HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p>RG Squad, dengan memanfaatkan SIG, banyak<em>lho</em>potensi wilayah yang dapat kita ketahui. Tidak hanya sumber daya alam saja, namun juga potensi-potensi menarik lainnya.<i>Yuk,</i>cari tahu manfaat SIG (Sistem Informasi Geografis) terkait potensi wilayah di bawah ini!</p>
1 <p>RG Squad, dengan memanfaatkan SIG, banyak<em>lho</em>potensi wilayah yang dapat kita ketahui. Tidak hanya sumber daya alam saja, namun juga potensi-potensi menarik lainnya.<i>Yuk,</i>cari tahu manfaat SIG (Sistem Informasi Geografis) terkait potensi wilayah di bawah ini!</p>
2 <h2><strong>1. Pengertian dan Jenis Potensi Wilayah</strong></h2>
2 <h2><strong>1. Pengertian dan Jenis Potensi Wilayah</strong></h2>
3 <p><strong>Potensi wilayah</strong><strong>adalah kemampuan suatu daerah yang berupa sumber daya</strong>yang bisa digunakan, dieksploitasi, dan diambil manfaatnya untuk dikembangkan secara lebih lanjut sehingga bisa meningkatkan dan menciptakan kemampuan wilayah yang memadai (Sujali: 1989).</p>
3 <p><strong>Potensi wilayah</strong><strong>adalah kemampuan suatu daerah yang berupa sumber daya</strong>yang bisa digunakan, dieksploitasi, dan diambil manfaatnya untuk dikembangkan secara lebih lanjut sehingga bisa meningkatkan dan menciptakan kemampuan wilayah yang memadai (Sujali: 1989).</p>
4 <p><strong>Jenis potensi wilayah:</strong></p>
4 <p><strong>Jenis potensi wilayah:</strong></p>
5 <p><strong>a. Sumber Daya Alam</strong></p>
5 <p><strong>a. Sumber Daya Alam</strong></p>
6 <ul><li><strong>Ruang angkasa: pengorbitan satelit untuk riset dan penginderaan wilayah.</strong></li>
6 <ul><li><strong>Ruang angkasa: pengorbitan satelit untuk riset dan penginderaan wilayah.</strong></li>
7 <li><strong>Hutan:</strong>hutan lindung, hutan produksi, dan hutan konservasi.</li>
7 <li><strong>Hutan:</strong>hutan lindung, hutan produksi, dan hutan konservasi.</li>
8 <li><strong>Laut:</strong>potensi ikan, dan keragaman biota laut.</li>
8 <li><strong>Laut:</strong>potensi ikan, dan keragaman biota laut.</li>
9 <li><strong>Tambang:</strong>minyak bumi, batu bara, emas, besi, belerang, dan batu gamping.</li>
9 <li><strong>Tambang:</strong>minyak bumi, batu bara, emas, besi, belerang, dan batu gamping.</li>
10 <li><strong>Tanah:</strong>vulkanik, humus, dan gambut.</li>
10 <li><strong>Tanah:</strong>vulkanik, humus, dan gambut.</li>
11 <li><strong>Air</strong>: minum, MCK, pertanian, dan industri.</li>
11 <li><strong>Air</strong>: minum, MCK, pertanian, dan industri.</li>
12 <li><strong>Pertanian:</strong>makanan pokok, perkebunan, peternakan, dan perikanan.</li>
12 <li><strong>Pertanian:</strong>makanan pokok, perkebunan, peternakan, dan perikanan.</li>
13 </ul><p><strong>b. Sumber Daya Manusia:</strong>Kemampuan, keahlian, dan keterampilan yang dimiliki oleh penduduk suatu negara merupakan modal utama dalam mengelola SDA.</p>
13 </ul><p><strong>b. Sumber Daya Manusia:</strong>Kemampuan, keahlian, dan keterampilan yang dimiliki oleh penduduk suatu negara merupakan modal utama dalam mengelola SDA.</p>
14 <p><strong>c. Pariwisata:</strong>cagar alam, pantai, pegunungan, dan kawasan budaya.</p>
14 <p><strong>c. Pariwisata:</strong>cagar alam, pantai, pegunungan, dan kawasan budaya.</p>
15 <p><strong>d. Sarana-prasarana wilayah:</strong>jaringan air bersih, listrik, dan jalan.</p>
15 <p><strong>d. Sarana-prasarana wilayah:</strong>jaringan air bersih, listrik, dan jalan.</p>
16 <p><strong>e. Transportasi:</strong>transportasi publik dan bandara.</p>
16 <p><strong>e. Transportasi:</strong>transportasi publik dan bandara.</p>
17 <h2><strong>2. Manfaat Sistem Informasi Geografis (SIG) Terhadap Potensi Wilayah</strong></h2>
17 <h2><strong>2. Manfaat Sistem Informasi Geografis (SIG) Terhadap Potensi Wilayah</strong></h2>
18 <p><strong><strong>a. Manajemen Tata Guna Lahan/Ruangan</strong></strong></p>
18 <p><strong><strong>a. Manajemen Tata Guna Lahan/Ruangan</strong></strong></p>
19 <p><strong>SIG digunakan untuk menemukan</strong><strong>zonifikasi lahan</strong>yang sesuai karakteristik lahan yang ada. Misalnya zonifikasi perkotaan diperuntukkan sebagai daerah permukiman, industri, perdagangan, perkantoran, fasilitas umum dan jalur hijau. Sedangkan zonifikasi perdesaan lebih banyak mengarah ke sektor pertanian dan permukiman.</p>
19 <p><strong>SIG digunakan untuk menemukan</strong><strong>zonifikasi lahan</strong>yang sesuai karakteristik lahan yang ada. Misalnya zonifikasi perkotaan diperuntukkan sebagai daerah permukiman, industri, perdagangan, perkantoran, fasilitas umum dan jalur hijau. Sedangkan zonifikasi perdesaan lebih banyak mengarah ke sektor pertanian dan permukiman.</p>
20 <p><strong>Selain itu, SIG digunakan untuk pemanfaatan ruang</strong>agar sesuai dengan kondisi fisik dan sosial yang ada. Misalnya penataan ruang perkotaan, perdesaan, permukiman, kawasan industri, kawasan pertanian, dll.</p>
20 <p><strong>Selain itu, SIG digunakan untuk pemanfaatan ruang</strong>agar sesuai dengan kondisi fisik dan sosial yang ada. Misalnya penataan ruang perkotaan, perdesaan, permukiman, kawasan industri, kawasan pertanian, dll.</p>
21 <p></p>
21 <p></p>
22 <p>Peta rencana pola ruang Sumatera Utara. (Sumber: rttrsumatra.wordpress.com)</p>
22 <p>Peta rencana pola ruang Sumatera Utara. (Sumber: rttrsumatra.wordpress.com)</p>
23 <ul><li><strong>Baca juga:<a>Pengolahan Citra Penginderaan Jauh Terkait Jaringan Transportasi</a></strong></li>
23 <ul><li><strong>Baca juga:<a>Pengolahan Citra Penginderaan Jauh Terkait Jaringan Transportasi</a></strong></li>
24 </ul><p><strong>b. Inventarisasi Sumber Daya Alam</strong></p>
24 </ul><p><strong>b. Inventarisasi Sumber Daya Alam</strong></p>
25 <p><strong></strong></p>
25 <p><strong></strong></p>
26 <p>Mineral strategis di Indonesia. (Sumber: blogs.uajy.ac.id)</p>
26 <p>Mineral strategis di Indonesia. (Sumber: blogs.uajy.ac.id)</p>
27 <p>Dalam inventarisasi sumber daya alam, SIG berfungsi untuk:</p>
27 <p>Dalam inventarisasi sumber daya alam, SIG berfungsi untuk:</p>
28 <ul><li>Mengetahui potensi dan persebaran sumber daya alam.</li>
28 <ul><li>Mengetahui potensi dan persebaran sumber daya alam.</li>
29 <li>Mengetahui persebaran kawasan lahan, seperti:</li>
29 <li>Mengetahui persebaran kawasan lahan, seperti:</li>
30 </ul><ul><li>Kawasan lahan yang mengalami perubahan (alih fungsi lahan)</li>
30 </ul><ul><li>Kawasan lahan yang mengalami perubahan (alih fungsi lahan)</li>
31 <li>Kawasan lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan</li>
31 <li>Kawasan lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan</li>
32 <li>Kawasan hutan yang masih baik dan sudah rusak</li>
32 <li>Kawasan hutan yang masih baik dan sudah rusak</li>
33 <li>Kawasan lahan potensial dan lahan kritis</li>
33 <li>Kawasan lahan potensial dan lahan kritis</li>
34 </ul><ul><li>Rehabilitasi dan konservasi lahan.</li>
34 </ul><ul><li>Rehabilitasi dan konservasi lahan.</li>
35 <li>Pemanfaatan perubahan penggunaan lahan.</li>
35 <li>Pemanfaatan perubahan penggunaan lahan.</li>
36 </ul><p><strong>c. Mengawasi Daerah Rawan Bencana Alam</strong></p>
36 </ul><p><strong>c. Mengawasi Daerah Rawan Bencana Alam</strong></p>
37 <p>SIG dapat dimanfaatkan dalam pemantauan, pencegahan, dan rencana pembangunan kembali daerah bencana.</p>
37 <p>SIG dapat dimanfaatkan dalam pemantauan, pencegahan, dan rencana pembangunan kembali daerah bencana.</p>
38 <p>Peta zonasi ancaman banjir lahar dingin Gunung Merapi - 25 Januari 2011 (Sumber: http://santrikalicode.blogspot.com/)</p>
38 <p>Peta zonasi ancaman banjir lahar dingin Gunung Merapi - 25 Januari 2011 (Sumber: http://santrikalicode.blogspot.com/)</p>
39 <p><strong>d. Bidang Sosial Budaya</strong></p>
39 <p><strong>d. Bidang Sosial Budaya</strong></p>
40 <p>Citra persebaran pola permukiman. (Sumber : phys.org)</p>
40 <p>Citra persebaran pola permukiman. (Sumber : phys.org)</p>
41 <p>Dalam bidang sosial budaya, SIG dapat dimanfaatkan untuk :</p>
41 <p>Dalam bidang sosial budaya, SIG dapat dimanfaatkan untuk :</p>
42 <ul><li>Mengetahui potensi dan persebaran penduduk.</li>
42 <ul><li>Mengetahui potensi dan persebaran penduduk.</li>
43 <li>Mengetahui pendataan dan pengembangan jaringan transportasi, pusat pertumbuhan dan pembangunan penduduk, kawasan industri, sekolah, serta pendataan dan pengembangan permukiman.</li>
43 <li>Mengetahui pendataan dan pengembangan jaringan transportasi, pusat pertumbuhan dan pembangunan penduduk, kawasan industri, sekolah, serta pendataan dan pengembangan permukiman.</li>
44 </ul><p><strong>e. Pengelolaan Lingkungan</strong></p>
44 </ul><p><strong>e. Pengelolaan Lingkungan</strong></p>
45 <p>Peta jenis tanah di Kabupaten Banyuwangi (Sumber: gis.banyuwangikab.go.id)</p>
45 <p>Peta jenis tanah di Kabupaten Banyuwangi (Sumber: gis.banyuwangikab.go.id)</p>
46 <p>Manfaat SIG dalam upaya memetakan kondisi lingkungan, melakukan pengukuran,<i>monitoring</i>dan melakukan pemodelan, misalnya:</p>
46 <p>Manfaat SIG dalam upaya memetakan kondisi lingkungan, melakukan pengukuran,<i>monitoring</i>dan melakukan pemodelan, misalnya:</p>
47 <ul><li>Pemetaan wilayah erosi</li>
47 <ul><li>Pemetaan wilayah erosi</li>
48 <li>Penentuan arah pemanfaatan lahan</li>
48 <li>Penentuan arah pemanfaatan lahan</li>
49 <li>Pemantauan perubahan lingkungan</li>
49 <li>Pemantauan perubahan lingkungan</li>
50 <li>Pemetaaan daerah bahaya bencana alam</li>
50 <li>Pemetaaan daerah bahaya bencana alam</li>
51 <li>Pemetaan wilayah potensial SDA dan lingkungan hidup</li>
51 <li>Pemetaan wilayah potensial SDA dan lingkungan hidup</li>
52 <li>Pemetaan kawasan budidaya</li>
52 <li>Pemetaan kawasan budidaya</li>
53 <li>Pemetaan kawasan lindung</li>
53 <li>Pemetaan kawasan lindung</li>
54 <li>Pemetaan tata ruang</li>
54 <li>Pemetaan tata ruang</li>
55 </ul><p>Nah, tentunya materi SIG Mau ditemani belajar dengan guru andal bersama teman-teman seluruh Indonesia? Daftar<a></a><a><strong>r</strong><strong>uangbelajar</strong></a>,<em>yuk</em>!</p>
55 </ul><p>Nah, tentunya materi SIG Mau ditemani belajar dengan guru andal bersama teman-teman seluruh Indonesia? Daftar<a></a><a><strong>r</strong><strong>uangbelajar</strong></a>,<em>yuk</em>!</p>
56 <p>Referensi:</p>
56 <p>Referensi:</p>
57 <p>Endarto, Danang, Dkk, 2009. <em>Geografi 3 Untuk SMA/MA Kelas XII</em>, Jakarta, Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.</p>
57 <p>Endarto, Danang, Dkk, 2009. <em>Geografi 3 Untuk SMA/MA Kelas XII</em>, Jakarta, Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.</p>
58 <p>Sumber Gambar</p>
58 <p>Sumber Gambar</p>
59 <p>Peta rencana pola ruang Sumatera Utara, https://rttrsumatra.wordpress.com/sumut/</p>
59 <p>Peta rencana pola ruang Sumatera Utara, https://rttrsumatra.wordpress.com/sumut/</p>
60 <p>Mineral strategis di Indonesia, https://blogs.uajy.ac.id/danielharjanto/2015/03/03/nikel-sumber-daya-non-hayati-indonesia/</p>
60 <p>Mineral strategis di Indonesia, https://blogs.uajy.ac.id/danielharjanto/2015/03/03/nikel-sumber-daya-non-hayati-indonesia/</p>
61 <p>Peta zonasi ancaman banjir lahar dingin Gunung Merapi, http://santrikalicode.blogspot.com/2010/11/seputar-kali-code.html</p>
61 <p>Peta zonasi ancaman banjir lahar dingin Gunung Merapi, http://santrikalicode.blogspot.com/2010/11/seputar-kali-code.html</p>
62 <p>Citra persebaran pola permukiman, https://phys.org/news/2012-08-satellite-view-house.html</p>
62 <p>Citra persebaran pola permukiman, https://phys.org/news/2012-08-satellite-view-house.html</p>
63 <p>Peta jenis tanah di Kabupaten Banyuwangi,<a>http://gis.banyuwangikab.go.id/FrontEnd/GoogleMapView?land_page=0</a></p>
63 <p>Peta jenis tanah di Kabupaten Banyuwangi,<a>http://gis.banyuwangikab.go.id/FrontEnd/GoogleMapView?land_page=0</a></p>
64 <p><em><strong>Artikel ini diperbaharui pada tanggal 17 Desember 2020</strong></em></p>
64 <p><em><strong>Artikel ini diperbaharui pada tanggal 17 Desember 2020</strong></em></p>
65  
65