HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p>Siapa di antara Squad yang mau mendekor ulang kamarnya saat liburan sekolah nanti? Sadar<em>nggak</em>Squad, kalau nanti mau dekor ulang kamar kamu, tanpa disadari ada banyak prinsip fisika di dalam ruangan itu. Misalnya, karena bosan, kamu ingin memindahkan meja belajar ke posisi yang baru. Berhubung meja belajarnya berat, mau tidak mau kamu harus mendorongnya.<em>Nah,</em>dorongan yang kamu berikan itu termasuk usaha, Squad. Lalu, seperti apa<em>sih</em>konsep usaha dalam fisika? Simak artikel ini<em>yuk</em>untuk memahaminya.</p>
1 <p>Siapa di antara Squad yang mau mendekor ulang kamarnya saat liburan sekolah nanti? Sadar<em>nggak</em>Squad, kalau nanti mau dekor ulang kamar kamu, tanpa disadari ada banyak prinsip fisika di dalam ruangan itu. Misalnya, karena bosan, kamu ingin memindahkan meja belajar ke posisi yang baru. Berhubung meja belajarnya berat, mau tidak mau kamu harus mendorongnya.<em>Nah,</em>dorongan yang kamu berikan itu termasuk usaha, Squad. Lalu, seperti apa<em>sih</em>konsep usaha dalam fisika? Simak artikel ini<em>yuk</em>untuk memahaminya.</p>
2 <p>Sebelum memahami tentang usaha, kamu harus terlebih dulu tahu tentang<a><strong>gaya</strong></a>.<em>Eh</em>, bukan gaya-gayaan,<em>ya</em>. Jadi, gaya itu apa?<strong>Gaya adalah cara untuk membuat benda bergerak ataupun berhenti.</strong></p>
2 <p>Sebelum memahami tentang usaha, kamu harus terlebih dulu tahu tentang<a><strong>gaya</strong></a>.<em>Eh</em>, bukan gaya-gayaan,<em>ya</em>. Jadi, gaya itu apa?<strong>Gaya adalah cara untuk membuat benda bergerak ataupun berhenti.</strong></p>
3 <p>Terus, bedanya dengan usaha?<strong>Usaha adalah gaya yang dilakukan untuk memindahkan benda sejauh perpindahannya. Usaha terjadi ketika energi dipindahkan dari suatu sistem ke sistem yang lainnya.</strong></p>
3 <p>Terus, bedanya dengan usaha?<strong>Usaha adalah gaya yang dilakukan untuk memindahkan benda sejauh perpindahannya. Usaha terjadi ketika energi dipindahkan dari suatu sistem ke sistem yang lainnya.</strong></p>
4 <p>Untuk menghitung usaha, kamu bisa menggunakan rumus berikut:</p>
4 <p>Untuk menghitung usaha, kamu bisa menggunakan rumus berikut:</p>
5 <p>Rumus itu berlaku ketika gaya yang diberikan pada benda, datar. Lain lagi jika gaya yang diberikan memiliki sudut (miring).</p>
5 <p>Rumus itu berlaku ketika gaya yang diberikan pada benda, datar. Lain lagi jika gaya yang diberikan memiliki sudut (miring).</p>
6 <p>Anggap balok sebagai benda dan ditarik dengan tali yang membentuk sudut.</p>
6 <p>Anggap balok sebagai benda dan ditarik dengan tali yang membentuk sudut.</p>
7 <p><strong>Baca juga:<a>Mengenal Energi dalam Fisika</a></strong></p>
7 <p><strong>Baca juga:<a>Mengenal Energi dalam Fisika</a></strong></p>
8 <p>Setelah memahami konsep usaha dalam fisika, kita coba pahami yang lebih kompleks,<em>ya</em>. Ada yang disebut dengan<strong>grafik gaya terhadap perpindahan</strong>. Grafik akan terbentuk ketika usaha yang dilakukan oleh gaya itu terjadi, maka akan ada area tempat usaha tersebut terjadi. Hal tersebut dapat kamu lihat pada grafik berikut ini:</p>
8 <p>Setelah memahami konsep usaha dalam fisika, kita coba pahami yang lebih kompleks,<em>ya</em>. Ada yang disebut dengan<strong>grafik gaya terhadap perpindahan</strong>. Grafik akan terbentuk ketika usaha yang dilakukan oleh gaya itu terjadi, maka akan ada area tempat usaha tersebut terjadi. Hal tersebut dapat kamu lihat pada grafik berikut ini:</p>
9 <p>Grafik gaya terhadap perpindahan.</p>
9 <p>Grafik gaya terhadap perpindahan.</p>
10 <p>Usaha bernilai<strong>positif</strong>jika luas daerah yang diarsir berada<strong>di atas sumbu “s”</strong>, dan akan bernilai<strong>negatif</strong>jika luas daerah yang diarsir berada<strong>di bawah sumbu “s”.</strong></p>
10 <p>Usaha bernilai<strong>positif</strong>jika luas daerah yang diarsir berada<strong>di atas sumbu “s”</strong>, dan akan bernilai<strong>negatif</strong>jika luas daerah yang diarsir berada<strong>di bawah sumbu “s”.</strong></p>
11 <h2><strong>Hubungan Usaha dengan Energi Potensial</strong></h2>
11 <h2><strong>Hubungan Usaha dengan Energi Potensial</strong></h2>
12 <p>Apabila sebuah benda berada pada ketinggian tertentu dan diangkat hingga ketinggiannya berubah, maka besar usaha yang dilakukan adalah sebesar perubahan energi potensial benda tersebut.</p>
12 <p>Apabila sebuah benda berada pada ketinggian tertentu dan diangkat hingga ketinggiannya berubah, maka besar usaha yang dilakukan adalah sebesar perubahan energi potensial benda tersebut.</p>
13 <p>Ilustrasi usaha dan energi potensial.</p>
13 <p>Ilustrasi usaha dan energi potensial.</p>
14 <p>Adapun rumusnya adalah:</p>
14 <p>Adapun rumusnya adalah:</p>
15 <h2><strong>Hubungan Usaha dengan Energi Kinetik</strong></h2>
15 <h2><strong>Hubungan Usaha dengan Energi Kinetik</strong></h2>
16 <p>Apabila sebuah benda mengalami perubahan kelajuan maka besar usaha yang dilakukan sebesar perubahan energi kinetik yang terjadi pada benda tersebut.</p>
16 <p>Apabila sebuah benda mengalami perubahan kelajuan maka besar usaha yang dilakukan sebesar perubahan energi kinetik yang terjadi pada benda tersebut.</p>
17 <p>Ilustrasi usaha dengan energi kinetik.</p>
17 <p>Ilustrasi usaha dengan energi kinetik.</p>
18 <p>Untuk mengetahui besaran usahanya, dapat menggunakan rumus berikut:</p>
18 <p>Untuk mengetahui besaran usahanya, dapat menggunakan rumus berikut:</p>
19 <p><em>Nah,</em>setelah tahu rumus-rumus di atas, kita coba latihan soal,<em>yuk</em>, Squad!</p>
19 <p><em>Nah,</em>setelah tahu rumus-rumus di atas, kita coba latihan soal,<em>yuk</em>, Squad!</p>
20 <p>Sebuah balok bermassa 50 gr bergerak sepanjang garis lurus pada permukaan mendatar akibat pengaruh gaya yang berubah-ubah terhadap kedudukan seperti ditunjukkan pada gambar. Usaha yang dilakukan gaya tersebut untuk memindahkan balok sejauh 14 m adalah…</p>
20 <p>Sebuah balok bermassa 50 gr bergerak sepanjang garis lurus pada permukaan mendatar akibat pengaruh gaya yang berubah-ubah terhadap kedudukan seperti ditunjukkan pada gambar. Usaha yang dilakukan gaya tersebut untuk memindahkan balok sejauh 14 m adalah…</p>
21 <p>A. 40 J</p>
21 <p>A. 40 J</p>
22 <p>B. 50 J</p>
22 <p>B. 50 J</p>
23 <p>C. 60 J</p>
23 <p>C. 60 J</p>
24 <p>D. 70 J</p>
24 <p>D. 70 J</p>
25 <p>E. 80 J</p>
25 <p>E. 80 J</p>
26 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
26 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
27 <p>Usaha adalah luas daerah yang diarsir.</p>
27 <p>Usaha adalah luas daerah yang diarsir.</p>
28 <p>Usaha (W) = luas trapesium ABCD.</p>
28 <p>Usaha (W) = luas trapesium ABCD.</p>
29 <p>Sudah paham dong sekarang dengan konsep usaha dalam fisika?<em>Gimana,</em>udah tepat belum perhitungan kamu untuk<em>mindahin</em>meja belajar kamu?<em>Hehe</em>. Kalau masih belum tepat, mungkin kamu masih harus latihan soal lagi di<strong><a>RuangUji</a></strong>biar makin jago fisikanya.</p>
29 <p>Sudah paham dong sekarang dengan konsep usaha dalam fisika?<em>Gimana,</em>udah tepat belum perhitungan kamu untuk<em>mindahin</em>meja belajar kamu?<em>Hehe</em>. Kalau masih belum tepat, mungkin kamu masih harus latihan soal lagi di<strong><a>RuangUji</a></strong>biar makin jago fisikanya.</p>
30  
30