0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Dafa menerima surat dari sepupu jauhnya. Surat itu apa, ya? Yuk, kita cari tahu di artikel<a>pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4</a>ini!</em></p>
1
<blockquote><p><em>Dafa menerima surat dari sepupu jauhnya. Surat itu apa, ya? Yuk, kita cari tahu di artikel<a>pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4</a>ini!</em></p>
2
</blockquote><p><em>-</em></p>
2
</blockquote><p><em>-</em></p>
3
<p>Hari ini, Lulu akan bermain di rumah Dafa. Sesampainya di sana, ia melihat Dafa sedang duduk di teras sambil memegang sesuatu di tangannya.</p>
3
<p>Hari ini, Lulu akan bermain di rumah Dafa. Sesampainya di sana, ia melihat Dafa sedang duduk di teras sambil memegang sesuatu di tangannya.</p>
4
<p>“<em>Hai</em>, Dafa!” sapa Lulu, “Yang kamu pegang itu apa?”</p>
4
<p>“<em>Hai</em>, Dafa!” sapa Lulu, “Yang kamu pegang itu apa?”</p>
5
<p>“<em>Oh</em>, ini namanya surat. Aku baru saja terima dari sepupu jauhku di Senggigi.”</p>
5
<p>“<em>Oh</em>, ini namanya surat. Aku baru saja terima dari sepupu jauhku di Senggigi.”</p>
6
<p>“Surat? Sepertinya aku belum pernah dapat<em>deh</em>…”</p>
6
<p>“Surat? Sepertinya aku belum pernah dapat<em>deh</em>…”</p>
7
<p>“Masa<em>sih</em>? Seru<em>loh</em>Lu berkabar lewat surat.<strong>Surat</strong>itu dikenal sebagai salah satu<strong>alat komunikasi</strong>untuk<strong>menyampaikan informasi atau pesan secara tertulis</strong>.”</p>
7
<p>“Masa<em>sih</em>? Seru<em>loh</em>Lu berkabar lewat surat.<strong>Surat</strong>itu dikenal sebagai salah satu<strong>alat komunikasi</strong>untuk<strong>menyampaikan informasi atau pesan secara tertulis</strong>.”</p>
8
<p>“<em>Hmm</em>, berarti surat ini<strong>fungsinya sebagai alat untuk menuliskan pesan kepada orang lain</strong>, ya?”</p>
8
<p>“<em>Hmm</em>, berarti surat ini<strong>fungsinya sebagai alat untuk menuliskan pesan kepada orang lain</strong>, ya?”</p>
9
<p>“Benar! Supaya kamu makin paham, aku akan perlihatkan contoh suratnya!” timpal Dafa sambil menunjukkan surat yang ia dapatkan.</p>
9
<p>“Benar! Supaya kamu makin paham, aku akan perlihatkan contoh suratnya!” timpal Dafa sambil menunjukkan surat yang ia dapatkan.</p>
10
<p>Baca Juga:<a>Yuk, Menentukan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung!</a></p>
10
<p>Baca Juga:<a>Yuk, Menentukan Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung!</a></p>
11
<p>“Dafa,<em>jelasin</em>lebih banyak lagi tentang surat,<em>dong</em>!” sahut Lulu dengan antusias.</p>
11
<p>“Dafa,<em>jelasin</em>lebih banyak lagi tentang surat,<em>dong</em>!” sahut Lulu dengan antusias.</p>
12
<p>“Boleh, Lu! Kalau begitu, aku lanjut<em>jelasin</em>ke bagian-bagian yang ada di dalam surat ya,” sambung Dafa.</p>
12
<p>“Boleh, Lu! Kalau begitu, aku lanjut<em>jelasin</em>ke bagian-bagian yang ada di dalam surat ya,” sambung Dafa.</p>
13
<p>“Bagian pertama pada surat adalah<strong>alamat penulis dan tanggal penulisan surat</strong>. Letaknya ada pada bagian surat paling atas. Selanjutnya di bagian kedua, ada<strong>salam pembuka</strong>. Salam pembuka ini kita sesuaikan dengan penerima surat. Misalnya, kita bisa menggunakan ‘Untuk sahabatku’ saat menulis surat kepada teman.”</p>
13
<p>“Bagian pertama pada surat adalah<strong>alamat penulis dan tanggal penulisan surat</strong>. Letaknya ada pada bagian surat paling atas. Selanjutnya di bagian kedua, ada<strong>salam pembuka</strong>. Salam pembuka ini kita sesuaikan dengan penerima surat. Misalnya, kita bisa menggunakan ‘Untuk sahabatku’ saat menulis surat kepada teman.”</p>
14
<p>“Selain menggunakan ‘untuk’, ada salam pembuka lainnya<em>nggak</em>?”</p>
14
<p>“Selain menggunakan ‘untuk’, ada salam pembuka lainnya<em>nggak</em>?”</p>
15
<p>“Ada. Contoh salam pembuka lainnya adalah ‘Salam’, ‘Kepada sahabatku’, ‘Hai’, dan sebagainya.”</p>
15
<p>“Ada. Contoh salam pembuka lainnya adalah ‘Salam’, ‘Kepada sahabatku’, ‘Hai’, dan sebagainya.”</p>
16
<p>“<em>Oke</em>, aku paham. Setelah salam, lalu apa lagi?”</p>
16
<p>“<em>Oke</em>, aku paham. Setelah salam, lalu apa lagi?”</p>
17
<p>“Setelah salam ada bagian ketiga, yaitu<strong>paragraf pembuka surat</strong>. Bagian ini biasanya menanyakan kabar penerima atau keluarga penerima surat. Misalnya, diawali dengan pertanyaan ‘Apa kabar?’” jelas Dafa.</p>
17
<p>“Setelah salam ada bagian ketiga, yaitu<strong>paragraf pembuka surat</strong>. Bagian ini biasanya menanyakan kabar penerima atau keluarga penerima surat. Misalnya, diawali dengan pertanyaan ‘Apa kabar?’” jelas Dafa.</p>
18
<p>Lulu menatap ke arah Dafa dengan pandangan semakin tertarik.</p>
18
<p>Lulu menatap ke arah Dafa dengan pandangan semakin tertarik.</p>
19
<p>“Setelah pertanyaan kabar, selanjutnya bagian keempat adalah<strong>paragraf isi surat</strong>. Pada bagian ini berisi hal-hal yang ingin disampaikan kepada penerima surat. Misalnya, berupa cerita atau pengalaman.”</p>
19
<p>“Setelah pertanyaan kabar, selanjutnya bagian keempat adalah<strong>paragraf isi surat</strong>. Pada bagian ini berisi hal-hal yang ingin disampaikan kepada penerima surat. Misalnya, berupa cerita atau pengalaman.”</p>
20
<p>“<em>Wah</em>, membaca paragraf isi surat biasanya adalah bagian paling menarik! Soalnya aku bisa bertukar cerita dengan seseorang!” seru Lulu.</p>
20
<p>“<em>Wah</em>, membaca paragraf isi surat biasanya adalah bagian paling menarik! Soalnya aku bisa bertukar cerita dengan seseorang!” seru Lulu.</p>
21
<p>“Betul, Lu! Aku juga paling suka membaca cerita seseorang,” timpal Dafa, “<em>Nah</em>, aku lanjutkan lagi ke bagian kelima ya, yaitu<strong>paragraf penutup surat</strong>. Pada bagian ini biasanya berisi sebuah harapan, permintaan maaf, ucapan terima kasih, dan lain-lain. Lalu terakhir, di bagian keenam ada<strong>salam penutup</strong>. Kita bisa menutup surat dengan kalimat seperti ‘Salam hangat’ dan ‘Salam rindu’, serta diakhiri dengan nama pembuat surat.”</p>
21
<p>“Betul, Lu! Aku juga paling suka membaca cerita seseorang,” timpal Dafa, “<em>Nah</em>, aku lanjutkan lagi ke bagian kelima ya, yaitu<strong>paragraf penutup surat</strong>. Pada bagian ini biasanya berisi sebuah harapan, permintaan maaf, ucapan terima kasih, dan lain-lain. Lalu terakhir, di bagian keenam ada<strong>salam penutup</strong>. Kita bisa menutup surat dengan kalimat seperti ‘Salam hangat’ dan ‘Salam rindu’, serta diakhiri dengan nama pembuat surat.”</p>
22
<p>Baca Juga:<a>Belajar Cara Memahami Teks Lisan, Yuk!</a></p>
22
<p>Baca Juga:<a>Belajar Cara Memahami Teks Lisan, Yuk!</a></p>
23
<p>“Terima kasih, Dafa! Penjelasan kamu tentang surat ini menarik banget. Aku jadi<em>tau kalo</em>kegunaan surat itu sebagai alat untuk menulis pesan. Lalu, aku juga jadi<em>tau</em>tentang contoh dan bagian-bagian yang ada di dalam surat. Lain kali, aku mau tulis surat buat kamu juga,<em>ah</em>!”</p>
23
<p>“Terima kasih, Dafa! Penjelasan kamu tentang surat ini menarik banget. Aku jadi<em>tau kalo</em>kegunaan surat itu sebagai alat untuk menulis pesan. Lalu, aku juga jadi<em>tau</em>tentang contoh dan bagian-bagian yang ada di dalam surat. Lain kali, aku mau tulis surat buat kamu juga,<em>ah</em>!”</p>
24
<p>“Sama-sama, Lulu!”</p>
24
<p>“Sama-sama, Lulu!”</p>
25
<p>Namun Dafa terlihat berpikir sejenak. “<em>Eh,</em>tapi kamu mau tulis surat tentang apa buatku?”</p>
25
<p>Namun Dafa terlihat berpikir sejenak. “<em>Eh,</em>tapi kamu mau tulis surat tentang apa buatku?”</p>
26
<p>“Rahasia!” celetuk Lulu sambil tertawa.</p>
26
<p>“Rahasia!” celetuk Lulu sambil tertawa.</p>
27
<p>“Kalo gitu,<em>ayo</em>tulis balasan surat buat Caca,<em>dong</em>! Aku mau lihat!”</p>
27
<p>“Kalo gitu,<em>ayo</em>tulis balasan surat buat Caca,<em>dong</em>! Aku mau lihat!”</p>
28
<p>Dafa segera menyambut ajakan Lulu. Mereka masuk ke dalam rumah, kemudian menulis balasan surat untuk Caca.</p>
28
<p>Dafa segera menyambut ajakan Lulu. Mereka masuk ke dalam rumah, kemudian menulis balasan surat untuk Caca.</p>
29
<p>Seru kan bermain dan belajar bersama Dafa dan Lulu? Selain pembahasan tentang surat, masih banyak lagi<em>loh</em>video berisi cerita tentang<a>Dafa, Lulu, dan teman-teman lainnya</a>! Kamu bisa nonton videonya di aplikasi ruangguru dan berlangganan ruangbelajar.<em>Yuk</em>, segera<em>download</em>aplikasinya!</p>
29
<p>Seru kan bermain dan belajar bersama Dafa dan Lulu? Selain pembahasan tentang surat, masih banyak lagi<em>loh</em>video berisi cerita tentang<a>Dafa, Lulu, dan teman-teman lainnya</a>! Kamu bisa nonton videonya di aplikasi ruangguru dan berlangganan ruangbelajar.<em>Yuk</em>, segera<em>download</em>aplikasinya!</p>
30
<p>Materi oleh: Afny Irfani</p>
30
<p>Materi oleh: Afny Irfani</p>
31
<p>Disunting oleh: Usu Sri Malati dan Permata Hisra Marota</p>
31
<p>Disunting oleh: Usu Sri Malati dan Permata Hisra Marota</p>
32
32