HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <blockquote><p><em>Artikel ini berisi latihan<strong>soal PTS (Penilaian Tengah Semester) kelas 11 SMA IPS</strong>untuk semester ganjil tahun 2024 lengkap dengan pembahasananya. Semoga membantu persiapanmu, ya!</em></p>
1 <blockquote><p><em>Artikel ini berisi latihan<strong>soal PTS (Penilaian Tengah Semester) kelas 11 SMA IPS</strong>untuk semester ganjil tahun 2024 lengkap dengan pembahasananya. Semoga membantu persiapanmu, ya!</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
2 </blockquote><p><em>-</em></p>
3 <h2>MATEMATIKA</h2>
3 <h2>MATEMATIKA</h2>
4 <p>Topik: Induksi Matematika</p>
4 <p>Topik: Induksi Matematika</p>
5 <p>Subtopik: Induksi Matematika 3 (Keterbagian)</p>
5 <p>Subtopik: Induksi Matematika 3 (Keterbagian)</p>
6 <p><strong>Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
6 <p><strong>Perhatikan pernyataan berikut!</strong></p>
7 <p>Pn: 4n+1 + 52n-1 habis dibagi 7</p>
7 <p>Pn: 4n+1 + 52n-1 habis dibagi 7</p>
8 <p>untuk setiap bilangan asli<strong>n</strong>.</p>
8 <p>untuk setiap bilangan asli<strong>n</strong>.</p>
9 <p>Menggunakan induksi matematika, dapat disimpulkan bahwa ….</p>
9 <p>Menggunakan induksi matematika, dapat disimpulkan bahwa ….</p>
10 <ol><li>pernyataan tidak terbukti, karena tahap pertama tidak bisa dibuktikan meskipun tahap kedua bisa dibuktikan</li>
10 <ol><li>pernyataan tidak terbukti, karena tahap pertama tidak bisa dibuktikan meskipun tahap kedua bisa dibuktikan</li>
11 <li>pernyataan tidak terbukti, karena tahap kedua tidak bisa dibuktikan meskipun tahap pertama bisa dibuktikan</li>
11 <li>pernyataan tidak terbukti, karena tahap kedua tidak bisa dibuktikan meskipun tahap pertama bisa dibuktikan</li>
12 <li>pernyataan tidak terbukti, karena tahap pertama dan kedua tidak bisa dibuktikan</li>
12 <li>pernyataan tidak terbukti, karena tahap pertama dan kedua tidak bisa dibuktikan</li>
13 <li>pernyataan terbukti dengan induksi matematika</li>
13 <li>pernyataan terbukti dengan induksi matematika</li>
14 <li>tidak ada yang dapat disimpulkan</li>
14 <li>tidak ada yang dapat disimpulkan</li>
15 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
15 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
16 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
16 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
17 <p>Perhatikan pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut!</p>
17 <p>Perhatikan pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut!</p>
18 <p>Pn: 4n+1 + 52n-1 habis dibagi 7</p>
18 <p>Pn: 4n+1 + 52n-1 habis dibagi 7</p>
19 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
19 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
20 <p>Karena akan dibuktikan pernyataan untuk setiap bilangan asli n, yaitu n1, langkah pertamanya adalah buktikan<strong>P</strong><strong>1</strong>bernilai benar.</p>
20 <p>Karena akan dibuktikan pernyataan untuk setiap bilangan asli n, yaitu n1, langkah pertamanya adalah buktikan<strong>P</strong><strong>1</strong>bernilai benar.</p>
21 <p><strong>LANGKAH 1: Buktikan</strong><strong>P</strong><strong>1</strong><strong>bernilai benar.</strong></p>
21 <p><strong>LANGKAH 1: Buktikan</strong><strong>P</strong><strong>1</strong><strong>bernilai benar.</strong></p>
22 <p>Perhatikan pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut!</p>
22 <p>Perhatikan pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut!</p>
23 <p>Pn: 4n+1 + 52n-1 habis dibagi 7</p>
23 <p>Pn: 4n+1 + 52n-1 habis dibagi 7</p>
24 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
24 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
25 <p>Oleh karena itu, pernyataan<strong>P</strong><strong>1</strong>bisa didapat dengan melakukan substitusi n = 1 ke dalam pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut.</p>
25 <p>Oleh karena itu, pernyataan<strong>P</strong><strong>1</strong>bisa didapat dengan melakukan substitusi n = 1 ke dalam pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut.</p>
26 <p><strong>P</strong><strong>1</strong><strong>:</strong><strong>4</strong><strong>1+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2(</strong><strong>1)-1</strong>habis dibagi 7</p>
26 <p><strong>P</strong><strong>1</strong><strong>:</strong><strong>4</strong><strong>1+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2(</strong><strong>1)-1</strong>habis dibagi 7</p>
27 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
27 <p>Perhatikan perhitungan berikut!</p>
28 <p>Perhatikan bahwa 21 habis dibagi 7, sehingga<strong>4</strong><strong>1+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2(</strong><strong>1)-1</strong> juga habis dibagi 7.</p>
28 <p>Perhatikan bahwa 21 habis dibagi 7, sehingga<strong>4</strong><strong>1+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2(</strong><strong>1)-1</strong> juga habis dibagi 7.</p>
29 <p>Dengan demikian,<strong>P</strong><strong>1</strong>bernilai benar.</p>
29 <p>Dengan demikian,<strong>P</strong><strong>1</strong>bernilai benar.</p>
30 <p><strong>LANGKAH 2: Buktikan untuk sembarang bilangan asli</strong><strong>k</strong><strong>, jika</strong><strong>P</strong><strong>k</strong><strong>bernilai benar mengakibatkan</strong><strong>P</strong><strong>k+1</strong><strong>bernilai benar.</strong></p>
30 <p><strong>LANGKAH 2: Buktikan untuk sembarang bilangan asli</strong><strong>k</strong><strong>, jika</strong><strong>P</strong><strong>k</strong><strong>bernilai benar mengakibatkan</strong><strong>P</strong><strong>k+1</strong><strong>bernilai benar.</strong></p>
31 <p>Perhatikan pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut!</p>
31 <p>Perhatikan pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut!</p>
32 <p><strong>P</strong><strong>1</strong><strong>:</strong><strong>4</strong><strong>1+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2(</strong><strong>1)-1</strong>habis dibagi 7</p>
32 <p><strong>P</strong><strong>1</strong><strong>:</strong><strong>4</strong><strong>1+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2(</strong><strong>1)-1</strong>habis dibagi 7</p>
33 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
33 <p>untuk setiap bilangan asli n.</p>
34 <p>Asumsikan pernyataan<strong>P</strong><strong>k</strong> bernilai<strong>BENAR</strong>.</p>
34 <p>Asumsikan pernyataan<strong>P</strong><strong>k</strong> bernilai<strong>BENAR</strong>.</p>
35 <p>Pernyataan<strong>P</strong><strong>k</strong>bisa didapat dengan melakukan substitusi n = k ke dalam pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut.</p>
35 <p>Pernyataan<strong>P</strong><strong>k</strong>bisa didapat dengan melakukan substitusi n = k ke dalam pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut.</p>
36 <p><strong>Pk:</strong><strong>4</strong><strong>k+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2k-1</strong>habis dibagi 7</p>
36 <p><strong>Pk:</strong><strong>4</strong><strong>k+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2k-1</strong>habis dibagi 7</p>
37 <p>Selanjutnya, akan dicek nilai kebenaran dari pernyataan<strong>P</strong><strong>k+1</strong>.</p>
37 <p>Selanjutnya, akan dicek nilai kebenaran dari pernyataan<strong>P</strong><strong>k+1</strong>.</p>
38 <p>Pernyataan<strong>P</strong><strong>k+1</strong>bisa didapat dengan melakukan substitusi n = k+1 ke dalam pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut.</p>
38 <p>Pernyataan<strong>P</strong><strong>k+1</strong>bisa didapat dengan melakukan substitusi n = k+1 ke dalam pernyataan<strong>P</strong><strong>n</strong>sebagai berikut.</p>
39 <p><strong>P</strong><strong>k+1</strong><strong>:</strong><strong>4</strong><strong>k+1</strong><strong>+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2</strong><strong>k+1</strong><strong>-1</strong>habis dibagi 7</p>
39 <p><strong>P</strong><strong>k+1</strong><strong>:</strong><strong>4</strong><strong>k+1</strong><strong>+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2</strong><strong>k+1</strong><strong>-1</strong>habis dibagi 7</p>
40 <p>Kemudian, perhatikan perhitungan berikut ini!</p>
40 <p>Kemudian, perhatikan perhitungan berikut ini!</p>
41 <p>Dari pernyataan<strong>P</strong><strong>k</strong>, didapat bahwa<strong>4</strong><strong>k+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2k-1</strong>habis dibagi 7, sehingga 4(4k+1 + 52k-1) juga habis dibagi 7.</p>
41 <p>Dari pernyataan<strong>P</strong><strong>k</strong>, didapat bahwa<strong>4</strong><strong>k+1</strong><strong>+</strong><strong>5</strong><strong>2k-1</strong>habis dibagi 7, sehingga 4(4k+1 + 52k-1) juga habis dibagi 7.</p>
42 <p>Kemudian, karena 21 habis dibagi 7, maka 21(52k-1) juga habis dibagi 7.</p>
42 <p>Kemudian, karena 21 habis dibagi 7, maka 21(52k-1) juga habis dibagi 7.</p>
43 <p>Dengan demikian, didapat bahwa 4(4k+1 + 52k-1) + 21(52k-1) habis dibagi 7 atau 4k+1+1 + 52k+1-1 habis dibagi 7, sehingga<strong>P</strong><strong>k+1</strong>bernilai benar.</p>
43 <p>Dengan demikian, didapat bahwa 4(4k+1 + 52k-1) + 21(52k-1) habis dibagi 7 atau 4k+1+1 + 52k+1-1 habis dibagi 7, sehingga<strong>P</strong><strong>k+1</strong>bernilai benar.</p>
44 <p>Kemudian perhatikan informasi-informasi yang didapat sebagai berikut.</p>
44 <p>Kemudian perhatikan informasi-informasi yang didapat sebagai berikut.</p>
45 <ol><li>P1 bernilai benar.</li>
45 <ol><li>P1 bernilai benar.</li>
46 <li>Untuk sembarang bilangan asli k, terbukti bahwa jika Pk bernilai benar mengakibatkan Pk+1 bernilai benar.</li>
46 <li>Untuk sembarang bilangan asli k, terbukti bahwa jika Pk bernilai benar mengakibatkan Pk+1 bernilai benar.</li>
47 </ol><p>Oleh karena itu, Pn benar untuk setiap bilangan asli n menurut prinsip induksi matematika.</p>
47 </ol><p>Oleh karena itu, Pn benar untuk setiap bilangan asli n menurut prinsip induksi matematika.</p>
48 <p>Dengan demikian, pada proses pembuktian dengan induksi matematika di atas, didapatkan bahwa pernyataan terbukti benar.</p>
48 <p>Dengan demikian, pada proses pembuktian dengan induksi matematika di atas, didapatkan bahwa pernyataan terbukti benar.</p>
49 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
49 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
50 <p><strong>Baca Juga:<a>Yuk, Pahami 4 Metode Pembuktian Matematika</a></strong></p>
50 <p><strong>Baca Juga:<a>Yuk, Pahami 4 Metode Pembuktian Matematika</a></strong></p>
51 <p><strong>Topik</strong><strong>: Induksi Matematika</strong></p>
51 <p><strong>Topik</strong><strong>: Induksi Matematika</strong></p>
52 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Dasar Induksi Matematika</strong></p>
52 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Dasar Induksi Matematika</strong></p>
53 <p>2. Jika pada berlaku untuk semua bilangan asli n, maka adalah ….</p>
53 <p>2. Jika pada berlaku untuk semua bilangan asli n, maka adalah ….</p>
54 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
54 <p><strong>Jawaban: E</strong></p>
55 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
55 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
56 <p>Perhatikan bahwa sehingga</p>
56 <p>Perhatikan bahwa sehingga</p>
57 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
57 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
58 <p><strong>Topik</strong><strong>: Induksi Matematika</strong></p>
58 <p><strong>Topik</strong><strong>: Induksi Matematika</strong></p>
59 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Induksi Matematika 2 (Ketidaksamaan)</strong></p>
59 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Induksi Matematika 2 (Ketidaksamaan)</strong></p>
60 <p><strong>3. Perhatikan induksi matematika di bawah ini!</strong></p>
60 <p><strong>3. Perhatikan induksi matematika di bawah ini!</strong></p>
61 <p>Jika .</p>
61 <p>Jika .</p>
62 <p>Akan dibuktikan berlaku untuk setiap bilangan asli n. Pernyataan yang tepat adalah ….</p>
62 <p>Akan dibuktikan berlaku untuk setiap bilangan asli n. Pernyataan yang tepat adalah ….</p>
63 <ol><li>1&lt;2</li>
63 <ol><li>1&lt;2</li>
64 <li>1≥1</li>
64 <li>1≥1</li>
65 <li>1≤2</li>
65 <li>1≤2</li>
66 <li>1≥0</li>
66 <li>1≥0</li>
67 <li>2≤2</li>
67 <li>2≤2</li>
68 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
68 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
69 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
69 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
70 <p>Diketahui maka</p>
70 <p>Diketahui maka</p>
71 <p>Sehingga</p>
71 <p>Sehingga</p>
72 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
72 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
73 <p><strong>Topik</strong><strong>: Induksi Matematika</strong></p>
73 <p><strong>Topik</strong><strong>: Induksi Matematika</strong></p>
74 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Dasar Induksi Matematika</strong></p>
74 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Dasar Induksi Matematika</strong></p>
75 <p>4. Proses menaiki tangga dapat dianggap sebagai suatu contoh penerapan prinsip induksi matematika dalam kehidupan sehari-hari. Langkah kedua induksi dari contoh tersebut adalah ….</p>
75 <p>4. Proses menaiki tangga dapat dianggap sebagai suatu contoh penerapan prinsip induksi matematika dalam kehidupan sehari-hari. Langkah kedua induksi dari contoh tersebut adalah ….</p>
76 <ol><li>menaiki anak tangga pertama</li>
76 <ol><li>menaiki anak tangga pertama</li>
77 <li>menaiki anak tangga kedua</li>
77 <li>menaiki anak tangga kedua</li>
78 <li>menaiki anak tangga terakhir</li>
78 <li>menaiki anak tangga terakhir</li>
79 <li>menaiki anak tangga ke-(k+1) setelah menaiki anak tangga ke-k</li>
79 <li>menaiki anak tangga ke-(k+1) setelah menaiki anak tangga ke-k</li>
80 <li>menaiki anak tangga ke-k setelah menaiki anak tangga ke-(k+1)</li>
80 <li>menaiki anak tangga ke-k setelah menaiki anak tangga ke-(k+1)</li>
81 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
81 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
82 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
82 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
83 <p>Dalam contoh tersebut, penerapan prinsip induksi matematika diterapkan oleh langkah-langkah berikut.</p>
83 <p>Dalam contoh tersebut, penerapan prinsip induksi matematika diterapkan oleh langkah-langkah berikut.</p>
84 <p>Langkah pertama: menaiki anak tangga pertama.</p>
84 <p>Langkah pertama: menaiki anak tangga pertama.</p>
85 <p>Langkah kedua: menaiki anak tangga ke-(k+1) setelah menaiki anak tangga ke-k.</p>
85 <p>Langkah kedua: menaiki anak tangga ke-(k+1) setelah menaiki anak tangga ke-k.</p>
86 <p>Sehingga, langkah kedua induksi dari contoh tersebut adalah menaiki anak tangga ke-(k+1) setelah menaiki anak tangga ke-k.</p>
86 <p>Sehingga, langkah kedua induksi dari contoh tersebut adalah menaiki anak tangga ke-(k+1) setelah menaiki anak tangga ke-k.</p>
87 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
87 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
88 <p><strong>Topik</strong><strong>: Program Linear</strong></p>
88 <p><strong>Topik</strong><strong>: Program Linear</strong></p>
89 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Nilai Maksimum/Minimum Soal Cerita</strong></p>
89 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Nilai Maksimum/Minimum Soal Cerita</strong></p>
90 <p>5. Seorang membeli dua macam tablet yaitu tablet A dan tablet B sebagai suplemen harian yang masing-masing mengandung elemen X dan Y. Banyaknya elemen X pada tablet A dan B masing-masing adalah 100 mg dan 200 mg, sedangkan banyaknya elemen Y yang terkandung pada tablet A dan B masing-masing adalah 400 mg dan 200 mg. Orang tersebut ingin suplemen harian yang dikonsumsi dari kedua tablet ini mengandung tidak kurang dari 0,6 g tetapi tidak lebih dari 1,6 g elemen X dan mengandung tidak kurang dari 12 g tetapi tidak lebih dari 2,8 g elemen Y. Jika banyaknya tablet setiap hari adalah a tablet A dan b tablet B, di mana a dan b adalah nilai yang membuat total tablet yang dikonsumsi paling banyak, maka nilai a+b adalah ….<strong></strong></p>
90 <p>5. Seorang membeli dua macam tablet yaitu tablet A dan tablet B sebagai suplemen harian yang masing-masing mengandung elemen X dan Y. Banyaknya elemen X pada tablet A dan B masing-masing adalah 100 mg dan 200 mg, sedangkan banyaknya elemen Y yang terkandung pada tablet A dan B masing-masing adalah 400 mg dan 200 mg. Orang tersebut ingin suplemen harian yang dikonsumsi dari kedua tablet ini mengandung tidak kurang dari 0,6 g tetapi tidak lebih dari 1,6 g elemen X dan mengandung tidak kurang dari 12 g tetapi tidak lebih dari 2,8 g elemen Y. Jika banyaknya tablet setiap hari adalah a tablet A dan b tablet B, di mana a dan b adalah nilai yang membuat total tablet yang dikonsumsi paling banyak, maka nilai a+b adalah ….<strong></strong></p>
91 <ol><li>12<strong></strong></li>
91 <ol><li>12<strong></strong></li>
92 <li>10</li>
92 <li>10</li>
93 <li>8</li>
93 <li>8</li>
94 <li>7</li>
94 <li>7</li>
95 <li>4</li>
95 <li>4</li>
96 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
96 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
97 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
97 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
98 <p><strong>Perhatikan tabel berikut!</strong></p>
98 <p><strong>Perhatikan tabel berikut!</strong></p>
99 <p>Sehingga didapat sistem pertidaksamaan berikut.</p>
99 <p>Sehingga didapat sistem pertidaksamaan berikut.</p>
100 <p>600 ≤ 100a + 200b ≤ 1.600</p>
100 <p>600 ≤ 100a + 200b ≤ 1.600</p>
101 <p>1.200 ≤ 400a + 200b ≤ 2.800</p>
101 <p>1.200 ≤ 400a + 200b ≤ 2.800</p>
102 <p>a ≥ 0</p>
102 <p>a ≥ 0</p>
103 <p>b ≥ 0</p>
103 <p>b ≥ 0</p>
104 <p>Perhatikan bahwa</p>
104 <p>Perhatikan bahwa</p>
105 <p>600 ≤ 100a + 200b ≤ 1.600 | x2</p>
105 <p>600 ≤ 100a + 200b ≤ 1.600 | x2</p>
106 <p>1.200 ≤ 400a + 200b ≤ 2.800 | x1</p>
106 <p>1.200 ≤ 400a + 200b ≤ 2.800 | x1</p>
107 <p>1.200 ≤ 200a + 400b ≤ 3.200 … (1)</p>
107 <p>1.200 ≤ 200a + 400b ≤ 3.200 … (1)</p>
108 <p>1.200 ≤ 400a + 200b ≤ 2.800 … (2)</p>
108 <p>1.200 ≤ 400a + 200b ≤ 2.800 … (2)</p>
109 <p>Jumlahkan persamaan (1) dan (2)</p>
109 <p>Jumlahkan persamaan (1) dan (2)</p>
110 <p>2.400 ≤ 600a + 600b ≤ 6.000</p>
110 <p>2.400 ≤ 600a + 600b ≤ 6.000</p>
111 <p>4 ≤ a + b ≤ 10</p>
111 <p>4 ≤ a + b ≤ 10</p>
112 <p>Dari bentuk di atas, didapat nilai maksimum a + b adalah 10.</p>
112 <p>Dari bentuk di atas, didapat nilai maksimum a + b adalah 10.</p>
113 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
113 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
114 <p><strong>Baca Juga:<a>Optimasi dan Program Linear, Pahami Yuk!</a></strong></p>
114 <p><strong>Baca Juga:<a>Optimasi dan Program Linear, Pahami Yuk!</a></strong></p>
115 <p><strong>Topik</strong><strong>: Matriks</strong></p>
115 <p><strong>Topik</strong><strong>: Matriks</strong></p>
116 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Operasi Hitung Matriks</strong></p>
116 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Operasi Hitung Matriks</strong></p>
117 <p>6. Diketahui matriks B = [1 2 3 4 5 6] dan matriks<em>T =</em>[<em>a d b e c f</em>] .</p>
117 <p>6. Diketahui matriks B = [1 2 3 4 5 6] dan matriks<em>T =</em>[<em>a d b e c f</em>] .</p>
118 <p>Jika<em>B =T</em>, maka<em>a + f - d + c - b + e</em> adalah ….</p>
118 <p>Jika<em>B =T</em>, maka<em>a + f - d + c - b + e</em> adalah ….</p>
119 <ol><li>21</li>
119 <ol><li>21</li>
120 <li>19</li>
120 <li>19</li>
121 <li>17</li>
121 <li>17</li>
122 <li>13</li>
122 <li>13</li>
123 <li>11</li>
123 <li>11</li>
124 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
124 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
125 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
125 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
126 <p>Diketahui<em>B = T,</em> maka</p>
126 <p>Diketahui<em>B = T,</em> maka</p>
127 <p> [1 2 3 4 5 6] = [<em>a d b e c f</em>]</p>
127 <p> [1 2 3 4 5 6] = [<em>a d b e c f</em>]</p>
128 <p>Sehingga, didapat</p>
128 <p>Sehingga, didapat</p>
129 <p><em>a =</em>1<em> b =</em>3 <em>c =</em>5<em> d =</em>2<em> e =</em>4<em>f =</em>6</p>
129 <p><em>a =</em>1<em> b =</em>3 <em>c =</em>5<em> d =</em>2<em> e =</em>4<em>f =</em>6</p>
130 <p>Jadi,</p>
130 <p>Jadi,</p>
131 <p><em>a + f - d + c - b + e</em>= 1 + 6 - 2 + 5 - 3 + 4 = 11</p>
131 <p><em>a + f - d + c - b + e</em>= 1 + 6 - 2 + 5 - 3 + 4 = 11</p>
132 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E</strong></p>
132 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E</strong></p>
133 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Matriks: Pengertian, Jenis, dan Transpose</a></strong></p>
133 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Matriks: Pengertian, Jenis, dan Transpose</a></strong></p>
134 <p>Topik: Matriks</p>
134 <p>Topik: Matriks</p>
135 <p>Subtopik: Operasi Hitung Matriks</p>
135 <p>Subtopik: Operasi Hitung Matriks</p>
136 <p>7. Diketahui dan B = A2 - hA + 5A. Jika , maka nilai dari ad - bc adalah ….</p>
136 <p>7. Diketahui dan B = A2 - hA + 5A. Jika , maka nilai dari ad - bc adalah ….</p>
137 <ol><li>24</li>
137 <ol><li>24</li>
138 <li>24h2</li>
138 <li>24h2</li>
139 <li>24h2 - 24</li>
139 <li>24h2 - 24</li>
140 <li>24h2 + 24</li>
140 <li>24h2 + 24</li>
141 <li>24h2 + 24h + 24</li>
141 <li>24h2 + 24h + 24</li>
142 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
142 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
143 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
143 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
144 <p>Diketahui matriks A sebagai berikut.</p>
144 <p>Diketahui matriks A sebagai berikut.</p>
145 <p>Kemudian, matriks B dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
145 <p>Kemudian, matriks B dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
146 <p>Dengan kesamaan matriks di atas, didapat nilai-nilai berikut.</p>
146 <p>Dengan kesamaan matriks di atas, didapat nilai-nilai berikut.</p>
147 <p>Oleh karena itu, nilai dari ad-bc dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
147 <p>Oleh karena itu, nilai dari ad-bc dapat ditentukan sebagai berikut.</p>
148 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
148 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
149 <p><strong>Baca Juga:<a>Operasi Aljabar Matriks: Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian</a></strong></p>
149 <p><strong>Baca Juga:<a>Operasi Aljabar Matriks: Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian</a></strong></p>
150 <p>-</p>
150 <p>-</p>
151 <p>Yuk, maksimalkan belajarmu dengan<strong><a>Ruangguru Privat!</a></strong>Kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham. Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu bisa pilih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
151 <p>Yuk, maksimalkan belajarmu dengan<strong><a>Ruangguru Privat!</a></strong>Kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham. Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu bisa pilih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
152 <h2>EKONOMI</h2>
152 <h2>EKONOMI</h2>
153 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
153 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
154 <p><strong>Subtopik: Pengertian dan Manfaat Pendapatan Nasional </strong></p>
154 <p><strong>Subtopik: Pengertian dan Manfaat Pendapatan Nasional </strong></p>
155 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
155 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
156 <p>1. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai definisi pendapatan nasional adalah ….</p>
156 <p>1. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai definisi pendapatan nasional adalah ….</p>
157 <ol><li>total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh perekonomian suatu negara setelah dikurangi dengan pergantian modal</li>
157 <ol><li>total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh perekonomian suatu negara setelah dikurangi dengan pergantian modal</li>
158 <li>total nilai barang dan jasa yang final dan siap untuk dikonsumsi, dikurangi dengan pajak pertambahan nilai untuk pemerintah</li>
158 <li>total nilai barang dan jasa yang final dan siap untuk dikonsumsi, dikurangi dengan pajak pertambahan nilai untuk pemerintah</li>
159 <li>total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara termasuk warga negara asing yang mendiami negara itu</li>
159 <li>total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara termasuk warga negara asing yang mendiami negara itu</li>
160 <li>total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh perekonomian suatu negara dinilai dengan harga pasar setelah dikurangi dengan penyusutan</li>
160 <li>total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh perekonomian suatu negara dinilai dengan harga pasar setelah dikurangi dengan penyusutan</li>
161 <li>total nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian suatu negara dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar</li>
161 <li>total nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian suatu negara dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar</li>
162 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
162 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
163 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
163 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
164 <p>Terdapat beberapa definisi dari pendapatan nasional, salah satunya menyatakan bahwa pendapatan nasional merupakan total nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar.<strong>Sehingga, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
164 <p>Terdapat beberapa definisi dari pendapatan nasional, salah satunya menyatakan bahwa pendapatan nasional merupakan total nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh suatu perekonomian dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar.<strong>Sehingga, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
165 <p><strong>Baca Juga:<a>Pendapatan Nasional: Pengertian, Konsep, dan Rumus</a></strong></p>
165 <p><strong>Baca Juga:<a>Pendapatan Nasional: Pengertian, Konsep, dan Rumus</a></strong></p>
166 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
166 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
167 <p><strong>Subtopik: Konsep Pendapatan Nasional</strong></p>
167 <p><strong>Subtopik: Konsep Pendapatan Nasional</strong></p>
168 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
168 <p><strong>Level Kognitif: HOTS</strong></p>
169 <p>2. Diketahui data perhitungan pendapatan nasional (dalam miliar):</p>
169 <p>2. Diketahui data perhitungan pendapatan nasional (dalam miliar):</p>
170 <p>Berdasarkan data di atas maka<em>Net National Income</em>adalah ….</p>
170 <p>Berdasarkan data di atas maka<em>Net National Income</em>adalah ….</p>
171 <ol><li> Rp3.375,00</li>
171 <ol><li> Rp3.375,00</li>
172 <li> Rp3.600,00</li>
172 <li> Rp3.600,00</li>
173 <li> Rp4.125,00</li>
173 <li> Rp4.125,00</li>
174 <li> Rp4.375,00</li>
174 <li> Rp4.375,00</li>
175 <li> Rp4.875,00</li>
175 <li> Rp4.875,00</li>
176 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
176 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
177 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
177 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
178 <p>Untuk mengetahui nilai NNI harus melalui beberapa langkah seperti berikut ini.</p>
178 <p>Untuk mengetahui nilai NNI harus melalui beberapa langkah seperti berikut ini.</p>
179 <p><strong>Langkah pertama</strong></p>
179 <p><strong>Langkah pertama</strong></p>
180 <p>NNP = GNP - (penyusutan + barang pengganti modal)</p>
180 <p>NNP = GNP - (penyusutan + barang pengganti modal)</p>
181 <p>NNP = 4.500,00 - 675,00</p>
181 <p>NNP = 4.500,00 - 675,00</p>
182 <p>NNP = 3.825,00</p>
182 <p>NNP = 3.825,00</p>
183 <p><strong>Langkah kedua</strong></p>
183 <p><strong>Langkah kedua</strong></p>
184 <p>NNI = NNP - pajak tidak langsung + subsidi</p>
184 <p>NNI = NNP - pajak tidak langsung + subsidi</p>
185 <p>NNI = 3.825,00 - 450,00</p>
185 <p>NNI = 3.825,00 - 450,00</p>
186 <p>NNI = 3.375,00</p>
186 <p>NNI = 3.375,00</p>
187 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
187 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
188 <p><strong>Baca Juga:<a>Pendapatan Perkapita dan Distribusi Pendapatan Nasional</a></strong></p>
188 <p><strong>Baca Juga:<a>Pendapatan Perkapita dan Distribusi Pendapatan Nasional</a></strong></p>
189 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pendapatan Nasional </strong></p>
189 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pendapatan Nasional </strong></p>
190 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Pendapatan Nasional</strong></p>
190 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konsep Pendapatan Nasional</strong></p>
191 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Medium</strong></p>
191 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Medium</strong></p>
192 <p><strong>Perhatikan data perekonomian suatu negara sebagai berikut!</strong></p>
192 <p><strong>Perhatikan data perekonomian suatu negara sebagai berikut!</strong></p>
193 <p>3. Berdasarkan data tersebut, maka<em>Disposable Income</em>yang diperoleh negara tersebut adalah ….</p>
193 <p>3. Berdasarkan data tersebut, maka<em>Disposable Income</em>yang diperoleh negara tersebut adalah ….</p>
194 <ol><li>Rp3.190,00 Miliar</li>
194 <ol><li>Rp3.190,00 Miliar</li>
195 <li>Rp3.090,00 Miliar</li>
195 <li>Rp3.090,00 Miliar</li>
196 <li>Rp3.030,00 Miliar</li>
196 <li>Rp3.030,00 Miliar</li>
197 <li>Rp2.940,00 Miliar</li>
197 <li>Rp2.940,00 Miliar</li>
198 <li>Rp2.920,00 Miliar</li>
198 <li>Rp2.920,00 Miliar</li>
199 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
199 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
200 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
200 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
201 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
201 <p><strong>Diketahui:</strong></p>
202 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
202 <p><strong>Ditanya:</strong></p>
203 <p><em>Disposable Income (DI)</em></p>
203 <p><em>Disposable Income (DI)</em></p>
204 <p><strong>Jawab</strong></p>
204 <p><strong>Jawab</strong></p>
205 <ul><li><strong>Langkah 1 (Mencari NNP)</strong><strong></strong>NNP = GNP - penyusutan NNP = 3.350 - 150 NNP = 3.200</li>
205 <ul><li><strong>Langkah 1 (Mencari NNP)</strong><strong></strong>NNP = GNP - penyusutan NNP = 3.350 - 150 NNP = 3.200</li>
206 </ul><ul><li><strong>Langkah 2 (Mencari NNI)</strong><strong></strong>NNI = NNP - pajak tidak langsung + subsidi NNI = 3.200 - 70 + 0 NNI = 3.130</li>
206 </ul><ul><li><strong>Langkah 2 (Mencari NNI)</strong><strong></strong>NNI = NNP - pajak tidak langsung + subsidi NNI = 3.200 - 70 + 0 NNI = 3.130</li>
207 </ul><ul><li><strong>Langkah 3 (Mencari PI)</strong><strong></strong>PI = NNI - (laba ditahan + iuran asuransi + pajak perseroan) +<em>transfer payment</em><em></em>PI = 3.130 - (190) + 250 PI = 3.190</li>
207 </ul><ul><li><strong>Langkah 3 (Mencari PI)</strong><strong></strong>PI = NNI - (laba ditahan + iuran asuransi + pajak perseroan) +<em>transfer payment</em><em></em>PI = 3.130 - (190) + 250 PI = 3.190</li>
208 </ul><ul><li><strong>Langkah 4 (Mencari DI)</strong><strong></strong>DI = PI - pajak langsung DI = 3.190 - 270 DI =<strong>2.920</strong></li>
208 </ul><ul><li><strong>Langkah 4 (Mencari DI)</strong><strong></strong>DI = PI - pajak langsung DI = 3.190 - 270 DI =<strong>2.920</strong></li>
209 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah poin E.</strong></p>
209 </ul><p><strong>Jadi, jawaban yang benar adalah poin E.</strong></p>
210 <p><strong>Baca Juga:<a>Tiga Metode Penghitungan Pendapatan Nasional</a></strong></p>
210 <p><strong>Baca Juga:<a>Tiga Metode Penghitungan Pendapatan Nasional</a></strong></p>
211 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
211 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
212 <p><strong>Subtopik: Pengertian dan Manfaat Pendapatan Nasional</strong></p>
212 <p><strong>Subtopik: Pengertian dan Manfaat Pendapatan Nasional</strong></p>
213 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
213 <p><strong>Level Kognitif: LOTS</strong></p>
214 <p>4. Berikut ini yang dimaksud dengan produk nasional bruto adalah ….</p>
214 <p>4. Berikut ini yang dimaksud dengan produk nasional bruto adalah ….</p>
215 <ol><li>seluruh pendapatan nasional setelah ditambah dengan transfer dan dikurangi dengan subsidi</li>
215 <ol><li>seluruh pendapatan nasional setelah ditambah dengan transfer dan dikurangi dengan subsidi</li>
216 <li>pendapatan nasional neto dikurangi dengan penyusutan dan pergantian modal</li>
216 <li>pendapatan nasional neto dikurangi dengan penyusutan dan pergantian modal</li>
217 <li> produk nasional bruto dikurangi dengan penyusutan dan pergantian modal</li>
217 <li> produk nasional bruto dikurangi dengan penyusutan dan pergantian modal</li>
218 <li> seluruh pendapatan nasional setelah dikurangi pajak tidak langsung</li>
218 <li> seluruh pendapatan nasional setelah dikurangi pajak tidak langsung</li>
219 <li> pendapatan perseorangan ditambah dengan<em>transfer payment </em></li>
219 <li> pendapatan perseorangan ditambah dengan<em>transfer payment </em></li>
220 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
220 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
221 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
221 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
222 <p>Salah satu komponen dari pendapatan nasional adalah produk nasional neto (NNP). Produk Nasional Neto (<em>Net National Product</em>) didapat dari produk nasional bruto dikurangi dengan penyusutan dan barang pengganti modal. Jika ditulis dalam rumus:</p>
222 <p>Salah satu komponen dari pendapatan nasional adalah produk nasional neto (NNP). Produk Nasional Neto (<em>Net National Product</em>) didapat dari produk nasional bruto dikurangi dengan penyusutan dan barang pengganti modal. Jika ditulis dalam rumus:</p>
223 <p><strong>NNP = GNP - (penyusutan + barang pengganti modal)</strong>.</p>
223 <p><strong>NNP = GNP - (penyusutan + barang pengganti modal)</strong>.</p>
224 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
224 <p><strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
225 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
225 <p><strong>Topik: Pendapatan Nasional</strong></p>
226 <p>5. Total penerimaan negara dalam satu periode (satu tahun) atau pendapatan yang diterima oleh masyarakat/pemilik faktor produksi suatu negara selama kurun waktu tertentu adalah pengertian dari….</p>
226 <p>5. Total penerimaan negara dalam satu periode (satu tahun) atau pendapatan yang diterima oleh masyarakat/pemilik faktor produksi suatu negara selama kurun waktu tertentu adalah pengertian dari….</p>
227 <ol><li>pendapatan nasional</li>
227 <ol><li>pendapatan nasional</li>
228 <li>pengeluaran nasional</li>
228 <li>pengeluaran nasional</li>
229 <li>pendapatan perseorangan</li>
229 <li>pendapatan perseorangan</li>
230 <li>pendapatan setelah kena pajak</li>
230 <li>pendapatan setelah kena pajak</li>
231 <li>pendapatan tidak kena pajak</li>
231 <li>pendapatan tidak kena pajak</li>
232 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
232 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
233 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
233 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
234 <p>Pendapatan nasional adalah total penerimaan negara dalam satu periode (satu tahun) atau pendapatan yang diterima oleh masyarakat/pemilik faktor produksi suatu negara selama kurun waktu tertentu. Pendapatan nasional terdiri pula dari beberapa komponen, antara lain: Produk Nasional Bruto, Produk Domestik Bruto, Produk Nasional Netto, Pendapatan Nasional Netto. Pendapatan Perseorangan, dan Pendapatan Bebas. Berdasarkan pengertian yang benar, maka jawabannya adalah A.</p>
234 <p>Pendapatan nasional adalah total penerimaan negara dalam satu periode (satu tahun) atau pendapatan yang diterima oleh masyarakat/pemilik faktor produksi suatu negara selama kurun waktu tertentu. Pendapatan nasional terdiri pula dari beberapa komponen, antara lain: Produk Nasional Bruto, Produk Domestik Bruto, Produk Nasional Netto, Pendapatan Nasional Netto. Pendapatan Perseorangan, dan Pendapatan Bebas. Berdasarkan pengertian yang benar, maka jawabannya adalah A.</p>
235 <p>6. Perhatikan data komponen pendapatan nasional negara X berikut:</p>
235 <p>6. Perhatikan data komponen pendapatan nasional negara X berikut:</p>
236 <p>GNP Rp30.000</p>
236 <p>GNP Rp30.000</p>
237 <p>Penyusutan Rp4.500</p>
237 <p>Penyusutan Rp4.500</p>
238 <p>Pajak Langsung Rp2.750</p>
238 <p>Pajak Langsung Rp2.750</p>
239 <p>Pajak Tidak Langsung Rp3.300</p>
239 <p>Pajak Tidak Langsung Rp3.300</p>
240 <p>Subsidi Rp1.000</p>
240 <p>Subsidi Rp1.000</p>
241 <p>Besarnya NNI (<i>Net National Income)</i> negara X adalah….</p>
241 <p>Besarnya NNI (<i>Net National Income)</i> negara X adalah….</p>
242 <ol><li>Rp22.200</li>
242 <ol><li>Rp22.200</li>
243 <li>Rp23.200</li>
243 <li>Rp23.200</li>
244 <li>Rp28.900</li>
244 <li>Rp28.900</li>
245 <li>Rp27.900</li>
245 <li>Rp27.900</li>
246 <li>Rp29.900</li>
246 <li>Rp29.900</li>
247 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
247 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
248 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
248 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
249 <p>NNP = GNP (<i>Gross National Product) -</i> Penyusutan</p>
249 <p>NNP = GNP (<i>Gross National Product) -</i> Penyusutan</p>
250 <p>NNP = Rp30.000 - Rp4.500 = Rp25.500</p>
250 <p>NNP = Rp30.000 - Rp4.500 = Rp25.500</p>
251 <p>NNI = NNP <i>(Net National Product) </i>- Pajak Tidak Langsung + Subsidi</p>
251 <p>NNI = NNP <i>(Net National Product) </i>- Pajak Tidak Langsung + Subsidi</p>
252 <p>NNI = Rp25.500 - Rp3.300 + Rp1.000 = Rp23.200</p>
252 <p>NNI = Rp25.500 - Rp3.300 + Rp1.000 = Rp23.200</p>
253 <p>Sehingga jawaban yang benar adalah B.</p>
253 <p>Sehingga jawaban yang benar adalah B.</p>
254 <p>7. Diketahui negara Y memiliki data dalam suatu tahun:</p>
254 <p>7. Diketahui negara Y memiliki data dalam suatu tahun:</p>
255 <ul><li>Sewa = Rp800.000</li>
255 <ul><li>Sewa = Rp800.000</li>
256 <li>Upah = Rp500.000</li>
256 <li>Upah = Rp500.000</li>
257 <li>Investasi = Rp100.000</li>
257 <li>Investasi = Rp100.000</li>
258 <li>Bunga = Rp30.000</li>
258 <li>Bunga = Rp30.000</li>
259 <li>Konsumsi = Rp900.000</li>
259 <li>Konsumsi = Rp900.000</li>
260 <li>Ekspor = Rp20.000</li>
260 <li>Ekspor = Rp20.000</li>
261 <li>Impor = Rp15.000</li>
261 <li>Impor = Rp15.000</li>
262 <li>Belanja Pemerintah = Rp700.000</li>
262 <li>Belanja Pemerintah = Rp700.000</li>
263 </ul><p>Besarnya pendapatan nasional negara Y dihitung dengan menggunakan pendekatan pengeluaran adalah ….</p>
263 </ul><p>Besarnya pendapatan nasional negara Y dihitung dengan menggunakan pendekatan pengeluaran adalah ….</p>
264 <ol><li>Rp1.735.000</li>
264 <ol><li>Rp1.735.000</li>
265 <li>Rp1.330.000</li>
265 <li>Rp1.330.000</li>
266 <li>Rp1.700.000</li>
266 <li>Rp1.700.000</li>
267 <li>Rp1.695.000</li>
267 <li>Rp1.695.000</li>
268 <li>Rp1.705.000</li>
268 <li>Rp1.705.000</li>
269 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
269 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
270 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
270 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
271 <p>Untuk mencari total pendapatan nasional dengan menggunakan pendekatan pengeluaran:</p>
271 <p>Untuk mencari total pendapatan nasional dengan menggunakan pendekatan pengeluaran:</p>
272 <p>Pendapatan Nasional = C + I + G + (X - M)</p>
272 <p>Pendapatan Nasional = C + I + G + (X - M)</p>
273 <p>= Rp900.000 + Rp100.000 + Rp700.000 + (Rp20.000 - Rp15.000)</p>
273 <p>= Rp900.000 + Rp100.000 + Rp700.000 + (Rp20.000 - Rp15.000)</p>
274 <p>= Rp1.705.000</p>
274 <p>= Rp1.705.000</p>
275 <p>Keterangan:</p>
275 <p>Keterangan:</p>
276 <p>C = Konsumsi</p>
276 <p>C = Konsumsi</p>
277 <p>I = Investasi</p>
277 <p>I = Investasi</p>
278 <p>G = Belanja Pemerintah</p>
278 <p>G = Belanja Pemerintah</p>
279 <p>X = Ekspor</p>
279 <p>X = Ekspor</p>
280 <p>M = Impor</p>
280 <p>M = Impor</p>
281 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi</strong></p>
281 <p><strong>Topik</strong><strong>: Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi</strong></p>
282 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Teori Pertumbuhan Ekonomi</strong></p>
282 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Teori Pertumbuhan Ekonomi</strong></p>
283 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Hots</strong></p>
283 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Hots</strong></p>
284 <p>8. Pertumbuhan ekonomi suatu negara banyak dipengaruhi peranan lembaga keuangan bank dan bukan bank terutama produk aktif dan pasif. Manfaat produk aktif seperti pemberian macam-macam kredit pada pertumbuhan ekonomi adalah ….</p>
284 <p>8. Pertumbuhan ekonomi suatu negara banyak dipengaruhi peranan lembaga keuangan bank dan bukan bank terutama produk aktif dan pasif. Manfaat produk aktif seperti pemberian macam-macam kredit pada pertumbuhan ekonomi adalah ….</p>
285 <ol><li>pendapatan nasional meningkat</li>
285 <ol><li>pendapatan nasional meningkat</li>
286 <li>memotivasi orang untuk menabung</li>
286 <li>memotivasi orang untuk menabung</li>
287 <li>jumlah tabungan naik secara proporsional</li>
287 <li>jumlah tabungan naik secara proporsional</li>
288 <li>mobilitas barang makin cepat</li>
288 <li>mobilitas barang makin cepat</li>
289 <li>suku bunga bank naik</li>
289 <li>suku bunga bank naik</li>
290 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
290 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
291 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
291 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
292 <p>Menurut teori pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar, pertumbuhan ekonomi suatu negara dalam jangka panjang dipengaruhi oleh tingginya tingkat tabungan dan investasi. Melalui produk bank yaitu kredit aktif (memberikan pinjaman), pengusaha menggunakannya untuk keperluan investasi usahanya.<strong>Akibat dari investasi tersebut adalah kenaikan pendapatan nasional</strong>, karena investasi (I) dan pendapatan nasional (Y) memiliki hubungan yang positif.</p>
292 <p>Menurut teori pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar, pertumbuhan ekonomi suatu negara dalam jangka panjang dipengaruhi oleh tingginya tingkat tabungan dan investasi. Melalui produk bank yaitu kredit aktif (memberikan pinjaman), pengusaha menggunakannya untuk keperluan investasi usahanya.<strong>Akibat dari investasi tersebut adalah kenaikan pendapatan nasional</strong>, karena investasi (I) dan pendapatan nasional (Y) memiliki hubungan yang positif.</p>
293 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
293 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
294 <p><strong>Baca Juga:<a>Pertumbuhan Ekonomi dan Teori-Teori Pendukungnya</a></strong></p>
294 <p><strong>Baca Juga:<a>Pertumbuhan Ekonomi dan Teori-Teori Pendukungnya</a></strong></p>
295 <p><strong>Topik: Pertumbuhan Ekonomi</strong></p>
295 <p><strong>Topik: Pertumbuhan Ekonomi</strong></p>
296 <p>9. Menurut Schumpter, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi atas inovasi dan perkembangan yang dilakukan oleh….</p>
296 <p>9. Menurut Schumpter, pertumbuhan ekonomi dipengaruhi atas inovasi dan perkembangan yang dilakukan oleh….</p>
297 <ol><li>rakyat</li>
297 <ol><li>rakyat</li>
298 <li>presiden</li>
298 <li>presiden</li>
299 <li>dewan perwakilan rakyat</li>
299 <li>dewan perwakilan rakyat</li>
300 <li>pengusaha</li>
300 <li>pengusaha</li>
301 <li>kreditur</li>
301 <li>kreditur</li>
302 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
302 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
303 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
303 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
304 <p>Teori Schumpeter menekankan tentang pentingnya peranan pengusaha dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi dan para pengusaha merupakan golongan yang akan terus-menerus membuat pembaruan atau inovasi dalam ekonomi.</p>
304 <p>Teori Schumpeter menekankan tentang pentingnya peranan pengusaha dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi dan para pengusaha merupakan golongan yang akan terus-menerus membuat pembaruan atau inovasi dalam ekonomi.</p>
305 <p>10. GNP negara Z tahun 2021 adalah Rp300 Triliun, dan pada tahun 2020 adalah Rp280 Triliun. Besarnya pertumbuhan ekonomi negara Z adalah….</p>
305 <p>10. GNP negara Z tahun 2021 adalah Rp300 Triliun, dan pada tahun 2020 adalah Rp280 Triliun. Besarnya pertumbuhan ekonomi negara Z adalah….</p>
306 <ol><li>107,14 %</li>
306 <ol><li>107,14 %</li>
307 <li>7,14 %</li>
307 <li>7,14 %</li>
308 <li>100%</li>
308 <li>100%</li>
309 <li>6,66 %</li>
309 <li>6,66 %</li>
310 <li>106,66 %</li>
310 <li>106,66 %</li>
311 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
311 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
312 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
312 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
313 <p>= (GNP tahun ini-GNP tahun lalu)/(GNP tahun lalu) x 100%</p>
313 <p>= (GNP tahun ini-GNP tahun lalu)/(GNP tahun lalu) x 100%</p>
314 <p>=</p>
314 <p>=</p>
315 <p>= 7.14%</p>
315 <p>= 7.14%</p>
316 <p>Sehingga jawaban yang benar adalah B.</p>
316 <p>Sehingga jawaban yang benar adalah B.</p>
317 <p><strong>Topik: Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi</strong></p>
317 <p><strong>Topik: Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi</strong></p>
318 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan &amp; Pembangunan Ekonomi</strong></p>
318 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan &amp; Pembangunan Ekonomi</strong></p>
319 <p>11. Berikut adalah hal-hal yang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi.</p>
319 <p>11. Berikut adalah hal-hal yang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi.</p>
320 <ol><li>Sumber kekayaan alam meningkat tetapi tidak diiringi penerapan teknologi maju.</li>
320 <ol><li>Sumber kekayaan alam meningkat tetapi tidak diiringi penerapan teknologi maju.</li>
321 <li> Meningkatnya pendapatan nasional dalam sembilan bulan.</li>
321 <li> Meningkatnya pendapatan nasional dalam sembilan bulan.</li>
322 <li> Meningkatnya daya saing untuk ekspor nonmigas.</li>
322 <li> Meningkatnya daya saing untuk ekspor nonmigas.</li>
323 <li>Penerapan teknologi maju disertai pengolahan limbah dan perbaikan lingkungan.</li>
323 <li>Penerapan teknologi maju disertai pengolahan limbah dan perbaikan lingkungan.</li>
324 <li> Pengadaan infrastruktur yang dapat menunjang perekonomian.</li>
324 <li> Pengadaan infrastruktur yang dapat menunjang perekonomian.</li>
325 </ol><p>Dari pernyataan di atas, yang dapat mempengaruhi pembangunan ekonomi adalah ….</p>
325 </ol><p>Dari pernyataan di atas, yang dapat mempengaruhi pembangunan ekonomi adalah ….</p>
326 <ol><li> 1, 2, dan 3</li>
326 <ol><li> 1, 2, dan 3</li>
327 <li> 1, 2, dan 4</li>
327 <li> 1, 2, dan 4</li>
328 <li> 1, 2, dan 5</li>
328 <li> 1, 2, dan 5</li>
329 <li> 2, 3, dan 4</li>
329 <li> 2, 3, dan 4</li>
330 <li> 3, 4, dan 5</li>
330 <li> 3, 4, dan 5</li>
331 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
331 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
332 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
332 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
333 <p>Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi, yaitu tanah dan kekayaan alam, kuantitas dan kualitas penduduk dan tenaga kerja, kepemilikan barang modal dan penguasaan teknologi, serta sistem sosial dan sikap masyarakat. Jika dilihat berdasarkan soal, yang merupakan faktor pembangunan ekonomi, yaitu poin 3, 4, dan 5. Sementara itu poin 1 dan 2 bukan merupakan faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi.</p>
333 <p>Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi, yaitu tanah dan kekayaan alam, kuantitas dan kualitas penduduk dan tenaga kerja, kepemilikan barang modal dan penguasaan teknologi, serta sistem sosial dan sikap masyarakat. Jika dilihat berdasarkan soal, yang merupakan faktor pembangunan ekonomi, yaitu poin 3, 4, dan 5. Sementara itu poin 1 dan 2 bukan merupakan faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi.</p>
334 <ul><li>Poin 1 bukan merupakan pembangunan ekonomi karena dikatakan tidak diiringi penerapan teknologi maju, sedangkan salah satu faktor pembangunan ekonomi adalah penguasaan teknologi.</li>
334 <ul><li>Poin 1 bukan merupakan pembangunan ekonomi karena dikatakan tidak diiringi penerapan teknologi maju, sedangkan salah satu faktor pembangunan ekonomi adalah penguasaan teknologi.</li>
335 <li>Poin 2 belum bisa dikatakan pembangunan ekonomi, karena hanya terjadi peningkatan pendapatan nasional, namun tidak diiringi dengan peningkatan pembangunan.</li>
335 <li>Poin 2 belum bisa dikatakan pembangunan ekonomi, karena hanya terjadi peningkatan pendapatan nasional, namun tidak diiringi dengan peningkatan pembangunan.</li>
336 </ul><p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
336 </ul><p><strong>Maka, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
337 <p><strong>Baca Juga:<a>Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dengan Pembangunan Ekonomi</a></strong></p>
337 <p><strong>Baca Juga:<a>Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dengan Pembangunan Ekonomi</a></strong></p>
338 <p><strong>Topik: Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi</strong></p>
338 <p><strong>Topik: Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi</strong></p>
339 <p><strong>Subtopik: Konsep Dasar Pertumbuhan Ekonomi</strong></p>
339 <p><strong>Subtopik: Konsep Dasar Pertumbuhan Ekonomi</strong></p>
340 <p>12. Pernyataan yang benar mengenai ciri pertumbuhan ekonomi pada negara maju adalah …</p>
340 <p>12. Pernyataan yang benar mengenai ciri pertumbuhan ekonomi pada negara maju adalah …</p>
341 <ol><li> Distribusi pendapatan tidak merata</li>
341 <ol><li> Distribusi pendapatan tidak merata</li>
342 <li> Proses input ke input semakin efisien</li>
342 <li> Proses input ke input semakin efisien</li>
343 <li> Tidak mudah menerima peningkatan teknologi</li>
343 <li> Tidak mudah menerima peningkatan teknologi</li>
344 <li> Pertumbuhan penduduk rata-rata di atas 3% per tahun</li>
344 <li> Pertumbuhan penduduk rata-rata di atas 3% per tahun</li>
345 <li> Sumber daya manusia didominasi kalangan menengah ke bawah</li>
345 <li> Sumber daya manusia didominasi kalangan menengah ke bawah</li>
346 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
346 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
347 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
347 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
348 <p>Pertumbuhan ekonomi adalah suatu kondisi yang memungkinkan terjadinya peningkatan produk domestik bruto dari suatu negara atau daerah. Salah satu ciri adanya keberhasilan pertumbuhan ekonomi suatu negara adalah adanya peningkatan GDP. Proses input ke input yang semakin efisien akan memengaruhi jumlah barang yang diproduksi semakin meningkat, sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi. Maka, jawaban yang tepat adalah D, proses input ke input semakin efisien.<strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
348 <p>Pertumbuhan ekonomi adalah suatu kondisi yang memungkinkan terjadinya peningkatan produk domestik bruto dari suatu negara atau daerah. Salah satu ciri adanya keberhasilan pertumbuhan ekonomi suatu negara adalah adanya peningkatan GDP. Proses input ke input yang semakin efisien akan memengaruhi jumlah barang yang diproduksi semakin meningkat, sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi. Maka, jawaban yang tepat adalah D, proses input ke input semakin efisien.<strong>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
349 <p><strong>Topik: Pembangunan Ekonomi</strong></p>
349 <p><strong>Topik: Pembangunan Ekonomi</strong></p>
350 <p>13. Perhatikan poin-poin dalam perencanaan pembangunan ekonomi berikut:</p>
350 <p>13. Perhatikan poin-poin dalam perencanaan pembangunan ekonomi berikut:</p>
351 <ol><li>menetapkan rencana dan tujuan pembangunan</li>
351 <ol><li>menetapkan rencana dan tujuan pembangunan</li>
352 <li>melakukan rencana pembangunan</li>
352 <li>melakukan rencana pembangunan</li>
353 <li>mengukur ketersediaan sumber daya yang ada untuk mencapai rencana dan tujuan pembangunan</li>
353 <li>mengukur ketersediaan sumber daya yang ada untuk mencapai rencana dan tujuan pembangunan</li>
354 <li>memilih alat dan cara untuk melakukan pembangunan nasional</li>
354 <li>memilih alat dan cara untuk melakukan pembangunan nasional</li>
355 </ol><p>Langkah-langkah yang tepat sesuai urutan untuk melakukan perencanaan pembangunan adalah….</p>
355 </ol><p>Langkah-langkah yang tepat sesuai urutan untuk melakukan perencanaan pembangunan adalah….</p>
356 <ol><li>1-2-3-4</li>
356 <ol><li>1-2-3-4</li>
357 <li>1-3-4-2</li>
357 <li>1-3-4-2</li>
358 <li>2-1-3-4</li>
358 <li>2-1-3-4</li>
359 <li>2-3-4-1</li>
359 <li>2-3-4-1</li>
360 <li>4-3-2-1</li>
360 <li>4-3-2-1</li>
361 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
361 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
362 <p><strong>Pembahasan</strong></p>
362 <p><strong>Pembahasan</strong></p>
363 <p>Tahapan perencanaan pembangunan ekonomi:</p>
363 <p>Tahapan perencanaan pembangunan ekonomi:</p>
364 <ol><li>Menetapkan tujuan yang ingin dicapai dalam perencanaan ekonomi di antaranya untuk pertumbuhan, penciptaan kesempatan kerja, distribusi pendapatan, pengurangan kemiskinan, dan sebagainya.</li>
364 <ol><li>Menetapkan tujuan yang ingin dicapai dalam perencanaan ekonomi di antaranya untuk pertumbuhan, penciptaan kesempatan kerja, distribusi pendapatan, pengurangan kemiskinan, dan sebagainya.</li>
365 <li>Mengukur ketersediaan sumberdaya-sumberdaya yang langka selama periode perencanaan tersebut, misalnya : tabungan, bantuan luar negeri, penerimaan pemerintah, penerimaan ekspor, tenaga kerja yang terlatih, dan lain-lain.</li>
365 <li>Mengukur ketersediaan sumberdaya-sumberdaya yang langka selama periode perencanaan tersebut, misalnya : tabungan, bantuan luar negeri, penerimaan pemerintah, penerimaan ekspor, tenaga kerja yang terlatih, dan lain-lain.</li>
366 <li>Memilih berbagai cara (kegiatan dan alat) yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan nasional. Pada tahap ini ditetapkan proyek-proyek investasi seperti jalan raya, jaringan irigasi, pabrik-pabrik, pusat-pusat kesehatan. Selain itu juga perencanaan nasional tentang kebijakan harga, seperti nilai kurs, tingkat bunga, upah, pengaturan pajak, subsidi, dan lain-lain.</li>
366 <li>Memilih berbagai cara (kegiatan dan alat) yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan nasional. Pada tahap ini ditetapkan proyek-proyek investasi seperti jalan raya, jaringan irigasi, pabrik-pabrik, pusat-pusat kesehatan. Selain itu juga perencanaan nasional tentang kebijakan harga, seperti nilai kurs, tingkat bunga, upah, pengaturan pajak, subsidi, dan lain-lain.</li>
367 <li>Mengerjakan proses pemilihan kegiatan-kegiatan yang mungkin dan penting untuk mencapai tujuan nasional (<i>welfare function)</i> tanpa terganggu oleh adanya kendala-kendala sumberdaya dan organisasional.</li>
367 <li>Mengerjakan proses pemilihan kegiatan-kegiatan yang mungkin dan penting untuk mencapai tujuan nasional (<i>welfare function)</i> tanpa terganggu oleh adanya kendala-kendala sumberdaya dan organisasional.</li>
368 </ol><p>Sehingga jawaban yang benar adalah B.</p>
368 </ol><p>Sehingga jawaban yang benar adalah B.</p>
369 <p>14. Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah negara berkembang untuk menanggulangi permasalahan pembangunan ekonomi antara lain….</p>
369 <p>14. Upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah negara berkembang untuk menanggulangi permasalahan pembangunan ekonomi antara lain….</p>
370 <ol><li>mempermudah izin untuk berwiraswasta</li>
370 <ol><li>mempermudah izin untuk berwiraswasta</li>
371 <li>membiarkan investasi asing mendominasi perekonomian negara</li>
371 <li>membiarkan investasi asing mendominasi perekonomian negara</li>
372 <li>menutup usaha-usaha masyarakat kecil menengah</li>
372 <li>menutup usaha-usaha masyarakat kecil menengah</li>
373 <li>menambah utang luar negeri</li>
373 <li>menambah utang luar negeri</li>
374 <li>melanjutkan usaha di sektor primer</li>
374 <li>melanjutkan usaha di sektor primer</li>
375 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
375 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
376 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
376 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
377 <p>Salah satu upaya untuk menanggulangi permasalahan di negara berkembang adalah dengan mempermudah izin usaha. Karena kondisi yang saat ini terjadi adalah sulitnya izin pengurusan untuk berwiraswasta. Dibandingkan dengan negara-negara lain, Indonesia tergolong negara yang lama birokrasi dan prosedur perizinannya.</p>
377 <p>Salah satu upaya untuk menanggulangi permasalahan di negara berkembang adalah dengan mempermudah izin usaha. Karena kondisi yang saat ini terjadi adalah sulitnya izin pengurusan untuk berwiraswasta. Dibandingkan dengan negara-negara lain, Indonesia tergolong negara yang lama birokrasi dan prosedur perizinannya.</p>
378 <p>Sehingga jawaban yang benar adalah A.</p>
378 <p>Sehingga jawaban yang benar adalah A.</p>
379 <p><strong>Topik: Ketenagakerjaan</strong></p>
379 <p><strong>Topik: Ketenagakerjaan</strong></p>
380 <p>15. Tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan adalah pengertian dari….</p>
380 <p>15. Tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan adalah pengertian dari….</p>
381 <ol><li>angkatan kerja</li>
381 <ol><li>angkatan kerja</li>
382 <li>tenaga kerja</li>
382 <li>tenaga kerja</li>
383 <li>kesempatan kerja</li>
383 <li>kesempatan kerja</li>
384 <li>pengangguran</li>
384 <li>pengangguran</li>
385 <li>bukan angkatan kerja</li>
385 <li>bukan angkatan kerja</li>
386 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
386 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
387 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
387 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
388 <ul><li>Kesempatan kerja: lapangan kerja yang tersedia bagi angkatan kerja yang membutuhkan kerja.</li>
388 <ul><li>Kesempatan kerja: lapangan kerja yang tersedia bagi angkatan kerja yang membutuhkan kerja.</li>
389 <li>Tenaga kerja: penduduk yang berada di usia kerja (15-64) tahun.</li>
389 <li>Tenaga kerja: penduduk yang berada di usia kerja (15-64) tahun.</li>
390 <li>Angkatan kerja: penduduk yang sudah memasuki usia kerja baik yang sudah bekerja maupun belum bekerja atau sedang mencari pekerjaan.</li>
390 <li>Angkatan kerja: penduduk yang sudah memasuki usia kerja baik yang sudah bekerja maupun belum bekerja atau sedang mencari pekerjaan.</li>
391 <li>Pengangguran: angkatan kerja yang tidak atau belum mendapatkan pekerjaan.</li>
391 <li>Pengangguran: angkatan kerja yang tidak atau belum mendapatkan pekerjaan.</li>
392 </ul><p>16. Sistem pemberian upah di mana pekerja mendapat upah tertentu dan bagian laba berupa saham disebut juga dengan ….</p>
392 </ul><p>16. Sistem pemberian upah di mana pekerja mendapat upah tertentu dan bagian laba berupa saham disebut juga dengan ….</p>
393 <ol><li>upah waktu</li>
393 <ol><li>upah waktu</li>
394 <li>upah indeks</li>
394 <li>upah indeks</li>
395 <li>upah <i>co partnership</i></li>
395 <li>upah <i>co partnership</i></li>
396 <li>upah borongan</li>
396 <li>upah borongan</li>
397 <li>upah skala berubah</li>
397 <li>upah skala berubah</li>
398 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
398 </ol><p><strong>Jawaban: C</strong></p>
399 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
399 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
400 <p>Sistem pemberian upah:</p>
400 <p>Sistem pemberian upah:</p>
401 <ul><li>upah waktu: upah dihitung berdasarkan lama bekerja</li>
401 <ul><li>upah waktu: upah dihitung berdasarkan lama bekerja</li>
402 <li>upah borongan: upah dihitung berdasarkan kesepakatan bersama antara pemberi kerja dan pekerja untuk menyelesaikan suatu proyek tertentu</li>
402 <li>upah borongan: upah dihitung berdasarkan kesepakatan bersama antara pemberi kerja dan pekerja untuk menyelesaikan suatu proyek tertentu</li>
403 <li>upah satuan: upah dihitung berdasarkan banyaknya barang yang dihasilkan</li>
403 <li>upah satuan: upah dihitung berdasarkan banyaknya barang yang dihasilkan</li>
404 <li>upah skala berubah: upah tergantung dari hasil penjualan perusahaan</li>
404 <li>upah skala berubah: upah tergantung dari hasil penjualan perusahaan</li>
405 <li>upah indeks: upah ditentukan indeks hidup pekerja</li>
405 <li>upah indeks: upah ditentukan indeks hidup pekerja</li>
406 <li>upah <i>co partnerhip </i>atau mitra usaha<i>:</i>pekerja mendapat upah tertentu dan bagian laba berupa saham atau obligasi</li>
406 <li>upah <i>co partnerhip </i>atau mitra usaha<i>:</i>pekerja mendapat upah tertentu dan bagian laba berupa saham atau obligasi</li>
407 </ul><p>Sehingga jawab yang benar untuk pertanyaan tersebut adalah C.</p>
407 </ul><p>Sehingga jawab yang benar untuk pertanyaan tersebut adalah C.</p>
408 <p>17. Masalah pokok ketenagakerjaan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia adalah….</p>
408 <p>17. Masalah pokok ketenagakerjaan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia adalah….</p>
409 <ol><li>rendahnya kualitas tenaga kerja</li>
409 <ol><li>rendahnya kualitas tenaga kerja</li>
410 <li>tingginya tingkat produktivitas</li>
410 <li>tingginya tingkat produktivitas</li>
411 <li>kemajuan teknologi</li>
411 <li>kemajuan teknologi</li>
412 <li>kesempatan kerja yang besar</li>
412 <li>kesempatan kerja yang besar</li>
413 <li>tingginya minat untuk berwiraswasta</li>
413 <li>tingginya minat untuk berwiraswasta</li>
414 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
414 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
415 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
415 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
416 <p>Masalah pokok ketenagakerjaan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia antara lain:</p>
416 <p>Masalah pokok ketenagakerjaan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia antara lain:</p>
417 <ul><li>tingginya jumlah angkatan kerja</li>
417 <ul><li>tingginya jumlah angkatan kerja</li>
418 <li>rendahnya kualitas tenaga kerja</li>
418 <li>rendahnya kualitas tenaga kerja</li>
419 <li>persebaran tenaga kerja tidak merata</li>
419 <li>persebaran tenaga kerja tidak merata</li>
420 <li>kesempatan kerja masih terbatas</li>
420 <li>kesempatan kerja masih terbatas</li>
421 <li>meningkatnya jumlah pengangguran</li>
421 <li>meningkatnya jumlah pengangguran</li>
422 </ul><h2>GEOGRAFI</h2>
422 </ul><h2>GEOGRAFI</h2>
423 <p><strong>Topik</strong><strong>: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
423 <p><strong>Topik</strong><strong>: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
424 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Karakteristik Wilayah Indonesia</strong></p>
424 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Karakteristik Wilayah Indonesia</strong></p>
425 <p>1. Paparan yang menghubungkan antara Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Bangka Belitung, dan daratan Asia adalah ….</p>
425 <p>1. Paparan yang menghubungkan antara Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Bangka Belitung, dan daratan Asia adalah ….</p>
426 <ol><li>Paparan Sahul</li>
426 <ol><li>Paparan Sahul</li>
427 <li>Paparan Sunda</li>
427 <li>Paparan Sunda</li>
428 <li>Paparan Arafura</li>
428 <li>Paparan Arafura</li>
429 <li>perairan laut dalam</li>
429 <li>perairan laut dalam</li>
430 <li>Paparan Sunda dan Sahul<strong></strong></li>
430 <li>Paparan Sunda dan Sahul<strong></strong></li>
431 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
431 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
432 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
432 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
433 <p>Paparan yang terdapat di Indonesia adalah Paparan Sunda dan Paparan Arafura-Sahul. Paparan Sunda merupakan paparan benua yang terluas di dunia dan menghubungkan Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bangka Belitung, dan daratan Asia. Selain itu, Paparan Sunda juga meliputi Laut China Selatan, Teluk Thailand, Selat Malaka, dan Laut Jawa. Sementara, Paparan Arafura-Sahul menghubungkan Pulau Papua, Kepulauan Aru, dan Australia.</p>
433 <p>Paparan yang terdapat di Indonesia adalah Paparan Sunda dan Paparan Arafura-Sahul. Paparan Sunda merupakan paparan benua yang terluas di dunia dan menghubungkan Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bangka Belitung, dan daratan Asia. Selain itu, Paparan Sunda juga meliputi Laut China Selatan, Teluk Thailand, Selat Malaka, dan Laut Jawa. Sementara, Paparan Arafura-Sahul menghubungkan Pulau Papua, Kepulauan Aru, dan Australia.</p>
434 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
434 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
435 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Karakteristik Wilayah Indonesia</a></strong></p>
435 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Karakteristik Wilayah Indonesia</a></strong></p>
436 <p><strong>Topik</strong><strong>: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
436 <p><strong>Topik</strong><strong>: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
437 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Karakteristik Wilayah Indonesia</strong></p>
437 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Karakteristik Wilayah Indonesia</strong></p>
438 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
438 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: HOTS</strong></p>
439 <p>2. Berdasarkan letak geologisnya, Indonesia rawan terhadap bencana alam gempa bumi dan gunung meletus. Namun, ada wilayah yang relatif aman dari bencana alam tersebut, yaitu Kalimantan. Faktor yang menyebabkan Kalimantan aman dari gempa bumi dan gunung meletus adalah ….</p>
439 <p>2. Berdasarkan letak geologisnya, Indonesia rawan terhadap bencana alam gempa bumi dan gunung meletus. Namun, ada wilayah yang relatif aman dari bencana alam tersebut, yaitu Kalimantan. Faktor yang menyebabkan Kalimantan aman dari gempa bumi dan gunung meletus adalah ….</p>
440 <ol><li>tersusun oleh batuan berumur tua</li>
440 <ol><li>tersusun oleh batuan berumur tua</li>
441 <li>jauh dari zona subduksi lempeng</li>
441 <li>jauh dari zona subduksi lempeng</li>
442 <li>berada pada dangkalan benua yang terisolasi</li>
442 <li>berada pada dangkalan benua yang terisolasi</li>
443 <li>Kalimantan tidak memiliki gunung api aktif</li>
443 <li>Kalimantan tidak memiliki gunung api aktif</li>
444 <li>jauh dari perbatasan lempeng Samudra Hindia dan Pasifik</li>
444 <li>jauh dari perbatasan lempeng Samudra Hindia dan Pasifik</li>
445 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
445 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
446 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
446 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
447 <p>Secara geologis, Indonesia terletak di daerah pertemuan di antara tiga lempeng besar dunia, yaitu Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik. Hal ini menjadikan sebagian besar wilayah di Indonesia rawan terhadap bencana gempa bumi dan gunung meletus. Namun,<strong>wilayah-wilayah yang jauh dari zona subduksi lempeng, seperti Pulau Kalimantan</strong>, relatif aman dari bencana tersebut. Hal ini disebabkan wilayah-wilayah ini cenderung aman dari dampak subduksi antarlempeng, seperti pembentukan gunung api dan juga getaran gempa akibat gerakan lempeng.</p>
447 <p>Secara geologis, Indonesia terletak di daerah pertemuan di antara tiga lempeng besar dunia, yaitu Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik. Hal ini menjadikan sebagian besar wilayah di Indonesia rawan terhadap bencana gempa bumi dan gunung meletus. Namun,<strong>wilayah-wilayah yang jauh dari zona subduksi lempeng, seperti Pulau Kalimantan</strong>, relatif aman dari bencana tersebut. Hal ini disebabkan wilayah-wilayah ini cenderung aman dari dampak subduksi antarlempeng, seperti pembentukan gunung api dan juga getaran gempa akibat gerakan lempeng.</p>
448 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
448 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
449 <p><strong>Topik</strong><strong>: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
449 <p><strong>Topik</strong><strong>: Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia</strong></p>
450 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi dan Pengelolaan Laut Indonesia</strong></p>
450 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Potensi dan Pengelolaan Laut Indonesia</strong></p>
451 <p>3. Perikanan merupakan salah satu sektor pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia. Hingga saat ini, sektor perikanan belum menjadi prioritas. Kendala yang menyebabkan hal tersebut terjadi adalah ….</p>
451 <p>3. Perikanan merupakan salah satu sektor pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia. Hingga saat ini, sektor perikanan belum menjadi prioritas. Kendala yang menyebabkan hal tersebut terjadi adalah ….</p>
452 <ol><li>wilayah perairan laut menyempit</li>
452 <ol><li>wilayah perairan laut menyempit</li>
453 <li>nelayan tradisional kesulitan modal</li>
453 <li>nelayan tradisional kesulitan modal</li>
454 <li>permintaan sumber daya laut menurun</li>
454 <li>permintaan sumber daya laut menurun</li>
455 <li>pengetahuan jejaring pemasaran kurang</li>
455 <li>pengetahuan jejaring pemasaran kurang</li>
456 <li>jumlah ikan di perairan Indonesia menurun</li>
456 <li>jumlah ikan di perairan Indonesia menurun</li>
457 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
457 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
458 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
458 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
459 <p>Indonesia memiliki potensi perikanan laut yang tinggi. Namun, perkembangan pada sektor perikanan di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor lambatnya perkembangan pada sektor perikanan di Indonesia adalah jaringan pemasaran hasil produksi perikanan yang masih rendah. Hal ini ditandai dengan belum optimalnya produksi, industri pengolahan, serta pemasaran produk perikanan di Indonesia.</p>
459 <p>Indonesia memiliki potensi perikanan laut yang tinggi. Namun, perkembangan pada sektor perikanan di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor lambatnya perkembangan pada sektor perikanan di Indonesia adalah jaringan pemasaran hasil produksi perikanan yang masih rendah. Hal ini ditandai dengan belum optimalnya produksi, industri pengolahan, serta pemasaran produk perikanan di Indonesia.</p>
460 <p><strong>Jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
460 <p><strong>Jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
461 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Saja Potensi Sumber Daya Laut Indonesia?</a></strong></p>
461 <p><strong>Baca Juga:<a>Apa Saja Potensi Sumber Daya Laut Indonesia?</a></strong></p>
462 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
462 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
463 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Faktor-faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna</strong></p>
463 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Faktor-faktor yang Memengaruhi Sebaran Flora dan Fauna</strong></p>
464 <p>4. Sebagian flora dan fauna dapat menyebar karena bantuan sarana pendukungnya. Sarana pendukung persebaran flora dan fauna dapat berupa ….</p>
464 <p>4. Sebagian flora dan fauna dapat menyebar karena bantuan sarana pendukungnya. Sarana pendukung persebaran flora dan fauna dapat berupa ….</p>
465 <ol><li>jenis lahan dan jenis tanah</li>
465 <ol><li>jenis lahan dan jenis tanah</li>
466 <li>jenis tanah dan seleksi alam</li>
466 <li>jenis tanah dan seleksi alam</li>
467 <li>bentang alam dan kondisi iklim</li>
467 <li>bentang alam dan kondisi iklim</li>
468 <li>perilaku manusia dan gerakan angin</li>
468 <li>perilaku manusia dan gerakan angin</li>
469 <li>perubahan habitat dan tekanan populasi</li>
469 <li>perubahan habitat dan tekanan populasi</li>
470 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
470 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
471 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
471 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
472 <p>Persebaran flora dan fauna di permukaan bumi dapat dipengaruhi oleh sarana pendukungnya. Ada beberapa sarana pendukung persebaran flora dan fauna, seperti udara dan manusia. Fauna yang memiliki kemampuan untuk terbang dapat bermigrasi melalui udara, sedangkan persebaran flora melalui udara dilakukan melalui media angin yang bisa membawa serbuk atau benih tumbuhan dari suatu tempat ke tempat lain. Perilaku manusia juga memengaruhi persebaran flora dan fauna. Contohnya adalah manusia dapat membawa tumbuhan atau hewan khas di suatu wilayah untuk dapat dikembangbiakkan di wilayah lain.</p>
472 <p>Persebaran flora dan fauna di permukaan bumi dapat dipengaruhi oleh sarana pendukungnya. Ada beberapa sarana pendukung persebaran flora dan fauna, seperti udara dan manusia. Fauna yang memiliki kemampuan untuk terbang dapat bermigrasi melalui udara, sedangkan persebaran flora melalui udara dilakukan melalui media angin yang bisa membawa serbuk atau benih tumbuhan dari suatu tempat ke tempat lain. Perilaku manusia juga memengaruhi persebaran flora dan fauna. Contohnya adalah manusia dapat membawa tumbuhan atau hewan khas di suatu wilayah untuk dapat dikembangbiakkan di wilayah lain.</p>
473 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
473 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
474 <p><strong>Baca Juga:<a>Faktor Persebaran Flora dan Fauna di Dunia</a></strong></p>
474 <p><strong>Baca Juga:<a>Faktor Persebaran Flora dan Fauna di Dunia</a></strong></p>
475 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
475 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
476 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Persebaran Jenis-jenis Flora dan Fauna di Dunia</strong></p>
476 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Persebaran Jenis-jenis Flora dan Fauna di Dunia</strong></p>
477 <p><strong>5. Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
477 <p><strong>5. Perhatikan gambar berikut!</strong></p>
478 <p>Fauna khas pada gambar di atas hidup di kawasan .…</p>
478 <p>Fauna khas pada gambar di atas hidup di kawasan .…</p>
479 <ol><li>Australis</li>
479 <ol><li>Australis</li>
480 <li>Neartik</li>
480 <li>Neartik</li>
481 <li>Neotropik</li>
481 <li>Neotropik</li>
482 <li>Oriental</li>
482 <li>Oriental</li>
483 <li>Paleartik</li>
483 <li>Paleartik</li>
484 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
484 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
485 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
485 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
486 <p>Hewan yang ditunjukkan pada gambar di soal adalah burung kiwi. Burung kiwi merupakan hewan endemik yang berasal dari Selandia Baru. Oleh sebab ini, burung ini termasuk dalam fauna Australis.</p>
486 <p>Hewan yang ditunjukkan pada gambar di soal adalah burung kiwi. Burung kiwi merupakan hewan endemik yang berasal dari Selandia Baru. Oleh sebab ini, burung ini termasuk dalam fauna Australis.</p>
487 <p><strong>Jawaban yang tepat adalah A. </strong></p>
487 <p><strong>Jawaban yang tepat adalah A. </strong></p>
488 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Biosfer dan Faktor Persebaran Flora dan Fauna</a></strong></p>
488 <p><strong>Baca Juga:<a>Mengenal Biosfer dan Faktor Persebaran Flora dan Fauna</a></strong></p>
489 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
489 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
490 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pemanfaatan Flora dan Fauna Indonesia Sebagai Sumber Daya Alam</strong></p>
490 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Pemanfaatan Flora dan Fauna Indonesia Sebagai Sumber Daya Alam</strong></p>
491 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Medium</strong></p>
491 <p><strong>Level Kognitif</strong><strong>: Medium</strong></p>
492 <p>6. Kondisi wilayah Nusa Tenggara Timur dipengaruhi berbagai komponen lingkungan. Faktor lingkungan fisik yang mempengaruhi aktivitas masyarakat Nusa Tenggara Timur di bidang peternakan adalah ….</p>
492 <p>6. Kondisi wilayah Nusa Tenggara Timur dipengaruhi berbagai komponen lingkungan. Faktor lingkungan fisik yang mempengaruhi aktivitas masyarakat Nusa Tenggara Timur di bidang peternakan adalah ….</p>
493 <ol><li>memiliki padang rumput luas</li>
493 <ol><li>memiliki padang rumput luas</li>
494 <li>curah hujan sangat tinggi</li>
494 <li>curah hujan sangat tinggi</li>
495 <li>tingkat kesuburan tanah tinggi</li>
495 <li>tingkat kesuburan tanah tinggi</li>
496 <li>sebagian daerahnya dataran rendah</li>
496 <li>sebagian daerahnya dataran rendah</li>
497 <li>banyak sungai mengalir sepanjang tahun</li>
497 <li>banyak sungai mengalir sepanjang tahun</li>
498 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
498 </ol><p><strong>Jawaban: A</strong></p>
499 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
499 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
500 <p>Wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki bioma sabana dan stepa, yaitu<strong>padang rumput yang luas</strong>dan diselingi oleh pepohonan dan semak-semak. Lingkungan wilayah Nusa Tenggara Timur yang demikian menjadikannya cocok untuk aktivitas peternakan.</p>
500 <p>Wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki bioma sabana dan stepa, yaitu<strong>padang rumput yang luas</strong>dan diselingi oleh pepohonan dan semak-semak. Lingkungan wilayah Nusa Tenggara Timur yang demikian menjadikannya cocok untuk aktivitas peternakan.</p>
501 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
501 <p><strong>Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah A.</strong></p>
502 <p><strong>Baca Juga:<a>Penyebab Persebaran Flora dan Fauna di Bumi</a></strong></p>
502 <p><strong>Baca Juga:<a>Penyebab Persebaran Flora dan Fauna di Bumi</a></strong></p>
503 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
503 <p><strong>Topik</strong><strong>: Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
504 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
504 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Konservasi Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia</strong></p>
505 <p>7. Salah satu taman nasional yang ada di Indonesia yang bertujuan untuk melestarikan badak bercula satu adalah ….</p>
505 <p>7. Salah satu taman nasional yang ada di Indonesia yang bertujuan untuk melestarikan badak bercula satu adalah ….</p>
506 <ol><li>Lorentz</li>
506 <ol><li>Lorentz</li>
507 <li>Meru Betiri</li>
507 <li>Meru Betiri</li>
508 <li>Lore Lindu</li>
508 <li>Lore Lindu</li>
509 <li>Ujung Kulon</li>
509 <li>Ujung Kulon</li>
510 <li>Gunung Leuser</li>
510 <li>Gunung Leuser</li>
511 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
511 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
512 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
512 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
513 <p>Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi, serta dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, pendidikan, menunjang budi daya, pariwisata dan rekreasi. Salah satu fungsi dari taman nasional adalah sebagai tempat pelestarian flora dan fauna. Salah satu fauna yang perlu dilindungi di Indonesia adalah badak bercula satu. Taman nasional yang berfungsi untuk melestarikan badak bercula satu adalah Taman Nasional Ujung Kulon.</p>
513 <p>Taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi, serta dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, pendidikan, menunjang budi daya, pariwisata dan rekreasi. Salah satu fungsi dari taman nasional adalah sebagai tempat pelestarian flora dan fauna. Salah satu fauna yang perlu dilindungi di Indonesia adalah badak bercula satu. Taman nasional yang berfungsi untuk melestarikan badak bercula satu adalah Taman Nasional Ujung Kulon.</p>
514 <p><strong>Jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
514 <p><strong>Jawaban yang tepat adalah D. </strong></p>
515 <p><strong>Baca Juga:<a>Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Hampir Punah</a></strong></p>
515 <p><strong>Baca Juga:<a>Cara Melakukan Konservasi Flora dan Fauna yang Hampir Punah</a></strong></p>
516 <h2>SEJARAH</h2>
516 <h2>SEJARAH</h2>
517 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa</strong></p>
517 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa</strong></p>
518 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perebutan Hegemoni Bangsa Barat</strong></p>
518 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perebutan Hegemoni Bangsa Barat</strong></p>
519 <p>1. Berikut adalah salah satu alasan yang membuat bangsa Eropa melakukan penjelajahan dunia, yaitu ….</p>
519 <p>1. Berikut adalah salah satu alasan yang membuat bangsa Eropa melakukan penjelajahan dunia, yaitu ….</p>
520 <ol><li>terbukanya perdagangan di Laut Tengah oleh Turki Utsmani</li>
520 <ol><li>terbukanya perdagangan di Laut Tengah oleh Turki Utsmani</li>
521 <li>membuka hubungan diplomatik dengan dunia Timur</li>
521 <li>membuka hubungan diplomatik dengan dunia Timur</li>
522 <li>memperluas perdagangan kain sutra ke Nusantara</li>
522 <li>memperluas perdagangan kain sutra ke Nusantara</li>
523 <li>menimba ilmu ke negeri Timur</li>
523 <li>menimba ilmu ke negeri Timur</li>
524 <li>dikuasainya Konstantinopel dan monopoli dagang di Laut Tengah oleh Turki Utsmani</li>
524 <li>dikuasainya Konstantinopel dan monopoli dagang di Laut Tengah oleh Turki Utsmani</li>
525 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
525 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
526 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
526 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
527 <p>Setelah jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani pada tahun 1453 menyebabkan jalur perdagangan antara masyarakat Eropa dan Asia dikuasai oleh Turki Utsmani. Kesultanan Turki Utsmani setelah berhasil menguasai pusat perdagangan Konstantinopel melakukan monopoli perdagangan dengan masyarakat Eropa. Hal tersebut tentu saja menyebabkan lonjakan harga kebutuhan pokok bangsa Eropa pada saat itu, yakni rempah-rempah. Sehingga memaksa bangsa Eropa untuk melakukan penjelajahan baru demi menemukan sumber pusat rempah-rempah ke dunia Timur tanpa melalui Konstantinopel. Pelayaran tersebut dipelopori oleh bangsa Portugis dan Spanyol yang nantinya diikuti oleh bangsa Eropa lainnya.</p>
527 <p>Setelah jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Utsmani pada tahun 1453 menyebabkan jalur perdagangan antara masyarakat Eropa dan Asia dikuasai oleh Turki Utsmani. Kesultanan Turki Utsmani setelah berhasil menguasai pusat perdagangan Konstantinopel melakukan monopoli perdagangan dengan masyarakat Eropa. Hal tersebut tentu saja menyebabkan lonjakan harga kebutuhan pokok bangsa Eropa pada saat itu, yakni rempah-rempah. Sehingga memaksa bangsa Eropa untuk melakukan penjelajahan baru demi menemukan sumber pusat rempah-rempah ke dunia Timur tanpa melalui Konstantinopel. Pelayaran tersebut dipelopori oleh bangsa Portugis dan Spanyol yang nantinya diikuti oleh bangsa Eropa lainnya.</p>
528 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
528 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.</strong><strong></strong><strong> </strong></p>
529 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa</strong></p>
529 <p><strong>Topik</strong><strong>: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa</strong></p>
530 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perkembangan Kekuasaan Bangsa Eropa di Indonesia</strong></p>
530 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Perkembangan Kekuasaan Bangsa Eropa di Indonesia</strong></p>
531 <p>2. Perhatikan hal-hal berikut!</p>
531 <p>2. Perhatikan hal-hal berikut!</p>
532 <ol><li>Banyaknya korupsi yang dilakukan pegawai VOC</li>
532 <ol><li>Banyaknya korupsi yang dilakukan pegawai VOC</li>
533 <li>Pemberian deviden kepada pemegang saham</li>
533 <li>Pemberian deviden kepada pemegang saham</li>
534 <li>Anggaran pegawai yang terlalu besar</li>
534 <li>Anggaran pegawai yang terlalu besar</li>
535 <li>Adanya serangan dari Inggris terhadap negeri Belanda</li>
535 <li>Adanya serangan dari Inggris terhadap negeri Belanda</li>
536 </ol><p>Dari data di atas yang menyebabkan kemunduran dan kebangkrutan VOC adalah ….</p>
536 </ol><p>Dari data di atas yang menyebabkan kemunduran dan kebangkrutan VOC adalah ….</p>
537 <ol><li>1, 2 dan 3</li>
537 <ol><li>1, 2 dan 3</li>
538 <li> 1, 2 dan 4</li>
538 <li> 1, 2 dan 4</li>
539 <li>2 dan 4</li>
539 <li>2 dan 4</li>
540 <li>4 saja</li>
540 <li>4 saja</li>
541 <li>Benar semua</li>
541 <li>Benar semua</li>
542 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
542 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: A</strong></p>
543 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
543 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
544 <p>Dari data di atas yang menyebabkan kemunduran dan kebangkrutan VOC terdapat pada no. 1, 2, dan 3. Berikut hal yang menyebabkan jatuh dan bangkrutnya VOC:</p>
544 <p>Dari data di atas yang menyebabkan kemunduran dan kebangkrutan VOC terdapat pada no. 1, 2, dan 3. Berikut hal yang menyebabkan jatuh dan bangkrutnya VOC:</p>
545 <ol><li>Banyaknya korupsi yang dilakukan pegawai VOC</li>
545 <ol><li>Banyaknya korupsi yang dilakukan pegawai VOC</li>
546 <li>Pemberian deviden kepada pemegang saham</li>
546 <li>Pemberian deviden kepada pemegang saham</li>
547 <li>Anggaran pegawai yang terlalu besar</li>
547 <li>Anggaran pegawai yang terlalu besar</li>
548 <li>Persaingan dengan kongsi dagang lain</li>
548 <li>Persaingan dengan kongsi dagang lain</li>
549 <li>Utang VOC yang sangat besar</li>
549 <li>Utang VOC yang sangat besar</li>
550 <li>Berkembangnya paham liberalisme sehingga monopoli perdagangan tidak lagi diterapkan</li>
550 <li>Berkembangnya paham liberalisme sehingga monopoli perdagangan tidak lagi diterapkan</li>
551 <li>Pendudukan Prancis terhadap negeri Belanda pada tahun 1795 yang mana pada saat itu Prancis sedang berperang menghadapi Inggris, sehingga badan seperti VOC tidak lagi dibutuhkan di negeri jajahan</li>
551 <li>Pendudukan Prancis terhadap negeri Belanda pada tahun 1795 yang mana pada saat itu Prancis sedang berperang menghadapi Inggris, sehingga badan seperti VOC tidak lagi dibutuhkan di negeri jajahan</li>
552 </ol><p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong> </strong></p>
552 </ol><p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.</strong><strong> </strong></p>
553 <p><strong>Baca Juga:<a>Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa di Indonesia</a></strong></p>
553 <p><strong>Baca Juga:<a>Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa di Indonesia</a></strong></p>
554 <p>Topik: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa</p>
554 <p>Topik: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa</p>
555 <p>Subtopik: Perkembangan Kekuasaan Bangsa Eropa di Indonesia</p>
555 <p>Subtopik: Perkembangan Kekuasaan Bangsa Eropa di Indonesia</p>
556 <p>3. Belanda, akan tetapi terdapat aksi protes yang dilakukan oleh kelompok humanis terhadap kebijakan tersebut, karena ….</p>
556 <p>3. Belanda, akan tetapi terdapat aksi protes yang dilakukan oleh kelompok humanis terhadap kebijakan tersebut, karena ….</p>
557 <ol><li>terdapat indikasi korupsi yang dilakukan Gubernur Hindia Belanda</li>
557 <ol><li>terdapat indikasi korupsi yang dilakukan Gubernur Hindia Belanda</li>
558 <li>sedikitnya lapangan pekerjaan bagi orang Eropa di Hindia Belanda</li>
558 <li>sedikitnya lapangan pekerjaan bagi orang Eropa di Hindia Belanda</li>
559 <li>adanya kekosongan kas negara Hindia Belanda</li>
559 <li>adanya kekosongan kas negara Hindia Belanda</li>
560 <li>kesejahteraan masyarakat di Hindia Belanda menurun tajam</li>
560 <li>kesejahteraan masyarakat di Hindia Belanda menurun tajam</li>
561 <li>meningkatnya kesejahteraan kalangan bumiputera di Hindia Belanda</li>
561 <li>meningkatnya kesejahteraan kalangan bumiputera di Hindia Belanda</li>
562 </ol><p>Jawaban: D</p>
562 </ol><p>Jawaban: D</p>
563 <p>Pembahasan:</p>
563 <p>Pembahasan:</p>
564 <p>Keberhasilan sistem tanam paksa membawa Belanda menjadi sebuah negara terkaya di Eropa. Keuntungan besar yang membawa kemakmuran negeri bahkan tidak pernah dirasakan oleh rakyat di Hindia Belanda. Keuntungan besar tersebut justru didapatkan melalui jerih payah dan kesengsaraan rakyat Hindia Belanda. Melihat kesengsaraan dan kemiskinan yang dialami masyarakat inilah mulai muncul kritik keras dari kaum humanis Belanda kepada parlemen. Mereka menuntut adanya peningkatan kesejahteraan rakyat Hindia Belanda. Bangsa Belanda perlu membalas budi kepada masyarakat Hindia Belanda dengan memberikan hak-hak mereka yang kemudian dirumuskan ke dalam politik etis atau politik balas budi.</p>
564 <p>Keberhasilan sistem tanam paksa membawa Belanda menjadi sebuah negara terkaya di Eropa. Keuntungan besar yang membawa kemakmuran negeri bahkan tidak pernah dirasakan oleh rakyat di Hindia Belanda. Keuntungan besar tersebut justru didapatkan melalui jerih payah dan kesengsaraan rakyat Hindia Belanda. Melihat kesengsaraan dan kemiskinan yang dialami masyarakat inilah mulai muncul kritik keras dari kaum humanis Belanda kepada parlemen. Mereka menuntut adanya peningkatan kesejahteraan rakyat Hindia Belanda. Bangsa Belanda perlu membalas budi kepada masyarakat Hindia Belanda dengan memberikan hak-hak mereka yang kemudian dirumuskan ke dalam politik etis atau politik balas budi.</p>
565 <p>Jadi, walaupun sistem tanam paksa memberikan keuntungan yang luar biasa bagi Belanda, akan tetapi terdapat aksi protes yang dilakukan oleh kelompok humanis terhadap kebijakan tersebut, karena kesejahteraan masyarakat di Hindia Belanda menurun tajam<strong>.</strong></p>
565 <p>Jadi, walaupun sistem tanam paksa memberikan keuntungan yang luar biasa bagi Belanda, akan tetapi terdapat aksi protes yang dilakukan oleh kelompok humanis terhadap kebijakan tersebut, karena kesejahteraan masyarakat di Hindia Belanda menurun tajam<strong>.</strong></p>
566 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
566 <p><strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
567 <p><strong>Topik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Hindu-Buddha</strong></p>
567 <p><strong>Topik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Hindu-Buddha</strong></p>
568 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Hindu-Buddha</strong></p>
568 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Hindu-Buddha</strong></p>
569 <p>4. Berikut yang merupakan kerajaan maritim Hindu-Buddha di Indonesia adalah ….</p>
569 <p>4. Berikut yang merupakan kerajaan maritim Hindu-Buddha di Indonesia adalah ….</p>
570 <ol><li>Kerajaan Salakanagara</li>
570 <ol><li>Kerajaan Salakanagara</li>
571 <li>Kerajaan Pasai</li>
571 <li>Kerajaan Pasai</li>
572 <li>Kerajaan Sunda</li>
572 <li>Kerajaan Sunda</li>
573 <li>Kerajaan Kutai</li>
573 <li>Kerajaan Kutai</li>
574 <li>Kerajaan Malaka</li>
574 <li>Kerajaan Malaka</li>
575 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
575 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: D</strong></p>
576 <p><strong> Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
576 <p><strong> Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
577 <p>Kerajaan Kutai merupakan kerajaan Maritim bercorak Hindu-Buddha pertama di Indonesia. Kerajaan Kutai terletak di tepi Sungai Mahakam. Menurut para ahli sejarah, kehidupan masyarakat kerajaan Kutai tidak terlepas dari kehidupan sungai Mahakam. Hal tersebut dilihat dari beberapa bukti yang ditemukan. Kerajaan Kutai dikenal dengan hasil hutannya seperti getah kayu meranti, damar, kayu rotan, kayu cendana, dan bulu-bulu burung yang indah. Komoditas tersebut diperdagangkan melalui kegiatan pelayaran di sepanjang sungai Mahakam.</p>
577 <p>Kerajaan Kutai merupakan kerajaan Maritim bercorak Hindu-Buddha pertama di Indonesia. Kerajaan Kutai terletak di tepi Sungai Mahakam. Menurut para ahli sejarah, kehidupan masyarakat kerajaan Kutai tidak terlepas dari kehidupan sungai Mahakam. Hal tersebut dilihat dari beberapa bukti yang ditemukan. Kerajaan Kutai dikenal dengan hasil hutannya seperti getah kayu meranti, damar, kayu rotan, kayu cendana, dan bulu-bulu burung yang indah. Komoditas tersebut diperdagangkan melalui kegiatan pelayaran di sepanjang sungai Mahakam.</p>
578 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
578 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.</strong></p>
579 <p><strong>Baca Juga:<a>9 Kerajaan Hindu dan Buddha di Indonesia</a></strong></p>
579 <p><strong>Baca Juga:<a>9 Kerajaan Hindu dan Buddha di Indonesia</a></strong></p>
580 <p><strong>Topik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Hindu-Buddha</strong></p>
580 <p><strong>Topik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Hindu-Buddha</strong></p>
581 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Hindu-Buddha</strong></p>
581 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Hindu-Buddha</strong></p>
582 <p>5. Perhatikan data berikut!</p>
582 <p>5. Perhatikan data berikut!</p>
583 <ol><li>Kehidupan masyarakat Sriwijaya mendapat pengaruh agama Buddha Mahayana</li>
583 <ol><li>Kehidupan masyarakat Sriwijaya mendapat pengaruh agama Buddha Mahayana</li>
584 <li>Kehidupan masyarakat Sriwijaya mendapat pengaruh agama Buddha Theravada</li>
584 <li>Kehidupan masyarakat Sriwijaya mendapat pengaruh agama Buddha Theravada</li>
585 <li>Menjalin hubungan perdagangan dan pendidikan dengan kerajaan Cola India</li>
585 <li>Menjalin hubungan perdagangan dan pendidikan dengan kerajaan Cola India</li>
586 <li>Menguasai jalur perdagangan hingga wilayah Champa dibuktikan melalui prasasti Ligor</li>
586 <li>Menguasai jalur perdagangan hingga wilayah Champa dibuktikan melalui prasasti Ligor</li>
587 </ol><p>Dari data di atas, pernyataan yang benar mengenai kerajaan maritim Sriwijaya adalah ….</p>
587 </ol><p>Dari data di atas, pernyataan yang benar mengenai kerajaan maritim Sriwijaya adalah ….</p>
588 <ol><li>1, 2 dan 3</li>
588 <ol><li>1, 2 dan 3</li>
589 <li>1 dan 3</li>
589 <li>1 dan 3</li>
590 <li>2 dan 4</li>
590 <li>2 dan 4</li>
591 <li>4 saja</li>
591 <li>4 saja</li>
592 <li>Benar semua</li>
592 <li>Benar semua</li>
593 </ol><p><strong> Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
593 </ol><p><strong> Jawaban</strong><strong>: B</strong></p>
594 <p><strong> Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
594 <p><strong> Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
595 <p>Dari data di atas, pernyataan yang benar mengenai kerajaan Sriwijaya terdapat pada nomor 1 dan 3. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terpengaruhi aliran Buddha Mahayana, bahkan kerajaan Sriwijaya menjadi pusat pembelajaran agama Buddha Mahayana di Asia Tenggara. Kerajaan Sriwijaya juga melakukan hubungan diplomatik dengan kerajaan yang ada di sekitar kerajaan Sriwijaya seperti dengan kerajaan Cola yang bekerja sama dalam bidang pendidikan dan perdagangan pada masa pemerintahan raja Sanggrama WIjayatunggawarman dan Kerajaan Pala dalam bidang pendidikan pada masa Raja Balaputradewa yang dijelaskan dalam prasasti Nalanda.<strong> </strong></p>
595 <p>Dari data di atas, pernyataan yang benar mengenai kerajaan Sriwijaya terdapat pada nomor 1 dan 3. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang terpengaruhi aliran Buddha Mahayana, bahkan kerajaan Sriwijaya menjadi pusat pembelajaran agama Buddha Mahayana di Asia Tenggara. Kerajaan Sriwijaya juga melakukan hubungan diplomatik dengan kerajaan yang ada di sekitar kerajaan Sriwijaya seperti dengan kerajaan Cola yang bekerja sama dalam bidang pendidikan dan perdagangan pada masa pemerintahan raja Sanggrama WIjayatunggawarman dan Kerajaan Pala dalam bidang pendidikan pada masa Raja Balaputradewa yang dijelaskan dalam prasasti Nalanda.<strong> </strong></p>
596 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
596 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
597 <p><strong>Topik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Islam</strong></p>
597 <p><strong>Topik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Nusantara pada Masa Islam</strong></p>
598 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Islam</strong></p>
598 <p><strong>Subtopik</strong><strong>: Kerajaan Maritim Islam</strong></p>
599 <p>6. Kerajaan Gowa Tallo (Makassar) merupakan kerajaan yang berhasil berkembang menjadi kerajaan maritim yang kuat dalam bidang perdagangan di wilayah timur Nusantara. Hal tersebut didukung dengan ….</p>
599 <p>6. Kerajaan Gowa Tallo (Makassar) merupakan kerajaan yang berhasil berkembang menjadi kerajaan maritim yang kuat dalam bidang perdagangan di wilayah timur Nusantara. Hal tersebut didukung dengan ….</p>
600 <ol><li>angkatan perang yang tangguh</li>
600 <ol><li>angkatan perang yang tangguh</li>
601 <li>wilayah Makassar yang melewati pelayaran laut dunia</li>
601 <li>wilayah Makassar yang melewati pelayaran laut dunia</li>
602 <li>komoditas rempah-rempah yang diproduksi di wilayah Makassar</li>
602 <li>komoditas rempah-rempah yang diproduksi di wilayah Makassar</li>
603 <li>masyarakat wilayah Makassar yang sering melakukan pelayaran</li>
603 <li>masyarakat wilayah Makassar yang sering melakukan pelayaran</li>
604 <li>Pelabuhan Makassar yang strategis sebagai tempat transit rempah-rempah dari Maluku</li>
604 <li>Pelabuhan Makassar yang strategis sebagai tempat transit rempah-rempah dari Maluku</li>
605 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
605 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>: E</strong></p>
606 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
606 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
607 <p>Kerajaan Gowa Tallo merupakan pusat perdagangan terpenting yang berada di wilayah Timur Nusantara. Para pedagang dari seluruh Nusantara bahkan dari luar negeri banyak yang berdagang di Pelabuhan Sumba Opu. Hasil buminya terutama rempah-rempah merupakan barang dagangan yang laku di pasaran dunia. Rempah-rempah yang terdapat di pelabuhan Sumba Opu kebanyakan merupakan rempah-rempah yang didapatkan dari kepulauan Maluku dan dijual pelabuhan tersebut.</p>
607 <p>Kerajaan Gowa Tallo merupakan pusat perdagangan terpenting yang berada di wilayah Timur Nusantara. Para pedagang dari seluruh Nusantara bahkan dari luar negeri banyak yang berdagang di Pelabuhan Sumba Opu. Hasil buminya terutama rempah-rempah merupakan barang dagangan yang laku di pasaran dunia. Rempah-rempah yang terdapat di pelabuhan Sumba Opu kebanyakan merupakan rempah-rempah yang didapatkan dari kepulauan Maluku dan dijual pelabuhan tersebut.</p>
608 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
608 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
609 <p><strong>Baca Juga:<a>Kerajaan-Kerajaan Maritim Islam di Nusantara</a></strong></p>
609 <p><strong>Baca Juga:<a>Kerajaan-Kerajaan Maritim Islam di Nusantara</a></strong></p>
610 <p>Topik: Pemikiran dan Peristiwa Penting di Eropa</p>
610 <p>Topik: Pemikiran dan Peristiwa Penting di Eropa</p>
611 <p>Subtopik: Revolusi Industri</p>
611 <p>Subtopik: Revolusi Industri</p>
612 <p>7. Dampak dari adanya Revolusi Industri dalam bidang sosial di antaranya ….</p>
612 <p>7. Dampak dari adanya Revolusi Industri dalam bidang sosial di antaranya ….</p>
613 <ol><li>industri perumahan berhenti berproduksi</li>
613 <ol><li>industri perumahan berhenti berproduksi</li>
614 <li>adanya kemajuan dalam bidang transportasi</li>
614 <li>adanya kemajuan dalam bidang transportasi</li>
615 <li>adanya kesenjangan antara pemilik modal dengan buruh</li>
615 <li>adanya kesenjangan antara pemilik modal dengan buruh</li>
616 <li>munculnya partai politik yang berasal dari golongan pekerja</li>
616 <li>munculnya partai politik yang berasal dari golongan pekerja</li>
617 <li>adanya kemajuan dalam bidang kesejahteraan masyarakat</li>
617 <li>adanya kemajuan dalam bidang kesejahteraan masyarakat</li>
618 </ol><p>Jawaban: C</p>
618 </ol><p>Jawaban: C</p>
619 <p>Pembahasan:</p>
619 <p>Pembahasan:</p>
620 <p>Berkembangnya Revolusi Industri mempunyai dampak yang sangat luas bagi kehidupan masyarakat. Dalam bidang sosial, pengaruh dari adanya Revolusi Industri adalah terjadinya kesenjangan sosial antara pemilik modal dengan buruh. Pemilik modal biasanya mendapatkan keuntungan yang berlipat, namun hal tersebut tidak sejalan dengan kaum buruh yang tidak diperhatikan kesejahteraan sosialnya, sehingga dalam aspek politik, kaum buruh mendirikan perserikatan atau partai politik yang bertujuan untuk menggalang tuntutan hak buruh dan perbaikan kesejahteraan buruh.</p>
620 <p>Berkembangnya Revolusi Industri mempunyai dampak yang sangat luas bagi kehidupan masyarakat. Dalam bidang sosial, pengaruh dari adanya Revolusi Industri adalah terjadinya kesenjangan sosial antara pemilik modal dengan buruh. Pemilik modal biasanya mendapatkan keuntungan yang berlipat, namun hal tersebut tidak sejalan dengan kaum buruh yang tidak diperhatikan kesejahteraan sosialnya, sehingga dalam aspek politik, kaum buruh mendirikan perserikatan atau partai politik yang bertujuan untuk menggalang tuntutan hak buruh dan perbaikan kesejahteraan buruh.</p>
621 <p>Jadi, dampak dari adanya Revolusi Industri dalam bidang sosial di antaranya adanya kesenjangan antara pemilik modal denganburuh.</p>
621 <p>Jadi, dampak dari adanya Revolusi Industri dalam bidang sosial di antaranya adanya kesenjangan antara pemilik modal denganburuh.</p>
622 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</p>
622 <p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.</p>
623 <p><strong>Baca Juga:<a>Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri</a></strong></p>
623 <p><strong>Baca Juga:<a>Sejarah Besar Dunia: Revolusi Industri</a></strong></p>
624 <h2>SOSIOLOGI</h2>
624 <h2>SOSIOLOGI</h2>
625 <p><strong>Topik: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
625 <p><strong>Topik: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
626 <p><strong>Subtopik: Pemecahan Masalah Sosial untuk Mencapai Kehidupan Publik yang Lebih Baik</strong></p>
626 <p><strong>Subtopik: Pemecahan Masalah Sosial untuk Mencapai Kehidupan Publik yang Lebih Baik</strong></p>
627 <p><strong>1. Perhatikan kutipan berita berikut!</strong></p>
627 <p><strong>1. Perhatikan kutipan berita berikut!</strong></p>
628 <p>Lima pelajar ditangkap polisi karena menggunakan narkoba. Mereka digerebek saat melakukan pesta sabu-sabu di rumah kosong. Polisi melakukan penggerebekan berdasarkan kecurigaan dan laporan warga sekitar.</p>
628 <p>Lima pelajar ditangkap polisi karena menggunakan narkoba. Mereka digerebek saat melakukan pesta sabu-sabu di rumah kosong. Polisi melakukan penggerebekan berdasarkan kecurigaan dan laporan warga sekitar.</p>
629 <p>Berdasarkan kutipan berita tersebut, dapat disimpulkan bahwa ….</p>
629 <p>Berdasarkan kutipan berita tersebut, dapat disimpulkan bahwa ….</p>
630 <ol><li>pantauan orang tua memengaruhi prestasi anak di sekolah</li>
630 <ol><li>pantauan orang tua memengaruhi prestasi anak di sekolah</li>
631 <li>pelajar merupakan kelompok terbesar pengguna narkoba di Indonesia</li>
631 <li>pelajar merupakan kelompok terbesar pengguna narkoba di Indonesia</li>
632 <li>narkoba hanya menjerat kelompok-kelompok dengan status sosial tinggi</li>
632 <li>narkoba hanya menjerat kelompok-kelompok dengan status sosial tinggi</li>
633 <li>ketertiban sosial merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat</li>
633 <li>ketertiban sosial merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat</li>
634 <li>guru kurang memberikan pengawasan yang ketat terhadap para pelajar</li>
634 <li>guru kurang memberikan pengawasan yang ketat terhadap para pelajar</li>
635 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
635 </ol><p><strong>Jawaban: D</strong></p>
636 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
636 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
637 <p>Faktor yang melatarbelakangi individu terjerat narkoba, antara lain faktor ingin mencoba, pelarian dari beban hidup, dan ekspresi keberanian.<strong>Penyalahgunaan narkoba digolongkan sebagai masalah sosial karena merugikan diri sendiri dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga ketertiban. Sektor-sektor dalam masyarakat tidak bisa berdiri sendiri untuk menegakkan ketertiban.</strong></p>
637 <p>Faktor yang melatarbelakangi individu terjerat narkoba, antara lain faktor ingin mencoba, pelarian dari beban hidup, dan ekspresi keberanian.<strong>Penyalahgunaan narkoba digolongkan sebagai masalah sosial karena merugikan diri sendiri dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga ketertiban. Sektor-sektor dalam masyarakat tidak bisa berdiri sendiri untuk menegakkan ketertiban.</strong></p>
638 <p>Adapun pilihan A tidak tepat karena dalam kutipan berita tidak membahas prestasi anak di sekolah. Pilihan B tidak tepat karena dalam kutipan berita tidak menunjukkan data pengguna narkoba di Indonesia. Pilihan C tidak tepat karena moral peserta didik bukan hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah. Pilihan E tidak tepat karena pengguna narkoba dapat berasal dari kalangan status sosial mana pun.<strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh pilihan D.</strong></p>
638 <p>Adapun pilihan A tidak tepat karena dalam kutipan berita tidak membahas prestasi anak di sekolah. Pilihan B tidak tepat karena dalam kutipan berita tidak menunjukkan data pengguna narkoba di Indonesia. Pilihan C tidak tepat karena moral peserta didik bukan hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah. Pilihan E tidak tepat karena pengguna narkoba dapat berasal dari kalangan status sosial mana pun.<strong>Dengan demikian, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh pilihan D.</strong></p>
639 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Masalah Sosial, Faktor Penyebab, dan Kriteria untuk Menentukannya</a></strong></p>
639 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Masalah Sosial, Faktor Penyebab, dan Kriteria untuk Menentukannya</a></strong></p>
640 <p><strong>Topik: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
640 <p><strong>Topik: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
641 <p><strong>Subtopik: Karakteristik Khusus atau Partikularisme dan Eksklusivisme Kelompok</strong></p>
641 <p><strong>Subtopik: Karakteristik Khusus atau Partikularisme dan Eksklusivisme Kelompok</strong></p>
642 <p>2. Potensi yang tidak akan dapat dimanipulasi secara sosial politik untuk dapat dipecah belah dalam masyarakat Indonesia adalah ….</p>
642 <p>2. Potensi yang tidak akan dapat dimanipulasi secara sosial politik untuk dapat dipecah belah dalam masyarakat Indonesia adalah ….</p>
643 <ol><li>upaya mereduksi kebudayaan di Indonesia</li>
643 <ol><li>upaya mereduksi kebudayaan di Indonesia</li>
644 <li>adanya keinginan untuk bersikap toleran dan berempati dengan orang lain</li>
644 <li>adanya keinginan untuk bersikap toleran dan berempati dengan orang lain</li>
645 <li>perasaan lebih unggul dari suku bangsa yang lain</li>
645 <li>perasaan lebih unggul dari suku bangsa yang lain</li>
646 <li>adanya diskriminasi antara penduduk asli dan pendatang</li>
646 <li>adanya diskriminasi antara penduduk asli dan pendatang</li>
647 <li>keinginan untuk memaksakan kebudayaan yang dimiliki kepada orang dari kebudayaan yang berbeda</li>
647 <li>keinginan untuk memaksakan kebudayaan yang dimiliki kepada orang dari kebudayaan yang berbeda</li>
648 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
648 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
649 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
649 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
650 <p>Dinamika kelompok sosial dalam kehidupan bermasyarakat dapat terjadi dalam berbagai aspek, seperti sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Berbagai aspek kehidupan tersebut dalam dinamika kelompok dapat berdampak positif apabila disikapi dengan baik dan bijak dengan memperhatikan serta menyesuaikan lingkungan di sekitarnya. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan cara mengembangkan toleransi antarkelompok di masyarakat, menjunjung tinggi persamaan hak dan kewajiban, serta mengembangkan sikap empati.</p>
650 <p>Dinamika kelompok sosial dalam kehidupan bermasyarakat dapat terjadi dalam berbagai aspek, seperti sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Berbagai aspek kehidupan tersebut dalam dinamika kelompok dapat berdampak positif apabila disikapi dengan baik dan bijak dengan memperhatikan serta menyesuaikan lingkungan di sekitarnya. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan cara mengembangkan toleransi antarkelompok di masyarakat, menjunjung tinggi persamaan hak dan kewajiban, serta mengembangkan sikap empati.</p>
651 <p>Akan tetapi, berbagai aspek sosial tersebut dapat berdampak negatif apabila terjadi manipulasi tindakan yang mengarah pada perpecahan, seperti upaya mereduksi kebudayaan di Indonesia, sikap etnosentrisme (perasaan lebih unggul dari suku bangsa lain, perilaku diskriminasi terhadap kelompok tertentu, adanya pemaksaan penyebaran kebudayaan terhadap kelompok lain.</p>
651 <p>Akan tetapi, berbagai aspek sosial tersebut dapat berdampak negatif apabila terjadi manipulasi tindakan yang mengarah pada perpecahan, seperti upaya mereduksi kebudayaan di Indonesia, sikap etnosentrisme (perasaan lebih unggul dari suku bangsa lain, perilaku diskriminasi terhadap kelompok tertentu, adanya pemaksaan penyebaran kebudayaan terhadap kelompok lain.</p>
652 <p>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</p>
652 <p>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</p>
653 <p><strong>Baca Juga:<a>Pembentukan Kelompok Sosial: Pengertian, Faktor, dan Cirinya</a></strong></p>
653 <p><strong>Baca Juga:<a>Pembentukan Kelompok Sosial: Pengertian, Faktor, dan Cirinya</a></strong></p>
654 <p>Topik: Dimensi, Pola, dan Dinamika Kelompok Sosial</p>
654 <p>Topik: Dimensi, Pola, dan Dinamika Kelompok Sosial</p>
655 <p>Subtopik: Dinamika Kelompok Sosial</p>
655 <p>Subtopik: Dinamika Kelompok Sosial</p>
656 <p>3. Potensi yang tidak akan dapat dimanipulasi secara sosial politik untuk dapat dipecah belah dalam masyarakat Indonesia adalah ….</p>
656 <p>3. Potensi yang tidak akan dapat dimanipulasi secara sosial politik untuk dapat dipecah belah dalam masyarakat Indonesia adalah ….</p>
657 <ol><li>upaya mereduksi kebudayaan di Indonesia</li>
657 <ol><li>upaya mereduksi kebudayaan di Indonesia</li>
658 <li>adanya keinginan untuk bersikap toleran dan berempati dengan orang lain</li>
658 <li>adanya keinginan untuk bersikap toleran dan berempati dengan orang lain</li>
659 <li>mengadakan pertunjukan budaya suatu daerah di daerah lain yang memiliki kebudayaan berbeda</li>
659 <li>mengadakan pertunjukan budaya suatu daerah di daerah lain yang memiliki kebudayaan berbeda</li>
660 <li>adanya diskriminasi antara penduduk asli dan pendatang</li>
660 <li>adanya diskriminasi antara penduduk asli dan pendatang</li>
661 <li>keinginan untuk memaksakan kebudayaan yang dimiliki kepada orang dari kebudayaan yang berbeda</li>
661 <li>keinginan untuk memaksakan kebudayaan yang dimiliki kepada orang dari kebudayaan yang berbeda</li>
662 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong>B</p>
662 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong>B</p>
663 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
663 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
664 <p>Dinamika kelompok sosial dalam kehidupan bermasyarakat dapat terjadi dalam berbagai aspek, seperti sosial, politik, ekonomi, dan budaya.<strong>Berbagai aspek kehidupan tersebut dalam dinamika kelompok dapat berdampak positif</strong>apabila disikapi dengan baik dan bijak dengan memerhatikan serta menyesuaikan lingkungan di sekitarnya. Upaya tersebut dapat dilakukan<strong>dengan cara mengembangkan toleransi antarkelompok di masyarakat, menjunjung tinggi persamaan hak dan kewajiban, serta mengembangkan sikap empati.</strong></p>
664 <p>Dinamika kelompok sosial dalam kehidupan bermasyarakat dapat terjadi dalam berbagai aspek, seperti sosial, politik, ekonomi, dan budaya.<strong>Berbagai aspek kehidupan tersebut dalam dinamika kelompok dapat berdampak positif</strong>apabila disikapi dengan baik dan bijak dengan memerhatikan serta menyesuaikan lingkungan di sekitarnya. Upaya tersebut dapat dilakukan<strong>dengan cara mengembangkan toleransi antarkelompok di masyarakat, menjunjung tinggi persamaan hak dan kewajiban, serta mengembangkan sikap empati.</strong></p>
665 <p>Akan tetapi,<strong>berbagai aspek sosial tersebut dapat berdampak negatif apabila terjadi manipulasi tindakan yang mengarah pada perpecahan, seperti upaya mereduksi kebudayaan di Indonesia, sikap etnosentrisme (perasaan lebih unggul dari suku bangsa lain), perilaku diskriminasi terhadap kelompok tertentu, dan adanya pemaksaan penyebaran kebudayaan terhadap kelompok lain.</strong></p>
665 <p>Akan tetapi,<strong>berbagai aspek sosial tersebut dapat berdampak negatif apabila terjadi manipulasi tindakan yang mengarah pada perpecahan, seperti upaya mereduksi kebudayaan di Indonesia, sikap etnosentrisme (perasaan lebih unggul dari suku bangsa lain), perilaku diskriminasi terhadap kelompok tertentu, dan adanya pemaksaan penyebaran kebudayaan terhadap kelompok lain.</strong></p>
666 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
666 <p><strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
667 <p><strong>Baca Juga:<a>Klasifikasi Kelompok Sosial Berdasarkan Cara Pembentukannya</a></strong></p>
667 <p><strong>Baca Juga:<a>Klasifikasi Kelompok Sosial Berdasarkan Cara Pembentukannya</a></strong></p>
668 <p><strong>Topik: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
668 <p><strong>Topik: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
669 <p><strong>Subtopik: Karakteristik Khusus atau Partikularisme dan Eksklusivisme Kelompok</strong></p>
669 <p><strong>Subtopik: Karakteristik Khusus atau Partikularisme dan Eksklusivisme Kelompok</strong></p>
670 <p>4. Dinamika kelompok sosial adalah hasil dari …. </p>
670 <p>4. Dinamika kelompok sosial adalah hasil dari …. </p>
671 <ol><li>kerja sama anggota</li>
671 <ol><li>kerja sama anggota</li>
672 <li>interaksi antarindividu</li>
672 <li>interaksi antarindividu</li>
673 <li>persaingan antarkelompok</li>
673 <li>persaingan antarkelompok</li>
674 <li>kontravensi dalam kelompok</li>
674 <li>kontravensi dalam kelompok</li>
675 <li>konflik dalam kelompok</li>
675 <li>konflik dalam kelompok</li>
676 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
676 </ol><p><strong>Jawaban: B</strong></p>
677 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
677 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
678 <p>Secara umum pengertian dinamika kelompok sosial adalah proses perubahan dan perkembangan akibat adanya interaksi dan interdependensi, baik antaranggota kelompok maupun antara anggota suatu kelompok dengan kelompok lain. Dinamika kelompok sosial merupakan analisis hubungan kelompok-kelompok sosial di mana tingkah laku dalam kelompok adalah hasil interaksi yang dinamis antara individu-individu dalam situasi sosial tertentu.<strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
678 <p>Secara umum pengertian dinamika kelompok sosial adalah proses perubahan dan perkembangan akibat adanya interaksi dan interdependensi, baik antaranggota kelompok maupun antara anggota suatu kelompok dengan kelompok lain. Dinamika kelompok sosial merupakan analisis hubungan kelompok-kelompok sosial di mana tingkah laku dalam kelompok adalah hasil interaksi yang dinamis antara individu-individu dalam situasi sosial tertentu.<strong>Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.</strong></p>
679 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Kelompok Sosial Menurut Pakar Sosiologi</a></strong></p>
679 <p><strong>Baca Juga:<a>Pengertian Kelompok Sosial Menurut Pakar Sosiologi</a></strong></p>
680 <p><strong>Topik: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
680 <p><strong>Topik: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</strong></p>
681 <p><strong>Subtopik: Berbagai Jenis Permasalahan Sosial di Ranah Publik</strong></p>
681 <p><strong>Subtopik: Berbagai Jenis Permasalahan Sosial di Ranah Publik</strong></p>
682 <p>5. Ciri perilaku kemiskinan, antara lain …. </p>
682 <p>5. Ciri perilaku kemiskinan, antara lain …. </p>
683 <ol><li>fatalisme, tingginya tingkat aspirasi, dan perasaan menilai diri sendiri negatif</li>
683 <ol><li>fatalisme, tingginya tingkat aspirasi, dan perasaan menilai diri sendiri negatif</li>
684 <li>tingginya keinginan mengejar sasaran dan kemajuan pribadi</li>
684 <li>tingginya keinginan mengejar sasaran dan kemajuan pribadi</li>
685 <li>perasaan ketidakmampuan, perasaan tak pernah gagal, dan fatalisme</li>
685 <li>perasaan ketidakmampuan, perasaan tak pernah gagal, dan fatalisme</li>
686 <li>perasaan menilai diri sendiri negatif dan pilihan sebagai posisi pekerja kasar</li>
686 <li>perasaan menilai diri sendiri negatif dan pilihan sebagai posisi pekerja kasar</li>
687 <li>perasaan menilai diri sendiri negatif, rendahnya tingkat aspirasi, dan perasaan untuk selalu gagal</li>
687 <li>perasaan menilai diri sendiri negatif, rendahnya tingkat aspirasi, dan perasaan untuk selalu gagal</li>
688 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
688 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
689 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
689 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
690 <p>Berbagai persoalan kemiskinan penduduk merupakan suatu hal yang menarik untuk disimak dari berbagai aspek, di antaranya, aspek sosial, ekonomi, psikologi, dan politik.</p>
690 <p>Berbagai persoalan kemiskinan penduduk merupakan suatu hal yang menarik untuk disimak dari berbagai aspek, di antaranya, aspek sosial, ekonomi, psikologi, dan politik.</p>
691 <ol><li>Aspek sosial berkaitan dengan akibat terbatasnya interaksi sosial dan penguasaan informasi.</li>
691 <ol><li>Aspek sosial berkaitan dengan akibat terbatasnya interaksi sosial dan penguasaan informasi.</li>
692 <li>Aspek ekonomi kemiskinan akan tampak pada terbatasnya pemilikan alat produksi, upah kecil, daya tawar rendah, dan lemah mengantisipasi peluang.</li>
692 <li>Aspek ekonomi kemiskinan akan tampak pada terbatasnya pemilikan alat produksi, upah kecil, daya tawar rendah, dan lemah mengantisipasi peluang.</li>
693 <li>Aspek psikologi terutama akibat rasa rendah diri, fatalisme, malas, dan rasa terisolir.</li>
693 <li>Aspek psikologi terutama akibat rasa rendah diri, fatalisme, malas, dan rasa terisolir.</li>
694 <li>Aspek politik berkaitan dengan kecilnya akses terhadap berbagai fasilitas dan kesempatan, diskriminatif, posisi lemah dalam proses pengambil keputusan.</li>
694 <li>Aspek politik berkaitan dengan kecilnya akses terhadap berbagai fasilitas dan kesempatan, diskriminatif, posisi lemah dalam proses pengambil keputusan.</li>
695 </ol><p>Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ciri perilaku kemiskinan berupa perasaan menilai diri sendiri negatif, rendahnya tingkat aspirasi, dan perasaan untuk selalu gagal (fatalisme).</p>
695 </ol><p>Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ciri perilaku kemiskinan berupa perasaan menilai diri sendiri negatif, rendahnya tingkat aspirasi, dan perasaan untuk selalu gagal (fatalisme).</p>
696 <p><strong>Jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
696 <p><strong>Jawaban yang tepat adalah E.</strong></p>
697 <p>Topik: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</p>
697 <p>Topik: Permasalahan Sosial dalam Masyarakat</p>
698 <p>Subtopik: Kemiskinan Sebagai Masalah Sosial</p>
698 <p>Subtopik: Kemiskinan Sebagai Masalah Sosial</p>
699 <p>6. Kehidupan masyarakat kota lebih terbuka terhadap perubahan serta selalu mengalami perkembangan terhadap pola konsumsi dari gaya hidup. Tidak dipungkiri juga, dalam masyarakat kota terdapat tingkat kemiskinan. Tingkat kemiskinan yang terdapat di perkotaan termasuk kemiskinan yang dilihat dari sudut pandang ….</p>
699 <p>6. Kehidupan masyarakat kota lebih terbuka terhadap perubahan serta selalu mengalami perkembangan terhadap pola konsumsi dari gaya hidup. Tidak dipungkiri juga, dalam masyarakat kota terdapat tingkat kemiskinan. Tingkat kemiskinan yang terdapat di perkotaan termasuk kemiskinan yang dilihat dari sudut pandang ….</p>
700 <ol><li>absolut</li>
700 <ol><li>absolut</li>
701 <li>struktural</li>
701 <li>struktural</li>
702 <li>relatif</li>
702 <li>relatif</li>
703 <li>normatif</li>
703 <li>normatif</li>
704 <li>relatif</li>
704 <li>relatif</li>
705 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong>C</p>
705 </ol><p><strong>Jawaban</strong><strong>:</strong>C</p>
706 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
706 <p><strong>Pembahasan</strong><strong>:</strong></p>
707 <p>Konsep<strong>relatif digunakan dalam masyarakat yang sudah mengalami perkembangan dan terbuka</strong>. Contohnya adalah seperti pada kehidupan masyarakat perkotaan.</p>
707 <p>Konsep<strong>relatif digunakan dalam masyarakat yang sudah mengalami perkembangan dan terbuka</strong>. Contohnya adalah seperti pada kehidupan masyarakat perkotaan.</p>
708 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
708 <p><strong>Jadi, jawaban yang tepat adalah C.</strong></p>
709 <p><strong>Topik: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
709 <p><strong>Topik: Pembentukan Kelompok Sosial</strong></p>
710 <p><strong>Subtopik: Berbagai Bentuk dan Jenis Kelompok-Kelompok Kepentingan di Masyarakat</strong></p>
710 <p><strong>Subtopik: Berbagai Bentuk dan Jenis Kelompok-Kelompok Kepentingan di Masyarakat</strong></p>
711 <p><strong>7. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!</strong></p>
711 <p><strong>7. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!</strong></p>
712 <ol><li>Perkumpulan guru Indonesia melakukan evaluasi pembelajaran di Jepang.</li>
712 <ol><li>Perkumpulan guru Indonesia melakukan evaluasi pembelajaran di Jepang.</li>
713 <li>Para sukarelawan bencana turun ke jalan mengadakan penggalangan dana sosial.</li>
713 <li>Para sukarelawan bencana turun ke jalan mengadakan penggalangan dana sosial.</li>
714 <li>Kelompok PKK Desa Mawar mengadakan silaturahmi ke kelompok PKK di desa lain.</li>
714 <li>Kelompok PKK Desa Mawar mengadakan silaturahmi ke kelompok PKK di desa lain.</li>
715 <li>Keluarga Situmorang mengadakan pertemuan keluarga menjelang hari raya keagamaan.</li>
715 <li>Keluarga Situmorang mengadakan pertemuan keluarga menjelang hari raya keagamaan.</li>
716 <li>Pemuda Dusun Tanah Tinggi membentuk karang taruna.</li>
716 <li>Pemuda Dusun Tanah Tinggi membentuk karang taruna.</li>
717 </ol><p>Kelompok<em>gemeinschaft</em>(paguyuban) ditunjukkan oleh pilihan ….</p>
717 </ol><p>Kelompok<em>gemeinschaft</em>(paguyuban) ditunjukkan oleh pilihan ….</p>
718 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
718 <ol><li>1, 2, dan 3</li>
719 <li>1, 2, dan 4</li>
719 <li>1, 2, dan 4</li>
720 <li>1, 3, dan 5</li>
720 <li>1, 3, dan 5</li>
721 <li>2, 4, dan 5</li>
721 <li>2, 4, dan 5</li>
722 <li>3, 4, dan 5</li>
722 <li>3, 4, dan 5</li>
723 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
723 </ol><p><strong>Jawaban: E</strong></p>
724 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
724 <p><strong>Pembahasan:</strong></p>
725 <p>Kelompok<em>gemeinschaft</em>atau paguyuban adalah bentuk kehidupan bersama yang bersifat alami, memiliki solidaritas mekanis, dan kekal. Penyataan nomor 1 dan 2 menunjukkan patembayan karena perkumpulan yang terbentuk untuk waktu yang pendek. Pernyataan nomor 3, 4, dan 5 menunjukkan paguyuban karena menunjukkan hubungan yang mekanis, alami, dan kekal.<strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah pilihan E.</strong></p>
725 <p>Kelompok<em>gemeinschaft</em>atau paguyuban adalah bentuk kehidupan bersama yang bersifat alami, memiliki solidaritas mekanis, dan kekal. Penyataan nomor 1 dan 2 menunjukkan patembayan karena perkumpulan yang terbentuk untuk waktu yang pendek. Pernyataan nomor 3, 4, dan 5 menunjukkan paguyuban karena menunjukkan hubungan yang mekanis, alami, dan kekal.<strong>Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah pilihan E.</strong></p>
726 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal &amp; Pembahasan PTS Kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2023</a></strong></p>
726 <p><strong>Baca Juga:<a>Latihan Soal &amp; Pembahasan PTS Kelas 11 SMA IPS Semester Ganjil 2023</a></strong></p>
727 <p>Itulah kumpulan<strong>contoh soal Penilaian Tengah Semester (PTS) Semester Ganjil 2024</strong>yang bisa kamu jadikan bahan latihan. Gimana, sudah siap untuk PTS belum? Untuk semakin memaksimalkan persiapan PTS kamu dari rumah, yuklah, berlangganan Ruangguru sekarang! Persiapkan ujian PTS-mu dengan maksimal bareng Ruangguru yang keuntungannya ratusan!</p>
727 <p>Itulah kumpulan<strong>contoh soal Penilaian Tengah Semester (PTS) Semester Ganjil 2024</strong>yang bisa kamu jadikan bahan latihan. Gimana, sudah siap untuk PTS belum? Untuk semakin memaksimalkan persiapan PTS kamu dari rumah, yuklah, berlangganan Ruangguru sekarang! Persiapkan ujian PTS-mu dengan maksimal bareng Ruangguru yang keuntungannya ratusan!</p>
728  
728