong>dampak negatif suatu konflik</strong>adalah sebagai berikut:</p>
19
<p>Sedangkan<strong>dampak negatif suatu konflik</strong>adalah sebagai berikut:</p>
20
<p>1.<strong>Memicu rusaknya hubungan</strong>antar individu dan kelompok.</p>
20
<p>1.<strong>Memicu rusaknya hubungan</strong>antar individu dan kelompok.</p>
21
<p>2.<strong>Memakan korban</strong>berupa kerusakan harta benda dan nyawa manusia.</p>
21
<p>2.<strong>Memakan korban</strong>berupa kerusakan harta benda dan nyawa manusia.</p>
22
<p>3.<strong>Berubahnya kepribadian para individu</strong>yang terlibat, baik yang mengarah pada hal-hal positif maupun negatif.</p>
22
<p>3.<strong>Berubahnya kepribadian para individu</strong>yang terlibat, baik yang mengarah pada hal-hal positif maupun negatif.</p>
23
<p>4.<strong>Menimbulkan dominasi</strong>dari kelompok yang menang atas kelompok yang kalah.</p>
23
<p>4.<strong>Menimbulkan dominasi</strong>dari kelompok yang menang atas kelompok yang kalah.</p>
24
<p><strong>Baca Juga:<a>Faktor-Faktor Penyebab Konflik Sosial di Masyarakat | Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
24
<p><strong>Baca Juga:<a>Faktor-Faktor Penyebab Konflik Sosial di Masyarakat | Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
25
<p>Itu dia guys dampak positif konflik sosial yang ada di masyarakat. Meskipun ada dampak positifnya, tentu kita juga gak mau berharap timbul konflik sosial kan di sekitar kita? Oleh karena itu, yuk kita sama-sama pelihara keharmonisan hubungan dengan sesama baik di lingkungan keluarga atau masyarakat.</p>
25
<p>Itu dia guys dampak positif konflik sosial yang ada di masyarakat. Meskipun ada dampak positifnya, tentu kita juga gak mau berharap timbul konflik sosial kan di sekitar kita? Oleh karena itu, yuk kita sama-sama pelihara keharmonisan hubungan dengan sesama baik di lingkungan keluarga atau masyarakat.</p>
26
<p>Mau coba nonton video animasi yang berisi materi pembelajaran menyenangkan? Yuk, segera daftar di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>!</p>
26
<p>Mau coba nonton video animasi yang berisi materi pembelajaran menyenangkan? Yuk, segera daftar di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>!</p>
27
<p><strong>Referensi:</strong></p>
27
<p><strong>Referensi:</strong></p>
28
<p>Wrahatnala, Bondet. 2009. Sosiologi 2: Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
28
<p>Wrahatnala, Bondet. 2009. Sosiologi 2: Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
29
<p><strong>Sumber Foto:</strong></p>
29
<p><strong>Sumber Foto:</strong></p>
30
<p>Foto ‘Konflik Ojek Online dengan Ojek Konvensional’ [daring] Tautan: https://metro.tempo.co/read/753673/kopaja-mogok-masih-berlanjut-di-terminal-blok-m.</p>
30
<p>Foto ‘Konflik Ojek Online dengan Ojek Konvensional’ [daring] Tautan: https://metro.tempo.co/read/753673/kopaja-mogok-masih-berlanjut-di-terminal-blok-m.</p>
31
31