0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Artikel di bawah ini membahas tentang serba</em>-<em>serbi jurusan Kehutanan</em>,<em>mulai dari mata kuliah, prospek kerja, dan pilihan kampus terbaiknya</em>.</p>
1
<blockquote><p><em>Artikel di bawah ini membahas tentang serba</em>-<em>serbi jurusan Kehutanan</em>,<em>mulai dari mata kuliah, prospek kerja, dan pilihan kampus terbaiknya</em>.</p>
2
</blockquote><p>-</p>
2
</blockquote><p>-</p>
3
<p>Bukan<a>teknik</a>,<a>kedokteran</a>, atau<a>arsitektur</a>, program studi yang satu ini memiliki peluang yang menjanjikan untuk kariermu di masa depan.<em>Nggak</em>yakin? Kamu sudah tahu<em>dong</em>kalau Pak Jokowi merupakan lulusan jurusan Kehutanan. Sebelum menjadi presiden, beliau dikenal sebagai pengusaha sukses mebel dan kayu di kota Solo. Lalu, sebenarnya jurusan Kehutanan ini mempelajari tentang apa<em>sih</em>? Kenalan lebih dekat dengan prodi yang satu ini<em>yuk</em>!</p>
3
<p>Bukan<a>teknik</a>,<a>kedokteran</a>, atau<a>arsitektur</a>, program studi yang satu ini memiliki peluang yang menjanjikan untuk kariermu di masa depan.<em>Nggak</em>yakin? Kamu sudah tahu<em>dong</em>kalau Pak Jokowi merupakan lulusan jurusan Kehutanan. Sebelum menjadi presiden, beliau dikenal sebagai pengusaha sukses mebel dan kayu di kota Solo. Lalu, sebenarnya jurusan Kehutanan ini mempelajari tentang apa<em>sih</em>? Kenalan lebih dekat dengan prodi yang satu ini<em>yuk</em>!</p>
4
<h2><strong>Jurusan Kehutanan Itu Seperti Apa?</strong></h2>
4
<h2><strong>Jurusan Kehutanan Itu Seperti Apa?</strong></h2>
5
<p>Hutan merupakan paru-paru dunia. Sayangnya, semakin banyak pihak tidak bertanggung-jawab yang melakukan eksploitasi hutan. Dengan masuk ke jurusan ini, kamu diharapkan mampu merawat, mengatur, dan melindungi ekosistem hutan.</p>
5
<p>Hutan merupakan paru-paru dunia. Sayangnya, semakin banyak pihak tidak bertanggung-jawab yang melakukan eksploitasi hutan. Dengan masuk ke jurusan ini, kamu diharapkan mampu merawat, mengatur, dan melindungi ekosistem hutan.</p>
6
<p>Jurusan Kehutanan adalah ilmu yang mempelajari tentang cara melestarian, melindungi, merawat, menyelematkan, mengelola hingga memanfaatkan hasil hutan.</p>
6
<p>Jurusan Kehutanan adalah ilmu yang mempelajari tentang cara melestarian, melindungi, merawat, menyelematkan, mengelola hingga memanfaatkan hasil hutan.</p>
7
<p>Selama kuliah, kamu akan belajar dengan memadukan teori dan teknologi. Kamu akan mempelajari berbagai hal tentang hutan, mulai dari ekologi hutan, satwa, ilmu tanah, fisiologi tumbuhan, sampai pengelolaan dan manajemen hasil hutan.</p>
7
<p>Selama kuliah, kamu akan belajar dengan memadukan teori dan teknologi. Kamu akan mempelajari berbagai hal tentang hutan, mulai dari ekologi hutan, satwa, ilmu tanah, fisiologi tumbuhan, sampai pengelolaan dan manajemen hasil hutan.</p>
8
<p>Namun, kamu nggak hanya akan belajar cara menghasilkan dan memperoleh hasil hutan saja. Di jurusan Kehutanan ini kamu akan diberi pengetahuan tentang pelestarian hutan melalui rehabilitasi dan perlindungan hutan yang erat kaitannya dengan berbagai permasalahan lingkungan.</p>
8
<p>Namun, kamu nggak hanya akan belajar cara menghasilkan dan memperoleh hasil hutan saja. Di jurusan Kehutanan ini kamu akan diberi pengetahuan tentang pelestarian hutan melalui rehabilitasi dan perlindungan hutan yang erat kaitannya dengan berbagai permasalahan lingkungan.</p>
9
<h2><strong>Mata Kuliah Jurusan Kehutanan yang Serba Lingkungan</strong></h2>
9
<h2><strong>Mata Kuliah Jurusan Kehutanan yang Serba Lingkungan</strong></h2>
10
<p>Banyak yang bilang, jurusan Kehutanan ini cocok bagi kamu yang senang berkegiatan dengan alam. Bagaimana tidak? Mata kuliah yang diajarkan ini berkaitan erat dengan lingkungan, khususnya<strong><a>ekosistem hutan</a></strong>. Pada dasarnya, beberapa universitas memiliki Fakultas Kehutanan sendiri dengan pembagian departemen atau jurusan yang beragam. Oleh karena itu, mata kuliah yang diajarkan juga bermacam-macam, bergantung pada peminatanmu.</p>
10
<p>Banyak yang bilang, jurusan Kehutanan ini cocok bagi kamu yang senang berkegiatan dengan alam. Bagaimana tidak? Mata kuliah yang diajarkan ini berkaitan erat dengan lingkungan, khususnya<strong><a>ekosistem hutan</a></strong>. Pada dasarnya, beberapa universitas memiliki Fakultas Kehutanan sendiri dengan pembagian departemen atau jurusan yang beragam. Oleh karena itu, mata kuliah yang diajarkan juga bermacam-macam, bergantung pada peminatanmu.</p>
11
<p>Sebagai contoh, Fakultas Kehutanan di Institut Pertanian Bogor memiliki empat departemen. Departemen-departemen tersebut terbagi menjadi manajemen hutan, silvikultur, konservasi sumber daya hutan dan ekowisata, serta hasil hutan.</p>
11
<p>Sebagai contoh, Fakultas Kehutanan di Institut Pertanian Bogor memiliki empat departemen. Departemen-departemen tersebut terbagi menjadi manajemen hutan, silvikultur, konservasi sumber daya hutan dan ekowisata, serta hasil hutan.</p>
12
<p><em>Praktik lapangan ecological social mapping Dept. Manajemen Hutan IPB (Sumber: gunungwalat.ipb.ac.id)</em></p>
12
<p><em>Praktik lapangan ecological social mapping Dept. Manajemen Hutan IPB (Sumber: gunungwalat.ipb.ac.id)</em></p>
13
<p>Walaupun pembelajaran di jurusan Kehutanan ini berkisar seputar lingkungan, tetapi aplikasi dari pembelajarannya juga menyesuaikan dengan zaman serta teknologi<em>lho</em>. Seperti halnya pembelajaran yang ditawarkan di jurusan Rekayasa Kehutanan Institut Teknologi Bandung. Di sana, kamu akan mempelajari cara untuk mengolah manfaat hutan secara berkelanjutan agar tidak merusak lingkungan. Fokus utama dari mata kuliah program studi ini ialah mengarahkan mahasiswa agar dapat mengoptimalkan teknologi untuk mengelola hutan secara efisien.</p>
13
<p>Walaupun pembelajaran di jurusan Kehutanan ini berkisar seputar lingkungan, tetapi aplikasi dari pembelajarannya juga menyesuaikan dengan zaman serta teknologi<em>lho</em>. Seperti halnya pembelajaran yang ditawarkan di jurusan Rekayasa Kehutanan Institut Teknologi Bandung. Di sana, kamu akan mempelajari cara untuk mengolah manfaat hutan secara berkelanjutan agar tidak merusak lingkungan. Fokus utama dari mata kuliah program studi ini ialah mengarahkan mahasiswa agar dapat mengoptimalkan teknologi untuk mengelola hutan secara efisien.</p>
14
<p><strong>Baca juga:<a>Intip Jurusan Kuliah yang Diambil Para Presiden Indonesia</a></strong></p>
14
<p><strong>Baca juga:<a>Intip Jurusan Kuliah yang Diambil Para Presiden Indonesia</a></strong></p>
15
<p><em>Praktik lapangan teknik silvikultur mahasiswa prodi Rekayasa Hutan ITB (Sumber: rk.sith.itb.ac.id)</em></p>
15
<p><em>Praktik lapangan teknik silvikultur mahasiswa prodi Rekayasa Hutan ITB (Sumber: rk.sith.itb.ac.id)</em></p>
16
<p>Kegiatan pembelajaran di jurusan Kehutanan tentu saja tidak hanya tentang teori ya. Banyak juga<em>lho</em>praktikum atau praktik lapangan yang harus kamu lakukan. Praktikum dan praktik lapangan ini dilakukan sebagai bentuk kegiatan aplikatif dari teori yang telah diajarkan serta sebagai pembekalan untuk dunia kerja nanti. Sebagai contoh, praktik konservasi sumber daya hutan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada meliputi kegiatan pengawetan keanekaragaman tumbuhan, satwa beserta ekosistemnya.</p>
16
<p>Kegiatan pembelajaran di jurusan Kehutanan tentu saja tidak hanya tentang teori ya. Banyak juga<em>lho</em>praktikum atau praktik lapangan yang harus kamu lakukan. Praktikum dan praktik lapangan ini dilakukan sebagai bentuk kegiatan aplikatif dari teori yang telah diajarkan serta sebagai pembekalan untuk dunia kerja nanti. Sebagai contoh, praktik konservasi sumber daya hutan di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada meliputi kegiatan pengawetan keanekaragaman tumbuhan, satwa beserta ekosistemnya.</p>
17
<p>Lalu, berapa banyak<em>sih</em>universitas di Indonesia yang memiliki jurusan Kehutanan? Terdapat setidaknya 54 universitas tersebar di berbagai penjuru Indonesia yang memiliki jurusan Kehutanan. Hal ini berarti, pilihan universitas di Indonesia untuk jurusan ini cukup beragam. </p>
17
<p>Lalu, berapa banyak<em>sih</em>universitas di Indonesia yang memiliki jurusan Kehutanan? Terdapat setidaknya 54 universitas tersebar di berbagai penjuru Indonesia yang memiliki jurusan Kehutanan. Hal ini berarti, pilihan universitas di Indonesia untuk jurusan ini cukup beragam. </p>
18
<h2><strong>Alasan Memilih Jurusan Kehutanan</strong></h2>
18
<h2><strong>Alasan Memilih Jurusan Kehutanan</strong></h2>
19
<p>Kamu pencinta lingkungan dan ingin turut serta melindunginya? Jurusan ini tepat banget untuk kamu pecinta alam yang hobi berpetualang di gunung atau hutan. Bagi kamu yang sudah pernah naik gunung, pasti sudah tahu ‘kan bagaimana indahnya pemandangan dan hutan alami yang masih terjaga kelestariannya? Sayangnya, kondisi hutan Indonesia saat ini sedang berada di titik yang memprihatinkan.</p>
19
<p>Kamu pencinta lingkungan dan ingin turut serta melindunginya? Jurusan ini tepat banget untuk kamu pecinta alam yang hobi berpetualang di gunung atau hutan. Bagi kamu yang sudah pernah naik gunung, pasti sudah tahu ‘kan bagaimana indahnya pemandangan dan hutan alami yang masih terjaga kelestariannya? Sayangnya, kondisi hutan Indonesia saat ini sedang berada di titik yang memprihatinkan.</p>
20
<p>Dengan masuk ke jurusan ini, kamu akan diajarkan bagaimana cara melestarikan lingkungan. Apalagi, hutan memiliki peran yang sangat penting untuk kehidupan manusia yang mengubah karbondioksida menjadi oksigen. Hutan juga yang membuat pasokan air tanah tetap terjaga. Pasti bangga ‘kan kalau kamu bisa berperan bagi kelangsungan hutan?</p>
20
<p>Dengan masuk ke jurusan ini, kamu akan diajarkan bagaimana cara melestarikan lingkungan. Apalagi, hutan memiliki peran yang sangat penting untuk kehidupan manusia yang mengubah karbondioksida menjadi oksigen. Hutan juga yang membuat pasokan air tanah tetap terjaga. Pasti bangga ‘kan kalau kamu bisa berperan bagi kelangsungan hutan?</p>
21
<p><em>Psst</em>, hutan juga menjadi aset penting bagi negara,<em>lho</em>karena menyumbang devisa pendapatan negara di luar sektor minyak dan gas. Lulusan dari jurusan Kehutanan pun sangat dibutuhkan di berbagai lembaga pemerintah, instansi non-profit, industri pariwisata, furnitur dan sebagainya.</p>
21
<p><em>Psst</em>, hutan juga menjadi aset penting bagi negara,<em>lho</em>karena menyumbang devisa pendapatan negara di luar sektor minyak dan gas. Lulusan dari jurusan Kehutanan pun sangat dibutuhkan di berbagai lembaga pemerintah, instansi non-profit, industri pariwisata, furnitur dan sebagainya.</p>
22
<h2>Jurusan Kehutanan Gelarnya Apa?</h2>
22
<h2>Jurusan Kehutanan Gelarnya Apa?</h2>
23
<p>Setelah lulus gelar apa sih yang akan kamu raih? Sarjana Kehutanan (S.Hut) adalah gelar yang akan kamu dapatkan seusai berkuliah di bidang kehutanan. Gelar ini diberikan kepada mahasiswa yang telah lulus menyelesaikan pendidikan Strata 1 (S1) pada suatu perguruan tinggi.</p>
23
<p>Setelah lulus gelar apa sih yang akan kamu raih? Sarjana Kehutanan (S.Hut) adalah gelar yang akan kamu dapatkan seusai berkuliah di bidang kehutanan. Gelar ini diberikan kepada mahasiswa yang telah lulus menyelesaikan pendidikan Strata 1 (S1) pada suatu perguruan tinggi.</p>
24
<h2><strong>Lulusan Jurusan Kehutanan Bisa Kerja Apa?</strong></h2>
24
<h2><strong>Lulusan Jurusan Kehutanan Bisa Kerja Apa?</strong></h2>
25
<p>Ketika lulus dari jurusan kehutanan, banyak tugas yang menunggumu<em>nih</em>. Tentu sadar bahwa hutan di Indonesia sangatlah luas, namun kerusakan yang dialami juga terhitung besar. Dikutip dari Greenpeace, Indonesia telah kehilangan 74 juta hektare hutan dalam periode 50 tahun ini. Luas ini setara dengan dua kali luas negara Jerman<em>lho</em>. Tentunya hal ini menjadi pekerjaan berat untuk kamu sebagai calon sarjana jurusan Kehutanan. Oh ya, gelar yang akan kamu dapat ketika lulus nanti ialah S.Hut (Sarjana Kehutanan). Dalam upaya mengatasi permasalahan ini, kamu dapat bergabung atau bahkan mendirikan organisasi non-profit di bidang lingkungan.</p>
25
<p>Ketika lulus dari jurusan kehutanan, banyak tugas yang menunggumu<em>nih</em>. Tentu sadar bahwa hutan di Indonesia sangatlah luas, namun kerusakan yang dialami juga terhitung besar. Dikutip dari Greenpeace, Indonesia telah kehilangan 74 juta hektare hutan dalam periode 50 tahun ini. Luas ini setara dengan dua kali luas negara Jerman<em>lho</em>. Tentunya hal ini menjadi pekerjaan berat untuk kamu sebagai calon sarjana jurusan Kehutanan. Oh ya, gelar yang akan kamu dapat ketika lulus nanti ialah S.Hut (Sarjana Kehutanan). Dalam upaya mengatasi permasalahan ini, kamu dapat bergabung atau bahkan mendirikan organisasi non-profit di bidang lingkungan.</p>
26
<p><strong></strong><em>Wisata alam di Hutan Harapan (Sumber: hutanharapan.id)</em></p>
26
<p><strong></strong><em>Wisata alam di Hutan Harapan (Sumber: hutanharapan.id)</em></p>
27
<p>Selain itu, ada banyak peluang kerja lain yang menanti kamu, seperti:</p>
27
<p>Selain itu, ada banyak peluang kerja lain yang menanti kamu, seperti:</p>
28
<h3><strong>1. Pengusaha</strong></h3>
28
<h3><strong>1. Pengusaha</strong></h3>
29
<p>Berdasarkan mata kuliah yang diajarkan, kamu juga memiliki prospek kerja menjadi pengusaha kayu dengan mempertimbangkan segi ekologi <em>nih</em>. Menjadi pengusaha dalam bidang ekowisata (<em>ecotourism</em>) juga merupakan pilihan yang mungkin kamu dapat pertimbangkan setelah lulus nanti.</p>
29
<p>Berdasarkan mata kuliah yang diajarkan, kamu juga memiliki prospek kerja menjadi pengusaha kayu dengan mempertimbangkan segi ekologi <em>nih</em>. Menjadi pengusaha dalam bidang ekowisata (<em>ecotourism</em>) juga merupakan pilihan yang mungkin kamu dapat pertimbangkan setelah lulus nanti.</p>
30
<h3><strong>2.Instansi pemerintah atau BUMN</strong></h3>
30
<h3><strong>2.Instansi pemerintah atau BUMN</strong></h3>
31
<p>Rimbawan (ahli kehutanan) juga bisa bekerja di instansi pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kamu juga bisa bekerja di BUMN, misalnya Perhutani, Inhutani, dan Perkebunan Nusantara.</p>
31
<p>Rimbawan (ahli kehutanan) juga bisa bekerja di instansi pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kamu juga bisa bekerja di BUMN, misalnya Perhutani, Inhutani, dan Perkebunan Nusantara.</p>
32
<h3><strong>3. NGO atau LSM</strong></h3>
32
<h3><strong>3. NGO atau LSM</strong></h3>
33
<p>NGO (<em>Non Government Organization</em>) dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) bisa jadi peluang kerja yang sangat menjanjikan bagi lulusan Kehutanan. Pasalnya, kondisi hutan di Indonesia yang sangat kritis membutuhkan para ahli-ahli di bidang kehutanan sebagai pendamping atau fasilitator bagi masyarakat lokal.</p>
33
<p>NGO (<em>Non Government Organization</em>) dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) bisa jadi peluang kerja yang sangat menjanjikan bagi lulusan Kehutanan. Pasalnya, kondisi hutan di Indonesia yang sangat kritis membutuhkan para ahli-ahli di bidang kehutanan sebagai pendamping atau fasilitator bagi masyarakat lokal.</p>
34
<h3><strong>4. Lembaga penelitian</strong></h3>
34
<h3><strong>4. Lembaga penelitian</strong></h3>
35
<p>Sebagai ahli kehutanan, kamu bisa berkarier sebagai seorang peneliti sekaligus memberikan ilmu pengetahuan di dunia kehutanan. Kamu bisa bekerja di badan penelitian tingkat nasional seperti LIPI, BPPT, dan lainnya, maupun internasional seperti ICRAF, AGFOR, CIFOR, PROFAUNA, dan sebagainya.</p>
35
<p>Sebagai ahli kehutanan, kamu bisa berkarier sebagai seorang peneliti sekaligus memberikan ilmu pengetahuan di dunia kehutanan. Kamu bisa bekerja di badan penelitian tingkat nasional seperti LIPI, BPPT, dan lainnya, maupun internasional seperti ICRAF, AGFOR, CIFOR, PROFAUNA, dan sebagainya.</p>
36
<h3><strong>5. Manajemen satwa liar</strong></h3>
36
<h3><strong>5. Manajemen satwa liar</strong></h3>
37
<p>Untuk kamu yang lebih senang dengan dunia satwa bisa berkarier sebagai manajer atau pengelola satwa liar. Kamu akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa hewan yang terkena dampak pembangunan manusia dalam kondisi aman dan sehat.</p>
37
<p>Untuk kamu yang lebih senang dengan dunia satwa bisa berkarier sebagai manajer atau pengelola satwa liar. Kamu akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa hewan yang terkena dampak pembangunan manusia dalam kondisi aman dan sehat.</p>
38
<h3><strong>6. Pemetaan hutan</strong></h3>
38
<h3><strong>6. Pemetaan hutan</strong></h3>
39
<p>Kamu bisa bekerja di bidang pemetaan hutan yang bertugas melakukan pemetaan lahan yang akan dibatasi untuk hutan lindung atau hutan produksi, dan lainnya.</p>
39
<p>Kamu bisa bekerja di bidang pemetaan hutan yang bertugas melakukan pemetaan lahan yang akan dibatasi untuk hutan lindung atau hutan produksi, dan lainnya.</p>
40
<h3><strong>7. Ahli konservasi hutan</strong></h3>
40
<h3><strong>7. Ahli konservasi hutan</strong></h3>
41
<p>Ini<em>nih</em>yang paling seru, kamu bisa bertugas menjaga hutan beserta semua makhluk hidup yang ada di dalamnya. Keren ‘kan?</p>
41
<p>Ini<em>nih</em>yang paling seru, kamu bisa bertugas menjaga hutan beserta semua makhluk hidup yang ada di dalamnya. Keren ‘kan?</p>
42
<h2><strong>Universitas dengan Jurusan Kehutanan</strong></h2>
42
<h2><strong>Universitas dengan Jurusan Kehutanan</strong></h2>
43
<p>Beberapa universitas terbaik di Indonesia yang membuka jurusan Kehutanan, antara lain:</p>
43
<p>Beberapa universitas terbaik di Indonesia yang membuka jurusan Kehutanan, antara lain:</p>
44
<ol><li><h3>Universitas Brawijaya (UB)</h3>
44
<ol><li><h3>Universitas Brawijaya (UB)</h3>
45
</li>
45
</li>
46
<li><h3>Universitas Gadjah Mada (UGM)</h3>
46
<li><h3>Universitas Gadjah Mada (UGM)</h3>
47
</li>
47
</li>
48
<li><h3>Universitas Hasanuddin (UNHAS)</h3>
48
<li><h3>Universitas Hasanuddin (UNHAS)</h3>
49
</li>
49
</li>
50
<li><h3>Universitas Sumatera Utara (USU)</h3>
50
<li><h3>Universitas Sumatera Utara (USU)</h3>
51
</li>
51
</li>
52
<li><h3>Universitas Riau (UNRI)</h3>
52
<li><h3>Universitas Riau (UNRI)</h3>
53
</li>
53
</li>
54
<li><h3>Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)</h3>
54
<li><h3>Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)</h3>
55
</li>
55
</li>
56
<li><h3>Universitas Lampung (UNILA)</h3>
56
<li><h3>Universitas Lampung (UNILA)</h3>
57
</li>
57
</li>
58
<li><h3>Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT)</h3>
58
<li><h3>Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT)</h3>
59
</li>
59
</li>
60
</ol><p>-</p>
60
</ol><p>-</p>
61
<p>Menjadi mahasiswa jurusan Kehutanan, akan membuat kamu belajar untuk menghargai alam dan lingkungan lebih baik. Selain itu, kemampuan adaptasi kamu akan terus ditempa selama nanti berkuliah. Ilmu yang kamu dapatkan setelah lulus nanti dapat berguna untuk menjaga kesinambungan kehidupan yang seimbang antara manusia dan alam.<em>Gimana?</em>Masih ragu untuk masuk jurusan Kehutanan? Biar persiapanmu semakin maksimal untuk ujian masuk universitas, jangan lupa belajar bersama<a>Ruangguru Privat</a>yaa. Belajar apapun dan di manapun dari guru terbaik!</p>
61
<p>Menjadi mahasiswa jurusan Kehutanan, akan membuat kamu belajar untuk menghargai alam dan lingkungan lebih baik. Selain itu, kemampuan adaptasi kamu akan terus ditempa selama nanti berkuliah. Ilmu yang kamu dapatkan setelah lulus nanti dapat berguna untuk menjaga kesinambungan kehidupan yang seimbang antara manusia dan alam.<em>Gimana?</em>Masih ragu untuk masuk jurusan Kehutanan? Biar persiapanmu semakin maksimal untuk ujian masuk universitas, jangan lupa belajar bersama<a>Ruangguru Privat</a>yaa. Belajar apapun dan di manapun dari guru terbaik!</p>
62
<p><strong>Referensi:</strong></p>
62
<p><strong>Referensi:</strong></p>
63
<p>Peluang kerja Fakultas Kehutanan [daring]. Tautan: https://forestry.unhas.ac.id/peluang-kerja/ (Diakses: 23 November 2021)</p>
63
<p>Peluang kerja Fakultas Kehutanan [daring]. Tautan: https://forestry.unhas.ac.id/peluang-kerja/ (Diakses: 23 November 2021)</p>
64
<p>Jurusan Kehutanan [daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/pendidikan/jurusan-kehutanan/ (Diakses: 23 November 2021)</p>
64
<p>Jurusan Kehutanan [daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/pendidikan/jurusan-kehutanan/ (Diakses: 23 November 2021)</p>
65
65