0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<p><em>Lulu penasaran mengapa Mama Karina memakai kacamata. Karena itu, Mama Karina mengajarkan Lulu tentang proses mata melihat, serta gangguan pada mata. Penasaran seperti apa? Yuk, kita simak artikelnya di<strong><a>IPA Terpadu Kelas 5</a></strong>!</em></p>
1
<p><em>Lulu penasaran mengapa Mama Karina memakai kacamata. Karena itu, Mama Karina mengajarkan Lulu tentang proses mata melihat, serta gangguan pada mata. Penasaran seperti apa? Yuk, kita simak artikelnya di<strong><a>IPA Terpadu Kelas 5</a></strong>!</em></p>
2
<p><em>-</em></p>
2
<p><em>-</em></p>
3
<p>Siang ini, Lulu melihat Mama Karina sedang bersantai di ruang tengah sambil membaca buku. Dari kejauhan, Lulu menatap heran ke arah kacamata yang digunakan Mama Karina.</p>
3
<p>Siang ini, Lulu melihat Mama Karina sedang bersantai di ruang tengah sambil membaca buku. Dari kejauhan, Lulu menatap heran ke arah kacamata yang digunakan Mama Karina.</p>
4
<p>Tidak lama setelah itu, Lulu menghampiri mamanya. “Mama, kenapa<em>sih</em>pakai kacamata kalau lagi baca buku?”</p>
4
<p>Tidak lama setelah itu, Lulu menghampiri mamanya. “Mama, kenapa<em>sih</em>pakai kacamata kalau lagi baca buku?”</p>
5
<p>“<em>Oh</em>, ini karena Mama memiliki gangguan pada mata, Nak.”</p>
5
<p>“<em>Oh</em>, ini karena Mama memiliki gangguan pada mata, Nak.”</p>
6
<p>“Gangguan pada mata? Memangnya mata bisa terganggu?”</p>
6
<p>“Gangguan pada mata? Memangnya mata bisa terganggu?”</p>
7
<p>“Bisa, Nak. Begini, Mama akan ceritakan apa saja gangguan pada mata. Tapi sebelumnya, Mama mau bertanya terlebih dahulu, Lulu sudah pernah belajar tentang<strong>proses mata melihat benda</strong>belum?”</p>
7
<p>“Bisa, Nak. Begini, Mama akan ceritakan apa saja gangguan pada mata. Tapi sebelumnya, Mama mau bertanya terlebih dahulu, Lulu sudah pernah belajar tentang<strong>proses mata melihat benda</strong>belum?”</p>
8
<p>“Sudah pernah, Ma!”</p>
8
<p>“Sudah pernah, Ma!”</p>
9
<p>“Kalau begitu, coba Lulu jelaskan ke Mama!”</p>
9
<p>“Kalau begitu, coba Lulu jelaskan ke Mama!”</p>
10
<p>Baca Juga:<a>Yuk, Ketahui Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya!</a></p>
10
<p>Baca Juga:<a>Yuk, Ketahui Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya!</a></p>
11
<p>“Kalau yang Lulu pelajari, proses mata melihat benda itu dimulai ketika<strong>gelombang cahaya mengenai</strong>suatu<strong>objek</strong>yang kemudian<strong>dipantulkan ke</strong>arah<strong>mata</strong>. Gelombang cahaya tersebut akan<strong>masuk</strong>ke mata<strong>melalui kornea</strong>dan<strong>diatur jumlahnya oleh pupil</strong>. Selanjutnya,<strong>lensa mata</strong>akan<strong>memfokuskan</strong>gelombang cahaya agar<strong>jatuh tepat di retina</strong>, sehingga<strong>membentuk bayangan</strong>. Informasi bayangan tersebut akan<strong>diteruskan oleh saraf mata ke otak</strong>untuk<strong>diterjemahkan</strong>menjadi objek yang kita lihat,” tutur Lulu dengan percaya diri.</p>
11
<p>“Kalau yang Lulu pelajari, proses mata melihat benda itu dimulai ketika<strong>gelombang cahaya mengenai</strong>suatu<strong>objek</strong>yang kemudian<strong>dipantulkan ke</strong>arah<strong>mata</strong>. Gelombang cahaya tersebut akan<strong>masuk</strong>ke mata<strong>melalui kornea</strong>dan<strong>diatur jumlahnya oleh pupil</strong>. Selanjutnya,<strong>lensa mata</strong>akan<strong>memfokuskan</strong>gelombang cahaya agar<strong>jatuh tepat di retina</strong>, sehingga<strong>membentuk bayangan</strong>. Informasi bayangan tersebut akan<strong>diteruskan oleh saraf mata ke otak</strong>untuk<strong>diterjemahkan</strong>menjadi objek yang kita lihat,” tutur Lulu dengan percaya diri.</p>
12
<p>“<em>Wah,</em>hebat anak Mama!” puji Mama Karina sambil mengelus kepala Lulu.</p>
12
<p>“<em>Wah,</em>hebat anak Mama!” puji Mama Karina sambil mengelus kepala Lulu.</p>
13
<p>“<em>Nah,</em>proses mata melihat benda yang sudah Lulu jelaskan tadi, bisa terganggu jika mengalami<strong>gangguan atau kelainan</strong>pada<strong>mata</strong>,” lanjut Mama Karina.</p>
13
<p>“<em>Nah,</em>proses mata melihat benda yang sudah Lulu jelaskan tadi, bisa terganggu jika mengalami<strong>gangguan atau kelainan</strong>pada<strong>mata</strong>,” lanjut Mama Karina.</p>
14
<p>“Kalau begitu, apa saja gangguan pada mata itu, Ma?”</p>
14
<p>“Kalau begitu, apa saja gangguan pada mata itu, Ma?”</p>
15
<p>“Gangguan pada mata itu ada banyak, Nak. Tapi, kali ini kita bahas<strong>rabun jauh, rabun dekat,</strong>dan<strong>mata silindris</strong>dulu, ya!”</p>
15
<p>“Gangguan pada mata itu ada banyak, Nak. Tapi, kali ini kita bahas<strong>rabun jauh, rabun dekat,</strong>dan<strong>mata silindris</strong>dulu, ya!”</p>
16
<p>“Jelaskan satu per satu<em>dong</em>, Ma!”</p>
16
<p>“Jelaskan satu per satu<em>dong</em>, Ma!”</p>
17
<p>“Jadi,<strong>rabun jauh</strong>adalah gangguan yang terjadi karena<strong>ketidakmampuan</strong>mata<strong>melihat benda</strong>dalam<strong>jarak jauh secara jelas</strong>. Sementara itu,<strong>rabun dekat</strong>adalah kebalikan dari rabun jauh. Artinya, gangguan ini diakibatkan oleh<strong>ketidakmampuan</strong>mata<strong>melihat benda</strong>dari<strong>jarak dekat dengan jelas</strong>.”</p>
17
<p>“Jadi,<strong>rabun jauh</strong>adalah gangguan yang terjadi karena<strong>ketidakmampuan</strong>mata<strong>melihat benda</strong>dalam<strong>jarak jauh secara jelas</strong>. Sementara itu,<strong>rabun dekat</strong>adalah kebalikan dari rabun jauh. Artinya, gangguan ini diakibatkan oleh<strong>ketidakmampuan</strong>mata<strong>melihat benda</strong>dari<strong>jarak dekat dengan jelas</strong>.”</p>
18
<p>Lulu mendengarkan penjelasan Mama Karina dengan saksama.</p>
18
<p>Lulu mendengarkan penjelasan Mama Karina dengan saksama.</p>
19
<p>“Gangguan pada mata selanjutnya adalah mata silindris.<strong>Mata silindris</strong>ini adalah kelainan<strong>lengkungan pada kornea</strong>mata. Akibatnya,<strong>cahaya</strong>yang masuk<strong>tidak fokus ke retina</strong>.”</p>
19
<p>“Gangguan pada mata selanjutnya adalah mata silindris.<strong>Mata silindris</strong>ini adalah kelainan<strong>lengkungan pada kornea</strong>mata. Akibatnya,<strong>cahaya</strong>yang masuk<strong>tidak fokus ke retina</strong>.”</p>
20
<p>“Sampai sini, Lulu sudah mengerti belum tentang proses mata melihat benda serta gangguan pada mata?”</p>
20
<p>“Sampai sini, Lulu sudah mengerti belum tentang proses mata melihat benda serta gangguan pada mata?”</p>
21
<p>“Sudah, Ma!”</p>
21
<p>“Sudah, Ma!”</p>
22
<p>“Kalau begitu, coba jawab pertanyaan Mama.”</p>
22
<p>“Kalau begitu, coba jawab pertanyaan Mama.”</p>
23
<p>“<em>Oke,</em>Ma! Lulu juga mau ajak teman-teman di rumah buat jawab pertanyaannya, ya!”</p>
23
<p>“<em>Oke,</em>Ma! Lulu juga mau ajak teman-teman di rumah buat jawab pertanyaannya, ya!”</p>
24
<p>-</p>
24
<p>-</p>
25
<p>Bagaimana, apakah kamu sudah bisa menjawab pertanyaan Mama Karina di atas? Kalau mau tahu lebih banyak lagi tentang gangguan mata, jangan lupa<em>download</em>aplikasi ruangguru dan berlangganan ruangbelajar, ya! Kamu bisa menikmati serunya belajar melalui video animasi ditemani Lulu dan teman-temannya!</p>
25
<p>Bagaimana, apakah kamu sudah bisa menjawab pertanyaan Mama Karina di atas? Kalau mau tahu lebih banyak lagi tentang gangguan mata, jangan lupa<em>download</em>aplikasi ruangguru dan berlangganan ruangbelajar, ya! Kamu bisa menikmati serunya belajar melalui video animasi ditemani Lulu dan teman-temannya!</p>
26
<p>Materi oleh: Rosi Oktavia Purba</p>
26
<p>Materi oleh: Rosi Oktavia Purba</p>
27
<p>Disunting oleh: Permata Hisra Marota</p>
27
<p>Disunting oleh: Permata Hisra Marota</p>
28
28