HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p>RG Squad, kamu masih ingat materi tentang<a><strong>ruang sampel</strong></a>? Banyak anggota ruang sampel untuk 2 buah dadu adalah 36 buah. Lalu apa hubungannya dengan peluang teoritik? Ternyata, ruang sampel merupakan dasar untuk menentukannya.<em>Nah</em>, untuk lebih lengkapnya, silakan kamu perhatikan materi di bawah ini ya!</p>
1 <p>RG Squad, kamu masih ingat materi tentang<a><strong>ruang sampel</strong></a>? Banyak anggota ruang sampel untuk 2 buah dadu adalah 36 buah. Lalu apa hubungannya dengan peluang teoritik? Ternyata, ruang sampel merupakan dasar untuk menentukannya.<em>Nah</em>, untuk lebih lengkapnya, silakan kamu perhatikan materi di bawah ini ya!</p>
2 <p>tabel ruang sampel</p>
2 <p>tabel ruang sampel</p>
3 <p><strong>Peluang teoritik adalah perbandingan antara frekuensi kejadian yang diharapkan terhadap frekuensi kejadian yang mungkin (ruang sampel)</strong>. Biasanya peluang teoritik digunakan saat percobaan yang dilakukan hanya satu kali.</p>
3 <p><strong>Peluang teoritik adalah perbandingan antara frekuensi kejadian yang diharapkan terhadap frekuensi kejadian yang mungkin (ruang sampel)</strong>. Biasanya peluang teoritik digunakan saat percobaan yang dilakukan hanya satu kali.</p>
4 <p>Supaya kamu mengerti hubungan antara ruang sampel dengan peluang teoritik, perhatikan beberapa contoh soal berikut.</p>
4 <p>Supaya kamu mengerti hubungan antara ruang sampel dengan peluang teoritik, perhatikan beberapa contoh soal berikut.</p>
5 <p><strong>Contoh 1:</strong></p>
5 <p><strong>Contoh 1:</strong></p>
6 <p>Dua buah dadu hitam dan merah dilempar bersama-sama. Peluang munculnya dadu pertama bermata 3 adalah</p>
6 <p>Dua buah dadu hitam dan merah dilempar bersama-sama. Peluang munculnya dadu pertama bermata 3 adalah</p>
7 <p>Jawab:</p>
7 <p>Jawab:</p>
8 <p>Berdasarkan tabel di atas, n(S) = 36A = kejadian muncul mata dadu pertama bermata 3 = (3,1) , (3,2), (3,3), (3,4), (3,5), (3,6), n(A) = 6</p>
8 <p>Berdasarkan tabel di atas, n(S) = 36A = kejadian muncul mata dadu pertama bermata 3 = (3,1) , (3,2), (3,3), (3,4), (3,5), (3,6), n(A) = 6</p>
9 <p>Munculnya dadu pertama bermata 3:</p>
9 <p>Munculnya dadu pertama bermata 3:</p>
10 <p><strong>Contoh 2:</strong></p>
10 <p><strong>Contoh 2:</strong></p>
11 <p>Pada Sebuah kantong terdapat 40 kelereng dengan warna merah 16 buah, hijau 8 buah dan sisanya berwarna biru, kemudian diambil satu buah kelereng secara acak. Tentukan peluang jika yang terambil adalah kelereng biru?</p>
11 <p>Pada Sebuah kantong terdapat 40 kelereng dengan warna merah 16 buah, hijau 8 buah dan sisanya berwarna biru, kemudian diambil satu buah kelereng secara acak. Tentukan peluang jika yang terambil adalah kelereng biru?</p>
12 <p>Jawab:</p>
12 <p>Jawab:</p>
13 <p>Banyaknya seluruh kelereng, n(S) = 40</p>
13 <p>Banyaknya seluruh kelereng, n(S) = 40</p>
14 <p>Jumlah kelereng merah = 16</p>
14 <p>Jumlah kelereng merah = 16</p>
15 <p>Jumlah kelereng hijau = 8</p>
15 <p>Jumlah kelereng hijau = 8</p>
16 <p>Jumlah kelereng biru, n(biru)= 40-16-8 = 16</p>
16 <p>Jumlah kelereng biru, n(biru)= 40-16-8 = 16</p>
17 <p>Peluang terambil kelereng biru:</p>
17 <p>Peluang terambil kelereng biru:</p>
18 <p><i>Nah,</i>kalau masih ada yang belum jelas? Kamu bisa liat penjelasan lebih lengkap lewat video belajar beranimasi di<a><strong>ruangbelajar</strong></a><em>yuk</em>!</p>
18 <p><i>Nah,</i>kalau masih ada yang belum jelas? Kamu bisa liat penjelasan lebih lengkap lewat video belajar beranimasi di<a><strong>ruangbelajar</strong></a><em>yuk</em>!</p>
19 <p><strong>Referensi:</strong></p>
19 <p><strong>Referensi:</strong></p>
20 <p>Subchan, Winarni, Hanafi L, dkk. (2015) Matematika SMP/MTs Kelas IX. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan</p>
20 <p>Subchan, Winarni, Hanafi L, dkk. (2015) Matematika SMP/MTs Kelas IX. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan</p>
21 <p><em>Artikel diperbarui pada 15 Januari 2021</em></p>
21 <p><em>Artikel diperbarui pada 15 Januari 2021</em></p>
22  
22