HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Sudah siap hadapi UTBK tahun 2022 nanti? Yuk, tingkatkan persiapanmu dengan latihan soal UTBK 2022 Fisika beserta pembahasannya di bawah ini. Selamat mengerjakan!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Sudah siap hadapi UTBK tahun 2022 nanti? Yuk, tingkatkan persiapanmu dengan latihan soal UTBK 2022 Fisika beserta pembahasannya di bawah ini. Selamat mengerjakan!</em></p>
2 </blockquote><p>-</p>
2 </blockquote><p>-</p>
3 <h2><strong>Topik</strong><strong>: Hukum Gerak Newton</strong></h2>
3 <h2><strong>Topik</strong><strong>: Hukum Gerak Newton</strong></h2>
4 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Penerapan<a>Hukum Newton</a></strong></p>
4 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Penerapan<a>Hukum Newton</a></strong></p>
5 <p><strong>1. Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
5 <p><strong>1. Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
6 <p>Balok A yang massanya 2 kg berada pada bidang kasar dengan koefisien gesek sebesar 0,2. Balok B bermassa 1 kg diikat dengan tali yang dihubungkan dengan katrol yang massa katrol diabaikan dan berada pada jarak 4 m dari tanah. Kedua balok mula-mula diam lalu bergerak ke bawah. Waktu yang dibutuhkan balok hingga menyentuh lantai adalah …(<em>g </em>= 10 m/s²).<strong></strong> </p>
6 <p>Balok A yang massanya 2 kg berada pada bidang kasar dengan koefisien gesek sebesar 0,2. Balok B bermassa 1 kg diikat dengan tali yang dihubungkan dengan katrol yang massa katrol diabaikan dan berada pada jarak 4 m dari tanah. Kedua balok mula-mula diam lalu bergerak ke bawah. Waktu yang dibutuhkan balok hingga menyentuh lantai adalah …(<em>g </em>= 10 m/s²).<strong></strong> </p>
7 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
7 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
8 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
8 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
9 <p>Diketahui:</p>
9 <p>Diketahui:</p>
10 <p>Ditanya:</p>
10 <p>Ditanya:</p>
11 <p>waktu (<em>t</em>)?</p>
11 <p>waktu (<em>t</em>)?</p>
12 <p>Tinjau benda A untuk mencari gaya normal:</p>
12 <p>Tinjau benda A untuk mencari gaya normal:</p>
13 <p>Tinjau sistem secara keseluruhan:</p>
13 <p>Tinjau sistem secara keseluruhan:</p>
14 <p>Gunakan persamaan GLBB untuk menghitung waktu yang dibutuhkan benda sampai ke lantai.</p>
14 <p>Gunakan persamaan GLBB untuk menghitung waktu yang dibutuhkan benda sampai ke lantai.</p>
15 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E</strong>. </p>
15 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E</strong>. </p>
16 <h2><strong>Topik</strong><strong>: Mekanika II</strong></h2>
16 <h2><strong>Topik</strong><strong>: Mekanika II</strong></h2>
17 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Impuls, Momentum, dan Elastisitas</strong></p>
17 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Impuls, Momentum, dan Elastisitas</strong></p>
18 <p>2. Benda bermassa<em>m</em>bergerak dengan momentum<em>P</em>, maka besar energi kinetiknya sebanding dengan …<strong></strong></p>
18 <p>2. Benda bermassa<em>m</em>bergerak dengan momentum<em>P</em>, maka besar energi kinetiknya sebanding dengan …<strong></strong></p>
19 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
19 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
20 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
20 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
21 <p>Persamaan momentum (<em>P</em>):</p>
21 <p>Persamaan momentum (<em>P</em>):</p>
22 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
22 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
23 <h2><strong>Topik</strong><strong>: Fluida Statis</strong></h2>
23 <h2><strong>Topik</strong><strong>: Fluida Statis</strong></h2>
24 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Hukum Archimedes</a></strong></p>
24 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:<a>Hukum Archimedes</a></strong></p>
25 <p>3. Sebuah kubus dengan rusuk 8 cm melayang pada perbatasan antara air dan minyak. Massa jenis air dan minyak berturut-turut adalah 1.000 kg/m3 dan 800 kg/m3.</p>
25 <p>3. Sebuah kubus dengan rusuk 8 cm melayang pada perbatasan antara air dan minyak. Massa jenis air dan minyak berturut-turut adalah 1.000 kg/m3 dan 800 kg/m3.</p>
26 <p> </p>
26 <p> </p>
27 <p>Massa jenis kubus tersebut adalah ….<strong></strong></p>
27 <p>Massa jenis kubus tersebut adalah ….<strong></strong></p>
28 <ol><li>250 kg/m3<strong></strong></li>
28 <ol><li>250 kg/m3<strong></strong></li>
29 <li>400 kg/m3<strong></strong></li>
29 <li>400 kg/m3<strong></strong></li>
30 <li>600 kg/m3<strong></strong></li>
30 <li>600 kg/m3<strong></strong></li>
31 <li>750 kg/m3<strong></strong></li>
31 <li>750 kg/m3<strong></strong></li>
32 <li>850 kg/m3<strong></strong> </li>
32 <li>850 kg/m3<strong></strong> </li>
33 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
33 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
34 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
34 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
35 <p>Panjang rusuk kubus 8 cm, sedangkan panjang rusuk kubus yang berada dalam air (<em>r</em><em>a</em>) adalah 2 cm, maka bagian volume kubus yang berada dalam air: </p>
35 <p>Panjang rusuk kubus 8 cm, sedangkan panjang rusuk kubus yang berada dalam air (<em>r</em><em>a</em>) adalah 2 cm, maka bagian volume kubus yang berada dalam air: </p>
36 <p>Panjang rusuk kubus yang berada dalam minyak:<em> r</em><em>m</em>= 8 - 2 = 6 cm</p>
36 <p>Panjang rusuk kubus yang berada dalam minyak:<em> r</em><em>m</em>= 8 - 2 = 6 cm</p>
37 <p>maka bagian volume kubus yang berada dalam minyak : </p>
37 <p>maka bagian volume kubus yang berada dalam minyak : </p>
38 <p>Kubus tersebut melayang pada perbatasan antara air dan minyak, maka</p>
38 <p>Kubus tersebut melayang pada perbatasan antara air dan minyak, maka</p>
39 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
39 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
40 <h2><strong>Topik</strong><strong>: Zat dan<a>Kalor</a></strong></h2>
40 <h2><strong>Topik</strong><strong>: Zat dan<a>Kalor</a></strong></h2>
41 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Hukum-Hukum<a>Termodinamika</a></strong></p>
41 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Hukum-Hukum<a>Termodinamika</a></strong></p>
42 <p>4. Dua puluh liter gas X berada dalam wadah tertutup pada kondisi isobarik. Selama selang waktu tertentu, gas X memuai hingga volumenya menjadi 50 liter. Besar usaha yang dilakukan gas sama dengan besar usaha yang digunakan untuk menggerakkan benda Y bermassa 5 kg yang semula diam hingga bergerak dengan kecepatan<em>v</em>. Jika tekanan gas X sebesar 0,25 atm, kecepatan akhir gerak benda Y sebesar ….</p>
42 <p>4. Dua puluh liter gas X berada dalam wadah tertutup pada kondisi isobarik. Selama selang waktu tertentu, gas X memuai hingga volumenya menjadi 50 liter. Besar usaha yang dilakukan gas sama dengan besar usaha yang digunakan untuk menggerakkan benda Y bermassa 5 kg yang semula diam hingga bergerak dengan kecepatan<em>v</em>. Jika tekanan gas X sebesar 0,25 atm, kecepatan akhir gerak benda Y sebesar ….</p>
43 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
43 <p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
44 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
44 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
45 <p>Diketahui:</p>
45 <p>Diketahui:</p>
46 <p>Gas pada kondisi isobarik</p>
46 <p>Gas pada kondisi isobarik</p>
47 <p>Usaha yang dilakukan gas pada kondisi isobarik dinyatakan dengan rumus:</p>
47 <p>Usaha yang dilakukan gas pada kondisi isobarik dinyatakan dengan rumus:</p>
48 <p><em>W = P·∆V</em></p>
48 <p><em>W = P·∆V</em></p>
49 <p>Usaha pada benda yang mengalami perubahan kecepatan dapat dinyatakan dengan rumus:</p>
49 <p>Usaha pada benda yang mengalami perubahan kecepatan dapat dinyatakan dengan rumus:</p>
50 <p>Hitung perubahan volume pada gas X.</p>
50 <p>Hitung perubahan volume pada gas X.</p>
51 <p>Hitung kecepatan akhir benda Y.</p>
51 <p>Hitung kecepatan akhir benda Y.</p>
52 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
52 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
53 <h2><strong>Topik</strong><strong>:</strong><a><strong>Getaran dan Gelombang</strong></a></h2>
53 <h2><strong>Topik</strong><strong>:</strong><a><strong>Getaran dan Gelombang</strong></a></h2>
54 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:</strong><strong>Gerak Harmonik Sederhana</strong></p>
54 <p><strong>Subtopik</strong><strong>:</strong><strong>Gerak Harmonik Sederhana</strong></p>
55 <p>5. Sebuah bandul bermassa 200 gram diberi gangguan sehingga mengalami gerak harmonik sederhana dengan periode 2 s. Jika terdapat bandul lain yang memiliki massa 1/2 kali massa bandul pertama dan panjang tali pada bandul kedua lebih panjang 0,25 dari bandul pertama, besar perbedaan periode antara kedua bandul tersebut adalah ….</p>
55 <p>5. Sebuah bandul bermassa 200 gram diberi gangguan sehingga mengalami gerak harmonik sederhana dengan periode 2 s. Jika terdapat bandul lain yang memiliki massa 1/2 kali massa bandul pertama dan panjang tali pada bandul kedua lebih panjang 0,25 dari bandul pertama, besar perbedaan periode antara kedua bandul tersebut adalah ….</p>
56 <ol><li>0,24 s</li>
56 <ol><li>0,24 s</li>
57 <li>2,24 s</li>
57 <li>2,24 s</li>
58 <li>4,24 s</li>
58 <li>4,24 s</li>
59 <li>5,24 s</li>
59 <li>5,24 s</li>
60 <li>8,24 s</li>
60 <li>8,24 s</li>
61 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
61 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
62 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
62 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
63 <p>Diketahui:</p>
63 <p>Diketahui:</p>
64 <p>Ditanya : perbedaan periode kedua bandul (∆T)=?</p>
64 <p>Ditanya : perbedaan periode kedua bandul (∆T)=?</p>
65 <p>Periode bandul dinyatakan dengan persamaan: </p>
65 <p>Periode bandul dinyatakan dengan persamaan: </p>
66 <p> </p>
66 <p> </p>
67 <p>Gunakan perbandingan untuk menghitung periode bandul kedua: </p>
67 <p>Gunakan perbandingan untuk menghitung periode bandul kedua: </p>
68 <p>Perbedaan periode kedua bandul:</p>
68 <p>Perbedaan periode kedua bandul:</p>
69 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
69 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
70 <p><strong>Topik: Getaran dan Gelombang</strong></p>
70 <p><strong>Topik: Getaran dan Gelombang</strong></p>
71 <p>6. Sebuah benda melakukan getaran harmonik dengan persamaan simpangan <em>y</em> = 5sin 10<em>t</em> dengan <em>y </em>dalam cm dan <em>t</em> dalam sekon. Kecepatan getaran benda akan bernilai nol pada detik ke ….</p>
71 <p>6. Sebuah benda melakukan getaran harmonik dengan persamaan simpangan <em>y</em> = 5sin 10<em>t</em> dengan <em>y </em>dalam cm dan <em>t</em> dalam sekon. Kecepatan getaran benda akan bernilai nol pada detik ke ….</p>
72 <ol><li>15</li>
72 <ol><li>15</li>
73 <li>30</li>
73 <li>30</li>
74 <li>45</li>
74 <li>45</li>
75 <li>60</li>
75 <li>60</li>
76 <li>90</li>
76 <li>90</li>
77 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
77 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
78 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
78 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
79 <p>Kecepatan merupakan turunan pertama terhadap waktu dari fungsi simpangan, jadi persamaan untuk kecepatan adalah:</p>
79 <p>Kecepatan merupakan turunan pertama terhadap waktu dari fungsi simpangan, jadi persamaan untuk kecepatan adalah:</p>
80 <p>Untuk mendapatkan nilai kecepatan nol, kita harus mencari nilai cosinus yang nol. Nilai cosinus akan bernilai 0 apabila sudut fasa yang dimiliki adalah 90°, 270°, 450° dan seterusnya. Misalkan nilai fasa dari cosinus adalah 90°, maka</p>
80 <p>Untuk mendapatkan nilai kecepatan nol, kita harus mencari nilai cosinus yang nol. Nilai cosinus akan bernilai 0 apabila sudut fasa yang dimiliki adalah 90°, 270°, 450° dan seterusnya. Misalkan nilai fasa dari cosinus adalah 90°, maka</p>
81 <p>cos 10<em>t</em> = cos 90°</p>
81 <p>cos 10<em>t</em> = cos 90°</p>
82 <p>10<em>t </em>= 90</p>
82 <p>10<em>t </em>= 90</p>
83 <p><em>t </em>= 9</p>
83 <p><em>t </em>= 9</p>
84 <p>Didapatkan bahwa waktu yang dibutuhkan adalah 9 detik. Namun pada pilihan tidak ditemukan adanya pilihan 9 sekon. Maka nilai harus dicari pada nilai sudut fasanya yang lain. Sekarang pada nilai sudut fasa bernilai 270°, maka</p>
84 <p>Didapatkan bahwa waktu yang dibutuhkan adalah 9 detik. Namun pada pilihan tidak ditemukan adanya pilihan 9 sekon. Maka nilai harus dicari pada nilai sudut fasanya yang lain. Sekarang pada nilai sudut fasa bernilai 270°, maka</p>
85 <p>cos 10<em>t</em> = cos 270</p>
85 <p>cos 10<em>t</em> = cos 270</p>
86 <p>10<em>t </em>= 270</p>
86 <p>10<em>t </em>= 270</p>
87 <p><em>t </em>= 27</p>
87 <p><em>t </em>= 27</p>
88 <p>Tinjau kembali pada fasa 450°, maka</p>
88 <p>Tinjau kembali pada fasa 450°, maka</p>
89 <p>cos 10<em>t</em> = 450°</p>
89 <p>cos 10<em>t</em> = 450°</p>
90 <p>10<em>t </em>= 450</p>
90 <p>10<em>t </em>= 450</p>
91 <p><em>t </em>= 45</p>
91 <p><em>t </em>= 45</p>
92 <p>Pada pilihan terdapat pilihan pada saat waktu 45 sekon, maka waktu pada saat kecepatan getaran benda saat bernilai nol adalah pada saat 45 sekon.</p>
92 <p>Pada pilihan terdapat pilihan pada saat waktu 45 sekon, maka waktu pada saat kecepatan getaran benda saat bernilai nol adalah pada saat 45 sekon.</p>
93 <h2><strong>Topik : Cahaya dan Optik</strong></h2>
93 <h2><strong>Topik : Cahaya dan Optik</strong></h2>
94 <p>7. Cahaya yang merambat dari air ke kaca frekuensinya selalu tetap</p>
94 <p>7. Cahaya yang merambat dari air ke kaca frekuensinya selalu tetap</p>
95 <p><strong> SEBAB</strong></p>
95 <p><strong> SEBAB</strong></p>
96 <p>Kecepatan cahaya dalam medium optik bergantung pada indeks bias medium</p>
96 <p>Kecepatan cahaya dalam medium optik bergantung pada indeks bias medium</p>
97 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
97 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
98 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
98 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
99 <p>⇒ Frekuensi adalah perbandingan tetap antara kecepatan rambat dengan panjang gelombang, sehingga frekuensi selalu tetap. <i>(pernyataan benar) </i>⇒ Kecepatan cahaya bergantung pada indeks bias medium sesuai dengan hubungan:</p>
99 <p>⇒ Frekuensi adalah perbandingan tetap antara kecepatan rambat dengan panjang gelombang, sehingga frekuensi selalu tetap. <i>(pernyataan benar) </i>⇒ Kecepatan cahaya bergantung pada indeks bias medium sesuai dengan hubungan:</p>
100 <p>Dimana n adalah indeks bias. <i>(alasan benar)</i></p>
100 <p>Dimana n adalah indeks bias. <i>(alasan benar)</i></p>
101 <p>Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab-akibat sehingga jawaban yang tepat adalah B.</p>
101 <p>Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab-akibat sehingga jawaban yang tepat adalah B.</p>
102 <h2><strong>Topik: Listrik dan Magnet</strong></h2>
102 <h2><strong>Topik: Listrik dan Magnet</strong></h2>
103 <p>8. Dua muatan identik q dan Q terpisah satu dari yang lainnya sejauh x. Energi potensial listrik sistem dua muatan itu V. Kemudian, satu muatan identik ke-3 diletakkan tepat ditengah di antara kedua muatan q dan Q tersebut. Usaha gaya eksternal untuk meletakkan muatan ke-3 itu adalah 4V.</p>
103 <p>8. Dua muatan identik q dan Q terpisah satu dari yang lainnya sejauh x. Energi potensial listrik sistem dua muatan itu V. Kemudian, satu muatan identik ke-3 diletakkan tepat ditengah di antara kedua muatan q dan Q tersebut. Usaha gaya eksternal untuk meletakkan muatan ke-3 itu adalah 4V.</p>
104 <p><strong>SEBAB</strong></p>
104 <p><strong>SEBAB</strong></p>
105 <p>Usaha gaya Coulomb sama dengan perubahan energi potensial listrik.</p>
105 <p>Usaha gaya Coulomb sama dengan perubahan energi potensial listrik.</p>
106 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
106 <p><strong>Jawaban: A</strong></p>
107 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
107 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
108 <p>Energi potensial listrik pada muatan q dan Q yang terpisah sejauh x dapat dirumuskan sebagai berikut.</p>
108 <p>Energi potensial listrik pada muatan q dan Q yang terpisah sejauh x dapat dirumuskan sebagai berikut.</p>
109 <p>Karena muatannya identik, maka q=Q, sehingga</p>
109 <p>Karena muatannya identik, maka q=Q, sehingga</p>
110 <p>Kemudian satu muatan identik ke-3 diletakkan ditengah di antara muatan q dan Q, sehingga dapat diilustrasikan seperti gambar di bawah ini.</p>
110 <p>Kemudian satu muatan identik ke-3 diletakkan ditengah di antara muatan q dan Q, sehingga dapat diilustrasikan seperti gambar di bawah ini.</p>
111 <p>Sehingga energi potensial listrik pada <em>Q</em>3 adalah</p>
111 <p>Sehingga energi potensial listrik pada <em>Q</em>3 adalah</p>
112 <p>Karena muatannya identik, maka <em>q</em> = <em>Q</em> = <em>Q</em>3 , sehingga</p>
112 <p>Karena muatannya identik, maka <em>q</em> = <em>Q</em> = <em>Q</em>3 , sehingga</p>
113 <p>Karena maka energi potensialnya menjadi</p>
113 <p>Karena maka energi potensialnya menjadi</p>
114 <p>Sehingga usaha gaya eksternal pada muatan ke-3 adalah</p>
114 <p>Sehingga usaha gaya eksternal pada muatan ke-3 adalah</p>
115 <p>Karena titik awal muatan ketiga tidak diketahui, berarti dianggap dipindahkan dari titik yang jauh sehingga <em>EPawal </em>= 0 , maka usahanya menjadi</p>
115 <p>Karena titik awal muatan ketiga tidak diketahui, berarti dianggap dipindahkan dari titik yang jauh sehingga <em>EPawal </em>= 0 , maka usahanya menjadi</p>
116 <p>Jadi pernyataan dan alasan benar, dan karena keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat, maka jawabannya adalah A.</p>
116 <p>Jadi pernyataan dan alasan benar, dan karena keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat, maka jawabannya adalah A.</p>
117 <p><strong>Topik: Zat dan kalor</strong></p>
117 <p><strong>Topik: Zat dan kalor</strong></p>
118 <p>9. Di dalam suatu ruang tertutup 0,2 m3 gas ideal menyusut menjadi setengah volume mula-mula akibat tekanannya naik tiga kali semula dari 1x105Pa menjadi 3x105Pa pada temperatur tetap. Kemudian gas mengembang pada tekanan tetap hingga kembali pada volume awal. Selanjutnya tekanan gas dikembalikan ke keadaan semula dengan volume dipertahankan tetap. Grafik P-V yang menggambarkan keadaan tersebut adalah ….</p>
118 <p>9. Di dalam suatu ruang tertutup 0,2 m3 gas ideal menyusut menjadi setengah volume mula-mula akibat tekanannya naik tiga kali semula dari 1x105Pa menjadi 3x105Pa pada temperatur tetap. Kemudian gas mengembang pada tekanan tetap hingga kembali pada volume awal. Selanjutnya tekanan gas dikembalikan ke keadaan semula dengan volume dipertahankan tetap. Grafik P-V yang menggambarkan keadaan tersebut adalah ….</p>
119 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
119 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
120 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
120 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
121 <p>Proses pertama, gas ideal berada pada temperatur tetap, dimana volume awal berada pada menjadi dan tekanan awal menjadi . Hal ini menunjukkan bahwa grafik cenderung berbentuk melengkung seperti gambar berikut.</p>
121 <p>Proses pertama, gas ideal berada pada temperatur tetap, dimana volume awal berada pada menjadi dan tekanan awal menjadi . Hal ini menunjukkan bahwa grafik cenderung berbentuk melengkung seperti gambar berikut.</p>
122 <p>Kemudian pada proses kedua, gas ideal berada pada tekanan tetap ( 3<em>x</em> 105 <em>P</em>α ) hingga kembali ke volume awal yaitu 0,2 m3, sehingga grafiknya menjadi</p>
122 <p>Kemudian pada proses kedua, gas ideal berada pada tekanan tetap ( 3<em>x</em> 105 <em>P</em>α ) hingga kembali ke volume awal yaitu 0,2 m3, sehingga grafiknya menjadi</p>
123 <p>Dan untuk proses terakhir, gas ideal berada pada volume tetap ( 0,2 m3 ) di mana tekanannya kembali ke semula yaitu 1 x 105 <em>P</em>α , sehingga grafiknya menjadi seperti berikut ini.</p>
123 <p>Dan untuk proses terakhir, gas ideal berada pada volume tetap ( 0,2 m3 ) di mana tekanannya kembali ke semula yaitu 1 x 105 <em>P</em>α , sehingga grafiknya menjadi seperti berikut ini.</p>
124 <p>Jadi grafik P-V yang menggambarkan keadaan tersebut adalah yang C.</p>
124 <p>Jadi grafik P-V yang menggambarkan keadaan tersebut adalah yang C.</p>
125 <h2><strong>Topik: Mekanika</strong></h2>
125 <h2><strong>Topik: Mekanika</strong></h2>
126 <p>10. Sebuah benda A bermassa<em> m</em>A bergerak sepanjang sumbu x positif dengan laju konstan. Benda tersebut menumbuk benda B bermassa mB yang diam. Selama tumbukan, gaya interaksi yang dialami benda B ditunjukkan dalam gambar di bawah ini.</p>
126 <p>10. Sebuah benda A bermassa<em> m</em>A bergerak sepanjang sumbu x positif dengan laju konstan. Benda tersebut menumbuk benda B bermassa mB yang diam. Selama tumbukan, gaya interaksi yang dialami benda B ditunjukkan dalam gambar di bawah ini.</p>
127 <p>Jika laju benda A setelah tumbukan adalah <em>v </em>A, maka lajunya mula-mula adalah ….</p>
127 <p>Jika laju benda A setelah tumbukan adalah <em>v </em>A, maka lajunya mula-mula adalah ….</p>
128 <p><strong>Jawaban: D </strong></p>
128 <p><strong>Jawaban: D </strong></p>
129 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
129 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
130 <p>Dari grafik hubungan gaya terhadap waktu untuk benda B, maka kita bisa mencari nilai impulsnya, yaitu</p>
130 <p>Dari grafik hubungan gaya terhadap waktu untuk benda B, maka kita bisa mencari nilai impulsnya, yaitu</p>
131 <p>Kemudian hubungan antara impuls dan momentum adalah impuls sama dengan perubahan momentum, atau dapat diformulasikan dengan</p>
131 <p>Kemudian hubungan antara impuls dan momentum adalah impuls sama dengan perubahan momentum, atau dapat diformulasikan dengan</p>
132 <p>Selanjutnya untuk mencari besar kecepatan benda A mula-mula bisa menggunakan hukum kekekalan momentum, dimana momentum sebelum tumbuka sama dengan momentum sesudah tumbukan.</p>
132 <p>Selanjutnya untuk mencari besar kecepatan benda A mula-mula bisa menggunakan hukum kekekalan momentum, dimana momentum sebelum tumbuka sama dengan momentum sesudah tumbukan.</p>
133 <p><strong>Topik : Cahaya dan Optik</strong></p>
133 <p><strong>Topik : Cahaya dan Optik</strong></p>
134 <p>11. Seorang anak sedang bercermin di depan cermin cembung yang sedemikian sehingga menghasilkan bayangan ¼ kali lebih kecil dari dirinya. Jika kelengkungan cermin adalah 24 cm, maka pernyataan yang benar adalah …</p>
134 <p>11. Seorang anak sedang bercermin di depan cermin cembung yang sedemikian sehingga menghasilkan bayangan ¼ kali lebih kecil dari dirinya. Jika kelengkungan cermin adalah 24 cm, maka pernyataan yang benar adalah …</p>
135 <p>1)Sifat bayangan nyata dan terbalik</p>
135 <p>1)Sifat bayangan nyata dan terbalik</p>
136 <p>2) Sifat bayangan maya dan tegak</p>
136 <p>2) Sifat bayangan maya dan tegak</p>
137 <p>3) Titik jatuh bayangan terletak di depan cermin</p>
137 <p>3) Titik jatuh bayangan terletak di depan cermin</p>
138 <p>4) Jarak benda ke cermin adalah 36 cm</p>
138 <p>4) Jarak benda ke cermin adalah 36 cm</p>
139 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
139 <p><strong>Jawaban: C</strong></p>
140 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
140 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
141 <p>Diketahui:</p>
141 <p>Diketahui:</p>
142 <ol><li>Pada cermin cembung benda diletakkan di ruang 4, sehingga bayangan jatuh di ruang 1 dengan sifat bayangannya yaitu, maya, tegak dan diperkecil. [salah]</li>
142 <ol><li>Pada cermin cembung benda diletakkan di ruang 4, sehingga bayangan jatuh di ruang 1 dengan sifat bayangannya yaitu, maya, tegak dan diperkecil. [salah]</li>
143 <li>Seperti yang telah dijelaskan pada nomor 1 bahwa sifat cermin cembung adalah maya, tegak dan diperkecil. [benar]</li>
143 <li>Seperti yang telah dijelaskan pada nomor 1 bahwa sifat cermin cembung adalah maya, tegak dan diperkecil. [benar]</li>
144 <li>Pada cermin cembung benda selalu diletakkan di ruang 4 yaitu di depan cermin, sehingga bayangannya terletak di ruang 1 yaitu di belakang cermin.</li>
144 <li>Pada cermin cembung benda selalu diletakkan di ruang 4 yaitu di depan cermin, sehingga bayangannya terletak di ruang 1 yaitu di belakang cermin.</li>
145 <li>Untuk mencari jarak benda ke cermin bisa menggunakan persamaan sebagai berikut.</li>
145 <li>Untuk mencari jarak benda ke cermin bisa menggunakan persamaan sebagai berikut.</li>
146 </ol><p>Maka,</p>
146 </ol><p>Maka,</p>
147 <p><strong>Topik: Mekanika</strong></p>
147 <p><strong>Topik: Mekanika</strong></p>
148 <p>12. Dua pegas dengan konstanta pegas. Jika pegas pertama dipotong menjadi 5 bagian yang sama persis, kemudian tiga bagian ini dihubungkan paralel, lalu diserikan dengan 2 yang tersusun paralel kemudian di seri dengan sisa pegas yang lain, maka konstanta pegas gabungan sekarang adalah ….</p>
148 <p>12. Dua pegas dengan konstanta pegas. Jika pegas pertama dipotong menjadi 5 bagian yang sama persis, kemudian tiga bagian ini dihubungkan paralel, lalu diserikan dengan 2 yang tersusun paralel kemudian di seri dengan sisa pegas yang lain, maka konstanta pegas gabungan sekarang adalah ….</p>
149 <ol><li>625 N/m</li>
149 <ol><li>625 N/m</li>
150 <li>25 N/m</li>
150 <li>25 N/m</li>
151 <li>1200 N/m</li>
151 <li>1200 N/m</li>
152 <li>48 N/m</li>
152 <li>48 N/m</li>
153 <li>2400 N/m</li>
153 <li>2400 N/m</li>
154 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
154 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
155 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
155 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
156 <p>Hubungan antara hukum hooke dengan modulus Young adalah</p>
156 <p>Hubungan antara hukum hooke dengan modulus Young adalah</p>
157 <p>Jika salah satu pegas dipotong menjadi lima bagian, maka panjang pegasnya sekarang adalah , di mana besar modulus Young dan luasnya adalah sama, sehingga persamaannya menjadi</p>
157 <p>Jika salah satu pegas dipotong menjadi lima bagian, maka panjang pegasnya sekarang adalah , di mana besar modulus Young dan luasnya adalah sama, sehingga persamaannya menjadi</p>
158 <p>Artinya, besar konstanta pegas berbanding terbalik dengan panjang pegasnya. Maka, perbandingan pegas sebelum dipotong dengan sesudah dipotong adalah</p>
158 <p>Artinya, besar konstanta pegas berbanding terbalik dengan panjang pegasnya. Maka, perbandingan pegas sebelum dipotong dengan sesudah dipotong adalah</p>
159 <p>Sehingga rangkaian pegas sekarang dapat diilustrasikan sebagai berikut</p>
159 <p>Sehingga rangkaian pegas sekarang dapat diilustrasikan sebagai berikut</p>
160 <p>Dimana besarnya , kemudian , maka besarnya <em>ktotal </em>adalah</p>
160 <p>Dimana besarnya , kemudian , maka besarnya <em>ktotal </em>adalah</p>
161 <p>Maka,</p>
161 <p>Maka,</p>
162 <p><strong>Topik: Mekanika</strong></p>
162 <p><strong>Topik: Mekanika</strong></p>
163 <p>13. Sebuah silinder berlubang mempunyai momen inersia lebih besar daripada silinder pejal yang terbuat dari bahan yang sama serta memiliki massa yang sama.</p>
163 <p>13. Sebuah silinder berlubang mempunyai momen inersia lebih besar daripada silinder pejal yang terbuat dari bahan yang sama serta memiliki massa yang sama.</p>
164 <p><strong>SEBAB</strong></p>
164 <p><strong>SEBAB</strong></p>
165 <p>Untuk memberikan percepatan sudut pada sebuah benda berlubang diperlukan lebih banyak tenaga putaran</p>
165 <p>Untuk memberikan percepatan sudut pada sebuah benda berlubang diperlukan lebih banyak tenaga putaran</p>
166 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
166 <p><strong>Jawaban: B</strong></p>
167 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
167 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
168 <ul><li>Terlihat bahwa momen inersia silinder berlubang lebih besar dibanding momen inersia silinder pejal (dengan asumsi massa dan jari-jari silinder sama besar) [pernyataan benar]</li>
168 <ul><li>Terlihat bahwa momen inersia silinder berlubang lebih besar dibanding momen inersia silinder pejal (dengan asumsi massa dan jari-jari silinder sama besar) [pernyataan benar]</li>
169 <li>Benda berlubang umumnya memiliki momen inersia yang lebih besar dibanding benda pejal sehingga momen gaya yang dibutuhkan untuk memberikan percepatan pada benda berlubang juga lebih besar. Besarnya momen gaya ini sebanding dengan tenaga putar yang dibutuhkan, jadi untuk memutar benda berlubang dibutuhkan tenaga yang lebih besar dibanding untuk memutar benda pejal [alasan benar].</li>
169 <li>Benda berlubang umumnya memiliki momen inersia yang lebih besar dibanding benda pejal sehingga momen gaya yang dibutuhkan untuk memberikan percepatan pada benda berlubang juga lebih besar. Besarnya momen gaya ini sebanding dengan tenaga putar yang dibutuhkan, jadi untuk memutar benda berlubang dibutuhkan tenaga yang lebih besar dibanding untuk memutar benda pejal [alasan benar].</li>
170 <li>Pernyataan dan alasan benar tetapi tidak menunjukkan hubungan sebab akibat, jadi jawaban yang tepat adalah B.</li>
170 <li>Pernyataan dan alasan benar tetapi tidak menunjukkan hubungan sebab akibat, jadi jawaban yang tepat adalah B.</li>
171 </ul><h2><strong>Topik: Fisika Modern</strong></h2>
171 </ul><h2><strong>Topik: Fisika Modern</strong></h2>
172 <p>14. Permukaan suatu logam disinari cahaya yang mempunyai frekuensi tertentu. Ternyata penyinaran yang dilakukan tidak menimbulkan efek fotolistrik pada permukaan logam tersebut. Agar permukaan logam memancarkan energi kinetik dari fotoelektron maka ….<strong></strong></p>
172 <p>14. Permukaan suatu logam disinari cahaya yang mempunyai frekuensi tertentu. Ternyata penyinaran yang dilakukan tidak menimbulkan efek fotolistrik pada permukaan logam tersebut. Agar permukaan logam memancarkan energi kinetik dari fotoelektron maka ….<strong></strong></p>
173 <ol><li>Harus digunakan cahaya yang frekuensinya lebih besar</li>
173 <ol><li>Harus digunakan cahaya yang frekuensinya lebih besar</li>
174 <li>Tebal logam harus dikurangi</li>
174 <li>Tebal logam harus dikurangi</li>
175 <li>Harus digunakan cahaya dengan panjang gelombang yang lebih kecil</li>
175 <li>Harus digunakan cahaya dengan panjang gelombang yang lebih kecil</li>
176 <li>Intensitas cahaya yang digunakan harus ditingkatkan</li>
176 <li>Intensitas cahaya yang digunakan harus ditingkatkan</li>
177 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
177 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
178 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
178 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
179 <ul><li>Efek fotolistrik terjadi ketika suatu permukaan logam disinari dengan suatu sinar dengan frekuensi yang lebih tinggi dari frekuensi ambang logam yang disinari <strong>[pernyataan 1 benar]</strong>. Sejak frekuensi berbanding terbalik dengan panjang gelombang, maka agar diperoleh efek fotolistrik panjang gelombang sinar yang digunakan untuk menyinari permukaan logam harus lebih kecil <strong>[pernyataan 3 benar].</strong></li>
179 <ul><li>Efek fotolistrik terjadi ketika suatu permukaan logam disinari dengan suatu sinar dengan frekuensi yang lebih tinggi dari frekuensi ambang logam yang disinari <strong>[pernyataan 1 benar]</strong>. Sejak frekuensi berbanding terbalik dengan panjang gelombang, maka agar diperoleh efek fotolistrik panjang gelombang sinar yang digunakan untuk menyinari permukaan logam harus lebih kecil <strong>[pernyataan 3 benar].</strong></li>
180 <li>Efek fotolistrik tidak berhubungan dengan tebal logam dan intensitas cahaya yang digunakan <strong>[pernyataan 2 dan 4 salah].</strong></li>
180 <li>Efek fotolistrik tidak berhubungan dengan tebal logam dan intensitas cahaya yang digunakan <strong>[pernyataan 2 dan 4 salah].</strong></li>
181 </ul><p><strong>Topik: Mekanika</strong></p>
181 </ul><p><strong>Topik: Mekanika</strong></p>
182 <p>15. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini:</p>
182 <p>15. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini:</p>
183 <ol><li>Seorang anak yang berlari di tempat melakukan usaha yang nilainya nol.</li>
183 <ol><li>Seorang anak yang berlari di tempat melakukan usaha yang nilainya nol.</li>
184 <li>Seorang yang berenang dari satu sisi kolam ke sisi kolam yang lain melakukan usaha yang nilainya positif.</li>
184 <li>Seorang yang berenang dari satu sisi kolam ke sisi kolam yang lain melakukan usaha yang nilainya positif.</li>
185 <li>Seorang anak yang berlari mengelilingi lapangan sebanyak lima kali melakukan usaha yang nilainya nol karena posisi awal dan akhir sama.</li>
185 <li>Seorang anak yang berlari mengelilingi lapangan sebanyak lima kali melakukan usaha yang nilainya nol karena posisi awal dan akhir sama.</li>
186 <li>Seorang yang sedang berjalan dari kelas menuju ke taman melakukan usaha yang nilainya tidak nol.</li>
186 <li>Seorang yang sedang berjalan dari kelas menuju ke taman melakukan usaha yang nilainya tidak nol.</li>
187 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
187 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
188 <p>Usaha merupakan perkalian antara gaya dan perpindahan, jadi syarat agar usaha memiliki nilai adalah benda tersebut harus mengalami perpindahan.</p>
188 <p>Usaha merupakan perkalian antara gaya dan perpindahan, jadi syarat agar usaha memiliki nilai adalah benda tersebut harus mengalami perpindahan.</p>
189 <ul><li>Seorang anak yang berlari di tempat tidak mengalami perubahan posisi sehingga usaha yang dilakukan oleh anak tersebut adalah nol.</li>
189 <ul><li>Seorang anak yang berlari di tempat tidak mengalami perubahan posisi sehingga usaha yang dilakukan oleh anak tersebut adalah nol.</li>
190 <li>Seorang anak yang berenang dari satu sisi kolam ke sisi kolam yang lain mengalami perpindahan posisi sehingga anak tersebut melakukan usaha yang nilainya positif.</li>
190 <li>Seorang anak yang berenang dari satu sisi kolam ke sisi kolam yang lain mengalami perpindahan posisi sehingga anak tersebut melakukan usaha yang nilainya positif.</li>
191 <li>Seorang anak yang berlari mengelilingi lapangan sebanyak lima kali melakukan usaha yang nilainya nol karena posisi awal dan akhir sama, jadi anak tersebut tidak mengalami perpindahan.</li>
191 <li>Seorang anak yang berlari mengelilingi lapangan sebanyak lima kali melakukan usaha yang nilainya nol karena posisi awal dan akhir sama, jadi anak tersebut tidak mengalami perpindahan.</li>
192 <li>Seorang yang sedang berjalan dari kelas menuju ke taman mengalami perpindahan sehingga anak tersebut melakukan usaha yang nilainya positif.</li>
192 <li>Seorang yang sedang berjalan dari kelas menuju ke taman mengalami perpindahan sehingga anak tersebut melakukan usaha yang nilainya positif.</li>
193 </ul><p><strong>Topik</strong> <strong>: Mekanika</strong></p>
193 </ul><p><strong>Topik</strong> <strong>: Mekanika</strong></p>
194 <p>16. Mobil A dan mobil B bergerak saling menjauh dari saat t = 0 s dengan kecepatan konstan berturut-turut sebesar 20 m/s dan 30 m/s. Pada saat t = …s, keduanya terpisah sejauh 1200 m dan jarak tempuh mobil A pada saat itu adalah….m</p>
194 <p>16. Mobil A dan mobil B bergerak saling menjauh dari saat t = 0 s dengan kecepatan konstan berturut-turut sebesar 20 m/s dan 30 m/s. Pada saat t = …s, keduanya terpisah sejauh 1200 m dan jarak tempuh mobil A pada saat itu adalah….m</p>
195 <ol><li>12 dan 480</li>
195 <ol><li>12 dan 480</li>
196 <li>12 dan 680</li>
196 <li>12 dan 680</li>
197 <li>12 dan 720</li>
197 <li>12 dan 720</li>
198 <li>24 dan 480</li>
198 <li>24 dan 480</li>
199 <li>24 dan 720</li>
199 <li>24 dan 720</li>
200 </ol><p><strong>Jawaban : D</strong></p>
200 </ol><p><strong>Jawaban : D</strong></p>
201 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
201 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
202 <p>Karena mobil A dan mobil B terpisah sejauh 1200 m, maka persamaannya menjadi</p>
202 <p>Karena mobil A dan mobil B terpisah sejauh 1200 m, maka persamaannya menjadi</p>
203 <p>S<em>A </em>+ S<em>B </em>= 1200</p>
203 <p>S<em>A </em>+ S<em>B </em>= 1200</p>
204 <p>V<em>A</em> t + V<em>B </em>t = 1200</p>
204 <p>V<em>A</em> t + V<em>B </em>t = 1200</p>
205 <p>20 <em>t </em> + 30 <em>t </em>= 1200</p>
205 <p>20 <em>t </em> + 30 <em>t </em>= 1200</p>
206 <p>50 <em>t </em>= 1200</p>
206 <p>50 <em>t </em>= 1200</p>
207 <p><em>t </em>= 1200 : 50</p>
207 <p><em>t </em>= 1200 : 50</p>
208 <p><em>t </em>= 24 sekon</p>
208 <p><em>t </em>= 24 sekon</p>
209 <p>Kemudian, untuk mencari jarak mobil A yaitu dengan cara sebagai berikut.</p>
209 <p>Kemudian, untuk mencari jarak mobil A yaitu dengan cara sebagai berikut.</p>
210 <p>S <em>A </em>= V<em>A</em> t</p>
210 <p>S <em>A </em>= V<em>A</em> t</p>
211 <p>S<em>A </em>= (20) (24)</p>
211 <p>S<em>A </em>= (20) (24)</p>
212 <p>S<em>A</em> = 480 meter</p>
212 <p>S<em>A</em> = 480 meter</p>
213 <p><strong>Topik : Listrik dan Magnet</strong></p>
213 <p><strong>Topik : Listrik dan Magnet</strong></p>
214 <p>17. Batang kaca yang digosok dengan kain sutra akan bermuatan positif.</p>
214 <p>17. Batang kaca yang digosok dengan kain sutra akan bermuatan positif.</p>
215 <p> <strong>SEBAB</strong></p>
215 <p> <strong>SEBAB</strong></p>
216 <p>Elektron yang ada pada batang kaca berpindah ke kain sutra.</p>
216 <p>Elektron yang ada pada batang kaca berpindah ke kain sutra.</p>
217 <p><strong>Jawaban : A</strong></p>
217 <p><strong>Jawaban : A</strong></p>
218 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
218 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
219 <p>Batang kaca yang digosok dengan kain sutra akan bermuatan positif karena elektron yang terdapat pada batang kaca berpindah ke kain sutra, sehingga batang kaca tersebut bermuatan positif.</p>
219 <p>Batang kaca yang digosok dengan kain sutra akan bermuatan positif karena elektron yang terdapat pada batang kaca berpindah ke kain sutra, sehingga batang kaca tersebut bermuatan positif.</p>
220 <p><strong>Topik : Mekanika</strong></p>
220 <p><strong>Topik : Mekanika</strong></p>
221 <p>18. Perhatikan gambar balok berikut ini.</p>
221 <p>18. Perhatikan gambar balok berikut ini.</p>
222 <p>Sebuah balok dengan massa <i>m </i>digantung pada sebuah bidang miring yang kemiringannya θ. Jika tali yang menggantung dilepas, balok tersebut akan bergerak dengan percepatan <i>a</i>. Nilai percepatan benda tersebut jika sudutnya diubah menjadi 2θ adalah ….</p>
222 <p>Sebuah balok dengan massa <i>m </i>digantung pada sebuah bidang miring yang kemiringannya θ. Jika tali yang menggantung dilepas, balok tersebut akan bergerak dengan percepatan <i>a</i>. Nilai percepatan benda tersebut jika sudutnya diubah menjadi 2θ adalah ….</p>
223 <p><strong>Jawaban : D</strong></p>
223 <p><strong>Jawaban : D</strong></p>
224 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
224 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
225 <p>Percepatan yang dialami oleh benda:</p>
225 <p>Percepatan yang dialami oleh benda:</p>
226 <p>Percepatan yang dialami oleh benda setelah sudutnya diubah:</p>
226 <p>Percepatan yang dialami oleh benda setelah sudutnya diubah:</p>
227 <p><strong>Topik : Zat dan Kalor</strong></p>
227 <p><strong>Topik : Zat dan Kalor</strong></p>
228 <p>19. Empat buah bejana diisi dengan air yang suhunya berbeda-beda, masing-masing suhunya 20o C, 50o C, 40o C, dan 25o C, jika untuk memanaskan air tersebut digunakan pemanas air yang memiliki daya 300 W. Waktu tercepat untuk memanaskan bejana tersebut menjadi 60o C adalah pada bejana ….</p>
228 <p>19. Empat buah bejana diisi dengan air yang suhunya berbeda-beda, masing-masing suhunya 20o C, 50o C, 40o C, dan 25o C, jika untuk memanaskan air tersebut digunakan pemanas air yang memiliki daya 300 W. Waktu tercepat untuk memanaskan bejana tersebut menjadi 60o C adalah pada bejana ….</p>
229 <ol><li>pertama</li>
229 <ol><li>pertama</li>
230 <li>kedua</li>
230 <li>kedua</li>
231 <li>ketiga</li>
231 <li>ketiga</li>
232 <li>keempat</li>
232 <li>keempat</li>
233 <li>semua bejana sama</li>
233 <li>semua bejana sama</li>
234 </ol><p><strong>Jawaban : B</strong></p>
234 </ol><p><strong>Jawaban : B</strong></p>
235 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
235 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
236 <p>Hubungan antara energi listrik dan kalor adalah:</p>
236 <p>Hubungan antara energi listrik dan kalor adalah:</p>
237 <p>Pada persamaan di atas nilai massa, kalor jenis, dan daya untuk keempat bejana sama. Jadi, yang mempengaruhi waktu pemanasan adalah perubahan suhu. Perubahan suhu terkecil terjadi pada bejana dengan suhu tertinggi, yakni bejana kedua.</p>
237 <p>Pada persamaan di atas nilai massa, kalor jenis, dan daya untuk keempat bejana sama. Jadi, yang mempengaruhi waktu pemanasan adalah perubahan suhu. Perubahan suhu terkecil terjadi pada bejana dengan suhu tertinggi, yakni bejana kedua.</p>
238 <p><strong>Topik : Getaran dan Gelombang</strong></p>
238 <p><strong>Topik : Getaran dan Gelombang</strong></p>
239 <p>20. Pada percobaan pipa organa terbuka, resonansi pertama terdengar pada ketinggian kolom udara 30 cm dimana cepat rambat bunyi diudaranya adalah 340 m/s. Manakah pernyataan berikut yang BENAR ?</p>
239 <p>20. Pada percobaan pipa organa terbuka, resonansi pertama terdengar pada ketinggian kolom udara 30 cm dimana cepat rambat bunyi diudaranya adalah 340 m/s. Manakah pernyataan berikut yang BENAR ?</p>
240 <ol><li>Panjang gelombangnya adalah 30 cm</li>
240 <ol><li>Panjang gelombangnya adalah 30 cm</li>
241 <li>Frekuensi resonansi adalah 400 Hz</li>
241 <li>Frekuensi resonansi adalah 400 Hz</li>
242 <li>Resonansi pertama akan terdengar pada ketinggian kolom udara 60 cm</li>
242 <li>Resonansi pertama akan terdengar pada ketinggian kolom udara 60 cm</li>
243 <li>Resonansi kedua akan terdengar pada ketinggian kolom udara 60 cm</li>
243 <li>Resonansi kedua akan terdengar pada ketinggian kolom udara 60 cm</li>
244 </ol><p><strong>Jawaban : D</strong></p>
244 </ol><p><strong>Jawaban : D</strong></p>
245 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
245 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
246 <ol><li>Pada pipa organa terbuka untuk resonansi pertama itu sama dengan nada dasar pipa organa, dimana bentuk gelombang membentuk setengah gelombang, maka<p>Pernyataan pertama salah</p>
246 <ol><li>Pada pipa organa terbuka untuk resonansi pertama itu sama dengan nada dasar pipa organa, dimana bentuk gelombang membentuk setengah gelombang, maka<p>Pernyataan pertama salah</p>
247 </li>
247 </li>
248 <li><p>Untuk mencari frekuensi resonansinya bisa menggunakan rumus sebagai berikut.</p>
248 <li><p>Untuk mencari frekuensi resonansinya bisa menggunakan rumus sebagai berikut.</p>
249 <p>Pernyataan kedua salah</p>
249 <p>Pernyataan kedua salah</p>
250 </li>
250 </li>
251 <li><p>Resonansi pertama sama dengan nada dasar pipa organa terbuka, artinya panjang kolom udaranya sebesar 30 cm. sehingga pernyataan ketiga salah.</p>
251 <li><p>Resonansi pertama sama dengan nada dasar pipa organa terbuka, artinya panjang kolom udaranya sebesar 30 cm. sehingga pernyataan ketiga salah.</p>
252 </li>
252 </li>
253 <li><p>Resonansi kedua sama dengan nada atas pipa organa terbuka, dimana bentuk gelombangnya ditambah setengah dari gelombang pada nada dasar, sehingga panjang gelombangnya sekarang adalah satu gelombang, maka panjang kolom udaranya adalah</p>
253 <li><p>Resonansi kedua sama dengan nada atas pipa organa terbuka, dimana bentuk gelombangnya ditambah setengah dari gelombang pada nada dasar, sehingga panjang gelombangnya sekarang adalah satu gelombang, maka panjang kolom udaranya adalah</p>
254 <p>Pernyataan keempat benar.</p>
254 <p>Pernyataan keempat benar.</p>
255 </li>
255 </li>
256 </ol><p><strong>Topik : Listrik dan Magnet</strong></p>
256 </ol><p><strong>Topik : Listrik dan Magnet</strong></p>
257 <p>21. Suatu muatan positif <i>q</i> bergerak dengan kecepatan <i>v</i> dalam medan magnet yang besarnya <i>B</i>. Saat arah kecepatan muatan tegak lurus dengan arah medan magnetik, maka gaya yang dialami oleh muatan tersebut adalah <i>F</i>. Jika arah kecepatan muatan sejajar dengan arah medan magnet, maka gaya yang dialami oleh muatan tersebut adalah ….</p>
257 <p>21. Suatu muatan positif <i>q</i> bergerak dengan kecepatan <i>v</i> dalam medan magnet yang besarnya <i>B</i>. Saat arah kecepatan muatan tegak lurus dengan arah medan magnetik, maka gaya yang dialami oleh muatan tersebut adalah <i>F</i>. Jika arah kecepatan muatan sejajar dengan arah medan magnet, maka gaya yang dialami oleh muatan tersebut adalah ….</p>
258 <ol><li>4<i>F</i></li>
258 <ol><li>4<i>F</i></li>
259 <li>3<i>F</i></li>
259 <li>3<i>F</i></li>
260 <li>2<i>F</i></li>
260 <li>2<i>F</i></li>
261 <li>nol</li>
261 <li>nol</li>
262 <li>tetap</li>
262 <li>tetap</li>
263 </ol><p><strong>Jawaban : D</strong></p>
263 </ol><p><strong>Jawaban : D</strong></p>
264 <p><strong>Pembahasan : </strong></p>
264 <p><strong>Pembahasan : </strong></p>
265 <p>Persamaan untuk mencari gaya pada induksi magnetik adalah:</p>
265 <p>Persamaan untuk mencari gaya pada induksi magnetik adalah:</p>
266 <p>Saat kecepatan muatan tegak lurus dengan medan magnet, maka sudutnya adalah 90o:</p>
266 <p>Saat kecepatan muatan tegak lurus dengan medan magnet, maka sudutnya adalah 90o:</p>
267 <p>Saat kecepatan muatan sejajar dengan medan magnet, maka sudutnya adalah 0o:</p>
267 <p>Saat kecepatan muatan sejajar dengan medan magnet, maka sudutnya adalah 0o:</p>
268 <p>Jadi, besar gaya yang dialami muatan yang kecepatannya sejajar dengan medan magnet adalah nol.</p>
268 <p>Jadi, besar gaya yang dialami muatan yang kecepatannya sejajar dengan medan magnet adalah nol.</p>
269 <p><strong>Topik : Getaran dan Gelombang </strong></p>
269 <p><strong>Topik : Getaran dan Gelombang </strong></p>
270 <p>22. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini :</p>
270 <p>22. Perhatikan pernyataan-pernyataan di bawah ini :</p>
271 <p>(1) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar bertambah jika sumber bunyi mendekati pendengar dan pendengar diam.</p>
271 <p>(1) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar bertambah jika sumber bunyi mendekati pendengar dan pendengar diam.</p>
272 <p>(2) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar bertambah jika sumber diam dan pendengar mendekati sumber.</p>
272 <p>(2) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar bertambah jika sumber diam dan pendengar mendekati sumber.</p>
273 <p>(3) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar berkurang jika pendengar diam dan sumber bergerak menjauhi pendengar.</p>
273 <p>(3) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar berkurang jika pendengar diam dan sumber bergerak menjauhi pendengar.</p>
274 <p>(4) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar berkurang jika sumber bunyi dan pendengar diam.</p>
274 <p>(4) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar berkurang jika sumber bunyi dan pendengar diam.</p>
275 <p>Dari pernyataan-pernyataan di atas, manakah pernyataan yang benar?</p>
275 <p>Dari pernyataan-pernyataan di atas, manakah pernyataan yang benar?</p>
276 <p><strong>Jawaban : A</strong></p>
276 <p><strong>Jawaban : A</strong></p>
277 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
277 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
278 <p>Persamaan untuk frekuensi yang sampai pada pendengar adalah:</p>
278 <p>Persamaan untuk frekuensi yang sampai pada pendengar adalah:</p>
279 <p>(1) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar bertambah jika sumber bunyi mendekati pendengar dan pendengar diam. Jika sumber bunyi mendekati pendengar maka kecepatannya bernilai negatif, sehingga frekuensi bertambah, pernyataan (1) benar.</p>
279 <p>(1) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar bertambah jika sumber bunyi mendekati pendengar dan pendengar diam. Jika sumber bunyi mendekati pendengar maka kecepatannya bernilai negatif, sehingga frekuensi bertambah, pernyataan (1) benar.</p>
280 <p>(2) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar bertambah jika sumber diam dan pendengar mendekati sumber. Jika pendengar mendekati sumber maka kecepatannya bernilai positif, sehingga frekuensi bertambah, pernyataan (2) benar.</p>
280 <p>(2) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar bertambah jika sumber diam dan pendengar mendekati sumber. Jika pendengar mendekati sumber maka kecepatannya bernilai positif, sehingga frekuensi bertambah, pernyataan (2) benar.</p>
281 <p>(3) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar berkurang jika pendengar diam dan sumber bergerak menjauhi pendengar. Jika sumber bunyi bergerak menjauhi pendengar, maka kecepatannya bernilai positif sehingga frekuensi berkurang, pernyataan (3) benar.</p>
281 <p>(3) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar berkurang jika pendengar diam dan sumber bergerak menjauhi pendengar. Jika sumber bunyi bergerak menjauhi pendengar, maka kecepatannya bernilai positif sehingga frekuensi berkurang, pernyataan (3) benar.</p>
282 <p>(4) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar berkurang jika sumber bunyi dan pendengar diam. Jika sumber bunyi dan pendengar diam, maka nilai frekuensi yang didengar oleh pendengar tetap, pernyataan (4) salah.</p>
282 <p>(4) Frekuensi bunyi dari suatu sumber bunyi oleh seorang pendengar akan terdengar berkurang jika sumber bunyi dan pendengar diam. Jika sumber bunyi dan pendengar diam, maka nilai frekuensi yang didengar oleh pendengar tetap, pernyataan (4) salah.</p>
283 <p><strong>Topik : Listrik dan Magnet</strong></p>
283 <p><strong>Topik : Listrik dan Magnet</strong></p>
284 <p>23. Perhatikan gambar di bawah ini!</p>
284 <p>23. Perhatikan gambar di bawah ini!</p>
285 <p>Berdasarkan gambar di atas, jika besar tegangan listrik adalah 12 V, maka urutan nilai kuat arus yang tepat dari kecil ke besar adalah ….</p>
285 <p>Berdasarkan gambar di atas, jika besar tegangan listrik adalah 12 V, maka urutan nilai kuat arus yang tepat dari kecil ke besar adalah ….</p>
286 <p><strong>Jawaban : D</strong></p>
286 <p><strong>Jawaban : D</strong></p>
287 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
287 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
288 <p>Rangkaian pengganti paralel:</p>
288 <p>Rangkaian pengganti paralel:</p>
289 <p>Kuat arus listrik total (I):</p>
289 <p>Kuat arus listrik total (I):</p>
290 <p>Perbandingan kuat arus</p>
290 <p>Perbandingan kuat arus</p>
291 <p>Catatan: Besar kuat arus berbanding terbalik dengan hambatannya, jadi kalau ingin menentukan yang terbesar cukup ambil nilai kuat arus pada hambatannya terkecil.</p>
291 <p>Catatan: Besar kuat arus berbanding terbalik dengan hambatannya, jadi kalau ingin menentukan yang terbesar cukup ambil nilai kuat arus pada hambatannya terkecil.</p>
292 <h2><strong>Topik : Fluida</strong></h2>
292 <h2><strong>Topik : Fluida</strong></h2>
293 <p>24. Perhatikan gambar dibawah ini.</p>
293 <p>24. Perhatikan gambar dibawah ini.</p>
294 <p>Air dalam tangki memancar keluar melalui dasar tangki dan membentuk sudut 15º terhadap lantai. Jika pancaran airnya berjarak 1 m, maka tinggi air dalam tangki adalah ….</p>
294 <p>Air dalam tangki memancar keluar melalui dasar tangki dan membentuk sudut 15º terhadap lantai. Jika pancaran airnya berjarak 1 m, maka tinggi air dalam tangki adalah ….</p>
295 <p><strong>Jawaban : A</strong></p>
295 <p><strong>Jawaban : A</strong></p>
296 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
296 <p><strong>Pembahasan :</strong></p>
297 <p>Pertama-tama cari waktu yang dibutuhkan air ketika keluar dari lubang hingga jarak terjauh jatuhnya air, karena berbentuk parabola maka bisa menggunakan persamaan gerak parabola disumbu y, yaitu</p>
297 <p>Pertama-tama cari waktu yang dibutuhkan air ketika keluar dari lubang hingga jarak terjauh jatuhnya air, karena berbentuk parabola maka bisa menggunakan persamaan gerak parabola disumbu y, yaitu</p>
298 <p>Kemudian tinjau juga persamaan gerak parabola di sumbu x, yaitu</p>
298 <p>Kemudian tinjau juga persamaan gerak parabola di sumbu x, yaitu</p>
299 <p>Dimana dari persamaan Toricelli kita dapatkan kecepatan aliran pada tangki yang bocor adalah</p>
299 <p>Dimana dari persamaan Toricelli kita dapatkan kecepatan aliran pada tangki yang bocor adalah</p>
300 <p>karena posisi lubang yang bocor berada didasar tangki, maka tinggi air mula-mulanya sama seperti tinggi dari permukaan air ke lubang yang bocor yaitu 1 m.</p>
300 <p>karena posisi lubang yang bocor berada didasar tangki, maka tinggi air mula-mulanya sama seperti tinggi dari permukaan air ke lubang yang bocor yaitu 1 m.</p>
301 <p><strong>Topik : Fisika Modern</strong></p>
301 <p><strong>Topik : Fisika Modern</strong></p>
302 <p>25. Inti atom terdiri dari neutron yang bermuatan netral dan proton yang bermuatan positif.</p>
302 <p>25. Inti atom terdiri dari neutron yang bermuatan netral dan proton yang bermuatan positif.</p>
303 <p> <strong>SEBAB</strong></p>
303 <p> <strong>SEBAB</strong></p>
304 <p>Kulit atom tersusun atas elektron-elektron yang bermuatan negatif dan pada atom yang netral jumlah elektron sama dengan jumlah proton di inti atom.</p>
304 <p>Kulit atom tersusun atas elektron-elektron yang bermuatan negatif dan pada atom yang netral jumlah elektron sama dengan jumlah proton di inti atom.</p>
305 <p><strong>Jawaban : B</strong></p>
305 <p><strong>Jawaban : B</strong></p>
306 <p>⇒ Inti atom terdiri dari:</p>
306 <p>⇒ Inti atom terdiri dari:</p>
307 <ul><li>Neutron yang bermuatan netral</li>
307 <ul><li>Neutron yang bermuatan netral</li>
308 <li>Proton yang bermuatan positif</li>
308 <li>Proton yang bermuatan positif</li>
309 </ul><p>⇒ Kulit atom terdiri dari:</p>
309 </ul><p>⇒ Kulit atom terdiri dari:</p>
310 <ul><li>Elektron yang bermuatan negatif</li>
310 <ul><li>Elektron yang bermuatan negatif</li>
311 </ul><p>⇒ Pada atom yang bermuatan netral, jumlah elektron sama dengan jumlah proton.</p>
311 </ul><p>⇒ Pada atom yang bermuatan netral, jumlah elektron sama dengan jumlah proton.</p>
312 <p>Pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak memiliki hubungan sebab akibat.</p>
312 <p>Pernyataan pertama dan kedua benar, tetapi tidak memiliki hubungan sebab akibat.</p>
313 <p>Nah, itulah beberapa kumpulan latihan soal UTBK Fisika yang bisa kamu jadikan bahan belajarmu untuk persiapan SBMPTN 2022 mendatang. Mau dapat persiapan ekstra untuk UTBK? Kamu bisa bergabung di dalam #PelatnasUTBK! Dapatkan program harian yang dirancang khusus oleh tim Ruangguru untuk membantu persiapanmu. Tidak hanya materi pelajaran, #PelatnasUTBK juga akan memberikan pelatihan kesiapan mental, sehingga fisik dan mentalmu lebih siap dan optimal. Daftar dengan klik di bawah ini ya.</p>
313 <p>Nah, itulah beberapa kumpulan latihan soal UTBK Fisika yang bisa kamu jadikan bahan belajarmu untuk persiapan SBMPTN 2022 mendatang. Mau dapat persiapan ekstra untuk UTBK? Kamu bisa bergabung di dalam #PelatnasUTBK! Dapatkan program harian yang dirancang khusus oleh tim Ruangguru untuk membantu persiapanmu. Tidak hanya materi pelajaran, #PelatnasUTBK juga akan memberikan pelatihan kesiapan mental, sehingga fisik dan mentalmu lebih siap dan optimal. Daftar dengan klik di bawah ini ya.</p>
314 <p>Yuk, berlatih lebih banyak soal lagi dengan ikut tryout UTBK di<a>ruanguji</a>. <em>Psst</em>, soal-soal dan sistem penilaiannya sama seperti UTBK aslinya, <em>lho</em>! Yakin nggak mau cobain?</p>
314 <p>Yuk, berlatih lebih banyak soal lagi dengan ikut tryout UTBK di<a>ruanguji</a>. <em>Psst</em>, soal-soal dan sistem penilaiannya sama seperti UTBK aslinya, <em>lho</em>! Yakin nggak mau cobain?</p>
315  
315