HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Sudah siap menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS)? Yuk, tingkatkan persiapan diri kamu dengan latihan soal PAS Kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2023 beserta pembahasannya di artikel berikut ini!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Sudah siap menghadapi Penilaian Akhir Semester (PAS)? Yuk, tingkatkan persiapan diri kamu dengan latihan soal PAS Kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2023 beserta pembahasannya di artikel berikut ini!</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
3 <h2>MATEMATIKA</h2>
3 <h2>MATEMATIKA</h2>
4 <p><strong>Topik: Matriks</strong></p>
4 <p><strong>Topik: Matriks</strong></p>
5 <p><strong>Subtopik: Determinan Matriks</strong></p>
5 <p><strong>Subtopik: Determinan Matriks</strong></p>
6 <p><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
6 <p><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
7 <p><strong>Baca Juga:<a>Cara Mencari Determinan &amp; Invers Matriks Beserta Contohnya</a></strong></p>
7 <p><strong>Baca Juga:<a>Cara Mencari Determinan &amp; Invers Matriks Beserta Contohnya</a></strong></p>
8 <p><strong>Topik: Induksi Matematika</strong><strong>️</strong></p>
8 <p><strong>Topik: Induksi Matematika</strong><strong>️</strong></p>
9 <p><strong>Subtopik: Induksi Matematika 2 (Ketidaksamaan)</strong></p>
9 <p><strong>Subtopik: Induksi Matematika 2 (Ketidaksamaan)</strong></p>
10 <p><strong>Level: HOTS</strong></p>
10 <p><strong>Level: HOTS</strong></p>
11 <p><strong>Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
11 <p><strong>Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
12 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
12 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
13 <p>2. Dengan menggunakan induksi matematika, dapat disimpulkan bahwa …</p>
13 <p>2. Dengan menggunakan induksi matematika, dapat disimpulkan bahwa …</p>
14 <p>A. tidak ada yang dapat disimpukan<strong></strong>B. pernyataan terbukti dengan induksi matematika<strong></strong>C. pernyataan tidak terbukti karena tahap pertama tidak bisa dibuktikan meskipun tahap kedua bisa dibuktikan<strong></strong>D. pernyataan tidak terbukti karena tahap kedua tidak bisa dibuktikan meskipun tahap pertama bisa dibuktikan<strong></strong>E. pernyataan tidak terbukti karena tahap pertama dan tahap kedua tidak bisa dibuktikan<strong></strong></p>
14 <p>A. tidak ada yang dapat disimpukan<strong></strong>B. pernyataan terbukti dengan induksi matematika<strong></strong>C. pernyataan tidak terbukti karena tahap pertama tidak bisa dibuktikan meskipun tahap kedua bisa dibuktikan<strong></strong>D. pernyataan tidak terbukti karena tahap kedua tidak bisa dibuktikan meskipun tahap pertama bisa dibuktikan<strong></strong>E. pernyataan tidak terbukti karena tahap pertama dan tahap kedua tidak bisa dibuktikan<strong></strong></p>
15 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
15 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
16 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
16 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
17 <p>Perhatikan pernyataan berikut!</p>
17 <p>Perhatikan pernyataan berikut!</p>
18 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
18 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
19 <p>Karena akan dibuktikan pernyataan untuk setiap bilangan asli n, yaitu n ≥ 1, maka langkah pertamanya adalah buktikan P1 benar.</p>
19 <p>Karena akan dibuktikan pernyataan untuk setiap bilangan asli n, yaitu n ≥ 1, maka langkah pertamanya adalah buktikan P1 benar.</p>
20 <p><strong>LANGKAH 1: Buktikan P1 benar.</strong></p>
20 <p><strong>LANGKAH 1: Buktikan P1 benar.</strong></p>
21 <p>Perhatikan pernyataan berikut!</p>
21 <p>Perhatikan pernyataan berikut!</p>
22 <p>Dengan demikian, diperoleh P1 sebagai berikut.</p>
22 <p>Dengan demikian, diperoleh P1 sebagai berikut.</p>
23 <p>Ruas kiri = 2/√1 = 2</p>
23 <p>Ruas kiri = 2/√1 = 2</p>
24 <p>Ruas kanan = 4√1 = 4</p>
24 <p>Ruas kanan = 4√1 = 4</p>
25 <p>Karena ruas kiri &lt; ruas kanan, maka P1 benar sehingga langkah pertama bisa dibuktikan.</p>
25 <p>Karena ruas kiri &lt; ruas kanan, maka P1 benar sehingga langkah pertama bisa dibuktikan.</p>
26 <p><strong>LANGKAH 2: Buktikan untuk sembarang bilangan asli k</strong><strong>,</strong><strong>Pk bernilai benar mengakibatkan Pk+1 bernilai benar.</strong></p>
26 <p><strong>LANGKAH 2: Buktikan untuk sembarang bilangan asli k</strong><strong>,</strong><strong>Pk bernilai benar mengakibatkan Pk+1 bernilai benar.</strong></p>
27 <p>Perhatikan pernyataan berikut!</p>
27 <p>Perhatikan pernyataan berikut!</p>
28 <p>Asumsikan</p>
28 <p>Asumsikan</p>
29 <p>bernilai benar.</p>
29 <p>bernilai benar.</p>
30 <p>Kemudian, perhatikan pernyataan berikut:</p>
30 <p>Kemudian, perhatikan pernyataan berikut:</p>
31 <p>Karena Pk bernilai benar, maka:</p>
31 <p>Karena Pk bernilai benar, maka:</p>
32 <p>Selanjutnya, perhatikan pertidaksamaan berikut:</p>
32 <p>Selanjutnya, perhatikan pertidaksamaan berikut:</p>
33 <p>Oleh karena itu diperoleh:</p>
33 <p>Oleh karena itu diperoleh:</p>
34 <p>Langkah kedua bisa dibuktian.</p>
34 <p>Langkah kedua bisa dibuktian.</p>
35 <p>Dengan demikian, pada proses pembuktian dengan induksi matematika di atas, didapat bahwa pernyataan terbukti karena langkah pertama dan kedua bisa dibuktikan.</p>
35 <p>Dengan demikian, pada proses pembuktian dengan induksi matematika di atas, didapat bahwa pernyataan terbukti karena langkah pertama dan kedua bisa dibuktikan.</p>
36 <p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah B.</strong></p>
36 <p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah B.</strong></p>
37 <p><strong>Baca Juga:<a>4 Metode Pembuktian Matematika</a></strong></p>
37 <p><strong>Baca Juga:<a>4 Metode Pembuktian Matematika</a></strong></p>
38 <p><strong>Topik:<a>Program Linear</a></strong><strong>️</strong></p>
38 <p><strong>Topik:<a>Program Linear</a></strong><strong>️</strong></p>
39 <p><strong>Subtopik: Aplikasi dan Latihan Soal Program Linear</strong></p>
39 <p><strong>Subtopik: Aplikasi dan Latihan Soal Program Linear</strong></p>
40 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
40 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
41 <p>3. Untuk membuat satu cetak roti A, diperlukan 50 gram mentega dan 60 gram tepung. Untuk membuat satu cetak roti B, diperlukan 100 gram mentega dan 20 gram tepung. Jika tersedia 3,5 kg mentega dan 2,4 kg tepung, maka jumlah roti (termasuk roti A dan roti B) terbanyak yang dapat dibuat adalah … roti.</p>
41 <p>3. Untuk membuat satu cetak roti A, diperlukan 50 gram mentega dan 60 gram tepung. Untuk membuat satu cetak roti B, diperlukan 100 gram mentega dan 20 gram tepung. Jika tersedia 3,5 kg mentega dan 2,4 kg tepung, maka jumlah roti (termasuk roti A dan roti B) terbanyak yang dapat dibuat adalah … roti.</p>
42 <p>A. 35 B. 40 C. 42 D. 50 E. 52</p>
42 <p>A. 35 B. 40 C. 42 D. 50 E. 52</p>
43 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
43 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
44 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
44 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
45 <p>Misalkan x menyatakan jumlah roti A dan y menyatakan jumlah roti B. Kita tahu bahwa 3,5 kg = 3.500 g serta 2,4 kg = 2.400 g, sehingga kita punya sistem pertidaksamaan berikut ini.</p>
45 <p>Misalkan x menyatakan jumlah roti A dan y menyatakan jumlah roti B. Kita tahu bahwa 3,5 kg = 3.500 g serta 2,4 kg = 2.400 g, sehingga kita punya sistem pertidaksamaan berikut ini.</p>
46 <p>50x + 100y ≤ 3.500 → x + 2y ≤ 70</p>
46 <p>50x + 100y ≤ 3.500 → x + 2y ≤ 70</p>
47 <p>60x + 20y ≤ 2.400 → 3x + y ≤ 120</p>
47 <p>60x + 20y ≤ 2.400 → 3x + y ≤ 120</p>
48 <p>x ≥ 0</p>
48 <p>x ≥ 0</p>
49 <p>y ≥ 0</p>
49 <p>y ≥ 0</p>
50 <p>Kemudian, fungsi objektifnya menyatakan jumlah roti terbanyak yang dapat dibuat yaitu f(x, y) = x + y.</p>
50 <p>Kemudian, fungsi objektifnya menyatakan jumlah roti terbanyak yang dapat dibuat yaitu f(x, y) = x + y.</p>
51 <p>Kita gambarkan garis x + 2y = 70 dan 3x + y = 120 seperti berikut.</p>
51 <p>Kita gambarkan garis x + 2y = 70 dan 3x + y = 120 seperti berikut.</p>
52 <p>Kemudian, kita lakukan uji titik dengan titik uji (0,0).</p>
52 <p>Kemudian, kita lakukan uji titik dengan titik uji (0,0).</p>
53 <p>x + 2y ≤ 70</p>
53 <p>x + 2y ≤ 70</p>
54 <p>0 + 2·0 ≤ 70</p>
54 <p>0 + 2·0 ≤ 70</p>
55 <p>0 ≤ 70 (benar) </p>
55 <p>0 ≤ 70 (benar) </p>
56 <p>3x + y ≤ 120</p>
56 <p>3x + y ≤ 120</p>
57 <p>3·0 + 0 ≤ 120</p>
57 <p>3·0 + 0 ≤ 120</p>
58 <p>0 ≤ 120 (benar)</p>
58 <p>0 ≤ 120 (benar)</p>
59 <p>Dengan demikian, daerah himpunan penyelesaiannya mendekat ke arah titik (0, 0) seperti gambar berikut.</p>
59 <p>Dengan demikian, daerah himpunan penyelesaiannya mendekat ke arah titik (0, 0) seperti gambar berikut.</p>
60 <p>Kemudian, kita cari titik potong antara garis x + 2y = 70 dan 3x + y = 120 yang merupakan titik pojok.</p>
60 <p>Kemudian, kita cari titik potong antara garis x + 2y = 70 dan 3x + y = 120 yang merupakan titik pojok.</p>
61 <p>x + 2y = 70</p>
61 <p>x + 2y = 70</p>
62 <p>x = 70 - 2y </p>
62 <p>x = 70 - 2y </p>
63 <p>3x + y = 120</p>
63 <p>3x + y = 120</p>
64 <p>3(70-2y) + y = 120</p>
64 <p>3(70-2y) + y = 120</p>
65 <p>210 - 6y + y = 120</p>
65 <p>210 - 6y + y = 120</p>
66 <p>-5y = -90</p>
66 <p>-5y = -90</p>
67 <p>y = 18 </p>
67 <p>y = 18 </p>
68 <p>x = 70 - 2(18) = 70 - 36 = 34</p>
68 <p>x = 70 - 2(18) = 70 - 36 = 34</p>
69 <p>Kita dapatkan titik pojoknya ada 4, yaitu (0,35), (40,0), (34,18), dan (0,0).</p>
69 <p>Kita dapatkan titik pojoknya ada 4, yaitu (0,35), (40,0), (34,18), dan (0,0).</p>
70 <p>Substitusikan masing-masing titik pojok ke fungsi objektif untuk menentukan nilai maksimumnya.</p>
70 <p>Substitusikan masing-masing titik pojok ke fungsi objektif untuk menentukan nilai maksimumnya.</p>
71 <p>f(0,35) = 0 + 35 = 35</p>
71 <p>f(0,35) = 0 + 35 = 35</p>
72 <p>f(40,0) = 40 + 0 = 40</p>
72 <p>f(40,0) = 40 + 0 = 40</p>
73 <p>f(34,18) = 34 + 18 = 52</p>
73 <p>f(34,18) = 34 + 18 = 52</p>
74 <p>f(0,0) = 0 + 0 = 0</p>
74 <p>f(0,0) = 0 + 0 = 0</p>
75 <p>Dengan demikian, roti terbanyak yang dapat dibuat adalah 52 roti.</p>
75 <p>Dengan demikian, roti terbanyak yang dapat dibuat adalah 52 roti.</p>
76 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
76 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
77 <p><strong>Topik: Matriks</strong><strong>️</strong></p>
77 <p><strong>Topik: Matriks</strong><strong>️</strong></p>
78 <p><strong>Subtopik: Invers Matriks</strong></p>
78 <p><strong>Subtopik: Invers Matriks</strong></p>
79 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
79 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
80 <p>4. Diketahui dan . Jika AB = C dengan , maka nilai<em>z</em>adalah …</p>
80 <p>4. Diketahui dan . Jika AB = C dengan , maka nilai<em>z</em>adalah …</p>
81 <p>A. -1 B. 1 C. 2 D. 3/2 E. 4</p>
81 <p>A. -1 B. 1 C. 2 D. 3/2 E. 4</p>
82 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
82 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
83 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
83 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
84 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
84 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
85 <p>Ingat bahwa CC-1 = I dengan I adalah matriks identitas berordo 2, sehingga diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
85 <p>Ingat bahwa CC-1 = I dengan I adalah matriks identitas berordo 2, sehingga diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
86 <p>Dari kesamaan matriks di atas, kita peroleh:</p>
86 <p>Dari kesamaan matriks di atas, kita peroleh:</p>
87 <p>2z - 2 = 0</p>
87 <p>2z - 2 = 0</p>
88 <p>2z = 2</p>
88 <p>2z = 2</p>
89 <p>z = 1 </p>
89 <p>z = 1 </p>
90 <p>-2z + 3 = 1</p>
90 <p>-2z + 3 = 1</p>
91 <p>-2z = -2</p>
91 <p>-2z = -2</p>
92 <p>z = 1</p>
92 <p>z = 1</p>
93 <p>Dengan demikian, nilai <em>z</em> adalah 1.</p>
93 <p>Dengan demikian, nilai <em>z</em> adalah 1.</p>
94 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
94 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
95 <p><strong>Topik: Transformasi Geometri</strong><strong>️</strong></p>
95 <p><strong>Topik: Transformasi Geometri</strong><strong>️</strong></p>
96 <p><strong>Subtopik: Transformasi Rotasi</strong></p>
96 <p><strong>Subtopik: Transformasi Rotasi</strong></p>
97 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
97 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
98 <p>5. Garis y = 2x + 1 dirotasi sebesar 90° berlawanan arah jarum jam terhadap O(0,0). Jika titik A(3,b) terletak pada bayangan garis hasil rotasi, maka nilai<em>b</em>adalah …</p>
98 <p>5. Garis y = 2x + 1 dirotasi sebesar 90° berlawanan arah jarum jam terhadap O(0,0). Jika titik A(3,b) terletak pada bayangan garis hasil rotasi, maka nilai<em>b</em>adalah …</p>
99 <p>A. 7 B. 12 C. -12 D. -2 E. -7</p>
99 <p>A. 7 B. 12 C. -12 D. -2 E. -7</p>
100 <p><strong>Jawaban: D</strong></p>
100 <p><strong>Jawaban: D</strong></p>
101 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
101 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
102 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
102 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
103 <p>Oleh karena itu diperoleh</p>
103 <p>Oleh karena itu diperoleh</p>
104 <p>Kemudian, substitusikan y = -x’ dan x = y’ ke persamaan garis y = 2x + 1, sehingga diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
104 <p>Kemudian, substitusikan y = -x’ dan x = y’ ke persamaan garis y = 2x + 1, sehingga diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
105 <p>Persamaan garis hasil transformasi adalah</p>
105 <p>Persamaan garis hasil transformasi adalah</p>
106 <p>Lalu, diketahui bahwa titik A(3,b) terletak pada persamaan garis yang baru, maka</p>
106 <p>Lalu, diketahui bahwa titik A(3,b) terletak pada persamaan garis yang baru, maka</p>
107 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
107 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
108 <p><strong>Topik: Barisan dan Deret</strong><strong> </strong></p>
108 <p><strong>Topik: Barisan dan Deret</strong><strong> </strong></p>
109 <p><strong>Subtopik: Aplikasi Deret Aritmetika dan Geometri</strong></p>
109 <p><strong>Subtopik: Aplikasi Deret Aritmetika dan Geometri</strong></p>
110 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
110 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
111 <p>6. Amanda meminjam uang di koperasi sebesar Rp12.600.000,00 dengan bunga tunggal sebesar 14% per tahun. Jika Amanda meminjam selama 3 tahun, maka besar cicilan yang harus dibayar Amanda setiap bulannya adalah …</p>
111 <p>6. Amanda meminjam uang di koperasi sebesar Rp12.600.000,00 dengan bunga tunggal sebesar 14% per tahun. Jika Amanda meminjam selama 3 tahun, maka besar cicilan yang harus dibayar Amanda setiap bulannya adalah …</p>
112 <p>A. Rp350.000 B. Rp497.000 C. Rp700.000 D. Rp745.500 E. Rp994.000</p>
112 <p>A. Rp350.000 B. Rp497.000 C. Rp700.000 D. Rp745.500 E. Rp994.000</p>
113 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
113 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
114 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
114 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
115 <p>Diketahui besar pinjaman adalah Rp12.600.000,00 dengan bunga tunggal sebesar 14% per tahun dan periode pinjaman adalah 3 tahun, maka kita punya</p>
115 <p>Diketahui besar pinjaman adalah Rp12.600.000,00 dengan bunga tunggal sebesar 14% per tahun dan periode pinjaman adalah 3 tahun, maka kita punya</p>
116 <p>Dengan rumus bunga tunggal diperoleh</p>
116 <p>Dengan rumus bunga tunggal diperoleh</p>
117 <p>Dengan demikian, besar pinjaman yang harus dikembalikan adalah</p>
117 <p>Dengan demikian, besar pinjaman yang harus dikembalikan adalah</p>
118 <p>Karena Amanda akan membayar dengan cicilan per bulan selama 3 tahun atau sama dengan 36 bulan maka diperoleh besar cicilannya adalah</p>
118 <p>Karena Amanda akan membayar dengan cicilan per bulan selama 3 tahun atau sama dengan 36 bulan maka diperoleh besar cicilannya adalah</p>
119 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
119 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
120 <p><strong>Baca Juga:<a>Mempelajari Barisan dan Deret Geometri</a></strong></p>
120 <p><strong>Baca Juga:<a>Mempelajari Barisan dan Deret Geometri</a></strong></p>
121 <h2>EKONOMI</h2>
121 <h2>EKONOMI</h2>
122 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pertumbuhan dan Pembangunan</strong></p>
122 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pertumbuhan dan Pembangunan</strong></p>
123 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengertian dan Cara Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi</strong></p>
123 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengertian dan Cara Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi</strong></p>
124 <p>1. Pertumbuhan ekonomi suatu negara pada semester I-2018 tumbuh 4,81% dibandingkan dengan semester I-2017. Artinya, pada tahun 2018 semester I mengalami …</p>
124 <p>1. Pertumbuhan ekonomi suatu negara pada semester I-2018 tumbuh 4,81% dibandingkan dengan semester I-2017. Artinya, pada tahun 2018 semester I mengalami …</p>
125 <p>A. Produk Domestik Bruto (PDB) mengalami kemerosotan 4,81% B. Produk Domestik Bruto (PDB) mengalami kenaikan 4,81% C. Konsumsi masyarakat mengalami kemerosotan 4,81% D. Konsumsi masyarakat mengalami kenaikan 4,81% E. Pendapatan per kapita tumbuh 4,81%</p>
125 <p>A. Produk Domestik Bruto (PDB) mengalami kemerosotan 4,81% B. Produk Domestik Bruto (PDB) mengalami kenaikan 4,81% C. Konsumsi masyarakat mengalami kemerosotan 4,81% D. Konsumsi masyarakat mengalami kenaikan 4,81% E. Pendapatan per kapita tumbuh 4,81%</p>
126 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
126 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
127 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
127 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
128 <p>Pertumbuhan ekonomi adalah proses peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) yang ditandai dengan peningkatan produksi barang dan jasa dari waktu ke waktu. Pada soal, apabila terjadi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 sebesar 4,81%, artinya <strong>Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut juga mengalami kenaikan sebesar 4,81%</strong>. </p>
128 <p>Pertumbuhan ekonomi adalah proses peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) yang ditandai dengan peningkatan produksi barang dan jasa dari waktu ke waktu. Pada soal, apabila terjadi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 sebesar 4,81%, artinya <strong>Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut juga mengalami kenaikan sebesar 4,81%</strong>. </p>
129 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah poin B.</strong></p>
129 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah poin B.</strong></p>
130 <p><strong>Baca Juga:<a>Pertumbuhan Ekonomi dan Teori-Teori Pendukungnya</a></strong></p>
130 <p><strong>Baca Juga:<a>Pertumbuhan Ekonomi dan Teori-Teori Pendukungnya</a></strong></p>
131 <p><strong>Topik</strong><strong>: Indeks Harga dan Inflasi</strong></p>
131 <p><strong>Topik</strong><strong>: Indeks Harga dan Inflasi</strong></p>
132 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak dan Cara Mengendalikan Inflasi</strong></p>
132 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak dan Cara Mengendalikan Inflasi</strong></p>
133 <p>2. Tingkat harga barang kebutuhan pokok di beberapa pasar mengalami kenaikan sebesar 11,74%. Dampak fenomena tersebut terhadap perekonomian adalah …</p>
133 <p>2. Tingkat harga barang kebutuhan pokok di beberapa pasar mengalami kenaikan sebesar 11,74%. Dampak fenomena tersebut terhadap perekonomian adalah …</p>
134 <p>A. meningkatnya suku bunga bank B. pesatnya perkembangan tingkat investasi C. stabilnya kondisi neraca pembayaran suatu negara D. semakin mapannya keadaan ekonomi pada masa depan E. meratanya distribusi pendapatan masyarakat</p>
134 <p>A. meningkatnya suku bunga bank B. pesatnya perkembangan tingkat investasi C. stabilnya kondisi neraca pembayaran suatu negara D. semakin mapannya keadaan ekonomi pada masa depan E. meratanya distribusi pendapatan masyarakat</p>
135 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
135 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
136 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
136 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
137 <p>Inflasi identik dengan naiknya harga barang di pasar. Inflasi juga menggambarkan kelebihan jumlah uang beredar dalam masyarakat. Saat terjadi inflasi, pemerintah akan meningkatkan suku bunga bank agar masyarakat tertarik menyimpan uang di bank. Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi jumlah uang beredar sehingga inflasi dapat diatasi.</p>
137 <p>Inflasi identik dengan naiknya harga barang di pasar. Inflasi juga menggambarkan kelebihan jumlah uang beredar dalam masyarakat. Saat terjadi inflasi, pemerintah akan meningkatkan suku bunga bank agar masyarakat tertarik menyimpan uang di bank. Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi jumlah uang beredar sehingga inflasi dapat diatasi.</p>
138 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah poin A.</strong></p>
138 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah poin A.</strong></p>
139 <p><strong>Baca Juga:<a>Pendapatan Nasional: Pengertian, Konsep, dan Rumus</a></strong></p>
139 <p><strong>Baca Juga:<a>Pendapatan Nasional: Pengertian, Konsep, dan Rumus</a></strong></p>
140 <p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Kebijakan Moneter</a>dan<a>Fiskal</a></strong></p>
140 <p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Kebijakan Moneter</a>dan<a>Fiskal</a></strong></p>
141 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Instrumen Kebijakan Moneter</strong></p>
141 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Instrumen Kebijakan Moneter</strong></p>
142 <p>3. Sebuah bank memiliki uang likuid sebesar Rp7.905 miliar yang dapat diedarkan kepada masyarakat. Jumlah tersebut merupakan bagian dari seluruh dana yang dimiliki bank sebesar Rp8.500 miliar. Jika bank sentral meningkatkan reserve requirement ratio sebesar 2%, maka …</p>
142 <p>3. Sebuah bank memiliki uang likuid sebesar Rp7.905 miliar yang dapat diedarkan kepada masyarakat. Jumlah tersebut merupakan bagian dari seluruh dana yang dimiliki bank sebesar Rp8.500 miliar. Jika bank sentral meningkatkan reserve requirement ratio sebesar 2%, maka …</p>
143 <p>A. jumlah uang likuid bank tersebut menjadi Rp765 miliar B. jumlah uang likuid bank bertambah Rp765 miliar C. simpanan bank umum di bank sentral menjadi Rp7.735 miliar D. simpanan bank umum di bank sentral menjadi Rp765 miliar E. tingkat bunga yang berlaku menjadi 7%</p>
143 <p>A. jumlah uang likuid bank tersebut menjadi Rp765 miliar B. jumlah uang likuid bank bertambah Rp765 miliar C. simpanan bank umum di bank sentral menjadi Rp7.735 miliar D. simpanan bank umum di bank sentral menjadi Rp765 miliar E. tingkat bunga yang berlaku menjadi 7%</p>
144 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
144 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
145 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
145 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
146 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
146 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
147 <p>Jumlah uang likuid: Rp7.905 miliar</p>
147 <p>Jumlah uang likuid: Rp7.905 miliar</p>
148 <p>Total dana bank: Rp8.500 miliar</p>
148 <p>Total dana bank: Rp8.500 miliar</p>
149 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
149 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
150 <ol><li><em>Reserve requirement ratio</em> awal</li>
150 <ol><li><em>Reserve requirement ratio</em> awal</li>
151 <li>Tingkat bunga yang berlaku setelah naik 2%</li>
151 <li>Tingkat bunga yang berlaku setelah naik 2%</li>
152 <li>Jumlah simpanan bank umum di bank sentral</li>
152 <li>Jumlah simpanan bank umum di bank sentral</li>
153 <li>Jumlah uang likuid</li>
153 <li>Jumlah uang likuid</li>
154 </ol><p><strong>Jawab:</strong></p>
154 </ol><p><strong>Jawab:</strong></p>
155 <p><strong><em>1. Reserve requirement ratio</em></strong><strong>awal</strong></p>
155 <p><strong><em>1. Reserve requirement ratio</em></strong><strong>awal</strong></p>
156 <p>Rp7.905 miliar = Rp8.500 miliar - A A = Rp8.500 miliar - Rp7.905 miliar A = Rp595 miliar</p>
156 <p>Rp7.905 miliar = Rp8.500 miliar - A A = Rp8.500 miliar - Rp7.905 miliar A = Rp595 miliar</p>
157 <p>B100 × Rp8.500 miliar = Rp595 miliar</p>
157 <p>B100 × Rp8.500 miliar = Rp595 miliar</p>
158 <p>85 B = Rp595 miliar</p>
158 <p>85 B = Rp595 miliar</p>
159 <p>B = 7</p>
159 <p>B = 7</p>
160 <p>Jadi, tingkat reserve requirement ratio yang berlaku di awal adalah 7%.</p>
160 <p>Jadi, tingkat reserve requirement ratio yang berlaku di awal adalah 7%.</p>
161 <p><strong>2. Tingkat bunga yang berlaku setelah naik 2%</strong></p>
161 <p><strong>2. Tingkat bunga yang berlaku setelah naik 2%</strong></p>
162 <p>Saat tingkat <em>reserve requirement ratio</em>dinaikkan sebesar 2% maka tingkat giro wajib minimum yang baru adalah 9% (2% + 7%).</p>
162 <p>Saat tingkat <em>reserve requirement ratio</em>dinaikkan sebesar 2% maka tingkat giro wajib minimum yang baru adalah 9% (2% + 7%).</p>
163 <p><strong>3. Jumlah simpanan bank umum di bank sentral</strong></p>
163 <p><strong>3. Jumlah simpanan bank umum di bank sentral</strong></p>
164 <p>Jumlah simpanan bank umum kepada bank sentral adalah 9% x Rp8.500 miliar = Rp765 miliar.</p>
164 <p>Jumlah simpanan bank umum kepada bank sentral adalah 9% x Rp8.500 miliar = Rp765 miliar.</p>
165 <p><strong>4. Jumlah uang likuid</strong></p>
165 <p><strong>4. Jumlah uang likuid</strong></p>
166 <p>Rp8.500 miliar - Rp765 miliar = Rp7.735 miliar merupakan uang likuid yang dapat disalurkan kepada masyarakat dalam berbagai produk keuangan.</p>
166 <p>Rp8.500 miliar - Rp765 miliar = Rp7.735 miliar merupakan uang likuid yang dapat disalurkan kepada masyarakat dalam berbagai produk keuangan.</p>
167 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah poin D.</strong></p>
167 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah poin D.</strong></p>
168 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pendapatan Nasional</strong></p>
168 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pendapatan Nasional</strong></p>
169 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengertian dan Manfaat Pendapatan Nasional</strong></p>
169 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengertian dan Manfaat Pendapatan Nasional</strong></p>
170 <p>4. Data pendapatan nasional suatu negara merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk menilai prestasi ekonomi. Hal tersebut karena pendapatan nasional mengandung beberapa informasi ekonomi. Namun, masih terdapat beberapa informasi ekonomi yang belum dapat digambarkan oleh data pendapatan nasional. Contoh data yang tidak diperoleh dari pendapatan nasional adalah …</p>
170 <p>4. Data pendapatan nasional suatu negara merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk menilai prestasi ekonomi. Hal tersebut karena pendapatan nasional mengandung beberapa informasi ekonomi. Namun, masih terdapat beberapa informasi ekonomi yang belum dapat digambarkan oleh data pendapatan nasional. Contoh data yang tidak diperoleh dari pendapatan nasional adalah …</p>
171 <p>A. kondisi neraca modal B. kondisi neraca perdagangan C. pertumbuhan ekonomi negara D. kemajuan teknologi di dalam negeri E. persentase kontribusi setiap sektor ekonomi</p>
171 <p>A. kondisi neraca modal B. kondisi neraca perdagangan C. pertumbuhan ekonomi negara D. kemajuan teknologi di dalam negeri E. persentase kontribusi setiap sektor ekonomi</p>
172 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
172 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
173 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
173 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
174 <p>Manfaat data pendapatan nasional suatu negara di antaranya sebagai berikut.</p>
174 <p>Manfaat data pendapatan nasional suatu negara di antaranya sebagai berikut.</p>
175 <ol><li>Mengetahui kondisi neraca perdagangan Indonesia dari jumlah ekspor dan impor.</li>
175 <ol><li>Mengetahui kondisi neraca perdagangan Indonesia dari jumlah ekspor dan impor.</li>
176 <li>Mengetahui kontribusi setiap sektor ekonomi.</li>
176 <li>Mengetahui kontribusi setiap sektor ekonomi.</li>
177 <li>Mengetahui kondisi neraca modal dari jumlah penanaman modal asing di dalam negeri dan penanaman modal dalam negeri di luar negeri.</li>
177 <li>Mengetahui kondisi neraca modal dari jumlah penanaman modal asing di dalam negeri dan penanaman modal dalam negeri di luar negeri.</li>
178 <li>Mengetahui pertumbuhan ekonomi negara dari jumlah PDB dari tahun ke tahun</li>
178 <li>Mengetahui pertumbuhan ekonomi negara dari jumlah PDB dari tahun ke tahun</li>
179 </ol><p>Kemajuan teknologi suatu negara tidak dapat tercermin dalam data pendapatan ekonomi suatu negara.</p>
179 </ol><p>Kemajuan teknologi suatu negara tidak dapat tercermin dalam data pendapatan ekonomi suatu negara.</p>
180 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah poin D.</strong></p>
180 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah poin D.</strong></p>
181 <p><strong>Topik</strong><strong>: Ketenagakerjaan</strong></p>
181 <p><strong>Topik</strong><strong>: Ketenagakerjaan</strong></p>
182 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jenis Tenaga Kerja dan Pengangguran</strong></p>
182 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jenis Tenaga Kerja dan Pengangguran</strong></p>
183 <p>5. Pengangguran yang terjadi akibat dari adanya perubahan-perubahan dalam kegiatan perekonomian adalah …</p>
183 <p>5. Pengangguran yang terjadi akibat dari adanya perubahan-perubahan dalam kegiatan perekonomian adalah …</p>
184 <p>A. pengangguran terbuka B. setengah menganggur C. pengangguran terselubung D. pengangguran konjungtur E. pengangguran structural</p>
184 <p>A. pengangguran terbuka B. setengah menganggur C. pengangguran terselubung D. pengangguran konjungtur E. pengangguran structural</p>
185 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
185 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
186 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
186 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
187 <p>Pengangguran konjungtur/siklis (<em>cyclical unemployment</em>) adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan-perubahan dalam kegiatan perekonomian. Misalnya pengangguran yang disebabkan oleh adanya misalnya inflasi atau krisis.</p>
187 <p>Pengangguran konjungtur/siklis (<em>cyclical unemployment</em>) adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan-perubahan dalam kegiatan perekonomian. Misalnya pengangguran yang disebabkan oleh adanya misalnya inflasi atau krisis.</p>
188 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah poin D.</strong></p>
188 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah poin D.</strong></p>
189 <p><strong>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Tenaga Kerja dan Masalah Ketenagakerjaan</a></strong></p>
189 <p><strong>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Tenaga Kerja dan Masalah Ketenagakerjaan</a></strong></p>
190 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
190 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
191 <p><strong>Subtopik: Pendapatan per Kapita dan Distribusi Pendapatan Nasional</strong></p>
191 <p><strong>Subtopik: Pendapatan per Kapita dan Distribusi Pendapatan Nasional</strong></p>
192 <p><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
192 <p><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
193 <p>6. Perhatikan sebagian data perekonomian negara-negara ASEAN pada tahun 2017 berikut!</p>
193 <p>6. Perhatikan sebagian data perekonomian negara-negara ASEAN pada tahun 2017 berikut!</p>
194 <p>Berdasarkan data tersebut, urutan negara yang memiliki pendapatan per kapita tertinggi ke negara yang memiliki pendapatan per kapita terendah adalah ….</p>
194 <p>Berdasarkan data tersebut, urutan negara yang memiliki pendapatan per kapita tertinggi ke negara yang memiliki pendapatan per kapita terendah adalah ….</p>
195 <p>A. Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam B. Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia C. Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia D. Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Vietnam E. Singapura, Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Vietnam</p>
195 <p>A. Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam B. Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia C. Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia D. Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Vietnam E. Singapura, Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Vietnam</p>
196 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
196 <p><strong>Kunci Jawaban: D</strong></p>
197 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
197 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
198 <p>Pendapatan per kapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara yang diperoleh dari hasil pembagian total pendapatan nasional dengan jumlah total penduduk pada negara tersebut. Rumus menghitung pendapatan per kapita adalah sebagai berikut.</p>
198 <p>Pendapatan per kapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara yang diperoleh dari hasil pembagian total pendapatan nasional dengan jumlah total penduduk pada negara tersebut. Rumus menghitung pendapatan per kapita adalah sebagai berikut.</p>
199 <p>Penghitungan pendapatan per kapita masing-masing negara adalah sebagai berikut.</p>
199 <p>Penghitungan pendapatan per kapita masing-masing negara adalah sebagai berikut.</p>
200 <p>Berdasarkan tabel tersebut, maka urutan negara yang memiliki pendapatan per kapita tertinggi ke negara yang memiliki pendapatan per kapita terendah adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Vietnam.</p>
200 <p>Berdasarkan tabel tersebut, maka urutan negara yang memiliki pendapatan per kapita tertinggi ke negara yang memiliki pendapatan per kapita terendah adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Vietnam.</p>
201 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
201 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
202 <h2>GEOGRAFI</h2>
202 <h2>GEOGRAFI</h2>
203 <p><strong>Topik</strong><strong>: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
203 <p><strong>Topik</strong><strong>: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
204 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi dan Pengelolaan Laut Indonesia</strong></p>
204 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi dan Pengelolaan Laut Indonesia</strong></p>
205 <p>1. Salah satu ancaman yang ditemukan dalam pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan laut di Indonesia adalah illegal fishing. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, kegiatan pencurian ikan ini membawa kerugian ratusan triliun rupiah setiap tahunnya bagi Indonesia. Tercatat bahwa pada tahun 2014 lalu, Indonesia mengalami kerugian sebesar 101 triliun rupiah akibat kegiatan tersebut. Langkah yang tepat dilakukan oleh pemerintah untuk memberantas kegiatan illegal fishing di Indonesia adalah …</p>
205 <p>1. Salah satu ancaman yang ditemukan dalam pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan laut di Indonesia adalah illegal fishing. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, kegiatan pencurian ikan ini membawa kerugian ratusan triliun rupiah setiap tahunnya bagi Indonesia. Tercatat bahwa pada tahun 2014 lalu, Indonesia mengalami kerugian sebesar 101 triliun rupiah akibat kegiatan tersebut. Langkah yang tepat dilakukan oleh pemerintah untuk memberantas kegiatan illegal fishing di Indonesia adalah …</p>
206 <p>A. melakukan moratorium terhadap kegiatan pariwisata bahari B. melakukan reklamasi pada wilayah perairan laut di Indonesia C. menghentikan kerja sama dengan negara asal pencurian ikan D. melakukan pengawasan yang intensif pada wilayah laut Indonesia E. meminta bantuan negara maju untuk merancang sistem keamanan laut Indonesia</p>
206 <p>A. melakukan moratorium terhadap kegiatan pariwisata bahari B. melakukan reklamasi pada wilayah perairan laut di Indonesia C. menghentikan kerja sama dengan negara asal pencurian ikan D. melakukan pengawasan yang intensif pada wilayah laut Indonesia E. meminta bantuan negara maju untuk merancang sistem keamanan laut Indonesia</p>
207 <p><strong>Jawaban: D</strong></p>
207 <p><strong>Jawaban: D</strong></p>
208 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
208 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
209 <p>Salah satu masalah yang mengancam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya kelautan di Indonesia adalah illegal fishing. Pencurian ikan ini dapat terjadi karena kurangnya SDM dan sarana prasarana dalam pengawasan perairan laut Indonesia yang sangat luas, terutama pada daerah perbatasan. Kendala yang dihadapi oleh Indonesia ini dimanfaatkan oleh para pelaku pencurian ikan untuk mengambil sumber daya laut yang ada di perairan laut Indonesia. Pencurian ikan ini menimbulkan banyak kerugian bagi Indonesia. Oleh sebab itu, Indonesia perlu meningkatkan sarana prasarana serta SDM guna menjaga wilayah laut dan melakukan pengawasan wilayah laut dengan intensif.</p>
209 <p>Salah satu masalah yang mengancam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya kelautan di Indonesia adalah illegal fishing. Pencurian ikan ini dapat terjadi karena kurangnya SDM dan sarana prasarana dalam pengawasan perairan laut Indonesia yang sangat luas, terutama pada daerah perbatasan. Kendala yang dihadapi oleh Indonesia ini dimanfaatkan oleh para pelaku pencurian ikan untuk mengambil sumber daya laut yang ada di perairan laut Indonesia. Pencurian ikan ini menimbulkan banyak kerugian bagi Indonesia. Oleh sebab itu, Indonesia perlu meningkatkan sarana prasarana serta SDM guna menjaga wilayah laut dan melakukan pengawasan wilayah laut dengan intensif.</p>
210 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
210 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
211 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna Di Indonesia dan Dunia</strong></p>
211 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna Di Indonesia dan Dunia</strong></p>
212 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Persebaran Jenis-Jenis Flora dan Fauna di Dunia</strong></p>
212 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Persebaran Jenis-Jenis Flora dan Fauna di Dunia</strong></p>
213 <p>2. Wilayah yang termasuk ke dalam zona persebaran fauna Neotropik adalah …</p>
213 <p>2. Wilayah yang termasuk ke dalam zona persebaran fauna Neotropik adalah …</p>
214 <p>A. Rusia B. Afrika C. Greenland D. Amerika Utara E. Amerika Selatan</p>
214 <p>A. Rusia B. Afrika C. Greenland D. Amerika Utara E. Amerika Selatan</p>
215 <p><strong>Jawaban: D</strong></p>
215 <p><strong>Jawaban: D</strong></p>
216 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
216 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
217 <p>Perhatikan gambar berikut ini!</p>
217 <p>Perhatikan gambar berikut ini!</p>
218 <p>Persebaran fauna zona Neotropik meliputi wilayah Meksiko bagian selatan, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Fauna khas di zona Neotropik, yaitu armadilo, piranha, kelelawar penghisap darah, alpaka, dan anaconda.</p>
218 <p>Persebaran fauna zona Neotropik meliputi wilayah Meksiko bagian selatan, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Fauna khas di zona Neotropik, yaitu armadilo, piranha, kelelawar penghisap darah, alpaka, dan anaconda.</p>
219 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan E.</strong></p>
219 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan E.</strong></p>
220 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Hubungan Biosfer dengan Persebaran Flora dan Fauna?</a></strong></p>
220 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Hubungan Biosfer dengan Persebaran Flora dan Fauna?</a></strong></p>
221 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia</strong></p>
221 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia</strong></p>
222 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam Pertambangan</strong></p>
222 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi dan Persebaran Sumber Daya Alam Pertambangan</strong></p>
223 <p>3. Indonesia merupakan negara yang kaya akan energi geotermal. Energi ini dapat digunakan sebagai pembangkit listrik, sumber energi alternatif, dan lain-lain. Pernyataan yang tepat terkait dengan potensi energi geotermal di Indonesia adalah …</p>
223 <p>3. Indonesia merupakan negara yang kaya akan energi geotermal. Energi ini dapat digunakan sebagai pembangkit listrik, sumber energi alternatif, dan lain-lain. Pernyataan yang tepat terkait dengan potensi energi geotermal di Indonesia adalah …</p>
224 <p>A. Pulau Jawa memiliki potensi geotermal yang kecil. B. Potensi geotermal tertinggi di Indonesia berada di Pulau Kalimantan. C. Potensi geotermal Indonesia banyak dipengaruhi oleh pergerakan angin muson. D. Potensi geotermal di Indonesia banyak ditemukan di wilayah pesisir pantai. E. Potensi geotermal di Indonesia dipengaruhi oleh adanya gerak antarlempeng.</p>
224 <p>A. Pulau Jawa memiliki potensi geotermal yang kecil. B. Potensi geotermal tertinggi di Indonesia berada di Pulau Kalimantan. C. Potensi geotermal Indonesia banyak dipengaruhi oleh pergerakan angin muson. D. Potensi geotermal di Indonesia banyak ditemukan di wilayah pesisir pantai. E. Potensi geotermal di Indonesia dipengaruhi oleh adanya gerak antarlempeng.</p>
225 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
225 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
226 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
226 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
227 <p>Secara geologis, Indonesia terletak di zona pertemuan tiga lempeng besar dunia yang memberikan banyak pengaruh pada kehidupan di Indonesia. Gerakan lempeng menyebabkan terbentuknya relief muka bumi. Salah satu dampaknya adalah terbentuknya jalur pegunungan api yang melintasi Indonesia. Keberadaan jalur pegunungan api ini menyebabkan potensi geotermal di Indonesia begitu tinggi. Berdasarkan data Kementerian ESDM, setidaknya terdapat 299 lokasi panas bumi dengan total 28.207 MW. Panas bumi di Indonesia ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif. Berikut adalah peta potensi persebaran potensi panas bumi di Indonesia.</p>
227 <p>Secara geologis, Indonesia terletak di zona pertemuan tiga lempeng besar dunia yang memberikan banyak pengaruh pada kehidupan di Indonesia. Gerakan lempeng menyebabkan terbentuknya relief muka bumi. Salah satu dampaknya adalah terbentuknya jalur pegunungan api yang melintasi Indonesia. Keberadaan jalur pegunungan api ini menyebabkan potensi geotermal di Indonesia begitu tinggi. Berdasarkan data Kementerian ESDM, setidaknya terdapat 299 lokasi panas bumi dengan total 28.207 MW. Panas bumi di Indonesia ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif. Berikut adalah peta potensi persebaran potensi panas bumi di Indonesia.</p>
228 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
228 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
229 <p><strong>Baca Juga:<a>Identifikasi Barang Tambang dan Persebarannya</a></strong></p>
229 <p><strong>Baca Juga:<a>Identifikasi Barang Tambang dan Persebarannya</a></strong></p>
230 <p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Ketahanan Pangan, Industri, dan Energi</a></strong></p>
230 <p><strong>Topik</strong><strong>:<a>Ketahanan Pangan, Industri, dan Energi</a></strong></p>
231 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ruang Lingkup Ketahanan Pangan, Industri, dan Energi</strong></p>
231 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ruang Lingkup Ketahanan Pangan, Industri, dan Energi</strong></p>
232 <p>4. Semua bahan yang didapat dari Sumber Daya Alam dan/atau diperoleh dari usaha manusia untuk dimanfaatkan lebih lanjut. Contohnya kapas untuk industri baju, besi untuk industri besi, kapur untuk industri semen disebut …</p>
232 <p>4. Semua bahan yang didapat dari Sumber Daya Alam dan/atau diperoleh dari usaha manusia untuk dimanfaatkan lebih lanjut. Contohnya kapas untuk industri baju, besi untuk industri besi, kapur untuk industri semen disebut …</p>
233 <p>A. teknologi B. bahan industri C. tenaga kerja D. bahan jadi E. produk</p>
233 <p>A. teknologi B. bahan industri C. tenaga kerja D. bahan jadi E. produk</p>
234 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
234 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
235 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
235 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
236 <p>Bahan industri adalah semua bahan yang didapat dari sumber daya alam dan/atau diperoleh dari usaha manusia untuk dimanfaatkan lebih lanjut. Contohnya, yaitu kapas untuk industri baju, besi untuk industri besi, kapur untuk industri semen.</p>
236 <p>Bahan industri adalah semua bahan yang didapat dari sumber daya alam dan/atau diperoleh dari usaha manusia untuk dimanfaatkan lebih lanjut. Contohnya, yaitu kapas untuk industri baju, besi untuk industri besi, kapur untuk industri semen.</p>
237 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
237 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
238 <p><strong>Topik</strong><strong>: Ketahanan Pangan, Industri, dan Energi</strong></p>
238 <p><strong>Topik</strong><strong>: Ketahanan Pangan, Industri, dan Energi</strong></p>
239 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengelolaan Sumber Daya Alam untuk Ketahanan Pangan, Bahan Industri, dan Energi</strong></p>
239 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pengelolaan Sumber Daya Alam untuk Ketahanan Pangan, Bahan Industri, dan Energi</strong></p>
240 <p>5. Nasi merupakan makanan pokok yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap nasi sangat tinggi, sedangkan produktivitas yang dihasilkan makin hari makin menurun. Salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat agar tidak memiliki ketergantungan terhadap nasi adalah …</p>
240 <p>5. Nasi merupakan makanan pokok yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap nasi sangat tinggi, sedangkan produktivitas yang dihasilkan makin hari makin menurun. Salah satu upaya yang dapat dilakukan masyarakat agar tidak memiliki ketergantungan terhadap nasi adalah …</p>
241 <p>A. mengimpor beras dari negara tetangga B. memperbanyak penggunaan sistem mina padi C. melakukan ekstensifikasi pertanian D. melakukan gerakan 1 hari tanpa nasi E. melakukan diversifikasi pertanian</p>
241 <p>A. mengimpor beras dari negara tetangga B. memperbanyak penggunaan sistem mina padi C. melakukan ekstensifikasi pertanian D. melakukan gerakan 1 hari tanpa nasi E. melakukan diversifikasi pertanian</p>
242 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
242 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
243 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
243 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
244 <p>Salah satu jenis usaha yang dilakukan dengan cara memanfaatkan beberapa jenis produksi yang biasa disebut sebagai diversifikasi pertanian. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya ketergantungan pada salah satu jenis tanaman saja. Dengan melakukan diversifikasi pangan, diharapkan masyarakat Indonesia tidak tergantung terhadap beras, dan dapat menggantinya dengan jagung, singkong, ubi dan lainnya sebagai makanan pokok.</p>
244 <p>Salah satu jenis usaha yang dilakukan dengan cara memanfaatkan beberapa jenis produksi yang biasa disebut sebagai diversifikasi pertanian. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya ketergantungan pada salah satu jenis tanaman saja. Dengan melakukan diversifikasi pangan, diharapkan masyarakat Indonesia tidak tergantung terhadap beras, dan dapat menggantinya dengan jagung, singkong, ubi dan lainnya sebagai makanan pokok.</p>
245 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
245 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
246 <p><strong>Topik: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
246 <p><strong>Topik: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
247 <p><strong>Subtopik: Letak, Luas dan Batas Wilayah</strong></p>
247 <p><strong>Subtopik: Letak, Luas dan Batas Wilayah</strong></p>
248 <p><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
248 <p><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
249 <p>6. Perhatikan negara-negara berikut ini!</p>
249 <p>6. Perhatikan negara-negara berikut ini!</p>
250 <ul><li>Malaysia</li>
250 <ul><li>Malaysia</li>
251 <li>Singapura</li>
251 <li>Singapura</li>
252 <li>Timor Leste</li>
252 <li>Timor Leste</li>
253 <li>Papua Nugini</li>
253 <li>Papua Nugini</li>
254 <li>Brunei Darussalam</li>
254 <li>Brunei Darussalam</li>
255 </ul><p>Negara yang berbatasan darat dengan Indonesia ditunjukkan oleh nomor …. A. 1, 2, dan 3 B. 2, 3, dan 4 C. 1, 3, dan 4 D. 1, 4, dan 5 E. 3, 4, dan 5</p>
255 </ul><p>Negara yang berbatasan darat dengan Indonesia ditunjukkan oleh nomor …. A. 1, 2, dan 3 B. 2, 3, dan 4 C. 1, 3, dan 4 D. 1, 4, dan 5 E. 3, 4, dan 5</p>
256 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
256 <p><strong>Kunci Jawaban: C</strong></p>
257 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
257 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
258 <p>Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT. Secara teritorial, Indonesia berbatasan dengan banyak negara tetangga, baik di daratan maupun lautan. Indonesia berbatasan darat dengan beberapa negara, seperti Malaysia di sebelah utara, Timor Leste di sebelah selatan, dan Papua Nugini di sebelah timur. Sementara itu, Singapura hanya berbatasan laut dengan Indonesia, sedangkan Brunei Darussalam tidak berbatasan dengan Indonesia.</p>
258 <p>Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT. Secara teritorial, Indonesia berbatasan dengan banyak negara tetangga, baik di daratan maupun lautan. Indonesia berbatasan darat dengan beberapa negara, seperti Malaysia di sebelah utara, Timor Leste di sebelah selatan, dan Papua Nugini di sebelah timur. Sementara itu, Singapura hanya berbatasan laut dengan Indonesia, sedangkan Brunei Darussalam tidak berbatasan dengan Indonesia.</p>
259 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
259 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
260 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 11 IPS Semester Ganjil 2021</a></strong></p>
260 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 11 IPS Semester Ganjil 2021</a></strong></p>
261 <h2>SOSIOLOGI</h2>
261 <h2>SOSIOLOGI</h2>
262 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
262 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
263 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ciri-ciri Kelompok Sosial</strong></p>
263 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ciri-ciri Kelompok Sosial</strong></p>
264 <p><strong>Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
264 <p><strong>Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
265 <p>1. Adanya kepentingan pribadi. 2. Pembagian tugas secara spesialisasi. 3. Orientasi dalam kemajuan. 4. Sifat kerja yang efisien. 5. Adanya rasa persaingan.</p>
265 <p>1. Adanya kepentingan pribadi. 2. Pembagian tugas secara spesialisasi. 3. Orientasi dalam kemajuan. 4. Sifat kerja yang efisien. 5. Adanya rasa persaingan.</p>
266 <p>1. Pernyataan di atas merupakan ciri-ciri dari kelompok sosial, yaitu … </p>
266 <p>1. Pernyataan di atas merupakan ciri-ciri dari kelompok sosial, yaitu … </p>
267 <p>A. kelompok informal B. kelompok okupasional C. patembayan D. paguyuban</p>
267 <p>A. kelompok informal B. kelompok okupasional C. patembayan D. paguyuban</p>
268 <p>E. kelompok<em>volunteer</em></p>
268 <p>E. kelompok<em>volunteer</em></p>
269 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
269 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
270 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
270 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
271 <p>Gesellschaft dalam bahasa Indonesia disebut patembayan. Patembayan merupakan konsep yang merujuk pada hubungan anggota masyarakat yang memiliki ikatan yang lemah. Kadangkala individu tidak saling mengenal, nilai, norma dan sikap menjadi kurang berperan dengan baik. Patembayan merupakan bentuk kehidupan bersama di mana anggotanya mempunyai hubungan yang sifatnya sementara dan disatukan oleh pemikiran yang sama. Dalam patembayan, kepentingan pribadi yang rasional dan tindakan penghitungan melemahkan ikatan tradisional keluarga, kekerabatan dan agama. Hubungan manusia dalam masyarakat patembayan lebih bersifat impersonal dan tidak langsung, dibangun secara rasional untuk kepentingan efisiensi atau pertimbangan ekonomi dan politik lainnya. Dalam amsyarakat patembayan pula, pembagian kerja bersifat kompleks dan didasarkan pada spesialisasi. Patembayan adalah karakteristik tipe ideal kehidupan perkotaan modern.</p>
271 <p>Gesellschaft dalam bahasa Indonesia disebut patembayan. Patembayan merupakan konsep yang merujuk pada hubungan anggota masyarakat yang memiliki ikatan yang lemah. Kadangkala individu tidak saling mengenal, nilai, norma dan sikap menjadi kurang berperan dengan baik. Patembayan merupakan bentuk kehidupan bersama di mana anggotanya mempunyai hubungan yang sifatnya sementara dan disatukan oleh pemikiran yang sama. Dalam patembayan, kepentingan pribadi yang rasional dan tindakan penghitungan melemahkan ikatan tradisional keluarga, kekerabatan dan agama. Hubungan manusia dalam masyarakat patembayan lebih bersifat impersonal dan tidak langsung, dibangun secara rasional untuk kepentingan efisiensi atau pertimbangan ekonomi dan politik lainnya. Dalam amsyarakat patembayan pula, pembagian kerja bersifat kompleks dan didasarkan pada spesialisasi. Patembayan adalah karakteristik tipe ideal kehidupan perkotaan modern.</p>
272 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
272 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
273 <p><strong>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Kelompok Sosial Berdasarkan Cara Pembentukannya</a></strong></p>
273 <p><strong>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Kelompok Sosial Berdasarkan Cara Pembentukannya</a></strong></p>
274 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perbedaan dan Kesetaraan II (Stratifikasi Sosial) (NEW*)</strong></p>
274 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perbedaan dan Kesetaraan II (Stratifikasi Sosial) (NEW*)</strong></p>
275 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kesetaraan dalam Masyarakat</strong></p>
275 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kesetaraan dalam Masyarakat</strong></p>
276 <p>2. Di masyarakat terdapat tingkat pendidikan, kedudukan atau jabatan, maupun status dan peran yang berbeda. Adanya perbedaan tersebut dapat menimbulkan masalah, sehingga perlu adanya kesetaraan. Aturan mengenai kesetaraan telah diatur dan dijelaskan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Dalam UUD 1945 dijelaskan mengenai …</p>
276 <p>2. Di masyarakat terdapat tingkat pendidikan, kedudukan atau jabatan, maupun status dan peran yang berbeda. Adanya perbedaan tersebut dapat menimbulkan masalah, sehingga perlu adanya kesetaraan. Aturan mengenai kesetaraan telah diatur dan dijelaskan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Dalam UUD 1945 dijelaskan mengenai …</p>
277 <p>A. adanya persamaan antara hak dan kewajiban B. adanya kesetaraan antara kelompok manusia C. sanksi bagi orang yang membeda-bedakan status seseorang D. perbedaan sosial di masyarakat E. prinsip kesetaraan sosial di masyarakat</p>
277 <p>A. adanya persamaan antara hak dan kewajiban B. adanya kesetaraan antara kelompok manusia C. sanksi bagi orang yang membeda-bedakan status seseorang D. perbedaan sosial di masyarakat E. prinsip kesetaraan sosial di masyarakat</p>
278 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
278 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
279 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
279 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
280 <p>Pengakuan akan prinsip kesetaraan atau kesederajatan secara yuridis telah diakui dan dijamin oleh negara melalui UUD 1945. Warga negara dengan keanekaragaman ras, suku bangsa, agama, dan yang lainnya memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan Indonesia. Persamaan kedudukan antarwarga dapat dilihat pada persamaan dalam bidang politik, hukum, kesempatan, ekonomi, dan sosial.</p>
280 <p>Pengakuan akan prinsip kesetaraan atau kesederajatan secara yuridis telah diakui dan dijamin oleh negara melalui UUD 1945. Warga negara dengan keanekaragaman ras, suku bangsa, agama, dan yang lainnya memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan Indonesia. Persamaan kedudukan antarwarga dapat dilihat pada persamaan dalam bidang politik, hukum, kesempatan, ekonomi, dan sosial.</p>
281 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
281 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
282 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perbedaan dan Kesetaraan II (Stratifikasi Sosial) (NEW*)</strong></p>
282 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perbedaan dan Kesetaraan II (Stratifikasi Sosial) (NEW*)</strong></p>
283 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Dasar Pembentukan Stratifikasi Sosial</a></strong></p>
283 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Dasar Pembentukan Stratifikasi Sosial</a></strong></p>
284 <p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
284 <p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
285 <p>Pelapisan sosial pada masyarakat seperti gambar di atas berdasarkan …</p>
285 <p>Pelapisan sosial pada masyarakat seperti gambar di atas berdasarkan …</p>
286 <p>A. pendidikan B. kekuasaan C. keturunan D. pengetahuan E. kehormatan</p>
286 <p>A. pendidikan B. kekuasaan C. keturunan D. pengetahuan E. kehormatan</p>
287 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
287 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
288 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
288 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
289 <p>Dasar stratifikasi sosial ditentukan oleh kekayaan, kekuasaan, keturunan, dan pendidikan. Berdasarkan piramida pada soal, sistem kasta atau tingkatan dalam kasta ditentukan berdasarkan keturunan. Setiap anak yang lahir dari kasta tertentu maka otomatis akan menempati tingkatan atau lapisan berdasarkan kasta keluarganya.</p>
289 <p>Dasar stratifikasi sosial ditentukan oleh kekayaan, kekuasaan, keturunan, dan pendidikan. Berdasarkan piramida pada soal, sistem kasta atau tingkatan dalam kasta ditentukan berdasarkan keturunan. Setiap anak yang lahir dari kasta tertentu maka otomatis akan menempati tingkatan atau lapisan berdasarkan kasta keluarganya.</p>
290 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
290 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
291 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perbedaan dan Kesetaraan II (Stratifikasi Sosial) (NEW*)</strong></p>
291 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perbedaan dan Kesetaraan II (Stratifikasi Sosial) (NEW*)</strong></p>
292 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sifat Stratifikasi Sosial</strong></p>
292 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sifat Stratifikasi Sosial</strong></p>
293 <p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
293 <p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
294 <p>Piramida tersebut sesuai dengan pemyataan yang ditunjukkan oleh pilihan …</p>
294 <p>Piramida tersebut sesuai dengan pemyataan yang ditunjukkan oleh pilihan …</p>
295 <p>A. Setelah dewasa, putra mahkota dinobatkan sebagai Raja yang baru. B. Angel berlatih keras agar menjadi seorang balerina tingkat dunia. C. Menjelang ujian akhir semester, peserta didik giat belajar untuk mendapatkan nilai yang baik. D. Sebelum menjadi manajer toko kue, Trisno memulai bisnis kecil rumahan. E. Sejak berhasil menyelesaikan masalah internal, Pak Hanung semakin disegani dalam memimpin partai.</p>
295 <p>A. Setelah dewasa, putra mahkota dinobatkan sebagai Raja yang baru. B. Angel berlatih keras agar menjadi seorang balerina tingkat dunia. C. Menjelang ujian akhir semester, peserta didik giat belajar untuk mendapatkan nilai yang baik. D. Sebelum menjadi manajer toko kue, Trisno memulai bisnis kecil rumahan. E. Sejak berhasil menyelesaikan masalah internal, Pak Hanung semakin disegani dalam memimpin partai.</p>
296 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
296 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
297 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
297 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
298 <p>Gambar pada soal menunjukkan stratifikasi sosial tertutup (closed sosial stratification). Stratifikasi sosial tertutup membatasi perpindahan status individu untuk naik ke lapisan atas atau turun ke lapisan bawah. Dasar sistem stratifikasi sosial ini biasanya berdasarkan kelahiran. Seorang putra mahkota dinobatkan menjadi raja baru di kerajaan menunjukkan kedudukan seseorang yang diperoleh karena kelahiran.</p>
298 <p>Gambar pada soal menunjukkan stratifikasi sosial tertutup (closed sosial stratification). Stratifikasi sosial tertutup membatasi perpindahan status individu untuk naik ke lapisan atas atau turun ke lapisan bawah. Dasar sistem stratifikasi sosial ini biasanya berdasarkan kelahiran. Seorang putra mahkota dinobatkan menjadi raja baru di kerajaan menunjukkan kedudukan seseorang yang diperoleh karena kelahiran.</p>
299 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
299 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
300 <p><strong>Topik</strong><strong>: Struktur Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
300 <p><strong>Topik</strong><strong>: Struktur Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
301 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Struktur Sosial</strong></p>
301 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Struktur Sosial</strong></p>
302 <p>5. Masyarakat yang tinggal di sekitar pantai cenderung memiliki struktur sosial terbuka, dinamis, dan heterogen jika dibandingkan masyarakat di daerah pedalaman. Faktor yang memengaruhi struktur sosial tersebut adalah …</p>
302 <p>5. Masyarakat yang tinggal di sekitar pantai cenderung memiliki struktur sosial terbuka, dinamis, dan heterogen jika dibandingkan masyarakat di daerah pedalaman. Faktor yang memengaruhi struktur sosial tersebut adalah …</p>
303 <p>A. letak geografis B. tradisi masyarakat C. asal usul keturunan D. sumber penghidupan E. ekspansi masyarakat luar</p>
303 <p>A. letak geografis B. tradisi masyarakat C. asal usul keturunan D. sumber penghidupan E. ekspansi masyarakat luar</p>
304 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
304 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
305 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
305 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
306 <p>Letak geografis merupakan letak suatu daerah berdasarkan kenampakan di muka bumi. Masyarakat yang tinggal di sekitar pantai memiliki struktur sosial terbuka, dinamis, dan heterogen karena mereka cenderung berinteraksi dengan masyarakat luar seperti wisatawan. Akibatnya, masyarakat menjadi lebih terbuka dan maju. Sementara itu, masyarakat pedalaman cenderung memiliki struktur sosial tertutup sehingga sulit berkembang karena kurang menerima unsurunsur kebudayaan masyarakat luar.</p>
306 <p>Letak geografis merupakan letak suatu daerah berdasarkan kenampakan di muka bumi. Masyarakat yang tinggal di sekitar pantai memiliki struktur sosial terbuka, dinamis, dan heterogen karena mereka cenderung berinteraksi dengan masyarakat luar seperti wisatawan. Akibatnya, masyarakat menjadi lebih terbuka dan maju. Sementara itu, masyarakat pedalaman cenderung memiliki struktur sosial tertutup sehingga sulit berkembang karena kurang menerima unsurunsur kebudayaan masyarakat luar.</p>
307 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
307 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
308 <p><strong>Topik: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
308 <p><strong>Topik: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
309 <p><strong>Subtopik: Teori-teori tentang Masalah Sosial</strong></p>
309 <p><strong>Subtopik: Teori-teori tentang Masalah Sosial</strong></p>
310 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
310 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
311 <p>6. Berikut ini masalah sosial yang dapat dianalisis menggunakan teori struktural fungsional adalah …</p>
311 <p>6. Berikut ini masalah sosial yang dapat dianalisis menggunakan teori struktural fungsional adalah …</p>
312 <p>A. Layoff masal karyawan yang sewenang-wenang tanpa alasan yang jelas. B. Perilaku eksibisionis yang diakibatkan oleh trauma masa lalu dari keluarga. C. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dianiaya dan tidak digaji oleh majikannya. D. Undang-undang bersifat otoriter yang membungkam kebebasan berpendapat. E. Kumpulan remaja melakukan aksi klitih karena sering diejek masyarakat sebagai geng pembuat onar.</p>
312 <p>A. Layoff masal karyawan yang sewenang-wenang tanpa alasan yang jelas. B. Perilaku eksibisionis yang diakibatkan oleh trauma masa lalu dari keluarga. C. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dianiaya dan tidak digaji oleh majikannya. D. Undang-undang bersifat otoriter yang membungkam kebebasan berpendapat. E. Kumpulan remaja melakukan aksi klitih karena sering diejek masyarakat sebagai geng pembuat onar.</p>
313 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
313 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
314 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
314 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
315 <p>Menurut teori struktural fungsional, masalah sosial tercipta ketika fungsi di dalam suatu masyarakat gagal dijalankan sehingga mengganggu keharmonisan sosial. Contohnya, lembaga-lembaga sosial yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik.</p>
315 <p>Menurut teori struktural fungsional, masalah sosial tercipta ketika fungsi di dalam suatu masyarakat gagal dijalankan sehingga mengganggu keharmonisan sosial. Contohnya, lembaga-lembaga sosial yang tidak menjalankan fungsinya dengan baik.</p>
316 <p>Berdasarkan penjelasan ini terlihat masalah sosial yang dapat dianalisis dengan teori struktural fungsional adalah masalah perilaku eksibisionis yang diakibatkan oleh trauma masa lalu dari keluarga. Eksibisionis merupakan perilaku pelecehan seksual dengan memperlihatkan alat kelamin kepada orang asing tanpa persetujuan.</p>
316 <p>Berdasarkan penjelasan ini terlihat masalah sosial yang dapat dianalisis dengan teori struktural fungsional adalah masalah perilaku eksibisionis yang diakibatkan oleh trauma masa lalu dari keluarga. Eksibisionis merupakan perilaku pelecehan seksual dengan memperlihatkan alat kelamin kepada orang asing tanpa persetujuan.</p>
317 <p>Seperti yang dikatakan dalam soal, perilaku eksibisionis ini dapat terjadi salah satunya karena trauma masa lalu dari keluarga. Perilaku lembaga keluarga yang dapat memberi trauma kepada anak dan akhirnya dapat menghasilkan perilaku eksibisionis yang mengganggu masyarakat di antaranya adanya kekerasan fisik, pelecehan seksual, dan kekerasan dalam keluarga.</p>
317 <p>Seperti yang dikatakan dalam soal, perilaku eksibisionis ini dapat terjadi salah satunya karena trauma masa lalu dari keluarga. Perilaku lembaga keluarga yang dapat memberi trauma kepada anak dan akhirnya dapat menghasilkan perilaku eksibisionis yang mengganggu masyarakat di antaranya adanya kekerasan fisik, pelecehan seksual, dan kekerasan dalam keluarga.</p>
318 <p>Selain itu, juga dapat terjadi karena hubungan antara orang tua dan anak yang buruk. Dalam hal ini terlihat, lembaga keluarga tidak menjalankan fungsinya dengan baik, seperti fungsi afeksi yang memberi kasih sayang, dan fungsi proteksi yang memberi perlindungan kepada anak.</p>
318 <p>Selain itu, juga dapat terjadi karena hubungan antara orang tua dan anak yang buruk. Dalam hal ini terlihat, lembaga keluarga tidak menjalankan fungsinya dengan baik, seperti fungsi afeksi yang memberi kasih sayang, dan fungsi proteksi yang memberi perlindungan kepada anak.</p>
319 <p>Pilihan A, C, dan D tidak tepat karena ketiga masalah sosial tersebut berkaitan dengan teori konflik, yaitu masalah sosial tercipta karena adanya ketidakadilan dari kelompok yang memiliki sumber daya terhadap kelompok yang tidak memiliki sumber daya. Pilihan E tidak tepat karena masalah sosial ini berkaitan dengan teori labelling, yaitu masalah sosial tercipta karena adanya pemberian label atau julukan negatif.</p>
319 <p>Pilihan A, C, dan D tidak tepat karena ketiga masalah sosial tersebut berkaitan dengan teori konflik, yaitu masalah sosial tercipta karena adanya ketidakadilan dari kelompok yang memiliki sumber daya terhadap kelompok yang tidak memiliki sumber daya. Pilihan E tidak tepat karena masalah sosial ini berkaitan dengan teori labelling, yaitu masalah sosial tercipta karena adanya pemberian label atau julukan negatif.</p>
320 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
320 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
321 <p><strong>Baca Juga:<a>Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria &amp; Contohnya</a></strong></p>
321 <p><strong>Baca Juga:<a>Masalah Sosial: Pengertian, Faktor Penyebab, Kriteria &amp; Contohnya</a></strong></p>
322 <h2>SEJARAH</h2>
322 <h2>SEJARAH</h2>
323 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dampak Penjajahan Bangsa Eropa </strong></p>
323 <p><strong>Topik</strong><strong>: Dampak Penjajahan Bangsa Eropa </strong></p>
324 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak Penjajahan Bangsa Eropa pada Bidang Politik, Sosial, dan</strong><strong>Ekonomi</strong></p>
324 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak Penjajahan Bangsa Eropa pada Bidang Politik, Sosial, dan</strong><strong>Ekonomi</strong></p>
325 <p><strong>Level</strong><strong>: Easy</strong></p>
325 <p><strong>Level</strong><strong>: Easy</strong></p>
326 <p>1. De Javasche Bank, merupakan bank modern di Hindia Belanda yang muncul pertama kali dan didirikan di Batavia tahun 1828. Bank ini kemudian dinasionalisasi dan saat ini dikenal dengan nama …</p>
326 <p>1. De Javasche Bank, merupakan bank modern di Hindia Belanda yang muncul pertama kali dan didirikan di Batavia tahun 1828. Bank ini kemudian dinasionalisasi dan saat ini dikenal dengan nama …</p>
327 <p>A. Bank Rakyat Indonesia B. Bank Negara Indonesia C. Bank Tabungan Negara D. Bank Mandiri E. Bank Indonesia</p>
327 <p>A. Bank Rakyat Indonesia B. Bank Negara Indonesia C. Bank Tabungan Negara D. Bank Mandiri E. Bank Indonesia</p>
328 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: E </strong></p>
328 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: E </strong></p>
329 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
329 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
330 <p>De Javasche Bank didirikan pada tanggal 24 Januari 1828. Awalnya bank ini merupakan bank sirkulasi yang didirikan pemerintah Hindia Belanda untuk menertibkan dan mengatur sistem pembayaran di Hindia Belanda. Setelah Indonesia merdeka, pemerintah berusaha untuk menasionalisasi bank-bank milik asing, di mana langkah ini ditujukan untuk menambah perangkat-perangkat negara, salah satunya De Javasche Bank. Nasionalisasi De Javasche Bank adalah proses pemindahan hak kepemilikan asing (Belanda) ke pemerintahan Indonesia. Pada tanggal 1 Juli 1953, De Javasche Bank berubah menjadi Bank Indonesia, sebuah lembaga bank sentral Indonesia. Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia merupakan salah satu upaya mengikis pengaruh kolonial setelah Indonesia merdeka.</p>
330 <p>De Javasche Bank didirikan pada tanggal 24 Januari 1828. Awalnya bank ini merupakan bank sirkulasi yang didirikan pemerintah Hindia Belanda untuk menertibkan dan mengatur sistem pembayaran di Hindia Belanda. Setelah Indonesia merdeka, pemerintah berusaha untuk menasionalisasi bank-bank milik asing, di mana langkah ini ditujukan untuk menambah perangkat-perangkat negara, salah satunya De Javasche Bank. Nasionalisasi De Javasche Bank adalah proses pemindahan hak kepemilikan asing (Belanda) ke pemerintahan Indonesia. Pada tanggal 1 Juli 1953, De Javasche Bank berubah menjadi Bank Indonesia, sebuah lembaga bank sentral Indonesia. Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia merupakan salah satu upaya mengikis pengaruh kolonial setelah Indonesia merdeka.</p>
331 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
331 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
332 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pendudukan Jepang di Indonesia</strong></p>
332 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pendudukan Jepang di Indonesia</strong></p>
333 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kedatangan Jepang</strong></p>
333 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kedatangan Jepang</strong></p>
334 <p><strong>Level</strong><strong>: Medium</strong></p>
334 <p><strong>Level</strong><strong>: Medium</strong></p>
335 <p>2. Berikut adalah upaya Belanda dalam mempertahankan wilayah Hindia-Belanda dari serbuan tentara Jepang adalah …</p>
335 <p>2. Berikut adalah upaya Belanda dalam mempertahankan wilayah Hindia-Belanda dari serbuan tentara Jepang adalah …</p>
336 <p>A. melatih tentara bumiputra untuk melawan tentara Jepang B. mendirikan benteng-benteng pertahanan di sepanjang wilayah pantai C. bergabung dengan sekutu militer Jerman dalam menghalau serangan Jepang D. bergabung dengan Front ABDACOM (America, British, Dutch, Australian Command) E. mempersiapkan pelabuhan pelarian ke Australia</p>
336 <p>A. melatih tentara bumiputra untuk melawan tentara Jepang B. mendirikan benteng-benteng pertahanan di sepanjang wilayah pantai C. bergabung dengan sekutu militer Jerman dalam menghalau serangan Jepang D. bergabung dengan Front ABDACOM (America, British, Dutch, Australian Command) E. mempersiapkan pelabuhan pelarian ke Australia</p>
337 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
337 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
338 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
338 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
339 <p>Setelah Jepang melakukan serangan kepada pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour, Belanda langsung menyatakan sikap berperang melawan Jepang. Untuk mempertahankan wilayah Hindia-Belanda dari serbuan Jepang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah Belanda bergabung dengan front militer ABDACOM (America, British, Dutch, Australian Command). Namun, ternyata usaha tersebut sia-sia karena Jepang berhasil melakukan serang kilat terhadap wilayah-wilayah sekutu di Asia Tenggara.</p>
339 <p>Setelah Jepang melakukan serangan kepada pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour, Belanda langsung menyatakan sikap berperang melawan Jepang. Untuk mempertahankan wilayah Hindia-Belanda dari serbuan Jepang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah Belanda bergabung dengan front militer ABDACOM (America, British, Dutch, Australian Command). Namun, ternyata usaha tersebut sia-sia karena Jepang berhasil melakukan serang kilat terhadap wilayah-wilayah sekutu di Asia Tenggara.</p>
340 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
340 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
341 <p><strong>Topik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Islam</strong></p>
341 <p><strong>Topik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Islam</strong></p>
342 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Islam</strong></p>
342 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Islam</strong></p>
343 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
343 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
344 <p>3. Kesultanan Samudera Pasai merupakan salah satu kerajaan maritim yang bercorak Islam di Indonesia. Adapun faktor pendukung dari pernyataan tersebut adalah …</p>
344 <p>3. Kesultanan Samudera Pasai merupakan salah satu kerajaan maritim yang bercorak Islam di Indonesia. Adapun faktor pendukung dari pernyataan tersebut adalah …</p>
345 <p>A. bersatunya kerajaan Samudera Pasai dan kerajaan Perlak B. mempunyai letak yang strategis dengan pelabuhan-pelabuhan penting yang menopang perekonomian C. kekuasaan Sultan Zain Abidin Malik Al-Zahir yang berhasil melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit D. Samudera Pasai aktif dalam penyebaran Islam di Sumatra, Sulawesi dan dan Jawa E. mempunyai angkatan laut yang kuat sehingga mampu menguasai pelayaran di Selat Malaka</p>
345 <p>A. bersatunya kerajaan Samudera Pasai dan kerajaan Perlak B. mempunyai letak yang strategis dengan pelabuhan-pelabuhan penting yang menopang perekonomian C. kekuasaan Sultan Zain Abidin Malik Al-Zahir yang berhasil melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit D. Samudera Pasai aktif dalam penyebaran Islam di Sumatra, Sulawesi dan dan Jawa E. mempunyai angkatan laut yang kuat sehingga mampu menguasai pelayaran di Selat Malaka</p>
346 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
346 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
347 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
347 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
348 <p>Letak Kesultanan Samudera Pasai di tepi Selat Malaka yang strategis menyebabkan banyak pedagang asing singgah di Samudera Pasai. Kerajaan Samudera Pasai memiliki bandar yang berfungsi sebagai tempat menambah perbekalan bagi kapal-kapal yang akan berlayar ke Maluku, memperbaiki kerusakan kapal, serta mengumpulkan barang dagangan sebelum dijual ke luar negeri. Dengan demikian, kehidupan ekonomi Kerajaan Samudera Pasai bertumpu pada sektor maritim, yaitu perdagangan dan pelayaran.</p>
348 <p>Letak Kesultanan Samudera Pasai di tepi Selat Malaka yang strategis menyebabkan banyak pedagang asing singgah di Samudera Pasai. Kerajaan Samudera Pasai memiliki bandar yang berfungsi sebagai tempat menambah perbekalan bagi kapal-kapal yang akan berlayar ke Maluku, memperbaiki kerusakan kapal, serta mengumpulkan barang dagangan sebelum dijual ke luar negeri. Dengan demikian, kehidupan ekonomi Kerajaan Samudera Pasai bertumpu pada sektor maritim, yaitu perdagangan dan pelayaran.</p>
349 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
349 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
350 <p><strong>Baca Juga:<a>13 Kerajaan Maritim Hindu-Buddha di Indonesia</a></strong></p>
350 <p><strong>Baca Juga:<a>13 Kerajaan Maritim Hindu-Buddha di Indonesia</a></strong></p>
351 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pemikiran dan Peristiwa Penting di Eropa </strong></p>
351 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pemikiran dan Peristiwa Penting di Eropa </strong></p>
352 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Revolusi Industri</a></strong></p>
352 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Revolusi Industri</a></strong></p>
353 <p><strong>Level</strong><strong>: Medium</strong></p>
353 <p><strong>Level</strong><strong>: Medium</strong></p>
354 <p>4. Revolusi Industri yang terjadi di Inggris, membawa dampak besar terhadap kehidupan sosial masyarakat Eropa, salah satunya adalah …</p>
354 <p>4. Revolusi Industri yang terjadi di Inggris, membawa dampak besar terhadap kehidupan sosial masyarakat Eropa, salah satunya adalah …</p>
355 <p>A. penghapusan agama dari ruang publik B. muncul dua paham baru, yaitu liberalisme dan fasisme C. muncul dua paham baru, yaitu sosialisme dan kapitalisme D. munculnya golongan atau kaum bangsawan dalam pemerintah E. kepentingan raja tidak dapat didahulukan dibandingkan kepentingan rakyat</p>
355 <p>A. penghapusan agama dari ruang publik B. muncul dua paham baru, yaitu liberalisme dan fasisme C. muncul dua paham baru, yaitu sosialisme dan kapitalisme D. munculnya golongan atau kaum bangsawan dalam pemerintah E. kepentingan raja tidak dapat didahulukan dibandingkan kepentingan rakyat</p>
356 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: C </strong></p>
356 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: C </strong></p>
357 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
357 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
358 <p>Revolusi Industri yang terjadi di Inggris membawa dampak besar untuk kehidupan masyarakat. Dampak tersebut antara lain munculnya industri secara besar-besaran, terjadinya urbanisasi, timbulnya imperialisme modern, terjadi perubahan sistem sosial kemasyarakatan, serta munculnya paham-paham baru, seperti kapitalisme dan sosialisme.</p>
358 <p>Revolusi Industri yang terjadi di Inggris membawa dampak besar untuk kehidupan masyarakat. Dampak tersebut antara lain munculnya industri secara besar-besaran, terjadinya urbanisasi, timbulnya imperialisme modern, terjadi perubahan sistem sosial kemasyarakatan, serta munculnya paham-paham baru, seperti kapitalisme dan sosialisme.</p>
359 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
359 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
360 <p><strong>Topik</strong><strong>: Revolusi-Revolusi Besar Dunia</strong></p>
360 <p><strong>Topik</strong><strong>: Revolusi-Revolusi Besar Dunia</strong></p>
361 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Revolusi Amerika</strong></p>
361 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Revolusi Amerika</strong></p>
362 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
362 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
363 <p>5. Salah satu tindakan radikal masyarakat koloni Amerika, sebagai tanda penolakan atas diberlakukannya berbagai kebijakan baru pemerintah Inggris terhadap koloni Amerika, di antaranya adalah …</p>
363 <p>5. Salah satu tindakan radikal masyarakat koloni Amerika, sebagai tanda penolakan atas diberlakukannya berbagai kebijakan baru pemerintah Inggris terhadap koloni Amerika, di antaranya adalah …</p>
364 <p>A. bersekutu dengan Prancis untuk mengusir pengaruh Inggris dari daratan Amerika B. merebut kapal EIC di Boston yang mengangkut teh, lalu menumpahkan seluruh isinya ke laut C. melarang kapal-kapal Inggris untuk berlayar ke Amerika D. masyarakat koloni tidak membayar pajak kepada pemerintah Inggris E. dilucutinya senjata-senjata tentara Inggris yang ada di Amerika</p>
364 <p>A. bersekutu dengan Prancis untuk mengusir pengaruh Inggris dari daratan Amerika B. merebut kapal EIC di Boston yang mengangkut teh, lalu menumpahkan seluruh isinya ke laut C. melarang kapal-kapal Inggris untuk berlayar ke Amerika D. masyarakat koloni tidak membayar pajak kepada pemerintah Inggris E. dilucutinya senjata-senjata tentara Inggris yang ada di Amerika</p>
365 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
365 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
366 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
366 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
367 <p>Dalam usahanya melawan kebijakan pemerintahan Inggris yang dianggap sangat merugikan, koloni Amerika melakukan beberapa tindakan radikal, di antaranya:</p>
367 <p>Dalam usahanya melawan kebijakan pemerintahan Inggris yang dianggap sangat merugikan, koloni Amerika melakukan beberapa tindakan radikal, di antaranya:</p>
368 <p>1. Melakukan propaganda dan pemogokan kerja yang dilakukan oleh kelompok<em>sans of liberty</em>2. Boikot terhadap barang-barang dari Inggris oleh para importir koloni 3. Merebut kapal EIC di Boston yang mengangkut teh, lalu menumpahkan seluruh isinya ke laut. Peristiwa ini dikenal dengan The Boston Tea Party.</p>
368 <p>1. Melakukan propaganda dan pemogokan kerja yang dilakukan oleh kelompok<em>sans of liberty</em>2. Boikot terhadap barang-barang dari Inggris oleh para importir koloni 3. Merebut kapal EIC di Boston yang mengangkut teh, lalu menumpahkan seluruh isinya ke laut. Peristiwa ini dikenal dengan The Boston Tea Party.</p>
369 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
369 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
370 <p><strong>Baca Juga:<a>Sejarah Revolusi Amerika dan Dampaknya pada Dunia</a></strong></p>
370 <p><strong>Baca Juga:<a>Sejarah Revolusi Amerika dan Dampaknya pada Dunia</a></strong></p>
371 <p><strong>Topik: Pendidikan dan Pergerakan Nasional</strong></p>
371 <p><strong>Topik: Pendidikan dan Pergerakan Nasional</strong></p>
372 <p><strong>Subtopik: Munculnya Golongan Elit di Indonesia</strong></p>
372 <p><strong>Subtopik: Munculnya Golongan Elit di Indonesia</strong></p>
373 <p><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
373 <p><strong>Level Kognitif: Medium</strong></p>
374 <p>6. Pendirian Taman Siswa dilatarbelakangi oleh ….</p>
374 <p>6. Pendirian Taman Siswa dilatarbelakangi oleh ….</p>
375 <p>A. keinginan untuk berjuang secara politik melalui pendidikan B. adanya diskriminasi pendidikan terhadap bumiputra C. keinginan untuk memberikan motivasi yang baik D. munculnya undang-undang tentang sekolah liar E. menyaingi sekolah-sekolah swasta asing</p>
375 <p>A. keinginan untuk berjuang secara politik melalui pendidikan B. adanya diskriminasi pendidikan terhadap bumiputra C. keinginan untuk memberikan motivasi yang baik D. munculnya undang-undang tentang sekolah liar E. menyaingi sekolah-sekolah swasta asing</p>
376 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
376 <p><strong>Kunci Jawaban: B</strong></p>
377 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
377 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
378 <p>Taman Siswa didirikan oleh Suwardi Suryaningrat atau Ki Hadjar Dewantara pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta. Saat itu, beliau meyakini bahwa pendidikan merupakan sarana yang efektif untuk mewujudkan transformasi sosial dan menjadi cara yang tepat untuk memajukan bangsa.</p>
378 <p>Taman Siswa didirikan oleh Suwardi Suryaningrat atau Ki Hadjar Dewantara pada 3 Juli 1922 di Yogyakarta. Saat itu, beliau meyakini bahwa pendidikan merupakan sarana yang efektif untuk mewujudkan transformasi sosial dan menjadi cara yang tepat untuk memajukan bangsa.</p>
379 <p>Pendirian Taman Siswa dilatarbelakangi oleh adanya diskriminasi pendidikan terhadap bumiputra karena saat itu status sosial masyarakat menentukan jenjang pendidikan yang akan ia tempuh. Bagi rakyat jelata, mereka hanya dapat menempuh pendidikan sampai Sekolah Dasar saja, sedangkan bagi kaum bangsawan dan bangsa Eropa, mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bahkan hingga ke luar negeri.</p>
379 <p>Pendirian Taman Siswa dilatarbelakangi oleh adanya diskriminasi pendidikan terhadap bumiputra karena saat itu status sosial masyarakat menentukan jenjang pendidikan yang akan ia tempuh. Bagi rakyat jelata, mereka hanya dapat menempuh pendidikan sampai Sekolah Dasar saja, sedangkan bagi kaum bangsawan dan bangsa Eropa, mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bahkan hingga ke luar negeri.</p>
380 <p>Oleh karena itu, Taman Siswa menjadi tempat bagi rakyat bumiputra yang tidak bisa masuk ke sekolah pemerintah atau tidak bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi. Jadi, pendirian Taman Siswa dilatarbelakangi oleh adanya diskriminasi pendidikan terhadap bumiputra.</p>
380 <p>Oleh karena itu, Taman Siswa menjadi tempat bagi rakyat bumiputra yang tidak bisa masuk ke sekolah pemerintah atau tidak bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi. Jadi, pendirian Taman Siswa dilatarbelakangi oleh adanya diskriminasi pendidikan terhadap bumiputra.</p>
381 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
381 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
382 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2022</a></strong></p>
382 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal &amp; Pembahasan PAS Kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2022</a></strong></p>
383 <p><em>Nah</em>, itu tadi beberapa latihan soal dan pembahasan untuk persiapan ujian Penilaian Akhir Semester (PAS) kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2023. Semoga beberapa contoh latihan soal di atas dapat membantu kamu untuk menghadapi ujian nanti, ya.</p>
383 <p><em>Nah</em>, itu tadi beberapa latihan soal dan pembahasan untuk persiapan ujian Penilaian Akhir Semester (PAS) kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2023. Semoga beberapa contoh latihan soal di atas dapat membantu kamu untuk menghadapi ujian nanti, ya.</p>
384 <p>Oh iya, kamu juga bisa<em>kok</em>menguji seberapa dalam kemampuanmu terhadap materi dengan lebih banyak mengerjakan latihan soal di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>. Di sana juga ada pembahasannya,<em>loh</em>! Lengkap banget,<em>kan</em>.<em>Yuk</em>, gabung sekarang!</p>
384 <p>Oh iya, kamu juga bisa<em>kok</em>menguji seberapa dalam kemampuanmu terhadap materi dengan lebih banyak mengerjakan latihan soal di<a><strong>ruangbelajar</strong></a>. Di sana juga ada pembahasannya,<em>loh</em>! Lengkap banget,<em>kan</em>.<em>Yuk</em>, gabung sekarang!</p>
385  
385