HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Artikel ini menjelaskan tentang apa saja dasar pengelompokan bakteri.</em></p>
1 <blockquote><p><em>Artikel ini menjelaskan tentang apa saja dasar pengelompokan bakteri.</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
2 <p><em>-</em></p>
3 </blockquote><p>Hei, kamu pasti sadar kalau di sekitar kita, sangat mudah untuk menemukan bakteri. Tahukah kamu kalau bakteri terdiri dari berbagai jenis? “<em>Wah,</em>aku pikir cuma ada satu jenis bakteri<em>aja</em>”. Ternyata<em>nggak</em>,<em>lho</em>, bakteri terdiri dari beberapa kelompok yang berbeda. Kira-kira apa saja dasar pengelompokkan bakteri,<em>ya</em>? Baca artikel ini sampai habis<em>yuk</em>biar kamu tahu tentang bakteri yang ada di dekatmu.</p>
3 </blockquote><p>Hei, kamu pasti sadar kalau di sekitar kita, sangat mudah untuk menemukan bakteri. Tahukah kamu kalau bakteri terdiri dari berbagai jenis? “<em>Wah,</em>aku pikir cuma ada satu jenis bakteri<em>aja</em>”. Ternyata<em>nggak</em>,<em>lho</em>, bakteri terdiri dari beberapa kelompok yang berbeda. Kira-kira apa saja dasar pengelompokkan bakteri,<em>ya</em>? Baca artikel ini sampai habis<em>yuk</em>biar kamu tahu tentang bakteri yang ada di dekatmu.</p>
4 <p>Bakteri merupakan organisme yang memiliki sel tunggal, tidak memiliki membran inti sel (bersifat prokariotik), serta memiliki ukuran mikroskopik (untuk melihatnya, kamu perlu menggunakan mikroskop). Struktur sel bakteri termasuk sederhana jika dibanding dengan makhluk hidup lainnya. Bakteri tidak memiliki inti sel (nukleus), kerangka sel, dan organel lainnya contohnya mitokondria dan kloroplas.</p>
4 <p>Bakteri merupakan organisme yang memiliki sel tunggal, tidak memiliki membran inti sel (bersifat prokariotik), serta memiliki ukuran mikroskopik (untuk melihatnya, kamu perlu menggunakan mikroskop). Struktur sel bakteri termasuk sederhana jika dibanding dengan makhluk hidup lainnya. Bakteri tidak memiliki inti sel (nukleus), kerangka sel, dan organel lainnya contohnya mitokondria dan kloroplas.</p>
5 <p>Dari peta konsep di atas, sekarang kita bahas satu-satu<em>yuk!</em></p>
5 <p>Dari peta konsep di atas, sekarang kita bahas satu-satu<em>yuk!</em></p>
6 <h2>1. Bentuk</h2>
6 <h2>1. Bentuk</h2>
7 <p>a.) <strong>Basil<em>(bacillus)</em></strong>:<strong>berbentuk batang atau silinder</strong>dengan variasi monobasil (hanya satu),<em>diplobacillus</em>(bergandengan dua-dua) dan<em>streptobacillus</em>(bergandengan berbentuk rantai). Meski begitu, ada juga yang berbentuk agak bundar sehingga disebut<em>coccobacillus</em>. Contoh bakterinya adalah<em>Bacillus anthracis</em>.</p>
7 <p>a.) <strong>Basil<em>(bacillus)</em></strong>:<strong>berbentuk batang atau silinder</strong>dengan variasi monobasil (hanya satu),<em>diplobacillus</em>(bergandengan dua-dua) dan<em>streptobacillus</em>(bergandengan berbentuk rantai). Meski begitu, ada juga yang berbentuk agak bundar sehingga disebut<em>coccobacillus</em>. Contoh bakterinya adalah<em>Bacillus anthracis</em>.</p>
8 <p>b.) <strong>Kokus<em>(coccus)</em></strong>:<strong>berbentuk bulat seperti bola</strong>. Variasinya adalah<em>micrococcus</em>(tunggal),<em>diplococcus</em>(bergandengan dua-dua),<em>tetracoccus</em>(bergandengan empat dan membentuk bujur sangkar),<em>sarcina</em>(bergerombol membentuk kubus),<em>staphylococcus</em>(bergerombol), dan<em>streptococcus</em>(bergandengan membentuk rantai). Salah satu contoh bakterinya adalah<em>Staphylococcus aureus</em>.</p>
8 <p>b.) <strong>Kokus<em>(coccus)</em></strong>:<strong>berbentuk bulat seperti bola</strong>. Variasinya adalah<em>micrococcus</em>(tunggal),<em>diplococcus</em>(bergandengan dua-dua),<em>tetracoccus</em>(bergandengan empat dan membentuk bujur sangkar),<em>sarcina</em>(bergerombol membentuk kubus),<em>staphylococcus</em>(bergerombol), dan<em>streptococcus</em>(bergandengan membentuk rantai). Salah satu contoh bakterinya adalah<em>Staphylococcus aureus</em>.</p>
9 <p>c.) <strong>Spiral</strong><em><strong>(sprillum)</strong>:</em><strong>bakteri yang berbentuk lengkung dan nampak seperti spira</strong><strong>l</strong>. Variasi bentuknya ada<em>vibrio</em>(berbentuk koma, jika lengkung kurang dari setengah lingkaran),<em>spiral</em>(jika bentuk lengkung lebih dari setengah lingkaran), dan<em>spirochete</em>(bentuk lengkung membentuk struktur yang fleksibel). Contoh bakterinya adalah<em>Treponema pallidum</em>.</p>
9 <p>c.) <strong>Spiral</strong><em><strong>(sprillum)</strong>:</em><strong>bakteri yang berbentuk lengkung dan nampak seperti spira</strong><strong>l</strong>. Variasi bentuknya ada<em>vibrio</em>(berbentuk koma, jika lengkung kurang dari setengah lingkaran),<em>spiral</em>(jika bentuk lengkung lebih dari setengah lingkaran), dan<em>spirochete</em>(bentuk lengkung membentuk struktur yang fleksibel). Contoh bakterinya adalah<em>Treponema pallidum</em>.</p>
10 <h2>2. Jumlah dan Letak Flagela</h2>
10 <h2>2. Jumlah dan Letak Flagela</h2>
11 <p>Flagela atau yang sering disebut dengan bulu cambuk adalah bagian dari struktur sel yang berbentuk batang atau spiral dan terletak pada dinding sel dan berfungsi sebagai alat gerak. Untuk jelasnya, kamu bisa lihat gambar di bawah ini:</p>
11 <p>Flagela atau yang sering disebut dengan bulu cambuk adalah bagian dari struktur sel yang berbentuk batang atau spiral dan terletak pada dinding sel dan berfungsi sebagai alat gerak. Untuk jelasnya, kamu bisa lihat gambar di bawah ini:</p>
12 <p>Beberapa contoh bakterinya adalah<em>Pseudomonas aeruginosa</em>(monotrik),<em>Aquaspirillum serpens</em>(amfitrik),<em>Pseudomonas fluorescent</em>(lofotrik),<em>Salmonella typhosa</em>(peritrik), dan<em>Escherichia coli</em>(atrik).</p>
12 <p>Beberapa contoh bakterinya adalah<em>Pseudomonas aeruginosa</em>(monotrik),<em>Aquaspirillum serpens</em>(amfitrik),<em>Pseudomonas fluorescent</em>(lofotrik),<em>Salmonella typhosa</em>(peritrik), dan<em>Escherichia coli</em>(atrik).</p>
13 <h2>3. Kebutuhan terhadap Oksigen</h2>
13 <h2>3. Kebutuhan terhadap Oksigen</h2>
14 <p>Berbeda dari makhluk hidup lain yang membutuhkan oksigen, ada beberapa jenis bakteri yang bisa<strong>hidup tanpa oksigen</strong>. Bakteri jenis ini disebut dengan bakteri<strong>anaerob</strong>. Meski begitu, tetap ada jenis bakteri yang<strong>membutuhkan oksigen untuk hidup</strong>atau sering disebut dengan<strong>bakteri aerob</strong>. Salah satu contoh bakteri aerob adalah bakteri nitrifikasi<strong>,</strong>yang akan mengubah amonia menjadi nitrat. Sedangkan contoh bakteri anaerob adalah<em>Micrococcus denitrificans</em>yang dapat merombak senyawa menjadi metan.</p>
14 <p>Berbeda dari makhluk hidup lain yang membutuhkan oksigen, ada beberapa jenis bakteri yang bisa<strong>hidup tanpa oksigen</strong>. Bakteri jenis ini disebut dengan bakteri<strong>anaerob</strong>. Meski begitu, tetap ada jenis bakteri yang<strong>membutuhkan oksigen untuk hidup</strong>atau sering disebut dengan<strong>bakteri aerob</strong>. Salah satu contoh bakteri aerob adalah bakteri nitrifikasi<strong>,</strong>yang akan mengubah amonia menjadi nitrat. Sedangkan contoh bakteri anaerob adalah<em>Micrococcus denitrificans</em>yang dapat merombak senyawa menjadi metan.</p>
15 <p>Baca juga:<a>Mengenal Ciri-Ciri dan Reproduksi Bakteri</a></p>
15 <p>Baca juga:<a>Mengenal Ciri-Ciri dan Reproduksi Bakteri</a></p>
16 <h2>4. Karakteristik Dinding Sel</h2>
16 <h2>4. Karakteristik Dinding Sel</h2>
17 <p>Cara mengelompokkan bakteri berdasarkan karakteristik dinding sel dikenalkan oleh Hans Christian Gram pertama kali melalui<strong><a>pewarnaan gram</a></strong><em>.</em>Pada pengelompokan ini, bakteri dibedakan menjadi bakteri gram negatif, bakteri gram positif, dan bakteri tidak berdinding sel.</p>
17 <p>Cara mengelompokkan bakteri berdasarkan karakteristik dinding sel dikenalkan oleh Hans Christian Gram pertama kali melalui<strong><a>pewarnaan gram</a></strong><em>.</em>Pada pengelompokan ini, bakteri dibedakan menjadi bakteri gram negatif, bakteri gram positif, dan bakteri tidak berdinding sel.</p>
18 <p>a.)<strong>Bakteri gram negatif</strong>adalah bakteri yang memiliki lapisan peptidoglikan tipis dan dinding sel mampu menyerap warna merah. Contohnya adalah bakteri bergenus<em>Streptomyces, Streptococcus, Mycrobacterium tuberculosis,</em>dll.</p>
18 <p>a.)<strong>Bakteri gram negatif</strong>adalah bakteri yang memiliki lapisan peptidoglikan tipis dan dinding sel mampu menyerap warna merah. Contohnya adalah bakteri bergenus<em>Streptomyces, Streptococcus, Mycrobacterium tuberculosis,</em>dll.</p>
19 <p>b.)<strong>Bakteri gram positif</strong>merupakan bakteri yang memiliki lapisan peptidoglikan tebal dan dinding selnya mampu menyerap warna violet. Contohnya adalah bakteri ungu,<em>Enterobacteria, Vibrio,</em>dll.</p>
19 <p>b.)<strong>Bakteri gram positif</strong>merupakan bakteri yang memiliki lapisan peptidoglikan tebal dan dinding selnya mampu menyerap warna violet. Contohnya adalah bakteri ungu,<em>Enterobacteria, Vibrio,</em>dll.</p>
20 <p>c.) Sama seperti namanya,<strong>bakteri tidak berdinding sel</strong>berarti tidak memiliki dinding sel. Salah satu bakteri yang bertipe ini adalah bakteri<em>Micoplasma.</em></p>
20 <p>c.) Sama seperti namanya,<strong>bakteri tidak berdinding sel</strong>berarti tidak memiliki dinding sel. Salah satu bakteri yang bertipe ini adalah bakteri<em>Micoplasma.</em></p>
21 <h2>5. Cara Mendapatkan Makanan</h2>
21 <h2>5. Cara Mendapatkan Makanan</h2>
22 <p>Kelompok bakteri yang terakhir adalah berdasarkan cara mendapatkan makanan. Agar lebih mudah, kamu dapat melihat kelompok bakteri ini pada gambar di bawah ini:</p>
22 <p>Kelompok bakteri yang terakhir adalah berdasarkan cara mendapatkan makanan. Agar lebih mudah, kamu dapat melihat kelompok bakteri ini pada gambar di bawah ini:</p>
23 <p>Itu dia, dasar pengelompokan bakteri. Berbagai bakteri di atas tentunya<strong><a>memiliki berbagai peranan</a></strong> dalam kehidupan kita sehari-hari. Agar kamu semakin paham tentang materi ini, kamu bisa belajar bersama tutor lewat<a><strong>ruangguru privat</strong></a> juga,<em>lho</em>!</p>
23 <p>Itu dia, dasar pengelompokan bakteri. Berbagai bakteri di atas tentunya<strong><a>memiliki berbagai peranan</a></strong> dalam kehidupan kita sehari-hari. Agar kamu semakin paham tentang materi ini, kamu bisa belajar bersama tutor lewat<a><strong>ruangguru privat</strong></a> juga,<em>lho</em>!</p>
24  
24