0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Yuk, kita kerjakan latihan soal Kelas 10 SMA IPA untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi PAS Semester Ganjil Tahun 2024 ini! Ada kunci jawaban dan pembahasannya juga, lho!</em></p>
1
<blockquote><p><em>Yuk, kita kerjakan latihan soal Kelas 10 SMA IPA untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi PAS Semester Ganjil Tahun 2024 ini! Ada kunci jawaban dan pembahasannya juga, lho!</em></p>
2
</blockquote><p><em>-</em></p>
2
</blockquote><p><em>-</em></p>
3
<h2>MATEMATIKA</h2>
3
<h2>MATEMATIKA</h2>
4
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Kuadrat</strong></p>
4
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Kuadrat</strong></p>
5
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Kuadrat</strong></p>
5
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Kuadrat</strong></p>
6
<p>1. Diketahui panjang dari sebuah persegi panjang adalah 4 cm lebih panjang dari lebarnya. Jika<em>p</em>menyatakan panjang dari persegi panjang dan luas persegi panjang tersebut tidak lebih dari maka interval nilai<em>p</em>adalah ….</p>
6
<p>1. Diketahui panjang dari sebuah persegi panjang adalah 4 cm lebih panjang dari lebarnya. Jika<em>p</em>menyatakan panjang dari persegi panjang dan luas persegi panjang tersebut tidak lebih dari maka interval nilai<em>p</em>adalah ….</p>
7
<p><strong>Jawaban: D</strong></p>
7
<p><strong>Jawaban: D</strong></p>
8
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
8
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
9
<p>Diketahui panjang dari sebuah persegi panjang adalah 4 cm lebih panjang dari lebarnya. Jika lebar persegi panjang disimbolkan dalam<em>l</em>, maka </p>
9
<p>Diketahui panjang dari sebuah persegi panjang adalah 4 cm lebih panjang dari lebarnya. Jika lebar persegi panjang disimbolkan dalam<em>l</em>, maka </p>
10
<p>Pada soal juga diketahui bahwa luas dari persegi panjang tersebut tidak lebih dari . Misal luas disimbolkan dalam L, maka </p>
10
<p>Pada soal juga diketahui bahwa luas dari persegi panjang tersebut tidak lebih dari . Misal luas disimbolkan dalam L, maka </p>
11
<p>Ingat bahwa luas suatu persegi panjang adalah panjang dikalikan dengan lebarnya. Oleh karena itu, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
11
<p>Ingat bahwa luas suatu persegi panjang adalah panjang dikalikan dengan lebarnya. Oleh karena itu, didapat perhitungan sebagai berikut.</p>
12
<p>Didapat pembuat nolnya adalah </p>
12
<p>Didapat pembuat nolnya adalah </p>
13
<p>Ketika dilakukan uji titik, maka didapat garis bilangan seperti berikut.</p>
13
<p>Ketika dilakukan uji titik, maka didapat garis bilangan seperti berikut.</p>
14
<p>Karena tanda pertidaksamaannya adalah maka pilih daerah yang nilainya negatif.</p>
14
<p>Karena tanda pertidaksamaannya adalah maka pilih daerah yang nilainya negatif.</p>
15
<p>Oleh karena itu, didapat penyelesaiannya adalah </p>
15
<p>Oleh karena itu, didapat penyelesaiannya adalah </p>
16
<p>Namun, perhatikan bahwa lebar suatu persegi panjang tidak mungkin negatif. Oleh karena itu, didapat </p>
16
<p>Namun, perhatikan bahwa lebar suatu persegi panjang tidak mungkin negatif. Oleh karena itu, didapat </p>
17
<p>Selanjutnya, interval dari panjang persegi panjang tersebut dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
17
<p>Selanjutnya, interval dari panjang persegi panjang tersebut dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
18
<p>Dengan demikian, panjang persegi panjang tersebut berada pada interval</p>
18
<p>Dengan demikian, panjang persegi panjang tersebut berada pada interval</p>
19
<p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah D.</strong></p>
19
<p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah D.</strong></p>
20
<p><strong>Baca Juga:<a>Cara Menyusun Persamaan dari Grafik Fungsi Kuadrat</a></strong></p>
20
<p><strong>Baca Juga:<a>Cara Menyusun Persamaan dari Grafik Fungsi Kuadrat</a></strong></p>
21
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Rasional</strong></p>
21
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Rasional</strong></p>
22
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Rasional</strong></p>
22
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pertidaksamaan Rasional</strong></p>
23
<p><strong>2. Diberikan pertidaksamaan seperti berikut ini.</strong></p>
23
<p><strong>2. Diberikan pertidaksamaan seperti berikut ini.</strong></p>
24
<p>Jika maka nilai<em>m</em>yang memenuhi adalah ….</p>
24
<p>Jika maka nilai<em>m</em>yang memenuhi adalah ….</p>
25
<p><strong>Jawaban: D</strong></p>
25
<p><strong>Jawaban: D</strong></p>
26
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
26
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
27
<p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
27
<p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
28
<p>Syarat pertidaksamaan di atas adalah Oleh karena itu, nilai<strong></strong>yang memenuhi adalah </p>
28
<p>Syarat pertidaksamaan di atas adalah Oleh karena itu, nilai<strong></strong>yang memenuhi adalah </p>
29
<p>Dengan demikian, nilai <em>m</em> yang memenuhi adalah sebagai berikut.</p>
29
<p>Dengan demikian, nilai <em>m</em> yang memenuhi adalah sebagai berikut.</p>
30
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
30
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
31
<p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem Persamaan & Pertidaksamaan Linier-Kuadrat Dua Variabel (SPLKDV) </strong></p>
31
<p><strong>Topik</strong><strong>: Sistem Persamaan & Pertidaksamaan Linier-Kuadrat Dua Variabel (SPLKDV) </strong></p>
32
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel</strong></p>
32
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel</strong></p>
33
<p><strong>3. Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
33
<p><strong>3. Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
34
<p>Pertidaksamaan yang memiliki daerah himpunan penyelesaian seperti gambar di atas adalah ….</p>
34
<p>Pertidaksamaan yang memiliki daerah himpunan penyelesaian seperti gambar di atas adalah ….</p>
35
<p><strong>Jawaban: C</strong></p>
35
<p><strong>Jawaban: C</strong></p>
36
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
36
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
37
<p>Perhatikan bahwa pada gambar, garis<em>ax</em>+<em>by</em>=<em>c</em>putus-putus.</p>
37
<p>Perhatikan bahwa pada gambar, garis<em>ax</em>+<em>by</em>=<em>c</em>putus-putus.</p>
38
<p>Artinya, tanda pertidaksamaan yang mungkin adalah > atau <.</p>
38
<p>Artinya, tanda pertidaksamaan yang mungkin adalah > atau <.</p>
39
<p>Selanjutnya, perhatikan bahwa daerah himpunan penyelesaian berada<strong>di sebelah kiri dan di bawah garis</strong><em>ax</em>+<em>by</em>=<em>c.</em></p>
39
<p>Selanjutnya, perhatikan bahwa daerah himpunan penyelesaian berada<strong>di sebelah kiri dan di bawah garis</strong><em>ax</em>+<em>by</em>=<em>c.</em></p>
40
<p>Oleh karena itu, tanda pertidaksamaan yang tepat adalah <.</p>
40
<p>Oleh karena itu, tanda pertidaksamaan yang tepat adalah <.</p>
41
<p>Dengan demikian, pertidaksamaan yang memiliki daerah himpunan penyelesaian seperti gambar di atas adalah<em>ax</em>+<em>by</em>=<em>c.</em></p>
41
<p>Dengan demikian, pertidaksamaan yang memiliki daerah himpunan penyelesaian seperti gambar di atas adalah<em>ax</em>+<em>by</em>=<em>c.</em></p>
42
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
42
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
43
<p><strong>Baca Juga:<a>Cara Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)</a></strong></p>
43
<p><strong>Baca Juga:<a>Cara Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)</a></strong></p>
44
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Eksponen</strong></p>
44
<p><strong>Topik</strong><strong>: Fungsi, Persamaan, dan Pertidaksamaan Eksponen</strong></p>
45
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen</strong></p>
45
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen</strong></p>
46
<p>4. Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan adalah ….</p>
46
<p>4. Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan adalah ….</p>
47
<p><strong>Jawaban: E</strong></p>
47
<p><strong>Jawaban: E</strong></p>
48
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
48
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
49
<p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
49
<p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
50
<p>Pembuat nol pertidaksamaan tersebut adalah </p>
50
<p>Pembuat nol pertidaksamaan tersebut adalah </p>
51
<p>Kemudian, lakukan uji titik pada garis bilangan untuk menentukan himpunan penyelesaiannya sehingga diperoleh gambar garis bilangan seperti berikut.</p>
51
<p>Kemudian, lakukan uji titik pada garis bilangan untuk menentukan himpunan penyelesaiannya sehingga diperoleh gambar garis bilangan seperti berikut.</p>
52
<p>Karena tanda pertidaksamaannya adalah ≥, maka pilih daerah yang positif.</p>
52
<p>Karena tanda pertidaksamaannya adalah ≥, maka pilih daerah yang positif.</p>
53
<p>Dengan demikian, himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan tersebut adalah </p>
53
<p>Dengan demikian, himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan tersebut adalah </p>
54
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
54
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
55
<p><strong>Baca Juga:<a>Konsep Dasar Eksponen (Bilangan Berpangkat) & Sifat-Sifatnya</a></strong></p>
55
<p><strong>Baca Juga:<a>Konsep Dasar Eksponen (Bilangan Berpangkat) & Sifat-Sifatnya</a></strong></p>
56
<p>-</p>
56
<p>-</p>
57
<p>Yuk, maksimalkan belajarmu dengan <strong><a>Ruangguru Privat</a></strong>! Kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham. Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu bisa pilih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
57
<p>Yuk, maksimalkan belajarmu dengan <strong><a>Ruangguru Privat</a></strong>! Kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham. Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu bisa pilih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
58
<h2><strong>KIMIA</strong></h2>
58
<h2><strong>KIMIA</strong></h2>
59
<p><strong>Topik: Teori Atom </strong></p>
59
<p><strong>Topik: Teori Atom </strong></p>
60
<p><strong>Subtopik: Teori dan Model Atom Dalton</strong></p>
60
<p><strong>Subtopik: Teori dan Model Atom Dalton</strong></p>
61
<p>1. Di bawah ini kondisi atom yang memicu terjadinya reaksi kimia menurut Dalton,<strong>kecuali</strong>….</p>
61
<p>1. Di bawah ini kondisi atom yang memicu terjadinya reaksi kimia menurut Dalton,<strong>kecuali</strong>….</p>
62
<ol><li>dipisahkan</li>
62
<ol><li>dipisahkan</li>
63
<li>bergabung</li>
63
<li>bergabung</li>
64
<li>dipasangkan dengan atom lain</li>
64
<li>dipasangkan dengan atom lain</li>
65
<li>digoyangkan</li>
65
<li>digoyangkan</li>
66
<li>disusun ulang</li>
66
<li>disusun ulang</li>
67
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
67
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
68
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
68
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
69
<p>Salah satu poin penting teori atom Dalton, yaitu menjelaskan tentang kondisi atom yang memicu reaksi kimia. Reaksi kimia terjadi ketika atom-atom dipisahkan, bergabung, atau disusun ulang. Dipasangkan dengan atom lain dapat bermakna bergabung atau disusun ulang.</p>
69
<p>Salah satu poin penting teori atom Dalton, yaitu menjelaskan tentang kondisi atom yang memicu reaksi kimia. Reaksi kimia terjadi ketika atom-atom dipisahkan, bergabung, atau disusun ulang. Dipasangkan dengan atom lain dapat bermakna bergabung atau disusun ulang.</p>
70
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
70
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
71
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal 5 Macam Model Atom</a></strong></p>
71
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal 5 Macam Model Atom</a></strong></p>
72
<p><strong>Topik: Konfigurasi Elektron & Bilangan Kuantum </strong></p>
72
<p><strong>Topik: Konfigurasi Elektron & Bilangan Kuantum </strong></p>
73
<p><strong>Subtopik: Bilangan Kuantum</strong></p>
73
<p><strong>Subtopik: Bilangan Kuantum</strong></p>
74
<p>2. Suatu unsur netral memiliki 2 elektron dalam kulit pertama, 8 elektron dalam kulit kedua, dan 7 elektron dalam kulit ketiga. Jumlah total elektron dalam orbital<em>p</em>adalah ….</p>
74
<p>2. Suatu unsur netral memiliki 2 elektron dalam kulit pertama, 8 elektron dalam kulit kedua, dan 7 elektron dalam kulit ketiga. Jumlah total elektron dalam orbital<em>p</em>adalah ….</p>
75
<ol><li>5</li>
75
<ol><li>5</li>
76
<li>6</li>
76
<li>6</li>
77
<li>11</li>
77
<li>11</li>
78
<li>15</li>
78
<li>15</li>
79
<li>17</li>
79
<li>17</li>
80
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
80
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
81
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
81
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
82
<p>Kulit pertama terdapat 2 elektron sehingga ditulis </p>
82
<p>Kulit pertama terdapat 2 elektron sehingga ditulis </p>
83
<p>Kulit kedua terdapat 8 elektron sehingga ditulis </p>
83
<p>Kulit kedua terdapat 8 elektron sehingga ditulis </p>
84
<p>Kulit ketiga terdapat 7 elektron sehingga ditulis </p>
84
<p>Kulit ketiga terdapat 7 elektron sehingga ditulis </p>
85
<p>Jumlah total elektron dalam orbital<em>p</em>adalah 6 + 5 = 11.</p>
85
<p>Jumlah total elektron dalam orbital<em>p</em>adalah 6 + 5 = 11.</p>
86
<p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah C.</strong></p>
86
<p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah C.</strong></p>
87
<p><strong>Baca Juga:<a>Cara Mencari Bilangan Kuantum dan Contohnya</a></strong></p>
87
<p><strong>Baca Juga:<a>Cara Mencari Bilangan Kuantum dan Contohnya</a></strong></p>
88
<p><strong>Topik: Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul </strong></p>
88
<p><strong>Topik: Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul </strong></p>
89
<p><strong>Subtopik: Ikatan Ion</strong></p>
89
<p><strong>Subtopik: Ikatan Ion</strong></p>
90
<p>3. Unsur dengan nomor atom 7 dapat membentuk ikatan ion dengan unsur bernomor atom ….</p>
90
<p>3. Unsur dengan nomor atom 7 dapat membentuk ikatan ion dengan unsur bernomor atom ….</p>
91
<ol><li>83</li>
91
<ol><li>83</li>
92
<li>36</li>
92
<li>36</li>
93
<li>53</li>
93
<li>53</li>
94
<li>38</li>
94
<li>38</li>
95
<li>15</li>
95
<li>15</li>
96
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
96
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
97
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
97
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
98
<p>Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi antara logam dan nonlogam.</p>
98
<p>Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi antara logam dan nonlogam.</p>
99
<p><strong>Unsur dengan nomor atom 7</strong>mempunyai konfigurasi elektron , artinya unsur tersebut berada pada<strong>golongan VA</strong>yang merupakan<strong>nonlogam.</strong>Dengan demikian, unsur dengan nomor atom 7 memerlukan unsur logam untuk dapat membentuk ikatan ion.</p>
99
<p><strong>Unsur dengan nomor atom 7</strong>mempunyai konfigurasi elektron , artinya unsur tersebut berada pada<strong>golongan VA</strong>yang merupakan<strong>nonlogam.</strong>Dengan demikian, unsur dengan nomor atom 7 memerlukan unsur logam untuk dapat membentuk ikatan ion.</p>
100
<p>Berikut ini adalah analisis unsur logam dan nonlogam.</p>
100
<p>Berikut ini adalah analisis unsur logam dan nonlogam.</p>
101
<p>Dengan demikian, unsur dengan nomor atom 7 dapat membentuk ikatan ion dengan unsur bernomor atom 38.</p>
101
<p>Dengan demikian, unsur dengan nomor atom 7 dapat membentuk ikatan ion dengan unsur bernomor atom 38.</p>
102
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
102
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
103
<p><strong>Baca Juga:<a>Apa yang Dimaksud dengan Ikatan Ion?</a></strong></p>
103
<p><strong>Baca Juga:<a>Apa yang Dimaksud dengan Ikatan Ion?</a></strong></p>
104
<p><strong>Topik: Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul </strong></p>
104
<p><strong>Topik: Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul </strong></p>
105
<p><strong>Subtopik: Geometri dan Bentuk Molekul</strong></p>
105
<p><strong>Subtopik: Geometri dan Bentuk Molekul</strong></p>
106
<p>4. Notasi VSEPR molekul PF5 adalah …. (nomor atom P = 15, F = 9)</p>
106
<p>4. Notasi VSEPR molekul PF5 adalah …. (nomor atom P = 15, F = 9)</p>
107
<ol><li>AX3</li>
107
<ol><li>AX3</li>
108
<li>AX5</li>
108
<li>AX5</li>
109
<li>AX4E</li>
109
<li>AX4E</li>
110
<li>AX2E2</li>
110
<li>AX2E2</li>
111
<li>AX2E3</li>
111
<li>AX2E3</li>
112
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
112
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
113
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
113
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
114
<p>Secara umum notasi VSEPR = AX<em>n</em>Y<em>m</em>, dimana<em>n</em>merupakan banyaknya pasangan elektron ikatan (PEI) dan<em>m</em>merupakan banyaknya pasangan elektron bebas (PEB).</p>
114
<p>Secara umum notasi VSEPR = AX<em>n</em>Y<em>m</em>, dimana<em>n</em>merupakan banyaknya pasangan elektron ikatan (PEI) dan<em>m</em>merupakan banyaknya pasangan elektron bebas (PEB).</p>
115
<p>Untuk menyelesaikan soal di atas, perlu ditentukan terlebih dahulu konfigurasi elektron dari masing-masing unsur. Konfigurasi elektron penyusun molekul PF5 adalah sebagai berikut.</p>
115
<p>Untuk menyelesaikan soal di atas, perlu ditentukan terlebih dahulu konfigurasi elektron dari masing-masing unsur. Konfigurasi elektron penyusun molekul PF5 adalah sebagai berikut.</p>
116
<ul><li>P (nomor atom 15) = 2 8 5 → jumlah elektron valensi = 5</li>
116
<ul><li>P (nomor atom 15) = 2 8 5 → jumlah elektron valensi = 5</li>
117
<li>F (nomor atom 9) = 2 7 → jumlah elektron valensi = 7</li>
117
<li>F (nomor atom 9) = 2 7 → jumlah elektron valensi = 7</li>
118
</ul><p>Dalam PF5 yang bertindak sebagai atom pusat adalah P karena jumlahnya lebih sedikit, dengan 5 buah elektron valensi yang digunakan untuk berikatan.</p>
118
</ul><p>Dalam PF5 yang bertindak sebagai atom pusat adalah P karena jumlahnya lebih sedikit, dengan 5 buah elektron valensi yang digunakan untuk berikatan.</p>
119
<p>Jumlah elektron ikatan (<em>n</em>) = 5 (karena untuk berikatan tunggal dengan 5 atom F dibutuhkan 5 buah elektron atom pusat P). Oleh karena itu, pada molekul PF5 tidak terdapat PEB sehingga<em>m</em>= 0.</p>
119
<p>Jumlah elektron ikatan (<em>n</em>) = 5 (karena untuk berikatan tunggal dengan 5 atom F dibutuhkan 5 buah elektron atom pusat P). Oleh karena itu, pada molekul PF5 tidak terdapat PEB sehingga<em>m</em>= 0.</p>
120
<p>Tipe molekul = Notasi VSEPR = AX5.</p>
120
<p>Tipe molekul = Notasi VSEPR = AX5.</p>
121
<p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah B.</strong></p>
121
<p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah B.</strong></p>
122
<p><strong>Topik: Gaya Antarmolekul</strong></p>
122
<p><strong>Topik: Gaya Antarmolekul</strong></p>
123
<p><strong>Subtopik: Ikatan Hidrogen</strong></p>
123
<p><strong>Subtopik: Ikatan Hidrogen</strong></p>
124
<p>5. Senyawa yang memiliki ikatan hidrogen intramolekul adalah ….</p>
124
<p>5. Senyawa yang memiliki ikatan hidrogen intramolekul adalah ….</p>
125
<p><strong></strong></p>
125
<p><strong></strong></p>
126
<p><strong>Jawaban: A</strong></p>
126
<p><strong>Jawaban: A</strong></p>
127
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
127
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
128
<p>Ikatan hidrogen terjadi jika atom hidrogen berikatan dengan atom yang memiliki nilai keelektronegatifan besar, seperti F, O, dan N. Ikatan hidrogen tidak hanya terjadi pada antarmolekul saja, seperti yang terjadi pada antarmolekul air, namun juga dapat terjadi dalam molekul itu sendiri. Ikatan hidrogen jenis ini dinamakan<strong>ikatan hidrogen intramolekul</strong>. Contoh senyawa dengan ikatan hidrogen intramolekul adalah 2-hidroksibenzaldehida.</p>
128
<p>Ikatan hidrogen terjadi jika atom hidrogen berikatan dengan atom yang memiliki nilai keelektronegatifan besar, seperti F, O, dan N. Ikatan hidrogen tidak hanya terjadi pada antarmolekul saja, seperti yang terjadi pada antarmolekul air, namun juga dapat terjadi dalam molekul itu sendiri. Ikatan hidrogen jenis ini dinamakan<strong>ikatan hidrogen intramolekul</strong>. Contoh senyawa dengan ikatan hidrogen intramolekul adalah 2-hidroksibenzaldehida.</p>
129
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
129
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
130
<h2><strong>FISIKA</strong></h2>
130
<h2><strong>FISIKA</strong></h2>
131
<p><strong>Topik</strong><strong>: Besaran dan Satuan </strong><strong></strong></p>
131
<p><strong>Topik</strong><strong>: Besaran dan Satuan </strong><strong></strong></p>
132
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Besaran Pokok dan Besaran Turunan</strong></p>
132
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Besaran Pokok dan Besaran Turunan</strong></p>
133
<p><strong>1. Perhatikan tabel berikut ini!</strong></p>
133
<p><strong>1. Perhatikan tabel berikut ini!</strong></p>
134
<p>Pasangan besaran turunan dan satuannya yang benar menurut Satuan Internasional ditunjukkan oleh nomor ….</p>
134
<p>Pasangan besaran turunan dan satuannya yang benar menurut Satuan Internasional ditunjukkan oleh nomor ….</p>
135
<ol><li>1, 2, dan 3</li>
135
<ol><li>1, 2, dan 3</li>
136
<li>1 dan 3</li>
136
<li>1 dan 3</li>
137
<li>2 dan 4</li>
137
<li>2 dan 4</li>
138
<li>4 saja</li>
138
<li>4 saja</li>
139
<li>semua benar</li>
139
<li>semua benar</li>
140
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong></strong></p>
140
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong><strong></strong></p>
141
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
141
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
142
<ol><li>Suhu → Kelvin; besaran pokok</li>
142
<ol><li>Suhu → Kelvin; besaran pokok</li>
143
<li>Waktu → detik (sekon); besaran pokok</li>
143
<li>Waktu → detik (sekon); besaran pokok</li>
144
<li>Kuat arus listrik → ampere; besaran pokok</li>
144
<li>Kuat arus listrik → ampere; besaran pokok</li>
145
<li>Kecepatan → m/s;<strong>besaran turunan</strong></li>
145
<li>Kecepatan → m/s;<strong>besaran turunan</strong></li>
146
</ol><p>Dengan demikian, pasangan besaran turunan dan satuannya yang benar ditunjukkan oleh nomor 4 saja.</p>
146
</ol><p>Dengan demikian, pasangan besaran turunan dan satuannya yang benar ditunjukkan oleh nomor 4 saja.</p>
147
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
147
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
148
<p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Besaran, Satuan & Dimensi dalam Pengukuran Fisika</a></strong></p>
148
<p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Besaran, Satuan & Dimensi dalam Pengukuran Fisika</a></strong></p>
149
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak Parabola </strong><strong></strong></p>
149
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak Parabola </strong><strong></strong></p>
150
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Tinggi Maksimum</strong></p>
150
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Tinggi Maksimum</strong></p>
151
<p>2. Doni melempar bola basket dari ketinggian sejajar pundaknya ke arah ring pada sudut elevasi 53°. Bola memiliki komponen kecepatan 6 m/s pada arah sumbu-y setelah 1 sekon. Jika tinggi pundak Doni 160 cm, ketinggian bola basket setelah 1,5 sekon adalah ….</p>
151
<p>2. Doni melempar bola basket dari ketinggian sejajar pundaknya ke arah ring pada sudut elevasi 53°. Bola memiliki komponen kecepatan 6 m/s pada arah sumbu-y setelah 1 sekon. Jika tinggi pundak Doni 160 cm, ketinggian bola basket setelah 1,5 sekon adalah ….</p>
152
<ol><li>12,75 m</li>
152
<ol><li>12,75 m</li>
153
<li>14,35 m</li>
153
<li>14,35 m</li>
154
<li>22,65 m</li>
154
<li>22,65 m</li>
155
<li>28,25 m</li>
155
<li>28,25 m</li>
156
<li>36,85 m</li>
156
<li>36,85 m</li>
157
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong><strong></strong></p>
157
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong><strong></strong></p>
158
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
158
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
159
<p>Kecepatan awal bola dapat diketahui dengan</p>
159
<p>Kecepatan awal bola dapat diketahui dengan</p>
160
<p>Ketinggian bola basket setelah 1,5 sekon dapat diketahui dengan</p>
160
<p>Ketinggian bola basket setelah 1,5 sekon dapat diketahui dengan</p>
161
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
161
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
162
<p><strong>Baca Juga:<a>Rumus-Rumus Gerak Parabola beserta Contoh Soal</a></strong></p>
162
<p><strong>Baca Juga:<a>Rumus-Rumus Gerak Parabola beserta Contoh Soal</a></strong></p>
163
<h2>BIOLOGI</h2>
163
<h2>BIOLOGI</h2>
164
<p><strong>Topik: Ruang Lingkup Biologi </strong></p>
164
<p><strong>Topik: Ruang Lingkup Biologi </strong></p>
165
<p><strong>Subtopik: Cabang Ilmu Biologi</strong></p>
165
<p><strong>Subtopik: Cabang Ilmu Biologi</strong></p>
166
<p>1. Seseorang menderita penyakit demam berdarah. Demam berdarah merupakan penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus dan disebarkan oleh nyamuk<em>Aedes aegypti</em>. Cabang ilmu biologi yang berkaitan dengan penyakit demam berdarah adalah ….</p>
166
<p>1. Seseorang menderita penyakit demam berdarah. Demam berdarah merupakan penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus dan disebarkan oleh nyamuk<em>Aedes aegypti</em>. Cabang ilmu biologi yang berkaitan dengan penyakit demam berdarah adalah ….</p>
167
<ol><li>genetika dan bakteriologi</li>
167
<ol><li>genetika dan bakteriologi</li>
168
<li>mikrobiologi dan genetika</li>
168
<li>mikrobiologi dan genetika</li>
169
<li>virologi dan entomologi</li>
169
<li>virologi dan entomologi</li>
170
<li>taksonomi dan virologi</li>
170
<li>taksonomi dan virologi</li>
171
<li>bakteriologi dan mikologi</li>
171
<li>bakteriologi dan mikologi</li>
172
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
172
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
173
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
173
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
174
<p>Demam berdarah<em>dengue</em>atau biasa disingkat DBD adalah penyakit menular akibat virus yang dibawa oleh nyamuk<em>Aedes aegypti</em>. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue. Karena disebabkan oleh virus dan disebarkan oleh serangga, yaitu nyamuk maka cabang ilmu biologi yang berkaitan dengan penyakit tersebut adalah virologi dan entomologi. Virologi adalah salah satu cabang ilmu biologi yang membahas tentang virus meliputi struktur, reproduksi, dan peranannya. Sementara itu, entomologi adalah ilmu yang khusus mempelajari tentang serangga meliputi jenis, klasifikasi, perilaku, dan persebaran seluruh serangga yang hidup di bumi.</p>
174
<p>Demam berdarah<em>dengue</em>atau biasa disingkat DBD adalah penyakit menular akibat virus yang dibawa oleh nyamuk<em>Aedes aegypti</em>. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat virus dengue. Karena disebabkan oleh virus dan disebarkan oleh serangga, yaitu nyamuk maka cabang ilmu biologi yang berkaitan dengan penyakit tersebut adalah virologi dan entomologi. Virologi adalah salah satu cabang ilmu biologi yang membahas tentang virus meliputi struktur, reproduksi, dan peranannya. Sementara itu, entomologi adalah ilmu yang khusus mempelajari tentang serangga meliputi jenis, klasifikasi, perilaku, dan persebaran seluruh serangga yang hidup di bumi.</p>
175
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
175
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
176
<p><strong>Baca Juga:<a>Kenali 30 Cabang Ilmu Biologi di Dunia, Yuk!</a></strong></p>
176
<p><strong>Baca Juga:<a>Kenali 30 Cabang Ilmu Biologi di Dunia, Yuk!</a></strong></p>
177
<p><strong>Topik: Ruang Lingkup Biologi </strong></p>
177
<p><strong>Topik: Ruang Lingkup Biologi </strong></p>
178
<p><strong>Subtopik: Tingkat Organisasi Kehidupan</strong></p>
178
<p><strong>Subtopik: Tingkat Organisasi Kehidupan</strong></p>
179
<p>2. Sekelompok siswa sedang mengamati jenis-jenis hewan yang terdapat di belakang sekolahnya. Adapun jenis-jenis hewan yang ditemukannya antara lain:</p>
179
<p>2. Sekelompok siswa sedang mengamati jenis-jenis hewan yang terdapat di belakang sekolahnya. Adapun jenis-jenis hewan yang ditemukannya antara lain:</p>
180
<ul><li>Seekor burung merpati</li>
180
<ul><li>Seekor burung merpati</li>
181
<li>Segerombolan semut</li>
181
<li>Segerombolan semut</li>
182
<li>10 ekor kupu-kupu</li>
182
<li>10 ekor kupu-kupu</li>
183
<li>1 ekor kambing</li>
183
<li>1 ekor kambing</li>
184
<li>10 ekor capung</li>
184
<li>10 ekor capung</li>
185
<li>5 ekor ikan mas</li>
185
<li>5 ekor ikan mas</li>
186
</ul><p>Jumlah populasi yang dapat ditemukan di belakang sekolahnya tersebut adalah sebanyak ….</p>
186
</ul><p>Jumlah populasi yang dapat ditemukan di belakang sekolahnya tersebut adalah sebanyak ….</p>
187
<ol><li>26 populasi</li>
187
<ol><li>26 populasi</li>
188
<li>20 populasi</li>
188
<li>20 populasi</li>
189
<li>6 populasi</li>
189
<li>6 populasi</li>
190
<li>3 populasi</li>
190
<li>3 populasi</li>
191
<li>4 populasi</li>
191
<li>4 populasi</li>
192
</ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
192
</ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
193
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
193
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
194
<p>Populasi merupakan kumpulan individu sejenis (satu spesies) yang mendiami tempat dan waktu yang sama. Jumlah populasi pada hasil pengamatan tersebut adalah sebanyak 4 populasi, yaitu populasi semut, populasi kupu-kupu, populasi capung, dan populasi ikan mas. Sementara itu, seekor burung merpati dan satu ekor kambing menunjukkan tingkat organisasi individu karena merupakan makhluk hidup tunggal.</p>
194
<p>Populasi merupakan kumpulan individu sejenis (satu spesies) yang mendiami tempat dan waktu yang sama. Jumlah populasi pada hasil pengamatan tersebut adalah sebanyak 4 populasi, yaitu populasi semut, populasi kupu-kupu, populasi capung, dan populasi ikan mas. Sementara itu, seekor burung merpati dan satu ekor kambing menunjukkan tingkat organisasi individu karena merupakan makhluk hidup tunggal.</p>
195
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E. </strong></p>
195
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E. </strong></p>
196
<p><strong>Topik: Keanekaragaman Hayati </strong></p>
196
<p><strong>Topik: Keanekaragaman Hayati </strong></p>
197
<p><strong>Subtopik: Keanekaragaman Hayati Dunia</strong></p>
197
<p><strong>Subtopik: Keanekaragaman Hayati Dunia</strong></p>
198
<p>3. Pohon pinus dan cemara merupakan jenis tumbuhan yang dapat ditemukan pada bioma ….</p>
198
<p>3. Pohon pinus dan cemara merupakan jenis tumbuhan yang dapat ditemukan pada bioma ….</p>
199
<ol><li>gurun</li>
199
<ol><li>gurun</li>
200
<li>sabana</li>
200
<li>sabana</li>
201
<li>semak belukar</li>
201
<li>semak belukar</li>
202
<li>taiga</li>
202
<li>taiga</li>
203
<li>stepa</li>
203
<li>stepa</li>
204
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
204
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
205
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
205
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
206
<p>Pohon pinus dan cemara merupakan jenis tumbuhan konifer yang banyak ditemukan pada bioma taiga. Bioma taiga merupakan jenis bioma yang memiliki musim dingin panjang, variasi tumbuhan yang sedikit, dan tumbuhan yang mendominasi adalah tumbuhan konifer. Tumbuhan konifer adalah tumbuhan yang memiliki daun berbentuk jarum. Pada bioma taiga tumbuhan selalu berdaun hijau pada musim dingin maupun panas. Bioma taiga terdapat di Skandinavia, Rusia, Alaska, dan Amerika Utara.</p>
206
<p>Pohon pinus dan cemara merupakan jenis tumbuhan konifer yang banyak ditemukan pada bioma taiga. Bioma taiga merupakan jenis bioma yang memiliki musim dingin panjang, variasi tumbuhan yang sedikit, dan tumbuhan yang mendominasi adalah tumbuhan konifer. Tumbuhan konifer adalah tumbuhan yang memiliki daun berbentuk jarum. Pada bioma taiga tumbuhan selalu berdaun hijau pada musim dingin maupun panas. Bioma taiga terdapat di Skandinavia, Rusia, Alaska, dan Amerika Utara.</p>
207
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
207
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
208
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora & Fauna) di Dunia</a></strong></p>
208
<p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Keanekaragaman Hayati (Flora & Fauna) di Dunia</a></strong></p>
209
<p><strong>Topik: Bacteria dan Archaebacteria </strong></p>
209
<p><strong>Topik: Bacteria dan Archaebacteria </strong></p>
210
<p><strong>Subtopik: Pengecatan Gram</strong></p>
210
<p><strong>Subtopik: Pengecatan Gram</strong></p>
211
<p>4. Daniel sedang melakukan penelitian terhadap bakteri yang ia temukan di dalam air minum isi ulang. Setelah diidentifikasi ternyata bakteri tersebut adalah bakteri<em>Shigella boydii</em>. Selain itu Daniel juga melakukan pengamatan terhadap dinding sel bakteri<em>Shigella boydii</em>. Berdasarkan informasi tersebut, maka hal yang tepat terkait dengan dinding sel bakteri<em>Shigella boydii</em>adalah ….</p>
211
<p>4. Daniel sedang melakukan penelitian terhadap bakteri yang ia temukan di dalam air minum isi ulang. Setelah diidentifikasi ternyata bakteri tersebut adalah bakteri<em>Shigella boydii</em>. Selain itu Daniel juga melakukan pengamatan terhadap dinding sel bakteri<em>Shigella boydii</em>. Berdasarkan informasi tersebut, maka hal yang tepat terkait dengan dinding sel bakteri<em>Shigella boydii</em>adalah ….</p>
212
<ol><li>bakteri Gram negatif yang tersusun atas peptidoglikan yang tebal</li>
212
<ol><li>bakteri Gram negatif yang tersusun atas peptidoglikan yang tebal</li>
213
<li>bakteri Gram positif karena dalam suasana asam berwarna merah</li>
213
<li>bakteri Gram positif karena dalam suasana asam berwarna merah</li>
214
<li>bakteri Gram positif karena memiliki sedikit lipopolisakarida</li>
214
<li>bakteri Gram positif karena memiliki sedikit lipopolisakarida</li>
215
<li>lapisan terluar dari dinding sel bakteri Gram negatif adalah lendir</li>
215
<li>lapisan terluar dari dinding sel bakteri Gram negatif adalah lendir</li>
216
<li>dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan yang tipis</li>
216
<li>dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan yang tipis</li>
217
</ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
217
</ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
218
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
218
<p><strong>Pembahasan: </strong></p>
219
<p>Peptidoglikan adalah komponen utama dinding sel bakteri yang bersifat kaku dan bertanggungjawab untuk menjaga integritas sel serta menentukan bentuknya. Bakteri<em>Shigella boydii</em>merupakan bakteri Gram negatif. Bakteri Gram negatif memiliki lapisan peptidoglikan yang lebih tipis dan mempunyai struktur lipopolisakarida yang tebal. Bakteri Gram negatif adalah bakteri yang tidak mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu proses pewarnaan gram sehingga akan berwarna merah bila diamati di bawah mikroskop.</p>
219
<p>Peptidoglikan adalah komponen utama dinding sel bakteri yang bersifat kaku dan bertanggungjawab untuk menjaga integritas sel serta menentukan bentuknya. Bakteri<em>Shigella boydii</em>merupakan bakteri Gram negatif. Bakteri Gram negatif memiliki lapisan peptidoglikan yang lebih tipis dan mempunyai struktur lipopolisakarida yang tebal. Bakteri Gram negatif adalah bakteri yang tidak mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu proses pewarnaan gram sehingga akan berwarna merah bila diamati di bawah mikroskop.</p>
220
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E. </strong></p>
220
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah E. </strong></p>
221
<p>Itulah beberapa contoh latihan soal dan pembahasan PAS kelas 10 SMA IPA Semester Ganjil 2024. Gimana, nih? Sudah puas latihan? Atau masih kurang? Kalau masih kurang, kamu bisa kerjakan latihan soal lainnya di<a>ruangbelajar</a>, lho! Tinggal <em>search </em>aja mapel yang kamu mau, terus muncul deh, latihan soalnya! Yuk, <em>download</em> aplikasinya sekarang!</p>
221
<p>Itulah beberapa contoh latihan soal dan pembahasan PAS kelas 10 SMA IPA Semester Ganjil 2024. Gimana, nih? Sudah puas latihan? Atau masih kurang? Kalau masih kurang, kamu bisa kerjakan latihan soal lainnya di<a>ruangbelajar</a>, lho! Tinggal <em>search </em>aja mapel yang kamu mau, terus muncul deh, latihan soalnya! Yuk, <em>download</em> aplikasinya sekarang!</p>
222
222