HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Mau jadi mahasiswa UI (Universitas Indonesia)? Sebelum daftar, simak dulu yuk<strong>daftar fakultas dan jurusan di UI</strong>berdasarkan program studinya untuk kamu calon mahasiswa baru!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Mau jadi mahasiswa UI (Universitas Indonesia)? Sebelum daftar, simak dulu yuk<strong>daftar fakultas dan jurusan di UI</strong>berdasarkan program studinya untuk kamu calon mahasiswa baru!</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
3 <p>Halo, calon mahasiswa jaket kuning! Apakah kamu punya mimpi untuk bisa berkuliah di Universitas Indonesia (UI)? Sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia, UI memang tidak pernah sepi peminat.</p>
3 <p>Halo, calon mahasiswa jaket kuning! Apakah kamu punya mimpi untuk bisa berkuliah di Universitas Indonesia (UI)? Sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia, UI memang tidak pernah sepi peminat.</p>
4 <p>Proses seleksi untuk bisa diterima sebagai mahasiswa baru UI pun tidak mudah. Kamu harus bersaing dengan ribuan pendaftar lainnya yang memiliki impian yang sama.</p>
4 <p>Proses seleksi untuk bisa diterima sebagai mahasiswa baru UI pun tidak mudah. Kamu harus bersaing dengan ribuan pendaftar lainnya yang memiliki impian yang sama.</p>
5 <p>Universitas Indonesia sendiri sudah berdiri sejak tahun 1849 dan memiliki banyak lulusan dengan prestasi yang membanggakan. Setiap tahunnya, ada tiga jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru di UI yang bisa kamu coba, yaitu SNBP, UTBK-SNBT, dan Seleksi Masuk UI atau yang dikenal dengan SIMAK UI.</p>
5 <p>Universitas Indonesia sendiri sudah berdiri sejak tahun 1849 dan memiliki banyak lulusan dengan prestasi yang membanggakan. Setiap tahunnya, ada tiga jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru di UI yang bisa kamu coba, yaitu SNBP, UTBK-SNBT, dan Seleksi Masuk UI atau yang dikenal dengan SIMAK UI.</p>
6 <p>Untuk jurusannya, kamu bisa memilih berbagai jurusan dari 14 fakultas yang termasuk ke dalam tiga rumpun keilmuan. Rumpun-rumpun tersebut adalah Rumpun Ilmu Kesehatan, Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi, serta Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora.</p>
6 <p>Untuk jurusannya, kamu bisa memilih berbagai jurusan dari 14 fakultas yang termasuk ke dalam tiga rumpun keilmuan. Rumpun-rumpun tersebut adalah Rumpun Ilmu Kesehatan, Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi, serta Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora.</p>
7 <p>Sudah tahu mau memilih jurusan apa di UI? Agar kamu lebih yakin, lihat dulu yuk<strong>daftar fakultas dan jurusan di UI</strong>untuk beberapa pilihan program studinya berdasarkan laman resmi UI berikut ini!</p>
7 <p>Sudah tahu mau memilih jurusan apa di UI? Agar kamu lebih yakin, lihat dulu yuk<strong>daftar fakultas dan jurusan di UI</strong>untuk beberapa pilihan program studinya berdasarkan laman resmi UI berikut ini!</p>
8 <p><strong>Baca Juga:<a>Daftar Fakultas &amp; Jurusan di UNY (Universitas Negeri Yogyakarta)</a></strong></p>
8 <p><strong>Baca Juga:<a>Daftar Fakultas &amp; Jurusan di UNY (Universitas Negeri Yogyakarta)</a></strong></p>
9 <p><strong>Sejarah Universitas Indonesia (UI)</strong></p>
9 <p><strong>Sejarah Universitas Indonesia (UI)</strong></p>
10 <p>Universitas Indonesia, atau yang lebih sering disebut sebagai UI, merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Universitas ini berdiri cukup lama, loh!<strong>UI dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1849</strong>.</p>
10 <p>Universitas Indonesia, atau yang lebih sering disebut sebagai UI, merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Universitas ini berdiri cukup lama, loh!<strong>UI dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1849</strong>.</p>
11 <p>Latar belakang berdirinya institusi pendidikan ini karena melonjaknya penduduk di Pulau Jawa pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Kondisi ini membuat terjadinya masalah kesehatan karena kurangnya tenaga medis untuk menangani masyarakat yang sakit.</p>
11 <p>Latar belakang berdirinya institusi pendidikan ini karena melonjaknya penduduk di Pulau Jawa pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Kondisi ini membuat terjadinya masalah kesehatan karena kurangnya tenaga medis untuk menangani masyarakat yang sakit.</p>
12 <p>Oleh karena itu, pemerintah Belanda mendirikan<strong>Sekolah Ilmu Kesehatan dan Vaksin</strong>(<em>Opleiding van eleves voor de genees-en helkunde en vaccine</em>) sebagai sekolah kedokteran untuk menghasilkan dokter-dokter baru.</p>
12 <p>Oleh karena itu, pemerintah Belanda mendirikan<strong>Sekolah Ilmu Kesehatan dan Vaksin</strong>(<em>Opleiding van eleves voor de genees-en helkunde en vaccine</em>) sebagai sekolah kedokteran untuk menghasilkan dokter-dokter baru.</p>
13 <p>Nah, para lulusannya, akan diberikan sertifikat untuk melakukan perawatan tingkat dasar, membantu para dokter ahli yang sudah ada, dan mendapat gelar Dokter Jawa (<em>Javanese Doctor</em>).</p>
13 <p>Nah, para lulusannya, akan diberikan sertifikat untuk melakukan perawatan tingkat dasar, membantu para dokter ahli yang sudah ada, dan mendapat gelar Dokter Jawa (<em>Javanese Doctor</em>).</p>
14 <p><em>Gambar STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen). (Sumber: Tribunnews Wiki)</em></p>
14 <p><em>Gambar STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen). (Sumber: Tribunnews Wiki)</em></p>
15 <p>Di tahun 1898, pemerintah Belanda kembali mendirikan sekolah baru untuk melatih tenaga medis, bernama<strong>STOVIA</strong>(<em>School tot Opleiding van Indische Artsen</em>). Namun, pada 1927, STOVIA mengubah status dan nama menjadi<strong>GHS (<em>Geneeskundige Hogeschool</em>)</strong>. Gedung pendidikan dan pelatihan kedokteran yang digunakan GHS menjadi gedung Fakultas Kedokteran UI saat ini.</p>
15 <p>Di tahun 1898, pemerintah Belanda kembali mendirikan sekolah baru untuk melatih tenaga medis, bernama<strong>STOVIA</strong>(<em>School tot Opleiding van Indische Artsen</em>). Namun, pada 1927, STOVIA mengubah status dan nama menjadi<strong>GHS (<em>Geneeskundige Hogeschool</em>)</strong>. Gedung pendidikan dan pelatihan kedokteran yang digunakan GHS menjadi gedung Fakultas Kedokteran UI saat ini.</p>
16 <p>Tiga tahun sebelumnya, tepatnya pada 1924, pemerintah Belanda juga mendirikan<strong>RHS (<em>Rechtshoogeschool te Batavia</em>)</strong>, atau Sekolah Tinggi Hukum di Batavia. Sekolah ini bertujuan untuk memenuhi tenaga administrasi sipil di tingkat yang lebih rendah. RHS inilah yang menjadi cikal-bakal Fakultas Hukum Universitas Indonesia.</p>
16 <p>Tiga tahun sebelumnya, tepatnya pada 1924, pemerintah Belanda juga mendirikan<strong>RHS (<em>Rechtshoogeschool te Batavia</em>)</strong>, atau Sekolah Tinggi Hukum di Batavia. Sekolah ini bertujuan untuk memenuhi tenaga administrasi sipil di tingkat yang lebih rendah. RHS inilah yang menjadi cikal-bakal Fakultas Hukum Universitas Indonesia.</p>
17 <p>Setelah Indonesia mengikrarkan kemerdekaannya, di tanggal 19 Agustus 1945, Badan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (BPTRI) didirikan. BPTRI memiliki dua perguruan tinggi, yaitu Perguruan Tinggi Kedokteran dan Perguruan Tinggi Hukum/Kesusasteraan. Pemerintah Indonesia kemudian menggabungkan kedua perguruan tinggi tersebut dan memberinya nama baru, yaitu<strong>Universitas Indonesia (UI)</strong>.</p>
17 <p>Setelah Indonesia mengikrarkan kemerdekaannya, di tanggal 19 Agustus 1945, Badan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (BPTRI) didirikan. BPTRI memiliki dua perguruan tinggi, yaitu Perguruan Tinggi Kedokteran dan Perguruan Tinggi Hukum/Kesusasteraan. Pemerintah Indonesia kemudian menggabungkan kedua perguruan tinggi tersebut dan memberinya nama baru, yaitu<strong>Universitas Indonesia (UI)</strong>.</p>
18 <p><em>Gambar Gedung Rektorat Universitas Indonesia (UI). (Sumber: Halo Kampus)</em></p>
18 <p><em>Gambar Gedung Rektorat Universitas Indonesia (UI). (Sumber: Halo Kampus)</em></p>
19 <p>Universitas Indonesia (UI) secara resmi memulai kegiatannya pada<strong>2 Februari 1950</strong>dengan rektor pertamanya Ir. R.M. Pandji Soerachman Tjokroadisoerio. Awalnya, UI memiliki<strong>9 fakultas dan 3 lembaga</strong>yang tersebar di lima kota, yaitu:</p>
19 <p>Universitas Indonesia (UI) secara resmi memulai kegiatannya pada<strong>2 Februari 1950</strong>dengan rektor pertamanya Ir. R.M. Pandji Soerachman Tjokroadisoerio. Awalnya, UI memiliki<strong>9 fakultas dan 3 lembaga</strong>yang tersebar di lima kota, yaitu:</p>
20 <ul><li>Fakulteit Kedokteran, Fakulteit Ilmu Hukum dan Ilmu Pengetahuan Masyarakat, serta Fakulteit Sastra dan Filsafat di Jakarta</li>
20 <ul><li>Fakulteit Kedokteran, Fakulteit Ilmu Hukum dan Ilmu Pengetahuan Masyarakat, serta Fakulteit Sastra dan Filsafat di Jakarta</li>
21 <li>Fakulteit Ilmu Alam dan Ilmu Pasti, Fakulteit Ilmu Pengetahuan Teknik, dan Lembaga Pendidikan Guru Menggambar di Bandung</li>
21 <li>Fakulteit Ilmu Alam dan Ilmu Pasti, Fakulteit Ilmu Pengetahuan Teknik, dan Lembaga Pendidikan Guru Menggambar di Bandung</li>
22 <li>Fakulteit Pertanian dan Fakulteit Kedokteran Hewan di Bogor</li>
22 <li>Fakulteit Pertanian dan Fakulteit Kedokteran Hewan di Bogor</li>
23 <li>Fakulteit Ekonomi di Makassar</li>
23 <li>Fakulteit Ekonomi di Makassar</li>
24 <li>Fakulteit Kedokteran dan Lembaga Kedokteran Gigi di Surabaya.</li>
24 <li>Fakulteit Kedokteran dan Lembaga Kedokteran Gigi di Surabaya.</li>
25 </ul><p>Berangsur-angsur, fakultas-fakultas yang berada di daerah memisahkan diri membentuk lembaga pendidikan yang berdiri sendiri. Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam di Bandung yang memisahkan diri menjadi Institut Teknologi Bandung; Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan di Bogor memisahkan diri menjadi Institut Pertanian Bogor (IPB); Fakultas di Surabaya menjadi Universitas Airlangga; Fakultas di Makassar menjadi Universitas Hasanuddin; serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menjadi Universitas Negeri Jakarta. Namun, fakultas-fakultas yang berada di Jakarta tetap menjadi bagian dari Universitas Indonesia.</p>
25 </ul><p>Berangsur-angsur, fakultas-fakultas yang berada di daerah memisahkan diri membentuk lembaga pendidikan yang berdiri sendiri. Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam di Bandung yang memisahkan diri menjadi Institut Teknologi Bandung; Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran Hewan di Bogor memisahkan diri menjadi Institut Pertanian Bogor (IPB); Fakultas di Surabaya menjadi Universitas Airlangga; Fakultas di Makassar menjadi Universitas Hasanuddin; serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menjadi Universitas Negeri Jakarta. Namun, fakultas-fakultas yang berada di Jakarta tetap menjadi bagian dari Universitas Indonesia.</p>
26 <p>Hingga saat ini, UI mengalami perkembangan yang pesat. Kampus yang sering menyabet banyak prestasi dan penghargaan tersebut, telah memiliki lebih dari 45 ribu mahasiswa,<strong>14 fakultas, 2 sekolah pascasarjana, dan 1 program vokasi</strong>.</p>
26 <p>Hingga saat ini, UI mengalami perkembangan yang pesat. Kampus yang sering menyabet banyak prestasi dan penghargaan tersebut, telah memiliki lebih dari 45 ribu mahasiswa,<strong>14 fakultas, 2 sekolah pascasarjana, dan 1 program vokasi</strong>.</p>
27 <p><strong>Baca Juga:<a>Daftar Fakultas &amp; Jurusan di UGM beserta Akreditasinya</a></strong></p>
27 <p><strong>Baca Juga:<a>Daftar Fakultas &amp; Jurusan di UGM beserta Akreditasinya</a></strong></p>
28 <p><strong>Daftar Fakultas dan Jurusan di UI</strong></p>
28 <p><strong>Daftar Fakultas dan Jurusan di UI</strong></p>
29 <p>Saat ini, Universitas Indonesia menyediakan program pendidikan mulai dari program<strong>Sarjana, Pascasarjana, Doktoral, Profesi, Spesialis, dan Vokasi</strong>. Berikut <strong>daftar fakultas dan jurusan di UI</strong>yang dikelompokkan berdasarkan tingkatan programnya:</p>
29 <p>Saat ini, Universitas Indonesia menyediakan program pendidikan mulai dari program<strong>Sarjana, Pascasarjana, Doktoral, Profesi, Spesialis, dan Vokasi</strong>. Berikut <strong>daftar fakultas dan jurusan di UI</strong>yang dikelompokkan berdasarkan tingkatan programnya:</p>
30 <h2>A. Program Sarjana (S1)</h2>
30 <h2>A. Program Sarjana (S1)</h2>
31 <p>Program Sarjana (S1) merupakan program pendidikan yang dapat diikuti oleh siswa lulusan sekolah lanjutan atas dan sederajat, dengan usia ijazah tidak lebih dari 3 tahun. Jalur masuk penerimaan program ini, terdiri dari SNBP, UTBK-SNBT, PPKB, dan SIMAK UI.</p>
31 <p>Program Sarjana (S1) merupakan program pendidikan yang dapat diikuti oleh siswa lulusan sekolah lanjutan atas dan sederajat, dengan usia ijazah tidak lebih dari 3 tahun. Jalur masuk penerimaan program ini, terdiri dari SNBP, UTBK-SNBT, PPKB, dan SIMAK UI.</p>
32 <p><strong>Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK)</strong></p>
32 <p><strong>Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK)</strong></p>
33 <h3>1. Fakultas Kedokteran</h3>
33 <h3>1. Fakultas Kedokteran</h3>
34 <ul><li>Program Studi Pendidikan Dokter</li>
34 <ul><li>Program Studi Pendidikan Dokter</li>
35 </ul><h3>2. Fakultas Kedokteran Gigi</h3>
35 </ul><h3>2. Fakultas Kedokteran Gigi</h3>
36 <ul><li>Program Studi Pendidikan<a>Kedokteran Gigi</a></li>
36 <ul><li>Program Studi Pendidikan<a>Kedokteran Gigi</a></li>
37 </ul><h3>3. Fakultas Kesehatan Masyarakat</h3>
37 </ul><h3>3. Fakultas Kesehatan Masyarakat</h3>
38 <ul><li>Program Studi Kesehatan Masyarakat</li>
38 <ul><li>Program Studi Kesehatan Masyarakat</li>
39 <li>Program Studi Kesehatan Lingkungan</li>
39 <li>Program Studi Kesehatan Lingkungan</li>
40 <li>Program Studi<a>Gizi</a></li>
40 <li>Program Studi<a>Gizi</a></li>
41 <li>Program Studi Keselamatan &amp; Kesehatan Kerja</li>
41 <li>Program Studi Keselamatan &amp; Kesehatan Kerja</li>
42 </ul><h3>4. Fakultas Ilmu Keperawatan</h3>
42 </ul><h3>4. Fakultas Ilmu Keperawatan</h3>
43 <ul><li>Program Studi Ilmu Keperawatan</li>
43 <ul><li>Program Studi Ilmu Keperawatan</li>
44 </ul><h3>5. Fakultas Farmasi</h3>
44 </ul><h3>5. Fakultas Farmasi</h3>
45 <ul><li>Program Studi<a>Farmasi</a></li>
45 <ul><li>Program Studi<a>Farmasi</a></li>
46 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi (Saintek)</strong></p>
46 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi (Saintek)</strong></p>
47 <h3>6. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</h3>
47 <h3>6. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</h3>
48 <ul><li>Program Studi<a>Matematika</a></li>
48 <ul><li>Program Studi<a>Matematika</a></li>
49 <li>Program Studi Fisika</li>
49 <li>Program Studi Fisika</li>
50 <li>Program Studi<a>Kimia</a></li>
50 <li>Program Studi<a>Kimia</a></li>
51 <li>Program Studi Biologi</li>
51 <li>Program Studi Biologi</li>
52 <li>Program Studi<a>Geografi</a></li>
52 <li>Program Studi<a>Geografi</a></li>
53 <li>Program Studi Geofisika</li>
53 <li>Program Studi Geofisika</li>
54 <li>Program Studi Geologi</li>
54 <li>Program Studi Geologi</li>
55 <li>Program Studi Statistika</li>
55 <li>Program Studi Statistika</li>
56 <li>Program Studi Aktuaria</li>
56 <li>Program Studi Aktuaria</li>
57 </ul><h3>7. Fakultas Teknik</h3>
57 </ul><h3>7. Fakultas Teknik</h3>
58 <ul><li>Program Studi<a>Teknik Sipil</a></li>
58 <ul><li>Program Studi<a>Teknik Sipil</a></li>
59 <li>Program Studi Teknik Mesin</li>
59 <li>Program Studi Teknik Mesin</li>
60 <li>Program Studi<a>Teknik Elektro</a></li>
60 <li>Program Studi<a>Teknik Elektro</a></li>
61 <li>Program Studi Teknik Metalurgi</li>
61 <li>Program Studi Teknik Metalurgi</li>
62 <li>Program Studi<a>Arsitektur</a></li>
62 <li>Program Studi<a>Arsitektur</a></li>
63 <li>Program Studi<a>Arsitektur Interior</a></li>
63 <li>Program Studi<a>Arsitektur Interior</a></li>
64 <li>Program Studi<a>Teknik Kimia</a></li>
64 <li>Program Studi<a>Teknik Kimia</a></li>
65 <li>Program Studi Teknik Industri</li>
65 <li>Program Studi Teknik Industri</li>
66 <li>Program Studi<a>Teknik Perkapalan</a></li>
66 <li>Program Studi<a>Teknik Perkapalan</a></li>
67 <li>Program Studi Teknik Lingkungan</li>
67 <li>Program Studi Teknik Lingkungan</li>
68 <li>Program Studi Teknik Komputer</li>
68 <li>Program Studi Teknik Komputer</li>
69 <li>Program Studi Teknologi Bioproses</li>
69 <li>Program Studi Teknologi Bioproses</li>
70 </ul><h3>8. Fakultas Ilmu Komputer</h3>
70 </ul><h3>8. Fakultas Ilmu Komputer</h3>
71 <ul><li>Program Studi<a>Ilmu Komputer</a></li>
71 <ul><li>Program Studi<a>Ilmu Komputer</a></li>
72 <li>Program Studi<a>Sistem Informasi</a></li>
72 <li>Program Studi<a>Sistem Informasi</a></li>
73 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum)</strong></p>
73 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum)</strong></p>
74 <h3>9. Fakultas Hukum</h3>
74 <h3>9. Fakultas Hukum</h3>
75 <ul><li>Program Studi Ilmu Hukum</li>
75 <ul><li>Program Studi Ilmu Hukum</li>
76 </ul><h3>10. Fakultas Ekonomi dan Bisnis</h3>
76 </ul><h3>10. Fakultas Ekonomi dan Bisnis</h3>
77 <ul><li>Program Studi Ilmu Ekonomi</li>
77 <ul><li>Program Studi Ilmu Ekonomi</li>
78 <li>Program Studi<a>Manajemen</a></li>
78 <li>Program Studi<a>Manajemen</a></li>
79 <li>Program Studi<a>Akuntansi</a></li>
79 <li>Program Studi<a>Akuntansi</a></li>
80 <li>Program Studi Ekonomi Islam</li>
80 <li>Program Studi Ekonomi Islam</li>
81 <li>Program Studi Bisnis Islam</li>
81 <li>Program Studi Bisnis Islam</li>
82 </ul><h3>11. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya</h3>
82 </ul><h3>11. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya</h3>
83 <ul><li>Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea</li>
83 <ul><li>Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea</li>
84 <li>Program Studi<a>Sastra Belanda</a></li>
84 <li>Program Studi<a>Sastra Belanda</a></li>
85 <li>Program Studi<a>Arkeologi</a></li>
85 <li>Program Studi<a>Arkeologi</a></li>
86 <li>Program Studi<a>Filsafat</a></li>
86 <li>Program Studi<a>Filsafat</a></li>
87 <li>Program Studi Ilmu Perpustakaan</li>
87 <li>Program Studi Ilmu Perpustakaan</li>
88 <li>Program Studi Ilmu Sejarah</li>
88 <li>Program Studi Ilmu Sejarah</li>
89 <li>Program Studi<a>Sastra Arab</a></li>
89 <li>Program Studi<a>Sastra Arab</a></li>
90 <li>Program Studi Sastra Cina</li>
90 <li>Program Studi Sastra Cina</li>
91 <li>Program Studi Sastra Daerah dan Jawa</li>
91 <li>Program Studi Sastra Daerah dan Jawa</li>
92 <li>Program Studi<a>Sastra Indonesia</a></li>
92 <li>Program Studi<a>Sastra Indonesia</a></li>
93 <li>Program Studi<a>Sastra Inggris</a></li>
93 <li>Program Studi<a>Sastra Inggris</a></li>
94 <li>Program Studi<a>Sastra Jepang</a></li>
94 <li>Program Studi<a>Sastra Jepang</a></li>
95 <li>Program Studi<a>Sastra Jerman</a></li>
95 <li>Program Studi<a>Sastra Jerman</a></li>
96 <li>Program Studi<a>Sastra Prancis</a></li>
96 <li>Program Studi<a>Sastra Prancis</a></li>
97 <li>Program Studi Sastra Slavia</li>
97 <li>Program Studi Sastra Slavia</li>
98 </ul><h3>12. Fakultas Psikologi</h3>
98 </ul><h3>12. Fakultas Psikologi</h3>
99 <ul><li>Program Studi<a>Psikologi</a></li>
99 <ul><li>Program Studi<a>Psikologi</a></li>
100 </ul><h3>13. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</h3>
100 </ul><h3>13. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</h3>
101 <ul><li>Program Studi<a>Ilmu Politik</a></li>
101 <ul><li>Program Studi<a>Ilmu Politik</a></li>
102 <li>Program Studi<a>Ilmu Komunikasi</a></li>
102 <li>Program Studi<a>Ilmu Komunikasi</a></li>
103 <li>Program Studi<a>Sosiologi</a></li>
103 <li>Program Studi<a>Sosiologi</a></li>
104 <li>Program Studi<a>Antropologi Sosial</a></li>
104 <li>Program Studi<a>Antropologi Sosial</a></li>
105 <li>Program Studi<a>Kriminologi</a></li>
105 <li>Program Studi<a>Kriminologi</a></li>
106 <li>Program Studi<a>Ilmu Hubungan Internasional</a></li>
106 <li>Program Studi<a>Ilmu Hubungan Internasional</a></li>
107 <li>Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial</li>
107 <li>Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial</li>
108 </ul><h3>14. Fakultas Ilmu Administrasi</h3>
108 </ul><h3>14. Fakultas Ilmu Administrasi</h3>
109 <ul><li>Program Studi Niaga</li>
109 <ul><li>Program Studi Niaga</li>
110 <li>Program Studi Negara</li>
110 <li>Program Studi Negara</li>
111 <li>Program Studi Fiskal</li>
111 <li>Program Studi Fiskal</li>
112 </ul><h2>B. Program Pascasarjana/Magister (S2)</h2>
112 </ul><h2>B. Program Pascasarjana/Magister (S2)</h2>
113 <p>Program Magister atau Pascasarjana (S2) merupakan program yang ditujukan untuk mahasiswa lulusan Sarjana (S1) yang ingin melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi. Jalur masuk program ini adalah melalui jalur mandiri atau SIMAK UI.</p>
113 <p>Program Magister atau Pascasarjana (S2) merupakan program yang ditujukan untuk mahasiswa lulusan Sarjana (S1) yang ingin melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi. Jalur masuk program ini adalah melalui jalur mandiri atau SIMAK UI.</p>
114 <p><strong>Baca Juga:<a>Daftar Fakultas dan Jurusan di Universitas Brawijaya</a></strong></p>
114 <p><strong>Baca Juga:<a>Daftar Fakultas dan Jurusan di Universitas Brawijaya</a></strong></p>
115 <p><strong>Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK)</strong></p>
115 <p><strong>Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK)</strong></p>
116 <h3>1. Fakultas Kedokteran</h3>
116 <h3>1. Fakultas Kedokteran</h3>
117 <ul><li>Program Magister Ilmu Biomedik</li>
117 <ul><li>Program Magister Ilmu Biomedik</li>
118 <li>Program Magister Kedokteran Kerja</li>
118 <li>Program Magister Kedokteran Kerja</li>
119 <li>Program Magister Ilmu Gizi</li>
119 <li>Program Magister Ilmu Gizi</li>
120 <li>Program Magister Pendidikan Dokter</li>
120 <li>Program Magister Pendidikan Dokter</li>
121 </ul><h3>2. Fakultas Kedokteran Gigi</h3>
121 </ul><h3>2. Fakultas Kedokteran Gigi</h3>
122 <ul><li>Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Dasar</li>
122 <ul><li>Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Dasar</li>
123 <li>Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas</li>
123 <li>Program Magister Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas</li>
124 </ul><h3>3. Fakultas Kesehatan Masyarakat</h3>
124 </ul><h3>3. Fakultas Kesehatan Masyarakat</h3>
125 <ul><li>Program Magister Administrasi Rumah Sakit</li>
125 <ul><li>Program Magister Administrasi Rumah Sakit</li>
126 <li>Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat</li>
126 <li>Program Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat</li>
127 <li>Program Magister Epidemiologi</li>
127 <li>Program Magister Epidemiologi</li>
128 <li>Program Magister Keselamatan &amp; Kesehatan Kerja</li>
128 <li>Program Magister Keselamatan &amp; Kesehatan Kerja</li>
129 </ul><h3>4. Fakultas Ilmu Keperawatan</h3>
129 </ul><h3>4. Fakultas Ilmu Keperawatan</h3>
130 <ul><li>Program Magister Ilmu Keperawatan</li>
130 <ul><li>Program Magister Ilmu Keperawatan</li>
131 </ul><h3>5. Fakultas Farmasi</h3>
131 </ul><h3>5. Fakultas Farmasi</h3>
132 <ul><li>Program Magister Ilmu Kefarmasian</li>
132 <ul><li>Program Magister Ilmu Kefarmasian</li>
133 <li>Program Magister Ilmu Herbal</li>
133 <li>Program Magister Ilmu Herbal</li>
134 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi (Saintek)</strong></p>
134 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi (Saintek)</strong></p>
135 <h3>6. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</h3>
135 <h3>6. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</h3>
136 <ul><li>Program Magister Matematika</li>
136 <ul><li>Program Magister Matematika</li>
137 <li>Program Magister Fisika</li>
137 <li>Program Magister Fisika</li>
138 <li>Program Magister Fisika Medis</li>
138 <li>Program Magister Fisika Medis</li>
139 <li>Program Magister Ilmu Kimia</li>
139 <li>Program Magister Ilmu Kimia</li>
140 <li>Program Magister Bahan-Bahan</li>
140 <li>Program Magister Bahan-Bahan</li>
141 <li>Program Magister Biologi</li>
141 <li>Program Magister Biologi</li>
142 <li>Program Magister Geografi</li>
142 <li>Program Magister Geografi</li>
143 <li>Program Magister Ilmu Kelautan</li>
143 <li>Program Magister Ilmu Kelautan</li>
144 </ul><h3>7. Fakultas Teknik</h3>
144 </ul><h3>7. Fakultas Teknik</h3>
145 <ul><li>Program Magister Teknik Mesin</li>
145 <ul><li>Program Magister Teknik Mesin</li>
146 <li>Program Magister Teknik Elektro</li>
146 <li>Program Magister Teknik Elektro</li>
147 <li>Program Magister Teknik Metalurgi dan Material</li>
147 <li>Program Magister Teknik Metalurgi dan Material</li>
148 <li>Program Magister Arsitektur</li>
148 <li>Program Magister Arsitektur</li>
149 <li>Program Magister Teknik Kimia</li>
149 <li>Program Magister Teknik Kimia</li>
150 <li>Program Magister Teknik Industri</li>
150 <li>Program Magister Teknik Industri</li>
151 <li>Program Magister Teknik Lingkungan</li>
151 <li>Program Magister Teknik Lingkungan</li>
152 <li>Program Magister Teknik Sistem Energi</li>
152 <li>Program Magister Teknik Sistem Energi</li>
153 <li>Program Magister Teknik Biomedis</li>
153 <li>Program Magister Teknik Biomedis</li>
154 <li>Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota</li>
154 <li>Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota</li>
155 <li>Program Magister Manajemen Integritas Material</li>
155 <li>Program Magister Manajemen Integritas Material</li>
156 </ul><h3>8. Fakultas Ilmu Komputer</h3>
156 </ul><h3>8. Fakultas Ilmu Komputer</h3>
157 <ul><li>Program Magister Ilmu Komputer</li>
157 <ul><li>Program Magister Ilmu Komputer</li>
158 <li>Program Magister Teknologi Informasi</li>
158 <li>Program Magister Teknologi Informasi</li>
159 <li>Program Magister Teknologi Informasi (E-Government)</li>
159 <li>Program Magister Teknologi Informasi (E-Government)</li>
160 </ul><h3>9. Sekolah Ilmu Lingkungan</h3>
160 </ul><h3>9. Sekolah Ilmu Lingkungan</h3>
161 <ul><li>Program Magister Kajian Ilmu Lingkungan</li>
161 <ul><li>Program Magister Kajian Ilmu Lingkungan</li>
162 <li>Program Magister Managemen Bencana</li>
162 <li>Program Magister Managemen Bencana</li>
163 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum)</strong></p>
163 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum)</strong></p>
164 <h3>10. Fakultas Hukum</h3>
164 <h3>10. Fakultas Hukum</h3>
165 <ul><li>Program Magister Ilmu Hukum</li>
165 <ul><li>Program Magister Ilmu Hukum</li>
166 <li>Program Magister Kenotariatan</li>
166 <li>Program Magister Kenotariatan</li>
167 </ul><h3>11. Fakultas Ekonomi dan Bisnis</h3>
167 </ul><h3>11. Fakultas Ekonomi dan Bisnis</h3>
168 <ul><li>Program Magister Ilmu Ekonomi</li>
168 <ul><li>Program Magister Ilmu Ekonomi</li>
169 <li>Program Magister Manajemen</li>
169 <li>Program Magister Manajemen</li>
170 <li>Program Magister Akuntansi</li>
170 <li>Program Magister Akuntansi</li>
171 <li>Program Magister Akuntansi</li>
171 <li>Program Magister Akuntansi</li>
172 <li>Program Magister Manajemen</li>
172 <li>Program Magister Manajemen</li>
173 <li>Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik</li>
173 <li>Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik</li>
174 <li>Program Magister Ekonomi Kependudukan dan Ketenagakerjaan</li>
174 <li>Program Magister Ekonomi Kependudukan dan Ketenagakerjaan</li>
175 </ul><h3>12. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya</h3>
175 </ul><h3>12. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya</h3>
176 <ul><li>Program Magister Arkeologi</li>
176 <ul><li>Program Magister Arkeologi</li>
177 <li>Program Magister Ilmu Filsafat</li>
177 <li>Program Magister Ilmu Filsafat</li>
178 <li>Program Magister Ilmu Perpustakaan</li>
178 <li>Program Magister Ilmu Perpustakaan</li>
179 <li>Program Magister Ilmu Linguistik</li>
179 <li>Program Magister Ilmu Linguistik</li>
180 <li>Program Magister Ilmu Sejarah</li>
180 <li>Program Magister Ilmu Sejarah</li>
181 <li>Program Magister Asia Tenggara</li>
181 <li>Program Magister Asia Tenggara</li>
182 </ul><h3>13. Fakultas Psikologi</h3>
182 </ul><h3>13. Fakultas Psikologi</h3>
183 <ul><li>Program Magister Ilmu Psikologi</li>
183 <ul><li>Program Magister Ilmu Psikologi</li>
184 <li>Program Magister Psikologi Profesi</li>
184 <li>Program Magister Psikologi Profesi</li>
185 <li>Program Magister Psikologi Terapan</li>
185 <li>Program Magister Psikologi Terapan</li>
186 </ul><h3>14. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</h3>
186 </ul><h3>14. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</h3>
187 <ul><li>Program Magister Ilmu Politik</li>
187 <ul><li>Program Magister Ilmu Politik</li>
188 <li>Program Magister Ilmu Komunikasi</li>
188 <li>Program Magister Ilmu Komunikasi</li>
189 <li>Program Magister Sosiologi</li>
189 <li>Program Magister Sosiologi</li>
190 <li>Program Magister Kriminologi</li>
190 <li>Program Magister Kriminologi</li>
191 <li>Program Magister Antropologi</li>
191 <li>Program Magister Antropologi</li>
192 <li>Program Magister Ilmu Hubungan Internasional</li>
192 <li>Program Magister Ilmu Hubungan Internasional</li>
193 <li>Program Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial</li>
193 <li>Program Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial</li>
194 </ul><h3>15. Fakultas Ilmu Administrasi</h3>
194 </ul><h3>15. Fakultas Ilmu Administrasi</h3>
195 <ul><li>Program Magister Kebijakan Publik dan Governansi</li>
195 <ul><li>Program Magister Kebijakan Publik dan Governansi</li>
196 </ul><h3><strong>16. Kajian Strategik dan Global</strong></h3>
196 </ul><h3><strong>16. Kajian Strategik dan Global</strong></h3>
197 <ul><li>Program Magister Kajian Ilmu Kepolisian</li>
197 <ul><li>Program Magister Kajian Ilmu Kepolisian</li>
198 <li>Program Magister Kajian Kependudukan &amp; Ketenagakerjaan Kerja</li>
198 <li>Program Magister Kajian Kependudukan &amp; Ketenagakerjaan Kerja</li>
199 <li>Program Magister Kajian Ketahanan Nasional</li>
199 <li>Program Magister Kajian Ketahanan Nasional</li>
200 <li>Program Magister Kajian Pengembangan Perkotaan</li>
200 <li>Program Magister Kajian Pengembangan Perkotaan</li>
201 <li>Program Magister Kajian Gender</li>
201 <li>Program Magister Kajian Gender</li>
202 <li>Program Magister Kajian Wilayah Amerika</li>
202 <li>Program Magister Kajian Wilayah Amerika</li>
203 <li>Program Magister Kajian Wilayah Eropa</li>
203 <li>Program Magister Kajian Wilayah Eropa</li>
204 <li>Program Magister Kajian Wilayah Jepang</li>
204 <li>Program Magister Kajian Wilayah Jepang</li>
205 <li>Program Magister Kajian Wilayah Timur Tengah Islam</li>
205 <li>Program Magister Kajian Wilayah Timur Tengah Islam</li>
206 </ul><h2>C. Program Doktoral (S3)</h2>
206 </ul><h2>C. Program Doktoral (S3)</h2>
207 <p>Program Doktoral (S3) merupakan program yang ditujukan untuk mahasiswa lulusan Pascasarjana atau Magister (S2) yang ingin melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi. Dalam program ini, mahasiswa akan dibekali keahlian untuk menjadi dosen, peneliti, atau pakar di bidang tertentu. Jalur masuk program Doktoral adalah melalui jalur mandiri atau SIMAK UI.</p>
207 <p>Program Doktoral (S3) merupakan program yang ditujukan untuk mahasiswa lulusan Pascasarjana atau Magister (S2) yang ingin melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi. Dalam program ini, mahasiswa akan dibekali keahlian untuk menjadi dosen, peneliti, atau pakar di bidang tertentu. Jalur masuk program Doktoral adalah melalui jalur mandiri atau SIMAK UI.</p>
208 <p><strong>Baca Juga:<a>Daftar Fakultas dan Jurusan di Undip Semarang</a></strong></p>
208 <p><strong>Baca Juga:<a>Daftar Fakultas dan Jurusan di Undip Semarang</a></strong></p>
209 <p><strong>Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK)</strong></p>
209 <p><strong>Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK)</strong></p>
210 <h3>1. Fakultas Kedokteran</h3>
210 <h3>1. Fakultas Kedokteran</h3>
211 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Biomedik</li>
211 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Biomedik</li>
212 <li>Program Doktoral Ilmu Gizi</li>
212 <li>Program Doktoral Ilmu Gizi</li>
213 <li>Program Doktoral Ilmu Kedokteran</li>
213 <li>Program Doktoral Ilmu Kedokteran</li>
214 </ul><h3>2. Fakultas Kedokteran Gigi</h3>
214 </ul><h3>2. Fakultas Kedokteran Gigi</h3>
215 <ul><li>Program Doktoral Kedokteran Gigi</li>
215 <ul><li>Program Doktoral Kedokteran Gigi</li>
216 </ul><h3>3. Fakultas Kesehatan Masyarakat</h3>
216 </ul><h3>3. Fakultas Kesehatan Masyarakat</h3>
217 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Kesehatan Masyarakat</li>
217 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Kesehatan Masyarakat</li>
218 <li>Program Doktoral Ilmu Epidemiologi</li>
218 <li>Program Doktoral Ilmu Epidemiologi</li>
219 </ul><h3>4. Fakultas Ilmu Keperawatan</h3>
219 </ul><h3>4. Fakultas Ilmu Keperawatan</h3>
220 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Keperawatan</li>
220 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Keperawatan</li>
221 </ul><h3>5. Fakultas Farmasi</h3>
221 </ul><h3>5. Fakultas Farmasi</h3>
222 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Farmasi</li>
222 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Farmasi</li>
223 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi (Saintek)</strong></p>
223 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sains dan Teknologi (Saintek)</strong></p>
224 <h3><strong>6. Fakultas Ilmu Lingkungan</strong></h3>
224 <h3><strong>6. Fakultas Ilmu Lingkungan</strong></h3>
225 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Lingkungan</li>
225 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Lingkungan</li>
226 </ul><h3>7. Fakultas Teknik</h3>
226 </ul><h3>7. Fakultas Teknik</h3>
227 <ul><li>Program Doktoral Arsitektur</li>
227 <ul><li>Program Doktoral Arsitektur</li>
228 </ul><h3>8. Fakultas Ilmu Komputer</h3>
228 </ul><h3>8. Fakultas Ilmu Komputer</h3>
229 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Komputer</li>
229 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Komputer</li>
230 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum)</strong></p>
230 </ul><p><strong>Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum)</strong></p>
231 <h3>9. Fakultas Hukum</h3>
231 <h3>9. Fakultas Hukum</h3>
232 <ul><li>Program Doktora Ilmu Hukum</li>
232 <ul><li>Program Doktora Ilmu Hukum</li>
233 </ul><h3>10. Fakultas Ekonomi dan Bisnis</h3>
233 </ul><h3>10. Fakultas Ekonomi dan Bisnis</h3>
234 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Ekonomi</li>
234 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Ekonomi</li>
235 <li>Program Doktoral Manajemen</li>
235 <li>Program Doktoral Manajemen</li>
236 <li>Program Doktoral Akuntansi</li>
236 <li>Program Doktoral Akuntansi</li>
237 </ul><h3>11. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya</h3>
237 </ul><h3>11. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya</h3>
238 <ul><li>Program Doktoral Arkeologi</li>
238 <ul><li>Program Doktoral Arkeologi</li>
239 <li>Program Doktoral Ilmu Filsafat</li>
239 <li>Program Doktoral Ilmu Filsafat</li>
240 <li>Program Doktoral Ilmu Linguistik</li>
240 <li>Program Doktoral Ilmu Linguistik</li>
241 <li>Program Doktoral Ilmu Sejarah</li>
241 <li>Program Doktoral Ilmu Sejarah</li>
242 <li>Program Doktoral Ilmu Susastra</li>
242 <li>Program Doktoral Ilmu Susastra</li>
243 </ul><h3>12. Fakultas Psikologi</h3>
243 </ul><h3>12. Fakultas Psikologi</h3>
244 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Psikologi</li>
244 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Psikologi</li>
245 </ul><h3>13. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</h3>
245 </ul><h3>13. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik</h3>
246 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Politik</li>
246 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Politik</li>
247 <li>Program Doktoral Ilmu Komunikasi</li>
247 <li>Program Doktoral Ilmu Komunikasi</li>
248 <li>Program Doktoral Sosiologi</li>
248 <li>Program Doktoral Sosiologi</li>
249 <li>Program Doktoral Kriminologi</li>
249 <li>Program Doktoral Kriminologi</li>
250 <li>Program Doktoral Antropologi</li>
250 <li>Program Doktoral Antropologi</li>
251 <li>Program Doktoral Ilmu Kesejahteraan Sosial</li>
251 <li>Program Doktoral Ilmu Kesejahteraan Sosial</li>
252 </ul><h3>14. Fakultas Ilmu Administrasi</h3>
252 </ul><h3>14. Fakultas Ilmu Administrasi</h3>
253 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Administrasi</li>
253 <ul><li>Program Doktoral Ilmu Administrasi</li>
254 </ul><h3><strong>15. Kajian Strategik dan Global</strong></h3>
254 </ul><h3><strong>15. Kajian Strategik dan Global</strong></h3>
255 <ul><li>Program Doktoral Kajian Ilmu Kepolisian</li>
255 <ul><li>Program Doktoral Kajian Ilmu Kepolisian</li>
256 <li>Program Doktoral Kajian Kependudukan &amp; Ketenagakerjaan Kerja</li>
256 <li>Program Doktoral Kajian Kependudukan &amp; Ketenagakerjaan Kerja</li>
257 <li>Program Doktoral Kajian Ketahanan Nasional</li>
257 <li>Program Doktoral Kajian Ketahanan Nasional</li>
258 <li>Program Doktoral Kajian Pengembangan Perkotaan</li>
258 <li>Program Doktoral Kajian Pengembangan Perkotaan</li>
259 <li>Program Doktoral Kajian Gender</li>
259 <li>Program Doktoral Kajian Gender</li>
260 <li>Program Doktoral Kajian Wilayah Amerika</li>
260 <li>Program Doktoral Kajian Wilayah Amerika</li>
261 <li>Program Doktoral Kajian Wilayah Eropa</li>
261 <li>Program Doktoral Kajian Wilayah Eropa</li>
262 <li>Program Doktoral Kajian Wilayah Jepang</li>
262 <li>Program Doktoral Kajian Wilayah Jepang</li>
263 <li>Program Doktoral Kajian Wilayah Timur Tengah Islam</li>
263 <li>Program Doktoral Kajian Wilayah Timur Tengah Islam</li>
264 <li>Program Doktoral Kajian Terorisme</li>
264 <li>Program Doktoral Kajian Terorisme</li>
265 </ul><h2>D. Program Pendidikan Vokasi</h2>
265 </ul><h2>D. Program Pendidikan Vokasi</h2>
266 <p>Tak hanya program Sarjana, Pascasarjana, dan Doktoral saja, UI juga memiliki program pendidikan Vokasi (jenjang Ahli Madya D3 dan Sarjana Terapan D4) yang bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi tenaga ahli atau profesional, loh.</p>
266 <p>Tak hanya program Sarjana, Pascasarjana, dan Doktoral saja, UI juga memiliki program pendidikan Vokasi (jenjang Ahli Madya D3 dan Sarjana Terapan D4) yang bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi tenaga ahli atau profesional, loh.</p>
267 <p>Lulusan dari program ini akan diarahkan untuk menguasai kemampuan dalam bidang kerja tertentu, sehingga dapat langsung diserap menjadi tenaga kerja di berbagai industri atau swasta, lembaga pemerintahan, atau berwiraswasta secara mandiri.</p>
267 <p>Lulusan dari program ini akan diarahkan untuk menguasai kemampuan dalam bidang kerja tertentu, sehingga dapat langsung diserap menjadi tenaga kerja di berbagai industri atau swasta, lembaga pemerintahan, atau berwiraswasta secara mandiri.</p>
268 <p>Berbeda dengan S1 yang lebih menekankan pada teori, pendidikan Vokasi akan lebih mengutamakan praktik keterampilan dan keahlian dibandingkan kuliah teori. Bagi kamu yang tertarik, berikut adalah daftar jurusan di Pendidikan Vokasi UI.</p>
268 <p>Berbeda dengan S1 yang lebih menekankan pada teori, pendidikan Vokasi akan lebih mengutamakan praktik keterampilan dan keahlian dibandingkan kuliah teori. Bagi kamu yang tertarik, berikut adalah daftar jurusan di Pendidikan Vokasi UI.</p>
269 <h3><strong>1. Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK)</strong></h3>
269 <h3><strong>1. Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK)</strong></h3>
270 <ul><li>D3 Administrasi Rumah Sakit</li>
270 <ul><li>D3 Administrasi Rumah Sakit</li>
271 <li>D4 Fisioterapi</li>
271 <li>D4 Fisioterapi</li>
272 <li>D4 Okupasi Terapi</li>
272 <li>D4 Okupasi Terapi</li>
273 </ul><h3><strong>2. Rumpun Ilmu Administrasi</strong></h3>
273 </ul><h3><strong>2. Rumpun Ilmu Administrasi</strong></h3>
274 <ul><li>D3 Administrasi Perpajakan</li>
274 <ul><li>D3 Administrasi Perpajakan</li>
275 <li>D3 Administrasi Keuangan dan Perbankan</li>
275 <li>D3 Administrasi Keuangan dan Perbankan</li>
276 <li>D3 Administrasi Asuransi dan Aktuaria</li>
276 <li>D3 Administrasi Asuransi dan Aktuaria</li>
277 <li>D3 Administrasi Perkantoran</li>
277 <li>D3 Administrasi Perkantoran</li>
278 <li>D3 Akuntansi</li>
278 <li>D3 Akuntansi</li>
279 <li>D4 Bisnis Kreatif</li>
279 <li>D4 Bisnis Kreatif</li>
280 </ul><h3><strong>3. Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum)</strong></h3>
280 </ul><h3><strong>3. Rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora (Soshum)</strong></h3>
281 <ul><li>D3 Penyiaran Multimedia</li>
281 <ul><li>D3 Penyiaran Multimedia</li>
282 <li>D3 Hubungan Masyarakat</li>
282 <li>D3 Hubungan Masyarakat</li>
283 <li>D3 Periklanan Kreatif</li>
283 <li>D3 Periklanan Kreatif</li>
284 <li>D4 Manajemen Rekod dan Arsip</li>
284 <li>D4 Manajemen Rekod dan Arsip</li>
285 <li>D4 Manajemen Bisnis Pariwisata</li>
285 <li>D4 Manajemen Bisnis Pariwisata</li>
286 <li>D4 Produksi Media</li>
286 <li>D4 Produksi Media</li>
287 </ul><p>Nah, itulah daftar fakultas dan jurusan di UI yang dijabarkan secara lengkap. Gimana, sudah tahu mau memilih jurusan apa? Untuk persiapan masuk ke Universitas Indonesia kamu bisa langsung akses video belajar beranimasi dan latihan soal di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>.</p>
287 </ul><p>Nah, itulah daftar fakultas dan jurusan di UI yang dijabarkan secara lengkap. Gimana, sudah tahu mau memilih jurusan apa? Untuk persiapan masuk ke Universitas Indonesia kamu bisa langsung akses video belajar beranimasi dan latihan soal di<strong><a>ruangbelajar</a></strong>.</p>
288 <p><strong>Referensi:</strong></p>
288 <p><strong>Referensi:</strong></p>
289 <p>Program Pendidikan Sarjana [daring]. Tautan: https://www.ui.ac.id/akademik/sarjana-reguler.html (Diakses: 2 Juni 2021)</p>
289 <p>Program Pendidikan Sarjana [daring]. Tautan: https://www.ui.ac.id/akademik/sarjana-reguler.html (Diakses: 2 Juni 2021)</p>
290 <p>Program Pendidikan Vokasi [daring]. Tautan: https://www.ui.ac.id/akademik/program-vokasi.html (Diakses: 2 Juni 2021)</p>
290 <p>Program Pendidikan Vokasi [daring]. Tautan: https://www.ui.ac.id/akademik/program-vokasi.html (Diakses: 2 Juni 2021)</p>
291  
291