HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p><em>Yuk, cari tahu apa itu kelompok sosial, tujuan, ciri-ciri, syarat, faktor terbentuk, disertai contohnya di</em><strong><a>artikel Sosiologi kelas 11</a></strong><em>berikut ini!</em></p>
1 <p><em>Yuk, cari tahu apa itu kelompok sosial, tujuan, ciri-ciri, syarat, faktor terbentuk, disertai contohnya di</em><strong><a>artikel Sosiologi kelas 11</a></strong><em>berikut ini!</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 <p>Kira-kira manusia bisa nggak sih hidup sendiri? Menurut kamu gimana? Yakin bisa?</p>
3 <p>Kira-kira manusia bisa nggak sih hidup sendiri? Menurut kamu gimana? Yakin bisa?</p>
4 <p>Jawabannya nggak bisa ya,<em>gengs</em>. Kita sebagai makhluk sosial selalu membutuhkan bantuan orang lain di kehidupan kita sehari-hari. Itulah alasannya mengapa manusia membentuk<strong><a>kelompok sosial.</a></strong></p>
4 <p>Jawabannya nggak bisa ya,<em>gengs</em>. Kita sebagai makhluk sosial selalu membutuhkan bantuan orang lain di kehidupan kita sehari-hari. Itulah alasannya mengapa manusia membentuk<strong><a>kelompok sosial.</a></strong></p>
5 <p>Mulai dari keluarga, teman-teman terdekat, hingga keanggotaan di suatu perkumpulan resmi di masyarakat, semua itu adalah macam-macam kelompok sosial yang terbentuk secara sengaja maupun tidak sengaja.</p>
5 <p>Mulai dari keluarga, teman-teman terdekat, hingga keanggotaan di suatu perkumpulan resmi di masyarakat, semua itu adalah macam-macam kelompok sosial yang terbentuk secara sengaja maupun tidak sengaja.</p>
6 <p>Nah, sekarang simak yuk apa itu kelompok sosial, tujuan, ciri-ciri, alasan pembentukannya, hingga contohnya.<em>Cuss</em>!</p>
6 <p>Nah, sekarang simak yuk apa itu kelompok sosial, tujuan, ciri-ciri, alasan pembentukannya, hingga contohnya.<em>Cuss</em>!</p>
7 <h2>Pengertian Kelompok Sosial</h2>
7 <h2>Pengertian Kelompok Sosial</h2>
8 <p>Kelompok sosial adalah kumpulan dua orang atau lebih yang membentuk suatu kesatuan dan saling melakukan interaksi sosial.</p>
8 <p>Kelompok sosial adalah kumpulan dua orang atau lebih yang membentuk suatu kesatuan dan saling melakukan interaksi sosial.</p>
9 <p>Dalam buku berjudul<em>Sosiologi Suatu Pengantar</em>, pengertian kelompok sosial menurut Soerjono Soekanto adalah kesatuan manusia yang saling hidup bersama karena saling berhubungan secara timbal balik dan saling mempengaruhi.</p>
9 <p>Dalam buku berjudul<em>Sosiologi Suatu Pengantar</em>, pengertian kelompok sosial menurut Soerjono Soekanto adalah kesatuan manusia yang saling hidup bersama karena saling berhubungan secara timbal balik dan saling mempengaruhi.</p>
10 <h2>Syarat Kelompok Sosial</h2>
10 <h2>Syarat Kelompok Sosial</h2>
11 <p>Nah, ada tiga kata kunci nih dari pengertian di atas yang menjadi<strong>syarat terbentuknya kelompok sosial,</strong>di antaranya:</p>
11 <p>Nah, ada tiga kata kunci nih dari pengertian di atas yang menjadi<strong>syarat terbentuknya kelompok sosial,</strong>di antaranya:</p>
12 <p>1.<strong>T</strong><strong>erdiri dari dua orang atau lebih</strong>, berarti kalau sendiri bukan kelompok sosial ya.</p>
12 <p>1.<strong>T</strong><strong>erdiri dari dua orang atau lebih</strong>, berarti kalau sendiri bukan kelompok sosial ya.</p>
13 <p>2.<strong>M</strong><strong>embentuk kesatuan atau grup berdasarkan kesamaan</strong>, baik itu kesamaan sekolah, tempat tinggal, keturunan, hobi, dan sebagainya.</p>
13 <p>2.<strong>M</strong><strong>embentuk kesatuan atau grup berdasarkan kesamaan</strong>, baik itu kesamaan sekolah, tempat tinggal, keturunan, hobi, dan sebagainya.</p>
14 <p>3.<strong>A</strong><strong>danya interaksi sosial yang intens</strong>, baik itu antarindividu, antarkelompok, atau individu dengan kelompok.</p>
14 <p>3.<strong>A</strong><strong>danya interaksi sosial yang intens</strong>, baik itu antarindividu, antarkelompok, atau individu dengan kelompok.</p>
15 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Sifat dan Fungsi Stratifikasi Sosial | Materi Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
15 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Sifat dan Fungsi Stratifikasi Sosial | Materi Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
16 <h2>Tujuan Kelompok Sosial</h2>
16 <h2>Tujuan Kelompok Sosial</h2>
17 <p>Tujuan kelompok sosial dapat bervariasi tergantung pada jenis kelompok, lingkungan sosial, atau tujuan masing-masing individu saat bergabung dengan kelompok tersebut.</p>
17 <p>Tujuan kelompok sosial dapat bervariasi tergantung pada jenis kelompok, lingkungan sosial, atau tujuan masing-masing individu saat bergabung dengan kelompok tersebut.</p>
18 <p>Berikut beberapa tujuan umum dari kelompok sosial, yaitu:</p>
18 <p>Berikut beberapa tujuan umum dari kelompok sosial, yaitu:</p>
19 <h3>1. Pertemanan dan Dukungan Sosial</h3>
19 <h3>1. Pertemanan dan Dukungan Sosial</h3>
20 <p>Kelompok sosial seringkali dibentuk untuk menciptakan hubungan sosial yang positif, membangun persahabatan, dan menyediakan dukungan emosional (<em>support system</em>) bagi para anggotanya.</p>
20 <p>Kelompok sosial seringkali dibentuk untuk menciptakan hubungan sosial yang positif, membangun persahabatan, dan menyediakan dukungan emosional (<em>support system</em>) bagi para anggotanya.</p>
21 <p>Misalnya, kelompok<em>food vlogger</em>dibentuk untuk berbagi minat dan ketertarikan yang sama.</p>
21 <p>Misalnya, kelompok<em>food vlogger</em>dibentuk untuk berbagi minat dan ketertarikan yang sama.</p>
22 <p>Orang-orang yang tergabung dalam kelompok tersebut bisa saling<em>sharing</em>seputar rekomendasi tempat makan terbaik, hingga makanan populer saat ini.</p>
22 <p>Orang-orang yang tergabung dalam kelompok tersebut bisa saling<em>sharing</em>seputar rekomendasi tempat makan terbaik, hingga makanan populer saat ini.</p>
23 <h3>2. Pertukaran Informasi dan Pengetahuan</h3>
23 <h3>2. Pertukaran Informasi dan Pengetahuan</h3>
24 <p>Nah, masih ada kaitannya dengan poin di atas, nih. Kelompok sosial adalah wadah untuk berbagi informasi, pengalaman, dan pengetahuan antar anggotanya.</p>
24 <p>Nah, masih ada kaitannya dengan poin di atas, nih. Kelompok sosial adalah wadah untuk berbagi informasi, pengalaman, dan pengetahuan antar anggotanya.</p>
25 <p>Dengan berkomunikasi dan berinteraksi dalam kelompok, individu dapat belajar dan mengembangkan pemahaman tentang berbagai topik.</p>
25 <p>Dengan berkomunikasi dan berinteraksi dalam kelompok, individu dapat belajar dan mengembangkan pemahaman tentang berbagai topik.</p>
26 <p>Contohnya seperti kelompok<em>food vlogger</em>yang saling berbagi tips membuat konten, rekomendasi tempat makan enak, atau makanan yang sedang viral.</p>
26 <p>Contohnya seperti kelompok<em>food vlogger</em>yang saling berbagi tips membuat konten, rekomendasi tempat makan enak, atau makanan yang sedang viral.</p>
27 <h3>3. Identitas dan Jati Diri</h3>
27 <h3>3. Identitas dan Jati Diri</h3>
28 <p>Kelompok sosial membantu seseorang merasa diakui dan diterima oleh orang lain.</p>
28 <p>Kelompok sosial membantu seseorang merasa diakui dan diterima oleh orang lain.</p>
29 <p>Seringkali, kelompok sosial juga berperan dalam membentuk identitas dan jati diri individu. Seseorang jadi punya perasaan subjektif yang kuat tentang diri sendiri.</p>
29 <p>Seringkali, kelompok sosial juga berperan dalam membentuk identitas dan jati diri individu. Seseorang jadi punya perasaan subjektif yang kuat tentang diri sendiri.</p>
30 <h3>4. Kerja Sama dan Kolaborasi</h3>
30 <h3>4. Kerja Sama dan Kolaborasi</h3>
31 <p>Umumnya, kelompok sosial akan saling bekerja sama dan berkolaborasi untuk mencapai tujuan yang lebih besar dari apa yang bisa dicapai oleh individu secara mandiri.</p>
31 <p>Umumnya, kelompok sosial akan saling bekerja sama dan berkolaborasi untuk mencapai tujuan yang lebih besar dari apa yang bisa dicapai oleh individu secara mandiri.</p>
32 <p>Misalnya, divisi acara dalam acara pensi di sekolah. Para anggota akan bekerjasama agar acara pensi dapat sukses. Mulai dari membuat tema, susunan acara, hingga mencari bintang tamu.</p>
32 <p>Misalnya, divisi acara dalam acara pensi di sekolah. Para anggota akan bekerjasama agar acara pensi dapat sukses. Mulai dari membuat tema, susunan acara, hingga mencari bintang tamu.</p>
33 <h3>5. Keamanan dan Perlindungan</h3>
33 <h3>5. Keamanan dan Perlindungan</h3>
34 <p>Bergabung dengan kelompok sosial dapat memberikan rasa keamanan dan perlindungan, karena anggota kelompok bersama-sama dapat melindungi diri dari potensi ancaman atau bahaya.</p>
34 <p>Bergabung dengan kelompok sosial dapat memberikan rasa keamanan dan perlindungan, karena anggota kelompok bersama-sama dapat melindungi diri dari potensi ancaman atau bahaya.</p>
35 <h2>Faktor Pembentuk Kelompok Sosial</h2>
35 <h2>Faktor Pembentuk Kelompok Sosial</h2>
36 <p>Lalu, kenapa<em>sih</em>seseorang bisa tergabung atau membentuk kelompok sosial. Ternyata, ada faktor pembentuk kelompok sosial yang bisa dijadikan alasan, di antaranya:</p>
36 <p>Lalu, kenapa<em>sih</em>seseorang bisa tergabung atau membentuk kelompok sosial. Ternyata, ada faktor pembentuk kelompok sosial yang bisa dijadikan alasan, di antaranya:</p>
37 <h3>1. Kesamaan Genealogi</h3>
37 <h3>1. Kesamaan Genealogi</h3>
38 <p>Genealogi artinya keturunan atau ikatan darah. Contoh kelompok sosial genealogi adalah keluarga atau marga.</p>
38 <p>Genealogi artinya keturunan atau ikatan darah. Contoh kelompok sosial genealogi adalah keluarga atau marga.</p>
39 <p>Misalnya, Putri dan Devi sama-sama dari Medan dan memiliki marga Lubis, berarti mereka berdua termasuk ke dalam kelompok sosial karena memiliki kesamaan genealogis.</p>
39 <p>Misalnya, Putri dan Devi sama-sama dari Medan dan memiliki marga Lubis, berarti mereka berdua termasuk ke dalam kelompok sosial karena memiliki kesamaan genealogis.</p>
40 <h3>2. Kesamaan Geografis</h3>
40 <h3>2. Kesamaan Geografis</h3>
41 <p>Faktor kesamaan geografis dibagi jadi dua, yatu:</p>
41 <p>Faktor kesamaan geografis dibagi jadi dua, yatu:</p>
42 <h4>a) Berdasarkan wilayah tempat tinggal saat ini</h4>
42 <h4>a) Berdasarkan wilayah tempat tinggal saat ini</h4>
43 <p>Faktor kesamaan geografis berdasarkan wilayah tempat tinggal saat ini merujuk pada anggota yang saat ini tinggal di tempat yang sama dan<strong>berdekatan</strong>sehingga bisa<strong>saling berkomunikasi secara intens.</strong></p>
43 <p>Faktor kesamaan geografis berdasarkan wilayah tempat tinggal saat ini merujuk pada anggota yang saat ini tinggal di tempat yang sama dan<strong>berdekatan</strong>sehingga bisa<strong>saling berkomunikasi secara intens.</strong></p>
44 <p>Contohnya seperti kelompok Pemuda RT yang tempat tinggalnya berdekatan dan sering bertemu untuk membuat suatu acara, meskipun setiap anggotanya mungkin memiliki latar belakang yang berbeda-beda.</p>
44 <p>Contohnya seperti kelompok Pemuda RT yang tempat tinggalnya berdekatan dan sering bertemu untuk membuat suatu acara, meskipun setiap anggotanya mungkin memiliki latar belakang yang berbeda-beda.</p>
45 <h4>b) Berdasarkan wilayah asal</h4>
45 <h4>b) Berdasarkan wilayah asal</h4>
46 <p>Kelompok sosial berdasarkan wilayah asal dibentuk oleh<strong>perantau</strong>dari wilayah yang sama<strong>di tempat baru</strong>untuk memudahkan komunikasi dengan orang dari daerah yang sama.</p>
46 <p>Kelompok sosial berdasarkan wilayah asal dibentuk oleh<strong>perantau</strong>dari wilayah yang sama<strong>di tempat baru</strong>untuk memudahkan komunikasi dengan orang dari daerah yang sama.</p>
47 <p>Contohnya seperti Ikatan Mahasiswa di Jerman yang dibentuk oleh mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Jerman.</p>
47 <p>Contohnya seperti Ikatan Mahasiswa di Jerman yang dibentuk oleh mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Jerman.</p>
48 <h3>3. Kesamaan Kepentingan</h3>
48 <h3>3. Kesamaan Kepentingan</h3>
49 <p>Kelompok sosial yang dibentuk berdasarkan kesamaan kepentingan bisa merujuk pada kesamaan hobi dan pekerjaan.</p>
49 <p>Kelompok sosial yang dibentuk berdasarkan kesamaan kepentingan bisa merujuk pada kesamaan hobi dan pekerjaan.</p>
50 <p>Misalnya, kelompok pecinta kucing yang membentuk kelompok untuk kepentingan mencari teman dan pengetahuan seputar perawatan hewan peliharaan kesayangannya.</p>
50 <p>Misalnya, kelompok pecinta kucing yang membentuk kelompok untuk kepentingan mencari teman dan pengetahuan seputar perawatan hewan peliharaan kesayangannya.</p>
51 <h3>4. Kesamaan Keyakinan atau Agama</h3>
51 <h3>4. Kesamaan Keyakinan atau Agama</h3>
52 <p>Kelompok sosial berdasarkan keyakinan atau agama adalah kelompok gabungan dari orang-orang dari agama yang sama untuk mempermudah aktivitas ibadah. Misalnya, seperti ikatan remaja masjid di sebuah daerah.</p>
52 <p>Kelompok sosial berdasarkan keyakinan atau agama adalah kelompok gabungan dari orang-orang dari agama yang sama untuk mempermudah aktivitas ibadah. Misalnya, seperti ikatan remaja masjid di sebuah daerah.</p>
53 <p>Setelah mengetahui faktor terbentuknya kelompok sosial, sekarang kamu juga harus paham nih ciri-ciri dari kelompok sosial yang teratur dan tidak teratur.<em>Keep scrolling</em>!</p>
53 <p>Setelah mengetahui faktor terbentuknya kelompok sosial, sekarang kamu juga harus paham nih ciri-ciri dari kelompok sosial yang teratur dan tidak teratur.<em>Keep scrolling</em>!</p>
54 <p><strong>Baca Juga:<a>Faktor Pendorong Terbentuknya Kelompok Sosial | Materi Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
54 <p><strong>Baca Juga:<a>Faktor Pendorong Terbentuknya Kelompok Sosial | Materi Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
55 <h2>Ciri-Ciri dan Contoh Kelompok Sosial Teratur</h2>
55 <h2>Ciri-Ciri dan Contoh Kelompok Sosial Teratur</h2>
56 <p>Umunya, kelompok sosial yang ada di masyarakat termasuk ke dalam kelompok sosial teratur. Kelompok sosial teratur adalah kelompok yang memiliki struktur, aturan, dan norma yang terorganisir dengan baik.</p>
56 <p>Umunya, kelompok sosial yang ada di masyarakat termasuk ke dalam kelompok sosial teratur. Kelompok sosial teratur adalah kelompok yang memiliki struktur, aturan, dan norma yang terorganisir dengan baik.</p>
57 <p>Anggota kelompok sosial teratur biasanya memiliki peran dan tanggung jawab yang ditentukan, serta tujuan bersama yang jelas.</p>
57 <p>Anggota kelompok sosial teratur biasanya memiliki peran dan tanggung jawab yang ditentukan, serta tujuan bersama yang jelas.</p>
58 <p>Lalu, apa saja<em>sih</em>ciri-ciri kelompok sosial teratur?</p>
58 <p>Lalu, apa saja<em>sih</em>ciri-ciri kelompok sosial teratur?</p>
59 <h3>1. Kesadaran sebagai Anggota</h3>
59 <h3>1. Kesadaran sebagai Anggota</h3>
60 <p>Maksudnya adalah kamu mengakui bahwa kamu adalah bagian dari sebuah kelompok, dan orang lain juga mengakui kamu sebagai bagian dari mereka.</p>
60 <p>Maksudnya adalah kamu mengakui bahwa kamu adalah bagian dari sebuah kelompok, dan orang lain juga mengakui kamu sebagai bagian dari mereka.</p>
61 <h3>2. Hubungan Timbal Balik</h3>
61 <h3>2. Hubungan Timbal Balik</h3>
62 <p>Artinya ada interaksi yang intens antar anggota dalam kelompok. Interaksi ini nggak harus selalu tatap muka ya, tapi interaksi lewat<em>chat group</em>atau<em>video call</em>juga bisa.</p>
62 <p>Artinya ada interaksi yang intens antar anggota dalam kelompok. Interaksi ini nggak harus selalu tatap muka ya, tapi interaksi lewat<em>chat group</em>atau<em>video call</em>juga bisa.</p>
63 <h3>3. Struktur, Norma, dan Perilaku</h3>
63 <h3>3. Struktur, Norma, dan Perilaku</h3>
64 <ul><li>Struktur: pembagian peran dalam kelompok.</li>
64 <ul><li>Struktur: pembagian peran dalam kelompok.</li>
65 <li>Norma: pedoman tingkah laku untuk seluruh anggota.</li>
65 <li>Norma: pedoman tingkah laku untuk seluruh anggota.</li>
66 <li>Pola perilaku: aktivitas dalam kelompok.</li>
66 <li>Pola perilaku: aktivitas dalam kelompok.</li>
67 </ul><p>Beberapa contoh kelompok sosial teratur, di antaranya OSIS, kelompok kegiatan ekstrakurikuler, organisasi non-pemerintahan seperti UNICEF, PBB, kelompok sosial di tempat ibadah, dan masih banyak lagi.</p>
67 </ul><p>Beberapa contoh kelompok sosial teratur, di antaranya OSIS, kelompok kegiatan ekstrakurikuler, organisasi non-pemerintahan seperti UNICEF, PBB, kelompok sosial di tempat ibadah, dan masih banyak lagi.</p>
68 <h2>Ciri-Ciri dan Contoh Kelompok Sosial Tidak Teratur</h2>
68 <h2>Ciri-Ciri dan Contoh Kelompok Sosial Tidak Teratur</h2>
69 <p>Selain kelompok sosial teratur, ada juga<em>nih</em>kelompok sosial tidak teratur. Kelompok sosial tidak teratur adalah kelompok yang tidak memiliki struktur formal atau aturan yang ketat. Kelompok semacam ini sering terbentuk secara spontan dan bisa bersifat sementara.</p>
69 <p>Selain kelompok sosial teratur, ada juga<em>nih</em>kelompok sosial tidak teratur. Kelompok sosial tidak teratur adalah kelompok yang tidak memiliki struktur formal atau aturan yang ketat. Kelompok semacam ini sering terbentuk secara spontan dan bisa bersifat sementara.</p>
70 <p>Jadi, dalam kelompok sosial tidak teratur, nggak ada pengorganisasian dalam kelompok, ya. Kelompok sosial tidak teratur terbentuk hanya karena<strong>adanya kesamaan kepentingan atau situasi sementara antarindividu.</strong></p>
70 <p>Jadi, dalam kelompok sosial tidak teratur, nggak ada pengorganisasian dalam kelompok, ya. Kelompok sosial tidak teratur terbentuk hanya karena<strong>adanya kesamaan kepentingan atau situasi sementara antarindividu.</strong></p>
71 <p>Contoh kelompok sosial tidak teratur, di antaranya antrean di kasir atau di stasiun, geng remaja, aksi protes (demonstrasi), grup diskusi online, dan lain sebagainya.</p>
71 <p>Contoh kelompok sosial tidak teratur, di antaranya antrean di kasir atau di stasiun, geng remaja, aksi protes (demonstrasi), grup diskusi online, dan lain sebagainya.</p>
72 <p><strong>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Kelompok Sosial berdasarkan Cara Pembentukannya | Materi Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
72 <p><strong>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Kelompok Sosial berdasarkan Cara Pembentukannya | Materi Sosiologi Kelas 11</a></strong></p>
73 <p>-</p>
73 <p>-</p>
74 <p>Gimana, sudah paham kan sekarang mengenai pengertian kelompok sosial, tujuan, faktor pembentuk kelompok sosial, ciri-ciri, hingga contohnya.</p>
74 <p>Gimana, sudah paham kan sekarang mengenai pengertian kelompok sosial, tujuan, faktor pembentuk kelompok sosial, ciri-ciri, hingga contohnya.</p>
75 <p>Kalau kamu masih ada poin yang membingungkan, tenang, kamu masih bisa belajar dengan Konsep Kilat dan video belajar Adapto di<a>ruangbelajar</a>.<em><i>Cuss</i></em>buruan buka aplikasinya!</p>
75 <p>Kalau kamu masih ada poin yang membingungkan, tenang, kamu masih bisa belajar dengan Konsep Kilat dan video belajar Adapto di<a>ruangbelajar</a>.<em><i>Cuss</i></em>buruan buka aplikasinya!</p>
76 <p><strong>Referensi:</strong></p>
76 <p><strong>Referensi:</strong></p>
77 <p>Suhardi dan Sri Sunarti. 2009. Sosiologi 2: Untuk SMA/MA Kelas XI Program IPS. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
77 <p>Suhardi dan Sri Sunarti. 2009. Sosiologi 2: Untuk SMA/MA Kelas XI Program IPS. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
78 <p>Budiyono. 2009. Sosiologi 2: Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
78 <p>Budiyono. 2009. Sosiologi 2: Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
79 <p>Raharjo, Puji. 2009. Sosiologi 2: Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
79 <p>Raharjo, Puji. 2009. Sosiologi 2: Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
80 <p>Waluya, Bagja. Sosiologi 2 Menyelami dan Fenomena Sosial di Masyarakat untuk Kelas XI SMA/MA Program IPS. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
80 <p>Waluya, Bagja. Sosiologi 2 Menyelami dan Fenomena Sosial di Masyarakat untuk Kelas XI SMA/MA Program IPS. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional</p>
81  
81