HTML Diff
0 added 0 removed
Original 2026-01-01
Modified 2026-03-08
1 <p>Squad, sudah puasa hari keberapa, nih? Bagaimana puasanya? Semoga selalu lancar-lancar, ya!<em>Nah</em>, ada salah satu tradisi puasa ramadhan yang pasti kamu sering lakukan dan<em>nggak</em>pernah terlewat. Yap, buka puasa bersama, Squad! Sudah berapa acara buka puasa bersama yang kamu hadiri di bulan ramadhan tahun ini? Tahukah kamu, ternyata buka puasa bersama itu berkaitan dengan interaksi sosial dan kehidupan sosial budaya, lho! Yuk, kita bahas lebih lanjut melalui artikel ini. Cekidot!</p>
1 <p>Squad, sudah puasa hari keberapa, nih? Bagaimana puasanya? Semoga selalu lancar-lancar, ya!<em>Nah</em>, ada salah satu tradisi puasa ramadhan yang pasti kamu sering lakukan dan<em>nggak</em>pernah terlewat. Yap, buka puasa bersama, Squad! Sudah berapa acara buka puasa bersama yang kamu hadiri di bulan ramadhan tahun ini? Tahukah kamu, ternyata buka puasa bersama itu berkaitan dengan interaksi sosial dan kehidupan sosial budaya, lho! Yuk, kita bahas lebih lanjut melalui artikel ini. Cekidot!</p>
2 <p>Hayo, siapa yang sering buka puasa bareng? (Sumber: news.detik.com)</p>
2 <p>Hayo, siapa yang sering buka puasa bareng? (Sumber: news.detik.com)</p>
3 <p>Tahukah kamu, ternyata kebudayaan itu memiliki 3 wujud yang berbeda-beda, lho! Ketiga wujud kebudayaan itu adalah kebudayaan abstrak, kebudayaan dalam wujud tingkah laku, dan kebudayaan dalam wujud benda.<strong>Kebudayaan abstrak</strong>merupakan kebudayaan yang berbentuk ide, gagasan, nilai, dan norma. Sedangkan<strong>kebudayaan dalam wujud tingkah laku</strong>contoh konkretnya berupa tindakan. Nah, kegiatan buka puasa bersamamu bisa dikategorikan sebagai kebudayaan dalam wujud tingkah laku lho! Lalu,<strong>kebudayaan dalam wujud benda</strong>itu contohnya apa, ya?<em>Tul banget</em>! Salah satu contohnya adalah kain batik.</p>
3 <p>Tahukah kamu, ternyata kebudayaan itu memiliki 3 wujud yang berbeda-beda, lho! Ketiga wujud kebudayaan itu adalah kebudayaan abstrak, kebudayaan dalam wujud tingkah laku, dan kebudayaan dalam wujud benda.<strong>Kebudayaan abstrak</strong>merupakan kebudayaan yang berbentuk ide, gagasan, nilai, dan norma. Sedangkan<strong>kebudayaan dalam wujud tingkah laku</strong>contoh konkretnya berupa tindakan. Nah, kegiatan buka puasa bersamamu bisa dikategorikan sebagai kebudayaan dalam wujud tingkah laku lho! Lalu,<strong>kebudayaan dalam wujud benda</strong>itu contohnya apa, ya?<em>Tul banget</em>! Salah satu contohnya adalah kain batik.</p>
4 <p>Macam-Macam Kain Batik (Sumber: infopresiden.com)</p>
4 <p>Macam-Macam Kain Batik (Sumber: infopresiden.com)</p>
5 <h2><strong>Pengelompokkan Budaya Masyarakat</strong></h2>
5 <h2><strong>Pengelompokkan Budaya Masyarakat</strong></h2>
6 <p>Kira-kira, kalian bisa menebak nggak, ada berapa kelompok budaya sih di dalam suatu masyarakat? Ternyata, kelompok budaya dalam suatu masyarakat bisa dikelompokkan menjadi 2, lho. Kelompok budayanya dibedakan menjadi kelompok budaya abstrak dan kelompok budaya konkret. Akan dibahas satu persatu, ya.</p>
6 <p>Kira-kira, kalian bisa menebak nggak, ada berapa kelompok budaya sih di dalam suatu masyarakat? Ternyata, kelompok budaya dalam suatu masyarakat bisa dikelompokkan menjadi 2, lho. Kelompok budayanya dibedakan menjadi kelompok budaya abstrak dan kelompok budaya konkret. Akan dibahas satu persatu, ya.</p>
7 <p><strong>Baca Juga: <a>Mengenal Kategori Keberagaman Masyarakat Multikultural</a></strong></p>
7 <p><strong>Baca Juga: <a>Mengenal Kategori Keberagaman Masyarakat Multikultural</a></strong></p>
8 <h3>Budaya Abstrak</h3>
8 <h3>Budaya Abstrak</h3>
9 <p>Sesuai dengan namanya, budaya abstrak adalah budaya yang tidak dapat dilihat oleh mata. Budaya abstrak ada di dalam pikiran manusia, contohnya nilai, norma, gagasan, dan ide. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa<strong>budaya abstrak adalah wujud dari kebudayaan dalam bentuk ide, gagasan, nilai, dan norma. </strong>Wah, kalau begitu, peraturan di sekolah termasuk ke dalam budaya abstrak, dong?<em>Yap</em>! Betul<em>banget</em>, Squad.</p>
9 <p>Sesuai dengan namanya, budaya abstrak adalah budaya yang tidak dapat dilihat oleh mata. Budaya abstrak ada di dalam pikiran manusia, contohnya nilai, norma, gagasan, dan ide. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa<strong>budaya abstrak adalah wujud dari kebudayaan dalam bentuk ide, gagasan, nilai, dan norma. </strong>Wah, kalau begitu, peraturan di sekolah termasuk ke dalam budaya abstrak, dong?<em>Yap</em>! Betul<em>banget</em>, Squad.</p>
10 <h3>Budaya Konkret</h3>
10 <h3>Budaya Konkret</h3>
11 <p>Budaya konkret adalah wujud kebudayaan nyata yang dapat dilihat oleh mata. Kebudayaan konkret dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu bahasa, material, dan perilaku.<strong>Bahasa </strong>kita gunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. Hayo, siapa yang sering berkomunikasi dalam bahasa daerah? Itu merupakan salah satu budaya yang harus dilestarikan lho!</p>
11 <p>Budaya konkret adalah wujud kebudayaan nyata yang dapat dilihat oleh mata. Kebudayaan konkret dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu bahasa, material, dan perilaku.<strong>Bahasa </strong>kita gunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. Hayo, siapa yang sering berkomunikasi dalam bahasa daerah? Itu merupakan salah satu budaya yang harus dilestarikan lho!</p>
12 <p>Lalu, kalau material itu apa dong?<strong>Material</strong>adalah budaya yang berbentuk karya manusia, misalnya musik, tarian, alat transportasi, dan alat komunikasi. Pakaian sehari-hari juga merupakan budaya dalam bentuk material, lho! Berbeda dengan material,<strong>perilaku</strong>merupakan cara bertindak dalam sebuah situasi. Misalnya, untuk mewujudkan budaya abstrak tentang nilai kesopanan, seseorang akan berbicara dengan lembut kepada orang yang lebih tua.</p>
12 <p>Lalu, kalau material itu apa dong?<strong>Material</strong>adalah budaya yang berbentuk karya manusia, misalnya musik, tarian, alat transportasi, dan alat komunikasi. Pakaian sehari-hari juga merupakan budaya dalam bentuk material, lho! Berbeda dengan material,<strong>perilaku</strong>merupakan cara bertindak dalam sebuah situasi. Misalnya, untuk mewujudkan budaya abstrak tentang nilai kesopanan, seseorang akan berbicara dengan lembut kepada orang yang lebih tua.</p>
13 <p>Kamu bingung nggak, mengingat kelompok budaya konkret? Supaya nggak bingung, ingat aja<strong>SAMA AKU</strong>, yaitu baha<strong>sa</strong>,<strong>ma</strong>terial, dan perila<strong>ku</strong>. Mudah kan? Jangan sampai lupa, ya! </p>
13 <p>Kamu bingung nggak, mengingat kelompok budaya konkret? Supaya nggak bingung, ingat aja<strong>SAMA AKU</strong>, yaitu baha<strong>sa</strong>,<strong>ma</strong>terial, dan perila<strong>ku</strong>. Mudah kan? Jangan sampai lupa, ya! </p>
14 <p>Wah, ternyata setiap hal yang kita lakukan itu merupakan bagian dari kebudayaan ya, Squad. Bahkan kegiatan buka puasa bersama yang biasanya dijadikan ajang temu kangen dengan teman-teman juga termasuk lho. Kalau gitu, belajar juga termasuk nggak, ya? Iya, dong! Dan supaya belajarnya makin asik lagi, yuk belajar bersama guru privat berkualitas yang sudah terstandarisasi di<a>Ruangguru Privat Sosiologi</a>! </p>
14 <p>Wah, ternyata setiap hal yang kita lakukan itu merupakan bagian dari kebudayaan ya, Squad. Bahkan kegiatan buka puasa bersama yang biasanya dijadikan ajang temu kangen dengan teman-teman juga termasuk lho. Kalau gitu, belajar juga termasuk nggak, ya? Iya, dong! Dan supaya belajarnya makin asik lagi, yuk belajar bersama guru privat berkualitas yang sudah terstandarisasi di<a>Ruangguru Privat Sosiologi</a>! </p>
15 <p>Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
15 <p>Belajar nggak cuma menyenangkan, tapi kamu juga bakal diajari konsepnya sampai paham! Para pengajar di Ruangguru Privat juga sudah terstandarisasi kualitasnya, loh. Kamu juga bisa pilih nih, mau diajarkan secara langsung (<em>offline</em>) atau daring (<em>online</em>). Fleksibel, kan? Untuk info lebih lanjut, cuss klik link berikut!</p>
16 <p><strong>Referensi:</strong></p>
16 <p><strong>Referensi:</strong></p>
17 <p>Suhardi dan Sri Sunarti. 2009. Sosiologi 1 Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional</p>
17 <p>Suhardi dan Sri Sunarti. 2009. Sosiologi 1 Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional</p>
18 <p><strong>Sumber foto:</strong></p>
18 <p><strong>Sumber foto:</strong></p>
19 <p>Foto buka puasa bareng [daring]. Tautan: https://news.detik.com/berita/d-4990087/doa-buka-puasa-ramadhan-bacaan-lengkap-dengan-artinya (Diakses: 23 November 2020)</p>
19 <p>Foto buka puasa bareng [daring]. Tautan: https://news.detik.com/berita/d-4990087/doa-buka-puasa-ramadhan-bacaan-lengkap-dengan-artinya (Diakses: 23 November 2020)</p>
20 <p>Foto Macam-Macam Kain Batik [daring]. Tautan: https://www.infopresiden.com/2020/10/ini-cara-kemenlu-memperkenalkan-batik.html (Diakses: 23 November 2020)</p>
20 <p>Foto Macam-Macam Kain Batik [daring]. Tautan: https://www.infopresiden.com/2020/10/ini-cara-kemenlu-memperkenalkan-batik.html (Diakses: 23 November 2020)</p>
21 <p><em><strong>Artikel terakhir diperbarui pada 23 November 2020.</strong></em></p>
21 <p><em><strong>Artikel terakhir diperbarui pada 23 November 2020.</strong></em></p>
22  
22