HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Tahukah kamu, dalam Bahasa Indonesia, kalimat dikategorikan ke dalam lima bagian, salah satunya adalah<strong>kalimat imperatif</strong>. Lalu, apa sih yang dimaksud dengan kalimat imperatif? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Tahukah kamu, dalam Bahasa Indonesia, kalimat dikategorikan ke dalam lima bagian, salah satunya adalah<strong>kalimat imperatif</strong>. Lalu, apa sih yang dimaksud dengan kalimat imperatif? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
3 <p>Halo teman-teman! Kamu masih ingat<em>nggak</em>, pada<a>artikel bahasa Indonesia kelas 11</a>, dijelaskan bahwa untuk menyusun sebuah teks prosedur, diperlukan kaidah kebahasaan yang tepat.</p>
3 <p>Halo teman-teman! Kamu masih ingat<em>nggak</em>, pada<a>artikel bahasa Indonesia kelas 11</a>, dijelaskan bahwa untuk menyusun sebuah teks prosedur, diperlukan kaidah kebahasaan yang tepat.</p>
4 <p>Umumnya, kaidah kebahasaan yang digunakan dapat berupa kalimat,<a>konjungsi</a>, atau kelas kata seperti verba, nomina, adjektiva, dan lain sebagainya.</p>
4 <p>Umumnya, kaidah kebahasaan yang digunakan dapat berupa kalimat,<a>konjungsi</a>, atau kelas kata seperti verba, nomina, adjektiva, dan lain sebagainya.</p>
5 <p><em>Nah</em>, kalimat-kalimat yang digunakan, dapat dikategorikan menjadi lima bagian, yaitu kalimat deklaratif, kalimat imperatif, kalimat interogatif, kalimat seruan, dan kalimat penegas.</p>
5 <p><em>Nah</em>, kalimat-kalimat yang digunakan, dapat dikategorikan menjadi lima bagian, yaitu kalimat deklaratif, kalimat imperatif, kalimat interogatif, kalimat seruan, dan kalimat penegas.</p>
6 <p>Sebelumnya, kamu sudah mengetahui pengertian, ciri, dan contoh dari kalimat deklaratif, ya. Kali ini, kamu akan mempelajari pengertian kalimat imperatif, ciri-ciri, dan contohnya.<em>Yuk</em>, simak penjelasan lengkapnya!</p>
6 <p>Sebelumnya, kamu sudah mengetahui pengertian, ciri, dan contoh dari kalimat deklaratif, ya. Kali ini, kamu akan mempelajari pengertian kalimat imperatif, ciri-ciri, dan contohnya.<em>Yuk</em>, simak penjelasan lengkapnya!</p>
7 <p><strong>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Deklaratif beserta Pengertian, Ciri-Ciri &amp; Jenisnya</a></strong></p>
7 <p><strong>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Deklaratif beserta Pengertian, Ciri-Ciri &amp; Jenisnya</a></strong></p>
8 <h2>Pengertian Kalimat Imperatif</h2>
8 <h2>Pengertian Kalimat Imperatif</h2>
9 <p>Istilah imperatif dalam KBBI, yaitu bersifat<strong>memerintah</strong>atau sebuah kata kerja (verba) yang menyatakan larangan/keharusan dalam melaksanakan perbuatan.</p>
9 <p>Istilah imperatif dalam KBBI, yaitu bersifat<strong>memerintah</strong>atau sebuah kata kerja (verba) yang menyatakan larangan/keharusan dalam melaksanakan perbuatan.</p>
10 <p>Dengan begitu,<strong>kalimat imperatif adalah kalimat yang memiliki maksud memerintah, meminta, atau menyuruh</strong>dengan tujuan agar lawan bicara melakukan sesuatu yang diinginkan oleh penutur.</p>
10 <p>Dengan begitu,<strong>kalimat imperatif adalah kalimat yang memiliki maksud memerintah, meminta, atau menyuruh</strong>dengan tujuan agar lawan bicara melakukan sesuatu yang diinginkan oleh penutur.</p>
11 <h2>Ciri-Ciri Kalimat Imperatif</h2>
11 <h2>Ciri-Ciri Kalimat Imperatif</h2>
12 <p>Kalimat imperatif memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan kalimat yang lain. Dalam bentuk tulisan, kalimat imperatif<strong>diakhiri dengan tanda seru (!)</strong>. Akan tetapi,<strong>bisa juga menggunakan tanda titik (.)</strong>.</p>
12 <p>Kalimat imperatif memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan kalimat yang lain. Dalam bentuk tulisan, kalimat imperatif<strong>diakhiri dengan tanda seru (!)</strong>. Akan tetapi,<strong>bisa juga menggunakan tanda titik (.)</strong>.</p>
13 <p>Kalimat imperatif bisa juga digunakan dalam bentuk lisan dengan intonasi sedikit lebih tinggi. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa perhatikan gambar di bawah ini, ya.</p>
13 <p>Kalimat imperatif bisa juga digunakan dalam bentuk lisan dengan intonasi sedikit lebih tinggi. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa perhatikan gambar di bawah ini, ya.</p>
14 <p>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Simpleks &amp; Kompleks disertai Pengertian, Ciri-Ciri, Jenisnya</a></p>
14 <p>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Simpleks &amp; Kompleks disertai Pengertian, Ciri-Ciri, Jenisnya</a></p>
15 <h2>Jenis-Jenis Kalimat Imperatif</h2>
15 <h2>Jenis-Jenis Kalimat Imperatif</h2>
16 <p>Ada beberapa jenis kalimat imperatif, yaitu<strong>kalimat imperatif halus</strong>,<strong>kalimat imperatif permintaan</strong>,<strong>kalimat imperatif ajakan</strong>,<strong>kalimat imperatif larangan</strong>, dan<strong>kalimat imperatif pembiaran.</strong><em>Yuk</em>, kita bahas satu persatu!</p>
16 <p>Ada beberapa jenis kalimat imperatif, yaitu<strong>kalimat imperatif halus</strong>,<strong>kalimat imperatif permintaan</strong>,<strong>kalimat imperatif ajakan</strong>,<strong>kalimat imperatif larangan</strong>, dan<strong>kalimat imperatif pembiaran.</strong><em>Yuk</em>, kita bahas satu persatu!</p>
17 <h3><strong>1. Kalimat Imperatif Halus</strong></h3>
17 <h3><strong>1. Kalimat Imperatif Halus</strong></h3>
18 <p>Kalimat imperatif halus<strong>bertujuan untuk mengungkapkan perintah secara halus</strong>, biasanya ditambahkan kata, seperti<em>tolong</em>,<em>coba</em>, dan<em>silakan</em>. Selain itu agar dapat diungkapkan secara halus, kalimat perintah (imperatif) diubah menjadi bentuk pasif (berawalan<em>di-</em>) atau ditambahkan partikel<em>-lah</em>.</p>
18 <p>Kalimat imperatif halus<strong>bertujuan untuk mengungkapkan perintah secara halus</strong>, biasanya ditambahkan kata, seperti<em>tolong</em>,<em>coba</em>, dan<em>silakan</em>. Selain itu agar dapat diungkapkan secara halus, kalimat perintah (imperatif) diubah menjadi bentuk pasif (berawalan<em>di-</em>) atau ditambahkan partikel<em>-lah</em>.</p>
19 <p>Contoh kalimat imperatif halus:</p>
19 <p>Contoh kalimat imperatif halus:</p>
20 <ol><li><em>Ditutup</em>saja gerbangnya karena sudah larut malam!</li>
20 <ol><li><em>Ditutup</em>saja gerbangnya karena sudah larut malam!</li>
21 <li><em>Bantulah</em>orang-orang yang terkena musibah dengan ikhlas!</li>
21 <li><em>Bantulah</em>orang-orang yang terkena musibah dengan ikhlas!</li>
22 <li><em>Tolong</em>bawakan piring untuk Ibu!</li>
22 <li><em>Tolong</em>bawakan piring untuk Ibu!</li>
23 <li><em>Coba</em>kamu renungkan mengapa Tuhan menciptakan siang dan malam!</li>
23 <li><em>Coba</em>kamu renungkan mengapa Tuhan menciptakan siang dan malam!</li>
24 <li><em>Silakan</em>dinikmati hidangan sederhana ini.</li>
24 <li><em>Silakan</em>dinikmati hidangan sederhana ini.</li>
25 <li>Jika kamu sudah luang,<em>tolong</em>bantu aku kerjakan ini.</li>
25 <li>Jika kamu sudah luang,<em>tolong</em>bantu aku kerjakan ini.</li>
26 <li><em>Tolong</em>sampaikan hasil rapat ini ke pak Hadi.</li>
26 <li><em>Tolong</em>sampaikan hasil rapat ini ke pak Hadi.</li>
27 <li><em>Silakan</em>selesaikan tugas ini sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan.</li>
27 <li><em>Silakan</em>selesaikan tugas ini sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan.</li>
28 <li><em>Coba</em>kamu pertimbangkan sudut pandang lain sebelum membuat keputusan.</li>
28 <li><em>Coba</em>kamu pertimbangkan sudut pandang lain sebelum membuat keputusan.</li>
29 <li><em>Coba</em>perbanyak latihan soal untuk meningkatkan pemahaman kamu.</li>
29 <li><em>Coba</em>perbanyak latihan soal untuk meningkatkan pemahaman kamu.</li>
30 </ol><h3><strong>2. Kalimat Imperatif Permintaan</strong></h3>
30 </ol><h3><strong>2. Kalimat Imperatif Permintaan</strong></h3>
31 <p>Kalimat imperatif permintaan<strong>digunakan untuk mengungkapkan permintaan</strong>yang ditandai oleh kata<em>minta</em>dan<em>mohon.</em></p>
31 <p>Kalimat imperatif permintaan<strong>digunakan untuk mengungkapkan permintaan</strong>yang ditandai oleh kata<em>minta</em>dan<em>mohon.</em></p>
32 <p>Contoh kalimat imperatif permintaan:</p>
32 <p>Contoh kalimat imperatif permintaan:</p>
33 <ol><li><em>Minta</em>ampun, Pak!</li>
33 <ol><li><em>Minta</em>ampun, Pak!</li>
34 <li><em>Mohon</em>jangan diperpanjang lagi masalah ini!</li>
34 <li><em>Mohon</em>jangan diperpanjang lagi masalah ini!</li>
35 <li>Anak-anak,<em>mohon</em>jangan ribut!</li>
35 <li>Anak-anak,<em>mohon</em>jangan ribut!</li>
36 <li>Buku tulisnya<em>mohon</em>disiapkan dahulu!</li>
36 <li>Buku tulisnya<em>mohon</em>disiapkan dahulu!</li>
37 <li><em>Mohon</em>para pengunjung untuk tidak merokok di ruangan ini!</li>
37 <li><em>Mohon</em>para pengunjung untuk tidak merokok di ruangan ini!</li>
38 <li>Bagi yang tidak membawa KTP,<em>mohon</em>mengambilnya terlebih dahulu.</li>
38 <li>Bagi yang tidak membawa KTP,<em>mohon</em>mengambilnya terlebih dahulu.</li>
39 <li><em>Mohon</em>jangan berisik!</li>
39 <li><em>Mohon</em>jangan berisik!</li>
40 <li><em>Harap</em>tenang! Sedang ada ujian.</li>
40 <li><em>Harap</em>tenang! Sedang ada ujian.</li>
41 <li>Untuk semua panitia pensi sekolah,<em>diminta</em>menghadiri rapat sepulang sekolah!</li>
41 <li>Untuk semua panitia pensi sekolah,<em>diminta</em>menghadiri rapat sepulang sekolah!</li>
42 <li><em>Mohon</em>tidak membawa makanan dari luar saat memasuki bioskop.</li>
42 <li><em>Mohon</em>tidak membawa makanan dari luar saat memasuki bioskop.</li>
43 </ol><h3><strong>3. Kalimat Imperatif Ajakan</strong></h3>
43 </ol><h3><strong>3. Kalimat Imperatif Ajakan</strong></h3>
44 <p>Kalimat imperatif ajakan<strong>digunakan untuk mengungkapkan ajakan</strong>yang ditandai oleh kata <em>ayo(-lah)</em>dan<em>mari(-lah), harap, hendaknya, dan hendak(-lah)</em>.</p>
44 <p>Kalimat imperatif ajakan<strong>digunakan untuk mengungkapkan ajakan</strong>yang ditandai oleh kata <em>ayo(-lah)</em>dan<em>mari(-lah), harap, hendaknya, dan hendak(-lah)</em>.</p>
45 <p>Contoh kalimat imperatif ajakan:</p>
45 <p>Contoh kalimat imperatif ajakan:</p>
46 <ol><li><em>Ayo</em>, jalan!</li>
46 <ol><li><em>Ayo</em>, jalan!</li>
47 <li><em>Hendaknya</em>, selesaikan dulu tugasmu dulu.</li>
47 <li><em>Hendaknya</em>, selesaikan dulu tugasmu dulu.</li>
48 <li><em>Marilah</em>, kita menjaga kebersihan lingkungan!</li>
48 <li><em>Marilah</em>, kita menjaga kebersihan lingkungan!</li>
49 <li><em>Hendaklah</em>berdoa sebelum makan.</li>
49 <li><em>Hendaklah</em>berdoa sebelum makan.</li>
50 <li><em>Harap</em> diselesaikan dahulu tugas ini bersama-sama.</li>
50 <li><em>Harap</em> diselesaikan dahulu tugas ini bersama-sama.</li>
51 <li><em>Ayo</em>kita hidup sehat!</li>
51 <li><em>Ayo</em>kita hidup sehat!</li>
52 <li><em>Harap</em>patuhi peraturan yang telah ditentukan!</li>
52 <li><em>Harap</em>patuhi peraturan yang telah ditentukan!</li>
53 <li><em>Harap</em>berhenti ketika lampu merah menyala!</li>
53 <li><em>Harap</em>berhenti ketika lampu merah menyala!</li>
54 <li><em>Marilah</em>kita tundukkan kepala sejenak, dan berdoa bersama.</li>
54 <li><em>Marilah</em>kita tundukkan kepala sejenak, dan berdoa bersama.</li>
55 <li><em>Hendaklah</em>cuci muka, tangan, dan kaki sebelum tidur.</li>
55 <li><em>Hendaklah</em>cuci muka, tangan, dan kaki sebelum tidur.</li>
56 </ol><h3><strong>4. Kalimat Imperatif Larangan</strong></h3>
56 </ol><h3><strong>4. Kalimat Imperatif Larangan</strong></h3>
57 <p>Kalimat imperatif larangan<strong>digunakan untuk mengungkapkan larangan</strong>yang ditandai oleh kata<em>jangan(-lah).</em></p>
57 <p>Kalimat imperatif larangan<strong>digunakan untuk mengungkapkan larangan</strong>yang ditandai oleh kata<em>jangan(-lah).</em></p>
58 <p>Contoh kalimat imperatif larangan:</p>
58 <p>Contoh kalimat imperatif larangan:</p>
59 <ol><li><em>Jangan</em>pergi ke sana!</li>
59 <ol><li><em>Jangan</em>pergi ke sana!</li>
60 <li><em>Jangan</em>membatalkan janji seenaknya!</li>
60 <li><em>Jangan</em>membatalkan janji seenaknya!</li>
61 <li><em>Jangan</em>lupa membawa payung!</li>
61 <li><em>Jangan</em>lupa membawa payung!</li>
62 <li><em>Janganlah</em>meninggalkan nilai-nilai luhur budaya bangsa!</li>
62 <li><em>Janganlah</em>meninggalkan nilai-nilai luhur budaya bangsa!</li>
63 <li><em>Jangan</em>buang sampah sembarangan!</li>
63 <li><em>Jangan</em>buang sampah sembarangan!</li>
64 <li><em>Jangan</em>boros!</li>
64 <li><em>Jangan</em>boros!</li>
65 <li><em>Jangan</em>minum sambil berdiri!</li>
65 <li><em>Jangan</em>minum sambil berdiri!</li>
66 <li><em>Jangan</em>merokok di ruangan ber-AC!</li>
66 <li><em>Jangan</em>merokok di ruangan ber-AC!</li>
67 <li><em>Jangan</em>menuduh saya jika tidak punya bukti!</li>
67 <li><em>Jangan</em>menuduh saya jika tidak punya bukti!</li>
68 <li><em>Janganlah</em>merasa paling benar!</li>
68 <li><em>Janganlah</em>merasa paling benar!</li>
69 </ol><h3><strong>5. Kalimat Imperatif Pembiaran</strong></h3>
69 </ol><h3><strong>5. Kalimat Imperatif Pembiaran</strong></h3>
70 <p>Kalimat imperatif pembiaran<strong>digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang dibiarkan terjadi</strong>.<em>Nah</em>, kalimat imperatif pembiaran ditandai kata<em>biar(-lah)</em>dan<em>biarkan(-lah)</em>.</p>
70 <p>Kalimat imperatif pembiaran<strong>digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang dibiarkan terjadi</strong>.<em>Nah</em>, kalimat imperatif pembiaran ditandai kata<em>biar(-lah)</em>dan<em>biarkan(-lah)</em>.</p>
71 <p>Contoh kalimat imperatif pembiaran:</p>
71 <p>Contoh kalimat imperatif pembiaran:</p>
72 <ol><li>Nova,<em>biar</em>kita tinggal di rumah saja! Ibu pergi sendirian.</li>
72 <ol><li>Nova,<em>biar</em>kita tinggal di rumah saja! Ibu pergi sendirian.</li>
73 <li><em>Biar</em>burung merpati itu terbang bebas.</li>
73 <li><em>Biar</em>burung merpati itu terbang bebas.</li>
74 <li><em>Biarlah</em>anak-anak bermain di lapang.</li>
74 <li><em>Biarlah</em>anak-anak bermain di lapang.</li>
75 <li><em>Biarkanlah</em>Bu Epon pulang ke kampung halamannya.</li>
75 <li><em>Biarkanlah</em>Bu Epon pulang ke kampung halamannya.</li>
76 <li><em>Biarlah</em>mereka menganggap kita miskin.</li>
76 <li><em>Biarlah</em>mereka menganggap kita miskin.</li>
77 <li>Kecilkan api,<em>biarkan</em>air berubah menjadi kaldu.</li>
77 <li>Kecilkan api,<em>biarkan</em>air berubah menjadi kaldu.</li>
78 <li>Jangan menyela,<em>biarkan</em>dia menyelesaikan penjelasannya.</li>
78 <li>Jangan menyela,<em>biarkan</em>dia menyelesaikan penjelasannya.</li>
79 <li><em>Biarkan</em>bumbunya meresap, baru diangkat!</li>
79 <li><em>Biarkan</em>bumbunya meresap, baru diangkat!</li>
80 <li><em>Biarkan</em>lampunya tetap menyala!</li>
80 <li><em>Biarkan</em>lampunya tetap menyala!</li>
81 <li><em>Biarkan</em>jendelanya terbuka!</li>
81 <li><em>Biarkan</em>jendelanya terbuka!</li>
82 </ol><p>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Deklaratif disertai Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenisnya</a></p>
82 </ol><p>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Deklaratif disertai Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenisnya</a></p>
83 <h2>Contoh Kalimat Imperatif</h2>
83 <h2>Contoh Kalimat Imperatif</h2>
84 <p><em>Nah</em>, setelah memahami pengertian, ciri-ciri, serta jenis kalimat imperatif di atas. Sadar atau<em>nggak</em>, contoh kalimat imperatif ternyata sudah sering kamu gunakan dalam percakapan sehari-hari, loh!<em>Yuk</em>, simak contoh kalimat imperatif lainnya berikut ini!</p>
84 <p><em>Nah</em>, setelah memahami pengertian, ciri-ciri, serta jenis kalimat imperatif di atas. Sadar atau<em>nggak</em>, contoh kalimat imperatif ternyata sudah sering kamu gunakan dalam percakapan sehari-hari, loh!<em>Yuk</em>, simak contoh kalimat imperatif lainnya berikut ini!</p>
85 <ol><li>Tolong sampaikan salamku untuk Naufal.</li>
85 <ol><li>Tolong sampaikan salamku untuk Naufal.</li>
86 <li>Ayo, tunjukkan keseriusanmu!</li>
86 <li>Ayo, tunjukkan keseriusanmu!</li>
87 <li>Bergegaslah ke halaman!</li>
87 <li>Bergegaslah ke halaman!</li>
88 <li>Kami memohon dengan sangat agar Ibu berkenan mengisi ceramah di pengajian kami.</li>
88 <li>Kami memohon dengan sangat agar Ibu berkenan mengisi ceramah di pengajian kami.</li>
89 <li>Sudilah kiranya Ibu dan Bapak menyimak uraian yang hendak saya sampaikan.</li>
89 <li>Sudilah kiranya Ibu dan Bapak menyimak uraian yang hendak saya sampaikan.</li>
90 <li>Ayo, kita harus bergegas pergi dari sini!</li>
90 <li>Ayo, kita harus bergegas pergi dari sini!</li>
91 <li>Kau tidak berhak mencampuri urusanku!</li>
91 <li>Kau tidak berhak mencampuri urusanku!</li>
92 <li>Biarlah aku sendiri yang menghadapi masalah ini.</li>
92 <li>Biarlah aku sendiri yang menghadapi masalah ini.</li>
93 <li>Isilah titik-titik di bawah ini!</li>
93 <li>Isilah titik-titik di bawah ini!</li>
94 <li>Sebutkan ciri-ciri dari kalimat imperatif!</li>
94 <li>Sebutkan ciri-ciri dari kalimat imperatif!</li>
95 <li>Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis kalimat imperatif!</li>
95 <li>Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis kalimat imperatif!</li>
96 <li>Kepada siswa siswi SD Ruangguru, dimohon untuk berkumpul di lapangan upacara.</li>
96 <li>Kepada siswa siswi SD Ruangguru, dimohon untuk berkumpul di lapangan upacara.</li>
97 <li>Biarkanlah aku pergi dari sini, karena aku sudah jenuh tinggal di sini!</li>
97 <li>Biarkanlah aku pergi dari sini, karena aku sudah jenuh tinggal di sini!</li>
98 <li>Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian, silakan mencicipi jamuan yang telah kami sediakan di meja.</li>
98 <li>Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian, silakan mencicipi jamuan yang telah kami sediakan di meja.</li>
99 <li>Untuk informasi selanjutnya, Anda bisa menghubungi narahubung yang tertera di kartu nama ini.</li>
99 <li>Untuk informasi selanjutnya, Anda bisa menghubungi narahubung yang tertera di kartu nama ini.</li>
100 <li>Mohon tidak ribut saat upacara tengah berlangsung.</li>
100 <li>Mohon tidak ribut saat upacara tengah berlangsung.</li>
101 <li>Janganlah kau berpura-pura di hadapanku!</li>
101 <li>Janganlah kau berpura-pura di hadapanku!</li>
102 <li>Jangan pernah sia-siakan waktumu yang berharga.</li>
102 <li>Jangan pernah sia-siakan waktumu yang berharga.</li>
103 <li>Carilah perbedaan kata dari kata-kata berikut ini.</li>
103 <li>Carilah perbedaan kata dari kata-kata berikut ini.</li>
104 <li>Ayolah, tak usah bermuram durja begitu!</li>
104 <li>Ayolah, tak usah bermuram durja begitu!</li>
105 <li>Mari, Bu, silakan masuk ke rumah kami.</li>
105 <li>Mari, Bu, silakan masuk ke rumah kami.</li>
106 <li>Tak usah malu-malu, anggap saja rumah ini sebagai rumah Anda sendiri.</li>
106 <li>Tak usah malu-malu, anggap saja rumah ini sebagai rumah Anda sendiri.</li>
107 <li>Silakan mengambil nomor antrean di loket yang terletak di pintu selatan.</li>
107 <li>Silakan mengambil nomor antrean di loket yang terletak di pintu selatan.</li>
108 <li>Mari, kita satukan visi dan misi kita!</li>
108 <li>Mari, kita satukan visi dan misi kita!</li>
109 <li>Tolong tutup pintunya!</li>
109 <li>Tolong tutup pintunya!</li>
110 <li>Silahkan datang ke loket pelayanan yang berada di selatan stasiun ini!</li>
110 <li>Silahkan datang ke loket pelayanan yang berada di selatan stasiun ini!</li>
111 <li>Tolonglah bayi itu!</li>
111 <li>Tolonglah bayi itu!</li>
112 <li>Cobalah bertanya kepada Bayu!</li>
112 <li>Cobalah bertanya kepada Bayu!</li>
113 <li>Kami minta perhatiannya sebentar!</li>
113 <li>Kami minta perhatiannya sebentar!</li>
114 <li>Mohon membawa dokumen yang sudah distempel!</li>
114 <li>Mohon membawa dokumen yang sudah distempel!</li>
115 <li>Pergi!</li>
115 <li>Pergi!</li>
116 <li>Keluar!</li>
116 <li>Keluar!</li>
117 <li>Minggir, kamu!</li>
117 <li>Minggir, kamu!</li>
118 <li>Ayo berangkat sekarang!</li>
118 <li>Ayo berangkat sekarang!</li>
119 <li>Marilah kita memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.</li>
119 <li>Marilah kita memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.</li>
120 <li>Mari kita mulai rapat hari ini!</li>
120 <li>Mari kita mulai rapat hari ini!</li>
121 <li>Harap tenang selama ujian!</li>
121 <li>Harap tenang selama ujian!</li>
122 <li>Hendaknya kamu berangkat lebih awal agar kita tidak terlambat!</li>
122 <li>Hendaknya kamu berangkat lebih awal agar kita tidak terlambat!</li>
123 <li>Jangan makan di depan pintu!</li>
123 <li>Jangan makan di depan pintu!</li>
124 <li>Dilarang membakar sampah di sini!</li>
124 <li>Dilarang membakar sampah di sini!</li>
125 <li>Hati-hati mantannya galak!</li>
125 <li>Hati-hati mantannya galak!</li>
126 <li>Awas kursinya roboh!</li>
126 <li>Awas kursinya roboh!</li>
127 <li>Terserah, aku sudah tidak peduli!</li>
127 <li>Terserah, aku sudah tidak peduli!</li>
128 <li>Biarkan saja mereka yang menanggung!</li>
128 <li>Biarkan saja mereka yang menanggung!</li>
129 <li>Entahlah, aku sudah muak melihat mereka!</li>
129 <li>Entahlah, aku sudah muak melihat mereka!</li>
130 <li>Jangan terlalu memanjakan anak!</li>
130 <li>Jangan terlalu memanjakan anak!</li>
131 <li>Tolong siapkan minuman untuk tamu saya.</li>
131 <li>Tolong siapkan minuman untuk tamu saya.</li>
132 <li>Biarkan saja rumput itu tumbuh subur di depan rumah.</li>
132 <li>Biarkan saja rumput itu tumbuh subur di depan rumah.</li>
133 <li>Mohon aktifkan kamera saat meeting berlangsung.</li>
133 <li>Mohon aktifkan kamera saat meeting berlangsung.</li>
134 <li>Mohon baca dengan teliti setiap soal, sebelum menjawab.</li>
134 <li>Mohon baca dengan teliti setiap soal, sebelum menjawab.</li>
135 </ol><p>Baca Juga:<a>Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></p>
135 </ol><p>Baca Juga:<a>Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk berdasarkan Jenis-Jenisnya</a></p>
136 <p>Oke<em>deh</em>, itu tadi pembahasan mengenai pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contoh kalimat imperatif. Masih bingung dengan kalimat imperatif? Tenang. Kamu bisa tanya-tanya tutor yang berpengalaman. Semuanya bisa kamu dapatkan dengan gabung di<a>roboguru</a>.</p>
136 <p>Oke<em>deh</em>, itu tadi pembahasan mengenai pengertian, ciri-ciri, jenis, dan contoh kalimat imperatif. Masih bingung dengan kalimat imperatif? Tenang. Kamu bisa tanya-tanya tutor yang berpengalaman. Semuanya bisa kamu dapatkan dengan gabung di<a>roboguru</a>.</p>
137 <p><strong>Referensi:</strong></p>
137 <p><strong>Referensi:</strong></p>
138 <p>Prihantini, A. 2015.<em>Master Bahasa Indonesia</em>. Yogyakarta: PT Bentang Pustaka. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/Master_Bahasa_Indonesia/fqtFCgAAQBAJ?hl=id&amp;gbpv=1 (diakses 21 September 2022).</p>
138 <p>Prihantini, A. 2015.<em>Master Bahasa Indonesia</em>. Yogyakarta: PT Bentang Pustaka. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/Master_Bahasa_Indonesia/fqtFCgAAQBAJ?hl=id&amp;gbpv=1 (diakses 21 September 2022).</p>
139 <p>Jurnal Ilmiah Masyarakat Linguistik Indonesia. (2000). Linguistik Indonesia. Yayasan Obor Indonesia. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/linguistik_indonesia/lC9-4t30-esC?hl=id&amp;gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)</p>
139 <p>Jurnal Ilmiah Masyarakat Linguistik Indonesia. (2000). Linguistik Indonesia. Yayasan Obor Indonesia. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/linguistik_indonesia/lC9-4t30-esC?hl=id&amp;gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)</p>
140 <p>Rahardi, R. Kunjana. 2005. Imperatif Kesantunan Bahasa Indonesia. Erlangga. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/Pragmatik/Wd-vd5BWmJ4C?hl=id&amp;gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)</p>
140 <p>Rahardi, R. Kunjana. 2005. Imperatif Kesantunan Bahasa Indonesia. Erlangga. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/Pragmatik/Wd-vd5BWmJ4C?hl=id&amp;gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)</p>
141 <p>Pramujiono, Agung dkk. 2020. Kesantunan Berbahasa, Pendidikan Karakter, dan Pembelajaran yang Humanis. Indocamp. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/KESANTUNAN_BERBAHASA_PENDIDIKAN_KARATER/L5EmEAAAQBAJ?hl=id&amp;gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)</p>
141 <p>Pramujiono, Agung dkk. 2020. Kesantunan Berbahasa, Pendidikan Karakter, dan Pembelajaran yang Humanis. Indocamp. (online at) https://www.google.co.id/books/edition/KESANTUNAN_BERBAHASA_PENDIDIKAN_KARATER/L5EmEAAAQBAJ?hl=id&amp;gbpv=0 (diakses: 19 September 2022)</p>
142  
142