HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Di markas utama, Lulu menonton video tentang sekelompok jerapah yang membuatnya penasaran. Ia pun jadi belajar tentang jenis bunyi berdasarkan frekuensinya, loh! Kok bisa? Yuk, lanjut baca<strong><a>artikel IPA Kelas 4 SD</a></strong>ini!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Di markas utama, Lulu menonton video tentang sekelompok jerapah yang membuatnya penasaran. Ia pun jadi belajar tentang jenis bunyi berdasarkan frekuensinya, loh! Kok bisa? Yuk, lanjut baca<strong><a>artikel IPA Kelas 4 SD</a></strong>ini!</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 </blockquote><p>Mata Lulu membulat penasaran melihat betapa tenangnya si jerapah berkomunikasi. Lulu bertanya kepada Robo. “Robo, jerapah-jerapah itu kelihatan sedang berkomunikasi, tapi dari tadi aku<em>nggak</em>mendengar mereka bersuara sama sekali.<em>Nggak</em>berkokok seperti ayam, nggak berkicau seperti burung, dan nggak menggonggong seperti anjing.<em>Gimana,</em>ya, cara jerapah berkomunikasi?”</p>
3 </blockquote><p>Mata Lulu membulat penasaran melihat betapa tenangnya si jerapah berkomunikasi. Lulu bertanya kepada Robo. “Robo, jerapah-jerapah itu kelihatan sedang berkomunikasi, tapi dari tadi aku<em>nggak</em>mendengar mereka bersuara sama sekali.<em>Nggak</em>berkokok seperti ayam, nggak berkicau seperti burung, dan nggak menggonggong seperti anjing.<em>Gimana,</em>ya, cara jerapah berkomunikasi?”</p>
4 <p>“Jerapah berkomunikasi dengan mengeluarkan serta mendengar bunyi yang frekuensinya tidak bisa kita dengar, Lulu.” jawab Robo.</p>
4 <p>“Jerapah berkomunikasi dengan mengeluarkan serta mendengar bunyi yang frekuensinya tidak bisa kita dengar, Lulu.” jawab Robo.</p>
5 <p>“<em>Eh</em>?<em>Emang</em>ada ya bunyi yang<em>nggak</em>bisa kita dengar?”</p>
5 <p>“<em>Eh</em>?<em>Emang</em>ada ya bunyi yang<em>nggak</em>bisa kita dengar?”</p>
6 <p>“Ada, Lulu. Bunyi ada beberapa jenis. Saya jelaskan, ya!” jawab Robo. Lulu menyimak dengan seksama.</p>
6 <p>“Ada, Lulu. Bunyi ada beberapa jenis. Saya jelaskan, ya!” jawab Robo. Lulu menyimak dengan seksama.</p>
7 <p>“Apakah kamu masih ingat, kalau salah satu syarat terjadinya bunyi adalah adanya<strong>sumber bunyi</strong>?” tanya Robo</p>
7 <p>“Apakah kamu masih ingat, kalau salah satu syarat terjadinya bunyi adalah adanya<strong>sumber bunyi</strong>?” tanya Robo</p>
8 <p>Lulu menjawab dengan bersemangat, “Ingat, Robo! Sumber bunyi itu asalnya dari<strong>benda yang bergetar</strong>, kan?”</p>
8 <p>Lulu menjawab dengan bersemangat, “Ingat, Robo! Sumber bunyi itu asalnya dari<strong>benda yang bergetar</strong>, kan?”</p>
9 <p>“Benar, Lulu.<em>Nah</em>, setiap getaran memiliki frekuensi tertentu.”</p>
9 <p>“Benar, Lulu.<em>Nah</em>, setiap getaran memiliki frekuensi tertentu.”</p>
10 <p>“Frekuensi? Itu apa,<em>sih</em>?” tanya Lulu.</p>
10 <p>“Frekuensi? Itu apa,<em>sih</em>?” tanya Lulu.</p>
11 <p>“<strong>Frekuensi</strong>adalah<strong>banyaknya getaran</strong>dalam satu detik. Frekuensi memiliki satuan yang disebut dengan<strong>Hertz (Hz)</strong>.”</p>
11 <p>“<strong>Frekuensi</strong>adalah<strong>banyaknya getaran</strong>dalam satu detik. Frekuensi memiliki satuan yang disebut dengan<strong>Hertz (Hz)</strong>.”</p>
12 <p>“Oh, berarti jenis-jenis bunyi dibedakan berdasarkan frekuensinya, ya?” Lulu semakin penasaran.</p>
12 <p>“Oh, berarti jenis-jenis bunyi dibedakan berdasarkan frekuensinya, ya?” Lulu semakin penasaran.</p>
13 <p>“Benar, Lulu.<strong>Berdasarkan frekuensinya,</strong>bunyi dibedakan menjadi beberapa jenis. Ada<strong>bunyi infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik.</strong>” jawab Robo.</p>
13 <p>“Benar, Lulu.<strong>Berdasarkan frekuensinya,</strong>bunyi dibedakan menjadi beberapa jenis. Ada<strong>bunyi infrasonik, audiosonik, dan ultrasonik.</strong>” jawab Robo.</p>
14 <p>“<em>Wih</em>!<em>Jelasin</em>satu-satu<em>dong</em>, Robo!” ujar Lulu.</p>
14 <p>“<em>Wih</em>!<em>Jelasin</em>satu-satu<em>dong</em>, Robo!” ujar Lulu.</p>
15 <p>Baca Juga:<a>Membuktikan Syarat Terjadinya Bunyi dengan Telepon Kaleng</a></p>
15 <p>Baca Juga:<a>Membuktikan Syarat Terjadinya Bunyi dengan Telepon Kaleng</a></p>
16 <p>“Baik, Lulu. Pertama, ada bunyi<strong> infrasonik,</strong>yaitu bunyi yang memiliki<strong>frekuensi kurang dari 20 Hz</strong>. Bunyi tersebut hanya bisa didengar oleh hewan seperti jangkrik, gajah, dan jerapah.”</p>
16 <p>“Baik, Lulu. Pertama, ada bunyi<strong> infrasonik,</strong>yaitu bunyi yang memiliki<strong>frekuensi kurang dari 20 Hz</strong>. Bunyi tersebut hanya bisa didengar oleh hewan seperti jangkrik, gajah, dan jerapah.”</p>
17 <p>Lulu langsung menyambung penjelasan Robo. “Oh! Aku<em>ngerti</em>sekarang. Berarti, jerapah menggunakan bunyi infrasonik untuk berkomunikasi dengan sesamanya,<em>kan</em>?”</p>
17 <p>Lulu langsung menyambung penjelasan Robo. “Oh! Aku<em>ngerti</em>sekarang. Berarti, jerapah menggunakan bunyi infrasonik untuk berkomunikasi dengan sesamanya,<em>kan</em>?”</p>
18 <p>“Benar, Lulu. Lalu, ada juga bunyi<strong>audiosonik,</strong>yang merupakan bunyi dengan<strong>frekuensi antara 20-20.000 Hz.</strong>Audiosonik adalah bunyi yang dapat didengar oleh manusia.” jelas Robo lagi.</p>
18 <p>“Benar, Lulu. Lalu, ada juga bunyi<strong>audiosonik,</strong>yang merupakan bunyi dengan<strong>frekuensi antara 20-20.000 Hz.</strong>Audiosonik adalah bunyi yang dapat didengar oleh manusia.” jelas Robo lagi.</p>
19 <p>“<em>Wah</em>, contoh bunyi yang bisa didengar manusia banyak sekali,<em>dong</em>! Misalnya, suara orang yang sedang berbicara, suara anjing menggonggong, suara kucing yang mengeong, dan banyak lagi!”</p>
19 <p>“<em>Wah</em>, contoh bunyi yang bisa didengar manusia banyak sekali,<em>dong</em>! Misalnya, suara orang yang sedang berbicara, suara anjing menggonggong, suara kucing yang mengeong, dan banyak lagi!”</p>
20 <p>“Betul. Terakhir, ada bunyi<strong>ultrasonik</strong>yang memiliki<strong>frekuensi lebih dari 20.000 Hz.</strong>Bunyi jenis ini dapat didengar oleh hewan seperti kelelawar, paus, dan lumba-lumba.”</p>
20 <p>“Betul. Terakhir, ada bunyi<strong>ultrasonik</strong>yang memiliki<strong>frekuensi lebih dari 20.000 Hz.</strong>Bunyi jenis ini dapat didengar oleh hewan seperti kelelawar, paus, dan lumba-lumba.”</p>
21 <p>“Oh, iya! Aku jadi ingat. Puti pernah cerita kalau kelelawar, paus, dan lumba-lumba menggunakan kemampuan mendeteksi bunyi ultrasonik yang disebut<strong>ekolokasi</strong>.” ujar Lulu antusias.</p>
21 <p>“Oh, iya! Aku jadi ingat. Puti pernah cerita kalau kelelawar, paus, dan lumba-lumba menggunakan kemampuan mendeteksi bunyi ultrasonik yang disebut<strong>ekolokasi</strong>.” ujar Lulu antusias.</p>
22 <p>“Ya, Lulu. Mereka menggunakan kemampuan ekolokasi untuk mendeteksi musuh, menentukan arah, menghindari bahaya, mencari makanan, dan berkomunikasi.”</p>
22 <p>“Ya, Lulu. Mereka menggunakan kemampuan ekolokasi untuk mendeteksi musuh, menentukan arah, menghindari bahaya, mencari makanan, dan berkomunikasi.”</p>
23 <p>“Oke, Robo! Sekarang, aku<em>udah ngerti</em>tentang tiga jenis bunyi berdasarkan frekuensinya. Terima kasih, ya!” ujar Lulu gembira.</p>
23 <p>“Oke, Robo! Sekarang, aku<em>udah ngerti</em>tentang tiga jenis bunyi berdasarkan frekuensinya. Terima kasih, ya!” ujar Lulu gembira.</p>
24 <p>“Sama-sama, Lulu.” jawab Robo.</p>
24 <p>“Sama-sama, Lulu.” jawab Robo.</p>
25 <p>“Asik! Aku juga sudah paham kalau jerapah di video itu menggunakan bunyi infrasonik untuk berkomunikasi dengan jerapah lain. Nah, kalau kita berkomunikasi dengan jenis bunyi apa,<em>hayo</em>?”</p>
25 <p>“Asik! Aku juga sudah paham kalau jerapah di video itu menggunakan bunyi infrasonik untuk berkomunikasi dengan jerapah lain. Nah, kalau kita berkomunikasi dengan jenis bunyi apa,<em>hayo</em>?”</p>
26 <p>“<em>Gimana</em>, teman-teman bisa jawab<em>nggak</em>? Oh, iya! Masih banyak hal yang bisa dipelajari tentang bunyi, lho! Ikuti terus petualangan kami, ya!”</p>
26 <p>“<em>Gimana</em>, teman-teman bisa jawab<em>nggak</em>? Oh, iya! Masih banyak hal yang bisa dipelajari tentang bunyi, lho! Ikuti terus petualangan kami, ya!”</p>
27 <p>Benar kata Lulu! Untuk mengikuti petualangan mereka dan belajar lebih lanjut, kamu bisa menonton<a>video Dafa &amp; Lulu</a>, ya! Selamat belajar!</p>
27 <p>Benar kata Lulu! Untuk mengikuti petualangan mereka dan belajar lebih lanjut, kamu bisa menonton<a>video Dafa &amp; Lulu</a>, ya! Selamat belajar!</p>
28 <p>Materi oleh: Nunuk Ika Lestari</p>
28 <p>Materi oleh: Nunuk Ika Lestari</p>
29 <p>Disunting oleh: Agung Aksara Putra</p>
29 <p>Disunting oleh: Agung Aksara Putra</p>
30  
30