HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p><em>Artikel ini membahas mengenai teori pembentukan jagat raya dan anggapan pusat jagat raya.</em></p>
1 <p><em>Artikel ini membahas mengenai teori pembentukan jagat raya dan anggapan pusat jagat raya.</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 <p>“<i>A long time ago in a galaxy far, far away</i>….”</p>
3 <p>“<i>A long time ago in a galaxy far, far away</i>….”</p>
4 <p><i>Hayoo..</i>Bagi yang familiar sama kalimat ini, pasti kenal<i>banget deh</i>asalnya dari mana. Tapi, bagi yang<i>nggak</i>tahu, kalimat ikonik ini berasal dari<i>opening</i>film<i>Star Wars</i>. Ceritanya tentang perang luar angkasa pada sebuah galaksi di<strong>jagat raya</strong>.</p>
4 <p><i>Hayoo..</i>Bagi yang familiar sama kalimat ini, pasti kenal<i>banget deh</i>asalnya dari mana. Tapi, bagi yang<i>nggak</i>tahu, kalimat ikonik ini berasal dari<i>opening</i>film<i>Star Wars</i>. Ceritanya tentang perang luar angkasa pada sebuah galaksi di<strong>jagat raya</strong>.</p>
5 <p><i>Nah</i>, di luar angkasa itu, pasti banyak sekali benda angkasa seperti galaksi,<a><strong>planet-planet</strong></a>,<a><strong>matahari</strong></a>,<a><strong>asteroid</strong></a>dan yang lainnya. Tahu<i>kan</i>benda-benda angkasa itu ada di mana? Betul sekali. Di<strong>jagat raya</strong>.</p>
5 <p><i>Nah</i>, di luar angkasa itu, pasti banyak sekali benda angkasa seperti galaksi,<a><strong>planet-planet</strong></a>,<a><strong>matahari</strong></a>,<a><strong>asteroid</strong></a>dan yang lainnya. Tahu<i>kan</i>benda-benda angkasa itu ada di mana? Betul sekali. Di<strong>jagat raya</strong>.</p>
6 <h6>Film Star Wars (sumber: itl.cat)</h6>
6 <h6>Film Star Wars (sumber: itl.cat)</h6>
7 <h2>Apa<i>sih</i>yang dimaksud dengan<strong>jagat raya</strong>itu?</h2>
7 <h2>Apa<i>sih</i>yang dimaksud dengan<strong>jagat raya</strong>itu?</h2>
8 <p><strong>Jagat raya</strong>merupakan alam semesta yang sangat luas dan tidak terukur. Terdiri atas berjuta benda angkasa dan kabut gas (kelompok nebula) yang kemudian tersusun menjadi gugusan bintang.</p>
8 <p><strong>Jagat raya</strong>merupakan alam semesta yang sangat luas dan tidak terukur. Terdiri atas berjuta benda angkasa dan kabut gas (kelompok nebula) yang kemudian tersusun menjadi gugusan bintang.</p>
9 <p>Bukannya itu tata surya, ya?<i>Nah</i>, memang agak-agak mirip. Tapi sebetulnya<a><strong>tata surya</strong></a>itu sekumpulan benda langit yang isinya ada sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat sama gaya gravitasinya, kayak<i>planet</i>. Jadi, jagat raya itu lebih besar daripada tata surya.</p>
9 <p>Bukannya itu tata surya, ya?<i>Nah</i>, memang agak-agak mirip. Tapi sebetulnya<a><strong>tata surya</strong></a>itu sekumpulan benda langit yang isinya ada sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat sama gaya gravitasinya, kayak<i>planet</i>. Jadi, jagat raya itu lebih besar daripada tata surya.</p>
10 <h6>Baca juga:<a><strong>Selain Big Bang, Ini 6 Teori Pembentukan Tata Surya Lainnya</strong></a></h6>
10 <h6>Baca juga:<a><strong>Selain Big Bang, Ini 6 Teori Pembentukan Tata Surya Lainnya</strong></a></h6>
11 <p>Tapi, pernah terlintas<i>nggak</i>di pikiranmu bagaimana<strong>jagat raya</strong>terjadi?<i>Nah</i>, ada beberapa teori yang menjelaskan tentang asal usul jagat raya. Simak penjelasan berikut<i>yuk</i>!</p>
11 <p>Tapi, pernah terlintas<i>nggak</i>di pikiranmu bagaimana<strong>jagat raya</strong>terjadi?<i>Nah</i>, ada beberapa teori yang menjelaskan tentang asal usul jagat raya. Simak penjelasan berikut<i>yuk</i>!</p>
12 <h6>Film Interstellar (Sumber: popmovee.com)</h6>
12 <h6>Film Interstellar (Sumber: popmovee.com)</h6>
13 <p>Kamu pernah nonton film<i>Interstellar nggak</i>? Kalau pernah, ada satu adegan yang mungkin kamu ingat, yaitu adegan yang menjelaskan tentang lubang cacing. Pada adegan ini, karakter Rom menjelaskan kepada Cooper bahwa Galaksi Bimasakti dengan galaksi yang mereka tuju berjarak sangat jauh, sehingga mereka membutuhkan sesuatu yang dapat dapat memperpendek jarak, yaitu lubang cacing tadi.</p>
13 <p>Kamu pernah nonton film<i>Interstellar nggak</i>? Kalau pernah, ada satu adegan yang mungkin kamu ingat, yaitu adegan yang menjelaskan tentang lubang cacing. Pada adegan ini, karakter Rom menjelaskan kepada Cooper bahwa Galaksi Bimasakti dengan galaksi yang mereka tuju berjarak sangat jauh, sehingga mereka membutuhkan sesuatu yang dapat dapat memperpendek jarak, yaitu lubang cacing tadi.</p>
14 <p><i>Nah</i>, di film ini<i>kan</i>dibilang kalau galaksi Bimasakti dengan galaksi yang para astronot ini tuju jaraknya jauh. Pada kenyataannya galaksi-galaksi yang ada di luar angkasa akan bergerak semakin menjauh satu sama lain. Kok bisa, ya?</p>
14 <p><i>Nah</i>, di film ini<i>kan</i>dibilang kalau galaksi Bimasakti dengan galaksi yang para astronot ini tuju jaraknya jauh. Pada kenyataannya galaksi-galaksi yang ada di luar angkasa akan bergerak semakin menjauh satu sama lain. Kok bisa, ya?</p>
15 <p>Supaya kamu bisa tahu kenapa, coba<i>deh praktekin</i>hal ini:</p>
15 <p>Supaya kamu bisa tahu kenapa, coba<i>deh praktekin</i>hal ini:</p>
16 <p>Ambillah sebuah balon tiup. Buatlah titik-titik menggunakan spidol warna sebelum kamu meniupnya. Lalu, tiup balon tersebut hingga mengembang.<i>Nah</i>, perhatikan<i>deh</i>masing-masing titik tadi.<i>Pas</i>tiup balon itu, titik-titiknya jadi berjauhan,<i>kan</i>? Itulah gambaran teori<strong>jagat raya</strong>yang mengembang ini.</p>
16 <p>Ambillah sebuah balon tiup. Buatlah titik-titik menggunakan spidol warna sebelum kamu meniupnya. Lalu, tiup balon tersebut hingga mengembang.<i>Nah</i>, perhatikan<i>deh</i>masing-masing titik tadi.<i>Pas</i>tiup balon itu, titik-titiknya jadi berjauhan,<i>kan</i>? Itulah gambaran teori<strong>jagat raya</strong>yang mengembang ini.</p>
17 <h6>Film<i>The Theory of Everything</i>(Sumber: amazon.com)</h6>
17 <h6>Film<i>The Theory of Everything</i>(Sumber: amazon.com)</h6>
18 <p><i>Nah</i>, kalo kamu pernah nonton film<i>The Theory of Everything</i>, kamu mungkin kenal sama teori yang satu ini dan tokoh yang terlibat dengan teori tersebut.<i>Yap</i>, Stephen Hawking dan teori<i>Big Bang</i>. Tapi<i>gengs</i>, jangan salah paham, yang mencetus teori ini bukan Hawking,<i>lho</i>. Melainkan George Lemaître.</p>
18 <p><i>Nah</i>, kalo kamu pernah nonton film<i>The Theory of Everything</i>, kamu mungkin kenal sama teori yang satu ini dan tokoh yang terlibat dengan teori tersebut.<i>Yap</i>, Stephen Hawking dan teori<i>Big Bang</i>. Tapi<i>gengs</i>, jangan salah paham, yang mencetus teori ini bukan Hawking,<i>lho</i>. Melainkan George Lemaître.</p>
19 <p>Teori<i>Big Bang</i>dicetus oleh George Lemaître pada tahun 1927. Ia mengemukakan bahwa jagat raya pada awalnya berbentuk massa yang tunggal, dengan bentuk yang padat. Massa tunggal itu bersuhu tinggi dan berenergi sangat besar. Akibatnya, massa tersebut meledak dan membuat serpihan-serpihan yang menjadi galaksi-galaksi, bintang-bintang, dan benda angkasa lainnya.</p>
19 <p>Teori<i>Big Bang</i>dicetus oleh George Lemaître pada tahun 1927. Ia mengemukakan bahwa jagat raya pada awalnya berbentuk massa yang tunggal, dengan bentuk yang padat. Massa tunggal itu bersuhu tinggi dan berenergi sangat besar. Akibatnya, massa tersebut meledak dan membuat serpihan-serpihan yang menjadi galaksi-galaksi, bintang-bintang, dan benda angkasa lainnya.</p>
20 <p>Lalu, kenapa Stephen Hawking terlibat pada teori<i>Big Bang</i>ini? Saat Lemaître mengemukakan teorinya, ia belum menyempurnakan rumus teori tersebut, sehingga belum dipercaya oleh semua astronom. Bertahun-tahun kemudian, Hawking menyempurnakan rumus tersebut dan menjadi salah satu pendukung teorinya.</p>
20 <p>Lalu, kenapa Stephen Hawking terlibat pada teori<i>Big Bang</i>ini? Saat Lemaître mengemukakan teorinya, ia belum menyempurnakan rumus teori tersebut, sehingga belum dipercaya oleh semua astronom. Bertahun-tahun kemudian, Hawking menyempurnakan rumus tersebut dan menjadi salah satu pendukung teorinya.</p>
21 <h6>Film Dead of Night (sumber: imdb.com)</h6>
21 <h6>Film Dead of Night (sumber: imdb.com)</h6>
22 <p><i>Gengs</i>, mau tau sesuatu yang keren lagi<i>nggak</i>? Ternyata, ada ilmuwan yang membuat teori tentang<strong>jagat raya</strong>karena terinspirasi dari film,<i>lho!</i>Dulu, Fred Hoyle menonton film<i>Dead of Night</i>. Film yang ia tonton itu memiliki plot cerita yang konstan (tidak berubah) dan tidak ada awal dan akhir. Hal tersebut kemudian menginspirasinya mengemukakan teori tentang permulaan<strong>jagat raya</strong>.</p>
22 <p><i>Gengs</i>, mau tau sesuatu yang keren lagi<i>nggak</i>? Ternyata, ada ilmuwan yang membuat teori tentang<strong>jagat raya</strong>karena terinspirasi dari film,<i>lho!</i>Dulu, Fred Hoyle menonton film<i>Dead of Night</i>. Film yang ia tonton itu memiliki plot cerita yang konstan (tidak berubah) dan tidak ada awal dan akhir. Hal tersebut kemudian menginspirasinya mengemukakan teori tentang permulaan<strong>jagat raya</strong>.</p>
23 <p>Plot cerita yang konstan itu<i>kayak</i>gimana<i>sih</i>?</p>
23 <p>Plot cerita yang konstan itu<i>kayak</i>gimana<i>sih</i>?</p>
24 <p>Pada film itu, plot ceritanya bersifat konstan dan membuat<i>loop</i>(siklus yang tak berujung). Kemudian dia mikir, “Apa jangan-jangan jagat raya ini memiliki kondisi yang tidak pernah berubah?” Akhirnya tercetuslah teori keadaan tetap, bahwa jagat raya tidak ada awal dan akhir, keadaannya akan selalu konstan.</p>
24 <p>Pada film itu, plot ceritanya bersifat konstan dan membuat<i>loop</i>(siklus yang tak berujung). Kemudian dia mikir, “Apa jangan-jangan jagat raya ini memiliki kondisi yang tidak pernah berubah?” Akhirnya tercetuslah teori keadaan tetap, bahwa jagat raya tidak ada awal dan akhir, keadaannya akan selalu konstan.</p>
25 <p>Keren, ya bisa mencetus teori dengan belajar dari film! Makanya,<i>kalo</i>kamu mau jadi ilmuwan, banyak-banyak<i>nonto</i>n film! Hahahahah. Jadi sudah terbayang,<i>kan</i>gimana<strong>jagat raya</strong>ini terbentuk? Tapi pernah kebayang<i>nggak sih</i>, apa kira-kira yang jadi pusat<strong>jagat raya</strong>ini? Untuk menjawabnya, coba perhatikan gambar berikut.</p>
25 <p>Keren, ya bisa mencetus teori dengan belajar dari film! Makanya,<i>kalo</i>kamu mau jadi ilmuwan, banyak-banyak<i>nonto</i>n film! Hahahahah. Jadi sudah terbayang,<i>kan</i>gimana<strong>jagat raya</strong>ini terbentuk? Tapi pernah kebayang<i>nggak sih</i>, apa kira-kira yang jadi pusat<strong>jagat raya</strong>ini? Untuk menjawabnya, coba perhatikan gambar berikut.</p>
26 <p>Bagaimana? Seru kan belajarnya? Kamu bisa menambah pengetahuanmu tidak hanya di kelas saja, tapi ketika kamu menonton film. Kamu jadi tahu bahwa ada teori-teori terbentuknya<strong>jagat raya</strong>, diantaranya ada teori<strong>jagat raya</strong>mengembang, teori<i>Big Bang</i>dan teori keadaan tetap. Selain itu, terdapat juga anggapan-anggapan tentang antroposentris, geosentris dan heliosentris yang menjelaskan tentang pusat<strong>jagat raya</strong>.</p>
26 <p>Bagaimana? Seru kan belajarnya? Kamu bisa menambah pengetahuanmu tidak hanya di kelas saja, tapi ketika kamu menonton film. Kamu jadi tahu bahwa ada teori-teori terbentuknya<strong>jagat raya</strong>, diantaranya ada teori<strong>jagat raya</strong>mengembang, teori<i>Big Bang</i>dan teori keadaan tetap. Selain itu, terdapat juga anggapan-anggapan tentang antroposentris, geosentris dan heliosentris yang menjelaskan tentang pusat<strong>jagat raya</strong>.</p>
27 <p>Masih mau belajar dengan cara yang menyenangkan?<a>ruangbelajar</a>jawabannya! Di sana ada ribuan video animasi pembelajaran yang menyenangkan, sehingga caramu mendapatkan pengetahuan tidak akan membosankan.<i>So</i>, tunggu apalagi, ayo gabung sekarang juga!</p>
27 <p>Masih mau belajar dengan cara yang menyenangkan?<a>ruangbelajar</a>jawabannya! Di sana ada ribuan video animasi pembelajaran yang menyenangkan, sehingga caramu mendapatkan pengetahuan tidak akan membosankan.<i>So</i>, tunggu apalagi, ayo gabung sekarang juga!</p>
28  
28