Ada yang tahu apa itu cerita fiksi? Artikel Bahasa Indonesia kelas 12 ini membahas seputar pengertian, ciri, hingga contoh dari cerita fiksi yang kita sering kita temui.
—
Guys, ada yang pernah membaca buku Harry Potter? Ada yang tau ngga Hogwart itu ada di mana? Yups, kalian ngga akan bisa nemuin tempat tersebut di dunia nyata, karena semuanya adalah fiksi.
Teks fiksi atau cerita fiksi, sering kita jumpai sehari-hari di lingkungan kita, loh. Contoh cerita itu, yakni dongeng, novel, atau sebagainya yang sering kamu dengar sehari-hari. Cerita fiksi selalu berkembang di dalam masyarakat dan bersifat imajinatif ya.
Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan cerita fiksi? Mari kita pelajari lebih dalam, apa itu cerita fiksi, mulai dari pengertian, hingga contoh-contoh cerita fiksi!
Cerita fiksi adalah hasil dari imajinasi atau khayalan penulis yang tidak selalu didasarkan pada kejadian nyata. Cerita ini sepenuhnya diciptakan dari kreativitas penulis yang bebas membentuk dunia, tokoh, dan peristiwa sesuai keinginan mereka.
Karena sifatnya yang imajinatif, cerita fiksi bisa menghadirkan hal-hal yang tidak mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Tapiii, meskipun cerita fiksi bersifat khayalan, seringkali tema atau masalah yang diangkat tetap relevan dengan kehidupan nyata.
Penulis fiksi tetap menyisipkan konflik atau situasi yang familiar bagi pembaca, sehingga mereka masih bisa merasa terhubung dengan cerita tersebut. Inilah yang membuat cerita fiksi tetap bermakna, meskipun tidak sepenuhnya terjadi di dunia nyata.
Selain itu, melalui cerita fiksi, pembaca diajak untuk menjelajahi dunia yang berbeda, penuh dengan pengalaman baru dan petualangan seru nih, guys.
Karakter yang diciptakan juga bisa sangat beragam, mulai dari pahlawan super, penyihir, monster, hingga orang biasa dengan masalah yang kompleks. Semua elemen ini membuat cerita fiksi mampu memberikan hiburan sekaligus wawasan bagi pembacanya, lho.
Baca Juga: Kumpulan Contoh Cerpen Singkat dan Menarik Berbagai Tema
Ciri-Ciri Cerita Fiksi
Cerita fiksi memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis teks lainnya ya, berikut adalah ciri-ciri cerita fiksi:
-
Imajinatif: Cerita fiksi murni dari imajinasi penulis, bukan kejadian nyata. Walaupun bisa menggunakan cerita nyata namun, pasti ada khayalan dari penulisnya ya.
-
Memiliki alur cerita: Biasanya ada konflik ada permasalahan yang ada di dalam cerita, klimaks atau puncak permasalahan cerita, dan resolusi atau penyelesaian permasalahannya.
-
Mengandung pesan moral: Meskipun imajinatif, fiksi sering kali membawa pesan atau nilai tertentu ya, misalnya tentang rasa toleransi dan menghargai teman.
-
Karakter buatan: Tokoh-tokoh dalam cerita adalah ciptaan penulis, yang mungkin atau tidak ada di dunia nyata. Walaupun ada, pasti banyak sifat atau kejadian yang dikarang oleh penulis ya.
Unsur-Unsur Cerita Fiksi
Nah, dalam cerita fiksi, ada beberapa unsur penting yang harus kita pahami untuk bisa menikmati dan memahami ceritanya dengan baik. Bagian ini disebut dengan unsur-unsur cerita fiksi.
Unsur cerita fiksi dibagi menjadi dua, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Mari kita bahas satu persatu!
A. Unsur Intrinsik Cerita Fiksi
Unsur intrinsik cerita fiksi itu penting banget, lho! Setiap cerita fiksi ngga cuma sekadar cerita, tapi ada beberapa unsur yang membangunnya. Di bawah ini adalah unsur-unsur intrinsik yang biasanya ada dalam cerita fiksi:
1. Tema
Tema adalah ide utama dari sebuah cerita. Mau cerita panjang atau pendek, pasti punya tema yang jadi dasar ceritanya. Bahkan, cerita panjang kadang punya lebih dari satu tema!
2. Alur
Kalau alur adalah jalannya cerita, guys. Setiap cerita punya alur yang bisa maju, mundur, atau bahkan campuran. Alur menggambarkan urutan kejadian yang bikin cerita semakin menarik.
3. Tokoh
Tokoh adalah karakter yang ada di dalam cerita. Ngga harus manusia, tokoh pada cerita fiksi bisa aja hewan atau makhluk lain. Tokoh ini yang jadi pusat cerita dan membawa kisahnya.
4. Latar
Latar adalah suasana, waktu, dan tempat yang mendukung cerita. Setiap cerita punya latar yang bikin pembaca lebih bisa merasakan kejadiannya. Latar yang kuat bisa membawa pembaca ke dunia dalam cerita.
5. Konflik
Konflik adalah masalah yang terjadi di dalam cerita. Konflik inilah yang bikin emosi pembaca terbawa dan ingin tahu bagaimana penyelesaiannya. Biasanya, konflik berkembang dari awal sampai akhir cerita.
6. Sudut Pandang
Selanjutnya, sudut pandang adalah cara penulis menyampaikan cerita. Bisa dari ‘aku’, ‘dia’, atau pengamat. Kalau sudut pandang orang pertama, ceritanya pakai “aku” atau “saya”. Sedangkan, sudut pandang ketiga, lebih seperti pengamat yang ngga terlibat langsung. Sehingga, ceritanya pakai “dia” atau nama tokoh-tokohnya.
7. Percakapan
Percakapan dalam cerita fiksi biasanya singkat dan fokus pada poin pentingnya. Dialog membantu menggambarkan karakter atau menyampaikan informasi, tapi ngga seribet percakapan di dunia nyata.
Baca Juga: Apa Saja Unsur-Unsur Intrinsik Cerpen?
B. Unsur Ekstrinsik Cerita Fiksi
Selain unsur intrinsik yang membangun cerita, ada juga unsur ekstrinsik yang ngga kalah penting. Unsur ekstrinsik adalah hal-hal yang mempengaruhi penulis saat menciptakan ceritanya.
Biasanya, unsur ini lebih berkaitan dengan hal-hal di luar cerita itu sendiri, tapi tetap punya pengaruh besar. Yuk, kita bahas beberapa poinnya!
1. Hubungan Penulis dengan Dunia Sastra
Unsur ini mencakup latar belakang kehidupan pengarang, yang bisa mempengaruhi kondisi kejiwaannya, serta hubungannya dengan masyarakat, negara, atau bahkan politik. Faktor-faktor ini mempengaruhi cara penulis menulis dan sudut pandang yang mereka pakai dalam cerita.
2. Hubungan Ideologi Penulis dengan Dunia Sastra
Bagian ini juga penting. Bisa meliputi ideologi, filsafat, pengetahuan, dan teknologi yang berkembang pada saat itu, yang mempengaruhi cara mereka berpikir dan menulis. Semua aspek ini masuk ke dalam karya fiksi yang dihasilkan.
3. Aspek Kehidupan Penulis
Contohnya seperti pendidikan, ekonomi, budaya, dan politik juga punya pengaruh besar pada cerita. Penulis sering kali mencerminkan realitas sosial melalui karakternya atau alur ceritanya, bahkan tanpa kita sadari.
4. Hubungan Penulis dengan Zaman
Hubungan sastra dengan semangat zaman atau “zeitgeist” juga mempengaruhi penulis. Mereka sering mencerminkan bagaimana kondisi sosial, budaya, atau politik pada zamannya ke dalam cerita yang mereka buat.
Baca Juga: Apa Saja Unsur-Unsur Ekstrinsik Cerpen?
—
Gimana, kamu udah cukup paham tentang teks fiksi? Sebelum lanjut ke struktur, jenis, dan contoh teks fiksi, misalnya kamu mau mempelajari materi teks fiksi lebih dalam, boleh banget gabung di Ruangguru Privat Bahasa Indonesia.
Di Ruangguru Privat, kamu akan dimentori oleh guru-guru berkualitas yang sudah terstandarisasi. Kamu juga bebas mau pilih belajar secara tatap muka (offline) atau lewat daring (online). Fleksibel banget, kan. Yuk langsung daftar sekarang!
Struktur Cerita Fiksi
Struktur cerita fiksi umumnya terbagi menjadi beberapa bagian penting yang membentuk alur cerita, di antaranya:
1. Pendahuluan
Pendahuluan adalah bagian awal cerita yang memperkenalkan karakter-karakter utama dan latar tempat cerita. Di sini, pembaca akan mengetahui siapa tokoh-tokoh dalam cerita dan di mana serta kapan cerita ini terjadi.
2. Konflik
Selanjutnya, konflik adalah bagian ketika masalah utama muncul dan menjadi pusat perhatian dalam cerita. Ini merupakan titik di mana tokoh-tokoh menghadapi berbagai tantangan atau pertentangan yang harus diatasi. Konflik akan menggerakkan alur cerita dan memotivasi tindakan tokoh-tokoh dalam cerita.
3. Klimaks
Klimaks adalah puncak ketegangan atau momen paling menegangkan dalam cerita, di mana semua permasalahan mencapai titik tertinggi. Di sini, pembaca akan merasakan intensitas konflik dan bagaimana tokoh-tokoh berusaha menghadapi situasi tersebut.
4. Resolusi
Setelah klimaks, cerita akan memasuki bagian resolusi yang memberikan penyelesaian terhadap konflik dan menunjukkan bagaimana keadaan berubah setelahnya.
Jenis-Jenis Cerita Fiksi
Cerita fiksi itu banyak banget jenisnya, mulai dari novel, cerpen, dongeng, sampai fabel. Masing-masing jenis punya ciri khas tersendiri yang bikin kita tertarik, seperti novel yang pastinya memiliki tulisan yang lebih panjang dan lebih detail, atau cerpen yang pendek tapi langsung ke inti cerita.
1. Novel
Novel atau cerita fiksi panjang adalah karya sastra fiksi yang lebih panjang dibandingkan cerpen. Novel biasanya terdiri dari beberapa bab dan bisa mencapai ratusan bahkan ribuan halaman. Novel memiliki alur cerita yang lebih kompleks dan rinci dibandingkan cerpen.
Cerita novel, akan menghadirkan banyak tokoh dengan latar belakang dan karakter yang berbeda-beda. Walaupun sering kali pengarang memasukkan cerita yang benar-benar terjadi, namun pasti ada bumbu imajinasi dari pengarang. Novel memiliki tema yang beragam, seperti cinta, persahabatan, perjuangan, sosial, politik, dan sebagainya.
Baca Juga: Pengertian Novel, Ciri, Unsur Pembentuk, Struktur, dan Contohnya
2. Cerpen
Cerpen atau fiksi pendek adalah karya sastra pendek dan singkat. Biasanya, cerpen hanya terdiri dari 10.000 kata saja. Ada pembeda antara cerpen dengan karya fiksi yang lain nih, guys. Pertama, biasanya cerpen langsung menjelaskan inti cerita tanpa basa-basi. Kedua, cerpen selalu fokus pada satu peristiwa. Ketiga, biasanya cerpen memiliki tokoh yang sedikit.
Meskipun begitu, cerpen tetap memiliki alur yang jelas, mulai dari pengenalan, konflik, hingga kesimpulan. Cerpen juga memiliki tema yang spesifik, bisa persahabatan, percintaan, horor, aksi, komedi, dan masih banyak lagi.
3. Dongeng
Dongeng adalah cerita fiksi dengan tujuan untuk menghibur dan mengandung pesan moral. Cerita ini diciptakan oleh seseorang dan seringkali diceritakan ulang dari generasi ke generasi.
Dongeng dan cerpen sangatlah mirip. Namun, yang membedakan keduanya ada pada beberapa hal ya, guys. Pertama ada di alurnya. Alur cerpen biasanya jelas dan terstruktur, sedangkan dongeng biasanya bebas dan imajinatif. Kedua, panjang penulisannya. Cerpen biasanya lebih singkat, sedangkan dongeng bisa panjang atau pendek. Tapi, ngga lebih panjang dari novel.
Selanjutnya, tokoh. Cerpen tidak memiliki banyak tokoh, namun dongeng bisa memiliki banyak tokoh yang diceritakan. Terakhir adalah latar. Biasanya, cerpen berkisar pada waktu-waktu sekarang dan tempat yang ada saat ini, sedangkan latar tempat dan waktu dongeng, biasanya ada di masa lampau dan di tempat-tempat yang imajinatif.
Baca Juga: Pengertian Dongeng, Jenis, Ciri-ciri, Fungsi, Unsur & Contoh
4. Fabel
Fabel adalah cerita fiksi yang menarik karena tokoh-tokoh ceritanya adalah bintang. Tokoh hewan pada cerita fabel memiliki perilaku seperti manusia. Mereka bisa berpikir, berbicara, dan memiliki perasaan seperti manusia.
Biasanya, cerita fiksi fabel memiliki alur cerita yang sederhana dan lucu. Setiap fabel mengandung pesan moral atau nilai-nilai kehidupan yang ingin disampaikan kepada pembaca tentunya. Melalui cerita-cerita ini, kita diajak untuk berpikir kritis dan mengambil hikmah dari setiap peristiwa.
Baca Juga: Cerita Fabel: Pengertian, Struktur, Ciri & Contoh
Contoh Cerita Fiksi Pendek
Banyak sekali contoh teks fiksi yang bisa kita temui sehari-hari. Berikut ini beberapa contoh teks fiksi!
1. Cerita Fiksi Malin Kundang
Malin Kundang, Kisah Si Anak yang Durhaka
Di sebuah desa kecil di pesisir pantai Sumatera, hiduplah seorang anak bernama Malin Kundang bersama ibunya. Mereka hidup miskin, tetapi sang ibu selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya. Setiap hari, ibunya bekerja keras untuk menghidupi Malin, berharap suatu hari anaknya bisa menjadi orang yang sukses dan mengangkat derajat keluarga mereka.
Malin Kundang tumbuh menjadi anak yang cerdas dan rajin. Namun, kehidupan di desa yang penuh kesulitan membuatnya merasa tak puas. Malin sering kali memandang ke laut lepas, berharap suatu hari bisa pergi jauh dari desa dan meraih kehidupan yang lebih baik. “Ibu, suatu hari aku akan pergi merantau dan kembali sebagai orang kaya,” katanya kepada ibunya.
Suatu ketika, kesempatan itu datang. Sebuah kapal besar berlabuh di pantai desa mereka, dan Malin merasa inilah saatnya. Ia meminta izin kepada ibunya untuk pergi merantau. Dengan berat hati, sang ibu mengizinkan, tetapi ia berpesan, “Malin, jangan lupakan ibumu. Tetaplah rendah hati dan ingat asal usulmu.”
Malin pergi berlayar, meninggalkan desanya dan ibunya. Di perjalanan, ia bekerja keras, dan nasib baik berpihak padanya. Ia akhirnya menjadi seorang pedagang sukses, memiliki harta melimpah, dan menikahi seorang perempuan cantik dari keluarga kaya. Namun, dalam kebahagiaannya, Malin mulai melupakan janji-janji kepada ibunya.
Beberapa tahun berlalu, Malin tidak pernah pulang atau memberi kabar kepada ibunya. Sang ibu tetap setia menunggu anaknya di tepi pantai, berharap suatu hari Malin akan kembali. Hingga suatu hari, terdengar kabar bahwa seorang pedagang kaya berlabuh di desa mereka dengan kapal besar. Sang ibu yakin itu adalah Malin dan bergegas ke pantai untuk menyambutnya.
Ketika kapal besar itu tiba, memang benar, Malin Kundang ada di atasnya. Namun, ketika sang ibu mendekat dan memanggil namanya, Malin justru menolak mengakuinya. Malin merasa malu dengan penampilan ibunya yang lusuh di depan istrinya dan anak buahnya. “Aku tidak mengenal wanita tua ini,” katanya dengan dingin.
Sang ibu sangat terpukul dengan perlakuan Malin. Ia tak menyangka anak yang dibesarkannya dengan penuh kasih sayang kini tidak mau mengakuinya. Dengan hati yang hancur, ia berdoa kepada Tuhan. “Ya Tuhan, jika benar dia anakku, maka hukumlah dia karena kedurhakaannya.”
Tak lama setelah doa itu dipanjatkan, langit tiba-tiba menjadi gelap. Petir menyambar keras, angin kencang bertiup, dan ombak besar menghantam kapal Malin. Dalam sekejap, tubuh Malin membatu, menjadi patung yang tergeletak di tepi pantai sebagai pengingat akan dosa durhaka kepada orang tua.
Patung Malin Kundang masih ada di tepi pantai hingga kini. Cerita ini menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya menghormati dan menyayangi orang tua. Tidak peduli seberapa tinggi kita terbang, jangan pernah melupakan asal kita dan orang yang telah berjuang untuk kita.
2. Cerita Fiksi Danau Toba
Danau Toba
Di sebuah desa kecil di tepi Danau Toba, hiduplah seorang pemuda bernama Togar. Ia dikenal sebagai nelayan yang gigih dan penuh semangat, meski hidupnya sederhana. Setiap hari, Togar berlayar dengan perahu kayunya untuk menangkap ikan di danau yang luas. Danau Toba bukan sekadar tempat mencari nafkah bagi Togar, tetapi juga tempat di mana ia merasa paling tenang dan damai.
Suatu hari, saat matahari terbenam, Togar mendapati sesuatu yang aneh di tengah danau. Di atas permukaan air yang tenang, muncul cahaya terang yang seakan memanggilnya. Dengan penasaran, ia mendayung perahunya mendekati cahaya itu. Sesampainya di sana, ia melihat sebuah batu besar yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Di atas batu itu, terukir gambar naga dengan ekor panjang yang menjalar hingga ke dasar danau.
Keesokan harinya, Togar menceritakan temuannya kepada penduduk desa. Beberapa orang menganggapnya hanyalah khayalan belaka, sementara yang lain merasa khawatir dan percaya bahwa itu adalah pertanda dari leluhur mereka. Menurut legenda yang beredar di desa, Danau Toba konon diciptakan oleh seekor naga raksasa yang mengorbankan dirinya demi melindungi penduduk dari bencana alam ribuan tahun yang lalu.
Semakin hari, Togar merasa ada sesuatu yang menariknya untuk kembali ke batu misterius itu. Ia merasa seolah-olah ada kekuatan yang memanggil namanya setiap kali ia mendekati danau. Suatu malam, saat bulan purnama bersinar terang, Togar memutuskan untuk kembali ke tempat batu itu muncul. Ia mendayung perahunya tanpa ragu, mengikuti suara di dalam hatinya.
Saat Togar sampai di tempat batu itu lagi, tiba-tiba air di sekitar perahunya mulai berputar. Ia merasa angin kencang datang dari arah danau, meskipun cuaca tampak tenang. Dari kedalaman danau, muncul sosok seekor naga berwarna emas dengan mata menyala. Naga itu berbicara kepadanya dalam suara yang dalam dan bergema, “Aku adalah penjaga Danau Toba. Apa yang kamu cari di sini, wahai pemuda?”
Dengan gemetar, Togar menjawab, “Aku tidak mencari apa-apa. Aku hanya penasaran dengan batu yang muncul di tengah danau ini.” Naga itu tersenyum tipis dan berkata, “Batu itu adalah pintu menuju masa lalu. Hanya yang berhati murni yang bisa melihatnya. Kamu telah terpilih untuk menjaga warisan ini.”
Togar terkejut mendengar kata-kata naga itu. Ia tak pernah berpikir bahwa dirinya akan dipilih untuk tugas sebesar itu. Naga tersebut kemudian memberitahunya bahwa di bawah danau, tersembunyi kerajaan kuno yang telah hilang selama ribuan tahun. Hanya orang terpilih yang bisa mengaksesnya dan melindungi rahasia besar yang tersimpan di dalamnya.
Setelah pertemuan dengan naga emas itu, hidup Togar berubah. Ia kini merasa memiliki tanggung jawab besar terhadap desa dan Danau Toba. Ia tidak hanya berperan sebagai nelayan biasa, tetapi juga sebagai penjaga danau yang mengetahui rahasia besar di balik legenda. Meski tugasnya berat, Togar merasa bangga karena telah dipercaya oleh leluhur mereka.
Sejak saat itu, Togar lebih sering mengunjungi batu misterius di tengah danau, tapi tidak untuk mencari jawaban, melainkan untuk menjaga keseimbangan alam dan memastikan rahasia tetap tersimpan dengan baik. Penduduk desa, yang tadinya skeptis, mulai menghormati Togar dan percaya bahwa ia adalah penjaga danau yang telah lama dinantikan.
Danau Toba, dengan segala keindahannya, kini tidak hanya menjadi sumber kehidupan bagi penduduk desa, tapi juga tempat di mana legenda hidup dan terus terjaga. Togar, dengan segala keberanian dan ketulusannya, menjalankan tugasnya sebagai penjaga danau dengan penuh tanggung jawab, hingga akhirnya ia dikenal sebagai pahlawan yang tak hanya menjaga danau, tapi juga hati rakyatnya.
3. Cerita Fiksi Timun Mas
Timun Mas dan Raksasa
Di sebuah desa kecil yang tenang, hiduplah seorang janda tua yang sangat ingin memiliki anak. Suatu hari, saat dia sedang berdoa di tepi sungai, dia bertemu dengan seorang raksasa baik hati yang memberinya benih ajaib. Raksasa itu berkata, “Tanam benih ini di halaman rumahmu, dan dalam waktu singkat, kamu akan mendapatkan seorang anak perempuan yang cantik.” Dengan penuh harapan, sang janda menanam benih tersebut di kebunnya.
Beberapa minggu kemudian, benih tersebut tumbuh menjadi tanaman yang subur dan menghasilkan buah timun yang besar. Saat janda memotong timun itu, dia terkejut melihat seorang bayi perempuan di dalamnya. Dengan penuh kasih sayang, dia membesarkan bayi itu, menamainya Timun Mas, dan merawatnya dengan sepenuh hati. Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang cantik dan cerdas, membuat janda sangat bahagia.
Namun, kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Suatu malam, raksasa yang telah memberi benih datang kembali, kali ini dengan niat buruk. Raksasa itu mengancam janda dan Timun Mas, mengatakan bahwa dia ingin mengambil Timun Mas sebagai makanannya. Dengan ketakutan, sang janda mencari bantuan untuk melindungi putrinya dari ancaman raksasa.
Janda lalu pergi ke seorang dukun tua yang terkenal karena kemampuannya dalam sihir. Dukun itu memberi Timun Mas beberapa benda ajaib: garam, cabai, dan terasi, serta sebuah belati. “Gunakan benda-benda ini saat raksasa datang,” pesan dukun tersebut, “dan kamu akan dapat mengalahkannya.”
Ketika raksasa datang ke rumah mereka keesokan harinya, Timun Mas telah siap dengan benda-benda ajaib itu. Saat raksasa mendekat, Timun Mas melemparkan garam, yang membuat tanah menjadi licin dan raksasa tergelincir. Raksasa mencoba bangkit, tetapi Timun Mas segera melemparkan cabai yang membuatnya terbakar dan marah.
Raksasa yang semakin marah lalu mengejar Timun Mas yang melarikan diri dengan cepat. Dalam pelariannya, Timun Mas tiba di sebuah hutan dan menggunakan terasi untuk menciptakan kabut yang membingungkan raksasa. Raksasa tersebut tersesat di dalam hutan, tidak mampu menemukan Timun Mas yang bersembunyi dengan cermat.
Meskipun raksasa tidak menyerah, dia semakin lelah dan frustasi mencari Timun Mas. Dengan mengandalkan keberanian dan kecerdikan, Timun Mas terus melarikan diri dan bersembunyi dari raksasa. Dia memanfaatkan setiap alat yang diberikan oleh dukun untuk memastikan keselamatannya.
Akhirnya, setelah perjuangan panjang, raksasa yang kelelahan dan marah tidak bisa lagi menemukan Timun Mas. Dengan putus asa, raksasa meninggalkan hutan dan kembali ke rumahnya, menyadari bahwa usahanya untuk menangkap Timun Mas adalah sia-sia. Timun Mas akhirnya kembali ke ibunya dengan selamat.
Kembali di rumah, Timun Mas dan ibunya merayakan kemenangan mereka atas raksasa. Mereka hidup bahagia dan damai, tanpa ancaman dari raksasa yang menakutkan lagi. Kisah Timun Mas menjadi legenda di desa mereka, mengajarkan tentang keberanian dan kecerdikan dalam menghadapi bahaya.
Dan begitulah, Timun Mas dan ibunya terus hidup bahagia, menghargai setiap momen bersama dan bersyukur atas segala yang mereka miliki. Mereka tahu bahwa meskipun tantangan hidup datang, dengan keberanian dan bantuan yang tepat, mereka bisa mengatasi apa pun. Dan cerita mereka tetap dikenang sebagai kisah inspiratif tentang kemenangan melawan kejahatan.
4. Cerita Fiksi dalam Bahasa Inggris
A Young Man and A Giant
Once upon a time in a tranquil village nestled between towering mountains, lived a young man named Ethan. Ethan was known for his kindness and bravery, but he felt restless and yearned for adventure beyond the village boundaries. One day, while exploring the forest near his home, he stumbled upon a mysterious, ancient map hidden beneath a rock. The map depicted a path leading to a legendary giant’s lair, said to hold a treasure of immense power.
Ethan decided to follow the map, driven by curiosity and a sense of destiny. As he journeyed through dense forests and over rugged hills, he encountered various challenges that tested his courage and resourcefulness. He crossed treacherous rivers, navigated dark caves, and faced wild beasts, each time overcoming these obstacles with a mix of quick thinking and bravery.
After several days of arduous travel, Ethan finally arrived at the entrance of a colossal cave, rumoured to be the home of the giant. The entrance was guarded by a massive boulder, which Ethan managed to move with great effort. Inside, he found himself in a vast chamber adorned with ancient relics and shimmering jewels. But before he could admire the treasure, the ground trembled as the giant appeared.
The giant, towering over Ethan with eyes like molten gold, roared in surprise and anger. Ethan stood his ground, his heart pounding but his resolve unshaken. He addressed the giant calmly, explaining his quest for the treasure and his intention to return with it to his village to help those in need. The giant listened intently, his anger slowly melting into curiosity.
The giant, once a fierce guardian of his hoard, had grown weary of isolation and longed for companionship. He was touched by Ethan’s selfless intentions and agreed to share a portion of the treasure. In exchange, Ethan promised to visit the giant regularly and bring stories from the world outside. This pact marked the beginning of a unique friendship between the young man and the giant.
Ethan returned to his village, bringing with him not only the treasure but also tales of his extraordinary adventure. The villagers were amazed and grateful, and the wealth helped to improve their lives significantly. Ethan continued to visit the giant, who became a cherished friend and a source of wisdom and guidance for the young man.
Years passed, and Ethan’s adventures with the giant became legends told around the village fires. The story of their friendship spread far and wide, inspiring many with its message of bravery, kindness, and the power of unexpected alliances. Ethan grew into a wise leader, always remembering the giant’s lessons and the adventures that shaped his life.
And so, the giant’s lair, once a place of fear and isolation, transformed into a symbol of hope and unity. The young man and the giant’s extraordinary friendship bridged the gap between their worlds, leaving a legacy that would be remembered for generations to come.
The tale of Ethan and the giant continued to be told, not only as an epic adventure but also as a reminder that even the most unlikely friendships can lead to the greatest of treasures.
—
Nah, itulah penjelasan mengenai cerita fiksi atau teks fiksi yang bisa kamu pahami. Cerita fiksi bisa menjadi bacaan yang sangat menarik karena membawa kita keluar dari dunia nyata, dan mengajak kita berpetualang ke dunia yang penuh dengan fantasi, guys.
Kalian bisa menemukan diri kalian berada di kerajaan ajaib, di masa depan yang futuristik, atau bahkan di dalam pikiran tokoh yang memiliki pemikiran unik. Contoh teks fiksi juga bisa menginspirasi kita, membuat kita tertawa, atau bahkan membuat kita merenung tentang kehidupan.
Yuk, mulai eksplorasi lebih banyak buku fiksi dan gali imajinasi kalian! Atau ngga, kamu bisa berdiskusi dengan asik tentang cerita fiksi dengan Master Teacher yang kompeten dibidangnya. Pastinya seru banget belajar bersama di Ruangguru, Mari belajar dan menjadi Siswa Berprestasi bersama Ruangguru.
Referensi:
https://gramedia.com/literasi/contoh-cerita-fiksi/ (Diakses pada 10 Oktober 2024)
https://www.detik.com/sumut/berita/d-6619207/12-contoh-cerita-fiksi-berbagai-tema-pengertian-struktur-dan-penjelasannya (Diakses pada 10 Oktober 2024)
<!DOCTYPE html>
<html lang="en-US">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
<meta author="viewport" content="Ruangguru Tech Team">
<title>Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh</title>
<link rel="shortcut icon" href="https://cdn-web-2.ruangguru.com/homepage-web/public/assets/icons/favicon.id.ico" type="image/x-icon" />
<!-- <link rel="profile" href="https://gmpg.org/xfn/11"> -->
<link rel="pingback" href="https://www.ruangguru.com/blog/xmlrpc.php">
<link rel="preconnect" href="https://fonts.googleapis.com">
<link rel="preconnect" href="https://fonts.gstatic.com" crossorigin>
<link href="https://fonts.googleapis.com/css2?family=Inter:wght@400;600;700&display=swap" rel="stylesheet">
<link rel="stylesheet" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/css/bootstrap.min.css">
<link rel="stylesheet" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/css/style.css">
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/jquery-3.6.3.min.js"></script>
<script src="https://cdnjs.cloudflare.com/ajax/libs/popper.js/1.16.0/umd/popper.min.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/bootstrap.min.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/main.js"></script>
<script src="https://www.ruangguru.com/blog/wp-content/themes/ruangguru/js/side-banner.js"></script>
<!-- Google Tag Manager -->
<meta name="google-site-verification" content="VJAn1g6wmtTZPpTXh-B4xoSFEkUi5jcV74xQSr6jnOM" />
<!-- <script>
document.querySelector('meta[name="author"]').setAttribute("content", "Ruangguru Tech Team");
</script> -->
<meta name="publisher" content="PT Ruang Raya Indonesia">
<!-- Google Tag Manager -->
<script>
(function(w, d, s, l, i) {
w[l] = w[l] || [];
w[l].push({
'gtm.start': new Date().getTime(),
event: 'gtm.js'
});
var f = d.getElementsByTagName(s)[0],
j = d.createElement(s),
dl = l != 'dataLayer' ? '&l=' + l : '';
j.async = true;
j.src =
'https://www.googletagmanager.com/gtm.js?id=' + i + dl;
f.parentNode.insertBefore(j, f);
})(window, document, 'script', 'dataLayer', 'GTM-PVNLZFT');
</script>
<!-- End Google Tag Manager -->
<meta name='robots' content='index, follow, max-image-preview:large, max-snippet:-1, max-video-preview:-1' />
<style>img:is([sizes="auto" i], [sizes^="auto," i]) { contain-intrinsic-size: 3000px 1500px }</style>
<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https://yoast.com/wordpress/plugins/seo/ -->
<meta name="description" content="Ada yang tahu apa itu cerita fiksi? Artikel ini membahas seputar pengertian, ciri, unsur, jenis, hingga contoh cerita fiksi yang kita sering kita temui." />
<link rel="canonical" href="https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi" />
<meta property="og:locale" content="en_US" />
<meta property="og:type" content="article" />
<meta property="og:title" content="Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh" />
<meta property="og:description" content="Ada yang tahu apa itu cerita fiksi? Artikel ini membahas seputar pengertian, ciri, unsur, jenis, hingga contoh cerita fiksi yang kita sering kita temui." />
<meta property="og:url" content="https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi" />
<meta property="og:site_name" content="Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru" />
<meta property="article:publisher" content="https://www.facebook.com/ruanggurucom/" />
<meta property="article:published_time" content="2024-10-14T04:26:31+00:00" />
<meta property="article:modified_time" content="2024-10-14T04:30:08+00:00" />
<meta name="author" content="Ringgana Wandy Wiguna" />
<meta name="twitter:card" content="summary_large_image" />
<meta name="twitter:creator" content="@ruangguru" />
<meta name="twitter:site" content="@ruangguru" />
<meta name="twitter:label1" content="Written by" />
<meta name="twitter:data1" content="Ringgana Wandy Wiguna" />
<meta name="twitter:label2" content="Est. reading time" />
<meta name="twitter:data2" content="19 minutes" />
<script type="application/ld+json" class="yoast-schema-graph">{"@context":"https://schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi","url":"https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi","name":"Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh","isPartOf":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi#primaryimage"},"image":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/4c72a3e6-5fc2-4f86-b6ca-46be53d3e18d.png","datePublished":"2024-10-14T04:26:31+00:00","dateModified":"2024-10-14T04:30:08+00:00","author":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165"},"description":"Ada yang tahu apa itu cerita fiksi? Artikel ini membahas seputar pengertian, ciri, unsur, jenis, hingga contoh cerita fiksi yang kita sering kita temui.","breadcrumb":{"@id":"https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi#primaryimage","url":"https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/4c72a3e6-5fc2-4f86-b6ca-46be53d3e18d.png","contentUrl":"https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/4c72a3e6-5fc2-4f86-b6ca-46be53d3e18d.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https://www.ruangguru.com/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#website","url":"https://www.ruangguru.com/blog/","name":"Ruangguru Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https://www.ruangguru.com/blog/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/d258ac11457d3dc99953aef5aabc2165","name":"Ringgana Wandy Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https://www.ruangguru.com/blog/#/schema/person/image/","url":"https://secure.gravatar.com/avatar/?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https://secure.gravatar.com/avatar/?s=96&d=mm&r=g","caption":"Ringgana Wandy Wiguna"},"url":"https://www.ruangguru.com/blog/author/ringgana-wandy-wiguna"}]}</script>
<!-- / Yoast SEO plugin. -->
<link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="Belajar Gratis di Rumah Kapan Pun! | Blog Ruangguru » Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12 Comments Feed" href="https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi/feed" />
<script type="text/javascript">
/* <![CDATA[ */
window._wpemojiSettings = {"baseUrl":"https:\/\/s.w.org\/images\/core\/emoji\/15.1.0\/72x72\/","ext":".png","svgUrl":"https:\/\/s.w.org\/images\/core\/emoji\/15.1.0\/svg\/","svgExt":".svg","source":{"concatemoji":"https:\/\/www.ruangguru.com\/blog\/wp-includes\/js\/wp-emoji-release.min.js?ver=6.8.1"}};
/*! This file is auto-generated */
!function(i,n){var o,s,e;function c(e){try{var t={supportTests:e,timestamp:(new Date).valueOf()};sessionStorage.setItem(o,JSON.stringify(t))}catch(e){}}function p(e,t,n){e.clearRect(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height),e.fillText(t,0,0);var t=new Uint32Array(e.getImageData(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height).data),r=(e.clearRect(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height),e.fillText(n,0,0),new Uint32Array(e.getImageData(0,0,e.canvas.width,e.canvas.height).data));return t.every(function(e,t){return e===r[t]})}function u(e,t,n){switch(t){case"flag":return n(e,"\ud83c\udff3\ufe0f\u200d\u26a7\ufe0f","\ud83c\udff3\ufe0f\u200b\u26a7\ufe0f")?!1:!n(e,"\ud83c\uddfa\ud83c\uddf3","\ud83c\uddfa\u200b\ud83c\uddf3")&&!n(e,"\ud83c\udff4\udb40\udc67\udb40\udc62\udb40\udc65\udb40\udc6e\udb40\udc67\udb40\udc7f","\ud83c\udff4\u200b\udb40\udc67\u200b\udb40\udc62\u200b\udb40\udc65\u200b\udb40\udc6e\u200b\udb40\udc67\u200b\udb40\udc7f");case"emoji":return!n(e,"\ud83d\udc26\u200d\ud83d\udd25","\ud83d\udc26\u200b\ud83d\udd25")}return!1}function f(e,t,n){var r="undefined"!=typeof WorkerGlobalScope&&self instanceof WorkerGlobalScope?new OffscreenCanvas(300,150):i.createElement("canvas"),a=r.getContext("2d",{willReadFrequently:!0}),o=(a.textBaseline="top",a.font="600 32px Arial",{});return e.forEach(function(e){o[e]=t(a,e,n)}),o}function t(e){var t=i.createElement("script");t.src=e,t.defer=!0,i.head.appendChild(t)}"undefined"!=typeof Promise&&(o="wpEmojiSettingsSupports",s=["flag","emoji"],n.supports={everything:!0,everythingExceptFlag:!0},e=new Promise(function(e){i.addEventListener("DOMContentLoaded",e,{once:!0})}),new Promise(function(t){var n=function(){try{var e=JSON.parse(sessionStorage.getItem(o));if("object"==typeof e&&"number"==typeof e.timestamp&&(new Date).valueOf()<e.timestamp+604800&&"object"==typeof e.supportTests)return e.supportTests}catch(e){}return null}();if(!n){if("undefined"!=typeof Worker&&"undefined"!=typeof OffscreenCanvas&&"undefined"!=typeof URL&&URL.createObjectURL&&"undefined"!=typeof Blob)try{var e="postMessage("+f.toString()+"("+[JSON.stringify(s),u.toString(),p.toString()].join(",")+"));",r=new Blob([e],{type:"text/javascript"}),a=new Worker(URL.createObjectURL(r),{name:"wpTestEmojiSupports"});return void(a.onmessage=function(e){c(n=e.data),a.terminate(),t(n)})}catch(e){}c(n=f(s,u,p))}t(n)}).then(function(e){for(var t in e)n.supports[t]=e[t],n.supports.everything=n.supports.everything&&n.supports[t],"flag"!==t&&(n.supports.everythingExceptFlag=n.supports.everythingExceptFlag&&n.supports[t]);n.supports.everythingExceptFlag=n.supports.everythingExceptFlag&&!n.supports.flag,n.DOMReady=!1,n.readyCallback=function(){n.DOMReady=!0}}).then(function(){return e}).then(function(){var e;n.supports.everything||(n.readyCallback(),(e=n.source||{}).concatemoji?t(e.concatemoji):e.wpemoji&&e.twemoji&&(t(e.twemoji),t(e.wpemoji)))}))}((window,document),window._wpemojiSettings);
/* ]]> */
</script>
<style id='wp-emoji-styles-inline-css' type='text/css'>
img.wp-smiley, img.emoji {
display: inline !important;
border: none !important;
box-shadow: none !important;
height: 1em !important;
width: 1em !important;
margin: 0 0.07em !important;
vertical-align: -0.1em !important;
background: none !important;
padding: 0 !important;
}
</style>
<link rel='stylesheet' id='wp-block-library-css' href='https://www.ruangguru.com/blog/wp-includes/css/dist/block-library/style.min.css?ver=6.8.1' type='text/css' media='all' />
<style id='classic-theme-styles-inline-css' type='text/css'>
/*! This file is auto-generated */
.wp-block-button__link{color:#fff;background-color:#32373c;border-radius:9999px;box-shadow:none;text-decoration:none;padding:calc(.667em + 2px) calc(1.333em + 2px);font-size:1.125em}.wp-block-file__button{background:#32373c;color:#fff;text-decoration:none}
</style>
<style id='global-styles-inline-css' type='text/css'>
:root{--wp--preset--aspect-ratio--square: 1;--wp--preset--aspect-ratio--4-3: 4/3;--wp--preset--aspect-ratio--3-4: 3/4;--wp--preset--aspect-ratio--3-2: 3/2;--wp--preset--aspect-ratio--2-3: 2/3;--wp--preset--aspect-ratio--16-9: 16/9;--wp--preset--aspect-ratio--9-16: 9/16;--wp--preset--color--black: #000000;--wp--preset--color--cyan-bluish-gray: #abb8c3;--wp--preset--color--white: #ffffff;--wp--preset--color--pale-pink: #f78da7;--wp--preset--color--vivid-red: #cf2e2e;--wp--preset--color--luminous-vivid-orange: #ff6900;--wp--preset--color--luminous-vivid-amber: #fcb900;--wp--preset--color--light-green-cyan: #7bdcb5;--wp--preset--color--vivid-green-cyan: #00d084;--wp--preset--color--pale-cyan-blue: #8ed1fc;--wp--preset--color--vivid-cyan-blue: #0693e3;--wp--preset--color--vivid-purple: #9b51e0;--wp--preset--gradient--vivid-cyan-blue-to-vivid-purple: linear-gradient(135deg,rgba(6,147,227,1) 0%,rgb(155,81,224) 100%);--wp--preset--gradient--light-green-cyan-to-vivid-green-cyan: linear-gradient(135deg,rgb(122,220,180) 0%,rgb(0,208,130) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange: linear-gradient(135deg,rgba(252,185,0,1) 0%,rgba(255,105,0,1) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-vivid-orange-to-vivid-red: linear-gradient(135deg,rgba(255,105,0,1) 0%,rgb(207,46,46) 100%);--wp--preset--gradient--very-light-gray-to-cyan-bluish-gray: linear-gradient(135deg,rgb(238,238,238) 0%,rgb(169,184,195) 100%);--wp--preset--gradient--cool-to-warm-spectrum: linear-gradient(135deg,rgb(74,234,220) 0%,rgb(151,120,209) 20%,rgb(207,42,186) 40%,rgb(238,44,130) 60%,rgb(251,105,98) 80%,rgb(254,248,76) 100%);--wp--preset--gradient--blush-light-purple: linear-gradient(135deg,rgb(255,206,236) 0%,rgb(152,150,240) 100%);--wp--preset--gradient--blush-bordeaux: linear-gradient(135deg,rgb(254,205,165) 0%,rgb(254,45,45) 50%,rgb(107,0,62) 100%);--wp--preset--gradient--luminous-dusk: linear-gradient(135deg,rgb(255,203,112) 0%,rgb(199,81,192) 50%,rgb(65,88,208) 100%);--wp--preset--gradient--pale-ocean: linear-gradient(135deg,rgb(255,245,203) 0%,rgb(182,227,212) 50%,rgb(51,167,181) 100%);--wp--preset--gradient--electric-grass: linear-gradient(135deg,rgb(202,248,128) 0%,rgb(113,206,126) 100%);--wp--preset--gradient--midnight: linear-gradient(135deg,rgb(2,3,129) 0%,rgb(40,116,252) 100%);--wp--preset--font-size--small: 13px;--wp--preset--font-size--medium: 20px;--wp--preset--font-size--large: 36px;--wp--preset--font-size--x-large: 42px;--wp--preset--spacing--20: 0.44rem;--wp--preset--spacing--30: 0.67rem;--wp--preset--spacing--40: 1rem;--wp--preset--spacing--50: 1.5rem;--wp--preset--spacing--60: 2.25rem;--wp--preset--spacing--70: 3.38rem;--wp--preset--spacing--80: 5.06rem;--wp--preset--shadow--natural: 6px 6px 9px rgba(0, 0, 0, 0.2);--wp--preset--shadow--deep: 12px 12px 50px rgba(0, 0, 0, 0.4);--wp--preset--shadow--sharp: 6px 6px 0px rgba(0, 0, 0, 0.2);--wp--preset--shadow--outlined: 6px 6px 0px -3px rgba(255, 255, 255, 1), 6px 6px rgba(0, 0, 0, 1);--wp--preset--shadow--crisp: 6px 6px 0px rgba(0, 0, 0, 1);}:where(.is-layout-flex){gap: 0.5em;}:where(.is-layout-grid){gap: 0.5em;}body .is-layout-flex{display: flex;}.is-layout-flex{flex-wrap: wrap;align-items: center;}.is-layout-flex > :is(*, div){margin: 0;}body .is-layout-grid{display: grid;}.is-layout-grid > :is(*, div){margin: 0;}:where(.wp-block-columns.is-layout-flex){gap: 2em;}:where(.wp-block-columns.is-layout-grid){gap: 2em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-flex){gap: 1.25em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-grid){gap: 1.25em;}.has-black-color{color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-color{color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-color{color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-color{color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-color{color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-color{color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-color{color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-color{color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-color{color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-black-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-background-color{background-color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-black-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--black) !important;}.has-cyan-bluish-gray-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--cyan-bluish-gray) !important;}.has-white-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--white) !important;}.has-pale-pink-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--pale-pink) !important;}.has-vivid-red-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-red) !important;}.has-luminous-vivid-orange-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-amber-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--luminous-vivid-amber) !important;}.has-light-green-cyan-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--light-green-cyan) !important;}.has-vivid-green-cyan-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-green-cyan) !important;}.has-pale-cyan-blue-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--pale-cyan-blue) !important;}.has-vivid-cyan-blue-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-cyan-blue) !important;}.has-vivid-purple-border-color{border-color: var(--wp--preset--color--vivid-purple) !important;}.has-vivid-cyan-blue-to-vivid-purple-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--vivid-cyan-blue-to-vivid-purple) !important;}.has-light-green-cyan-to-vivid-green-cyan-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--light-green-cyan-to-vivid-green-cyan) !important;}.has-luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-vivid-amber-to-luminous-vivid-orange) !important;}.has-luminous-vivid-orange-to-vivid-red-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-vivid-orange-to-vivid-red) !important;}.has-very-light-gray-to-cyan-bluish-gray-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--very-light-gray-to-cyan-bluish-gray) !important;}.has-cool-to-warm-spectrum-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--cool-to-warm-spectrum) !important;}.has-blush-light-purple-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--blush-light-purple) !important;}.has-blush-bordeaux-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--blush-bordeaux) !important;}.has-luminous-dusk-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--luminous-dusk) !important;}.has-pale-ocean-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--pale-ocean) !important;}.has-electric-grass-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--electric-grass) !important;}.has-midnight-gradient-background{background: var(--wp--preset--gradient--midnight) !important;}.has-small-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--small) !important;}.has-medium-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--medium) !important;}.has-large-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--large) !important;}.has-x-large-font-size{font-size: var(--wp--preset--font-size--x-large) !important;}
:where(.wp-block-post-template.is-layout-flex){gap: 1.25em;}:where(.wp-block-post-template.is-layout-grid){gap: 1.25em;}
:where(.wp-block-columns.is-layout-flex){gap: 2em;}:where(.wp-block-columns.is-layout-grid){gap: 2em;}
:root :where(.wp-block-pullquote){font-size: 1.5em;line-height: 1.6;}
</style>
<link rel="https://api.w.org/" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/" /><link rel="alternate" title="JSON" type="application/json" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/wp/v2/posts/20384" /><link rel="EditURI" type="application/rsd+xml" title="RSD" href="https://www.ruangguru.com/blog/xmlrpc.php?rsd" />
<meta name="generator" content="WordPress 6.8.1" />
<link rel='shortlink' href='https://www.ruangguru.com/blog/?p=20384' />
<link rel="alternate" title="oEmbed (JSON)" type="application/json+oembed" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/oembed/1.0/embed?url=https%3A%2F%2Fwww.ruangguru.com%2Fblog%2Fcerita-fiksi" />
<link rel="alternate" title="oEmbed (XML)" type="text/xml+oembed" href="https://www.ruangguru.com/blog/wp-json/oembed/1.0/embed?url=https%3A%2F%2Fwww.ruangguru.com%2Fblog%2Fcerita-fiksi&format=xml" />
</head>
<body class="wp-singular post-template-default single single-post postid-20384 single-format-standard wp-theme-ruangguru">
<!-- Google Tag Manager (noscript) -->
<noscript><iframe src="https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-M28L4XJ" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"></iframe></noscript>
<!-- End Google Tag Manager (noscript) -->
<header class="header">
<div class="container">
<nav class="navbar navbar-expand-lg header-inner">
<div style="display:flex; gap:12px;">
<button class="navbar-toggler" type="button" data-bs-toggle="collapse" data-bs-target="#navbarSupportedContent" aria-controls="navbarSupportedContent" aria-expanded="false" aria-label="Toggle navigation">
<img alt="menu" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/beba4a70-3971-41be-9364-f9ee6857b192.svg" loading="lazy" width="30px" height="32px" />
</button>
<a href="https://ruangguru.com" class="header-logo">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/logo-ruangguru.png" alt="Logo">
</a>
</div>
<form class="form-inline my-2 my-lg-0" role="search" method="get" id="searchformmobile" class="searchform" action="https://www.ruangguru.com/blog/">
<div>
<label class="screen-reader-text" for="s">Search for:</label>
<div class="input-group input-group-sm">
<span class="input-group-text" id="search-2"><img width="20px" height="20px" loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/baf38d7b-226b-4374-8b2b-e49766395871.png" alt="" /></span>
<input type="text" value="" name="s" class="form-control" placeholder="Cari artikel di sini!" aria-label="Cari artikel di sini!" aria-describedby="Cari artikel di sini!">
</div>
</div>
</form>
<div class="collapse navbar-collapse dropdown-hover-all" id="navbarSupportedContent">
<div class="d-lg-none navbar-head-collapse">
<a href="https://ruangguru.com" class="header-logo">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/logo-ruangguru.png" alt="Logo">
</a>
<button class="navbar-toggler" type="button" data-bs-toggle="collapse" data-bs-target="#navbarSupportedContent" aria-controls="navbarSupportedContent" aria-expanded="false" aria-label="Toggle navigation">
X
</button>
</div>
<ul class="navbar-nav me-auto mb-2 mb-lg-0">
<li class="nav-item">
<a class="nav-link" href="https://www.ruangguru.com/blog/">Blog</a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Konsep & Tips Pelajaran </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1">
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Bahasa Indonesia</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu0">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Bahasa Inggris</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu1">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-inggris/bahasa-inggris-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Biologi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu2">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/biologi/biologi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Ekonomi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu3">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ekonomi/ekonomi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Fisika</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu4">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/fisika/fisika-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu5" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Geografi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu5">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/geografi/geografi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu6" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">IPA Terpadu</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu6">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ipa-terpadu/ipa-terpadu-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu7" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">IPS Terpadu</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu7">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/ips-terpadu/ips-terpadu-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu8" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Kimia</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu8">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kimia/kimia-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu9" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Matematika</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu9">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-4">Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-5">Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sd-kelas-6">Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/matematika/matematika-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu10" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Sejarah</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu10">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sejarah/sejarah-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
<div class="dropdown dropend">
<a class="dropdown-item dropdown-toggle" id="nav1-menu11" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">Sosiologi</a>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav1-menu11">
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-7">Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-8">Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-smp-kelas-9">Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-10">Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-11">Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/sosiologi/sosiologi-sma-kelas-12">Kelas 12</a>
</div>
</div>
</div>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Latihan Soal </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav2">
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-4">Latihan Soal Kelas 4</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-5">Latihan Soal Kelas 5</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sd-kelas-6">Latihan Soal Kelas 6</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-7">Latihan Soal Kelas 7</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-8">Latihan Soal Kelas 8</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu5" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/smp-kelas-9">Latihan Soal Kelas 9</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu6" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-10">Latihan Soal Kelas 10</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu7" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-11">Latihan Soal Kelas 11</a>
<a class="dropdown-item" id="nav2-menu8" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/latihan-soal/sma-kelas-12">Latihan Soal Kelas 12</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Pojok Kampus </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav3">
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/info-beasiswa">Info Beasiswa</a>
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/kampus-dan-jurusan">Kampus dan Jurusan</a>
<a class="dropdown-item" id="nav3-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/c/seleksi-masuk">Seleksi Masuk</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
">
<a class="nav-link
" href=" https://www.ruangguru.com/blog/c/fakta-seru" id="nav4"
>
Fakta Seru </a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Dunia Kata </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav5">
<a class="dropdown-item" id="nav5-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/cerpen">Cerpen</a>
<a class="dropdown-item" id="nav5-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/resensi-buku">Resensi Buku</a>
</div>
</li>
<li class="nav-item
">
<a class="nav-link
" href=" https://www.ruangguru.com/blog/tag/for-kids" id="nav6"
>
For Kids </a>
</li>
<li class="nav-item
dropdown dropdown-hover">
<p class="nav-link dropdown-toggle" data-bs-toggle="dropdown" aria-haspopup="true" aria-expanded="false">
Seputar Ruangguru </p>
<div class="dropdown-menu" aria-labelledby="nav7">
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu0" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/info-ruangguru">Info Ruangguru</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu1" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/siaran-pers">Siaran Pers</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu2" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/cerita-juara">Cerita Juara</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu3" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/seputar-guru">Seputar Guru</a>
<a class="dropdown-item" id="nav7-menu4" href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/lifeatruangguru">Life at Ruangguru</a>
</div>
</li>
</ul>
<form class="form-inline my-2 my-lg-0" role="search" method="get" id="searchform" class="searchform" action="https://www.ruangguru.com/blog/">
<div>
<label class="screen-reader-text" for="s">Search for:</label>
<div class="input-group input-group-sm">
<span class="input-group-text" id="search-2"><img width="10" height="10" loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/baf38d7b-226b-4374-8b2b-e49766395871.png" alt="" /></span>
<input type="text" value="" name="s" class="form-control" placeholder="Cari artikel di sini!" aria-label="Cari artikel di sini!" aria-describedby="Cari artikel di sini!">
</div>
</div>
</form>
</div>
</nav>
<script>
(function($bs) {
const CLASS_NAME = 'has-child-dropdown-show';
$bs.Dropdown.prototype.toggle = function(_orginal) {
return function() {
document.querySelectorAll('.' + CLASS_NAME).forEach(function(e) {
e.classList.remove(CLASS_NAME);
});
let dd = this._element.closest('.dropdown').parentNode.closest('.dropdown');
for (; dd && dd !== document; dd = dd.parentNode.closest('.dropdown')) {
dd.classList.add(CLASS_NAME);
}
return _orginal.call(this);
}
}($bs.Dropdown.prototype.toggle);
document.querySelectorAll('.dropdown').forEach(function(dd) {
dd.addEventListener('hide.bs.dropdown', function(e) {
if (this.classList.contains(CLASS_NAME)) {
this.classList.remove(CLASS_NAME);
e.preventDefault();
}
e.stopPropagation(); // do not need pop in multi level mode
});
});
// for hover
document.querySelectorAll('.dropdown-hover, .dropdown-hover-all .dropdown').forEach(function(dd) {
dd.addEventListener('mouseenter', function(e) {
let toggle = e.target.querySelector(':scope>[data-bs-toggle="dropdown"]');
if (!toggle.classList.contains('show')) {
$bs.Dropdown.getOrCreateInstance(toggle).toggle();
dd.classList.add(CLASS_NAME);
$bs.Dropdown.clearMenus(e);
}
});
dd.addEventListener('mouseleave', function(e) {
let toggle = e.target.querySelector(':scope>[data-bs-toggle="dropdown"]');
if (toggle.classList.contains('show')) {
$bs.Dropdown.getOrCreateInstance(toggle).toggle();
}
});
});
})(bootstrap);
$(document).ready(() => {
if ($(window).width() > 991) {
$("a[data-bs-toggle='dropdown']").click(function() {
window.location = $(this).attr('href');
});
}
})
</script>
</div>
</header>
<div class="main-content">
<div class="side-banner-mobile">
</div>
<div class="glider-navigation mobile">
<div role="tablist" class="dots" id="side-banner-mobile-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="side-banner-mobile-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="side-banner-mobile-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-md-8 post">
<div class="content">
<nav aria-label="breadcrumb">
<ol class="breadcrumb">
<!-- Home Link -->
<li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog">Home</a></li>
<!-- Categories -->
<li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia">Bahasa Indonesia</a></li><li class="breadcrumb-item"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-12">Bahasa Indonesia SMA Kelas 12</a></li> </ol>
</nav>
<h1 class="content-title">
Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12 </h1>
<div class="content-meta">
<p class="content-author"><a href="https://www.ruangguru.com/blog/author/ringgana-wandy-wiguna" class="">Ringgana Wandy Wiguna</a> </p>
<p class="content-info"><span>October 14, 2024 • </span> <span>19 minutes read</span></p>
<br />
</div>
<div class="content-body">
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/4c72a3e6-5fc2-4f86-b6ca-46be53d3e18d.png" alt="cerita fiksi - teks fiksi" /></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em><span style="font-weight: 400;">Ada yang tahu <strong>apa itu cerita fiksi</strong>? <strong><a href="https://www.ruangguru.com/blog/c/bahasa-indonesia/bahasa-indonesia-sma-kelas-12">Artikel Bahasa Indonesia kelas 12</a></strong> ini membahas seputar pengertian, ciri, hingga contoh dari cerita fiksi yang kita sering kita temui.</span></em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: center;"><i><span style="font-weight: 400;">—</span></i></p>
<p> </p>
<p style="text-align: justify;"><em><span style="font-weight: 400;">Guys</span></em><i><span style="font-weight: 400;">, </span></i><span style="font-weight: 400;">ada yang pernah membaca buku Harry Potter? Ada yang tau </span><span style="font-weight: 400;"><em>ngga</em> </span><span style="font-weight: 400;">Hogwart itu ada di mana? </span><em><span style="font-weight: 400;">Yups</span></em><i><span style="font-weight: 400;">, </span></i><span style="font-weight: 400;">kalian </span><span style="font-weight: 400;"><em>ngga</em> </span><span style="font-weight: 400;">akan bisa nemuin tempat tersebut di dunia nyata, karena semuanya adalah fiksi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Teks fiksi atau cerita fiksi</strong>, sering kita jumpai sehari-hari di lingkungan kita, loh. Contoh cerita itu, yakni dongeng, novel, atau sebagainya yang sering kamu dengar sehari-hari. Cerita fiksi selalu berkembang di dalam masyarakat dan bersifat imajinatif ya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan cerita fiksi? Mari kita pelajari lebih dalam, apa itu cerita fiksi, mulai dari pengertian, hingga contoh-contoh cerita fiksi!</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Pengertian Cerita Fiksi</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Cerita fiksi adalah</strong> hasil dari <strong>imajinasi atau khayalan penulis</strong> yang tidak selalu didasarkan pada kejadian nyata. Cerita ini sepenuhnya diciptakan dari kreativitas penulis yang bebas membentuk dunia, tokoh, dan peristiwa sesuai keinginan mereka. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Karena sifatnya yang imajinatif, cerita fiksi bisa menghadirkan <strong>hal-hal yang tidak mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari</strong>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tapiii, meskipun cerita fiksi bersifat khayalan, seringkali <strong>tema atau masalah yang diangkat tetap relevan dengan kehidupan nyata</strong>. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Penulis fiksi tetap menyisipkan konflik atau situasi yang familiar bagi pembaca, sehingga mereka masih bisa merasa terhubung dengan cerita tersebut. Inilah yang membuat cerita fiksi tetap bermakna, meskipun tidak sepenuhnya terjadi di dunia nyata.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Selain itu, melalui cerita fiksi, pembaca diajak untuk menjelajahi dunia yang berbeda, penuh dengan pengalaman baru dan petualangan seru </span><span style="font-weight: 400;">nih, <em>guys</em></span><span style="font-weight: 400;">. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Karakter yang diciptakan juga bisa sangat beragam, mulai dari pahlawan super, penyihir, monster, hingga orang biasa dengan masalah yang kompleks. Semua elemen ini membuat cerita fiksi mampu memberikan hiburan sekaligus wawasan bagi pembacanya, </span><em><span style="font-weight: 400;">lho</span></em><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/contoh-cerpen-singkat-dan-strukturnya">Kumpulan Contoh Cerpen Singkat dan Menarik Berbagai Tema</a></strong></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Ciri-Ciri Cerita Fiksi</b></span></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Cerita fiksi memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis teks lainnya ya, berikut adalah ciri-ciri cerita fiksi:</span></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Imajinatif</strong><span style="font-weight: 400;">: Cerita fiksi murni dari imajinasi penulis, bukan kejadian nyata. Walaupun bisa menggunakan cerita nyata namun, pasti ada khayalan dari penulisnya ya.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Memiliki alur cerita</strong><span style="font-weight: 400;">: Biasanya ada konflik ada permasalahan yang ada di dalam cerita, klimaks atau puncak permasalahan cerita, dan resolusi atau penyelesaian permasalahannya</span><span style="font-weight: 400;">.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Mengandung pesan moral</strong><span style="font-weight: 400;">: Meskipun imajinatif, fiksi sering kali membawa pesan atau nilai tertentu ya, misalnya tentang rasa toleransi dan menghargai teman.</span></li>
<li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><strong>Karakter buatan</strong><span style="font-weight: 400;">: Tokoh-tokoh dalam cerita adalah ciptaan penulis, yang mungkin atau tidak ada di dunia nyata. Walaupun ada, pasti banyak sifat atau kejadian yang dikarang oleh penulis ya</span><span style="font-weight: 400;">.</span></li>
</ul>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Unsur-Unsur Cerita Fiksi</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Nah, dalam cerita fiksi, ada beberapa unsur penting yang harus kita pahami untuk bisa menikmati dan memahami ceritanya dengan baik. Bagian ini disebut dengan <strong>unsur-unsur cerita fiksi</strong>. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Unsur cerita fiksi dibagi menjadi dua, yaitu <strong>unsur intrinsik dan ekstrinsik</strong>. M</span><span style="font-weight: 400;">ari kita bahas satu persatu!</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">A. Unsur Intrinsik Cerita Fiksi</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Unsur intrinsik cerita fiksi itu penting banget, </span><em><span style="font-weight: 400;">lho</span></em><span style="font-weight: 400;">! Setiap cerita fiksi </span><span style="font-weight: 400;"><em>ngga</em> </span><span style="font-weight: 400;">cuma sekadar cerita, tapi ada beberapa unsur yang membangunnya. D</span><span style="font-weight: 400;">i bawah ini adalah unsur-unsur intrinsik yang biasanya ada dalam cerita fiksi:</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>1. Tema</b><b><br />
</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tema adalah <strong>ide utama dari sebuah cerita</strong></span><span style="font-weight: 400;">. Mau cerita panjang atau pendek, pasti punya tema yang jadi dasar ceritanya. Bahkan, cerita panjang kadang punya lebih dari satu tema</span><span style="font-weight: 400;">!</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>2. Alur</b><b><br />
</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kalau alur adalah<strong> jalannya cerita</strong>, </span><em><span style="font-weight: 400;">guys</span></em><span style="font-weight: 400;">. Setiap cerita punya alur yang bisa <strong>maju, mundur, </strong>atau bahkan<strong> campuran</strong>. Alur menggambarkan urutan kejadian yang bikin cerita semakin menarik.</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>3. Tokoh</b><b><br />
</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tokoh adalah <strong>karakter yang ada di dalam cerita</strong></span><span style="font-weight: 400;">. </span><span style="font-weight: 400;"><em>Ngga</em> </span><span style="font-weight: 400;">harus manusia, tokoh pada cerita fiksi bisa aja <strong>hewan atau makhluk lain</strong>. Tokoh ini yang jadi pusat cerita dan membawa kisahnya.</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>4. Latar</b><b><br />
</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Latar adalah <strong>suasana, waktu, dan tempat yang mendukung cerita</strong>. Setiap cerita punya latar yang bikin pembaca lebih bisa merasakan kejadiannya. Latar yang kuat bisa membawa pembaca ke dunia dalam cerita.</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>5. Konflik</b><b><br />
</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Konflik adalah <strong>masalah yang terjadi di dalam cerita</strong></span><span style="font-weight: 400;">. Konflik inilah yang bikin emosi pembaca terbawa dan ingin tahu bagaimana penyelesaiannya. Biasanya, konflik berkembang dari awal sampai akhir cerita.</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>6. Sudut Pandang</b><b><br />
</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Selanjutnya, sudut pandang adalah <strong>cara penulis menyampaikan cerita</strong>. Bisa dari ‘aku’, ‘dia’, atau pengamat. Kalau sudut pandang orang pertama, ceritanya pakai “aku” atau “saya”. Sedangkan, sudut pandang ketiga, lebih seperti pengamat yang </span><span style="font-weight: 400;"><em>ngga</em> </span><span style="font-weight: 400;">terlibat langsung. Sehingga, ceritanya pakai “dia” atau nama tokoh-tokohnya.</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><b>7. Percakapan</b><b><br />
</b></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Percakapan dalam cerita fiksi biasanya <strong>singkat dan fokus pada poin pentingnya</strong>. Dialog membantu menggambarkan karakter atau menyampaikan informasi, tapi </span><span style="font-weight: 400;"><em>ngga</em> </span><span style="font-weight: 400;">seribet percakapan di dunia nyata.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/unsur-unsur-intrinsik-cerita-pendek">Apa Saja Unsur-Unsur Intrinsik Cerpen?</a></strong></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>B. Unsur Ekstrinsik Cerita Fiksi</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Selain unsur intrinsik yang membangun cerita, ada juga unsur ekstrinsik yang </span><span style="font-weight: 400;"><em>ngga</em> </span><span style="font-weight: 400;">kalah penting. Unsur ekstrinsik adalah <strong>hal-hal yang mempengaruhi penulis saat menciptakan ceritanya</strong>. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Biasanya, unsur ini lebih berkaitan dengan hal-hal di luar cerita itu sendiri, tapi tetap punya pengaruh besar. </span><span style="font-weight: 400;"><em>Yuk</em>, </span><span style="font-weight: 400;">kita bahas beberapa poinnya!</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 12pt;">1. Hubungan Penulis dengan Dunia Sastra</span></strong></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Unsur ini mencakup <strong>latar belakang kehidupan pengarang</strong>, yang bisa mempengaruhi kondisi kejiwaannya, serta hubungannya dengan masyarakat, negara, atau bahkan politik. Faktor-faktor ini mempengaruhi cara penulis menulis dan sudut pandang yang mereka pakai dalam cerita.</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;"><strong>2. Hubungan Ideologi Penulis dengan Dunia Sastra</strong> </span></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Bagian ini juga penting. Bisa meliputi<strong> ideologi, filsafat, pengetahuan, dan teknologi</strong> yang berkembang pada saat itu, yang mempengaruhi cara mereka berpikir dan menulis. Semua aspek ini masuk ke dalam karya fiksi yang dihasilkan.</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt;"><strong>3. Aspek Kehidupan Penulis</strong></span></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Contohnya seperti <strong>pendidikan, ekonomi, budaya, dan politik</strong> juga punya pengaruh besar pada cerita. Penulis sering kali mencerminkan realitas sosial melalui karakternya atau alur ceritanya, bahkan tanpa kita sadari.</span></p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 12pt;">4. Hubungan Penulis dengan Zaman</span></strong></h4>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Hubungan sastra dengan semangat zaman atau “<em>zeitgeist</em>” juga mempengaruhi penulis. Mereka sering mencerminkan bagaimana <strong>kondisi sosial, budaya, atau politik pada zamannya</strong> ke dalam cerita yang mereka buat.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/bahasa-indonesia-kelas-9-unsur-ekstrinsik-cerita-pendek">Apa Saja Unsur-Unsur Ekstrinsik Cerpen?</a></strong></p>
<p style="text-align: center;">—</p>
<p style="text-align: justify;">Gimana, kamu udah cukup paham tentang teks fiksi? Sebelum lanjut ke struktur, jenis, dan contoh teks fiksi, misalnya kamu mau mempelajari materi teks fiksi lebih dalam, boleh banget gabung di <strong><a href="https://www.ruangguru.com/privat/bahasa-indonesia">Ruangguru Privat Bahasa Indonesia</a></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Ruangguru Privat, kamu akan dimentori oleh guru-guru berkualitas yang sudah terstandarisasi. Kamu juga bebas mau pilih belajar secara tatap muka (<em>offline</em>) atau lewat daring (<em>online</em>). Fleksibel banget, kan. Yuk langsung daftar sekarang!</p>
<p><a href="https://cta.ruangguru.com/blog-rg10-privat"><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/94e6e69e-708c-48fc-b4e9-d277c9405371.png" alt="CTA Ruangguru Privat" /></a></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Struktur Cerita Fiksi</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Struktur cerita fiksi umumnya terbagi menjadi beberapa bagian penting yang membentuk alur cerita, di antaranya:</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Pendahuluan</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Pendahuluan adalah <strong>bagian awal cerita</strong> yang <strong>memperkenalkan karakter-karakter utama dan latar tempat cerita</strong>. Di sini, pembaca akan mengetahui siapa tokoh-tokoh dalam cerita dan di mana serta kapan cerita ini terjadi.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Konflik</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Selanjutnya, konflik adalah bagian ketika <strong>masalah utama muncul</strong> dan menjadi pusat perhatian dalam cerita. Ini merupakan titik di mana <strong>tokoh-tokoh menghadapi berbagai tantangan</strong> atau pertentangan yang harus diatasi. Konflik akan menggerakkan alur cerita dan memotivasi tindakan tokoh-tokoh dalam cerita.</span></p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Klimaks</b> </span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Klimaks adalah <strong>puncak ketegangan</strong> atau momen paling menegangkan dalam cerita, di mana semua permasalahan mencapai titik tertinggi. </span><span style="font-weight: 400;">Di sini, pembaca akan merasakan intensitas konflik dan bagaimana tokoh-tokoh berusaha menghadapi situasi tersebut. </span></p>
<h3><span style="font-size: 14pt;">4. Resolusi</span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Setelah klimaks, cerita akan memasuki bagian </span><strong>resolusi</strong><span style="font-weight: 400;"> yang memberikan penyelesaian terhadap konflik dan menunjukkan bagaimana keadaan berubah setelahnya.</span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Jenis-Jenis Cerita Fiksi</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Cerita fiksi itu banyak banget jenisnya, mulai dari novel, cerpen, dongeng, sampai fabel. Masing-masing jenis punya ciri khas tersendiri yang bikin kita tertarik, seperti </span><b>novel</b> <span style="font-weight: 400;">yang pastinya memiliki tulisan yang lebih panjang dan lebih detail, atau</span><span style="font-weight: 400;"> </span><b>cerpen </b><span style="font-weight: 400;">yang pendek tapi langsung ke inti cerita. </span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Novel</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Novel atau cerita fiksi panjang adalah karya sastra fiksi yang lebih panjang dibandingkan cerpen. Novel biasanya <strong>terdiri dari beberapa bab</strong> dan <strong>bisa mencapai ratusan bahkan ribuan halaman</strong>. N</span><span style="font-weight: 400;">ovel memiliki <strong>alur cerita yang lebih kompleks dan rinci</strong> dibandingkan cerpen.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Cerita novel, akan menghadirkan banyak tokoh dengan latar belakang dan karakter yang berbeda-beda. W</span><span style="font-weight: 400;">alaupun sering kali pengarang memasukkan cerita yang benar-benar terjadi, namun pasti ada bumbu imajinasi dari pengarang. </span><span style="font-weight: 400;">Novel memiliki tema yang beragam, seperti cinta, persahabatan, perjuangan, sosial, politik, dan sebagainya. </span><b></b></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/menganalisis-unsur-unsur-novel">Pengertian Novel, Ciri, Unsur Pembentuk, Struktur, dan Contohnya</a></strong></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Cerpen</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Cerpen atau fiksi pendek adalah karya sastra pendek dan singkat. Biasanya, cerpen hanya <strong>terdiri dari 10.000 kata</strong> saja. Ada pembeda antara cerpen dengan karya fiksi yang lain </span><em><span style="font-weight: 400;">nih, guys</span></em><span style="font-weight: 400;">. Pertama, biasanya cerpen <strong>langsung menjelaskan inti cerita tanpa basa-basi</strong>. Kedua, cerpen selalu <strong>fokus pada satu peristiwa</strong>. Ketiga, biasanya cerpen <strong>memiliki tokoh yang sedikit</strong>.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Meskipun begitu, cerpen tetap memiliki alur yang jelas, mulai dari pengenalan, konflik, hingga kesimpulan. Cerpen juga memiliki tema yang spesifik, bisa persahabatan, percintaan, horor, aksi, komedi, dan masih banyak lagi.</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Dongeng</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dongeng adalah cerita fiksi dengan</span><span style="font-weight: 400;"> tujuan untuk menghibur dan mengandung pesan moral. Cerita ini diciptakan oleh seseorang dan seringkali diceritakan ulang dari generasi ke generasi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dongeng dan cerpen sangatlah mirip. Namun, yang membedakan keduanya ada pada beberapa hal ya, </span><em><span style="font-weight: 400;">guys</span></em><span style="font-weight: 400;">. Pertama ada di alurnya. Alur cerpen biasanya jelas dan terstruktur, sedangkan <strong>dongeng biasanya bebas dan imajinatif</strong>. Kedua, panjang penulisannya. Cerpen biasanya lebih singkat, sedangkan <strong>dongeng bisa panjang atau pendek</strong>. Tapi, <em>ngga</em> lebih panjang dari novel.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Selanjutnya, tokoh. Cerpen tidak memiliki banyak tokoh, namun <strong>dongeng bisa memiliki banyak tokoh</strong> yang diceritakan</span><i><span style="font-weight: 400;">.</span></i><span style="font-weight: 400;"> Terakhir adalah latar. Biasanya, cerpen berkisar pada waktu-waktu sekarang dan tempat yang ada saat ini, sedangkan <strong>latar tempat dan waktu dongeng</strong>, biasanya ada <strong>di masa lampau dan di tempat-tempat yang imajinatif</strong>.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/dongeng">Pengertian Dongeng, Jenis, Ciri-ciri, Fungsi, Unsur & Contoh</a></strong></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Fabel</b></span></h3>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Fabel adalah cerita fiksi yang menarik karena <strong>tokoh-tokoh ceritanya adalah bintang</strong>. Tokoh hewan pada cerita fabel memiliki perilaku seperti manusia. Mereka bisa berpikir, berbicara, dan memiliki perasaan seperti manusia.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Biasanya, cerita fiksi fabel memiliki <strong>alur cerita yang sederhana</strong> dan lucu. Setiap fabel mengandung pesan moral atau nilai-nilai kehidupan yang ingin disampaikan kepada pembaca tentunya. </span><span style="font-weight: 400;">Melalui cerita-cerita ini, kita diajak untuk berpikir kritis dan mengambil hikmah dari setiap peristiwa.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://www.ruangguru.com/blog/struktur-dalam-menulis-cerita-fabel">Cerita Fabel: Pengertian, Struktur, Ciri & Contoh</a></strong></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 18pt;"><b>Contoh Cerita Fiksi Pendek</b></span></h2>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Banyak sekali contoh teks fiksi yang bisa kita temui sehari-hari. Berikut ini beberapa contoh teks fiksi!</span></p>
<p> </p>
<h3><span style="font-size: 14pt;"><b>1. Cerita Fiksi Malin Kundang</b></span></h3>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="font-size: 12pt;">Malin Kundang, Kisah Si Anak yang Durhaka</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Di sebuah desa kecil di pesisir pantai Sumatera, hiduplah seorang anak bernama Malin Kundang bersama ibunya. Mereka hidup miskin, tetapi sang ibu selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya. Setiap hari, ibunya bekerja keras untuk menghidupi Malin, berharap suatu hari anaknya bisa menjadi orang yang sukses dan mengangkat derajat keluarga mereka.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Malin Kundang tumbuh menjadi anak yang cerdas dan rajin. Namun, kehidupan di desa yang penuh kesulitan membuatnya merasa tak puas. Malin sering kali memandang ke laut lepas, berharap suatu hari bisa pergi jauh dari desa dan meraih kehidupan yang lebih baik. “Ibu, suatu hari aku akan pergi merantau dan kembali sebagai orang kaya,” katanya kepada ibunya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Suatu ketika, kesempatan itu datang. Sebuah kapal besar berlabuh di pantai desa mereka, dan Malin merasa inilah saatnya. Ia meminta izin kepada ibunya untuk pergi merantau. Dengan berat hati, sang ibu mengizinkan, tetapi ia berpesan, “Malin, jangan lupakan ibumu. Tetaplah rendah hati dan ingat asal usulmu.”</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Malin pergi berlayar, meninggalkan desanya dan ibunya. Di perjalanan, ia bekerja keras, dan nasib baik berpihak padanya. Ia akhirnya menjadi seorang pedagang sukses, memiliki harta melimpah, dan menikahi seorang perempuan cantik dari keluarga kaya. Namun, dalam kebahagiaannya, Malin mulai melupakan janji-janji kepada ibunya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Beberapa tahun berlalu, Malin tidak pernah pulang atau memberi kabar kepada ibunya. Sang ibu tetap setia menunggu anaknya di tepi pantai, berharap suatu hari Malin akan kembali. Hingga suatu hari, terdengar kabar bahwa seorang pedagang kaya berlabuh di desa mereka dengan kapal besar. Sang ibu yakin itu adalah Malin dan bergegas ke pantai untuk menyambutnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Ketika kapal besar itu tiba, memang benar, Malin Kundang ada di atasnya. Namun, ketika sang ibu mendekat dan memanggil namanya, Malin justru menolak mengakuinya. Malin merasa malu dengan penampilan ibunya yang lusuh di depan istrinya dan anak buahnya. “Aku tidak mengenal wanita tua ini,” katanya dengan dingin.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Sang ibu sangat terpukul dengan perlakuan Malin. Ia tak menyangka anak yang dibesarkannya dengan penuh kasih sayang kini tidak mau mengakuinya. Dengan hati yang hancur, ia berdoa kepada Tuhan. “Ya Tuhan, jika benar dia anakku, maka hukumlah dia karena kedurhakaannya.”</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Tak lama setelah doa itu dipanjatkan, langit tiba-tiba menjadi gelap. Petir menyambar keras, angin kencang bertiup, dan ombak besar menghantam kapal Malin. Dalam sekejap, tubuh Malin membatu, menjadi patung yang tergeletak di tepi pantai sebagai pengingat akan dosa durhaka kepada orang tua.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Patung Malin Kundang masih ada di tepi pantai hingga kini. Cerita ini menjadi pelajaran bagi kita semua tentang pentingnya menghormati dan menyayangi orang tua. Tidak peduli seberapa tinggi kita terbang, jangan pernah melupakan asal kita dan orang yang telah berjuang untuk kita.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>2. Cerita Fiksi Danau Toba</b></span></h3>
<p style="text-align: center;"><strong>Danau Toba</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Di sebuah desa kecil di tepi Danau Toba, hiduplah seorang pemuda bernama Togar. Ia dikenal sebagai nelayan yang gigih dan penuh semangat, meski hidupnya sederhana. Setiap hari, Togar berlayar dengan perahu kayunya untuk menangkap ikan di danau yang luas. Danau Toba bukan sekadar tempat mencari nafkah bagi Togar, tetapi juga tempat di mana ia merasa paling tenang dan damai.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Suatu hari, saat matahari terbenam, Togar mendapati sesuatu yang aneh di tengah danau. Di atas permukaan air yang tenang, muncul cahaya terang yang seakan memanggilnya. Dengan penasaran, ia mendayung perahunya mendekati cahaya itu. Sesampainya di sana, ia melihat sebuah batu besar yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Di atas batu itu, terukir gambar naga dengan ekor panjang yang menjalar hingga ke dasar danau.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Keesokan harinya, Togar menceritakan temuannya kepada penduduk desa. Beberapa orang menganggapnya hanyalah khayalan belaka, sementara yang lain merasa khawatir dan percaya bahwa itu adalah pertanda dari leluhur mereka. Menurut legenda yang beredar di desa, Danau Toba konon diciptakan oleh seekor naga raksasa yang mengorbankan dirinya demi melindungi penduduk dari bencana alam ribuan tahun yang lalu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Semakin hari, Togar merasa ada sesuatu yang menariknya untuk kembali ke batu misterius itu. Ia merasa seolah-olah ada kekuatan yang memanggil namanya setiap kali ia mendekati danau. Suatu malam, saat bulan purnama bersinar terang, Togar memutuskan untuk kembali ke tempat batu itu muncul. Ia mendayung perahunya tanpa ragu, mengikuti suara di dalam hatinya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Saat Togar sampai di tempat batu itu lagi, tiba-tiba air di sekitar perahunya mulai berputar. Ia merasa angin kencang datang dari arah danau, meskipun cuaca tampak tenang. Dari kedalaman danau, muncul sosok seekor naga berwarna emas dengan mata menyala. Naga itu berbicara kepadanya dalam suara yang dalam dan bergema, “Aku adalah penjaga Danau Toba. Apa yang kamu cari di sini, wahai pemuda?”</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dengan gemetar, Togar menjawab, “Aku tidak mencari apa-apa. Aku hanya penasaran dengan batu yang muncul di tengah danau ini.” Naga itu tersenyum tipis dan berkata, “Batu itu adalah pintu menuju masa lalu. Hanya yang berhati murni yang bisa melihatnya. Kamu telah terpilih untuk menjaga warisan ini.”</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Togar terkejut mendengar kata-kata naga itu. Ia tak pernah berpikir bahwa dirinya akan dipilih untuk tugas sebesar itu. Naga tersebut kemudian memberitahunya bahwa di bawah danau, tersembunyi kerajaan kuno yang telah hilang selama ribuan tahun. Hanya orang terpilih yang bisa mengaksesnya dan melindungi rahasia besar yang tersimpan di dalamnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Setelah pertemuan dengan naga emas itu, hidup Togar berubah. Ia kini merasa memiliki tanggung jawab besar terhadap desa dan Danau Toba. Ia tidak hanya berperan sebagai nelayan biasa, tetapi juga sebagai penjaga danau yang mengetahui rahasia besar di balik legenda. Meski tugasnya berat, Togar merasa bangga karena telah dipercaya oleh leluhur mereka.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Sejak saat itu, Togar lebih sering mengunjungi batu misterius di tengah danau, tapi tidak untuk mencari jawaban, melainkan untuk menjaga keseimbangan alam dan memastikan rahasia tetap tersimpan dengan baik. Penduduk desa, yang tadinya skeptis, mulai menghormati Togar dan percaya bahwa ia adalah penjaga danau yang telah lama dinantikan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Danau Toba, dengan segala keindahannya, kini tidak hanya menjadi sumber kehidupan bagi penduduk desa, tapi juga tempat di mana legenda hidup dan terus terjaga. Togar, dengan segala keberanian dan ketulusannya, menjalankan tugasnya sebagai penjaga danau dengan penuh tanggung jawab, hingga akhirnya ia dikenal sebagai pahlawan yang tak hanya menjaga danau, tapi juga hati rakyatnya.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>3. Cerita Fiksi Timun Mas</b></span></h3>
<p style="text-align: center;"><strong>Timun Mas dan Raksasa</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Di sebuah desa kecil yang tenang, hiduplah seorang janda tua yang sangat ingin memiliki anak. Suatu hari, saat dia sedang berdoa di tepi sungai, dia bertemu dengan seorang raksasa baik hati yang memberinya benih ajaib. Raksasa itu berkata, “Tanam benih ini di halaman rumahmu, dan dalam waktu singkat, kamu akan mendapatkan seorang anak perempuan yang cantik.” Dengan penuh harapan, sang janda menanam benih tersebut di kebunnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Beberapa minggu kemudian, benih tersebut tumbuh menjadi tanaman yang subur dan menghasilkan buah timun yang besar. Saat janda memotong timun itu, dia terkejut melihat seorang bayi perempuan di dalamnya. Dengan penuh kasih sayang, dia membesarkan bayi itu, menamainya Timun Mas, dan merawatnya dengan sepenuh hati. Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang cantik dan cerdas, membuat janda sangat bahagia.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Namun, kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Suatu malam, raksasa yang telah memberi benih datang kembali, kali ini dengan niat buruk. Raksasa itu mengancam janda dan Timun Mas, mengatakan bahwa dia ingin mengambil Timun Mas sebagai makanannya. Dengan ketakutan, sang janda mencari bantuan untuk melindungi putrinya dari ancaman raksasa.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Janda lalu pergi ke seorang dukun tua yang terkenal karena kemampuannya dalam sihir. Dukun itu memberi Timun Mas beberapa benda ajaib: garam, cabai, dan terasi, serta sebuah belati. “Gunakan benda-benda ini saat raksasa datang,” pesan dukun tersebut, “dan kamu akan dapat mengalahkannya.”</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Ketika raksasa datang ke rumah mereka keesokan harinya, Timun Mas telah siap dengan benda-benda ajaib itu. Saat raksasa mendekat, Timun Mas melemparkan garam, yang membuat tanah menjadi licin dan raksasa tergelincir. Raksasa mencoba bangkit, tetapi Timun Mas segera melemparkan cabai yang membuatnya terbakar dan marah.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Raksasa yang semakin marah lalu mengejar Timun Mas yang melarikan diri dengan cepat. Dalam pelariannya, Timun Mas tiba di sebuah hutan dan menggunakan terasi untuk menciptakan kabut yang membingungkan raksasa. Raksasa tersebut tersesat di dalam hutan, tidak mampu menemukan Timun Mas yang bersembunyi dengan cermat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Meskipun raksasa tidak menyerah, dia semakin lelah dan frustasi mencari Timun Mas. Dengan mengandalkan keberanian dan kecerdikan, Timun Mas terus melarikan diri dan bersembunyi dari raksasa. Dia memanfaatkan setiap alat yang diberikan oleh dukun untuk memastikan keselamatannya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Akhirnya, setelah perjuangan panjang, raksasa yang kelelahan dan marah tidak bisa lagi menemukan Timun Mas. Dengan putus asa, raksasa meninggalkan hutan dan kembali ke rumahnya, menyadari bahwa usahanya untuk menangkap Timun Mas adalah sia-sia. Timun Mas akhirnya kembali ke ibunya dengan selamat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Kembali di rumah, Timun Mas dan ibunya merayakan kemenangan mereka atas raksasa. Mereka hidup bahagia dan damai, tanpa ancaman dari raksasa yang menakutkan lagi. Kisah Timun Mas menjadi legenda di desa mereka, mengajarkan tentang keberanian dan kecerdikan dalam menghadapi bahaya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Dan begitulah, Timun Mas dan ibunya terus hidup bahagia, menghargai setiap momen bersama dan bersyukur atas segala yang mereka miliki. Mereka tahu bahwa meskipun tantangan hidup datang, dengan keberanian dan bantuan yang tepat, mereka bisa mengatasi apa pun. Dan cerita mereka tetap dikenang sebagai kisah inspiratif tentang kemenangan melawan kejahatan.</span></p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="font-size: 14pt;"><b>4. Cerita Fiksi dalam Bahasa Inggris</b></span></h3>
<p style="text-align: center;"><strong>A Young Man and A Giant</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Once upon a time in a tranquil village nestled between towering mountains, lived a young man named Ethan. Ethan was known for his kindness and bravery, but he felt restless and yearned for adventure beyond the village boundaries. One day, while exploring the forest near his home, he stumbled upon a mysterious, ancient map hidden beneath a rock. The map depicted a path leading to a legendary giant’s lair, said to hold a treasure of immense power.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Ethan decided to follow the map, driven by curiosity and a sense of destiny. As he journeyed through dense forests and over rugged hills, he encountered various challenges that tested his courage and resourcefulness. He crossed treacherous rivers, navigated dark caves, and faced wild beasts, each time overcoming these obstacles with a mix of quick thinking and bravery.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">After several days of arduous travel, Ethan finally arrived at the entrance of a colossal cave, rumoured to be the home of the giant. The entrance was guarded by a massive boulder, which Ethan managed to move with great effort. Inside, he found himself in a vast chamber adorned with ancient relics and shimmering jewels. But before he could admire the treasure, the ground trembled as the giant appeared.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">The giant, towering over Ethan with eyes like molten gold, roared in surprise and anger. Ethan stood his ground, his heart pounding but his resolve unshaken. He addressed the giant calmly, explaining his quest for the treasure and his intention to return with it to his village to help those in need. The giant listened intently, his anger slowly melting into curiosity.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">The giant, once a fierce guardian of his hoard, had grown weary of isolation and longed for companionship. He was touched by Ethan’s selfless intentions and agreed to share a portion of the treasure. In exchange, Ethan promised to visit the giant regularly and bring stories from the world outside. This pact marked the beginning of a unique friendship between the young man and the giant.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Ethan returned to his village, bringing with him not only the treasure but also tales of his extraordinary adventure. The villagers were amazed and grateful, and the wealth helped to improve their lives significantly. Ethan continued to visit the giant, who became a cherished friend and a source of wisdom and guidance for the young man.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Years passed, and Ethan’s adventures with the giant became legends told around the village fires. The story of their friendship spread far and wide, inspiring many with its message of bravery, kindness, and the power of unexpected alliances. Ethan grew into a wise leader, always remembering the giant’s lessons and the adventures that shaped his life.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">And so, the giant’s lair, once a place of fear and isolation, transformed into a symbol of hope and unity. The young man and the giant’s extraordinary friendship bridged the gap between their worlds, leaving a legacy that would be remembered for generations to come.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">The tale of Ethan and the giant continued to be told, not only as an epic adventure but also as a reminder that even the most unlikely friendships can lead to the greatest of treasures.</span></p>
<p style="text-align: center;">—</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;">Nah, itulah penjelasan mengenai <strong>cerita fiksi atau teks fiksi</strong> yang bisa kamu pahami. Cerita fiksi bisa menjadi bacaan yang sangat menarik karena membawa kita keluar dari dunia nyata, dan mengajak kita berpetualang ke dunia yang penuh dengan fantasi, </span><em><span style="font-weight: 400;">guys</span></em><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="font-weight: 400;"> Kalian bisa menemukan diri kalian berada di kerajaan ajaib, di masa depan yang futuristik, atau bahkan di dalam pikiran tokoh yang memiliki pemikiran unik. </span><strong>Contoh teks fiksi</strong><span style="font-weight: 400;"> juga bisa menginspirasi kita, membuat kita tertawa, atau bahkan membuat kita merenung tentang kehidupan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><em><span style="font-weight: 400;">Yuk</span></em><span style="font-weight: 400;">, mulai eksplorasi lebih banyak buku fiksi dan gali imajinasi kalian! Atau </span><em><span style="font-weight: 400;">ngga, </span></em><span style="font-weight: 400;">kamu bisa berdiskusi dengan asik tentang cerita fiksi dengan Master Teacher yang kompeten dibidangnya. Pastinya seru banget belajar bersama di </span><strong><a href="https://ruangguru.com">Ruangguru</a></strong><span style="font-weight: 400;">, Mari belajar dan menjadi Siswa Berprestasi bersama Ruangguru.</span></p>
<p><a href="https://app.ruangguru.com/ruangbelajar/"><img decoding="async" class="aligncenter size-medium" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/db778458-24ca-48f0-9929-5c43c5147be0.jpeg" alt="CTA ruangbelajar" /></a></p>
<p><strong>Referensi:</strong></p>
<p>https://gramedia.com/literasi/contoh-cerita-fiksi/ (Diakses pada 10 Oktober 2024)</p>
<p>https://www.detik.com/sumut/berita/d-6619207/12-contoh-cerita-fiksi-berbagai-tema-pengertian-struktur-dan-penjelasannya (Diakses pada 10 Oktober 2024)</p>
</div>
<div class="content-meta-tags">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/bahasa-indonesia-xii" rel="tag">Bahasa Indonesia XII</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/kelas-12" rel="tag">Kelas 12</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/konsep-pelajaran" rel="tag">Konsep Pelajaran</a> <a href="https://www.ruangguru.com/blog/tag/sma" rel="tag">SMA</a> </div>
</div>
<div class="author-post">
<img loading="lazy" class="author-avatar" width="64px" height="64px" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/5196bc4b-168b-4b6f-8c46-cb076ca8b451.png">
<div>
<h5 class="author-title">Ringgana Wandy Wiguna</h5>
<p class="author-description"></p>
</div>
</div> <div class="share-post">
<p>Bagikan artikel ini:</p>
<ul class="socmed">
<li>
<a target="_blank" href="https://api.whatsapp.com/send?phone=&text=Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12%0D%0A%0D%0Ahttps://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/whatsapp.png" loading="lazy" alt="Logo Whatsapp " /></a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/share.php?u=https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi&quote=Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12"> <img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook " /> </a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12&url=https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi"> <img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading="lazy" alt="Logo Twitter " /> </a>
</li>
<li>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/shareArticle?mini=true&url=https://www.ruangguru.com/blog/cerita-fiksi&title=Cerita Fiksi: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis & Contoh | Bahasa Indonesia Kelas 12"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading="lazy" alt="Logo LinkedIn " /></a>
</li>
</ul>
</div>
</div>
<div class="col-md-4 sticky">
<aside id="sidebar">
<div class="side-banner-desktop">
</div>
<div class="glider-navigation desktop">
<div role="tablist" class="dots" id="side-banner-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="side-banner-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="side-banner-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
<h2 style="font-size: 24px; font-weight: bold; margin-bottom: 16px;margin-top: 16px;">Artikel Terbaru</h2>
<ul>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/pergerakan-nasional-indonesia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png" alt="Pergerakan Nasional" class="external-img wp-post-image " /> <span>Pergerakan Nasional Indonesia: Pengertian, Tujuan & Penyebabnya | Sejarah Kelas 11</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/runtuhnya-uni-soviet">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png" alt="Runtuhnya Uni Soviet" class="external-img wp-post-image " /> <span>Sejarah Runtuhnya Uni Soviet, Penyebab, dan Dampaknya | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/konflik-palestina-israel">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png" class="external-img wp-post-image " /> <span>Latar Belakang Terjadinya Konflik Palestina dengan Israel | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/9-lembaga-dan-pelaku-pasar-modal-di-indonesia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/279825ac-672b-43f9-b66e-a1c7ec87f784.png" alt="Pelaku Pasar Modal di Indonesia" class="external-img wp-post-image " /> <span>9 Lembaga dan Pelaku Pasar Modal di Indonesia | Ekonomi Kelas 10</span>
</a>
</li>
<li>
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/peristiwa-kontemporer-dunia-perpecahan-cekoslovakia">
<img loading="lazy" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/2a1a35c0-f1f5-45d4-8869-ff5083bd90e5.png" alt="Perpecahan Cekoslowakia" class="external-img wp-post-image " /> <span>Latar Belakang Perpecahan Cekoslowakia dan Penyebabnya | Sejarah Kelas 12</span>
</a>
</li>
</ul>
</aside>
</div>
</div>
<div class="row">
<div class="col-12">
<section class="related-posts">
<h2 class="page-title">
Artikel Lainnya
</h2>
<div class="content-grid">
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/pergerakan-nasional-indonesia">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/dd9f819a-e3e7-4992-b8c7-3ce436bb27f8.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Pergerakan Nasional Indonesia: Pengertian, Tujuan & Penyebabnya | Sejarah Kelas 11 </h2>
<div class="content-meta">
<span>March 6, 2026</span> <span>• 8 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/runtuhnya-uni-soviet">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/b9f1448f-d581-42c3-bf06-6300fdbcd7c8.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Sejarah Runtuhnya Uni Soviet, Penyebab, dan Dampaknya | Sejarah Kelas 12 </h2>
<div class="content-meta">
<span></span> <span>• 11 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
<div class="content">
<a href="https://www.ruangguru.com/blog/konflik-palestina-israel">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png?height=320&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png?height=320" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/724ad604-4b78-4c7c-9d4b-627165954c4a.png" loading="lazy" alt="" />
</picture>
<div>
<h2 class="content-title">
Latar Belakang Terjadinya Konflik Palestina dengan Israel | Sejarah Kelas 12 </h2>
<div class="content-meta">
<span>March 5, 2026</span> <span>• 5 minutes read</span>
</div>
</div>
</a>
</div>
</div>
</section> </div>
</div>
<div class="banner-product-wrapper">
<a href="https://cta.ruangguru.com/7c02db90-610d-11ee-80fe-4201ac180089" target="_blank" class="alert alert-dismissible fade show banner-product" role="alert">
<button type="button" class="btn-close" data-bs-dismiss="alert" aria-label="Close"></button>
<!-- <p>Yuk pilih kelas dan materi belajar kamu di sini</p>
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/0e292531-9ee1-4eed-92f5-b5c053eea4c2.svg" width="42px" height="42px" class="arrow-right"> -->
<img class="image-floating-bottom" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/d19eb9b6-999d-4b92-87c6-c4fb32000d73.png?convert=web" />
</a>
</div>
</div>
</div>
<script>
function sleep(ms) {
return new Promise((resolve) => setTimeout(resolve, ms));
}
async function replaceCtaMarkupAsync() {
await sleep(2000);
alert("replace")
const contentBody = document.querySelector('.content-body');
const paragraphs = contentBody.querySelectorAll('p');
const regexPattern = /{{cta\(['"](.+?)['"]\)}}/g;
paragraphs.forEach((paragraph) => {
const originalHTML = paragraph.innerHTML;
let modifiedHTML = '';
let lastIndex = 0;
for (const match of originalHTML.matchAll(regexPattern)) {
const ctaId = match[1];
modifiedHTML += originalHTML.slice(lastIndex, match.index) + `<b>${ctaId}</b>`;
lastIndex = match.index + match[0].length;
}
modifiedHTML += originalHTML.slice(lastIndex);
paragraph.innerHTML = modifiedHTML;
});
document.addEventListener("DOMContentLoaded", () => {
replaceCtaMarkupAsync();
});
}
</script>
<div class="modal fade" id="popupPromo" tabindex="-1" aria-labelledby="popupPromoLabel" aria-hidden="true">
<div class="modal-dialog modal-dialog-centered" data-bs-backdrop="static" data-bs-keyboard="false">
<div class="modal-content">
<div class="button-wrapper">
<button type="button" class="btn-close" data-bs-dismiss="modal" aria-label="Close"></button>
</div>
<div class="glider-contain">
<div class="glider">
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/ab-web-pop-up-banner-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/4680961a-4e01-4169-8ff4-da0823d0da6c.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/e0ebb0c9-e368-4524-9241-dbaf73cafccd.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/rasionalisasi-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-blog-to-snbt-prem">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/e6888a56-1d95-4d8a-b87a-b19b8a185651.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/rgp-popup-blog-rg">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/cbe7b869-fbe2-4497-8a1e-42344df5b137.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/kitab-tka-smp-popup-blog">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com//landing-pages/assets/eb41ad00-e4dc-46f5-b9f6-721266fc371e.jpg" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/f7908ac1-3b0b-492c-bf87-dcea2b20b87c.png" />
</a>
<a class="" target="_blank" href="https://cta.ruangguru.com/pop-rg-kitablitetkasmp">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/50097055-1862-46a8-bbe0-fa5b077f88bb.png" />
</a>
</div>
<div class="glider-navigation">
<div role="tablist" class="dots" id="popup-promo-dots"></div>
<div class="glider-button-navigation">
<button aria-label="Previous" class="glider-prev" id="popup-promo-prev"><img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/412de767-9fab-4a4e-9a21-09b7ac9c5f96.png"></button>
<button aria-label="Next" class="glider-next" id="popup-promo-next">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-pages/assets/754b0134-4f20-4cdd-af8c-d5918044d734.png">
</button>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<script>
var jsonString = '[{"CreatedAt":"2025-07-25 01:01:27+00:00","Id":696,"UpdatedAt":"2026-02-25 02:12:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":31467,"ctaId":"ab-web-pop-up-banner-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/ab-web-pop-up-banner-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b9b5f501-be14-4e3f-9ad8-a87e17ec16e9.png","name":"[AB] Web Pop Up Banner - Blog RG","targetUrl":"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/?utm-source=ab-web-pop-up-banner-blog-rg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/4680961a-4e01-4169-8ff4-da0823d0da6c.png","name":"[RG] Popup Banner Blog - Promo SNBT Ramadan","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":1,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-07-25 01:01:27+00:00","Id":705,"UpdatedAt":"2026-02-23 10:52:46+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33341,"ctaId":"ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/ab-web-pop-up-banner-blog-rg-1)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f30c4943-4456-4a96-858b-fe065c9073ae.png","name":"[AB] Web Pop Up Banner - Blog RG 1","targetUrl":"https:\/\/bayar.ruangguru.com\/?utm-source=ab-web-pop-up-banner-blog-rg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/e0ebb0c9-e368-4524-9241-dbaf73cafccd.png","name":"[RG] Popup Banner Blog - Promo TKA Ramadan","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":2,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":657,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:10+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33189,"ctaId":"rasionalisasi-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/rasionalisasi-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png","name":"[RG] Pop Up Blog - Rasionalisasi","targetUrl":"https:\/\/www.ruangguru.com\/rasionalisasi"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/0ec15e92-707a-4660-8134-11f1c1e539a8.png","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Rasionalisasi","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":3,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-12-07 09:26:39+00:00","Id":677,"UpdatedAt":"2026-02-12 02:22:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33305,"ctaId":"to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/to-snbt-reg-2026-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg","name":"[IDN] CTA Popup Blog RG - Tryout SNBT Regular 2026","targetUrl":"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/TOUTBKREG7"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/b95e02b2-28a4-4c24-a6db-930ecddef2fa.jpg","name":"[RG] Popup Blog RG - Tryout Regular 2026","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":4,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2026-02-05 10:16:52+00:00","Id":689,"UpdatedAt":"2026-03-05 02:41:12+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33338,"ctaId":"pop-blog-to-snbt-prem","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-blog-to-snbt-prem)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg","name":"[RG] Popup Blog - TO SNBT Prem","targetUrl":"https:\/\/link.ruangguru.com\/blPk\/TOUTBKPREM"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/1b8558a2-ad51-4144-b30c-01a3231a22da.jpg","name":"[RG] Pop blog - TO SNBT Prem","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":5,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-12-07 09:26:39+00:00","Id":679,"UpdatedAt":"2026-03-04 03:44:16+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33304,"ctaId":"to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/to-prem-tka-sd-smp-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/1bf472e1-62f4-4aa9-ab8c-4fa72a82dd7b.png","name":"[RG] Pop Up Blog RG - TO Premium TKA SD SMP","targetUrl":"https:\/\/s.id\/TOTKAPREMSDSMP"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/e6888a56-1d95-4d8a-b87a-b19b8a185651.png","name":"[RG] Popup Blog RG - TO TKA Premium SD SMP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":6,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-08-25 04:25:04+00:00","Id":672,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:17+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33285,"ctaId":"rgp-popup-blog-rg","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/rgp-popup-blog-rg)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png","name":"[RG] Pop Up Blog - RGP","targetUrl":"https:\/\/www.ruangguru.com\/privat"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/851003e6-07b5-40d1-9068-f9b0bcb1625a.png","name":"[RG] Pop Up Blog - RGP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":7,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":379,"UpdatedAt":"2026-03-06 01:54:52+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":31356,"ctaId":"25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/25f78174-4fc2-11ef-9a39-4201ac180089)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f60bc49c-c00f-4a5e-80a2-2552fa18ae21.jpg","name":"CTA Blog RG - Kitab UTBK SNBT","targetUrl":"https:\/\/bit.ly\/orderkitabrg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/cbe7b869-fbe2-4497-8a1e-42344df5b137.jpg","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Kitab UTBK SNBT","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":8,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2023-08-16 13:35:02+00:00","Id":587,"UpdatedAt":"2026-03-06 01:55:00+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33020,"ctaId":"kitab-tka-smp-popup-blog","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/kitab-tka-smp-popup-blog)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/9ea9eca7-9ef7-433c-baad-14bc1019f890.jpg","name":"[RG] Pop up blog - Kitab TKA SMP","targetUrl":"https:\/\/bit.ly\/kitabtkasmprg"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/\/landing-pages\/assets\/eb41ad00-e4dc-46f5-b9f6-721266fc371e.jpg","name":"[RG] Pop Up Blog RG - Kitab TKA SMP","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":9,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-11-12 10:28:45+00:00","Id":636,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:20+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33149,"ctaId":"pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-rg-kitab-utbk-snbt-lite)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/8d6f8639-cfff-4d64-89ea-f68bfe7a868c.png","name":"[RG] Pop blog - Kitab utbk snbt lite","targetUrl":"https:\/\/s.id\/litesnbt26"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/f7908ac1-3b0b-492c-bf87-dcea2b20b87c.png","name":"[RG] Pop blog - Kitab utbk snbt lite","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":10,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"},{"CreatedAt":"2025-11-14 08:09:42+00:00","Id":647,"UpdatedAt":"2026-02-06 03:52:21+00:00","campaign":null,"cta":[{"Id":33160,"ctaId":"pop-rg-kitablitetkasmp","ctaLink":"URI::(https:\/\/cta.ruangguru.com\/pop-rg-kitablitetkasmp)","imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/20edba9b-ef84-4938-b698-4a82783478a5.png","name":"[RG] Pop blog - kitab lite tka smp","targetUrl":"https:\/\/s.id\/litetkasmp26"}],"endDate":null,"hide":0,"imageUrl":"https:\/\/cdn-web-2.ruangguru.com\/landing-pages\/assets\/50097055-1862-46a8-bbe0-fa5b077f88bb.png","name":"[RG] Pop blog - kitab lite tka smp","nc_v5ij___rg_campaign_id":null,"nc_v5ij___rg_product_id":41,"product":"ruangguru","rankPosition":11,"rg_campaign":null,"rg_product":{"Id":41,"name":"ruangguru"},"showIn":"blog","startDate":null,"type":"popup"}]';
var jsArray = JSON.parse(jsonString);
console.log(jsArray);
</script>
<script>
let windowHeight = window.innerHeight;
let promosLength = 11;
document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() {
// Initialize Bootstrap Modal
let popupPromo = new bootstrap.Modal(document.getElementById('popupPromo'), {});
// Initialize Glider.js inside the Bootstrap Modal
function initGliderInModal() {
new Glider(document.querySelector('#popupPromo .glider'), {
slidesToScroll: 1,
slidesToShow: 1,
draggable: true,
dots: '#popup-promo-dots',
arrows: {
prev: '#popup-promo-prev',
next: '#popup-promo-next'
}
});
}
// Show Bootstrap Modal and initialize Glider.js after a specified scroll amount
const scrollThreshold = 2 / 3 * windowHeight; // The scroll amount in pixels to trigger the Modal
let gliderInitialized = false;
window.addEventListener('scroll', function() {
if (window.scrollY >= scrollThreshold && !gliderInitialized && promosLength > 0) {
popupPromo.show();
// Listen for the 'shown' event to initialize Glider.js after the Modal has been fully displayed
$('#popupPromo').on('shown.bs.modal', function() {
initGliderInModal();
gliderInitialized = true;
// Optionally, remove the 'shown' event listener after initializing the Glider to avoid re-initializing
$('#popupPromo').off('shown.bs.modal');
});
// Remove the scroll event listener after the Modal is shown to avoid re-initializing the Glider
this.removeEventListener('scroll', arguments.callee);
}
});
});
</script>
<script src="https://unpkg.com/analytics@0.8.1/dist/analytics.min.js"></script>
<script type="text/javascript" src="https://unpkg.com/analytics-plugin-trackable-min@0.4.5/dist/analytics-plugin-trackable.min.js"></script>
<script type="text/javascript" defer>
/* Initialize analytics */
var Analytics = window._analytics.init({
app: "ruangguruLanding",
debug: false,
plugins: [analyticsTrackable()],
});
/* Additional context tracker pageView */
const post_id = 20384;
const tags_id = [103,76,10,37];
const category_id = 477;
const sub_category_id = 486;
const customData = {
tags_id: tags_id,
category_id: category_id,
sub_category_id: sub_category_id,
post_id: post_id,
};
Analytics.plugins.trackable.context(JSON.stringify(customData));
Analytics.ready(function () {
Analytics.page();
});
$(document).on('click', '[data-tracking-event-type]', function (event) {
const eventType = $(this).data('tracking-event-type');
const context = $(this).data('tracking-context');
Analytics.track(eventType, context);
});
</script>
<footer class="footer">
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-lg-3">
<div class="office">
<a href="https://www.ruangguru.com/">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/RG_LOGO_WHITE.png?convert=auto" alt="Logo Ruangguru" loading="lazy" />
</a>
<address>
<p class="hq">RUANGGURU HQ</p>
<p>
Gedung Sinarmas MSIG Tower Lt. 33. Jl. Jenderal Sudirman Kav. 21, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jakarta 12920
</p>
</address>
</div>
<nav class="footer-menu call-us">
<p class="title">Hubungi Kami</p>
<address>
<a href="mailto:info@ruangguru.com">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/4739a139-8f09-42ea-b517-d842c5d1c28d.png" loading="lazy" alt="Logo Email Footer" />
info@ruangguru.com</a>
<a href="tel:02130930000">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/6f4bb6c8-52c9-4acb-859b-47a10a7eec75.png" loading="lazy" alt="Logo Phone Footer" />(021) 3093 0000</a>
<a href="https://wa.me/6281574410000">
<img class="icon-call-us" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/file-uploader/lp/4b58468a-b2f9-40e4-867f-d3242a065dcf.png" loading="lazy" alt="Logo Whatsapp Footer" />0815 7441 0000</a>
</address>
</nav>
<nav class="footer-menu social d-none d-lg-block">
<p class="title">Ikuti Kami</p>
<a target="_blank" href="https://www.instagram.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png" loading="lazy" alt="Logo Instagram Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/ruanggurucom/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading=" lazy" alt="Logo Twitter Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.youtube.com/ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png" loading=" lazy" alt="Logo Youtube Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/company/ruangguru-com">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading=" lazy" alt="Logo LinkedIn Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.tiktok.com/@ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png" loading=" lazy" alt="Logo TikTok Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
</nav>
</div>
<div class="col-lg-9">
<div class="row">
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Produk Ruangguru</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://roboguru.ruangguru.com" target="_blank">Roboguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/roboguruplus">Roboguru Plus</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/dafa-lulu">Dafa dan Lulu</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/for-kids/kursus">Kursus for Kids</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/for-kids">Ruangguru for Kids</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bisnis">Ruangguru for Business</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruanguji">Ruanguji</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/blog">Ruangbaca</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruangkelas">Ruangkelas</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/ruangbelajar">Ruangbelajar</a></li>
<li><a href="https://pengajar.ruangguru.com/">Ruangpengajar</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/privat">Ruangguru Privat</a></li>
<li><a href="https://www.ruangpeduli.org/" target="_blank">Ruangpeduli</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Bantuan & Panduan</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://www.ruangguru.com/company-credentials">Company Credentials</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/beasiswa">Beasiswa Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/cicilan">Cicilan Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/promo">Promo Ruangguru</a></li>
<li><a href="https://ticketing.ruangguru.com/help?request_type_id=459" target="_blank">Vulnerability Report</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bantuan#layanan">Layanan Pengaduan</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/terms-conditions">Syarat & Ketentuan</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/privacy-policy">Kebijakan Privasi</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/about-us">Tentang Kami</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/contact-us">Kontak Kami</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/press">Press Kit</a></li>
<li><a href="https://www.ruangguru.com/bantuan">Bantuan</a></li>
<li><a href="https://career.ruangguru.com/">Karier</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title">Produk Lainnya</p>
<ul type="none">
<li><a href="https://www.brainacademy.id/" target="_blank">Brain Academy</a></li>
<li><a href="https://www.english-academy.id/" target="_blank">English Academy</a></li>
<li><a href="https://skillacademy.com/" target="_blank">Skill Academy</a></li>
<li><a href="https://www.ruangkerja.id/" target="_blank">Ruangkerja</a></li>
<li><a href="https://www.schoters.com/id/" target="_blank">Schoters</a></li>
<li><a href="https://www.kalananti.id/" target="_blank">Kalananti</a></li>
</ul>
</nav>
</div>
<div class="col-6 col-md-3">
<nav class="footer-menu">
<p class="title"> Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru</p>
<div class="download-list">
<ul>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://apps.apple.com/id/app/ruangguru-solusi-belajar/id1099742206?l=id">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/appstore.png" loading="lazy" alt="Button App Store Footer " />
</a>
</li>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ruangguru.livestudents&hl=in">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/googleplay.png" loading="lazy" alt="Button Google Play Footer " />
</a>
</li>
<li>
<a target="_blank" rel="nofollow" href="https://appgallery.huawei.com/#/app/C102352375">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/huawei.png" loading="lazy" alt="Button AppGallery Footer " />
</a>
</li>
</ul>
</div>
</nav>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="d-lg-none text-center">
<nav class="footer-menu social">
<p class="title">Ikuti Kami</p>
<a target="_blank" href="https://www.instagram.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/instagram.png" loading="lazy" alt="Logo Instagram Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.facebook.com/ruanggurucom/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/facebook.png" loading="lazy" alt="Logo Facebook Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://twitter.com/ruangguru/">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/twitter.png" loading=" lazy" alt="Logo Twitter Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.youtube.com/ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/youtube.png" loading=" lazy" alt="Logo Youtube Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.linkedin.com/company/ruangguru-com">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/linkedin.png" loading=" lazy" alt="Logo LinkedIn Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
<a target="_blank" href="https://www.tiktok.com/@ruangguru">
<picture>
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60&convert=webp" type="image/webp">
<source srcset="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png?height=60" type="image/png">
<img src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/static/tiktok.png" loading=" lazy" alt="Logo TikTok Footer" width="32px" height="32px" />
</picture>
</a>
</nav>
</div>
<p class="footer-copyright">
© 2026 All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia
</p>
</div>
<style>
.bantuan-container {
position: relative;
}
.bantuan-element {
position: fixed;
z-index: 999;
display: flex;
align-items: flex-end;
justify-content: flex-end;
cursor: pointer;
transition: all 0.6s ease;
}
.bantuan-top {
bottom: 11rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom {
bottom: 2rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-top-2 {
bottom: 15rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-top-3 {
bottom: 19rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom-2 {
bottom: 5rem;
right: 2rem;
}
.bantuan-bottom-3 {
bottom: 8rem;
right: 2rem;
}
@media (min-width: 768px) {
.bantuan-element img {
width: auto;
transition: all 0.4s ease;
}
.bantuan-top img {
width: 140px;
}
.bantuan-bottom img {
width: 140px;
}
.bantuan-top-2 img,
.bantuan-top-3 img {
width: 140px;
}
.bantuan-bottom-2 img,
.bantuan-bottom-3 img {
width: 140px;
}
.bantuan-element.clicked {
bottom: 9rem;
right: 2.5rem;
}
.bantuan-element.clicked img {
width: auto;
height: 64px;
}
}
@media (max-width: 767px) {
.bantuan-top {
bottom: 8rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom {
bottom: 2rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-top-2 {
bottom: 12rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-top-3 {
bottom: 16rem;
right: 1rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom-2 {
bottom: 5rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-bottom-3 {
bottom: 8rem;
right: 1.25rem;
align-items: center;
}
.bantuan-element img {
width: auto;
}
.bantuan-top img,
.bantuan-top-2 img,
.bantuan-top-3 img {
width: 96px;
}
.bantuan-bottom img,
.bantuan-bottom-2 img,
.bantuan-bottom-3 img {
width: 96px;
}
}
.bantuan-element:hover {
transform: scale(1.05);
}
.bantuan-element img {
max-width: 100%;
height: auto;
}
</style>
<div id="bantuan-divs-container" style="position: relative" data-product="ruangguru" data-table="rg_floating_icon"></div>
<script>
class FloatingDivsComponent {
constructor(product = 'ruangguru', table = 'rg_floating_icon') {
this.container = document.getElementById('bantuan-divs-container');
this.floatingElements = [];
this.product = product;
this.table = table;
// Configuration
this.config = {
baseApiUrl: 'https://gw.ruangguru.com/api/v3/rdb/p_ddgy8hjx5dxsqx/rg_banner/views/',
apiKey: 'vLyK3dJrDBRmOwueX2OJXibMkgsUbBk0WS4ua2p1',
maxElements: 2,
zIndexBase: 100,
};
// Build dynamic API URL based on table parameter
this.config.apiUrl = this.buildApiUrl();
this.init();
}
buildApiUrl() {
const baseUrl = this.config.baseApiUrl;
const tableName = this.table || 'rg_floating_icon';
const queryParams =
'offset=0&limit=99999&sort=rankPosition&where=(type,eq,floating)~and(showIn,anyof,blog)~and(hide,is,false)~and(product,eq,' +
this.product +
')&nested%5Bcta%5D%5Bfields%5D=Id,name,ctaId,imageUrl,ctaLink,targetUrl';
return `${baseUrl}${tableName}?${queryParams}`;
}
async init() {
try {
await this.fetchFloatingElements();
this.renderFloatingElements();
} catch (error) {
console.error('Failed to initialize floating divs component:', error);
}
}
async fetchFloatingElements() {
try {
const options = {
method: 'GET',
headers: {
'xc-token': this.config.apiKey || 'vLyK3dJrDBRmOwueX2OJXibMkgsUbBk0WS4ua2p1',
},
};
const urlNoco = this.config.apiUrl;
const response = await fetch(urlNoco, options);
if (!response.ok) {
throw new Error(`HTTP error! status: ${response.status}`);
}
const data = await response.json();
this.floatingElements = this.processApiResponse(data);
} catch (error) {
console.error('Error fetching floating elements:', error);
throw error;
}
}
processApiResponse(data) {
if (!data || !data.list || !Array.isArray(data.list)) {
return [];
}
console.log(data.list);
// Ensure we only get maximum 2 elements
const limitedElements = data.list.slice(0, this.config.maxElements);
return limitedElements;
}
renderFloatingElements() {
if (!this.container || this.floatingElements.length === 0) {
return;
}
// Additional safeguard: ensure we never render more than maxElements
const elementsToRender = this.floatingElements.slice(0, this.config.maxElements);
// Clean up existing elements and their event listeners
this.cleanupExistingElements();
// Clear existing content
this.container.innerHTML = '';
elementsToRender.forEach((element, index) => {
const floatingDiv = this.createFloatingDiv(element, index);
this.container.appendChild(floatingDiv);
});
}
cleanupExistingElements() {
// Clear existing elements (no need for event listener cleanup with CSS approach)
const existingElements = this.container.querySelectorAll('[data-floating-element]');
existingElements.forEach(element => {
element.remove();
});
}
createFloatingDiv(element, index) {
const div = document.createElement('div');
const cta = element.cta[0]; // Use the first CTA
// Add data attribute for cleanup tracking
div.setAttribute('data-floating-element', 'true');
// Apply CSS classes based on rankPosition
const positionClass = this.getPositionClass(element.rankPosition, index);
div.className = `bantuan-element ${positionClass}`;
div.style.zIndex = this.config.zIndexBase + index;
// Create the link and image
const link = document.createElement('a');
link.href = 'https://cta.ruangguru.com/' + cta.ctaId || '#';
link.target = '_blank';
// Add tracking attributes
link.setAttribute('data-tracking-event-type', 'landing_page__core__item_click');
link.setAttribute(
'data-tracking-context',
JSON.stringify({
product_name: this.product,
cta_action: 'redirection',
cta_action_detail: link.href,
item_type: 'floating',
item_name: element.name || 'Floating element',
item_category: 'payment',
item_position: index,
item_serial: null,
section_type: 'floating_item',
section_position: 'body',
section_name: 'floating_item',
})
);
const img = document.createElement('img');
img.src = element.imageUrl + '?h=200&convert=webp';
img.alt = element.name || 'Floating element';
img.loading = 'lazy';
// Add click tracking
link.addEventListener('click', () => {
this.trackClick(element, cta);
});
link.appendChild(img);
div.appendChild(link);
return div;
}
getPositionClass(rankPosition, index) {
// Define positioning classes based on rankPosition
if (rankPosition === 1) {
return 'bantuan-top'; // Top position
} else if (rankPosition === 2) {
return 'bantuan-bottom'; // Bottom position
} else {
// For additional elements, distribute them evenly
return `bantuan-${index % 2 === 0 ? 'top' : 'bottom'}-${Math.floor(index / 2) + 1}`;
}
}
trackClick(element, cta) {
// Implement click tracking logic here
console.log('Floating element clicked:', {
elementId: element.Id,
elementName: cta.name,
ctaId: cta.ctaId,
targetUrl: cta.targetUrl,
});
}
// Public method to manually refresh
async refresh() {
try {
await this.fetchFloatingElements();
this.renderFloatingElements();
} catch (error) {
console.error('Failed to refresh floating elements:', error);
throw error;
}
}
// Public method to get current floating elements
getFloatingElements() {
return [...this.floatingElements];
}
}
// Initialize the component when DOM is ready
document.addEventListener('DOMContentLoaded', () => {
// Get product and table parameters from data attributes
const container = document.getElementById('bantuan-divs-container');
const product = container.getAttribute('data-product') || 'ruangguru';
const table = container.getAttribute('data-table') || 'rg_floating_icon';
new FloatingDivsComponent(product, table);
});
// Export for use in other modules if needed
if (typeof module !== 'undefined' && module.exports) {
module.exports = FloatingDivsComponent;
}
</script> <div id="wp-install-nudge" style="
position: fixed;
bottom: 0rem;
right: 0;
z-index: 999;
cursor: pointer;
"></div>
<script>
(function (w, d, s, o, f, js, fjs) {
w['Sales-Nudge-Widget'] = o; w[o] = w[o] || function () { (w[o].q = w[o].q || []).push(arguments) };
js = d.createElement(s), fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
js.id = o; js.src = f; js.async = 1; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(window, document, 'script', 'wpInstallNudge', 'https://cdn-web-2.ruangguru.com/sales-nudge/6198a95130/dist/widget.js'));
wpInstallNudge('init', { targetElementId: 'wp-install-nudge', clientTarget: 'ruangguru_blog' });
</script>
<script>
// note: disabled due to auto reload page
// var lastScrollTop = 0;
// $(window).scroll(function(event){
// var st = $(this).scrollTop();
// if (st > lastScrollTop){
// $('#wp-install-nudge').slideDown( "slow", function() {});
// } else {
// $('#wp-install-nudge').slideUp( "slow", function() {});
// }
// lastScrollTop = st;
// });
// $(document).ready(function () {
// $("#wp-install-nudge").hide();
// });
$('#wp-install-nudge').click(function(){
Analytics.track("promotion__install_nudge__click",
{
user_email: "ruangguru@blog.com",
cta_link: widgetData.dataConfig.target_link
}).catch((err) => {
console.log("tracker error", err);
});
});
</script>
</footer>
<div id="__next"></div>
<script type="speculationrules">
{"prefetch":[{"source":"document","where":{"and":[{"href_matches":"\/blog\/*"},{"not":{"href_matches":["\/blog\/wp-*.php","\/blog\/wp-admin\/*","\/blog\/wp-content\/uploads\/*","\/blog\/wp-content\/*","\/blog\/wp-content\/plugins\/*","\/blog\/wp-content\/themes\/ruangguru\/*","\/blog\/*\\?(.+)"]}},{"not":{"selector_matches":"a[rel~=\"nofollow\"]"}},{"not":{"selector_matches":".no-prefetch, .no-prefetch a"}}]},"eagerness":"conservative"}]}
</script>
<script>
async function getCtaDetails(ctaIds) {
const endpoint =
" https://gw.ruangguru.com/api/v3/rdb/p_ddgy8hjx5dxsqx/CTA/views/CTA?offset=0&limit=10&where=(ctaId,in," + ctaIds.toString() + ")";
try {
const response = await fetch(endpoint, {
headers: {
"xc-token": "-hG2nBDJzSj0agSgNtcJx97M4F02y54nUMoY6plJ",
},
});
const data = await response.json();
const ctaList = data?.list || [];
const ctaMap = new Map();
for (const ctaData of ctaList) {
ctaMap.set(ctaData.ctaId, ctaData);
}
return ctaMap;
} catch (error) {
console.error("Error fetching CTA details:", error);
return new Map();
}
}
async function replaceCTA() {
const regex = /{{cta\((‘(.*?)’|“(.*?)”)\)}}/g;
const bodyHTML = document.body.innerHTML;
const matches = Array.from(bodyHTML.matchAll(regex));
const ctaIds = matches.map((match) => {
let ctaId = match[2] ?? match[3];
return ctaId;
});
const ctaMap = await getCtaDetails(ctaIds);
const replacedHTML = bodyHTML.replace(regex, (match, _inner, ctaId1, ctaId2) => {
const ctaId = ctaId1 ?? ctaId2;
const ctaData = ctaMap.get(ctaId);
if (ctaData) {
return `<a href="https://cta.ruangguru.com/${ctaData.ctaId}" target="_${ctaData.targetType}" style="position:relative;display:inline-block;">
<img src="${ctaData.imageUrl}" loading="lazy" alt="${ctaData.altText}" />
</a>`;
} else {
return match;
}
});
document.body.innerHTML = replacedHTML;
}
</script>
<meta name="author" content="Ruangguru Tech Team">
<!-- Google Tag Manager (noscript) -->
<noscript><iframe src="https://www.googletagmanager.com/ns.html?id=GTM-PVNLZFT" height="0" width="0" style="display:none;visibility:hidden"></iframe></noscript>
<!-- Tracker -->
<script type="text/javascript" src="https://cdn-web-2.ruangguru.com/landing-page-web/public/staticpages/global-assets/js/cta.js"></script>
<script src="https://unpkg.com/@dotlottie/player-component@latest/dist/dotlottie-player.mjs" type="module"></script>
</body>
</html>