HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p><em>Sebelumnya, kita sudah membahas tentang<strong><a>jenis-jenis pengangguran berdasarkan sifat dan penyebabnya</a></strong>. Lalu, seperti apa dampak dan cara mengatasi pengangguran? Yuk simak di<strong><a>artikel Ekonomi Kelas 11</a></strong>berikut ini!</em></p>
1 <p><em>Sebelumnya, kita sudah membahas tentang<strong><a>jenis-jenis pengangguran berdasarkan sifat dan penyebabnya</a></strong>. Lalu, seperti apa dampak dan cara mengatasi pengangguran? Yuk simak di<strong><a>artikel Ekonomi Kelas 11</a></strong>berikut ini!</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 <p>Coba kamu bayangkan jika ada sebuah keluarga dan di dalam keluarga itu ada beberapa orang yang menganggur, apa yang akan terjadi? Pertama tentu saja akan sulit memenuhi kebutuhan hidup, misalnya dari 6 orang di keluarga itu, 2 orang anak, 3 orang pengangguran, dan 1 orang bekerja, pasti gaji orang yang bekerja tidak akan cukup untuk menopang yang lain terus menerus.</p>
3 <p>Coba kamu bayangkan jika ada sebuah keluarga dan di dalam keluarga itu ada beberapa orang yang menganggur, apa yang akan terjadi? Pertama tentu saja akan sulit memenuhi kebutuhan hidup, misalnya dari 6 orang di keluarga itu, 2 orang anak, 3 orang pengangguran, dan 1 orang bekerja, pasti gaji orang yang bekerja tidak akan cukup untuk menopang yang lain terus menerus.</p>
4 <p>Selain itu<strong>dampak yang ditimbulkan adalah</strong>terhambatnya kegiatan perekonomian keluarga, karena tidak bisa membeli kebutuhan secara utuh. Apabila ini terjadi pada banyak keluarga, maka berakibat pada produktivitas yang rendah. Hal itu juga akan memengaruhi produk domestik bruto (PDB) menjadi rendah. Selain merendahkan PDB, <strong>hal ini juga bisa menghambat pembangunan nasional</strong><em>lho</em>.</p>
4 <p>Selain itu<strong>dampak yang ditimbulkan adalah</strong>terhambatnya kegiatan perekonomian keluarga, karena tidak bisa membeli kebutuhan secara utuh. Apabila ini terjadi pada banyak keluarga, maka berakibat pada produktivitas yang rendah. Hal itu juga akan memengaruhi produk domestik bruto (PDB) menjadi rendah. Selain merendahkan PDB, <strong>hal ini juga bisa menghambat pembangunan nasional</strong><em>lho</em>.</p>
5 <p>Langsung saja kita simak beberapa dampak dari pengangguran, khususnya terhadap pembangunan nasional!</p>
5 <p>Langsung saja kita simak beberapa dampak dari pengangguran, khususnya terhadap pembangunan nasional!</p>
6 <h2>Dampak Pengangguran Terhadap Pembangunan Nasional</h2>
6 <h2>Dampak Pengangguran Terhadap Pembangunan Nasional</h2>
7 <h3>1. Terganggunya Stabilitas Perekonomian</h3>
7 <h3>1. Terganggunya Stabilitas Perekonomian</h3>
8 <p><strong>Jika perekonomian rumah tangga terganggu</strong>, otomatis<strong>rumah tangga itu mengurangi pembelian atau permintaannya akan suatu barang</strong>, hal ini dilakukan karena mereka harus membeli barang yang lebih penting dan lebih bermanfaat.</p>
8 <p><strong>Jika perekonomian rumah tangga terganggu</strong>, otomatis<strong>rumah tangga itu mengurangi pembelian atau permintaannya akan suatu barang</strong>, hal ini dilakukan karena mereka harus membeli barang yang lebih penting dan lebih bermanfaat.</p>
9 <p>Di satu sisi,<strong>karena permintaan menurun dan daya beli masyarakat tidak ada, penawaran yang dilakukan penjual pun melemah dan cenderung lebih sedikit</strong>, karena tidak adanya pembeli.</p>
9 <p>Di satu sisi,<strong>karena permintaan menurun dan daya beli masyarakat tidak ada, penawaran yang dilakukan penjual pun melemah dan cenderung lebih sedikit</strong>, karena tidak adanya pembeli.</p>
10 <h3>2. Terganggunya Stabilitas Sosial-Politik</h3>
10 <h3>2. Terganggunya Stabilitas Sosial-Politik</h3>
11 <p>Kegiatan ekonomi yang lesu dan pengangguran yang tinggi dapat menimbulkan rasa tidak puas di masyarakat kepada pemerintah. </p>
11 <p>Kegiatan ekonomi yang lesu dan pengangguran yang tinggi dapat menimbulkan rasa tidak puas di masyarakat kepada pemerintah. </p>
12 <p>Penjarahan<em> </em>(sumber: konfrontasi.com)</p>
12 <p>Penjarahan<em> </em>(sumber: konfrontasi.com)</p>
13 <p>Biasanya, dalam tahap ini<strong>masyarakat akan melakukan demonstrasi untuk mengkritik pemerintah.</strong> Kemudian juga akan ada huru-hara yang terjadi walaupun kecil kemungkinannya. Jika terjadi huru-hara, akibat yang biasa ditimbulkan adalah pencurian, perampokan atau penjarahan.</p>
13 <p>Biasanya, dalam tahap ini<strong>masyarakat akan melakukan demonstrasi untuk mengkritik pemerintah.</strong> Kemudian juga akan ada huru-hara yang terjadi walaupun kecil kemungkinannya. Jika terjadi huru-hara, akibat yang biasa ditimbulkan adalah pencurian, perampokan atau penjarahan.</p>
14 <p><strong>Baca Juga:<a>Pembangunan Ekonomi: Pengertian, Teori, Ciri, Tujuan &amp; Contoh | Ekonomi Kelas 11</a></strong></p>
14 <p><strong>Baca Juga:<a>Pembangunan Ekonomi: Pengertian, Teori, Ciri, Tujuan &amp; Contoh | Ekonomi Kelas 11</a></strong></p>
15 <h2>Cara Mengatasi Pengangguran</h2>
15 <h2>Cara Mengatasi Pengangguran</h2>
16 <p>Untuk mencegah terjadinya hal-hal di atas dan mengurangi pengangguran, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, contohnya sebagai berikut:</p>
16 <p>Untuk mencegah terjadinya hal-hal di atas dan mengurangi pengangguran, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, contohnya sebagai berikut:</p>
17 <h3>1. Cara Mengatasi Pengangguran Struktural</h3>
17 <h3>1. Cara Mengatasi Pengangguran Struktural</h3>
18 <p>Pengangguran yang terjadi karena struktur ekonomi dapat dikurangi dengan cara:</p>
18 <p>Pengangguran yang terjadi karena struktur ekonomi dapat dikurangi dengan cara:</p>
19 <ul><li>Memindahkan para penganggur ke tempat yang lebih membutuhkan.</li>
19 <ul><li>Memindahkan para penganggur ke tempat yang lebih membutuhkan.</li>
20 <li>Membuka pendidikan dan pelatihan bagi para pengangguran agar dapat mengisi lowongan pekerjaan yang sedang membutuhkan.</li>
20 <li>Membuka pendidikan dan pelatihan bagi para pengangguran agar dapat mengisi lowongan pekerjaan yang sedang membutuhkan.</li>
21 <li>Mendirikan industri dan proyek-proyek padat karya untuk menampung para penganggur.</li>
21 <li>Mendirikan industri dan proyek-proyek padat karya untuk menampung para penganggur.</li>
22 <li>Meningkatkan mobilitas (perputaran) modal dan tenaga kerja agar mampu menyerap para penganggur.</li>
22 <li>Meningkatkan mobilitas (perputaran) modal dan tenaga kerja agar mampu menyerap para penganggur.</li>
23 <li>Menyadarkan masyarakat akan pentingnya menguasai teknologi modern dalam rangka menyesuaikan diri dengan perubahan struktur perekonomian.</li>
23 <li>Menyadarkan masyarakat akan pentingnya menguasai teknologi modern dalam rangka menyesuaikan diri dengan perubahan struktur perekonomian.</li>
24 </ul><h3>2. Cara Mengatasi Pengangguran Friksional</h3>
24 </ul><h3>2. Cara Mengatasi Pengangguran Friksional</h3>
25 <p>Pengangguran friksional adalah orang-orang yang mencari kesempatan yang lebih baik di tempat lain daripada di tempat sebelumnya. Maka dari itu, pengangguran ini bisa ditekan dengan cara:</p>
25 <p>Pengangguran friksional adalah orang-orang yang mencari kesempatan yang lebih baik di tempat lain daripada di tempat sebelumnya. Maka dari itu, pengangguran ini bisa ditekan dengan cara:</p>
26 <ul><li>Menyediakan pengumuman lowongan kerja yang cepat, murah, dan terjangkau.</li>
26 <ul><li>Menyediakan pengumuman lowongan kerja yang cepat, murah, dan terjangkau.</li>
27 <li>Memanfaatkan ruang publik untuk menyebarkan lowongan.</li>
27 <li>Memanfaatkan ruang publik untuk menyebarkan lowongan.</li>
28 <li>Membuat penyebaran lowongan secara rutin dan teratur.</li>
28 <li>Membuat penyebaran lowongan secara rutin dan teratur.</li>
29 </ul><h3>3. Cara Mengatasi Pengangguran Konjungtural</h3>
29 </ul><h3>3. Cara Mengatasi Pengangguran Konjungtural</h3>
30 <p>Pengangguran konjungtural terjadi karena naik turunnya kegiatan perekonomian ini biasanya diikuti dengan turunnya daya beli masyarakat terhadap suatu barang dan jasa. Untuk mengatasinya, maka dapat dilakukan cara-cara berikut:</p>
30 <p>Pengangguran konjungtural terjadi karena naik turunnya kegiatan perekonomian ini biasanya diikuti dengan turunnya daya beli masyarakat terhadap suatu barang dan jasa. Untuk mengatasinya, maka dapat dilakukan cara-cara berikut:</p>
31 <ul><li>Meningkatkan daya beli masyarakat dengan membuka berbagai proyek-proyek pemerintah.</li>
31 <ul><li>Meningkatkan daya beli masyarakat dengan membuka berbagai proyek-proyek pemerintah.</li>
32 <li>Mengarahkan masyarakat agar menggunakan pendapatnya untuk membeli barang dan jasa sehingga permintaan terhadap barang dan jasa meningkat.</li>
32 <li>Mengarahkan masyarakat agar menggunakan pendapatnya untuk membeli barang dan jasa sehingga permintaan terhadap barang dan jasa meningkat.</li>
33 <li>Menciptakan teknik-teknik pemasaran dan promosi yang menarik agar masyarakat tertarik membeli barang dan jasa.</li>
33 <li>Menciptakan teknik-teknik pemasaran dan promosi yang menarik agar masyarakat tertarik membeli barang dan jasa.</li>
34 </ul><h3>4. Cara Mengatasi Pengangguran Musiman</h3>
34 </ul><h3>4. Cara Mengatasi Pengangguran Musiman</h3>
35 <p>Pengangguran musiman terjadi karena perubahan musim atau permintaan tenaga kerja secara berkala. Golongan ini dapat dikurangi dengan cara:</p>
35 <p>Pengangguran musiman terjadi karena perubahan musim atau permintaan tenaga kerja secara berkala. Golongan ini dapat dikurangi dengan cara:</p>
36 <ul><li>Memberikan latihan keterampilan yang lain seperti menjahit, mengelas, menyablon, dan membordir. Dengan demikian, mereka dapat bekerja sambil menunggu datangnya musim tertentu.</li>
36 <ul><li>Memberikan latihan keterampilan yang lain seperti menjahit, mengelas, menyablon, dan membordir. Dengan demikian, mereka dapat bekerja sambil menunggu datangnya musim tertentu.</li>
37 <li>Segera memberikan informasi bila ada lowongan kerja di sektor lain.</li>
37 <li>Segera memberikan informasi bila ada lowongan kerja di sektor lain.</li>
38 </ul><p><strong>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Pengangguran Berdasarkan Penyebab dan Sifatnya | Ekonomi Kelas 11</a></strong></p>
38 </ul><p><strong>Baca Juga:<a>Jenis-Jenis Pengangguran Berdasarkan Penyebab dan Sifatnya | Ekonomi Kelas 11</a></strong></p>
39 <p>-</p>
39 <p>-</p>
40 <p><em>Nah</em>itu dia, kenapa pemerintah setiap tahunnya berusaha mengurangi pengangguran. Kamu lihat kan dampak yang bisa terjadi jika terlalu banyak pengangguran? Cukup berbahaya untuk kondisi sebuah negara.</p>
40 <p><em>Nah</em>itu dia, kenapa pemerintah setiap tahunnya berusaha mengurangi pengangguran. Kamu lihat kan dampak yang bisa terjadi jika terlalu banyak pengangguran? Cukup berbahaya untuk kondisi sebuah negara.</p>
41 <p>Selain itu, dengan cara-cara di atas, kamu bisa<em>lho</em>berkontribusi untuk mengurangi pengangguran di Indonesia dengan cara menginformasikan dan mempromosikan lowongan pekerjaan kepada mereka yang sedang mencarinya.</p>
41 <p>Selain itu, dengan cara-cara di atas, kamu bisa<em>lho</em>berkontribusi untuk mengurangi pengangguran di Indonesia dengan cara menginformasikan dan mempromosikan lowongan pekerjaan kepada mereka yang sedang mencarinya.</p>
42 <p><em>Nah</em>kalau kamu masih merasa bingung dan ada yang ingin di tanyakan, kamu bisa langsung gabung di<strong><a>Ruangguru Privat Ekonomi</a></strong>! Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
42 <p><em>Nah</em>kalau kamu masih merasa bingung dan ada yang ingin di tanyakan, kamu bisa langsung gabung di<strong><a>Ruangguru Privat Ekonomi</a></strong>! Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
43 <p><strong>Referensi</strong>Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga</p>
43 <p><strong>Referensi</strong>Alam S. 2014. Ekonomi untuk SMA dan MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga</p>
44 <p><strong>Sumber Foto</strong>Penjarahan. Tautan: https://www.konfrontasi.com/content/global/ini-hasil-penjarahan-ratusan-toko-usai-pemerintah-meksiko-naikkan-bbm</p>
44 <p><strong>Sumber Foto</strong>Penjarahan. Tautan: https://www.konfrontasi.com/content/global/ini-hasil-penjarahan-ratusan-toko-usai-pemerintah-meksiko-naikkan-bbm</p>
45 <p><em><strong>Artikel pertama kali terbit 22 Mei 2018, kemudian diperbarui. </strong></em></p>
45 <p><em><strong>Artikel pertama kali terbit 22 Mei 2018, kemudian diperbarui. </strong></em></p>
46  
46