0 added
0 removed
Original
2026-01-01
Modified
2026-03-08
1
<blockquote><p><em>Kali ini, Puti, dan Made akan belajar tentang<strong>jenis-jenis penyerbukan bunga</strong>berdasarkan asal serbuk sarinya. Kalian penasaran? Yuk, Ikuti cerita ini sampai selesai!</em></p>
1
<blockquote><p><em>Kali ini, Puti, dan Made akan belajar tentang<strong>jenis-jenis penyerbukan bunga</strong>berdasarkan asal serbuk sarinya. Kalian penasaran? Yuk, Ikuti cerita ini sampai selesai!</em></p>
2
<p>-</p>
2
<p>-</p>
3
</blockquote><p>Puti menghampiri Made yang sedang menempelkan dua buah bunga mawar di halaman rumahnya.</p>
3
</blockquote><p>Puti menghampiri Made yang sedang menempelkan dua buah bunga mawar di halaman rumahnya.</p>
4
<p>“Kamu lagi ngapain<em>sih</em>, Made?” tanya Puti.</p>
4
<p>“Kamu lagi ngapain<em>sih</em>, Made?” tanya Puti.</p>
5
<p>“Aku lagi<em>ngebantu</em>bunga mawarku buat penyerbukan,<em>nih</em>. Eh, tapi bener kan ya, ini namanya penyerbukan?” tanya Made memastikan.</p>
5
<p>“Aku lagi<em>ngebantu</em>bunga mawarku buat penyerbukan,<em>nih</em>. Eh, tapi bener kan ya, ini namanya penyerbukan?” tanya Made memastikan.</p>
6
<p>“Benar, Made. Bunga mawar termasuk tumbuhan berbiji yang salah satu cara<strong><a>perkembangbiakannya secara generatif</a></strong>dengan diawali proses penyerbukan, yaitu jatuhnya serbuk sari ke kepala putik,” jawab Puti.</p>
6
<p>“Benar, Made. Bunga mawar termasuk tumbuhan berbiji yang salah satu cara<strong><a>perkembangbiakannya secara generatif</a></strong>dengan diawali proses penyerbukan, yaitu jatuhnya serbuk sari ke kepala putik,” jawab Puti.</p>
7
<p>Made mengangguk-anggukkan kepalanya, tanda ia sudah paham.</p>
7
<p>Made mengangguk-anggukkan kepalanya, tanda ia sudah paham.</p>
8
<p>“<em>Tapi</em>, kamu tahu<em>enggak</em>kalau setiap tumbuhan itu memiliki cara penyerbukannya masing-masing?” lanjut Puti bertanya.</p>
8
<p>“<em>Tapi</em>, kamu tahu<em>enggak</em>kalau setiap tumbuhan itu memiliki cara penyerbukannya masing-masing?” lanjut Puti bertanya.</p>
9
<p>Made terdiam, lalu melihat Puti.</p>
9
<p>Made terdiam, lalu melihat Puti.</p>
10
<p>“<em>Enggak</em>. Emangnya ada apa aja?” jawab Made menggelengkan kepala.</p>
10
<p>“<em>Enggak</em>. Emangnya ada apa aja?” jawab Made menggelengkan kepala.</p>
11
<p>“Jadi, berdasarkan asal serbuk sarinya, penyerbukan itu terdiri dari 4 jenis, Made. Ada<strong>penyerbukan sendiri atau</strong><strong><em>autogami</em></strong>,<strong>penyerbukan tetangga atau</strong><strong><em>geitonogami</em></strong>,<strong>penyerbukan silang atau</strong><strong><em>alogami</em></strong>, dan<strong>penyerbukan bastar</strong>,” ucap Puti.</p>
11
<p>“Jadi, berdasarkan asal serbuk sarinya, penyerbukan itu terdiri dari 4 jenis, Made. Ada<strong>penyerbukan sendiri atau</strong><strong><em>autogami</em></strong>,<strong>penyerbukan tetangga atau</strong><strong><em>geitonogami</em></strong>,<strong>penyerbukan silang atau</strong><strong><em>alogami</em></strong>, dan<strong>penyerbukan bastar</strong>,” ucap Puti.</p>
12
<p>“Banyak juga, ya. Bedanya apa aja, Put?”</p>
12
<p>“Banyak juga, ya. Bedanya apa aja, Put?”</p>
13
<p>“Aku jelasin satu-satu, ya. Yang pertama,<strong>penyerbukan sendiri atau</strong><strong><em>autogami</em></strong>adalah penyerbukan yang terjadi saat<strong>serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga yang sama</strong>. Contoh tumbuhannya adalah mangga, jambu, dan kembang sepatu,” ucap Puti.</p>
13
<p>“Aku jelasin satu-satu, ya. Yang pertama,<strong>penyerbukan sendiri atau</strong><strong><em>autogami</em></strong>adalah penyerbukan yang terjadi saat<strong>serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga yang sama</strong>. Contoh tumbuhannya adalah mangga, jambu, dan kembang sepatu,” ucap Puti.</p>
14
<p>“Oh, terus penyerbukan yang kedua? tanya Made.</p>
14
<p>“Oh, terus penyerbukan yang kedua? tanya Made.</p>
15
<p>“Kalau yang kedua,<strong>penyerbukan tetangga atau</strong><strong><em>geitonogami</em></strong>adalah penyerbukan yang terjadi saat<strong>serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga</strong>yang<strong>berbeda,</strong>pada<strong>tumbuhan</strong>yang<strong>sama</strong>. Contoh tumbuhannya itu seperti padi, kelapa, dan bunga mawar,” lanjut Puti menjelaskan.</p>
15
<p>“Kalau yang kedua,<strong>penyerbukan tetangga atau</strong><strong><em>geitonogami</em></strong>adalah penyerbukan yang terjadi saat<strong>serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga</strong>yang<strong>berbeda,</strong>pada<strong>tumbuhan</strong>yang<strong>sama</strong>. Contoh tumbuhannya itu seperti padi, kelapa, dan bunga mawar,” lanjut Puti menjelaskan.</p>
16
<p>“Berarti bunga mawar ini penyerbukan tetangga, ya?” Tanya Made.</p>
16
<p>“Berarti bunga mawar ini penyerbukan tetangga, ya?” Tanya Made.</p>
17
<p>“Iya, tapi bunga mawar juga bisa melakukan penyerbukan yang ketiga<em>lho,</em>Made, yaitu<strong>penyerbukan silang atau</strong><strong><em>alogami</em></strong>.”</p>
17
<p>“Iya, tapi bunga mawar juga bisa melakukan penyerbukan yang ketiga<em>lho,</em>Made, yaitu<strong>penyerbukan silang atau</strong><strong><em>alogami</em></strong>.”</p>
18
<p>“Oh, iya? Coba<em>jelasin dong</em>, Put.”</p>
18
<p>“Oh, iya? Coba<em>jelasin dong</em>, Put.”</p>
19
<p>“<em>Oke</em>.<strong>Penyerbukan silang atau</strong><strong><em>alogami</em></strong>adalah penyerbukan yang terjadi apabila<strong>serbuk sari jatuh di kepala putik bunga lain</strong>yang<strong>berbeda tumbuhan, namun</strong>masih<strong>satu jenis</strong>. Misalnya persilangan antara 2 tumbuhan mawar merah,” lanjut Puti menjelaskan.</p>
19
<p>“<em>Oke</em>.<strong>Penyerbukan silang atau</strong><strong><em>alogami</em></strong>adalah penyerbukan yang terjadi apabila<strong>serbuk sari jatuh di kepala putik bunga lain</strong>yang<strong>berbeda tumbuhan, namun</strong>masih<strong>satu jenis</strong>. Misalnya persilangan antara 2 tumbuhan mawar merah,” lanjut Puti menjelaskan.</p>
20
<p>“<em>Kayak</em>yang aku lakukan barusan, ya? Aku menempelkan dua bunga mawar merah dari pot yang berbeda.” tanya Made sambil melihat bunga mawar yang ia pegang.</p>
20
<p>“<em>Kayak</em>yang aku lakukan barusan, ya? Aku menempelkan dua bunga mawar merah dari pot yang berbeda.” tanya Made sambil melihat bunga mawar yang ia pegang.</p>
21
<p>“Betul, Made! Oh iya, selain itu, penyerbukan silang terjadi juga pada bunga kamboja, pinus, dan kelapa,” ucap Puti.</p>
21
<p>“Betul, Made! Oh iya, selain itu, penyerbukan silang terjadi juga pada bunga kamboja, pinus, dan kelapa,” ucap Puti.</p>
22
<p>“<em>Wah</em>, keren! Terus yang terakhir apa?” Tanya Made</p>
22
<p>“<em>Wah</em>, keren! Terus yang terakhir apa?” Tanya Made</p>
23
<p>“Terakhir,<strong>penyerbukan bastar</strong>adalah penyerbukan yang<strong>terjadi pada tumbuhan</strong>yang memiliki<strong>jenis berbeda</strong>. Penyerbukan ini biasanya bertujuan untuk<strong>menghasilkan tumbuhan baru yang memiliki gabungan sifat</strong>yang diinginkan dari dua jenis tumbuhan berbeda,” ucap Puti.</p>
23
<p>“Terakhir,<strong>penyerbukan bastar</strong>adalah penyerbukan yang<strong>terjadi pada tumbuhan</strong>yang memiliki<strong>jenis berbeda</strong>. Penyerbukan ini biasanya bertujuan untuk<strong>menghasilkan tumbuhan baru yang memiliki gabungan sifat</strong>yang diinginkan dari dua jenis tumbuhan berbeda,” ucap Puti.</p>
24
<p>“<em>Bentar, deh</em>. Contohnya gimana sih, Put?” tanya Made memotong penjelasan Puti.</p>
24
<p>“<em>Bentar, deh</em>. Contohnya gimana sih, Put?” tanya Made memotong penjelasan Puti.</p>
25
<p>“Gini, Made. Misalnya, persilangan antara tanaman mangga berbuah kecil dan manis dengan tanaman mangga berbuah besar dan asam. Persilangan itu diharapkan bisa menghasilkan tanaman mangga dengan buah yang besar dan manis,” jelas Puti.</p>
25
<p>“Gini, Made. Misalnya, persilangan antara tanaman mangga berbuah kecil dan manis dengan tanaman mangga berbuah besar dan asam. Persilangan itu diharapkan bisa menghasilkan tanaman mangga dengan buah yang besar dan manis,” jelas Puti.</p>
26
<p>“Oh,<em>kayak</em>gitu.<em>Oke-oke</em>, aku paham.” Made mengangguk.</p>
26
<p>“Oh,<em>kayak</em>gitu.<em>Oke-oke</em>, aku paham.” Made mengangguk.</p>
27
<p><strong>Baca Juga:<a>Adaptasi Morfologi Tumbuhan dan Hewan</a></strong></p>
27
<p><strong>Baca Juga:<a>Adaptasi Morfologi Tumbuhan dan Hewan</a></strong></p>
28
<p>“Bagaimana? Sekarang kamu sudah paham, kan?” tanya Puti</p>
28
<p>“Bagaimana? Sekarang kamu sudah paham, kan?” tanya Puti</p>
29
<p>“<em>Udah, dong!</em>Aku<em>udah</em>paham kalau tumbuhan itu memiliki cara penyerbukan yang berbeda-beda,” jawab Made.</p>
29
<p>“<em>Udah, dong!</em>Aku<em>udah</em>paham kalau tumbuhan itu memiliki cara penyerbukan yang berbeda-beda,” jawab Made.</p>
30
<p>“Bagus, Made!<em>Nah,</em>kalau teman-teman pembaca, apakah sudah paham juga? Biar semakin paham, aku ada soal,<em>nih</em>. Tulis jawaban kamu di kolom komentar ya!” ajak Puti kepada pembaca.</p>
30
<p>“Bagus, Made!<em>Nah,</em>kalau teman-teman pembaca, apakah sudah paham juga? Biar semakin paham, aku ada soal,<em>nih</em>. Tulis jawaban kamu di kolom komentar ya!” ajak Puti kepada pembaca.</p>
31
<p>“Teman-teman, kita sudah belajar tentang perkembangbiakan generatif tumbuhan melalui proses penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya. Kalau kalian ingin tahu lebih banyak lagi, kalian bisa belajar bersama aku dan Puti, lho! Ayo, kita belajar bareng!” Ucap Made.</p>
31
<p>“Teman-teman, kita sudah belajar tentang perkembangbiakan generatif tumbuhan melalui proses penyerbukan berdasarkan asal serbuk sarinya. Kalau kalian ingin tahu lebih banyak lagi, kalian bisa belajar bersama aku dan Puti, lho! Ayo, kita belajar bareng!” Ucap Made.</p>
32
<p>Betul kata Made, kalian juga bisa belajar dan berpetualang bersama mereka dengan menonton<strong><a>video Dafa & Lulu</a></strong>di ruangbelajar, ya!</p>
32
<p>Betul kata Made, kalian juga bisa belajar dan berpetualang bersama mereka dengan menonton<strong><a>video Dafa & Lulu</a></strong>di ruangbelajar, ya!</p>
33
<p>Materi oleh: Balqis Mukarromatunnisa</p>
33
<p>Materi oleh: Balqis Mukarromatunnisa</p>
34
<p>Disunting oleh: Agung Aksara Putra</p>
34
<p>Disunting oleh: Agung Aksara Putra</p>
35
35