0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<p>Hari ini<em>nggak</em>terasa sudah di pertengahan bulan ya, Squad.<em>Gimana</em>, uang bulanan masih aman, ‘<em>kan</em>? Wah, kalau uang bulananmu sudah mulai menipis, berarti kamu harus mulai belajar pengelolaan keuangan, <em>nih</em>. <em>Hah, emang </em>perlu, ya? Perlu <em>banget</em>! Simak penjelasannya di bawah ini ya.</p>
1
<p>Hari ini<em>nggak</em>terasa sudah di pertengahan bulan ya, Squad.<em>Gimana</em>, uang bulanan masih aman, ‘<em>kan</em>? Wah, kalau uang bulananmu sudah mulai menipis, berarti kamu harus mulai belajar pengelolaan keuangan, <em>nih</em>. <em>Hah, emang </em>perlu, ya? Perlu <em>banget</em>! Simak penjelasannya di bawah ini ya.</p>
2
<p>Squad, bukan hanya bank atau perusahaan saja yang membutuhkan pengelolaan keuangan. Dalam kehidupan sehari-hari perannya juga tak kalah penting,<em>lho</em>. Misalnya seperti mengelola keuangan pribadai atau keluarga. Tujuannya agar masalah ekonomi di masa datang dapat terminimalisir, dan perencanaan keuangan kita bisa sesuai dengan ekspektasi. Selain itu, ada beberapa tujuan lainnya yaitu: </p>
2
<p>Squad, bukan hanya bank atau perusahaan saja yang membutuhkan pengelolaan keuangan. Dalam kehidupan sehari-hari perannya juga tak kalah penting,<em>lho</em>. Misalnya seperti mengelola keuangan pribadai atau keluarga. Tujuannya agar masalah ekonomi di masa datang dapat terminimalisir, dan perencanaan keuangan kita bisa sesuai dengan ekspektasi. Selain itu, ada beberapa tujuan lainnya yaitu: </p>
3
<p>Mengelola uang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, ada beberapa tahapan yang perlu diikuti agar tujuan-tujuan di atas dapat tercapai. Ini dia tahapan serta penjelasannya:</p>
3
<p>Mengelola uang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, ada beberapa tahapan yang perlu diikuti agar tujuan-tujuan di atas dapat tercapai. Ini dia tahapan serta penjelasannya:</p>
4
<p> Langkah-langkah dalam pengelolaan keuangan:</p>
4
<p> Langkah-langkah dalam pengelolaan keuangan:</p>
5
<p><strong>1. Pencatatan Aset/Harta yang Dimiliki</strong></p>
5
<p><strong>1. Pencatatan Aset/Harta yang Dimiliki</strong></p>
6
<p>Setiap orang pasti memiliki aset/harta yang dicatat sebagai harta produktif maupun konsumtif. <strong>Harta produktif adalah</strong> <strong>harta yang memberikan penghasilan rutin</strong>atau keuntungan pada saat harta tersebut dijual kembali. Contohnya, tabungan (yang tidak dipakai untuk belanja) atau rumah (yang disewakan). Di sisi lain, <strong>harta konsumtif adalah</strong> <strong>harta yang tidak memberikan penghasilan</strong>, baik penghasilan secara rutin maupun keuntungan ketika dijual kembali. Contohnya, perlengkapan dan peralatan rumah tangga atau kendaraan.</p>
6
<p>Setiap orang pasti memiliki aset/harta yang dicatat sebagai harta produktif maupun konsumtif. <strong>Harta produktif adalah</strong> <strong>harta yang memberikan penghasilan rutin</strong>atau keuntungan pada saat harta tersebut dijual kembali. Contohnya, tabungan (yang tidak dipakai untuk belanja) atau rumah (yang disewakan). Di sisi lain, <strong>harta konsumtif adalah</strong> <strong>harta yang tidak memberikan penghasilan</strong>, baik penghasilan secara rutin maupun keuntungan ketika dijual kembali. Contohnya, perlengkapan dan peralatan rumah tangga atau kendaraan.</p>
7
<p><strong>2. Pencatatan Semua Pemasukan dan Pengeluaran</strong></p>
7
<p><strong>2. Pencatatan Semua Pemasukan dan Pengeluaran</strong></p>
8
<p>Di tahap ini, pastikan semua pemasukan dan pengeluaran kamu tercatat ya. Misalnya, biaya transportasi dan membeli buku akan termasuk pengeluaran dan uang bulanan dari orangtua termasuk dalam pemasukan.</p>
8
<p>Di tahap ini, pastikan semua pemasukan dan pengeluaran kamu tercatat ya. Misalnya, biaya transportasi dan membeli buku akan termasuk pengeluaran dan uang bulanan dari orangtua termasuk dalam pemasukan.</p>
9
<ul><li><strong>Baca juga:<a>Apa Itu Inflasi dan Apa Saja Penyebabnya?</a></strong></li>
9
<ul><li><strong>Baca juga:<a>Apa Itu Inflasi dan Apa Saja Penyebabnya?</a></strong></li>
10
</ul><p>Pencatatan pemasukan dan pengeluaran berguna untuk memberikan informasi tentang banyaknya uang yang telah masuk dan yang dikeluarkan. Hal tersebut akan menjadi pertimbangan bagi seseorang untuk mengontrol pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. Coba bayangkan kalau kita pergi main ke mall sama teman-teman, <em>nonton</em> di bioskop, minum kopi di kafe, lalu beli cemilan, dan <em>nggak</em> catat pengeluaran kita. Tanpa disadari pasti pengeluaran kita akan “membengkak” dan bisa jadi jatah uang bulanan kita akan habis dalam satu hari. Waduh, bahaya!</p>
10
</ul><p>Pencatatan pemasukan dan pengeluaran berguna untuk memberikan informasi tentang banyaknya uang yang telah masuk dan yang dikeluarkan. Hal tersebut akan menjadi pertimbangan bagi seseorang untuk mengontrol pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. Coba bayangkan kalau kita pergi main ke mall sama teman-teman, <em>nonton</em> di bioskop, minum kopi di kafe, lalu beli cemilan, dan <em>nggak</em> catat pengeluaran kita. Tanpa disadari pasti pengeluaran kita akan “membengkak” dan bisa jadi jatah uang bulanan kita akan habis dalam satu hari. Waduh, bahaya!</p>
11
<p>Sedih karena uang habis sebelum waktunya (sumber: giphy.com)</p>
11
<p>Sedih karena uang habis sebelum waktunya (sumber: giphy.com)</p>
12
<p><strong>3. Identifikasi Pengeluaran Rutin Bulanan, dan Tahunan</strong></p>
12
<p><strong>3. Identifikasi Pengeluaran Rutin Bulanan, dan Tahunan</strong></p>
13
<p>Setiap orang biasanya punya pola pengeluaran yang mirip dari bulan ke bulan, termasuk dari tahun ke tahun. Setelah memiliki catatan pengeluaran, coba<strong>perhatikan apa saja yang menjadi pengeluaran rutin</strong>kamu dan lihat berapa kali pengeluaran itu digunakan. Kegiatan ini dilakukan untuk membuat pemetaan pengeluaran, apakah pengeluaran tersebut sifatnya rutin bulanan atau tahunan, hal tersebut akan berguna sebagai bahan dalam membuat perencanaan keuangan.</p>
13
<p>Setiap orang biasanya punya pola pengeluaran yang mirip dari bulan ke bulan, termasuk dari tahun ke tahun. Setelah memiliki catatan pengeluaran, coba<strong>perhatikan apa saja yang menjadi pengeluaran rutin</strong>kamu dan lihat berapa kali pengeluaran itu digunakan. Kegiatan ini dilakukan untuk membuat pemetaan pengeluaran, apakah pengeluaran tersebut sifatnya rutin bulanan atau tahunan, hal tersebut akan berguna sebagai bahan dalam membuat perencanaan keuangan.</p>
14
<p><strong>4. Menyusun Rencana Pengeluaran (Budgeting)</strong></p>
14
<p><strong>4. Menyusun Rencana Pengeluaran (Budgeting)</strong></p>
15
<p>Dalam menyusun rencana pengeluaran, hal-hal yang perlu diperhatikan, di antaranya sebagai berikut:</p>
15
<p>Dalam menyusun rencana pengeluaran, hal-hal yang perlu diperhatikan, di antaranya sebagai berikut:</p>
16
<ol><li>Membedakan kebutuhan dan keinginan</li>
16
<ol><li>Membedakan kebutuhan dan keinginan</li>
17
<li>Pilihlah prioritas Pengeluaran terlebih dahulu</li>
17
<li>Pilihlah prioritas Pengeluaran terlebih dahulu</li>
18
<li>Cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran. </li>
18
<li>Cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran. </li>
19
</ol><p><strong>5. Menabung secara Periodik</strong></p>
19
</ol><p><strong>5. Menabung secara Periodik</strong></p>
20
<p>Menabung sebaiknya<strong>dilakukan segera setelah mendapatkan penghasilan,</strong> bukan menunggu “sisa” uang. Dengan demikian, setelah menerima pendapatan, langsung simpan sejumlah uang sesuai yang direncanakan. Pisahkan rekening untuk tabungan dan bila perlu, pilih rekening tabungan tanpa fasilitas ATM. Hal ini dilakukan untuk mencegah kita dari “godaan” untuk mengambil uang tabungan.</p>
20
<p>Menabung sebaiknya<strong>dilakukan segera setelah mendapatkan penghasilan,</strong> bukan menunggu “sisa” uang. Dengan demikian, setelah menerima pendapatan, langsung simpan sejumlah uang sesuai yang direncanakan. Pisahkan rekening untuk tabungan dan bila perlu, pilih rekening tabungan tanpa fasilitas ATM. Hal ini dilakukan untuk mencegah kita dari “godaan” untuk mengambil uang tabungan.</p>
21
<p><strong><strong>6. Perencanaan Program untuk Masa Depan</strong></strong></p>
21
<p><strong><strong>6. Perencanaan Program untuk Masa Depan</strong></strong></p>
22
<p>Rencanakan keperluanmu untuk jangka panjang. Perkirakan target periode pencapaian dan dana yang dibutuhkan. Setelah itu tentukan target dana yang harus disisihkan per hari atau per bulan.</p>
22
<p>Rencanakan keperluanmu untuk jangka panjang. Perkirakan target periode pencapaian dan dana yang dibutuhkan. Setelah itu tentukan target dana yang harus disisihkan per hari atau per bulan.</p>
23
<p><strong><strong>7. Menabung Secara Periodik untuk Masa Depan</strong></strong></p>
23
<p><strong><strong>7. Menabung Secara Periodik untuk Masa Depan</strong></strong></p>
24
<p>Persiapkan tabungan untuk keperluan atau rencana khusus di masa depan. Perkirakan jumlah tabungan yang disisihkan, sehingga mencapai jumlah yang cukup ketika waktunya tiba.</p>
24
<p>Persiapkan tabungan untuk keperluan atau rencana khusus di masa depan. Perkirakan jumlah tabungan yang disisihkan, sehingga mencapai jumlah yang cukup ketika waktunya tiba.</p>
25
<p>Sudah tahu, ‘<em>kan,</em>penting dan apa gunanya belajar pengelolaan keuangan dalam kehidupan kita. Mengelola uang bukan hanya penting dipelajari oleh ibu-ibu atau karyawan bank saja, Squad, tapi kamu juga harus paham, biar<em>nggak</em>kehabisan uang di tengah bulan<em>kayak</em>sekarang. Selamat menabung! Kalau mau tahu tips-tips ekonomi lainnya, kamu bisa tonton videonya di<a><strong>ruangbelajar.</strong></a></p>
25
<p>Sudah tahu, ‘<em>kan,</em>penting dan apa gunanya belajar pengelolaan keuangan dalam kehidupan kita. Mengelola uang bukan hanya penting dipelajari oleh ibu-ibu atau karyawan bank saja, Squad, tapi kamu juga harus paham, biar<em>nggak</em>kehabisan uang di tengah bulan<em>kayak</em>sekarang. Selamat menabung! Kalau mau tahu tips-tips ekonomi lainnya, kamu bisa tonton videonya di<a><strong>ruangbelajar.</strong></a></p>
26
<p><strong>Referensi:</strong></p>
26
<p><strong>Referensi:</strong></p>
27
<p>Alam S. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga.</p>
27
<p>Alam S. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas X Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga.</p>
28
<p><em>Artikel ini diperbarui pada 1 Desember 2020.</em></p>
28
<p><em>Artikel ini diperbarui pada 1 Desember 2020.</em></p>
29
29