HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Dalam ekonomi, kamu pasti akan bertemu istilah kelangkaan dan kebutuhan manusia. Hmm… seperti apa konsep dan hubungannya, ya? Simak penjelasan di<strong><a>artikel Ekonomi kelas 7</a></strong>berikut!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Dalam ekonomi, kamu pasti akan bertemu istilah kelangkaan dan kebutuhan manusia. Hmm… seperti apa konsep dan hubungannya, ya? Simak penjelasan di<strong><a>artikel Ekonomi kelas 7</a></strong>berikut!</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
3 <p>Kamu pernah nggak sih ingin beli mainan, tapi akhirnya nggak kesampaian? Rasanya gimana tuh? Sedih kan? Pasti di antara kamu ada yang ngambek ke ayah dan ibu deh. Padahal, kalau kamu mau tahu, ada alasan kenapa ayah dan ibu kamu nggak mau membelikan mainan tersebut. Ya, mungkin saja karena harganya mahal alias tidak gratis.</p>
3 <p>Kamu pernah nggak sih ingin beli mainan, tapi akhirnya nggak kesampaian? Rasanya gimana tuh? Sedih kan? Pasti di antara kamu ada yang ngambek ke ayah dan ibu deh. Padahal, kalau kamu mau tahu, ada alasan kenapa ayah dan ibu kamu nggak mau membelikan mainan tersebut. Ya, mungkin saja karena harganya mahal alias tidak gratis.</p>
4 <p>Mahalnya suatu barang itu bisa jadi karena produksinya sedikit, atau jarang yang bisa memproduksinya. Bahasa kerennya itu<em>limited edition</em>. Kamu tahu nggak kalau itu tadi contoh dari sebuah konsep kelangkaan?</p>
4 <p>Mahalnya suatu barang itu bisa jadi karena produksinya sedikit, atau jarang yang bisa memproduksinya. Bahasa kerennya itu<em>limited edition</em>. Kamu tahu nggak kalau itu tadi contoh dari sebuah konsep kelangkaan?</p>
5 <p>Kok bisa?</p>
5 <p>Kok bisa?</p>
6 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli, Tujuan &amp; Manfaatnya</a></strong></p>
6 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Ilmu Ekonomi Menurut Para Ahli, Tujuan &amp; Manfaatnya</a></strong></p>
7 <h2>Apa itu Kelangkaan Barang dan Jasa?</h2>
7 <h2>Apa itu Kelangkaan Barang dan Jasa?</h2>
8 <p>Kelangkaan adalah<strong>kondisi ketika jumlah kebutuhan manusia tidak sebanding dengan alat pemenuhan kebutuhannya</strong>. Kelangkaan itu merupakan suatu masalah dalam ekonomi. Kelangkaan timbul karena barang yang kita inginkan jumlahnya terbatas, sedangkan keinginan manusia tidak terbatas. Berbanding terbalik kan?</p>
8 <p>Kelangkaan adalah<strong>kondisi ketika jumlah kebutuhan manusia tidak sebanding dengan alat pemenuhan kebutuhannya</strong>. Kelangkaan itu merupakan suatu masalah dalam ekonomi. Kelangkaan timbul karena barang yang kita inginkan jumlahnya terbatas, sedangkan keinginan manusia tidak terbatas. Berbanding terbalik kan?</p>
9 <p>Sama kayak gas yang sempat langka beberapa waktu lalu. Itu karena produksinya yang terkendala, tapi kita yang butuh pasti banyak. Maka timbul kelangkaan dengan tandanya antrian yang panjang banget. Kelangkaan ini secara gak langsung memaksa manusia untuk memutar otak agar membuat pilihan lain (atau substitusi) yang lebih efisien.</p>
9 <p>Sama kayak gas yang sempat langka beberapa waktu lalu. Itu karena produksinya yang terkendala, tapi kita yang butuh pasti banyak. Maka timbul kelangkaan dengan tandanya antrian yang panjang banget. Kelangkaan ini secara gak langsung memaksa manusia untuk memutar otak agar membuat pilihan lain (atau substitusi) yang lebih efisien.</p>
10 <p><em>Ilustrasi Kelangkaan Gas</em></p>
10 <p><em>Ilustrasi Kelangkaan Gas</em></p>
11 <p>Oh iya, kelangkaan bisa terjadi karena beberapa faktor, lho! Di antaranya perbedaan letak geografis, pertumbuhan penduduk, perkembangan teknologi, dan bencana alam. Contoh kelangkaan yang terjadi karena faktor letak geografis, misalnya wilayah yang berada di pegunungan dan perkotaan.</p>
11 <p>Oh iya, kelangkaan bisa terjadi karena beberapa faktor, lho! Di antaranya perbedaan letak geografis, pertumbuhan penduduk, perkembangan teknologi, dan bencana alam. Contoh kelangkaan yang terjadi karena faktor letak geografis, misalnya wilayah yang berada di pegunungan dan perkotaan.</p>
12 <p>Di pegunungan, pasti memiliki banyak cadangan air bersih. Sementara itu, di perkotaan, bisa dibilang langka. Hal ini disebabkan karena di pegunungan, masih banyak pohon-pohon yang bisa menyerap air, sedangkan di perkotaan sedikit. Paham, ya?</p>
12 <p>Di pegunungan, pasti memiliki banyak cadangan air bersih. Sementara itu, di perkotaan, bisa dibilang langka. Hal ini disebabkan karena di pegunungan, masih banyak pohon-pohon yang bisa menyerap air, sedangkan di perkotaan sedikit. Paham, ya?</p>
13 <p>Tapi, apa sih penyebab dari kelangkaan sumber daya ekonomi?</p>
13 <p>Tapi, apa sih penyebab dari kelangkaan sumber daya ekonomi?</p>
14 <h2>Penyebab Kelangkaan Sumber Daya Ekonomi</h2>
14 <h2>Penyebab Kelangkaan Sumber Daya Ekonomi</h2>
15 <p>Apa sih pengertian kelangkaan dalam ilmu ekonomi? Kelangkaan (<em>scarcity</em>) dalam ilmu ekonomi adalah<strong>kesenjangan antara sumber daya ekonomi yang terbatas dengan jumlah kebutuhan hidup yang tidak terbatas.</strong>Kelangkaan sumber daya ekonomi dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya yaitu:</p>
15 <p>Apa sih pengertian kelangkaan dalam ilmu ekonomi? Kelangkaan (<em>scarcity</em>) dalam ilmu ekonomi adalah<strong>kesenjangan antara sumber daya ekonomi yang terbatas dengan jumlah kebutuhan hidup yang tidak terbatas.</strong>Kelangkaan sumber daya ekonomi dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya yaitu:</p>
16 <h3>1. Perbedaan Letak Geografis</h3>
16 <h3>1. Perbedaan Letak Geografis</h3>
17 <p>Sadar <em>nggak sih</em>, kamu? Enggak semua wilayah di muka bumi ini memiliki sumber daya alam yang sama, <em>loh.</em></p>
17 <p>Sadar <em>nggak sih</em>, kamu? Enggak semua wilayah di muka bumi ini memiliki sumber daya alam yang sama, <em>loh.</em></p>
18 <p>Ada wilayah yang kaya dengan hasil laut, ada wilayah yang kaya dengan hasil tambang, ada wilayah yang tanahnya sangat subur, sehingga bisa ditanami berbagai macam tanaman, tapi ada juga wilayah yang kering dan sulit mendapatkan air.</p>
18 <p>Ada wilayah yang kaya dengan hasil laut, ada wilayah yang kaya dengan hasil tambang, ada wilayah yang tanahnya sangat subur, sehingga bisa ditanami berbagai macam tanaman, tapi ada juga wilayah yang kering dan sulit mendapatkan air.</p>
19 <p><em>Nah</em>, hal ini menunjukan bahwa sumber daya alam <em>nggak</em> tersebar secara merata di muka bumi, sehingga menyebabkan kelangkaan sumber daya.</p>
19 <p><em>Nah</em>, hal ini menunjukan bahwa sumber daya alam <em>nggak</em> tersebar secara merata di muka bumi, sehingga menyebabkan kelangkaan sumber daya.</p>
20 <p><strong>Baca Juga: <a>Pengaruh Letak Geografis dan Astronomis Indonesia</a></strong></p>
20 <p><strong>Baca Juga: <a>Pengaruh Letak Geografis dan Astronomis Indonesia</a></strong></p>
21 <h3>2. Pertumbuhan Penduduk</h3>
21 <h3>2. Pertumbuhan Penduduk</h3>
22 <p>Seperti yang sudah kita ketahui, pertumbuhan penduduk terus bertambah. Namun, hal tersebut <em>nggak</em>diimbangi dengan peningkatan sumber daya alam. Oleh sebab itu, terjadi kesenjangan antara pertumbuhan penduduk dengan pertumbuhan sumber daya alam yang tersedia, sehingga terjadilah kelangkaan sumber daya alam.</p>
22 <p>Seperti yang sudah kita ketahui, pertumbuhan penduduk terus bertambah. Namun, hal tersebut <em>nggak</em>diimbangi dengan peningkatan sumber daya alam. Oleh sebab itu, terjadi kesenjangan antara pertumbuhan penduduk dengan pertumbuhan sumber daya alam yang tersedia, sehingga terjadilah kelangkaan sumber daya alam.</p>
23 <h3>3. Kemampuan Produksi</h3>
23 <h3>3. Kemampuan Produksi</h3>
24 <p>Kemampuan produksi dalam proses pembuatan dan pengolahan sumber daya mempunyai keterbatasan. Contohnya <em>nih gengs</em>, <em>skill</em> yang dimiliki setiap individu itu berbeda-beda, sehingga menghasilkan output yang berbeda pula.</p>
24 <p>Kemampuan produksi dalam proses pembuatan dan pengolahan sumber daya mempunyai keterbatasan. Contohnya <em>nih gengs</em>, <em>skill</em> yang dimiliki setiap individu itu berbeda-beda, sehingga menghasilkan output yang berbeda pula.</p>
25 <p><em>Enggak</em> hanya itu, mesin produksi pun bekerja dengan kapasitasnya masing-masing dan terbatas. Oleh karena itu terjadilah ketidakseimbangan antara permintaan dengan ketersediaan sumber daya, sehingga menyebabkan kelangkaan.</p>
25 <p><em>Enggak</em> hanya itu, mesin produksi pun bekerja dengan kapasitasnya masing-masing dan terbatas. Oleh karena itu terjadilah ketidakseimbangan antara permintaan dengan ketersediaan sumber daya, sehingga menyebabkan kelangkaan.</p>
26 <p><strong>Baca Juga: <a>Macam-Macam Kebutuhan Ekonomi dan Alat Pemenuhannya</a></strong></p>
26 <p><strong>Baca Juga: <a>Macam-Macam Kebutuhan Ekonomi dan Alat Pemenuhannya</a></strong></p>
27 <h3>4. Perkembangan Teknologi</h3>
27 <h3>4. Perkembangan Teknologi</h3>
28 <p>Pasti kamu pernah <em>kan</em>, pergi ke suatu tempat, terus sinyal internet tiba-tiba menghilang entah kemana. <em>Eh</em>, pas pindah ke tempat yang lain sinyalnya malah bagus banget. Itu artinya, perkembangan teknologi belum menyebar secara merata. Di daerah perkotaan, teknologi berkembang cukup pesat, sedangkan di daerah pedesaan, perkembangan teknologi masih terbilang lambat.</p>
28 <p>Pasti kamu pernah <em>kan</em>, pergi ke suatu tempat, terus sinyal internet tiba-tiba menghilang entah kemana. <em>Eh</em>, pas pindah ke tempat yang lain sinyalnya malah bagus banget. Itu artinya, perkembangan teknologi belum menyebar secara merata. Di daerah perkotaan, teknologi berkembang cukup pesat, sedangkan di daerah pedesaan, perkembangan teknologi masih terbilang lambat.</p>
29 <p>Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di kota lebih mudah mendapatkan informasi. Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas SDM yang tercipta. Masih ingat <em>dong</em> penjelasan pada <em>poin </em>tiga bahwa kualitas SDM yang <em>nggak</em> merata dapat menyebabkan kelangkaan sumber daya.</p>
29 <p>Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di kota lebih mudah mendapatkan informasi. Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas SDM yang tercipta. Masih ingat <em>dong</em> penjelasan pada <em>poin </em>tiga bahwa kualitas SDM yang <em>nggak</em> merata dapat menyebabkan kelangkaan sumber daya.</p>
30 <h3>5. Bencana Alam</h3>
30 <h3>5. Bencana Alam</h3>
31 <p><em>Gengs</em>, pasti sudah <em>nggak</em> asing lagi <em>dong</em> sama banjir, <strong><a>bencana alam</a></strong> yang paling sering terjadi di Indonesia.</p>
31 <p><em>Gengs</em>, pasti sudah <em>nggak</em> asing lagi <em>dong</em> sama banjir, <strong><a>bencana alam</a></strong> yang paling sering terjadi di Indonesia.</p>
32 <p>Selepas banjir, banyak sekali kerusakan yang terjadi. Mulai dari rusaknya bangunan tempat tinggal, usaha, sampai menimbulkan korban jiwa. Untuk membangun atau mengadakan kembali sumber daya yang rusak akibat bencana alam tersebut, dibutuhkan waktu yang cukup lama dan uang yang <em>nggak</em> sedikit, sehingga terjadilah kelangkaan sumber daya.</p>
32 <p>Selepas banjir, banyak sekali kerusakan yang terjadi. Mulai dari rusaknya bangunan tempat tinggal, usaha, sampai menimbulkan korban jiwa. Untuk membangun atau mengadakan kembali sumber daya yang rusak akibat bencana alam tersebut, dibutuhkan waktu yang cukup lama dan uang yang <em>nggak</em> sedikit, sehingga terjadilah kelangkaan sumber daya.</p>
33 <h2>Apa itu Kebutuhan Manusia?</h2>
33 <h2>Apa itu Kebutuhan Manusia?</h2>
34 <p>Adanya ilmu ekonomi itu merupakan salah satu cara untuk mengatasi kelangkaan untuk memenuhi kebutuan manusia. Eh, ngomong-ngomong tentang kebutuhan manusia, kamu tahu nggak sih apa yang dimaksud dengan kebutuhan manusia itu?</p>
34 <p>Adanya ilmu ekonomi itu merupakan salah satu cara untuk mengatasi kelangkaan untuk memenuhi kebutuan manusia. Eh, ngomong-ngomong tentang kebutuhan manusia, kamu tahu nggak sih apa yang dimaksud dengan kebutuhan manusia itu?</p>
35 <p><strong>Konsep kebutuhan manusia adalah keinginan dari manusia yang harus dipenuhi.</strong>Kalau kebutuhan ini nggak dipenuhi, bisa mengganggu kehidupan manusia. Tapi masalahnya, nggak semua kebutuhan manusia bisa dipenuhi. Karena manusia punya keterbatasan.</p>
35 <p><strong>Konsep kebutuhan manusia adalah keinginan dari manusia yang harus dipenuhi.</strong>Kalau kebutuhan ini nggak dipenuhi, bisa mengganggu kehidupan manusia. Tapi masalahnya, nggak semua kebutuhan manusia bisa dipenuhi. Karena manusia punya keterbatasan.</p>
36 <p>Sekarang kita pelajari yuk macam-macam kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia itu bisa dibedakan menjadi 4 macam, yaitu:</p>
36 <p>Sekarang kita pelajari yuk macam-macam kebutuhan manusia. Kebutuhan manusia itu bisa dibedakan menjadi 4 macam, yaitu:</p>
37 <p>1. Menurut<strong>intensitas atau tingkatannya,</strong></p>
37 <p>1. Menurut<strong>intensitas atau tingkatannya,</strong></p>
38 <p>2. Menurut<strong>sifatnya,</strong> </p>
38 <p>2. Menurut<strong>sifatnya,</strong> </p>
39 <p>3. Menurut<strong>waktu penggunaannya,</strong></p>
39 <p>3. Menurut<strong>waktu penggunaannya,</strong></p>
40 <p>4. Menurut subjeknya.</p>
40 <p>4. Menurut subjeknya.</p>
41 <p>Kita bakal bahas satu per satu, ya!</p>
41 <p>Kita bakal bahas satu per satu, ya!</p>
42 <p><strong>Baca Juga:<a>Peran Wirausaha dalam Membangun Ekonomi Indonesia</a></strong></p>
42 <p><strong>Baca Juga:<a>Peran Wirausaha dalam Membangun Ekonomi Indonesia</a></strong></p>
43 <h3>1. Kebutuhan menurut Intensitas atau Tingkatan</h3>
43 <h3>1. Kebutuhan menurut Intensitas atau Tingkatan</h3>
44 <p>Menurut intensitas atau tingkatannya, kebutuhan manusia terbagi menjadi 3, yakni kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.</p>
44 <p>Menurut intensitas atau tingkatannya, kebutuhan manusia terbagi menjadi 3, yakni kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.</p>
45 <h4>a. Kebutuhan primer</h4>
45 <h4>a. Kebutuhan primer</h4>
46 <p>Pasti kamu sering mendengar kata-kata sandang, pangan, dan papan, kan? Kalau zaman<em>now</em>ditambah dengan<em>charger</em>-an<em>he he he.</em>Nah,<strong>kebutuhan primer itu merupakan kebutuhan yang paling penting untuk dipenuhi</strong>. Kalau tidak terpenuhi, maka akan mengancam hidup manusia. Contoh kebutuhan primer, yakni makan, minum, pakaian, dan tempat tinggal. </p>
46 <p>Pasti kamu sering mendengar kata-kata sandang, pangan, dan papan, kan? Kalau zaman<em>now</em>ditambah dengan<em>charger</em>-an<em>he he he.</em>Nah,<strong>kebutuhan primer itu merupakan kebutuhan yang paling penting untuk dipenuhi</strong>. Kalau tidak terpenuhi, maka akan mengancam hidup manusia. Contoh kebutuhan primer, yakni makan, minum, pakaian, dan tempat tinggal. </p>
47 <h4>b. Kebutuhan sekunder</h4>
47 <h4>b. Kebutuhan sekunder</h4>
48 <p>Kalau primer sudah terpenuhi, maka kebutuhan manusia akan meningkat, nih. Yups,<strong>kebutuhan sekunder itu merupakan kebutuhan yang kepentingannya berada di tengah-tengah</strong>. Kalau kebutuhan ini nggak terpenuhi, nggak bikin hidup manusia terancam kok. Contoh kebutuhan sekunder, yakni meja, kursi,<em>handphone</em>, dan koneksi internet.</p>
48 <p>Kalau primer sudah terpenuhi, maka kebutuhan manusia akan meningkat, nih. Yups,<strong>kebutuhan sekunder itu merupakan kebutuhan yang kepentingannya berada di tengah-tengah</strong>. Kalau kebutuhan ini nggak terpenuhi, nggak bikin hidup manusia terancam kok. Contoh kebutuhan sekunder, yakni meja, kursi,<em>handphone</em>, dan koneksi internet.</p>
49 <h4>c. Kebutuhan tersier</h4>
49 <h4>c. Kebutuhan tersier</h4>
50 <p>Kamu pernah lihat nggak mobil sport yang mewah banget? Harganya yang bisa milyaran rupiah itu, lho! Nah, itu termasuk kebutuhan tersier. Kebutuhan ini sama sekali tidak mengancam kehidupan manusia, hanya mengancam gengsi saja. Yups! Kebutuhan ini lebih mengedepankan gengsi. Contoh kebutuhan tersier, yakni mobil mewah, kapal pesiar, motor sport yang mahal.</p>
50 <p>Kamu pernah lihat nggak mobil sport yang mewah banget? Harganya yang bisa milyaran rupiah itu, lho! Nah, itu termasuk kebutuhan tersier. Kebutuhan ini sama sekali tidak mengancam kehidupan manusia, hanya mengancam gengsi saja. Yups! Kebutuhan ini lebih mengedepankan gengsi. Contoh kebutuhan tersier, yakni mobil mewah, kapal pesiar, motor sport yang mahal.</p>
51 <h3>2. Kebutuhan menurut Sifat</h3>
51 <h3>2. Kebutuhan menurut Sifat</h3>
52 <p><strong>Kebutuhan menurut sifatnya</strong>ini terbagi menjadi dua, yakni<strong>kebutuhan jasmani</strong>dan<strong>kebutuhan rohani</strong>.</p>
52 <p><strong>Kebutuhan menurut sifatnya</strong>ini terbagi menjadi dua, yakni<strong>kebutuhan jasmani</strong>dan<strong>kebutuhan rohani</strong>.</p>
53 <h4><strong>a. Kebutuhan jasmani</strong></h4>
53 <h4><strong>a. Kebutuhan jasmani</strong></h4>
54 <p><strong>Kebutuhan jasmani</strong>ini merupakan<strong>kebutuhan yang diperlukan oleh fisik tubuh manusia</strong>seperti makan, minum, olahraga, dan obat jika kamu sakit.</p>
54 <p><strong>Kebutuhan jasmani</strong>ini merupakan<strong>kebutuhan yang diperlukan oleh fisik tubuh manusia</strong>seperti makan, minum, olahraga, dan obat jika kamu sakit.</p>
55 <h4><strong>b. Kebutuhan rohani</strong></h4>
55 <h4><strong>b. Kebutuhan rohani</strong></h4>
56 <p><strong>Kalau kebutuhan rohani</strong>ini<strong>diperlukan batin atau jiwa manusia</strong>, seperti ketenangan, keamanan, dan kesehatan mental.</p>
56 <p><strong>Kalau kebutuhan rohani</strong>ini<strong>diperlukan batin atau jiwa manusia</strong>, seperti ketenangan, keamanan, dan kesehatan mental.</p>
57 <h3>3. Kebutuhan menurut Waktu Penggunaannya</h3>
57 <h3>3. Kebutuhan menurut Waktu Penggunaannya</h3>
58 <p>Jika<strong>berdasarkan waktu penggunaannya</strong>maka terbagi menjadi dua, yakni<strong>sekarang</strong>dan<strong>yang akan datang</strong>.</p>
58 <p>Jika<strong>berdasarkan waktu penggunaannya</strong>maka terbagi menjadi dua, yakni<strong>sekarang</strong>dan<strong>yang akan datang</strong>.</p>
59 <h4><strong>a. Kebutuhan sekarang</strong></h4>
59 <h4><strong>a. Kebutuhan sekarang</strong></h4>
60 <p>Kebutuhan sekarang merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang ini dan tidak dapat ditunda. Misalnya nih kamu lagi lapar, maka saat itu kamu harus makan. </p>
60 <p>Kebutuhan sekarang merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang ini dan tidak dapat ditunda. Misalnya nih kamu lagi lapar, maka saat itu kamu harus makan. </p>
61 <h4><strong>b. Kebutuhan yang akan datang</strong></h4>
61 <h4><strong>b. Kebutuhan yang akan datang</strong></h4>
62 <p>Kebutuhan yang akan datang merupakan kebutuhan yang dapat ditunda atau ditangguhkan karena dibutuhkannya di masa yang akan datang, seperti menabung atau ikut jaminan kesehatan kalau kamu tiba-tiba sakit.</p>
62 <p>Kebutuhan yang akan datang merupakan kebutuhan yang dapat ditunda atau ditangguhkan karena dibutuhkannya di masa yang akan datang, seperti menabung atau ikut jaminan kesehatan kalau kamu tiba-tiba sakit.</p>
63 <h3>4. Kebutuhan menurut Subjeknya</h3>
63 <h3>4. Kebutuhan menurut Subjeknya</h3>
64 <p>Kalau<strong>kebutuhan menurut subjeknya</strong>itu terbagi menjadi<strong>kebutuhan individual</strong>dan<strong>kebutuhan kelompok</strong>.</p>
64 <p>Kalau<strong>kebutuhan menurut subjeknya</strong>itu terbagi menjadi<strong>kebutuhan individual</strong>dan<strong>kebutuhan kelompok</strong>.</p>
65 <h4><strong>a. Kebutuhan individual</strong></h4>
65 <h4><strong>a. Kebutuhan individual</strong></h4>
66 <p>Kebutuhan individual itu contohnya kalau kamu udah pakai pasta gigi buat gosok gigi nih, nah pasta gigi tadi nggak bisa dikembalikan dalam isi yang<em>full</em>lagi kan? Sama kayak kamu beli air mineral dalam botol. Sudah kamu minum satu kali tegukan, nggak bisa<em>full</em>lagi kan isinya? Seperti itulah kebutuhan individual yang mana jika sudah digunakan, maka tidak dapat digunakan kembali lagi.</p>
66 <p>Kebutuhan individual itu contohnya kalau kamu udah pakai pasta gigi buat gosok gigi nih, nah pasta gigi tadi nggak bisa dikembalikan dalam isi yang<em>full</em>lagi kan? Sama kayak kamu beli air mineral dalam botol. Sudah kamu minum satu kali tegukan, nggak bisa<em>full</em>lagi kan isinya? Seperti itulah kebutuhan individual yang mana jika sudah digunakan, maka tidak dapat digunakan kembali lagi.</p>
67 <h4><strong>b. Kebutuhan kelompok</strong></h4>
67 <h4><strong>b. Kebutuhan kelompok</strong></h4>
68 <p>Nah, kalau kebutuhan kelompok itu kebutuhan yang ada kaitannya dengan orang banyak. Artinya, kebutuhan itu bisa digunakan bersama-sama. Contohnya ya seperti jembatan dan jalan raya.</p>
68 <p>Nah, kalau kebutuhan kelompok itu kebutuhan yang ada kaitannya dengan orang banyak. Artinya, kebutuhan itu bisa digunakan bersama-sama. Contohnya ya seperti jembatan dan jalan raya.</p>
69 <p>Masih mau belajar lagi tentang konsep kelangkaan dan kebutuhan manusia? Yuk, belajar bareng dengan kakak kakak Master Teacher di<a>ruangbelajar</a>. Belajar lewat video animasi menarik, dan konsep penjelasan yang mudah bikin kamu paham materi!</p>
69 <p>Masih mau belajar lagi tentang konsep kelangkaan dan kebutuhan manusia? Yuk, belajar bareng dengan kakak kakak Master Teacher di<a>ruangbelajar</a>. Belajar lewat video animasi menarik, dan konsep penjelasan yang mudah bikin kamu paham materi!</p>
70 <p><strong>Referensi:</strong></p>
70 <p><strong>Referensi:</strong></p>
71 <p>Setiawan D, Winarsih E, Sindhu Y. (2017) IPS Terpadu untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Erlangga</p>
71 <p>Setiawan D, Winarsih E, Sindhu Y. (2017) IPS Terpadu untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Erlangga</p>
72 <p><strong>Sumber foto:</strong></p>
72 <p><strong>Sumber foto:</strong></p>
73 <p>Foto ‘antrian kelangkaan bensin’ [Daring]. Tautan: https://nasional.kompas.com/read/2014/08/26/20350431/.Masa.Orang.Ngantre.Pakai.Jeriken.Dibiarin. (Diakses: 15 Desember 2020)</p>
73 <p>Foto ‘antrian kelangkaan bensin’ [Daring]. Tautan: https://nasional.kompas.com/read/2014/08/26/20350431/.Masa.Orang.Ngantre.Pakai.Jeriken.Dibiarin. (Diakses: 15 Desember 2020)</p>
74  
74