HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Dira dan Puti sedang menyiram tanaman kembang sepatu yang indah di halaman sekolah SD Nusantara. Kali ini, mereka akan belajar tentang perkembangbiakan generatif tumbuhan dan jenis bunga berdasarkan kelengkapan alat kelaminnya. Ingin tahu keseruannya? Yuk, ikuti ceritanya!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Dira dan Puti sedang menyiram tanaman kembang sepatu yang indah di halaman sekolah SD Nusantara. Kali ini, mereka akan belajar tentang perkembangbiakan generatif tumbuhan dan jenis bunga berdasarkan kelengkapan alat kelaminnya. Ingin tahu keseruannya? Yuk, ikuti ceritanya!</em></p>
2 <p>-</p>
2 <p>-</p>
3 </blockquote><p>“<em>Wuah!</em>Banyak banget ya bunganya!” ucap Dira dengan wajah gembira.</p>
3 </blockquote><p>“<em>Wuah!</em>Banyak banget ya bunganya!” ucap Dira dengan wajah gembira.</p>
4 <p>“Iya dong. Eh, Dir, kamu<em>tau enggak</em>kenapa tumbuhan di sini jumlahnya jadi sangat banyak?” tanya Puti sambil menyiram.</p>
4 <p>“Iya dong. Eh, Dir, kamu<em>tau enggak</em>kenapa tumbuhan di sini jumlahnya jadi sangat banyak?” tanya Puti sambil menyiram.</p>
5 <p>“<em>Tau</em>dong. Soalnya, tumbuhan kan termasuk makhluk hidup, jadi dia pasti berkembang biak. Ya, kan?”</p>
5 <p>“<em>Tau</em>dong. Soalnya, tumbuhan kan termasuk makhluk hidup, jadi dia pasti berkembang biak. Ya, kan?”</p>
6 <p>“Benar, Dir. Tapi, kamu<em>tau</em><em>enggak</em>tumbuhan bisa berkembang biak salah satunya dengan cara generatif?” tanya Puti.</p>
6 <p>“Benar, Dir. Tapi, kamu<em>tau</em><em>enggak</em>tumbuhan bisa berkembang biak salah satunya dengan cara generatif?” tanya Puti.</p>
7 <p>Dira berhenti menyiram.</p>
7 <p>Dira berhenti menyiram.</p>
8 <p>“Berkembang biak secara generatif? Apa itu, Put? Jelasin dong!” tanya Dira dengan penasaran.</p>
8 <p>“Berkembang biak secara generatif? Apa itu, Put? Jelasin dong!” tanya Dira dengan penasaran.</p>
9 <p>“Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan adalah proses berkembang biak yang<strong>terjadi secara kawin atau seksual</strong>, yang melibatkan<strong>sel kelamin jantan dan sel kelamin betina</strong>. Nah, supaya bisa melakukan perkembangbiakan secara generatif, tumbuhan harus memiliki<strong>alat perkembangbiakan generatif</strong>berupa<strong>bunga</strong>.”</p>
9 <p>“Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan adalah proses berkembang biak yang<strong>terjadi secara kawin atau seksual</strong>, yang melibatkan<strong>sel kelamin jantan dan sel kelamin betina</strong>. Nah, supaya bisa melakukan perkembangbiakan secara generatif, tumbuhan harus memiliki<strong>alat perkembangbiakan generatif</strong>berupa<strong>bunga</strong>.”</p>
10 <p>“Oh. Seperti bunga kembang sepatu ini, ya?” Tanya Dira sambil menunjuk bunga di depannya.</p>
10 <p>“Oh. Seperti bunga kembang sepatu ini, ya?” Tanya Dira sambil menunjuk bunga di depannya.</p>
11 <p>“Betul banget, Dir! Sel kelamin jantan dan sel kelamin betina ada di dalam bunga ini.”</p>
11 <p>“Betul banget, Dir! Sel kelamin jantan dan sel kelamin betina ada di dalam bunga ini.”</p>
12 <p>“Oh iya! Aku ingat. Kalau<em>enggak</em>salah, sel kelamin jantan itu namanya benang sari, kalau sel kelamin betina itu putik.”</p>
12 <p>“Oh iya! Aku ingat. Kalau<em>enggak</em>salah, sel kelamin jantan itu namanya benang sari, kalau sel kelamin betina itu putik.”</p>
13 <p>Baca Juga:<a>Perkembangbiakan Hewan secara Generatif</a></p>
13 <p>Baca Juga:<a>Perkembangbiakan Hewan secara Generatif</a></p>
14 <p>“Iya! Terus, berdasarkan kelengkapan alat kelaminnya, bunga itu dibagi ke dalam dua jenis,<em>lho</em>!” Puti lanjut menjelaskan.</p>
14 <p>“Iya! Terus, berdasarkan kelengkapan alat kelaminnya, bunga itu dibagi ke dalam dua jenis,<em>lho</em>!” Puti lanjut menjelaskan.</p>
15 <p>“Oh, iya? Ada apa<em>aja</em>, Put?” tanya Dira.</p>
15 <p>“Oh, iya? Ada apa<em>aja</em>, Put?” tanya Dira.</p>
16 <p>“Ada bunga sempurna atau<em>hermaprodit</em>dan bunga tidak sempurna.”</p>
16 <p>“Ada bunga sempurna atau<em>hermaprodit</em>dan bunga tidak sempurna.”</p>
17 <p>“Jelasin satu-satu, dong. Aku penasaran nih!” ucap Dira.</p>
17 <p>“Jelasin satu-satu, dong. Aku penasaran nih!” ucap Dira.</p>
18 <p>“Aku jelasin, ya. Kalau<strong>bunga sempurna</strong>itu memiliki<strong>benang sari dan putik</strong><strong>dalam</strong><strong>satu bunga yang sama</strong>. Contohnya<em>kayak</em>bunga kembang sepatu ini,” jelas Puti sambil menunjuk bunga kembang sepatu.</p>
18 <p>“Aku jelasin, ya. Kalau<strong>bunga sempurna</strong>itu memiliki<strong>benang sari dan putik</strong><strong>dalam</strong><strong>satu bunga yang sama</strong>. Contohnya<em>kayak</em>bunga kembang sepatu ini,” jelas Puti sambil menunjuk bunga kembang sepatu.</p>
19 <p>“Oh, berarti kalau bunga tidak sempurna itu kebalikannya ya? Bunganya cuma punya salah satu alat kelamin<em>aja</em>?” tanya Dira memastikan.</p>
19 <p>“Oh, berarti kalau bunga tidak sempurna itu kebalikannya ya? Bunganya cuma punya salah satu alat kelamin<em>aja</em>?” tanya Dira memastikan.</p>
20 <p>“Betul, Dir.<strong>Bunga tidak sempurna</strong>cuma punya<strong>salah satu alat kelamin dalam satu bunga</strong>, bisa benang sari<em>aja</em>atau yang disebut<strong>bunga jantan</strong>dan bisa juga putiknya<em>aja</em>atau disebut<strong>bunga betina</strong>. Contohnya itu seperti bunga tanaman jagung, karena tanaman jagung ada yang bunga jantan dan ada juga bunga betina.”</p>
20 <p>“Betul, Dir.<strong>Bunga tidak sempurna</strong>cuma punya<strong>salah satu alat kelamin dalam satu bunga</strong>, bisa benang sari<em>aja</em>atau yang disebut<strong>bunga jantan</strong>dan bisa juga putiknya<em>aja</em>atau disebut<strong>bunga betina</strong>. Contohnya itu seperti bunga tanaman jagung, karena tanaman jagung ada yang bunga jantan dan ada juga bunga betina.”</p>
21 <p>“Keren banget, ya, bunga-bunga ini. Selain bentuknya yang indah, ternyata bunga juga sebagai alat perkembangbiakan generatif bagi tumbuhan,” ucap Dira.</p>
21 <p>“Keren banget, ya, bunga-bunga ini. Selain bentuknya yang indah, ternyata bunga juga sebagai alat perkembangbiakan generatif bagi tumbuhan,” ucap Dira.</p>
22 <p>“Iya, Dir. Jadi, sekarang kamu sudah paham kan tentang perkembangbiakan generatif pada tumbuhan?” Tanya Puti.</p>
22 <p>“Iya, Dir. Jadi, sekarang kamu sudah paham kan tentang perkembangbiakan generatif pada tumbuhan?” Tanya Puti.</p>
23 <p>“Sudah dong. Kalau gitu, ayo kita siram lagi Put, biar bunganya tetap segar dan tumbuh subur!” ajak Dira semangat.</p>
23 <p>“Sudah dong. Kalau gitu, ayo kita siram lagi Put, biar bunganya tetap segar dan tumbuh subur!” ajak Dira semangat.</p>
24 <p>Baca Juga:<a>Adaptasi Morfologi Tumbuhan dan Hewan</a></p>
24 <p>Baca Juga:<a>Adaptasi Morfologi Tumbuhan dan Hewan</a></p>
25 <p>Dira dan Puti pun kembali menyiram tanaman dengan wajah gembira.</p>
25 <p>Dira dan Puti pun kembali menyiram tanaman dengan wajah gembira.</p>
26 <p>Wah, menarik sekali ceritanya! Kamu sudah selesai membaca ceritanya, kan? Kalau sudah, ada satu soal<em>nih</em>yang bisa kamu jawab untuk menguji pemahamanmu tentang percakapan Dira dan Puti tadi.</p>
26 <p>Wah, menarik sekali ceritanya! Kamu sudah selesai membaca ceritanya, kan? Kalau sudah, ada satu soal<em>nih</em>yang bisa kamu jawab untuk menguji pemahamanmu tentang percakapan Dira dan Puti tadi.</p>
27 <p>Kamu bisa tulis jawabannya di kolom komentar ya, supaya teman-teman yang lain juga bisa ikut belajar!</p>
27 <p>Kamu bisa tulis jawabannya di kolom komentar ya, supaya teman-teman yang lain juga bisa ikut belajar!</p>
28 <p>Itu tadi cerita tentang perkembangbiakan generatif tumbuhan dan jenis bunga berdasarkan kelengkapan alat kelaminnya. Masih ada lagi<em>lho</em>jenis bunga lainnya. Penasaran? Kamu bisa tonton<a>video Dafa dan Lulu</a>di aplikasi Ruangguru. Jangan lupa juga, tetap ikuti dan baca artikel selanjutnya di Ruangbaca, ya! Sampai jumpa, teman-teman!</p>
28 <p>Itu tadi cerita tentang perkembangbiakan generatif tumbuhan dan jenis bunga berdasarkan kelengkapan alat kelaminnya. Masih ada lagi<em>lho</em>jenis bunga lainnya. Penasaran? Kamu bisa tonton<a>video Dafa dan Lulu</a>di aplikasi Ruangguru. Jangan lupa juga, tetap ikuti dan baca artikel selanjutnya di Ruangbaca, ya! Sampai jumpa, teman-teman!</p>
29 <p>Materi oleh: Rosi Oktavia Purba</p>
29 <p>Materi oleh: Rosi Oktavia Purba</p>
30 <p>Disunting oleh: Agung Aksara</p>
30 <p>Disunting oleh: Agung Aksara</p>
31  
31