0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Yuk, kita kerjakan latihan soal Kelas 8 SMP untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi<strong>PTS Semester Ganjil Tahun 2024</strong>ini! Ada kunci jawaban dan pembahasannya juga, lho!</em></p>
1
<blockquote><p><em>Yuk, kita kerjakan latihan soal Kelas 8 SMP untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi<strong>PTS Semester Ganjil Tahun 2024</strong>ini! Ada kunci jawaban dan pembahasannya juga, lho!</em></p>
2
</blockquote><p>-</p>
2
</blockquote><p>-</p>
3
<h2>MATEMATIKA</h2>
3
<h2>MATEMATIKA</h2>
4
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pola Bilangan</strong></p>
4
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pola Bilangan</strong></p>
5
<p><strong>Subtopik: Barisan dan Deret Aritmetika</strong></p>
5
<p><strong>Subtopik: Barisan dan Deret Aritmetika</strong></p>
6
<p>1. Ayah menjual 10 butir telur di hari pertama. Setiap hari telur yang dijual Ayah lebih banyak 5 butir dari hari sebelumnya. Jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 adalah … butir.</p>
6
<p>1. Ayah menjual 10 butir telur di hari pertama. Setiap hari telur yang dijual Ayah lebih banyak 5 butir dari hari sebelumnya. Jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 adalah … butir.</p>
7
<ol><li>385</li>
7
<ol><li>385</li>
8
<li>275</li>
8
<li>275</li>
9
<li>236</li>
9
<li>236</li>
10
<li>198</li>
10
<li>198</li>
11
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
11
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
12
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
12
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
13
<p>Ingat jumlah n suku pertama deret aritmetika berikut.</p>
13
<p>Ingat jumlah n suku pertama deret aritmetika berikut.</p>
14
<p>Diketahui Ayah menjual 10 telur di hari pertama, maka didapat<em>a</em>= 10. Lalu, setiap hari telur yang dijual lebih banyak 5 butir dari hari sebelumnya, maka didapat<em>b</em>= 5. Oleh karena itu, jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 dapat diperoleh melalui perhitungan berikut.</p>
14
<p>Diketahui Ayah menjual 10 telur di hari pertama, maka didapat<em>a</em>= 10. Lalu, setiap hari telur yang dijual lebih banyak 5 butir dari hari sebelumnya, maka didapat<em>b</em>= 5. Oleh karena itu, jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 dapat diperoleh melalui perhitungan berikut.</p>
15
<p> </p>
15
<p> </p>
16
<p>Dengan demikian, jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 adalah 385 butir.</p>
16
<p>Dengan demikian, jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 adalah 385 butir.</p>
17
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
17
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
18
<p>Baca Juga:<a>Barisan dan Deret Aritmatika: Pengertian, Rumus & Contoh Soal</a></p>
18
<p>Baca Juga:<a>Barisan dan Deret Aritmatika: Pengertian, Rumus & Contoh Soal</a></p>
19
<p><strong>Topik: Koordinat Kartesius</strong></p>
19
<p><strong>Topik: Koordinat Kartesius</strong></p>
20
<p><strong>Subtopik: Sistem Koordinat Kartesius</strong></p>
20
<p><strong>Subtopik: Sistem Koordinat Kartesius</strong></p>
21
<p>2. Luas trapesium ABCD dengan titik-titik sudut<em>A</em>(2,1),<em>B</em>(2,6),<em>C</em>(4,6), dan<em>D</em>(6,1) adalah … satuan luas.</p>
21
<p>2. Luas trapesium ABCD dengan titik-titik sudut<em>A</em>(2,1),<em>B</em>(2,6),<em>C</em>(4,6), dan<em>D</em>(6,1) adalah … satuan luas.</p>
22
<ol><li>10</li>
22
<ol><li>10</li>
23
<li>15</li>
23
<li>15</li>
24
<li>20</li>
24
<li>20</li>
25
<li>30</li>
25
<li>30</li>
26
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong><strong></strong></p>
26
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong><strong></strong></p>
27
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
27
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
28
<p>Diketahui trapesium ABCD dengan titik-titik sudut A(2,1), B(2,6), C(4,6), dan D(6,1). Trapesium tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.</p>
28
<p>Diketahui trapesium ABCD dengan titik-titik sudut A(2,1), B(2,6), C(4,6), dan D(6,1). Trapesium tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.</p>
29
<p>Kemudian, diperoleh sebagai berikut.</p>
29
<p>Kemudian, diperoleh sebagai berikut.</p>
30
<ul><li>Panjang ruas garis BC adalah 4 - 2 = 2 satuan.</li>
30
<ul><li>Panjang ruas garis BC adalah 4 - 2 = 2 satuan.</li>
31
<li>Panjang ruas garis AD adalah 6 - 2 = 4 satuan.</li>
31
<li>Panjang ruas garis AD adalah 6 - 2 = 4 satuan.</li>
32
<li>Panjang ruas garis AB adalah 6 - 1 = 5 satuan.</li>
32
<li>Panjang ruas garis AB adalah 6 - 1 = 5 satuan.</li>
33
</ul><p>Selanjutnya, dapat ditentukan luas trapesium ABCD tersebut sebagai berikut.</p>
33
</ul><p>Selanjutnya, dapat ditentukan luas trapesium ABCD tersebut sebagai berikut.</p>
34
<p>Dengan demikian, luas trapesium tersebut adalah 15 satuan luas.</p>
34
<p>Dengan demikian, luas trapesium tersebut adalah 15 satuan luas.</p>
35
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
35
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
36
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pola Bilangan</strong></p>
36
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pola Bilangan</strong></p>
37
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Barisan dan Deret Aritmatika</strong></p>
37
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Barisan dan Deret Aritmatika</strong></p>
38
<p>3. Ayah menjual 10 butir telur di hari pertama. Setiap hari telur yang dijual Ayah lebih banyak 5 butir dari hari sebelumnya. Jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 adalah … butir.</p>
38
<p>3. Ayah menjual 10 butir telur di hari pertama. Setiap hari telur yang dijual Ayah lebih banyak 5 butir dari hari sebelumnya. Jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 adalah … butir.</p>
39
<ol><li>385</li>
39
<ol><li>385</li>
40
<li>275</li>
40
<li>275</li>
41
<li>236</li>
41
<li>236</li>
42
<li>198</li>
42
<li>198</li>
43
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
43
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
44
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
44
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
45
<p>Diketahui Ayah menjual 10 telur di hari pertama, maka didapat a = 10. Setiap hari telur yang dijual lebih banyak 5 butir dari hari sebelumnya, maka didapat b = 5.</p>
45
<p>Diketahui Ayah menjual 10 telur di hari pertama, maka didapat a = 10. Setiap hari telur yang dijual lebih banyak 5 butir dari hari sebelumnya, maka didapat b = 5.</p>
46
<p>Sehingga didapat,</p>
46
<p>Sehingga didapat,</p>
47
<p> 385</p>
47
<p> 385</p>
48
<p>Dengan demikian, jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 adalah<strong>385 butir.</strong></p>
48
<p>Dengan demikian, jumlah telur yang terjual hingga hari ke-11 adalah<strong>385 butir.</strong></p>
49
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
49
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
50
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pola Bilangan</strong></p>
50
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pola Bilangan</strong></p>
51
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Barisan Aritmatika</strong></p>
51
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Barisan Aritmatika</strong></p>
52
<p>4. Pada suatu barisan aritmetika, diketahui<em>U2</em>+<em>U4</em>= 12 dan<em>U3</em>+<em>U5</em>= 16. Suku ke-7 barisan tersebut adalah ….</p>
52
<p>4. Pada suatu barisan aritmetika, diketahui<em>U2</em>+<em>U4</em>= 12 dan<em>U3</em>+<em>U5</em>= 16. Suku ke-7 barisan tersebut adalah ….</p>
53
<ol><li>10</li>
53
<ol><li>10</li>
54
<li>12</li>
54
<li>12</li>
55
<li>14</li>
55
<li>14</li>
56
<li>15</li>
56
<li>15</li>
57
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
57
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
58
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
58
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
59
<p>Diketahui<em>U2</em>+<em>U4</em>= 12, maka didapat</p>
59
<p>Diketahui<em>U2</em>+<em>U4</em>= 12, maka didapat</p>
60
<p><em>U2</em>+<em>U4</em>= 12 (<em>a</em>+<em>b</em>)+(<em>a</em>+3<em>b</em>) = 12 2<em>a</em>+4<em>b</em>= 12<em>a</em>+2<em>b</em>= 6 …(1)</p>
60
<p><em>U2</em>+<em>U4</em>= 12 (<em>a</em>+<em>b</em>)+(<em>a</em>+3<em>b</em>) = 12 2<em>a</em>+4<em>b</em>= 12<em>a</em>+2<em>b</em>= 6 …(1)</p>
61
<p>Kemudian diketahui <em>U</em>3+<em>U</em>5=16, maka didapat</p>
61
<p>Kemudian diketahui <em>U</em>3+<em>U</em>5=16, maka didapat</p>
62
<p><em>U3</em>+<em>U5</em>= 16 (<em>a</em>+2<em>b</em>)+(<em>a</em>+4<em>b</em>) = 16 2<em>a</em>+6<em>b</em>= 16<em>a</em>+3<em>b</em>= 8 …(2)</p>
62
<p><em>U3</em>+<em>U5</em>= 16 (<em>a</em>+2<em>b</em>)+(<em>a</em>+4<em>b</em>) = 16 2<em>a</em>+6<em>b</em>= 16<em>a</em>+3<em>b</em>= 8 …(2)</p>
63
<p>Pada persamaan (1), perhatikan bahwa</p>
63
<p>Pada persamaan (1), perhatikan bahwa</p>
64
<p><em>a</em>+2<em>b</em>= 6<em>a</em>= 6-2<em>b</em></p>
64
<p><em>a</em>+2<em>b</em>= 6<em>a</em>= 6-2<em>b</em></p>
65
<p>Substitusi<strong></strong> ke persamaan (2)</p>
65
<p>Substitusi<strong></strong> ke persamaan (2)</p>
66
<p><em>a</em>+3<em>b</em>= 8 6-2<em>b</em>+3<em>b</em>= 8 6+<em>b</em>= 8<em>b</em>= 2</p>
66
<p><em>a</em>+3<em>b</em>= 8 6-2<em>b</em>+3<em>b</em>= 8 6+<em>b</em>= 8<em>b</em>= 2</p>
67
<p>Didapatkan <strong></strong>, maka</p>
67
<p>Didapatkan <strong></strong>, maka</p>
68
<p> <em>a</em>= 6-2<em>b</em> = 6-2(2) = 6-4 = 2</p>
68
<p> <em>a</em>= 6-2<em>b</em> = 6-2(2) = 6-4 = 2</p>
69
<p>Oleh karena itu didapat</p>
69
<p>Oleh karena itu didapat</p>
70
<p>U7 =<em>a</em>+6<em>b</em> = 2+6(2) = 2+12 = 14</p>
70
<p>U7 =<em>a</em>+6<em>b</em> = 2+6(2) = 2+12 = 14</p>
71
<p>Dengan demikian, suku ke-7 barisan tersebut adalah 14.</p>
71
<p>Dengan demikian, suku ke-7 barisan tersebut adalah 14.</p>
72
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
72
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
73
<p><strong>Topik</strong><strong>: Koordinat Kartesius</strong></p>
73
<p><strong>Topik</strong><strong>: Koordinat Kartesius</strong></p>
74
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sistem Koordinat Kartesius</strong></p>
74
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sistem Koordinat Kartesius</strong></p>
75
<p>5. Diketahui dua titik<em>A</em>(<em>x</em>1,<em>y</em>1)<em> </em>dan <em>B</em>(<em>x</em>2,<em>y</em>2). Pernyataan yang benar tentang dua titik tersebut adalah ….</p>
75
<p>5. Diketahui dua titik<em>A</em>(<em>x</em>1,<em>y</em>1)<em> </em>dan <em>B</em>(<em>x</em>2,<em>y</em>2). Pernyataan yang benar tentang dua titik tersebut adalah ….</p>
76
<p><strong>Jawaban: D</strong></p>
76
<p><strong>Jawaban: D</strong></p>
77
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
77
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
78
<p>Diketahui titik A=(x1, y1) dan B=(x2, y2)</p>
78
<p>Diketahui titik A=(x1, y1) dan B=(x2, y2)</p>
79
<p>Sehingga berlaku</p>
79
<p>Sehingga berlaku</p>
80
<p>atau dapat kita nyatakan dengan</p>
80
<p>atau dapat kita nyatakan dengan</p>
81
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
81
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
82
<p><strong>Topik</strong><strong>: Koordinat Kartesius</strong></p>
82
<p><strong>Topik</strong><strong>: Koordinat Kartesius</strong></p>
83
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Titik Tengah dan Titik Berat</strong></p>
83
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Titik Tengah dan Titik Berat</strong></p>
84
<p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
84
<p><strong>Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
85
<p>6. Jika koordinat titik tengah dari BD adalah , maka hasil kali kedua diagonal jajargenjang di atas adalah ….</p>
85
<p>6. Jika koordinat titik tengah dari BD adalah , maka hasil kali kedua diagonal jajargenjang di atas adalah ….</p>
86
<ol><li>30</li>
86
<ol><li>30</li>
87
<li>48</li>
87
<li>48</li>
88
<li>81</li>
88
<li>81</li>
89
<li>90</li>
89
<li>90</li>
90
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
90
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
91
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
91
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
92
<p>Dari gambar dapat dilihat bahwa koordinat titik <em>A</em>(4, 3) dan koordinat titik <em>D</em>(0, 6).</p>
92
<p>Dari gambar dapat dilihat bahwa koordinat titik <em>A</em>(4, 3) dan koordinat titik <em>D</em>(0, 6).</p>
93
<p>Karena koordinat titik B dan koordinat titik C belum diketahui, maka kita misalkan koordinat titik <em>B(x1, y1)</em> dan koordinat titik <em>C(x2, y2)</em>.</p>
93
<p>Karena koordinat titik B dan koordinat titik C belum diketahui, maka kita misalkan koordinat titik <em>B(x1, y1)</em> dan koordinat titik <em>C(x2, y2)</em>.</p>
94
<p>Dengan memperhatikan koordinat titik<em>B(x1, y1) </em>dan<em>D</em>(0, 6), maka titik tengah BD dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
94
<p>Dengan memperhatikan koordinat titik<em>B(x1, y1) </em>dan<em>D</em>(0, 6), maka titik tengah BD dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
95
<p><em>Titik Tengah BD</em>=</p>
95
<p><em>Titik Tengah BD</em>=</p>
96
<p>Diketahui titik tengah BD adalah , maka</p>
96
<p>Diketahui titik tengah BD adalah , maka</p>
97
<p>Sehingga didapat</p>
97
<p>Sehingga didapat</p>
98
<p>dan</p>
98
<p>dan</p>
99
<p>Didapatkan koordinat titik <em>B</em>(9, 3).</p>
99
<p>Didapatkan koordinat titik <em>B</em>(9, 3).</p>
100
<p>Kemudian dengan memerhatikan koordinat titik<em>A</em>(4, 3) dan<em>C</em>(<em>x2</em>,<em>y2</em>), maka titik tengah AC dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
100
<p>Kemudian dengan memerhatikan koordinat titik<em>A</em>(4, 3) dan<em>C</em>(<em>x2</em>,<em>y2</em>), maka titik tengah AC dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
101
<p><em>Titik tengah AC</em>=</p>
101
<p><em>Titik tengah AC</em>=</p>
102
<p>Perhatikan bahwa pada jajargenjang ABCD, diagonal BD dan diagonal AC berpotongan di satu titik yaitu pada titik tengah BD dan titik tengah AC. Sehingga didapat</p>
102
<p>Perhatikan bahwa pada jajargenjang ABCD, diagonal BD dan diagonal AC berpotongan di satu titik yaitu pada titik tengah BD dan titik tengah AC. Sehingga didapat</p>
103
<p>Titik tengah AC = Titik tengah BD</p>
103
<p>Titik tengah AC = Titik tengah BD</p>
104
<p>Sehingga didapat</p>
104
<p>Sehingga didapat</p>
105
<p>dan</p>
105
<p>dan</p>
106
<p>Didapatkan koordinat titik<em>C</em>(5, 6).</p>
106
<p>Didapatkan koordinat titik<em>C</em>(5, 6).</p>
107
<p>Sehingga koordinat titik-titik pada jajargenjang di atas adalah <em>A</em>(4, 3), <em>B</em>(9, 3), <em>C</em>(5, 6), dan <em>D</em>(0, 6).</p>
107
<p>Sehingga koordinat titik-titik pada jajargenjang di atas adalah <em>A</em>(4, 3), <em>B</em>(9, 3), <em>C</em>(5, 6), dan <em>D</em>(0, 6).</p>
108
<p>Untuk menentukan panjang diagonal, gunakan rumus jarak berikut.</p>
108
<p>Untuk menentukan panjang diagonal, gunakan rumus jarak berikut.</p>
109
<p>Sehingga didapat panjang diagonal AC</p>
109
<p>Sehingga didapat panjang diagonal AC</p>
110
<p> </p>
110
<p> </p>
111
<p>dan panjang diagonal BD</p>
111
<p>dan panjang diagonal BD</p>
112
<p>Oleh karena itu, didapat</p>
112
<p>Oleh karena itu, didapat</p>
113
<p>Dengan demikian, hasil kali panjang kedua diagonal jajargenjang adalah 30.</p>
113
<p>Dengan demikian, hasil kali panjang kedua diagonal jajargenjang adalah 30.</p>
114
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
114
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
115
<p>Baca Juga:<a>Latihan Soal & Pembahasan PTS Kelas 8 SMP Semester Ganjil Tahun 2021</a></p>
115
<p>Baca Juga:<a>Latihan Soal & Pembahasan PTS Kelas 8 SMP Semester Ganjil Tahun 2021</a></p>
116
<p><strong>Topik</strong><strong>: Relasi dan Fungsi</strong></p>
116
<p><strong>Topik</strong><strong>: Relasi dan Fungsi</strong></p>
117
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Penerapan Relasi dan Fungsi</strong></p>
117
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Penerapan Relasi dan Fungsi</strong></p>
118
<p>7. Diketahui rumus suatu fungsi adalah . Jika nilai dan , maka nilai a dan b berturut-turut adalah ….</p>
118
<p>7. Diketahui rumus suatu fungsi adalah . Jika nilai dan , maka nilai a dan b berturut-turut adalah ….</p>
119
<ol><li>-3 dan 1</li>
119
<ol><li>-3 dan 1</li>
120
<li>3 dan -1</li>
120
<li>3 dan -1</li>
121
<li>3 dan 1</li>
121
<li>3 dan 1</li>
122
<li>-3 dan -1</li>
122
<li>-3 dan -1</li>
123
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
123
</ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
124
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
124
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
125
<p>Diketahui dengan dan .</p>
125
<p>Diketahui dengan dan .</p>
126
<p>Pertama, substitusikan<em>x</em>= 3 ke , didapatkan .</p>
126
<p>Pertama, substitusikan<em>x</em>= 3 ke , didapatkan .</p>
127
<p>Kedua, substitusikan<em>x</em>= -2 ke , didapatkan</p>
127
<p>Kedua, substitusikan<em>x</em>= -2 ke , didapatkan</p>
128
<p>Substitusikan ke persamaan , didapatkan</p>
128
<p>Substitusikan ke persamaan , didapatkan</p>
129
<p>Substitusikan ke persamaan , didapatkan</p>
129
<p>Substitusikan ke persamaan , didapatkan</p>
130
<p>Dengan demikian, nilai dan<em>b</em>adalah 3 dan -1.</p>
130
<p>Dengan demikian, nilai dan<em>b</em>adalah 3 dan -1.</p>
131
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
131
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
132
<p>Baca Juga:<a>Apa Itu Relasi dan Fungsi?</a></p>
132
<p>Baca Juga:<a>Apa Itu Relasi dan Fungsi?</a></p>
133
<h2>BIOLOGI</h2>
133
<h2>BIOLOGI</h2>
134
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
134
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
135
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Tulang pada Manusia</strong></p>
135
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Tulang pada Manusia</strong></p>
136
<p><strong>1. Perhatikan beberapa fungsi organ berikut!</strong></p>
136
<p><strong>1. Perhatikan beberapa fungsi organ berikut!</strong></p>
137
<ol><li>Menopang tubuh</li>
137
<ol><li>Menopang tubuh</li>
138
<li>Sebagai alat gerak aktif</li>
138
<li>Sebagai alat gerak aktif</li>
139
<li>Melindungi organ-organ penting</li>
139
<li>Melindungi organ-organ penting</li>
140
<li>Mendukung gerakan pada sistem pernapasan</li>
140
<li>Mendukung gerakan pada sistem pernapasan</li>
141
</ol><p>Fungsi dari rangka ditunjukkan oleh nomor ….</p>
141
</ol><p>Fungsi dari rangka ditunjukkan oleh nomor ….</p>
142
<ol><li>1 dan 3</li>
142
<ol><li>1 dan 3</li>
143
<li>2 dan 3</li>
143
<li>2 dan 3</li>
144
<li>2 dan 4</li>
144
<li>2 dan 4</li>
145
<li>3 dan 4</li>
145
<li>3 dan 4</li>
146
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
146
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
147
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
147
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
148
<p>Rangka merupakan kumpulan tulang-tulang penyusun tubuh dengan fungsi, yaitu sebagai berikut.</p>
148
<p>Rangka merupakan kumpulan tulang-tulang penyusun tubuh dengan fungsi, yaitu sebagai berikut.</p>
149
<ol><li>Sebagai alat gerak pasif</li>
149
<ol><li>Sebagai alat gerak pasif</li>
150
<li>Memberi bentuk pada tubuh</li>
150
<li>Memberi bentuk pada tubuh</li>
151
<li>Tempat melekatnya otot</li>
151
<li>Tempat melekatnya otot</li>
152
<li>Menopang tubuh</li>
152
<li>Menopang tubuh</li>
153
<li>Melindungi organ-organ dalam</li>
153
<li>Melindungi organ-organ dalam</li>
154
<li>Tempat pembuatan sel-sel darah</li>
154
<li>Tempat pembuatan sel-sel darah</li>
155
<li>Tempat menyimpan mineral</li>
155
<li>Tempat menyimpan mineral</li>
156
</ol><p>Dari informasi tersebut, dapat diketahui fungsi dari rangka ditunjukkan oleh nomor 1 dan 3. Sementara itu, fungsi sebagai alat gerak pasif dan mendukung gerakan pada sistem pernapasan merupakan fungsi dari otot.</p>
156
</ol><p>Dari informasi tersebut, dapat diketahui fungsi dari rangka ditunjukkan oleh nomor 1 dan 3. Sementara itu, fungsi sebagai alat gerak pasif dan mendukung gerakan pada sistem pernapasan merupakan fungsi dari otot.</p>
157
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
157
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
158
<p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Tulang Penyusun Rangka Tubuh Manusia</a></p>
158
<p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Tulang Penyusun Rangka Tubuh Manusia</a></p>
159
<p><strong></strong></p>
159
<p><strong></strong></p>
160
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
160
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
161
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kelainan pada Sistem Gerak dan Upaya Pencegahannya</strong></p>
161
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kelainan pada Sistem Gerak dan Upaya Pencegahannya</strong></p>
162
<p>2. Seorang pasien rumah sakit yang berusia 41 tahun mengalami nyeri punggung yang parah dan postur tubuhnya membungkuk. Untuk mengetahui penyebab nyeri punggung tersebut, dokter melakukan uji bone density testing dengan menggunakan dual energy X-Ray absorptiometry (DXA). Hasil dari tes tersebut menunjukkan bahwa kepadatan tulang pasien tersebut sudah berkurang. Berdasarkan hasil tes tersebut, dokter mendiagnosa pasien terkena penyakit ….</p>
162
<p>2. Seorang pasien rumah sakit yang berusia 41 tahun mengalami nyeri punggung yang parah dan postur tubuhnya membungkuk. Untuk mengetahui penyebab nyeri punggung tersebut, dokter melakukan uji bone density testing dengan menggunakan dual energy X-Ray absorptiometry (DXA). Hasil dari tes tersebut menunjukkan bahwa kepadatan tulang pasien tersebut sudah berkurang. Berdasarkan hasil tes tersebut, dokter mendiagnosa pasien terkena penyakit ….</p>
163
<ol><li>kanker tulang</li>
163
<ol><li>kanker tulang</li>
164
<li>artritis sika</li>
164
<li>artritis sika</li>
165
<li>artritis eksudatif</li>
165
<li>artritis eksudatif</li>
166
<li>osteoporosis</li>
166
<li>osteoporosis</li>
167
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
167
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
168
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
168
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
169
<p>Kepadatan tulang yang berkurang dan postur tubuh membungkuk adalah gejala osteoporosis. Tulang yang mengalami pengeroposan adalah penyebab utama penyakit osteoporosis. Kondisi osteoporosis akan menyebabkan tulang seseorang menjadi mudah patah atau retak. Keretakan biasanya terjadi pada tulang belakang, pergelangan tangan, lengan, dan tulang pangkal paha.</p>
169
<p>Kepadatan tulang yang berkurang dan postur tubuh membungkuk adalah gejala osteoporosis. Tulang yang mengalami pengeroposan adalah penyebab utama penyakit osteoporosis. Kondisi osteoporosis akan menyebabkan tulang seseorang menjadi mudah patah atau retak. Keretakan biasanya terjadi pada tulang belakang, pergelangan tangan, lengan, dan tulang pangkal paha.</p>
170
<p>Gejala dari penyakit osteoporosis adalah nyeri punggung, postur tubuh bungkuk, menurunnya tinggi badan, lebih sering mengalami cedera/keretakan tulang. Penyakit osteoporosis biasanya diderita oleh orang yang berusia lanjut yang dimulai sekitar umur 35 tahun. Selain usia tua, kurangnya konsumsi makanan yang mengandung kalsium menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya jumlah pengidap osteoporosis.</p>
170
<p>Gejala dari penyakit osteoporosis adalah nyeri punggung, postur tubuh bungkuk, menurunnya tinggi badan, lebih sering mengalami cedera/keretakan tulang. Penyakit osteoporosis biasanya diderita oleh orang yang berusia lanjut yang dimulai sekitar umur 35 tahun. Selain usia tua, kurangnya konsumsi makanan yang mengandung kalsium menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya jumlah pengidap osteoporosis.</p>
171
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
171
<p><strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
172
<p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Contoh Sistem Gerak Manusia</a></p>
172
<p>Baca Juga:<a>Macam-Macam Contoh Sistem Gerak Manusia</a></p>
173
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
173
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
174
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Tulang pada Manusia</strong></p>
174
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Tulang pada Manusia</strong></p>
175
<p><strong>Perhatikan gambar di bawah ini!</strong></p>
175
<p><strong>Perhatikan gambar di bawah ini!</strong></p>
176
<p>3. Bagian tempat menempelnya otot dan memberikan nutrisi untuk pertumbuhan tulang ditunjukkan oleh nomor ….</p>
176
<p>3. Bagian tempat menempelnya otot dan memberikan nutrisi untuk pertumbuhan tulang ditunjukkan oleh nomor ….</p>
177
<ol><li>1</li>
177
<ol><li>1</li>
178
<li>3</li>
178
<li>3</li>
179
<li>4</li>
179
<li>4</li>
180
<li>5</li>
180
<li>5</li>
181
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
181
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
182
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
182
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>: </strong></p>
183
<p>Tempat menempelnya otot dan memberikan nutrisi untuk pertumbuhan tulang adalah periosteum. Periosteum adalah lapisan terluar tulang yang terdiri atas dua lembar jaringan ikat. Lembaran luar berupa jaringan ikat fibrosa rapat, sedangkan lembaran dalam berupa satu lapis osteoblas (sel pembentuk jaringan tulang) yang bersifat osteogenik (membentuk tulang). Periosteum mengandung pembuluh darah dan serat Sharpey (serat jaringan ikat untuk mengikatkan periosteum ke tulang). Periosteum berfungsi sebagai tempat melekatnya otot-otot rangka, memberikan nutrisi untuk pertumbuhan tulang, dan perbaikan jaringan tulang yang rusak.</p>
183
<p>Tempat menempelnya otot dan memberikan nutrisi untuk pertumbuhan tulang adalah periosteum. Periosteum adalah lapisan terluar tulang yang terdiri atas dua lembar jaringan ikat. Lembaran luar berupa jaringan ikat fibrosa rapat, sedangkan lembaran dalam berupa satu lapis osteoblas (sel pembentuk jaringan tulang) yang bersifat osteogenik (membentuk tulang). Periosteum mengandung pembuluh darah dan serat Sharpey (serat jaringan ikat untuk mengikatkan periosteum ke tulang). Periosteum berfungsi sebagai tempat melekatnya otot-otot rangka, memberikan nutrisi untuk pertumbuhan tulang, dan perbaikan jaringan tulang yang rusak.</p>
184
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D</strong>.</p>
184
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D</strong>.</p>
185
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
185
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
186
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Otot pada Manusia</strong></p>
186
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Otot pada Manusia</strong></p>
187
<p>4. Aktivitas manusia memerlukan berbagai macam gerak. Gerakan kepala melihat ke bawah dan ke atas disebut dengan ….</p>
187
<p>4. Aktivitas manusia memerlukan berbagai macam gerak. Gerakan kepala melihat ke bawah dan ke atas disebut dengan ….</p>
188
<ol><li>fleksi >< ekstensor</li>
188
<ol><li>fleksi >< ekstensor</li>
189
<li>abduktor >< adduktor</li>
189
<li>abduktor >< adduktor</li>
190
<li>depresor >< elevator</li>
190
<li>depresor >< elevator</li>
191
<li>supinator >< pronator</li>
191
<li>supinator >< pronator</li>
192
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
192
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
193
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
193
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
194
<p>Gerak kepala melihat ke bawah disebut dengan gerakan depresor dan gerakan melihat ke atas merupakan gerakan elevator. Kedua otot ini bekerja secara berlawanan atau antagonis.</p>
194
<p>Gerak kepala melihat ke bawah disebut dengan gerakan depresor dan gerakan melihat ke atas merupakan gerakan elevator. Kedua otot ini bekerja secara berlawanan atau antagonis.</p>
195
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C</strong>.</p>
195
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C</strong>.</p>
196
<p>Baca Juga:<a>Otot: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya</a></p>
196
<p>Baca Juga:<a>Otot: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya</a></p>
197
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
197
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
198
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Otot pada Manusia</strong></p>
198
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Otot pada Manusia</strong></p>
199
<p>5. Telapak tangan dapat menelungkup dan menengadah karena digerakkan oleh otot ….</p>
199
<p>5. Telapak tangan dapat menelungkup dan menengadah karena digerakkan oleh otot ….</p>
200
<ol><li>tendon</li>
200
<ol><li>tendon</li>
201
<li>bisep</li>
201
<li>bisep</li>
202
<li>pronator</li>
202
<li>pronator</li>
203
<li>trisep</li>
203
<li>trisep</li>
204
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
204
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
205
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
205
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
206
<p>Otot sinergis adalah otot yang bekerja secara bersamaan, atau dengan kata lain kebalikan dari otot antagonis. Contohnya peristiwa telapak tangan menengadah atau menelungkup dikarenakan gerak beberapa otot yang searah pada pronator teres dan pronator kuadratus yang terletak pada lengan bawah.<strong>Jadi, jawaban tepat adalah C</strong>.</p>
206
<p>Otot sinergis adalah otot yang bekerja secara bersamaan, atau dengan kata lain kebalikan dari otot antagonis. Contohnya peristiwa telapak tangan menengadah atau menelungkup dikarenakan gerak beberapa otot yang searah pada pronator teres dan pronator kuadratus yang terletak pada lengan bawah.<strong>Jadi, jawaban tepat adalah C</strong>.</p>
207
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
207
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
208
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Otot pada Manusia</strong></p>
208
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Struktur dan Fungsi Otot pada Manusia</strong></p>
209
<p>6. Raka melakukan pengamatan preparat otot menggunakan mikroskop. Pada pengamatan yang dilakukan terlihat bahwa struktur ototnya berbentuk silindris tidak bercabang, berwarna gelap dan terang yang berseling. Otot tersebut memiliki inti yang terletak di tepi. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, sel otot yang diamati adalah ….</p>
209
<p>6. Raka melakukan pengamatan preparat otot menggunakan mikroskop. Pada pengamatan yang dilakukan terlihat bahwa struktur ototnya berbentuk silindris tidak bercabang, berwarna gelap dan terang yang berseling. Otot tersebut memiliki inti yang terletak di tepi. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, sel otot yang diamati adalah ….</p>
210
<ol><li>otot polos</li>
210
<ol><li>otot polos</li>
211
<li>otot jantung</li>
211
<li>otot jantung</li>
212
<li>otot lurik</li>
212
<li>otot lurik</li>
213
<li>otot kencang</li>
213
<li>otot kencang</li>
214
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
214
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
215
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
215
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
216
<p>Otot manusia dibedakan menjadi tiga yaitu otot jantung, otot polos, dan otot lurik (otot rangka). Otot lurik memiliki bentuk silindris tidak bercabang, berwarna gelap dan terang yang berseling, serta memiliki banyak inti yang terletak di tepi. Sementara itu, otot polos memiliki bentuk gelendong dengan ujung runcing serta memiliki satu inti sel di tengah. Otot jantung memiliki bentuk silindris, bercabang, memiliki inti sel di tengah, dan memiliki diskus interkalaris.</p>
216
<p>Otot manusia dibedakan menjadi tiga yaitu otot jantung, otot polos, dan otot lurik (otot rangka). Otot lurik memiliki bentuk silindris tidak bercabang, berwarna gelap dan terang yang berseling, serta memiliki banyak inti yang terletak di tepi. Sementara itu, otot polos memiliki bentuk gelendong dengan ujung runcing serta memiliki satu inti sel di tengah. Otot jantung memiliki bentuk silindris, bercabang, memiliki inti sel di tengah, dan memiliki diskus interkalaris.</p>
217
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C</strong>.</p>
217
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C</strong>.</p>
218
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
218
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak pada Manusia</strong></p>
219
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kelainan pada Sistem Gerak dan Upaya Pencegahannya</strong></p>
219
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kelainan pada Sistem Gerak dan Upaya Pencegahannya</strong></p>
220
<p>7. Jika tulang belakang bagian punggung membengkok ke belakang dan bagian pinggang membengkok ke depan, kelainan tulang punggung tersebut dinamakan ….</p>
220
<p>7. Jika tulang belakang bagian punggung membengkok ke belakang dan bagian pinggang membengkok ke depan, kelainan tulang punggung tersebut dinamakan ….</p>
221
<ol><li>skoliosis</li>
221
<ol><li>skoliosis</li>
222
<li>kifosis</li>
222
<li>kifosis</li>
223
<li>lordosis</li>
223
<li>lordosis</li>
224
<li>rakitis</li>
224
<li>rakitis</li>
225
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
225
</ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
226
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
226
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
227
<p>Kelainan tulang yang disebabkan oleh kebiasaan buruk dibagi menjadi tiga yaitu lordosis, kifosis, dan skoliosis. Lordosis adalah keadaan tulang punggung melengkung ke depan. Hal ini dikarenakan tulang belakang pada punggung bawah yang memiliki kelengkungan berlebihan, tulang melengkung ke belakang secara berlebihan sehingga seolah-olah tulang tertarik ke depan.</p>
227
<p>Kelainan tulang yang disebabkan oleh kebiasaan buruk dibagi menjadi tiga yaitu lordosis, kifosis, dan skoliosis. Lordosis adalah keadaan tulang punggung melengkung ke depan. Hal ini dikarenakan tulang belakang pada punggung bawah yang memiliki kelengkungan berlebihan, tulang melengkung ke belakang secara berlebihan sehingga seolah-olah tulang tertarik ke depan.</p>
228
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C</strong>.</p>
228
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C</strong>.</p>
229
<h2>FISIKA</h2>
229
<h2>FISIKA</h2>
230
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak Benda</strong></p>
230
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak Benda</strong></p>
231
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kelajuan dan Kecepatan</strong></p>
231
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kelajuan dan Kecepatan</strong></p>
232
<p>1. Sebuah mobil mainan yang dikendalikan oleh<em>remote control</em>diarahkan bergerak ke utara sejauh 5 m dalam selang waktu 1 menit kemudian ke selatan sejauh 3 m dengan selang waktu menit. Kelajuan mobil mainan tersebut sebesar ….</p>
232
<p>1. Sebuah mobil mainan yang dikendalikan oleh<em>remote control</em>diarahkan bergerak ke utara sejauh 5 m dalam selang waktu 1 menit kemudian ke selatan sejauh 3 m dengan selang waktu menit. Kelajuan mobil mainan tersebut sebesar ….</p>
233
<ol><li>0,1 m/s</li>
233
<ol><li>0,1 m/s</li>
234
<li>0,6 m/s</li>
234
<li>0,6 m/s</li>
235
<li>1 m/s</li>
235
<li>1 m/s</li>
236
<li>6 m/s</li>
236
<li>6 m/s</li>
237
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
237
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
238
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
238
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
239
<p><strong>Diketahui:</strong></p>
239
<p><strong>Diketahui:</strong></p>
240
<p><strong>Ditanya:</strong>kelajuan (<em>v</em>) ?</p>
240
<p><strong>Ditanya:</strong>kelajuan (<em>v</em>) ?</p>
241
<p><strong>Jawab: </strong></p>
241
<p><strong>Jawab: </strong></p>
242
<p>Kelajuan adalah jarak yang ditempuh benda dalam selang waktu tertentu. Maka kelajuan mobil tersebut:</p>
242
<p>Kelajuan adalah jarak yang ditempuh benda dalam selang waktu tertentu. Maka kelajuan mobil tersebut:</p>
243
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
243
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
244
<p>Baca Juga:<a>Perbedaan Kelajuan dan Kecepatan beserta Rumusnya</a></p>
244
<p>Baca Juga:<a>Perbedaan Kelajuan dan Kecepatan beserta Rumusnya</a></p>
245
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gaya dan Hukum Newton</strong></p>
245
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gaya dan Hukum Newton</strong></p>
246
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Resultan Gaya</strong></p>
246
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Resultan Gaya</strong></p>
247
<p>2. Ali dan Imran mendorong sebuah meja pada arah yang berlawanan. Ali mendorong meja ke kanan dengan gaya 10 N dan Imran mendorong meja ke kiri dengan gaya 20 N. Resultan gaya yang bekerja pada meja dan arah pergerakan meja yang benar, yaitu ….</p>
247
<p>2. Ali dan Imran mendorong sebuah meja pada arah yang berlawanan. Ali mendorong meja ke kanan dengan gaya 10 N dan Imran mendorong meja ke kiri dengan gaya 20 N. Resultan gaya yang bekerja pada meja dan arah pergerakan meja yang benar, yaitu ….</p>
248
<ol><li>10 N, meja bergerak ke kanan</li>
248
<ol><li>10 N, meja bergerak ke kanan</li>
249
<li>10 N, meja bergerak ke kiri</li>
249
<li>10 N, meja bergerak ke kiri</li>
250
<li>30 N, meja bergerak ke kanan</li>
250
<li>30 N, meja bergerak ke kanan</li>
251
<li>30 N, meja bergerak ke kiri</li>
251
<li>30 N, meja bergerak ke kiri</li>
252
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
252
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
253
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
253
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
254
<p><strong>Diketahui:</strong></p>
254
<p><strong>Diketahui:</strong></p>
255
<p>Ingat bahwa gaya yang mengarah ke kanan bertanda (+) sedangkan gaya ke kiri bertanda (-), maka gaya yang bekerja pada meja tersebut yaitu</p>
255
<p>Ingat bahwa gaya yang mengarah ke kanan bertanda (+) sedangkan gaya ke kiri bertanda (-), maka gaya yang bekerja pada meja tersebut yaitu</p>
256
<p><strong>Ditanya:</strong></p>
256
<p><strong>Ditanya:</strong></p>
257
<p>Resultan gaya?</p>
257
<p>Resultan gaya?</p>
258
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
258
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
259
<p>Resultan gaya yang bekerja pada benda adalah sebagai berikut.</p>
259
<p>Resultan gaya yang bekerja pada benda adalah sebagai berikut.</p>
260
<p>Resultan gaya bertanda (-), maka meja akan bergerak ke kiri.</p>
260
<p>Resultan gaya bertanda (-), maka meja akan bergerak ke kiri.</p>
261
<p>Dengan demikian, resultan yang bekerja pada benda adalah 10 N, meja bergerak ke kiri.</p>
261
<p>Dengan demikian, resultan yang bekerja pada benda adalah 10 N, meja bergerak ke kiri.</p>
262
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
262
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
263
<p>Baca Juga:<a>Bunyi Hukum Newton dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari</a></p>
263
<p>Baca Juga:<a>Bunyi Hukum Newton dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari</a></p>
264
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak dan Gaya</strong></p>
264
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak dan Gaya</strong></p>
265
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jenis-Jenis Gaya</strong></p>
265
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Jenis-Jenis Gaya</strong></p>
266
<p>3. Sebuah benda digantung ke langit-langit seperti yang terlihat pada gambar berikut.</p>
266
<p>3. Sebuah benda digantung ke langit-langit seperti yang terlihat pada gambar berikut.</p>
267
<p>Jika massa benda 3 kg, besar tegangan tali yang menahan benda adalah …</p>
267
<p>Jika massa benda 3 kg, besar tegangan tali yang menahan benda adalah …</p>
268
<ol><li>3 N</li>
268
<ol><li>3 N</li>
269
<li>6 N</li>
269
<li>6 N</li>
270
<li>10 N</li>
270
<li>10 N</li>
271
<li>30 N</li>
271
<li>30 N</li>
272
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
272
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
273
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
273
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
274
<p>Benda berada dalam keadaan diam, maka resultan gaya yang bekerja pada benda adalah nol. Dengan demikian, besar gaya tegangan tali adalah</p>
274
<p>Benda berada dalam keadaan diam, maka resultan gaya yang bekerja pada benda adalah nol. Dengan demikian, besar gaya tegangan tali adalah</p>
275
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
275
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
276
<p>Baca Juga:<a>Pengertian Gaya, Jenis, dan Pengaruhnya terhadap Benda Lain</a></p>
276
<p>Baca Juga:<a>Pengertian Gaya, Jenis, dan Pengaruhnya terhadap Benda Lain</a></p>
277
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak dan Gaya</strong></p>
277
<p><strong>Topik</strong><strong>: Gerak dan Gaya</strong></p>
278
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Hukum Newton</strong></p>
278
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Hukum Newton</strong></p>
279
<p>4. Andi sedang menaiki perahu, ia mendorong dayung ke belakang, hal ini menyebabkan perahu yang dinaikinya bergerak maju. Hal ini merupakan contoh penerapan dari ….<strong></strong></p>
279
<p>4. Andi sedang menaiki perahu, ia mendorong dayung ke belakang, hal ini menyebabkan perahu yang dinaikinya bergerak maju. Hal ini merupakan contoh penerapan dari ….<strong></strong></p>
280
<ol><li>Hukum Kekekalan Energi</li>
280
<ol><li>Hukum Kekekalan Energi</li>
281
<li>Hukum I Newton</li>
281
<li>Hukum I Newton</li>
282
<li>Hukum II Newton</li>
282
<li>Hukum II Newton</li>
283
<li>Hukum III Newton</li>
283
<li>Hukum III Newton</li>
284
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
284
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
285
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
285
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
286
<p>Peristiwa yang dialami Andi merupakan contoh berlakunya hukum III Newton mengenai gaya aksi-reaksi. Ketika Andi mendorong dayung ke belakang, perahu bergerak maju.</p>
286
<p>Peristiwa yang dialami Andi merupakan contoh berlakunya hukum III Newton mengenai gaya aksi-reaksi. Ketika Andi mendorong dayung ke belakang, perahu bergerak maju.</p>
287
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
287
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
288
<p><strong>Topik</strong><strong>: Usaha dan Pesawat Sederhana</strong></p>
288
<p><strong>Topik</strong><strong>: Usaha dan Pesawat Sederhana</strong></p>
289
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Tuas</strong></p>
289
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Tuas</strong></p>
290
<p><strong>Perhatikan tuas berikut ini!</strong></p>
290
<p><strong>Perhatikan tuas berikut ini!</strong></p>
291
<p>5. Gaya minimal yang dibutuhkan untuk menahan beban bermassa 20 kg adalah ….</p>
291
<p>5. Gaya minimal yang dibutuhkan untuk menahan beban bermassa 20 kg adalah ….</p>
292
<ol><li>25 N</li>
292
<ol><li>25 N</li>
293
<li>40 N</li>
293
<li>40 N</li>
294
<li>50 N</li>
294
<li>50 N</li>
295
<li>75 N</li>
295
<li>75 N</li>
296
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
296
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
297
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
297
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
298
<p>Pada soal diketahui bahwa</p>
298
<p>Pada soal diketahui bahwa</p>
299
<p>Hitung berat benda</p>
299
<p>Hitung berat benda</p>
300
<p>Gaya minimal yang dibutuhkan untuk mengangkat benda adalah</p>
300
<p>Gaya minimal yang dibutuhkan untuk mengangkat benda adalah</p>
301
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
301
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
302
<p>Baca Juga:<a>Mengenal Jenis-Jenis Tuas</a></p>
302
<p>Baca Juga:<a>Mengenal Jenis-Jenis Tuas</a></p>
303
<p><strong>Topik</strong><strong>: Usaha dan Pesawat Sederhana</strong></p>
303
<p><strong>Topik</strong><strong>: Usaha dan Pesawat Sederhana</strong></p>
304
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Katrol</strong></p>
304
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Katrol</strong></p>
305
<p>6. Ifa melakukan percobaan sistem katrol berganda di laboratorium menggunakan katrol seperti dalam gambar berikut.<strong></strong></p>
305
<p>6. Ifa melakukan percobaan sistem katrol berganda di laboratorium menggunakan katrol seperti dalam gambar berikut.<strong></strong></p>
306
<p>Jika Ifa menggunakan gaya 30 N untuk menarik beban, massa beban maksimum yang dapat ditarik Ifa adalah ….</p>
306
<p>Jika Ifa menggunakan gaya 30 N untuk menarik beban, massa beban maksimum yang dapat ditarik Ifa adalah ….</p>
307
<ol><li>3 kg</li>
307
<ol><li>3 kg</li>
308
<li>6 kg</li>
308
<li>6 kg</li>
309
<li>9 kg</li>
309
<li>9 kg</li>
310
<li>12 kg</li>
310
<li>12 kg</li>
311
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
311
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
312
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
312
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
313
<p>Perhatikan bahwa pada sistem katrol tersebut terdapat 4 tali yang menahan beban, maka keuntungan mekanis sistem katrol adalah 4. Dengan demikian, berat maksimal beban yang dapat diangkat Ifa adalah</p>
313
<p>Perhatikan bahwa pada sistem katrol tersebut terdapat 4 tali yang menahan beban, maka keuntungan mekanis sistem katrol adalah 4. Dengan demikian, berat maksimal beban yang dapat diangkat Ifa adalah</p>
314
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
314
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
315
<p>Baca Juga:<a>Mengetahui 3 Jenis Katrol</a></p>
315
<p>Baca Juga:<a>Mengetahui 3 Jenis Katrol</a></p>
316
<p><strong>Topik</strong><strong>: Usaha dan Pesawat Sederhana</strong></p>
316
<p><strong>Topik</strong><strong>: Usaha dan Pesawat Sederhana</strong></p>
317
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Bidang Miring</strong></p>
317
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Bidang Miring</strong></p>
318
<p>7. Sebuah sistem katrol dan bidang miring ditunjukkan sebagai berikut.<strong></strong></p>
318
<p>7. Sebuah sistem katrol dan bidang miring ditunjukkan sebagai berikut.<strong></strong></p>
319
<p>Jika sistem tersebut berada dalam keadaan setimbang, massa benda pertama dan benda kedua adalah ….</p>
319
<p>Jika sistem tersebut berada dalam keadaan setimbang, massa benda pertama dan benda kedua adalah ….</p>
320
<ol><li>m1= 2 kg; m2 = 6 kg</li>
320
<ol><li>m1= 2 kg; m2 = 6 kg</li>
321
<li>m1= 4 kg; m2 = 2 kg</li>
321
<li>m1= 4 kg; m2 = 2 kg</li>
322
<li>m1= 6 kg; m2 = 2 kg</li>
322
<li>m1= 6 kg; m2 = 2 kg</li>
323
<li>m1= 6 kg; m2 = 1 kg</li>
323
<li>m1= 6 kg; m2 = 1 kg</li>
324
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
324
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
325
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
325
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
326
<p>Keuntungan mekanis dari penggunaan katrol tetap yaitu</p>
326
<p>Keuntungan mekanis dari penggunaan katrol tetap yaitu</p>
327
<p><em>KM</em>t = 1</p>
327
<p><em>KM</em>t = 1</p>
328
<p>Keuntungan mekanis dari penggunaan katrol bergerak yaitu</p>
328
<p>Keuntungan mekanis dari penggunaan katrol bergerak yaitu</p>
329
<p><em>KM</em>b = 2</p>
329
<p><em>KM</em>b = 2</p>
330
<p>Keuntungan mekanis dari penggunaan bidang miring yaitu</p>
330
<p>Keuntungan mekanis dari penggunaan bidang miring yaitu</p>
331
<p>Keuntungan mekanis total sistem tersebut adalah</p>
331
<p>Keuntungan mekanis total sistem tersebut adalah</p>
332
<p><em>KM</em>=<em>KMtKMbKMbm</em></p>
332
<p><em>KM</em>=<em>KMtKMbKMbm</em></p>
333
<p><em>KM</em>= (1)(2)(3) = 6</p>
333
<p><em>KM</em>= (1)(2)(3) = 6</p>
334
<p>Dengan demikian, perbandingan massa benda pertama dan benda kedua adalah</p>
334
<p>Dengan demikian, perbandingan massa benda pertama dan benda kedua adalah</p>
335
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
335
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
336
<p>Baca Juga:<a>Penerapan dan Manfaat Prinsip Bidang Miring</a></p>
336
<p>Baca Juga:<a>Penerapan dan Manfaat Prinsip Bidang Miring</a></p>
337
<h2>BAHASA INDONESIA</h2>
337
<h2>BAHASA INDONESIA</h2>
338
<p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Berita</strong></p>
338
<p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Berita</strong></p>
339
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Berita</strong></p>
339
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Berita</strong></p>
340
<p>1. Pengertian dari teks berita adalah …. </p>
340
<p>1. Pengertian dari teks berita adalah …. </p>
341
<ol><li>teks yang secara tertulis menyampaikan kabar atau informasi kepada masyarakat tentang suatu peristiwa atau kejadian faktual dan aktual</li>
341
<ol><li>teks yang secara tertulis menyampaikan kabar atau informasi kepada masyarakat tentang suatu peristiwa atau kejadian faktual dan aktual</li>
342
<li>teks yang berfungsi sebagai salah satu media promosi yang sangat efektif untuk mempromosikan barang atau jasa</li>
342
<li>teks yang berfungsi sebagai salah satu media promosi yang sangat efektif untuk mempromosikan barang atau jasa</li>
343
<li>teks yang berisi paparan mengenai tujuan, proses, dan hasil dari sebuah kegiatan yang telah dilakukan</li>
343
<li>teks yang berisi paparan mengenai tujuan, proses, dan hasil dari sebuah kegiatan yang telah dilakukan</li>
344
<li> teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat, padat, dan jelas</li>
344
<li> teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat, padat, dan jelas</li>
345
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
345
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
346
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
346
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
347
<p>Teks berita sering kali dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Teks berita merupakan suatu teks yang<strong>menyampaikan kabar atau informasi kepada masyarakat</strong>tentang suatu peristiwa atau kejadian<strong>faktual dan aktual</strong>yang diinformasikan secara tertulis.</p>
347
<p>Teks berita sering kali dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Teks berita merupakan suatu teks yang<strong>menyampaikan kabar atau informasi kepada masyarakat</strong>tentang suatu peristiwa atau kejadian<strong>faktual dan aktual</strong>yang diinformasikan secara tertulis.</p>
348
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong> </strong></p>
348
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong> </strong></p>
349
<p>Baca Juga:<a>Pahami Pengertian Teks Berita, Unsur, Struktur & Kaidah Kebahasaannya</a></p>
349
<p>Baca Juga:<a>Pahami Pengertian Teks Berita, Unsur, Struktur & Kaidah Kebahasaannya</a></p>
350
<p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Berita</strong></p>
350
<p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Berita</strong></p>
351
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Berita</strong></p>
351
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Berita</strong></p>
352
<p>2. Peristiwa yang diinformasikan dalam berita adalah peristiwa yang masih segar atau baru terjadi,<strong>bukan</strong>peristiwa lampau. Berdasarkan hal tersebut, berita memiliki ciri ….</p>
352
<p>2. Peristiwa yang diinformasikan dalam berita adalah peristiwa yang masih segar atau baru terjadi,<strong>bukan</strong>peristiwa lampau. Berdasarkan hal tersebut, berita memiliki ciri ….</p>
353
<ol><li>aktual</li>
353
<ol><li>aktual</li>
354
<li>faktual</li>
354
<li>faktual</li>
355
<li>subjektif</li>
355
<li>subjektif</li>
356
<li>objektif</li>
356
<li>objektif</li>
357
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
357
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
358
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
358
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
359
<p>Salah satu ciri-ciri berita adalah bersifat aktual.<strong>Aktual berarti bahwa peristiwa yang diberitakan masih segar atau baru terjadi, bukan peristiwa lampau.</strong>Perhatikan pula penjelasan berikut ini.</p>
359
<p>Salah satu ciri-ciri berita adalah bersifat aktual.<strong>Aktual berarti bahwa peristiwa yang diberitakan masih segar atau baru terjadi, bukan peristiwa lampau.</strong>Perhatikan pula penjelasan berikut ini.</p>
360
<ul><li>Faktual dan objektif berarti memberitakan sesuatu yang benar terjadi, bukan opini atau gagasan penulis.</li>
360
<ul><li>Faktual dan objektif berarti memberitakan sesuatu yang benar terjadi, bukan opini atau gagasan penulis.</li>
361
<li>Subjektif berarti memberitakan berdasarkan opini.</li>
361
<li>Subjektif berarti memberitakan berdasarkan opini.</li>
362
</ul><p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
362
</ul><p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
363
<p>Baca Juga:<a>Contoh Teks Berita Singkat dalam Berbagai Tema</a></p>
363
<p>Baca Juga:<a>Contoh Teks Berita Singkat dalam Berbagai Tema</a></p>
364
<p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Berita</strong></p>
364
<p><strong>Topik</strong><strong>: Teks Berita</strong></p>
365
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Berita</strong></p>
365
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Teks Berita</strong></p>
366
<p>3. Salah satu struktur teks berita adalah badan berita. Bagian ini berisi tentang ….</p>
366
<p>3. Salah satu struktur teks berita adalah badan berita. Bagian ini berisi tentang ….</p>
367
<ol><li> informasi yang sangat penting dan menempati prioritas utama</li>
367
<ol><li> informasi yang sangat penting dan menempati prioritas utama</li>
368
<li>penjabaran dari gagasan berita yang dipaparkan dalam bagian sebelumnya</li>
368
<li>penjabaran dari gagasan berita yang dipaparkan dalam bagian sebelumnya</li>
369
<li> berbagai data atau informasi yang kurang penting</li>
369
<li> berbagai data atau informasi yang kurang penting</li>
370
<li>gambaran keseluruhan isi berita yang dapat menjadi pemikat bagi pembaca</li>
370
<li>gambaran keseluruhan isi berita yang dapat menjadi pemikat bagi pembaca</li>
371
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: </strong><strong>B</strong></p>
371
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: </strong><strong>B</strong></p>
372
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
372
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
373
<p>Struktur berita dapat digambarkan sebagai piramida terbalik. Dalam piramida terbalik tersebut, struktur berita meliputi bagian-bagian berikut.</p>
373
<p>Struktur berita dapat digambarkan sebagai piramida terbalik. Dalam piramida terbalik tersebut, struktur berita meliputi bagian-bagian berikut.</p>
374
<ul><li><strong>Bagian paling atas adalah</strong>kepala berita atau sering disebut juga dengan<em>lead</em>atau teras berita. Kepala berita menempati prioritas utama karena memuat informasi yang sangat penting.</li>
374
<ul><li><strong>Bagian paling atas adalah</strong>kepala berita atau sering disebut juga dengan<em>lead</em>atau teras berita. Kepala berita menempati prioritas utama karena memuat informasi yang sangat penting.</li>
375
<li><strong>Berikutnya adalah tubuh berita atau disebut juga</strong><strong><em>body</em></strong><strong>.</strong>Bagian tubuh berita umumnya merupakan penjabaran dari gagasan berita yang dipaparkan dalam bagian kepala.</li>
375
<li><strong>Berikutnya adalah tubuh berita atau disebut juga</strong><strong><em>body</em></strong><strong>.</strong>Bagian tubuh berita umumnya merupakan penjabaran dari gagasan berita yang dipaparkan dalam bagian kepala.</li>
376
<li><strong>Bagian yang terakhir atau penutup adalah ekor berita.</strong>Bagian ini mencantumkan berbagai data atau informasi yang kurang penting.</li>
376
<li><strong>Bagian yang terakhir atau penutup adalah ekor berita.</strong>Bagian ini mencantumkan berbagai data atau informasi yang kurang penting.</li>
377
</ul><p><strong>Berdasarkan penjelasan di atas, jawaban yang tepat terdapat pada pilihan jawaban B.</strong></p>
377
</ul><p><strong>Berdasarkan penjelasan di atas, jawaban yang tepat terdapat pada pilihan jawaban B.</strong></p>
378
<p><strong>Topik</strong><strong>: Iklan</strong></p>
378
<p><strong>Topik</strong><strong>: Iklan</strong></p>
379
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Iklan</strong></p>
379
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Iklan</strong></p>
380
<p><strong>4. Perhatikan iklan berikut!</strong></p>
380
<p><strong>4. Perhatikan iklan berikut!</strong></p>
381
<p><strong> </strong></p>
381
<p><strong> </strong></p>
382
<p> Iklan di atas termasuk jenis iklan ….</p>
382
<p> Iklan di atas termasuk jenis iklan ….</p>
383
<ol><li>pengumuman</li>
383
<ol><li>pengumuman</li>
384
<li>layanan masyarakat</li>
384
<li>layanan masyarakat</li>
385
<li>pemberitahuan</li>
385
<li>pemberitahuan</li>
386
<li>niaga</li>
386
<li>niaga</li>
387
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
387
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
388
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
388
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
389
<p>Iklan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis.<strong>Iklan pada gambar di atas merupakan jenis teks iklan layanan masyarakat</strong>, yakni iklan yang berisi penerangan atau anjuran terhadap suatu hal di sekitar kita. Iklan di atas berisi pengingatan mengenai pentingnya penghijauan di bumi<strong>.</strong><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.</strong></p>
389
<p>Iklan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis.<strong>Iklan pada gambar di atas merupakan jenis teks iklan layanan masyarakat</strong>, yakni iklan yang berisi penerangan atau anjuran terhadap suatu hal di sekitar kita. Iklan di atas berisi pengingatan mengenai pentingnya penghijauan di bumi<strong>.</strong><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.</strong></p>
390
<p>Baca Juga:<a>Iklan: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, dan Contohnya</a></p>
390
<p>Baca Juga:<a>Iklan: Pengertian, Struktur, Ciri, Jenis, dan Contohnya</a></p>
391
<p><strong>Topik</strong><strong>: Iklan</strong></p>
391
<p><strong>Topik</strong><strong>: Iklan</strong></p>
392
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Iklan</strong></p>
392
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Mengenal Iklan</strong></p>
393
<p><strong>Perhatikan iklan berikut untuk menjawab soal di bawah ini!</strong></p>
393
<p><strong>Perhatikan iklan berikut untuk menjawab soal di bawah ini!</strong></p>
394
<p><strong> </strong><strong></strong></p>
394
<p><strong> </strong><strong></strong></p>
395
<p>5. Bagian judul dari teks iklan tersebut adalah …</p>
395
<p>5. Bagian judul dari teks iklan tersebut adalah …</p>
396
<ol><li>Quiz Berkah Ramadan</li>
396
<ol><li>Quiz Berkah Ramadan</li>
397
<li>Gratis, Ikuti Sekarang.</li>
397
<li>Gratis, Ikuti Sekarang.</li>
398
<li>Bernilai jutaan rupiah.</li>
398
<li>Bernilai jutaan rupiah.</li>
399
<li>Menangkan THR, Tabungan, dan Voucher Belanja.</li>
399
<li>Menangkan THR, Tabungan, dan Voucher Belanja.</li>
400
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
400
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
401
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
401
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
402
<p>Tidak semua iklan memiliki judul, tetapi biasanya judul diganti menjadi nama produk. Iklan tersebut termasuk iklan penawaran. Pada iklan tersebut yang termasuk judul adalah pilihan A karena judul merupakan identitas dari produk atau jasa yang ditawarkan, sedangkan pada pilihan B, C, dan D bukan termasuk dalam judul.</p>
402
<p>Tidak semua iklan memiliki judul, tetapi biasanya judul diganti menjadi nama produk. Iklan tersebut termasuk iklan penawaran. Pada iklan tersebut yang termasuk judul adalah pilihan A karena judul merupakan identitas dari produk atau jasa yang ditawarkan, sedangkan pada pilihan B, C, dan D bukan termasuk dalam judul.</p>
403
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah pilihan A.</strong></p>
403
<p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah pilihan A.</strong></p>
404
<h2>BAHASA INGGRIS</h2>
404
<h2>BAHASA INGGRIS</h2>
405
<p><strong>Topik</strong><strong>: Expression in Learning Process (NEW!)</strong></p>
405
<p><strong>Topik</strong><strong>: Expression in Learning Process (NEW!)</strong></p>
406
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Expression of Asking for Attention and Checking for Understanding</strong></p>
406
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Expression of Asking for Attention and Checking for Understanding</strong></p>
407
<p><strong>Hendry</strong>: Mrs. Graham. ____</p>
407
<p><strong>Hendry</strong>: Mrs. Graham. ____</p>
408
<p><strong>Mr. Powell</strong>: Sure, Hendry. Is there anything you need to say?</p>
408
<p><strong>Mr. Powell</strong>: Sure, Hendry. Is there anything you need to say?</p>
409
<p>1. The appropriate expression to fill in the blank is ….</p>
409
<p>1. The appropriate expression to fill in the blank is ….</p>
410
<ol><li>Eyes on me, Ma’am! I have several questions.</li>
410
<ol><li>Eyes on me, Ma’am! I have several questions.</li>
411
<li>Hey, Graham! I need to say something.</li>
411
<li>Hey, Graham! I need to say something.</li>
412
<li>Look at me, ma’am! I am over here.</li>
412
<li>Look at me, ma’am! I am over here.</li>
413
<li>May I have your attention, please?</li>
413
<li>May I have your attention, please?</li>
414
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>D</strong></p>
414
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>D</strong></p>
415
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
415
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
416
<p>Hendry sedang meminta perhatian dari gurunya. Jika ingin meminta perhatian kepada orang yang lebih tua, maka<em>expression of asking for attention</em>yang digunakan harus ditambahkan<em>may, can, could,</em>atau<em>please</em>supaya ungkapan tersebut terdengar sopan,<strong>sehingga jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
416
<p>Hendry sedang meminta perhatian dari gurunya. Jika ingin meminta perhatian kepada orang yang lebih tua, maka<em>expression of asking for attention</em>yang digunakan harus ditambahkan<em>may, can, could,</em>atau<em>please</em>supaya ungkapan tersebut terdengar sopan,<strong>sehingga jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
417
<p>Baca Juga:<a>Penggunaan Contoh Kalimat Asking for Attention</a></p>
417
<p>Baca Juga:<a>Penggunaan Contoh Kalimat Asking for Attention</a></p>
418
<p><strong>Topik</strong><strong>: Expression in Learning Process (NEW!)</strong></p>
418
<p><strong>Topik</strong><strong>: Expression in Learning Process (NEW!)</strong></p>
419
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Expression of Appreciating and Complimenting</strong></p>
419
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Expression of Appreciating and Complimenting</strong></p>
420
<p><strong>Mr. Axel</strong>: Good day, Ma’am. Is that your new baby?</p>
420
<p><strong>Mr. Axel</strong>: Good day, Ma’am. Is that your new baby?</p>
421
<p><strong>Mrs. Herrera</strong>: Oh, good morning, Sir. Yes, it is. Her name is Juliette.</p>
421
<p><strong>Mrs. Herrera</strong>: Oh, good morning, Sir. Yes, it is. Her name is Juliette.</p>
422
<p><strong>Mr. Axel</strong>: Your baby is beautiful. I love her smile.</p>
422
<p><strong>Mr. Axel</strong>: Your baby is beautiful. I love her smile.</p>
423
<p><strong>Mrs. Herrera</strong>: Thank you for the compliment.</p>
423
<p><strong>Mrs. Herrera</strong>: Thank you for the compliment.</p>
424
<p>2. The underlined statement the expression of ….</p>
424
<p>2. The underlined statement the expression of ….</p>
425
<ol><li>appreciating and complimenting</li>
425
<ol><li>appreciating and complimenting</li>
426
<li>responding to “thank you”</li>
426
<li>responding to “thank you”</li>
427
<li>complimenting</li>
427
<li>complimenting</li>
428
<li>appreciating</li>
428
<li>appreciating</li>
429
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>D</strong></p>
429
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>D</strong></p>
430
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
430
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
431
<p><em>“Thank you for the compliment.”</em>artinya “Terima kasih atas pujiannya.” Ungkapan terima kasih ini menunjukkan bahwa Mrs. Herrera menghargai atau mengapresiasi pujian Mr. Axel terhadap bayinya.</p>
431
<p><em>“Thank you for the compliment.”</em>artinya “Terima kasih atas pujiannya.” Ungkapan terima kasih ini menunjukkan bahwa Mrs. Herrera menghargai atau mengapresiasi pujian Mr. Axel terhadap bayinya.</p>
432
<p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah D.</strong></p>
432
<p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah D.</strong></p>
433
<p>Baca Juga:<a>Mengenal Contoh Kalimat Expression of Appreciation</a></p>
433
<p>Baca Juga:<a>Mengenal Contoh Kalimat Expression of Appreciation</a></p>
434
<p><strong>Topik</strong><strong>: Expression of Determination (NEW!)</strong></p>
434
<p><strong>Topik</strong><strong>: Expression of Determination (NEW!)</strong></p>
435
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Showing Ability</strong></p>
435
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Showing Ability</strong></p>
436
<p><strong>Gavin</strong>: Can you drive a car?</p>
436
<p><strong>Gavin</strong>: Can you drive a car?</p>
437
<p><strong>Galen</strong>: Of course. Why did you ask?</p>
437
<p><strong>Galen</strong>: Of course. Why did you ask?</p>
438
<p><strong>Gavin</strong>: My mom needs someone to take her to the airport. I have an interview tomorrow.</p>
438
<p><strong>Gavin</strong>: My mom needs someone to take her to the airport. I have an interview tomorrow.</p>
439
<p><strong>Galen</strong>: Let me take her, then. What time should I pick her up?</p>
439
<p><strong>Galen</strong>: Let me take her, then. What time should I pick her up?</p>
440
<p><strong>Gavin</strong>: At 03.00 in the morning. Here is the key. Thanks pal.</p>
440
<p><strong>Gavin</strong>: At 03.00 in the morning. Here is the key. Thanks pal.</p>
441
<p>3. According to the dialogue, the correct statement is …</p>
441
<p>3. According to the dialogue, the correct statement is …</p>
442
<ol><li>Galen can take Gavin’s mother to the airport.</li>
442
<ol><li>Galen can take Gavin’s mother to the airport.</li>
443
<li>Gavin will be able to take her mom after the interview.</li>
443
<li>Gavin will be able to take her mom after the interview.</li>
444
<li>Gavin cannot drive a car. That’s why he asks Galen to do it.</li>
444
<li>Gavin cannot drive a car. That’s why he asks Galen to do it.</li>
445
<li>Galen thinks it is hard to drive early in the morning, but he can do it.</li>
445
<li>Galen thinks it is hard to drive early in the morning, but he can do it.</li>
446
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>A</strong></p>
446
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>A</strong></p>
447
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
447
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
448
<p><strong>Jawaban yang tepat adalah A.</strong>Galen dapat mengantar ibu Gavin ke airport. Hal ini terlihat dari perkataannya, “<em>Let me take her, then</em>” yang menunjukkan kesediaannya mengantar ibu Gavin. Jawaban lain salah karena informasinya tidak terdapat pada dialog.</p>
448
<p><strong>Jawaban yang tepat adalah A.</strong>Galen dapat mengantar ibu Gavin ke airport. Hal ini terlihat dari perkataannya, “<em>Let me take her, then</em>” yang menunjukkan kesediaannya mengantar ibu Gavin. Jawaban lain salah karena informasinya tidak terdapat pada dialog.</p>
449
<p>Baca Juga:<a>Perbedaan Can dan Could dalam Showing Ability</a></p>
449
<p>Baca Juga:<a>Perbedaan Can dan Could dalam Showing Ability</a></p>
450
<p><strong>Topik</strong><strong>: Present Tense (NEW!)</strong></p>
450
<p><strong>Topik</strong><strong>: Present Tense (NEW!)</strong></p>
451
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Simple Present Tense</strong></p>
451
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Simple Present Tense</strong></p>
452
<p><strong>Jackson</strong>: Is that Mr. Smith?</p>
452
<p><strong>Jackson</strong>: Is that Mr. Smith?</p>
453
<p><strong>Keenan</strong>: Yes, it is. Why did you ask?</p>
453
<p><strong>Keenan</strong>: Yes, it is. Why did you ask?</p>
454
<p><strong>Jackson</strong>: He is my neighbor. What ____ Mr Smith ____ here?</p>
454
<p><strong>Jackson</strong>: He is my neighbor. What ____ Mr Smith ____ here?</p>
455
<p><strong>Keenan</strong>: It’s geography. He is a nice teacher.</p>
455
<p><strong>Keenan</strong>: It’s geography. He is a nice teacher.</p>
456
<p>4. The correct words to fill in the gaps are ….</p>
456
<p>4. The correct words to fill in the gaps are ….</p>
457
<ol><li>do; teach</li>
457
<ol><li>do; teach</li>
458
<li>does; teach</li>
458
<li>does; teach</li>
459
<li>do; teaches</li>
459
<li>do; teaches</li>
460
<li>does; teaches</li>
460
<li>does; teaches</li>
461
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>B</strong></p>
461
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>B</strong></p>
462
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
462
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
463
<p>Melihat dari pilihan jawaban yang tersedia, maka dapat dipastikan bahwa kalimat pada soal adalah<em>simple present</em>. Kalimat tersebut ditulis dalam bentuk pertanyaan. Dalam<em>simple present</em>, jika subjek kalimatnya<em>singural</em>(Mr. Smith), maka bentuk pertanyaannya adalah<strong><em>Does + subject + Verb 1</em></strong><strong>sehingga jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
463
<p>Melihat dari pilihan jawaban yang tersedia, maka dapat dipastikan bahwa kalimat pada soal adalah<em>simple present</em>. Kalimat tersebut ditulis dalam bentuk pertanyaan. Dalam<em>simple present</em>, jika subjek kalimatnya<em>singural</em>(Mr. Smith), maka bentuk pertanyaannya adalah<strong><em>Does + subject + Verb 1</em></strong><strong>sehingga jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
464
<p>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Simple Present Tense dan Pola Kalimatnya</a></p>
464
<p>Baca Juga:<a>Contoh Kalimat Simple Present Tense dan Pola Kalimatnya</a></p>
465
<p><strong>Topik</strong><strong>: Expression in Learning Process (NEW!)</strong></p>
465
<p><strong>Topik</strong><strong>: Expression in Learning Process (NEW!)</strong></p>
466
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Expression of Asking and Giving Opinions</strong></p>
466
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Expression of Asking and Giving Opinions</strong></p>
467
<p><strong>Alex</strong>: How was your dinner? Is the café recommended?</p>
467
<p><strong>Alex</strong>: How was your dinner? Is the café recommended?</p>
468
<p><strong>Cleo</strong>: It was horrible. ____</p>
468
<p><strong>Cleo</strong>: It was horrible. ____</p>
469
<p>5. The correct sentence to fill in the blank is …</p>
469
<p>5. The correct sentence to fill in the blank is …</p>
470
<ol><li>I won’t be able to eat peacefully in that café.</li>
470
<ol><li>I won’t be able to eat peacefully in that café.</li>
471
<li>They cannot serve us well, and the food is bad.</li>
471
<li>They cannot serve us well, and the food is bad.</li>
472
<li>I could have my favorite drink there. The chef was extremely polite.</li>
472
<li>I could have my favorite drink there. The chef was extremely polite.</li>
473
<li>I couldn’t spend another moment in that restaurant. It was too noisy.</li>
473
<li>I couldn’t spend another moment in that restaurant. It was too noisy.</li>
474
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>D</strong></p>
474
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong><strong>D</strong></p>
475
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
475
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
476
<p>Cleo berkata “<em>horrible</em>” yang berarti sangat buruk. Berarti, jawaban C dapat dieliminasi karena memberikan<em>feedback</em>positif. Selanjutnya, yang harus diperhatikan adalah waktunya. Makan malamnya sudah lewat.<strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D,</strong>yang artinya “Aku tidak bisa menghabiskan waktu lagi di restoran itu. Terlalu berisik.” Kalimat ini sejalan dengan kalimat Cleo pada dialog, “Mengerikan.”</p>
476
<p>Cleo berkata “<em>horrible</em>” yang berarti sangat buruk. Berarti, jawaban C dapat dieliminasi karena memberikan<em>feedback</em>positif. Selanjutnya, yang harus diperhatikan adalah waktunya. Makan malamnya sudah lewat.<strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D,</strong>yang artinya “Aku tidak bisa menghabiskan waktu lagi di restoran itu. Terlalu berisik.” Kalimat ini sejalan dengan kalimat Cleo pada dialog, “Mengerikan.”</p>
477
<p>Baca Juga:<a>Penjelasan dan Contoh Kalimat Asking & Giving Opinion</a></p>
477
<p>Baca Juga:<a>Penjelasan dan Contoh Kalimat Asking & Giving Opinion</a></p>
478
<h2>SOSIOLOGI</h2>
478
<h2>SOSIOLOGI</h2>
479
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
479
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
480
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Memahami Kebudayaan</strong></p>
480
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Memahami Kebudayaan</strong></p>
481
<p>1. Tradisi Wiwitan yang dilakukan oleh para petani di Bantul, Yogyakarta diawali dengan membawa berbagai macam hasil panen dan padi kering menuju ke sawah untuk menggelar doa di persawahan. Tradisi ini dilakukan masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas panen padi mereka. Kondisi ini menunjukkan salah satu unsur kebudayaan, yaitu sistem mata pencaharian masyarakat karena …. </p>
481
<p>1. Tradisi Wiwitan yang dilakukan oleh para petani di Bantul, Yogyakarta diawali dengan membawa berbagai macam hasil panen dan padi kering menuju ke sawah untuk menggelar doa di persawahan. Tradisi ini dilakukan masyarakat sebagai bentuk rasa syukur atas panen padi mereka. Kondisi ini menunjukkan salah satu unsur kebudayaan, yaitu sistem mata pencaharian masyarakat karena …. </p>
482
<ol><li>tradisi menekankan pada nilai budaya tradisional</li>
482
<ol><li>tradisi menekankan pada nilai budaya tradisional</li>
483
<li>tujuan dari tradisi mencakup hajat hidup orang banyak</li>
483
<li>tujuan dari tradisi mencakup hajat hidup orang banyak</li>
484
<li>tradisi berkaitan dengan cara manusia mempelajari lingkungannya</li>
484
<li>tradisi berkaitan dengan cara manusia mempelajari lingkungannya</li>
485
<li>tradisi berkaitan dengan cara masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya</li>
485
<li>tradisi berkaitan dengan cara masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya</li>
486
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
486
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
487
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
487
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
488
<p>Tradisi Wiwitan menunjukkan salah satu unsur kebudayaan, yaitu sistem mata pencaharian masyarakat. Sistem mata pencaharian adalah pekerjaan seseorang atau pekerjaan kelompok masyarakat.<strong>Sistem mata pencaharian dikatakan sebagai unsur kebudayaan karena sistem mata pencaharian membantu kita untuk mengetahui cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.</strong>Kondisi ini berkaitan dengan kondisi lingkungan tempat kelompok masyarakat tersebut melangsungkan kehidupannya sehingga setiap masyarakat memiliki cara pemenuhan kebutuhan yang berbeda dan diwariskan secara turun-temurun.</p>
488
<p>Tradisi Wiwitan menunjukkan salah satu unsur kebudayaan, yaitu sistem mata pencaharian masyarakat. Sistem mata pencaharian adalah pekerjaan seseorang atau pekerjaan kelompok masyarakat.<strong>Sistem mata pencaharian dikatakan sebagai unsur kebudayaan karena sistem mata pencaharian membantu kita untuk mengetahui cara masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.</strong>Kondisi ini berkaitan dengan kondisi lingkungan tempat kelompok masyarakat tersebut melangsungkan kehidupannya sehingga setiap masyarakat memiliki cara pemenuhan kebutuhan yang berbeda dan diwariskan secara turun-temurun.</p>
489
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
489
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
490
<p>Baca Juga:<a>Kebudayaan Universal, dan Proses Pembentukannya</a></p>
490
<p>Baca Juga:<a>Kebudayaan Universal, dan Proses Pembentukannya</a></p>
491
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
491
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
492
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Proses Terbentuknya Kebudayaan pada Individu</strong></p>
492
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Proses Terbentuknya Kebudayaan pada Individu</strong></p>
493
<p>2. Setiap hari Minggu Rizki pergi ke taman untuk bermain bersama teman-temannya. Kegiatan yang dilakukan Rizki pada ilustrasi tersebut termasuk bentuk sosialisasi …. </p>
493
<p>2. Setiap hari Minggu Rizki pergi ke taman untuk bermain bersama teman-temannya. Kegiatan yang dilakukan Rizki pada ilustrasi tersebut termasuk bentuk sosialisasi …. </p>
494
<ol><li>primer</li>
494
<ol><li>primer</li>
495
<li>sekunder</li>
495
<li>sekunder</li>
496
<li>formal</li>
496
<li>formal</li>
497
<li>informal</li>
497
<li>informal</li>
498
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
498
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
499
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
499
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
500
<p>Bentuk sosialisasi secara umum terbagi menjadi sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder. Sosialisasi primer adalah sosialisasi yang dilakukan pada awal tahap kehidupan manusia. Sementara, sosialisasi sekunder adalah sosialisasi yang dilakukan individu di luar keluarga, yaitu di lingkungan bermain, di sekolah, dan di tempat bekerja. Sosialisasi sekunder membantu individu mengenali lingkungan di luar keluarganya. Sosialisasi sekunder membantu individu mendapatkan teman dan kehidupan selain keluarga. Sehingga, kegiatan yang dilakukan Rizki tergolong sebagai bentuk sosialisasi sekunder.</p>
500
<p>Bentuk sosialisasi secara umum terbagi menjadi sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder. Sosialisasi primer adalah sosialisasi yang dilakukan pada awal tahap kehidupan manusia. Sementara, sosialisasi sekunder adalah sosialisasi yang dilakukan individu di luar keluarga, yaitu di lingkungan bermain, di sekolah, dan di tempat bekerja. Sosialisasi sekunder membantu individu mengenali lingkungan di luar keluarganya. Sosialisasi sekunder membantu individu mendapatkan teman dan kehidupan selain keluarga. Sehingga, kegiatan yang dilakukan Rizki tergolong sebagai bentuk sosialisasi sekunder.</p>
501
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
501
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
502
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
502
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
503
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Memahami Pluralitas di Masyarakat</strong></p>
503
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Memahami Pluralitas di Masyarakat</strong></p>
504
<p>3. Keadaan lingkungan alam, latar belakang historis, pengaruh kebudayaan asing, dan pembangunan yang berbeda-beda merupakan … terbentuknya masyarakat plural. </p>
504
<p>3. Keadaan lingkungan alam, latar belakang historis, pengaruh kebudayaan asing, dan pembangunan yang berbeda-beda merupakan … terbentuknya masyarakat plural. </p>
505
<ol><li>faktor pendorong</li>
505
<ol><li>faktor pendorong</li>
506
<li>faktor penghambat</li>
506
<li>faktor penghambat</li>
507
<li>faktor internal</li>
507
<li>faktor internal</li>
508
<li>faktor eksternal</li>
508
<li>faktor eksternal</li>
509
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
509
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
510
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
510
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
511
<p>Keberagaman yang ada di masyarakat tidak begitu saja terjadi, akan tetapi terdapat beberapa faktor yang mendorong terbentuknya masyarakat plural, diantaranya:</p>
511
<p>Keberagaman yang ada di masyarakat tidak begitu saja terjadi, akan tetapi terdapat beberapa faktor yang mendorong terbentuknya masyarakat plural, diantaranya:</p>
512
<ol><li>Faktor Geografis, yaitu keadaan alam atau lingkungan alam tempat manusia hidup.</li>
512
<ol><li>Faktor Geografis, yaitu keadaan alam atau lingkungan alam tempat manusia hidup.</li>
513
<li>Faktor Historis, terbentuknya masyarakat plural tidak terlepas dari latar belakang sejarah masyarakatnya.</li>
513
<li>Faktor Historis, terbentuknya masyarakat plural tidak terlepas dari latar belakang sejarah masyarakatnya.</li>
514
<li>Pengaruh Kebudayaan Asing, Indonesia terletak di posisi silang antara dua benua dan dua Samudra, dua hal ini menjadi daya Tarik tersendiri bagi bangsa asing untuk datang dan singgah maupun menetap di Indonesia.</li>
514
<li>Pengaruh Kebudayaan Asing, Indonesia terletak di posisi silang antara dua benua dan dua Samudra, dua hal ini menjadi daya Tarik tersendiri bagi bangsa asing untuk datang dan singgah maupun menetap di Indonesia.</li>
515
<li>Faktor Pembangunan di Masyarakat, pembangunan yang berbeda dan tidak merata antara wilayah pedesaan dan perkotaan juga menyumbang terbentuknya gaya hidup masyarakat yang berbeda pula.</li>
515
<li>Faktor Pembangunan di Masyarakat, pembangunan yang berbeda dan tidak merata antara wilayah pedesaan dan perkotaan juga menyumbang terbentuknya gaya hidup masyarakat yang berbeda pula.</li>
516
</ol><p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, maka, jawaban yang tepat adalah A.</strong> </p>
516
</ol><p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, maka, jawaban yang tepat adalah A.</strong> </p>
517
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
517
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
518
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Karakteristik Masyarakat Plural</strong></p>
518
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Karakteristik Masyarakat Plural</strong></p>
519
<p>4. Pada masyarakat plural seperti di Indonesia konflik sangat mudah terjadi. Berikut ini konflik bisa terjadi karena disebabkan oleh ….</p>
519
<p>4. Pada masyarakat plural seperti di Indonesia konflik sangat mudah terjadi. Berikut ini konflik bisa terjadi karena disebabkan oleh ….</p>
520
<ol><li>keras kepala dan toleransi</li>
520
<ol><li>keras kepala dan toleransi</li>
521
<li>konservatif dan konservasi</li>
521
<li>konservatif dan konservasi</li>
522
<li>memaklumi dan memahami</li>
522
<li>memaklumi dan memahami</li>
523
<li>kesalahpahaman dan kurangnya toleransi</li>
523
<li>kesalahpahaman dan kurangnya toleransi</li>
524
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
524
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
525
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
525
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
526
<p><strong>Konflik pasti akan sangat mudah terjadi karena kesalahpahaman dan kurangnya toleransi di masyarakat.</strong>Karena masyarakat plural memiliki beragam kebudayaan seperti suku bangsa, agama, bahasa daerah dan perilaku masyarakat yang beraneka ragam, maka konflik cenderung mudah terjadi. Hal ini juga menunjukkan bahwa terjadinya konflik merupakan salah satu karakteristik masyarakat plural. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat plural untuk memiliki rasa toleransi dan mencoba saling mengerti antar sesama kelompok masyarakat untuk mencegah terjadinya konflik.</p>
526
<p><strong>Konflik pasti akan sangat mudah terjadi karena kesalahpahaman dan kurangnya toleransi di masyarakat.</strong>Karena masyarakat plural memiliki beragam kebudayaan seperti suku bangsa, agama, bahasa daerah dan perilaku masyarakat yang beraneka ragam, maka konflik cenderung mudah terjadi. Hal ini juga menunjukkan bahwa terjadinya konflik merupakan salah satu karakteristik masyarakat plural. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat plural untuk memiliki rasa toleransi dan mencoba saling mengerti antar sesama kelompok masyarakat untuk mencegah terjadinya konflik.</p>
527
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
527
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
528
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
528
<p><strong>Topik</strong><strong>: Pengaruh Interaksi Sosial Budaya dalam Masyarakat Plural</strong></p>
529
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Peran Lembaga Sosial pada Masyarakat Plural</strong></p>
529
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Peran Lembaga Sosial pada Masyarakat Plural</strong></p>
530
<p>5. Lembaga yang memiliki fungsi dalam pemenuhan kebutuhan dasar rohani manusia adalah lembaga ….</p>
530
<p>5. Lembaga yang memiliki fungsi dalam pemenuhan kebutuhan dasar rohani manusia adalah lembaga ….</p>
531
<ol><li>keluarga</li>
531
<ol><li>keluarga</li>
532
<li>ekonomi</li>
532
<li>ekonomi</li>
533
<li>pendidikan </li>
533
<li>pendidikan </li>
534
<li>agama </li>
534
<li>agama </li>
535
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
535
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
536
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
536
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
537
<p>Lembaga agama adalah lembaga yang memiliki fungsi dalam pemenuhan kebutuhan dasar rohani manusia. Melalui lembaga agama inilah, individu diajarkan nilai-nilai keagamaan serta seperangkat aturan yang mengikatnya langsung dengan keyakinan akan Tuhan Yang Maha Esa. Selain nilai-nilai kebaikan, lembaga agama juga mengatur dan mengontrol sikap serta perilaku manusia.</p>
537
<p>Lembaga agama adalah lembaga yang memiliki fungsi dalam pemenuhan kebutuhan dasar rohani manusia. Melalui lembaga agama inilah, individu diajarkan nilai-nilai keagamaan serta seperangkat aturan yang mengikatnya langsung dengan keyakinan akan Tuhan Yang Maha Esa. Selain nilai-nilai kebaikan, lembaga agama juga mengatur dan mengontrol sikap serta perilaku manusia.</p>
538
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
538
<p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
539
<h2>GEOGRAFI</h2>
539
<h2>GEOGRAFI</h2>
540
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang Di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
540
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang Di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
541
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kondisi Geografis Negara-Negara Anggota ASEAN Lainnya</strong></p>
541
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kondisi Geografis Negara-Negara Anggota ASEAN Lainnya</strong></p>
542
<p>1. Sungai Mekong merupakan salah satu sungai terpanjang di Asia Tenggara. Negara-negara yang dilewati oleh sungai ini adalah ….</p>
542
<p>1. Sungai Mekong merupakan salah satu sungai terpanjang di Asia Tenggara. Negara-negara yang dilewati oleh sungai ini adalah ….</p>
543
<ol><li>Myanmar, Laos, Thailand, dan Malaysia</li>
543
<ol><li>Myanmar, Laos, Thailand, dan Malaysia</li>
544
<li>Myanmar, Laos, Thailand, dan Malaysia</li>
544
<li>Myanmar, Laos, Thailand, dan Malaysia</li>
545
<li>Myanmar, Kamboja, Thailand, dan Malaysia</li>
545
<li>Myanmar, Kamboja, Thailand, dan Malaysia</li>
546
<li>Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan Vietnam</li>
546
<li>Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan Vietnam</li>
547
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
547
</ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
548
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
548
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
549
<p><strong>Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
549
<p><strong>Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
550
<p>Sungai Mekong merupakan salah satu sungai terpanjang di Asia Tenggara. Sungai ini berhulu di wilayah Tibet, Tiongkok.<strong>Sungai ini kemudian mengalir ke Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan bermuara di Vietnam</strong>. Panjang sungai ini mencapai ± 4.350 km dan dinobatkan sebagai sungai terpanjang di Asia Tenggara.</p>
550
<p>Sungai Mekong merupakan salah satu sungai terpanjang di Asia Tenggara. Sungai ini berhulu di wilayah Tibet, Tiongkok.<strong>Sungai ini kemudian mengalir ke Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan bermuara di Vietnam</strong>. Panjang sungai ini mencapai ± 4.350 km dan dinobatkan sebagai sungai terpanjang di Asia Tenggara.</p>
551
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
551
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
552
<p>Baca Juga:<a>Kondisi Sumber Daya Alam Negara-Negara ASEAN</a></p>
552
<p>Baca Juga:<a>Kondisi Sumber Daya Alam Negara-Negara ASEAN</a></p>
553
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang Di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
553
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang Di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
554
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak Interaksi Antarruang</strong></p>
554
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak Interaksi Antarruang</strong></p>
555
<p>2. Salah satu dampak dari interaksi antarruang adalah adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman. Hal ini berdampak pada penurunan hasil pertanian. Langkah yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah ….</p>
555
<p>2. Salah satu dampak dari interaksi antarruang adalah adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman. Hal ini berdampak pada penurunan hasil pertanian. Langkah yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah ….</p>
556
<ol><li>melakukan intensifikasi pertanian</li>
556
<ol><li>melakukan intensifikasi pertanian</li>
557
<li>melakukan ekstensifikasi pertanian</li>
557
<li>melakukan ekstensifikasi pertanian</li>
558
<li>membangun permukiman horizontal</li>
558
<li>membangun permukiman horizontal</li>
559
<li>menghentikan pembangunan permukiman</li>
559
<li>menghentikan pembangunan permukiman</li>
560
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
560
</ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
561
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
561
<p><strong>Pembahasan:</strong></p>
562
<p>Salah satu dampak dari interaksi antarruang adalah berubahnya lahan pertanian menjadi permukiman. Hal tersebut menjadikan produksi hasil pertanian menjadi menurun. Oleh sebab itu, perlu langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Salah satunya adalah<strong>melakukan intensifikasi pertanian</strong>. Intensifikasi pertanian adalah<strong>upaya meningkatkan produksi pertanian tanpa memperluas lahan pertanian</strong>. Upaya ini bisa dilakukan melalui peningkatan teknologi pertanian, rekayasa genetika, dan lain-lain.</p>
562
<p>Salah satu dampak dari interaksi antarruang adalah berubahnya lahan pertanian menjadi permukiman. Hal tersebut menjadikan produksi hasil pertanian menjadi menurun. Oleh sebab itu, perlu langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Salah satunya adalah<strong>melakukan intensifikasi pertanian</strong>. Intensifikasi pertanian adalah<strong>upaya meningkatkan produksi pertanian tanpa memperluas lahan pertanian</strong>. Upaya ini bisa dilakukan melalui peningkatan teknologi pertanian, rekayasa genetika, dan lain-lain.</p>
563
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
563
<p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
564
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
564
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
565
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kondisi Geografis Negara-Negara Anggota ASEAN Lainnya</strong></p>
565
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kondisi Geografis Negara-Negara Anggota ASEAN Lainnya</strong></p>
566
<p><strong>Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
566
<p><strong>Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
567
<p> </p>
567
<p> </p>
568
<p>3. Yangon merupakan ibu kota negara Myanmar hingga tahun 2006 lalu. Namun, setelahnya ibu kota negara dipindahkan ke Kota Naypyitaw (Naypyidaw). Salah satu faktor yang menyebabkan Kota Naypyidaw dipilih sebagai ibu kota Myanmar adalah ….</p>
568
<p>3. Yangon merupakan ibu kota negara Myanmar hingga tahun 2006 lalu. Namun, setelahnya ibu kota negara dipindahkan ke Kota Naypyitaw (Naypyidaw). Salah satu faktor yang menyebabkan Kota Naypyidaw dipilih sebagai ibu kota Myanmar adalah ….</p>
569
<ol><li>wilayahnya yang luas</li>
569
<ol><li>wilayahnya yang luas</li>
570
<li>letaknya yang strategis</li>
570
<li>letaknya yang strategis</li>
571
<li>kepadatan penduduk rendah</li>
571
<li>kepadatan penduduk rendah</li>
572
<li>memiliki iklim yang lebih hangat</li>
572
<li>memiliki iklim yang lebih hangat</li>
573
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
573
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
574
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
574
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
575
<p>Naypyidaw merupakan ibu kota Myanmar saat ini. Pemindahan ibu kota negara ini terbilang cukup mengejutkan, terlebih ibu kota sebelumnya (Yangon) merupakan pusat kegiatan ekonomi di negara ini. Salah satu alasan yang mendasari pemilihan Naypyidaw sebagai ibu kota Myanmar adalah letaknya yang strategis karena berada di tengah-tengah negara. Hal ini menjadikannya dapat diakses dengan lebih cepat dari berbagai wilayah lain. Selain itu, Naypyidaw yang terletak di wilayah pedalaman daratan dianggap pemerintah Myanmar sebagai lokasi yang aman dari invasi negara lain.</p>
575
<p>Naypyidaw merupakan ibu kota Myanmar saat ini. Pemindahan ibu kota negara ini terbilang cukup mengejutkan, terlebih ibu kota sebelumnya (Yangon) merupakan pusat kegiatan ekonomi di negara ini. Salah satu alasan yang mendasari pemilihan Naypyidaw sebagai ibu kota Myanmar adalah letaknya yang strategis karena berada di tengah-tengah negara. Hal ini menjadikannya dapat diakses dengan lebih cepat dari berbagai wilayah lain. Selain itu, Naypyidaw yang terletak di wilayah pedalaman daratan dianggap pemerintah Myanmar sebagai lokasi yang aman dari invasi negara lain.</p>
576
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
576
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
577
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
577
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
578
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi Sumber Daya Alam</strong></p>
578
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi Sumber Daya Alam</strong></p>
579
<p>4. Sungai yang dimanfaatkan sebagai sarana transportasi utama di Indonesia adalah ….</p>
579
<p>4. Sungai yang dimanfaatkan sebagai sarana transportasi utama di Indonesia adalah ….</p>
580
<ol><li>Sungai Barito</li>
580
<ol><li>Sungai Barito</li>
581
<li>Sungai Mekong</li>
581
<li>Sungai Mekong</li>
582
<li>Sungai Ciliwung</li>
582
<li>Sungai Ciliwung</li>
583
<li>Sungai Bengawan Solo</li>
583
<li>Sungai Bengawan Solo</li>
584
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
584
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
585
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
585
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
586
<p>Indonesia memiliki banyak sungai yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Beberapa sungai di pulau-pulau besar seperti Sumatra dan Kalimantan dapat dilayari dengan alat transportasi air, seperti perahu, speed boat, dan kapal. Contohnya adalah Sungai Musi di Sumatra dan Sungai Barito di Kalimantan.</p>
586
<p>Indonesia memiliki banyak sungai yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Beberapa sungai di pulau-pulau besar seperti Sumatra dan Kalimantan dapat dilayari dengan alat transportasi air, seperti perahu, speed boat, dan kapal. Contohnya adalah Sungai Musi di Sumatra dan Sungai Barito di Kalimantan.</p>
587
<p><strong>Jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
587
<p><strong>Jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
588
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi Sumber Daya Alam</strong></p>
588
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi Sumber Daya Alam</strong></p>
589
<p><strong>5. Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
589
<p><strong>5. Perhatikan gambar berikut ini!</strong></p>
590
<p>Negara penghasil barang tambang emas terbesar di Asia Tenggara ditunjukkan oleh angka ….</p>
590
<p>Negara penghasil barang tambang emas terbesar di Asia Tenggara ditunjukkan oleh angka ….</p>
591
<ol><li>1</li>
591
<ol><li>1</li>
592
<li>2</li>
592
<li>2</li>
593
<li>3</li>
593
<li>3</li>
594
<li>4</li>
594
<li>4</li>
595
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
595
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
596
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
596
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
597
<p>Negara penghasil emas terbesar di Asia Tenggara berasal dari wilayah Indonesia, tepatnya di Pulau Papua. Pulau Papua memiliki kandungan emas yang sangat besar. Selain itu, pulau ini juga mengandung barang tambang lain berupa tembaga dan perak. PT Freeport yang merupakan salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia yang beroperasi di Papua. Perusahaan ini dapat menghasilkan ribuan ton konsentrat barang tambang setiap harinya.</p>
597
<p>Negara penghasil emas terbesar di Asia Tenggara berasal dari wilayah Indonesia, tepatnya di Pulau Papua. Pulau Papua memiliki kandungan emas yang sangat besar. Selain itu, pulau ini juga mengandung barang tambang lain berupa tembaga dan perak. PT Freeport yang merupakan salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia yang beroperasi di Papua. Perusahaan ini dapat menghasilkan ribuan ton konsentrat barang tambang setiap harinya.</p>
598
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
598
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
599
<p>Baca Juga:<a>Potensi Sumber Daya Alam, Jenis-Jenis, dan Persebarannya</a></p>
599
<p>Baca Juga:<a>Potensi Sumber Daya Alam, Jenis-Jenis, dan Persebarannya</a></p>
600
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
600
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
601
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sumber Daya Manusia</strong></p>
601
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Sumber Daya Manusia</strong></p>
602
<p>6. Negara Laos merupakan salah satu negara berkembang di Asia Tenggara. Salah satu faktor yang menyebabkan Laos masih menjadi negara berkembang adalah ….</p>
602
<p>6. Negara Laos merupakan salah satu negara berkembang di Asia Tenggara. Salah satu faktor yang menyebabkan Laos masih menjadi negara berkembang adalah ….</p>
603
<ol><li>jumlah penduduk sedikit</li>
603
<ol><li>jumlah penduduk sedikit</li>
604
<li>tidak memiliki pelabuhan laut</li>
604
<li>tidak memiliki pelabuhan laut</li>
605
<li>merupakan negara bekas jajahan Prancis</li>
605
<li>merupakan negara bekas jajahan Prancis</li>
606
<li>perekonomian berorientasi pada sektor primer</li>
606
<li>perekonomian berorientasi pada sektor primer</li>
607
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
607
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
608
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
608
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
609
<p>Negara Laos adalah salah satu negara berkembang di Asia Tenggara. Beberapa faktornya adalah negara ini memiliki kualitas sumber daya manusia dan pendapatan per kapita yang masih rendah. Selain itu, negara ini masih berfokus pada perekonomian sektor primer, seperti pertanian dan perkebunan, sedangkan biasanya negara maju sudah bergerak dalam kegiatan industri dan jasa.</p>
609
<p>Negara Laos adalah salah satu negara berkembang di Asia Tenggara. Beberapa faktornya adalah negara ini memiliki kualitas sumber daya manusia dan pendapatan per kapita yang masih rendah. Selain itu, negara ini masih berfokus pada perekonomian sektor primer, seperti pertanian dan perkebunan, sedangkan biasanya negara maju sudah bergerak dalam kegiatan industri dan jasa.</p>
610
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
610
<p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
611
<p>Baca Juga:<a>Kupas Tuntas Sumber Daya Manusia Indonesia dan ASEAN</a></p>
611
<p>Baca Juga:<a>Kupas Tuntas Sumber Daya Manusia Indonesia dan ASEAN</a></p>
612
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
612
<p><strong>Topik</strong><strong>: Keruangan dan Interaksi Antarruang di Negara-Negara ASEAN</strong></p>
613
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak Interaksi Antarruang</strong></p>
613
<p><strong>Subtopik</strong><strong>: Dampak Interaksi Antarruang</strong></p>
614
<p>7. Adanya MEA memberikan dampak bagi kehidupan negara-negara yang ada di ASEAN. Bagi negara yang belum siap menghadapi adanya MEA, maka salah satu dampak yang mungkin terjadi adalah meningkatnya angka pengangguran. Upaya yang bisa dilakukan oleh Indonesia untuk mencegah dampak buruk yang ditimbulkan oleh adanya MEA tersebut adalah ….</p>
614
<p>7. Adanya MEA memberikan dampak bagi kehidupan negara-negara yang ada di ASEAN. Bagi negara yang belum siap menghadapi adanya MEA, maka salah satu dampak yang mungkin terjadi adalah meningkatnya angka pengangguran. Upaya yang bisa dilakukan oleh Indonesia untuk mencegah dampak buruk yang ditimbulkan oleh adanya MEA tersebut adalah ….</p>
615
<ol><li>memudahkan visa kerja untuk tenaga kerja asing</li>
615
<ol><li>memudahkan visa kerja untuk tenaga kerja asing</li>
616
<li>menarik tenaga ahli asing untuk bekerja di Indonesia</li>
616
<li>menarik tenaga ahli asing untuk bekerja di Indonesia</li>
617
<li>meningkatkan pendidikan dan keterampilan penduduknya</li>
617
<li>meningkatkan pendidikan dan keterampilan penduduknya</li>
618
<li>menggunakan robot untuk meningkatkan produktivitas industri</li>
618
<li>menggunakan robot untuk meningkatkan produktivitas industri</li>
619
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
619
</ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: C</strong></p>
620
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
620
<p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
621
<p>Keberadaan MEA merupakan salah satu bentuk interaksi antarruang di wilayah ASEAN. Adanya MEA ini menuntut negara-negara di ASEAN untuk memiliki daya saing yang tinggi. MEA dapat membawa dampak baik ataupun buruk bagi negara-negara di ASEAN. Salah satunya adalah dapat meningkatkan angka pengangguran. Langkah yang dapat dilakukan oleh Indonesia untuk mencegah peningkatan angka pengangguran akibat MEA adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui peningkatan pendidikan, keterampilan, kesehatan penduduknya, dan lain-lain. Hal ini dilakukan agar penduduk Indonesia siap dan mampu untuk berkompetisi dengan tenaga kerja dari negara lain dalam MEA.</p>
621
<p>Keberadaan MEA merupakan salah satu bentuk interaksi antarruang di wilayah ASEAN. Adanya MEA ini menuntut negara-negara di ASEAN untuk memiliki daya saing yang tinggi. MEA dapat membawa dampak baik ataupun buruk bagi negara-negara di ASEAN. Salah satunya adalah dapat meningkatkan angka pengangguran. Langkah yang dapat dilakukan oleh Indonesia untuk mencegah peningkatan angka pengangguran akibat MEA adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui peningkatan pendidikan, keterampilan, kesehatan penduduknya, dan lain-lain. Hal ini dilakukan agar penduduk Indonesia siap dan mampu untuk berkompetisi dengan tenaga kerja dari negara lain dalam MEA.</p>
622
<p><strong>Jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
622
<p><strong>Jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
623
<p>Baca Juga:<a>Apa Saja Interaksi Antarruang Indonesia dengan ASEAN?</a></p>
623
<p>Baca Juga:<a>Apa Saja Interaksi Antarruang Indonesia dengan ASEAN?</a></p>
624
<p>Itulah kumpulan contoh latihan soal dan pembahasan<strong>PTS kelas 8 SMP Semester Ganjil 2024</strong>. Bagaimana? Apakah bagimu soal-soal tadi cukup susah? Atau ternyata sangat mudah?</p>
624
<p>Itulah kumpulan contoh latihan soal dan pembahasan<strong>PTS kelas 8 SMP Semester Ganjil 2024</strong>. Bagaimana? Apakah bagimu soal-soal tadi cukup susah? Atau ternyata sangat mudah?</p>
625
<p>Nah, jika kamu merasa pembahasannya masih belum cukup membuat kamu yakin dan paham, sebenarnya kamu juga bisa belajar dengan efektif dan mudah untuk dipahaminya. Kamu bisa langsung belajar dengan fitur-fitur video belajar, latihan dan pembahasan soal, juga rangkuman belajar yang oke, semua itu bisa kamu dapatkan di<a><strong>ruangbelajar!</strong></a></p>
625
<p>Nah, jika kamu merasa pembahasannya masih belum cukup membuat kamu yakin dan paham, sebenarnya kamu juga bisa belajar dengan efektif dan mudah untuk dipahaminya. Kamu bisa langsung belajar dengan fitur-fitur video belajar, latihan dan pembahasan soal, juga rangkuman belajar yang oke, semua itu bisa kamu dapatkan di<a><strong>ruangbelajar!</strong></a></p>
626
626