HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Penilaian Akhir Tahun (PAT) sudah dekat nih, kawan! Yuk, ukur kemampuanmu dengan mengerjakan<strong><a>latihan soal PAT kelas 8 SMP</a></strong>tahun 2025 berikut!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Penilaian Akhir Tahun (PAT) sudah dekat nih, kawan! Yuk, ukur kemampuanmu dengan mengerjakan<strong><a>latihan soal PAT kelas 8 SMP</a></strong>tahun 2025 berikut!</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
3 </blockquote><h2><strong>BAHASA INDONESIA</strong></h2>
3 </blockquote><h2><strong>BAHASA INDONESIA</strong></h2>
4 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Eksplanasi</strong></p>
4 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Eksplanasi</strong></p>
5 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Eksplanasi</strong></p>
5 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Eksplanasi</strong></p>
6 <p><strong>Bacalah kutipan teks berikut!</strong></p>
6 <p><strong>Bacalah kutipan teks berikut!</strong></p>
7 <p>Gerhana matahari merupakan fenomena yang terjadi ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga terlihat menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari di langit bumi. Berdasarkan cara tertutupnya matahari, terdapat empat jenis gerhana matahari, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari cincin, gerhana matahari sebagian, dan gerhana matahari hibrida/campuran. Walaupun ukuran bulan sekitar 400 kali lebih kecil daripada matahari, letak bulan sekitar 400 kali lebih dekat ke bumi sehingga kedua benda langit ini tampak hampir sama besar di langit bumi.</p>
7 <p>Gerhana matahari merupakan fenomena yang terjadi ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga terlihat menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari di langit bumi. Berdasarkan cara tertutupnya matahari, terdapat empat jenis gerhana matahari, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari cincin, gerhana matahari sebagian, dan gerhana matahari hibrida/campuran. Walaupun ukuran bulan sekitar 400 kali lebih kecil daripada matahari, letak bulan sekitar 400 kali lebih dekat ke bumi sehingga kedua benda langit ini tampak hampir sama besar di langit bumi.</p>
8 <p>(Diadaptasi dari<em>kids.grid.id</em>pada 16 Juli 2020)</p>
8 <p>(Diadaptasi dari<em>kids.grid.id</em>pada 16 Juli 2020)</p>
9 <p>1. Kutipan teks tersebut merupakan bagian dari identifikasi fenomena karena ….</p>
9 <p>1. Kutipan teks tersebut merupakan bagian dari identifikasi fenomena karena ….</p>
10 <ol><li>berisi proses terjadinya gerhana matahari</li>
10 <ol><li>berisi proses terjadinya gerhana matahari</li>
11 <li>berisi kejadian-kejadian yang terjadi pada saat gerhana matahari</li>
11 <li>berisi kejadian-kejadian yang terjadi pada saat gerhana matahari</li>
12 <li>berisi gambaran awal tentang fenomena gerhana matahari</li>
12 <li>berisi gambaran awal tentang fenomena gerhana matahari</li>
13 <li>berisi penjelasan setiap jenis-jenis gerhana matahari</li>
13 <li>berisi penjelasan setiap jenis-jenis gerhana matahari</li>
14 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
14 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
15 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
15 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
16 <p>Identifikasi fenomena dalam teks eksplanasi berisi gambaran awal tentang fenomena yang akan dibahas. Kutipan teks tersebut memberikan gambaran awal dari gerhana matahari yang dimulai dari pengertian secara umum. Dengan demikian, alasan kutipan teks di atas termasuk ke dalam bagian identifikasi fenomena karena berisi penjelasan setiap jenis-jenis gerhana matahari.</p>
16 <p>Identifikasi fenomena dalam teks eksplanasi berisi gambaran awal tentang fenomena yang akan dibahas. Kutipan teks tersebut memberikan gambaran awal dari gerhana matahari yang dimulai dari pengertian secara umum. Dengan demikian, alasan kutipan teks di atas termasuk ke dalam bagian identifikasi fenomena karena berisi penjelasan setiap jenis-jenis gerhana matahari.</p>
17 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
17 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
18 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri, Tujuan, Struktur &amp; Contohnya</a></strong></p>
18 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Eksplanasi, Ciri, Tujuan, Struktur &amp; Contohnya</a></strong></p>
19 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Eksplanasi</strong></p>
19 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Eksplanasi</strong></p>
20 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Eksplanasi</strong></p>
20 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Eksplanasi</strong></p>
21 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut!</strong></p>
21 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut!</strong></p>
22 <p>(1) Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam. (2) Angin tersebut bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. (3) Orang awam menyebut angin puting beliung adalah Angin Lesus, di daerah Sumatra disebut Angin Bohorok dan masih ada sebutan lainnya. (4) Angin puting beliung sering terjadi pada siang hari atau sore hari pada musim pancaroba. (5) Angin ini dapat menghancurkan semua hal yang diterjangnya karena dengan pusarannya, benda yang terlewati akan terangkat dan terlempar.</p>
22 <p>(1) Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam. (2) Angin tersebut bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. (3) Orang awam menyebut angin puting beliung adalah Angin Lesus, di daerah Sumatra disebut Angin Bohorok dan masih ada sebutan lainnya. (4) Angin puting beliung sering terjadi pada siang hari atau sore hari pada musim pancaroba. (5) Angin ini dapat menghancurkan semua hal yang diterjangnya karena dengan pusarannya, benda yang terlewati akan terangkat dan terlempar.</p>
23 <p>(Diadaptasi dari<em>wikipedia.org</em>pada 17 September 2020)</p>
23 <p>(Diadaptasi dari<em>wikipedia.org</em>pada 17 September 2020)</p>
24 <p>2. Kalimat yang memiliki dua unsur kebahasaan, yakni konjungsi kausalitas dan makna denotasi adalah kalimat ….</p>
24 <p>2. Kalimat yang memiliki dua unsur kebahasaan, yakni konjungsi kausalitas dan makna denotasi adalah kalimat ….</p>
25 <ol><li>(1)</li>
25 <ol><li>(1)</li>
26 <li>(3)</li>
26 <li>(3)</li>
27 <li>(4)</li>
27 <li>(4)</li>
28 <li>(5)</li>
28 <li>(5)</li>
29 </ol><p><strong>Jawaban: D </strong></p>
29 </ol><p><strong>Jawaban: D </strong></p>
30 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
30 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
31 <p>Konjungsi kausalitas merupakan kata penghubung yang menghubungkan dua buah klausa atau lebih yang menggambarkan sebab-akibat. Makna denotasi merupakan kelompok kata yang didasarkan atau penunjukkan lugas (makna sebenarnya). Kalimat yang memiliki konjungsi kausalitas adalah kalimat (5), yaitu pada konjungsi<em>karena</em>. Makna denotasi hampir dimiliki oleh semua kalimat pada teks.</p>
31 <p>Konjungsi kausalitas merupakan kata penghubung yang menghubungkan dua buah klausa atau lebih yang menggambarkan sebab-akibat. Makna denotasi merupakan kelompok kata yang didasarkan atau penunjukkan lugas (makna sebenarnya). Kalimat yang memiliki konjungsi kausalitas adalah kalimat (5), yaitu pada konjungsi<em>karena</em>. Makna denotasi hampir dimiliki oleh semua kalimat pada teks.</p>
32 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
32 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong><strong></strong></p>
33 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Ulasan</strong></p>
33 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Ulasan</strong></p>
34 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Ulasan</strong></p>
34 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Ulasan</strong></p>
35 <p><strong>Perhatikan kutipan teks ulasan berikut!</strong></p>
35 <p><strong>Perhatikan kutipan teks ulasan berikut!</strong></p>
36 <p><em>Sepatu Dahlan</em>merupakan buku yang ditulis oleh Khrisna Pabichara pada tahun 2012.Buku ini mengisahkan perjuangan hidup Dahlan Iskan yang pernah menjabat sebagai menteri BUMN. Dahlan Iskan memulai perjalanan hidupnya dalam keadaan sulit. Untuk bisa sekolah, ia harus menempuh jarak puluhan kilometer tanpa alas kaki. Bahkan, ketika perjuangannya untuk lulus dari Sekolah Rakyat (SR) selesai, ia masih harus berlapang dada menerima berbagai kegagalan.</p>
36 <p><em>Sepatu Dahlan</em>merupakan buku yang ditulis oleh Khrisna Pabichara pada tahun 2012.Buku ini mengisahkan perjuangan hidup Dahlan Iskan yang pernah menjabat sebagai menteri BUMN. Dahlan Iskan memulai perjalanan hidupnya dalam keadaan sulit. Untuk bisa sekolah, ia harus menempuh jarak puluhan kilometer tanpa alas kaki. Bahkan, ketika perjuangannya untuk lulus dari Sekolah Rakyat (SR) selesai, ia masih harus berlapang dada menerima berbagai kegagalan.</p>
37 <p>3. Aspek yang diulas dalam kutipan di atas adalah ….</p>
37 <p>3. Aspek yang diulas dalam kutipan di atas adalah ….</p>
38 <ol><li>daya tarik dan kelebihan buku</li>
38 <ol><li>daya tarik dan kelebihan buku</li>
39 <li>ciri khas yang dimiliki buku</li>
39 <li>ciri khas yang dimiliki buku</li>
40 <li>penilaian terhadap buku</li>
40 <li>penilaian terhadap buku</li>
41 <li>isi atau sinopsis buku</li>
41 <li>isi atau sinopsis buku</li>
42 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
42 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
43 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
43 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
44 <p>Kutipan di atas berisi gambaran singkat tentang isi buku berjudul<em>Sepatu Dahlan.</em>Dalam kutipan di atas, secara singkat dijelaskan kehidupan Dahlan Iskan yang menjadi fokus bahasan dalam buku tersebut. Dengan demikian, aspek yang diulas dalam kutipan di atas adalah isi atau sinopsis buku.</p>
44 <p>Kutipan di atas berisi gambaran singkat tentang isi buku berjudul<em>Sepatu Dahlan.</em>Dalam kutipan di atas, secara singkat dijelaskan kehidupan Dahlan Iskan yang menjadi fokus bahasan dalam buku tersebut. Dengan demikian, aspek yang diulas dalam kutipan di atas adalah isi atau sinopsis buku.</p>
45 <ul><li>Pilihan A tidak tepat. Daya tarik dan kelebihan buku tidak dijelaskan kutipan teks di atas.</li>
45 <ul><li>Pilihan A tidak tepat. Daya tarik dan kelebihan buku tidak dijelaskan kutipan teks di atas.</li>
46 <li>Pilihan B tidak tepat. Kutipan di atas tidak membahas mengenai ciri khas dari buku berjudul<em>Sepatu Dahlan.</em></li>
46 <li>Pilihan B tidak tepat. Kutipan di atas tidak membahas mengenai ciri khas dari buku berjudul<em>Sepatu Dahlan.</em></li>
47 <li>Pilihan C tidak tepat. Penilaian terhadap buku tidak dibahas pada kutipan teks di atas.</li>
47 <li>Pilihan C tidak tepat. Penilaian terhadap buku tidak dibahas pada kutipan teks di atas.</li>
48 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
48 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
49 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Ulasan, Struktur, Ciri, Jenis &amp; Contoh</a></strong></p>
49 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Teks Ulasan, Struktur, Ciri, Jenis &amp; Contoh</a></strong></p>
50 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Persuasi</strong></p>
50 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Persuasi</strong></p>
51 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Persuasi</strong></p>
51 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Teks Persuasi</strong></p>
52 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut!</strong></p>
52 <p><strong>Perhatikan kutipan teks berikut!</strong></p>
53 <p>(1) Jalan kaki, bersepeda, atau menggunakan angkutan umum dapat mengurangi emisi karbon. (2) Hal tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi pemanasan global. (3) Jika memang benar-benar harus memakai mobil, gunakanlah kendaraan listrik. (4) Penggunaan kendaraan listrik merupakan salah satu cara agar pemanasan global di dunia dapat berkurang.</p>
53 <p>(1) Jalan kaki, bersepeda, atau menggunakan angkutan umum dapat mengurangi emisi karbon. (2) Hal tersebut menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan untuk mengurangi pemanasan global. (3) Jika memang benar-benar harus memakai mobil, gunakanlah kendaraan listrik. (4) Penggunaan kendaraan listrik merupakan salah satu cara agar pemanasan global di dunia dapat berkurang.</p>
54 <p>4. Paragraf di atas dalam struktur teks persuasi merupakan bagian ….</p>
54 <p>4. Paragraf di atas dalam struktur teks persuasi merupakan bagian ….</p>
55 <ol><li>pengenalan isu</li>
55 <ol><li>pengenalan isu</li>
56 <li>rangkaian argumen</li>
56 <li>rangkaian argumen</li>
57 <li>pernyataan ajakan</li>
57 <li>pernyataan ajakan</li>
58 <li>penegasan kembali</li>
58 <li>penegasan kembali</li>
59 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
59 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
60 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
60 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
61 <p>Struktur teks persuasi terdiri dari empat bagian, yaitu sebagai berikut.</p>
61 <p>Struktur teks persuasi terdiri dari empat bagian, yaitu sebagai berikut.</p>
62 <ul><li>Pengenalan isu, berisi pengantar mengenai isu yang dibahas.</li>
62 <ul><li>Pengenalan isu, berisi pengantar mengenai isu yang dibahas.</li>
63 <li>Rangkaian argumen, berisi sejumlah pendapat penulis terkait isu yang dibahas pada struktur sebelumnya. Pada bagian ini juga dikemukakan sejumlah fakta yang memperkuat argumen tersebut.</li>
63 <li>Rangkaian argumen, berisi sejumlah pendapat penulis terkait isu yang dibahas pada struktur sebelumnya. Pada bagian ini juga dikemukakan sejumlah fakta yang memperkuat argumen tersebut.</li>
64 <li>Pernyataan ajakan, berisi dorongan kepada pembaca untuk melakukan sesuatu. Bagian ini terletak setelah pengenalan isu serta rangkaian argumen.</li>
64 <li>Pernyataan ajakan, berisi dorongan kepada pembaca untuk melakukan sesuatu. Bagian ini terletak setelah pengenalan isu serta rangkaian argumen.</li>
65 <li>Penegasan kembali, berisi penegasan kembali atas pernyataan-pernyataan sebelumnya.</li>
65 <li>Penegasan kembali, berisi penegasan kembali atas pernyataan-pernyataan sebelumnya.</li>
66 </ul><p>Paragraf di atas berisi tentang ajakan kepada pembacanya untuk beralih dari kendaraan bermotor atau kendaraan pribadi ke kendaraan listrik agar dapat mengurangi pemanasan global. Berdasarkan hal tersebut, kutipan teks di atas merupakan bagian pernyataan ajakan karena berisi dorongan untuk melakukan sesuatu.</p>
66 </ul><p>Paragraf di atas berisi tentang ajakan kepada pembacanya untuk beralih dari kendaraan bermotor atau kendaraan pribadi ke kendaraan listrik agar dapat mengurangi pemanasan global. Berdasarkan hal tersebut, kutipan teks di atas merupakan bagian pernyataan ajakan karena berisi dorongan untuk melakukan sesuatu.</p>
67 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
67 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
68 <p><strong>Baca Juga:<a>Teks Persuasi: Pengertian, Tujuan, Ciri, Struktur &amp; Contoh</a></strong></p>
68 <p><strong>Baca Juga:<a>Teks Persuasi: Pengertian, Tujuan, Ciri, Struktur &amp; Contoh</a></strong></p>
69 <p><strong>Topik</strong><strong>: Drama</strong></p>
69 <p><strong>Topik</strong><strong>: Drama</strong></p>
70 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Drama</strong></p>
70 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Menganalisis Drama</strong></p>
71 <p><strong>Bacalah kutipan teks drama berikut!</strong><strong></strong></p>
71 <p><strong>Bacalah kutipan teks drama berikut!</strong><strong></strong></p>
72 <p><strong>Lyodra:</strong>“Sungguh, aku takut sekali di sini. Mengapa kita harus ke sini sih, Ra?”</p>
72 <p><strong>Lyodra:</strong>“Sungguh, aku takut sekali di sini. Mengapa kita harus ke sini sih, Ra?”</p>
73 <p><strong>Tiara:</strong>“Ssssttt, jangan berisik. Di tengah hari yang gelap ini, biasanya dia akan keluar menampakkan diri.”</p>
73 <p><strong>Tiara:</strong>“Ssssttt, jangan berisik. Di tengah hari yang gelap ini, biasanya dia akan keluar menampakkan diri.”</p>
74 <p><strong>Lyodra:</strong>“Dia? Siapa? Kita mau ngapain sih, Ra? Udah yuk, pulang saja.”</p>
74 <p><strong>Lyodra:</strong>“Dia? Siapa? Kita mau ngapain sih, Ra? Udah yuk, pulang saja.”</p>
75 <p><strong>Tiara:</strong>“Nah, itu dia datang. Kamu tunggu di sini ya. Aku ke ruang belakang itu dahulu.”</p>
75 <p><strong>Tiara:</strong>“Nah, itu dia datang. Kamu tunggu di sini ya. Aku ke ruang belakang itu dahulu.”</p>
76 <p><strong>Lyodra:</strong>“Tiara! Kamu tega meninggalkan aku di ruang tamu yang sangat misterius ini? Ra, aku ikut ah!”</p>
76 <p><strong>Lyodra:</strong>“Tiara! Kamu tega meninggalkan aku di ruang tamu yang sangat misterius ini? Ra, aku ikut ah!”</p>
77 <p><strong>Tiara:</strong>“Janji kamu tidak boleh berisik ya kalau tidak mau ku tinggal.”</p>
77 <p><strong>Tiara:</strong>“Janji kamu tidak boleh berisik ya kalau tidak mau ku tinggal.”</p>
78 <p><strong>Lyodra:</strong>“Iya, iya aku menurut.”</p>
78 <p><strong>Lyodra:</strong>“Iya, iya aku menurut.”</p>
79 <p>5. Bukti latar suasana yang menegangkan dalam teks drama tersebut adalah ….</p>
79 <p>5. Bukti latar suasana yang menegangkan dalam teks drama tersebut adalah ….</p>
80 <ol><li>terdapat dua tokoh yang berani melawan ketakutan</li>
80 <ol><li>terdapat dua tokoh yang berani melawan ketakutan</li>
81 <li>terdapat penjelasan bahwa tokoh dalam cerita harus menemukan sesuatu</li>
81 <li>terdapat penjelasan bahwa tokoh dalam cerita harus menemukan sesuatu</li>
82 <li>terdapat satu tokoh yang menjelaskan suasana dari ketakutannya</li>
82 <li>terdapat satu tokoh yang menjelaskan suasana dari ketakutannya</li>
83 <li>terdapat hal yang menyeramkan yang ditampakkan dalam cerita</li>
83 <li>terdapat hal yang menyeramkan yang ditampakkan dalam cerita</li>
84 </ol><p><strong>Jawaban: C </strong></p>
84 </ol><p><strong>Jawaban: C </strong></p>
85 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
85 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
86 <p>Latar suasana dalam teks drama tersebut pada dialog (1) dan (5) yang berisi tokoh Lyodra yang ketakutan (dialog (1) karena berada di ruang tamu misterius (5). Hal tersebut menandakan suasana tegang yang dijelaskan oleh satu tokoh, yaitu Lyodra. Dari ketakutannya tergambarkan suasana yang menegangkan dan seram dalam cerita.</p>
86 <p>Latar suasana dalam teks drama tersebut pada dialog (1) dan (5) yang berisi tokoh Lyodra yang ketakutan (dialog (1) karena berada di ruang tamu misterius (5). Hal tersebut menandakan suasana tegang yang dijelaskan oleh satu tokoh, yaitu Lyodra. Dari ketakutannya tergambarkan suasana yang menegangkan dan seram dalam cerita.</p>
87 <ul><li><strong>PIlihan A tidak tepat</strong>karena tokoh yang merasa ketakutan hanya Lyodra.</li>
87 <ul><li><strong>PIlihan A tidak tepat</strong>karena tokoh yang merasa ketakutan hanya Lyodra.</li>
88 <li><strong>Pilihan B tidak tepat</strong>karena tidak dijelaskan dalam cerita di atas seorang tokoh harus menemukan sesuatu.</li>
88 <li><strong>Pilihan B tidak tepat</strong>karena tidak dijelaskan dalam cerita di atas seorang tokoh harus menemukan sesuatu.</li>
89 <li><strong>Pilihan D tidak tepat</strong>karena hal seram tidak ditampakkan dalam cerita di atas.</li>
89 <li><strong>Pilihan D tidak tepat</strong>karena hal seram tidak ditampakkan dalam cerita di atas.</li>
90 </ul><p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong></strong></p>
90 </ul><p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong></strong></p>
91 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) Kelas 8 SMP Tahun 2024 beserta Pembahasannya</a></strong></p>
91 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) Kelas 8 SMP Tahun 2024 beserta Pembahasannya</a></strong></p>
92 <h2><strong>BAHASA INGGRIS</strong></h2>
92 <h2><strong>BAHASA INGGRIS</strong></h2>
93 <p><strong>Topik: Short Functional Text</strong></p>
93 <p><strong>Topik: Short Functional Text</strong></p>
94 <p><strong>Subtopik: Reporting Facts</strong></p>
94 <p><strong>Subtopik: Reporting Facts</strong></p>
95 <p><strong>Konsep: Definition of a report text; Structure of a report text</strong></p>
95 <p><strong>Konsep: Definition of a report text; Structure of a report text</strong></p>
96 <p><strong>Level: LOTS</strong></p>
96 <p><strong>Level: LOTS</strong></p>
97 <p><strong>Read the text carefully and answer the question!</strong></p>
97 <p><strong>Read the text carefully and answer the question!</strong></p>
98 <p>A tsunami is a series of giant ocean waves that sends surges of water. Sometimes, the waves can reach heights of over 100 feet, so they can be the destructive force for the nearest area. They will successfully reach the shore and sweep everything there.</p>
98 <p>A tsunami is a series of giant ocean waves that sends surges of water. Sometimes, the waves can reach heights of over 100 feet, so they can be the destructive force for the nearest area. They will successfully reach the shore and sweep everything there.</p>
99 <p>Most tsunamis, about 80 percent, happen within the Pacific Ocean’s “Ring of Fire”, as a label for a geologically active area where tectonic shifts make volcanoes and earthquakes common. Large underwater earthquakes at tectonic plate boundaries can be potential to cause the enormous waves. It can happen when the ocean floor rises or falls suddenly. This moment leads to displace the water above it and launch the rolling waves. Besides, volcanic eruptions can also cause tsunamis because they are also potential to be earthquakes.</p>
99 <p>Most tsunamis, about 80 percent, happen within the Pacific Ocean’s “Ring of Fire”, as a label for a geologically active area where tectonic shifts make volcanoes and earthquakes common. Large underwater earthquakes at tectonic plate boundaries can be potential to cause the enormous waves. It can happen when the ocean floor rises or falls suddenly. This moment leads to displace the water above it and launch the rolling waves. Besides, volcanic eruptions can also cause tsunamis because they are also potential to be earthquakes.</p>
100 <p>Based on the previous cases, people usually focus on the first wave of the series only. They think the wave which is not really huge cannot be potential to be a tsunami. However, they should remember that the danger may not have passed with the first wave and should await official announcement about the condition of the vulnerable locations.</p>
100 <p>Based on the previous cases, people usually focus on the first wave of the series only. They think the wave which is not really huge cannot be potential to be a tsunami. However, they should remember that the danger may not have passed with the first wave and should await official announcement about the condition of the vulnerable locations.</p>
101 <p>1. The text above belongs to ….</p>
101 <p>1. The text above belongs to ….</p>
102 <ol><li>recount text</li>
102 <ol><li>recount text</li>
103 <li>report text</li>
103 <li>report text</li>
104 <li>narrative text</li>
104 <li>narrative text</li>
105 <li>descriptive text</li>
105 <li>descriptive text</li>
106 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
106 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
107 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
107 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
108 <p>Teks tersebut membahas tsunami secara umum (definisi, penyebab, dan kejadiannya). Oleh karena itu, teks tersebut termasuk jenis<em>report text</em>.</p>
108 <p>Teks tersebut membahas tsunami secara umum (definisi, penyebab, dan kejadiannya). Oleh karena itu, teks tersebut termasuk jenis<em>report text</em>.</p>
109 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
109 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
110 <p><strong>Topik: Past Tenses</strong></p>
110 <p><strong>Topik: Past Tenses</strong></p>
111 <p><strong>Subtopik: Simple Past Tense</strong></p>
111 <p><strong>Subtopik: Simple Past Tense</strong></p>
112 <p><strong>Konsep: Interrogative sentence pattern of Simple Past Tense: Verb</strong></p>
112 <p><strong>Konsep: Interrogative sentence pattern of Simple Past Tense: Verb</strong></p>
113 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
113 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
114 <p><strong>Read the dialogue below!</strong></p>
114 <p><strong>Read the dialogue below!</strong></p>
115 <p><strong>Officer:</strong>____</p>
115 <p><strong>Officer:</strong>____</p>
116 <p><strong>Ken:</strong>I was at home with my daughter, ma’am. We were watching TV.</p>
116 <p><strong>Ken:</strong>I was at home with my daughter, ma’am. We were watching TV.</p>
117 <p>2. The most appropriate sentence to fill in the blank is …</p>
117 <p>2. The most appropriate sentence to fill in the blank is …</p>
118 <ol><li>What time did you see your daughter?</li>
118 <ol><li>What time did you see your daughter?</li>
119 <li>Where were you this morning from 7.00 to 8.00?</li>
119 <li>Where were you this morning from 7.00 to 8.00?</li>
120 <li>How long did you watch TV?</li>
120 <li>How long did you watch TV?</li>
121 <li>When did you leave home last night?</li>
121 <li>When did you leave home last night?</li>
122 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
122 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
123 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
123 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
124 <p>Ken menyampaikan lokasi (<em>at home</em>). Jadi, pertanyaan yang tepat adalah “di mana?” (<em>where?</em>).</p>
124 <p>Ken menyampaikan lokasi (<em>at home</em>). Jadi, pertanyaan yang tepat adalah “di mana?” (<em>where?</em>).</p>
125 <p><strong>Jawaban A tidak tepat</strong>karena menanyakan waktu (<em>what time?</em>)</p>
125 <p><strong>Jawaban A tidak tepat</strong>karena menanyakan waktu (<em>what time?</em>)</p>
126 <p><strong>Jawaban C tidak tepat</strong>karena menanyakan durasi (<em>how long?</em>)</p>
126 <p><strong>Jawaban C tidak tepat</strong>karena menanyakan durasi (<em>how long?</em>)</p>
127 <p><strong>Jawaban D tidak tepat</strong>karena menanyakan waktu (<em>when?</em>)</p>
127 <p><strong>Jawaban D tidak tepat</strong>karena menanyakan waktu (<em>when?</em>)</p>
128 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
128 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
129 <p><strong>Baca Juga:<a>Simple Past Tense: Pengertian, Rumus &amp; Contoh</a></strong></p>
129 <p><strong>Baca Juga:<a>Simple Past Tense: Pengertian, Rumus &amp; Contoh</a></strong></p>
130 <p><strong>Topik: Present Tenses</strong></p>
130 <p><strong>Topik: Present Tenses</strong></p>
131 <p><strong>Subtopik: Simple Present Tense</strong></p>
131 <p><strong>Subtopik: Simple Present Tense</strong></p>
132 <p><strong>Konsep: Positive pattern of simple present tense with verb</strong></p>
132 <p><strong>Konsep: Positive pattern of simple present tense with verb</strong></p>
133 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
133 <p><strong>Level: MOTS</strong></p>
134 <p>Every Sunday morning, my brother and I ____ to the nearest park. There, we usually ____ with our neighbors.</p>
134 <p>Every Sunday morning, my brother and I ____ to the nearest park. There, we usually ____ with our neighbors.</p>
135 <p>3. The best answers to fill in the blanks are ….</p>
135 <p>3. The best answers to fill in the blanks are ….</p>
136 <ol><li>are going; are playing</li>
136 <ol><li>are going; are playing</li>
137 <li>go; played</li>
137 <li>go; played</li>
138 <li>go; play</li>
138 <li>go; play</li>
139 <li>went; play</li>
139 <li>went; play</li>
140 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
140 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
141 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
141 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
142 <p>Pada kalimat tersebut, terdapat keterangan waktu “<em>every Sunday morning</em>” (setiap hari Minggu pagi) yang merupakan ciri waktu dari<em>Simple Present Tense</em>yang memiliki rumus<strong><em>S + V1 (-s/-es)</em></strong>.</p>
142 <p>Pada kalimat tersebut, terdapat keterangan waktu “<em>every Sunday morning</em>” (setiap hari Minggu pagi) yang merupakan ciri waktu dari<em>Simple Present Tense</em>yang memiliki rumus<strong><em>S + V1 (-s/-es)</em></strong>.</p>
143 <p>Dengan demikian, kalimat yang tepat adalah “<em>Every Sunday morning, my brother and I</em><strong><em>go (V1)</em></strong><em>to the nearest park. There, we usually</em><strong><em>play (V1)</em></strong><em>with our neighbors.</em>“</p>
143 <p>Dengan demikian, kalimat yang tepat adalah “<em>Every Sunday morning, my brother and I</em><strong><em>go (V1)</em></strong><em>to the nearest park. There, we usually</em><strong><em>play (V1)</em></strong><em>with our neighbors.</em>“</p>
144 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
144 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
145 <p><strong>Baca Juga:<a>Simple Present Tense: Pengertian, Rumus &amp; Contoh Lengkap!</a></strong></p>
145 <p><strong>Baca Juga:<a>Simple Present Tense: Pengertian, Rumus &amp; Contoh Lengkap!</a></strong></p>
146 <p><strong>Topik: Comparison Degree</strong></p>
146 <p><strong>Topik: Comparison Degree</strong></p>
147 <p><strong>Subtopik: Superlative Degree</strong></p>
147 <p><strong>Subtopik: Superlative Degree</strong></p>
148 <p><strong>Konsep: Overview: superlative degree; Adjectives in superlative degree</strong></p>
148 <p><strong>Konsep: Overview: superlative degree; Adjectives in superlative degree</strong></p>
149 <p><strong>Level: HOTS</strong></p>
149 <p><strong>Level: HOTS</strong></p>
150 <p><strong>Read the dialogue and answer the question!</strong></p>
150 <p><strong>Read the dialogue and answer the question!</strong></p>
151 <p><strong>Waiter:</strong>Welcome to RuangSambal restaurant. May I take your order?</p>
151 <p><strong>Waiter:</strong>Welcome to RuangSambal restaurant. May I take your order?</p>
152 <p><strong>Tami:</strong>I will have chicken curry, rice, and sambal yahud level 7.</p>
152 <p><strong>Tami:</strong>I will have chicken curry, rice, and sambal yahud level 7.</p>
153 <p><strong>Ana:</strong>I think I will order level 10. How about you Farid?</p>
153 <p><strong>Ana:</strong>I think I will order level 10. How about you Farid?</p>
154 <p><strong>Farid:</strong>No sambal please. I can’t stand spicy food.</p>
154 <p><strong>Farid:</strong>No sambal please. I can’t stand spicy food.</p>
155 <p>4. From the dialogue, we can infer that …</p>
155 <p>4. From the dialogue, we can infer that …</p>
156 <ol><li>Sambal is Farid’s least favorite sauce.</li>
156 <ol><li>Sambal is Farid’s least favorite sauce.</li>
157 <li>Ana has the highest tolerance to spicy food.</li>
157 <li>Ana has the highest tolerance to spicy food.</li>
158 <li>Tami loves spicy food more than Farid.</li>
158 <li>Tami loves spicy food more than Farid.</li>
159 <li>Chicken curry at RuangSambal is the spiciest in town.</li>
159 <li>Chicken curry at RuangSambal is the spiciest in town.</li>
160 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
160 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
161 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
161 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
162 <p>Farid tidak suka makanan pedas, Tami membeli sambal level 7, dan Ana membeli level 10. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ana paling tahan pedas di antara teman-temannya. Jadi, pernyataan yang tepat adalah “<em>Ana has the highest tolerance to spicy food.</em>“.</p>
162 <p>Farid tidak suka makanan pedas, Tami membeli sambal level 7, dan Ana membeli level 10. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Ana paling tahan pedas di antara teman-temannya. Jadi, pernyataan yang tepat adalah “<em>Ana has the highest tolerance to spicy food.</em>“.</p>
163 <p><strong>Jawaban A tidak tepat</strong>karena menunjukkan bahwa Farid suka sambal, hanya saja sambal bukanlah kesukaannya yang utama, melainkan yang paling akhir.</p>
163 <p><strong>Jawaban A tidak tepat</strong>karena menunjukkan bahwa Farid suka sambal, hanya saja sambal bukanlah kesukaannya yang utama, melainkan yang paling akhir.</p>
164 <p><strong>Jawaban C tidak tepat.</strong>Arti kalimatnya adalah “Tami lebih menyukai makanan pedas daripada Farid.”. Kalimatnya menunjukkan bahwa Farid suka sambal. Padahal, pada dialog ia berkata bahwa ia tidak tahan pedas.</p>
164 <p><strong>Jawaban C tidak tepat.</strong>Arti kalimatnya adalah “Tami lebih menyukai makanan pedas daripada Farid.”. Kalimatnya menunjukkan bahwa Farid suka sambal. Padahal, pada dialog ia berkata bahwa ia tidak tahan pedas.</p>
165 <p><strong>Jawaban D tidak tepat</strong>karena tidak ada informasi pada dialog yang menunjukkan bahwa kari ayam milik restoran RuangSambal adalah masakan terpedas di kota.</p>
165 <p><strong>Jawaban D tidak tepat</strong>karena tidak ada informasi pada dialog yang menunjukkan bahwa kari ayam milik restoran RuangSambal adalah masakan terpedas di kota.</p>
166 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
166 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
167 <p><strong>Baca Juga:<a>Comparison Degree: Pengertian, Pola &amp; Contoh Kalimat</a> </strong></p>
167 <p><strong>Baca Juga:<a>Comparison Degree: Pengertian, Pola &amp; Contoh Kalimat</a> </strong></p>
168 <p><strong>Topik: Recount Text</strong></p>
168 <p><strong>Topik: Recount Text</strong></p>
169 <p><strong>Subtopik: Example of Recount Text</strong></p>
169 <p><strong>Subtopik: Example of Recount Text</strong></p>
170 <p><strong>Konsep: Finding incorrect statement; Questions related to recount text; Detailed information</strong></p>
170 <p><strong>Konsep: Finding incorrect statement; Questions related to recount text; Detailed information</strong></p>
171 <p><strong>Level: HOTS</strong></p>
171 <p><strong>Level: HOTS</strong></p>
172 <p><strong>Read the text carefully to answer the question!</strong></p>
172 <p><strong>Read the text carefully to answer the question!</strong></p>
173 <p>Last month, I accompanied my mother to visit my aunt in Surabaya. We had to go there because she was sick, but her husband was still working in Japan. My mother asked me to prepare our belongings.</p>
173 <p>Last month, I accompanied my mother to visit my aunt in Surabaya. We had to go there because she was sick, but her husband was still working in Japan. My mother asked me to prepare our belongings.</p>
174 <p>Around six in the morning, we took a bus to go there. We sat on the first and second seats. However, I started to get annoyed with a man talking to someone by phone so loudly. When I was trying to bring my good mood back, the driver suddenly stopped the bus because he felt there was something wrong with the wheels. The passengers had to wait for an hour until the driver finished repairing the bus. My mother always tried to make me smile again. I finally could smile and sleep until we arrived.</p>
174 <p>Around six in the morning, we took a bus to go there. We sat on the first and second seats. However, I started to get annoyed with a man talking to someone by phone so loudly. When I was trying to bring my good mood back, the driver suddenly stopped the bus because he felt there was something wrong with the wheels. The passengers had to wait for an hour until the driver finished repairing the bus. My mother always tried to make me smile again. I finally could smile and sleep until we arrived.</p>
175 <p>Honestly, I was really excited to go to Surabaya, but what happened in the bus really made me feel so bad.</p>
175 <p>Honestly, I was really excited to go to Surabaya, but what happened in the bus really made me feel so bad.</p>
176 <p>5. The writer should go to Surabaya because …</p>
176 <p>5. The writer should go to Surabaya because …</p>
177 <ol><li>She and her mother missed her aunt.</li>
177 <ol><li>She and her mother missed her aunt.</li>
178 <li>She and her mother needed a holiday.</li>
178 <li>She and her mother needed a holiday.</li>
179 <li>Her aunt and uncle had to work in Japan.</li>
179 <li>Her aunt and uncle had to work in Japan.</li>
180 <li>She, along with her mother, should take care of her aunt.</li>
180 <li>She, along with her mother, should take care of her aunt.</li>
181 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
181 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
182 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
182 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
183 <p>Kalimat soal memiliki arti “Penulis harus pergi ke Surabaya karena ….”.</p>
183 <p>Kalimat soal memiliki arti “Penulis harus pergi ke Surabaya karena ….”.</p>
184 <p>Pilihan A artinya “Dia dan ibunya merindukan tantenya.”.</p>
184 <p>Pilihan A artinya “Dia dan ibunya merindukan tantenya.”.</p>
185 <p>Pilihan B artinya “Dia dan ibunya membutuhkan liburan.”.</p>
185 <p>Pilihan B artinya “Dia dan ibunya membutuhkan liburan.”.</p>
186 <p>Pilihan C artinya “Tante dan pamannya harus bekerja di Jepang.”.</p>
186 <p>Pilihan C artinya “Tante dan pamannya harus bekerja di Jepang.”.</p>
187 <p>Pilihan D artinya “Dia dan ibunya harus merawat tantenya.”.</p>
187 <p>Pilihan D artinya “Dia dan ibunya harus merawat tantenya.”.</p>
188 <p>Pada paragraf pertama terdapat kalimat, “<em>Last month, I accompanied my mother to visit my aunt in Surabaya. We had to go there because she was sick, but her husband was still working in Japan.</em>” yang artinya “Bulan kemarin, aku menemani ibuku untuk mengunjungi tanteku di Surabaya. Kita harus pergi kesana karena dia sakit, tetapi suaminya masih bekerja di Jepang.”.</p>
188 <p>Pada paragraf pertama terdapat kalimat, “<em>Last month, I accompanied my mother to visit my aunt in Surabaya. We had to go there because she was sick, but her husband was still working in Japan.</em>” yang artinya “Bulan kemarin, aku menemani ibuku untuk mengunjungi tanteku di Surabaya. Kita harus pergi kesana karena dia sakit, tetapi suaminya masih bekerja di Jepang.”.</p>
189 <p>Jadi, kita dapat menyimpulkan bahwa mereka pergi ke Surabaya untuk merawat tantenya yang sakit tersebut.</p>
189 <p>Jadi, kita dapat menyimpulkan bahwa mereka pergi ke Surabaya untuk merawat tantenya yang sakit tersebut.</p>
190 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
190 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
191 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Recount Text, Struktur, Jenis, Kebahasaan &amp; Contoh</a></strong></p>
191 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Recount Text, Struktur, Jenis, Kebahasaan &amp; Contoh</a></strong></p>
192 <h2><strong>BIOLOGI</strong></h2>
192 <h2><strong>BIOLOGI</strong></h2>
193 <p><strong>Topik</strong><strong>: Struktur dan fungsi jaringan tumbuhan</strong></p>
193 <p><strong>Topik</strong><strong>: Struktur dan fungsi jaringan tumbuhan</strong></p>
194 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Batang</strong></p>
194 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Batang</strong></p>
195 <p><strong>Perhatikan gambar di bawah ini!</strong></p>
195 <p><strong>Perhatikan gambar di bawah ini!</strong></p>
196 <p><strong> </strong></p>
196 <p><strong> </strong></p>
197 <p>1. Bagian yang tidak dimiliki oleh batang<em>Oryza sativa</em>ditunjukkan oleh nomor ….</p>
197 <p>1. Bagian yang tidak dimiliki oleh batang<em>Oryza sativa</em>ditunjukkan oleh nomor ….</p>
198 <ol><li>1 dan 2</li>
198 <ol><li>1 dan 2</li>
199 <li>3 dan 4</li>
199 <li>3 dan 4</li>
200 <li>5 dan 6</li>
200 <li>5 dan 6</li>
201 <li>4 dan 5</li>
201 <li>4 dan 5</li>
202 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
202 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
203 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
203 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
204 <p><em>Oryza sativa</em>adalah nama ilmiah dari tumbuhan padi yang berasal dari kelompok tumbuhan monokotil. Tumbuhan monokotil adalah kelompok tumbuhan yang tidak melakukan pertumbuhan sekunder karena tidak memiliki kambium. Sementara itu, anatomi batang yang ditampilkan pada soal adalah anatomi batang tumbuhan dikotil dengan bagian-bagian, yaitu</p>
204 <p><em>Oryza sativa</em>adalah nama ilmiah dari tumbuhan padi yang berasal dari kelompok tumbuhan monokotil. Tumbuhan monokotil adalah kelompok tumbuhan yang tidak melakukan pertumbuhan sekunder karena tidak memiliki kambium. Sementara itu, anatomi batang yang ditampilkan pada soal adalah anatomi batang tumbuhan dikotil dengan bagian-bagian, yaitu</p>
205 <ul><li>Nomor 1 adalah floem</li>
205 <ul><li>Nomor 1 adalah floem</li>
206 <li>Nomor 2 adalah xilem</li>
206 <li>Nomor 2 adalah xilem</li>
207 <li>Nomor 3 adalah kambium intervaskuler</li>
207 <li>Nomor 3 adalah kambium intervaskuler</li>
208 <li>Nomor 4 adalah kambium intravaskuler</li>
208 <li>Nomor 4 adalah kambium intravaskuler</li>
209 <li>Nomor 5 adalah parenkim korteks</li>
209 <li>Nomor 5 adalah parenkim korteks</li>
210 <li>Nomor 6 adalah epidermis</li>
210 <li>Nomor 6 adalah epidermis</li>
211 </ul><p>Bagian yang tidak dimiliki oleh batang<em>Oryza sativa</em>(padi) adalah kambium intervaskuler dan kambium intravaskuler, yang secara berurutan ditunjukkan oleh nomor 3 dan 4.</p>
211 </ul><p>Bagian yang tidak dimiliki oleh batang<em>Oryza sativa</em>(padi) adalah kambium intervaskuler dan kambium intravaskuler, yang secara berurutan ditunjukkan oleh nomor 3 dan 4.</p>
212 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B</strong>.</p>
212 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B</strong>.</p>
213 <p><strong>Baca Juga:<a>5 Jenis Jaringan Tumbuhan &amp; Fungsinya, Ada Apa Saja?</a></strong></p>
213 <p><strong>Baca Juga:<a>5 Jenis Jaringan Tumbuhan &amp; Fungsinya, Ada Apa Saja?</a></strong></p>
214 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem Pencernaan</strong></p>
214 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem Pencernaan</strong></p>
215 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Gangguan pada sistem pencernaan dan upaya pencegahannya</strong></p>
215 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Gangguan pada sistem pencernaan dan upaya pencegahannya</strong></p>
216 <p>2. Hasil pengujian menggunakan biuret pada suatu produk susu tidak menghasilkan perubahan warna menjadi merah muda ataupun ungu. Apabila produk tersebut menjadi makanan satu-satunya yang diberikan orangtua kepada anaknya, maka anak tersebut akan mengalami gangguan yang ditandai dengan ….</p>
216 <p>2. Hasil pengujian menggunakan biuret pada suatu produk susu tidak menghasilkan perubahan warna menjadi merah muda ataupun ungu. Apabila produk tersebut menjadi makanan satu-satunya yang diberikan orangtua kepada anaknya, maka anak tersebut akan mengalami gangguan yang ditandai dengan ….</p>
217 <ol><li>terjadi malnutrisi yang diikuti dengan meningkatnya simpanan lemak tubuh</li>
217 <ol><li>terjadi malnutrisi yang diikuti dengan meningkatnya simpanan lemak tubuh</li>
218 <li>menjadi mudah terserang penyakit akibat sistem imun buruk</li>
218 <li>menjadi mudah terserang penyakit akibat sistem imun buruk</li>
219 <li>mengalami pengeroposan tulang dan sulit bergerak akibat sakit pada sendi</li>
219 <li>mengalami pengeroposan tulang dan sulit bergerak akibat sakit pada sendi</li>
220 <li>memiliki tubuh yang kurus dengan perut yang membesar</li>
220 <li>memiliki tubuh yang kurus dengan perut yang membesar</li>
221 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
221 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
222 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
222 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
223 <p>Biuret merupakan reagen yang digunakan sebagai indikator keberadaan protein dalam suatu zat makanan, dimana hasil positif berupa terjadinya perubahan zat makanan menjadi ungu. Jika dalam suatu pengujian makanan tidak terjadi perubahan zat makanan menjadi berwarna merah muda atau ungu, maka dapat diindikasikan zat makanan tersebut tidak mengandung protein.</p>
223 <p>Biuret merupakan reagen yang digunakan sebagai indikator keberadaan protein dalam suatu zat makanan, dimana hasil positif berupa terjadinya perubahan zat makanan menjadi ungu. Jika dalam suatu pengujian makanan tidak terjadi perubahan zat makanan menjadi berwarna merah muda atau ungu, maka dapat diindikasikan zat makanan tersebut tidak mengandung protein.</p>
224 <p>Berdasarkan informasi pada soal di atas, maka dapat disimpulkan bahwa seorang anak yang hanya mengonsumsi produk susu tersebut akan mengalami kekurangan protein dalam tubuhnya. Kekurangan asupan protein dalam tubuh akan menyebabkan kelainan yang disebut sebagai kwashiorkor atau busung lapar yang ditandai dengan tubuh kurus dan perut membesar.</p>
224 <p>Berdasarkan informasi pada soal di atas, maka dapat disimpulkan bahwa seorang anak yang hanya mengonsumsi produk susu tersebut akan mengalami kekurangan protein dalam tubuhnya. Kekurangan asupan protein dalam tubuh akan menyebabkan kelainan yang disebut sebagai kwashiorkor atau busung lapar yang ditandai dengan tubuh kurus dan perut membesar.</p>
225 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D</strong><strong>.</strong><strong></strong></p>
225 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D</strong><strong>.</strong><strong></strong></p>
226 <p><strong>Baca Juga:<a>Macam-Macam Organ Sistem Pencernaan Manusia &amp; Fungsinya</a></strong></p>
226 <p><strong>Baca Juga:<a>Macam-Macam Organ Sistem Pencernaan Manusia &amp; Fungsinya</a></strong></p>
227 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem peredaran darah</strong></p>
227 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem peredaran darah</strong></p>
228 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Gangguan sistem peredaran darah</strong></p>
228 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Gangguan sistem peredaran darah</strong></p>
229 <p>3. Hasil tes darah Frans menunjukkan kadar leukosit sebanyak 120.000<em>μ</em>L, maka Frans menderita penyakit ….</p>
229 <p>3. Hasil tes darah Frans menunjukkan kadar leukosit sebanyak 120.000<em>μ</em>L, maka Frans menderita penyakit ….</p>
230 <ol><li>leukimia</li>
230 <ol><li>leukimia</li>
231 <li>leukopenia</li>
231 <li>leukopenia</li>
232 <li>thalasemia</li>
232 <li>thalasemia</li>
233 <li>hemofilia</li>
233 <li>hemofilia</li>
234 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
234 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
235 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
235 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
236 <p>Kadar normal untuk leukosit adalah 9.000-12.000<em>μ</em>L, jika melebihi kadar ini maka orang tersebut terindikasi menderita leukemia. Leukemia merupakan kelainan pada sel darah yang menyebabkan sel darah putih membelah secara tidak terkendali, sehingga jumlahnya akan melebihi jumlah normalnya. Penyebab sel darah putih dapat membelah secara abnormal belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang terindikasi menjadi penyebab hal tersebut, yaitu:</p>
236 <p>Kadar normal untuk leukosit adalah 9.000-12.000<em>μ</em>L, jika melebihi kadar ini maka orang tersebut terindikasi menderita leukemia. Leukemia merupakan kelainan pada sel darah yang menyebabkan sel darah putih membelah secara tidak terkendali, sehingga jumlahnya akan melebihi jumlah normalnya. Penyebab sel darah putih dapat membelah secara abnormal belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang terindikasi menjadi penyebab hal tersebut, yaitu:</p>
237 <ul><li>Paparan radiasi sinar X atau CT scan</li>
237 <ul><li>Paparan radiasi sinar X atau CT scan</li>
238 <li>Faktor genetik</li>
238 <li>Faktor genetik</li>
239 <li>Infeksi virus</li>
239 <li>Infeksi virus</li>
240 <li>Obesitas</li>
240 <li>Obesitas</li>
241 </ul><p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah A</strong>.</p>
241 </ul><p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah A</strong>.</p>
242 <p><strong>Baca Juga:<a>Organ Sistem Peredaran Darah Manusia &amp; Fungsinya</a></strong></p>
242 <p><strong>Baca Juga:<a>Organ Sistem Peredaran Darah Manusia &amp; Fungsinya</a></strong></p>
243 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem eksresi</strong></p>
243 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem eksresi</strong></p>
244 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan fungsi sistem ekskresi</strong></p>
244 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan fungsi sistem ekskresi</strong></p>
245 <p><strong>Perhatikan tabel di bawah ini!</strong></p>
245 <p><strong>Perhatikan tabel di bawah ini!</strong></p>
246 <p><strong> </strong></p>
246 <p><strong> </strong></p>
247 <p>4. Pasangan yang tepat antara proses pembentukan urine dengan tempat terjadinya adalah ….</p>
247 <p>4. Pasangan yang tepat antara proses pembentukan urine dengan tempat terjadinya adalah ….</p>
248 <ol><li>I - A, II - B, dan III - C</li>
248 <ol><li>I - A, II - B, dan III - C</li>
249 <li>I - A, II - C, dan III - B</li>
249 <li>I - A, II - C, dan III - B</li>
250 <li>I - C, II - A, dan III - B</li>
250 <li>I - C, II - A, dan III - B</li>
251 <li>I - C, II - B, dan III - A</li>
251 <li>I - C, II - B, dan III - A</li>
252 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
252 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
253 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
253 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
254 <p>Proses pembentukan urin melibatkan tiga tahapan atau proses, yaitu:</p>
254 <p>Proses pembentukan urin melibatkan tiga tahapan atau proses, yaitu:</p>
255 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C</strong>.</p>
255 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C</strong>.</p>
256 <p><strong>Baca Juga:<a>Organ-Organ Sistem Ekskresi pada Manusia</a></strong></p>
256 <p><strong>Baca Juga:<a>Organ-Organ Sistem Ekskresi pada Manusia</a></strong></p>
257 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem pernapasan</strong></p>
257 <p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem pernapasan</strong></p>
258 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Organ-organ pernapasan</strong></p>
258 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Organ-organ pernapasan</strong></p>
259 <p>5. Jalur yang tepat untuk menunjukkan masuknya oksigen ke dalam tubuh adalah ….</p>
259 <p>5. Jalur yang tepat untuk menunjukkan masuknya oksigen ke dalam tubuh adalah ….</p>
260 <ol><li>trakea - laring - bronkus - bronkiolus - alveolus</li>
260 <ol><li>trakea - laring - bronkus - bronkiolus - alveolus</li>
261 <li>laring - trakea - bronkus - bronkiolus - alveolus</li>
261 <li>laring - trakea - bronkus - bronkiolus - alveolus</li>
262 <li>alveolus - bronkiolus - bronkus - trakea - laring</li>
262 <li>alveolus - bronkiolus - bronkus - trakea - laring</li>
263 <li>trakea - laring - bronkus - alveolus - bronkiolus</li>
263 <li>trakea - laring - bronkus - alveolus - bronkiolus</li>
264 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
264 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
265 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
265 <p><strong>Pembahasan: </strong></p>
266 <p>Sistem pernapasan merupakan sistem organ yang berperan dalam memfasilitasi pertukaran oksigen dan karbondioksida dari tubuh kita. Sitem organ ini tersusun atas beberapa organ pernapasan yang umumnya berbentuk saluran kecuali alveolus. Ketika oksigen masuk ke dalam tubuh, udara akan melewati rongga hidung → faring → laring → trakea → bronkus → bronkiolus → alveolus.</p>
266 <p>Sistem pernapasan merupakan sistem organ yang berperan dalam memfasilitasi pertukaran oksigen dan karbondioksida dari tubuh kita. Sitem organ ini tersusun atas beberapa organ pernapasan yang umumnya berbentuk saluran kecuali alveolus. Ketika oksigen masuk ke dalam tubuh, udara akan melewati rongga hidung → faring → laring → trakea → bronkus → bronkiolus → alveolus.</p>
267 <p>Alveolus merupakan organ pernapasan yang berbentuk seperti kantung, berdinding tipis, lembab, serta terdapat pembuluh darah di sekelilingnya yang di sebut kapiler alveolus. Hal tersebut mendukung fungsi alveolus sebagai tempat pertukaran gas (respirasi eksternal).</p>
267 <p>Alveolus merupakan organ pernapasan yang berbentuk seperti kantung, berdinding tipis, lembab, serta terdapat pembuluh darah di sekelilingnya yang di sebut kapiler alveolus. Hal tersebut mendukung fungsi alveolus sebagai tempat pertukaran gas (respirasi eksternal).</p>
268 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B</strong>.</p>
268 <p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B</strong>.</p>
269 <p><strong>Topik: Sistem Ekskresi</strong></p>
269 <p><strong>Topik: Sistem Ekskresi</strong></p>
270 <p><strong>Subtopik: Struktur dan Fungsi Sistem Ekskresi</strong></p>
270 <p><strong>Subtopik: Struktur dan Fungsi Sistem Ekskresi</strong></p>
271 <p><strong>Perhatikan tabel berikut!</strong></p>
271 <p><strong>Perhatikan tabel berikut!</strong></p>
272 <p>6. Pasangan yang tepat antara proses pembentukan urine dengan tempat terjadinya adalah ….</p>
272 <p>6. Pasangan yang tepat antara proses pembentukan urine dengan tempat terjadinya adalah ….</p>
273 <ol><li>I-A, II-B, dan III-C</li>
273 <ol><li>I-A, II-B, dan III-C</li>
274 <li>I-A, II-C, dan III-B</li>
274 <li>I-A, II-C, dan III-B</li>
275 <li>I-C, II-A, dan III-B</li>
275 <li>I-C, II-A, dan III-B</li>
276 <li>I-C, II-B, dan III-A</li>
276 <li>I-C, II-B, dan III-A</li>
277 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
277 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
278 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
278 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
279 <p>Proses pembentukan urine melibatkan tiga tahapan sebagai berikut.</p>
279 <p>Proses pembentukan urine melibatkan tiga tahapan sebagai berikut.</p>
280 <p>Berdasarkan tabel berikut dapat kita lihat pasangan yang tepat antara proses pembentukan urine dengan tempat terjadinya adalah I-C, II-A, dan III-B.</p>
280 <p>Berdasarkan tabel berikut dapat kita lihat pasangan yang tepat antara proses pembentukan urine dengan tempat terjadinya adalah I-C, II-A, dan III-B.</p>
281 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
281 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
282 <p><strong>Topik: Sistem Peredaran Darah</strong></p>
282 <p><strong>Topik: Sistem Peredaran Darah</strong></p>
283 <p><strong>Subtopik: Gangguan Sistem Peredaran Darah</strong></p>
283 <p><strong>Subtopik: Gangguan Sistem Peredaran Darah</strong></p>
284 <p>7. Seorang anak mengalami gangguan dengan ciri-ciri pucat, pusing, lemah, sesak napas, dan warna kulitnya menghitam. Selain itu, anak tersebut harus melakukan transfusi darah secara terus-menerus. Menurut dokter, anak tersebut menderita sebuah penyakit keturunan di mana sel darah merahnya memiliki bentuk abnormal dan mudah rusak. Berdasarkan informasi tersebut, dapat disimpulkan anak tersebut menderita ….</p>
284 <p>7. Seorang anak mengalami gangguan dengan ciri-ciri pucat, pusing, lemah, sesak napas, dan warna kulitnya menghitam. Selain itu, anak tersebut harus melakukan transfusi darah secara terus-menerus. Menurut dokter, anak tersebut menderita sebuah penyakit keturunan di mana sel darah merahnya memiliki bentuk abnormal dan mudah rusak. Berdasarkan informasi tersebut, dapat disimpulkan anak tersebut menderita ….</p>
285 <ol><li>anemia</li>
285 <ol><li>anemia</li>
286 <li>leukemia</li>
286 <li>leukemia</li>
287 <li>talasemia</li>
287 <li>talasemia</li>
288 <li>hemofilia</li>
288 <li>hemofilia</li>
289 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
289 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
290 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
290 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
291 <p>Dari deskripsi soal, dapat disimpulkan anak tersebut menderita talasemia. Talasemia adalah penyakit keturunan yang terjadi akibat kelainan sel darah merah. Sel darah merah pada penderita talasemia berbentuk tidak normal, cepat rusak, dan berumur lebih pendek dari sel darah merah normal. Hal tersebut menyebabkan daya tarik terhadap oksigen juga rendah sehingga menyebabkan tubuh kekurangan oksigen.</p>
291 <p>Dari deskripsi soal, dapat disimpulkan anak tersebut menderita talasemia. Talasemia adalah penyakit keturunan yang terjadi akibat kelainan sel darah merah. Sel darah merah pada penderita talasemia berbentuk tidak normal, cepat rusak, dan berumur lebih pendek dari sel darah merah normal. Hal tersebut menyebabkan daya tarik terhadap oksigen juga rendah sehingga menyebabkan tubuh kekurangan oksigen.</p>
292 <p>Penderita talasemia memerlukan transfusi darah secara berulang-ulang seumur hidupnya. Penderita menjadi pucat, pusing, lemah, letih, sesak napas, sulit tidur, dan warna kulit menghitam akibat zat besi dari sel darah yang hancur tidak dapat dikeluarkan dari tubuhnya. Sementara itu, penjelasan penyakit darah lainnya ditunjukkan sebagai berikut.</p>
292 <p>Penderita talasemia memerlukan transfusi darah secara berulang-ulang seumur hidupnya. Penderita menjadi pucat, pusing, lemah, letih, sesak napas, sulit tidur, dan warna kulit menghitam akibat zat besi dari sel darah yang hancur tidak dapat dikeluarkan dari tubuhnya. Sementara itu, penjelasan penyakit darah lainnya ditunjukkan sebagai berikut.</p>
293 <ul><li>Anemia adalah kondisi kekurangan sel darah merah yang dapat diakibatkan oleh kekurangan zat besi.</li>
293 <ul><li>Anemia adalah kondisi kekurangan sel darah merah yang dapat diakibatkan oleh kekurangan zat besi.</li>
294 <li>Leukemia adalah kondisi meningkatnya sel darah putih di atas ambang normal yang dapat diakibatkan oleh terpaparnya senyawa karsinogenik (penyebab kanker).</li>
294 <li>Leukemia adalah kondisi meningkatnya sel darah putih di atas ambang normal yang dapat diakibatkan oleh terpaparnya senyawa karsinogenik (penyebab kanker).</li>
295 <li>Hemofilia adalah gangguan pembekuan darah akibat ketiadaan faktor pembekuan darah.</li>
295 <li>Hemofilia adalah gangguan pembekuan darah akibat ketiadaan faktor pembekuan darah.</li>
296 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
296 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
297 <h2><strong>EKONOMI</strong></h2>
297 <h2><strong>EKONOMI</strong></h2>
298 <p><strong>Topik:</strong><strong>Konsep Interaksi Antara Manusia dengan Ruang Menghasilkan</strong><strong>Berbagai Kegiatan Ekonomi</strong></p>
298 <p><strong>Topik:</strong><strong>Konsep Interaksi Antara Manusia dengan Ruang Menghasilkan</strong><strong>Berbagai Kegiatan Ekonomi</strong></p>
299 <p><strong>Subtopik: Teknologi Terhadap Permintaan dan Penawaran</strong></p>
299 <p><strong>Subtopik: Teknologi Terhadap Permintaan dan Penawaran</strong></p>
300 <p>1. Penyaluran barang dan jasa dapat dilakukan secara cepat karena adanya perkembangan teknologi. Peran teknologi yang digambarkan dalam pernyataan tersebut adalah ….</p>
300 <p>1. Penyaluran barang dan jasa dapat dilakukan secara cepat karena adanya perkembangan teknologi. Peran teknologi yang digambarkan dalam pernyataan tersebut adalah ….</p>
301 <ol><li>meningkatkan jumlah produksi</li>
301 <ol><li>meningkatkan jumlah produksi</li>
302 <li>mempercepat proses distribusi</li>
302 <li>mempercepat proses distribusi</li>
303 <li>menambah pendapatan masyarakat</li>
303 <li>menambah pendapatan masyarakat</li>
304 <li>meningkatkan perilaku konsumtif</li>
304 <li>meningkatkan perilaku konsumtif</li>
305 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
305 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
306 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
306 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
307 <p>Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Semakin canggih teknologi, maka alat distribusi juga semakin canggih dan barang yang akan dikirimkan semakin cepat sampai tujuan.</p>
307 <p>Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Semakin canggih teknologi, maka alat distribusi juga semakin canggih dan barang yang akan dikirimkan semakin cepat sampai tujuan.</p>
308 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah poin B.</strong></p>
308 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah poin B.</strong></p>
309 <p><strong>Subtopik: Pengaruh Interaksi Antarruang</strong></p>
309 <p><strong>Subtopik: Pengaruh Interaksi Antarruang</strong></p>
310 <p>2. Interaksi antarruang disebabkan karena adanya perbedaan potensi sumber daya alam daerah yang satu dengan yang lainnya. Dengan adanya interaksi antarruang dapat memudahkan suatu negara memenuhi kebutuhannya dengan mudah melalui kegiatan ekspor dan impor. Namun, di Indonesia sendiri produk yang dihasilkan belum mampu bersaing dengan produk yang dihasilkan dari luar negeri, akibatnya banyak masyarakat Indonesia lebih banyak membeli barang dari luar negeri dibandingkan membeli produk buatan negara sendiri. Hal ini menandakan bahwa adanya interaksi antarruang dapat menyebabkan ….</p>
310 <p>2. Interaksi antarruang disebabkan karena adanya perbedaan potensi sumber daya alam daerah yang satu dengan yang lainnya. Dengan adanya interaksi antarruang dapat memudahkan suatu negara memenuhi kebutuhannya dengan mudah melalui kegiatan ekspor dan impor. Namun, di Indonesia sendiri produk yang dihasilkan belum mampu bersaing dengan produk yang dihasilkan dari luar negeri, akibatnya banyak masyarakat Indonesia lebih banyak membeli barang dari luar negeri dibandingkan membeli produk buatan negara sendiri. Hal ini menandakan bahwa adanya interaksi antarruang dapat menyebabkan ….</p>
311 <ol><li>pola hidup yang konsumtif</li>
311 <ol><li>pola hidup yang konsumtif</li>
312 <li>adanya ketergantungan kepada negara lain</li>
312 <li>adanya ketergantungan kepada negara lain</li>
313 <li>meningkatnya utang negara</li>
313 <li>meningkatnya utang negara</li>
314 <li>hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri</li>
314 <li>hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri</li>
315 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
315 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
316 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
316 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
317 <p>Interaksi antarruang menandakan adanya proses timbal balik antarruang yang memiliki pengaruh terhadap tingkah laku, baik melalui kontak langsung atau tidak langsung. Dalam ilustrasi di atas masyarakat Indonesia tidak mau membeli barang dalam negeri dikarenakan barang dalam negeri dinilai masih kurang bagus. Akhirnya, masyarakat memilih barang dari luar negeri karena kualitasnya lebih bagus, hal ini menandakan bahwa adanya interaksi antarruang dapat menyebabkan hilangnya rasa cinta produk dalam negeri.</p>
317 <p>Interaksi antarruang menandakan adanya proses timbal balik antarruang yang memiliki pengaruh terhadap tingkah laku, baik melalui kontak langsung atau tidak langsung. Dalam ilustrasi di atas masyarakat Indonesia tidak mau membeli barang dalam negeri dikarenakan barang dalam negeri dinilai masih kurang bagus. Akhirnya, masyarakat memilih barang dari luar negeri karena kualitasnya lebih bagus, hal ini menandakan bahwa adanya interaksi antarruang dapat menyebabkan hilangnya rasa cinta produk dalam negeri.</p>
318 <p><strong>Maka jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
318 <p><strong>Maka jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
319 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Interaksi Antarruang, Penyebab, Bentuk &amp; Contoh</a></strong></p>
319 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Interaksi Antarruang, Penyebab, Bentuk &amp; Contoh</a></strong></p>
320 <p><strong>Subtopik: Perdagangan Antardaerah, Antarpulau dan Antarnegara</strong></p>
320 <p><strong>Subtopik: Perdagangan Antardaerah, Antarpulau dan Antarnegara</strong></p>
321 <p>3. Perdagangan antarnegara tidak selalu tentang manfaat ekonomi. Manfaat nonekonomi yang diperoleh dari perdagangan antarnegara adalah ….</p>
321 <p>3. Perdagangan antarnegara tidak selalu tentang manfaat ekonomi. Manfaat nonekonomi yang diperoleh dari perdagangan antarnegara adalah ….</p>
322 <ol><li>memenuhi kebutuhan antarnegara</li>
322 <ol><li>memenuhi kebutuhan antarnegara</li>
323 <li>menjalin persahabatan antarnegara</li>
323 <li>menjalin persahabatan antarnegara</li>
324 <li>membantu menyerap tenaga kerja</li>
324 <li>membantu menyerap tenaga kerja</li>
325 <li>mendapatkan keuntungan</li>
325 <li>mendapatkan keuntungan</li>
326 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
326 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
327 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
327 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
328 <p>Pada masa sekarang, perdagangan tidak hanya dijadikan perantara untuk memenuhi kebutuhan atau memperoleh keuntungan saja melainkan ada faktor nonekonomi yang menjadi alasan suatu negara melakukan perdagangan, yaitu menjalin persahabatan antarnegara.</p>
328 <p>Pada masa sekarang, perdagangan tidak hanya dijadikan perantara untuk memenuhi kebutuhan atau memperoleh keuntungan saja melainkan ada faktor nonekonomi yang menjadi alasan suatu negara melakukan perdagangan, yaitu menjalin persahabatan antarnegara.</p>
329 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah poin B.</strong></p>
329 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah poin B.</strong></p>
330 <p><strong>Subtopik: Pengembangan Ekonomi Maritim dan Agrikultur</strong></p>
330 <p><strong>Subtopik: Pengembangan Ekonomi Maritim dan Agrikultur</strong></p>
331 <p><strong>Perhatikan potensi maritim di bawah ini!</strong></p>
331 <p><strong>Perhatikan potensi maritim di bawah ini!</strong></p>
332 <p>1) Memiliki panjang pantai terpanjang di dunia</p>
332 <p>1) Memiliki panjang pantai terpanjang di dunia</p>
333 <p>2) Memiliki wilayah laut yang sangat luas</p>
333 <p>2) Memiliki wilayah laut yang sangat luas</p>
334 <p>3) Didominasi oleh wilayah laut dalam</p>
334 <p>3) Didominasi oleh wilayah laut dalam</p>
335 <p>4) Memiliki banyak tempat wisata</p>
335 <p>4) Memiliki banyak tempat wisata</p>
336 <p>5) Memiliki potensi pertambangan minyak dan gas</p>
336 <p>5) Memiliki potensi pertambangan minyak dan gas</p>
337 <p>4. Potensi maritim Indonesia ditunjukkan oleh nomor ….</p>
337 <p>4. Potensi maritim Indonesia ditunjukkan oleh nomor ….</p>
338 <ol><li>1, 2, dan 4</li>
338 <ol><li>1, 2, dan 4</li>
339 <li>1, 3, dan 4</li>
339 <li>1, 3, dan 4</li>
340 <li>1, 2, dan 5</li>
340 <li>1, 2, dan 5</li>
341 <li>2, 4, dan 5</li>
341 <li>2, 4, dan 5</li>
342 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
342 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
343 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
343 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
344 <p>Berikut merupakan potensi maritim yang dimiliki Indonesia.</p>
344 <p>Berikut merupakan potensi maritim yang dimiliki Indonesia.</p>
345 <ul><li>Memiliki panjang pantai terluas ke-2 di dunia.</li>
345 <ul><li>Memiliki panjang pantai terluas ke-2 di dunia.</li>
346 <li>Salah satu negara yang memiliki wilayah laut terluas di dunia.<strong>(2)</strong></li>
346 <li>Salah satu negara yang memiliki wilayah laut terluas di dunia.<strong>(2)</strong></li>
347 <li>Memiliki banyak tempat wisata laut. (4)</li>
347 <li>Memiliki banyak tempat wisata laut. (4)</li>
348 <li>Laut di Indonesia memiliki potensi pertambangan migas.<strong>(5)</strong></li>
348 <li>Laut di Indonesia memiliki potensi pertambangan migas.<strong>(5)</strong></li>
349 </ul><p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
349 </ul><p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
350 <p><strong>Subtopik: Redistribusi Pendapatan</strong></p>
350 <p><strong>Subtopik: Redistribusi Pendapatan</strong></p>
351 <p>5. Transfer uang dari orang kaya kepada orang miskin yang merupakan bentuk dukungan masyarakat yang kuat kepada masyarakat yang lemah secara ekonomi disebut .…</p>
351 <p>5. Transfer uang dari orang kaya kepada orang miskin yang merupakan bentuk dukungan masyarakat yang kuat kepada masyarakat yang lemah secara ekonomi disebut .…</p>
352 <ol><li>redistribusi vertikal</li>
352 <ol><li>redistribusi vertikal</li>
353 <li>redistribusi dinamis</li>
353 <li>redistribusi dinamis</li>
354 <li>redistribusi horizontal</li>
354 <li>redistribusi horizontal</li>
355 <li><em>corporate social responsibility</em></li>
355 <li><em>corporate social responsibility</em></li>
356 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
356 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
357 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
357 <p><strong>Pembahasan:</strong><strong></strong></p>
358 <p><strong>Redistribusi vertikal</strong>adalah transfer uang dari orang kaya kepada orang miskin yang<strong>merupakan bentuk dukungan masyarakat yang kuat kepada masyarakat yang lemah secara ekonomi</strong>. Redistribusi ini dilakukan oleh pemerintah atau pribadi. Pemerintah melalui pemungutan pajak dengan menentukan jumlahnya kemudian disalurkan dalam bentuk program-program pemerintah seperti subsidi. Pribadi perseorangan dapat langsung menyalurkannya langsung kepada pihak yang membutuhkan atau melalui lembaga kemanusian seperti Palang Merah Indonesia dan Rumah Zakat.</p>
358 <p><strong>Redistribusi vertikal</strong>adalah transfer uang dari orang kaya kepada orang miskin yang<strong>merupakan bentuk dukungan masyarakat yang kuat kepada masyarakat yang lemah secara ekonomi</strong>. Redistribusi ini dilakukan oleh pemerintah atau pribadi. Pemerintah melalui pemungutan pajak dengan menentukan jumlahnya kemudian disalurkan dalam bentuk program-program pemerintah seperti subsidi. Pribadi perseorangan dapat langsung menyalurkannya langsung kepada pihak yang membutuhkan atau melalui lembaga kemanusian seperti Palang Merah Indonesia dan Rumah Zakat.</p>
359 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah poin A.</strong></p>
359 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah poin A.</strong></p>
360 <p><strong>Topik: Pengaruh Keunggulan Ruang Terhadap Kegiatan Ekonomi, Transportasi, dan Komunikasi</strong></p>
360 <p><strong>Topik: Pengaruh Keunggulan Ruang Terhadap Kegiatan Ekonomi, Transportasi, dan Komunikasi</strong></p>
361 <p><strong>Subtopik: Keunggulan dan Keterbatasan dalam Permintaan-Penawaran</strong></p>
361 <p><strong>Subtopik: Keunggulan dan Keterbatasan dalam Permintaan-Penawaran</strong></p>
362 <p>6. Cadangan minyak bumi di Indonesia semakin berkurang dan diperkirakan akan habis dalam waktu 14 tahun ke depan. Indonesia terpaksa harus membeli atau mengimpor minyak bumi dari negara lain. Upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah ….</p>
362 <p>6. Cadangan minyak bumi di Indonesia semakin berkurang dan diperkirakan akan habis dalam waktu 14 tahun ke depan. Indonesia terpaksa harus membeli atau mengimpor minyak bumi dari negara lain. Upaya yang harus dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah ….</p>
363 <ol><li>memberi kesempatan kepada perusahaan asing untuk mengelola pertambangan</li>
363 <ol><li>memberi kesempatan kepada perusahaan asing untuk mengelola pertambangan</li>
364 <li>membeli mesin produksi yang canggih agar dapat mengolah minyak bumi dengan baik</li>
364 <li>membeli mesin produksi yang canggih agar dapat mengolah minyak bumi dengan baik</li>
365 <li>mencari alternatif/cadangan baru yang diperkirakan persediaannya masih banyak</li>
365 <li>mencari alternatif/cadangan baru yang diperkirakan persediaannya masih banyak</li>
366 <li>mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi minyak bumi secara efisien</li>
366 <li>mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi minyak bumi secara efisien</li>
367 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
367 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
368 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
368 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
369 <p>Cadangan minyak bumi di Indonesia semakin menipis akibat eksploitasi yang terus dilakukan, sedangkan proses pembentukan minyak bumi terjadi dalam waktu yang sangat lama. Minyak bumi termasuk ke dalam sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Oleh karena itu, langkah untuk mencegah habisnya minyak bumi tidak hanya sebatas menghemat penggunaannya, tetapi juga harus menemukan sumber cadangan baru/alternatif yang diperkirakan jumlah persediaannya masih besar. Bentuk cadangan baru tersebut fungsinya harus sama dengan minyak bumi.</p>
369 <p>Cadangan minyak bumi di Indonesia semakin menipis akibat eksploitasi yang terus dilakukan, sedangkan proses pembentukan minyak bumi terjadi dalam waktu yang sangat lama. Minyak bumi termasuk ke dalam sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Oleh karena itu, langkah untuk mencegah habisnya minyak bumi tidak hanya sebatas menghemat penggunaannya, tetapi juga harus menemukan sumber cadangan baru/alternatif yang diperkirakan jumlah persediaannya masih besar. Bentuk cadangan baru tersebut fungsinya harus sama dengan minyak bumi.</p>
370 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
370 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
371 <h2><strong>SEJARAH</strong></h2>
371 <h2><strong>SEJARAH</strong></h2>
372 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penjajahan Bangsa Eropa dan Perlawanan Rakyat</strong></p>
372 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penjajahan Bangsa Eropa dan Perlawanan Rakyat</strong></p>
373 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Masa Penjajahan Bangsa Eropa</strong></p>
373 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Masa Penjajahan Bangsa Eropa</strong></p>
374 <p>1. Salah satu daya tarik bangsa Eropa melakukan pelayaran ke Nusantara adalah rempah-rempah yang menjadi komoditi unggulan dan yang paling dicari oleh bangsa Eropa. Alasan bangsa Eropa sangat membutuhkan rempah-rempah yang berasal dari Nusantara adalah ….</p>
374 <p>1. Salah satu daya tarik bangsa Eropa melakukan pelayaran ke Nusantara adalah rempah-rempah yang menjadi komoditi unggulan dan yang paling dicari oleh bangsa Eropa. Alasan bangsa Eropa sangat membutuhkan rempah-rempah yang berasal dari Nusantara adalah ….</p>
375 <ol><li>rempah-rempah berguna untuk mengawetkan makanan</li>
375 <ol><li>rempah-rempah berguna untuk mengawetkan makanan</li>
376 <li>rempah-rempah dicari untuk dikembangbiakkan di Eropa</li>
376 <li>rempah-rempah dicari untuk dikembangbiakkan di Eropa</li>
377 <li>rempah-rempah digunakan bangsa Eropa dalam ritual tertentu</li>
377 <li>rempah-rempah digunakan bangsa Eropa dalam ritual tertentu</li>
378 <li>rempah-rempah mempunyai nilai barang yang sangat ekonomis</li>
378 <li>rempah-rempah mempunyai nilai barang yang sangat ekonomis</li>
379 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
379 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
380 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
380 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
381 <p>Rempah-rempah merupakan komoditas yang sangat dicari oleh bangsa Eropa. Semenjak jalur perdagangan rempah-rempah melalui Konstantinopel direbut oleh Turki Ustmani, para pedagang Eropa berupaya mencari jalur lain untuk menemukan rempah-rempah. Salah satunya adalah dengan berlayar jauh ke Nusantara. Rempah-rempah ini bagi bangsa Eropa sangat bermanfaat karena dapat digunakan untuk mengawetkan makanan, membuat obat-obatan hingga untuk menghangatkan badan.</p>
381 <p>Rempah-rempah merupakan komoditas yang sangat dicari oleh bangsa Eropa. Semenjak jalur perdagangan rempah-rempah melalui Konstantinopel direbut oleh Turki Ustmani, para pedagang Eropa berupaya mencari jalur lain untuk menemukan rempah-rempah. Salah satunya adalah dengan berlayar jauh ke Nusantara. Rempah-rempah ini bagi bangsa Eropa sangat bermanfaat karena dapat digunakan untuk mengawetkan makanan, membuat obat-obatan hingga untuk menghangatkan badan.</p>
382 <p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong> </strong></p>
382 <p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong> </strong></p>
383 <p><strong>Baca Juga:<a>Kehidupan Masyarakat pada Masa Penjajahan Kolonial dan Jepang</a></strong></p>
383 <p><strong>Baca Juga:<a>Kehidupan Masyarakat pada Masa Penjajahan Kolonial dan Jepang</a></strong></p>
384 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penjajahan Bangsa Eropa dan Perlawanan Rakyat </strong></p>
384 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penjajahan Bangsa Eropa dan Perlawanan Rakyat </strong></p>
385 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perlawanan Terhadap Penjajahan</strong></p>
385 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perlawanan Terhadap Penjajahan</strong></p>
386 <p>2. Pemimpin pasukan Aceh yang terkenal karena keberhasilannya menghalau serbuan pasukan Portugis di Aceh adalah ….</p>
386 <p>2. Pemimpin pasukan Aceh yang terkenal karena keberhasilannya menghalau serbuan pasukan Portugis di Aceh adalah ….</p>
387 <ol><li>Sultan Alauddin</li>
387 <ol><li>Sultan Alauddin</li>
388 <li>Sultan Zainal Abidin</li>
388 <li>Sultan Zainal Abidin</li>
389 <li>Sultan Iskandar Muda</li>
389 <li>Sultan Iskandar Muda</li>
390 <li>Sultan Mughayat Syah</li>
390 <li>Sultan Mughayat Syah</li>
391 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
391 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
392 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
392 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
393 <p>Sultan Aceh yang terkenal dalam melawan Portugis bahkan berhasil melumpuhkan perlawanan Portugis di Aceh adalah Sultan Iskandar Muda. Tokoh ini berhasil menyatukan rakyat Aceh dalam melawan Portugis. Bahkan berhasil bekerja sama dengan Kesultana Turki Ustmani.</p>
393 <p>Sultan Aceh yang terkenal dalam melawan Portugis bahkan berhasil melumpuhkan perlawanan Portugis di Aceh adalah Sultan Iskandar Muda. Tokoh ini berhasil menyatukan rakyat Aceh dalam melawan Portugis. Bahkan berhasil bekerja sama dengan Kesultana Turki Ustmani.</p>
394 <p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong> </strong></p>
394 <p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong> </strong></p>
395 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penjajahan Bangsa Eropa dan Perlawanan Rakyat </strong></p>
395 <p><strong>Topik</strong><strong>: Penjajahan Bangsa Eropa dan Perlawanan Rakyat </strong></p>
396 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perlawanan Terhadap Penjajahan</strong></p>
396 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perlawanan Terhadap Penjajahan</strong></p>
397 <p>3. Salah satu penyebab yang menjadi konflik awal antara Kesultanan Mataram dengan VOC adalah ….</p>
397 <p>3. Salah satu penyebab yang menjadi konflik awal antara Kesultanan Mataram dengan VOC adalah ….</p>
398 <ol><li>penaklukan VOC terhadap pelabuhan Sunda Kelapa</li>
398 <ol><li>penaklukan VOC terhadap pelabuhan Sunda Kelapa</li>
399 <li>penolakan VOC untuk menyerahkan wilayah Batavia</li>
399 <li>penolakan VOC untuk menyerahkan wilayah Batavia</li>
400 <li>penyerangan VOC ke wilayah pusat Kesultanan Mataram</li>
400 <li>penyerangan VOC ke wilayah pusat Kesultanan Mataram</li>
401 <li>penyerangan VOC ke wilayah Mataram Islam di Jepara</li>
401 <li>penyerangan VOC ke wilayah Mataram Islam di Jepara</li>
402 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
402 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
403 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
403 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
404 <p>Penyebab adanya konflik antara VOC dengan Kesultanan Mataram adalah serangan Belanda terhadap wilayah di Mataram Islam tepatnya di Jepara. Serangan ini memicu kemarahan Sultan Agung yang pada akhirnya menginstruksikan pasukannya untuk menyerang Batavia.</p>
404 <p>Penyebab adanya konflik antara VOC dengan Kesultanan Mataram adalah serangan Belanda terhadap wilayah di Mataram Islam tepatnya di Jepara. Serangan ini memicu kemarahan Sultan Agung yang pada akhirnya menginstruksikan pasukannya untuk menyerang Batavia.</p>
405 <p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
405 <p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
406 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pergerakan Nasional dan Pendudukan Jepang</strong></p>
406 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pergerakan Nasional dan Pendudukan Jepang</strong></p>
407 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Masa Pergerakan Nasional</strong></p>
407 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Masa Pergerakan Nasional</strong></p>
408 <p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
408 <p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
409 <p>4. Berikut ini peran dan kontribusi besar tokoh di atas pada masa pergerakan nasional adalah ….</p>
409 <p>4. Berikut ini peran dan kontribusi besar tokoh di atas pada masa pergerakan nasional adalah ….</p>
410 <ol><li>menginisiasi pembentukan Gabungan Politik Indonesia (GAPI) sebagai media perjuangan melawan Belanda</li>
410 <ol><li>menginisiasi pembentukan Gabungan Politik Indonesia (GAPI) sebagai media perjuangan melawan Belanda</li>
411 <li>menciptakan lagu Indonesia Raya yang kemudian berhasil menumbuhkan semangat nasionalisme bangsa Indonesia</li>
411 <li>menciptakan lagu Indonesia Raya yang kemudian berhasil menumbuhkan semangat nasionalisme bangsa Indonesia</li>
412 <li>menciptakan lagu Indonesia Pusaka yang kemudian berhasil menumbuhkan semangat nasionalisme bangsa Indonesia</li>
412 <li>menciptakan lagu Indonesia Pusaka yang kemudian berhasil menumbuhkan semangat nasionalisme bangsa Indonesia</li>
413 <li>menginisiasi pembentukan Perhimpunan Indonesia (PI) yang kemudian berhasil menghimpun semangat persatuan pelajar-pelajar Indonesia</li>
413 <li>menginisiasi pembentukan Perhimpunan Indonesia (PI) yang kemudian berhasil menghimpun semangat persatuan pelajar-pelajar Indonesia</li>
414 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
414 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
415 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
415 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
416 <p>Gambar di atas adalah sosok Wage Rudolf Supratman, seorang pejuang dan pahlawan nasional yang memiliki andil penting pada masa pergerakan nasional. Peran besarnya adalah ia berhasil menciptakan lagu Indonesia Raya yang kemudian untuk pertama kalinya diperdengarkan dalam acara penutupan Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 28 Oktober 1928. Semua yang hadir dibuat terpukau dengan lagu Indonesia Raya gubahan W.R. Supratman.</p>
416 <p>Gambar di atas adalah sosok Wage Rudolf Supratman, seorang pejuang dan pahlawan nasional yang memiliki andil penting pada masa pergerakan nasional. Peran besarnya adalah ia berhasil menciptakan lagu Indonesia Raya yang kemudian untuk pertama kalinya diperdengarkan dalam acara penutupan Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 28 Oktober 1928. Semua yang hadir dibuat terpukau dengan lagu Indonesia Raya gubahan W.R. Supratman.</p>
417 <p>Lagu tersebut kemudian menyebar dengan cepat di kalangan kaum pergerakan nasional. Dampaknya, dalam acara-acara kongres partai politik lagu tersebut kemudian menjadi lagu wajib yang harus dinyanyikan. Indonesia Raya ampuh menyatukan seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama memerdekakan Indonesia dari belenggu penjajahan. Tidak berhenti sampai di situ, setelah Indonesia resmi merdeka lagu Indonesia Raya ciptaan W.R. Supratman kemudian dijadikan sebagai lagu kebangsaan Indonesia pemersatu bangsa.</p>
417 <p>Lagu tersebut kemudian menyebar dengan cepat di kalangan kaum pergerakan nasional. Dampaknya, dalam acara-acara kongres partai politik lagu tersebut kemudian menjadi lagu wajib yang harus dinyanyikan. Indonesia Raya ampuh menyatukan seluruh elemen bangsa untuk bergerak bersama memerdekakan Indonesia dari belenggu penjajahan. Tidak berhenti sampai di situ, setelah Indonesia resmi merdeka lagu Indonesia Raya ciptaan W.R. Supratman kemudian dijadikan sebagai lagu kebangsaan Indonesia pemersatu bangsa.</p>
418 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
418 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
419 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pergerakan Nasional dan Pendudukan Jepang</strong></p>
419 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pergerakan Nasional dan Pendudukan Jepang</strong></p>
420 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Masa Pendudukan Jepang</strong></p>
420 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Masa Pendudukan Jepang</strong></p>
421 <p>5. Tokoh perlawanan rakyat Aceh terhadap praktik kewajiban<em>seikerei</em>yang dicanangkan Jepang adalah ….</p>
421 <p>5. Tokoh perlawanan rakyat Aceh terhadap praktik kewajiban<em>seikerei</em>yang dicanangkan Jepang adalah ….</p>
422 <ol><li>Teungku Umar</li>
422 <ol><li>Teungku Umar</li>
423 <li>KH Zainal Mustafa</li>
423 <li>KH Zainal Mustafa</li>
424 <li>Shodanco Supriyadi</li>
424 <li>Shodanco Supriyadi</li>
425 <li>Teungku Abdul Jalil</li>
425 <li>Teungku Abdul Jalil</li>
426 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
426 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
427 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
427 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
428 <p>Pada masa pendudukan Jepang, rakyat Indonesia diwajibkan untuk melakukan tradisi seikerei yang biasa dilakukan rakyat Jepang.<em>Seikerei</em>adalah suatu kewajiban memberi hormat kepada Kaisar Jepang ke arah timur laut (Tokyo) dengan membungkukkan badan. Kaum agamawan menganggap kewajiban seikerei adalah mengubah kiblat ke arah matahari, sedangkan kiblat dalam ajaran Islam mengarah ke Ka’bah di Makkah.</p>
428 <p>Pada masa pendudukan Jepang, rakyat Indonesia diwajibkan untuk melakukan tradisi seikerei yang biasa dilakukan rakyat Jepang.<em>Seikerei</em>adalah suatu kewajiban memberi hormat kepada Kaisar Jepang ke arah timur laut (Tokyo) dengan membungkukkan badan. Kaum agamawan menganggap kewajiban seikerei adalah mengubah kiblat ke arah matahari, sedangkan kiblat dalam ajaran Islam mengarah ke Ka’bah di Makkah.</p>
429 <p>Adanya tradisi inilah kemudian menjadi latar belakang munculnya perlawanan terhadap pemerintahan Jepang. Perlawanan rakyat yang menolak kewajiban<em>Seikerei</em>itu contohnya perlawanan rakyat Aceh yang dipimpin Teungku Abdul Jalil, dan perlawanan rakyat Tasikmalaya, Jawa Barat yang dipimpin K.H. Zainal Mustafa.</p>
429 <p>Adanya tradisi inilah kemudian menjadi latar belakang munculnya perlawanan terhadap pemerintahan Jepang. Perlawanan rakyat yang menolak kewajiban<em>Seikerei</em>itu contohnya perlawanan rakyat Aceh yang dipimpin Teungku Abdul Jalil, dan perlawanan rakyat Tasikmalaya, Jawa Barat yang dipimpin K.H. Zainal Mustafa.</p>
430 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
430 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
431 <p><strong>Baca Juga:<a>10 Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia &amp; Tokoh Pendirinya</a></strong></p>
431 <p><strong>Baca Juga:<a>10 Organisasi Pergerakan Nasional Indonesia &amp; Tokoh Pendirinya</a></strong></p>
432 <p><strong>Topik: Penjajahan Bangsa Eropa dan Perlawanan Rakyat</strong></p>
432 <p><strong>Topik: Penjajahan Bangsa Eropa dan Perlawanan Rakyat</strong></p>
433 <p><strong>Subtopik: Masa Penjajahan Bangsa Eropa</strong></p>
433 <p><strong>Subtopik: Masa Penjajahan Bangsa Eropa</strong></p>
434 <p>6. Rempah-rempah menjadi salah satu daya tarik bangsa Eropa untuk melakukan pelayaran ke Nusantara. Alasan bangsa Eropa sangat membutuhkan rempah-rempah dari Nusantara adalah ….</p>
434 <p>6. Rempah-rempah menjadi salah satu daya tarik bangsa Eropa untuk melakukan pelayaran ke Nusantara. Alasan bangsa Eropa sangat membutuhkan rempah-rempah dari Nusantara adalah ….</p>
435 <ol><li>rempah-rempah berguna untuk mengawetkan makanan</li>
435 <ol><li>rempah-rempah berguna untuk mengawetkan makanan</li>
436 <li>rempah-rempah dikembangkan sebagai tanaman budi daya di Eropa</li>
436 <li>rempah-rempah dikembangkan sebagai tanaman budi daya di Eropa</li>
437 <li>rempah-rempah digunakan bangsa Eropa untuk bahan dasar wewangian</li>
437 <li>rempah-rempah digunakan bangsa Eropa untuk bahan dasar wewangian</li>
438 <li>rempah-rempah digunakan bangsa Eropa untuk mengawetkan jenazah</li>
438 <li>rempah-rempah digunakan bangsa Eropa untuk mengawetkan jenazah</li>
439 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
439 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
440 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
440 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
441 <p>Rempah-rempah merupakan komoditas yang sangat dicari oleh bangsa Eropa. Semenjak jalur perdagangan rempah-rempah melalui Konstantinopel dimonopoli oleh Turki Ustmani, para pedagang Eropa berupaya mencari jalur lain untuk menemukan rempah-rempah, salah satunya adalah pelayaran ke Asia. Rempah-rempah ini bagi bangsa Eropa sangat bermanfaat karena dapat digunakan untuk mengawetkan makanan, membuat obat-obatan hingga untuk menghangatkan badan.</p>
441 <p>Rempah-rempah merupakan komoditas yang sangat dicari oleh bangsa Eropa. Semenjak jalur perdagangan rempah-rempah melalui Konstantinopel dimonopoli oleh Turki Ustmani, para pedagang Eropa berupaya mencari jalur lain untuk menemukan rempah-rempah, salah satunya adalah pelayaran ke Asia. Rempah-rempah ini bagi bangsa Eropa sangat bermanfaat karena dapat digunakan untuk mengawetkan makanan, membuat obat-obatan hingga untuk menghangatkan badan.</p>
442 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
442 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
443 <h2><strong>FISIKA</strong></h2>
443 <h2><strong>FISIKA</strong></h2>
444 <p><strong>Topik</strong><strong>: Tekanan Zat</strong></p>
444 <p><strong>Topik</strong><strong>: Tekanan Zat</strong></p>
445 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Hukum Pascal</strong></p>
445 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Hukum Pascal</strong></p>
446 <p>1. Sebuah sistem hidrolik memiliki dua penampang dengan diameter masing-masing 6 cm dan 24 cm. Berat benda yang dapat diangkat oleh sistem, apabila gaya 30 N diberikan pada penampang kecil adalah ….</p>
446 <p>1. Sebuah sistem hidrolik memiliki dua penampang dengan diameter masing-masing 6 cm dan 24 cm. Berat benda yang dapat diangkat oleh sistem, apabila gaya 30 N diberikan pada penampang kecil adalah ….</p>
447 <ol><li>60 Pa</li>
447 <ol><li>60 Pa</li>
448 <li>120 Pa</li>
448 <li>120 Pa</li>
449 <li>240 Pa</li>
449 <li>240 Pa</li>
450 <li>480 Pa</li>
450 <li>480 Pa</li>
451 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
451 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
452 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
452 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
453 <p>Berat beban yang dapat diangkat oleh sistem (F2):</p>
453 <p>Berat beban yang dapat diangkat oleh sistem (F2):</p>
454 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
454 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
455 <p><strong>Baca Juga:<a>Tekanan Zat Padat dan Penerapannya di Kehidupan Sehari-hari</a> </strong></p>
455 <p><strong>Baca Juga:<a>Tekanan Zat Padat dan Penerapannya di Kehidupan Sehari-hari</a> </strong></p>
456 <p><strong>Topik</strong><strong>: Getaran dan Gelombang</strong></p>
456 <p><strong>Topik</strong><strong>: Getaran dan Gelombang</strong></p>
457 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Gelombang</strong></p>
457 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Gelombang</strong></p>
458 <p><strong>Perhatikan contoh-contoh gelombang berikut ini!</strong></p>
458 <p><strong>Perhatikan contoh-contoh gelombang berikut ini!</strong></p>
459 <ol><li>Gelombang bunyi</li>
459 <ol><li>Gelombang bunyi</li>
460 <li>Gelombang pada tali</li>
460 <li>Gelombang pada tali</li>
461 <li>Gelombang air laut</li>
461 <li>Gelombang air laut</li>
462 <li>Gelombang pada pegas</li>
462 <li>Gelombang pada pegas</li>
463 </ol><p>2. Berdasarkan arah rambatnya, gelombang dibedakan menjadi 2, yaitu gelombang transversal dan longitudinal. Contoh dari gelombang transversal dan longitudinal berturut-turut ditunjukkan oleh nomor ….</p>
463 </ol><p>2. Berdasarkan arah rambatnya, gelombang dibedakan menjadi 2, yaitu gelombang transversal dan longitudinal. Contoh dari gelombang transversal dan longitudinal berturut-turut ditunjukkan oleh nomor ….</p>
464 <ol><li>1, 2 dan 3, 4</li>
464 <ol><li>1, 2 dan 3, 4</li>
465 <li>1, 3 dan 2, 4</li>
465 <li>1, 3 dan 2, 4</li>
466 <li>2, 3dan 1, 4</li>
466 <li>2, 3dan 1, 4</li>
467 <li>1, 2, 3 dan 4</li>
467 <li>1, 2, 3 dan 4</li>
468 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
468 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
469 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
469 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
470 <p><strong>Gelombang transversal</strong>adalah gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatan. Contoh-contoh gelombang transversal:</p>
470 <p><strong>Gelombang transversal</strong>adalah gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatan. Contoh-contoh gelombang transversal:</p>
471 <ul><li>Gelombang air laut</li>
471 <ul><li>Gelombang air laut</li>
472 <li>Gelombang pada tali</li>
472 <li>Gelombang pada tali</li>
473 </ul><p><strong>Gelombang longitudinal</strong>adalah gelombang yang arah getarnya sejajar dengan arah rambatan. Contoh-contoh gelombang longitudinal:</p>
473 </ul><p><strong>Gelombang longitudinal</strong>adalah gelombang yang arah getarnya sejajar dengan arah rambatan. Contoh-contoh gelombang longitudinal:</p>
474 <ul><li>Gelombang bunyi</li>
474 <ul><li>Gelombang bunyi</li>
475 <li>Gelombang pada pegas</li>
475 <li>Gelombang pada pegas</li>
476 </ul><p>Dengan demikian yang termasuk contoh gelombang transversal adalah 2, 3, sedangkan yang termasuk gelombang longitudinal adalah 1, 4.</p>
476 </ul><p>Dengan demikian yang termasuk contoh gelombang transversal adalah 2, 3, sedangkan yang termasuk gelombang longitudinal adalah 1, 4.</p>
477 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong> </strong></p>
477 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong> </strong></p>
478 <p><strong>Baca Juga:<a>Perbedaan Getaran dan Gelombang, Rumus, serta Contohnya</a></strong></p>
478 <p><strong>Baca Juga:<a>Perbedaan Getaran dan Gelombang, Rumus, serta Contohnya</a></strong></p>
479 <p><strong>Topik</strong><strong>: Gelombang Bunyi</strong></p>
479 <p><strong>Topik</strong><strong>: Gelombang Bunyi</strong></p>
480 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sistem Pendengaran Manusia dan Hewan</strong></p>
480 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sistem Pendengaran Manusia dan Hewan</strong></p>
481 <p>3. Beberapa hewan keluar pada malam hari, termasuk salah satunya adalah kelelawar. Kelelawar dapat terbang dengan tidak menabrak benda di malam hari. Sistem yang digunakan untuk membantu kelelawar dapat terbang di malam hari adalah sistem sonar. Sistem sonar tersebut termasuk ke dalam gelombang .…</p>
481 <p>3. Beberapa hewan keluar pada malam hari, termasuk salah satunya adalah kelelawar. Kelelawar dapat terbang dengan tidak menabrak benda di malam hari. Sistem yang digunakan untuk membantu kelelawar dapat terbang di malam hari adalah sistem sonar. Sistem sonar tersebut termasuk ke dalam gelombang .…</p>
482 <ol><li>elektromagnetik</li>
482 <ol><li>elektromagnetik</li>
483 <li>ultraviolet</li>
483 <li>ultraviolet</li>
484 <li>longitudinal</li>
484 <li>longitudinal</li>
485 <li>transversal</li>
485 <li>transversal</li>
486 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
486 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
487 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
487 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
488 <p>Sonar pada kelelawar memanfaatkan gelombang bunyi ultrasonik. Gelombang bunyi tersebut termasuk dalam gelombang longitudinal.</p>
488 <p>Sonar pada kelelawar memanfaatkan gelombang bunyi ultrasonik. Gelombang bunyi tersebut termasuk dalam gelombang longitudinal.</p>
489 <p>Sedangkan, gelombang ultraviolet termasuk ke dalam gelombang elektromagnetik, yaitu tidak membutuhkan medium dalam perambatannya. Selain itu, gelombang transversal juga memiliki arah rambat yang tegak lurus dengan arah getarnya seperti gelombang pada tali.</p>
489 <p>Sedangkan, gelombang ultraviolet termasuk ke dalam gelombang elektromagnetik, yaitu tidak membutuhkan medium dalam perambatannya. Selain itu, gelombang transversal juga memiliki arah rambat yang tegak lurus dengan arah getarnya seperti gelombang pada tali.</p>
490 <p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah C.</strong></p>
490 <p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah C.</strong></p>
491 <p><strong>Topik</strong><strong>: Cahaya</strong></p>
491 <p><strong>Topik</strong><strong>: Cahaya</strong></p>
492 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pemantulan Pada Cermin</strong></p>
492 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pemantulan Pada Cermin</strong></p>
493 <p>4. Suatu benda diletakkan 15 cm di depan lensa cembung yang berjarak fokus 10 cm. Kuat lensa benda tersebut sebesar ….</p>
493 <p>4. Suatu benda diletakkan 15 cm di depan lensa cembung yang berjarak fokus 10 cm. Kuat lensa benda tersebut sebesar ….</p>
494 <ol><li>0,1 dioptri</li>
494 <ol><li>0,1 dioptri</li>
495 <li>1 dioptri</li>
495 <li>1 dioptri</li>
496 <li>10 dioptri</li>
496 <li>10 dioptri</li>
497 <li>100 dioptri</li>
497 <li>100 dioptri</li>
498 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
498 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
499 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
499 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
500 <p>Kuat lensa pada lensa cembung (<em>P</em>) :</p>
500 <p>Kuat lensa pada lensa cembung (<em>P</em>) :</p>
501 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong> </strong></p>
501 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong><strong> </strong></p>
502 <p><strong>Topik</strong><strong>: Alat Optik</strong></p>
502 <p><strong>Topik</strong><strong>: Alat Optik</strong></p>
503 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mikroskop</strong></p>
503 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mikroskop</strong></p>
504 <p>5. Sebuah mikroskop digunakan untuk mengamati bakteri dengan mata tak berakomodasi, sehingga dihasilkan perbesaran total 12 kali. Jika perbesaran pada lensa objektif 3 kali, besar jarak fokus lensa okulernya adalah …. (<em>s</em><em>n</em>= 25 cm)</p>
504 <p>5. Sebuah mikroskop digunakan untuk mengamati bakteri dengan mata tak berakomodasi, sehingga dihasilkan perbesaran total 12 kali. Jika perbesaran pada lensa objektif 3 kali, besar jarak fokus lensa okulernya adalah …. (<em>s</em><em>n</em>= 25 cm)</p>
505 <ol><li>6,25 cm</li>
505 <ol><li>6,25 cm</li>
506 <li>7,50 cm</li>
506 <li>7,50 cm</li>
507 <li>8,85 cm</li>
507 <li>8,85 cm</li>
508 <li>9,15 cm</li>
508 <li>9,15 cm</li>
509 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
509 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
510 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
510 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
511 <p>Diketahui:</p>
511 <p>Diketahui:</p>
512 <p><em>M</em><em>total</em>= 12 kali<em>M</em><em>ob</em>= 3 kali<em>s</em><em>n</em> = 25 cm</p>
512 <p><em>M</em><em>total</em>= 12 kali<em>M</em><em>ob</em>= 3 kali<em>s</em><em>n</em> = 25 cm</p>
513 <p>Ditanya:</p>
513 <p>Ditanya:</p>
514 <p><em>f</em><em>ok</em> = ?</p>
514 <p><em>f</em><em>ok</em> = ?</p>
515 <p>Perbesaran total mikroskop pada mata tak berakomodasi dapat digunakan dengan persamaan berikut:</p>
515 <p>Perbesaran total mikroskop pada mata tak berakomodasi dapat digunakan dengan persamaan berikut:</p>
516 <p>Maka, jarak fokus lensa okuler:</p>
516 <p>Maka, jarak fokus lensa okuler:</p>
517 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
517 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
518 <p><strong>Baca Juga:<a>Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi &amp; Contoh</a></strong></p>
518 <p><strong>Baca Juga:<a>Alat Optik: Pengertian, Macam-Macam, Fungsi &amp; Contoh</a></strong></p>
519 <p><strong>Topik: Tekanan Zat</strong></p>
519 <p><strong>Topik: Tekanan Zat</strong></p>
520 <p><strong>Subtopik: Tekanan Zat Gas</strong></p>
520 <p><strong>Subtopik: Tekanan Zat Gas</strong></p>
521 <p>6. Sebuah tabung yang ditutup dengan piston berisi 1 L oksigen pada tekanan 50 Pa. Kemudian, piston ditarik perlahan-lahan sehingga tidak terjadi perubahan suhu dan volume oksigen bertambah menjadi dua kali lipat. Tekanan oksigen dalam tabung sekarang adalah ….</p>
521 <p>6. Sebuah tabung yang ditutup dengan piston berisi 1 L oksigen pada tekanan 50 Pa. Kemudian, piston ditarik perlahan-lahan sehingga tidak terjadi perubahan suhu dan volume oksigen bertambah menjadi dua kali lipat. Tekanan oksigen dalam tabung sekarang adalah ….</p>
522 <ol><li>25 Pa</li>
522 <ol><li>25 Pa</li>
523 <li>50 Pa</li>
523 <li>50 Pa</li>
524 <li>100 Pa</li>
524 <li>100 Pa</li>
525 <li>200 Pa</li>
525 <li>200 Pa</li>
526 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
526 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
527 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
527 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
528 <p>Volume oksigen setelah piston ditarik:</p>
528 <p>Volume oksigen setelah piston ditarik:</p>
529 <p>Tekanan dalam tabung setelah volumenya diperbesar dapat diketahui dengan menggunakan hukum Boyle, yaitu sebagai berikut.</p>
529 <p>Tekanan dalam tabung setelah volumenya diperbesar dapat diketahui dengan menggunakan hukum Boyle, yaitu sebagai berikut.</p>
530 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
530 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
531 <p><strong>Topik: Tekanan Zat</strong></p>
531 <p><strong>Topik: Tekanan Zat</strong></p>
532 <p><strong>Subtopik: Hukum Archimedes</strong></p>
532 <p><strong>Subtopik: Hukum Archimedes</strong></p>
533 <p>7. Arini sedang melakukan percobaan. Ia meletakkan lempengan kayu dan lempengan alumunium ke dalam air. Setelah diamati ternyata kayu mengapung, dan alumunium melayang di dalam air. Hal ini dapat terjadi karena ….</p>
533 <p>7. Arini sedang melakukan percobaan. Ia meletakkan lempengan kayu dan lempengan alumunium ke dalam air. Setelah diamati ternyata kayu mengapung, dan alumunium melayang di dalam air. Hal ini dapat terjadi karena ….</p>
534 <ol><li>massa jenis kayu &gt; massa jenis air dan massa jenis aluminium = massa jenis air</li>
534 <ol><li>massa jenis kayu &gt; massa jenis air dan massa jenis aluminium = massa jenis air</li>
535 <li>massa jenis kayu = massa jenis air dan massa jenis aluminium &lt; massa jenis air</li>
535 <li>massa jenis kayu = massa jenis air dan massa jenis aluminium &lt; massa jenis air</li>
536 <li>massa jenis kayu &lt; massa jenis air dan massa jenis aluminium &gt; massa jenis air</li>
536 <li>massa jenis kayu &lt; massa jenis air dan massa jenis aluminium &gt; massa jenis air</li>
537 <li>massa jenis kayu &lt; massa jenis air dan massa jenis aluminium = massa jenis air</li>
537 <li>massa jenis kayu &lt; massa jenis air dan massa jenis aluminium = massa jenis air</li>
538 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
538 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
539 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
539 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
540 <p>Benda Mengapung: massa jenis benda &lt; massa jenis air</p>
540 <p>Benda Mengapung: massa jenis benda &lt; massa jenis air</p>
541 <p>Jadi, lempengan kayu dapat mengapung karena massa jenis kayu &lt; massa jenis air.</p>
541 <p>Jadi, lempengan kayu dapat mengapung karena massa jenis kayu &lt; massa jenis air.</p>
542 <p>Benda Melayang: massa jenis benda = massa jenis air</p>
542 <p>Benda Melayang: massa jenis benda = massa jenis air</p>
543 <p>Jadi, lempengan aluminium dapat melayang karena massa jenis aluminium = massa jenis air.</p>
543 <p>Jadi, lempengan aluminium dapat melayang karena massa jenis aluminium = massa jenis air.</p>
544 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
544 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
545 <h2><strong>MATEMATIKA</strong></h2>
545 <h2><strong>MATEMATIKA</strong></h2>
546 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teorema Phytaghoras</strong></p>
546 <p><strong>Topik</strong><strong>: Teorema Phytaghoras</strong></p>
547 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Aplikasi Pythaghoras</strong></p>
547 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Aplikasi Pythaghoras</strong></p>
548 <p><strong>Level</strong><strong>: Medium</strong></p>
548 <p><strong>Level</strong><strong>: Medium</strong></p>
549 <p>1. Dua buah kotak berbentuk persegi dengan luas 225 cm2 dan 25 cm2 disusun berdampingan seperti pada gambar di bawah ini.</p>
549 <p>1. Dua buah kotak berbentuk persegi dengan luas 225 cm2 dan 25 cm2 disusun berdampingan seperti pada gambar di bawah ini.</p>
550 <p>Nilai x yang tepat adalah … cm.</p>
550 <p>Nilai x yang tepat adalah … cm.</p>
551 <ol><li>20</li>
551 <ol><li>20</li>
552 <li>23</li>
552 <li>23</li>
553 <li>25</li>
553 <li>25</li>
554 <li>27</li>
554 <li>27</li>
555 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
555 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
556 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
556 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
557 <p>Misal a adalah panjang sisi dari kotak I. Diketahui bahwa kotak I memiliki luas 225cm2.</p>
557 <p>Misal a adalah panjang sisi dari kotak I. Diketahui bahwa kotak I memiliki luas 225cm2.</p>
558 <p>Akibatnya, didapat hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
558 <p>Akibatnya, didapat hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
559 <p>Karena a merupakan panjang sisi, maka nilai a positif. Akibatnya, dipilih a=15 cm.</p>
559 <p>Karena a merupakan panjang sisi, maka nilai a positif. Akibatnya, dipilih a=15 cm.</p>
560 <p>Kemudian, misal b adalah panjang sisi dari kotak II. Diketahui bahwa kotak II memiliki luas 25 cm2.</p>
560 <p>Kemudian, misal b adalah panjang sisi dari kotak II. Diketahui bahwa kotak II memiliki luas 25 cm2.</p>
561 <p>Akibatnya, didapat hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
561 <p>Akibatnya, didapat hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
562 <p>Karena b merupakan panjang sisi, maka nilai b positif. Akibatnya, dipilih b=5 cm.</p>
562 <p>Karena b merupakan panjang sisi, maka nilai b positif. Akibatnya, dipilih b=5 cm.</p>
563 <p>Kemudian, perhatikan gambar berikut ini!</p>
563 <p>Kemudian, perhatikan gambar berikut ini!</p>
564 <p>Dari gambar tersebut, panjang x dapat dihitung dengan menggunakan Teorema Pythagoras sebagai berikut.</p>
564 <p>Dari gambar tersebut, panjang x dapat dihitung dengan menggunakan Teorema Pythagoras sebagai berikut.</p>
565 <p>Dengan demikian, nilai x yang tepat adalah 25 cm.</p>
565 <p>Dengan demikian, nilai x yang tepat adalah 25 cm.</p>
566 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
566 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
567 <p><strong>Baca Juga:<a>Rumus Teorema Pythagoras, Sejarah &amp; Contoh Soal</a></strong></p>
567 <p><strong>Baca Juga:<a>Rumus Teorema Pythagoras, Sejarah &amp; Contoh Soal</a></strong></p>
568 <p><strong>Topik</strong><strong>: Lingkaran</strong></p>
568 <p><strong>Topik</strong><strong>: Lingkaran</strong></p>
569 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sudut Pusat dan Sudut Keliling</strong></p>
569 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sudut Pusat dan Sudut Keliling</strong></p>
570 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
570 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
571 <p>2. Perhatikan gambar di bawah ini!</p>
571 <p>2. Perhatikan gambar di bawah ini!</p>
572 <p>Jika m∠ABE+m∠ACE+m∠ADE=105°, maka m∠DOE adalah ….</p>
572 <p>Jika m∠ABE+m∠ACE+m∠ADE=105°, maka m∠DOE adalah ….</p>
573 <ol><li>35°</li>
573 <ol><li>35°</li>
574 <li>70°</li>
574 <li>70°</li>
575 <li>110°</li>
575 <li>110°</li>
576 <li>135°</li>
576 <li>135°</li>
577 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
577 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
578 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
578 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
579 <p>Perhatikan bahwa ∠ABE, ∠ACE, dan ∠ADE merupakan sudut keliling yang menghadap busur, sehingga besar ketiga sudut tersebut sama atau dapat ditulis sebagai berikut.</p>
579 <p>Perhatikan bahwa ∠ABE, ∠ACE, dan ∠ADE merupakan sudut keliling yang menghadap busur, sehingga besar ketiga sudut tersebut sama atau dapat ditulis sebagai berikut.</p>
580 <p>m∠ABE = m∠ACE = m∠ADE</p>
580 <p>m∠ABE = m∠ACE = m∠ADE</p>
581 <p>Diketahui bahwa m∠ABE+m∠ACE+m∠ADE=105°. Akibatnya, didapat persamaan sebagai berikut.</p>
581 <p>Diketahui bahwa m∠ABE+m∠ACE+m∠ADE=105°. Akibatnya, didapat persamaan sebagai berikut.</p>
582 <p>Kemudian, dapat diperhatikan bahwa merupakan sudut pusat yang menghadap busur.</p>
582 <p>Kemudian, dapat diperhatikan bahwa merupakan sudut pusat yang menghadap busur.</p>
583 <p>Ingat bahwa besar sudut pusat=2∙besar sudut keliling sehingga didapat persamaan sebagai berikut.</p>
583 <p>Ingat bahwa besar sudut pusat=2∙besar sudut keliling sehingga didapat persamaan sebagai berikut.</p>
584 <p>m∠AOE = 2 ∙ m∠ADE = 2 ∙ 35° = 70°</p>
584 <p>m∠AOE = 2 ∙ m∠ADE = 2 ∙ 35° = 70°</p>
585 <p>Karena ∠AOE dan ∠DOE merupakan dua sudut yang saling berpelurus, maka m∠DOE dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
585 <p>Karena ∠AOE dan ∠DOE merupakan dua sudut yang saling berpelurus, maka m∠DOE dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
586 <p>m∠DOE = 180° - m∠AOE = 180° - 70° = 110°</p>
586 <p>m∠DOE = 180° - m∠AOE = 180° - 70° = 110°</p>
587 <p>Dengan demikian, m∠DOE adalah 110°.</p>
587 <p>Dengan demikian, m∠DOE adalah 110°.</p>
588 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
588 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
589 <p><strong>Baca Juga:<a>Rumus Menghitung Unsur-Unsur Lingkaran &amp; Contoh</a></strong></p>
589 <p><strong>Baca Juga:<a>Rumus Menghitung Unsur-Unsur Lingkaran &amp; Contoh</a></strong></p>
590 <p><strong>Topik</strong><strong>: Garis Singgung Lingkaran</strong></p>
590 <p><strong>Topik</strong><strong>: Garis Singgung Lingkaran</strong></p>
591 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Aplikasi Garis Singgung Lingkaran</strong></p>
591 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Aplikasi Garis Singgung Lingkaran</strong></p>
592 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
592 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
593 <p>3. Sebuah kendaraan pada daerah bersalju memiliki roda rantai seperti gambar berikut.</p>
593 <p>3. Sebuah kendaraan pada daerah bersalju memiliki roda rantai seperti gambar berikut.</p>
594 <p>Diketahui jari-jari roda adalah 35 cm. Jika banyak putaran roda rantai adalah 50 kali, maka jarak yang ditempuh kendaraan tersebut adalah … m. Catatan: gunakan </p>
594 <p>Diketahui jari-jari roda adalah 35 cm. Jika banyak putaran roda rantai adalah 50 kali, maka jarak yang ditempuh kendaraan tersebut adalah … m. Catatan: gunakan </p>
595 <ol><li>250</li>
595 <ol><li>250</li>
596 <li>335</li>
596 <li>335</li>
597 <li>390</li>
597 <li>390</li>
598 <li>500</li>
598 <li>500</li>
599 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
599 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
600 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
600 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
601 <p>Perhatikan gambar berikut!</p>
601 <p>Perhatikan gambar berikut!</p>
602 <p>Panjang rantai dari titik A ke titik B sama dengan panjang rantai dari titik C ke titik D yakni r + 2r + 2r + 2r + r = 8r.</p>
602 <p>Panjang rantai dari titik A ke titik B sama dengan panjang rantai dari titik C ke titik D yakni r + 2r + 2r + 2r + r = 8r.</p>
603 <p>Kemudian, panjang busur AD sama dengan panjang busur BC yaitu setengah keliling roda.</p>
603 <p>Kemudian, panjang busur AD sama dengan panjang busur BC yaitu setengah keliling roda.</p>
604 <p>Jarak tempuh satu putaran roda rantai dapat ditentukan melalui perhitungan berikut.</p>
604 <p>Jarak tempuh satu putaran roda rantai dapat ditentukan melalui perhitungan berikut.</p>
605 <p>Diketahui bahwa roda rantai tersebut berputar sebanyak 50 kali.</p>
605 <p>Diketahui bahwa roda rantai tersebut berputar sebanyak 50 kali.</p>
606 <p>Dengan demikian, jarak yang ditempuh kendaraan tersebut adalah</p>
606 <p>Dengan demikian, jarak yang ditempuh kendaraan tersebut adalah</p>
607 <p>50 × 780 cm = 39.000 cm = 390 m.</p>
607 <p>50 × 780 cm = 39.000 cm = 390 m.</p>
608 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
608 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
609 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bangun Ruang Sisi Datar</strong></p>
609 <p><strong>Topik</strong><strong>: Bangun Ruang Sisi Datar</strong></p>
610 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Prisma</strong></p>
610 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Prisma</strong></p>
611 <p><strong>Level</strong><strong>: Medium</strong></p>
611 <p><strong>Level</strong><strong>: Medium</strong></p>
612 <p>4. Perhatikan gambar berikut!</p>
612 <p>4. Perhatikan gambar berikut!</p>
613 <p>dengan ukuran alas prisma sebagai berikut.</p>
613 <p>dengan ukuran alas prisma sebagai berikut.</p>
614 <p>Volume prisma segi lima di atas adalah … cm3.</p>
614 <p>Volume prisma segi lima di atas adalah … cm3.</p>
615 <ol><li>373</li>
615 <ol><li>373</li>
616 <li>294</li>
616 <li>294</li>
617 <li>441</li>
617 <li>441</li>
618 <li>588</li>
618 <li>588</li>
619 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
619 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
620 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
620 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
621 <p>Ingat kembali bahwa volume prisma dapat dicari dengan menggunakan rumus V = Lalas × t.</p>
621 <p>Ingat kembali bahwa volume prisma dapat dicari dengan menggunakan rumus V = Lalas × t.</p>
622 <p>Perhatikan gambar berikut!</p>
622 <p>Perhatikan gambar berikut!</p>
623 <p>Dapat diperhatikan bahwa sisi alas tersebut terdiri dari persegi panjang ABCE dan segitiga sama kaki CDE.</p>
623 <p>Dapat diperhatikan bahwa sisi alas tersebut terdiri dari persegi panjang ABCE dan segitiga sama kaki CDE.</p>
624 <p>Akibatnya, luas alasnya adalah luas dari persegi panjang ABCE ditambah luas segitiga CDE.</p>
624 <p>Akibatnya, luas alasnya adalah luas dari persegi panjang ABCE ditambah luas segitiga CDE.</p>
625 <p>Terlebih dahulu, akan dicari luas dari persegi panjang ABCE. Perhatikan bahwa persegi panjang ABCE memiliki panjang 7 cm dan lebar 2 cm. Oleh karena itu, luas ABCE adalah sebagai berikut.</p>
625 <p>Terlebih dahulu, akan dicari luas dari persegi panjang ABCE. Perhatikan bahwa persegi panjang ABCE memiliki panjang 7 cm dan lebar 2 cm. Oleh karena itu, luas ABCE adalah sebagai berikut.</p>
626 <p>Selanjutnya, akan dicari luas dari segitiga CDE. Perhatikan bahwa segitiga CDE memiliki panjang alas 7 cm, dan tingginya adalah 4 cm - 2 cm = 2 cm. Oleh karena itu, luas CDE adalah sebagai berikut.</p>
626 <p>Selanjutnya, akan dicari luas dari segitiga CDE. Perhatikan bahwa segitiga CDE memiliki panjang alas 7 cm, dan tingginya adalah 4 cm - 2 cm = 2 cm. Oleh karena itu, luas CDE adalah sebagai berikut.</p>
627 <p>Dengan demikian, luas alas prisma tersebut adalah 14 + 7 = 21 cm2.</p>
627 <p>Dengan demikian, luas alas prisma tersebut adalah 14 + 7 = 21 cm2.</p>
628 <p>Dari soal diketahui tinggi prisma adalah 14 cm. Oleh karena itu, volume prisma dapat ditentukan melalui perhitungan berikut.</p>
628 <p>Dari soal diketahui tinggi prisma adalah 14 cm. Oleh karena itu, volume prisma dapat ditentukan melalui perhitungan berikut.</p>
629 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
629 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
630 <p><strong>Baca Juga:<a>Rumus Luas &amp; Volume Prisma serta Contoh Soalnya</a></strong></p>
630 <p><strong>Baca Juga:<a>Rumus Luas &amp; Volume Prisma serta Contoh Soalnya</a></strong></p>
631 <p><strong>Topik</strong><strong>: Statistika</strong></p>
631 <p><strong>Topik</strong><strong>: Statistika</strong></p>
632 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ukuran Pemusatan Data Tunggal</strong></p>
632 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Ukuran Pemusatan Data Tunggal</strong></p>
633 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
633 <p><strong>Level</strong><strong>: HOTS</strong></p>
634 <p>5. Rata-rata nilai ulangan matematika 18 siswa adalah 72. Ketika Adit dan Beni mengikuti ulangan susulan, nilai rata-rata seluruh siswa menjadi 71,5. Jika nilai Adit 82, maka nilai Beni adalah ….</p>
634 <p>5. Rata-rata nilai ulangan matematika 18 siswa adalah 72. Ketika Adit dan Beni mengikuti ulangan susulan, nilai rata-rata seluruh siswa menjadi 71,5. Jika nilai Adit 82, maka nilai Beni adalah ….</p>
635 <ol><li>52</li>
635 <ol><li>52</li>
636 <li>67</li>
636 <li>67</li>
637 <li>70</li>
637 <li>70</li>
638 <li>71</li>
638 <li>71</li>
639 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
639 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
640 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
640 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
641 <p>Diketahui rata-rata nilai ulangan matematika 18 siswa adalah 72, maka dapat ditulis </p>
641 <p>Diketahui rata-rata nilai ulangan matematika 18 siswa adalah 72, maka dapat ditulis </p>
642 <p>Kemudian, setelah ditambah 2 orang yang mengikuti ulangan susulan, nilai rata-ratanya menjadi 71,5, atau dapat ditulis </p>
642 <p>Kemudian, setelah ditambah 2 orang yang mengikuti ulangan susulan, nilai rata-ratanya menjadi 71,5, atau dapat ditulis </p>
643 <p>Misalkan xA adalah nilai Andi dan xB adalah nilai Beni.</p>
643 <p>Misalkan xA adalah nilai Andi dan xB adalah nilai Beni.</p>
644 <p>Dari informasi-informasi tersebut, diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
644 <p>Dari informasi-informasi tersebut, diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
645 <p>Dengan demikian, nilai Beni adalah 52.</p>
645 <p>Dengan demikian, nilai Beni adalah 52.</p>
646 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
646 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
647 <p><strong>Topik: Lingkaran</strong></p>
647 <p><strong>Topik: Lingkaran</strong></p>
648 <p><strong>Subtopik: Keliling dan Luas Lingkaran</strong></p>
648 <p><strong>Subtopik: Keliling dan Luas Lingkaran</strong></p>
649 <p>6. Luas lingkaran yang memiliki jari-jari 14 m adalah … m².</p>
649 <p>6. Luas lingkaran yang memiliki jari-jari 14 m adalah … m².</p>
650 <ol><li>154</li>
650 <ol><li>154</li>
651 <li>308</li>
651 <li>308</li>
652 <li>616</li>
652 <li>616</li>
653 <li>1.078</li>
653 <li>1.078</li>
654 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
654 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
655 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
655 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
656 <p>Luas lingkaran dapat ditentukan dengan perhitungan berikut.</p>
656 <p>Luas lingkaran dapat ditentukan dengan perhitungan berikut.</p>
657 <p>Dengan demikian, luas lingkaran tersebut adalah 616 m².</p>
657 <p>Dengan demikian, luas lingkaran tersebut adalah 616 m².</p>
658 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
658 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
659 <p><strong>Topik: Bangun Ruang Sisi Datar</strong></p>
659 <p><strong>Topik: Bangun Ruang Sisi Datar</strong></p>
660 <p><strong>Subtopik: Prisma</strong></p>
660 <p><strong>Subtopik: Prisma</strong></p>
661 <p>7. Suatu prisma alasnya berbentuk segitiga siku-siku dengan panjang sisi-sisinya adalah 6cm, 8 cm, dan 10 cm, serta tinggi prisma 12 cm. Luas permukaan prisma tersebut adalah … cm².</p>
661 <p>7. Suatu prisma alasnya berbentuk segitiga siku-siku dengan panjang sisi-sisinya adalah 6cm, 8 cm, dan 10 cm, serta tinggi prisma 12 cm. Luas permukaan prisma tersebut adalah … cm².</p>
662 <ol><li>336</li>
662 <ol><li>336</li>
663 <li>463</li>
663 <li>463</li>
664 <li>533</li>
664 <li>533</li>
665 <li>663</li>
665 <li>663</li>
666 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
666 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
667 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
667 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
668 <p>Diketahui bahwa tinggi prisma adalah 12 cm dan alas berbentuk segitiga siku-siku dengan panjang sisi-sisinya adalah 6 cm, 8 cm, dan 10 cm. Ingat kembali bahwa panjang hipotenusa segitiga siku-siku adalah panjang sisi yang terpanjang. Berarti, panjang sisi miring segitiga tersebut adalah 10 cm. Akibatnya, panjang sisi siku-siku segitiga tersebut adalah 8 cm dan 6 cm. Dimisalkan panjang alas segitiga adalah 6 cm dan tingginya adalah 8 cm sehingga diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
668 <p>Diketahui bahwa tinggi prisma adalah 12 cm dan alas berbentuk segitiga siku-siku dengan panjang sisi-sisinya adalah 6 cm, 8 cm, dan 10 cm. Ingat kembali bahwa panjang hipotenusa segitiga siku-siku adalah panjang sisi yang terpanjang. Berarti, panjang sisi miring segitiga tersebut adalah 10 cm. Akibatnya, panjang sisi siku-siku segitiga tersebut adalah 8 cm dan 6 cm. Dimisalkan panjang alas segitiga adalah 6 cm dan tingginya adalah 8 cm sehingga diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut.</p>
669 <p>Dengan demikian, luas permukaan prisma tersebut adalah 336 cm².</p>
669 <p>Dengan demikian, luas permukaan prisma tersebut adalah 336 cm².</p>
670 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
670 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
671 <p>Oke, itulah beberapa latihan soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kelas 8 SMP tahun 2025 beserta pembahasannya. Semoga kumpulan contoh soal di atas bisa membantu kamu memperdalam materi yang akan diujikan nanti, ya. Tapiiii, kalau kamu masih butuh latihan soal yang lebih banyak, kamu bisa meluncur ke<strong><a>ruangbelajar</a></strong>. Langsung klik banner di bawah ini, ya!</p>
671 <p>Oke, itulah beberapa latihan soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kelas 8 SMP tahun 2025 beserta pembahasannya. Semoga kumpulan contoh soal di atas bisa membantu kamu memperdalam materi yang akan diujikan nanti, ya. Tapiiii, kalau kamu masih butuh latihan soal yang lebih banyak, kamu bisa meluncur ke<strong><a>ruangbelajar</a></strong>. Langsung klik banner di bawah ini, ya!</p>
672  
672